Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Sub by: VIU Resync by: Doddy Irwanto
Opsir Shim.
Kamu tidak menemukan ponselmu?
Kamu menelepon?
Aku tidak bisa tidur, jadi, aku menonton film.
Kenapa kamu kemari selarut ini?
Aku menemukan sesuatu.
Bagaimana jika kamu masuk dahulu?
"Allaga"?
Awalnya, kupikir itu nama orang asing.
Tapi itu artinya "pembunuhan" dalam bahasa Mongolia.
Apa itu berarti...
Itu artinya mungkin saja dia saksi.
- Kamu baik-baik saja? - Ya, bukan masalah besar.
Hei.
Kamu berencana menemui saksi itu lagi?
Ya, aku berencana menemuinya lagi besok.
Apa aku tampak terlalu bersemangat?
Aku hanya merasa harus memberitahumu.
Bagaimana jika kita pergi bersama seperti waktu itu?
Apa itu tidak apa-apa?
- Bukankah kamu sibuk bekerja? - Sama sekali tidak.
Direktur yang baru diangkat agak santai.
Jadi, jangan lupa
memberitahuku sebelum kamu pergi menemuinya besok.
- Baik. - Baik.
Terima kasih sudah banyak membantuku.
Aku hanya membantu karena tertarik.
Sebaiknya kamu pergi.
"Psychopath Diary"
Menurut buku harianku,
pada hari Minggu, 8 Juli, sekitar pukul 23.00,
aku menggunakan obat penenang untuk menculik Hong Jin Goo.
Lalu aku membawanya ke pabrik kosong untuk membunuhnya.
"Petisi"
Jika ada seseorang di sana
yang melihat semuanya...
Aku harus menyingkirkannya.
"Episode 6"
"Apartemen"
Kamu terburu-buru ke mana?
Masuklah.
- Tidak, ini... - Aku akan mengantarmu ke sana.
Aku pengemudi yang hebat.
Aku tidak minum setetes pun. Setelah kejadian sebelumnya,
aku langsung berhenti.
Kamu sangat merepotkan!
Ayolah.
Duduklah di kursi bos.
Kamu akan pergi bekerja?
Apa? Tidak.
Beri tahu aku jika kamu butuh alat atau semacamnya.
Bagasi akan kuisi dengan satu set penuh...
- Sepertinya kamu salah paham. - Salah paham?
Bos. Kita saudara.
Saudara bisa salah paham soal apa?
Tidak apa-apa.
Aku tahu siapa kamu sebenarnya.
Mudah membunuh seseorang
begitu kamu bertekad,
tapi... Bagaimana mengatakannya?
Kamu tidak menyentuh orang lemah,
tapi menyembunyikan rahasia besar
tentang siapa kamu sebenarnya... Kamu
pembunuh yang adil.
Dahulu, orang-orang seperti itu disebut kesatria.
Itu konyol...
Itu konyol. Aku tahu.
Teruslah menyangkalinya. Silakan.
Lihat dia. Dia menggila.
"Hari yang Membosankan"
Bos, ke mana tujuanmu?
Sudah kubilang, ada urusan yang harus kutangani.
Pergilah.
Sudah larut...
Pergi.
- Baiklah. - Sekarang.
Bos!
Pintu depannya di sana.
Yang benar saja...
Aku perlu
bertemu seseorang...
Aku harus melihat dengan tenang...
Aku tidak peduli apa yang kamu lakukan,
sekalipun kamu membunuh seseorang.
Bos.
Bos!
Bos!
Aku akan sangat berguna jika dia bersedia mengajakku.
Bos!
Bos!
Pintunya terbuka.
Sial. Ini terlalu gelap. Aku tidak bisa melihat apa pun.
Kamu... Polisi itu.
Bedebah!
Beraninya kamu menekan bosku!
- Kamu... - Diam.
Aku menyuruhmu pergi. Kenapa kamu masuk?
Aku tidak melakukan itu.
Rasanya akan agak perih.
Allaga berarti pembunuhan, bukan?
Kamu tahu sesuatu? Kamu melihat sesuatu?
Aku datang
bekerja lebih awal.
Ada seseorang di tangki bahan kimia.
Hong Jin Goo, temanku.
Dia tewas setelah menulis surat.
"Petisi"
Aku melihatnya dan memberi tahu bosku.
Bosku melihat surat itu mengatakan di sana tertulis
- banyak hal buruk tentangnya. - Dia tewas?
Dia bilang mungkin harus menutup pabrik.
Dia bilang kita harus merahasiakan
- Kenapa dia harus mati di sini? - kenyataan bahwa dia bunuh diri.
Dia menyuruhku membantunya
memindahkan jasadnya.
Aku tidak punya pilihan
dan melakukan perintahnya.
Aku membuat pembunuhanku tampak seperti bunuh diri,
dan mereka memindahkan jasadnya.
Jika aku kehilangan pekerjaan di sini,
keluargaku di Mongolia akan kelaparan.
