All language subtitles for blank2019

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English Download
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

M

Ma

Man

Manu

Manua

Manual

Manual

Manual T

Manual Tr

Manual Tra

Manual Tran

Manual Trans

Manual Transl

Manual Transla

Manual Translat

Manual Translate

Manual Translate

Manual Translate b

Manual Translate by

Manual Translate by

Manual Translate by "

Manual Translate by "4

Manual Translate by "41

Manual Translate by "415

Manual Translate by "415"

Manual Translate by "415".

Manual Translate by "415"..

Manual Translate by "415"...

Manual Translate by "415"...

Jangan bunuh kami !

Jangan...

Lepaskan kami.

Hanif ! Larilah.

Siapapun, Tolong !

Hanif larilah ! Lari.

Larilah !

Larilah Hanif, Lari !

Tangkap dia.

Hanif.

Lepas !

Tolong !

Perintahnya, Pak !

Kunci dan kokang.

Yeah?

Pak ! 24 tas dikirim ke alamat ini.

Dan juga, jejak HMX kutemukan / Target bergerak, Pak.

- Ya, Husna. - Rumahnya kami temukan.

Harus ditembak.

Berdasar blueprints, bomnya mengirim signal.

- Apa? - Perintahnya, Pak !

Akan kutembak.

-=- 415 -=-

12 Jam sebelumnya...

Suruh semua bersiaga.

Cek apakah pos pemeriksaan aman.

Sudah kuperintahkan tuk bersiaga.

Okay ! Apapun instruksinya...

...kita ikuti.

- Okey, Pak. - Ayo.

Siapa yang namanya Warang?

Pak ! Aku Warang.

Seluruh area aman.

Aku pengawas kapal.

- Kapalnya kapan tiba? - Belum tahu.

Maksudnya kau itu Coast Guard, tapi tak tahu...

...kapal kapan tiba?

Pak ! Begitu kapalnya kulihat nanti kutelpon.

Begitu tugasku, madam !

Jadi nama kapal...,

...kapan datang, siapa pengemudinya...,

...registrasinya...,

...apapun tak ada informasinya?

Bukan ! Maksudku...

50% pintu keamanan kota ini berawal dari laut.

Lalu begini?

Bukan "tugas" !

Itu keteledoran.

Rohit.

Ini ! Lihatlah.

- Pak ! Ini... - HMX.

Kelas Militer.

Lebih dahsyat dari RDX.

Pak ! Menurut anda ini diselundupkan berapa banyak?

Berdasar ukuran kompartmentnya...

...25-30 kg berarti...

...1000-an, bahkan lebih.

Telpon Bapak.

Ya.

Ya, Pak.

Aku tahu, tapi...

Ya, Pak. Aku bersama Kepala ATS sekarang.

Ya.

Anda cukup katakan Informasi dari IB kapan didapat?

Madam.

Oke. Akan kutunggu.

Okey, Makasih.

Ma'am ! Aku pergi.

Pak Diwan, tunggu.

IB akan kirim informasinya beberapa menit lagi.

Menit?

25 kilo HMX telah diselundup ke kota kita...

...dan kita tak tahu.

1 hari? 5 hari? 10 hari?

Kita tak tahu berapa banyak yang sudah tersebar ke seluruh kota.

Tiap detik itu penting dan anda bilang menit?

Aku paham, Diwan ! Tapi kita harus ikuti prosedur.

Home Minister.

Ma'am ! Anda ikuti saja prosedurnya.

Aku? Tugasku.

Ronak?

Ya, Ronak? / Pak! Mangesh Tawde, Narkotika.

Haa?

- Katakan? - Pak, apa Ronak putra anda?

Ya.

Pak ! Kami merazia Blue Moon Hotel.

Disana ada rave party.

Di sana kami temukan narkoba.

Banyak pemuda yang kami tangkap.

Pak, salah satunya putra anda : Ronak.

Kami harus bagaimana, Pak?

Ikuti prosedurnya.

Pak ! Eh... Semuanya kita tes narkoba?

Tentu saja, semuanya.

Oke, Pak.

- Rautya? - Ya, Pak?

Bawa 2 orang ini juga. Cepat.

Baik.

Berdiri ! Ayo !

Ronak?

Sidhu.

Aku menunggu Ronak.

Kau tahu anakmu kemana?

Ya ! Ke pesta bersama Ashish.

Tapi telponku tak diangkat.

Takkan diangkat.

Polisi menangkapnya.

Di rave party.

Apa?!!

Tahu dari mana?

Kantor polisi menelponku.

Oh Tuhan.

- Bisa kau tangani 'kan, Sidhu? - Ya.

Mereka akan tes darahnya.

Kau tak hentikan?

Pulangkan dia.

Nanti kita nasehati.

- Kau tahu dia "pemakai"? - Tidak !

Mana mungkin dia "pemakai"?

Dia anak kita.

Pasti ada yang salah.

Jika salah? Maka dia akan pulang.

- Daftar nama. - Statusnya?

- Ada update? - Tidak, Pak.

- Pak ! - Ok Pak.

- Pak. - Pak.

Pak.

CCTV bagaimana?

- Kasih ke dia. - Baik.

- 3 profil ini ingin kulihat, Okey? - Baik, Ma'am.

Akses rekaman CCTV.

Perbesar.

Aku tak punya waktu. Cepatlah.

Apa ini?

Dalam 2 minggu terakhir...

Shirke, Bawa berkasnya ke Pak Diwan. Siapkan.

Baik, Pak.

Cari berkas ini.

- Baik, Pak. - Ayo, guys. Cepat.

