All language subtitles for The.Bravest.2019.1080p.WEB-DL.broth3rmax

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
cs Czech
da Danish
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

BENGKEL ART | melayani : SENI STYROFOAM BRANDING/MURAL DINDING | STYROFOAM-DECORATION | PAINTING

follow instagram @broth3rmax

Skuadron-1 Brigade Khusus, masuk.

Ini Kapten Jiang Liwei, Skuadron-1.

Menurut laporan, lokasi kebakaran adalah restoran hotpot.

Bangunan 3 lantai. Api sudah menyebar

dan ada orang terperangkap dalam gedung. / Dimengerti.

KOTA BINGANG, PROVINSI LIAONING, 2017

terjemahan broth3rmax

Komando, masuk. Skuadron-1 sudah di lokasi.

Dimengerti, Skuadron-1. / Apa ada bahan berbahaya dalam toko itu?

Tidak.

Kapten! Putriku ada di atas!

Lantai berapa? Yang mana? / Lantai 3! Lantai 3!

Dekat jendela. / Siapa namanya?

Cai Cai! Cai Cai! Tolong selamatkan dia!

Biar aku saja yang masuk, Kapten.

Aku yang menunjukkan jalannya. Keluarkan 6 selang.

Perhatian, Skuadron-1, ambilkan aku 6 selang.

2 selang masuk. 4 selang untuk menyemprot api dari luar.

Cai Cai!

Cai Cai!

Kapten! / Cepat ke sana! / Siap pak!

Cai Cai!

Cai Cai!

Saatnya pergi, Kapten!

Ayo cepat!

Berhenti!

Arah sini!

Bawa dia.

Ayo!

Bagus! / Cai Cai!

Terima kasih banyak!

Cai Cai! / Ayah!

Anak pintar, sudah tak apa sekarang...

Ma Weiguo! / Ya!

Periksalah lokasinya.

Ajaklah anak pemula.

Tunjukkan ke mereka seperti apa wujud lokasi kebakaran.

Ya, pak.

Kapten.

Ya, pak! / Tunggu.

Hati-hatilah.

Jangan bertindak ceroboh. / Ya, pak!

Selalu saja tak berguna begini.

Kau yang mendapat nilai.

Aku yang bagian beres-beres.

Aku juga ingin menyelamatkan orang, tahu.

Terima kasih, Bapak Pemadam. / Sama-sama, kamu menggemaskan.

Kapten Ma!

Sun Yan, jangan bergerak!

Cai Cai!

Cai Cai!

Ayo, kita pergi!

Kapten!

Kapten, kau tak apa-apa?

Kapten!

Kapten! Kapten!

Kapten, kau tak apa-apa? / Kapten!

Kau tak apa-apa?

Aku tak apa-apa.

Selamatkan Sun Yan! Masuklah ke sana!

Ayo! Cepat!

Cepat!

Sun Yan! Sun Yan!

Sun Yan!

Bertahanlah. / Sun Yan!

SANG PEMBERANI

Putraku...

Kenapa kau tinggalkan ibu seperti ini?

Pegangi kaki belakangnya!

Permisi, maaf, terima kasih.

Permisi. Terima kasih.

Sampai sampai lepas!

Siapa yang tanggung jawab disini?

Orang-orang ini memang payah!

Ya ampun!

Sepertinya si kapten sama saja dengan anak buahnya!

Siapa kapten kalian?

Aku!

Apa atasanmu anggap satu brigade pedesaan

sudah cukup buat mengganti kalian semua?

Ayo pukul kalau berani.

Biarkan saja. Tangkap babi-babinya. Ayo.

1, 2, 3, 4!

1, 2, 3, 4!

Skuadron Khusus Brigade-1!

Tiap anggora mengandalkan jalan menuju kemenangan!

Perhatian!

Toleh kiri!

Hadap kanan!

Toleh kiri!

Hadap depan!

Kenapa kau ketawa?

Memang kalian tak pernah jatuh apa?

Kapten. / Zheng Zhi.

Sebentar lagi kau bebas-tugas, bukan?

Ya, Kapten. 3 bulan lagi.

Jadi itu sebabnya kau begitu santai sekarang,

begitu?

Tidak, Kapten. / Kemari!

Push-up 100 kali.

Siap!

Mulai!

Zheng Zhi, semua orang berlaku sama denganmu.

Bila ada push-up yang terlewat,

semua menambah push-up 10 kali lagi.

Ini salahmu! / Salahkan ibuku!

Dia yang maksa aku masuk militer.

Aku ingin gabung Pasukan Khusus,

tapi mereka menaruhku di Bigade Pemadam!

Diamlah. Push-up saja.

Sayang.

Makanlah dulu sebelum pergi. / Ayah.

Ayah, jangan ngrokok di depan bayi.

Andai Jiang Liwei tak pergi,

kau kira kau bisa naik jabatan?

Apa ayah kecewa kalau aku Kapten sekarang?

Lihat sini.

Apapun yang kukerjakan, ayah tak pernah memujiku.

Lihat sini.

Ayo.

Maaf telah mengecewakan ayah.

Sini kugendong saja. / Kayaknya dia lapar.

Ayo, jangan nangis.

Apa katupnya rusak lagi?

Suruh mereka ganti yang baru.

Apa harus kuberitahu si Cina itu? / Jangan bicara sama orang Cina itu.

Kita akan banyak buang waktu.

BERBAHAYA! HARUS ADA IJIN MASUK

Desulfurizer PROSES PENGHILANGAN KANDUNGAN SULFUR

Kita sudah siap.

Kau pastikan jumlah desulfurizernya pas.

Ini akan menghilangkan pengantar-vulkanisasi dalam minyak mentah,

membantunya lebih cepat melewati pipa.

Kau salah atur jumlahnya, minyak bisa meledak.

Pak!

Duduklah. / Ya, pak.

Aku sudah menerima hasil evaluasi psikologismu.

Kata dokter,

kau harus pensiun dari pasukan.

Kau tak cocok jadi pemadam kebakaran.

10 tahun lalu, saat aku masih di Skuadron,

seorang wanita tua memprotes meminta gaji,

melompat dari mesin-crane,

tepat di depan mataku.

Setelah itu, bila aku melihat mesin-crane,

aku merasa sedih.

Kemudian, kusadari

yang kualami adalah... gangguan stres pasca-trauma.

Ada apa?

Aku baik-baik saja kok.

Ini pertama kalinya kau datang ke sekolah.

Lihatlah putramu.

Dia bagai merayakan Tahun Barunya Cina.

