All language subtitles for Rambo (2008) EXTENDED UHD BluRay 720p x264 900 MB pahe.in

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal) Download
pa Punjabi
qu Quechua
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Sesuatu yang belum pernah mereka lihat sebelumnya, melepaskan asap kuning,

asap yang sangat perih.

Tindakan dari rezim militer ini

menyita perhatian dunia.

Rezim ini menolak semua perbedaan pendapat.

di kota bagian Timur, kelompok etnik ditindas,

dan jurnalis asing hampir tidak pernah...

...menyatakan seperti malam ini bahwa beberapa senjata kimia

telah digunakan di Burma oleh penguasa militer...

...yang menyebabkan pemberontakan nasional.

Ribuan orang turun ke jalan dan ribuan orang telah dibunuh...

Di Burma, banyak biksu yang tewas dibunuh,

beberapa dibakar hidup-hidup, dan ada yang ditenggelamkan.

Jurnalis asing telah ditembak dan dibunuh.

Ribuan desa telah dibumi ratakan,

pemerkosaan dan penyiksaan terjadi setiap harinya.

Di Burma, terdapat banyak ranjau darat dibandingkan negara lain di dunia.

Para remaja dipukul dan dipaksa menjadi tentara,

banyak remaja yang masih berumur 12 tahun.

Pemancungan dan pembantaian merupakan hal yang lumrah.

Bangsa Karen, sebagian besar terdiri dari petani kristen miskin,

telah dipisahkan untuk dimusnahkan.

Pemerintah militer yang berkuasa

menginginkan sumber daya alam yang berlimpah di tanah Karen.

Prajurit Birma menyerukan perang melawan bangsa Karen

telah berlangsung selama hampir 60 tahun,

merupakan perang saudara terlama di dunia.

Dua ular yang kau lihat, adalah kobra Siamese atau kobra biasa.

Bukan raja kobra dan bukan kobra peludah.

Hey! Hey!

Dari mana saja kau?

Berikan dia karungnya!

Kami butuh ular piton. Lihat apa yang kau lakukan.

Kami sudah punya cukup ular kobra, okey?

Enyahlah, okay?

Mereka masih punya taring dan juga racun.

Kecil, berbahaya, nomor satu.

Raja kobra nomor dua.

Dan sekarang kobra peludah.

Ular ini dapat memuntahkan racunnya ke matamu.

Satu corak.

Ular ini sangat berbahaya. Nomor satu di Thailand.

Hati-hati, kawan!

Sepertinya pekerjaan yang berbahaya.

Aku Michael Burnett. Bisa bicara sebentar?

Tidak akan lama, aku janji.

Aku sudah mengatakan barangkali boleh untuk menyewa perahumu.

Kami ingin menyewanya.

Apa boleh? Kami harus menyeberangi sungai.

- Mau kemana? - Ke Burma.

Burma adalah medan perang.

Ya, banyak orang bilang begitu, tapi lebih cocok disebut pemusnahan dibanding perang.

Bagaimanapun juga, ini akan menjadi lawatan kelima ku, jadi kami tahu segala resikonya.

Aku tidak mau pergi terlalu jauh ke Utara.

Biar ku jelaskan keadaan kami.

Gereja kami merupakan bagian dari kementrian Pan-Asian bertempat di Colorado,

dan kami semua relawan khusus untuk tahun ini

membawa obat-obatan, alat-alat medis,

membawa Al-Kitab dan bantuan bagi suku bangsa Karen.

Banyak yang bilang, kau tahu perairan disini dibanding siapapun.

Mereka bohong.

Jadi, tawaran kami ialah kami akan mengganti kerugian

beberapa jam waktumu.

Akan membantu merubah hidup orang-orang.

- Apa kau membawa senjata? - Tentu saja tidak.

Kau tidak akan merubah apapun.

Baiklah...

Pikiran seperti itu yang membiarkan dunia berjalan seperti itu.

Persetan dengan dunia.

- Ayo pergi! - Kenapa?

Dia tidak tertarik. Ayo pergi!

- Biar ku coba. - Tidak, Sarah...

Tidak, Bukankah kau bilang inilah satu-satunya jalan untuk pergi kesana?

- Aku tahu. Aku... - Baiklah, lalu apakah kita harus menyerah?

- Aku akan bicara padanya... - Biarkan aku mencoba, Michael.