-=- 415 -=-

♪ Kau terperangkap dalam genggamanku... ♪

♪ ...takkan ada jalan keluar ♪

♪ Biar kuberitahu kau takkan paham... ♪

♪ ...tak ada yang lolos hidup-hidup ♪

♪ Kau takkan menatap pagi ♪

♪ Baiknya kini berdoa ♪

♪ Kau 'kan kubunuh ♪

♪ Nak ! Tak ada peringatan ♪

♪ Tak ada peringatan ♪

♪ Dengar Nak, raung sirine ♪

♪ Topan sedang menuju jalanmu ♪

♪ Mau pukulanku atau peluru? ♪

♪ Terserah maumu... ♪

♪ ...mati bagaimana? ♪

♪ Inilah peringatan itu, jadi pikirlah ♪

♪ Kesempatan terakhir jadi pikirlah ♪

♪ Pilihan antara hidupmu atau tembakanku... ♪

♪ ...jadi pikirkan sebisamu. ♪

♪ Kesempatan ke 2 takkan ada saat kuadili ♪

♪ Penjahat akan mati, Titik ♪

♪ Inilah gayaku tak mau banyak bicara ♪

♪ Bersiaplah Nak... ♪

♪ ...tak ada peringatan. ♪

♪ Kau terperangkap dalam genggamanku... ♪

♪ ...takkan ada jalan keluar ♪

♪ Biar kuberitahu kau takkan paham... ♪

♪ ...tak ada yang lolos hidup-hidup ♪

♪ Kau takkan menatap pagi ♪

♪ Baiknya kini berdoa ♪

♪ Kau 'kan kubunuh ♪

♪ Nak ! Tak ada peringatan ♪

♪ Tak ada peringatan ♪

♪ Tak ada peringatan ♪

Rokok, satu.

♪ Nak ! Tak ada peringatan ♪

BATALKAN

Cepat.

Hati-hati !

- Dia kenapa? - Pak ! Korban kecelakaan.

Kita harus hentikan pendarahan secepatnya.

Suster ! Siapkan jahitan.

Bisa saja geger otak.

Ada keluarganya?

Tidak Pak ! Masyarakat di TKP yang membawanya

Ambil dompetnya, lihat ID-nya dan selidiki berkasnya.

Tak ada dompet, Tak ada ponsel.

Namamu siapa?

Siapa yang bisa kami hubungi?

Bisa dengar aku?

- Siapkan CT Scan. - Yes, doctor.

Ini apa?

Suster ! Gunting.

Pegang.

Apa-apaan !

Jai Hind, Pak.

Ah ! Mr. Diwan.

Kalian tahu situasinya.

Lalu kenapa panggil aku?

Kami dapat Informasi, Diwan.

Tak bisa bicara lewat telpon

- Ma'am ! Shinde. - Ya, bicaralah.

Ma'am ! Di RS Holy Spirit Kami temukan pembom bunuh diri

- Dia kecelakaan. - Apa?

Ya ma'am ! Kini dia pingsan.

Penghuni RS sudah kami evakuasi.

- Okey, Kukirim konvoi kesana. - Ok ma'am.

Kau bawa dia segera ke markas operasi.

- Ya. - Kami kesana.

Biro Intelligence selama 2 bulan ini...

...melacak seorang pria bernama Farooq Ali

Kami curiga dia seorang Sleeper Agent.

Apa?

Informasi ini baru kau bilang sekarang?

Harusnya kita berbagi informasi

Pak ! Kami temukan pembom bunuh diri.

Di RS Holy Spirit dia korban kecelakaan.

Dan kata kepolisian setempat di dadanya terpasang bom.

- Rohit. - Pak.

Kau tindak lanjuti Farooq Ali.

- IB punya informasinya. - Pak.

Hey ! Buka pintunya.

Buka !

Buka pintunya, tolong !

Buka pintunya, tolong !

Hmm.

Kuperiksa.

Hey ! Mau kemana?

- Dengar aku tolong - Hey, berhenti.

Kemana?

Boss, dengar aku. Tolong.

Tunggu.

- Dengarkan aku. - Kubilang, stop.

Dengarkan aku.

Angkat tangan.

- Angkat tangan - Pak !

- Ada bom... - Hey berhenti.

- Kubilang berhenti. - Tolong aku, Pak.

Pak. Tolong.

Hey..

Hey, berhenti.

Berhenti.

Berhenti.

- Punya fotonya? - Ya, Pak.

Comms check.

- Kalian bisa dengar? - Pak!

Ayo! Ayo! Berpencar.

- Alamat No. 32 yang mana? - Itu.

Kenapa Bhai? Cari siapa?

Ini alamatnya... Farooq?

Ya, dia tinggal diatas. Sekarang tak di rumah.

Kau siapa?

Aku temannya... Riyaz.

Kapan dia pulang?

Aku tak tahu.

Dia keluar cari makan.

Begitu... Aku pergi.

- Sampai jumpa. - Sampai jumpa.

Tempatnya Farooq ketemu.

- Ambil posisi. - Ayo.

Farooq tak di rumah. Harus kita tunggu.

Pikir apa?

Beri sedikit waktu, Pak.

Yang begini belum pernah kulihat.

Pak ! Tak ada ID, Pak.

Tak ada ponsel, Tak ada dompet.

Sidik jarinya tak tercatat.

Professional.

Lakukan satu hal.

Pergi ke TKP kecelakaannya.

Tak ada sesuatu didirinya

Mungkin terjatuh tak jauh dari sana

Pak.

Farooq.

- Ya, kenapa? - Ada yang mencarimu.

Siapa?

Tak tahu.

Namanya tak kau tanya?

Layaknya tetangga yang baik.

Apa aku penanggung jawabmu?

Farooq.

Namanya Riyaz.

Riyaz?

Gaitonde, Farooq tiba.

Kaos maroon, dengan tas dukung.

Apapun terjadi, jangan menembak.

Biar dia masuk. kita tangkap di dalam.

Kenapa dia turun?

Pak ! Kurasa dia melihatku.

Sial ! Bergerak !

Hey...

