All language subtitles for Confidential Assignment

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil) Download
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American) Download
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

-= Dekat Pyongyang, Pabrik 215 =-

-= Republik Demokratik Rakyat Korea... =- -= Perintah Panglima Tertinggi =-=

=Keadaan di sini masih belum selesai.=

=Kau istirahatlah dulu sejenak.=

=Setelah selesai aku langsung laporan.=

Ada apa ini?

Kenapa kau bisa ada di sini?

Mana boleh seharian tidak makan?

Untuk bisa melaksanakan tugas, perut harus kenyang dulu.

Rakyat dan makanan sama pentingnya, bukankah begitu?

Ada siapa yang tahu kau ke sini?

Jangan khawatir.

Aku sudah melapor ke Jojang Dongji. [Jojang Dongji - pemimpin kamerad]

Tidak tahu rasanya seperti apa.

Anu...

Kenapa?

Aku...

=Ada situasi! Ada situasi!=

=Semua anggota berkumpul darurat di lokasi pertama!=

- =Diulang sekali lagi.= - Kau tunggu dulu di sini.

=Ada situasi! Ada situasi!=

=Semua anggota berkumpul darurat di lokasi pertama!=

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesia ~

Diterjemahkan oleh: ~ totoro ~

Jojang Dongji, ikan paus berhasil ditemukan. [Jojang Dongji - pemimpin kamerad]

Di sini adalah pabrik satu.

=Telah menyusahkan.=

=Tunggu dukungan! Aku akan segera ke sana.=

Tidak, haruskah menunggu orangnya melarikan diri dulu baru dikejar?

Sudah terlambat, mohon Anda secepatnya.

Kau bertanggung-jawab bagian belakang!

Yang lain-lain maju!

Cheol Ryeong-dongji. [Dongji - kamerad]

Sebaiknya tunggu dukungan tiba.

Kenapa harus sampai begadang?

Jangan bergerak!

Tembak saja!

Jangan bergerak!

Sudah kuperingatkan jangan bergerak.

Kuhitung sampai tiga.

Jika pada hitungan ketiga kalian masih tidak meletakkan senjata,

batok kepala kalian akan kuhancurkan.

Satu...

Dua...

Hei, Im Cheol Ryeong!

Bukankah kau kusuruh tunggu bantuan?

Sungguh tidak patuh pada perintah.

Sesama dongji, buat apa ada pertumpahan darah?

Letakkan senjatamu dan keluar!

Masa harus sampai berhadapan muka?

Coba kau bayangkan...

Asalkan punya lempengan ini, peduli amat mau republik atau apa...

kau bisa makan enak tidur pulas.

Bukankah begitu, Cheol Ryeong?

Tutup mulutmu!

Oh ya?

Jiika aku tutup mulut, Hwa Ryeong akan kehilangan kepalanya.

Hentikan!

Lepaskan senjatamu!

Dongji yang lain juga harus patuh perintah.

Belum mau turun?

Menghindar!

Hwa Ryeong...

Hei Cheol Ryeong, kau tidak apa-apa?

Aku mau bilang padamu sekarang.

Dari awal aku sudah membencimu.

Tim investigasi apa?

Tidak lebih dari anjing piaraan negara.

Dasar anjing gila!

Hei Im Cheol Ryeong, kau sungguh beruntung.

Hei, Cheol Ryeong...

Hari ini nyawamu berhasil kau lindungi.

Bukan dikarenakan kepemimpinanmu yang hebat.

Tapi karena kemurahan hati seorang Cha Gi Seong.

Aku akan memberimu sebuah PR.

Tolong sampaikan kepada RDRK... [RDRK - Republik Demokratik Rakyat Korea]

Aku menganggap lempengan ini adalah darah dari rakyat jadi akan kuambil kembali.

Aku permisi kalau begitu.

-= Departemen Keamanan Rakyat =-

Uang dolar yang diproduksi oleh pabrik satu di Wonsan.

Tanda-tanda keamanan dan teks yang halus juga ditiru dengan sempurna.

Karena itu selain Dept. Pertahanan Amerika Serikat, negara-negara lain tidak akan bisa membedakannya. Ini adalah uang palsu yang terbaru.

Lempengan yang bisa mencetak uang dalam skala besar, namanya Myeong Do Jeon.

Dibuat oleh orang berketrampilan tinggi. Dan tingkat akurasinya mencapai---

Kita berkumpul di sini untuk membahas istilah-istilah teknis?

Langsung ke pokok pembicaraan!

Myeong Do Jeon itu sudah ditembak.

Tahun 2010 setelah fluktuasi mata uang palsu, partai menyangkal adanya hubungan dengan Supernote.

Tapi apabila dunia luar sampai tahu keberadaan plat master ini---

Berarti perang.

Negara mencetak uang palsu dan uang tersebut bersirkulasi di negara musuh.

Apa bedanya dengan deklarasi perang?

Siapa dalangnya?

Kolonel Cha Gi Seong.

Umur 44 tahun.

Aslinya di luar perbatasan Utara- Selatan Korea.

Tentara rakyat bagian pertukaran asing.

Tanggung-jawab utamanya adalah pengiriman senjata.

Setelah kembali ke tanah air tahun lalu bulan September, ia ditunjuk menjadi pemimpin pasukan khusus Pyongyang region 12 Departemen Keamanan Rakyat.

Pada saat pengutusan pasukan ia pernah dicurigai terlibat dalam perdagangan narkoba dan telah dihukum.

Saat itu istrinya Go Yeon Sook juga ikut terseret. Setelah ditangkap dia meninggal di dalam penjara.

Terhadap hal ini ia masih menyimpan dendam dan mengajak rekan-rekan dongji yang seperiode dengannya untuk bersatu--

Cha Gi Seong...

Untuk saat ini hasil lacak posisi yang dilakukan oleh Dept. Keamanan kita

pada tanggal 12 subuh menyelundup ke pelabuhan Pulau Jeungdo.

Waktu di mana dia menuju Dalian melalui Beijing adalah jam 17:00.

Tiongkok?

Terus tunggu apa lagi kalian?

Segera minta bantuan dan seret dia kembali ke sini!

Walaupun ada kerja sama yang erat dengan Biro Intelijen Tiongkok dalam hal berfukar informasi,

tapi Tiongkok hanyalah tanah persinggahan.

Berdasarkan pelacakan lokasi yang berhasil diperoleh hari ini,

Tujuan sebenarnya adalah...

Seoul.

-= Confidential Assignment =-

Berhenti!

Masih tidak mau berhenti?

Berhenti!

Kampret!

Mau kabur ke mana kau?

Demi mau menangkap kalian... Sialan, sini kau!

Sini kau!

Oke, oke aku tidak akan mendekat.

Bicarakan dengan baik-baik.

Sini kau, sialan!

Sialan!

- Jangan ke sini! Jangan mendekat! - Aku tidak akan mendekat.

Selangkah pun aku tidak akan mendekat.

Aku tidak akan mendekat.

=Appa angkat teleponnya=

=Jangan pura-pura sibuk, Ayo cepat diangkat.=

- =Appa angkat teleponnya= - Hei putriku telepon, boleh kujawab dulu?

=Jangan pura-pura sibuk, Ayo cepat diangkat.=

=Appa angkat teleponnya=

- Ya, Yeon Ah? - =Appa.=

- Appa sedang kerja sekarang. - =iPhone nya mana?=

iphone?

=Kan sudah janji aku mau dibelikan?=

=Kapan nih belinya?=

Ini orang...

Sudah menerima kebaikan dari Doo Sik?

Kebaikan seperti apa? Kebaikan? Mana mungkin.

Kalau memang bukan, kenapa baru laporan setelah orangnya dilepaskan begitu saja?

Waktu itu mau langsung laporan tidak sempat.

Demi menangkap Doo Sik, berapa banyak sudah upaya yang kulakukan kau juga bukannya tidak tahu.

Punya rumah tapi tidak bisa pulang. Bergantian memata-matai...

Memangnya aku tidak ikut berusaha?

Jadi orang tidak boleh begitu, kunyuk.

Apa...

Apaan? Habis ngomong begitu langsung cabut ke mana?

Suasananya tidak nyaman.

Tim pengawas datang. Aku juga tidak bisa berbuat apa-apa.

Aku akan memberimu skorsing tiga bulan. Pahami masalah ini dengan benar!

Di tangan orang itu ada pisau tuh!

Memangnya aku ini Robocop apa?

Pyo Banjang! [Banjang - ketua tim]

Kang Hyeongsa-nim!

Hei nyuk, 'kan sudah kusuruh kau laporan ke Banjang-nim, kenapa tidak kau lakukan?

Kukira setelah berhasil menangkap baru masukin laporan.

Sungguh tidak fleksibel jadi orang. Dasar!

Kau kira di sini itu Akademi Kepolisian?

Aku akan menjelaskannya pada Banjang-nim.

Menjelaskan apa?

Kalau ini adalah kelalaianku.

Sudahlah, kunyuk.

Kau seorang polisi baru tidak bagus jika sudah meninggalkan noda hitam.

Masuk sana!

Nasi sudah jadi bubur. Bisa apa lagi?

Jadi polisi itu memang begitu.

Tidak apa-apa, masuklah!

Ketua Tim Investigasi Khusus Dept. Keamanan Rakyat Area 12 Pyongyang, Cha Gi Seong telah melarikan diri.

Pasukan Khusus Dept. Keamanan Rakyat Area 12 Pyongyang, Sojwa Im Cheol Ryeong. [Sojwa - pangkat militer Korut setara dgn mayor]

Kenapa hanya kau seorang yang hidup?

Apa yang kau dan Cha Gi Seong rencanakan?

Bunuh saja aku.

Jika kau tidak membunuhku sekarang,

Sekalipun harus hancur lebur, aku juga akan mencari Cha Gi Seong hingga ke Korea.

Keluar!

Seminggu lagi...

...akan diselenggarakan pembicaraan eksekutif antara Utara dan Selatan di Seoul.

Belum pernah terjadi sebelumnya. Ini adalah undangan dari kita.

Aku mau...

kau ikut korps diplomatik ke sana.

Ke sana...

dan tangkap Cha Gi Seong kembali!

Aku tidak menerima kebaikan apapun.

Ah Yeon Ah, tuan putriku.

Cepat ke sini, ke sini.

Appa iPhone.

Iya, iya, cepat tutup kerainya!

iPhone!

Kapan aku mau dibeliin? Kan sudah janji mau beliin?

- Iya, iya. - Kapan mau dibeliin? Kapan?

Iya, iya.

Hari ini kita beli, hari ini.

Hari ini?

Iya, iya, cepat tarik kerainya.

Eomma suruh kau makan.

Bilang aku tidak lapar.

Hyeongbu!

Hyeongbu! Masalah besar, cepat bangun! [Hyeongbu - kakak ipar laki-laki]

Apa? Apa?

Aku lagi butuh uang banget, boleh pinjam 1 juta Won?

Sialan, 1juta...

Hyeongbu! [Hyeongbu - kakak ipar laki-laki]

Aku lebih banyak susahnya. Kartuku dibekukan.

Gak tahu ah!

Sana bicara sama eonni-mu, sama eonni mu saja.

Hyeongbu...

Kau serius mau begitu? Hah?

Bilang saja langsung sama eonni-mu.

Kau tahu nomor rekeningku, 'kan?

Tinggal transfer saja ke sana, ya?

Sial!

Ngapain kau di sini?

Eonni, lihat raut wajah Hyeongbu?

Sepertinya belakangan ini lelah sekali.