- Sarah... - Kumohon.

Hello?

Aku Sarah Miller.

Ku harap kau tidak mengingatku kembali ke sini.

Pria yang baru saja bicara dengan mu...

Aku tidak akan bilang pada siapapun.

Baiklah.

Pria yang baru saja bicara denganmu

meminta jika kami dapat membayarmu untuk membawa kami menyeberangi sungai.

- Kau menolaknya. Mengapa? - Tidak dapat membantu kalian.

Baiklah, jika kau punya alasannya, maukah kau memberitahuku?

Pulanglah!

Seharusnya kau tidak berada disini.

Maukah kau mempertimbangkannya kembali?

Dengar, aku tidak tahu apapun tentang dirimu,

dan kelihatannya kau tidak mau tahu tentang kami.

Sarah.

Tapi kau tinggal cukup dekat untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi disini.

Maksud ku, apakah itu sama sekali tidak mengganggumu?

Bukan urusanku.

Sarah, kita harus pergi.

Apakah kau percaya bahwa orang-orang yang berada disini mati dengan tanpa alasan?

atau percaya pada hal lain selain dirimu?

Maksud ku, apa kau meyakini satu hal?

Sebaiknya kau pergi.

Orang itu tidak perduli. Kita akan memikirkannya lagi.

Desa Takehder - Daerah Papun Burma

Jangan biarkan satu orangpun lolos!

Kumohon, jangan anakku!

Anak-anak ini sekarang prajurit kami!

Mereka milikku sekarang!

Jika kau coba mengambilnya kembali, seluruh desamu akan dibakar!

Jika kau meminta bantuan pada pemberontak Karen, aku akan memotong lidahmu!

Jika kalian berani melawanku, aku akan membiarkanmu memakan isi perutmu.

Dengarkan, percaya, dan takutlah padaku!

Mengapa kau kembali?

Menunggumu.

- Sudah ku bilang, aku tidak dapat membantumu. - Mengapa?

Aku tidak mau.

- Dimana teman-temanmu? - Di hotel.

Aku bisa menjaga diriku sendiri.

- Benarkah? - Ya.

- Aku tahu kau tidak suka kami. - Aku tidak pernah mengatakan itu.

Ya, tapi kelihatannya seperti itu.

Kami harus pergi dan membantu orang-orang ini.

Siapa yang ingin kau bantu?

Mereka atau dirimu?

- Apakah itu masalah? - Yeah, itu masalah.

Mereka.

Tidak ada yang hilang dalam hidup kami.

Kami disini untuk membuat perubahan.

Kami percaya semua kehidupan itu berharga.

- Sebagian berharga, sebagiannya lagi, tidak. - Sungguh?

Jika semua orang berpikir sepertimu, tidak ada yang akan berubah.

Tak satupun berubah.

Tentu saja. Takkan ada yang sama.

Jalani hidupmu, kau akan mendapatkan hal yang baik.

Itulah yang sedang kulakukan.

Tidak, yang kau lakukan adalah merubah apa yang ada disana.

- Dan apa itu? - Bahwa kita seperti halnya binatang.

Sudah mendarah daging. Sifat alamiah.

Damai, itu cuma kebetulan.

It's what is.

Saat kau terdesak, membunuh sama mudahnya dengan bernafas.

Lalu pembunuhan akan berhenti disatu tempat dan bermula di tempat yang lain,

tapi tak masalah, karena kau membunuh untuk negaramu.

Bukan negaramu yang menginginkannya. Melainkan orang-orang yang berada diatas.

Yang tua yang memulai, yang muda yang bertempur.

Tak satupun yang menang, orang-orang yang tidak berdosa yang mati.

Dan tak satupun yang menceritakan kebenarannya.

Tuhankah yang merencanakan semua itu?

Jangan menyia-nyiakan hidupmu.

Pulanglah.

Sungguh, pulanglah.

- Kau peduli. - Apa?

Kau peduli.

Karena jika tidak, kau sudah membawa kami kesana,

mengambil uangnya dan setelah itu selesai.

Tapi kau tidak melakukannya.

Mungkin...

Mungkin kau telah kehilangan kepercayaanmu terhadap orang lain,

tapi kau masih percaya akan satu hal.

Percaya padaku, aku takut.

Dan aku suka hidupku dan aku tidak ingin kehilangan hidupku.

