All language subtitles for The.Mercenary.2019.720p.WEB-DL.XviD.AC3-FGT

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Sultan303.xyz Agen Judi Online Terpercaya

Bonus New Member 50% Bonus Deposit Harian 5%

Bonus Cashback up to 15% Bonus Rolingan Casino 0.8%

Afrika Tengah

Satu titik satu.

Satu orang menuju ke arahmu.

Aku menghitung 10 milisi bersenjata, mungkin lebih didalam.

Terima kasih, Max, tetap waspada, kawan.

Cepat, cepat!

Aku akan membunuhmu!

Urus kedua orang itu, Max.

Kita tak ingin mereka membawa teman ke pesta.

Jangan bergerak, keparat.

Dimana kita temukan orang-orang ini?

Kabar bagusnya adalah 12,000 orang orang itu.

Dan aku yakin kita mendapat target utama lain di semak-semak,

Itu bernilai 7,000 tambahan. Jika kita benar.

Dan aku tahu kita benar, karena kita handal.

Hari yang cukup bagus untuk bekerja, Max.

Kerja bagus./ Sebelah sini. Berbaring.

Bagaimana dengan mereka?

Kita akan bicara soal itu.

Hidup mereka sama seperti kematiannya.

Tak begitu bernilai.

Kenapa kau bertanya, Max, kau mulai merasa ragu?

Hanya bertanya.

Irak

Lari!

Melihat sesuatu?/ Nihil.

Teruslah waspada.

Hammaford, Wilson, tengah depan, tembak!

Magpie, Notch, amankan jalur belakang!

Cepat, cepat!

Mag, kau harus singkirkan PKM,

Dia mengepung kita, kau mendengar?

Ayo!

Astaga, Magpie.

Itu hal paling gila yang pernah kulihat di hidupku.

Aku akan menerimamu sepenuhnya.

Baiklah, Max, ada dua yang lari menuju masjid.

Hammaford, bantu dia. Cepat, cepat, cepat!

Bajingan!

Kau akan segera menemui-Nya, prajurit.

Kau akan segera menemui-Nya.

Dasar bajingan psikopat.

Bawa senapanmu, kita pergi.

Aku baru saja melihatmu menghabisi 13 orang.

Minuman pertama aku yang traktir.

Kau mau aku menciummu? Hei...

Jangan khawatir denganku, Max, Aku begitu bersemangat!

Ini hari yang bagus. Perolehan yang terbaik.

Baiklah, kerja bagus. Pimpinan Skuad saja...

Dia bernilai $20,000.

Dan menurutku kita akan ikut pelelangan...

...70-100,000 target lagi.

Kerja bagus, semua. Ini, kawan.

Baiklah, foto grup.

Ayo, aku akan unggah ini di Facebook.

Dia tidak serius dengan Facebook itu, 'kan?

Dia masih berusaha temukan belahan jiwanya, bos.

Ayolah, kau belum melakukan itu?

Baik, semua berkumpul. Ayo, cepat.

Lihat ke lensa kecil itu. Kau tahu harus apa.

Ayo, semua. Itu penyetelan waktu.

Satu, dua, tiga.

Kolombia

Tolong aku.

Kemari.

Sialan!

Kemari!

Kau akan menyukai ini.

Dasar...

Kau aman sekarang. Kau aman.

Aku akan keluarkan kau dari sini.

Keparat!

Aku akan potong kepalamu, tentara legiun!

Lihat aku, Max.

Lihat aku, Max.

Lihat aku!

Lihatlah dirimu sekarang.

Cincin yang bagus. Aku akan mengambil itu.

Hei, kau lihat aku membunuh dua orang dengan satu tembakan?

Pelurunya menembus kepalanya.

Aku juga mengenai dia.

Dua tewas dalam satu tembakan.

Kita sebaiknya menjual ini sendirian.

Kita bisa hasilkan 10 kali lipat dari yang mereka hasilkan dengan FBI.

Ya, ya, benar.

Cobalah menjual itu sendiri. Silakan.

Itu usaha yang lebih melelahkan dibanding yang kita kerjakan.

Percaya aku untuk itu.

Berkamslah. Kita pergi 20 menit lagi.

Apa ada yang melihat, Max./ Tidak.

Kurasa aku melihat dia masuk pondok sebelum itu meledak.

Dia tewas./ Tunggu dulu, kawan.

Tunggu dulu.

Apa maksudmu, menurutmu dia mati?

Granatmu... Max temanku!/ Aku melihat dia...

Aku melihat dia memasuki pondok!/ Jangan mempermainkan aku!

Aku melihat dia masuk pondok sebelum itu meledak.

Dia mati!

Kalau begitu cari dia. Lakukan pencarian perimeter sekarang.

Dia hanya pekerja lainnya, siapa yang peduli?

Maaf?

Apa kau punya masalah menerima perintah?

