Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Sub by: VIU Resync by: Doddy Irwanto
Taek Soo, kamu bersama Bo Kyung?
Ya, Pak.
Yook Dong Sik tampaknya berada di sini.
Dia pasti mengejar Bo Kyung.
- Di mana kamu sekarang? - Begini...
Kami...
Kami ada di dekat gerbang selatan. Gerbang selatan, Pak.
Kamu di dekat gerbang selatan?
Mereka di dekat gerbang selatan.
Sebelah sini. Ayo jalan.
"Chil Sung"
Ya, Chil Sung.
Polisi datang. Kuulangi. Polisi datang.
Baiklah.
Polisi menuju ke sini. Kita harus pergi.
Lewat sini.
Tidak, jangan ke sini. Pergilah.
Aku akan berusaha keras mengulur waktu.
Mari bertemu di sana, ya?
Cepatlah! Lekas!
Ayo pergi!
"Psychopath Diary"
"Episode 14"
Kamu mau ke sana?
Itu satu-satunya tempat aku bisa bersembunyi
dari polisi.
Aku tidak mengerti maksudmu.
Tapi baiklah, ayo.
Mari kita pergi saja.
Aku tidak akan bertanya padamu.
Hei, jika kamu memberi tahu kami lokasi tepatnya,
kami pasti bisa menangkapnya.
Tidak, biar kujelaskan. Kami hanya berdiri di sana,
tapi saat aku berbalik untuk menjawab radio,
Yook Dong Sik ada di sana berusaha menyeret Bo Kyung.
Jadi, kamu mencoba menghentikannya dengan menerjangnya?
Seperti itukah kejadiannya?
Jangan membuatku membicarakannya.
Andai kamu terlambat sedetik saja,
tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi pada kami.
Benar, bukan, Bo Kyung?
Kami ceroboh kali ini. Tapi jangan khawatir.
Kami akan pastikan dia tidak datang ke sini lagi.
Ya, tentu saja. Serahkan kepadaku, Pak.
Bukankah kamu harus kembali ke kantor polisi, Pak?
Jika punggungmu sakit, minta Opsir Cha melakukan pekerjaan kasar.
Jangan khawatir, Pak. Aku akan mengantarmu keluar.
Opsir Cha, mari antar dia keluar.
- Aku tidak bisa, Pak. - Ikuti aku saja.
Kamu bisa keluar sekarang.
Begini...
Aku tidak tahu bagaimana harus menjelaskan ini.
Tidak perlu.
Kamu dahulu membawa anjing kami jalan-jalan.
"Normal"
"Otomatis"
Anggap saja ini rumahmu sendiri.
Sulit menemukan apa yang ada di depanmu.
Tidak akan ada yang tahu kamu bersembunyi di sini.
Baiklah.
Tunggu di sini.
Aku akan mengambilkan piama.
Jadi, ini kamar Bo Kyung.
Satu-satunya pakaian pria yang kami miliki adalah milik ayahku.
Tidak apa-apa.
Jadi, orang yang meninggalkan pesan itu di kafe ruang pelarian...
Pasti dia.
Dia mengawasi kita selama ini.
Menurutmu dia seseorang yang kita kenal?
Kalau begitu, karena kamu tahu semua isi buku harian itu,
mari kita cari orang yang sesuai dengan pemrofilan...
Tidak perlu.
- Apa? - Saat di penjara,
aku ingat apa yang terjadi meski tidak bertahan lama.
Aku mengalami kilas balik singkat.
Kamu serius?
Itu berhenti saat aku hampir mengingat wajahnya.
Tapi aku mulai mengingat beberapa hal,
jadi, hanya masalah waktu sebelum kita menemukannya.
"Daehan Securities"
Kukira keadaannya akan mereda setelah dia ditangkap.
Tapi dia kabur dari penjara dan menyandera polisi?
Aku khawatir itu juga akan memengaruhi citra perusahaan kita.
Bukan hanya itu.
Bukankah dia pria yang berusaha menangkap Ji Hoon?
Ya, dia benar.
