Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
NAMA ORANG, PERISTIWA, DAN LATAR BELAKANG DALAM DRAMA INI HANYALAH FIKSI
EPISODE 9
Hei, aku siap.
-Yosub. -Yihan.
Izinkan aku bergabung denganmu juga.
Terima kasih sudah datang. Pasti tidak mudah bagimu.
Ayo kita lakukan operasinya.
Pergilah ke Klinik Medis New-Hope.
Pergilah ke sana dan lakukan operasi dengan Han Yihan.
Kenapa Anda ingin aku...
Mungkinkah...
Anda ingin aku membunuh pasien itu?
Apa semuanya memuaskan?
Aku suka. Kerja bagus.
Suatu kehormatan bisa melayani Anda.
SATU JAM 30 MENIT SEBELUM SIDANG SATU JAM OPERASI BERLANGSUNG
Suntikkan larutan kardioplegia. Suhu tubuh 30 derajat Celsius.
Larutan kardioplegia masuk.
Larutan kardioplegia telah disuntikkan.
Potong aortanya.
-Sedot. -Sedot.
Siapa nama pengacara itu? Han Yihan? Kau akan membiarkannya?
Tim Hukum bersiap untuk menuntut.
Keadaan akan segera membaik, tolong jangan khawatir.
Kau harus menyingkirkannya.
Menteri terakhir diberhentikan secara tidak hormat.
Jika kau gagal di sidang karena skandal,
reputasiku bisa rusak sebagai orang yang merekomendasikanmu.
Jangan khawatir.
Kau mau masuk?
Aku harus pergi ke suatu tempat.
Karena aku sudah tua, menunggu terus-terusan terasa sulit.
Jaksa Geum, kurasa kita tidak butuh foto saat dia pergi. Mau pergi sekarang?
Kau saja pergi lebih dulu.
Kau bahkan tidak membantu. Kenapa ingin tetap di sini?
Aku tidak mengeluh karena lelah.
Aku tidak mau dia menghadiri sidang tanpa tidur sedikit pun.
Tunggu. Dia keluar.
Apa? Dia keluar.
Dia lama sekali di dalam.
Aku penasaran perawatan apa yang dia jalani,
wajahnya memang bersinar.
Sungguh.
Siapa yang akan mengira usianya hampir 60 tahun?
Terima kasih untuk hari ini.
Aku akan langsung ke pengadilan, jadi, selesaikan dan pulanglah.
-Baik, Bu. -Baiklah.
30 MENIT SEBELUM SIDANG DUA JAM OPERASI BERLANGSUNG
Kami melihatnya.
Pisau bedah nomor 11.
Yihan, kau baik-baik saja?
Aku baik-baik saja.
Haruskah aku pergi?
Akan ada banyak reporter.
Aku setuju dengannya.
Aku yakin itu tidak akan terjadi, tapi jika Nam Hyukchul nekat...
"Jika ingin membalas dendam,
kau harus menggali dua kuburan."
-Apa? -Dia sudah menggali kuburannya sendiri,
jadi, ayah harus habis-habisan.
Sudah waktunya.
PENGACARA
JAKSA PENUNTUT
TERDAKWA
Kenapa kau kemari?
Aku hendak melihat
bagaimana investasiku membuahkan hasil.
Kau tidak lagi menyembunyikan niatmu.
Baiklah. Kalau begitu,
aku tidak akan lagi bersopan santun kepadamu sebagai investor.
Benar, Ayah.
Berandal itu tidak punya kehormatan atau kelas.
Sebaiknya jangan berurusan dengannya.
Kelas?
Orang yang tak punya pencapaian apa pun selain menjadi putra pimpinan
berani mengatakan hal seperti itu.
Tapi begitu Banseok jatuh,
kau tidak akan punya apa-apa lagi.
Baik kekayaan atau kehormatan.
-Bahkan Yuna. -Dasar kau...
Omong kosong.
Banseok tidak akan pernah jatuh.
Kau tahu kenapa?
Aku tidak akan membiarkan itu terjadi.
Cuacanya bagus.
DURASI OPERASI, WAKTU SAAT INI, DURASI ANESTESI
Kau baik-baik saja, Yihan?
-Tolong selesaikan. -Baiklah.
Potong.
Melepas ACC.
-ACC dimatikan. -ACC dimatikan.
Tanda vitalnya tampak stabil, mari kurangi pompanya.
Tolong kurangi.
Baik. Mengurangi drainasenya.
Aliran pompa, 70.
Kurangi lagi.
Aliran pompa, 30.
Penjepit.
Hentikan pompa.
Menghentikan pompa.
Satu, dua, tiga.
Drainase sudah dihentikan.
-Periksa septum ventrikelnya. -Baik.
Septum ventrikelnya 160 mm.
Tekanan nadinya 57 mmHg.
Tekanan nadinya masih...
DURASI OPERASI, WAKTU SAAT INI, DURASI ANESTESI
Mari hentikan jantungnya lagi.
Mulai pompa.
Mulai pompa.
Memulai pompa.
Satu, dua, tiga. Pompa sudah dimulai.
Klem aorta.
-ACC menyala. -ACC menyala.
ACC menyala.
Suntikkan larutan kardioplegia. Beri aku 700 ml.
Larutan kardioplegia masuk.
Yihan, kau akan hentikan jantungnya lagi?
Masalahnya akan muncul kembali.
Jika membelek jantungnya lagi, akan lebih berbahaya.
Tetap saja, sidangnya...