Saat orang lain menikmati lubrannya,

pemadam kebakaran tetap bertugas.

Sana main sama dia.

Ayo. Kesanalah.

Semangat! Semangat!

Ini ayahku! Dia hebat! Seorang pemadam kebakaran.

Kapten tim besar. / Ayahmu tak hebat.

Dia bikin orang lain tewas. / Dia tak begitu.

Ayahku bilang begitu!

Teman kelas lain juga tahu.

Tapi guru melarang kami mengatakannya. Ayahmu bikin orang lain tewas.

Ayahku tak pernah bikin orang lain tewas! Tak pernah!

Kenapa kau ini? / Jangan sentuh putraku lagi!

Miao Miao! / Lepaskan ayahku! Lepaskan ayahku!

Liwei! Liwei! Sudah hentikan! Tenanglah!

Lepaskan dia!

Lepaskan dia, Liwei!

Tenangkan dirimu. / Kenapa kau ini?

Apa ayah memang bikin orang lain tewas?

Jiang Miao!

Katakan jujur, ayah!

Apa ayah memang bikin orang lain tewas?

Apa ayah memang bikin orang lain tewas?

Kapten! Tankinya kosong.

Apa kau tak tahu tanki Z penuh atau cuma separoh?

Sialan! / Kurasa kita harus laporkan ini.

Pak, lihat ini!

Kayaknya ada masalah!

Nenek!

Bawa ke rumah sakit! / Nenek!

Perhatian! Kebakaran di A01!

Kebakaran di A01!

Brigade Dongshan, bersiaplah berangkat.

Cepat!

Ayo berangkat!

Ayo!

Halo?

Aku segera ke sana.

Skuadron-1 Brigade Khusus, bersiaplah berangkat.

Kebakaran di Kilang Minyak Bingang.

Kirim 1 unit komando, 1 unit busa, dan unit air.

Berdasar laporan di TKP, ada ledakan di area tanki minyak.

Kami sudah katakan

ada 20 lebih tanki minyak di kilang.

Yang paling besar ukuran 100.000 meter kubik.

Masuk, semua truk.

Kita mendapat perintah dari Pusat. Ada kebakaran di kilang minyak.

Kuingin semua memakai alat pelindung lengkap. Berhati-hatilah di sana.

Kami sudah kerahkan pertahanan gelombang pertama.

15 Squadron dari kota telah dikerahkan.

Bantuan tambahan akan dipanggil bila diperlukan.

Senyum ke kamera.

Santai. Bagus.

Nona! Nona!

Anda tak boleh pergi memakai gaun itu! / Nanti aku bayar!

Hati-hati!

Hati-hati akunya atau gaunnya?

Wang Lu, cepat!

Gawat, tanki minyak meledak!

Kita harus pulang.

Halo. Saya Wang Lu, Penyidikk Kebakaran.

Suruh manajer dermaga untuk menungguku.

Saya dalam perjalanan.

Kita akan selangkah sekali waktu.

Apa maksudnya itu?

Kutanya padamu soal masa depan kita.

Apa maksudmu dengan selangkah sekali waktu?

Maksudku "kita lihat saja nanti".

Xu Xiaobin! / Ya Bu!

Saya mendengarkan Bu!

Ini Jiang Liwei dari Skuadron Dongshan. Mohon laporkan kondisi TKP kebakaran.

Cepat!

Semuanya harap dengarkan. Kita sudah di TKP sekarang.

Pasang alat pelindung kalian.

Siapkan 2 truk untuk pompa, dan 4 selang,

2 truk air, 2 tim.

Beri jalan!

Ini Brigade Khusus! Harap beri jalan!

Harap beri jalan untuk Brgade Khusus!

Harap minggir!

Hey, Wang Lu!

Aku...

Wang Lu!

Bagaimana dengan pasokan air kita?

Tunggu sebentar.

Brigade dalam posisi.

Skuadron Fenglin. Berangkat!

Ayo!

Percepat ganda. / Ayo!

Cepat!

Ayo cepat!

Letakkan selangnya.

Ya, pak!

Angkat!

Cepat!

Ikuti aku. Cepat!

Arah sini.

Truk-1, aktifkan remote pasokan air. Sekarang!

Baik!

Komando, masuk. Remote pasokan air sudah siap.

Semua siap berfungsi normal.

Cepat!

Ada ledakan dalam pipa di bawah Tanki A01

menyebabkan minyak mentah tumpah.

Tanggul api jebol dan medan tak rata mengakibatkan api menjalar.

Komando memerintahkan kalian menampung tumpahan itu secepatnya

dan padamkan apinya.

Kita bagi TKP menjadi 4 zona.

Timur, Barat, Selatan dan Utara.

Kepala Asisten dan aku akan memegang komando penuh.

Kepala Staf dan ketiga Wakil Kepala masing-masing memimpin satu zona.

Semua skuadron di garis depan akan dipimpin oleh Komandan tiap zona.

Sesuaikan sendiri bila kalian kekurangan tenaga.

Pastikan pasokan busa dan airnya cukup.

Departemen Pencegahan Kebakaran mengumpulkan intel.

Bila ada masalah di TKP,

segera laporkan ke Komando! / Siap, pak!

Li Hong'en, Manajer Umum Dermaga.

Ada lagi yang ingin kau sampaikan?

Tidak, pak.

Yang kukhawatirkan saat ini

adalah Tanki A01, yang paling dekat dengan api.

Saat ini tenang, namun api sedang memanasinya

saat ini.

Tanki itu volumenya 100.000 meter kubik, diameter 80 meter tinggi 20 meter.

Tak ada yang tahu bagaimana nanti akibatnya.

Tapi saat ini, kita harus mengetahui

apa kemampuan kita! / Ya, pak!

Skuadron Khusus, masuk!

Ya, pak!

Semprot sini! Ayo!

Masuk!

Sebelah sini! Masuk!

Disini!

Masuk situ! Terus! Arah sini!

Kebakaran tumpahan masih terkendali.

Area apinya makin mengecil.

Bagus.

Api menyembur dari Tanki A01. Tangga di tanki roboh.

Pompa air darurat dalam tanki rusak.

Semua tim yang beraksi!

Siapkan tangga 3-sambungan dan pengait busa.

Padamkan api di atas tanki.

Tangga siap. Siap menyambungkan.

Kaitkan!

Mereka sudah cukup dekat.

Semua zona kebakaran, dengar aba-abaku.

Sekarang!

Tim pemadam 1 dalam posisi. Tim 2 bersiaga!

