Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Punjabi
Quechua
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Alih Bahasa: @Afinelzi
Jika ingin berkedip, berkediplah sekarang.
Cermatilah segala yang kau lihat dan kau dengar,..
...tak peduli seberapa hebat kelihatannya.
Dan waspadalah,..
...bila kau resah, bila kau berpaling,..
...jika kau lupa semua yang kuceritakan padamu,..
...walau bahkan sejenak,..
...maka jagoan kita pasti akan binasa.
Namanya Kubo.
Kakeknya telah merampas sesuatu darinya.
Itu sungguh tak seberapa.
KUBO & DUA DAWAI
Halo, Kubo!
Dapat berapa hari ini?
Lumayan.
Aku dapat 2 sen dan segumpal benang.
Gumpalan benangnya cukup bagus.
Apa rencanamu hari ini?
Tahulah. Seperti biasa.
-Monster? -Tentu saja.
Apa kau bisa selipkan kisah ayam penyembur api?
Ayam lagi?
Ayam itu lucu.
Sentuhan komedi imbangi seluruh cerita.
Aku yakin mereka akan melemparimu uang.
Atau melemparimu sesuatu. Entah apa.
Baiklah. Akan kucoba.
Apa kali ini kau akan tuntaskan ceritamu, anak muda?
Jika ingin berkedip, berkediplah sekarang.
Cermatilah segala yang kalian lihat dan dengar,..
...tak peduli sehebat apa pun kelihatannya.
Dan waspadalah. Jika kalian resah, jika kalian berpaling,..
...jika kalian lupa semua yang kuceritakan pada kalian,..
...walau bahkan sejenak,..
...maka jagoan kita pasti akan binasa.
Dahulu, Hanzo adalah seorang samurai hebat.
Namun dia sebatang kara.
Keluarganya direnggut darinya, kerajaannya runtuh,..
...dan bala tentaranya dihancurkan
...oleh Raja Bulan yang menakutkan.
Mungkin kalian ingat, Hanzo berkelana di Far Lands
...untuk mencari baju pelindung sakti.
Satu-satunya senjata di seluruh dunia,..
...yang mampu melindunginya dari kekuatan Raja Bulan.
Senjata pelindung ini terdiri dari tiga bagian.
-Yang pertama! -Oh, aku tahu!
Pedang anti patah!
Yang kedua?
Pelindung dada tapi tidak--
Yang anti tembus.
Anti gelembungs!
Ya!
Akhirnya, senjata ketiga,
...bagian terakhir dari senjata pelindung,..
Aku tahu yang ini! Pilih aku!
Helm baja yang kebal!
Sebelum Hanzo mampu merebut senjata pelindung
...dan menyatukan ketiga bagiannya
...untuk menyingkap kekuatan sebenarnya,..
...dia diserang oleh hewan buasnya Raja Bulan.
Bunuh ayamnya! Cabik dia berkeping-keping!
Ya ampun.
Hanzo dipenuhi amarah,..
...duka cita kehilangan keluarga menyiksa jiwanya.
Akhirnya, jagoan kita berhadapan langsung
...dengan musuh bebuyutannya, yaitu Raja Bulan.
Pastikan besok kembali lagi!
Apa? Yang benar saja!
Semua ingin mendengar akhir cerita!
Mau pergi ke mana?
Tidak, jangan pergi!
Kubo.
-Kubo. -Ya, Ibu.
Aku di sini.
Ibu lapar?
Walau nyaris tak bisa melihat
...tangannya sendiri di hadapannya,..
Hanzo dan pasukan samurainya yang setia,..
...tetap menerjang badai salju.
Tiba-tiba, secepat mulainya,..
...badai salju mereda.
Hanzo menghela napas lega,..
...sebab dia sudah pulang.
Bentengnya?
-Benteng Klan Kumbang! -Ya.
Di tepi Far Lands (Negeri nun Jauh),..
...tersembunyi dari sihir Raja Bulan yang sangat kuat.
Lalu apa yang terjadi?
Ketika beliau sampai ke benteng?
Ketika siapa yang sampai ke benteng?
Hanzo! Ayahku!
Hanzo,.. Hanzo ada di benteng?
Dia,..
Sebentar. Aku,..
Tidak.
Ingatanku sirna. Aku tak bisa,..
Maafkan aku, Kubo.
Mungkin aku bisa mengingat kisah lainnya.
Ibu, Ayah itu seperti apa?
Oh.
Pertanyaan gampang.
Hanzo itu ksatria perkasa, jago pedang dan memanah--
Bukan. Tampang Ayah seperti apa?
Saat beliau tidak sedang bertempur.
Saat bersama kita.
Dia persis sepertimu.
-Sepertiku? -Ya.
Kuat, pintar, lucu,
...dan sangat tampan.
-Ibu.. -Ayolah.
Jangan pernah lupa betapa Ayahmu menyayangimu, Kubo.
Dia meninggal karena melindungi kita.
-Apakah Raja Bulan-- -Kakekmu.
Apa benar kakek dan saudarimu membunuh Ayahku?
Itu tidak benar, 'kan?
Mereka itu keluarga.
Bukan! Mereka itu monster!
Kakek dan saudariku mencuri matamu, Kubo.
Jangan sampai mereka menemukanmu lagi.
Kau harus tetap bersembunyi saat langit gelap,
...atau mereka akan menemukanmu
...dan menjauhkanmu dariku.
Berjanjilah padaku. Jangan biarkan itu terjadi.
Berjanjilah padaku, Kubo.
Jangan bersedih, Kubo.
Kubo?
Ingat apa yang harus kau lakukan, Kubo?
Ingatkah?
Selalu bersamamu setiap waktu, Tn. Monyet.
Dan?
Selalu mengenakan jubah Ayah sepanjang waktu.
