All language subtitles for terbit21-com-sex-stories-2009-2dqpm

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian Download
ia Interlingua
ga Irish
it Italian Download
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil) Download
pt Portuguese (Portugal) Download
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

TERBIT21.COM Support dengan like & share :)

1 Kau membuatku bergairah. / Hentikan, kita sudah telat.

Cuma sentuhan kecil saja. / Aku tak mau para gadis itu menunggu.

Dasar wanita...biasanya kami para pria, hanya duduk-duduk di malam hari.

Kau pasti penasaran dan mau tahu, apa yang akan kami lakukan?

Sama sekali tak tertarik.

Caroline, tolong bantu!

Caroline, apa kau dengar? Tolong tata mejanya.

Ya, baiklah! Sial, mengganggu saja.

Sampai ketemu nanti, ya?

Selamat bersenang-senang. / Kau juga.

Ah, sial!

Halo? Ya, sayang...

Ya? Tidak..tidak! Aku dengar..hanya saja, waktunya saat ini kurang tepat.

Makanannya belum selesai di masak.

Katakan, kau rindu padaku. / Apa?

Kau rindu padaku? Aku rindu padamu. / Kata yang indah, tapi jangan sekarang...

Aku rindu dengan kaluasi. / Baguslah.

Kau sedang bersama temanmu, mungkin nanti kita bisa bertemu?

Kau tahu, malam ini aku dan teman-teman, mungkin agak terlambat.

Mungkin juga kami akan sangat mabuk.

Bisakah kau nanti meneleponku? Aku akan keluar tapi ponselku tetap aktif.

Suara bel. Apa kau mendengarnya? / Baiklah...peluk cium.

Polisi! Buka pintunya!

Halo teman..

Kau kaget kan? / Aku...

Baunya sedap sekali. / Kuharap begitu.

Pria yang pintar masak dari pada si gadis.

Tak semuanya. Cuma masak telur Sebiä Seperti yang kau lihat.

Apalagi jika dia memikirkan dirinya juga.

Maaf, tapi kau jangan terlalu sering, bicara seperti itu dengan seorang pria.

Kenapa? / Pria dan wanita sama-sama punya nafsu.

Kau sadar dengan perkataanmu? Kami sudah sama-sama serius.

Dia bisa membuatmu dalam masalah. / Kau saja yang tidak tahu.

Kau mau pergi? / Aku tak mau ikut bicara masalah seks.

Jangan terlambat pulang. / Aku bukan anak kecil lagi.

Dah! / Terserahlah.

Selamat malam. / Oh maaf.

Tak masalah.

Aku hanya ingin mandi, kepanasan.

Di kamar Caro. Di situ lumayan terang.

Apa kau tak bisa tidur? / Aku sedang menulis.

Caro belum mengatakan sesuatu?

Tak heran. Aku tak populer sekarang. Hanya menulis buku anak.

Itu menyenangkan sekali. Sesuatu tentang Harry Potter?

Lebih bagus dari segi ekonomi tapi, ceritanya tak sesuai dengan jiwaku.

Jadi bagaimana? / Apa kau mau tahu Jean-Philippe?

Boleh aku jujur? / Tentu, sebagai anak dari Tapaillete.

Kupikir semua yang kau lakukan, adalah menarik.

Itu benar.

Apa kabar? / Bagus, bagaimana denganmu?

Masuklah. Ini minumannya. Apa ini?

Oh, Crozes Hermitage! Kau benar-benar memanjakan kita.

Halo teman. / Hei, masuklah.

Aku bawa minuman. Nicola yang menyarankan. / Terima kasih. Aku buka botol anggur putih.

Kau mau? / Dengan senang hati. Aku yang pertama?

Anakmu ada di rumah? / Dia sedang keluar.

Oh ya..

Wiski yang bagus. / Itu Selvähän

Aku tak punya yang bagus tapi aku mau teman-temanku dapat yang terbaik.

Amin.

Itu si bodoh Seb.

Seb, apa kabar? / Kau mengosongkan kartu kreditnya?

Aku sedikit terlambat. / Pasti ada sebabnya.

Kau mau sedikit wiski? / Tidak, bir saja.

Apa kau hanya minum yang kau bawa?

Aku melihat seorang gadis disekitar sini. Dia bekerja di toko hamburger.

Dan baru saja...

Halo!

Wow! Rumahmu bagus. / Ah, biasa saja.

Aku bawakan keping CD. Apa kau akan pergi? / Terima kasih, tidak apa-apa.

Aku pulang saja. / Jangan dulu, kau mau minum?

Dengan senang hati. Apa yang kau punya? / Sebentar ya?

Bir atau air putih? / Bir saja, terima kasih.

Menurutmu tak masalah aku menahanmu? / Sama sekali tidak.

Okelah kalau begitu.

Kenapa kau berikan penismu? / Karena dia sudah lapar.

Diterjemahkan Oleh ~~~tiyo46~~~ IDFL™ SubsCrew

Kau sudah berpengalaman rupanya?

Tentu saja. / Oh ya?

Apa dia seorang pria!

Apakah dia tampan? / Keren. Setidaknya menurutku.

Bertrand dan perkumpulan seksku melakukan petualangan akhir pekan lalu.