Kau harus tenang, bos./ Kau harus melakukan tugasmu.

Itu pasti./ Pergilah.

Max, kau mendengar?

Ayolah, Max.

Max, beri laporan jika kau bisa, ganti.

Max takkan pernah meninggalkan itu.

Kau tahu itu.

Apa yang kita lakukan, bos?

Apa kita tetap di sini dan mencari dia?

Waktu kita hanya 20 menit untuk bersiap...

...dan mengangkut kargo ini lalu melakukan pertemuan.

Max tahu kesepakatannya.

Bayaran tinggi, resiko tinggi.

Baik, bawa yang kau butuhkan. Kita bergerak.

Demammu akhirnya reda.

Kau mengalami infeksi darah parah...

...yang hampir menewaskanmu.

Dokter membalut luka di lehermu,

Dan memberimu antibiotik.

Kakimu kelihatannya butuh sepasang sendal.

Kau bisa memakai ini jika mau.

Kau mau ke mana?

Kau tak tahu berada di mana,

Atau ke mana akan pergi.

Selamat datang di paroki ku.

Aku Bapa Elias.

Bisa aku mengajakmu keliling?

Ikut denganku.

Kakimu, kau yakin tak ingin memakai sendal?

Tidak?

Jadi, kau menerima amal...

...tanpa menawarkan apapun sebagai balasannya?

Antibiotiknya memakan biaya...

...yang gereja ini tak mampu untuk keluarkan.

Orang jujur pasti ingin membalas budi.

Aku ingin tempat ini disapu,

Kau melakukan itu, maka kita impas.

Ini tidak rumit.

Kau tahu, menurut kabar aku orang yang baik hati.

Tapi aku juga orang yang praktis, anakku.

Aku bukan tipe orang yang menerima amal dari orang asing...

...tanpa memberikan penawaran.

Kau menyapu, dan aku ingin tawarkan kau imbalannya.

Tidak?

Aku putuskan tidur di bawah atapku tanpa bayaran.

Aku ingin membayarmu kembali dengan hidangan hangat.

Jika kau menolak, kau membuatku menjadi orang tidak jujur.

Dan itu hal yang buruk untuk dilakukan kepada pendeta.

Ayo, Anakku.

Biar aku lihat.

Bapa Elias, surat dari gereja.

Mereka ingin tahu perkembangan kebaktian Rabu malam.

Kau harus memimpin untuk itu.

Mereka menginginkan kehadiran lebih.

Tapi tak ada yang ingin datang.

Kenapa kita tak beritahu semua orang kita akan beri makan malam gratis,

Setiap Rabu setelah kebaktian?

Biasanya, kau harus memberi sesuatu,

Untuk menerima sesuatu.

Ya, itu ide bagus. Aku akan buatkan rebusanku.

Esther, sempurna!

Akan kulakukan, Bapa.

Tapi bukankah kita mencari kumpulan...

Yang memiliki keinginan untuk berdoa dan tak hanya untuk makan?

Bawa mereka ke hadapanmu, Bapa.

Lalu itu tugasmu untuk tanamkan di diri mereka hasrat untuk berdoa.

Pendeta muda. Aku berharap pemikirannya menua dengan baik,

Seperti anggur yang lezat.

Esther menyajikan sarapan pukul 07:00.

Kau harus makan.

Dan aku mau gerejaku disapu lagi besok,

Kau bisa membayarku kembali untuk sarapannya.

Apa kau bisa bicara?

Bisa kau tuliskan namamu?

Max.

Tuhan menyertaimu, Saudara Max.

Orang memilih untuk bicara padaku, untuk melepaskan beban dirinya.

Mereka beritahu aku segalanya. yang remaja hingga dewasa.

Ketika mereka ingin menyimpan rahasianya...

Mereka memalingkan wajah dariku, seperti yang kau lakukan.

Kita tak bertemu secara kebetulan.

Ada alasan, seperti adanya alasan untuk semuanya.

Aku lihat kau temukan tempat persembunyian Bapa Benedict.

Itu senapan miliknya.

Dia sering berburu babi dengan itu.

Bapa Thiago menggantikan dia,

Ketika ia wafat beberapa tahun lalu.

Setiap kali dia pulang dengan makanan,

Kami akan membaginya dengan keluarga kami.

Tolong, kembalikan itu.

Aku ingin melihatmu di Kebaktian malam ini.

Aku mau kau membuka Kitabmu di halaman 8,

Mathius, bab pertama, ayat 44.

"Tapi aku berkata kepadamu, cintai musuh-musuhmu,"

"Berkati mereka yang mengutukmu."

"Lakukan kebaikan kepada mereka yang membencimu."

"Dan berdoa kepada mereka yang memanfaatkanmu..."

"...dan menyiksamu."

Kita dipaksa dengan tantangan ini di kota kita,

Setiap hari, dari orang-orang yang turun dari perbukitan.

