All language subtitles for The.Guilty.Ones.2019.HD1080P.X264.AAC.Mandarin.CHS-ENG.Mp4Ba

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

CHINA FILM ADMINISTRATION

REACH GLORY

BEIJING CULTURE

ROYALE ENTERTAINMENT

follow instagram @broth3rmax

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

25

26

Kau dengar?

Anak itu masih hidup.

Turuti perintahku

maka akan kukembalikan anak itu. Ini

adalah salahmu.

Kumohon...

Kumohon...

Akan kuturuti semua kemauanmu.

Tolong lepaskanlah dia.

Kumohon...

maaf, maaf.

Akan kuberi uangnya. / Kuberi satu kesempatan lagi.

Ingat, kesempatanmu hanya sekali,

Hanya satu kali setiap kesempatan.

Kalau tidak, kau tak pernah melihat putrimu lagi!

Taruh uangnya dalam bagasi. Pergilah ke Jalan propinsi X230.

Ke arah selatan.

Saat kau melihat papan pertama bertulis Daqingshan

atur odometer menjadi nol.

Belok kanan di perempatan pertama.

Terus jalan sejauh 35 kilometer.

Berhenti di Milestone 196

hentikan mobilnya. Bagasi, ponsel, kantong plastik.

Klakson 3 kali. 10 menit.

Taruh uangnya ke dalam bagasi.

Pergilah ke Jalan propinsi X230.

...atur odometer menjadi nol.

Belok kanan di perempatan pertama.

Terus jalan sejauh 35 kilometer. Berhenti di Milestone 196

hentikan mobilnya. Bagasi, ponsel, kantong plastik.

Si penculik di dekat Daqingshan. Kalian cepatlah kemari!

Meriksa uang palsu?

Si penculik di dekat Daqingshan. Kemarilah, cepat!

Ini beneran! Cepat!

Bagasi.

Ponsel.

Klakson 3 kali.

10 menit.

Klakson 3 kali.

10 menit.

Milestone 196

hentikan mobilnya.

Bagasi.

Ponsel.

Uang.

Kantong plastik.

Klakson 3 kali.

10 menit.

19

20

...507

508

Berdasarkan film Korea berjudul "Montage"

Apa kau masih ingat

kemarin hari apa?

Aku ingat.

Itu buat aku atau dia?

Buat kamu.

Oh ya.

Ini juga buatmu.

Sudah 10 tahun, kau kemana saja?

Kau sudah janji.

Jangan begitulah.

Aku tahu kau lagi kesal. / Memang harus kuapakan ini?

Kau sudah janji menangkap pembunuh itu.

Mana dia? / Jangan begitu, ayolah.

Aku menginginkan dia. / Ayolah.

Kuingin dia bayar dengan nyawanya!

Tenanglah! / Kenapa kau kembali sekarang?

Aku tahu, jangan kesal begitu, ya? / Kau sembunyi dari kasus ini selama 10 tahun!

Kenapa tak terus sembunyi saja?

Terus saja sembunyi!

Jangan teriak. Jangan teriak.

Maaf, maaf. Tenanglah.

Keluar.

Dokter, aku sungguh minta maaf.

Dia lagi kesal. Makanya emosi.

Apa yang dia derita? / Kanker paru-paru.

3B.

3B apanya?

Stadium akhir.

terjemahan broth3rmax

Halo?

Ini Chen Hao. Aku mau tanya

lokasi kecelakaannya Lingdang

apa kau pernah ke sana sejak itu? / Buat apa aku ke sana?

Apa ada orang lain? Kerabatmu mungkin?

Tak ada yang tahu lokasi itu.

Ada apa?

Halo?

Halo?

Kau rupanya.

Pastinya kau orangnya.

YANG BERSALAH

Bagaimana? Menemukan sesuatu?

Apa?

Menemukan sesuatu?

Kutahu dirimu membuat pilihan benar dulu itu.

Tingkat IQ-nya

terlalu rendah untuk melakukan kerjaan polisi.

Kau ini bicara apa?

Apa metode detektif tidak... / Jika kau bisa deteksi DNA pada benda ini

maka kau boleh kentut

dan ciptakan bom atom.

Lao Qian cuma main-main denganmu.

Aku tahulah siapa dia.

Bantu aku meriksa video CCTV ini.

Kasus lama ini lagi.

Apa gunanya? Anak itu sudah dibunuh si penculiknya.

Ibunya tak terima, dan sesekali telpon aku

untuk menyelidiki. Aku paham.

Tapi kau meninggalkan kesatuan bertahun-tahun lalu.

Kasus ini bisa kau abaikan begitu saja?

Sudahlah!

Kau harus bantu aku. / Bagaimana mungkin aku tak bantu teman lama?

Ini hal baik.

Kau jadi penjual sea-food sekarang. Masuk saja kemari lalu mulailah penyidikan.

Kita ini kekuarangan tenaga

tapi akan kupinjami seorang petugas muda agar kau tetap sibuk.

Peringkat 1 di kelasnya pada akademi polisi.

Jika kemampuannya yang kau cari... / Dia tak berpengalaman.

Pokoknya akan kucarikan orang untukmu.

Terserah padamu. Tapi serius,

jangan gegabah.

Aku tahu. Perilaku yang pantas.

Perilaku yang pantas itu penting.

Pelankan, pelankan.

Terutama selama penyidikan.