Ya, Kubo.
Ada satu hal lagi.
Jangan pernah keluar malam-malam.
I-ngat-lah.
-Ya, Tn. Monyet. -Anak pintar.
Waktunya tidur.
Ibu, bangunlah. Ibu bermimpi.
Tidak. Kubo.
Kubo, kaukah itu?
Ya, Ibu. Aku di sini.
Kubo, matamu kenapa?
Bocah kertas!
Sini!
Ayo.
Duduklah di sampingku. Kucarikan tempat yang bagus.
Bagaimana menurutmu?
Aku berdandan demi hari istimewa.
Aku sangat suka festival.
Waktunya berpesta.
Sayang kau tak pernah keluar malam.
Ada kembang api, nyanyian dan tarian,..
...dan pesta pora, tentunya.
Tapi bagian terbaiknya adalah,..
Kau lihat lentera dan altar itu?
Itu alat untuk bicara dengan orang tercinta
...yang telah mendahului kita.
Kita dengarkan kisah mereka,..
...dan menuntun mereka kembali menuju
...Negeri Suci yang penuh kebahagiaan.
Benarkah? Apa kau pernah mencobanya?
Ya. Dengan suamiku.
Suaranya jelas dan lantang,..
...selantang suaramu saat bercerita.
Selama 72 tahun suamiku jarang bicara.
Sekarang dia sudah meninggal,
...aku tak bisa membungkamnya.
Kau ingin mengajak seseorang bicara, ya?
Sangat.
Nah, tunggu apa lagi?
Bukannya aku perlu lentera?
Aku yakin kau bisa membuat lentera bagus
...dengan jurus kertas lipatmu.
Nah, aku tak cuma cantik, 'kan?
Sekarang bergegaslah.
Berangkatlah! Masih ada waktu sebelum malam tiba.
Pergilah.
Letakkan lentera di altar.
Bagus sekali.
Lalu bagaimana, Ayah?
Sekarang kita berdoa.
Kita mohon agar rohnya menerima kita dengan cahayanya.
Nenek, tolong terimalah--
Ssst.
Lirih saja.
Halo, Ayah. Semoga kau sehat.
Maksudku, aku tahu kau sudah meninggal,..
...tapi kuharap semuanya baik saja.
Lihat, ini jubahmu.
Kata Ibu, jubah ini akan pas buatku.
Ibu bilang, Ayah pemimpin hebat
...yang gugur karena melindungiku.
Menyelamatkan salah satu mataku.
Dua mata pasti lebih bagus, tapi terima kasih.
Ayah, aku mencemaskan kondisi Ibu.
Semakin hari Ibu semakin parah,..
Ibu sering membicarakan Ayah, tapi,..
Tapi entahlah.
Kurasa Ibu tak ingat kenyataan lagi.
Aku tak tahu lagi mana yang nyata.
Kuharap Ayah ada di sini,
...agar kubisa melihat dan bicara denganmu,..
...mencari tahu langkahku berikutnya.
Ayah, nenek datang!
Sekarang saatnya bagian terakhir.
Kita harus menuntunnya kembali ke dunia arwah.
Tapi nenek baru saja datang.
Ayo.
Ayah? Halo?
Kapan saja.
Baiklah!
Lagipula aku tak membutuhkanmu.
Kubo.
Maafkan aku.
Kubo.
Kubo.
Anak kecil.
Matamu kenapa?
Siapa kau? Bagaimana kau tahu namaku?
Kami keluargamu, Kubo.
Saudarinya Ibumu.
Sudah lama kami mencarimu.
Senang sekali bertemu denganmu, Kubo.
Secara langsung.
Mari, Kubo. Datanglah pada bibimu.
Tidak perlu takut, Kubo.
Kami hanya butuh matamu yang satunya.
Kakekmu begitu mendamba matamu.
Tolong!
Seseorang tolong!
Tolong! Awas!
Lari!
Kami datang, Kubo.
Keluargamu datang menjemputmu.
Kubo.
Ibu.
Kubo, kau harus temukan senjata pelindung.
Hanya itu kesempatanmu.
Ingat ini.
Ibu! Tidak!
Ibu!
Kubo.
Kubo!
Bisa dengar aku, Kubo?
Kubilang, Ibumu sudah meninggal.
Desamu hancur. Habis terbakar.
Kita tiba di Far Lands.
Para musuhmu tak jauh di belakang.
Kita harus berlindung sebelum kakekmu datang.
Kita harus pergi sekarang.
Ayo. Bangkitlah. Kita berangkat.
Begitu kita masuk ke dalam,
...kau pasti akan mengeluhkan baunya.
Ingat, indera penciumanku 10 kali lebih kuat dari inderamu.
Aku tahu kau bingung.
-Siapa-- -Kau punya 3 pertanyaan.
Rasanya aku punya lebih.
Tiga. Tapi kau harus makan dulu.
Mengapa cuma tiga?
-Oke, itu pertanyaan pertamamu. -Apa?
Aku tak mengerti ada apa ini!
Kau siapa?
Kau tak mengenaliku?
Selama ini kau mengantongiku.
Sekarang kau tahu mengapa.
Tapi dulu kau jimat kayu.
Kau cuma sebesar ini.
Kusebut jimat itu: Tn. Monyet.
Andai waktu itu aku hidup,
...kau sudah kuanggap menghina.
Dengar, Ibumu menggunakan sihir
...terakhirnya untuk menyelamatkanmu,
...dan menghidupkanku.
Ini. Minumlah.
-Bau. -Semua memang bau di sini.
-Minumlah. -Tidak mau.
Kubilang, minumlah.
Kau monyet jahat, ya?
Ya, memang. Dan itu pertanyaan ke-3.
Pertanyaanmu sudah habis, maka dengarkan.
Aku di sini untuk melindungimu, Kubo.