Mereka menculik orang dan memeras keluarganya,

Agar mereka bersedia bekerja di hutan membuat narkoba.

Kau tanyakan dirimu sendiri, "Kenapa aku harus berbuat baik..."

"...kepada mereka yang membenciku?"

Karena itu yang Tuhan minta pada kita setiap hari.

Agar kita bisa tunjukkan orang-orang ini...

...bahwa kehidupan dan cinta itu nyata.

Dan dengan sikap itu, kita bisa mengubah orang-orang ini,

Untuk menjadi anak Tuhan juga.

Makanlah, anakku.

Terima kasih, Esther.

Pegang itu./ Luar biasa, luar biasa.

Luar biasa. Biar aku cicipi.

Esther, supnya sangat enak.

Suatu hari, dengan rahmat Tuhan,

Dia akan belajar membuat sesuatu selain rebusan.

Silakan, Bapa Thiago, selamat datang.

Aku menyarankan, Bapa,

Jika dia mungkin orang berbahaya.

Dia terlihat seperti orang berbahaya.

Bahkan menyeramkan.

Dan itu tidak benar dia tinggal di bawah atap kita,

Dan memakan di meja makan kita.

Lalu bekas luka di lehernya? Itu membuat orang takut.

Membuat takut siapa?

Apa ada yang mengeluh?

Jujur, itu membuatku takut.

Mungkin benar.

Bapa Thiago khawatir...

...penampilanmu mungkin mengintimidasi jemaat kami.

Jadi, jika kau kenakan mantel ini selama kau di sini...

Kau bukan pendeta,

Dan kau tak boleh biarkan orang berpikir kau pendeta.

Tapi kau bekerja untuk gereja,

Dan kurasa itu bukan masalah untukmu memakai mantel ini.

Aku harap kau putuskan tetap di sini.

Selamat malam, Max.

Permisi, Bapa?

Permisi, halo?

Dia bukan pendeta. Jangan bicara dengannya.

Hai, Anakku. Aku Bapa Thiago,

Aku akan menjawab setiap pertanyaanmu.

Sudah kubilang dia akan lari!

Diamlah! Aku tahu, aku tahu... Diamlah!

Hei, pendeta, di mana gadis itu?

Hei, temanku bertanya padamu.

Di mana dia?

Di mana gadis itu?

Aku pernah lihat ini sebelumnya.

Itu yang Kartel Sinaloa lakukan kepada chivatos.

Apa kau pengadu?

Itu menjelaskan semuanya.

Kau tahu? Aku lapar. Begitu juga dia.

Pergilah ambilkan kami sesuatu untuk dimakan, pengadu.

Maafkan aku. Pendeta.

Kau akan aman di sini./ Terima kasih, Bapa.

Kami akan melindungimu, Anakku.

Kemarilah.

Terima kasih, Bapa.

Apa yang kau lakukan?

Jangan beri mereka makan. Apa kau gila?

Kita harus mengusir mereka. Mereka bisa melukai kita.

Anak ini ketakutan.

Mereka berusaha menculik dia. Tapi dia melarikan diri.

Apa yang akan kita lakukan?/ Aku akan bicara dengan mereka.

Dia mendorong mereka untuk tetap di sini?

Kau butuh waktu lama.

Apa kau mandi?

Atau Tuhan baunya seperti kotoran?

Aku mencium itu. Itu bukan kotoran.

Ya?/ Itu bau kencing.

Kau bau, Pendeta.

Begitu juga makanan ini!

Kau macam-macam denganku, Pendeta?

Kau berdiri di sini dan menghakimiku.

Aku akan kuliti kau seperti babi! Dari leher ke kemaluan.

Bereskan kekacauan ini.

Ayo pergi dari sini.

Itu sedikit anti-klimaks, bukan?

Selamat pagi.

Hari ini, kita tidak akan membaca ayat suci.

Tapi aku ingin bicara tentang anggota gereja kita.

Dia orang yang aku percaya, dan aku ingin agar dia maju,

Agar aku bisa membagi kebijaksanaannya.

Max. Max.

Meski menggunakan non-kekerasan...

Kau menyelamatkan nyawa wanita muda ini.

Kita semua hidup di bawah bayangan kekerasan.

Tapi kau menghadapi dua orang Kartel Silver...

Kau tak terluka, dan kau tidak balas melawan.

Dan itu pelajaran untuk kelas kita.

Betapa pentingnya ketahanan non-kekerasan.

Ini...

Apa ini pantas?

Menurutku tidak.

Dia bahkan tak bisa bicara.

Halo.

Kupikir kau bilang dia tak ada di sini.

Kami akan memulai pelajaran. Bisa kami tawarkan kau makanan?

Kami mencoba itu sebelumnya, bukan begitu, Pengadu?

Tak perlu gunakan kekerasan.

Aku Bapa Elias, aku pendeta jemaat ini.