Mencoba menolong kehidupan orang tidak menyia-nyiakan hidupmu, bukan?

Kau akan membantu kami?

Baiklah.

Terima kasih.

Seburuk-buruknya orang-orang ini, secepatnya mereka akan menyerah.

Mereka tidak bisa terus-terusan melawan. Tidak bisa.

Maksudku, waktulah yang akan membuktikannya, tapi seiring itu,

kita harus saling bahu-membahu.

Maksudku, baru-baru ini, aku membaca...

Permisi.

Sarah, mau kemana kau?

Bicara dengannya.

Baiklah, dia mungking ingin sendiri.

Michael, kau tidak boleh mengabaikannya.

- Dia membantu kita. - Dia sudah dibayar.

Dia tidak mengambil apapun.

Sekali lagi terima kasih, sudah melakukan ini. Sungguh. Dari kami semua.

Pemandangannya tetap sama sepanjang perjalanan.

Sangat kosong disana.

Kelihatannya begitu.

Kau tahu, kau tak pernah memberitahu kami namamu.

- John. - John.

- Sudah lama tinggal disini? - Lama sekali.

- Dari mana asalmu? - Bowie, Arizona. Tempat kecil.

Apa yang kau lakukan disana?

Berternak kuda, kebanyakan.

- Mengapa kau pergi? - Aku masuk militer.

- Sudah lama sekali. - Lama sekali. Bertahun-tahun.

Dan kau tetap tinggal?

Sangat rumit.

- Kau masih punya keluarga? - Ayah, mungkin. Aku tak tahu.

Apa kau tidak ingin tahu perubahan yang telah terjadi di kampung halamanmu?

Harus punya alasan yang tepat untuk itu.

- Apa yang kau lakukan di Amerika? - Aku mengajar. di kelas 6.

Apa?

Sekarang aku tahu mengapa kau banyak mengajukan pertanyaan.

- Berapa lama lagi? - Yeah, hanya beberapa jam lagi.

Mungkin kita perlu memberikan pria ini ruang.

Kami harus tiba sesuai jadwal, okay?

Okay.

Kami bertunangan. Dia pria yang baik.

Itu bagus.

Aku tahu kau berpikir kau hidup sendiri disini tapi selalu ada hal yang terus mendukungmu.

- Apa itu? Siapa mereka? - Bajak laut Burma.

Katakan pada mereka untuk menunduk, jangan bersuara.

- Siapa mereka? - Tidak apa, tidak apa.

- Tetap menunduk... - Jangan bicara!

- Masih banyak lagi dari mereka? - Mungkin.

Apa yang ingin kau lakukan?

Kita harusnya terus berjalan. Kita telah membuat perjanjian.

- Apa yang ingin kau lakukan? - Kita banyak disini.

Jika mereka ingin memiilih...

- Duduklah! - Jika uang yang mereka inginkan...

Jangan ada yang bicara. Tundukkan kepala.

Tundukkan kepalamu dan jangan menatap mata mereka,

atau mereka akan membunuhmu.

Nyalakan lampumu!

Aku ingin melihatmu bodoh... Lakukan!

Bagian sungai ini milik kami.

Kau coba melewatinya?

Kami bisa membunuhmu sekarang juga.

Mengapa kau tidak menghargai kami?

Aku menghargaimu.

Kami mau semua yang ada di kapal sialan ini.

Kemana kau akan pergi kulit putih bodoh?

Membawa obat-obatan untuk orang sakit.

Lihat

Apa dia perempuan?

Bawa dia kemari!

Ambil apa yang kau mau dan tinggalkan dia sendirian!

Diam kau!

Kau bawa dia kemari!

Kami akan membayarmu.

Aku tahu. Bawa dia kesini!

Kami akan membayarmu dengan semua yang kami punya.

Persetan denganmu!

Berdiri! Berdiri sundal!

Kesempatan terakhir! Bawa dia kemari sekarang!

Atau kubunuh dia dan kubunuh kalian semua!

Tidak!

Apa yang telah kau lakukan?

Kami kemari untuk menghentikan pembunuhan!

Siapa kau...

- Siapa kau? - Lepaskan dia!

Mereka akan memeperkosa dia 50 kali, dan memenggal kepalamu.

Kita kembali!

Tidak. Tidak, kita tidak perlu kembali.