Artinya kau harus turuti perintahku.
Jadi, kalau tidak makan, kau akan lemah.
Kalau lemah, kau akan lambat.
Kalau lambat, kau akan mati.
Ini terlalu panas!
Minumlah.
Oh, maaf.
Lebih baik kau berhenti bercanda, Kubo.
Ini realita. Ini bukan cerita.
Bibimu tidak pernah merasa lapar.
Mereka tidak pernah tidur.
Mereka akan menemukanmu!
Dan bila kita tidak bersiap-siap,..
...mereka akan membunuhku
...dan merebut matamu yang satunya.
Kita harus bagaimana?
Kita akan cari senjata pelindung.
Cuma itu yang mampu melindungimu.
Jadi ini nyata. Benar-benar nyata.
Jangan kuatir. Aku takkan mengambilnya.
Kutarik itu dari kepala Ibuku.
Aku tak bermaksud menariknya.
Sihir Ibumu kuat sekali.
Ibumu memberkati jubahmu,
...maka ketika kita memerlukannya,
...jubahmu akan menerbangkanmu.
Ibumu menggunakan sihir
...terakhirnya untuk menghidupkanku.
Gelang rambutnya ini, adalah kenangan.
Kenangan itu amatlah kuat, Kubo.
Jangan sampai hilang.
Satu pertanyaan lagi?
Pertanyaan terakhir.
Kau tahu letaknya di mana?
Senjata pelindung itu?
Tidak tahu.
Sekarang tidurlah.
Selamat tidur, Monyet.
Kubo.
Kubo.
Kau mengigau.
Kau bermimpi memanggil-manggil Ayahmu,
...lalu kertas terbang keluar dari tasmu
...dan melipat sendiri menjadi dia.
Selama berjam-jam dia berdiri di situ,..
...menilai kita diam-diam.
Aku tak percaya kalau ini
...termasuk hasil origami.
Pasti pembuatannya melibatkan gunting.
Ketika masih tinggal di gua, mimpi Ibuku juga begini,
...dan kertas itu selalu kembali tak terlipat esok paginya.
Apa itu maksudnya?
Kau sedang apa?
Kurasa ini jawaban dari Ayahku.
Sepertinya memasrahkan nasib kita
...pada panduan makhluk kertas mini
...adalah ide yang buruk.
Tapi ini ide buruk terbaik yang kita miliki.
M
Ma
Man
Manu
Manua
Manual
Manuall
Manually
Manually
Manually t
Manually tr
Manually tra
Manually tran
Manually trans
Manually transl
Manually transla
Manually translat
Manually translate
Manually translated
Manually translated
Manually translated
Manually translated a
Manually translated an
Manually translated and
Manually translated and
Manually translated and s
Manually translated and sy
Manually translated and syn
Manually translated and sync
Manually translated and synch
Manually translated and synchr
Manually translated and synchro
Manually translated and synchron
Manually translated and synchroni
Manually translated and synchroniz
Manually translated and synchronize
Manually translated and synchronized
Manually translated and synchronized
Manually translated and synchronized b
Manually translated and synchronized by
Manually translated and synchronized by:
Manually translated and synchronized by:
Manually translated and synchronized by:
Manually translated and synchronized by:
Manually translated and synchronized by:
Manually translated and synchronized by:
Manually translated and synchronized by:
Manually translated and synchronized by:
Manually translated and synchronized by:
Manually translated and synchronized by:
Manually translated and synchronized by:
Manually translated and synchronized by: @Afinelzi
Kau tumbuh menguat.
Jangan terlalu girang.
Kita makin menguat, dunia semakin berbahaya.
Hidup punya cara lucu untuk seimbangkan segalanya.
Monyet, apa kau pernah ucapkan
...kata yang membesarkan hati?
Kusarankan kau jangan mati.
"Kusarankan kau jangan mati."
Nyamuk. Menyebalkan.
Sumpah, bukan aku pelakunya.
Kertas bisa habis, begitu juga kesabaran.
Aku tak mengendalikan kertas itu.
Yang kedua kali.
Bukan aku! Setidaknya tidak langsung.
Aku merasakannya, tapi--
Sihir itu tidak gampang.
Kau harus belajar mengendalikannya.
Konsentrasi pada tindakanmu, dan tetaplah ingat,..
...jangan main-main dengan monyet.
Perhatikan langkahmu, Kubo.
Ini bukan salah satu ceritamu.
Tahu dari mana?
Mungkin ini memang ceritaku.
Aku sang pahlawan yang gagah berani
...dan kau monyet jahatnya.
Pahlawan datang dan pergi.
Kapan saja, hal buruk bisa saja terjadi dan--
Monyet!
Kubo!
Tunggu, Monyet!
Dia tak berusaha melukaiku.
Dia hanya ingin,..
-Hanzo. -Hanzo?
Hanzo.
Aku masih ingin menusuknya.
Kenapa kau selalu berasumsi buruk?
Oh! Maaf sudah tidak memercayai
...monster serangga runcing raksasa
...yang baru saja menculikmu!
Hanzo. Ya, aku ingat.
Mungkin dialah Tuanku.
Apa katamu?
Dulu kami punya simbol.
Simbol kebanggaan Samurai.
Pernah lihat simbol ini sebelumnya?
Ini ajaib.
Kau memiliki jubah kami.
Kau memakai jubah kami!
Kenapa kau pakai jubah kami?
Dia tak perlu menjawab pertanyaamu.
Lagipula kau siapa?
Bertahun-tahun lalu, aku dikutuk.
Aku terperangkap dalam kutukan ini.
Dikutuk agar mengembara di Far Lands.
Terkutuk atau jadi pengecut.
Tak berkawan, tak bertuan.
Bahkan tak bernama, tak ingat sedikit pun,..