Aku yakin kita bisa bicarakan ini baik-baik.

Kau sembunyikan seseorang dari kami lagi,

Kami akan jadikan kau contoh yang pertama.

Dia tetap di sini.

Dia tetap di sini.

Hari ini Bapa Elias...

...memintaku bicara kepadamu tentang non-kekerasan.

Orang-orang ini memiliki senjata.

Karena mereka suka menindas orang,

Dan mereka tak memiliki kepercayaan diri.

Aku tak memiliki senjata.

Tapi aku memiliki keyakinan.

Baiklah, kau bawa dia. Aku akan urus dia.

Jangan sentuh dia.

Orang baru...

Aku akan menghajarmu, Pendeta!

Maafkan aku, Bapa.

Aku mengerti, Anakku.

Bisa kau ajarkan aku?/ Ajarkan aku!

Aku mau belajar!/ Ajarkan aku!

Aku juga!/ Aku mau belajar!

Itu pelajaran yang sangat menarik tentang non-kekerasan.

Aku meminta maaf karena lepas kendali, Bapa.

Kita semua guru dan murid dalam kehidupan.

Kita semua harus belajar sesuatu,

Dan semua yang kita pelajari bisa kita bagikan.

Mungkin kau bisa mengajari cara membela diri.

Kita jelas membutuhkan itu.

Aku lebih baik menyerang dibanding bertahan, Bapa.

Saat aku membawamu ke sini pada malam pertama,

Kau begitu sakit dan hampir mati,

Aku bacakan kau ayat terakhir.

Aku tak tahu agamamu...

...atau bahkan jika kau percaya pada Tuhan.

Mungkin sesuatu di dirimu mati malam itu.

Dan sesuatu telah terlahir kembali.

Jika kau bisa ajarkan yang lainnya cara melindungi diri,

Tidakkah itu bernilai?

Aku sudah melihat begitu banyak rasa sakit.

Aku tahu ini yang Tuhan inginkan.

Tapi aku juga tahu Tuhan ingin kita membantu diri kita sendiri.

Diamlah!

Apa yang kau lihat?

Hitung sampai lima, mengerti?

Periksa juga yang itu.

Diam!

Jadi...

Mereka berenam, Bos.

Pendetanya sangat terlatih.

Hanya ada dua pendeta di jemaat itu.

Kami kenal semua orang dalam radius 60 mil.

Mereka mengejutkan kami.

Kau pikir aku bodoh?

Bos.

Aku prajurit profesional.

Aku memilih dan melatih orang tertentu...

...untuk membunuh dengan tangan kosong.

Ini artinya aku punya ketelitian dalam membaca kondisi manusia.

Kau mengerti?

Tidak.

Itu artinya, aku tahu saat seseorang mengencingi kakiku,

Tapi bilang padaku itu air hujan.

Tidak, persetan ini.

Dia hanya satu orang, bos. Dan dia bukan pendeta.

Ya, itu sudah jelas.

Itu... Tidak. Ini dia orangnya.

Itu orang yang berada di gereja.

Tidak, orang ini, dia pasti sudah membunuh kalian berdua,

Dengan sangat cepat.

Kata ampun tak pernah terucap dari mulutnya.

Itu orang yang berkelahi denganku. Aku bersumpah.

Wow.

Baiklah, jika seorang pembunuh mencari penerbusan,

Kurasa gereja mungkin tempat yang tepat untuk didatangi, benar?

Tunggu dulu... Max?

Dia sudah mati, bos. Kita tinggalkan dia untuk mati.

Ya, kita pergi. Tapi kita tidak melihat dia, bukan?

Dan sekarang, kita memiliki masalah.

Baik.

Magpie, tolong letakkan pistolmu di meja.

Tak apa, ayo, letakkan di sana.

Ya.

Jika kau bisa mengambil pistol itu, sebelum aku mengambil pistolku,

Lalu menembakku...

Kau akan mendapat kehormatanmu kembali. Dan orang-orang ini,

Mereka akan biarkan kau hidup, benar, semuanya?

Lakukanlah.

Bos.

Ini pilihanmu sendiri.

Dasar bajingan ceroboh dan pembohong!

Lihat itu? Tak ada strategi pelarian.

Benar? Benar?

Begitu juga dengan lain, tapi tidak dengan Max.

Apa yang terjadi? Apa yang dia rencanakan?

Kenapa dia di paroki ku?

Siapa saja, tolong bantu.

Baiklah.

Kita harus bekerja.

Ini.

Jangan tinggalkan itu, paham?

Paham, Bos./ Baik, pergilah.

Sultan303.xyz Agen Judi Online Terpercaya

Bonus New Member 50% Bonus Deposit Harian 5%

Bonus Cashback up to 15% Bonus Rolingan Casino 0.8%

Jadi, kau sering melakukan itu?

Kau tahu, seluruh...