Tarik lagi!

Ini mau meledak!

Lari!

Mundur! Mundur sekarang! Ini mau meledak!

Dengarkan aku, pergilah dari sini!

Pergilah dari sini! Cepat! Tak usah manjat!

Dengarkan aku, tanki ini mau meledak.

Kita harus mundur! / Kau boleh takut, tapi aku nggak!

Bawa mereka semua pergi dari sini!

Aku tak akan jadi pengecut.

Kali ini percaya sama aku. / Lepaskan!

Whoa! Mengerikan!

Bawa semua pergi dari sini!

Tolong yang terluka!

Tolong yang terluka!

Apinya!

Apinya mendekat, lari!

Mundur!

Mundur!

Semuanya cepat pergi!

Semua unit, berlakukan prosedur pertahanan.

Bawa keluar yang terluka!

Mundur! Lari!

Mundur!

Cepat!

Pelan-pelan!

Terdapat luka bakar parah di wajah. Kita harus segera rawat mereka.

Tolong ambilkan kain-kasa dan air garam. / Jangan pegang.

Jangan gerak, kau akan pulih.

Aku belum punya pacar.

Nanti kau akan punya, jangan khawatir. / Ikut aku sekarang.

Squadron lainnya adalah pahlawan.

Lihat dia.

Dia pahlawan.

Dan dia.

Dia juga pahlwan.

Tapi kau menyuruh kami mundur.

Seluruh Skuadron Dongshan adalah pengecut!

Lihat dia.

Jika semua komandan sepertimu,

maka kita semua akan mati sia-sia.

Kayak anak-buahmu yang pemula.

-

-

f-

fo-

fol-

foll-

follo-

follow-

follow-

follow i-

follow in-

follow ins-

follow inst-

follow instr-

follow instra-

follow instrag-

follow instragr-

follow instragra-

follow instragram-

follow instragram-

follow instragram @-

follow instragram @b-

follow instragram @br-

follow instragram @bro-

follow instragram @brot-

follow instragram @broth-

follow instragram @broth3-

follow instragram @broth3r-

follow instragram @broth3rm-

follow instragram @broth3rma-

follow instragram @broth3rmax-

follow instragram @broth3rmax

Jangan nangis.

Jangan lupa bawakan obatnya ayah

dan pergilah sejauh mungkin.

Tak usah menunggu! Atau kalian tak bisa pergi, kau dengar?

Kenapa mereka tak bisa pergi?

Aku akan jujur...

sebelum para pekerja bisa menutup katup itu,

pusat kendali mulai kebakar.

Semua katub di Kilang Minyak-1 dan pipa-pipa antar tanki masih kebuka.

Jadi menurutmu

semua minyak di tanki-tanki itu

mengalir ke arah Tanki A01

dan keluar melalui pipa-pipa itu?

Ya.

Hubungi Pusat Komando dan beritahu yang sebenarnya, sekarang!

Komandan...

Semua katup antar tanki di Kilang Minyak-1 terbuka.

Kita dalam bahaya.

Kenapa tak kau jawab begitu saat aku tanya? / Kukira...

Kukira kau bisa segera memadamkan apinya!

Tapi sekarang...

Tanki A01 bukanlah yang paling berbahaya.

Lihat.

Tempat paling berbahaya sekarang adalah zona tanki-tanki kimia sebrang jalan itu.

Semua tanki itu menyimpan bensol yang banyak...

xylene... dan juga...

sianida.

Benzol bahaya kebakarannya Klas A.

Bisa menyebabkan pusat sarat mati-rasa.

Saat sianida terhirup dalam jumlah besar,

orang bisa tak sadarkan diri dalam sekejap

dan kemampuan bernapasnya hanya 15 menit.

Jika tanki-tanki kimia itu meledak...

8 juta orang di kita ini dalam bahaya.

Sekretaris Fang.

Berhenti makannya.

Aku belum mulai makan.

Kata temanku kita harus segera pergi.

Pamannya punya teman yang kerja di Kilang Minyak. Dia bilang ledakannya bisa meluas.

Kau serius? / Kenapa aku mesti bohong?

Bawa barang-barangmu, ayo kita pergi!

Taksi! / Taksi!

Hey, taksi! / Akan kulaporkan kau ya!

Kita ke kereta bawah-tanah saja.

Bu, sudah kupesankan tiket pesawat.

Tunggulah aku di rumah, aku akan jemput ibu.

Sumber memberitahu bahwa, hanya sekitar 1000 pemadam di lokasi.

Dan cadangan busa propinsi mulai habis.

Apa kabar ini benar?

Pada saat ini, sebenarnya hanya brigade pemadam Bingang

saat ini yang berada di lokasi.

Namun, mereka tak akan sanggup berjuang sendirian.

Semua brigade luar propinsi

dalam perjalanan ke lokasi kebakaran sekarang.

Bocah kecil itu terluka,

lalu ambulans tiba.

Dalam ambulans ada...

Halo, Liwei? / Sayang?

Beritahu putramu

bila aku bisa keluar dari sini,

akan kuantar dia sekolah tiap hari.

Apa yang terjadi?

Jangan tanya. Kau tahu aku tak bisa jelaskan.

Hey, kau tak apa-apa?

Jangan cemas. Aku akan mencarimu kalau ini sudah berakhir.

Kalau begitu bicaralah sama Miao Miao.

Baik.

Wei Lei?

Miao Miao, ini ayahmu.

Bicaralah sama dia.

Jangan begitu, bicara sama ayahmu.

Ayah.

Satu-satunya solusi

adalah menutup 2 set katup

yang mengarah dari Tank A01 ke tanki lainnya.

Ini akan menghentikan penyebaran tumpahan yang kebakar

menuju tanki-tanki kimia.

Bagaimana caranya? / Sekretaris Fang.

Yang perlu kita lakukan adalah mengirim seseorang masuk ke sana

untuk menyalakan daya buat katup-katup itu.

Aku sudah menelpon 1 truk generator,

tapi teknisinya menolak untuk masuk ke dalam.

Meski dia sudah kutawari 200.000 yuan,

tapi dia bilang tak mau mati di dalam sana.

Oh, aku hampir lupa, salah satu pemadam kalian bilang dia akan bicara sama teknisi itu.

Aku tak tahu bagaimana hasilnya.

Apa yang kau lakukan?

Apa-apaan ini bung? / Mundur!

Lepaskan aku!

Kau takut mati?

Apa memang betul ucapannya soal dampak ledakan itu?