Kau tak bisa mencermati petunjuk kecil-kecil.

Berhenti.

Dia sedang pipis.

Misteri ini berubah jadi romantis. Hidup memang penuh kejutan.

Kau mau kemana?

Ambil air minum.

Minumlah bir. / Lagi tugas, aku tak boleh minum itu.

Ini aturan.

Xingxing!

Xingxing!

Ikut aku.

Apa yang kamu cari?

Disinilah terjadinya 10 tahun yang lalu.

Kemarin disini hujan.

Yeah. / Pastinya hujan.

Menjadi seorang polisi kau harus kerja lebih giat.

Kau benar.

Menjadi seorang polisi tidaklah gampang.

Sebuah kendaraan datang dan pergi.

Kau boleh simpan senternya.

Periksa kendaraan ini.

Baru 15 menit dia sudah kembali.

Sopirnya, plat nomornya.

Periksa kamera CCTV lainnya.

Lihat, sudah kugambar semuanya.

Jalan ini adalah jarak dari parkir mobil dan dupa itu

menjelaskan kalau penculik itu...

Si tersangka.

Bukan penculik. / Kenapa bukan penculik?

Apa lagi yang dilakukan orang di sana di jam 2:05 dini hari?

Di ke sana untuk membakar dupa. Tentu saja itu disebut si penculik.

Pakai hipotesa untuk memandu penyidikan.

Tak masalah sih, tapi kau juga harus mikirkan struktur psikologis kejahatan

sebelum kau bisa buktikan hipotesa yang akurat.

Tak usah ngomong teori padaku.

Aku dulu seorang penyidik kriminal. Secara teknis aku ini seniormu.

Kau tak boleh bicara sama senior begitu.

Kau tak tahu? / Lanjutkan saja. Lanjut.

Tadi aku bilang apa?

Kau bilang kau ini seniorku.

Kenapa kau ngebut?

Kukira aku ketinggalan.

Cepetan. Cepetan.

Ketemu!

Plat nomor dan tipe kendaraan tak cocok.

Ini kendaraan ilegal.

Tahu apa ini?

Jejak ban. / Betul!

Kita bisa apakan jejak ban ini?

Melacak ban belakang. / Ya betul.

Melacak ban belakang dari jejak ban untuk mencari tipe kendaraan

digabung sama video CCTV

kita pasti bisa menemukan kendaraan itu.

Bagaimana kalau kendaraan sudah dimodifikasi?

Banyak sekali tipe merk ban. / Kukasih tahu, ada satu kemungkinan tinggi.

Kenapa kau selalu bilang ini mustahil?

Kau mau bikin aku kesal? / Ada yang datang.

Bagaimana, Hao? / Bagus, sungguh bagus.

Xingxing, Xingxing.

Lihat ini.

Ada yang tak beres dengan bumpernya. Kukasih tahu

kalau kita periksa bumper ini

kita pasti bisa menemukannya. / Ada ratusan kendaraan kayak begini di kota ini.

Bagaimana cara kita memeriksanya?

Apa maksudmu kita tak bisa?

Sini, lihat.

Dengan ini sebagai tengahnya, pergi sejauh radius 10km, 20km, 30km

kita periksa setiap seksi.

Pasti kita bisa menemukannya.

Kalau kita kekurangan petugas

kita bisa minta sama Lao Zhang. Dia bisa menambahkan beberapa orang lagi.

Kau ini menganggap dirimu itu kapten. / Kau ngomong apa?

Dengar,

ini sudah 10 tahun. Harusnya kau lakukan ini sejak dulu.

Aku punya bukti. Lihat, lihat.

Ini satu petunjuk.

Harusnya kulakukan ini sejak dulu.

Kukasih tahu ya, aku sudah menyelidiki selama ini.

Dengarkan aku, permintaan pindahku disetujui.

Aku dipindah ke Unit Kriminal Kota.

Kumulai besok.

Bersenang-senanglah sendiri.

Telurku!

Kau baru disini?

Produk sea-food saat ini

pasokannya kurang.

Tawaran ini

sudah cukup masuk akal.

Bosku menyebutkan kalau kalian berdua teman lama.

Mungkin ada...

celah kecil buat bernegosiasi,

tapi coba pikir,

kita sudah bicarakan ini beberapa kali.

Ini sudah harga bagus.

57

Tn. Ji, kau baca saja terus. Aku mau ke toilet dulu.

Hey!

Berhenti!

Sini kau!

Berhenti!

Kamu, sudah menghancurkan lapak daganganku!

Hey!

Berhenti!

Berhenti!

Mau cari siapa kau?

Kenapa kau ini?

Keluar! / Mau apa kau?

Maaf, maaf.

Siapa yang pesan ikan goreng ini? / Disini.

Hidangkan ke mereka, cepat!

Pak, bonnya.

Totalnya 168.

Meja 2. Sup asam panas.

Cepat!

Mereka sudah tak sabar lagi, paham?

Yang belakang cepetan! / Baik.

Kenapa kau berdiri saja disini? Cari cepat duduk, cepat.

Mie-mu, hati-hati masih panas.

Apa yang kau lakukan?

Kenapa kau itu?

Kau cari mati ya?

Diam kau! Mau apa kau?

Lepaskan aku! / Pukul, ayo pukul!

Lepaskan aku! / Pukul, ayo pukul!

Berhenti!

Sudah nyaris dekat.

Nyaris ya.

