Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Sub by: VIU Resync by: Doddy Irwanto
Ayo bawa dia ke polisi.
Atau mari kita bunuh dia.
Ayah bisa menutupi dan merahasiakannya.
Benarkah?
Kamu pikir bisa membunuhku?
Jangan berlagak hanya karena kamu membunuh beberapa orang.
Jika kamu bisa melakukannya, aku juga bisa.
Kamu sudah mengisi senapannya?
Tidak, jangan. In Woo, kumohon.
Kamu bahkan memohon kepada Yook Dong Sik untuk menyelamatkan nyawamu.
Beraninya kamu menodongku.
In Woo.
Maafkan ayah.
Apa yang Ayah lakukan?
Tolong jangan sakiti Ji Hoon.
Maka ayah akan memberikan semua keinginanmu.
Menurut Ayah apa yang kuinginkan?
Daehan Securities dan semua afiliasi kita.
Bahkan dana taktisnya. Kamu bisa memiliki segalanya.
Ayah bilang apa yang harus kulakukan untuk mendapatkan keinginanku?
Ayah bilang aku harus kuat
dan mampu menginjak-injak orang lain.
Tapi Ayah bersedia menyerahkan semua milik Ayah
untuk pengecut ini?
Ya. Ambillah semuanya.
Ambil apa yang kamu inginkan,
dan ayah tidak akan mencampuri kehidupanmu lagi.
Jadi, tolong ampuni dia.
Di mana kamu menyekap Yook Dong Sik?
Ada yang ingin kamu katakan kepadaku?
Kumohon jangan bunuh aku, In Woo.
Aku akan melakukan semua permintaanmu.
Benarkah?
Kita lihat sebaik apa kamu menepati janjimu.
Kamu tampak agak tegang, jadi, minumlah dahulu.
"Psychopath Diary"
Aku penasaran kenapa mereka membawanya ke bukit.
Akankah mereka menguburnya?
Di sinilah lokasi vila musim panas Pimpinan Seo.
Kenapa Pimpinan Seo tiba-tiba terlibat dalam semua ini?
Apa pun itu, aku cukup yakin Seo In Woo juga datang ke sini.
Jadi, kita harus bergegas mencari Pak Yook.
Astaga, di mana...
Bos!
Cepat.
Apa yang terjadi?
Masalahnya...
Seo In Woo
menembak Pimpinan Seo.
Dia menembaknya? Dengan pistol?
Teganya dia membunuh ayahnya.
Bedebah itu lepas kendali.
Sersan Shim, kamu harus meminta bantuan
sebelum dia menyingkirkan semua bukti dan melarikan diri.
Dia mungkin sudah menelepon polisi.
Apa?
"Opsir Heo"
Hei.
Apa? Seo In Woo melaporkan sesuatu?
Dia bilang Yook Dong Sik membunuh Pimpinan Seo?
Astaga.
Kita masih punya harapan.
Seo In Woo tidak melihatku merekam semuanya.
Jika dia benar-benar tidak menyadari apa pun,
mungkin dia masih di sana.
Kamu merekam semuanya, bukan?
Saat dia mengaku bahwa dialah pembunuh predator itu...
Aku bahkan merekamnya membunuh ayahnya.
Bagus. Artinya kita hanya perlu menemukan kameranya.
Apa nama judul buku tempatmu menyembunyikan kamera itu?
"Mimpi Buruk".
Yook Dong Sik membawanya?
Kita membahas senjata yang dia pakai untuk menembak ayahmu.
Ji Hoon pasti terkejut.
Biar kujelaskan.
Aku datang agak terlambat dan para pengawal sudah tewas.
Dan saat aku berlari masuk,
ayahku sudah dibunuh oleh Yook Dong Sik.
Benar, bukan?
In Woo, itu artinya kamu yang terakhir tiba di sini, bukan?
Bo Kyung, sedang apa kamu di sini?
Aku ada di dekat sini, jadi, aku berharap bisa membantu.