...tentang diriku yang pernah jadi ksatria mulia.
Kau dulu manusia?
Bukan cuma manusia biasa.
Seorang Samurai.
Maksudku, aku cukup yakin.
Dengar, aku menyimpan perlengkapan samurai.
Entah aku ini Samurai
...atau penimbun barang yang buruk.
Walau begitu, di dalam dadaku
...berdetak jantung seorang ksatria.
Jika memang tak ingat apa-apa,..
...bagaimana kau bisa begitu yakin?
Sebab ingatanku sering kembali.
Ingatanku pulih tiap melihat benda
...yang kutemui dalam perjalananku.
Kadang pulih karena suara.
Atau bebauan.
Pasti ingatanmu makin bertambah.
Kenangan dapat memudar.
Yang paling kuingat adalah bahwa aku
...pernah jadi bagian dari sesuatu yang besar.
Monyet, apa dia boleh kuberitahu?
Sangat tidak boleh.
-Dia punya hak. -Sama sekali tidak.
-Tapi aku-- -Tidak ada tapi-tapian.
-Mau beritahu aku apa? -Hanzo adalah Ayahku.
Kubo!
Ini keajaiban.
Telah kutemukan putra Tuanku!
-Jangan coba-coba. -Oh.
Apa pun yang membawamu kemari,..
...apa pun pencarianmu,..
...kini menjadi pencarianku juga.
Aku akan ikut denganmu,..
...dan kalau perlu akan kukorbankan nyawaku.
Wow. Benarkah?
Apa? Apa itu mungkin?
Dengar, nak. Aku biasa bertualang.
Orang bisa mati sewaktu-waktu.
Mati bagai lalat. Itu tidak masalah.
Sebab kurasa inilah takdirku.
Bukan!
Kami tidak percaya omonganmu,
...sebab kau tak percaya dengan omonganmu sendiri!
Kami tak kenal siapa kau!
Monyet, kau sendiri yang bilang.
Pencarian kita tidak mudah.
Seorang samurai, bahkan yang terkutuk,..
...hilang ingatan, yang mirip serangga,..
...bisa saja berguna.
Ya, aku pasti berguna.
Sangat diperlukan!
Dalam hal apa?
Melesatkan anak panah ke tembok tak bisa kusebut...
Mengagumkan.
Oh, lihat.
Sungguh, itu baru pertama kali.
Ceritakan padaku soal pencarian kita,..
...akan segera kutunjukkan keahlianku yang lain.
Ceritanya panjang.
Kau menarik perhatianku.
Aku janji takkan berkedip.
Sebetulnya aku tak bisa berkedip.
-Apa aku punya kelopak mata? -Baiklah.
Bicaralah sambil jalan. Hanzo sudah temukan jalan.
Jadi, kau dulu monyet mainan?
Kubo, aku bingung apakah
...bagian ini penting dalam cerita kita.
Dia kukantongi.
Dia cuma sebesar ini.
-Oke, Kubo, cukup. -Kecil.
Dan namanya Tn. Monyet.
Aku dulu bukan mainan.
Aku dulu sebuah jimat.
Tentu saja.
Tampangnya jelek.
Jangan sentuh apa pun.
Dia pelakunya.
Oke.
Tidak, jangan.
Ya.
Kubo, lihat!
Pedang anti patah.
Bisa jadi ini jebakan.
Izinkan aku.
Apa? Bukan jebakan lagi kalau kau yang bertindak?
Stealth (Siluman) adalah nama tengahku.
Kau bahkan tak punya nama depan.
Tenang. Bisa kuatasi.
Kumbang perkasa berjaya!
Aku tak bisa.
Aku tak bisa mengatasinya!
Astaga!
Kugunakan Pedang anti patah!
Pedangnya patah.
Apa berarti cuma gagangnya atau...
Aku agak kecewa dengan pedang sakti ini.
Dasar bodoh! Ini bukan pedang yang tepat!
Lihat!
Pedang itu ada di kepalanya!
Hei! Ada tulang yang ingin kubicarakan!
Paham? Itu karena dia terbuat dari tulang.
Kau memalukan.
Ini sulit sekali.
Cukup memanahnya!
Oh, telapak kaki!
Kau bisa terbang?
Iya, ternyata!
Kau yakin ini bukan pedang anti ketemu?
Sudah kutemukan!
Aku butuh bantuan. Ada yang bisa bantu?
Siapa saja?
Kubo!
-Kubo! -Monyet!
-Tidak! -Kubo!
Ya!
Syukurlah sudah berakhir.
Semua berubah gelap.
Buka matamu.
Oh.
Sayapku mati rasa.
Kau bahkan tak sadar punya sayap
...beberapa menit yang lalu.
Jangan menggeliat.
Sini.
Sudah mendingan?
Oh, ya. Sedikit ke kiri.
Agak ke bawah.
Nah, di situ. Enak sekali.
Tunggu. Kau berbaik hati padaku.
Diam. Jangan bilang siapa-siapa.
Kita berhasil, Kumbang!
Kita dapatkan pedangnya!
Taruh pedangnya. Itu tajam!
Oke, selesai. Bangkitlah.
Perjalanan kita masih jauh.
Kau pasti bercanda.
Aku selalu serius.
Kalian mau bertengkar lagi?
Tentu tidak. Kami sedang membahas obrolan dewasa.
Kalian akan bertengkar lagi.
Kubo, sana, bermainlah.
Jangan main itu!
Monyet, ini Long Lake (Danau Panjang).
Kita tak bisa mengelilinginya.
Kita harus berenang melintasinya.
Aku bisa gendong Kubo.
Menggendong Kubo? Itu gagasan terbaikmu?
Dengar, aku sungguh menghargai bantuanmu.
Tapi bila menyangkut soal anak,..