10 tahun lalu kau juga nyaris sedekat itu.

Memang memalukan.

Tak perlu dipikirkan.

Fokus saja sama kesehatanmu.

Fokus untuk sekarat.

Minumlah obatmu.

Rasanya seperti menyebrangi sungai.

Ada yang membangun jembatan, ada yang dengan cara berenang.

Kau tahu bedanya?

Ada orang yang bisa sabar, ada yang tidak.

Lingdang sedang menunggu penjelasanku.

Aku menanggung itu, bukan dirimu.

Kau menganggapnya seolah

aku tak mau menangkap dia,

tapi aku sungguh hampir sedekat itu. / Diam kau!

Keluar.

Ahh!

Enyahlah kau!

Hentikan! / Apa yang kau lakukan?

Kau harus ganti rugi!

Lepaskan aku! / Apa ada penjelasan darimu?

Seorang polisi menyamar.

Aku bukan polisi. / Oh, sekarang kau sadar bukan polisi?

Dia jelas-jelas memukulku.

Yang nampak di video ini kau yang memukulnya.

Kudengar kau sudah menemukan mobil itu?

Yeah, emang kenapa? Tak ada petunjuk satupun.

Plat nomor, nomor seri mesin, dihapus semua.

Suruh orang saja menyelidikinya.

Siapa? Katakan!

Percayalah, pasti ada sesuatu terjadi disini.

Tolong berikan aku waktu. Pasti aku akan... / Aku percaya padamu.

Siapa yang akan mempercayaiku? / Aku percaya padamu.

Aku percaya padamu! Aku percaya, dengkulmu!

Pesanan besar! Tak bisa kupercaya kusuruh kau yang urus transaksi itu!

Jelaskan! Jelaskan apa?

Ayo, jelaskan lagi! Perusahaan ini tutup gara-gara kamu!

Aku sudah sering menjamu klien itu!

Kau cuma sekali menemuinya!

Dan kau... / Biar aku jelaskan.

Yang benar saja! / Jangan salahkan aku.

Ini nama-nama sama nomor telponnya.

Aku butuh alamat mereka.

Kau harus membantuku kali ini.

Da-dah, sampai besok ya!

Da-dah, sampai jumpa.

Mama!

Ada apa?

|

|

i|

in|

ins|

inst|

insta|

instag|

instagr|

instagra|

instagram|

instagram|

instagram @|

instagram @b|

instagram @br|

instagram @bro|

instagram @brot|

instagram @broth|

instagram @broth3|

instagram @broth3r|

instagram @broth3rm|

instagram @broth3rma|

instagram @broth3rmax|

instagram @broth3rmax|

instagram @broth3rmax

Lihat itu. / Ayo kita main ke sana.

Lumba-lumba.

Lumba-lumba besar.

Lihat, tinggi ya?

Ya.

Kakek, kakek, ini bagus sekali.

Ayok.

Kakek, kakek, aku mau balon.

Balon? Ya boleh. Nih.

Ini.

Pegang ini.

Halo?

Turun lagi?

Apa kau sudah ke bank menghentikan kerugiannya?

Bisa kau carikan orang buat pengecualian?

Xiao Bao!

Penculik anak! Tolong!

Zhuzhu! Zhuzhu!

Dia! / Zhuzhu!

Apa-apaan kau? Siapa yang penculik?

Zhuzhu! Zhuzhu!

Zhuzhu!

Zhuzhu!

Kau ini...

dokter?

Wartawan!

Seperti apa orangnya? Apa kau ingat?

Mana aku ingat?

Saat itu nampak kabur. Meja kursi berhamburan kemana-mana.

Dimana dia duduknya?

Situ. Lihat.

Payungnya masih disini.

Kau harus laporkan ini.

Sungguh sial!

Kau harus laporkan ini!

Lihat, tanganku sampai patah.

Sakit rasanya! Lalu

siapa yang mau dengarkan aku?

Seluruh keluargaku bergantung padaku.

Kau harus laporkan kejadian ini.

Sangat tak bisa diterima! Tak bisa!

Aku tak terima ini!

Aku belum selesai sama dia!

Aku...

Jangan pergi!

Kau kembali?

Terima kasih. / Sama-sama.

Biarkan aku lewat. / Ikat yang erat.

Terima kasih.

Serahkan berkas-berkas itu.

Minumlah.

Semua siap? Serahkan sini.

Ini.

Awas kepalamu.

Kuambil yang ini. Terima kasih.

Mau lewat.

Kapten.

Pizza. / Jangan sekarang.

Biar mereka makan duluan.

Apa kau sudah lacak telpon itu?

Belum. / Ayah gadis itu?

Naik pesawat internasional pakai transit.

Aku yang bawa anak itu.

Permisi, apa payung ini dari sini?

Ya. / Siapa yang menyerahkan ini?

Sales.

Dimana aku bisa menemukan mereka? / Mereka semua di luar.

Bersiap.

Tenang.

Angkat.

Halo?

Kubilang

jangan melapor ke polisi. / Aku tak melapor.

Aku tak melapor.

Kalau kau bohong

kau tak akan pernah melihat anakmu lagi. / Sungguh a... aku tak menelpon polisi.

Kau kira dirimu pintar ya?

A... aku sendirian di rumah.

A... anakku.

Bagaimana dengan anakku?

Jika anak itu mati

apa yang akan kau lakukan?

