Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
"High Strung" Rudy Manthey July,30-2017
Lets Paly The Movie...Enjoyed
Musik selalu ada, membakar dalam diriku.
Aku tak tahu dari mana datangnya.
Aku cuma tahu kalau jika itu tetap terkunci dalam diriku...
Aku akan tertelan.
Iklankan produk atau merek dagang Anda di sini dengan menghubungi www.OpenSubtitles.org sekarang
Aku tak bisa ingat kapan aku mulai menari.
Itu sudah melekat dalam diriku.
Balanchine berkata,
"Lihat musiknya, dengarkan tariannya."
Ini hari pertamaku di kota New York.
Mataku terbuka lebar.
Dan aku siap untuk mendengarkan.
Ini cara memulai hari, Krispy. ayo!
Sarapannya akan enak, Rik.
Ayo, cepat, cepat!
Hei!
Semangat, Rik.
Jangan memperlambatku.
Lakukan!
Oke, ya.
Turunkan.
Ayo!
Biarkan dia terbang.
Ini dia.
Cepat, kita akan terlambat.
Oh, ke pinggir, disini, bagian tari.
- Bisa tunggu sebentar? - Tentu.
Sayang, kita sudah sampai.
Semua yang selalu kau inginkan.
Terima kasih sudah membuat ini jadi kenyataan.
Kau yang membuat ini jadi kenyataan.
Hubungi ibu jika kau memerlukan segala sesuatu.
- Bahkan jika cuma untuk bicara./ - Pasti.
Oh, mom.
- Telpon ibu./ - Aku janji.
Aku akan baik-baik saja.
- Aku akan baik saja./ - Aku tahu itu.
Ibu cuma khawatir akan diri ibu.
Ibu menyayangimu, cuma itu yang ingin ibu katakan.
Aku sayang ibu juga.
Dah.
Oh! Maafkan aku.
Aku hanya...
kagum.
- Ruby? - Maafkan aku.
- Dia cantik. - Ah!
Alexandra Danilova.
Salah satu yang terbaik.
Jadi, kami akan menempatkanmu di divisi C2.
Seragam wajib dipakai untuk di semua kelas.
Kecuali Kontempor.
Dan kami tidak mentolerir keterlambatan.
Sekali pun.
Kelas pertamamu akan dimulai besok jam 9 pagi.
Ya, bu.
Madam Markova.
Madam Markova.
Ada pertanyaan?
Jika di kelas kontemporer tidak memakai seragam,
apa yang kami pakai?
Gunakan imajinasimu.
Baiklah.
- Semoga beruntung. - Terima kasih.
Apa-apaan?
- Maafkan aku! - Lupakan.
Lain kali perhatikan langkahmu.
Aku suka permainanmu.
Terima kasih kembali.
- Ruby?/ - Yep, kau pasti Jasmine.
Ya, tapi semua orang memanggilku Jazzy, kecuali keluargaku.
- Baiklah./ - Ayo masuk!
Kau tak perlu menekan bel, kau tinggal disini.
Oh, baik.
Kurasa ini ranjangku, jadi aku akan taruh barangku di sini.
Sempurna.
- Kau mendapat beasiswa? - Ya.
Aku juga. Ini tahun keduaku.
Hei, bagaimana tadi dengan Markova?
- Bagus. - Sungguh?
Seseorang pasti sudah melepaskan gagang sapu dari pantatnya,
karena biasanya dia seorang penyihir berwajah cemberut.
Sesungguhnya, aku cukup yakin gagang sapunya masih disana.
Ini bagus. Kau harus kenakan ini nanti malam.
Um, kita akan kemana?
Kita akan jalan-jalan.
Tapi kita ada kelas pagi.
Ya dan ini malam pertamamu hidup sendiri
di kota New York!
Kita akan bersenang-senang!
- Tidak./ - Ya, tentu saja!
- Tidak!/ - Ya!
Aku mau garis merahnya disusun, itu benar.
- Hei. - Aku tunggu balasanmu.
Oke.
Baiklah, akan kuhubungi kembali.
- Hei, hei, Johnnie. - Hai.
- Apa kabarmu? - Biasa saja.
- Kau mau minum? - Tidak, aku baik saja.
- Kau yakin? - Ya.
Ini.
Itu sudah semua.
Bagus.
Jadi, menurutmu kapan kau akan menyelesaikannya?
Segera, jangan khawatir.
Aku akan mengajukan berkasnya segera setelah aku kembali ke kantor.
Aku akan berikan kabarnya di akhir minggu.
Baiklah, maksudku, terima kasih sudah mengurus semua ini.
Sampai nanti.
- Aku akan menanti kabarmu./ - Baiklah, nak.
Kami punya hak berada disini.
Tunjukkan identitasmu.
Yo! tunggu.
Hei, teman.
Kau tinggal diatas?
Uh, ya, tempatnya Simon.
Oh, itu keren.
Kau pastinya menyukai Inwood, kan?
Lingkungannya bersahaja, tapi harganya bagus.
Setidaknya ini Manhattan, benar?
Benar.
Oh, Hayward Jones III.
- Johnnie Blackwell./ - Johnnie Blackwell.
Senang bertemu denganmu, Johnnie.
Hei, um... mampirlah dan temui semua anggotaku?
Uh, itu tak perlu.
Ah, ayolah! Krispy baru saja membuat beberapa alien octopus yang jelek.