Seperti yang kalian tahu, aku diculik oleh Yook Dong Sik.
Aku hampir tidak bisa kabur dan datang ke sini.
Dia terus mengancamku,
jadi, aku memberitahunya bahwa Ji Hoon ada di sini.
Kurasa dia ingin membalas dendam pada seluruh keluargaku.
- Kenapa tidak menelepon polisi? - Sudah kulakukan.
Aku menelepon sebelum diculik oleh Yook Dong Sik.
Jika polisi segera menyelesaikan masalah itu,
kita bisa mencegah kejadian ini.
- Permisi. - Ada apa? Kamu baik-baik saja?
Kurasa pikirannya sedang kacau.
Dia harus pergi ke rumah sakit.
Baik, aku mengerti.
Tolong bawa dia ke rumah sakit.
"Mimpi Buruk".
"Mimpi Buruk"?
"'Mimpi Buruk'"
Yook Dong Sik, pembunuh berantai yang tengah buron,
telah melakukan pembunuhan lain.
Korbannya adalah Seo Choong Hyun, Pimpinan Daehan Securities.
Dia ditemukan dibunuh semalam di vila musim panasnya.
Menurut polisi, Yook menyimpan dendam terhadap perusahaan
atas perlakuan buruk yang diterimanya sebagai pegawai.
Sebelumnya, dia sudah berusaha
membunuh Direktur Seo Ji Hoon, putra kedua Pimpinan Seo,
tapi gagal melakukannya.
Pemakaman Pimpinan Seo akan diadakan begitu polisi
menyelesaikan penyelidikan.
Dan Daehan Securities segera mengumpulkan dewan untuk rapat
dan menunjuk Direktur Seo In Woo...
Pimpinan selalu memberi tahu kami
untuk menganggap setiap kesulitan sebagai tantangan.
Dia meminta kami berjuang melawan kesulitan, bukan hanya menahannya.
Bagi kami semua, kematiannya
merupakan kejutan dan tragedi.
Tapi seperti katanya, kita tidak bisa berduka selamanya.
Dia mendedikasikan hidupnya untuk mengembangkan Daehan Securities.
Kini aku dan adikku akan meneruskan perusahaan ini.
Aku akan mendampingi kakakku dan mengabdikan diriku untuk membantu
memajukan Daehan Securities.
"Konferensi Pers Darurat Daehan Securities"
Kamu melakukannya dengan baik.
Bekerjasamalah sampai Yook Dong Sik ditangkap.
Maka aku akan membiarkanmu hidup dengan tenang.
"Sang Putra Sulung, Seo In Woo, Menggantikan Ayahnya"
Kamu sudah menemukan kameranya?
"Mimpi Buruk"!
Bagus! Hanya itu yang kita butuhkan...
- Tidak ada di sana. - Apa?
Kartu memorinya sudah dihapus ketika dia menemukannya.
Seo Ji Hoon pasti menyimpannya.
Karena itu dia menggumamkan judul itu kepadaku.
Kita harus menghubungi Seo Ji Hoon entah bagaimana caranya.
Tapi bagaimana caranya?
Seo In Woo tidak akan membiarkannya menjauh darinya.
Ada seseorang yang bisa membantu.
"Daehan Securities"
Senang, senang, aku selalu bersamamu.
Aku Park Jae Ho dari Tim Manajemen Aset Tiga...
Dong Sik? Di mana kamu?
Apa?
Benar.
Tentu. Aku mengerti.
Dia bicara dengan siapa?
Bukankah dia berbicara dengan Dong Sik di telepon?
- Kamu juga mendengar itu, bukan? - Ya.
Jadi, maksudmu Jae Ho
menerima telepon Dong Sik dan kini dia datang ke sini untuk membantu.
Dia bukan orang yang akan melakukan itu.
Mungkin dia diperas.
- Apa? - Mari ikuti dia sekarang.
Jae Ho, kamu lebih mencurigakan daripada aku.
Itu memang Dong Sik!