DURASI OPERASI, WAKTU SAAT INI, DURASI ANESTESI
Saat ini, kita harus fokus menyelamatkan pasien.
Larutan kardioplegia sudah disuntikkan.
Melepas jahitan. Pisau bedah.
Yihan.
Tanganmu...
Cepat beri aku pisau bedah.
Biar aku saja.
Kondisi lenganmu sedang tidak prima.
Izinkan aku mengoperasi.
Kau pernah melakukan operasi kardiomiopati hipertrofi?
"Jika takut pada yang pertama, mustahil menjadi dokter andal."
Kau mengatakan itu kepadaku.
Aku tahu ini operasi yang sulit, tapi...
Tapi aku akan melakukannya.
Kau harus berhasil melakukan operasi ini...
tepat waktu.
Kita akan bertukar tempat. Datanglah ke sisiku.
Baik.
Jangan gugup. Aku akan membantumu.
Baiklah.
Pisau bedah.
Aku akan mulai.
Berdiri.
Silakan duduk.
Pengacaranya tidak ada di sini. Apa yang terjadi?
Pengacara terdakwa absen.
Absen? Tanpa pemberitahuan?
Ya, Yang Mulia.
Dia memperburuk situasi dan tidak bisa dihubungi.
Terdakwa, ada kabar dari pengacara Anda?
JAKSA PENUNTUT
PENGACARA
PENGACARA
Apa boleh buat.
Karena pengacara tidak hadir, sidang...
Yang Mulia.
Pengacara terdakwa menghubungi saya sebelum sidang.
Dia menghubungi Anda? Apa katanya?
Dia harus mengoperasi pasien darurat di rumah sakitnya,
jadi, meminta izin menunda sidang ke sore hari.
Karena tidak bisa menghubungi departemen kehakiman,
dia tidak punya pilihan selain mengabari saya.
Operasi?
Itu tidak membenarkan ketidakhadirannya.
Dia bilang membela terdakwa sama pentingnya
dengan mengoperasi pasien.
Jadi, jika Departemen Kehakiman tidak mengizinkan penundaan,
dia akan menghentikan operasi dan datang ke sini.
Selama 30 tahun menjadi hakim,
ini kali pertama saya melihat pengacara menjalankan operasi.
Waktu saat ini pukul 10.15.
Persidangan akan dilanjutkan satu jam lagi.
Jika tidak datang sampai saat itu, dia harus memilih di antara dua pekerjaan.
Berdiri.
Kau melakukannya dengan baik.
Agar tidak menjadi tebal,
potong bagian dalamnya.
Baiklah.
Ada apa?
Kurasa ada robekan di dinding jantungnya.
Apa yang terjadi? Ada masalah?
-Sudah berapa lama pompanya menyala? -Sudah 45 menit.
Tak apa. Jantungnya dihentikan, takkan ada pendarahan. Masih ada waktu.
-Tapi... -Kita bisa menjahit area yang rusak.
Jadi, teruskan saja.
Yakinlah pada dirimu sendiri.
Baiklah.
-Sudah selesai? -Ya.
Lebih jauh ke dalam.
DURASI OPERASI, WAKTU SAAT INI, DURASI ANESTESI
DURASI OPERASI, WAKTU SAAT INI, DURASI ANESTESI
DURASI OPERASI, WAKTU SAAT INI, DURASI ANESTESI
Pengacara terdakwa masih absen?
Ya, Yang Mulia.
Persidangan ini bukan lelucon.
Jika pengacaranya tidak datang sekarang,
persidangan tidak akan diadakan hari ini.
Ada apa?
Yang Mulia, nama saya Pyo Eunsil, seorang pengacara.
Jika terdakwa berkenan, bisakah saya memberikan pelayanan hukum kepadanya?
Tidak boleh.
Bu Pyo Eunsil adalah Kepala Tim Hukum Banseok,
rumah sakit tempat para dokter yang dibunuh itu bekerja.
Kepentingan mereka sama.
Kita juga tidak bisa mengabaikan kemungkinan dia menjadi saksi.
Jadi, dia tidak boleh membelanya.
Yayasan Banseok?
Apa ucapannya benar?
Ya, Yang Mulia.
Namun, semua warga Korea berhak dibantu
oleh pengacara pilihan mereka untuk melindungi diri sendiri.
Jadi, terdakwa harus punya kesempatan untuk memilih pengacara baru.
Terdakwa, Anda berniat mengganti pengacaranya?
PENGACARA
Saya akan memikirkannya.
Baik.
Hal seperti ini belum pernah terjadi,
tapi kita tidak berhak menolak keinginan terdakwa.
Sidang akan ditunda selama sepuluh menit.
Bu Pyo, bicaralah dengan terdakwa dan minta persetujuannya.
Terima kasih, Yang Mulia.
Berdiri.
Tadi itu tidak terduga.
Kepala Tim Hukum Banseok maju untuk membela terdakwa.
Mereka ingin membungkamnya,
tapi dia tidak akan berubah semudah itu
karena nyawa putranya dipertaruhkan.
Maksudmu Dokter Han akan membunuh anak itu
jika Nam Hyukchul tidak menepati janji?
Dia tidak akan pernah membunuh pasien.
Sandera yang tidak bisa kau bunuh.
Sandera seperti itu tidak bernilai.
Kau benar. Namun,
Nam Hyukchul tidak akan berpikir begitu.
Dia seorang pembunuh, jadi, akan berpikir selayaknya pembunuh.
Kau benar. Dia membunuh dua orang demi keuntungannya sendiri.