Kau akan suka.
Oke.
Baiklah.
- Yo, teman-teman! - Buka pikiranmu.
- Siapa orang ini? - Johnnie B.
Tinggal diatas.
Calamari?
Dan itu sedikit Chipotle dan Rémoulade.
Itu untuk dicelup.
Mereka teman sekamarku. Krispy dan Rik.
Ah, apa itu kau yang bermain diatas seperti Yo Yo Mama?
Yo Yo memainkan cello.
- Kau bermain biola, kan? - Benar.
Oh, kami tahu. kami mendengarmu bermain sepanjang malam.
Oh, kapan kau tidur?
Maukah kalian jangan ganggu dia?
Kami Switch Steps Crew.
Kau mungkin pernah mendengar nama kami.
Aku belum lama tinggal disini.
Duduk dulu, Harry Potter.
Dan kami akan memberimu sedikit preview.
- Oke, teman-teman. - Santai.
Kau bisa, Rik.
Rik adalah penari gaya bebas kami.
Dan si rambut merah itu,
dia Jay.
Dia lebih tangguh dari kebanyakan pria.
Dan itu Ari.
Oke, Ari, ayo.
Oh, dan Pop Tart, dia kesayangan.
Dia diva kami.
Dan Krispy, dia bisa memasak,
melakukan pekerjaan rumah,
dan bersih-bersih!
Dan itu saudaraku Tip-toe.
Dan Jackson,
Jackson bisa menari apapun.
- Ah! - Saklarnya turun.
Ya!
- Ini keren!/ - Ya!
Semua penari kumpul disini.
Hei, teman-teman!
- Hei!/ - Ini Ruby.
- Teman sekamar baruku./ - Hai! senang bertemu denganmu.
Ini tahun pertamanya di MCA.
Ayolah, ayo joget!
- Kau ingin joget?/ - Ya!
Cepat!
- Aku datang!/ -Ayo. aku tak mau telat di hari pertamaku.
Tunggu, ini hari terpagi aku keluar dari apartemen.
Ugh, aku capek!
Lihat, sekarang kita bisa santai.
Stress berkurang, bukankah begitu?
Ugh, aku lebih baik terlambat.
Oh, hei, kau harus dengarkan si kecil ini.
Ya, hebat, kau mendengarnya setiap hari.
- Oh! - Oh!
Hai.
- Kukira kau orang lain./ - Tapi dia senang kau bukan.
Uh, aku juga.
Kyle, ini teman sekamar baruku, Ruby.
- Hai./ - Uh, hari pertama?
Ya.
- Semoga berhasil./ - Trims.
- Um, dah. - Dah.
Aku bisa lihat kau benar-benar ingin mengenalnya.
Aku tidak begitu.
Ya, kau ingin mengenalnya!
Namanya Kyle Endeca.
Tampan , sangat berbakat
dan sombong.
Sayangnya dia bukan tipeku.
Kelihatannya tipemu.
Sungguh?
Hei, tenang!
Aku tak bisa tenang.
Kau akan baik-baik saja!
Itu April.
Ya, kami pernah bertemu.
Dia sempurna, aku membencinya.
Pagi.
Selamat pagi.
Apa itu guru kita?
Kramrovsky.
Bukankah dia terlihat lemah?
Tanyakan itu lagi setelah kelas berakhir.
Ya, lagi, lagi!
Dorong, dorong!
Aku ingin putaran!
Gerakan tanganmu, Jazzy!
Mengapa kau lakukan sickle piqués, April?
Ruby, terus!
Lagi, lagi!
Lagi, lagi!
Dia keras!
Mereka/nazi mematahkan kedua pinggulnya di kamp concentration.
Saat itu dia masih anak-anak.
Sungguh lemah!
Pria itu memang sudah keras dari dulu.
Lagi. coba lagi.
Perhatikan langkahmu, Emilio!
Wow, Nona kehilangan, kau seperti pelatih.
Trims, tapi kurasa aku akan muntah.
Jangan lakukan itu. tunggu sampai kelas kontemporer berakhir.
- Oh, Tuhan!/ - Apa?
- Kakimu kram?/ -Tidak, aku buruk di kontemporer!
Oh, ayo
Kita harus tukar pakaian.
- Oh, maaf!/ - Tidak!
- Aku sungguh menyesal./ - Ruby, apa yang kau lakukan?
Kau benar-benar jatuh ke pasanganmu.
Kau bisa melukainya.
- Maafkan aku, aku tak penah ikut kontempo.../ - Tidak ada alasan!
Persiapkan dirimu. sekarang, lanjutkan!
dan menari!
Kau tak apa?
Aku sudah lecet-lecet!
Aku akan ke apotik untuk mengambil Pepper H dan H.
Untuk kakiku. agar jari kakiku mati rasa.
Aku baru tahu.
Kau masih harus banyak belajar.
Aku akan mengambil kartu pelajarku.
Sampai ketemu di apartemen.
Oh, maaf.
Hei, lihat siapa di sini.
The Village People.
Yang pakai helm kuning.
- Lakukan, Jay. - Gotcha!
Ayo! kemari!
Hei, yo, yo, yo, lihat ini.
The Work crew vs the Reapers.
Kepalanya di pantat!
Oh!
Hei!
Tidak!
- Kau tak apa? - Ya.
- Jaga tasmu. - Terima kasih.