Apa itu menyenangkan? / Tak bisa dibayangkan.

Sebentar ya?

Hei Lise. Kau baik-baik saja? / Hei Agathe. Semua baik.

Kau datang tepat waktu. Sandrine sedang menceritakan petualangannya.

Hai! / Halo.

Kupikir kita tak bicara seks hari ini? / Apa ada yang lain?

Salad apa ini? Rasanya aneh.

Apa di beri gula? / Tidak, itu cuka balsamic.

Salad, manis? Kau kacau sekali.

Hei kalian. Apa kabar?

Sayang sekali, aku tak bawa apa-apa. / Tak masalah.

Kau mau segelas anggur? / Baiklah.

Kau tidak tahu, aku terlibat apa.

Kau sudah menikah. / Kau bisa menebak.

Jennifer... / Simon!

Hai, apa kabar?

Baik, kau? / Baik. Apa yang kau lakukan?

Aku cuma jalan-jalan

Aku baru datang treffeiltä, tak ada yang kulakukan. Biar kuantar kau dengan mobil.

Baiklah. Aku juga malas sendirian. / Baik, ayolah!

Kau bercinta di depan rumahku?

Pikirkan tetangga.

Mereka tidak tahu aku kesini. Simon mengantarku dengan mobilnya.

Dia tinggal di Noisy-le-Secissä.

Kau baik hati sekali. / Kau gila.

Saat kau bercinta dalam mobil, seseorang pasti melihatnya.

Itulah yang membuatnya menarik. / Begitu cepat dan aku menikmatinya.

Aku berusaha meraih orgasme. / Kau bodoh.

Kenapa kau bilang begitu? Keinginan untuk bercinta ada di mana saja.

Jadi? Selama ini kau cuma pura-pura?

Tolong beri ruang di sana. Ini sangat panas.

Angkat tutupnya. / Itu apa?

Massala! / Kau masak masakan dari negaramu.

Kelihatannya enak. / Aku berusaha semampuku.

Kecuali saat ini, mencoba segalanya akan terlihat bodoh.

Kenapa bisa begitu? / Aku dengar cerita seorang penata rambut.

"Dia seorang predator seksual" Sangat mengerikan.

Apa yang dikatakannya? / Intinya berganti pasangan.

SM tak akan bertahan untuk permainan seks, Itu sangat konyol.

Sering-seringlah kau keluar. Cerita itu cuma bualan saja.

Lalu carilah data yang akurat. Mereka menuliskan bahwa,

...lebih dari 400.000 pasangan yang menetap di perancis,

..sedangkan yang lain tak dihitung. Sepertinya itu akan mengalami perubahan.

Aku percaya bahwa mereka benar, benar telah melihat angka-angka.

400.000 cukup banyak. Di mana mereka? Kenapa aku tak mengenal mereka?

Apanya yang lucu? Aku berkata bodoh? / Ya kau, mereka tak bilang apapun.

Apa? Kalian sudah mencobanya? / Ya tentu saja.

Dulu, saat aku menikah. Dengan Sergio. Sungguh tak menyenangkan.

Apa? Kau tak menyukainya?

Untuk itulah, dulu kami sering melakukannya.

Saat aku orgasme, dia menjadi gelap mata dan kehilangan kendali.

Sebenarnya itu tak menarik. / Tepat sekali.

Saat aku melakukan yang dia minta, semua baik-baik saja.

Tapi kalau bukan kemauan dia, dunia seolah berakhir.

Mau kukatakan atau tidak? / Katakanlah.

Kami menemukan pasangan. Sandrine bertemu mereka dalam sebuah situs kencan.

Mereka masih sangat muda. Perempuannya sangat cantik.

Apa kau sering melakukannya? / Kadang-kadang, kami ke klub dulu.

Di sana, terlalu banyak orang, yang mengejar perempuan ini dan itu.

Aku lanjutkan atau tidak?

Lanjutkan saja. / Kami setuju untuk saling bertemu.

Saat itu hari sabtu anak-anak, sudah di titipkan pada kakek nenek mereka.

Akhirnya mereka berdua datang. Awalnya terlihat malu terutama prianya.

Si gadis terlihat senang sekali. Sandrine suka, mereka terlihat akrab.

Sama seperti lesbian. / Lesbian bagaimana?

Aku tidak sangka kalau Sandrine lesbian. / Tidak, dia bukan lesbian,

..terkadang dia bercinta dengan perempuan. / Perempuan dan juga denganku.

Kami tak pernah melakukan apapun sendiri. / Apa yang kau perbuat sementara itu terjadi?

Mereka menarik kemaluanmu. / Bercanda.

Kesenangan wanita tentu saja berbeda.

Seorang pria harus jadi sedikit, berlaku homo atau apa saja.

Senang mendengarnya. / Apa yang kau bicarakan?

Apa kau sudah sampai pada intinya?

Selamat datang. / Sedikit lebih awal.

Bertrand. / Sandrine. Senang bertemu denganmu.

Clement. / Senang bertemu denganmu.

Boleh kuambil jaketnya? Sebaiknya di gantung.

Silakan ke ruang tamu, biar kuambil sesuatu untuk diminum.

Oh ya?