Astaga, aku mulai merinding.
Kenapa kalian kemari?
Kami juga pemegang saham perusahaan ini.
Kami datang untuk membahas sesuatu.
Kasus ini mulai lepas kendali,
dan itu mulai memengaruhi penjualan perusahaan.
Kami sepakat bahwa perusahaan harus mengambil tindakan darurat.
Kami datang untuk membahas kembalinya Ji Hoon.
Jika dipikir-pikir, Ji Hoon juga korban.
Dia tidak perlu bersembunyi seperti penjahat...
Kasus Yuseong Biomedi adalah masalah terpisah.
Tindakan pendisiplinan terhadap dirinya
sudah menuruti proses yang seharusnya.
Keputusan tidak bisa dibatalkan.
Jika kondisinya berubah, kita bisa membawanya kembali.
Jika keributan ini berlanjut,
aku harus berasumsi kamu tidak bisa mengendalikannya.
Itu tidak akan terjadi.
Kita hanya perlu melihat nanti.
"Opsir Shim Bo Kyung"
"Pak Seo In Woo"
- Halo? - Nona Shim, kamu baik-baik saja?
Aku melihat beritanya. Apa yang terjadi?
Benar. Aku baik-baik saja.
Apakah Dong Sik yang menyanderamu?
Benarkah?
Ya.
Sulit dipercaya.
Nona Shim, asal kamu tahu,
aku masih tidak percaya Dong Sik
mampu melakukan hal seperti itu.
Pria yang kukenal tidak mampu melakukan itu.
Mungkinkah itu kesalahpahaman?
Jika kamu tahu sesuatu...
Tidak!
Apa?
Aku agak sibuk sekarang. Mari bicara lagi nanti.
Nona Shim?
Kamu ingin tertangkap?
Kenapa kamu memakai sesuatu berwarna merah?
"Opsir Shim Bo Kyung"
Sial.
"Hari yang Membosankan"
Kamu sedang apa?
Kupikir sesuatu bisa terjadi.
Yang benar saja.
Tunggu, itu Yook Dong Sik!
Di sana. Bukankah itu mirip dengannya?
- Aku tidak melihat siapa pun. - Itu mirip Yook Dong Sik.
- Tidak ada orang di sana. - Kamu tidak melihatnya?
- Tidak. - Apa?
- Aku tidak melihat apa pun. - Lihat ke sana.
Tidak ada siapa pun di sana.
- Apa katamu? - Aku tidak melihat apa pun.
- Apa? Katakan lagi. - Aku tidak melihat apa pun.
- Aku tidak melihat apa pun. - Dan itulah masa depanmu.
Bo Kyung!
Sudahkah kuberi tahu rumah kami kemasukan angin?
Ibuku sakit flu, jadi, aku akan membawanya ke dokter.
- Biar kutemani. - Hei!
Apa yang kamu lakukan?
Kamu sedang bertugas.
Bukankah kamu harus menjaga rumahnya?
Aku hanya...
- Ulangi perkataanku. Kewaspadaan. - Kewaspadaan.
- Mutlak. - "Mutlak".
- Kita - "Kita"
- tidak - "tidak"
- akan - "akan"
- pernah - "pernah"
- melewatkan. - "melewatkan"
- Yook Dong Sik - "Yook Dong Sik"
- lagi. - "lagi."
- Aku akan melindunginya. - "Aku akan melindunginya."
- Aku akan melindunginya! - "Aku akan melindunginya!"
Kamu harus menjaga perimeternya!
Kukira aku akan ketahuan.
Jadi, tujuan kita ke sana?
Ya, di sanalah semuanya berawal.
Tempat aku mencoba bunuh diri
tapi melihatnya mencoba membunuh pria tunawisma itu.
Lokasi konstruksi.
Memperagakan ulang adegan di sana
akan mengembalikan ingatanku.
Konstruksi gedung itu sudah selesai.
Kapan?
Benar. Bagaimana sekarang?
Aku yakin kembali ke lokasi itu
akan membantuku membayangkan si pembunuh.