Tidak. tidak
Biolamu. Oh!
- Hei, tiarap./ - Ada polisi, mereka bisa membantumu.
Tunggu!
- Mengapa kau mengikutiku?/ - Karena aku ingin membantumu.
Trims, tapi kurasa tak perlu.
Mengapa kau tidak lapor polisi?
Bisa pelankan suaramu?
Maafkan aku. Aku tak tahu apa kisahmu.
Aku kacau, itu kisahku.
Tunggu, kurasa kita harus membuat rencana.
Dengar, kita bukan pasangan disini.
Dimana tempat terdekat menggadaikan biola?
Aku tidak tahu.
Ayo!
Menurutku toko gadai.
Bukan toko gadai, nona, ini toko pengiriman.
Aku minta maaf.
Kami mencari sebuah biola.
Bukan, itu biola Luigi Mingazzi.
Mungkin sudah dibawa kesini kira-kira 15 menit yang lalu.
- Oleh siapa?/ - Seorang pencuri.
Apa kau bilang aku menadah barang panas di sini?
- Tidak, bukan begitu./ - Menurutku dia bilang begitu.
Dia tak bermaksud begitu.
Mengapa kalian tak pergi saja dari sini?
Tunggu, bisakah kami tinggalkan nomor kami?
Mungkin saja seseorang akan membawanya kesini.
Kau cuma buang-buang waktu.
Dia takkan membantu kita.
Terkadang, orang-orang bisa mengejutkanmu.
- Terima kasih./ - Ya, aku penuh dengan kejutan.
Itu biola yang sungguh special, kan?
Kakekku memberikannya padaku.
Mengapa kau berjualan di subway?
- Mengamen. - Mengamen.
Aku cuma bisa kerja dengan mendapatkan uang tunai.
Apa kau menghindari pajak?
Tidak.
Aku orang inggris dan aku tak punya visa untuk tinggal disini.
- Itu melegakan./ - Tidak untukku.
Kukira...
Aku tak tahu, mungkin kau punya beberapa masalah kriminal.
Tidak, itu cuma...
benar-benar tak ada apapun untukku
di inggris.
Bagaimana dengan keluargamu?
Seperti kubilang tadi...
tidak ada.
Bisa kubelikan pizza?
- Siapa namamu?/ - Ruby.
- Nama yang cantik. - Trims.
Ibuku menamaiku seperti nama Balanchine balet.
Jadi, kau penari?
Yup.
Aku Johnnie.
Senang berkenalan denganmu.
Aku pulang!
Apa itu teman sekamarku yang nakal?
Ya.
Bau apa ini?
Oh, aku mengkremasi sepatu baletku.
Aku mengerti.
Itu berhasil. sepatumu sekeras batu.
Darimana saja kau?
Aku punya sedikit petualangan.
Tanpa aku?
Duduk. aku ingin mendengarnya.
Aku bertemu pria ini...
pada kejadian yang aneh.
Dan sikapnya berubah-rubah,
dan tidak tenang.
Dan eksentrik.
Seperti apa wajahnya?
Sebenarnya, aku tak tahu bagaimana menggambarkannya.
Apa dia manis?
Dia lebih ke seksi.
Ugh! aku suka mendengar itu.
- Apa kau dapat nomornya?/ - Ya.
- Dimana dia tinggal?/ - Tengah kota.
Kurasa dia bilang, "Inwood."
Ruby, itu mengerikan!
Jason, tunggu musiknya!
- Bagaimana?/ - Aku tak pernah mendengar hal seperti ini.
- Ini seperti G.I. Joe Jazz!/ - Bertahanlah.
Lanjut.
Shaun, apa yang terjadi di belakang sana? Kau terlambat
Bagus, April!
Lebih halus lagi.
Dan naik!
Bagus, aku suka ini.
Lakukan, nona-nona.
Itu cukup. berikutnya.
Bagaimana kau bisa melakukan kombinasi itu begitu cepat?
Aku tahu!
Ruby, bisa bicara?
Aku tahu kau mencoba memahami gayaku.
Tapi tanpa kontemporer,
Kau tak bisa bersaing di dunia profesional
dan itu takkan berhasil di sekolah ini.
Aku paham itu, dan percayalah,
Aku bersedia melakukan apapun untuk mengejar ketertinggalanku.
- Aku janji. /- Aku ingin melihatnya di kelas berikutnya.
Sedikit keras pada Ruby?
Itu karena dia sangat berbakat.
Ah, teknik yang menarik
Bukankah kau punya 32 keahlian
untuk kelasmu berikutnya?
Hei, Neal, ini Johnnie Blackwell.
Aku sudah mengirimmu banyak pesan dan aku belum mendapat balasan apapun darimu.
Kau sudah menerima uangku, dan aku sungguh memerlukan Green Card itu.
Balas telponku, kumohon.
Hei, apa yang kau lakukan?
- Aku ingin menemui pengacaraku./ - Kau harus absen dulu.
Siapa yang ingin kau temui?
Neil Tamlen.
Dari firma hukum Tamlen dan Ginsburg.
Tidak, kau salah tempat, teman.
Kurasa tidak.
Itu alamat kami,
tapi, tak pernah ada Ginsburg dan Tamlen di gedung ini.
Setidaknya selama lebih dari 15 tahun aku bekerja disini.
Itu tidak mungkin.