- Apa yang kau lakukan? - Jangan bawa kami kembali.

- Lihat yang baru saja terjadi! - Kita bisa melaluinya.

- Kita akan kembali tahun depan. - Kita sudah dekat.

Michael, ini adalah idemu. Kita sudah sepakat.

Aku tahu kau tidak percaya dengan apa yang telah kita lakukan,

tapi ini kehidupan kita, pilihan kita.

Kumohon. Kumohon, John.

Kumohon.

Kau tidak akan merubah apapun.

Duduklah.

Semua baik-baik saja.

Kami akan mengambil jalan darat dalam perjalanan pulang,

jadi tak perlu menunggu.

Aku harus melaporkan hal ini.

Aku tahu kau berpikir bahwa tindakan mu benar, tapi mengambil nyawa itu tidak benar.

Aku tak tahu harus berkata apa.

Kau tidak perlu mengatakan apapun, bukan?

Hey.

Apa yang kau lakukan?

Bagus, bagus.

Melalui ruhnya di dalam batin mu.

Kristus akan menaungi di dalam hatimu dengan keimanan.

Dan aku berdo'a...

...kau akan memiliki kekuatan bersama...

Biar kulihat jika aku bisa mengobati luka ini, okay?

Okay.

Hey, kau.

Berikan aku perban itu?

Okay.

Terima kasih.

Okay.

- Keluar dari sini! - Bagaimana dengan mereka?

Pergilah! Bawa mereka!

Mungkin kau telah kehilangan kepercayaanmu terhadap orang lain,

tapi kau masih percaya akan satu hal.

Masih peduli tentang satu hal.

Pindahkan yang satu itu bersama para babi.

Pemimpin kompi kepada Raven. Ayolah, Raven.

Apa aku ini? Kau membuatku melakukan ini.

Seorang prajurit tempur.

Kau tidak perlu mematikannya.

Bicara padaku, Johnny.

Kau tidak perlu mematikannya.

- Sudah berakhir. - Tak ada yang berakhir!

Kapan kau akan menerima semuanya?

Aku tahu alasanmu berada disini, John.

Apa kau tidak ingin tahu perubahan yang telah terjadi di kampung halamanmu?

Sudah cukup kerusakan yang kau dapatkan.

Kau selalu menolak siapa dirimu sebenarnya,

sampai kau datang dengan menerima siapa dirimu.

Sampai kau datang dengan tekad yang bulat.

Jadi kau ingin menetap disini selamanya?

- John! - Aku ingin pulang!

John Rambo!

John?

John Rambo?

Perkenalkan namaku Arthur Marsh,

pastor dari gereja Christ Colorado.

Aku harus bicara denganmu. Ini sangat penting.

Jika tidak aku tidak akan datang dengan keadaan seperti ini.

Pagi hari saat kelompok itu pergi,

Michael Burnett mengatakan padaku bahwa mereka memulai perjalanan dari sini.

- Ada apa? - Tak ada satupun yang tahu pasti.

Mereka seharusnya kembali 10 hari lalu, tapi mereka tidak pernah kembali.

Aku telah meminta bantuan ke kedutaan, tapi mereka tidak dapat membantu.

Tidak di Burma, dan tidak saat ini.

Bagaimana kau tahu kalau mereka masih hidup?

Karena kami memiliki hubungan dengan tentara pemberontak Karen.

yang mengatakan mereka tahu dimana mereka sekarang ditawan.

Dan aku diberikan nama-nama dari bekas prajurit Amerika oleh kedutaan.

yang membantuku berhubungan dengan orang yang mengatakan mereka sangat berpengalaman.

dalam bidang ini.

Tentara bayaran.

Ya.

Aku tidak punya pilihan lain.

Kau tahu tempatnya. Kami ingin kau membawa orang-orang ini

ke tempat dimana kau menurunkan mereka.

Kapan mereka siap?

Saat kau siap.

Apa kau tidak ingin mengatakan sesuatu?

- Aku tidak mengerti. - Kau mengerti.

Maksudmu berdo'a?

Bukan untukku, untuk mereka.

Ya.

Tuhan,

berikan aku kedamaianmu.

Dimana ada rasa benci, biarkan aku memberikan cinta.

Dimana ada dosa, ampunilah.

Dimana ada rasa ragu, yakinlah.