Jadi,
aku melakukan perintahnya.
Lalu kenapa kamu bilang "allaga"?
Karena dia tidak bunuh diri.
Kenapa? Kenapa kamu bilang begitu?
Jin Goo baik.
Dia mengajariku cara berbicara
dan membaca tulisan Korea.
"Aku tidak bisa lagi menahan kekerasan fisik dan verbal
dan perlakuan tidak adil dari pemilik pabrik."
"Kuharap kematianku
akan mengungkap
perbuatan jahatnya."
Jin Goo tidak menulis "b"-nya
seperti ini.
Dia selalu mengoreksiku jika aku menulisnya
seperti itu.
Aku tahu tulisan tangan Jin Goo.
Dia sengaja menulisnya seperti itu.
Dia meninggalkan pesan terakhir.
Tolong aku.
Aku?
Kamu polisi.
Wanita itu bilang begitu.
Itu...
Sebenarnya,
kami menyelidiki diam-diam.
Dari yang kudengar,
kamu mungkin akan menjadi tersangka
jika kita sial.
Itu membuatku khawatir.
- Aku tidak melakukannya. - Aku tahu.
Aku percaya padamu.
Tapi kurasa polisi wanita itu tidak berpikir demikian.
Baik. Pertama,
jangan beri tahu siapa pun perkataanku kepadamu
sampai aku menemukan pembunuhnya.
Kamu punya ponsel?
Ini nomorku.
Segera hubungi aku jika terjadi sesuatu,
bukan orang lain. Kamu mengerti?
Terima kasih.
Tentu.
Dan ini bukti penting,
jadi, aku akan menyimpannya.
Tolong tangkap
pembunuh yang membunuh
Jin Goo.
Tentu.
Pemilik pabrik itu jahat!
Kamu melihatnya.
Dia memukuli pemuda yang datang ke negeri asing untuk bekerja.
Dia akan mati jika bosku menanganinya.
Kamu setuju, bukan?
"Kuharap kematianku akan"
"Mengungkap perbuatan jahatnya. Hong Jin Goo"
Aku harus menghentikan penyidikan Opsir Shim bagaimanapun caranya.
Jika tidak...
Masuklah.
Nona Han, apa aku sudah mengirimkan laporannya?
Apa?
Maaf. Kurasa aku salah.
Masuklah.
Dia tiba-tiba cuti siang ini untuk mengunjungi lokasi?
Tidak mengherankan jika seorang analis mengetahui hubungan investor.
Benar.
- Mungkin dia menerima petunjuk. - Aku tidak yakin.
Pernyataan keuangannya menunjukkan aspek mendasar yang buruk.
Sepertinya tidak ada faktor yang menguntungkan.
- Perusahaan apa? - Aku belum pernah mendengarnya.
"Laporan Keuangan Goseong Chemical"
Goseong Chemical?
Bapak baik-baik saja?
Aku baik-baik saja, jadi, kembalilah bekerja.
Pembunuh berantai dan predator?
Itu orang yang kuincar.
Dia membunuh orang lemah dan membuat kematian mereka seperti bunuh diri.
Psikopat sejati.
Jadi, menurutmu pria ini mungkin
menjadi korban pembunuhan ini?
Allaga.
Aku penasaran apa itu.
Mungkin kamu salah dengar.
Bisa jadi kata lain yang terdengar mirip.
Aku menanyakan namanya,
tapi itu yang dia katakan, bukan namanya, Nergui.
Dia pasti menyampaikan pesan.
Begitu rupanya.
"Shim Bo Kyung, Kantor Polisi Naksan"
Aku hanya akan mengajukan beberapa pertanyaan.
Aku mengerti Anda polisi,
tapi aku tidak bisa menjawab kecuali punya surat perintah.
Kalau begitu, hubungi Presdir. Akan kujelaskan langsung kepadanya.
Sayangnya dia tidak masuk kerja hari ini.
Opsir Shim, kita harus pergi.
Sepertinya kita tidak akan menemukan apa pun di sini.
Astaga.
Kamu pasti bercanda.
Awas!
Yang benar saja.
Pak Yook, tidak apa-apa.
Baiklah, ayo berdiri.
Apa yang kamu lakukan?
Kamu sudah gila?
Aku Opsir Shim Bo Kyung dari Divisi Patroli Naksan.
Aku menyelidiki menghilangnya Hong Jin Goo.
Aku menghargai kerja samamu.
Aku selalu kesulitan karena dia tiba-tiba meninggalkanku.
Justru aku korbannya.
Sekitar 15 hari setelah dia hilang, keluarganya menelepon.
Saat itulah laporan orang hilang diajukan.
Kenapa kamu tidak memberi tahu polisi lebih awal?
Kamu pikir dia pegawai pertama yang menghilang?
Bagaimana dengan pegawai yang akrab dengan Pak Hong?
Bagaimana aku bisa tahu siapa mereka?