-...aku tahu yang terbaik. -Oh, begitu, ya?
Dan yang terbaik ialah tidak
...menanggapi ide kecoak yang bisa bicara.
Ini ide monyet yang bisa bicara.
Aku masih bisa mendengarmu, tahu.
Kalau begitu mainkan lebih lantang!
Percakapan ini selesai. Monyet tidak berenang.
-Tenang. Monyet pandai meniru. -Oh.
Sejak kapan kau ingin mengatakan itu?
Sejak bertemu denganmu.
Hei, soal apa obrolan dewasa kita tadi?
Kau konyol. Sangat konyol.
Menggelikan!
Menyeberangi danau itu ide konyol!
Bukan salahmu. Akal sehatmu sudah hilang.
Aku tak terima ejekanmu.
Mungkin aku tidak tahu semuanya--
-Apa-apa. -Apa-apa.
Tapi aku tahu betul kalau Kubo
...lebih mahir dari dugaanmu.
Kau sedikit berlebihan melindunginya.
Aku sangat melindunginya.
Sudah tugasku memastikan Kubo aman dan itu bahaya!
Kau berbahaya!
Kubo masih anak-anak.
Anak yang paling berbakat.
Dia sudah selamatkan nyawa kita.
Ya, dia sangat kuat, tapi masih harus banyak belajar!
Apa?
Pembelajar cepat.
Apa kau tahu kalau kau mampu melakukan itu?
Pamer.
Baik, tarik napas dalam-dalam.
Jernihkan pikiranmu.
Pikiranku sudah jernih.
Sekarang tarik perlahan. Begitu.
Tutup satu mata.
Kurasa matamu sudah tertutup.
Konsentrasi pada apa yang ada di depanmu.
Biarkan yang lain lenyap.
Dan, lepaskan!
Ya!
Bidikan sempurna!
Lumayan.
Bagaimana caramu angkat ikan ke atas perahu
...agar kita bisa memakannya?
Kubilang aku mengajarinya memanah, bukan memancing.
Pelajaran memancingnya besok.
Berikan itu padaku.
Monyet suka merebut.
Sekarang cobalah.
Tarik, dan...
Tali.
Ide yang cukup bagus.
Dan kau bukan pemanah yang payah.
Kalian berdua mulai aneh.
Kita bakal butuh alat potong.
Pedang anti patah.
Apa perlu main-main dengan makananmu?
Ya.
Kenapa, Kubo?
Seolah kau belum pernah makan
...bersama monyet dan kumbang.
Aku belum pernah makan bersama siapa pun.
Ayo, makanlah. Kau butuh energi.
Ikan ini lebih baik daripada sup paus.
Kubo, aku mau tanya.
Sebelum mengawali pencarian heroikmu, kau seperti apa?
Biasanya aku merawat Ibuku.
Dan bercerita tentang ksatria perkasa yang balas dendam
...dengan bertempur, monster, dan sihir.
Aku lumayan jago bercerita.
Tapi tak begitu jago mengakhiri cerita.
Kadang aku bercerita hal-hal ringan pada Ibuku.
Seperti melempar batu ke permukaan sungai,..
...atau menangkap kunang di ladang murbai.
Saat bercerita, aku bisa melihat binar mata Ibuku.
Aku tahu Ibuku melihatku.
Sungguh melihatku.
Aku juga bisa melihatnya.
Melihat diri Ibuku yang sebenarnya.
Jiwanya berusaha mencari jalan keluar.
Indah sekali.
Kau tahu, Kubo?
Dulu ketika kau masih mendongeng,
...sebelum kau pergi bertualang,
...kau masih tetap seorang pahlawan.
Kita harus menuju daratan.
Mencari tempat persembunyian dan--
Bagian kedua dari senjata pelindung!
Pelindung dada.
Di bawah situ?
Oke, aku paham.
-Kumbang, tunggu! -Jangan kuatir.
Kumbang dapat menahan napas sangat lama dalam air.
Apa? Sejak kapan?
Itu fakta umum, Monyet.
Jadi kau tak ingat apa-apa kecuali berenang?
Cuma itu yang kau ingat?
Tidak, Kumbang.
Ibuku pernah bercerita tentang Long Lake.
Ada sesuatu di dalam air.
Oh, ya?
Sesuatu apa?
Katanya ada kebun mata,..
...mata-mata yang menatap jiwamu.
Mata itu menyingkap rahasiamu, menahanmu di dasar sana.
Selamanya.
Baiklah.
Aku takkan menatap mata siapa pun secara langsung,
...meskipun aku ikhlas.
Kau akan merindukanku, Monyet.
Hati-hati.
Dia mencari senjata pelindung
...persis seperti Ayahnya yang kurang ajar.
Ya, kakak.
Kalau begitu pastikan dia tak menemukan sisanya.
Monyet, kurasa Kumbang dalam masalah!
Kita harus membantunya!
Kubo, bibimu masih di luar sana. Maaf.
Kita harus menuju daratan.
Kubo!
Kubo.
Lihat.
Aku memancing dan mendapat monyet busuk.
Sungguh mengenaskan jika makhluk dekil adalah
...semua yang tersisa dari sihir saudariku.
Makhluk dekil ini akan mengoyakmu!
Kubo.
Kubo?
Semua makhluk hidup dunia ini sudah kukalahkan!
Kemenangan ini tiada artinya bagiku.
Bayangkan perasaanmu saat kau kehilangan!
Hanya sekali aku merasa kehilangan.
Sebelas tahun lalu, aku kehilangan saudariku.
Ia jatuh hati dengan si bodoh dan khianati Ayah kami!
Ia pengecut yang tak tahu berterima kasih!
Siapa yang pengecut sekarang?
Aku dapat!
Apa yang terjadi, Kumbang? Mana Kubo?
