All language subtitles for Doll.Cemetery.2019.1080p.WEB-DL.H264.AC3-EVO

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Kunjungi sultanpkr.com Poker Online Aman dan Terpercaya

Bonus New Member 100%

Turnover 0.5% cashback 0,5%, Menangkan Iphone terbaru

Aku tak percaya kau melakukan ini kepadaku.

Setelah semua yang aku lakukan untukmu.

Tapi itu benar.

Kenapa kau mendengarkanku?

Aku tidak bisa.

Tapi aku akan melakukannya.

Aku hanya butuh waktu lagi.

Halo?

Ada orang di sana?

Maria?

Apa itu kau?

Sangat lucu.

Ini bukan lelucon lagi.

Aku di sini.

Hei, kawan...

Kemari. kemari.

Anjing pintar.

Anjing pintar.

Halo.

Bagus.

Anjing pintar.

Ayo. Ayo.

Ayo.

Sudah buat janji?

Biarkan dia masuk.

Arthur.

Aku berharap kau seantusias dalam menyelesaikan bukumu...

...seperti kau yang datang ke sini tepat waktu.

Teh?

Oke?

Oke, dua teh, tolong.

Kopi. Kental, tanpa gula.

Jadi, itu akan selesai.

Kau yakin?

Berapa nilainya?

Jangan mengubah subyek.

Arthur, kau seharusnya menjadi manajer bisnisku.

Aku lihat kau tak membawa naskah.

Kau mengerti apa itu tenggat waktu, 'kan?

Tentu saja.

Kau penulis horor penjualan terbaik,

Dan jujur, kau bukan apa-apa tanpa buku baru ini.

Kau menjual hak film.

Maksudku, koreksi jika aku salah,

Tapi tak ada yang kekurangan uang, bukan?

Tidak, aku tak berkata begitu.

Dengar, benar buku terakhir menari begitu banyak perhatian.

Itu sebabnya penerbit begitu ingin mendapatkan buku lainnya.

Maksudku, ayolah, kau bisa menjadi Stephen King selanjutnya.

Aku sangat ragukan itu.

Aku lebih ingin menjadi H.P. Lovecraft atau Clive Barker.

Kurasa kau bisa menguntungkan kita jika kau membersihkan citramu.

Maksudku, berhenti minum untuk permulaan.

Ya.

Uang dari hak film itu bagus.

Tapi faktanya kau masih harus menulis.

Aku menulis!/ Jadi apa masalahnya, keluarga?

Dia membawa anak-anak.

Aku mengerti. Untuk berapa lama?

Aku tidak tahu.

Kali ini itu terasa permanen.

Dengar, aku turut menyesal mendengar itu...

Tapi aku masih harus mengetik, benar?

Brendan, apa yang tidak kau mengerti?

Kau seorang penulis.

Dan kau bukan apa-apa tanpa buku baru ini.

Ada apa?

Kau mengalami kebuntuan ide? Itu yang terjadi?

Dengar, ini tak seburuk yang kau pikirkan.

Kau sudah menulis sesuatu?

Maksudku, astaga, kau tanda tangani kontrak untuk tiga buku.

Kau baru menjual satu buku.

Kau memiliki kewajiban, begitu juga denganku.

Itu tak terjadi begitu saja.

Benarkah? Itu harus.

Aku tak peduli bagaimana, tapi itu harus.

Arthur, kau sebaiknya tenang.

Kesepakatan ini melibatkan orang yang sangat penting,

Dan mereka tak suka dengan jawaban tidak.

Aku bukan sekedar mesin pencipta uang.

Baiklah, dengar, ini bisa diperbaiki.

Bagaimana?

Sebuah retret.

Lokasi terpencil.

Tanpa Internet, tanpa pengalihan.

Itu bisa diatasi.

Aku akan memberimu nomor Paul.

Siapa Paul?

Dia punya alamatnya.

Dengar, waktumu tiga minggu untuk berikan aku sesuatu.

Tak ada lagi penundaan.

Jika tidak kau akan berada di luar sana bersama mantan pesohor lainnya.

Sekarang ambil nomor ini.

Dan pergilah.

Senang melihatmu juga.

Pak.

Pak.

Apa dia orangnya?

Satu per satu, Cam. Satu per satu.

Halo?

Halo?

Apa ada orang di sana?

Aku punya surat izin, kau tahu?

Jika ini semacam lelucon,

Ini sangat tidak lucu.

Aku bisa melihatmu.

Aku hanya bisa sejauh ini.

Di mana tempatnya?

Di sana.