Nergui, bukan?
Sepertinya dia tahu sesuatu.
Bolehkah aku bicara dengannya?
Dia mengalami cedera di lokasi, jadi, tidak masuk kerja hari ini.
Kamu yakin cederanya berkaitan dengan pekerjaan?
Tentu saja. Kamu pikir aku memukulnya?
Di mana dia sekarang?
Bagaimana aku tahu?
Lagi pula, polisi sudah menyelidiki kasus Hong Jin Goo.
Teruslah bertanya dan aku akan melaporkanmu karena menghalangi.
Aku menghargai kerja samamu.
Ayo.
Apa yang kamu lakukan?
Dia akan melaporkan kita atas tuduhan menghalangi.
Maka kita akan berhati-hati agar tidak menghalangi.
Ini tidak akan lama.
Kurasa lokasinya di sekitar sini.
Permisi. Bukankah kamu Nergui?
Pak?
Pak, tunggu. Aku hanya punya beberapa pertanyaan.
Tunggu. Pak!
Pak!
Tunggu.
Bapak baik-baik saja?
Tolong katakan apa pun yang kamu ketahui.
Dengan begitu, kami bisa menangkap pembunuh Pak Hong...
Pak Yook?
Kamu baik-baik saja?
Ya, aku tidak memperhatikan.
Ayo bangun.
Tidak, jangan bergerak.
Kenapa kamu ada di sana?
Aku berada di dekat sana
dan mendapat kabar seorang pekerja asing diserang.
Itu bahkan tidak terjadi di yurisdiksi kita.
Kamu bercanda? Katakan yang sebenarnya.
Tolong jangan memarahinya, Pak.
Bo Kyung hanya menjalankan tugasnya sebagai polisi.
Apa?
Untuk menemukan pembunuh berantai,
dia berpatroli saat siang
dan mempelajari kasus saat malam... Biar kuselesaikan.
Dia juga bekerja keras di lapangan.
Apa yang dia bicarakan?
Jelaskan!
"Laporan Kasus"
Aku mengejar pembunuh berantai
yang menyamarkan pembunuhannya sebagai bunuh diri.
Tiga kasus bunuh diri sudah tampak seperti perbuatannya, Pak.
Pantas kamu tidak fokus bekerja belakangan ini.
Itu karena kamu mengarang cerita.
Kenapa kamu tidak menjadi penulis saja?
- Tapi... - Ayahmu mengalami cedera
selagi bekerja.
Tapi kamu tahu kenapa dia tidak mendapat pensiun, bukan?
Apa?
Dia mengabaikan organisasi dan prosedur yang penting
dan selalu sibuk bersikap seakan-akan dia Sherlock Holmes.
Persis seperti yang kamu lakukan.
Ayahku benar.
- Apa? - Aku mendengar dahulu julukan Anda
adalah Pemalas.
Dia bilang Anda mudah berpuas diri.
Kamu akan menjalani masa percobaan sampai diberi tahu sebaliknya.
Jika ada yang melihatnya melakukan hal aneh,
sebaiknya kalian segera melaporkannya kepadaku.
Jika ada yang membantunya, kalian akan dihukum bersama.
- Apa? - Terutama kamu, Berandal.
Minggir.
Maafkan aku.
Aku merasa bertanggung jawab atas masa percobaanmu.
Itu bukan salahmu.
Seharusnya aku tidak marah saat dia menyebutkan ayahku.
Begini...
Bagaimana ayahmu bisa berakhir seperti itu?
Delapan tahun lalu,
ada kasus pembunuhan terkait kematian
seorang gadis muda.
Polisi mencurigai pria pengangguran berusia 40-an yang tinggal di sana
dan pernah dihukum atas pencurian.
Tapi hanya ayahku
yang berpikir bukan dia pelakunya.
Bahkan saat polisi sibuk menahan pria itu,
ayahku sedang berusaha menangkap pelaku sebenarnya.
Tapi
dia malah mengalami kecelakaan.
Dan begitulah
dia berakhir seperti itu.
Begitu rupanya.
Dia bilang sudah menemukan buktinya
dan memintaku datang.
Jika aku sampai lebih cepat...
Astaga, jangan menyalahkan dirimu.
Setelah melihat apa yang menimpa ayahku
dan melihat ibuku kesulitan
merawatnya,
aku berjanji pada diriku tidak akan pernah
berakhir seperti dia.
Opsir Shim, bagaimana kalau...
Bagaimana jika kamu bekerja sebaik mungkin sebagai polisi daerah?
Tugas seorang polisi
adalah membantu dan melayani rakyat.
Memecahkan kasus misteri
bukan satu-satunya cara untuk membantu orang.
Sebaiknya kamu membiarkan detektif pembunuhan
dan pemrofil kriminal yang mengurus hal semacam itu.
Menurutmu begitu?
Ya, tentu saja.
Namanya Shim Bo Kyung. Dia delapan tahun menjadi polisi.