Itu kantor hukum imigrasi,
Aku sudah menjadi klien Neil's selama 3 bulan terakhir.
Kau pernah menemuinya di gedung ini.
Tidak, aku selalu menemuinya di luar kantor.
Maaf, nak. Ini kartu palsu.
Bebas lemak, gula, karbohidrat.
Bebas lemak.
Bebas lemak.
Oh, tapi ada coklat dengan selai kacang!
Apa kau akan membeli sesuatu atau kau cuma sedang bicara ke mesin itu?
Oh, maaf, silahkan duluan.
Terima kasih.
Bebas lemak.
Selalu.
- He, cantik. - Hei, Kyle.
Ini dia. Satu busur biola.
Kau rusak, kau beli.
Apa ini yang terbaik?
Hei, Ruby, kan?
- Ya./ - Bagaimana minggu pertamamu?
Bagus! sangat menantang, sebenarnya.
Ya, aku juga. aku, uh...
merusak busurku saat memainkan Bartok.
Ooh, kedengarannya tak bagus.
Ya, memang, aku harus meminjamnya di sini
sampai aku dapatkan yang baru di toko musik.
- Mereka meminjamkan alat musik?/ - Ya.
Hei, aku akan pergi berlatih, tapi aku, uh...
- sampai ketemu lagi?/ - Oke, ya, dah.
Hai.
Ya?
Bisakah aku meminjam biola itu?
Ini viola.
Maksudku biola yang itu.
- Di... - Di sebelah kanan.
Oke.
- Apa kau pelajar di sini? - Ya, pak.
Bisa aku lihat ID-mu?
Ada dalam tasku.
Baiklah.
Satu biola.
Busurnya, juga?
Oh, ya, tolong.
Jadi, apa kau ikut kompetisinya?
Kompetisi apa?
Kompetisi itu.
Ini dia.
Hei, Simon.
- Bagaimana di london? / -Menurutmu? disini dingin dan lembap.
Mana uang sewaku?
Maaf aku telat membayarnya.
Kau tahu, aku punya halangan yang tak terduga, tapi...
Aku sedang mengusahakannya.
Lebih baik cepat sedikit, atau kau akan kulempar ke jalanan.
Dengar, Johnnie, aku tidak main-main.
- Kau dengar aku?/ - Aku mendengarmu.
Hei, apa kabar sayang?
Hei.
Hai.
Oh, aku suka rumahmu.
Ya, trims.
- Bukan milikku./ - Kau tak apa?
Ya, aku baik saja.
Apa itu?
Ini biola pinjaman dari sekolahku.
Ide yang gila.
Kau bisa ikut kontes yang diadakan yayasan Peterson.
Pemenangnya mendapat 25.000 dolar.
Jadi, kau bisa membeli biola baru.
Dan kau juga mendapat beasiswa ke Manhattan Conservatory of the Arts!
Yang juga akan memenuhi syaratmu untuk visa pelajar.
Aku tak memerlukan sedekah dari sekolah musik manapun.
Apa ada yang salah dengan sekolah musik?
Oh, tidak ada, jika kau seorang anak orang kaya yang manja
yang bersedia menaati peraturan dan politik
dari sekolah elit yang lebih mempromosikan kesuksesan daripada seni.
Aku paham.
Dan kau berada diatas semua itu, di bawah kereta bawah tanah
where you're really nurturing your art.
Aku bermaian apa yang kumau , kapan aku mau.
Aku tak paham.
Kau berbakat.
Tapi kau bermain dengan begitu banyak kemarahan.
Aku akan heran jika ada orang yang berani mendengarkanmu bermain.
- Aku tak bermain untuk mereka./ - Untuk siapa kau bermain? diri sendiri?
Kau tahu, musik itu seperti menari.
Itu sebuah penghubung ke jiwa.
Itu bisa membuat orang-orang tertawa dan menangis.
Itu bisa menginspirasi!
Dengan kemampuan seperti itu...
mengapa kau tak ingin membaginya ke seluruh dunia?
Kurasa mungkin aku tidak seperti dirimu.
Ruby!
Hai, Jazzy.
Hei, Ruby.
Kami ada di pub.
Kemarilah!
Hei!
Ada apa?
Kau baik saja?
Ya.
Sungguh?
Kau tak terlihat baik bagiku.
Ya, kami belum mendengarmu memainkan biola.
Biolaku dicuri.
Itu akan menguras kantongmu.
Jangan khawatir, teman.
Kami akan membantu. Kau bisa kerja bersama kami.
Trims, teman-teman. tapi...
Aku tak bisa menari seperti kalian.
Ah, siapa yang bilang menari?
Baiklah, aku berdiri dipanggung, kita lakukan itu...
Kita lakukan ini...
Hei, lihat-lihat.
- Apa-apaan?/ - Maafkan aku!
Ayolah.
Itu bukan salahnya!
Dia harusnya lihat-lihat.
Dasar kau sombong.
Ruby!
Hei.
Bagaimana kabar pria rahasiamu?
Mengecewakan.
Oh! Ayolah.
Ayo. kami sedang makan gorengan.
Harusnya membuatmu merasa baikan.
- Hei. - Hai.
Silahkan duduk.
Whoo! Ya!
Ini terdengar cukup bagus.
Ya, dia bagus.
- Aku bertaruh kau lebih baik darinya./ - Tentu saja.
Aku akan bermain di penggalangan dana besok malam.