Ya.

Kadang pertama aku dengan Bertrand. Lain waktu dengan pasangan lain.

Dia bersama wanita lain dan, kau dengan pria yang lain.

Ya, memang begitu aturannya. / Tunggu sebentar,

...kau bawa seseorang ke rumah, memberinya minum lalu kau setubuhi?

Tergantung situasinya. Terkadang kami hanya mengobrol.

Kau selalu bertemu pasangan ditiap, tempat yang kau kunjungi?

Iya, sebelum ke klub. Namun sekarang, merekalah yang mendatangi kami.

Bagaimana cara kalian berkenalan? / Kami punya situs.

Mereka bisa membaca tentang kami.

Di sana ada foto..umur...hobi dan di mana kami tinggal,

Mereka mengajak kami lewat email dan bertemu.

Bagaimana menandai mereka sudah menikah? Apa dengan meletakkan kondom di atas meja?

Kebanyakan kasus, perempuan yang ambil inisiatif.

Mulai saling mencium satu sama lain, pegang lutut dan sebagainya...

Salah satu langkah kecil untuk, memulai sebuah pergulatan seru.

Beberapa waktu lalu kami malah, bertemu pasangan berusia 20 tahunan.

Mereka pertama kali melakukan itu.

Ya, apa mereka belajar dari pengalaman? / Ya, namun tak berjalan baik.

Itu sudah jadi kesalahan sejak awal.

Kami akan beritahu kau.

Kami tak pernah melakukan ini sebelumnya. Kau adalah pasangan pertama.

Apa kau merasa kecewa? / Aku melakukan ini atas kemauannya.

Sama seperti kami.

Kau sopir ambulans? / Ya.

Bagaimana denganmu? / Agak sulit menjelaskannya.

Aku seorang bintang iklan.

Sungguh? Baguslah.

Kau punya foto badan? / Tidak, yang di foto hanya tangan.

Cat kuku, perhiasan dan iklan jam tangan.

Saat kau buka majalah dan kau, menemukan foto tangan wanita..

Itu belum tentu tanganku. / Boleh kulihat tangan indahmu?

Benar-benar indah. Sepasang tangan nan indah.

Bagus dan halus sekali. Benar-benar fantastis.

Apa kakimu juga indah? / Aku tak tahu, cuma tanganku saja yang di foto.

Boleh kulihat?

Baik, biar kupijat agar terasa nyaman. Aku minta ijin istriku dulu.

Langsung saja, tak masalah. / Baik.

Rokok? / Terima kasih.

Agak panas, kan?

Kau mau kacang? / Tidak, terima kasih.

Kau merasa nikmat?

Sepertinya temanmu tengah berjuang.

Butuh bantuan? / Ya, aku tak terlalu yakin.

Aku tak tahu kalau gagal. / Aku tidak tahu apa yang salah denganku.

Lalu, mereka bertengkar hingga malam. / Sangat mengerikan.

Namun Bertrand tahu dengan situasinya. / Dia selalu cepat adaptasi.

Meskipun aku tak bisa memilih. Aku merasa sangat santai.

Tapi mengecewakan. / Aku tak ingin sepertimu.

Mengejutkan sekali karena tak di inginkan. / Dan prianya menikah dengan wanita lain.

Pamela Anderson tak akan melakukannya.

Pria lebih rentan kalau bicara masalah seks.

Mungkin istrimu kurang lihai bermain oral. / Jangan bercanda. Sandrine yang terbaik.

Aku takkan tahu, jika tak menikah. / Apa kau tak menghasilkan uang dengan itu?

Orang tuanya juga miskin sebelumnya.

Aku dibayar untuk pernikahan, pesta dan sebagainya. Namun semua berjalan baik.

Disebuah pesta pernikahan. Aku kenal, seorang gadis...di situlah kejadian bermula.

Rasanya seperti gempa bumi.

Dia benar-benar hebat. Aku jadi ingat si pelayan.

Kau ingat padanya, mungkin iya. Tapi dia belum tentu ingat padamu.

Kau mau kemana?

Bagaimana hubunganmu dengan Caroline, ya? / Ya, Caroline.

Kau tak apa-apa? / Ya.

Hebat rasanya bersama gadis 19 tahun. / Kami sama-sama tak suka jenis musik tertentu.

Kau tak punya perasaan.

Tak perlu malu pergi dengannya. Kau bisa jadi Ayahnya.

Bukan begitu.. Ini sedikit rumit,

...bisa di katakan aneh. / Apa maksudmu?

Kami sangat berbeda.

Bukan masalah umur, tapi kebiasaan.

Pernahkah kau perhatikan keinginanya? / Sialan Seb, itu yang dia butuhkan!

Dia ingin mengetahui segalanya.

Majalah...ya! Dan dia punya akses, karena tak akan terdeteksi.

Luar biasa. Saatnya kau beradaptasi, dengan semuanya untuk berbuat benar.

Artikel yang menarik. / Menarik bagaimana?

Ini adalah panduan bagi mereka yang, merasa jenuh dengan rutinitas seks.

Sepertinya menarik. Aku tak tahu, apa berlaku untuk kita.

Jangan mau jadi pasangan jika itu, membuatmu bosan. Dibuang saja.