Ayahnya juga seorang polisi, tapi pensiun karena kecelakaan.
Tampaknya dia ingin tahu soal kasus pembunuhan tertentu.
Dan sekarang, dia menjalani masa percobaan.
Tapi ini yang lucu.
Dia polisi yang datang ke rumah pria tunawisma itu.
Apa? Kalau begitu, apa mereka berdua mengunjungi
Goseong Chemical?
Bagaimana Anda tahu mereka mengunjungi Goseong Chemical?
Lalu apa yang terjadi?
Mereka mengajukan beberapa pertanyaan, tapi malah diusir.
Aku akan meneleponmu kembali.
Dong Sik menyimpan buku harianku.
Dia menyelidiki pembunuhan yang kulakukan bersama polisi.
Apa itu artinya...
Apa itu berarti dia tidak tahu
bahwa aku pemilik buku harian itu?
"Goseong Chemical"
Pak.
Kamu mau ke mana? Kamu bahkan belum dibayar.
Aku...
Aku berjanji...
Aku tidak mengatakan apa pun.
Selamat datang.
Jika mau kopi, tunggulah sebentar lagi.
Orang tuaku sedang mengajak anjing berjalan-jalan.
Bagaimana dengan jus buah?
Ya, tidak akan lama.
Di mana pisaunya?
Ada di meja di dekat pintu masuk.
Aku pasti meninggalkannya di sana.
- Terima kasih. - Ayo.
- Hei, kalian sudah pulang. - Kulihat ada pelanggan.
Ayo.
- Ibu akan mencatat pesanannya. - Ayo.
Tidak, aku sudah selesai.
Anjing-anjingnya sangat menggemaskan.
Setiap kali suamiku melihat anjing terlantar,
dia membawa mereka pulang.
Jika membuat Anda tidak nyaman, kami bisa bawa mereka keluar.
Tidak apa-apa.
Mereka anjing terlantar.
Jadi, mereka agak pemalu.
Sayang sekali.
Sayang!
Sayang!
- Ada apa? - Ayah!
Sayang, ada apa?
- Sayang, ada apa? - Ayah!
- Sayang, bangun! - Ayah, ada apa?
Sayang!
- Sayang, bangun! - Ayah, bangun!
- Sayang! - Apa ini layanan darurat?
Aku menelepon...
Berdasarkan MRI, sel otaknya baik-baik saja.
Apa dia stres atau terguncang?
Tidak juga.
Terkadang ini terjadi kepada pasien dengan kerusakan otak.
Dia harus dirawat inap beberapa hari untuk berjaga-jaga.
Tolong rawat dia baik-baik.
Ya, tentu saja. Mereka kenalan Anda.
Dia akan dirawat dengan baik.
Sampai jumpa.
Bantuan Anda sudah cukup dengan mengantar kami ke rumah sakit.
Anda terlalu murah hati.
Tidak apa-apa.
Aku hanya berbuat semampuku.
Omong-omong, tagihan rumah sakitnya sudah kubayar.
Jadi, kalian tidak perlu mengkhawatirkannya.
Terima kasih. Terima kasih banyak.
Bagaimana kami akan berterima kasih?
Dia harus lekas sembuh agar aku bisa mencoba
jus buah yang kupesan tadi.
Aku benar-benar lupa karena kejadian itu. Maafkan aku.
Kafe akan tutup untuk sementara.
Tapi aku akan memberi minuman gratis jika Anda datang selagi aku di sana.
Dong Sik.
Kabarnya kamu menyelidiki Goseong Chemical.
Kamu tahu sesuatu, bukan?
Kurasa aku sudah menangani Opsir Shim,
jadi, satu-satunya masalah yang tersisa
- adalah Nergui. - Hei.
Setelah kamu akrab dengan Direktur Seo,
kamu bahkan tidak mau bicara dengan pion sepertiku, bukan?
Aku terluka!
Bukan begitu.
Ada banyak yang kupikirkan.
Benarkah? Seperti apa?
Aku temanmu. Beri tahu aku.
Katakan padaku.
Apa kegiatanmu setelah kerja? Mau minum?
Atau kita bisa minum kopi. Akan kubukakan untukmu.
- Aku berbohong soal terluka. - Bos!
Bapak mau pulang?
Aku akan mengantarmu pulang.
Bos?
Kamu pasti rekan kerja bosku.
Senang bertemu denganmu.
Aku Jang Chil Sung.
Tunggu.
Aku sibuk, jadi, aku harus pergi. Maafkan aku.
Sampai jumpa, Pak. Kenapa aku membungkuk kepadamu?
- Mau minum? - Tidak, aku benci alkohol.
Kamu bilang kamu suka...
Tunggu.
Bos, tempat ini mengesankan.
Aku sudah memikirkannya,
dan kamu seperti Batman.
Kamu pekerja kantoran saat siang dan di malam hari...
Kenapa kamu datang ke sini?