Kau bisa melihatnya langsung?
Baiklah. Kedengarannya menyenangkan.
- Hei./ - Hei.
Kau keberatan?
Itu dia, ayo, nona-nona!
- Baiklah./ - Kita akan naik kesana!
Ayo!
- Tak bisa kupercaya aku melakukan ini!/ - Kau boleh turun.
Ayo kita tunjukkan kemampuan kita.
Hati-hati, cantik.
- Siapa namamu?/ - Aku Jazzy.
Tentu saja.
- Pagi./ - Selamat pagi.
Jasmine!
Ayo mulai.
- Mengapa kau tak bangunkan aku? - Apa kau bercanda?
Kau tak bergeming.
Retrouve!
Jam berapa kau pulang kemarin malam?
Maksudmu pagi ini.
Apa kau bersama pria dari pub?
Namanya Paolo.
Dia seksi!
Dia tampak gila.
Dan mungkin, perubahan kimia.
Ya.
Tapi apa kau lihat motor seksinya?
Bisakah kalian berhenti bicara?
Rentangkan. lagi, lagi!
- Hei, bukankah kau ada janji malam ini dengan Kyle?/-Ya.
Sekarang, bisakah kau diam?
Apa yang akan kau kenakan?
- Akan aku tunjukkan saat kita di rumah.
Tentu saja tidak.
- Lemari pakaianku menyebalkan./ - Aku setuju.
Apa kau tak punya gaun yang seksi?
- Itu hitam./ - Ada yang salah dengan hitam?
Semua orang akan berpakaian hitam. Kau harus terlihat menonjo!
Tidak, aku tak ingin terlihat mencolok!
Aku bahkan tak tahu apakah ini sebuah kencan!
Tapi dengan gaun yang tepat bisa membuat ini menjadi kencan.
Baiklah, tak ada apapun disini.
Ayo, mari periksa lemariku.
Maafkan aku, itu cuma bukan tantangan dalam bermusik.
- Tidak bagimu./ - Ya, aku tahu.
Oh, sebentar, aku segera kembali.
Kupikir kau bermain solo malam ini?
Ya, tapi aku ingin pilihanku tetap terbuka.
Dasar playboy!
- Hai./ - Hai.
Tempat ini bagus sekali.
Ya, aku..
Sponsorku benar-benar mempersiapkannya.
Semua acara ini.
Selamat malam, semuanya.
Oh, mereka akan segera memanggilku untuk bermain.
- Oh, baiklah./ -Ya, aku akan segera kembali.
Tapi, um,berbaurlah, bersenang-senang.
...anggota dewan kita sudah mengatur lelang yang luar biasa untuk kita malam ini.
Pastikan anda semua membuat penawaran yang dermawan.
Ini semua demi tujuan yang baik.
Mari kubantu.
Oh, kau.
Kurasa kau tak suka melihatku?
Maaf, aku cuma terkejut.
Aku tak mengira kau suka memakai tuxedo.
Begitu juga aku.
Kau terlihat mempesona.
Terima kasih.
Jadi, sedang apa kau disini?
Aku diundang teman sekolahku.
Kalau kau?
Kau bisa keliling ruangan.
Kita kehabisan salmon bakar.
Halo.
Hayward, ini Ruby.
- Ruby! Senang bertemu denganmu. - Aku juga.
- ...pelajar sekolah musik yang paling menjanjikan./ - Permisi.
Kyle Endecot.
jadi, dia teman kencanmu?
Oh, um...
Kurasa tidak begitu.
Kau terlihat seperti pria muda yang bisa berdansa.
Aku cuma pelayan.
Sekarang tidak lagi.
pegang ini. Ayo.
Hai.
Kau mau berdansa denganku?
- Oops. - Oh, maaf.
- Astaga, kau lincah./ - Terima kasih.
Aku mencoba.
Oh, tidak. sebaiknya aku menyelamatkan gadis itu dari suamiku.
Kau keberatan?
Sama sekali tidak.
Terima kasih.
Boleh?
- Dimana kau belajar tango?/ - Nenekku.
Nenekmu pastinya penari yang handal.
Memang.
Dia bisa menari!
Begitu juga gadis itu.
Jadi, kau mendapat pekerjaan baru?
Ya, aku menjadi lebih rendah hati sejak pertemuan terakhir kita,
karena aku ingin minta maaf.
Kau tak perlu begitu.
Aku jadi berangan-angan.
Maksudku, aku bahkan tidak mengenalmu.
Apa kau ingin mengenalku?
Permisi, kurasa ada beberapa piring kotor di dapur
yang perlu kau perhatikan.
Ayo, kau tak perlu berdansa dengannya.
Lepaskan, Kyle, lepaskan.
- Kau dengar dia./ - Apa katamu?
- Kumohon jangan. /-Tunggu, tunggu sebentar, aku mengenalmu.
Kau pria yang bermain biola demi uang di kereta bawah tanah, kan?
Itu benar. Sekarang, menjauhlah!
Apa, kau ingin menyelesaikan ini di luar?
Aku akan menyelesaikannya disini.
Bolehkah aku?
Apa yang ingin kau lakukan? Memberikan topi?
Whoa, oh, oh!
- Permisi, boleh aku pinjam?/ - Tentu.
Terima itu, penulis jalanan.
Apa? kau pikir kau hebat?
Tolong panggil sekuriti.
- Pergi!/ - Menjauhlah!