Bukankah dia baru saja menikamnya?
- Apa? - Tidak. Mereka hanya berpelukan.
Dong Sik!
Lihat wajahnya. Dia cemberut karena kesakitan.
Biarkan aku melihatmu.
Astaga, kamu tampak berantakan.
Dia menatap temannya untuk kali terakhir
sebelum dia dibunuh.
Kamu malah tampak lebih berantakan.
Aku pasti membuatmu sangat khawatir.
Lihat itu?
Diamlah. Mereka hanya senang bertemu satu sama lain.
Tutup mulutmu.
Kurasa Dong Sik tidak akan membunuhnya.
Dia psikopat karena suatu alasan. Aku tidak mau dia menipu kita lagi.
- Kamu melaporkannya? - Tidak, tunggu. Jangan.
Semuanya, pelankan suara kalian! Mereka akan mendengar kita.
Tepat sekali.
Apa...
Siapa kamu? Kenapa kamu terlihat seperti itu?
Halo, aku Jang Chil Sung dari Geng Republik Daging
yang saat ini melayani Pak Yook sebagai bosnya.
Geng? Lihat? Bahkan temannya preman.
Benar...
Lalu bagaimana denganku?
Apa-apaan...
Kamu mengejutkan mereka.
Itu cerita yang gila.
Jadi, maksudmu kamu menyaksikan pembunuhan
tapi melupakannya karena ingatanmu hilang
dan pelaku sebenarnya adalah Direktur Seo In Woo?
Aku tahu ini sulit dipercaya, tapi itu hanya membuktikan
betapa telitinya dirinya.
Jadi, untuk menangkapnya,
kami membutuhkan bantuan kalian.
Jae Ho.
Jangan takut.
Baiklah.
Tujuan kita adalah mengamankan
Seo Ji Hoon sebagai saksi dan bukti yang dia miliki.
Mulai saat ini,
sekarang,
kita satu tim.
Kita akan membantu Dong Sik, menegakkan keadilan,
dan menyelamatkan Daehan Securities
dari pembunuh jahat.
- Kita akan bekerja maksimal. Paham? - Ya!
- Pelankan suaramu. - Kamu mengejutkanku.
Baiklah. Ulurkan tangan kalian.
Pak Seo.
Halo, Pak.
Astaga.
Kenapa kalian menghalangiku?
Ada berkas yang harus ditandatangani.
Tinggalkan saja di sini.
Ini dia.
Sulit dipercaya.
Dia tidak bisa didekati.
Mereka datang dan pergi dari kantor bersama, bahkan ke toilet.
Semua panggilan dan pengarahan disampaikan kepada Seo In Woo.
Seo Ji Hoon dikurung di kantornya dengan penjaga di pintu.
Kami tidak akan bisa mendekatinya.
Sulit dipercaya.
Apa yang dia gambarkan bukan tempat kerja. Itu penjara.
Tidak adakah cara untuk memisahkan mereka?
Ada satu cara.
Kami akan memanggilnya ke kantor polisi
untuk mengajukan pertanyaan lanjutan mengenai pembunuhan ayahnya.
Seo In Woo tidak akan membiarkan adiknya pergi ke sana.
Dia akan datang ke kantor polisi sendirian.
Dia tidak akan mau Bo Kyung bicara dengan adiknya.
Setidaknya kita bisa memisahkan mereka.
Apa kamu bercanda? Itu tak akan berhasil.
Polisi sudah menyimpulkan bahwa Dong Sik membunuh ayah mereka.
Kita harus mengusahakannya.
Seperti inilah
cara Seo In Woo memulai
perburuannya.
"Misteri terkait pembunuhan Pimpinan Seo"
Pak Kim, kamu sudah membaca ini?
Tidak mungkin. Sudahkah kamu membaca unggahan anonim itu?
Pantas saja. Sudah kuduga ada yang mencurigakan.
Sulit dipercaya.
Bukankah ini misteri abad ini?