Ini akan berakibat lebih parah. Berdasar estimasi kami,

besarnya ledakan kimia

setara dengan ledakan 20 bom atom.

Digabung dengan curahan dari kimia beracun...

jika tumpahan minyak dalam tanki sampai ke laut...

Dan jika api tumpahan di atas air diluar kendali...

Komando, masuk.

Ini Jiang Liwei, Skuadron Dongshan.

Aku meletakkan kabelnya. / Teknisi Wei Lei

dan aku menuju Zona B untuk menutup katup.

Dan uangnya? / Dan uang yang telah kau janjikan padanya.

Harus dibayarkan.

Tentu, pasti.

Sudah bertahun-tahun kukatakan padamu.

Tunggulah perintahku, tapi kau tak pernah nurut.

Pastikan Wei Lei aman.

Dimengerti.

Sekretaris Fang. Kusarankan kita minta pemerintah propinsi secara resmi meminta

tambahan tenaga dan pasokan dari pemerintah pusat.

Gubernur dan Sekretaris Partai Propinsi

sudah dalam perjalanan menuju ke sini.

Angkatan Udara juga mengirim helikopter untuk membantu.

Untuk kalian semua,

untuk kita dan semua orang di kota ini,

malam ini akan jadi tantangan terbesar yang pernah kita hadapi.

Miao Miao, kemasi semua ini.

Bawa ini juga.

Masukkan obat asma ini kantong samping.

Kau bisa mengambilnya kapan saja.

Bantu ibu mikir apalagi yang perlu dibawa. / Barangnya ayah.

Apa?

Ini benda paling berharga bagi ayahmu.

Bawalah.

Kau yang simpan, paham? / Baik.

Taruh itu.

Datang lagi?

Kau dengar?

Komando, Komando.

Ini Ma Weiguo dari Skuadron-1 Brigade Khusus.

Mengapa unit elit kita

ditarik mundur? Kita harus ke Tanki A01 memadamkan apinya.

Memang kau siapa memberiku perintah? Dengarkan aku.

Kau tetaplah di depan tanki kimia

dan amankan area situ.

Jaga tanki-tanki itu tetap aman, dan jangan berpindah se-inchipun!

Brigade Khusus Skuadron-1! / Siap!

Kita pertahankan posisi ini, jangan mundur sedikitpun.

Periksa peindung kalian dan tetap ikuti perintah.

Jelas? / Siap, pak!

Zheng Zhi. Zheng Zhi!

Ya, pak. / Kau tak ada kerjaan?

Kau kira ini lagi di tempat wisata?

Cepat kau siapkan busa!

Ya, pak! Segera pak! / Cepat!

Mulai lari!

AWAS SENGATAN LISTRIK!

Ada 4 katup di tiap tuas. 2 masuk, 2 keluar.

Kita harus menutup semuanya untuk menghentikan aliran minyak ke A01

dan mencegah minyak yang kebakar menyambar tanki lainnya.

Bagaimana kita tahu katupnya sudah tertutup?

Setelah daya ini tersambung,

skrup akan berputar otomatis

menutup katup. Kau lihat yang di atas sana?

Kau bisa nyalakan dayanya! Nyalakan!

Baik!

Kita siap.

Kita hampir kehabisan busa, ambilkan lagi bawa kemari.

Kita kehabisan busa, ambil lagi! / Tunggu.

Dua ini biar aku bawa. Ambil lagi yang di sana.

Aku harus pergi kemana?

Hey, tolong!

Cepat, ayo bantu!

Ayo jalan.

Bagaimana? / Banyak sampah di bawah sini.

Bersihkan dalam sejam.

Pastikan pompanya tetap berfungsi. / Ya baik.

Berikan sini sampahnya. Naik sini.

Pegangan erat!

Kau tak apa-apa?

Perhatian, semua pengendara di jalan.

Ada kebakaran besar di area dermaga.

Pemerintah telah mengerahkan

pemadam dari luar propinsi.

Akan kubayar berapapun demi 1 tiket!

Nyonya, aku sudah berusaha tapi orang-orang di bandara sudah kabur semua.

Hentikan, Miao.

Kau tak apa-apa?

Kenapa kau ini? / Maaf, aku tak memperhatikan, maaf.

Sudahlah, kita naik kereta bawah tanah saja.

Pegangan tangan ibu! Ayo!

Jangan dilepas ya.

Permisi.

Mau lewat.

Cepat.

Jangan dorong-dorong!

Ibu! Ibu!

Ada anak-anak disini, jangan dorong-dorong!

Nyalakan dayanya, sekarang!

Ayo kita foto selfie. Sumpah aku tak akan melakukan ini lagi.

Akan kuceritakan ini semua selama hidupku.

Setelah kita tutup katup-katup ini,

akan ku-sesumbarkan dirimu.

Terima kasih.

Ya bagus.

Komando, masuk. Katup-katup Zona B sudah ditutup.

Kami menuju Zona A untuk menutup sisa 4 katup.

Awas!

Miao! / Ibu!

Miao Miao!

Putraku!

Jangan dorong-dorong putraku!

Berdiri belakang garis! Berdiri belakang garis!

Miao Miao!

Miao Miao! Miao Miao!

Ibu akan turun di stasiun berikutnya! / Ibu!

Ibu!

Ibu akan balik nanti dari stasiun selanjutnya! Nanti ibu jemput!

Ibu! / Ibu akan balik nanti dari stasiun selanjutnya!

Ibu!

Menyingkir dari sini!

Lari!

Tolong!

Cepat lari!

Naik sini! Cepat!

Api! Kau kebakar!

Lepaskan aku! / Kau tak boleh pergi!

Kita harus pergi! Kita bisa mati disini!

Aku tak peduli. Kau harus menutup katup-katup itu.

Apa kau sudah sinting?

Truk generatornya sudah tak ada!

Jalanan ini ketutup api! Aku tak mau mati!

Kalau aku mau mati, aku ingin mati bersama keluargaku.

Pusat Komando, masuk. Kami sudah tiba di TKP.

Ijin menebar bubuk kering di atas api.

Ijin diterima.

Bubuk kering sudah datang.

Helikopter akan menaburkan bubuk kering.

Semua pemadam harap cari tempat berlindung.

Mundur! Cari tempat berlindung, sekarang!

Tumpahan kebakar makin mendekat!

Makin mendekat!

Apinya maju menuju tanki-tanki kimia. / Lindungi tanggul dan hentikan tumpahan yang kebakar!

Lindungi tanki kimia bagaimanapun caranya! / Brigade Khusus Skuadron-1!