Itu kombinasi dari pasangan 20 tahun.

Kau tak ingin mencobanya? / Aku tak bilang begitu.

Kita sudah bersama selama 2 bulan. / Seminggu lagi, jadi 3 bulan.

Baiklah, tiga bulan.

Kalau kau tak mampu mempertahankannya, maka itu artinya dalam masalah.

Kita akan membiasakan diri.

Kau baru 19 tahun namun kau bicara, seolah kita sudah 3 kali menikah.

Orang tuaku adalah contoh yang baik.

Apa saran mereka? / Mereka bicara tentang arah belakang.

Terdengar seperti sodomi? / Aku belum mencobanya. Kenapa tidak?

Itu adalah impian setiap pria, dan sangat liar.

Impian semua pria? Bagaimana kau bisa tahu?

Mengenai lamunanku?

Ya, seperti yang sudah terjadi. Katanya itu impian semua pria.

Atau itu cuma porno biasa?

Namun, itu tak cocok buatku. / Kenapa tidak?

Sangat sulit, begitu sulit.. Itu menyakitkan...

Harus persiapan 3 jam sebelumnya.

Meski berjalan normal, jika itu terasa menyakitkan...hentikan dulu.

Tapi, apa kau tak ingin mempelajari, buku pedoman melakukan blow job?

Aku mau sekali. Kau tak takut, Ibumu tiba-tiba datang?

Beliau akan pulang malam.

Instruksi manual Blowjob?

Jangan berisik, Seb. / Teruskan...Jean-Phi.

Burung kecil akan keluar sekarang. Tidak terlalu kecil juga sih.

Tak ada pilihan lain.

Kau tahu, seberapa besar keinginanku untuk membawanya kedalam mulutku?

Ambillah dia, dia pasti senang.

"Salah satunya menggosok organ pria, dari balik celananya"

Sial, terlalu cepat. Masukkan kembali.

Tak romantis sama sekali.

Ok, kau balik lagi masuk celana.

Baiklah...

Baik. Kedua....

Putar bagian atas dari batangnya. Cium kepala penis berikut testis.

Bagus.

Boleh kukeluarkan lagi? / Boleh.

Kumohon.

Itu dia.

"Tarik penutup kepala penis, dan basahi dengan lidah"

"Biarkan mengeras, lalu perlahan masukkan ke dalam mulut"

Diterjemahkan Oleh ~~~tiyo46~~~ IDFL™ SubsCrew

"Genggam dengan tangan, lalu...

Bisakah artikel itu kau letakkan saja? / Setelah kupelajari dan aku mengerti.

Jangan potong pembicaraanku, Kau mau tahu apa yang kusukai?

Itu semua hanya rumus umum, dengan penis buatan.

Setiap orang berbeda-beda. / Katakan yang kau suka.

Pegang dengan tanganmu, lalu kocok perlahan dengan lembut...

Ya begitu. Kulum dengan mulut dan nikmati. Itu adalah mainanmu.

Enak sekali...

Aku menyukainya.

Uh...sial... / Benar, seperti ini?

Ya.

Kau merasa nikmat? / Kau terlalu banyak tanya, teruskan saja.

Apa?

Kau lebih tertarik dengan artikelnya ketimbang diriku,

..bagiku itu menyedihkan. / Aku coba berikan yang terbaik.

Tidak, kau tak akan mengerti.

Jangan seperti merasa terpaksa karena aku, aku ingin itu datang dari kemauanmu sendiri.

Jangan lakukan itu karena pengaruh teman.

Bahkan aku tak tahu mereka sudah, pernah pegang penis atau belum,

Pria tak terlalu sensitif di banding, pemikiran perempuan,

...kecuali keinginan dari perempuanya,

...atau melakukannya dengan bertentangan, dengan pemikiran mereka...entahlah.

Kau mengerti? Itu gampang. Jika kau, berpikir tentang penis..itu harus kau.

Jika kau tak suka lalu memaksakan diri. Itu juga tak baik pada akhirnya.

Jika seorang gadis menghisap penis, sampai muncrat. Apa si pria harus menjauh?

Sperma itu kan menjijikkan, rasanya pahit seperti brokoli.

Tidak juga, setelah semua kau telan.

Pelajaran tentang seks, tak ada dalam artikel ini.

Mereka telah menulis bahwa, tak ada yang mau seperti itu.

Itu tak sulit, asalkan sang gadis menikmatinya,

...dan sangat bergairah, juga akrab dengan si lelaki.

Bila itu berhasil, semuanya jadi mudah.

Aku ingin bicara tentang sesuatu. / Aku tahu.

Aku sedang kesulitan. / Kemana arah pertanyaanmu?

Apakah Exasi mengganggumu? Carilah teman laki-laki yang lain.

Aku tak punya masalah dengan pria. / Kalau begitu dengan siapa?

Sandrin. / Sandrin?

Aku tidur dengan suaminya.

Dengan Bertrand? Kenapa? / Aku tidak tahu.

Mirrilläkö kenapa kau memikirkan dia? Masih banyak laki-laki lain.

Apa kau tahu itu? / Aku tidak tahu. Aku coba menghindar.