Atau mungkin harus kucoba sekarang biar tahu?

1 menit. Kita butuh 1 menit lagi.

Halo?

Halo?

Cepat panggilkan kakeknya anak itu! Bagaimana...

kau mendapatkan posisinya? / Tak bisa melacaknya, sudah putus kurang beberapa detik.

Kapten.

Dia tidak ada disini. / Tak disini?

Mobilnya juga tak ada.

Telpon dia. / Ponselnya mati.

Kapten!

Kenapa dia?

Kenapa sebelumnya kita tak mengetahui ini? Kau...

Jangan bengon saja di situ! Cari dia! / Baik.

Kalian ini banyak, masak kehilangan jejak seorang kakek saja?

Kuimpor rekamannya sekarang. Kucari cara

untuk menyesuaikan suaranya lebih keras.

Kalau ini buat orang yang lebih tua

kurekomendasikan yang ini. Bagus buat detox.

Kalau...

Klien lama. / Apa kau menyimpan catatan klien lama?

Tentu.

Aku ada lebih dari sekedar nomor kontak.

Aku...

Kau bagian sales juga?

Semua siap?

Angkat.

Halo?

Aku ayahnya anak itu.

Ibunya lagi kurang enak badan.

Halo?

Besok siang, siapkan uang tunai 400.000.

Tak masalah. Tak masalah. Yang ini kami bisa.

Dimana lokasi penyerahannya.

Anak itu.

Apa Zhuzu baik-baik saja?

Bisa kudengarkan suaranya?

Halo?

Kapten, kita mendapatkan lokasinya.

TELEPON UMUM

Ada yang mencurigakan?

Tidak. / Kendaraan yang mencurigakan?

Kami tak lihat ada kendaraan dekat sini.

Kami temukan sepuntung rokok di lokasi.

Masuk ke bisnis ini tidaklah mudah.

Tapi penjualan produk kesehatan hanya soal

satu hal

takut mati.

Jangan takut, sebenarnya bebas ongkos.

Seperti kata pepatah, 2 transaksi tak pernah sepakat,

namun...

Kapten, lokasi itu terlalu terpencil.

Tak ada apa-apa di sana

karena konstruksi jalanan itu sudah lama ditutup.

Kami tak menemukan saksi satupun.

Tapi tombol dan receivernya sudah di bersihkan

itu menunjukkan si penculik berpengalaman agar tak terlacak.

Oh ya, kapten,

rokok dan telepon itu sudah dikirim buat diperiksa.

Kita akan terima hasilnya dalam 2 hari.

2 hari kelamaan. Suruh mereka mempercepat. / Baik.

Aku ada pertanyaan.

Pada telepon itu, aku cukup yakin pernah dengar ada 1 truk

tapi cuma ada satu jalanan kecil, terlalu kecil buat 1 truk.

Jaraknya kurang dari 200 meter dari telepon umum itu ke jalan utama.

Satu lagi

saat aku mendengarkan telepon itu, suara di sekitar berisik sekali,

tapi di tempat itu sangat hening.

Apa alamatnya benar? / Ya.

Tapi posisi suara itu yang salah.

Dia benar.

Kalau memang ada suara berisik sekitar situ

mungkin saja suara laut. / Ya, ya.

Coba pikirkan ini.

Kalian semua sudah melihat rumah keluarga ini.

Mereka sanggup beri uang 4 juta.

Kenapa si penculik cuma minta 400.000?

Bagaimana dengan kabar kakeknya?

Ini nama-nama dan nomor telponnnya.

Aku butuh alamat mereka.

Kali ini kau harus membantuku.

Cepat panggil Xingxing!

Halo?

Mau tahu anakmu masih hidup atau tidak?

Ya.

Pintu masuk truk pengambilan sampah tetangga.

Carilah di sana. Kalau tak segera, nanti hilang kesempatanmu.

Kau mau kemana?

Kejar dia!

Xingxing, hentikan dia!

Kau cari mati ya? Dia muncul entah dari mana.

Kenapa dia itu?

Kenapa dia masih saja naik situ?

Hey turun, turun! / Turun!

Menurut kalian bagaimana foto ini?

Aku sudah menganalisa foto ini.

Banyak cahaya matahari.

Pastinya foto ini diambil saat siang hari. / Lihat pipa air ini.

Dan... lihat

mungkin saja ini rubanah. / Kenapa anak ini

kelihatan tak ketakutan?

Kau betul.

Apa itu tiang di belakangnya? / Kayaknya begitu.

Nampaknya itu menyangga yang di atasnya. / Kapten, kami menemukan beberapa kasus penculikan

di kota

di situ si penculik juga memakai alat pengubah-suara.

Kami sedang menyelidikinya.

Wajah anak ini tak ada yang terluka. Sepertinya dia tak di kasari.

Aku mau keluar sebentar.

Siapa itu?

Wang Xingxing.

Aku tak ada. / Aku mau menunjukkan foto.

Ada hubungannya sama kasus 10 tahun lalu.

Lihatlah.

Pak Chen.

Eh keliru, Chen saja.

Kasus ini sangat mirip dengan kasusmu

yang 10 tahun lalu.

Kuingin kau kembali dan bantu kami.

Aku sudah tak memikirkannya lagi.

Aku tak percaya.

Biro sudah menyetujuinya. Kau bisa bantu dalam penyelidikan ini.

Kalau kau tak percaya, lihat saja sendiri. Kapten menyuruhku kemari untuk menjemputmu.