Jaga dia baik-baik dong, dasar!

Aigoo, mau jaga seperti apa lagi?

Hei!

Hei, hei, bangun!

- Hei, kau tidak pergi kerja? - Hei, dasar!

Ada apa sih? Kalian bertiga giliran memborbardirku.

Aku istirahat hari ini!

Pyo Banjang nih!

- Sudah ah! Aku tidak mau dengar! - Ya udah aku yang jawab kalau gitu. Halo?

Sini teleponnya!

Penakut, suaramu saja yang kencang.

Cepat bangun makan!

Gak mau makan.

Halo?

Hei, JinTae!

Barang apa banyak banget?

Tidak apa-apa.

Sudah, sudah.

Bagaimana liburanmu?

Liburan apaan?

Bisa-bisa aku jadi kuli bangunan.

Apa gunanya kerja bersama selama 15 tahun?

Sama sekali tidak ada rasa setia kawan.

Hei, hei, justru karena rasa setia kawan makanya tiap kali aku membiarkanmu.

Saat kau sedang memata-matai, kau meninggalkan posisimu sejenak sehingga penjahatnya berhasil kabur.

Saat menyelidiki Ssangmun-dong, kena ganti rugi 5 juta Won.

Kau ke sini cuma mau membicarakan ini?

Jangan khawatir, jangan khawatir.

Aku akan mengambil langkah-langkah dan tidak akan membiarkan resumรฉ mu ternoda.

- Ngomong apa sih? - Ayo sini!

Penyidikan terpadu Utara dan Selatan?

Seminggu lagi...

...akan diselenggarakan pembicaraan eksekutif antara Utara dan Selatan di Seoul.

Korps diplomatik pihak sana, akan diikuti oleh seorang perwira polisi.

Menurut panggilan mereka adalah inspektur?

Katanya ada penjahat Korea Utara yang melarikan diri ke sini.

Mereka mau menangkapnya dengan tangan sendiri.

Kejahatan apa yang dilakukannya?

Entahlah.

Katanya sih ini adalah instruksi dari Chongjang. [Chongjang - setara dengan direktur]

Semua orang ingin sekali menerima tugas ini.

Tapi aku berhasil merampasnya untukmu.

Kau bertanggung-jawab atas polisi Korut itu dan aku akan mendukungmu dari belakang.

Kau suruh aku melap pantat komunis?

- Hari gini kau masih bilang komunis? - Sudah ah!

Ngakunya mere-organisasi secara internal.

Aku yang bekerja keras siang malam malah dituduh polisi korup.

Dan sekarang aku mau disuruh mengerjakan ini?

Berapa jauh aku harus berkorban untuk negara ini, Pyo Gwang Ho?

Kau ini sungguh nyebelin, sungguh nyebelin.

Kenapa?

Masa kau tidak tahu kenapa aku berbuat seperti ini?

Sebelumnya pernah beberapa kali kau menggagalkan investigasi. Sekarang aku coba membantumu memperbaikinya.

Ya sudah, terserah.

Gak mau ya sudah. Aku akan meminta Lee Hyeongsa yang ke sana. [Hyeongsa - Detektif]

- Aku... - Berikan filenya padaku!

Aku gak bilang gak mau. Keputusannya bukan seperti itu.

Pekerjaan seperti ini mana boleh minta polisi baru?

Tidak boleh, Lee Hyeongsa tidak bisa.

Makanya kupertimbangkan dulu.

Oke, oke.

Makan segitu banyak? Aigoo...

=Siang ini sekitar jam 12:50...=

=...di Honam Expressway...=

Hyeongbu, remote controlnya dong!

Cepetan, cepetan.

=Hari Sabtu ini di Seoul pihak Utara akan menyelenggarakan...=

Eh, sebentar!

=...pembicaraan eksekutif...=

=Utara yang selama ini selalu diam secara inisiatif mengajukan undangan pembicaraan eksekutif.=

Bersamaan dengan tugas ini, posisimu akan diaktifkan kembali.

Jika tugas ini berhasil kau selesaikan dengan baik, tidak hanya kau saja tapi tim kita akan dianugerahi dengan bintang.

Naik pangkat.

Gaji tahunanmu juga akan naik.

Nyuk, kesempatan seperti ini jarang ada.

Istriku...

Selama ini kau telah menderita. Bertahanlah hingga tahun ini.

Apa?

Aku bilang kau sudah menderita selama ini. Bertahanlah hingga tahun ini.

Kau ambil makan saja sendiri. Di kulkas 'kan ada.

Makan apa? Aku bilang kau sudah menderita.

Minggir, minggir dong!

Kenapa sih ke sini-sini terus?

Kusuruh kau minggir!

- Di kulkas 'kan ada. - Dasar.

Tidak cocok, tidak cocok.

Pernah menjalani inspeksi pengawasan?

Ah iya, itu adalah kesalahan administratif.

Sudah diinvestigasi dan statusnya sudah dipulihkan.

Coba lihat berkasnya. Catatan sebelumnya sangat bagus.

Juga pernah menerima pujian dari Chongjang.

Lagipula ia ahli menyelidiki dalam penyamaran.

Sangat kompeten dalam tugas seperti ini. Makanya aku merekomendasikan dia.

Bagaimanapun juga...

Lumayanlah.

Kang Hyeongsa...

awasi terus polisi dari Utara tersebut 24 jam hingga pembicaraan tersebut usai.

Jika ada hal-hal yang aneh segera laporkan.

Pyo Banjang-nim...

anggota-anggota tim lainnya bantu Kang Hyeongsa sepenuhnya.

Iya, iya.

Aku tekankan sekali lagi.

Penyidikan kali ini adalah penyidikan terpadu antara Utara dan Selatan dan bersifat sangat rahasia.

Tidak boleh ada yang tahu jika NIS terlibat dalam urusan seperti ini. [NIS - National Intelligence Service]

Tidak hanya di Selatan, Utara pun tidak boleh sampai tahu.

Ngerti 'kan maksudku?

Mulai dari sekarang.

Ringkus Cha Gi Seong dan ambil kembali plat masternya!

Hape, kau tahu cara menggunakannya 'kan?

Orang-orang di Selatan menggunakan ini untuk mengatur rakyatnya.

Pistol boleh direbut, tapi ini jangan sampai.

Waktunya hanya ada tiga hari.

Pertama-tama, cari Park Myeong Ho.

Orang-orang yang dulunya pengikut adalah Cha Gi Seong

sekarang melakukan penyelundupan di Selatan.

Asalkan kau bisa menemukan orang itu, kau pasti bisa menemukan Cha Gi Seong.

Jangan dikarenakan dendam pribadi hal besar jadi rusak.

Camkan itu.

Sialan, ganteng sekali.

Im Cheol Ryeong Hyeongsa, benar kan? [Hyeongsa - detektif]

Aigoo datang dari jauh. Senang rasanya bisa bertemu denganmu.

Aku adalah Kan Jin Tae dari Tim Pencarian.

Senjata api yang dibawa oleh anggota tim pencarian Utara akan dikontrol oleh pihak Selatan hingga pencarian usai.

Ini adalah kode etik penyidikan terpadu, poin nomor satu.

Pistol itu adalah milik RDRK. Kembalikan! [RDRK - Republik Demokratik Rakyat Korea]

Kode etik, kode etik.

Harus kau patuhi.

Berhubung kau berada di Republik Korea, jadi kau harus menaati undang-undang Republik Korea.

Ayo kita jalan dulu.

Kau makan juga dong!

Setelah perut kenyang baru bisa menangkap penjahat. Aku mentraktirmu dengan menggunakan uang pajak negara.

Ayo makan!

Selatan akan mengutus orang yang bak ular berbisa untuk mengekorimu.

Bagaimanapun juga, jangan sampai rahasia keberadaan plat master tersebut ketahuan.

Target polisi Utara tersebut adalah seseorang yang bernama Cha Gi Seong.

Demi meringkus seorang pembunuh,

tanpa ragu-ragu mengadakan pembicaraan eksekutif Utara Selatan dan menuntut penyidikan terpadu antara Utara dan Selatan.

NIS merasa hal ini sangat mencurigakan.

Sudah 20 tahun lamanya aku menjadi polisi. Aku mengerti apa yang kau maksud.

Aku pintar membaca orang.

Tapi atas nama polisi,

aku akan merampungkan tugas perdana penyidikan terpadu Utara Selatan dengan baik.

- Anda tidak perlu khawatir. - Tidak.

Duduk!

Tugas menangkap Cha Gi Seong Serahkan saja kepada kami.

Kang Hyeongsa cuma butuh berpura-pura membantu polisi Utara tersebut.

Tepatnya, mengalihkan fokusnya.

Kenapa kau datang dari jauh-jauh ke sini?

Aku sudah baca file penyidikan terpadu ini.

Yang tidak kumengerti adalah...

Demi menangkap seorang pembunuh, Utara Selatan bekerja sama

menciptakan penyidikan terpadu ini?

Jujur saja...

Pembunuhnya melarikan diri ke Selatan. Kebetulan banget dong ya?

Dibiarin juga tidak akan membahayakan.

Aku sungguh tidak mengerti.

Tidak perlu harus mengerti.

Cukup lakukan pencarian dengan benar.

Gitu ya?

Itu...

Itu adalah Ingong Gukgi 'kan?

Memakai barang seperti ini--

Kode etik penyidikan terpadu Utara Selatan, poin nomor dua...

Sangat rahasia.

Dikarenakan sifatnya yang sangat rahasia, kita harus lebih berhati-hati.

Aku cuma mau mengatakan ini, tapi kau mendadak memelintir tanganku.

Untung saja aku menahan diri. Jika aku juga balas menyerang,

hubungan kita akan berubah menjadi sangat tegang, 'kan?

Saling lebih berhati-hati saja.

Ah, bikin malu saja.

Coba kau lihat...

Di Republik Korea itu di mana-mana dipasang CCTV.

Totalnya ada 3 juta unit.

Gerak-gerik kita berdua sedang diawasi.

Karena itu saling--

Setelah dipikir-pikir...

sepertinya tidak ada bedanya dengan Utara yang selalu diawasi.

Namanya juga satu bangsa.

Ah ini orang-orang, siang bolong...

Hei! Hei!

Pertama kali kau melihat selebaran yang seperti ini, 'kan?

Coba kau telepon.

Oh, pakai telepon ini saja.

Nomor satu adalah nomorku. Tinggal pencet yang lama saja.

Aku juga punya.

Punya ya?

Pakai ini saja.

Terus nomor teleponnya bagaimana?

Tidak usah.

Anu, kasih tahu dong! Kalau ada situasi mendadak gimana?

Kucekik kau.

Sialan.

Barang ini kau ambil kembali setelah kerja sama ini berakhir.

Langkah selanjutnya apa ya?

Ada tempat yang ingin kau tuju?

Seperti Menara Namsan atau Itaewon gitu.

Kelak kapan lagi kau bisa punya kesempatan mengunjungi Seoul lagi jika tidak ada penyatuan.

Kau adalah anggota elit pencarian Selatan?

Itu adalah informasi yang kau dengar?

Iya, terus kenapa?

Menurutku kau tidak mirip anggota tim pencarian, lebih mirip pemandu tur.

Kau kira aku tidak becus dalam menginvestigasi?

Masalahnya sekarang ini 'kan belum ada petunjuk apapun.

Orang atas sedang mencari keberadaan Cha Gi Seong, kita tunggu saja.

Ke Myeongdong saja.

Suka shopping ya?

Oke.