Apa kau akan mengatakannya? Tentu tidak! Aku janji untuk diam.

Apa dia sangat hebat? / Dengarkan...

Sangat hebat, dia sungguh menakjubkan. / Ayolah.

Aku sama sekali tak menyukainya. Dia terlihat konyol.

Dia terus saja bicara, selama berhubungan intim.

Apa yang dia bicarakan? / Semuanya.

"Apa kau tahu työnnyn? Dia menghisap, penis besar (mulkkuni). Perlihatkan vaginamu"

Seperti itu. Dan tak mau berhenti. Benar-benar bodoh.

Ooh...enak sekali...

Bagaimana rasanya? Nikmat, kan? / Ya.

Kulihat kau menyukainya.

Aah..nikmat sekali..

Rasanya sungguh nikmat dengan, sedikit gesekan.

Oh, itu...

Hangat sekali di dalam vaginamu...

Ya...ooh...

Apa kau merasakan nikmatnya penis besar?

Cobalah rasakan. / Aku mersakannya.

Kau sudah lembab.

United mulkuni... (Penis besar)

Kau menyukainya? Aku bisa merasakannya.

Ya, kau menyukainya.

Kau jalang. Aku tidak tahu, ternyata kau jalang...

Apa kau bisa orgasme dengan gaya ini? / Aku bisa.

Ini yang kau minta... Kau akan segera meledak.

Bokong nan indah..

Ya, cobalah kau nannaa (jepit). Kau rasakan big mulkkuni? (penis besar)

Kau menyukainya?

Aku tahu kau suka. Tapi ternyata kau adalah pelacur.

Kau menyukai ini.

Kau hebat jika bisa mengimbanginya.

Apa ini teekin kutaa ? (dinding rahim)

Kau pelacur kecil.

Bukankah ini nikmat?

Apa kau menyukainya?

Apa kau merasa enak saat penis, di tancapkan dengan keras?

Apa dengan begini kau bisa keluar?

Keluarkan sekarang!

Ya, ini menakjubkan!

Kau maunya di genjot keras..!

Tak keras, ya? Cobalah big mulkuni abad ini!

Kau akan menyukainya.

Aku tak sadar, kau mampu melihat,

...suamimu bersetubuh dengan wanita lain.

Itu hanya seks, itu saja. Lebih baik begitu, ketimbang dia melakukannya diam-diam.

Bagaimana kau tahu dia tak begitu? / Dia mendapatkan semuanya dariku.

Bertukar pasangan itu sehat. Tak ada kebohongan.

Apa itu bagus jika bercinta tanpa, di landaskan rasa cinta?

Lise, kau belum mengerti. Seks dan cinta, adalah sesuatu yang berbeda.

Kau bisa saja mencintai naimatta, dan vice versa.

Bercinta tanpa rasa cinta itu buruk. / Aku takkan pernah menikah.

Bagaimana mungkin kau melakukanya? / Apa?

Bukan berarti kau seperti kasur, yang hanya untuk di tiduri.

Bagaimana dengan memuaskan hasrat sendiri? / Aku sangat kuno.

Apa kau suka pakai vibrator, untuk memenuhi kebutuhan seksmu?

Itu tak memerlukan hubungan atau perasaan. / Kupikir dia perlu itu.

Ya, tapi kan kau sudah cerai. / Odotinko merasa nyaman sampai kutinggalkan?

Masalahnya adalah kau tak punya, pengalaman tentang seksual.

Tidak, bercinta bukan segalanya bagi dia. / Aku dan Franck melakukannya secara teratur.

Pernikahan yang di paksakan. Tapi kau bisa membuatnya orgasme?

Ya, seperti kebanyakan orang. Jadi, seperti yang dilakukan orang lain.

Apa kau pernah mengalami orgasme? / Tentu saja, aku menikmatinya.

Tapi aku tidak tahu bahwa itu, adalah orgasme.

Kapan kau mendapat orgasme dahsyat? Berapa usiamu? 27 atau 28 tahun?

29 tahun. / Kau tidak tahu? Ini masalah serius.

Apa kau tak pernah melakukan tarian panas? / Aku...aku tidak bisa.

Jadi, kapan kau mengetahuinya? / Saat bercinta, tapi bukan aku yang memulai.

Aku tidak. Tapi aku bukan budak nafsu.

Saat putus asa, kau tak melakukan apapun.

Apa kau tak punya siapapun sebelum Franck? / Tidak...aku tak terlalu berharap.

Apakah dia, jujur padamu? / Sepertinya iya.

Dan kau tak melirik siapapun? / Tak pernah sekalipun.

Sungguh manis.

Bagus, kau tak pernah dengan orang lain. Tapi tak bagus jika kau belum pernah orgasme.

Apa kau cuma membuka pahamu dan, menunggu dia masuk?

Kau tak mendengarku? / Ya.

Jujur saja. Kami tak punya sesuatu lebih baik.

Saat kau menikah dengan terpaksa.

Seks bukan hanya lenguhan. Itu saja.

Kupikir tidak. / Kenapa? Tak semua perempuan menginginkannya.

Katakan saja jika itu benar.

Aku pikir kau menikmati saat bercinta? / Terkadang.