Kenapa aku datang?
Kita harus membunuh pemilik pabrik itu.
Membunuh siapa?
Hei. Kamu mulai lagi.
Aku tahu kamu akan pergi ke sana.
Maksudku, ke mana Batman pergi,
Sebastian harus mengikuti.
Alfred. Sial.
Siapa Sebastian?
"Nergui"
Halo?
Nergui.
Tolong aku.
Ada apa? Apa terjadi sesuatu?
"Dong Sik"
Tolong...
Dasar berandal.
Ini sebabnya aku tidak bisa memercayaimu.
Ini semua salahmu.
Aku tidak akan melakukan ini jika kamu mendengarkanku!
Kenapa hal seperti ini terus terjadi kepadaku?
Apa salahku?
Benar. Tidak akan ada yang curiga
hanya karena orang sepertimu mati.
Orang sering mengalami kecelakaan di pabrik.
Baiklah. Kamu juga akan mati.
Matilah juga.
Jika dia membunuh Nergui seperti ini,
aku akan bersyukur.
Tunggu apa lagi? Ayo pergi.
Benar. Bosku ingin aku menyerahkan laporan.
Aku lupa.
Laporan?
Pemilik pabrik itu akan membunuh pemuda itu. Apa...
Dia tidak akan melakukan itu.
Aku yakin dia hanya membual.
- Bos. - Sampai jumpa.
Aku harus bekerja lembur malam ini.
Dia meneleponmu
karena hanya kamu orang yang bisa dia percayai!
Jika dia mati di negeri asing seperti ini,
bayangkan betapa sedihnya keluarganya di rumahnya!
Aku salah menilaimu.
Aku agak takut karena kita akan masuk.
Kamu akan menghalangiku, jadi, tunggulah di sini.
Tetap saja...
- Tunggu di sini. - Baik, Pak.
Untuk berjaga-jaga jika pemilik pabrik gagal.
Aku akan melihat
untuk memastikan dia benar-benar membunuhnya.
Omong-omong, di mana pintu yang terbuka itu?
Baiklah. Sudah saatnya kamu mati.
Masuk ke sana.
Masuk ke sana.
Masuk ke sana!
Apa itu tadi?
Berhenti!
Sial.
Sial.
Nergui.
Di mana kamu?
Aku tidak akan menyakitimu, jadi, keluarlah.
Aku sungguh minta maaf.
Aku pasti sempat kehilangan akal.
Kamu tahu itu terjadi pada semua orang.
Jika tersebar kabar bahwa Jin Goo bunuh diri karena aku,
pabrik kita yang sudah bermasalah akan ditutup.
Hei. Bayangkan betapa putus asanya aku sampai melakukan itu.
Nergui.
Di mana kamu?
"Nergui"
"Nergui"
Dasar tikus kecil.
Kumohon, jangan bunuh aku.
Ikut aku, Bedebah. Ikut aku.
Tidak.
Tolong aku.
Baiklah.
Tolong aku.
Tolong aku.
- Ikut aku. - Kumohon!
Tolong aku!
- Tolong aku! - Jangan pergi, Dong Sik!
Kamu psikopat kejam dan berhati dingin.
"The Shining"
Nergui
tidak pernah bermain, dan bekerja mati-matian,
dan benar-benar mati.
Nergui tidak pernah bermain, dan bekerja mati-matian.
Kenapa dia harus mati?
Aku ada di sini.
Siapa kamu? Kenapa kamu ada di sini?
Sangat sulit membunuh seseorang.
Benar, bukan?
Kamu harus memutuskan cara membunuh mereka, dan di mana melakukannya.
Dan cara membuang jasadnya.
Ada banyak hal yang harus dipertimbangkan.
Jika tidak memutuskan dengan hati-hati,
kamu juga bisa mengakhiri hidupmu,
bukan hanya orang itu.
Jangan mendekat.
Selangkah lagi...
Apa yang akan kamu lakukan? Kamu akan membunuhnya?
Lakukanlah jika bisa.
Tapi apa yang akan kamu lakukan denganku?
- Apa? - Kamu juga harus membunuhku.
Aku saksi.
Tapi tidak.
Sayangnya, aku pembunuh berpengalaman.
Kamu akan mati lebih dahulu sebelum bisa membunuhku.
Apa? Siapa kamu?
Aku?
Aku predator
di tingkat yang sangat berbeda.
Kamu baik-baik saja?
Keluarlah
jika kamu ingin hidup.
Baik.
Nergui, apa yang terjadi? Kamu baik-baik saja?
Di mana Bos?
Dia menyelamatkanku, terluka, dan mulai berdarah.
- Berdarah? - Dia dalam bahaya.
Ada apa?
Bosku melihat darah berarti bosmu
yang dalam bahaya.
Kita harus segera menghubungi polisi.
Bagaimana rasanya berada di posisi lainnya?
Bukankah jantungmu melompat keluar dari rusukmu?
Matilah.