Ayo minum bir. / Aku lagi tugas.

Tak boleh minum.

Kalau begitu balik saja.

Sudah cukup?

Apa kau boleh minum bir selagi tugas?

Kapten, Unit A dalam posisi.

Semua tetap waspada. Tetap waspada.

Dimengerti, Kapten.

Unit A dalam posisi. Dia mendekat sekarang.

Unit A, awasi arah jam 6.

Pelaku bisa muncul kapan saja. / Sasaran mendekati tempat sampah.

Perhatian.

Para siswa siap-siap turun.

Semua unit, perhatian.

Ada banyak orang.

Arah jam 12 normal.

Penglihatanku terhalang. Penglihatanku terhalang.

Aku tak bisa lihat lagi tempat sampahnya. Kamera juga terhalang.

Kapten Zhang, Kapten Zhang. Disini aku tak bisa lihat apa-apa.

Apa dia bergerak?

Terlalu banyak orang. Aku tak bisa lihat apa-apa.

Chen Hao. Chen Hao. Ke sanalah

periksa apakah uangnya masih ada.

Baik, dimengerti.

Kapten, sasaran tak terlihat dekat gudang.

Sasaran tak terlihat.

Guo, terus awasi sampingmu.

Semua unit ganti posisi.

Cepat, naik kapal!

Tasnya sudah ditukar.

Naik ke sana! Periksa lambung kapal.

Baik, dimengerti!

Siapa? / Pak Kepala.

Ide siapa ini?

Apa yang kalian pikirkan? / Kami sedang melacak uang palsu itu.

Kalau sudah beredar... / Oh.

Kami sudah hubungi bank dan supermarket.

Kehilangan jejak pelaku apa belum cukup? Sekarang kau menunggu dia melenggang masuk pasar?

Kalian semua, lacak uang palsu itu.

Sekarang! / Kita tak boleh pergi semua.

Harus ada beberapa orang tetap di rumah itu. Bagaimana kalau penculik itu menelpon lagi?

Kenapa dia mau nelpon kalau sudah mendapatkan uangnya?

Lingdang! Lingdang!

Lingdang, mama disini!

Jangan nangis ya? / Mama.

Mama yang salah. Jangan nangis.

Mama akan menjemputmu. Lingdang!

Lingdang! / Apa kau sudah dengar?

Anak itu masih hidup.

Lakukan perintahku.

Taruh uangnya dalam bagasi. Pergilah ke Jalan propinsi X230.

Ke arah selatan. Saat kau melihat papan rambu "Daqingshan" pertama

nol-kan odometernya.

Belok kanan ke persimpangan pertama. Jalan terus sejauh 35 kilometer.

Kapten.

Sudah kudapatkan lokasinya. Yaitu di dermaga.

Dermaga Teluk Timur.

Dermaga Teluk Timur. / Dia minta uangnya dimasukkan ransel militer.

Tunggu!

Ke posisi. / Halo?

Kau sudah menemukan yang aku kirim?

Jam 4 sore ini

masukkan uangnya dalam tas ransel dan letakkan di tempat sampah

di Terminal 2 Dermaga Teluk Timur.

Segera tinggalkan. Datanglah sendirian.

Jangan hubungi polisi.

Perhatikan semuanya. Dermaga Teluk Timur.

Hey! Kau salah arah!

Naik ke sisi lainnya.

Dia akan naik ke sisi lainnya.

Pak Chen, kenapa kau mengira dia akan mengulang?

Orang selalu ingin mengulang kesuksesannya.

Kejahatan juga begitu. Kau juga, aku juga.

Apa kau pernah sukses?

Kami sudah naik kapal.

Maaf.

Unit B di atas.

Unit A di posisi. / Unit B di posisi.

Dimengerti.

Unit C di posisi, kapten.

Arah jam 10 semuanya normal.

Perhatian, semua unit. sasaran bergerak.

Tetap tenang.

Kapten, ibunya Zhuzhu sudah mulai jalan.

Terus awasi.

Bu Li, mohon jangan lihat ke arah kami.

Jalan pelan-pelan.

Kapten, jarak kapal 3 menit dari galangan.

Pergilah.

Kapten, ibunya Zhuzhu sudah sampai lokasi.

Pemberhentian selanjutnya, Teluk Timur.

Ini pemberhentian singkat.

Para penumpang harap bersiap untuk turun.

Maaf.

Ada kapal lain.

Sudah terlambat.

Awasi sasaran.

Semua unit, awasi sasaran.

Dimengerti, Kapten, dari Unit B semua nampak normal.

Dermaga Telur Timur.

Para penumpang jangan sampai barang-barangnya tertinggal.

Jangan meninggalkan barang di kapal.

Jangan ada yang panik. Jangan panik.

Awasi sasaran. Semua unit, awasi sasaran.

Baik, dimengerti.

Unit C, kau lihat itu?

Aku tak bisa lihat apa-apa.

Lihat lebih dekat.

Xingxing! / Permisi mau lewat, permisi, lewat!

Kapten, sudah bergerak!

Tas ranselnya bergerak. / Perhatian semua unit! Perhatian semua unit!

Tas ransel bergerak.

Unit B mendekati sasaran.

Sasaran kembali ke kapal.

Unit A dengar. Unit A dengar?

Unit B bergerak ke arah dermaga.

Unit B dengar. Unit B dengar?