Dimana ada keputusasaan, memohonlah.

Dimana ada kegelapan, terangilah.

Dimana ada kesedihan, bergembiralah.

Berkatilah diriku, aku tidak meminta dihibur seperti aku menghibur,

dipahami seperti aku memahami ,

dikasihi seperti aku mengasihi,

dari semua itu kita menerima balasan.

Kita akan mati dan kita akan bangkit di kehidupan yang kekal.

Perhatikan tempat ini. Hanya monyet yang hidup disini.

Apa yang kulakukan disini?

Hey, hentikan itu.

En-Joo tidak menyukai seni.

- En-Joo tidak menyukai itu. - Aku menyukai adikmu, Diaz.

Dia memiliki keterbelakangan.

Jadi, apa yang pendeta katakan padamu?

Tentang beberapa jemaahnya yang hilang.

Aku bilang padanya, "Dengar, kawan.

"Itu akibat yang akan kau dapatkan jika mencoba masuk ke Burma.

"Itu yang akan kau dapatkan jika mengendus sampah orang lain."

Kau tahu, jenderal yang ada disana menghasilkan banyak uang.

Jutaan industri menghasilkan lebih banyak narkoba dibandingkan tempat lain di planet ini.

Omong kosong.

- Jutaan, dungu. - Hell, yeah, kawna.

Menurutmu bagaimana mereka membayar tentara-tentara itu?

Jenderal keparat, pecandu terbesar diantara mereka.

Itu mulia, Lewis.

Kau apa?

Orang-orang ini pergi kesana tanpa senjata,

hanya buku dan peralatan medis. Itu mulia.

Oi, bocah ingusan.

Kau tempelkan hidung muliamu ke dalam urusan orang lain,

kau akan sekarat atau kau akan mati.

Alasan mengapa aku melakukan ini karena seorang mantan istri dan 3 orang anak.

Dan setelah semua ini selesai,

kau bisa mendorong para serdadu itu ke gudang senjata.

Oi, boatman. Ayolah, chop-chop!

Lebih cepat kita sampai, lebih cepat kita kembali.

Regu penolong tuhan.

Mereka datang kesini melakukan pekerjaan mereka,

dan mereka berharap seluruh dunia bekerja seperti dilingkungan mereka.

Ya, itu tidak bekerja.

Jadi mereka mengirim iblis

untuk melakukan pekerjaan Tuhan. Ironis, bukan?

Apa aku membuatmu bosan, kawan?

Apa, ... Apa ini perjalanan? Hal itu membuatmu gugup?

Karena, sungguh, kau harus menghargai tindakan ini.

Kau paham maksudku?

Menjadi lebih baik kemudian melihat ujung pantat ular.

Oh, dear.

Kau anak haram yang sedang gelisah, ya?

Kau bisa menghentikan tatapan 1,000 yard. Aku pernah melihat itu sebelumnya,

dan aku tidak terkesan.

Dia senior di sekolah SAS.

Mereka tentara kelas bawah, tapi semuanya egois.

Sekarang, kita semua bocah SBS, kami bukan orang jahat.

Kami suka menggunakan otak kami. Kau mengerti maksudku?

Mereka menyebut kami anak sekolahan.

Namanya stuck saat bersamaku di sekolah penembak jitu.

dan kawan-kawanku tak pernah berhenti memanggilku demikian tak peduli berapa banyak orang yang kutembak.

Apa yang kau mau dari kami?

Pria dan seorang anak. Kau bisa menjadi bahan tertawaan.

Ini pemberontak yang mereka kirim?

Aku tidak suka ini.

Kau berada di tengah hutan, banci. Tak ada yang menarik.

Apa kabar?

Namaku Myint. Dan ini Tha.

- Cuma ini? - Ya.

- Apa yang dilakukan anak itu, man? - Dia pencari jejak handal.

Kami tidak butuh pencari jejak. Kami butuh pemandu.

Kau tahu lokasi yang tepat, kan?

10 kilometer ke arah barat, dua ke utara, enam berjalan kaki.

- Berapa banyak tentara? - Ratusan, mungkin.

- Ratusan? - Apa katanya?

Banyak tentara yang akan datang besok.

Yeah, aku tahu aku hanya terkejut, tapi sudah kuperkirakan.

Persetan dengan 100 orang.

Baiklah, baiklah, baiklah. Kita luruskan.