Kita akan tetap bertahan disini, kita akan berjuang sampai akhir!

Ya, pak!

Semprot!

Maju!

Sebelah sana!

Bro...

Ikutlah aku.

Aku tahu jalan keluarnya. Kita bisa keluar.

Semoga kita bisa keluar dengan selamat.

Bukankah kau punya anak dan istri?

Pulanglah dan bawa mereka pergi dari kota ini.

Masih ada kesempatan.

Pemadam juga manusia.

Ikutlah aku, kawan.

Kau dengar tidak?

Kalau tempat ini meledak, begitu juga seluruh kota ini.

Ayo kita pergi, kawan.

Kita harus pergi!

Ayo.

Kita harus pergi!

Bro! Kembalilah!

Bro...

Kau dengar?

Selama aku masih hidup,

aku akan mengenangmu!

Meskipun kita kirim truk generator lagi,

tak akan berpengaruh banyak. Lihatlah, Sekretaris Fang.

Tanki A01 dikelilingi api.

Tekanan minyak terlalu tinggi,

dan ada banyak minyak dalam tanki itu. Jika kau tanya...

itu tak akan bertahan lama.

Hanya kita

yang berdiri antara masyarakat dan api ini.

Kita harus menahannya bagaimanapun juga!

Kumpulkan semua komandan.

Seluruh penumpang, dikarenakan ledakan di Kilang Minyak Bingang,

semua pintu keluar stasiun ini ditutup.

Mohon ikuti instruksi dan tinggalkan stasiun ini.

Buka pintunya! Ada orang? Ada orang?

Buka pintunya! Buka pintunya!

Ada orang?

Kau mau apa? Letakkan batu itu!

Taruh!

Putraku ada di dalam! Buka pintunya!

Tenanglah. / Buka pintunya!

Jiang Miao!

Jiang Miao!

Jiang Miao!

Jiang Miao!

Jiang Miao!

Jiang Miao!

Jiang Miao!

Jiang Miao!

Jiang Miao! Miao Miao!

Bingang, dan kota-kota terbesar pesisir Cina,

menghadapi krisis yang belum pernah terjadi... / Jika kebakaran minyak tak segera diatasi,

akan berdampak pada negara-negara terdekat... / Korea akan mengalami kerusakan parah...

Ledakan akan menciptakan awan jamur raksasa...

Bingang adalah salah satu kota terbesar pesisir Cina...

Ledakan kedua telah mengguncang... / Langkah-langkah efektif telah diambil...

untuk memadamkan api dan memastikan keamanan bagi masyarakat.

PENERBANGAN DIBATALKAN

Saya tak tahu keterangan lebih detilnya.

Bala bantuan sedang dalam perjalanan. Mohon tetap cari tempat aman di luar.

Detak jantung dan tekanan darah normal.

Luka parah pada kaki. Siapkan pembedahan.

BENGKEL ART | melayani : SENI STYROFOAM BRANDING/MURAL DINDING | STYROFOAM-DECORATION | PAINTING

Permisi!

Permisi!

Cepat!

Tenangkan dia. Bertahanlah.

Dari kalian

siapa yang anggota Partai, atau punya saudara,

silahkan maju ke depan.

Apa yang kau lakukan disini?

Mundur. / Pak...

Kubilang, mundur! / Pak!

Mundur! Misimu adalah melindungi tanki kimia!

Anggota Partai, kalian punya kewajiban.

Yang punya keluarga, orangtua kalian harus diurus.

Jadi... kalian akan membentuk satu tim serangan.

Jujur saja,

ini adalah misi bunuh diri.

Masuk dan tutuplah secara manual katup-katup Tanki A01.

Jalan menuju kebakaran telah terblokir,

tapi kita akan temukan jalan untuk membuka jalur lain.

Pak.

Mohon perintahkan aku untuk masuk.

Aku pernah masuk ke sana.

Aku tahu lokasi katupnya.

Akulah yang terbaik dalam misi ini.

Percayalah, pak.

Ajaklah anggota lain bersamamu.

Tim penyerang akan mengawalmu masuk.

Kuingin Skuadron Dongshan membuka jalurnya.

Aku tahu mereka bisa.

Yang lainnya, tetap di posisi kalian.

Bila gelombang pertama ini gagal... mereka yang di belakangnya

akan menggantikan mereka. / Siap, pak!

Kami pasti berhasil, pak!

Apa yang sedang kau pikirkan?

Rasanya,

kau menganggap dirimu hebat sekarang, bukan begitu?

Hey.

Punya rokok? / Kita ini di Kilang Minyak.

Kau mau mati? / Aku ingin merokok sebelum masuk ke sana.

Ayo.

Kasih satu.

Ini basah.

Ini, ini saja.

Semua kebasahan.

Tak bisakah nyalakan rokok pakai api?

Ini memang bukan korek.

Aku mau masuk.

Jiang Liwei!

Ayo kita minum-minum kalau kau sudah kembali!

Mulai hari ini, kalian bisa bilang sambil tegakkan kepala...

Kami Skuadron Dongshan!

Kami Skuadron Dongshan!

Kami Skuadron Dongshan!

Kami Skuadron Dongshan!

Kalian siap? / Siap, pak!

Maju jalan! / Siap, pak!

Miao Miao!

Miao Miao!

Miao Miao!

Miao Miao!

Hai, apa kau melihat anak kecil setinggi ini?

Carilah sendiri!

Miao Miao! / Nona! Bisa bantu aku?

Istriku mau melahirkan.

Bisa bantu aku bawa dia ke rumah sakit?

Tapi aku sedang mencari putraku.

Bagaimana kau... bisa menemukan dia? Kacau sekali disini. / Miao Miao!

Kudengar banyak orang berada di rumah sakit.

Kau bisa tanyakan ke mereka di sana.

Sayang, sakit sekali.

Tolong, bantulah kami.

Aku mohon.

Biarkan aku masuk!

Aku punya tiket! Biarkan aku masuk!

Aku punya tiket! Biarkan aku masuk!

Ijinkan aku masuk!

3 tiket terakhir. / Akan kubayar dobel!

Kapan tanki-tanki itu akan meledak?

Awalnya mereka bilang

setengah jam lagi.

Sekarang mereka bilang tankinya sudah meledak.

Sungguh membingungkan.

Berapa harganya kau beli tiket?

Capek-capek aku kerja untuk menabung. Sudah kubilang tinggalkan saja dia.

Semua orang di stasiun juga begitu.

Kita ini lagi mengalami krisis.