Adakah tempat atau orang lain
yang bisa membantumu mengingatnya?
Tidak ada waktu, jadi, kita harus langsung bisa.
Bisa dibilang ini bidang keahlianku.
Coba kulihat. Setelah kamu
tertabrak mobil,
kepalamu cedera
dan ingatanmu hilang.
Bagaimana jika kita mengulangi kecelakaan itu?
Memukul kepalamu
bisa mengembalikan ingatanmu.
Itu tidak masuk akal.
Pak Yook, ini bukan ide yang bagus.
Benar, bukan?
Lagi pula, ini situasi yang genting.
Kita harus menangkap pembunuh itu secepatnya.
Bos, ayo kita lakukan!
Sungguh?
Baiklah.
Ikuti yang kulakukan dan kamu akan baik-baik saja.
Ini mobilnya. Ini dia!
Jangan takut. Mobilnya
- Kamu tahu ini gila. - akan menabrakmu dan...
- Tentu saja. - Lalu
biarkan tubuhmu terbang.
Seperti ini.
Sakit.
- Itu tidak sakit. - Hentikan dia.
Bos!
Itu tidak terlalu sulit. Mari kita lakukan.
Kurasa aku membuatnya penyok.
- Yang benar saja. - Maafkan aku.
Astaga.
"Republik Daging Pak Yook"
Polisi menjaga tempat ini, seperti dugaan kita.
Jika kamu merasa tidak nyaman
- melibatkan mereka... - Aku merasa tidak enak
dengan semua penderitaan
yang kutimbulkan pada mereka sejauh ini.
Sulit kupercaya
kamu lebih memilih jalan terberat.
Tetap saja,
tidak ada yang lebih mengenal Dong Sik yang lama daripada keluargaku.
Aku yakin mereka akan membantu memulihkan ingatanku.
Selain itu,
aku merindukan mereka.
Pak Jang, adakah tempat
di mana Pak Yook bisa menemui keluarganya diam-diam?
Coba kupikirkan.
- Apa? - Mari kita lakukan.
- Di mana? - Kamu tahu di mana.
Tidak perlu merasa terintimidasi.
Regangkan kaki kalian jika ingin.
Kalian mau minum?
- Teh? - Tidak, terima kasih.
Kita datang atas permintaan Opsir Shim,
tapi kenapa harus di tempat ini?
Dong Sik?
- Dong Sik! - Dong Sik?
Apakah
kalian baik-baik saja?
- Dong Sik! - Dong Sik!
Astaga.
Dong Sik-ku yang malang.
Astaga.
Maafkan kami.
Maafkan kami.
Maafkan kami.
Pergilah. Enyah, Berandal!
Pergi dari sini.
Pergi.
Jadi,
kamu menemukan buku harian pembunuh sebelum kehilangan ingatanmu.
- Benar. - Apakah kamu melihat wajahnya
di lokasi konstruksi?
Mungkin saja.
Permisi.
Maaf mengganggu selagi kalian berbincang,
tapi aku sendiri yakin bahwa
cedera fisik akan mengembalikan ingatan yang hilang saat kecelakaan.
Jangan hiraukan dia.
Perkataanmu ada benarnya.
Karena itulah aku meminta
kalian memikirkan sesuatu yang dapat
membantu mengembalikan ingatannya.
Karena itu kami membawa beberapa barang,
tapi dia sudah lama pindah untuk hidup sendiri.
Entah apa semua ini akan membantu.
- Ini. - Benar.
- Ini. - Lihat ini.
Kenapa kamu ke lokasi konstruksi larut malam sendirian?
- Apa? - Benar.
Kukira kamu langsung pulang setelah pesta ulang tahun itu.
Kenapa kamu malah ke sana?
Kukira dia bersama Ayah sebelum dia pergi.
Benar.
- Astaga, hentikan. - Tenanglah.
- Hentikan. - Kamu juga tahu!
Kenapa kamu selalu minta maaf?
Kamu selalu dihina dan bersikap seperti orang suci.
Itu sebabnya kamu diremehkan.
Dasar bodoh.