Kembali menyelam! Dia dalam bahaya!
Baik.
Ibu.
Ibu.
Ibu.
Aku selalu takjub,..
...betapa makhluk di dunia ini berjuang
...sangat gigih untuk bertahan hidup.
Banyak yang patut diperjuangkan di dunia ini!
Tiada artinya berjuang di dunia ini!
Menyedihkan sekali nasib
...yang menimpa saudariku.
Aku kagum padanya. Ia begitu kuat.
Dan cinta membuatnya lemah!
Tidak.
Cinta membuatku kuat!
Sebelah sini!
Sang mata!
Ini ulah mata-mata itu!
Mata itu membuat Kubo tak sadarkan diri.
Oh, tidak!
Tidak.
Ayolah, Kubo.
Bangun, Kubo! Kumohon, bangunlah!
Kumohon sadarlah.
Semua akan baik saja.
Semua akan baik-baik saja.
Aku di sini.
Aku di sini.
Aku melihat...
Apa yang kau lihat?
Aku melihat,..
...Ibu.
Putraku.
Jadi, kau lebih mirip Ayahmu?
Kalian melotot.
Biar kutebak. Kalian bertanya-tanya.
-Kenapa-- -Aku duluan.
Pertanyaan pertama.
Jika aku kumbang dan kau monyet,..
...kenapa dia tak dipanggil, "Boy" (Nak)?
Oh, boy. (Ya ampun).
Pertanyaannya bisa nanti.
Kita perlu tidur.
Ceritakan kisahmu, lalu kami bisa tidur.
Kumohon.
Baiklah.
Mungkin kau bisa membantuku.
Di malam ketika aku bertemu Ayahmu,..
Ibu?
Aku dan saudariku pergi ke Kuil Tulang
...untuk membunuh Hanzo.
Oh, iya.
Atas perintah Raja Bulan,..
...aku dan saudariku turun dari langit
...dan membunuh banyak ksatria mulia.
Kakekmu memberitahu kami
...barangsiapa menemukan senjata pelindung sakti
...akan menjadi kuat dan mengancam langit.
Malam itu, aku tiba di kuil lebih dulu dari saudariku.
Di sanalah Hanzo yang perkasa berada.
"Kau telah melukai hati Ayahku," kataku padanya.
"Kini kau harus mati!"
Ya, sangat mirip dirimu.
Diam, Kumbang.
Kami bertarung.
Hanzo amat kuat.
Tapi kemudian dia berhenti.
Dia menatap mataku dan mengucapkan empat kata.
Kata-kata ini mengubah segalanya.
"Aku cinta padamu,"
"...Monyet?"
"Kaulah yang aku cari,"
...bisiknya.
Aku sudah melihat keajaiban dunia,..
...namun begitu kulihat hangat tatapan matanya,..
Itu, belum pernah kulihat sebelumnya.
Aku melihat kebaikannya.
Dan itu lebih kuat dari apa pun
...yang ada di duniaku yang dingin.
Melihat belas kasihnya, kusadari belas kasihku.
Kuampuni nyawanya.
Dia mengampuniku.
Lalu dia anugerahkan dirimu padaku.
Namun kakekmu mengendus hubungan kami.
Murkanya atas pengkhianatanku menggemparkan langit.
Ayahmu dan bala tentaranya mengorbankan nyawanya,
...supaya aku dapat melarikan diri bersamamu.
Mengapa kakek membenciku?
Oh, Kubo...
Kakek tidak membencimu.
Dia ingin menjadikanmu seperti dirinya.
Buta terhadap kebaikan manusia,
...seperti diriku dulu.
Baru kau bisa diterima sebagai keluarga.
Dingin dan keras.
Dan sempurna.
Aku takkan pernah menjadi sepertinya.
Aku tahu.
Dia lelah.
Aku juga.
Aku takkan menidurkanmu.
Kau terluka?
Cuma tergores.
Monyet, kenapa kau tak jujur padanya sejak awal?
Kekuatan sihirku mulai pudar.
Aku akan segera mati.
Dan Kubo akan sendiran lagi.
Tidak sendirian.
Dia putra Hanzo.
Akan kulakukan apa pun semampuku
...untuk menjauhkannya dari bahaya.
Terima kasih, Kumbang.
Mengetahui ada yang menjaga Kubo saat aku mati,..
...akan jadi cara yang indah untuk mengakhiri kisahku.
Kisahmu takkan pernah berakhir.
Kisahmu akan disampaikan oleh Kubo dan pendengarnya.
Dan oleh orang yang membagikan ceritanya.
Dan oleh orang yang berbagi ceritanya.
-Dan oleh orang-- -Kumbang.
Intinya kisahmu akan terus hidup
...dalam dirinya.
Halo, sobat mudaku.
Bernyanyilah bersamaku.
Tapi bagaimana kau--
-Kau-- -Lebih buta darimu?
Tepatnya dua kali lebih buta.
Artinya aku mampu melihat kebenaran dua kali lipat.
Ini semua hanya mimpi.
Mimpi indah atau buruk?
Lihatlah sendiri.
Benteng Ayahku.
Ya.
Bagian terakhir dari senjata pelindung.
Ada di situ?
Ikuti arah terbenamnya mentari dan kau akan menemukannya,..
...di tempat yang bisa jadi rumahmu.
Tuntutlah hakmu, Kubo.
Akhiri kisah ini dengan indah.
Ibu! Kumbang! Bangun!
Aku bangun.
Yah, aku tidak.
Minggir.
Kurasa aku menindih sesuatu.
Pedang anti nyaman.
Aku tahu di mana helm baja itu berada.
Aku melihatnya dalam mimpi.
Mimpi?
Mimpi tak berarti apa-apa.
Aku mimpi bertarung melawan tengkorak
...raksasa dengan pedang di kepalanya.