- Pak Choi, kamu sudah membacanya? - Astaga.
- Pak Park, kamu harus melihat ini. - Lihat ini.
Yook Dong Sik tidak menculik Pak Seo.
Ada kesepakatan antara Pak Seo dan Yook Dong Sik.
- Maksudku... - Jika dipikirkan,
insiden dengan Yuseong Biomedi...
Kembalilah bekerja.
Apa ini?
Artikel hari ini tentang pembunuhan Pimpinan Seo dari Daehan Securities.
"'Pimpinan Seo Choong Hyun Korban Perebutan Kekuasaan...'"
"'Kebenaran Di Balik Pembunuhan Pimpinan D Securities'"
"'Rumor Kejam yang beredar di Industri Keuangan'"
Lantas?
Kita harus menyelidiki para saksi, Seo Ji Hoon dan Seo In Woo.
Karena rumor ini?
Meski kita meminta mereka datang untuk menjawab pertanyaan,
mereka bukan tersangka, jadi, kita tidak bisa memaksa mereka.
Karena Seo In Woo menggantikan ayahnya setelah kejadian ini,
dia harus datang.
Dia harus menghentikan penyebaran rumor ini lebih lanjut.
Bukankah seharusnya sekarang kamu fokus
untuk menangkap si pembunuh predator Yook Dong Sik?
Aku bersumpah demi lencanaku bahwa aku akan menangkap
si pembunuh predator.
Apa Seo In Woo tahu sesuatu?
Aku hanya butuh setengah hari.
Jika Anda memanggil Seo In Woo ke sini,
aku bisa menangkap si pembunuh predator dan menutup kasus ini.
Kamu baik-baik saja?
Ya.
Ada apa?
Aku ingin menanyakan sesuatu,
jadi, aku berbohong telah diutus oleh Direktur Seo.
Ada rumor tentang kematian Pimpinan
dan banyak hal terlihat mencurigakan.
Ada apa dengan itu?
Aku mengatakan semua yang kutahu.
Apa ini?
Itu bukan milikku.
Itu milik Shim Bo Kyung. Itu bukan milikku.
Ada apa?
Apa kalian merencanakan sesuatu?
Polisi meminta kalian berdua datang untuk interogasi lebih lanjut.
Dia datang.
Apa pendapat Anda tentang rumor yang tersebar di media sosial?
Itu keterlaluan dan bahkan tidak layak direspons.
Namun, aku datang karena tidak tahan melihat kasus ayahku
dibicarakan dalam rumor sevulgar itu.
Apakah Seo Ji Hoon menolak permintaan polisi untuk datang?
Dia terlalu trauma dengan insiden itu dan tidak sehat.
Aku akan berusaha untuk bekerja sama dalam penyelidikan menggantikannya.
Kami butuh keterangan yang jelas.
- Tolong jelaskan. - Beri tahu kami secara mendetail.
Permisi. Biarkan kami lewat.
Saat Seo In Woo pergi ke kantor polisi,
dia tidak akan membiarkan Seo Ji Hoon bebas berkeliaran.
Dia akan menyembunyikannya di tempat yang menurutnya paling aman.
Di gedung perusahaan dengan semua pengawal...
Mungkin rumahnya.
Benar. Ya.
Kita sudah menggeledah rumahnya sebelumnya.
Menurutmu dia akan memasukkannya ke rumah sakit itu?
Hanya Seo In Woo yang akan tahu.
Namun, kemungkinan besar salah satu dari semua itu.
"Ocean's Eleven"
Waktu kita paling lama setengah hari.
Kita harus menemukan Seo Ji Hoon selama periode itu.
- Mengerti? - Ya.
Selagi Bo Kyung menahan Seo In Woo...
Ada yang bisa kubantu?
Kami menerima info rumah sakit ini memberi pasien terlalu banyak obat
dan melebih-lebihkan diagnosis. Boleh kami melihat-lihat?
Anda punya surat perintah?
Benar, bukan?
Kebetulan sekali.