- Berhenti. - Berhenti.

Berhenti, brengsek.

Berhenti.

Stop.

Hey, Farooq.

Diam atau mati !

Ambil.

Lakukan mau-mu, Pak !

Tapi keselamatanku di tangan Allah.

Lebih baik kumati, dari pada berbicara.

Tak bicara? Kami yang akan paksa.

Bawa dia.

Diam.

- Bawa ini ke bomb squad. - Pak.

Geledah seluruh rumah Farooq.

- Sana ! Segera. - Pak.

Harish ! Bisa di copot atau tidak?

Pak ! Akar kabel dalam dadanya.

Ini di isi bahan peledak.

Dan elekroda ini...

...langsung terhubung ke detak jantungnya.

Dan irama detak jantungnya menyeimbangkan pemicu ini.

Jelaskan dalam 1 kalimat. Apa ini?

Detak jantungnya adalah baterai bom.

Detak terhenti, bom meledak.

Dia mati : bom meledak, bom di keluarkan : meledak.

Ini : "deadman's switch". [ Mati = Meledak ]

Tapi saat kecelakaan tak meledak.

Karena HMX tak di picu benturan atau api.

Butuh muatan listrik. / Hallo?

Farooq sudah kami tangkap.

Ku kirim ke rumah aman, sekarang.

Satu lagi, Pak.

Di tasnya...

...kami temukan bom.

Oke.

- Satu bom lagi ditemukan. - Apa?

Siapkan dia untuk di Narco test.

Maaf Pak ! Kondisinya kritis, Pak.

Dia geger otak.

Kecelakaan mungkin buat dia lupa ingatan.

Bisa saja hanya sementara.

Tapi Narco test bisa berakibat fatal.

Dia benar, Pak.

Baik ! Dalam 10 menit bangunkan dia.

Aku ingin bertanya.

Okey, Pak.

Kisah hari ini didedikasikan untuk para malaikat kecilku.

Jadi...

Ada seorang anak, seusia Rizwan.

Sedang berjalan sambil baca Qur'an...

...lalu tenggelam dalam khayal-nya...

...hingga tiba-tiba dia tersadar...

...dia sudah berjalan terlalu jauh.

Dia tersadar sudah di tengah hutan...

...hanya dikelilingi kegelapan.

Ketakutan terpancar di wajahnya.

Karena takut diapun menangis.

Dan tepat sebelum airmatanya jatuh ke tanah...

...sebuah tangan besar muncul didepannya...

...bercahaya seperti kilauan emas.

Dan pas anak itu menengok ke atas...

...dia melihat sesuatu yang besar dan tinggi.

Jin raksasa.

Dengan suara berani Jinnya berkata : --

Marilah Tuanku.

Akan kubawa kau ke sebuah kebun...

...dimana permen tumbuh seperti bunga.

Ada hujan madu...,

...sungai susu dan balon dari awan.

Kalian mau ke kebun seperti itu?

Ya.

Kalian tahu? Kebun seperti itu dimana?

Surga !

Dan jalan menuju Surga...

...lewat Tehreer-Al-Hind.

Jadi moral dari kisah hari ini...

...Rizwan akan beritahu.

Rizwan?

Katakan, Anakku.

Kau mau jadi apa?

Mujahid !

Demi Tehreer-Al-Hind kau akan apa?

Kami demi Tehreer-Al-Hind, siap korbankan hidup.

Tapi, jika kebebasan kami terancam...

...maka kami akan berjihad.

Antara kami dan surga tak ada penghalang.

- Gemakan Takbir! - Allahu Akbar!

Tehreer-Al-Hind, Jawablah perkataanku.

Untuk misimu tumpahkanlah darah kafir.

Insya Allah !

Hidup kalian bisa kalian korbankan?

Insya Allah !

Insya Allah !

Insya Allah !

Insya Allah !

Insya Allah !

Bhaijan ! Di Mumbai ada masalah.

Tn. Ali Hajr ingin bicara dengan anda

Assalamualaikum, Janab !

Polisi Mumbai sudah berwaspada.

Jam 9 pagi semua sudah harus berakhir.

Tapi ada satu masalah kecil, Janab !

Akan kuurus pas sampai di Mumbai.

Begitu lebih baik, Maqsood.

Kesepakatan kita di pertaruhkan.

Kesepakatan dan Tehreer-al-Hind keduanya akan sukses, Janab.

Cukup anda bersabar, seperti biasa.

Diamku jangan kau salah anggap, Maqsood.

Ingat ! IRP mengangkatmu dari daerah kumuh Mumbai...

...menjadi pemimpin Tehreer-al-Hind.

Dan jika gagal, kau akan di lempar kembali ke tempat asalmu.

Aku ingat Janab ! Akan kubereskan.

Sama seperti peran-ku untuk IRP dalam memenangkan Suriah,

Andilku, Ingat 'kan?

Mataku tak bisa kau tatap?

Pak ! Aku dimana?

Tahukah di dadamu terpasang apa?

Itupun yang mau kutanya.

Ini apa? Siapa yang pasang?

Kau seorang pembom bunuh diri.

Bu...

Bunuh... Bunuh diri?

Tidak Pak, Tak mungkin begitu.

Aku tak tahu...

Selain kau? Berapa banyak pembom bunuh diri lain?

Bom apa, Pak?

Berapa banyak pembom lainnya?

Pak kau bilang "Bom? Bom?" Aku tak tahu apa-apa, Pak !

Aku tak lakukan apapun.

Terakhir kali kutanya.

Berapa banyak pembom lain?

Terbayang sesuatu?

Ada yang kau ingat?

Benar?

Entahlah, Pak.

Lagi-lagi hal yang sama.

Lihat apa?

Api.

Apinya kau yang bakar?

Tak tahu, Pak. Hanya...

Hanya kulihat ada orang berjuang...,

...menangis...,

...sekarat !