Di Utara bukankah anggota militer itu jauh lebih populer?

Kenapa kau malah jadi polisi?

Lewat jalan lain saja. Cari yang tidak macet.

Aku juga maunya begitu.

Tapi tidak ada jalan lain.

Kalau menurut GPS ini yang paling cepat.

Negara yang tidak menghasilkan setetes minyak kenapa bisa punya begitu banyak mobil?

Aigoo, dasar.

Polisi di Selatan semuanya seperti in?

Mau menangkap penjahat masih memilih jalan yang macet,

Membiarkan mobil-mobil yang lain jalan dulu dan masih sempat main hape?

Di Seoul itu, begitu kejebak macet tidak ada yang bisa dilakukan.

Bagaimana caranya menerobos kemacetan seperti ini?

Malah melotot, dasar.

Aigoo, aigoo harus minggir.

Itu mobil ambulans, makanya pada kasih jalan.

Tapi barusan kau bilang apa?

Ke Myeongdong bukan karena mau jalan-jalan

tapi mau menangkap penjahat?

Kita 'kan sedang bekerja sama. Kau jangan diam saja dong!

Daemyeong Officetel nomor 1108.

Kabarnya informan Cha Gi Seong tinggal di sana.

Namanya Park Myeong Ho.

Bilang dong dari tadi.

=Terjadi kasus penyanderaan di Motel L di Jangsu-dong wilayah Mapo.=

=Pelakunya seorang pria berusia sekitar 40-an membuat keributan dengan mengancam seorang wanita dengan senjata tajam.=

Aigoo, masalah apa saja ada.

Ya aku sedang berada di dekat Mapo. Aku akan segera menuju ke TKP.

Mau apa kau?

Barusan kan sudah kau dengar. Terjadi kasus penyanderaan.

Dongji, kau sudah lupa perintah negara? [Dongji - kamerad]

Kau tidak tahu prioritas mendesak sekarang itu apa?

Bagi seorang polisi, yang terpenting adalah keamanan warga.

Jika kita tidak ke sana dan ada warga yang terluka--

Jangan macam-macam!

Dasar...

Hei, kau...

Lepaskan dulu, kita bicara baik-baik.

Serius, ini betapa...

Lepaskan!

Oke, oke.

Lepaskan, bicara baik-baik.

Lepaskan!

Sialan!

Sebentar, sebentar! Lepaskan!

Lepaskan! Turun kau!

Kau terlalu menganggap remeh aku.

Dikit-dikit main plintir. Dikit-dikit tarik kerah baju.

Kau tuh... jika bukan rekan kerjasama-ku Sudah lama ku--

Kau melakukan kesalahan besar.

Lepaskan!

Oke, baiklah, baiklah.

Gencatan senjata, gencatan senjata.

Buka borgolnya! Kalau ada masalah bicarakan dengan baik-baik.

Kita bicarakan menggunakan cara yang kau inginkan.

Hei, Cheol Ryeong-ssi!

Cheol Ryeong-ssi, dengarkan dulu!

Cheol Ryeong-ssi!

Hei! Hei! Hei!

Hei!

Kau...

Ini... Ini orang gila ya?

Mau se-khusus apa ini misi...

tempat ini begitu tinggi.

Lee Hyeongsa, tolong lacak posisi taksi.

Seoul 19 BA 6918.

69! 6918!

-= Daemyeong Officetel =-

-= Daemyeong Officetel #1108 =-

Hoi!

Hebat juga ya kau.

Im Cheol Ryeong-ssi, ayo kita bicara sebentar.

Ayo kita ngobrol sebentar!

Jadi orang kenapa begitu keras kepala?

Hari gini mana ada orang yang melakukan pencarian mengandalkan tenaga manusia?

Semuanya juga pakai teknologi.

Berhubung sudah bertemu muka, ya harus saling berkomunikasi.

Hei!

Hei Lee Hyeongsa, Seoul 32SA 2914.

Dari perempatan Myeongdong menuju ke arah Jongno.

Jika posisinya sudah terlacak segera kabari aku!

Produksi Korea Utara?

Orang di atas menyebutnya begini...

"bingdu" [bingdu - metamfetamin]

Kampret, mau itu produk Tiongkok atau produk Korut,

jika sekilo harganya segitu, apa gak kemahalan?

Ini bukan barang palsu yang bisa ditemukan di mana saja di Korea.

Tapi barang asli harga terjamin. Ini adalah 'bingdu' produk Korut yang setara dengan Louis Vuitton produk Perancis.

Menurutku...

Kalian sudah terlalu lama menggunakan produk-produk palsu.

Aigoo, dasar kau pembelot Utara yang nista. Sudah hebat ya kau.

Cuma seorang pengedar narkoba.

Hei!

Berikan padanya!

Aigoo...

Aku tidak menipumu, kampret.

Oh ya...

Jika butuh mainan seperti ini, hubungi saja aku.

Yang kujual bukan hanya narkoba.

Masih ada yang lain.

Park Myeong Ho!

Di mana Cha Gi Seong?

Siapa kau?

Kau pikir ini palsu?

Hati-hati batok kepalamu!

Hei, Im Cheol Ryeong!

Sialan!

S

Su

Sub

Subt

Subti

Subtit

Subtitl

Subtitle

Subtitle

Subtitle o

Subtitle ol

Subtitle ole

Subtitle oleh

Subtitle oleh:

Subtitle oleh:

Subtitle oleh:

Subtitle oleh: ~

Subtitle oleh: ~

Subtitle oleh: ~ D

Subtitle oleh: ~ Da

Subtitle oleh: ~ Dam

Subtitle oleh: ~ Damn

Subtitle oleh: ~ Damn!

Subtitle oleh: ~ Damn!S

Subtitle oleh: ~ Damn!Su

Subtitle oleh: ~ Damn!Sup

Subtitle oleh: ~ Damn!Supe

Subtitle oleh: ~ Damn!Super

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperS

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSu

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub I

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub In

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Ind

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indo

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indon

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indone

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indones

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesi

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesia

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesia

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesia ~

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesia ~

Diterjemahkan oleh: ~ totoro ~

Di mana?

=Kang Hyeongsa-nim, di Itaewon.=

Itaewon?

Minggir! Minggir!

- Da Yeong! - Appa!

Nak, sini!

Da Yeong!

- Kau tidak apa-apa? - Appa...

Ini...

Hoi, Im Cheol Ryeong!

Hei!

Sudah ketemu!

Nama mandarinnya Hwang Wui Wan.

Naik maskapai Dalian A257 yang mendarat jam 16:00.

Coba cek rekaman pintu keluar setelah jam 16:00!

Baik.

Coba cari informasi mobilnya!

Baik.

Park Myeong Ho sudah tiba.

Hasa Park Myeong Ho. [Hasa - pangkat Kopral di Korut]

Kau tidak bosan ya?

Tidak perlu.

Semuanya lancar di sini?

Kapal dan senjatanya besok akan tiba di pelabuhan.

Bagus.

Tapi, terjadi sedikit masalah.

Sepertinya dia adalah utusan dari Utara.

Orang itu sedang mencarimu.

Sepertinya dia adalah jebolan unit pelatihan 5013.

Dua orang.

Yang satu polisi Selatan.

Memanggilnya dengan Im Cheol Ryeong.

Gila ya kau?

Ini yang kau maksud investigasi rahasia? Ini seperti iklan investigasi!

Aku saja hampir kehilangan nyawa.

Aku terlambat. Cuma terlambat sedikit tapi gak disangka mereka sudah mulai 'syuting film'.

Di depan ada anak kecil. Jika bukan aku, dia sudah mati konyol.

Tanpa ragu-ragu aku...

Sudah, sudah, sudah.

Terus Park Myeong Ho bagaimana?

Kabur.

Begitu kulihat, sudah gak ada dianya.

Dia dibiarkan kabur begitu saja?

Semua diinvestigasi, tapi dia dibiarkan kabur begitu saja?

Memangnya ada aku disuruh investigasi?

Wah, benar-benar bisa gila ini.

Si Cha Gi Seong itu...

...identitasnya sudah diselidiki.

Dia adalah anggota militer Korut yang membelot.

Mulai sekarang kau harus 24 jam nempel pada Park Cheol Ryeong dan awasi dia.

Supaya jangan gagal lagi.

24 jam sepertinya sedikit...

Bawa pulang dia tidur di rumahmu saja.

Jangan-jangan seperti ini.

Orang penting di pengasingan.

Jika Cha Gi Seong lebih dulu ditemukan oleh polisi Utara itu dan dibunuh secara diam-diam...

Apa yang akan terjadi?

Dan ini adalah kerja sama Utara Selatan.

Mampuslah kita berdua.

Hapenya sudah kau kasih ke Im Cheol Ryeong?

Dia pakai hape sendiri.

Aduh!

Harusnya kau berikan kepadanya.

Dia takut disadap. Mati-matian menolak.

Masa aku mau ngotot maksa dan menyodorkannya?

Sialan!

Im Cheol Ryeong mana?

Im Cheol Ryeong Hyeongsa-nim...

Aku adalah Lee Dong Hoon Hyeongsa.

Aku adalah partnernya Kang Jin Tae Hyeongsa-nim.

Kalau begitu, kita adalah satu tim juga.

Kita.

Mohon bimbingannya.

Walaupun sudah terpecah, tapi sebenarnya kita masih satu bangsa.

Kerja sama kepolisian Utara dan Selatan kali ini jika tugasnya bisa diselesaikan dengan sempurna--

Iya tuh, semoga bisa berhasil.

Tidak ada keanehan.

Kalau sampai ada keanehan, berarti gawat.

Ayo!

Apa rencanamu sekarang?

Park Myeong Ho melarikan diri.

Tidak ada petunjuk Cha Gi Seong sama sekali.

Masa mau cari dari pintu ke pintu?

Jika kita mulai dari sekarang,

dalam waktu 50 tahun akan bisa dirampungkan.

Kalau kau tidak ikut campur tangan, dia sudah berhasil kutangkap.

Jalan!

Gagal menangkap orang, satu jalan habis diobrak-abrik.

Itu yang kau maksud dengan investigasi rahasia?

Lebih mirip iklan investigasi. Ayo naik!

Kakimu... kakimu... turunkan. Biar aku bisa lewat.

Kakimu... kakimu.

Lebarkan sedikit.

Kelebaran.

Rapatkan, rapatkan.

Sialan, remuk tulangku.

Aigoo...

Betapa panjangnya hari ini, aigoo.

Bukhan Hyeongsa-nim... [Bukhan - Korea Utara]

Aku juga capek.

Tidak bisakah kita saling mempercayai?

Bagaimanapun juga kita ini adalah partner.

Cha Gi Seong harus kita tangkap bersama.

Posisi Cha Gi Seong akan segera kita temukan.

Informasi pihak Kepolisian Korsel itu sangat dashyat.

Apabila lokasi keberadaan Cha Gi Seong berhasil ditemukan, aku adalah orang pertama yang harus diberi tahu.

Jika seperti itu,

maka aku akan mematuhi kode etik penyidikan terpadu Utara dan Selatan dengan baik.

Tentu saja.

Buka borgol ini!

Kau berencana untuk beraksi solo lagi 'kan?

Kerja-sama ini, aku akan percaya sekali ini.

Gara-gara kau Cheol Ryeong-ssi, habis aku dimaki-maki atasan.

Memanggilmu Cheol Ryeong terasa sedikit menggelikan.

Aku sudah baca kesepakatan kerja sama ini. Kau jauh lebih muda dariku.