Jangan katakan...
Begini... Itu...
Aku tidak ingat.
Kamu berpikir melakukan tindakan drastis?
Tidak, bukan?
Tidak.
Tidak.
Aku yakin dia berjalan-jalan malam itu
karena sesuatu yang terjadi di kantor.
- Benar, bukan? - Benar.
Lihat foto-foto ini. Itu mungkin memicu sesuatu.
Baik. Tentu.
Baiklah.
- Bagaimana dengan ini? - Baik.
Semua ini salahku.
Semua ini karena ayah yang menyedihkan ini.
Tidak.
Ini yang terbaru.
Apa itu memicu ingatanmu?
Siapa ini?
Ayah menyebabkan kekacauan ini,
jadi, ayah akan memperbaikinya.
Maafkan ayah, Dong Sik.
Ayah.
Dasar lintah.
Tolong aku. Kumohon.
Tolong aku.
Begini, aku punya hobi rahasia.
Saat aku melihat orang-orang lemah dan miskin,
perutku sakit.
Jadi, aku ingin menyingkirkan mereka.
Kamu tidak ingat apa pun?
Adakah kemungkinan ingatanmu akan pulih kembali?
Benar. Ingat insiden dengan Yuseong Biomedi?
Kamu hampir menanggung akibat dari sesuatu yang bukan perbuatanmu.
Berada dalam situasi seperti itu pasti menyulitkan.
Tidak bolehkah aku tahu jika aku meminjamimu satu juta dolar?
Apa membayar orang itu akan menyelesaikannya?
Pastikan orang itu tidak akan pernah memerasmu lagi.
Bagaimanapun caranya.
Aku tidak akan memaafkanmu,
Seo In Woo.
Dong Sik?
Ingatanku sudah pulih kembali.
"Republik Daging Pak Yook"
"Republik Daging Pak Yook"
- Halo. - Direktur Seo.
- Halo. - Kamu sudah makan?
Jika belum, kami akan menyiapkan makanan.
- Sayang, apa yang kamu lakukan? - Baik.
Tidak. Aku hanya mampir
untuk menemui kalian dalam perjalanan ke kantor.
Kamu sudah dengar kabar dari Dong Sik?
Andai sudah,
tapi di saat yang sama, mungkin lebih baik tidak mendengar kabarnya.
Entahlah.
Apa Dong Sik...
Bo Kyung.
In Woo.
Aku di sini karena khawatir. Apa yang terjadi?
Bukan apa-apa. Begini...
Kenapa? Apa sesuatu menimpa Dong Sik?
Dia meninggalkan sepucuk surat.
Apa?
"Ingatanku sudah pulih kembali."
Tapi aku masih tidak ingat wajah si pembunuh.
Aku pasti belum pernah melihatnya.
Yang tersisa di benakku adalah hari-hariku sebagai pecundang.
Yang kuingat hanyalah diriku sebagai pecundang.
Bagaimana bisa orang sepertiku melawan pembunuh predator itu?
Jangan menghiraukan apa yang terjadi padaku mulai sekarang.
Aku hanya orang bodoh, lemah,
dan yang benar-benar sial.
Tidak lebih.
"Republik Daging Pak Yook"
Jangan terlalu khawatir.
Dia mungkin meminta bantuanku seperti dahulu.
Akan kuberi tahu jika dia melakukannya.
Kurasa kamu benar.
Tolong hubungi aku.
Kabari aku jika dia menghubungimu juga.
Aku paham kenapa kamu tidak mengabari tapi aku mau membantunya.
Dia juga penting bagiku.
Baiklah.
Aku melihatnya tersenyum saat pergi.
Tapi kenapa kamu memintaku untuk mengawasinya?
Pak Yook meninggalkan surat ini untukku.
Bos?
Astaga, Bos!
Bos!
Mustahil dia kabur seperti ini!
Kamu benar.
Dia tidak akan pernah melakukan itu.
Kamu memanggil namaku?
Sebenarnya itu surat palsu.
Pak Yook akhirnya tahu
siapa pelaku sebenarnya.