Karena-mu?

Tak tahu, Pak.

Dimana kejadiannya?

Tak tahu, Pak.

Hanya...

Hanya kudengar suara orang berkata : --

Suara? Apa katanya?

- Lari. - Lari !

- Larilah... - Larilah, Hanif !

...Hanif !

Hanif ?

Hanif adalah namamu?

Namaku Hanif !

Mungkin.

Hasilnya?

Ma'am ! Polygraph readingnya cocok.

- Apa? - Dia jujur.

Ya? / Pak ! Di rumah Farooq ada gadis kecil.

Apa?

Lakukan satu hal, bawa dia markas operasi.

Dan terus kabari.

Okey, Pak.

- Shinde. - Pak.

Tasnya Farooq pasti punya label merk.

Foto itu lalu kirim ke aku.

Selamat datang di Adventure Bags.

Tekan 1 untuk bahasa India.

Pak ! Sudah 2 jam, kau bertanya padaku.

Tapi jujur aku tak ingat apapun.

- Farooq Ali ini siapa? - Tak tahu, Pak.

Kau geger otak...

...and mesin ini berkata kau itu jujur.

Tapi orang sepertimu dilatih untuk berbohong...

Latihan apa?

Latihan apa? Bom apa?

Kurasa kutak bisa lakukan hal seperti ini.

Apa maksudmu "kau tak bisa lakukan hal seperti ini?"

Aku tak tahu.

Instingku mungkin.

Ini insting.

Dan ini latihan...

...yang terlatih bertahun.

Sekarang, ingat sesuatu?

Sudah kubilang semua yang kutahu.

Menurutmu, Aku pasti mati juga 'kan?

Jadi lakukanlah yang mau kau lakukan.

Kau tak takut mati?

Diwan, bisa kita bicara?

Diwan, sekarang !

Kalian keluar dulu.

Baik, ma'am.

Ya, ma'am?

Bawa dia keluar kota dan habisi.

Ma'am seperti yang terlihat kita dapat petunjuk

Dia akan bongkar.

Kita tak punya banyak waktu, Diwan.

Dia pembom hidup.

Dan departemen ini adalah tanggung jawabku.

Farooq juga sudah di tangkap 'kan?

Gali informasi dari Farroq.

Setidaknya tak ada bom yang terpasang di dada Farooq.

Baik, ma'am. Tapi ku ikut bawa dia.

Diwan, kau tak perlu ikut. Diwan !

Ayo.

- Pernah lihat dia? - Tidak, Madam.

- Dengar ! Lihat dia? - Tidak lihat.

- Tidak? - Tidak.

Mumbai Police, ATS.

Bhaisab ! Aku mau informasi soal tas ini.

AB302.

Aku mau informasi lengkap.

Kapan sampai? Pengirimnya?

Siapa yang antar? Semua !

Ayo.

Ayo.

Ada orderan 4 tas berbeda.

Tas sekolah, Tas laptop, lunch bag...

Ini? Pria yang ini?

Bukan Pak ! Bukan dia yang ambil. Orangku yang antar.

Chotu ! Kau yang antar tas ini 'kan?

Ya, Aku kesana beberapa kali.

Pak, mereka order 4 tas berbeda, di 6 waktu berbeda.

6 kali 4 tas berbeda,

Berarti 24 tas.

- Tanda terimanya? - Ini.

- Pernah lihat dia? - Tidak.

Tidak?

- Pernah lihat dia? - Tidak, madam.

Pernah lihat dia?

Tidak.

Bhaiya ! Pernah lihat dia?

Tidak, madam.

Pak ! Tasnya Farooq.

Ponsel.

Berarti ini remote jarak jauhnya.

Lakukan satu hal, bawa bom ini ke mobil Van...

...dan bawa van-nya menjauh dari markas / Pak !

Berbahaya disini.

- Hati-hati. - Baik, Pak.

Hati-hati.

Pak, kita mau kemana?

Kau ingat sesuatu?

- Pak ! Kita kemana? - Cobalah mengingat.

Pak ! Katakan dulu kita kemana?

Menembakmu !!!

Hanif ! Siapa yang panggil namamu?

Apa pentingnya, Pak?

Sudah kucoba tuk mengingat.

Lihat kondisiku.

Lalu aku harus apa?

Aku ingin tahu kepalamu isi-nya apa?

Aku tak ingat apa-apa, Pak.

Sudah kucoba semampuku tapi...,

...nihil.

Yeah, Rohit.

Rohit, area ini sangat luas.

Ya, kuusahakan.

Ku kabari jika temukan.

Okey.

Madam, Pak Diwan sudah membawanya ke Salt pans.

Artinya tamat cerita.

Baik, tapi..., Rumahnya harus ketemu.

- Bergerak. - Baik.

Pak ! Ini Mangesh Tawde.

- Ya, bicaralah. - Hasil tes anak anda sudah ada.

Pak ! Eh... Tes-nya positif.

- Dia disitu? - Ya, Pak.

Berikan telponnya.

Bicaralah.

Maaf, Yah !

Ronak.

Dengar, Nak.

Lakukan yang polisi minta.

Yah, sumpah... itu kesalahan.

Ini terakhir kalinya. Tolong ! Tolong aku, tolong.

"Itu" yang kulakukan.

Tuk kebaikanmu.

Yah?

"Ronak", Anakmu?

Ya.

Dia sedikit lebih muda darimu.

Dia kena' musibah?

Kau bisa tangani, Pak.

Alamat ini dimana?

Baiklah.

Ayo.

Ayo.

Ini ! Shinde.

Aman.

Pindahkan meja ini, Cepat.

Perintahnya, Pak.

Kunci dan kokang.

Sial !

Yeah?

Alamat pengiriman di gudang tertutup di Dharavi.

Tampaknya seluruh gudangnya kosong.