Kalau menurut kebiasaanku, sudah dari awal aku bicara menggunakan banmal.

Kita langsung pakai istilah hyeong-dongsaeng saja, bagaimana?

Boleh.

Wah, boleh juga nih! Langsung dioke-in.

Keren!

Ini adalah hadiah pertemuan dariku untukmu, hadiah pertemuan.

Ini...

Keluarkan kakimu, kakimu.

Lumayan tuh!

Barang apa itu?

Ini adalah indikator sesama polisi di Korea Selatan ini.

Bukankah ini adalah alat pelacak lokasi?

Itu hanya salah satu dari kegunaannya.

Bagaimana penjelasannya ya?

Oh ya...

Misalnya di sebuah TKP.

Siapa dengan siapa, tidak ada yang saling kenal.

Pada saat seperti ini ada yang datang...

"Siapa kau?"

"Oh, aku?"

"Aku adalah orang yang seperti ini."

"Wah, polisi ya?"

"Iya, terus kau siapa?"

"Nih!"

"Wah, kau juga polisi ya? Telah menyusahkan."

Kita itu satu kesatuan. Kita itu adalah dongji.

Saling memberi informasi yang seperti ini,oke?

Tapi...

Kenapa kau sendiri tidak pasang?

Punyaku lagi di-charge.

Tiap hari juga harus dicharge.

Biar aku saja.

Cheol Ryeong menuangkan minuman untukku. Sungguh terima kasih.

Aku akan segera membalas kebaikanmu.

- Minumlah segelas. - Tidak usah.

Minumlah segelas, minum segelas.

Kita itu berdasarkan kerja-sama.

Game-nya sudah dimulai.

Jika aku memberitahumu informasi mengenai Cha Gi Seong, apa yang akan kau lakukan untukku?

Kau ingin aku melakukan apa?

Apa ya? Apa saja boleh?

Oke.

Beri aku uang 100 juta Won?

Lalu aku akan mengambil uang itu

menyekolahkan Yeon Ah ke TK berbahasa Inggris.

Dan menikahkan cheoje-ku. [Cheoje - saudara perempuan dari istri]

Sisa uangnya semua akan kuberikan kepada istriku.

Beli rumah yang besar dan pamer sedikit.

Bagaimana?

Meminjam polisi terbaik se-Korea Selatan selama tiga hari.

Upah seperti ini tidak seberapa, 'kan?

Kau tahu berapa upah harianku?

Kalau dengar kau pasti akan kaget. Coba dengarkan.

Setelah dipotong pajak, lebih kurang...

3790, bukan... Sekitar 38 juta Won.

Terus dibagi 10.

Jadi 300 ya? [Maksudnya 3 juta, penghitungan nominal Korea 3 juta = 10 ribunya 300 biji, jadi bilangnya 300 tanpa diikuti dengan satuannya]

Terus 300 tersebut dibagi 30 lagi.

Sialan, cuma 100 ribu saja?

Mau ke mana malam-malam?

Yeobo!

Rumah kita kedatangan tamu. Ayo masuk! Masuk, masuk.

Ini adalah dongsaeng polisi baru.

Ganteng, 'kan?

Karena datangnya buru-buru, jadi belum menemukan tempat.

Untuk sementara tinggal di rumah kita.

Datang tangan kosong tidak apa-apa,

tapi dia ngotot mau beli ayam goreng kesukaanmu. Aku bilang kau suka ayam goreng.

Ini adalah hyeongsu, hyeongsu. [Hyeongsu - istri dari abang]

Dan ini adalah tuan putriku.

Kabarmu baik?

Anak siapa Yeon Ah?

Anak Eomma.

Pintar.

Ayo cepat kasih salam!

Halo!

- Halo! - Ada apa?

Kenapa tidak mencarikan hotel buat dia saja?

Itu orang juga, gak kenal main ikut saja.

Orangnya bisa kedengaran tuh!

Mana boleh bicara begitu di depan orangnya?

Kalau dengar terus mau apa?

- Aku tidak suka. - Jangan keras-keras!

Masuk, masuk.

Ayo masuk!

Seperti inilah kehidupanku.

Aku adalah kepala keluarga di sini. Kau jangan merasa sungkan.

Masuklah!

Siapa yang mengundangnya masuk?

Eonni, kenapa gitu sih terhadap tamu?

Dasar kau ini.

Istriku itu cuma galak di mulut saja. Tidak apa-apa.

Masuklah, tidak apa-apa.

Jangan merasa sungkan.

Masuklah.

Ganteng banget! Gimana nih?

Sudah masuk?

Iya, kenapa?

Kenapa? Kenapa?

Dia tidak boleh tidur di ruang utama.

Kalau tidur di kamar yang ini saja.

Ini adalah kamarnya Yeon Ah.

Bagaimana ya? Mungkin akan terasa sedikit kurang nyaman.

Jika butuh apa-apa, kau bisa kasih tahu aku.

Kamarku di sebelah sini.

Sebelah sini.

Selamat malam.

Begitu mendapatkan lokasi Cha Gi Seong,

aku akan membatalkan penyidikan terpadu ini.

=Kau harus ingat, waktu tinggal 48 jam lagi.=

=Jika tidak berhasil,=

=hancurkan plat master tersebut.=

Aku bersumpah untuk menyelesaikan tugas ini.

Kau tidak berselera makan ya? Cobalah cicipi ini.

Ini adalah masakanku.

Silakan?

Kau suka makan apa biasanya?

- Jika kau tinggal di sini beberapa hari, nanti kumasakkan. - Mau tambah lauknya?

Tidak usah sungkan-sungkan. Katakan saja.

- Ada keajaiban apa ini? - Enak sekali.

Enak sekali.

Numpang di sini 3 tahun, ramyeon saja tidak pernah masak sendiri.

Orang 'kan tamu, Eonni.

Entah sesuai dengan seleramu atau tidak.

Tidak usah repot-repot.

Apa saja aku suka.

Kau orang Utara?

Ohh...

Karena hidup di sana susah, jadi dia ke sini.

Dia polisi dari Utara.

Perlakukanlah dia dengan baik. Bagaimana pun juga kita satu bangsa.

Ya 'kan?

Makan ikannya.

Putri siapa ini?

Putri Eomma.

Aigoo, pintarnya.

Oh, iya. Ajeossi?

Iya kasih ke Ajeossi.

Pintar.

Ambilkan juga buat Appa dong!

Kau juga makanlah.

Kau makanlah.

Sepotong daging dari tadi dipasing ke sana ke mari.

Dia toh bukan saudara kita dari Utara yang hampir mati kelaparan.

Dasar Hyeongbu...

Zaman sekarang mana ada orang yang mati kelaparan?

Terlalu tidak memahami dunia ini. Kata siapa tidak ada?

Coba kau baca di koran. Berapa banyak orang yang mati kelaparan di Utara?

Hyeongbu mu itu memang tidak pintar ngomong.

Kenapa?

Di depan muka orang...

Jangan disimpan dalam hati ya.

- Appa jahat sekali. - Jahat!

Sungguh jahat!

Memangnya semua orang Utara mati kelaparan?

Itu juga tergantung orangnya.

Wajahnya mana mirip wajah orang kelaparan? Begitu berkilau.

Omo!

Maaf, aku mewakilinya meminta maaf.

Hyeongbu orangnya memang seperti ini.

Orang bisa jadi tertekan. Jangan menatapnya terus, ayo makan!

Kau juga makan, ayo makan.

Makanlah, nanti harus keluar 'kan?

Ayo makan! Kenapa tidak makan?

Makanlah.

Ajumma sungguh pintar masak nih!

Timjang-nim!

Informasi mobil sudah dapat.

Nanti aku telepon lagi.

Nama lengkap Jang Seong Taek.

Direktur DS.

- DS? - Iya.

DS Resort dan Hotel itu satu jalur.

Direktur Perwakilannya Yoon Dae Seob adalah keturunan Tionghoa.

Bujangnya Samhaphoe cabang Seoul. [Bujang - setara dengan kepala bagian]

Awasi Yoon Tae Seob dan Jang Seong Taek 24 jam!

Jika mengadakan kontak dengan Cha Gi Seong, segera laporkan kepadaku!

Bagaimana dengan udara di Selatan yang bebas?

Ada ketidaknyamanan hidup?

Sungguh bebas. Makan enak, tidur nyenyak.

Di sini adalah sebuah tempat di mana dengan uang semua bisa dinikmati.

Walaupun sayap kanan dan sayap kiri tidak pernah akur.

Tapi sebenarnya di Korea Selatan ini tidak ada kiri atau kanan.

Tapi ada perbedaan atas bawah.

Orang-orang kaya dengan miskin.

Kalau pembicaraan basa-basi, sebaiknya tidak usah.

Langsung ke topik pembicaraan saja.

Sekalipun seperti ini, aku juga tidak tidak mengerti.

Aku harus melihat dengan mata kepala sendiri saat mencetak uang.

Ini 'kan bukan jual beli jasa.

Kita cek dulu kinerja plat master tersebut.

Barang asli atau bukan, harus kami konfirmasi dulu.

Kenapa? Aku terlihat seperti penipu?

Zaman sekarang teknologi sudah sangat berkembang.

Kami harus mencari ahlinya dan peralatannya juga mahal.

Aku tidak punya banyak waktu.

Cukup dua hari.

Boleh atau tidak kami lihat, itu adalah kebebasanmu.

Jadi transaksi atau tidak, itu adalah kebebasanku.

Sungguh kukuh.

Bajingan.

Yoon Hoejang...

Plat master ini kudapatkan dengan mengorbankan tanah airku, keluarga, masa muda dan darahku.

Mau rasakan?

Makanya, dengan pengorbanan yang begitu besar harusnya kau meraup keuntungan sebesar mungkin.

Lagi pula orang yang sanggup 'mencerna' barang ini hanyalah aku seorang.

Iya juga.

Kalau begitu aku cuma bisa menunggu.

Kuberi kau waktu 24 jam.

Yoon Hoejang, carilah seorang ahli penilai.

Besok jam yang sama, aku akan bertemu denganmu dengan membawa plat master tersebut.

Seperti ini baru benar.

Tapi aku harus memperingatkanmu.

Jika bercandanya sudah keterlaluan, bisa kehilangan nyawa.

Coba direwind, rewind.

Stop!

Itu, itu...

Orang itu sedang menuju ke mana?

Menuju ke basement.

Ada apa di basement?

Ada toko duty free di sana, tapi masih belum buka.

- Duty free? - Iya.

Oh baik, terima kasih.

Jangan asal serobot. Harus punya bukti, bukti.

Tas yang disandang Park Myeong Ho sudah diganti.

Tidak ada yang aneh jika ganti tas. Kenapa memangnya?

Ah!...

Kenapa?

Nih!

Aku tidak tahu di Utara itu bagaimana.

Tapi di sini ada yang namanya Asas praduga tidak bersalah.

Sebelum ada keputusan dari hakim, semua orang tidak bersalah.

Ketika berada di sini, lakukan seperti orang sini.

Aku bukan polisi Korea Selatan.

Makanya, harusnya aku yang polisi Korea Selatan yang menyelidikinya.

Begitu baru sesuai dengan hukum.

Aigoo, kalian telah bekerja keras.

- Ada yang mau kutanyakan. - Apa itu?

Aku sedang mencari seseorang pria yang bernama Park Myeong Ho.

Kemarin sekitar jam 3 sore dia ada ke tempat ini.

Kalian juga tahu, 'kan?