"Surat Perintah Pencarian"
Seo Ji Hoon tidak ada di rumah sakit.
- Bagaimana dengan dokumen itu? - Aku kukirim lewat faksimile.
Ayahku mengonsumsi obat yang tidak berkaitan dengan penyakitnya.
Ini jelas ilegal.
Ayahmu?
Bukankah kamu memanggilku ke sini untuk membahas kasus ayahku?
Aku yakin keduanya berkaitan,
seperti yang kamu ketahui.
Aku tidak mengerti maksudmu.
Tolong jawab aku mengenai dokumen ini.
Bagaimana aku bisa menjawabnya?
Aku hanya merekomendasikan rumah sakit temanku.
Aku sudah menduganya. Jadi, aku memarahi temanmu.
Dia mengungkap semuanya.
"Seo In Woo menyuruhku melakukannya."
Kurasa dia bukan teman yang bisa diandalkan.
Kenapa dia berbohong seperti itu?
Aku bingung.
Kamu tidak tahu?
Lalu kenapa dokter itu melakukan itu kepada ayahku,
yang tidak berhubungan dengan apa pun?
Kenapa
mereka menghancurkan pikirannya dengan obat-obatan
dan mengurungnya di penjara tanpa jeruji...
Aku tidak tahu...
Aku hanya
ingin melindungimu
dari pasien yang berbahaya dan sakit.
Bawa itu masuk.
Kamu belum pernah melihat ini, bukan?
Ini alat pendeteksi kebohongan.
Kami mencari ke mana-mana,
tapi kurasa Seo Ji Hoon tidak ada di gedung perusahaan.
Ayo pergi.
Ayo.
Ayo.
Haruskah aku membongkarnya?
Jika kita berhenti sekarang, semuanya berakhir.
Kita harus menyelesaikannya.
Tidak ada jalan kembali, bukan?
Baik, mari kita buka.
Seo In Woo, usiamu 36 tahun, bukan?
Benar.
Kamu selalu memanggil ayahmu "Pak Pimpinan", bukan?
Benar.
Apa kamu selalu menganggap ayahmu sebagai kepala keluarga
dan meminta restu darinya?
Benar.
Kamu dan Seo Ji Hoon
memiliki ibu yang berbeda, bukan?
Bagaimana perasaanmu tentang adik tirimu?
Pernahkah kamu berpikir
jika kamu membongkar kepalanya, akan ada mi
alih-alih otak?
Ada apa?
Itu pertanyaan yang aneh.
Benarkah?
Aku hanya mengajukan pertanyaan itu untuk mencari tahu
apa yang biasanya kamu pikirkan tentang ayah dan adikmu.
Kamu ingat ini, bukan?
Bukankah itu buku harian Dong Sik?
Kamu membuatnya percaya bahwa itu miliknya.
Kamu memakai ini untuk membuatnya membunuhku.
Kamu pasti senang sekali
saat dia ditangkap.
Tapi jika kamu membaca yang tertulis di buku harian ini,
kamu bisa lihat bahwa penulisnya menyebut ayahnya "Pimpinan".
Dia menulis tentang ayah otoriternya yang juga pimpinan,
adik tirinya yang sangat dia benci,
dan kakak iparnya yang selalu suka ikut campur.
Bukankah keluarga itu
terdengar sangat tidak asing bagimu?
Kamu pikir aku pembunuh predator?
Itu tidak masuk akal.
Kalau begitu, izinkan aku mengajukan pertanyaan sederhana.
Pak Seo In Woo.
Apakah buku harian ini
milikmu?
Jawab aku!
Bukan.
Bagaimana hasilnya?
Kamu puas?
Tepat seperti dugaanku.
Aku tidak mengerti perkataanmu.
Bisakah kita istirahat?
Kepalaku pusing.
"Sersan Shim"
Hei, Bo Kyung.
Bagaimana hasilnya?
Dia juga tidak ada di rumahnya.
Di mana dia?