Matilah!
Kamu menganggapku apa?
Benar sekali. Aku bisa menanyakan hal yang sama.
Di sini! Tunggu!
Jangan bergerak! Bergerak dan kami akan menembak.
Tapi...
Bos!
Pria ini mencoba membunuhku.
Katanya dia ahli membunuh orang.
Kuharap kamu tidak melewatkan makan.
Halo, Pak.
Ini.
Aku sudah bicara dengan dokter, dan tampaknya kondisinya tidak serius.
Dia ahli paling terkenal dalam bidang ini,
jadi, kamu bisa memercayainya.
Terima kasih banyak.
Aku baru sadar kita belum berkenalan.
Aku Shim Bo Kyung.
- Aku... - Anda Seo In Woo, bukan?
Polisi memang berbeda.
Bagaimana Anda tahu...
Aku memeriksa latar belakangmu.
Apa?
Aku bercanda. Kamu menulisnya di formulir rumah sakit.
Permisi.
Ya, Taek Soo?
Apa? Di Goseong Chemical?
Baik, aku akan segera ke sana.
Apa ada masalah?
Sepertinya ada urusan mendesak.
Jika kamu terburu-buru, aku bisa mengantarmu ke sana.
Kamu bisa keluar sekarang.
Ayo.
Maaf atas kesalahpahamannya.
Kami mendengar dari para saksi.
Kamu datang untuk menyelamatkan pegawai asing itu.
Kami tidak tahu. Aku minta maaf.
Tidak apa-apa.
Tidak seorang pun akan maju semudah itu. Kamu pahlawan sejati.
Aku ingin tahu apa aku harus minta tanda tanganmu atau semacamnya.
Kami akan menghargai kerja sama lebih lanjut.
Tentu.
Pak Yook!
Apa yang terjadi?
Opsir Shim,
- begini... - Pak Yook?
Direktur Seo, sedang apa Anda di sini?
Kalian saling mengenal?
Ditemukan jasad!
- Di mana? - Di sini.
Cepat.
Di sini.
Perlahan dan hati-hati.
- Kamu sudah hubungi Forensik? - Sudah, Pak.
Bagus.
Jin Goo...
Jin Goo, tidak...
Jin Goo...
- Jasadnya... - Astaga.
Preservatif ditemukan di perut dan paru-paru.
Penyebab kematiannya tampak konsisten dengan pernyataan.
Dia tenggelam setelah jatuh ke tangki yang penuh bahan kimia.
Tapi berkat itu, tubuhnya dalam kondisi baik
bahkan setelah sekian lama.
Coba kulihat.
Kamu menemukan sesuatu?
Tenggorokan korban putus
dan ditemukan bekas jarum.
Sepertinya dia sengaja menelannya sebelum mati.
Bekas jarum?
Ini dari alat tes gula darah
yang biasanya digunakan oleh penderita diabetes.
Namun, korban tidak menderita diabetes,
begitu pula rekan-rekannya.
Goseong Chemical memproduksi preservatif dan bahan kimia lain,
jadi, jarum tidak dibutuhkan.
Pembunuhnya mungkin membawanya.
Jadi, apa yang dia lakukan dengan itu?
Maksudmu itu senjata pembunuhan?
Ibu jari kiri korban
memiliki luka tusukan karena tertusuk jarum.
Dalam kasus pembunuhan lain yang tampak dilakukan pelaku yang sama,
dia menggunakan obat tidur untuk melumpuhkan korban,
lalu menusuk ibu jari kiri korban dengan jarum,
meninggalkan sidik jari berdarah,
lalu membunuh mereka setelah membuatnya mirip kasus bunuh diri.
Pembunuh ini mengincar korban yang kurang beruntung,
seperti lansia yang tinggal sendiri, murid yang belajar ujian,
tunawisma, dan pekerja asing.
Jadi, aku ingin menyebut orang ini sebagai predator.
"Predator"?
Apa ada ciri-ciri lain?
Seperti yang kalian lihat, tanggal keempat pembunuhan
sesuai dengan bagan saham tertentu.
Itu berarti kemungkinan besar
tersangka bekerja di perusahaan saham.
Jika kita menggabungkan polanya dengan kasus bunuh diri,
aku yakin kita bisa menemukan beberapa kasus lain.
- Kapten Ryoo. - Ya, Pak.
Bagaimana menurutmu?
Menurutmu ini masuk akal?
Kurasa kita harus membentuk tim dan melakukan penyelidikan terbuka.
Opsir Shim, kudengar kamu putri Detektif Shim Suk Koo.
Ya, benar.
Kurasa buah tidak jatuh jauh dari pohonnya.
Kerja bagus.
Kuharap kamu akan terus bekerja dengan baik di tim barumu.
Astaga.
Kapan kamu menyiapkan semua ini?
- Kerja bagus, Bo Kyung. - Terima kasih, Paman.