Bapa Thiago, siapapun Max sebelumnya,

Itu bukan lagi dirinya saat ini.

Benar, tentu saja, aku tak bermaksud tak menghormati.

Maksudku adalah,

Aku mungkin lebih pandai dengan buku dibanding dengan orang.

Saat aku melihatmu,

Aku tak melihatmu seperti Bapa Elias melihatmu,

Sebagai seorang manusia.

Aku membuat penilaian, dan aku salah.

Aku ingin meminta maaf.

Max.

Selayaknya aku hidup dan bernapas, kau juga hidup dan bernapas.

Aku tak pernah melihat orang-orang ini.

Selamat sore. Selamat datang di paroki ku.

Aku Bapa Elias. Ini Bapa Thiago, Dan ini...

Dan ini adalah salah satu orang terbaikku.

Dia seorang pembunuh. Ya.

Hal terbaik yang pernah kumiliki.

Bisa membunuh seseorang satu setengah mil jauhnya.

Dia sudah beritahu bagaimana dia membunuh pria, wanita dan anak-anak?

Hanya separuh dari mereka yang pantas untuk dibunuh.

Harus aku akui,

Dari seluruh tempat yang kupikir tujuanmu untuk meninggalkanku,

Aku harus jujur, kawan. Aku tidak membayangkan ini.

Tidak, tidak. Tidak, tidak, tidak.

Pulau tropis dengan beberapa wanita, tentu.

Sekarat di arena judi di Kongo, tentu.

Ayolah, Bung, kau tak bisa mengelabui dengan omong kosong ini.

Dan aku tahu kau belum mati. Aku tahu itu!

Ya, menjadi lunak, tentu, mungkin.

Tapi pendeta?

Aku bukan pendeta.

Ada beberapa hal yang tak bisa kita bersihkan saat ini, benar?

Kau menyerang dua orangku.

Kau tahu hukuman untuk orang yang melukai salah satu orangku?

Tentu saja kau tahu, kau yang biasanya melakukan itu untukku.

Dengar, Max melukai dua orangku,

Itu artinya aku harus melukai kedua orangmu.

Aku beri kau beberapa menit untuk membuat keputusan.

Sebagai perwakilan regional gereja,

Aku harus memberitahumu, bahwa ancamanmu...

...telah melanggar Hak Khusus Kewarganegaraan Nasional...

Sebagai perwakilan regional dari Kartel Silver,

Aku ingin secara resmi meminta maaf, Bapa.

Aku tak bermaksud pertemuan pertama kita...

...berakhir dengan aku yang membunuhmu.

Pertarunganmu bukan di sini, LeClerc.

Kenapa kau di sini? Selalu ada alasannya.

Aku mengenalmu, selalu ada alasan.

Aku hanya berusaha semampunya untuk melupakan masa laluku.

Tunggu dulu...

Kau tak di sini untuk mengejarku, 'kan?

LeClerc, saudaraku.

Katakan saja, aku akan jadikan dia korbanku berikutnya.

Tidak, tidak, semua aman.

Baiklah, begini saja.

Aku akan melupakan semua ini,

Jika Max bergabung denganku untuk makan malam, oke?

Bagaimana menurutmu, kawan?

Makanan enak, minuman enak,

Kita bisa duduk dan melakukan percakapan yang baik dan beradab,

Dan mungkin berusaha memikirkan semua ini, benar, Max?

Malam ini pukul 08:00.

Bapa. Bapa.

Siapapun dirimu, kawan.

Apa yang kau lakukan?

Aku tak seharusnya tetap di sini.

Jika kau tidak membantu anak yang mereka inginkan itu,

Dia pasti sudah mati.

Max, kau memberi warga sini harapan.

Apa kau menyadari itu?

Kumohon, tetaplah di sini.

Kami membutuhkanmu.

Jika aku tetap di sini, Bapa, kalian semua dalam bahaya.

Jadi, apa yang bisa kami lakukan?

Kau orang yang baru.

Mungkin kau bisa bicara dengan dia, dan tidak melawan dia.

Bagus, bagus, bagus.

Hei, orang asing!

Saat mereka beritahu aku, aku tidak memercayainya.

Pendeta Max. Rasul yang tidak dianggap.

Berhenti.

Kau tahu yang harus dilakukan.

Aku pernah melihatmu memenggal kepala orang dengan sekop, Max.

Tuhan punya tempat khusus bagi para pendosa seperti kita.

Dan itu tidak memakai kerah depan secara terbalik.

Itu 5,000. Hitunglah.

Itu 5,000 lagi. Gulung itu.

Pendeta Max yang agung siap menemuimu, Pak.

Selalu tepat waktu, benar, Max?

Silakan, duduklah, Max.

Isabel, bawakan aku botol itu.

Baik.

Terima kasih, sayang. Sangat bagus.

Daging kepitingnya segar.