Rambutnya keriting kribo, kepalanya besar. Kunyuk yang itu.

Kami sudah cek rekaman CCTV.

Tidak usah takut, bicara jujur saja!

Kenapa kunyuk itu bisa berada di sini?

Nyuk!

Kau kenal padaku 'kan?

Sini kau!

Sial.

Sini kau! Ayo sini!

Sini kau, kampret!

Ada masalah!

- Hyeongnim! Hyeongnim! - Kami pijitin.

Hyeongnim, sakit!

Tempat apa ini?

Tempat apa ini?

Membuka toko duty free maksudnya supaya kalian patuh bayar pajak terhadap negara.

Ini barang-barang apa ini?

Semuanya barang palsu?

Hei!

Siapa kau?

Kau bos di sini?

Kerja-sama kalian sangat diharapkan dalam penyidikan ini.

Kau kenal Park Myeong Ho, 'kan?

Kau bawa surat surat perintah?

Lagi dikirim ke mari oleh kurir. Makanya aku ke mari duluan.

Kau datang ke sini tanpa laporan dulu ke pengadilan atau hakim?

Terlalu ceroboh sepertinya.

Jjabsae-nim kita ini. [Jjabsae - slang u/ polisi dgn konotasi negatif]

Sialan, memanggilku jjabsae di depan hidungku? [Jjabsae - artinya lebih kurang babi ngamuk]

Hei, Im Hyeongsa...

Dipanggil begitu sama orang, aku masih harus...

Ini asli?

Jangan bercanda! Kembalikan!

Kembalikan, bajingan!

Apa hebatnya Jjabsae?

Tanpa surat perintah masih berani macam-macam?

Park Myeong Ho mana?

Wah! Kekar benar bodi yang satu ini.

Jangan membuatku buang-buang air liur.

Kasar sekali bicaranya.

Kenapa memangnya kalau aku tidak bersedia memberitahumu?

Menghambat tugas aparat negara sama dengan flagrante delicto.

Jika menolak untuk bekerja-sama dalam penyidikan ini,

kekuatan partai akan dipergunakan.

Inspektur...

Maksudku polisi yang kalian sebutkan itu bukan jjabsae tapi pelayan sipil yang menegakkan hukum.

Kalian harus memberikan perlakuan yang sesuai.

S

Su

Sub

Subt

Subti

Subtit

Subtitl

Subtitle

Subtitle

Subtitle o

Subtitle ol

Subtitle ole

Subtitle oleh

Subtitle oleh:

Subtitle oleh:

Subtitle oleh:

Subtitle oleh: ~

Subtitle oleh: ~

Subtitle oleh: ~ D

Subtitle oleh: ~ Da

Subtitle oleh: ~ Dam

Subtitle oleh: ~ Damn

Subtitle oleh: ~ Damn!

Subtitle oleh: ~ Damn!S

Subtitle oleh: ~ Damn!Su

Subtitle oleh: ~ Damn!Sup

Subtitle oleh: ~ Damn!Supe

Subtitle oleh: ~ Damn!Super

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperS

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSu

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub I

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub In

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Ind

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indo

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indon

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indone

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indones

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesi

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesia

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesia

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesia ~

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesia ~

Diterjemahkan oleh: ~ totoro ~

Bajingan.

Tisu gulung ya?

Di tanah airku, ini bukan senjata.

Di Korea Selatan ini juga tidak dianggap senjata.

Anu...

Hanya dengan ini?

Orang menyerang pakai balok kayu masa mau tinggal diam saja?

Tentu saja tidak, tapi...

Pakai ini...

Telepon Park Myeong Ho! Lacak posisinya.

Banjang-nim...

Aku mau keluar dari penyidikan terpadu ini.

Kenapa? Barusan ada kejadian.

Serius, aku tidak bohong.

Pihak lawan ada beberapa yang bertubuh kekar. Tapi Im Cheol Ryeong...

menumbangkan mereka hanya dengan menggunakan tisu gulung.

Apa?

Samhabhoe?

Namanya DS Holdings.

Sebuah organisasi kekerasan koorporasi.

Tapi setelah Cha Gi Seong masuk ke sana, dia mengadakan kontak dengan mereka.

=Serius?=

Iya.

Hape yang kau berikan pada Im Cheol Ryeong sudah kau pasangi alat penyadap?

Sudah tuh!

=Tapi kok kenapa tidak ada signal?=

Mana kutahu?

Hei, Jin Tae...

Kita cari tahu lebih dulu

alasan kenapa Cha Gi Seong membelot.

Kenapa ia berhubungan dengan Samhabhoe, tujuannya apa.

=Setelah kupikir-pikir, ini bukan masalah naik pangkat atau tidaknya.=

=Korek informasi dari Im Cheol Ryeong.=

=NIS juga tidak memiliki informasi yang lebih mendalam=

Ini.

Untukmu.

Hei, hei, hei, alamat tempat Park Myeong Ho tinggal sudah ditemukan.

=Yeongdeungpo-gu, jalan Dosin #66. Kami juga akan segera ke sana.=

=Setelah Park Myeong Ho ditangkap, serahkan dia kepada kami.=

Biar kami yang interogasi.

=Jangan gagal lagi seperti kemarin. Kami juga...=

=Setelah lulus sekolah, orang yang seharusnya mandiri...=

Eonni...

Berapa gaji hyeongbu?

Setelah potong pajak...

Tidak termasuk bonus...

3000 lebih sedikit. [Maksudnya 30 juta Won]

3000? [Maksudnya 30 juta Won]

Iya.

Dikit sekali.

Kenapa kau bilang sedikit?

Dengan uang itu kami mencukupi kebutuhan dan bisa membayar uang sekolahmu juga.

Pria dengan gaji 100 juta yang mengejarku jumlahnya tidak terhitung.

Tapi melewati hidup dengan dengan seorang polisi bergaji 30 juta sepertinya agak keterlaluan.

Dengan syarat yang kumiliki, sangat disayangkan.

Ada polisi yang mau menikahimu?

Jika aku mau, sudah pasti dia tidak akan bisa kabur.

Aku 'kan Park Min Yeong.

Memangnya kenapa kalau Park Min Yeong?

Kau tidak lebih dari seekor kepinding, kepinding.

Baju yang kau pakai tadi itu dapat dari mana?

Gara-gara kau aku jadi lupa.

Sudah berapa putaran.

Kau tuh, cepat cari kerja dan pindah dari sini.

Sudah ah! Malas ngomongnya.

Apanya sudah, kunyuk!

Kenapa sih itu orang tampangnya harus seperti itu?

Membuat hati orang berdebar-debar saja.

Kenapa begitu mementingkan penampilan?

Eonni terlalu tidak mementingkan penampilan.

Aku dibikin kaget olehnya.

Hei, aku juga kaget.

Sangat mematikan.

Iya, sangat mematikan.

=...menabrak sebuah truk dan menimbulkan adegan yang menegangkan.=

=Perkelahian mereka yang dashyat...=

- Eh, orang itu! - =...terus saja berlangsung.=

Eonni, Eonni...

- =Menurut laporan warga...= - Orang itu adalah Cheol Ryeong-ssi 'kan?

=Melompat dari gedung tinggi dan meluncurkan pertarungan yang sengit.=

Omo! Omo!

Apa yang terjadi?

Hei, jangan coba-coba ya!

Keren sekali.

Aigoo, dasar.

Gila ya kau?

Apa yang kau lakukan? Kenapa masangnya jadi gak pas?

Kau tunggu di sini!

Ada kemungkinan Park Myeong Ho berusaha melarikan diri dari pintu yang lain.

Apa maksudmu? Kenapa aku harus mempercayaimu?

Sialan!

Aku bukannya tidak mempercayaimu.

Kita 'kan satu tim. Sebisa mungkin kita bergerak bersama.

Telah menyusahkanmu.

Di sini tempatnya?

Mau apa?

Aku adalah polisi, polisi.

Coba lihat betapa kotornya....

Apa ini?

Ayo jalan!

Jang Dongji...

Tidak bolehkah jika aku tetap di sini saja?

Tugasku mempersiapkan semuanya sudah kulaksanakan.

Informasi dan senjata semuanya sudah kupersiapkan semuanya.

Yang menjadi bagianku itu tidak usah saja.

Tolong sampaikan beberapa patah kata yang baik tentangku pada Daejang dongji.

Siapa kau?

Apaan ini?

Kau penanggung-jawab di sini? Kau kerja bagian apa?

Ada perlu apa ke sini?

Aku datang mencari seseorang yang bernama Park Myeong Ho.

Cari orang?

Keluar!

Coba lihat gerombolan preman ini.

Im Hyeongsa, gerombolan ini masih belum pernah menyaksikan kehebatanmu.

Im Hyeongsa kau....

Cheol Ryeong!

Cheol Ryeong!

Cheol Ryeong!

Jja--Jja--Jangan mendekat!

Kalian bisa mati.

Kampret!

Ss--ss--sebentar.

Aku sendirian kalian ada.... dua, empat, enam orang!

Ss--ss--sebentar! Jangan mendekat!

Sini!

Ayo sini, kampret!

=Tidak boleh jika ada seorang pengkhianat.=

Park Myeong Ho sudah dibereskan.

Im Cheol Ryeong mana?

Baru saja sampai.

Hei, dijawab teleponnya.

=Hei, Cheol Ryeong ya?=

Wah, ternyata Park Myeong Ho berhasil kau temukan juga.

=Saat kau diberi kesempatan hidup, sudah seharusnya kau hargai itu.=

Tapi...

Karena aku sangat menyukaimu, makanya aku sering menutup sebelah mata.

Kau khusus datang ke sini untuk menangkapku?

Hatiku sungguh terluka.

Tutup mulutmu dan nantikan saja.

Aku akan datang sendiri untuk menghabiskan nyawamu.

=Tapi bagaimana ya?=

Di situ adalah kuburanmu bersama dengan rekan Namhan-mu itu. [Namhan - Korea Selatan]

=Selamat jalan, tidak kuantar ya.=

Cheol Ryeong!

Ada apa dengan bangsat itu?

Bagaimana matinya?

Bahkan petunjuk ini pun hilang sekarang.

Kau tertembak?

Tertembak gimana? Kalau tertembak sudah mampus daritadi. Masa bisa hidup sampai sekarang?

Sial.

Ketusuk pisau.

Sial.

Mau apa kau?

Lepaskan!

Lepaskan!

Sini kau! Sini!

- Masuk! Masuk! - Sini kau!

- Lepaskan! - Hei, hei, apaan ini?

- Tunggu apa lagi? - Mana Kang Hyeongsa-nim?

Kang Hyeongsa-nim!

Apa nyuk? Apa? Apa?

Banjang-nim!

Sini! Kunyuk, sini kau!

Sini!

Anu...

Kau masih belum paham situasinya?

Ini apa? Investigasi rahasia.

Tidak boleh sampai mereka tahu.

Di luar banyak sekali orang-orang.

Anu...

Kejadian di sini nanti akan kulaporkan secara langsung pada Pyo Banjang. Seperti ini saja. Kau cukup tahu saja.

Dan juga ini...

Ini adalah ponsel Park Myeong Ho.

Dalam waktu tiga hari selidiki seluruh catatan panggilan Park Myeong Ho yang ada.

Setelah itu telepon aku.

Tidak boleh gagal seperti yang terakhir kali.

'Ngerti?

'Ngerti.

Ayo, jalan!

Coba kulihat!

- Darah! - Tidak apa-apa, tidak apa-apa nyuk!

Apa tidak sebaiknya ke rumah sakit dulu?