"Kafe akan tutup untuk sementara karena alasan pribadi"
"Hari yang Membosankan"
Kamu sedang apa?
Opsir Shim.
Aku ingin tahu apa kamu menemukan sesuatu di dalam jasad itu.
Ya...
Jika kamu menemukan sesuatu,
pelaku itu...
Kini pelakunya akan menghadapi masalah besar, bukan?
Sebenarnya aku berniat meneleponmu.
Kamu harus ikut denganku.
"Sertifikat Penghargaan"
"Sertifikat Penghargaan. Kami mempersembahkan penghargaan
untuk berterima kasih karena membantu Nergui saat dalam bahaya
dan mengungkap kebenaran di balik menghilangnya Hong Jin Goo."
"Dari Song Seok Heon,
Komisaris Kantor Polisi Seoun."
Selamat.
Tidak.
Ini salah.
Untuk menyelidiki serangkaian pembunuhan
termasuk pembunuhan Hong Jin Goo,
kami memutuskan membentuk tim khusus yang terdiri dari polisi
yang terbiasa menganalisis perilaku kriminal.
Karena itu, kami ingin warga melaporkan kasus sebelumnya
seperti kasus bunuh diri atau kasus orang hilang
yang membutuhkan penyelidikan ulang
seperti yang menimpa Hong Jin Goo.
Aku punya pertanyaan.
Aku Sung Si Jin dari Harian Daehan.
Kudengar Anda berasumsi bahwa mungkin
pembunuh berantai ada di balik semua ini.
Bisa beri tahu kami seberapa jauh perkembangan kalian
terkait profil kriminal?
Menurut analisis kami,
kami menduga tersangka adalah pria berpendidikan tinggi berusia 30-an
yang mungkin bekerja untuk perusahaan saham.
Kami tidak bisa berbagi banyak informasi dengan kalian.
Tapi kami sudah punya detail spesifik mengenai tersangka.
Kami berencana mengungkapkannya
satu per satu saat melakukan penyelidikan terbuka.
Tim kami menganggap pembunuh kejam ini sebagai predator
karena memangsa dan membunuh orang-orang yang kurang beruntung.
Dan kami akan berusaha sebaik mungkin
- untuk menahan pembunuhan ini. - Aku harus ke kamar kecil.
Ada pertanyaan lain?
"Satuan Tugas Pembunuhan oleh Predator"
Aku harus mencari tahu
seberapa banyak yang diketahui polisi.
Dia pergi ke mana?
Pak Yook, sedang apa di sana?
Apa? Aku hanya...
Sedang apa kamu di sini? Kami mencarimu ke mana-mana.
Hei, dia di sini!
Ini Yook Dong Sik.
Kamu di sini?
- Astaga. - Ayolah.
"Satuan Tugas Pembunuhan oleh Predator"
Kami dengar Anda berkontribusi dalam menemukan petunjuk penting
mengenai kasus ini.
Harus kuakui, aku sangat terkesan.
Kebetulan saja aku beruntung.
Menurut Opsir Shim, dia tidak akan bisa
menyelesaikan kasus ini tanpa Anda.
Ya, kurasa begitu.
Ya, ini putraku, Dong Sik.
Aku tahu suatu hari dia akan membuatku bangga.
Ya, tentu saja.
Anda punya pesan untuk pelaku
yang mungkin sedang menonton berita saat ini?
Dasar bodoh.
Aku
sangat membencimu.
Halo?
- Ya, tunggu sebentar. - Ada yang mencurigakan
tentang kecelakaannya?
- Begitu rupanya. - Benarkah?
Bisakah Anda memberikan nomor telepon dan alamat Anda?
- Ya, terima kasih. - Terima kasih sudah menelepon.
Tapi kudengar tingginya sekitar 180 cm.
Ya, kami akan melakukan yang terbaik untuk memeriksa secepatnya.
Kami ingin Anda bekerja sama dengan kepolisian sektor dahulu.
Investigasi terbuka telah dimulai,
dan warga terus menelepon untuk membuat laporan.
Menurut tim yang bertugas, setidaknya ada
dua pembunuhan tambahan selain empat pembunuhan sebelumnya.
Mereka menyelidiki ulang kasus bunuh diri...
Mereka sudah berhari-hari melaporkan ini.
Semua orang membicarakan betapa buruknya itu.
Tapi mereka berusaha menunjukkan dan melihat lebih banyak.
Itu karena mereka ingin memeriksa
apakah mereka masih aman di dunia yang kejam dan tidak manusiawi ini.
Meskipun orang-orang di sekeliling mereka
diam-diam sekarat,
mereka ingin memastikan itu tidak berhubungan dengan mereka.
Ayah.
Giolab baru-baru ini merekrut eksekutif dari Goldman Sachs,
dan ada menurut rumor, mereka mengincar IPO.
Kurasa kita harus menyelidikinya.
Kakak iparmu memberi tahu ayah
bahwa menurut rumor yang beredar, pelakunya
bekerja di perusahaan saham.