Dan juga, jejak HMX-nya kutemukan.

Target bergerak, Pak.

Di alamat ini di kirim 24 tas.

Harus menembak.

- Ya, Husna? - Rumahnya ketemu.

Disini banyak bukti.

Perintahnya, Pak.

Menurut blueprints, bomnya mengirim sinyal...

...24 bom lainnya terhubung dengan itu.

Semua terhubung lewat wireless.

Jika dia mati? Maka 24 bom lainnya meledak.

- Apa? - Pak ! Hanif adalah pemicunya.

- Akan kutembak. - Tahan !

Ayo.

Ayo.

Ayo.

Bilang apa ke polisi?

Jawab ! Bilang apa ke polisi?

Bilang apa ke polisi?

Jawab !

Tangannya ikat di depan.

Kita butuh dia hidup-hidup.

Bagus.

Kau tak lupakan ajaranmu.

Kau tak lupakan ajaranmu.

Kau kenal aku. Hanya...

..."siapa dirimu" kau belum sadar.

Tapi jangan khawatir, Anakku.

Kau sudah pulang.

Ya.

Kesayanganku. Anakku.

Sudah.

Tak apa, Nak. Kau sudah di rumah.

Sudah.

Sudah.

Jadi Farooq ! Darimana asalmu?

Jawablah Farooq.

Darimana asalmu? Kerja untuk siapa?

Siapa pemimpinmu?

Jawab !

Sudah mati. Ayo ! Jawablah.

Sekarang mau bicara?

Jiwaku bisa kau kekang, Pak...

...tapi aku takkan bicara.

Bicaralah, Farooq. Bicara.

Kali ini akan lebih sakit.

Katakan.

Bicaralah.

Okey, baiklah.

Jawab yang ini...

Tahukah kau...

...di jari ini...,

...kenapa orang pakaikan cincin?

Karena di jari ini vena...

...terhubung ke jantung.

Langsung ke jantung.

Jika kau tak bicara...

...tas bomnya...,

...akan dikirim ke Hyderabad.

Orang tuamu di Hyderabad 'kan?

Ya.

Akan kuberitahu, Pak.

Ya, Ayo! Bicara! Bicara!

Putriku ada padamu 'kan? / Ya.

Bawa dia juga ke Hyderabad.

Agar kami semua bersama ke Surga.

Tidak! Tidak! Tidak! Aruna. Itu tak bisa.

Kenapa ambil keputusan untuk bertindak tanpa berunding denganku?

Pak ! Dia bom hidup.

Ini keputusan satu-satunya.

Keputusan satu-satunya?

Dia teroris bom hidup dan sekarang ada di Mumbai.

Kau dan Diwan bisa hentikan dia.

Pak ! Serangannya bisa tiba-tiba.

Komplotannya bisa saja melacaknya.

Atau mungkin...

...di departemenmu mereka punya mata-mata.

Pak, Aku percaya pada ATS.

Jikapun ada? Maka Diwan pasti temukan.

Sebaiknya.

Angkat.

Pak.

Rohit.

Sadap semua ponsel disini, termasuk punyaku.

Pak, Tapi...

Farooq sudah ku siksa, tetap tak bicara.

DIA AKAN BICARA !!!

Siapkan dia untuk di Narco Test.

Pak ! Kita akhirnya dapat pencerahan.

Terrorist yang mati baku tembak...

...wajahnya kami identifikasi.

Semua dari negara berbeda.

Uzbeki, Iran, China. Ini organisasi baru.

Tehreer-Al-Hind!

RAW mengirim foto ini.

Namanya Maqsood-Al-Mugasil.

IRP yang mendanai...

...dan mengangkatnya menjadi pemimpin organisasi.

Bukan pemimpin ! Tapi jahanam.

Bertahun lalu di Mumbai...,

Politisi dan pembangun dia manfaatkan secara ilegal

Ada pertanda dia dimana? / Ya, Pak.

Menurut RAW, Dalam 4 bulan terakhir...

...dia 2x terlihat.

Di Robat Karim dan Pokhara, Nepal.

Berarti sekarang...

...dia di Mumbai.

Kesukaanmu.

Kau...

Semua ini... / Tenang.

Tenanglah.

Kau akan temukan semua jawaban pada waktunya nanti.

Kau siapa?

Kau siapa?

Hanif.

Siapa yang bilang?

Polisi?

Aku yang ingat.

Bagaimana? Kau 'kan hilang ingatan.

Tidak semuanya...

Hanya ada suara...

Suara? Suara siapa?

Hanif ! Larilah...

Suara siapa?

Aku tak tahu.

Kau harus tahu. Jangan dilupa.

Jalanmu ke Surga takkan buatmu melupa tujuanmu.

Ingatlah...

Suara siapa itu?

Suara siapa?

- Hanif! - Siapa itu?

Kau siapa?

Bunuh mereka.

Hello ! Hello ! Kantor polisi?

- Siapa ini? - Hello?

- Aku menelpon dari Sewri Chawl... - Ayah !

- Hello. - Hello.

- Hello! - Ayo.

Tangkap dia.

Ayo.

Pak ! Tapi, di Sewri Chawl ada kerusuhan.

Rumah kami dibakar.

Ya! Ya! Kami kesana, tapi butuh waktu.

Hello?

- Ayah, Kumohon - Kapan?

Tak satupun polisi disini.

- Ayah, aku takut. - Tunggu...

Ayah, ayo.

Ayah, ayo pergi.

Ayah...

Lakukan ini tekan redial berulang.

- Nanti ku balik. - Mau kemana, Ayah?

Ayah ! / Terus coba, Nak !

Nanti ku balik.

Hanif ! Larilah.

Kau larilah.

Lari ! Cepat larilah.

Cepat larilah.

Larilah, Hanif.

Lari !

Ini salah.

Ayah.

Bakar semua rumah.