Dan ibunya meninggalkan dia!

Tak benar! Ibuku tak meninggalkan aku!

Lihat 'kan?

Kita harus menyingkirkan anak ini.

Sedikit lagi sampai depan.

Berhenti.

Komando pada Skuadron Fenglin Xu Xiaobin.

Mohon lapor pada Komando, kondisi pasokan air jarak jauh.

Ini tunanganmu, Xiaobin. / Aku tahu.

Dia lagi melemparkan kemarahan.

Dia ingin aku bicara yang romantis-romantis.

Uangku cuma tinggal beberapa ratus dolar buat pernikahan.

Tak ada gunanya bahas itu. Jika aku ingin memberinya hidup yang nyaman,

aku harus kerja keras dulu.

Kau akan mengerti kalau sudah dewasa.

Komando pada Skuadron Fenglin Xu Xiaobin. Mohon lapor kondisi

pasokan air jarak jauh.

Komando pada Skuadron Fenglin Xu Xiaobin. Disini Wu Chenguang.

Masuklah bila kau mendengarkan pesan ini.

Berikan radionya.

Masuk, Komando.

Disini Xu Xiaobin dari Skuadron Fenglin.

Aku lagi sibuk membersihkan pompa air. Remote pasokan air sudah beres.

Tapi ini agak sedikit kesal.

Sedikit perbaikan akan lebih lancar.

Sekian dan selesai.

Sepertinya kebakaran ini

terjadi tidak pada waktu yang tepat.

Kapten! / Ya?

Aku hampir kehabisan oksigen.

Peringatan oksigenku juga bunyi.

Lepas saja. / Baik.

Komando, masuk.

Kami kerjakan ini sudah selama 45 menit,

kenapa katup ini belum menutup juga?

Bukankah kau bilang mereka itu bisa menutupnya dalam 10 menit?

Ada apa sebenarnya?

Entahlah.

Katup-katup itu tak pernah ditutup secara manual.

Yang kutahu cuma...

80 putaran

itu 1 klik.

Dan sebanyak 100 klik

untuk menutup 1 katup.

Kenapa kau terus membohongi kami?

Aku...

Aku tak bohong! Aku tetap disini 'kan?

Dermaga ini sudah ada selama satu abad.

Ini tak boleh mati dalam pengawasanku.

Banyak orang di kota ini mengandalkan ini untuk mencari nafkah.

Jika kukatakan semuanya,

siapa yang akan berani masuk dan memadamkan apinya?

Bagaimana dermaga itu akan selamat?

Kau tak tahu apa-apa soal pemadam kebakaran.

Tiap katup...

butuh 8000 putaran untuk menutupnya.

Kapten.

Apa kita memang bisa lakukan ini?

Apakah 8.000 putaran, 80.000...

atau 800.000, kita tetap harus menutupnya.

Bertahanlah.

Sini, duduklah dulu.

Pak! Tolong buka pintunya.

Dia mau melahirkan.

Tolong buka pintunya. / Tak bisa, ruangannya penuh, pergilah saja.

Tolonglah bantu kami, buka pintunya. / Kami sudah penuh.

Pak, dia mau melahirkan!

Aku tahu. / Nona...

Ketubannya pecah. / Bertahanlah.

Pak, ketuban dia sudah pecah.

Pergi saja! / Bantu kami! Apa kau tak punya ibu?

Apa kau tak punya anak? / Ruanganku sudah penuh tak punya anak, pergi saja.

Pak!

Nona!

Ayo pergi.

1, 2, 3!

Mengapa? Mereka semua sudah naik ferry.

Mengapa tak mengijinkan kami masuk? Mengapa?

Kau jangan coba-coba lari.

Aku butuh orangtuamu buat ganti rugi tiketnya.

Ferry ini sudah kelebihan muatan. Biarkan mereka menunggu Ferry selanjutnya.

Kita berangkat!

Ada apa? Kau kenapa?

Apa asma dia kambuh?

Dia tak akan selamat kalau tak kita bawa ke rumah sakit.

Oh tidak! Ferrynya berangkat!

Kenapa ferrynya berangkat begitu saja?

Dengar...

maksudku...

kita sudah tinggal disini selama hidup kita.

Kenapa kita tak...

tetap tinggal disini saja? / Ayo kita bawa dia ke rumah sakit.

Baiklah.

Semua warga, mohon tetap tenang.

Harap ikuti instruksi kepolisian

dan pergilah ke penampungan pemerintah dengan tertib.

Pemerintah propinsi sudah meminta

tenaga dan pasokan dari pemerintah pusat.

Militer juga telah mengerahkan bala bantuan.

Pemerintah pusat juga memerintahkan

warga dan properti harus dilindungi

apapun resikonya.

Campurkan beton dan balok untuk memblokir api.

Cepat!

Ke ketinggian sebelah sana!

Maju! Cepat!

Zheng Zhi! Zheng Zhi! / Aku tahu, ambil busa 'kan?

Cepatlah! / Segera! / Cepat! Cepat!

Temperatur dalam Tanki A01 meningkat lagi.

Perhatian, semua zona kebakaran. Tanki A01 mungkin akan meledak lagi.

Kuperintahkan berusahalah menurunkan temperatur tanki.

Agar lebih banyak waktu buat tim penyerang.

Kurasa katupku ini sudah nutup.

Yang ini juga sudah nutup.

Hanya tinggal katup yang di sebrang sana.

Kita harus manjat untuk nyebrang.

Ya, pak!

Ayo!

Kapten!

Pegangan erat.

Jangan dilepas.

Jangan goyang.

Hati-hati jalannya.

Dokter! Dokter!

Dokter! / Siapa saja tolong!

Lewat sini. / Istriku mau melahirkan. / Ikut aku.

Ayo, tariklah napas.

Tenang, tenang.

Permisi, apa kau pernah lihat anak ini?

Dia pakai topi merah dan rompi biru gelap. Sekitar segini tingginya.

Ini putraku, Jiang Miao.

Banyak sekali anak-anak disini. Cobalah cari saja sendiri.

Dokter, aku lumpuh karena aku tak bisa bergerak

tapi kenapa kalian semua tetap disini?

Begini...

apa anda mau mengoperasi diri anda sendiri?

Tak perlu pikirkan itu.

Bagaimana kondisinya? / Nafas dan detak jantungnya sekarang normal.

Bagus.

Jangan cemas, nak. Kami sudah minta polisi mencarikan orangtuamu.

Ya.