Sepertinya kurang menyenangkan menurutku. Rassukka! (pengalaman)

Apa itu rassukka? Pengalaman buruk. Itu semua salahku?

Ya, kami melihat bahwa dia belum, bisa menerima dengan baik.

Jangan tersinggung Franck, tapi itulah yang membuat hidup jadi gairah.

Tentu, tampaknya dia tak bahagia.

Jika dia tak pernah merasa keliru, dengan pemahamannya.

Sudahlah...

Masalahnya menyakitkan karena, dia punya penis yang aneh.

Aneh bagaimana maksudmu? / Penisnya bengkok.

Kearah mana? / Mengarah ke atas.

Hebat sekali. Itu sangat hebat untuk merangsang G-spot.

Lise belum pernah merasakan orgasme. Mari kita bicara tentang G-spot.

Saat dia menekanku, terasa ada sesuatu yang menyembur di dalam.

Aku suka saat dia sedang, mengalaminya dan tak ingin mengganggu.

Kondom menyebabkan iritasi. / Kenapa, kau memakainya? Kau kan sudah menikah.

Pil KB membuat gemuk, aku tak mau jadi steril.

Apa dia mengorbankan waktunya, sebelum kau memulainya? / Apa maksudmu?

Apa ada pemanasan? / Menjilat maksudnya.

Menjilat sering juga.

Tapi dia pasrah, seolah menunggu sesuatu yang tak harusnya diminta.

Tentu saja, dia berharap untuk bisa orgasme.

Kupikir terkadang tengkuknya pegal. Aku berharap dia melanjutkan aksinya.

Apa kau pernah mengulum penisnya? / Apa?

Kau hisap penisnya? / Menurutku sperma itu menjijikkan.

Itu sama saja dengan minum susu. / Disitu kesalahanmu.

Jika kau melakukan posisi 69, dia akan mengerjaimu lebih lama.

Kau gelitik saja dadanya saat dia fokus, menjilati vaginamu..dia akan sangat senang.

Aku bisa, tapi aku tak berani menebak.

Apa kau pernah coba dari belakang? / Apa menurutmu Lise mau?

Aku tidak tahu. Aku akan bertanya padanya.

Kami pernah mencoba sekali tapi gagal.

Kau benar-benar menginginkannya? / Ya.

Bagaimana? Sakit? / Tidak.

Aku akan hati-hati.

Dengan lembut. / Ya.

Apa ini tak masalah, sayang?

Ayo kita coba lagi.

Itu terlalu sakit.

Mau kulanjutkan?

Tidak. / Baiklah aku akan hentikan.

Maaf. / Tak masalah, sayang.

Aku seorang pecinta yang buruk. Tapi aku punya gadis yang penurut.

Bagaimana hubunganmu dengannya? / Berlanjut saat dia pulang kerja.

Lise, memilih kerumah Ibunya. Kami sedang berseteru saat itu.

Aku dan gadis itu...kami saling menemukan satu sama lain. Hanya itu.

Dia bahkan tak pernah menuntut.

Aku tak bisa melakukan seperti itu lagi. / Tanyakan Sebiltä, ​​dia akan jelaskan.

Lanjutkan.

Aku beranikan diri menawarinya minuman.

Apa dia bukan pelacur itu? / Pelajar.

Dia seorang pelajar di huoraavia. / Ide bagus. Menjadikan pengalaman buruk.

Omong kosong. Dia hanya gadis biasa.

Kami bicara, awalnya aku hanya mendengar. Aku sangat terkesan dengannya.

Kubilang padanya. Kita akan mulai dari sana. Aku tak mampu lagi menguasai diri.

Bukankah tadi kau bilang sangat terkesan? / Benar. / Bagaimana reaksinya?

Itu dia. / Hebat sekali.

Kami jadi lupa diri,

...dan kami bercinta seperti kesetanan.

Setiap minggu kami bertemu di hotel.

Luar biasa.

Masih sisa sedikit lagi.

Seperti ini? / Ya.

Apa kau mau? / Ya.

Itu bagus.

Ooh...ya..

Ya...yeah!

Dia tak terlalu menuntut?

Maksudmu bagaimana? / Mungkin dia menginginkan lebih.

Jatta Resta adalah cinta, dalam hidupmu dan selalu bersama.

Bagaimana dengan anak? / Tidak, sudah kesepakatan dari awal.

Itu sesekali harus di ingatkan. / Kau tahu, aku mau pulang.

Aku selalu ingin bersamamu.

Berada di dekatmu tanpa perlu, cari kesempatan bercinta sepanjang waktu.

Butuh waktu. / Aku tahu.

Kau sudah meninggalkan istrimu, dan sekarang terjadi lagi.

Aku mencari waktu yang tepat. Lise sangat sensitif dan agak susah.

Aku bosan dengar alasanmu. Mau tinggal bersamaku atau tidak?

Menurutmu itu mudah? / Kau tak pernah bisa pergi darinya.

Apa aku nyaman bersamanya? / Sebaliknya, kau harus meninggalkannya.

Aku hanya seseorang dengan, banyak kekurangan.

Semakin banyak pria dan wanita, yang tidak lagi saling menghormati.

Tapi apa kau merasa nyaman, jika aku tak menghormatimu?