Aku tidak masuk ke sana.

Kau bisa pergi sendiri.

Apa kau akan membantuku dengan bagasiku?

Aku butuh bonnya.

Butuh bantuan?

Ya.

Aku mencari sebuah pondok.

Apa kau di sini sendirian?

Aku ingin menanyakan hal sama padamu.

Ya, tapi kau...

Perempuan?

Kau begitu baik hati.

Kau berpikir aku lemah dan tak berdaya?

Sama sekali tidak.

Jadi, kau tersesat?

Ya.

Aku mencari tempat ini.

Kurasa taksi menurunkanku di tempat yang salah.

Apa kau tahu itu?

Kau sering menatap wanita secara terang-terangan?

Tidak, aku...

Maaf.

Tak apa.

Aku hanya menggoda.

Terima kasih.

Jadi kau tinggal di sekitar sini?

Kenapa kau bertanya?

Hanya ingin tahu.

Hanya ingin tahu?

Ya...

Kau punya wajah yang ramah, dan...

Mungkin aku sebaiknya berhenti bicara, bukan begitu?

Tidak apa.

Terima kasih.

Kabar baiknya adalah kau sudah dekat.

Kau cukup ikuti jalan ini.

Belok kiri.

Kemudian ikuti jalan itu hingga ke ujung.

Hingga ke ujung?

Itu berada di ujung jalan.

Kau memiliki senyum indah.

Terima kasih.

Apa mungkin kau bisa mengantarku ke tempat ini?

Karena, kau tahu, aku mungkin tersesat.

Tidak.

Aku tidak menuju ke arahmu.

Benar. Baiklah.

Tapi...

Mungkin kita akan bertemu lagi.

Ya?

Itu akan sangat bagus.

Jangan khawatir.

Aku tahu di mana menemukanmu.

Lagi pula, aku hanya memberikanmu arahan.

Ya, kau benar. Terima kasih.

Jaga dirimu.

Sampai jumpa.

Sial, tak ada Wi-Fi, bukan?

Untukku?

Brendan Cobbs?

Ya.

Apa aku perlu menandatangani itu?

Tidak, itu sepenuhnya milikmu, kawan.

Kau mau keluar dan bermain?

Halo, namaku Alfred.

Ikuti peraturanku dan kau akan baik saja.

Peraturan pertama.

Beri aku makan 12 daun yang dipetik dari anggrek,

Dan aku akan diam pada bulan ke-12.

Peraturan kedua.

Kau harus ikuti peraturan pertama, atau kau takkan senang.

Peraturan ketiga. Kau harus ikuti peraturan pertama.

Peraturan keempat.

Kau harus ikuti peraturan pertama atau kau akan mati.

Aku di sini.

Halo.

Halo?

Halo?

Hidupmu dalam bahaya.

Bahaya? Apa maksudmu?

Dengarkan aku!

Aku mendengarkan.

Siapa yang dalam bahaya?

Apa ini ada kaitannya dengan Arthur?

Arthur?/ Ya, dia...

Dengar, apa masalahnya?

Apa kau mengikuti peraturan pertama?

Tidak.

Haruskah?/ Harus. Kau harus mengikutinya!

Baiklah, dengar, kau sebaiknya tenang dan kembali ke sana.

Kau mungkin masih punya waktu.

Kau mungkin masih punya waktu!

Baiklah.

Mari lakukan ini.

Apa itu kau?

Apa itu kau?

Aku apa?/ Meninggalkan gerbangku terbuka.

Bukan, maaf.

Seluruh hewan keluar.

Hewan-hewanmu?/ Ya, ternak-ternakku.

Gerbang ini, kau yang membukanya?

Tidak, maaf.

Kau salah satu tipe orang kota pada umumnya, ya?

Apa kau serius?

Bertangan lunak, otak lunak.

Orang yang sama sekali tak tahu caranya bekerja keras.

Orang yang selalu bersikap angkuh.

Kesombongan yang berpikir bisa bicara semaunya dengan orang lain.

Apa kau biasanya seramah ini dengan tetanggamu?

Dengar, aku hanya ingin tahu jika itu kau yang membuka gerbangnya.

Kau bilang bukan. Kau boleh pergi.

Terima kasih.

Tunggu.

Apa kau mengikuti peraturan?

Ya, peraturan itu...

Apa pedulimu?

Dengar, aku tak peduli denganmu,

Selama kau mengikuti peraturan.

Omong-omong,

Ada seorang pria dengan tatapannya yang gila,

Aku ingin tahu jika kau mengenal dia? Mungkin salah satu tetanggamu.