Dengar, aku siapkan semua yang kau ingin makan.

Ini semua favoritmu, kawan.

Aku tidak lapar.

Dengarkan itu.

Itu sedikit tidak sopan, bukan begitu?

Aku mengundangmu untuk makan malam, bukan?

Dan semua ini...

Apa yang harus aku lakukan? Memakan semuanya sendiri?

Membuatku terlihat seperti orang bodoh? Baiklah.

Apa kau ingat malam itu, kawan?

Kita barbekyu javelin di Juarez?

Hidangan terbaik yang pernah kumakan.

Hingga saat ini, hidangan terbaik yang pernah kumakan.

Itu buruan yang bagus.

Ya.

Apa yang kau inginkan dariku?

Ayolah, kawan. Kita semakin menua, Max.

Kau tahu bagaimana kelanjutannya.

Waktu terus berjalan, selesai sudah.

Tak ada lagi mengejar target bernilai tinggi.

Itu permainan anak muda sekarang.

Di sini? Lihatlah kita, kawan.

Kita bisa membunuh dan terbebas dari hukum.

Menetap di satu tempat dan bayarannya sangat bagus!

Sangat bagus.

Kembali dan bergabung dengan tim, kawan.

Maaf aku melukai orangmu.

Aku ingin meminta maaf soal itu.

Hentikanlah, oke?

Aku tak peduli dengan dia. Tidak masalah.

Tapi bos besar, dia memberikan pertanyaan.

Maksudku ayolah, Max.

Kau tak bisa menghajar dua orang kartel begitu saja.

Apa, kau pikir peraturan tidak berlaku?

Kehormatan segalanya. Kau lebih paham itu dari yang lain.

Kau membuatku terlihat lemah. Membuat kartel terlihat lemah.

Dan seterusnya, dan seterusnya.

Kau antara bergabung ke tim,

Atau kau meninggalkan kota, sederhana.

Ini bukan diriku lagi.

Aku ingin menjalani hidup sederhana.

Dan orang-orang di gereja, mereka bukan musuhmu.

Mereka tak ingin melawan kalian.

Aku akan pergi malam ini,

Dan kau takkan pernah melihatku lagi.

Bajingan!

Apa yang...?!

Kawan, aku tidak...

Untuk gereja? Kau melakukan semua ini untuk gereja?

Bisa kau janji padaku kau takkan melukai mereka selama aku pergi?

Ya, baiklah, pergilah. Kau sendirian.

Keluar dari sini.

Aku memohon kepadamu. Tolong.

Ya, ya, kawan. Tidak masalah.

Aku tak percaya apa yang barusan aku lihat.

Max yang agung, berubah menjadi domba.

Tidak, aku selalu tahu dia pengecut.

Biar aku melawan dia. Aku lebih baik darinya.

Itu bukan Max yang kukenal.

Kita tidak tahu ke mana dia pergi dan dengan siapa dia bicara.

Pertama, aku tahu.

Kedua, siapa yang bilang kau boleh duduk di sini?

Kau pikir semua ini untukmu? Bukan! Keluar!

Bawa semua orang. Cepat kembali bekerja.

Kami akan mengurus Maxie.

Kau bisa bawa sendalnya, Max.

Kau bisa berikan itu pada orang berikutnya yang membutuhkan.

Menurutku kau sebaiknya tidak pergi.

Kami membutuhkanmu.

Aku membuat kesepakatan dengan LeClerc dan krunya.

Mereka takkan melukaimu jika aku pergi.

Jelas tidak. Aku takkan biarkan kau pergi seperti ini.

Inilah aku sebenarnya, Bapa.

Siapa itu?

Dasar bajingan! Tetap di sini.

Ini dia./ Hei, Max.

Jangan bergerak, atau aku bunuh dia!

Kau tahu aku akan membunuhnya, 'kan, Max?!

LeClerc, kau sudah janji.

Ya, ya, ya, aku tahu, Max.

Tapi kau tahu, aku sudah berpikir...

Dan itu mulai berputar-putar di kepalaku.

Lalu aku sadar sesuatu.

Aku sadar aku tak butuh pendeta,

Aku tak butuh gereja, dan aku tak membutuhkanmu!

Hajar dia, Wilson, hajar dia!

Bunuh dia!/ Habisi dia!

Beri dia pelajaran!

Mari kita salib bajingan ini. Ayo!

Bajingan kotor./ Ayo!

Hei, Max.

Kau mengkhianatiku dua kali, sobat.

Ya, Tuhan melindungiku dari teman-temanku.

Aku bisa menangani musuh-musuhku, benar?

Angkat dia.

Ayo, angkat dia!

Dia sudah naik. Kau mau jadi orang pertama yang memaku dia.

Dengan senang hati./ Lakukanlah.

Pegang dia yang kuat!

Berikan pakumu padaku, Dix.