Terlalu banyak orang.

Pandangan kami terhalang.

Ada apa ini?

Fokus, kawan-kawan.

Apa yang terjadi? Kenapa ada yang tak mengikuti perintahku?

Aku hampir sampai, hampir sampai.

Sasaran ada di air!

Wang Xingxing, sasaran mungkin naik perahu kecil.

Perahu? Ayo, lewat sini! / Baik.

Permisi lewat!

Xingxing! Xingxing!

Kapten!

Semua unit, kejar sasaran!

Jangan ada yang panik, tetap tenang. Kita naik perahu-cepat!

Ke sana!

Permisi, lewat!

Maaf.

Xingxing, dia di sana!

Naik ke lantai 2!

Hati-hati!

Kejar perahu itu!

Berhenti! Berhenti!

Kepung dia!

Periksa sebelah sana!

Berhenti!

Xingxing, di atas sana!

Naik ke sana dan cegat dia!

Kapten, tak ada apa-apa!

Tak ada!

Perahu itu!

Kapten!

Hey!

Lewat sini! Lewat sini!

Semua unit putar balik!

Ikuti kapal penumpang itu!

Turun! Berhenti!

Apa yang kau lakukan?

Berhenti!

Aku tahu kau mau kemana. Mau lari ya?

Jangan bergerak!

Aku membawa anak itu.

Kakek, kakek, cepat lepaskan aku!

Aku rindu kakek!

Kakek, kakek!

Buka! Buka!

Siapa kau?

Aku sudah berupaya.

Kemudian?

Aku tak bisa keluar.

Lalu

aku ketiduran.

Aku tak tahu yang terjadi setelah itu.

Kakek, kakek, cepat lepaskan aku, aku rindu kakek!

Buka!

Siapa kau?

Kau harus menemukan cucuku!

Jangan.

Tenang, duduklah.

Aku berhenti merokok.

Ponsel yang menerima video itu, dan ponsel yang kau temukan di bawah mobil

apakah itu ponsel yang sama?

Lalu dimana ponsel itu?

Dibuang.

Saat aku berkendara balik ke Jembatan Teluk.

Aku terima pesan lagi,

menyuruhku untuk membuangnya.

Selama aku bisa sampai galangan kapal tepat waktu

harus kulempar tasnya ke gunung

lalu dia ambil uangnya.

Aku bisa mendapatkan kembali cucuku.

Dan kau percaya dia?

Kutanya,

kenapa aku mesti mempercayaimu? Dia bilang

kau tak punya kesempatan.

Jadi kalau kau pilih tak mempercayai polisi

kenapa kami harus mempercayaimu?

Aku tak bohong.

Aku tak bohong!

Kapten, kami tak menemukan DNA sandera pada baju penyamaran itu.

Ponselnya dimatikan, jadi kami tak bisa melacak lokasinya.

Kami sedang memastikan lokasi bunkernya.

Bagaimana kalau kita istirahat saja?

Perhatikan Lao Yu.

Suruh dia mencobanya.

Halo? Hai, apa ini Tn. Han?

Saya dari tim lanjutan sales Internasional Tianjian.

Kami cuma ingin tahu

bagaimana rasanya setelah anda memakai produk kesehatan kami.

Bagaimana kalau besok siang apa anda bisa?

Saya akan ke rumah anda.

Baik, sampai jumpa besok.

Kalau tak keberatan, saya mau tanya berapa umur anda?

Tebak saja.

Hampir 40an.

Hampir 50an. / Ya sungguh tak tahu.

Bagaimana menurut anda produk kesehatan kami?

Apa ada pengalaman sukses yang ingin anda bagikan?

Aku rangkum dalam 3 kata.

terpercaya, akurat dan kejam.

Segera bawa dia ke ICU. / Terpercaya, saat kau ajak jalan-jalan para eksekutif, kau harus terpercaya.

Kejam. Saat minum, kau harus kejam.

Sejauh ini kita mendapatkan apa? / Li Aijun, 57 tahun.

Dia dulu guru olahraga.

Asalnya dari Desa Xiatang di Changyuan. Jenis kelamin pria.

Kurasa kita sudah tahu jenis kelaminnya.

Apa lagi yang berguna? / Yang berguna...

Kapten.

Lanjutkan. / Karena kemampuan mengajarnya kelas tinggi

dia dengan cepat dipindah ke kota untuk mengajar

tapi untuk tujuan membantu putrinya dengan cucunya

dia mengajukan pensiun dini. Li Aijun suka bermain pasar saham.

Namanya agak berhasil juga,

tapi karena merosotnya pasar saham akhir-akhir ini dia rugi banyak.

Hubungannya dengan menantunya juga menegang.

Kenapa begitu?

Dia mau minjam uang sama mantunya

tapi mantunya menolak. Gara-gara itu dia balik lagi ke rumah lamanya.

Kapten, kita mendapatkan hasil identifikasinya.

DNA pada rokok yang ditemukan di telepon umum itu

adalah milik Li Aijun. / Kendaraan keluarga telah terekam oleh CCTV lalu lintas

ini bertentangan dengan ucapannya sewaktu dia terkurung dalam bunker itu.

Apa kau bisa lihat pengemudinya?

Apa kau bisa lihat pengemudinya? / Rekamannya kurang jelas

tapi foto di truk sampah itu

ditemukan 1 jam kemudian.