Jadi, maksudmu...
Aku akan membunuh bedebah itu.
Kita harus menemukan buktinya lebih dahulu.
Kita membuatnya tenang untuk saat ini.
Pak Yook akan segera bertindak.
Ini jauh lebih mudah daripada perkiraanku.
Benar, Dong Sik.
Jadilah dirimu sendiri.
Sebenarnya bukan ide buruk
untuk membunuhmu selagi kamu takut dan dalam pelarian.
Halo?
Dong Sik, apa itu kamu?
Ya, ini aku.
Bo Kyung menunjukkan surat yang kamu tinggalkan.
Kamu pasti melewati banyak kesulitan.
Begini...
Anda satu-satunya orang yang bisa kumintai bantuan, Pak.
Karena itu aku menelepon.
Pak?
Ya, Dong Sik. Di mana kamu sekarang?
Aku akan menemuimu.
Bisakah kita bertemu di bar itu
secara pribadi?
Maafkan aku, Ayah.
Aku tahu aku berjanji
akan menangkap pelakunya.
Tapi ini sudah terlalu lama.
Ini lebih lama dari perkiraanku.
Tapi aku dan Pak Yook
akan menangkapnya bagaimanapun caranya.
Tidur yang nyenyak, Ayah.
Aku akan kembali.
Sampai jumpa.
Dia baru saja masuk.
Kamu akan pergi?
Tidak.
Aku akan membuatnya menunggu.
Aku ingin dia menjadi tidak sabar.
Tapi bagaimana jika Seo In Woo
mencoba membunuhmu, Bos?
Dia tidak akan melakukan itu.
Dia pikir Pak Yook tidak tahu siapa dirinya.
Jadi, dia tidak akan menimbulkan masalah.
Tapi bagaimana jika dia menghubungi polisi?
Dia akan segera menghubungiku.
Tidak, dia tidak akan.
Dia pasti masih ingin mempermainkan kita.
Aku tahu itu semua itu karena sebuah kesalahpahaman.
Tapi aku hidup sebagai pembunuh predator selama beberapa waktu.
Ya, kamu benar.
Mungkin kamu orang yang paling mengenalnya.
Aku akan berusaha maksimal mencari bukti apa pun.
Jadi, tangkap Seo In Woo dan buat dia membayar dosa-dosanya.
Semangat!
Kenapa dia lama sekali?
Maaf aku terlambat.
Kukira sesuatu terjadi padamu. Kamu membuatku khawatir.
Aku khawatir
Anda mungkin menghubungi polisi.
Dong Sik, kamu pikir aku akan melakukan itu padamu?
Aku bahkan meminta pemilik untuk memulangkan semua orang.
Pak Seo.
Duduklah.
Kamu ke sini setelah sekian lama, jadi, akan kuberi sesuatu yang enak.
Kamu ingin aku meminjamimu uang agar kamu bisa melarikan diri?
- Ya. - Berapa?
Bagaimana dengan satu juta dolar seperti sebelumnya?
Tidak, itu terlalu banyak.
Anda bisa memberiku apa yang tersedia.
Tapi benarkah kamu hanya akan melarikan diri seperti ini?
Kamu harus menemukan pelakunya dan membersihkan namamu.
Apa menurut Anda itu memungkinkan?
Aku hanya orang bodoh
dan pengecut.
Bagaimana mungkin pria sepertiku
melawan pembunuh psikopat yang asli?
Sekalipun namaku dibersihkan,
ke mana aku bisa pergi setelah tahu siapa diriku yang sebenarnya?
Aku hanya pecundang dan orang bodoh.
Aku tidak akan bisa melaluinya.
Aku akan hidup di dunia yang kejam
di mana orang bodoh sepertiku mustahil bisa bertahan.
Baik, cukup. Aku mengerti maksudmu.
Tapi
Anda benar-benar akan membantuku?
Ya.
- Terima kasih. - Begini...
Astaga, Pak Seo!
Anda sungguh
satu-satunya orang yang dapat kuandalkan, Pak!
Benar.