Kosongkan semuanya.

Tak ada yang menyelamatkanmu.

Polisi dan penjahat? Sama !

Begitulah awal kisahmu.

Ayah !

Ingat?

Semua ini rencanamu.

Saat kau datang padaku.

Kau tak lupakan ajaranmu.

Pekerjaanmu sudah beres?

Semua sleeper cells bomnya sudah kubuat.

Semua terhubung ke wireless, dan pemicunya...

...hanya satu.

Aku !!!

Jadi di India kita punya 24 Sleeper Cells.

Pertama kalinya...

...di India akan terjadi ledakan di 24 titik, bersamaan.

Tidak.

Begitu ku copot bom ini dari dadaku...

...dalam 10 detik...

...bukan 24...,

...tapi 25 !

India akan kita guncang.

Karena sekarang giliranmu.

- Tahu main X - 0? - Hmm.

Wah ! Kau jago. Bagus sekali.

Main lagi?

Ayahku mana?

Jika kau menang 2 kali lagi, maka ku panggil ayahmu.

Oke?

La ilaha ilallah...

...Muhammadar rasulullah.

La ilaha ilallah...

...Muhammadar rasulullah.

Namamu siapa?

Farooq.

Farooq?

Nama lengkapmu siapa?

Fa...

Farooq Ali Khan.

Farooq Ali Khan.

Kerjamu apa?

Perbaikan AC.

Service penuh. Pintu ke pintu.

Service penuh. Pintu ke pintu.

Nama bosmu siapa ?

Kenapa, Farooq?

Dilarang sebutkan namanya.

Nama siapa yang dilarang?

R...

Rafiq Bhaika.

Rafiq Bhaika.

Rafiq Bhaika nama lengkapnya siapa?

Rafiq.

Rafiq Mohammad Ghani.

Begini saja, Main yang lain saja.

Permainan ini sangat simple.

Satu pertanyaan...

...pertama yang jawab : aku, kemudian kamu. okay.

Seperti...

Tas ini. Tas ini dikasih tanteku.

Dan...

Itu di kasih temannya Ayah.

Bagus sekali.

Tas ini di kasih tanteku tahun lalu, di rumahnya.

Tas ini di kasih temannya ayah kemarin, di karnaval.

Bagus sekali.

Ini tanteku.

Farooq.

Targetmu siapa?

Aku tak tahu.

Di luar sana berapa banyak bom lagi?

Tak tahu.

Rafiq tinggal di mana?

Tak ada yang tahu.

Di mana dia bekerja?

Grant Road, Pabrik tua.

Grant Road, Pabrik tua.

Pabrik tua...

Ayo.

Hello.

Semoga anakmu baik saja, Tn. Diwan.

Pak? / Hanif.

Urus dia.

Jika tidak Ronak akan menjadi Hanif !

Kau sudah ingat?

Atau dari awal tak pernah lupa.

Kau yang lupa, Tn. Diwan.

Maka kupikir harus kuingatkan.

Apa?

24 bom, yang semua terhubung denganmu?

Cukup !

Kini giliranku bertanya.

Malam itu...

...telponmu kenapa tak di angkat?

Apa?

Sewri Chawl, 2002.

Telponmu kenapa tak di angkat?

Doctor ! / Tn. Diwan.

Kami akan lakukan yang terbaik.

Tak usah khawatir

Selamat ! Anakmu laki-laki.

- Terima kasih dokter - Keduanya baik saja.

Kau bisa masuk.

Kau coba terus tekan redial berulang, oke?

Jika di angkat? Pak Diwan akan selamatkan kita.

Oke? Coba terus, nanti ku balik. / Baik.

Tak ada yang selamatkan kami.

Semuanya habis.

Dan kau tak angkat telponku.

Waktu itu ponselku tak kupegang.

Tahu.

Kutahu karena saat itu di keluargamu...

...telah lahir jiwa baru...

...sementara kami kehilangan.

Dan kepolisian-mu di untungkan dari kejadian ini.

Urusanmu denganku.

Jadi carilah aku. Kenapa targetkan orang tak bersalah?

Ayahku juga tak bersalah.

Untuk polisi, untuk-mu...

...dia jadi informan, dan kau biarkan dia mati?

Tapi sekarang sistem akan membalas.

30 tahun kulawan sistem, dan penjahat sepertimu.

Dan aku masih berdiri.

Maka kini, Ku ajari kau berlutut.

Sampai jumpa.

Pak ! Signalnya dia pantulkan.

Entah dia menelpon dari mana?

Bomnya aktif berarti Hanif sedang mengetes signalnya.

Benar, Pak.

Mohit ! Cek signal frequensi-nya.

- Cepat. - Baik, Pak.

TIKET BOOKING KERETA DIKONFIRMASI.

TIKET BOOKING KERETA DIKONFIRMASI.

TIKET BOOKING KERETA DIKONFIRMASI.

Pak ! Dapat signalnya.

Kunci ! Kunci !

Terkunci.

TIKET BOOKING KERETA DIKONFIRMASI.

Ayo.

Sekarang kita aman.

Semua bom sudah ku aktifkan.

Semua tiket kereta juga sudah ku kirim.

Kecuali satu ini.

Sleeper Cell no. 18.

Bomnya tak bisa di aktifkan.

Farooq Ali.

Polisi menangkapnya.

Mungkin Polisi sudah menonaktifkan bomnya.

Informasi rencana ?

Tidak ! Tak usah khawatir. Dia tak punya informasi...

...tapi bosnya Rafiq, yang tahu banyak.

Jika Polisi menangkapnya maka... / Tak usah khawatir.

Akan kuurus dia.

Lalu malam ini jam 12.

24 kereta akan meledak.

India akan hadapi bencana mengerikan.

Insya Allah.

Semoga...

Semoga kita tuk terakhir kalinya bisa berdoa bersama.