Berikan aku paku. Aku yang selanjutnya.

Ya, kerja bagus, semuanya.

Baik, ayo pergi.

Bergantunglah di sana, Max.

Maafkan aku, Max, sungguh.

Pada akhirnya, ini hanya bisnis.

Sampai jumpa lagi, sobat.

Astaga, kau mengemudi seperti nenek-nenek.

Parkir tepat di depan gereja sana.

Cepat, semuanya, waktu kita tak banyak.

Kita harus bekerja.

Tembak!

Api Tuhan adalah asap,

Misterinya telah terungkap.

Hammaford, kirimkan granat 40 milimeter.

Aku sudah menanti untuk melakukan itu!

Kita bergerak!/ Ayo, sayang!

Bapa Elias!

Syukurlah, kau masih hidup.

Kau bisa berdiri?

Max, ayo, ayo.

Aku tak yakin kau akan bangun.

Gereja... Maafkan aku, Bapa.

Aku punya sup lagi.

Mereka membunuh Esther, dan dua tukang kebun.

Aku minta maaf, aku benar-benar minta maaf.

Bapa Thiago dan aku kabur ke sini.

Dia pergi untuk bawakan kau pakaian bersih.

Aku yakin kita bisa membangun kembali gereja.

Melanjutkan apa yang kita mulai.

Orangnya akan membunuhmu, Bapa.

Kau tak boleh kembali.

Maka aku akan mati melakukan tugas Tuhan.

Bapa Thiago bilang serangan terjadi setiap hari di desa saat ini.

Mereka mengumpulkan orang untuk diculik,

Untuk dipekerjakan di pabrik hutan, atau langsung dibunuh.

Itu benar-benar teror.

Karena gereja telah mengilhami orang untuk balas melawan.

Warga desa adalah korban.

Mereka ketakutan.

Aku akan kembali sekarang.

Aku sebaiknya bergerak saat malam.

Tuhan menyertaimu, Bapa Thiago.

Tidakkah itu lebih baik jika aku mati, Bapa?

Tidak, Max, dengar.

Saat Tuhan melihatmu berusaha hidup dengan damai,

Ia tersenyum untuk sesaat.

Lalu ia mengirimkan api dan belerangnya kepada kita.

Mungkin itu adalah pesan.

Kau adalah senjata, Max, ditempa di api.

Kau mungkin satu-satunya hal...

Yang bisa hentikan apa yang terjadi.

Mungkin kau sebaiknya melakukan tugas Tuhan,

Dengan cara yang paling kau kuasai.

Kau yakin cukup bugar untuk lari?

Aku harus bugar untuk bertempur, Bapa.

Aku berharap ada cara yang lebih baik.

Lihatlah ini.

Lokasi, lokasi, lokasi.

Astaga!/ Selamat datang, teman-temanku.

Apa yang kau lakukan di sini?

Ini tempatmu menyekap anak-anak kecil, Bapa?

Ini lokasi spiritualku.

Aku datang ke sini untuk meditasi, untuk temukan ketenangan.

Tempat ini sangat buruk.

Tuhan tidak melihatnya seperti itu.

Aku sedang menyiapkan sup. Sangat lezat.

Kami sudah makan./ Aku juga.

Kau mau sup?

Jangan bergerak.

Roti?

Semuanya suka roti.

Aku memintamu agar tidak bergerak.

Sial.

Dia memang hanya ingin mengambil roti.

Kelihatannya kita berdua masuk neraka, Sobat.

Terserahlah.

Aku tak pernah menyukai pendeta.

Tidak, tidak, tidak...

Bapa.

Kau adalah senjata, Max, ditempa di api.

Kau mungkin satu-satunya hal...

Yang bisa hentikan apa yang terjadi.

Mungkin kau sebaiknya melakukan tugas Tuhan,

Dengan cara yang paling kau kuasai.

Tunggu dulu, pelan-pelan.

Delapan orang?

Sembilan? Sembilan orang?

Mereka ditembak dengan kecepatan tinggi,

Dan peluru kaliber besar.

Tembakan berasal dari sisi luar dan dalam.

Yang lainnya dibunuh dengan pisau, mungkin parang.

Serangan yang akurat.

Ini perbuatan profesional.

Seorang profesional yang sangat terampil.

Cari dia!

Pasti Max. Itu tak masuk akal.

Kau memiliki kesempatan untuk membunuhnya dari dekat.

Tapi kau memilih melakukan itu dari kejauhan,

Karena kau tak berani menghadapi dia.

Ini salahmu, LeClerc.

Ayolah, kau ada di sana.

Kau melihat mayatnya di di kapel. Maksudku, kau berada di sana.

Kita meledakkan gereja itu!

Dengan orang seperti Max,

Kau harus memenggal kepalanya!

Kau kehilangan sentuhanmu, LeClerc.

Ya, mungkin kau benar tentang memenggal kepalanya.