Itu bukan mimpi.
Oh, iya.
Kumbang.
Ayo, lewat sini.
Kulihat sesuatu dengan satu mataku,
...sesuatu yang diawali dengan huruf "S".
-Salju. -Bukan.
Serpihan salju?
-Bukan. -Oke.
Oh.
Salju selimuti pepohonan?
Tak ada kaitannya dengan salju.
Bagaimana dengan 'serius'?
Bodoh.
Baik, aku tahu.
S-s-salju.
Dia bilang bukan 'salju'.
Jawabannya Song (Lagu).
Itu tidak adil.
Mana bisa melihat lagu?
Lihatlah.
Bangau emas.
Mereka dipercaya membawa jiwa yang sudah meninggal,..
...untuk dipindahkan ke tempat semestinya.
Apa yang mereka nyanyikan?
Indah sekali.
Konon mereka menyanyikan tentang kehidupan setelah mati.
Betapa kita tak lenyap begitu saja.
Masa?
Lantas apa yang terjadi pada kita?
Kita berpindah seperti kertas Kubo.
Kita berubah agar bisa lanjutkan kisah kita di tempat lain.
Akhir dari suatu kisah hanyalah awal dari kisah lainnya.
Aku ingat tempat ini.
Ini tempat Ayahku merencanakan pencariannya.
Ada sesuatu yang tidak kumengerti.
Kenapa helm bajanya bisa ada di sini?
Kubo!
Lepaskan kami!
Oh, kakak.
Aku ingat betapa kami menghormatimu.
Diantara kami, kaulah yang paling bersinar.
Sungguh sia-sia.
Keinginan kami hanyalah menjadi keluarga di rumah
...di antara bintang-bintang.
Kita punya pengertian keluarga yang jauh beda!
Jangan sentuh dia, penyihir!
Lalu ada kau!
Serangga pencuri jiwa saudariku.
Apa?
Oh, indah sekali.
Selama ini kalian bersama dan kau tak menyadarinya?
Kau merampas kakakku dari kami.
Pas sekali jika kurenggut sesuatu darimu.
Betapa cepat ingatan itu hilang dari kepalamu,
...menghapus semua kenangan tentang
...hubungan kalian yang menjijikkan,..
...Hanzo.
Apa?
Hanzo?
Aku tidak tahu.
Tidak!
Aku jadi lupa tujuanku kemari.
Ibu!
Tidak apa-apa. Aku di sini.
Ayah?
Putraku.
Sepertinya aku menikah dengan serangga.
Ya.
Tapi serangga samurai.
Kaulah yang aku cari.
Sedari dulu.
Hanzo, apa pun yang terjadi, jagalah dia.
Aku berjanji.
Tidak!
Terbanglah pulang, Kubo.
Kubo? Kaukah itu?
Kalian harus tinggalkan tempat ini.
Raja Bulan akan datang.
Kakek!
Ini aku, Kubo!
Aku tahu kau bisa melihatku!
Halo, cucu.
Senang sekali akhirnya bisa melihatmu.
Sebenarnya begitu.
Dan tampaknya kau telah dapatkan senjata.
Sepertinya Ibumu beralasan
...membawamu ke tempat mengerikan ini.
Aku mengerti.
Aku tahu.
Begitulah semua ini berawal.
Akhirnya kau melihatku.
Ini salahku. Mestinya kuturuti nasihat orangtuaku.
Kubo, kita menginginkan hal yang sama.
Kau ingin mataku yang satunya. Itu maumu!
Ya. Tapi apa kau tahu alasanku?
Sebab kau tua, jahat, dan kejam.
Oh, ucapanmu agak kasar.
Selama kau pertahankan mata tak berguna itu,..
...kau tak bisa tinggal bersamaku,..
...di langit.
Kau akan terjebak di neraka dunia ini.
Mata satumu akan menatap kebencian dan sakit hati,..
...penderitaan dan kematian.
Di tempat kita nanti,
...tidak ada hal semacam itu.
Hanya akan ada kau dengan keluargamu.
Di tempat asalmu.
Keluargaku sudah tiada.
-Kau bunuh mereka. -Tidak.
Mereka yang datangkan takdir mereka sendiri!
Mereka telah mempermalukanku
...dan mengacaukan semua perintah!
Begitulah jalan ceritamu.
Oh, Kubo...
Ketika bersamaku di atas sana nanti,
...kau akan melampaui cerita.
Kau akan abadi.
Kau akan menjadi
...tak terhingga.
Tidak. Kau keliru. Bukan tidak terbatas.
Semua cerita pasti berakhir.
Begitukah?
Bagaimana akhir kisah ini?
Aku membunuhmu.
Oh.
Baiklah. Inikah keinginanmu?
Bertarung melawan monster seram
...yang telah menghancurkan hidupmu,
...untuk membuktikan jasamu seperti Ayahmu yang binasa?
Dasar makhluk fana.
Kau ingin jadi manusia?
Berbagilah kelemahan bersama mereka!
Tanggunglah hinaan mereka!
Rasakan sakit mereka!
Inilah akhir kisahmu.
Untuk terakhir kalinya gunakan mata satumu
...untuk melihat tempat buruk yang kau sebut rumah ini.
Aku takkan pergi.
Sebab pada tiap keburukan yang ada di sini,..
...terdapat hal yang jauh lebih indah.
Ibuku melihatnya.
Begitu juga Ayahku. Aku melihatnya!
Walau hanya menggunakan satu mata.
Maka tinggal kucongkel lagi mata satumu itu,
...begitu, ya?
Jika ingin berkedip, berkediplah sekarang.
Aku tahu mengapa kau menginginkan mataku.
Sebab tanpa mata, aku tak bisa menatap
...mata orang lain dan melihat jiwa mereka.