Aku akan berdoa dari Surga.

Pergilah anakku.

Semoga berhasil.

Yeah, Harish.

Bom Farooq sudah kami nonaktifkan.

Dan signal bom Hanif sudah kami kunci, Pak.

Hanya...,

Hanif harus tetap di markas Operasinya. Itu sangat penting.

Hanya itu signal yang bisa kami tangkap, Pak.

Agar semua bomnya bisa kita nonaktifkan.

Okey, Harish. Bagus.

Salam.

Rafiq?

Kau siapa?

Bashir Bhaijan mengutusku.

Bashir Bhai mengutusmu? / Hmm.

Biar kubicara dengan Bhasir Bhai.

Tak ada waktu.

Farooq Ali di tangkap polisi.

Kita harus keluar dari sini sekarang.

Farooq? Di tangkap polisi?

- Ada tas? - Hmm.

Kapan di tangkap?

Tak tahu, kita harus keluar secepatnya.

Simpan ini.

Ini juga.

Sial ! Hanif !

Rafiq!

Hanif!

Hey, stop.

Magnam Tours and Travels.

Ini tiketnya Rafiq Ghani.

Dari Ratnagiri ke Mumbai.

Magnam...

Magnam Tours and Travels.

Nama ini tak asing 'kan? / Ya.

Di Salt Pans kami temukan mobil teroris...

...yang teregistrasi dengan nama ini.

Semua ini bawa ke Bapak. Kuperiksa tempat ini.

Hmm.

Cari semua dokumen ini.

Dan di database kita, cross-check nama dan alamat mereka.

Baik, Ma'am.

Ali ! Hard drive.

Periksa isinya.

Di sana.

Magnam.

- Salam. - Wa'alaikum salam.

Ada paket bagus ke India utara?

Ya, ada.

Ini.

Sampai jumpa.

Katakan Bashir.

Bhaijan ! Jika sudah di transfer, maka...,

...anda harus segera pergi.

Polisi sudah berwaspada.

Uangnya masuk, memang penting.

Tapi Bashir,

Yang kutunggu organisasi kita menjadi pusat perhatian.

Bendera Tehreer-Al-Hind's berkibar tinggi.

Kota ini punya kebiasaan.

Bom meledak, orang mati.

Di TV berdebat, ada pawai lilin...,

...keamanan meningkat, lalu semua kembali normal.

Lalu kita bisa pergi dengan damai.

Karena kebiasaan kota ini semuanya mengalir.

Dia pembom hidup, jangan ambil risiko.

Pak, dari tas Rafiq? Hard drive ditemukan.

Sebuah nama selalu muncul.

Magnam Corporation.

Alamat registrasinya : Travel agent kecil.

Rekening luar negeri mereka hanya jutaan.

dan ruang kantor mereka hanya 100 square feat.

[ 100 square feat = 9.29 m2 ]

Pak, lihatlah peta ini.

Tempat ini di Mumbai tapi, sangat tua.

Petanya tahun 1935...

...tapi sulit uraikan maksud petanya.

Ini?

Ya?

Pak, Aku tepat di depan toko.

Hampir tak ada ruang tuk berdiri nyaman di dalam.

Tapi tiba-tiba kulihat ada belasan orang keluar.

Pak ! Aku yakin.

Di belakang pasti ada ruang rahasia.

Bukan di belakang.

Di bawah.

♪ Tataplah dia langsung ke mata ♪

♪ Buat dia berhenti bernafas ♪

♪ Semangat, antusias kombinasi mematikan... ♪

♪ ...yang akan bisa jatuhkan musuh ♪

♪ Tunjukkan berani-mu, bergeraklah ♪

♪ Lakukan yang orang lain tak bisa ♪

♪ Hentikan permainan kucing - tikus ini... ♪

♪ ...karena kau adalah singa ♪

♪ Ada apa denganmu? ♪

♪ 100 kepala kami penggal... ♪

♪ ...untuk tiap kehilangan. ♪

♪ Sumpah kami... ♪

♪ ...kulitmu akan tanggal dari tulangmu. ♪

♪ Dosamu akan kau bayar ♪

♪ Siaplah berkabung untuk matimu ♪

♪ Balasan kami akan setimpal ♪

♪ Kau akan berubah menjadi abu ♪

♪ Tunjukkan berani-mu, bergeraklah ♪

♪ Lakukan yang orang lain tak bisa ♪

♪ Tunjukkan berani-mu, bergeraklah ♪

♪ Lakukan yang orang lain tak bisa ♪

Manual

Manual Translate

Manual Translate by

Manual Translate by : ---

-=- 415 -=-

- Ali ! Saatnya. - Mengerti.

Menunggu perintah anda, Pak.

Apa sudah aman?

Sebentar, Pak.

Kamera toko sudah di retas.

Pak, sudah aman.

- Paham. - Bergerak.

Ya, bicaralah.

Apa?

Bhaijan ! Polisi mengepung kita.

Mereka masuk lewat garasi...

...dan pintu masuk toko tampak aman.

Kurasa kita harus keluar lewat sana.

Jadi tinggalkanlah semua Bhaijan, dan kita segera pergi.

Ayo.

Tahan.

Ayo.

Tahan.

Kembali. Bhaijan ! Turun lagi.

Periksa ponselmu.

Tak ada jaringan.

Seluruh jaringan di lumpuhkan.

Anda tak usah khawatir, Akan kulakukan sesuatu.

Hey ! Berhenti

Mundur atau kutembak.

Mundur atau kutembak !!!

Ayo ! Ayo ! Amankan anak-anak.

Hei ! Berhenti.

Lindungi anak-anak !

Kudengar kau hebat di pekerjaanmu.

Sekarang kulihat sendiri.

Anggap kau beruntung, Tn. SS Diwan.

Karena bertemu langsung dengan Maqsood-Al-Mugasil...