Bagaimanapun, hanya Dokter Han yang...
Dia menelepon.
Hei. Bagaimana hasilnya?
Operasinya berjalan lancar.
Aku dalam perjalanan ke pengadilan. Tolong ulur waktu untukku.
Baiklah.
Tapi Pyo Eunsil sedang rapat dengan Nam Hyukchul.
Pyo Eunsil? Kenapa?
Dia ingin membelanya.
Pengadilan akan mengizinkannya jika Nam Hyukchul setuju.
Baiklah. Aku segera ke sana.
Bagaimana hasilnya?
Operasinya sukses. Dia dalam perjalanan ke pengadilan.
Apa ini? Kenapa kau ingin mewakiliku?
Kau tidak memahami seluruh situasinya karena selama ini dipenjara.
Kau tidak mau menyakiti putramu karena salah memutuskan, bukan?
Setelah memanfaatkanku sesuka hati,
kalian mengancamku dengan putraku.
Jika memikirkan cara kalian mempermainkanku,
aku ingin mengungkap semuanya di pengadilan.
Haruskah aku melakukan itu?
Sadarilah faktanya. Kau mempermainkan kami.
Kau yang mengkhianati Pimpinan
dan memihak Han Yihan.
Kalian seharusnya menyelamatkan putraku sejak awal!
Aku membunuh dua orang.
Tapi kalian terus menunda dan menolak bertindak!
Tenanglah. Aku kemari bukan untuk bertengkar.
Ada apa?
Lihatlah sendiri. Kita akan bicara nanti.
Terdakwa, Anda sudah memutuskan?
Ya, Yang Mulia.
Saya tidak akan mengganti pengacara.
Dia tidak akan mengganti pengacara?
Baiklah.
Kalau begitu, kami akan memutuskan tanggal sidang baru.
Yang Mulia.
Pengacara terdakwa sedang dalam perjalanan ke sini.
Jika Anda memberinya lebih banyak waktu...
Tidak. Kami sudah menunggu terlalu lama.
Lagi pula, dalam situasi ini,
dia seharusnya mengirim pengacara lain.
Kenapa dia terus menghubungi Anda?
Kami juga ada jadwal sidang lain di sore hari. Kami akan mengakhiri...
Yang Mulia!
Saya pengacara terdakwa, Han Yihan.
Ada pasien yang harus saya selamatkan dengan operasi tadi,
jadi, tidak bisa datang tepat waktu.
Maafkan saya.
Jadi, Anda berhasil menyelamatkan pasien itu?
Ya, Yang Mulia. Saya berhasil.
Saya bisa menyelesaikan operasinya berkat kesabaran kalian.
Terima kasih.
Bagus. Kalau begitu, kita akan segera mulai persidangannya.
-Silakan duduk, Pengacara. -Terima kasih.
RUANG TUNGGU SAKSI
Han Yihan ada di ruang sidang sekarang.
Belum terlambat untuk menolak bersaksi.
Tidak.
Kita akan tetap pada rencana.
Kejaksaan mendakwa terdakwa atas pembunuhan. Benar?
Ya.
Terdakwa mengaku bersalah atas tuduhan itu.
Tapi dia berargumen pembunuhan itu tidak disengaja karena kondisi kejiwaan.
-Ya. -Yang Mulia.
Boleh saya jelaskan penyelidikan saya dalam usaha mendapatkan bukti?
-Silakan. -Terima kasih.
Saya ingin menunjukkan bukti nomor 20, catatan kunjungan korban dari penjara.
Semasa korban, Park Kitae, dipenjara selama tiga bulan,
terdakwa tidak pernah berkontak dengan korban sama sekali.
Tapi pengacara terdakwa diubah untuk persidangan
terkait kematian Lee Hojun.
Malam sebelum putusan diumumkan,
terdakwa menyerang korban dan akhirnya membunuhnya
seolah-olah dia berusaha mencegah korban dibebaskan
setelah putusan keesokan harinya.
Yang Mulia, klaim terakhir adalah
spekulasi subjektif dari jaksa.
Diterima.
Anda punya bukti untuk mendukung klaim Anda?
Ya, ada.
Ini rekam medis terdakwa di lapas, bukti nomor 19.
Terdakwa mengunjungi ruang kesehatan hanya sebulan sekali
sejak dia dipenjara enam tahun lalu.
Tapi saat korban ditahan,
jumlah kunjungan meningkat tajam. Sepuluh kunjungan dalam sebulan.
Apa itu relevan dengan klaim Anda bahwa terdakwa dihasut
untuk melakukan pembunuhan?
Ya.
Orang yang menyampaikan perintah pembunuhan Pimpinan Gu kepada terdakwa
adalah direktur medis di lapas.
Keberatan.
Klaim jaksa tidak benar. Dia membuat klaim sepihak.
Siapa itu?
Tak semua orang bisa mendapatkan pisau yang terbuat dari obsidian.
Siapa yang memberikannya?
Jawablah.
Kami harus tahu agar bisa memercayaimu dan setidaknya membuat rencana.
Direktur medis di lapas.
Aku mendapat perintah dari Gu Jingi untuk membunuh Park Kitae
dan mendengar kabar kondisi putraku memburuk
dari dirinya.
Akan kuminta reporter meliput kecurigaan penghasutan pembunuhan Pimpinan Gu.
Aku akan membelamu atas pembunuhan tidak disengaja karena kondisi kejiwaan.
Karena kondisi kejiwaan?
Kenapa? Percuma saja. Aku narapidana hukuman mati.