Waktunya sangat cocok. / Li Aijun banyak meneliti ilmu sinyal.

Artikelnya sudah dipublikasikan pada jurnal profesional.

Soal pengemudi itu belum selesai!

Orang yang terekam CCTV jalan

dan orang yang mengantarkan foto itu

mungkin saja orang yang sama. Tapi bukan berarti orang itu Li Aijun.

Betul begitu? Ya, 'kan?

Aku ada pertanyaan lagi.

Kau sudah banyak tanya. / Aku cuma ingin tanya

kita sudah banyak punya bukti ini, kenapa dia tak mengaku saja?

Capek, ya?

Ya.

Aku juga capek. Lanjutkan

biar kita semua bisa bersantai.

Ini,

apa bisa dilepas sebentar saja?

Apa ini demi uang?

Lalu kenapa?

Kau ingin aku mengaku kalau aku yang menculik Zhuzhu?

Aku akan mengaku.

Dengan satu syarat.

Katakan.

Kembalikan Zhuzhu!

Li Aijun,

maumu ini harus bagaimana?

Aku ingin pengacara.

broth3rmax

Kakek, sini lepaskan aku

aku rindu kakek.

Pertama penyangga yang lapuk, sekarang speaker yang rusak.

Mainan apa lagi yang kau punya?

Bantulah aku menggabungkan bukti.

Apa susahnya? Bantulah aku menyelesaikan ini!

Baik, sudahlah.

Kukasih tahu ya. / Lao Qian, mari kita cari makan.

Tak usah makasih, aku ini lagi makan.

Makanan sampah tiap hari. Kau memang hebat.

Baiklah, aku pergi dulu.

Bantulah aku menyelesaikan ini!

Baik, baiklah, jangan berisik.

File suara ini agak rusak.

Tapi dengarkan ini.

Kakek, kakek

cepat lepaskan aku, aku rindu kakek.

Lihat titik titik disini?

Kakek, kakek

Mainkan lagi. / cepat lepaskan aku...

Dia pelakunya.

Dia pelakunya.

Kapten. Aku pergi ke bunker dan menemukan ini.

Itu tak betul.

Dengar.

Bukan begini juga! / Wang Xingxing!

Ya? / Bawa dia keluar dari sini!

Dengarkan saja. / Keluar!

Aku tahu... Kapten... / Ayo!

biar kuperbaiki dulu, lalu kau bisa dengarkan.

Ayo! / Cuma perlu kubenarkan dikit settingnya!

Dia sudah kesal setelah bicara sama pengacaranya Li Aijun.

Apa yang kau lakukan? / Kenapa dia kesal?

Biar kuperbaiki dulu ini maka dia tak akan kesal lagi.

Memang kenapa sih benda ini?

Apa yang kau lakukan?

Bentuk gelombang suara ini sama. Mungkin saja ini suara orang yang sama.

Dengarlah.

Kalau kau bohong

kau tak akan melihat anakmu lagi.

Aku tak bohong. Aku tak bohong!

Apa hasilnya sudah keluar? / Saat hasil identifikasinya keluar

bisa jadi bukti yang tak bisa dibantah. / Xingxing.

Lihatlah ini.

Kalau kau bohong

kau tak akan melihat anakmu lagi.

Aku tak bohong. Aku tak bohong!

Kita hampir selesai setelah yang ini.

Apa yang kau rasakan?

Masih agak hangat.

Kau punya anak? / Ya.

Berapa usianya? / 18 tahun, baru saja masuk kuliah.

Cowok atau cewek? / Cowok.

Tak pulang, tak telpon.

Cuma kirim pesan WeChat meminta uang.

Sungguh diberkati.

Kuberharap putriku bisa meminta uang padaku.

Namanya Ling Dang 'kan?

Semua orang pasti nantinya mati.

Apa itu cepat atau lambat dalam hidupnya.

Semua kurang lebih sama.

Jika kau meninggal seperti ini, apa kau ingin meninggal dengan tenang?

Kau bisa saja andalkan ini, kalau mati yang kau inginkan

terus saja merokok. Matimu akan lebih cepat ketimbang minum pil yang disembunyikan di bawah bantal.

Sana pergi lakukan apapun sesukamu

selagi kau masih bisa jalan.

Kalau kau bohong...

Aku tak bohong. / Kedua suara ini memang mirip

tapi itu saja belum cukup. Dibandingkan sama suaranya Li Aijun

kecocokannya bahkan tak sampai 60%.

Pengadilan tak mau terima ini sebagai bukti.

Suara orang ini dilewatkan pengubah Fourier yang kompleks.

Sulit memastikannya kalau makai metode identifikasi.

Fou... apa? / Fourier.

Itu istilah teknisnya.

Namun, satu hal yang pasti. Suara orang ini

dan suara dari kasus lama

keduanya sepenuhnya cocok. Dan ini bukan kecocokan yang sederhana.

Suara baru ini sepenuhnya replikasi

dari suara ruang yang luas.

400.000. Tak kurang satu senpun.

400.000. Tak kurang satu senpun.

Kau dengar perbedaannya? / 400.000.

Kenapa keduanya minta 400.000?

Ada suara klakson mobil dalam rekaman di kasus lama

dan juga ada dalam kasus yang baru ini.

Frekuensi klakson mobil dan timingnya identik.

Cuma saja yang ini lebih keras dari pada file yang lama

dan yang baru lebih lembut.