Sebentar lagi mereka pasti akan menjemputmu ke sini.

broth3rmax

Kedua katup ini sudah hampir nutup.

Kapten. / Hmm?

Minumlah air.

Ini air busa tak enak sekali rasanya.

Kenapa kau tak bilang?

Kapten. Kau dengar itu?

Dengar.

Merunduk!

Aduh!

Ada yang terluka? Ada yang terluka?

Bangun! Cepat berdiri!

Aku tak apa-apa, kapten! / Aku juga.

Kami baik-baik saja.

Mundur!

Semuanya mundur!

Mundur!

Mundur! Mundur!

Mundur!

Brigade Khusus Skuadron-1! Berkumpul!

Kita serang balik! / Ya, pak!

Ayo!

Ayo kita lawan balik!

Ya, pak!

Ayo!

Cepat, masuk ke sana!

Kapten, selangnya lepas!

Selang kami juga, Kapten!

Cepat ke belakangku!

Kalian,

ikuti aku!

Meskipun kita mati, kita mati di depan tanki sialan itu!

Siap, pak!

Kapten, selang airnya juga habis.

Mundur! / Kapten!

Kapten!

Kapten! / Zheng Zhi!

Zheng Zhi! / Panggilkan bantuan! Cepat panggilkan bantuan!

Panggilkan bantuan!

Hubungi Komando dan mintakan bantuan!

Cepat panggilkan bantuan!

Ke arah sana!

Kau salah arah, Zheng Zhi! / Kenapa dia salah arah?

Dia kabur.

Dasar pengecut! / Brengsek!

Jangan cemas, kita tak akan masalah. Kita baik-baik saja.

Aku datang teman-teman!

Zheng Zhi!

Zheng Zhi!

Bangun, Zheng Zhi!

Bangun, kawan!

Zheng Zhi!

Zheng Zhi! Bangun!

Bangun, bangunlah kawan!

Bangunlah!

Bangunlah!

Ayo, Zheng Zhi!

Zheng Zhi!

Ayo!

Ayo!

Cepat panggil bantuan!

Ayo!

Tinggalkan saja kami! Pergilah!

Lari, disini terlalu bahaya!

Cepat keluar dari situ!

Cepat keluar sekarang!

Cepat pergi! / Keluar sekarang!

Ayo!

Mundur! Mundur!

Ayo, Kapten!

Keluar dari sini!

Hati-hati, Zheng Zhi!

Kapten! Kapten!

Kapten! Kapten!

Zheng Zhi! Zheng Zhi!

Zheng Zhi!

Zheng Zhi! Zheng Zhi!

Kapten!

Zheng Zhi!

Pergilah, tinggalkan saja aku!

Kapten! / Lepaskan aku!

Kapten! / Lepaskan!

Pergilah, tinggalkan saja aku!

Lepaskan aku!

Zheng Zhi!

Kapten!

Kapten!

Kapten! Berikan ini pada ibuku!

Komando...

Pemadam Brigade Khusus

Skuadron-1...

Zheng Zhi...

telah tewas.

|

|

f|

fo|

fol|

foll|

follo|

follow|

follow|

follow i|

follow in|

follow ins|

follow inst|

follow instr|

follow instra|

follow instrag|

follow instragr|

follow instragra|

follow instragram|

follow instragram|

follow instragram @|

follow instragram @b|

follow instragram @br|

follow instragram @bro|

follow instragram @brot|

follow instragram @broth|

follow instragram @broth3|

follow instragram @broth3r|

follow instragram @broth3rm|

follow instragram @broth3rma|

follow instragram @broth3rmax|

follow instragram @broth3rmax

Berdiri!

Rekan Zheng Zhi telah tewas.

Kita semua tak ingin melihat itu terjadi.

Namun...

dalam tugas kita,

pengorbanan tak bisa dihindari!

Pertempuran ini belum berakhir!

Kita tak boleh terus begini! / Ya, pak!

Pimpinan Pasukan Pertama! / Ya, pak!

Periksa selangnya! / Siap, pak!

Pimpinan Pasukan Kedua! / Ya, pak!

Periksa busanya! / Siap, pak!

Bersiaplah untuk berjuang! / Ya, pak!

Kapten, tumpahan kebakar mendekat!

Kapten! Kapten!

Kapten! Kapten!

Ayo bantu aku!

Ayo masuk ke sana!

Ayo! Cepat!

Cepat!

Ayo! Cepat!

Cepat!

Cepat! Cepat!

Katupku sudah nutup.

Kenapa?

Kapten. Kurasa aku memang akan mati disini.

Ayo kita keluar dari sini. Ayo!

Ayo!

Katupku belum nutup.

Kita tak boleh... kita tak boleh pergi.

A01 akan meledak.

Selain itu... aku ingin pulang hidup-hidup.

Saat kusuruh kau lari,

larilah secepatnya.

Kapten!

Lari! Cepat! Pergi dari sini!

Lari, Kapten!

Kapten!

Ayo lekas!

Kapten! Kapten!

Kita berhasil! Kapten!

Kapten!

Kapten!

Kapten! Kemarilah Kapten!

Kenapa kau menipuku?

Kapten!

Nona, apa putramu sudah ketemu?

Aku akan cari di rumah sakit lain.

Kata suamiku dia akan kembali setelah kebakaran reda. Aku kuajak dia menemui putra kami.

Sekarang aku yang melawanmu.

Apa kau tak sadar, kalau aku telah menjebakmu?

Ibu! Ibu!

Kapten.

Kita mesti bagaimana sekarang?

Apa kita cuma menunggu saja sampai api ini membunuh kita?

Sebentar lagi aku bebas-tugas.

Aku tak boleh mati, Kapten, aku tak boleh mati!

Aku tak mau mati!

Jangan takut.

Aku tak mau mati! / Tak akan masalah, jangan cemas.

Tak apa-apa.

Tak akan masalah, kawan.

Kawan-kawan...

Dari hari pertama kita menjadi pemadam,

kita sudah siap memberikan pengorbanan terakhir,

bukan begitu?

Aku tahu selama ini aku keras sama kalian.

Aku tahu kadang aku kasar...

Terutama padamu...

dan kamu...

Namun aku bisa katakan pada kalian semua hari ini

bila aku amat bangga sama kalian.

Setiap kita, harus meninggalkan kata perpisahan buat keluarga kita.

Jika kita mati disini, mereka harus tahu apa yang telah kita lakukan disini.

Jika orangtua kalian masih ada, beritahu ke mereka.

Jika kalian punya anak,

maka kasih tahu anak kalian.