Bahkan narapidana hukuman mati pantas ditemani pengacara.
Sebagai pengacaramu, aku akan melakukan yang terbaik.
Jaksa, bisakah Anda bertanggung jawab atas ucapan Anda tadi?
Tentu saja.
Untuk membuktikan klaim saya, saya minta Pimpinan Gu maju sebagai saksi.
Saya akan menambahkan itu setelah selesai menyelidiki atas penghasutan pembunuhan.
Saya juga akan mendakwanya sesuai hasil, serta mengubah tuduhan pada dakwaan.
Baiklah.
Penjaga, bawa masuk saksinya.
Baiklah.
PIMPINAN GU JINGI DARI YAYASAN BANSEOK MENJADI OTAK PEMBUNUHAN SEORANG DOKTER
Saksi, Anda diminta memberikan pernyataan.
PENGADILAN NEGERI PUSAT SEOUL
Saksi, lanjutkan sumpahnya.
Saya bersumpah
untuk mengatakan kebenaran, seluruh kebenaran, dan hanya kebenaran
di bawah penderitaan dan hukuman sumpah palsu.
Saksi Gu Jingi.
Saksi, Anda bisa menolak pertanyaan
yang relevan dengan kasus kriminal Anda.
Jaksa, silakan tanyai saksi.
Baik, Yang Mulia.
Anda Direktur
Banseok University Medical Center dan Pimpinan Yayasan Banseok. Benar?
Ya, benar.
Terdakwa dahulu menyuplai peralatan medis ke rumah sakit Anda.
Lalu dia membunuh dua dokter Anda.
Apa pendapat Anda tentang ini?
Sebagai direktur rumah sakit, saya merasa bertanggung jawab secara etis.
Tanggung jawab etis. Itu saja?
Benar.
Biar saya tanya sekali lagi. Saksi.
Apa Anda memerintahkan terdakwa, Nam Hyukchul, melakukan pembunuhan?
Tunggu.
Saksi, saya sudah mengatakan Anda bisa menolak menjawab
pertanyaan apa pun yang relevan dengan kasus kriminal Anda.
Pikirkan baik-baik sebelum menjawab itu.
Saya tidak pernah
melakukan hal seperti itu.
Saya di sini hari ini untuk menghapus
kecurigaan tidak masuk akal yang ditulis sebuah agensi berita.
Saya tidak punya urusan apa pun dengan terdakwa.
Yang Mulia, boleh saya menanyai terdakwa
untuk melihat jika saksi berkata jujur?
-Sekarang? -Ya.
Saya yakin ini cara paling pasti untuk menilai kecurigaan
terhadap saksi benar atau tidak.
Kami akan mendiskusikannya sebentar.
Kami menepati janji kami.
Sekarang giliranmu.
SAKSI
Baiklah. Kami akan memeriksanya sekarang.
Terdakwa.
Anda setuju dengan klaim yang baru saja dibuat saksi?
Biar saya tanya sekali lagi.
Benarkah saksi memerintahkan Anda melakukan pembunuhan?
Ya.
Saya diperintahkan membunuhnya.
TERDAKWA
Aku...
Aku sudah bilang tak mau melakukannya.
Tapi dia terus berbisik kepadaku.
Aku disuruh membunuh iblis. Hanya dengan begitu aku akan selamat!
Aku disuruh membunuh iblis dengan tanganku sendiri!
Terdakwa, omong kosong apa ini?
Aku menyelamatkan jiwa Hojun!
Aku juga akan diselamatkan!
Aku menegakkan keadilan untuk iblis itu!
Terdakwa, tenanglah.
Jika mengganggu persidangan lagi, Anda akan diusir!
Dia terus bergumam di telingaku. Berhenti meneriakiku!
Aku muak sekali!
Sesuai dugaanku, ini takkan mudah.
Apa itu tadi?
Penjaga! Keluarkan dia!
Aku hanya melakukan perintah! Lepaskan aku, dasar iblis!
Lepaskan aku!
Aku akan diselamatkan!
Aku akan diselamatkan!
Lepaskan aku! Aku akan diselamatkan!
Baiklah.
Kita akhiri sidang hari ini.
Jika ada bukti tambahan untuk diserahkan,
tolong lakukan secara tertulis.
Berdiri.
Hei, Daewoong.
Yihan! Pak Cheon datang bersama penjaga keamanan.
Aku berusaha menghentikan mereka, tapi tak bisa bertahan lebih lama lagi.
Lawan aku, Berengsek!
YIHAN
Selamat.
Kau sukses dalam operasi pertamamu setelah lima tahun.
Aku tahu kau pasti bisa melakukannya.
Tatapan apa itu?
Kau harus berterima kasih kepadaku.
Aku mengirimkanmu Dokter Choi tepat saat kau butuh.
Jadi, kau bisa menyelamatkan pasien.
Kau mengirim Yosub kepadaku?
Sandera berharga saat mereka masih hidup.
Jadi, aku menyuruhnya menyelamatkan sanderaku.
Mungkinkah Anda ingin aku membunuh pasien itu?
Membunuh pasien? Apa maksudmu?
Pergi dan lakukanlah yang terbaik untuk menyelamatkannya sebagai dokter.
Hubungi aku begitu operasinya selesai.
Kenapa aku harus menghubungi Anda?
Yosub. Jangan pikirkan apa pun.
Fokus saja pada operasimu sebagai dokter.
Baiklah.
-Dasar berandal. -Berhenti!
Kau tak bilang akan menyakitinya.