Kembalilah ke subway, sebelum aku mengepel lantai ini dengan wajahmu.
- Securiti disini./ -Ya, sebaiknya kau pergi dari sini.
- Bagaimana dengan kalian?/ - Jangan khawatir, kami ini penari jalanan.
Kami selalu membuat kesal seseorang!
Sebelah sini! Sekarang!
- Ayo! - Kalian lebih baik lari!
Aku lewat sebelah sini.
Siapa orang-orang ini?
Kami the Switch Steps.
Dan naikkan!
Ya!
Berputar!
Whoa! berbalik!
Naik, berdiri!
Putar!
Dan...
Dan ya!
Dan sekarang... Ya!
Bravo! Ha!
Kerja bagus, semuanya.
Dan kau juga, sangat bagus.
- Aku akan menemuimu nanti./ - Oke.
Ruby.
- Apa semuanya baik-baik saja?/ - Ya.
Aku cuma ingin berlatih sedikit lagi.
Tarianmu cantik.
- Aku bisa melakukannya lebih baik./ - Kau terlalu keras pada dirimu.
Aku cuma ingin sempurna.
Dan lalu apa setelah kau mencapai kesempurnaan?
Lalu kau berhenti?
Ketidaksempurnaanlah yang membuat kita hidup!
Memotivasi kita untuk mendorong lebih jauh dan jauh.
Ayo coba Developpé. Musik.
Jangan terlalu sejajar.
Jangan cemaskan tentang teknik.
Developpé dan Plié.
Ini masalahnya.
Berhenti mencoba menari.
Tapi aku seorang penari.
Tidak, tidak, kau bukan penari di variasi ini.
Kau seorang gypsy!
Kebanggaan, tegak lurus!
Kau paham?
Lagi.
Itu bagus.
Sangat bagus.
Terima kasih.
Ruby...
setiap kali kau melangkah,
akan selalu ada tantangan lain yang menanti.
Itu jalan yang panjang. Tak pernah berakhir!
Sebagai penari, ini adalah perjalanan kita.
Hai.
Hei.
Sedang apa kau di sini?
Kelihatannya, aku sudah melakukan tindakan bodoh untuk kedua kalinya.
Jadi, bukannya bilang "maaf"
lagi,
Aku datang untuk minta bantuan.
Apa kau bercanda?
Tidak.
Aku ingin menerima itu
tawaran yang murah hati tentang pinjaman biola.
Jadi, mungkin aku bisa mengikuti kompetisi Peterson.
Kurasa kau tak cukup disiplin untuk membuat itu terjadi.
Ayo aku buktikan padamu.
Bagaimana menurutmu?
Kau tahu, itu sungguh bodoh, aksi macho yang kau lakukan dengan Kyle.
Ya, kupikir dia memenangkan pertandingan itu.
Tentu saja, aku ingin menebusnya dengan makan malam?
Apa aku harus ganti pakaian?
Aku anggap kau setuju.
Jam 8 di tempatku?
Sampai nanti.
- Hei./ - Hai.
Apa itu Johnnie?
Ya.
Benar-benar seksi.
Halo.
Hai.
Jadi, ini permintaan maafmu?
Ya.
Ini berhasil.
Apa kau memasak?
Tidak, temanku Krispy yang masak.
Oh.
Terima kasih sudah datang.
Sama-sama.
jadi, hari ini, aku melihatmu menari untuk pertama kalinya.
Oh.
Aku tak tahu kalau menari bisa seperti itu.
Sungguh indah.
Aku punya masalah...
tentang melepaskan.
Hal yang kau lakukan dengan sangat baik.
Terlalu baik, malahan.
Terkadang.
Aku membawakanmu biolanya.
Terima kasih.
Kau orang yang sangat baik, kau tahu itu?
Ide gila.
Tapi kompetisi ini.
Dan aku butuh penari.
Maukah kau menjadi penariku?
- Tentu saja aku mau./ - Bagus.
Boleh kita coba?
Indah sekalil.
Aku suka memainkannya untukmu.
- Hei!/ - Hai.
Sampai nanti.
- Hei./ - Hei.
Darimana kau?
Aku menutupimu di kelas pagi ini.
Trims.
Aku kesiangan.
Kau terlihat terlalu bahagia untuk mau menjahit sepatu balet itu.
Apa?
Kau berkilau.
- Membuatku silau./ - Hentikan itu!
Pastinya kau baru mendapat makan malam.
Oke, baiklah.
Jika kau tak mau cerita, aku mau minum kopi dulu.
- Hei. - Hai.
Aku sudah menunggu untuk bicara padamu sejak kejadian itu.
Temanmu sungguh bernyali.
Menantangku seperti itu...
Itu butuh 2 orang untuk tango.
Lucu.
Jadi, aku dengar kau ikut the String and Dance Competition dengannya.
Mm-hmm.
Kau tahu dia tidak jago bermain biola klasik, kan?
Itu menurut pendapatmu.
Kau harusnya menjadi penari di timku.
Itu tak baik, Kyle.
Merebut penari orang lain.
Apa yang bisa kukatakan? Aku seorang pria yang kompetitif.
Ditambah, semua penari besar akan hadir di pertunjukan itu.
Jadi, itu untuk kepentingan terbaikmu.
Itu cukup keren.
Lalu, baiklah.
Aku akan anggap kau menolak.
Sayang sekali.