Sudah kubilang tidak apa-apa, kampret.

Jadi polisi kan memang resikonya seperti ini.

Aduh, bagaimana harus kujelaskan pada Eommanya Yeon Ah?

Kau tidak apa-apa?

Mana mungkin tidak?

Ususku hampir terburai keluar.

Hei, kau kenapa begitu?

Gerombolan itu menyerbu sambil membawa pisau.

Kau malah lari meninggalkanku seorang diri di sana.

Sebagai seorang dongsaeng, begitu terhadap hyeong-mu?

Kau sungguh membuatku kecewa. Sungguh tidak setia kawan.

Ngomong-ngomong bangsat yang membunuh Park Myeong Ho tadi, yang badannya kekar itu...

dia bukan Cha Gi Seong, 'kan?

Dasar.

Kalau ditanya, itu pertanyaan tolong dijawab dong, dasar.

Ada orang yang habis ditikam nih!

Ya udah, ya udah.

Kerja-sama 'palamu!

Dia adalah bawahannya Cha Gi Seong.

Kau harusnya sudah tahu dari awal jika Cha Gi Seong adalah mantan militer.

Punya berapa anak buah dia sebenarnya?

Tidak tahu.

Anak buahnya sendiri saja sudah ada belasan.

Ditambah bawahannya yang merupakan tentara bayaran...

Hei, Im Cheol Ryeong...

Apa sebenarnya yang sedang terjadi di dalam negara Korea Selatan ini?

Kenapa seorang perwira tinggi Korut membawa militernya ke Korsel?

Mau apa mereka sebenarnya?

Hei, aku sudah menceritakan semuanya padamu tanpa ada kebohongan, tapi kau tidak begitu.

Jika kau mau tetap bungkam seperti ini,

kerja-sama di antara kita berdua tidak akan bisa diteruskan lagi.

Cha Gi Seong itu mau apa? Ke sini untuk apa?

Kau berusaha begitu keras mau menangkap bangsat itu, alasan sebenarnya apa?

Cha Gi Seong membunuh semua orang yang terlibat di dalam operasi itu.

Terus?

Bagiku mereka adalah dongji yang sudah seperti keluarga sendiri.

Di fotoku itu--

Sebenarnya itu adalah sebuah operasi yang siaga di tempat.

Tapi gara-gara aku...

Gara-gara kau?

Vandalisme saja masih belum cukup sekarang orang juga dibunuh?

Aku menyuruhmu menangkap Park Myeong Ho. Siapa yang suruh kau bunuh?

Bukan perbuatan kami itu.

="Kami"? Kami yang mana?=

Kaminya kau dengan Im Cheol Ryeong atau kaminya kau dengan aku?

Kalian berdua sungguh klop satu sama lain.

Terus? Kalau bukan kalian lantas siapa?

Cha Gi Seong tidak sendirian. Katanya dia punya bawahan yang merupakan mantan anggota militer.

=Apa?=

Sepertinya senjata yang dijual oleh Park Myeong Ho semuanya ke situ.

=Bisa dibilang setidaknya ada 10 orang.=

Info ini kau dapatkan dari mulut Im Cheol Ryeong?

Iya.

=Lalu apa motif Cha Gi Seong?=

=Cheol Ryeong juga tidak tahu. Ini sudah semuanya.=

=Mana mungkin tidak tahu? Korek lebih jauh lagi!=

=Korek apa? Suruh aku korek dia terus. Memangnya dia itu kantong?=

=Sudah ah! Cepat ponsel Park Myeong Ho...=

Kau dari divisi mana?

Kejahatan terorganisir.

Oh, divisi SM.

Aku kostum.

Mau kuberitahu bagaimana trik untuk melepaskan 'gelang' kaki elektronik ini?

Ampun... ampun.

Lenganku mau patah.

Sepertinya orang ini adalah polisi.

Bukankah kau bilang tidak ada yang kau rahasiakan padaku?

Sungguh maaf.

Bukankah telepon pun tidak kau jawab?

Hyeong hanya mengkhawatirkanmu. Tidak tahu kau ada di mana.

Datang ke negara yang asing ini, mungkin terjadi sesuatu atas dirimu.

Aku begini karena terlalu mengkhawatirkanmu.

Hei, tapi...

Barang ini sungguh sulit diputuskan.

Oke-oke, kucoba... kucoba lagi.

Mana mungkin tidak bisa putus? Dipaksa ntar juga putus, ya 'kan?

Udah bisa, udah bisa.

Akhirnya...

Akhirnya... setelah bersusah payah.

Ini harus diserahkan kembali.

Wah! Barang ini sungguh kokoh.

Cheol Ryeong, ke mana?

Nyuk, mau ke mana kau? Kau harus pulang ke rumahku.

Cheol Ryeong! Cheol Ryeong!

- Dihajar siapa kau sampai begini? - Pelan-pelan!

Pelan-pelan, pelan-pelan, sakit banget!

Jangan gerak-gerak!

Dah gak usah saja.

Cuma berdarah sedikit saja.

Berhenti! Sini!

Dasar tidak punya hati!

Gak usah cengeng! Kenapa begitu?

Cubitanmu terlalu dashyat.

Sini mukanya!

Sini mukanya cepat!

Sudah, tidak usah, tidak usah.

Sudah kuperingatkan ya.

Jika kau sampai ditikam lagi, awas saja nanti.

Makanya aku tidak ditikam.

Hei, untuk apa kau sok hebat di sini dihajar orang sampai begitu?

Kasus besar apa yang sedang kau tangani?

Dengan kau berbuat begitu, penjahat di Korea akan punah?

Kau sekarang ini mau jadi jagoan?

Anakmu sudah umur berapa?

Iya, aku sudah tahu. Jangan bicara lagi.

Ajoessi...

Ajeossi dan Appa sama-sama polisi?

Kalau begitu kau pasti hebat sekali.

Bisa menembak untuk menangkap penjahat.

Seperti Appa-ku begitu, ya 'kan?

Iya.

Buka bajumu!

Ha?

Maksudku lengan baju.

Kenapa tanganmu sampai begini?

Tidak apa-apa.

Dasar, ini apa?

Seperti begini masih bilang tidak apa-apa?

Bisa apa lagi?

Walaupun gajimu sangat sedikit, tapi aku tidak ingin melihatmu terluka.

Tapi setelah menikah kau akan tetap tinggal di sini, 'kan?

Sekarang kau pasti tidak punya tabungan apapun.

- Tapi aku bisa mengerti. - Aku...

...sudah punya pasangan.

Kenapa baru ngomong sekarang? Dasar!

Apaan sih?

Maaf ya.

Kau mencintai gadis itu?

Pasti dong.

Cinta banget.

Tidur sana!

Bagiku mereka adalah dongji yang sudah seperti keluarga sendiri.

Sebenarnya itu adalah sebuah operasi yang siaga di tempat.

Tapi gara-gara aku...

Kampret, sok keren.

Telah menyusahkanmu.

Hutang negara karena meninggalkan kalian semua...

akan kubayarkan kepada kalian semua.

Setelah operasi ini berakhir,

kita akan memiliki kebebasan selamanya.

Bertarung hingga titik darah penghabisan.

Buktinya sudah keluar.

Ini ditemukan pada mayat Park Myeong Ho.

=Setelah pertemuan berakhir, delegasi dari Korea Utara...=

=mengakhiri jadwal temu tiga hari dan bertolak kembali ke Korea Utara.=

=Rincian spesifik tentang pertemuan tersebut...=

Sedang apa kau di sini belum tidur?

Tapi, bajumu cuma ini satu?

Cepat keluar!

Hape Park Myeong Ho sudah berhasil dipulihkan. Ayo!

Cocok sekali denganmu. Itu adalah bajuku waktu aku seusiamu.

Makan dulu baru pergi.

Tidak ada waktu lagi. Kita harus secepatnya ke sana.

Kalau tidak mau dimakan, buang saja!

Iya iya.

Ayo makan sesuap!

- Kau berpakaian seperti ini karena Chae Ryeong? - Ayo cepat, cepat!

- Cepat berikan pada kami. - Sungguh memalukan, memalukan.

Cepat berikan padaku.

Sini cepat!

Bawa ke mari makanannya! Bukan tahun baru kenapa masak tteokguk? [Tteokguk - sup kue beras]

Kenapa ini tteokguk terlihat seperti dumbbell?

Ini adalah tteokguk ala-ala Korut.

Kenapa mendadak jadi Korut? Ah, gara-gara orang ini?

Cheol Ryeong-ssi sepertinya belakangan ini tidak begitu memiliki nafsu makan.

Coba kau cicipi.

Ayo coba dicicipi dulu.

Enak.

Ayo dimakan, ayo.

Harus cocok dengan seleramu.

Ayo dicicipi.

Aku cari resepnya lewat internet.

Lauk di atas semuanya kususun sesuai dengan yang ada di foto.

- Benarkah? - Benar. - Bagaimana?

Enak.

Oh ya?

Oh ya? Syukurlah. Makan yang banyak ya.

Enak?

Bohongin siapa? Imo, itu jelas-jelas masakan Eomma. [Imo - saudara perempuan ibu]

Kau...

Memang benar anak eomma.

Sini, ayo sini!

Yeon Ah kau mau makan juga? Kimchinya enak lho!

- Aku nanti saja baru makan. - Kenapa kau duduk di pangkuan Ajeossi?

Sini, tidak boleh begitu.

Ajeossi jadi tidak nyaman waktu makan.

Sini!

Appa!

iPhone aku bagaimana?

Nanti kubelikan.

Kapan?

Kapan ya belinya?

Besok ya?

Kalau tidak berniat membelikan, jangan mengumbar janji.

Kenapa? Itu berapa duit? Aku mau beli untuknya.

- Tinggal belikan saja, 'kan? - Tidak boleh.

- Mau iPhone buat apa? - Makanlah, makan.

Jika ada yang ingin kau makan, tinggal kasih tahu aku saja.

Jika ada yang ingin kau makan, tinggal kasih tahu aku saja. -= Ponselmu disadap. =-

-= Ponselmu disadap.=-

-= Ponselmu disadap.=- Tidak ada.

Tidak ada.

Yeon Ah kau makan punya Eomma saja.

Beneren enak?

Makan buru-buru bisa mengganggu pencernaan.

Rasanya bagaimana?

Kau makan pelan-pelan saja. Aku keluarkan mobil dulu.

Makanlah sedikit lagi!

Kenapa selesai makan duluan?

Tidak apa-apa.

Habisin dulu baru pergi.

Makanlah sedikit lagi, tidak apa-apa.

Tidak apa-apa, makanlah.

Ayo dimakan.

Sebentar! Sebentar!

Sebentar! Sebentar! Sebentar!

Sebentar!

Aku cukup memanggilmu Im Hyeongsa saja?

Melihat usiamu yang lebih muda dariku, aku akan menggunakan bahasa santai saja.

Anda sudah menggunakan bahasa non-resmi.

Begitu ya?

Anu jujur saja aku tidak tahu apa yang kalian kerjakan di luaran, pulang ke rumah dengan badan penuh luka.

Kutanya pun kau tidak akan buka mulut.

Itu... tolong jaga suamiku.

Dengan tabiatnya yang seperti itu, kunasehati pun belum tentu didengar.

Jika ketemu hal-hal yang berbahaya, tolong kau lindungi dia.

Mungkin kau tidak begitu paham karena kau belum menikah.

Eonni, tidakkah kau keterlaluan?

Cuma suamimu yang penting dan suami orang tidak?