400.000. Tak kurang satu senpun.

400.000. Tak kurang satu senpun.

Kau bisa mendengarnya?

Kenapa dia tak minta uang lebih banyak? / Klakson mobil itu terjadi acak.

Kebetulan seperti ini amat sangat mustahil.

Klakson mobil di kasus baru ini

segera diikuti oleh suara kecil, kuat.

Kayak suara bernapas.

Tapi di kasus lama ini tak ada. / Apa maksudnya?

Kenapa dia makai rekamannya sendiri?

Ya.

Itulah intinya.

Apa kau pernah lihat seorang penculik menyimpan rekamannya sendiri?

Dan dia membuat sendiri prosesor pengubah suara.

Dengan begitu, perubahan bentuk suara akan sekompleks ini.

Dia sudah memakai teknologi tinggi kala itu.

Kenapa dia memakai lagi rekaman lamanya?

Cuma pakai pengubah suara lagi.

Jauh lebih gampang menyesuaikan situasi.

Tahu sebabnya?

Li Aijun, ayo keluar.

Li Aijun, periksa lagi memastikan ini sesuai, tanda tangan disini.

Baiklah, kau boleh pergi.

Halo? Bisa bantu aku mencari Bai Lan?

Apa?

Dia meninggalkan rumah sakit?

Saya lagi nyari Bai Lan.

Aku tak tahu siapa itu. / Pemilik rumah ini.

Pemilik rumah ini nama belakangnya Song.

Mereka baru beli rumah ini. Sekarang ini lagi direnovasi.

Apa ayah yang menculik Zhuzhu?

Aku ini kakeknya.

Kata polisi ayah yang menculiknya.

Penculik itu mengancamku. Aku...

Mana putriku?

Aku tak tahu.

Kenapa dia cuma menghubungimu?

Aku tak tahu.

Kumohon selamatkanlah putriku. / Biarkan kami lewat! / Tolonglah dia.

Biarkan kami lewat! / Biarkan kami lewat!

Cuma dia putriku satu-satunya. Selamatkanlah dia.

Kumohon selamatkanlah dia! Aku akan kumpulkan uang.

Aku mohon! Aku mohon...

Kalau begitu bawalah uang dulu.

Dokter, tolonglah putriku.

Bai Lan.

Kau dimana?

Kau...

hanya punya satu kesempatan.

Kau harus lakukan perintahku.

Kau...

hanya punya satu kesempatan. / Satu kesempatan.

Hanya satu kesempatan. / ...satu kesempatan...

Berapa lama anda tinggal di kota ini?

20 tahun lebih.

Rokok anda...

Aku sudah berhenti merokok, tapi kadang aku butuh pegang rokok.

Sudah kebiasaan.

Selama bertahun-tahun ini

apa ada yang berkesan bagi anda?

Dengan kata lain

apa anda punya kisah sukses yang ingin anda bagi?

Oh, kurasa jadi guru olahraga tidak...

dianggap sebagai kesuksesan.

Tapi aku punya pengalaman hidup.

Kehidupan itu penuh rintangan.

Aku juga pernah berkesempatan

namun kesempatan yang penting

hanya bisa kau dapatkan sekali.

Tunggu sebentar.

Kakek! Kakek!

Siapa itu?

Ini aku, Zhuzhu.

Baik, akan kubukakan pintunya.

Bilang makasih. / Terima kasih, kakek.

Sebentar lagi kita ketemu, kakek.

Apa sudah kebuka?

Ya, sudah buka.

Hadiah dari perusahaan. Terima kasih.

...namun kesempatan yang penting

hanya bisa kau dapatkan

sekali.

Kesempatanmu

hanya sekali.

Kesempatan yang kau punya

hanya sekali.

Kakek! Kakek!

Kau pulang.

Sini, cium kakek.

Aku masuk ke dalam.

Aku membawa anak itu.

Xingxing! Xingxing! Beritahu kapten! Cepat, ada sesuatu terjadi!

Shh...

Kukasih tahu, kalau kau tak berisik

sebentar lagi kau bisa menemui ibumu.

Hey!

Jangan! Jangan!

Akhirnya aku menemukanmu juga.

Kembalikan Zhuzhu.

Selama 10 tahun, aku mencari-carimu.

Ini tak ada hubungannya dengan Zhuzhu.

Yang terjadi dulu itu adalah kecelakaan.

Lepaskanlah Zhuzhu.

Kau tak punya pilihan lagi.

Kau pantas menerima balasan.

Ini tak adil.

Ini tak adil.

Adil?

Kau mau bicara soal keadilan?

Putrimu telah hidup mapan. Kalian sudah hidup mapan.

Bagaimana denganku dan Lingdang?

Bagaimana keadilan bagi kami?

Nih...

akan kutunjukkan padamu

apa itu adil.

Jangan!

Zhuzhu!

Zhuzhu!

Zhuzhu!

Zhuzhu!

Waktu itu untuk menyelamatkan putriku.

Aku yang salah.

Aku kesini tiap tahun setelah itu untuk menemui Lingdang.

Aku takut. / Jangan takut.

Mama ada disini.

Li Aijun ditangkap sesuai hukum, dan segera diadili. Bai Lan meninggal dunia.

broth3rmax, 9 Januari 2020

no resync/edit/re-upload/delete-credit broth3rmax, 9 Januari 2020

follow instagram @broth3rmax

TAMAT

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.