Anda mau minuman terakhir?
Tentu.
Duduk saja.
Aku akan menelepon dan menyiapkan uangmu.
Bedebah yang menyedihkan.
Menahan keinginanku untuk membunuhnya adalah hal tersulit.
Ya, aku ingin membuat laporan.
Pembunuh predator, Yook Dong Sik...
Apa yang terjadi?
Yook Dong Sik...
Beraninya kamu.
Ada apa?
Apa kamu marah
karena orang bodoh dan lemah bisa menundukkanmu?
Kamu senang mempermainkanku, bukan?
Aku akan membuatnya sepadan.
Nantikanlah.
Hati-hati dengan senjata kalian.
- Baik, Pak. - Baik, Pak.
Yook Dong Sik mengejar siapa lagi kali ini?
Kenapa kamu datang ke sini saat cuti?
Itu tidak penting sekarang.
Kami baru saja menerima laporan.
- Itu berasal dari... - Pak Seo In Woo.
Dia terputus, dan kami kesulitan menghubunginya.
Di mana lokasinya?
Ponselnya menunjukkan dia pergi ke kediamannya.
Apa? Ya, aku mengerti.
Yook Dong Sik terekam di kamera sedang menculiknya.
Apa?
Bukankah kita harus pergi ke kediaman Pak Seo lebih dahulu?
Mari bersiap dan bertindak.
- Baik, Pak. - Baik, Pak.
Apa ini mobilnya?
Ya, itu mobil Pak Seo.
Kamu sudah memeriksa kamera pengawas?
Semuanya telah dimatikan.
Mungkinkah dia sudah bertindak?
Apa lagi sekarang? Tampaknya ini keadaan darurat.
Kenapa kamu ragu? Yook Dong Sik mungkin ada di sana
membunuh Seo In Woo.
Kita harus memeriksa kediamannya.
Kita punya alasan untuk masuk tanpa surat perintah.
Tanpa surat perintah?
- Benar. - Benar.
Pak, kamu tidak mau mendapat promosi?
- Promosi? - Ya.
Polisi mungkin sedang menggeledah rumahnya.
Kukira jantungku akan meletus.
Tidak perlu tiba-tiba merasa terintimidasi.
Tapi rencananya menakjubkan.
Opsir Shim akan menemukan bukti bahwa dia pembunuh predator itu
dalam waktu singkat.
Kuharap begitu.
Aku yakin.
Kurasa mereka tidak di sini.
Belum ada.
Tapi mobilnya ada di sini
dan itu berarti sesuatu pasti terjadi di sini.
Mari lakukan penggeledahan menyeluruh dan mencari bukti.
Bukti, benar.
Penggeledahan menyeluruh?
Sial.
Kenapa dia lama sekali?
Bedebah gila itu akan segera sadar.
Bagaimana jika aku menyingkirkannya sekarang?
- Beraninya dia menyakitimu... - Chil Sung.
Aku sudah melakukan perkataanmu di benakku berulang kali.
- Kita harus bersabar. - Tentu saja.
Sial!
Mana mungkin ada sesuatu di sana.
Lakukan penggeledahan menyeluruh.
"Kafe Ruang Pelarian REG"
Kurasa kita gagal menemukan bukti.
Siapkan mobilnya.
Aku akan segera keluar.
Bos.
Kamu membunuh orang,
melakukan itu pada ayah Bo Kyung,
dan menghancurkanku.
Aku
tidak akan bisa memaafkanmu.
Aku sendiri yang akan membunuhmu!
Ayo pergi.
Opsir Cha, periksa areanya.
Opsir Heo, minta bantuan.
Tapi...
Ayo pergi.
Mari kita pergi sekarang.
"Chil Sung"
Kurasa kamu menjebakku
tapi semua tidak berjalan sesuai rencana.
Aku akan membunuhmu!
Cukup dengan permainannya.
Masuklah, Seo In Woo.
Ini akan menjadi pembunuhan terakhirmu.
Dia bilang
jika tidak ada bukti, dia akan memastikan orang itu membuatnya.