Yang benar saja.
Cukup. Pindahkan pasiennya sekarang.
Dokter.
Lanjutkan.
KAMAR PASIEN 1-3, RUANG OPERASI
Jadi, kau menculik pasiennya?
Kau menculik pasien dalam masa pemulihan setelah operasi. Di bawah umur pula.
Ini lebih dari melanggar UU Layanan Medis.
Penculikan?
Aku mendapat persetujuan orang tua dan memindahkannya.
Jika tidak percaya, kalian bisa memeriksanya sendiri.
Aku merasa bertanggung jawab secara etis atas kematian adikmu.
Jadi, aku sudah sangat lunak kepadamu.
Tapi jika kau mengincar putraku dan Banseok lagi,
bersiaplah menghadapi konsekuensinya.
Kau mengerti sekarang?
Meski kau menggali dua kuburan sekaligus, aku takkan ikut denganmu.
Jadi, menyerahlah.
Kecuali kau ingin berakhir seperti ayahmu.
Rencananya gagal, bukan?
Apa rencanamu selanjutnya?
Hubunganmu dengan Gu Jingi sudah hancur.
Karena mereka menangkap kesatriaku, aku harus menggerakkan ratuku.
Ratu?
Lim Yuna?
Dalam persaingan hipotetis melawan Kandidat Yoon Miseon dari Partai Daehan,
selisihnya empat persen.
Tapi selisih rating naik tujuh persen
dalam persaingan empat orang dengan kandidat partai berkuasa.
Berbagai media meliput Nona Lim sebagai direktur termuda
Pusat Litbang.
Tapi Anggota Majelis Yoon
menimbulkan kecurigaan jika dia menerima perlakuan istimewa.
Akibat serangkaian gugatan baru-baru ini terhadap Yayasan Banseok,
reputasinya rusak.
Rating Anda kemungkinan bisa turun lagi di masa depan.
Kau pikir aku menjadikanmu penasihat kampanyeku
agar bisa memberitahuku hal yang sudah kuketahui?
Jika ada masalah, bawakan aku rencana alternatif.
Untuk membuat krisis menjadi kesempatan.
Maaf, Pak. Aku akan segera memikirkan rencana balasan.
Kenapa kau kemari?
Aku mengundangnya.
Aku menduga ratingnya akan membuat Anda sakit kepala.
Aku datang untuk menawarkan bantuan.
Kau ingin membantuku? Bagaimana caranya?
Howard L. Junior, calon presiden dari Partai Republik.
Anda mau menemuinya?
Amerika Serikat dan Korea.
Pertemuan antara dua calon presiden dari dua negara
akan sangat berarti, bukan?
Ini menyinggung.
Aku yakin kau tahu
permusuhan antara kami sejak jabatanku sebagai duta besar di Amerika.
Itu sebabnya aku ingin membantu.
Aku akan mengatur pertemuan agar kalian bisa menyelesaikan kesalahpahaman.
Dengan pengaruh Tangan Kehormatan.
Aku ingin tahu
kenapa kau menawarkan bantuanmu.
Aku ingin menunjukkan
bahwa aku bisa lebih berguna dalam membantu Anda
menjadi presiden
daripada Pimpinan Gu Jingi.
Dia juga tahu
Pimpinan Gu Jingi sedang mempertimbangkan antara Ayah
dan Anggota Majelis Yoon.
Saat seseorang ingin memegang berlian di kedua tangannya,
maka Anda bisa
menghancurkan salah satu berlian itu.
Aku tidak yakin tongkat golf ini akan cocok untukmu.
Kau mau memukul?
Pekerja yang buruk selalu menyalahkan alatnya.
Ada pepatah serupa dalam bahasa Korea.
Seorang perajin tidak pernah menyalahkan alatnya.
DOKTER HAN YIHAN
Dokter Han.
Inikah rencanamu selama ini?
Tidak. Aku...
Datanglah ke New-Hope sekarang.
Tidak apa-apa. Aku tidak salah.
Aku mengerti! Berhenti bicara kepadaku!
Berhenti berbisik kepadaku!
Diam! Tutup mulutmu!
Astaga. Hanya butuh beberapa hari baginya untuk kehilangan kendali.
Dia benar-benar gila sekarang.
Tidak. Naluri penyelidikku selama 30 tahun mengatakan
dia hanya berpura-pura.
Jika semuanya hanya pura-pura, dia harus memenangkan Anugerah Utama.
Dia sudah melakukannya selama 30 menit.
-Aku akan diselamatkan. -Jaksa Geum, kasus yang sulit.
Bisa beri aku privasi?
-Apa? -Apa?
Aku harus mencari tahu
kenapa kini dia mempermainkan kita.
RUANG INTEROGASI
Aku akan diselamatkan.
Hentikan! Aku melakukan semua yang kau minta!
Berhenti berbisik kepadaku.
Berhenti bicara kepadaku. Hentikan.
Berhenti berbisik kepadaku.
Berhenti berbisik kepadaku.
Hentikan.
Apa? Teruslah berpura-pura gila.
Hentikan aktingmu. Kita harus bicara.
Semua kamera sudah kumatikan. Semua orang sudah kuminta keluar ruangan.
Jika kau tidak memercayaiku, periksalah sendiri.
Aku tidak menusuk orang dari belakang sepertimu.
Maafkan aku
karena tidak menepati janjiku.
Kau minta maaf?
Permintaan maaf tidak akan cukup!
Aku tidak punya pilihan.
Pengacara itu mengancamku dengan putraku.