Kita tidak menyewa orang lain.

Jika kita dapat menyelamatkan orang-orang ini, bagus.

Kita masuk, keluar, bersih, atau kita tamat.

Seseorang katakan padaku apa yang dilakukan penjaga perahu itu?

Hey, kenapa kau tidak tunggu saja di perahu?

Orangku yang akan menunggu di perahu.

Kau penjaga perahu. Kau tetap di perahu.

- Aku tidak akan memperlambatmu. -Yeah, aku tahu itu.

- Ini bukan pendakian seperti biasanya. - Percayalah.

- Dia bisa bersamaku di belakang. - Hey, hey, dia tetap tinggal.

Dia penjaga perahu. Dia tetap disini bersama perahunya.

Aku ingin kulit putih yang di depan, bukan seorang kerdil.

Siapa yang bawa peledak? Tombstone?

- Tak ada. - Sekilo C-4 dan lainnya.

Aku bawa claymore.

Baiklah, ayo berangkat.

Ayolah, cepat, cepat.

- Apa itu? - Kami menyebutnya bom Tallboy.

Tentara Inggris menjatuhkannya di Perang Dunia II.

Orang-orang mu diculik disini.

Man, aku pernah melihat ini.

Brother, Aku tidak pernah melihat yang seperti ini.

Tentara datang. Membunuh semuanya.

Meninggalkan yang mati sebagai tanda peringatan.

Tha, pulanglah. Cepat.

Dia sudah cukup melihat.

Ranjau dimana-mana.

Perhatikan langkahmu.

- Baiklah, ayo pergi. - Untuk apa?

Mereka bahkan membunuh anjing. Orang-orang itu sudah mati.

Aku setuju dengan En-Joo.

Paling tidak kita pergi dan melihat, memastikannya.

Aku setuju. Ayo kita lihat.

Memastikan apa? Mereka ratusan.

Hey, kita telah dibayar.

Hey, hey, hey, hey.

Tenanglah, tenang.

Kita akan kesana, dan kita akan melihat kebenarannya.

Tapi jika semua tidak seperti seharusnya, apapun itu, kita akan pergi.

Bagaimana?

Yeah.

- Baiklah. - Bagus.

- Lewat mana? - Lewat sini.

Tentara! Cepat! Cepat!

Aku akan menembak mereka.

Jangan! Mereka tidak akan kembali ke tempat mereka datang,

man, mereka akan mengejar kita.

Kau pegang uangnya.

Aku bertaruh yang satu yang bertahan.

Apa yang mereka lakukan, man?

Sudah berapa lama semenjak mereka di culik?

Tiga jam, mungkin empat.

Siapa kau, penjaga perahu? Darimana kau belajar membunuh seperti itu?

Ayo bergerak.

Mereka akan datang memburu kita.

saat orang-orang itu tidak kembali.

Aku punya kewajiban untuk hidup, kawan.

Kita tidak harus melakukan ini. Kita kembali ke perahu.

Tidak, kau tidak bisa.

Apa kau bilang?

Aku tidak takut dengan mu.

Katakan yang kau mau dan aku bersumpah demi mata anak-anakku

Aku akan membunuhmu.

Ayo pergi.

Whoa! Hey, hey!

Kau tak akan kemana-mana.

Dan tak satupun dari kita yang ingin berada di tempat seperti ini,

tapi inilah yang kita lakukan, siapa kita sebenarnya.

Hidup tanpa apapun,

atau mati demi satu hal.

Keputusanmu.

Kau tahu tempatnya?

Ya

Ayo bergerak.

Setelah bocah ingusan berada di menara, waktu kita 15 menit.

Atur jam kalian pukul 1 :45. Masuk, keluar, tidak menunggu satu orangpun

Kita berkumpul di bawah menara.

- Semua siap? - Yeah.

Sekarang.

Kita masuk.

Bergerak.

Jangan bicara. Kami akan membebaskanmu.

- Dimana gadis itu? - Dia di sebelah sana.

Lepaskan ikatannya. Kami akan kembali.

Kemari.

Kemari.

Ada dua orang dalam kurungan, dekat kandang babi. Bebaskan mereka.

- Baiklah.

- Cepatlah, cepatlah. - Kau menemukan Sarah?

Diamlah, cepat.

Kumohon, jangan. Jangan.