Apa maksudmu?
Dia akan membuat Seo In Woo membunuhnya,
dan merekam semua itu
untuk ditinggalkan sebagai bukti.
Bos kita
menjadikan dirinya sebagai umpan.
Kalau... Kalau kamu membunuhku,
apa yang akan kamu katakan kepada polisi?
Aku akan bilang aku menghentikan pembunuh predator
yang hendak membunuhku.
Aku tidak punya kesabaran untuk merekayasanya
seperti bunuh diri seperti yang lain.
Aku ingin membunuhmu sekarang.
"'The Nightmare'"
Bisakah kamu menembus rompi anti tusukan
dengan pisau palsu seperti itu?
Bos!
Mobil itu.
Bos.
Siapa itu?
- Sialan! - Maaf.
- Silakan. - Hati-hati!
Baik, Pak. Pergilah. Jalan.
Sial!
Sudah lama tidak berjumpa, Yook Dong Sik.
Kamu...
Jangan terlalu terkejut.
Waktu yang tepat. Aku datang untuk menjemputmu.
"Chil Sung"
Opsir Shim,
kita menghadapi masalah lagi.
Seseorang muncul
dan membawa Bos dengan mobil mereka.
Apa Seo In Woo membawanya?
Tidak, itu orang lain.
Aku mencoba mengejar mereka,
tapi aku kehilangan mereka.
Berapa nomor polisinya?
Saat memikirkan apa yang kualami karenamu,
aku ingin membalasmu sekarang,
tapi aku bersabar karena seseorang ingin bertemu denganmu.
Siapa itu?
Ke mana tujuan kita?
Tenang. Aku berusaha membantumu.
Apa? Seo Ji Hoon kembali ke Korea?
Ya, dia kembali kemarin berdasarkan perintah Pimpinan.
Kamu yakin?
Kenapa kamu baru memberitahuku sekarang?
Tampaknya dia merahasiakannya.
Senang bertemu denganmu.
Aku banyak mendengar tentangmu.
Jangan hanya berdiri di sana. Duduklah.
Baik.
Aku yakin putraku sudah memberitahumu apa yang terjadi.
Jadi, akan kupersingkat.
Aku tahu kamu sedang dikejar
atas sesuatu yang bukan perbuatanmu.
Apakah itu berarti
Anda juga tahu kebenaran di balik Direktur Seo In Woo?
Terima kasih sudah datang.
Aku Sersan Shim Bo Kyung.
Kenapa kamu mendesak untuk bertemu denganku?
Ini mengenai Yook Dong Sik.
Kamu belum menangkapnya, bukan?
Tapi apa kaitannya denganku?
Seseorang membawanya dan aku memeriksa pelat nomornya.
Ternyata itu mobil Seo Ji Hoon.
Di mana dia sekarang?
Pimpinan Seo juga tidak ada di rumah.
Ini alasanmu ingin bertemu denganku?
Kenapa kamu tidak menelepon perusahaan dan bertanya?
Pak Park Jae Ho memberitahuku
kamu memintanya mengawasi Yook Dong Sik.
Itu bagian dari tugasku sebagai anggota Tim Audit.
Kami tidak tahu dia seorang pembunuh.
Tapi dia sudah cukup mencurigakan di kantor.
Pembunuhnya adalah orang lain.
Dialah yang membunuh korban terakhir, Park Moo Suk.
Kamu tahu sesuatu, bukan?
Maafkan aku.
Tapi tidak ada yang bisa kulakukan untukmu.
Aku akan menangkap pelakunya.
Kamu tidak perlu membantuku.
Beri tahu aku di mana Seo Ji Hoon.
Anda tahu bahwa putra Anda, Seo In Woo,
adalah pembunuh predator?
Pak, Anda harus menghubungi polisi dan memberi tahu mereka...
Maafkan aku.
Kurasa kamu salah paham dengan niatku untuk membantumu.
Aku akan membantumu kabur ke luar negeri.
Kamu bisa mengubah identitasmu dan menjalani kehidupan baru.
"Kehidupan baru"?