Tidak?

Baiklah.

Semoga harimu indah.

Sepatu yang bagus, omong-omong.

Pastikan kau menyemir itu saat hari berakhir.

Selamat siang.

Dasar bajingan.

Jadi kau menemukannya.

Kau.

Apa yang kau lakukan di sini?/ Aku tetanggamu.

Tetangga?/ Ya. Peternakan.

Apa yang kau lakukan di sini sekarang?

Aku berpikir untuk menyambutmu.

Sambutan?

Jam berapa sekarang?

Jam 09:00.

Jam 09:00?

Kupikir ini tengah malam, dan...

Mungkin lain kali./ Tolong.

Aku memberimu arahan.

Setidaknya kau bisa menemani gadis kesepian minum.

Anggur putih atau merah?

Merah.

Jadi, apa ceritamu?

Aku seorang penulis./ Benarkah?

Hal-hal seperti apa?/ Kebanyakan horor.

Itu bukan kegemaranku.

Ada cukup kengerian di dunia ini.

Apa bayarannya bagus?

Lumayan.

Kau menikmati itu?

Itu lain cerita.

Maaf untuk permainan katanya.

Membuat frustrasi?

Mungkin.

Cerita horor sebenarnya bukan yang ingin aku lakukan.

Bukan?

Bukan, aku melihat diriku sebagai Dylan Thomas, atau...

...Ted Hughes.

Masalahnya tak ada yang ingin membaca itu, mereka...

Kepuasan langsung.

Itu benar.

Semuanya sekarang, sekarang, dan sekarang.

Tidak sabaran.

Itu sangat disayangkan.

Jadi kau berpindah ke horor?

Benar. Itu mudah untuk menakuti orang.

Benarkah?

Terima kasih.

Ya, kau tahu. Jika kau memasukkan di sana-sini dengan tempo yang cepat,

Kau mendapatkannya.

Kau membuat itu terdengar mudah.

Ini tidak sesulit itu, anggap saja begitu.

Bagaimana dengan keluargamu?

Itu cerita horor berbeda.

Itu terdengar seperti kisah menarik untuk disampaikan.

Mungkin di lain kesempatan.

Mungkin tak ada kesempatan lainnya.

Mengapa? Apa kau berencana pergi ke suatu tempat?

Kau tak pernah tahu.

Ya, kurasa begitu.

Kenapa kau tak membuat dirimu nyaman?

Nanti.

Siapa itu?

Itu?

Itu adalah mimpi buruk.

Itu saja? Hanya itu yang akan kau katakan?

Dia menakjubkan.

Tambah minumannya?

Kenapa kau tak bisa beritahu aku alasan sebenarnya kau di sini?

Tak bisakah wanita datang ke sini untuk ditemani?

Ya.

Menikah, punya anak?

Tidak ada?

Tidak.

Itu sedikit rumit.

Apa itu sebabnya istrimu meninggalkanmu?

Minuman iblis?

Mungkin kita sebaiknya mengganti subyek.

Kau tahu kenapa mereka menyebutnya minuman iblis?

Karena itu mengacaukan hidupmu.

Alur semakin menarik.

Kenapa kau tak kemari dan menikmati minumanmu?

Dia banyak bicara, bukan?

Aku mengalami kebuntuan penulisan.

Dan?

Agenku.

Dia mengirimku ke lokasi terpencil ini dan ini seharusnya menginspirasiku.

Dan hasilnya?

Kau sudah lihat apa yang aku tulis.

Inspirasi datang dari semua sumber, bukan begitu?

Dengar, aku bahkan tak tahu namamu.

Tidak.

Siapa kau sebenarnya?

Kau tidak mengikuti peraturan pertama, bukan?

Tidak, aku tidak mengikuti peraturan pertama,

Karena itu permainan bodoh dan itu adalah boneka yang bodoh.

Kau tahu? Aku akan habiskan minumanku, lalu meninggalkan tempat ini.

Tenggat waktu cukup memberatkan.

Tenggat waktu?

Ya, tenggat waktu untuk bukuku.

Untuk "Alfred Sang Boneka"?

Ya.

Jadi, apa yang terjadi di buku?

Aku akan beritahu padamu apa yang terjadi di buku.

Si penulis tiba di lokasi,

Menemukan boneka dan mengabaikan peraturan.

Matt berkonsentrasi keras,

Berusaha memahami harus bagaimana.

Kemudian dia mendengar ketukan seperti Edgar Allen Poe,

Sebuah ketukan di pintu kamarnya.