-Cinta mereka. -Semua yang kau cintai sudah musnah!
Semua yang kau kenal sudah direnggut darimu!
Tidak.
Semuanya ada dalam kenanganku.
Kenanganlah kekuatan sihir yang terkuat.
Kenangan membuat kami lebih kuat darimu.
Inilah kenangan dari mereka
...yang tercinta dan telah meninggal.
Dan jika kami simpan kisah mereka
...jauh di dalam hati kami,..
...maka kau takkan pernah sanggup merebutnya.
Dan itu sungguh tidak seberapa.
Di mana aku?
Halo, kakek.
Oh, halo.
Matamu kenapa?
Kau tidak ingat?
Tidak. Maaf, anak muda.
Sepertinya aku lupa kisahku.
Bisakah kau membantuku?
Akan kusampaikan padanya.
Tidak. Akan kami sampaikan.
Akan kami sampaikan semua yang ingin diketahuinya.
Kau pria terbaik yang pernah tinggal di desa ini.
-Oh. Benarkah? -Ya.
Setiap hari kau tebar senyuman
...dan berbagi uang pada anak-anak.
Seperti aku!
Dan pada wanita tua.
Oh.
Kau mengajari anakku berenang.
Apa?
Kau berikan selimut pada orang miskin.
Kau orang baik.
-Kau memberi makan orang lapar. -Kau gemar membantu.
-Kau teladan yang baik. -Ya.
Ternyata aku peduli sesama.
Itulah mengapa kami menyukaimu.
Kita punya kesamaan.
Kita sama-sama mengagumi cucumu.
Namanya Kubo.
Kubo?
Maafkan aku.
Tapi aku lupa.
Cucumu adalah pendongeng.
Dia akan ceritakan semua
...kisah yang telah kau lupakan.
Benarkah?
Pasti.
Halo, Ibu.
Ayah.
Aku tahu kisahku bisa jadi agak panjang.
Jadi kisahku akan kupersingkat.
Aku sangat bersyukur bisa bertemu kalian berdua,..
...mendengarkan kearifan
...dan merasakan kebaikan kalian,..
...bahkan makan bersama kalian.
Ini kisah bahagia.
Tapi kisah ini masih bisa menjadi lebih bahagia lagi.
Aku tak tahu persis aturan main
...atau cara kerjanya, tapi seandainya ada cara lain untuk--
Tahulah, aku masih memerlukanmu.
Jadi bisa kubilang ini kisah bahagia,
...atau aku dapat merasakannya.
Kita semua dapat merasakannya.
Lalu kita bisa akhiri kisah ini
...bersama-sama.
TAMAT
D
Di
Dit
Dite
Diter
Diterj
Diterje
Diterjem
Diterjema
Diterjemah
Diterjemahk
Diterjemahka
Diterjemahkan
Diterjemahkan
Diterjemahkan o
Diterjemahkan ol
Diterjemahkan ole
Diterjemahkan oleh
Diterjemahkan oleh
Diterjemahkan oleh @
Diterjemahkan oleh @A
Diterjemahkan oleh @Af
Diterjemahkan oleh @Afi
Diterjemahkan oleh @Afin
Diterjemahkan oleh @Afine
Diterjemahkan oleh @Afinel
Diterjemahkan oleh @Afinelz
Diterjemahkan oleh @Afinelzi
Diterjemahkan oleh @Afinelzi
Diterjemahkan oleh @Afinelzi
Diterjemahkan oleh @Afinelzi R
Diterjemahkan oleh @Afinelzi Re
Diterjemahkan oleh @Afinelzi Req
Diterjemahkan oleh @Afinelzi Requ
Diterjemahkan oleh @Afinelzi Reque
Diterjemahkan oleh @Afinelzi Reques
Diterjemahkan oleh @Afinelzi Request
Diterjemahkan oleh @Afinelzi Request
Diterjemahkan oleh @Afinelzi Request t
Diterjemahkan oleh @Afinelzi Request to
Diterjemahkan oleh @Afinelzi Request to
Diterjemahkan oleh @Afinelzi Request to +
Diterjemahkan oleh @Afinelzi Request to +6
Diterjemahkan oleh @Afinelzi Request to +62
Diterjemahkan oleh @Afinelzi Request to +628
Diterjemahkan oleh @Afinelzi Request to +6281
Diterjemahkan oleh @Afinelzi Request to +62813
Diterjemahkan oleh @Afinelzi Request to +628133
Diterjemahkan oleh @Afinelzi Request to +6281335
Diterjemahkan oleh @Afinelzi Request to +62813358
Diterjemahkan oleh @Afinelzi Request to +628133586
Diterjemahkan oleh @Afinelzi Request to +6281335864
Diterjemahkan oleh @Afinelzi Request to +62813358642
Diterjemahkan oleh @Afinelzi Request to +628133586425
Diterjemahkan oleh @Afinelzi Request to +6281335864253
Diterjemahkan oleh @Afinelzi Request to +6281335864253
Diterjemahkan oleh @Afinelzi Request to +6281335864253
Diterjemahkan oleh @Afinelzi Request to +6281335864253
Diterjemahkan oleh @Afinelzi Request to +6281335864253
Diterjemahkan oleh @Afinelzi Request to +6281335864253
Diterjemahkan oleh @Afinelzi Request to +6281335864253
Diterjemahkan oleh @Afinelzi Request to +6281335864253
Diterjemahkan oleh @Afinelzi Request to +6281335864253
Diterjemahkan oleh @Afinelzi Request to +6281335864253
Diterjemahkan oleh @Afinelzi Request to +6281335864253
Diterjemahkan oleh @Afinelzi Request to +6281335864253
Diterjemahkan oleh @Afinelzi Request to +6281335864253 (Whatsapp)
twitter.com/Afinelzi subscene.com/u/550378
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.