Suami siapa dia?

Suatu hari dia akan menjadi suami orang.

Pokoknya, tolong ya?

Walaupun dia tidak punya apa-apa,

tapi kami tidak punya apa-apa lagi selain dia.

Aku mengerti.

=Namanya uang kertas super.=

=Ini adalah plat master yang digunakan Korea Utara dalam mencetak uang palsu.=

=Cha Gi Seong berencana melakukan transaksi plat master ini dengan Samhabhoe.=

Di mana lokasi transaksinya?

=DS resort.=

Lokasi Cha Gi Seong sudah ditemukan?

Masih belum.

Ponsel Park Myeong Ho harus di--

Cepat katakan! Bukankah kau sudah tahu?

Sudah kubilang aku tidak tahu.

Cepat katakan!

Kau ini mau memukul orang?

Cepat katakan!

Aku tidak tahu.

Sekalipun tahu tidak akan kuberitahu, kampret.

Orang yang katanya mau kerja-sama malah memasang alat penyadap dan mempermainkanku.

Itulah kenapa harabeoji dan halmeoniku selalu bilang,

orang-orang Korea Utara itu semuanya komunis.

Dari dulu tidak ada satu pun yang bisa dipercaya.

Diktator selama tiga generasi.

Itulah kenapa negaranya berubah menjadi seperti begini.

Rakyatnya selalu kelaparan dan hotteok-pun susah didapatkan. [Hotteok - panekuk isi pasta kacang]

Orang kaya beranak kaya, orang miskin beranak miskin.

Menemukan jalan keluar, bersorak sorai gembira....

Tahukah kau berapa besar hutang negara Korea Selatan?

Tidak tahu, berapa memangnya?

Bisa berhutang itu juga sebuah kemampuan.

Jauh lebih baik dibandingkan pengemis di mana-mana.

Tapi setidaknya kemiskinan kami sama rata.

Bercanda ya?

Justru karena sama rata,

penguasa negaramu membeli kapal pesiar dan hidup dengan boros?

Jangan menghina Republik Demokratik Rakyat Korea!

Sudah kuhina, terus mau apa? Mau memukulku?

Oke, supaya kau senang silakan saja. Kupinggirkan dulu mobilnya.

Pukul saja.

Kau...

sebaiknya bicara jujur.

Kau ke sini dikarenakan plat master tersebut, 'kan?

Masih mau pura-pura?

Ke sini mencari Cha Gi Seong yang telah membunuh dongji yang bagaikan keluarga sendiri?

Berbohong dengan sambil menahan air mata.

Hampir saja aku percaya pada kebohonganmu dan menolongmu, bangsat.

Mengerti?

Aku tidak bohong.

Terserah.

Bantulah aku.

Atas dasar apa aku harus membantumu?

Jika Cha Gi Seong berhasil kau tangkap, plat master itu akan kuberikan kepadamu.

Aku berjanji.

Walaupun aku merasa bersalah,

tapi aku meminta bantuanmu dengan tulus.

Bantulah aku.

Sabarlah, sebentar lagi bala bantuan akan tiba.

Kau mau apa? Cari apa?

Apa sanggup kalau hanya kita berdua? Bukankah kau bilang sendiri jika mereka adalah militer?

Bukan kita berdua, tapi aku sendiri.

Apa?

Mereka adalah tentara pasukan khusus yang masih hidup setelah operasi berakhir.

Mereka adalah orang-orang kapitalisme yang pernah kau jumpai.

Ada perbedaan yang fundamental.

Jika kau tidak ingin mati konyol, tunggulah di sini.

Walaupun tidak sampai seratus juta, tapi...

Apa ini?

Belikan iPhone buat Yeon Ah.

Walaupun barang-barang produk Amerika tidak ada pengaruh baiknya buat anak-anak,

tapi hiduplah dengan sedikit kualitas pendidikan.

Apa? Apa maksudnya ini?

Selama ini, terima kasih.

Baik, barangnya sudah dikonfirmasi.

Sekarang mari kita secara resmi membuat sebuah kesepakatan.

Setelah kupikir-pikir...

Ketrampilannya dariku, pembuatannya dariku, penyebarannya juga dariku.

Setelah dibandingkan seperti ini, sepertinya harga plat master ini terlalu mahal.

Potong setengah, jadi 10 juta dolar AS.

Di sini ada Coca-cola? Tolng beri aku segelas.

Polisi Utara dan Selatan tidak boleh dipisahkan lebih dari 10 meter.

Artikel nomor tiga dari kode etik. Lupa?

Penyidikan terpadu ini 'kan belum berakhir.

Apa yang akan kau lakukan? Ada rencana?

Coba kau telepon pakai yang bisa melihat wajah itu.

01023356972 adalah nomorku.

Apa rencanamu?

Cepat bener pemberitahuannya.

Cepat jawab!

Sungguh menyegarkan.

Aku kembali ke tanah air dari luar negeri.

Yang paling kurindukan adalah ini.

Rekan-rekan se Korea Utara,

juga harus mencicipinya.

Rasa Coca-cola kapitalisme.

Aku sendiri juga merasa jutaan dolar AS sepertinya tidak mungkin.

Dua puluh juta dolar AS saja.

Apa?

Tidak bersedia?

Kalau begitu 30 juta.

Waktu tidak menunggu orang.

40 juta dolar AS.

Kau ini merampok atau apa?

Apa kataku? Sudah kubilang jangan main-main, 'kan?

Dari awal aku ke sini memang bukan untuk melakukan transaksi denganmu.

Kalau begitu 20 juta dolar AS seperti kesepakatan awal.

- Tidak, tidak... - Tidak usah.

Uangku akan kucetak sendiri.

Jaga plat masternya!

Kau mau apa?

Ternyata benar kau datang juga.

Masih hidup toh?

Hei, kenapa setiap kali saat kau muncull past barang-barang hancur?

Tidak ada waktu lagi, ayo cepat!

Lari!

Hei, barusan itu apa?

Kau tidak apa-apa?

Kunyuk itu si Cha Gi Seong 'kan?

Benar.

Jumpa di pelabuhan.

Tidak kena jantung, cukup ke UGD saja.

Dong Won...

Kang Hyeongsa-nim.

Tidak apa-apa.

Tidak apa-apa, tidak apa-apa.

Luka tembak di gedung parkir. Segera panggil ambulans ke mari!

Jadi polisi memang seperti ini.

Aku tidak akan mati.

Kau cepatlah pergi.

Kau cepat pergi tangkap Cha Gi Seong.

Kau tekan saja bagian sini.

Awasi dia sampai ambulans datang!

Baik.

Kunyuk.

Lee Dong Won!

Cepat! Cepat!

=State road 303 arah ke pelabuhan. Mobil yang melarikan diri ditemukan.=

=Unit yang bisa mengejar harap segera melapor.=

=Lapor, akan kami kejar. Laporan selesai.=

=Hei, Kang Jin Tae bangsat!=

Segera kembali!

=Sudah berapa kali kubilang, Im Cheol Ryeong tidak boleh ke sana.=

Kenapa?

Kenapa tidak?

Takut jika investigasi terpadu Kore Selatan terungkap?

atau takut uang palsu super itu dirampas?

Sudah kubilang itu bukan area kita lagi.

Penyidikan terpadu ini sudah usai.

Lalu untuk apa kau menyuruhku mengorek-ngorek informasi dari dia?

Bukankah kau bilang tidak suka melihat mereka yang mengenakan jas sok jadi pahlawan di sana?

Jin Tae, ada apa denganmu?

Sangat berbahaya! Segera kembali!

Mereka yang berjas--

=Aku sedang bersama dengan beberapa anggota NIS.=

- Kampret si NIS itu! - Berikan padaku!

Kang Jin Tae-ssi, aku anggota berjas.

Mulai sekarang kasus ini menjadi tanggung-jawab kami.

Segera hentikan mobilmu di sana dan antar kembali polisi Utara tersebut!

Kenapa harus berhenti?

Kau juga sudah melihat dengan mata kepala sendiri.

=Bajingan-bajingan itu melepaskan tembakan. Polisi sampai terluka.=

=Sudah seharusnya secepat mungkin ditangkap.=

=Untuk apa mengurusi polisi Utara atau polisi Selatan?=

Baiklah, tolong dengarkan dengan baik-baik.

Ini adalah situasi krisis nasional.

=Tidak peduli dengan cara apa, Cha Gi Seong harus ditangkap.=

=Dan rebut plat masternya.=

=Cha Gi Seong tidak boleh sampai terbunuh. Kau harus menghentikannya, Kang Hyeongsa-nim.=

Jika perlu, polisi Utara itu boleh dikorbankan.

Kampret!

Janji ya?

Setengah dari uang itu adalah milikku.

Maksudku, milik negaraku.

Sekali-sekali tunjukkan kesetiaanmu terhadap tanah airmu.

Dan menjadi polisi yang diakui oleh masyarakat. Kampret.

Ayo!

Ada satu lagi.

Setelah Cha Gi Seong kau tangkap, dia akan kau bunuh?

Meskipun aku tahu posisimu, tapi...

sebagai seorang polisi membalas dendam dengan menangkapnya, bukan setelah ditangkap dia dibunuh.

Harus menangkapnya dan menghukumnya.

Tidak boleh keterlaluan, mengerti?

Mengerti.

Kenapa kau menjawab dengan begitu cuek?

Aku 'kan sudah bilang aku mengerti.

Polisi itu ya seperti ini, kunyuk.

Mobil itu... ada di sana!

Hei, rapatkan mobilnya!

Pegang ini!

Ha? Ha? Apa?

Mepetin mobilnya!

S

Su

Sub

Subt

Subti

Subtit

Subtitl

Subtitle

Subtitle

Subtitle o

Subtitle ol

Subtitle ole

Subtitle oleh

Subtitle oleh:

Subtitle oleh:

Subtitle oleh:

Subtitle oleh: ~

Subtitle oleh: ~

Subtitle oleh: ~ D

Subtitle oleh: ~ Da

Subtitle oleh: ~ Dam

Subtitle oleh: ~ Damn

Subtitle oleh: ~ Damn!

Subtitle oleh: ~ Damn!S

Subtitle oleh: ~ Damn!Su

Subtitle oleh: ~ Damn!Sup

Subtitle oleh: ~ Damn!Supe

Subtitle oleh: ~ Damn!Super

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperS

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSu

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub I

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub In

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Ind

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indo

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indon

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indone

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indones

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesi

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesia

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesia

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesia ~

Subtitle oleh: ~ Damn!SuperSub Indonesia ~

Diterjemahkan oleh: ~ totoro ~

Hei! Hei! Cheol Ryeong! Cheol Ryeong!

Sebentar! Sebentar!

Kenapa kau berbuat seperti itu?

Hei, Cheol Ryeong...

Orang-orang di bawah atasanku yang korup...

tidak ingin menjadi pengkhianat atas nama negara.

Jangan menghina negara!

Bukankah kau juga atas nama negara

dan membalas dendam isterimu?

Ayo tembak!

Mau apa kau, kampret!

Minggir!

Kau mau cari mati ya?

Lepaskan aku, kampret!

Kau mau menembakku?

Oh ya? Jawab aku!

Mau menembakku?

Bukankah kau sudah berjanji padaku, kampret?

Tidak membunuh Cha Gi Seong tapi menangkapnya hidup-hidup?

Cha Gi Seong...

Dia membunuh isteriku.

-= Laporan autopsi =-

-= Laporan autopsi =- Ini ditemukan pada jasad Hwa Ryeong dongji.