Ya, menurutku bukan masalah.

Makanan yang masuk ke perutku, membuatku kacau.

Apa sebaiknya aku pergi saja? / Franck punya wanita simpanan.

Apa aku mengenalnya? / Apa maksudmu?

Mungkin saja aku akan menidurinya. / Kau tak akan mengambil semua gadis.

Namun, aku akan menyukainya. / Bodoh. Kau niatkan?

Semua gadis di dunia ini tak sama, kau harus mengujinya.

Astronot Seb. / Kau konyol.

Nain adalah wanita yang berbeda. Aku bertanya, bagaimana melakukannya.

Oh, rasanya sungguh nikmat..

Entah karena itu kau mampu, menikah berulang kali.

Itu anugrah. Saat si gadis melihatku, mereka tahu aku bisa memuaskan mereka.

Kami sudah dengar dari berbagai sumber. / Apanya?

Candaan tentang biaya. / Tunggu sebentar...

Halo?

Dia sedang jatuh cinta.

Kau sedang bersama teman-temanmu, Boleh aku berkunjung?

Ya, tapi jangan malam ini.

Pergilah bersama teman untuk beberapa saat. Seb, mabuk dan aku akan tinggal di sini.

Aku tidak mabuk! / Diamlah.

Ya, agak susah untuk beberapa hari kedepan.

Aku bekerja sepanjang malam. Ya...

Aku juga mencintaimu. Aku selalu merindukanmu.

Baguslah, aku juga memikirkanmu.

Sekarang akan jadi tahi anjing. / Kenapa lagi?

Aku tak lagi mencintai Caroline. Ya, begitu saja.

Sudah tak ada lagi cinta untuknya. Tak ada lagi yang harus dikatakan.

Hebat di awalnya saja,

...pada akhirnya kami, tak melakukan apapun.

Dan aku selalu berbohong.

Rasanya aku bohong pada semua orang. Atau pada diri sendiri. Ini seperti...

Agathe? Semua baik-baik saja? Aku di sini, hanya pikiranku...

seolah aku melihatnya. / Sedikit lelah. Ambilkan cangkir.

Kau pernah mencoba dildo? / Tidak, rasanya akan menyakiti Franck.

Mungkin dildo, bukan jalan keluarnya. Kau pernah mengalami orgasme klitoris?

Bagaimana kalau Frank menemukannya? / Memangnya kenapa? Aku punya tas.

Apanya yang lucu. / Ini adalah rahasia, aku juga punya.

Berapa banyak? / Sepuluh.

Coba ambilkan.

Tak perlu mengintip, Jean-Philippe. / Maafkan aku.

Maafkan aku. / Tidak masalah. / Dah!

Apa aku tak normal?

Jennifer, jika kau juga mau? / Hanya satu, aku suka laki-laki.

Ini sempurna untukmu. Sangat efektif.

Bergetar di dalam vagina, dan menggaruk-garuk klitorismu.

Terlihat aneh. Bagaimana cara kerjanya?

Tombol pertama untuk perputaran dan yang kedua untuk pemijatan.

Wow!..berisik sekali suaranya! / Tidak juga.

Cobalah. / Di sini?

Bukan bersama kami...di sana, ada tempat tidur atau kamar mandi.

Jika kau mau pinjam tak perlu takut, suamimu akan menemukannya.

Tapi tak tahu kalau dia memeriksanya. / Aku pasti malu.

Cobalah sekarang. / Aku tidak tahu.

Cobalah, kami tak akan beritahu.

Baiklah.

Astaga!

Apa kau sekarang ini sendirian? / Apa maksudmu?

Sayang, kehidupan cintamu? / Tak berarti sama sekali.

Kami juga terbiasa begitu. / Sementara ini aku bersama Sergio.

Ayolah. / Dia mantan?

Kapan? / Dua minggu lalu, aku tak ingat.

Apa itu membuatmu sedih? / Tidak, itu menyenangkan.

Cuma aneh. Dia hanya datang menjemput putrinya.

Kami bicara sambil minum. Tak lama kami sudah berada ditempat tidur.

Untukmu, istriku yang cantik. / Terima kasih Sergio.

Caroline ada dirumah? / Dia pergi beberapa saat lalu.

Sudah kubilang pasti. / Kau terlambat, mereka tak mau menunggu.

Mau ikut rapat, maaf. / Tak masalah. Kau mau minum?

Terima kasih. Bukankah kau sedang bekerja? / Aku sedang istirahat.

Kerja berat, untuk itu harus istirahat.

Terjadi begitu saja.

Tapi sungguh hebat.

Kami punya kehidupan sendiri-sendiri.

Kami punya pertimbangan sendiri. Kesempatan itu harusnya jangan dimanfaatkan.

Apapun yang kau mau, sayang.

Ya, begitu....

Tusuk aku...

Nikmat sekali.

Ya, itu dia.

Ya, ya...

Bagaimana? / Nikmat sekali, bikin ketagihan.

Kenapa begitu tiba-tiba? / Aku akan meninggalkannya.

Franck? Kenapa?

Yang sudah memberiku orgasme, justru alat ini.

Ayolah. Mungkin bukan kesalahannya. / Masalahmu juga sama dengan orang lain.