Kamu bisa menikmati hidup dan melakukan apa pun keinginanmu.
Akan kupastikan kamu mendapat cukup uang untuk melakukan itu.
Tapi kamu harus memutuskan hubungan dengan semua orang yang kamu kenal
kecuali aku.
Kurasa kamu tidak berhak mempertimbangkan pilihanmu.
Jika mengambil tas ini,
kamu akan bisa menjalani kehidupan yang tidak pernah kamu bayangkan.
Jika menolak, kamu akan selalu dalam pelarian
dan akhirnya malah membusuk di penjara.
Terserah padamu.
Anda yang harus memutuskan.
Apa?
Anda harus mengungkap bahwa putra Anda adalah pembunuh.
Jika tidak, dia akan terus membunuh orang,
dan dia akan melakukan hal yang sama kepada Anda.
Anda pikir Anda bisa menghentikannya dengan memenjarakanku?
Aku sangat mengenalnya.
Dia tidak punya tekad
untuk berhenti membunuh orang.
Pak, para penjaga menghilang.
Apa yang terjadi?
Apa Seo In Woo di sini?
Tetaplah di sini dan jangan bergerak, mengerti?
Mengerti?
Kenapa Ayah memulangkan Ji Hoon?
Ayah sudah bilang
ayah akan memintanya kembali kalau kamu tidak mampu
menangani masalah itu.
Bukankah sudah kubilang aku akan menanganinya?
Kamu sudah mendapatkan kesempatanmu.
Delapan tahun lalu, kamu membunuh anak kecil dan pulang
dengan menggigil ketakutan.
Kukira kamu sudah dewasa sekarang.
Ayah mungkin berpikir aku tidak cukup mahir,
tapi saat itu aku yang menangani kekacauan, dan sekarang pun sama.
Dan aku akan terus melakukan itu.
Aturan dasar bisnis adalah mengurangi risiko.
Kalau begitu, katakanlah.
Bagaimana cara Ayah menyingkirkan risiko di depan Ayah ini?
Ayah memberitahuku semuanya.
Kudengar kamu pembunuh berantai.
Kenapa kamu mengeluarkan itu?
- Singkirkan. - Kita harus berhati-hati.
Siapa yang tahu apa yang akan dia lakukan?
Kita menahan Yook Dong Sik.
Jika kamu mengikuti perintah ayah, tidak akan ada kejadian apa pun.
Ayah akan menyimpannya sebagai kelemahanku?
Hanya itu pilihan kita.
Kamu harus menuruti perintah.
Ji Hoon, letakkan senapan itu.
Mari bawa dia ke polisi.
Atau bunuh saja dia.
Ayah bisa menutupinya dan merahasiakannya.
Sungguh?
Kamu pikir bisa membunuhku?
Jangan berlagak hanya karena kamu membunuh beberapa orang.
Jika kamu bisa melakukannya, aku juga bisa.
Kamu sudah mengisi senapannya?
Tidak, jangan. In Woo, kumohon.
Kamu bahkan memohon pada Yook Dong Sik untuk menyelamatkan nyawamu.
Beraninya kamu menodongkan senapan padaku.
In Woo.
Maafkan ayah.
Apa yang Ayah lakukan?
Tolong jangan melukai Ji Hoon.
Maka ayah akan memberimu semua keinginanmu.
Ayah pikir apa yang kuinginkan?
Daehan Securities dan semua afiliasi kita.
Bahkan dana taktisnya. Kamu bisa memiliki segalanya.
Apa kata Ayah
yang harus kulakukan untuk mendapatkan keinginanku?
Ayah bilang aku harus kuat
dan mampu menginjak-injak orang lain.
Tapi Ayah akan menyerahkan semua milik Ayah
demi pengecut ini?
Ya. Ambil semuanya.
Ambil apa yang kamu inginkan
dan ayah tidak akan mencampuri kehidupanmu lagi.
Jadi, ayah mohon
jangan bunuh dia.
Di mana kamu menyembunyikan Yook Dong Sik?
"Psychopath Diary"
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.