Permintaan pindah?
Ya. Jika kau menandatanganinya, kami akan memindahkan putramu kembali ke Banseokwon.
Kau pikir aku gila?
Untuk apa aku membiarkanmu menyandera putraku lagi?
Benar. Dia sandera berharga bagi kami.
Itu sebabnya saat orang lain memilikinya,
lebih baik menyingkirkannya.
Apa maksudmu?
Ayolah. Jangan menatapku seperti itu. Ini bukan hal baru bagimu.
Kau juga membunuh Dokter Park.
Bukankah lebih mudah membunuh putramu karena dia tidak sadarkan diri?
Jika kau melakukan itu, aku akan...
Apa? Apa yang akan kau lakukan?
Kau dihukum mati. Kau tidak akan pernah keluar dari penjara.
Kau akan berada di sisinya atau apa?
Jika kau masih tidak bisa memutuskan, biar kuberi tahu satu hal lagi.
Atasan Jaksa Geum,
jaksa senior Departemen Kejahatan Medis bahkan memihak kami.
Pemenangnya sudah ditentukan sejak awal.
Bagaimana jika sesuatu menimpa anakku?
Kau tidak perlu mengkhawatirkan itu.
Orang-orang Klinik Medis New-Hope
tidak akan mencelakai pasien dalam situasi apa pun.
Aku ingin menepati janjiku. Aku serius.
Tapi putraku masih belum sadar.
Jika mereka melakukan sesuatu kepada putraku...
Benar.
Pak Han Yihan tidak akan pernah mencelakai seorang pasien.
Tapi aku berbeda.
Aku yakin istrimu sudah memberitahumu.
Aku mungkin tidak bisa membunuh putramu,
tapi aku bisa membuatnya hidup di neraka.
Jadi, kau harus melakukan yang terbaik
untuk memberitahuku semua rahasia antara kau dan Gu Jingi.
Jika aku tak dapat hal berguna darimu,
entah apa yang akan kulakukan.
Aku juga tidak tahu.
Aku bahkan tidak mengira dia akan meminta dipindahkan.
Maafkan aku.
Kau menyelamatkan nyawa putraku.
Kalau begitu, aku ingin kau bersaksi.
Jangan sekarang.
Dia menahan putraku lagi.
Jika aku bersaksi...
Jadi...
-kau akan memihaknya lagi? -Tidak.
Aku tidak berniat melakukan itu.
Itu juga menyiksaku.
Jika bukan karena putraku,
aku pasti sudah lama pergi.
Begitu dia sadar,
aku akan segera memulangkannya. Aku akan bersaksi atas semuanya.
Jika aku bersaksi, suamiku akan melakukan hal yang sama.
Aku tidak mau
dipaksa melakukan kejahatan oleh Pimpinan lagi.
Bagaimana bisa aku memercayaimu?
Kau sudah pernah mengkhianatiku.
Benar. Tidak akan mudah memercayaiku lagi.
Jadi...
Aku ingin memberitahumu satu kejahatan lagi yang kulakukan.
Tentang Dokter Han Jihyuk.
Siapa?
Dokter Han Jihyuk
tidak bunuh diri.
Dia dipaksa bunuh diri.
Ayah!
-Sayang... -Tidak! Ayah.
Apa maksudmu?
Ayahku
dipaksa bunuh diri?
Aku membunuhnya.
Apa maksudmu?
-Kudengar ayah Yihan bunuh diri. -Benar.
Dia gantung diri di rumahnya.
Direktur Gu Jingi
dan aku yang membuatnya bunuh diri.
Mendiang dokter dan Direktur Gu Jingi
pernah bersaing untuk posisi Kepala Bedah Torakoplastik.
Tapi hubungan mereka akur
sampai insiden itu.
"Insiden itu?"
Mantan direktur Banseok, Jang Taejun.
Kau tahu dia, bukan?
Dia pendiri Yayasan Banseok.
Ayahmu melakukan operasi darurat pemotongan aorta padanya.
Tapi pada akhirnya dia meninggal.
Bagaimana aku bisa lupa?
Operasi itu
menghancurkan keluargaku.
Aku
ada di tim operasinya.
Begitu pula Asisten Direktur Lee Dohyung.
Aku akan menghentikan jantungnya.
Setelah itu, aku akan menjalankan mesin pintas jantung paru.
Aku akan mengoperasi dengan metode perfusi otak.
Dengan begitu, jantungnya akan terus berfungsi
dan kita bisa menghindari kerusakan otak.
Tidak. Itu terlalu berisiko.
Baru ada dua kasus.
Aku tidak bisa melakukan teknik operasi yang belum teruji.
Baru ada dua kasus, tapi pascaoperasi mereka mengagumkan.
Penelitian eksperimental terbaru juga menunjukkan hasil bagus.
Tidak.
Dia memang pimpinan, tapi yang utama, dia ayah mertuaku.
Aku tak bisa membiarkan keluargaku mengambil risiko sebesar itu.
Percayalah dan serahkan saja kepadaku, ya?
Aku akan melakukan operasi dan bertanggung jawab penuh.
Teknik ini akan memberinya peluang lebih besar untuk pulih.
Aku tidak bisa menyerah tanpa mencoba dahulu.
Metode perfusi otak dengan mesin pintas jantung paru
sudah banyak digunakan sekarang.
Tapi 20 tahun lalu, tidak ada yang mencoba teknik itu.
Bahkan rumah sakit besar seperti Banseok
tidak punya kurikulum yang tepat untuk sirkulasi ekstrakorporeal saat itu.