Kita tidak menemukan apapun. Satu menit.

- Masih ada satu lagi disana. - Tinggalkan mereka.

- Pergilah. - Apa gunanya mereka bagimu, penjaga perahu?

Lari.

- Ayo cepat. - Dimana penjaga perahu?

- Dan Sarah. - 15 menit. Itu kesepakatannya.

- Kita pergi. - Ayo!

- Lima menit lagi. - Omong kosong.

Dia tahu kesepakatannya.

Hey, kita datang bersama, kita pulang bersama!

- Pilihanmu. Ayo. - Tidak tanpa dia!

Tuhan tidak menyelamatkan hidupmu, kami yang melakukannya.

Dan jika kau meresikokan hidupmu sekali lagi,

aku akan mengambil nyawamu saat ini juga.

Sekarang berdirilah.

Berdiri. Bergerak!

Lewat sini.

Semua baik-baik saja. Aku menemukanmu.

Kita akan keluar dari sini. Ayo.

- Dimana mereka? - Mereka mengambil jalan menuju perkebunan.

Mereka harus tau jalan keluar lainnya.

Kita punya waktu satu jam hingga fajar. Kita akan mundur.

Lewat sini.

- Tunggu sebentar. - Ada apa?

- Angkat kakimu. - Tidak, aku tidak ingin memperlambat dirimu.

Angkat kakimu.

Dia tidak akan melakukan hal seperti ini.

Aku tidak ingin kau tertangkap karena aku.

Ayo bergerak.

Aku merasa semua ini salahku.

Kesalahan semua orang.

Aku hanya mencoba membantu.

Sudah kubilang, it's what is.

Aku tidak percaya itu.

Apa mereka menemukan Michael?

Maksudku, mereka mungkin telah menemukannya.

Yeah, mungkin.

Ayo.

Kakiku! Kakiku! Oh tuhan! Sialan!

Diamlah. Diamlah. Kami memegangmu. Kita akan keluar dari sini.

- Kakinya terkoyak. - Sial.

Kemana pemandunya?

- Keparat itu melarikan diri! - Brengsek. aku tahu koordinatnya.

Kita tidak bisa melintasi sungai bersamanya.

Bisakah kau diam? Ayo dan ikat kakinya.

- Lepaskan sepatunya. - Jangan!

Biarkan sepatunya. Biar kami lihat, kami dokter.

- Aku butuh pisau. - Ini, ini, ini.

Oh, sial! Brengsek!

- Apa dia baik-baik saja? - Aku tidak tahu. Buat tandu.

Menyebar!

Ambil posisi.

Kalian dengar itu?

Mereka melacak kita.

Mereka mengendus bau kita.

- Ambil jalan memutar. - Apa yang kau lakukan?

- Bergerak. putar. putar. - Baiklah.

Aku ingin kalian berdua pergi ke arah tenggara menuju sungai.

Dan ada perahu yang menunggu.

Jika tidak ada, terus ikuti tepi sungai sampai aku menemukan kalian.

Bagaimana dengan mu?

Aku akan baik-baik saja. Berikan aku claymore itu.

- Sekarang tembakan senjatamu. - Apa?

Tembakan senjatamu!

Kau bisa melakukannya.

Pergilah! Pergilah!

- Cepat! Cepat! - Bergerak! Bergerak!

- Ayo! - Kupegang kau. Kupegang kau!

Ambil itu! Ambil itu!

- Aku tidak bisa. - Berdiri!

Aku tidak bisa.

Ayolah. Ayolah.

- Menunduk, menunduk, menunduk. - Tunggu. Apa itu? Apa? Apa?

Keparat. Lihat.

Apa ini?

Oh, Tuhan!

Brengsek.

Dasar kacamata keparat! Dasar banci!

Keparat.

Brengsek!

Kemari dan lawan aku, dasar waria!

Ayo, kau... lawan aku!

Keparat... Dasar keparat... Lakukan sesuatu...

Brengsek!

Oh, Tuhan.

Apa yang harus kita perbuat?

Tak ada yang bisa kita lakukan.

Oh, Tuhan.

Tidak.

Pemberontak Karen.

Michael?

Michael? Michael?

Michael?

Michael! Michael!

Michael!

Semuanya baik-baik saja. Semuanya baik-baik saja.

- Bantu mereka, okay? - Okay.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.