Ya, tapi...

Jika kau beritahu aku lagi cara mengurus bisnisku,

Aku akan keluarkan isi perutmu!

Jadi jangan mendesakku!

Apa yang kukatakan terjadi padamu setelah kau menjadi kaya?

Kau akan mati.

Apa kau mengerti?

Ya.

Jangan bergerak.

Ini bukan pertarunganmu.

Kau tak perlu mati.

Jika kau meraih pistol itu, aku akan membunuhmu.

Lupakanlah, dia sudah jauh pergi.

Dia tak di sini. Dia dekat, tapi dia tidak di sini.

Ayolah, Tex, bicara denganku. Apa dia mengatakan sesuatu?

Mereka ke sini karena suara tembakan.

Dia sudah jauh pergi saat mereka datang ke sini.

Dia menembak mereka berdua,

Lalu menghajar yang lainnya hingga babak belur.

Kau tidak mengatakan apa-apa, 'kan?

Tidak./ Kenapa kau mengatakan sesuatu?

Ikut aku.

Sial!

Magpie?

Tetap fokus!

Dimana dia?

Notch, tembakan pelindung!

Semuanya ke posisi!

Dimana dia?

Dia membunuh Magpie. Bajingan itu membunuh dia.

Aku tahu. Kuberitahu padamu.

Siapapun yang membunuh bajingan ini,

Mendapat bonus tambahan 100,000 malam ini.

Mengerti? Kita tahu dia di sini, kita tahu dia sendirian.

Mari temukan dia.

Aku punya firasat dia yang mungkin datang mencari kita.

Ke mana kita pergi, bos?/ Kembali ke bar,

Kita bergerak, sekarang!

Aku mau 10 orang berjaga di luar sini setiap waktu, mengerti?

Tak ada yang boleh masuk kecuali aku mengizinkannya.

Kau mengerti? Bagus!/ Baik, bos.

Ted, sebelah sini.

Itu pasti orang Meksiko.

Tak mungkin salah satu dari kalian di sini.

Dia pasti bisa membunuh kalian dalam sekejap.

15 tahun di SEAL, bos,

Kita tak mudah mati./ Ya? Sungguh?

Dia beruntung, bos.

Tapi tidak hari ini. Ini adalah harinya.

Hari ini adalah ajalnya.

Ya?/ Ya.

100,000 dolar itu milikku.

Persetan dengan dendam dan 100,000-mu!

Dia membunuh Magpie.

Dia milikku.

Tidak kecuali aku mendapatkan dia terlebih dulu.

Dan kali ini, aku akan penggal kepalanya,

Agar dia tak bisa kembali lagi.

Lalu aku letakkan kepalanya di tiang luar!

Bagus./ Jika dia cukup bodoh untuk kembali,

Kita akan bunuh dia./ Baiklah.

Wilson, di sisi dalam pintu depan. Hammaford, didalam sini.

Notch, Rodriguez, kau ikut aku.

Kau tak pernah mati, ya?

Baiklah, Willie Nelson bersenjata. Ayo, kita pergi.

Aku ingin menyerahkan diri.

Kau akan menjadikanku orang kaya, dasar keparat.

Ya, bicaralah.

Hei, bos, mereka temukan dia.

Mereka akan segera menepi didepan.

Tunggu, siapa yang mendapatkan dia? Salah satu orang kita?

Ya, Jose, yang berbadan gendut.

Hidup atau mati?/ Dia masih hidup.

Dasar bodoh.

Hentikan mobilnya dan bunuh dia,

Sekarang juga!

Mereka semua akan mati.

Dari sini dan seterusnya, aku pergi sendirian.

Diam.

Bajingan!

Ayolah, Max.

Kau pikir lebih baik dari kami, tapi tidak!

Sialan!

Kau membunuh Magpie!

Ini dia.

Selalu tepat waktu.

Itu tak pernah soal uang denganmu, 'kan, Max?

Tidak... Itu untuk orang lainnya, tapi tidak untukmu.

Kau melakukannya karena kau menyukainya, benar?

Ayo, bangun!

Pada akhirnya ini yang akan terjadi, bukan begitu?

Ini untuk Elias, keparat.

Kau pergi, 'kan?

Apa yang akan kau lakukan sekarang?

Kuharap sesuatu yang baik.

Bapa Elias mungkin akan mengatakan sesuatu seperti...

Apapun yang kau lakukan, Tuhan menyertaimu.

Apa yang akan kau katakan, Bapa?

Aku? Aku mungkin akan mengatakan sesuatu seperti...

Berhenti berjuang dan membunuh, dan nikmatilah kehidupan.

Selamat tinggal, Bapa.

Sultan303.xyz Agen Judi Online Terpercaya

Bonus New Member 50% Bonus Deposit Harian 5%

Bonus Cashback up to 15% Bonus Rolingan Casino 0.8%

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.