Ini ditemukan pada jasad Hwa Ryeong dongji.

Karena aku ingin supaya engkau tahu.

Sebelum polisi tiba, bawa pergi ini.

Ini jatuh bersama Cha Gi Seong ke dalam sungai.

Hanya dengan membawa ini kau bisa tetap hidup.

Aku hidup atau mati tidak penting.

Harus hidup! Sekalipun begitu kau harus tetap berjuang untuk hidup.

Istrimu yang sudah tenang di sana pasti juga berharap seperti itu.

Cha Gi Seong tewas karena terjatuh sendiri ke bawah.

Jika ternyata dia masih hidup...

Aku akan menangkapnya. Jangan khawatir, pergilah.

Kau percaya padaku, 'kan?

Pergi, cepat!

Cepat pergi! Cepat!

Telah menyusahkanmu.

Sekarang kau adalah kebanggan Republik Demokratik Rakyat Korea.

Jenazah Cha Gi Seong masih belum diverifikasi.

Jika Anda memberiku beberapa waktu...

Orang-orang yang membahayakan partai negara telah berhasil disingkirkan.

Bergabunglah kembali.

Ini adalah perintah terakhir yang didapatkan dari Jojang Dongji. [Jojang Dongji - pemimpin kamerad]

Tidak usah menghiraukan Cha Gi Seong lagi.

Penyidikan terpadu Utara dan Selatan...

...berakhir sampai di sini.

Pinjam hapemu sebentar.

=Appa angkat teleponnya. Jangan pura-pura sibuk, Ayo cepat diangkat.=

Appa lagi dalam perjalanan pulang ke rumah.

Yeon Ah putri siapa?

=Appa...=

Kenapa?

=Appa...=

Kenapa nangis Yeon Ah?

Aku kehilangan sesuatu.

Barang itu tidak ada padaku.

Barang itu sudah...

Tidak usah menjelaskan.

Kau kuberi waktu dua jam.

Bawa plat masternya ke pembangkit listrik yang ada di pelabuhan Incheon!

Jika kau lakukan, nyawa keluargamu akan kuampuni.

=Hei, jika kau ke sini membawa polisi janji itu terpaksa harus kulanggar.=

Pada saat itu, keluargamu akan kuiris sedikit demi sedikit.

Tolong... tolong lepaskan anakku.

Yeon Ah! Yeon Ah!

Eomma!

=Cheol Ryeong...=

=Yeon Ah dan ibunya...=

Diculik oleh Cha Gi Seong.

=Dia memintaku membawa plat master itu ke sana.=

=Jam sembilan ke pembangkit listrik yang ada di pelabuhan Incheon.=

Jika aku tidak ke sana, Yeon Ah dan ibunya akan dibunuh.

=Cheol Ryeong, bantulah aku.=

=Tolong selamatkan Yeon Ah, Cheol Ryeong.=

Kalian keluar dulu!

Daejang Dongji...

Cha Gi Seong masih hidup.

Tolong izinkan aku untuk menangkapnya.

Bukankah aku sudah bilang, penyidikan terpadu Utara dan Selatan sudah usai?

Kau masih terobsesi untuk balas dendam?

Tidak bisa membedahkan antara perintah dengan dendam pribadi?

Anggota keluarga polisi Selatan yang bekerja sama denganku disandera.

Jangan ikut campur yang tidak perlu!

Mulai sekarang aku tidak ingin kehilangan siapapun.

Aku juga tidak ingin kehilanganmu.

Maafkan aku.

Aku pasti akan bergabung kembali.

Eomma!

Ajeossi yang menakutkan itu sudah pergi?

Sudah pergi, sudah.

Tapi kau tetap harus memejamkan matamu.

Kita bersabar sebentar sampai Appa datang ya?

Barangnya sudah tiba.

Yeon Ah!

Yeon Ah!

- Yeon Ah Eomma! - Appa!

Yeobo!

- Yeobo kami di sini! - Appa!

- Appa! - Yeobo kami di sini!

Yeon Ah!

Sebelah sini Yeobo!

- Appa! - Yeobo kami di sini!

- Appa! - Yeobo!

- Appa! - Yeobo!

=Di mana plat masternya?=

Lepaskan dulu istri dan anakku!

Setelah itu baru kuberikan padamu.

=Masih berani membicarakan syarat denganku?=

- =Keluarkan!= - Yeobo...

Kau tidak punya, 'kan?

Betul, aku tidak punya. Dasar bangsat kau!

=Aku tidak punya, bangsat!=

Jangan menyembunyikan diri! Keluar kau!

Keluar kau, bangsat!

Keluar kau!

Anu... Anu... maaf... maaf.

Maaf, Hyeong-nim. =Cha Gi Seong Daejang-nim...=

=Semua ini adalah salahku.=

Isteri dan anakku tidak punya salah apa-apa.

Lepaskan mereka dan bunuh saja aku.

Maafkan aku.

Tolong lepaskan mereka.

Bunuh saja aku.

Kau bisa dengar?

Yeon Ah, Appa ada di sini, oke?

Kita akan segera pulang ke rumah.

Tembak!

=Dongji, kau tidak apa-apa?=

Cheol Ryeong, ya?

Maaf, aku datang terlambat.

Terima kasih, Cheol Ryeong.

Jika bergerak, semua akan mati.

Bajingan...

Lepaskan orang Namhan itu! [Namhan - Korea Selatan]

Plat masternya aku yang ambil.

Hei, Cheol Ryeong...

=Kau demi menolong orang-orang ini dan mengkhianati tanah airmu?=

=Tapi...=

Bagaimana aku harus mempercayaimu?

Coba cek bagian atas mesin derek!

Daejang Dongji, bagian atasnya tidak ada.

Cheol Ryeong, sepertinya ada yang kurang pada plat master tersebut.

Bukankah barusan sudah kukatakan?

Kau lakukan itu dulu.

Hebat juga kau, kampret.

=Baik kalau begitu.= Lepaskan mereka!

=Cepat bawa keluargamu pergi dari sini!=

Cheol Ryeong...

Baik... baik.

Lalu kau bagaimana?

Tidak usah khawatir.

Hyeong...

...maafkan aku.

Karena aku kau telah menderita.

Hyeong, pergilah.

Terima kasih... terima kasih... Terima kasih.

Tunggu apa lagi kalian?

=Hei, Cheol Ryeong...=

=Di antara kita masih ada rahasia apa lagi?=

=Sepeser pun kau tidak punya. Jika kau balik, masih bisa hidup?=

=Ikut aku saja.=

=Sebentar lagi akan ada kapal yang akan merapat ke dermaga.=

Daejang-nim!

Baik.

Aku segera ke sana.

Kenapa masih belum jalan?

Yeobo...

Kau tahu bagiku yang paling berharga adalah kau dan Yeon Ah 'kan?

Tapi... aku adalah polisi Korea Selatan, 'kan?

Terus?

Membiarkan Cheol Ryeong sendirian...

Mau ngomong ini saja putar-putar dulu?

Sana! Cepat!

Bunuh bangsat itu semua dan bawa Cheol Ryeong pulang!

Aku benar boleh ke sana?

Tapi kau tidak ke sana sendirian, 'kan?

Kau akan menghubungi Pyo Banjang, 'kan?

Tentu, tentu saja harus menghubunginya.

Jika kau sampai terluka, mampus kau! Mengerti?

Hei, sebelah sana!

Cheol Ryeong, ini untukmu!

Kau kenapa? Tidak apa-apa?

Aku tidak apa-apa.

Maaf, aku datang terlambat.

Kau bukannya pulang malah balik ke sini.

Lalu kenapa kau ada di sini?

Aku dan kau itu sama, kampret!

Bukankah kau sambil nangis memintaku untuk menolongmu?

Aku tadi nangis sungguhan. Jika itu kau, masa kau tidak nangis?

Tapi bagimu tetap aku yang terbaik, 'kan?

Kau tinggal menunggu untuk berterima kasih padaku.

Cha Gi Seong kabur lewat sana! Sebelah sana! Sebelah sana!

Kau tahu jika aku adalah penembak jitu, 'kan?

Kemana kampret itu? Cepat sekali gerakannya.

Sialan!

Waktu itu sudah seharusnya kepalamu kupancung.

Kau tahu plat master ini apa?

Sesuatu yang bisa menciptakan sebuah negara yang lebih bijaksana.

Yang kubayar dengan keringat dan darahku.

Untuk semua ini, kesalahanku sama sekali tidak pantas disinggung, bajingan!

Cheol Ryeong...

Sialan, Cheol Ryeong!

Cheol Ryeong!

Coba kulihat! Coba kulihat!

Cha Gi Seong...

Sialan!

Dasar kampret!

Ambillah!

Kau serius mau ke Aoji-ri?

Bukankah ini adalah kebanggaan Republik Demokratik Rakyat Korea?

Kau juga sekali-sekali jadi polisi yang diakui oleh negara.

Sial!

Kau dan aku itu sama. Berapa lah gaji yang dibayar oleh negara sampai kita harus begini.

Kelaparan, merusak tubuh, dan babak belur.

Sekalipun sampai begini, tetap saja tidak ada satupun orang yang mengakui.

Aigoo...

Tapi Hyeong, kenapa kau mau jadi polisi?

Mana kutahu aku akan seperti ini?

Di film-film terlihat keren sekali. Sampai dor dor dor tembak-tembakan.

Menangkap penjahat ke mana-mana sambil membawa surat perintah dan borgol.

Lalu semua orang berkumpul dan memberimu tepuk tangan. Kukira akan seperti ini.

Lalu kenapa kau sendiri jadi polisi?

Di Utara harusnya tidak ada penjahat. Semua orang sibuk cari makan.

Kalau benar seperti itu, di sana adalah surganya bagi polisi.

Bawalah aku ke Korea Utara, Cheol Ryeong.

Kalau begitu kau harus hati-hati. Dengan mulutmu yang seperti ini ada kemungkinan kau bisa ditangkap.

Bagaimanapun juga, walaupun semuanya berawal dikarenakan ini.

Bisa menangkap orang jahat dan menolong orang baik. Kalau kau?

Aku juga sama pada awalnya.

Aigoo, sakit banget.

Tidak bisa lebih cepat ya si Pyo Banjang itu?

Aigoo...

Terima kasih telah menggunakan subtitle dari: ~ Damn!SuperSub Indonesia ~

Damn!SuperSub Indonesia Facebook Fanpage: https://www.facebook.com/DamnSuperSubIndo

Kunjungi blog Damn!SuperSub Indonesia di: ~ http://ngesub.com ~

~ Follow twitter kami di: @DSSIndo dan @ngesub dan nantikan karya kami berikutnya. ~

Pyongyang?

Iya.

Kasus apa?

Kasus pembunuhan berantai pertama di Pyongyang.

Pelakunya adalah orang Namhan.

Ikut No Dong Seok melarikan diri ke Utara.

Karena ini adalah kasus pembunuhan, kali ini penyidikannya juga bersifat rahasia.

Fasilitatornya sudah ditetapkan.

Oh ya?

Hyeong...

Pakaianmu masih tetap jelek ternyata.

Lama tidak berjumpa.

Aigoo, lama tidak berjumpa.

Pada saat Investigasi terpadu Utara dan Selatan,

senjata api milik polisi Selatan,

sebelum operasi ini berakhir, akan ditahan oleh polisi Utara.

Iya, iya. Ayo jalan!

Cheoje ku ribut ingin bertemu denganmu. [Cheoje - saudara perempuan istri]

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.