Ya.

Dengar, tunggu.

Kemudian dia muncul di pintu.

Cantik, menggairahkan, seolah itu dipahat dari bintang-bintang.

Sedikit berlebihan, bukan begitu?

Aku melihat caramu kau menatapku.

Tidak, tidak, apa yang kau tulis?

Dia menatap langsung ke matanya.

Dia bilang...

Kita harus mengikuti peraturan.

Atau apa?/ Kau tak ingin tahu.

Baiklah.

Mari lakukan itu.

Kunjungi sultanpkr.com Poker Online Aman dan Terpercaya

Bonus New Member 100%

Turnover 0.5% cashback 0,5%, Menangkan Iphone terbaru

Apa yang terjadi?

Tolong, kawan. Aku harus selesaikan bukuku.

Kau masih belum melakukannya?

Ya. Aku baru ingin memulainya.

Memulainya... Tapi belum kau selesaikan?

Belum.

Dengar, ada seorang gadis, dan dia...

Gadis?

Ya.

Aku tidak bermain-main, kau tahu?/ Sungguh?

Kau bisa mengelabuiku.

Kau sudah memulai peraturan pertama?

Dengar, bung,

Kurasa kau sebaiknya pergi.

Henry!

Aku harus pergi!

Apa yang kukatakan padamu tentang berada di sini?

Siapa itu?

Ini putriku. Kau pikir siapa?

Apa yang kau lakukan?/ Ya, apa yang kau lakukan?

Hei, apa yang kau lakukan?

Menjauh dari keluargaku.

menjauh dari keluargaku.

Aku akan membunuhmu, dasar keparat.

Bersulang.

Brendan, Brendan.

Kau bisa lihat aku?

Aku bisa melihatmu!

Kau mau keluar dan bermain?

Tn. Cobbs.

Kau sudah ikuti peraturan pertama?

Ya.

Sudah.

Kau memberinya makan daunnya?

Kau kacau.

Anakku, dia mengikuti peraturan pertama.

Dia menghilang.

Aku tak bisa mengatakannya lagi.

Yang kukatakan sudah cukup.

Tunggu...

Aku ingin tahu...

Lagi.

Dia sekarang tanggung jawabmu, Tn. Cobbs.

Aku tak bisa berbuat apa-apa lagi.

Aku sudah terlalu banyak bicara.

Jadi, apa yang lebih kau suka?

Telur, bakon?

Atau dedaunan?

Apa yang aku lakukan?

Ini perbuatanmu, 'kan?

Tapi kenapa Henry?

Dia orang tak berdosa.

Alfred, anak yang mati itu.

Siapa yang membunuhmu?

Mulai sekarang, Alfred...

Aku akan mengawasimu.

Aku akan mengawasimu setiap jam,

Setiap detik, dan saat kau mengacau...

Aku akan berada di sana.

Ya.

Kau pikir bisa mendapatkanku?

Kurasa tidak, kawan.

Ayahku datang untuk mendapatkanmu.

Kau mau keluar dan bermain?

Kau mau keluar dan bermain?

Brendan.

Aku di sini.

Kau mau keluar dan bermain?

Ibu.

Ini waktunya.

Waktunya untuk bertemu penciptamu.

Alfred telah memilih.

Kau akan menjadi pengorbanan.

Kau takkan lupa.

Alfred harus makan.

Dan itu dimulai malam ini.

Kenapa mengorbankan orang yang kita sayangi...

Saat kita mengorbankan orang yang tak kita kenal?

Bukumu terlambat.

Tenggat waktu berarti segalanya.

Aku hanya butuh waktu lagi.

Kau tidak perlu khawatir.

Aku sudah memikirkan untuk memberitahumu jawabanku.

Apa dia orangnya?

Aku takutkan bukan.

Kita harus temukan orang lain.

Tapi kurasa aku tahu orangnya.

Haruskah aku kirimkan Alfred padanya?

Lakukanlah.

Kita tak ingin ada yang terlepas.

Seperti pencari tumpangan./ Penulis.

Orang menanyakan arah.

Dengar,

Aku tak pantas untuk ini.

Pantas?

Pantas tak ada kaitannya dengan ini.

Ini diperlukan.

Tidak, tidak!

Aku mohon!

Ya Tuhan! Tidak!

Tidak! Tidak!

Apa kau mau keluar dan bermain?

Kunjungi sultanpkr.com Poker Online Aman dan Terpercaya

Bonus New Member 100%

Turnover 0.5% cashback 0,5%, Menangkan Iphone terbaru

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.