Begitukah?
Itu menarik.
Ya, benar.
Kamu sibuk besok?
Ayah merasa agak kaku. Kurasa kita harus pergi
berburu bersama.
Baiklah.
Apa ini?
Begini...
Aku menerima penghargaan padahal hanya membantu sedikit,
jadi, aku ingin berterima kasih.
Aku ingin kalian semua datang ke restoran,
tapi kupikir kalian akan sibuk.
Nikmatilah ini dengan rekan-rekan tim barumu.
Seharusnya kamu tidak perlu repot.
Terima kasih. Aku sangat menghargainya.
Kamu tidur di sini semalam?
Haruskah seseorang
dari satuan tugas selalu ada di kantor?
Tidak juga.
Banyak yang pulang saat malam,
tapi aku tinggal untuk memeriksa sesuatu.
Astaga, betapa bodohnya aku.
Bagaimana kamu bisa menyimpan ini di kulkas?
Apa ada kulkas di kantor satgas?
Tidak apa-apa. Ada satu di ruang duduk.
- Mau ke sana? - Tentu.
Astaga. Tunggu.
"Shim Bo Kyung"
Akan butuh waktu lama untuk membersihkan ini.
Beri tahu aku saat sudah habis.
Aku akan membawa lebih banyak.
Aku sungguh tidak sopan.
Tolong sampaikan ucapan terima kasihku kepada orang tuamu.
Kamu bekerja siang dan malam untuk menangkap pembunuh,
jadi, kami bersyukur
bisa melakukan ini.
Aku bersyukur mendengarmu mengatakan itu.
Kamu mungkin sibuk, jadi, aku akan meninggalkanmu.
Tunggu!
Aku akan mengantarmu keluar. Aku harus melakukan itu. Tunggu.
Tidak perlu.
Jaga dirimu!
"Pria"
Kamu sudah memeriksa laporan yang masuk tadi pagi?
Ya, tapi banyak detail yang tumpang tindih dengan kasus lain,
jadi, kita harus memeriksa TKP untuk memastikan.
Benar. Menurut tren harga saham,
kemungkinan besar dia membunuh kemarin.
Selidiki dahulu dan siapkan pengarahan
jika pelakunya pembunuh berantai yang sama.
- Baik, Pak. - Baik, Pak.
Bagaimanapun caranya,
aku harus menyusup ke kantor hari ini.
Kamu akan berburu dengan ayahmu,
jadi, aku memindahkan janji temu lainnya.
Benar. Bagus.
Ini bagus.
Aku mengkhawatirkan betapa tegangnya kamu.
Mencari udara segar dan menyegarkan suasana hatimu...
Aku selalu suka pergi berburu dengan ayahku.
Ji Hoon merengek saat melihat darah,
jadi, perjalanan berburu
adalah satu-satunya kesempatanku menjadi putra ayahku.
Tapi sepertinya
kamu tidak bersemangat dengan perjalanan hari ini.
Nona Jo,
kamu sangat mengenalku.
Ini masih hangat, Pak. Minumlah sebelum dingin.
Kamu mau?
Ini bagus untuk pria.
Tidak, itu menjijikkan.
Aku mau minum seteguk.
Gunung dan pohon belum berubah,
tapi penglihatan ayah tidak seperti dahulu.
Bagaimana denganmu?
Di mata ayah, kamu juga belum berubah.
"Satuan Tugas Pembunuhan oleh Predator"
Akses disetujui.
"Satuan Tugas Pembunuhan oleh Predator"
"Park Jae Mun, Lee Ji Hui"
Mereka sudah tahu soal korban lain di jurnal.
Apa yang harus kulakukan?
- Haruskah kubakar tempat ini? - Kamu yakin?
Sedang kuperiksa.
Waktu kita tidak banyak, jadi, periksa lagi.
- Baik, Pak. - Baik, Pak.
Dari selera hingga kepribadianmu,
kamu mirip seperti ayah dalam segala hal.
Jika ayah berada di posisimu dengan kepribadian ini,
ayah tidak akan bisa menahan diri.
Jadi, katakan pada ayah.
Apa ini perbuatanmu?
Bagaimana dengan informannya? Apa kita punya KTP?
Sedang diperiksa pihak berwenang.
"Psychopath Diary"
"Adegan yang melibatkan hewan direkam dengan ahli di lokasi"
Ditemukan jasad...
Pembunuhan lagi?
Kamu tampak sangat tertarik dengan kasus ini.
Aku ingin pembunuhnya segera tertangkap.
Kamu masih berpikir dia pembunuh berantai?
Kita akan tahu setelah menangkapnya.
Jadi, pembunuhan ini seperti undangan.
"Aku ingin bertemu denganmu."
Kami berbincang dengan orang yang dicurigai sebagai pembunuh.
Ini aku. Pembunuh berantai dan predator yang kalian incar.
Benarkah itu dia?
Menurutku bukan.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.