Mungkin dia punya persembunyian rahasia di tempat yang jauh,
di mana dia menyimpan perkakas pembunuhan dan koleksi lainnya.
Jika ada tempat seperti itu, dia akan menulisnya di buku hariannya.
Tapi tim pencari tidak bisa menemukan apa pun.
Aku yakin dia punya tempat rahasia.
Tidak, jika aku menjadi dia,
aku tidak akan memiliki persembunyian rahasia di luar.
Itu terlalu merepotkan dan berbahaya.
Kalau begitu, menurutmu mungkinkah ada tempat rahasia
yang tersembunyi di rumahnya?
Kurasa aku bisa menemukannya.
Waktu kita tidak banyak. Kita punya sekitar 30 menit.
Aku akan meneleponmu kembali.
Seo In Woo mungkin datang ke sini, jadi, teruslah berjaga.
Baiklah.
Jika aku menjadi Seo In Woo...
Jika aku pembunuh predator...
Charles Darwin?
"On the Origin of Species"?
Anda memaksanya melakukan tes kebohongan padahal dia bukan korban.
Anda terlalu memaksa,
jadi, kami ingin menolak penyelidikan saksi.
Aku bisa mengubahnya menjadi korban.
Mari bicara begitu Anda punya surat perintah.
Aku ingin bekerja sama, tapi kondisi adikku kurang sehat.
Jadi, aku harus pergi sekarang.
"Nona Jo Yu Jin"
- Halo? - Halo, aku Jo Yu Jin.
Kenapa kamu meneleponku?
Omong-omong, apakah kamu bersama Direktur Seo?
Dia baru saja pergi.
Bagus.
Masalahnya, Direktur Seo Ji Hoon memintaku melakukan sesuatu.
Dia memintaku
untuk memberitahumu sesuatu.
"Sersan Shim"
- Halo? - Dong Sik masih di dalam?
- Cepat telepon dia. - Baik, tunggu sebentar.
Sebentar saja.
Bos.
Bos.
Bos.
Aneh sekali.
Dia pergi ke mana? Apa dia pergi ke kamar mandi?
Aku tidak bisa menemukannya.
Dia menghilang?
Sudah kuduga.
Itu artinya ada ruang rahasia di dalam rumah itu.
Halo? Sersan Shim?
Chil Sung, aku ingin kamu mencari tempat tersembunyi di rumah itu.
Seo In Woo mungkin dalam perjalanan, jadi, Taek Soo akan kukirim ke sana.
- Berhati-hatilah. - Baiklah.
Bos.
Apa kamu buang air besar?
Seo Ji Hoon!
Seo Ji Hoon!
Bisakah kamu bangun?
Seo Ji Hoon!
Hei, itu Dong Sik.
Kamu melihat kamera yang kupegang hari itu, bukan?
Di mana kartu memorinya?
- Apa? - Di mana kartu memorinya?
Itu?
Astaga. Ayo keluar dari sini dahulu.
Dasar bodoh.
Kenapa kamu masuk ke sini?
Tamatlah riwayat kita.
Yook Dong Sik,
bagaimana situasi di sana?
Seo In Woo!
Kamu menyukainya?
Luar biasa, bukan?
Hai.
Kamu datang tepat waktu.
Hentikan omong kosong itu dan katakan di mana adikmu.
Bo Kyung?
Ada apa dengan senjata itu?
Astaga, jauhkan itu dariku!
Aku ingin membuatnya terlihat realistis, jadi, maaf soal itu.
Silakan duduk.
Kita akan minum teh...
Aku tahu kamu tidak waras,
tapi ini gila.
Letakkan tanganmu di kepala dan menghadap ke dinding.
Di mana Seo Ji Hoon?
Di mana dia?
Periksa mejanya.
Kamu pikir akan semudah itu?
Jangan bergerak.
Ji Hoon terlalu kooperatif yang membuatku curiga.
Aku meminta Nona Jo untuk mengguncangnya sedikit,
dan dia terpancing.
Dasar bodoh.