Kau menunggu agresifitas. Tak masalah, itu hanya kesadaran dari seks itu sendiri.

Akan beda jika kau sudah tahu rasanya.

Kau tahu seorang wanita bisa orgasme? / Seperti dalam film porno.

Tanpa pengalaman? Seb? / Biasanya aku ejakulasi.

Seharusnya tak memberitahumu... Kau ingat si pria Agathen?

Yang melepas pakaianya di pesta, pernikahan untuk mendapatkan wanita?

Wanita pemabuk yang keterlaluan. / Dia telah menjadi teman.

Sandrine dan aku melihatnya. Aku bertemu dengannya di kereta bawah tanah.

Dia memukulku. Lalu mendatangi kami, kejadiannya tengah hari.

Kau kacau, kau menduakan Sandrin.

Aku tak berkhianat. Itu hanya seks, dan Jennifer benar-benar seksi.

Ini merupakan permainan terbaik. Aku jelaskan padanya demi kebaikan.

Itu dia.

Mulutku penuh. / Menjijikkan. Itu air kencing.

Bukan, bodoh! Itu namanya ejakulasi.

Harusnya dia tak jadi wanita kandung kemih. Semua sudah terjadi.

Mereka harusnya menikah baik-baik. / Bagaimana kau bisa tahu semua?

Dia di bidang pengobatan. / Perawat, tapi bukan Dokter.

Aku akan cari tahu tentang dia. / Kau bangsat!

Kupikir kau memiliki aturan. Bagaimana kalau Sandrine mengamuk?

Kata orang pelajar yang melacurkan diri.

Dia juga manusia dan Jennifer, hanya kecanduan seks.

Itu tak akan terulang lagi. Cukup sekali itu saja.

Dan bukan kekasihnya Sandrin.

Mereka cuma anak laki-laki, dan perempuan jika aku termasuk.

Prinsip seorang wanita.. / Jangan terlalu sering berpura-pura.

Terkadang aku juga berperilaku aneh. Aku tidak tahu, apa itu membantu.

Namun juga marah pada saat bersamaan. / Katakan saja.

Kau tahu bioskop porno di Grand Boulevard?

Masih ada? Kupikir sudah dilarang tahun 70-an.

Bukan dilarang. Mereka hanya tak membayar pajak.

Itulah yang terjadi waktu itu. Mereka dapat dukungan dengan baik.

Kekhawatiran negara bagian sudah berakhir. Aku se-sekali mengikutinya hingga selesai.

Poster dari era 80-an masih ada. Sudah sangat kuno.

Pertama kali aku tak mau kesana, lalu kupikir kenapa tidak?

Jadi aku kesana.

Itu saja.

Aku tak terlalu suka dengan bau pria asing.

Kau tak takut terkena penyakit?

Dia gunakan kondom untuk penisnya.

Kondom itu menjijikkan. Tapi lebih baik ketimbang prianya kotor.

Topik yang menjijikkan. Tak bisakah bicara masalah lain?

Halo semuanya. / Kau datang tepat waktu.

Bantu kami berganti topik. / Aku mengerti.

Aku tak mau tahu dengan pilihan kalian. / Ini tentang masalah dewasa.

Baiklah semuanya, aku sangat lelah. Aku akan tidur. Selamat malam.

Aku tidak mengerti dengan anak muda.

Aku mengantuk, aku juga mau pulang.

Bisakah kita pesan taksi bersama? / Baiklah itu bagus.

Aku akan bantu kau bersih-bersih. Aku masih tunggu waktu untuk bekerja.

Terima kasih Jean-Phi. Sungguh menyenangkan. Aku jadi percaya diri.

Terima kasih, ini sungguh indah. Kau bisa mengajari Sandrin masak.

Istrimu adalah juru masak yang handal. / Dia harus mencoba sesuatu yang baru.

Apa seseorang bisa beri tumpangan? / Pria pesolek. Pergilah cari taksi.

Ada apa? Sayang sekali. Beda arah.

Dah, Seb.. / Semuanya meninggalkan aku!

Baiklah.

Bereskan meja.

Ini malam yang menyenangkan. / Ya.

Kapan-kapan kita lakukan lagi. / Ya. Sampai jumpa.

Lise, kaukah di sana?

Lise, apa yang kau lakukan?

Kau belum tidur? / Aku menunggumu.

Apa malammu menyenangkan? / Iya. Bagaimana denganmu?

Ya dan sangat instruktif.

Instruktif?

Peluk aku.

Agathe?

Aku menunggu teman-teman pulang. / Teman di sini juga baru pulang.

Boleh aku istirahat di dalam? / Tentu saja.

Aku selalu menginginkanmu datang.

Santai saja.

Kau mau apa? / Mari kita lakukan.

Kau serius?

Bagaimana?

Aku sudah memikirkanmu sepanjang malam. / Aku menemukan kaos kakimu.

Aku akan segera keluar. / Oh ya?

Teruskan! Teruskan... Yang kuat...

Ya...aku keluar!

Ya..yah!

Ohh..nikmat sekali..

"Caroline memanggil"

Sialan.

Diterjemahkan Oleh ~~~tiyo46~~~ IDFL™ SubsCrew

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.