Tapi...
-ayahku... -Ya.
Tapi ada masalah.
-Tekanan darahnya turun. -Sedot.
Tekanan darahnya terus turun. Jika terus begini...
Pompa. Jaga tanda vitalnya tetap stabil.
Bagaimana dengan kepalanya? Oksimeter serebral.
Dua belas. Terus menurun.
-Tingkatkan aliran pompanya. -Tidak bisa. Drainasenya tidak cukup.
Dia bisa mengalami gagal jantung.
Naikkan!
Anehnya, pendarahannya parah.
Saat itu, aku tidak berpengalaman.
Jadi, aku tak bisa menangani situasi darurat seperti itu.
Sejujurnya, ada sesuatu yang lebih tidak kupahami.
Kondisi kesehatan mendiang pimpinan
tidak bisa diungkap ke publik,
jadi, aku tahu jumlah staf tim bedah harus sesedikit mungkin.
Aku juga tahu itu operasi darurat.
Tapi Dokter Lee Dohyung baru saja mendapatkan lisensi medisnya.
Menjadikannya dokter anestesi...
Siapa yang membentuk tim?
Pimpinan Gu Jingi.
Dia memang tidak berniat menyelamatkan mendiang Pimpinan.
Karena itu dia memasukkan Lee Dohyung. Dokter anestesi tidak berpengalaman
yang tidak pantas disebut dokter.
Jadi, dia ingin pasiennya mati sejak awal?
Kenapa?
Karena Jang Taejun
memilih menunjuk Dokter Han Jihyuk sebagai direktur rumah sakit berikutnya.
Dia pikir jika Gu Jingi menjadi direktur,
putranya, Jang Jungtae dan Jang Yoontae,
tidak akan bisa bertahan di Banseok.
Seorang ayah menjaga anak-anaknya yang tidak kompeten.
Tapi tetap saja... Dia membunuh ayah mertuanya?
Dia ayah istrinya.
Pikirkan semua perbuatannya sejauh ini.
Kau tahu dia sangat mampu melakukannya.
Lihat siapa yang bicara, bukan?
Aku yang menjebak
Dokter Han Jihyuk atas penyuapan di bawah perintah Direktur Gu Jingi.
Sama seperti
Han Yihan dijebak lima tahun lalu.
RUANG INTEROGASI
Kau bilang ayahku dipaksa bunuh diri.
Bagaimana cara Gu Jingi
membuat ayahku tewas?
Dahulu,
sistem komputer belum diterapkan.
Jadi, kami harus menulis catatan operasi secara manual.
Tapi...
Kau ingin aku mengubah catatan
pemberian hemostatik?
Tapi kenapa...
Dia bilang akan bertanggung jawab penuh.
Jadi, kita harus memberikan keinginannya.
Tapi itu kejahatan.
Maafkan aku.
Aku akan berpura-pura tidak mendengar...
Lantas, kau mau bertanggung jawab?
Apa?
Jika Han Jihyuk tidak bertanggung jawab, kau yang akan disalahkan
karena mengoperasikan mesin pintas jantung paru.
Bukankah itu tidak adil?
Jika dia tidak bersikeras memakai metode perfusi otak,
semua ini tidak akan terjadi.
Sekali ini saja.
Jika kau pura-pura tidak tahu sekali ini saja,
aku berjanji banyak hal akan berubah.
Sekali saja.
Aku hanya berniat melakukan itu sekali saja.
Saat itu, aku juga masih muda.
Aku takut.
Aku menyesali perbuatanku setelah ayahmu meninggalkan rumah sakit.
Tapi suamiku tidak.
Butuh bertahun-tahun baginya untuk menciptakan alat bedah, Contentor.
Pimpinan Gu Jingi menyetujui pembelian itu.
Dia nyaris tidak bisa menghindari kebangkrutan.
Aku menentang ini, tapi tidak bisa bicara dengannya.
Dia bilang sudah terlambat untuk mundur
dan kami semua berada di pihak yang sama.
Jadi...
Setelah memfitnah ayahku atas segala kesalahan,
rumah sakit tanpa malu mengajukan gugatan,
menuntut uang ganti rugi yang sangat besar.
Semua itu
guna menyudutkan ayahku sampai mati.
Gu Jingi pelakunya.
Maafkan aku.
Aku tidak menduga Dokter Han Jihyuk akan mati seperti itu.
Itu bahkan tidak terlintas di benakku.
Aku terus menyesalinya.
Tapi kemudian Junhwan lahir dan aku pun tahu jantungnya lemah.
Sejak saat itu, aku hanya bisa mematuhinya.
Maafkan aku.
Maaf... Maafkan aku.
Kau hebat.
Kau berhasil menyelesaikan operasi sulit itu,
jadi, semuanya berjalan lancar.
Sama-sama.
Kau tidak akan menghadapi masalah
dalam transplantasi jantung besok jika tampil seperti hari ini.
Seharusnya malah lebih mudah.
Operasinya jauh lebih tidak berbahaya daripada kardiomiopati hipertrofi.
Kau akan bersama senior berpengalaman.
Hyunseong, kau harus melupakan masa lalu.
Kalian berdua harus saling percaya dan memimpin Bedah Torakoplastik bersama.
Dokter Choi adalah bakat yang harus ada
di rumah sakit kita.
Aku harus melakukan itu.
Mari bekerja dengan baik, Dokter Choi.
Ya.
Baiklah. Minumlah.
Sayang sekali.
Itu minuman mahal.