Aku dan Dong Sik sempat akrab selama beberapa saat,
jadi, aku harus memberinya kesempatan terakhir.
Lepaskan aku.
Lepaskan aku, Bedebah!
Dasar bodoh.
Nona Shim, apa yang terjadi?
Nona Shim!
Apa yang kamu lakukan?
Dia sudah cukup lama
membuatku kesal.
Dia mengira dirinya pembunuh setelah membaca buku harianku,
tapi dia tidak bisa membunuh satu orang pun.
Karena itu aku mengusulkan sebuah permainan.
Permainan?
Aku akan membiarkanmu pergi dan membantumu hidup dalam persembunyian
seperti yang ditawarkan Pimpinan.
Tapi hanya jika kamu membunuh Ji Hoon.
Apa?
Jika tidak, aku akan membunuh Bo Kyung.
Jadi, putuskanlah.
Ji Hoon atau Bo Kyung?
Apa yang kamu lakukan?
Bisakah kamu diam?
Kamu tidak lihat aku berusaha menyelamatkan kalian berdua?
Baru bisa disebut kesepakatan jika kedua pihak diuntungkan.
Omong kosong!
Dong Sik, jangan biarkan dia mempermainkan pikiranmu.
Jika kamu membunuh adiknya,
dia juga akan membunuhku,
dan menyalahkan semua pembunuhan padamu.
Aku memang memikirkan skenario itu,
tapi akan terlalu berantakan jika kalian semua mati.
Tapi jika aku membiarkanmu hidup,
kamu akan terus mengejarku.
Karena itu aku butuh jaminan.
Keanehanmu tidak akan berhasil!
Kamu yakin? Apa Dong Sik punya pilihan lain?
Lekaslah. Kamu kehabisan waktu.
Bagaimana aku bisa memercayaimu?
Dong Sik!
Jika kamu melakukan pembunuhan,
Bo Kyung tidak akan bisa mengatakan apa pun.
Dia harus bersaksi kamu membunuh seseorang untuk menyelamatkannya.
Kamu akan mendapatkan kebebasanmu
dan Bo Kyung akan bertahan dengan berjanji untuk tetap diam.
Itu akan membuat kita semua bahagia.
Aku yakin kamu sudah tahu ini dari buku harianku,
tapi tipe orang yang paling ingin kubunuh
adalah orang sepertimu.
Tentu saja.
Tapi menurutmu kenapa aku membiarkanmu hidup selama ini?
Kambing hitam.
Kamu butuh seseorang untuk disalahkan atas pembunuhanmu.
Benar.
Aku menjadi raja berkat pengorbananmu.
Ayahku dahulu berkata
bahwa setelah akhirnya kamu memakai mahkota,
kamu hanya perlu menumpahkan darah yang bisa menguntungkanmu.
Kurasa sudah waktunya aku tumbuh dewasa sekarang.
Anggap aku sedang melewati masa pubertas.
Dong Sik, jangan biarkan dia memengaruhimu!
Yang benar saja, Bo Kyung.
Apa kamu menentangnya melakukan pembunuhan
atau fakta bahwa kamu harus menangkapnya lagi?
- Apa? - Lihat?
Keduanya bukan pilihan, bukan?
Karena itulah pilihan ada di tanganmu, Dong Sik.
Kamu akan menjadi kaki tanganku.
Kamu dan Bo Kyung.
Selamanya.
Aku tidak bisa membiarkan Nona Shim tewas.
Selain itu,
kamu juga bedebah.
Apa? Kamu sungguh akan membunuhku?
Sadarlah, dasar pecundang tidak kompeten!
Aku tahu kamu ingin membunuh orang-orang
yang menganggapmu tidak ada artinya.
Lakukanlah.
Pembunuhan pertama mungkin sulit,
tapi kamu akan tahu itu bukan masalah besar.
Jangan!
- Pak Yook, jangan... - Jangan.
Bagus.
"Pintu sudah terbuka"
Lihat koper di dekat pintu itu?