Kurasa April dan aku akan menghancurkan kalian berdua...
Mengambil semua uangnya, kemenangan.
Hai.
Kau tepat waktu.
- Kau baik saja?/ - Ya.
Kita akan berhadapan dengan Kyle dan April.
Salah satu dari penari terbaik MCA.
Tak apa.
Aku punya rencana.
Apa?
Jadi, kau ingin kami menari untukmu
di sebuah pesta klasik?
Ya.
Tentu saja!
- Ayo lakukan./ - Mereka akan menyukainya.
Terima kasih untuk kesempatan ini.
Tegakkan jari kakimu!
Lakukan lagi!
Kita butuh drum bass.
Begitu.
Kau sungguh tegang.. Bukan begitu.
Berdiri. kau ingin duduk di pinggang itu.
- Berapa harganya?/ - 125.000 dolar.
Apa harganya memang segitu?
Aku tak tahu!
Ya!
- Tidak biola Mingazzi. - Terima kasih.
Lihat itu, kau terlalu pamer.
Sudah kubilang, ini sulit!
- Whoa! - Whoa!
Lebih keras! lebih tajam!
jangan cuma menari. Lakukan dengan perasaan!
- Hei! - Hai.
- Kau siap? - Ya.
- Halo./ - Hai.
Jangan menungguku.
Hei.
Kau terlalu kaku.
Ada apa dengan teman sekamarmu?
Oh, dia tak paham bagaimana bersenang-senang.
Tapi kau tahu, aku paham.
jadi, kita akan kemana?
Jangan khawatir.
Kau akan menyukainya.
Gerakkan pinggangmu!
Jasmine, aku melihatmu.
Lima, enam, mundur!
Ruby, apa yang kau lakukan?
Ini bukan balet!
Bagus sekali, April.
Selesai!
Jasmine, kemari.
Kau terlambat. Kau tau peraturannya.
Duduk. dan temui Markova setelah kelas berakhir.
Kau juga, Ruby.
Baiklah, semuanya, aku ingin kalian melakukannya lagi!
Ya! pukul itu!
Ruby, tanganmu!
Gerakkan!
Ada apa dengan kalian berdua?
Ada apa dengan kalian berdua?
Kalian tahu kalian dibawah pengawasan
lebih daripada penari yang membayar penuh uang sekolah.
Aku mengerti itu.
- Aku bisa bilang betapa beasiswa ini sangat berati bagiku./ - Bagiku juga.
Ruby, tak ada yang bisa disangkal dari dedikasimu.
Tapi kami berharap kemajuanmu di kelas kontemporer.
Sayangnya, itu tak terjadi.
Jadi, kami akan menempatkanmu dalam pertimbangan.
Begitu juga kau, Jasmine,
Aku tak tahu harus berkata apa.
Kau adalah satu dari penari paling berbakat kami.
Dan kemajuanmu sedikit.
Jasmine, ini peringatan terakhirmu.
Lain kali kau terlambat masuk kelas,
kau akan dikeluarkan.
Itu saja.
Apa itu artinya?
Itu untuk mengingatkanku agar bersungguh-sungguh.
Dan...
satu ini?
Tanggal kakekku meninggal.
Maafkan aku.
Jangan khawatir. Semuanya akan baik-baik saja.
Kompetisi ini akan mengubah segalanya.
Halo.
Hai, sayang, ini ibu.
Hai, bu.
- Apa ada masalah?/ - Tidak!
Tidak ada, aku baik saja.
Dengar, aku menyelesaikan pekerjaanku dan mereka memberiku cuti.
- Ibu akan datang?/ - Ya.
- Melihat kompetisinya?/ - Ya.
- Mereka memberiku seminggu./ - Oh, bu, aku sungguh gembira.
Ya, ibu juga!
- Whoa! aku terlambat. - Oh!
- Bu, aku akan telpon balik, oke?/ - Oke.
Jazzy, kau harus bangun.
Ayo, sudah jam 8 lewat.
Hentikan!
- jangan ganggu aku!/ - Kita ada kelas.
Aku tak tahu denganmu, tapi aku ingin mempertahankan beasiswaku.
Aku sedang tidur! Ugh!
Turun dari ranjangku, pelacur!
Aku..aku minta maaf.
Aku cuma sangat capek.
Karena kau baru tidur jam 4 pagi.
Hari ini aku tak bisa menari.
Aku tak enak badan.
Apa yang kau lakukan, Jazzy?
Aku tak percaya kau membuang segalanya
agar kau bisa berpesta dengan pria itu.
Ya, aku menyukainya!
Bagaimana dengan mimpimu dan semuanya, semua yang sudah kau perjuangkan?
Apa kau sudah benar-benar lupa siapa dirimu?
Aku penari.
Jadi bersikaplah seperti penari.
Dan bangun dari ranjangmu.
Penari selalu menari tak peduli apapun.
Hei, ada Jazzy.
Oh, lihat siapa yang akhirnya datang.
Benar, April,
sebaiknya kau perhatikan punggungmu
karena aku akan membasahinya.
Itu kotor.
Besok, kalian akan datang menonton aku dan Kyle di kompetisi, kan?
- Tentu./ - Kami akan datang.
Apa kau sudah melihat nomor urut Kyle dan April?
Belum.
Kudengar mereka punya penari-penari Joffrey di tim mereka.
Oh!
Antusias?