Kasihan sekali Han Yihan.
Dia terus dikhianati oleh orang kepercayaannya.
Omong-omong, selamat datang. Mari kita bekerja sama.
Terima kasih.
Kau tidak perlu berterima kasih.
Buang saja nanti.
Lap itu juga.
Ayah, ini sudah berhari-hari.
Sudah cukup.
Maafkan ayah, Nak.
Ayah...
Maafkan ayah.
Ayah selalu meminta maaf, tapi itu hanya kata-kata!
Ayah tidak lihat ini?
Kita akan kehilangan rumah karena malapraktik Ayah.
Bukan hanya Ayah yang kesulitan.
Ibu sedang menyiapkan gugatan.
Jangan duduk dan minum-minum saja.
Ayah akan bertanggung jawab.
Ayah akan mengurus semuanya.
Akan ayah pastikan keluarga kita tidak menderita.
Ayah akan bertanggung jawab.
Ayah akan melakukannya.
BANSEOK UNIVERSITY MEDICAL CENTER
Maafkan aku.
Aku menerima banyak bantuan darimu, tapi rencanamu tidak berhasil.
Tidak apa-apa.
Tidak semua investasi berujung pada kesuksesan.
Namun, kali ini, aku ingin kalian bekerja sama dengan rencanaku.
Apa rencananya?
Ada rapat dewan luar biasa untuk Yayasan Banseok pekan depan.
PENDIRI YAYASAN BANSEOK, JANG TAEJUN
Jang Yoontae dan Jang Jungtae.
Putra-putra Jang Taejun, pendiri Yayasan Banseok.
Mereka berdua direktur yayasan.
Lima tahun lalu, kudeta pangeran gagal
dan mereka bersembunyi sejak saat itu.
Tapi tampaknya, mereka menemui direktur lain diam-diam
sebelum rapat dewan luar biasa ini.
Rencana kita adalah membuat si sulung Jang Yoontae menjadi pimpinan,
untuk meminimalkan pengaruh Pimpinan Gu Jingi di dewan direksi.
Sekarang waktunya.
Ini satu-satunya waktu kita.
Pimpinan Gu Jingi akan melepas semua gelar terkait Yayasan Banseok
sebelum sidang dengar pendapat untuk jabatan menteri.
MATERI RAPAT DEWAN LUAR BIASA KETIGA TAHUN 2022
Direktur Jang Yoontae dan Direktur Jang Jungtae
akan memimpin pengajuan pencabutan gelar
yang Anda miliki di yayasan sebelum pengangkatan Anda.
Akan sulit untuk melawan. Sudah begitu adatnya.
Tapi aku tidak bisa membiarkan mereka berdua menjadi pimpinan.
Begitu istri Anda kembali, dia bisa mengambil alih kepemimpinan yayasan.
Tapi biarkan posisi direktur kosong sampai Anda menemukan kandidat layak.
Aku akan melakukannya.
Yuna jauh lebih muda dariku, tapi dia direktur sebuah pusat.
Kenapa tidak?
Percayalah dan serahkan kepadaku.
Aku akan membuktikan diriku.
Direktur rumah sakitnya?
Posisi direktur Banseok University Medical Center akan kosong.
Ada seseorang yang kau pikirkan?
Tentu saja.
Aku melihatnya tepat di depanku.
Jika Tangan Kehormatan mengambil alih Yayasan Banseok sesuai rencana,
aku akan menunjuk Dokter Han sebagai direktur rumah sakit.
Terima kasih atas tawaranmu,
tapi aku tidak tertarik.
Kau yakin?
Jika kau menjadi direktur rumah sakit,
itu akan menjadi balas dendam terbaik terhadap Pimpinan Gu Jingi.
Kita masih punya waktu, pikirkanlah.
Jika tidak mengambil sesuatu yang paling berharga bagi musuhmu,
apa pun balas dendammu,
akankah itu ada artinya?
Kau terlalu terburu-buru.
Tangan Kehormatan belum memiliki cukup saham.
Para direktur belum tentu akan menuruti keinginanmu.
Karena itu sudah kusiapkan
kartu terbaik untuk meyakinkan dewan.
Aku sudah dengar ceritanya.
Kau dokter bedah jantung terbaik di Korea
yang menggantikan Direktur Gu Hyunseong.
Benarkah itu?
Tolong beri aku jawaban.
Kau yang selama ini mengoperasi
jantung para pasien VIP Banseokwon
menggantikan Gu Hyunseong?
Benar.
Aku dokter yang mengoperasi menggantikan Gu Hyunseong.
Aku dokter hantunya, Han Yihan.
TERIMA KASIH KEPADA LEE JUNGYEOL ATAS PENAMPILAN KHUSUSNYA
DOCTOR LAWYER
Bisakah kau merawat jantungku?
Anda pernah menjalani operasi jantung?
Kau membuntuti kami?
Apa maksudmu?
Mari bicara sebentar.
Aku bukan salah satu dari mereka. Aku pengacara.
Katakan.
Apa yang terjadi antara Anggota Majelis Yoon dan putrinya?
Ibu juga akan memperbaiki jantungmu yang rusak.
Kutawar 1,5 miliar won.
Pria di belakang menawar 1,55 miliar won.
-Kutawar 1,7 miliar won. -Sekali lagi, 1,75 miliar won.
Bagaimana dengan 1,8 miliar? Ada yang mau?
Ini hadiah untuk pimpinan baru
Yayasan Banseok.
Diterjemahkan oleh Annisa Dhea
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.