Barang yang disiapkan Pimpinan agar kamu bisa melarikan diri...
Semuanya ada di sana,
jadi, ambil dan menghilanglah.
Bos!
Apa...
Di mana Seo Ji Hoon?
Apa?
Apa? Kenapa kamu menatapku seperti itu?
Itu sangat menyakitkan.
Astaga.
Apa yang terjadi di sana?
Kukira dia tidak akan membuka pintunya jika tidak kulakukan.
Yang benar saja.
Sakit.
Dong Sik!
Berpura-puralah mati.
Berpura-puralah mati. Sekarang.
Yang benar saja.
- Sial. - Sudah kuobati sebaik mungkin,
jadi, berpakaianlah.
Ayo pergi ke rumah sakit.
Bo Kyung dalam bahaya. Kita harus memperingatkan polisi.
"Jumat, 7 Januari"
Yook Dong Sik membunuh Seo Ji Hoon.
Dalam prosesnya, dia mendapati bahwa Shim Bo Kyung dan Seo In Woo
ada di gedung Daehan Securities,
dan pergi lalu membunuhnya.
Seo In Woo, yang hampir tidak bisa kabur,
kehilangan adiknya
dan wanita yang dia sukai,
dan mengalami trauma.
Ini rencanamu
sejak awal, bukan?
Manajemen risiko adalah bagian penting dalam berbisnis.
Jika kamu ingin membunuhku, cepat lakukan.
Tidak.
Yook Dong Sik akan datang ke sini dan membunuhmu.
Aku harus menghitung waktunya.
Dasar psikopat.
Aku terluka.
Kamu yang menyebabkan semua ini.
Sejujurnya,
aku menghormatimu.
Karena kamu orang pertama dan satu-satunya
yang menyadari keberadaanku dan apa prinsipku.
Karena itulah
aku memberimu banyak kesempatan. Kamu tahu itu?
Jadi, seharusnya kamu berhenti saat sudah menangkap Dong Sik.
Kamu mendapatkan promosi spesial, dan menjadi pahlawan masyarakat.
Pewaris konglomerat ini bahkan mengajakmu berkencan.
Kenapa kamu tidak menerimanya?
Itu kompensasi yang melimpah, bukan?
- Menurutmu itu penting? - Lalu apa yang penting?
Kebenaran? Nuranimu?
Kamu sama payahnya dengan Dong Sik.
Kurasa kita bisa mulai sekarang.
Ini senapan ayahku.
Sudah kuduga ini akan terjadi, jadi, kubilang Dong Sik pergi membawanya.
Sulit untuk bertahan di saat seperti ini.
Tapi jika kamu ingin sukses...
Itu sangat sulit.
Tapi jika kamu justru dikendalikan oleh emosi buruk,
kamu umpan yang sempurna untuk orang sepertiku.
Sial.
"Nona Jo Yu Jin"
Apa? Polisi?
Tahan mereka.
Apa yang terjadi?
Apa yang terjadi di sini?
Astaga. Pak Seo Jin Hoon.
Astaga. Kamu baik-baik saja?
Kenapa kamu berlumuran darah?
- Ini bukan darahku. - Apa?
Lepaskan.
Di mana Seo In Woo?
Seo In Woo sialan.
Kamu akan mati sekarang.
Sial. Dong Sik bedebah.
Sekarang sudah berakhir.
Menyerahlah.
Seo In Woo!
"Psychopath Diary"
Pak Yook, sekarang semuanya sudah berakhir.
- Tembakan? - Itu suara tembakan.
Astaga. Ayo. Cepat.
Jatuhkan senjatamu, Seo In Woo.
Kebenaran mengejutkan mengenai pembunuh predator
yang mengagetkan seluruh negeri telah terungkap.
Aku yakin dia dikurung di penjara terburuk.
Bagaimana rasanya saat namamu dibersihkan?
Aku hanyalah orang bodoh.
Acara utama kita baru saja dimulai.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.