Ya.
Dan sedikit gugup!
Kalian akan baik saja.
Trims.
Kuharap kau menari bersama kami.
Harusnya aku bilang iya saat kau minta.
Aku bodoh.
- Tahun depan./ - Ya!
Oh!
- Halo. - Halo. Ms. Adams?
- Ini Ruby. / - Lenny disini. Toko pengiriman.
- Dengar, aku punya kejutan untukmu. - apa?
Aku mendapatkan biola pacarmu.
Kau bercanda?
Jika kau menginginkannya, lebih baik kau kemari
karena aku tak melakukan layan-antar, oke?
Baiklah, aku segera kesana.
Ada apa? Apa yang terjadi?
Biola Johnnie sudah ketemu.
Johnnie!
Ada apa, teman?
Kami akan menjemput krew yang lain.
- Ya, sampai ketemu di teater?/ - Ya.
Jam 6:30. jangan terlambat.
Ya, benar! Kami berniat membunuhnya.
Pergilah...
Doakan aku beruntung.
Sebentar. Aku sedang mengawasinya.
Johnnie Blackwell?
Ya.
Lewat sini, pak.
Ini sangat bagus
Teater ini indah!
- Kemudian, G8.../ - Permisi.
Apa Johnnie Blackwell sudah mendaftar?
Blackwell? ke halaman B...
- Belum, maaf./ - Nah, aku tak melihatnya.
Trims.
Tidak ada Johnnie?
Aku tidak mengerti.
Apa yang dia padamu saat kau bertemu dengannya?
Dia cuma bilang bertemu di sini jam 6.30.
Ini bukan seperti Johnnie.
Ayo coba telpon lagi.
Sudah berapa lama kau di amerika?
Aku tidak yakin.
Mari kubantu.
Kau terlihat gugup.
Tuan-tuan dan nyonya-nyonya,
selamat datang di Peterson Foundation's String and Dance Competition.
Lima menit lagi untuk Kyle dan April. lima menit.
Dengar, nak, ini bukan tentangmu.
Seberapa baik kau mengenal pria ini?
Dia menipuku 5 ribu dolar.
Dimana dia?
Aku tidak tahu.
Maukah kau membantu kami menemukannya?
Ya, tapi ada tempat yang harus aku datangi sekarang.
- Cantik./ - Mengagumkan.
Jadi, apa yang harus kita lakukan sekarang?
Itu berati kita harus mundur!
Nah, rasanya itu tidak benar.
Johnnie takkan lakukan ini pada kita.
Oke, kami sudah siap untuk kalian.
Ayo. Ke atas.
Kita masih punya beberapa menit.
Ayo ke atas dan siap-siap,berjaga-jaga.
- Ya, dia benar. ayo./ - Ayo teman-teman.
Hayward?
Aku sangat berharap para penonton melihat kalian menari.
Seperti yang kau bilang,
Ini belum berakhir.
Baiklah, selanjutnya grup ini. Kalian siap?
- Oh.../ - Johnnie akhirnya sampai!
Ya, kami siap.
- Maafkan aku./ - Hampir saja!
- Hampir saja./ - Baiklah, kita siap sekarang.
Bravo!
Baiklah, ayo atur ulang stan dan kursinya.
Selanjutnya, bersiap-siap untuk isyarat cahaya.
Semoga berhasil kalahkan itu.
Aha! Akhirnya!
Giliran kita. Ayo lakukan.
- Kau siap?/ - Tentu saja.
Kurasa ini akan membantu.
Dimana kau mendapatkannya?
Terkadang orang-orang bisa mengejutkanmu.
Terima kasih.
Kontestan kita selanjutnya, memainkan karya aslinya,
berjudul Fortando,
pemain biola Johnnie Blackwell
dengan penari Ruby Adams dan the Switch Steps.
Dimana pemain biolanya?
Dimana penarinya?
Benar-benar sekehendak hati.
Aku tidak setuju.
Apa kita tak mau berkembang? Apa kita tak mau kemajuan?
Dia seperti benar-benar penari yang berbeda.
Dia bukan penari.
Dia gypsy.
Bravo!
Baiklah, para kontestan silakan naik ke atas panggung.
Para hadirin,
terima kasih atas dukungan anda dan penampilan grup yang luar biasa ini.
Setelah pertimbangan yang panas,
kami sudah membuat keputusan.
Pemenang dari the Peterson Foundation String and Dance Competition adalah...
Johnnie Blackwell dan penarinya Ruby Adams,
The Switch Steps...
Selamat, anak muda.
Kalian menerima hadiah 25.000 dolar
dan beasiswa penuh ke Manhattan Conservatory of the Arts.
Maukah anda mengucapkan beberapa patah kata?
Terima kasih banyak.
Ini sangat berati bagiku lebih dari yang kalian tahu.
Aku ingin membagi uangnya bersama dengan kru-ku,
aku tak bisa melakukan ini tanpa mereka.
Terima kasih sudah percaya padaku.
Touché.
Musik akan selalu mengalir dalam diriku.
Perbedaannya adalah, sekarang aku paham darimana asalnya.
Dan aku siap untuk berbagi.
Thats all guys...
"High Strung" rudymanthey@rocketmail.com Bye... The End.
Apa Kabar?
Dukung kami dan jadilah anggota VIP supaya semua iklan tidak ditampilkan di www.OpenSubtitles.org
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.