Ayo.

Ibu...

aku ingin pulang selama beberapa hari.

Aku ingin makan hotpot bersama kalian.

Aku rindu kalian.

Ibu...

ini Yilun.

Bukankah ibu selalu mengeluh...

kalau aku tak pernah kangen rumah?

Yah, sekarang aku kangen rumah.

Aku ingin pulang, Bu.

Aku lelah.

Zheng Long, giliranmu. / Bu...

Ayah...

Kali ini aku telah berbuat sesuatu yang bisa kalian banggakan.

Jika aku tak bisa pulang dengan selamat

dalam misi ini...

aku minta maaf.

Bila kita dipertemukan lagi di kehidupan selanjutnya,

pasti akan kurawat kalian.

Ayah... Ibu...

jagalah diri kalian, kalian dengar?

Biar aku beri hormat pada kalian.

Nak...

ini ayahmu.

Ingat...

turutilah kata-kata ibumu,

mengerti?

Jadilah kebanggaan, jadi pria baik bila kau dewasa kelak,

kau dengar?

Ayah.

Maafkan aku.

Lekas, kawan-kawan! Cepat!

Pertahankan batas garisnya!

Ayo kawan-kawan! / Kapten, masih tak ada air!

Tinggalkan saja, pindahkan batunya!

Komando, kami tak ada air.

Kami juga tak ada air! / Kami sedang dikepung api disini!

Kota ini telah mengalihkan semua airnya karena kebakaran ini. Tak cukup yang tersisa!

Xu Xiaobin!

Kota telah memutus pasokan air.

Hanya tersisa pasokan air jarak jauhmu saja.

Pastikan pompanya berfungsi.

Disini Skuadron Fenglin Xu Xiaobin.

Jangan khawatir, Kapten.

Selama kami ada disini, pasokan air tak akan terhenti.

Berikan sini.

Istirahatlah. Aku segera kembali.

Waspada api tumpahan!

Jangan melangkah di atasnya! / Komando! Komando!

Masih tak ada air di tanki kimia.

Ini bagai bertempur dalam perang tanpa peluru!

Bala bantuan hampir sampai. Pertahankan batas garis apapun resikonya.

Ini perintah!

Kami tak keberatan mati disini, tapi bagaimana memadamkan api tanpa air?

Weiguo,

ini Liwei.

Bertahanlah sedikit lagi. Beri aku waktu sebentar saja.

Baiklah. Jangan khawatir, Jiang.

Aku mendukungmu.

Ayo! Pindahkan batu-batu ini!

Terlalu banyak sampahnya!

Kemari! Ayo!

Rasakan ini!

Nih makan!

Ayo!

Kau mau lagi? Nih!

Mampus kau!

Ayo!

Aku tak takut padamu!

Temperatur tanki kimia meningkat.

Sudah mencapai batas.

Kapten, tanki ini retak!

Kita bertahan disini. Kita tetap disini

selama kita bisa. Dan kita akan pertahankan

selama kita bisa.

Selama kita disini, perjuangan ini berlanjut.

Zheng Zhi, telah menyerahkan nyawanya untuk menyelamatkan kita.

Kita tetap disini.

Kita tetap disini bersama dia. / Ya, pak!

Ayo!

Jangan berkedip. Bertahanlah!

Brigade Khusus Skuadron-1! / Tiap anggota mengandalkan

jalan menuju kemenangan!

Ayo sini kau!

Ayo!

Ayo sini kau! / Kapten, airnya nyala!

Dinginkan tanki kimia!

Xiaobin!

Komando...

Pimpinan pasukan Xu Xiaobin...

telah tewas.

Xiaobin! Xiaobin!

Xiaobin! Xiaobin!

Hey! Cepat ke sana!

Xu Xiaobin...

Xiaobin...

bangun.

Kau lagi bercanda 'kan?

Kalau kau kubersihkan...

Kalau kau kubersihkan... lalu...

kau mau bangun 'kan?

Xu Xiaobin, kau brengsek!

Ini sudah tak lucu lagi!

broth3rmax

Ayo!

Cuma begitu saja kemampuanmu?

Kau sudah kalah.

Kapten!

Kapten! Kapten!

Kapten! Kapten!

Kapten Jiang Liwei telah tewas.

Dia berhasil menutup semua katup di Tanki A01.

Aku perintahkan semuanya untuk berkumpul sekarang

dan memimpin serangan habis-habisan.

Perhatian, semua zona tempur. Disini Komando.

Curahkan semua kemampuan kalian dan serang!

Kalian, kerahkahkan semua kemampuan kalian!

Ya, pak!

Sudah padam! Kita menang!

Kita sudah padamkan apinya.

Kapten, minumlah air.

Saatnya pulang.

Kau anggap dirimu hebat sekarang, begitu 'kan?

Berapa tingginya Miao Miao sekarang?

Segini? / Lebih tinggi lagi dari itu.

Lebih tinggi. Ya segitu.

Segini? / Kau harus menyusul.

Aku...

Oh tunggu, kau baru saja punya anak.

Maksudku...

aku cuma ingin hidup untuk melihat istri dan anakku lagi.

Ayah...

Hey, apa kabar teman kecil?

Kenapa rewel?

Mari kita makan.

JANGAN BERANJAK DULU....

SAYA INGIN MEMBERI GELAR PAHLAWAN PADA PARA PEMADAM INI

broth3rmax, 16 Oktober 2019 no resync/re-upload/delete-credit

follow instagram @broth3rmax

Tak ada yang ingin melihat komandan kehilangan nyawanya.

Namun dalam tugas kita, pengorbanan tak bisa dihindari.

Kita harus menghormati kenangannya

dan melaksanakan tugas kita sebaik mungkin.

2018 adalah adalah perayaan ke-40 Reformasi dan Pembukaan Cina.

Brigade Pemadam PAP telah melalui reformasi besar tahun ini.

Departemen pemadam negara

sekarang dibawah yuridiksi Kementrian Manajemen Darurat.

Saya bersumpah dengan sungguh-sungguh...

saya sukarela bergabung dengan Tim Pemadam dan Penyelamat Cina.

Saya berjanji setia pada Partai dan sangat disiplin.

Melayani rakyat melawan segala rintangan.

16 April 2018 Departemen Manajemen Darurat Republik Rakyat Cina Pemadam Kebakaran Cina telah berjalan secara profesional

BENGKEL ART | melayani : SENI STYROFOAM BRANDING/MURAL DINDING | STYROFOAM-DECORATION | PAINTING

TAMAT

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.