...pemimpin Tehreer-Al-Hind adalah hal yang hampir mustahil.

Organisasimu...

...yang didanai oleh Politisi dan pembangun? Kasihan.

Apa bedanya?

Di dunia ini semua hal bisa di jual, Tn. Diwan.

Kejujuran di jual, Iman di jual,

Tiap profesi, hubungan tiap manusia di jual.

Negara di jual dan patriotisme.

Bangsa di jual, bahkan siasat perang di jual.

Semua hanya bisnis.

Rumah sakit terkenal dan perusahaan medis terkenal...

...bagaimana dengan mereka?

Berdasar ketakutan dan...

...sekaratnya kita, mereka menjadi "bank".

Mereka atas nama ilmu...

...kami atas nama Agama.

Kan?

Jadi hanya dan hanya...

...bisnis !

Aku disini tuk menutup bisnis itu.

Tak ada gunanya.

Jam 12 semuanya berakhir.

Bagaimana?

Hanif?

Dia di penjara.

Diwan apa yang kau lakukan?

Tangkap aku.

♪ Kami mungkin lelah... ♪

♪ ...tapi takkan hilang harapan ♪

♪ Malam akan berlalu... ♪

♪ ...lalu pagi akan bangkit ♪

♪ Tiap sudut pandang akan berkata : -- ♪

♪ Kenapa mentolerir ketidak adilan? ♪

♪ Aku terobsesi... ♪

♪ ...tentukan takdir sendiri. ♪

♪ Di dalam-mu, ada sisa api. ♪

♪ Rajut busur langit di kaki ♪

♪ Guncang dunia dengan langkahmu ♪

♪ Di dalam-mu, ada sisa api ♪

Hanif mana? / Pak ! Mereka membawanya ke anda.

Perintah siapa?

Pak ! Aku di beritahu atas perintah anda.

Ayah !

Untuk Ayah.

Untuk Ayah !

Lupakan tasmu dan pergilah.

Semuanya di evakuasi.

Pergilah. Cepat. Sekarang.

Berhenti ! Tahan !

- Tahan. Berhenti. - Ada apa?

Tunggu. Kenapa kita bersama?

- Tunggu. - Diam di tempatmu.

Ada yang salah.

Diam di tempat.

Semua berdiri disana.

Jangan bergerak.

Di kereta tujuan Mumbai - Ahmedabad...

...sebuah ledakan besar terjadi.

Menurut sumber kami, 20-25 orang tewas.

Ledakan ini tanggung jawab siapa? dan di balik ini motifnya apa?

Pertanyaan ini belum terjawab oleh ATS.

Kami semua disini menunggu pernyataan dari Kepala ATS : SS Diwan.

Pak ! Anda di panggil.

Pak ! Ledakan terjadi di gerbong no. 10.

Gerbong di depannya kosong.

Tapi, di depan dan belakangnya, yaitu bagasi.

Keduanya rusak parah.

Berapa orang di dalam?

Pak ! Menurut manifest kereta, 24 penumpang.

Dan yang di evakuasi hanya 23 mayat.

Pak ! Lihat ini.

Bom ini persis seperti yang ditemukan di tas Farooq.

Dan melihat intensitas ledaknya...

...kurasa 4-5 bom yang meledak, Pak.

Kami juga temukan 19-20 bagian bom yang hangus.

Tampaknya mereka semua di gerbong yang sama.

Pak ! Kata penumpang lain...

...ada seorang perwira wanita yang mengevakuasi mereka ke gerbong depan.

Kita cari tahu Pak? Siapa perwira wanita itu?

Husna.

Hanif mana? / Pak ! Mereka membawanya ke anda.

Di departemenmu ada mata-mata.

Pak Diwan membawanya ke Salt pans.

Berarti tamat cerita.

Bashir Bhaijan ! Mereka membawanya ke Salt Pans

Jika dia mati? Maka 24 bom lainnya meledak.

Pak ! Jangan di tembak Hanif adalah pemicunya.

Bicaralah.

Maafkan aku, Pak.

Untuk mencapai tujuan...

...orang jujur harus disimpan dalam gelap.

Maaf-mu tak mengubah apapun.

Yang kau lakukan...

...salah !

Tapi jika kau yang lakukan?

Maka semua jadi benar.

'kan?

Dengar, Tn. Diwan.

Aku bukan pelindung sepertimu atau teroris seperti mereka.

Di tengah keduanya? Itu aku.

Maqsood ku giring ke Mumbai...

...dan memberitahumu tempat persembunyiannya.

Yang kulakukan? Semua bagian dari rencana.

Tapi jujur aku tak ingat apapun.

Kau kenal aku...

...hanya "siapa dirimu" kau belum sadar.

Rafiq ! Kita harus pergi sekarang.

'Magnam tours and travels.'

Hard drive.

Semua tiket kereta sudah kukirim.

Dan semua pemicunya hanya satu...

Aku !!!

Semua ini? Kenapa?

Malam itu mengubah segalanya.

Dia membunuh ayahku.

Membakar semua rumah.

Semua ini balas dendam?

Usiaku 10 tahun.

Balas dendam adalah satu-satunya pilihan.

Seumur hidup kukejar Maqsood.

Dan saat kutemukan, Aku sadar...

...bahwa pembunuh itu...

...telah menjadi pemimpin organisasi terroris.

Membunuh Maqsood tak sepenting mengakhiri ideologinya.

Mengakhiri Sleeper Cells-nya.

- Itu bukan hakmu. - Hak?

Kita semua punya hak.

Semua yang salah harus dihukum atas tiap kesalahannya.

Itu yang kulakukan.

Gerbong yang berisi 24 Sleeper Cells itu.

Semuanya bersalah.

Takkan kuampuni kalian berdua.

Aku tak berharap apapun darimu.

Kini lakukanlah tugasmu, dan aku tugasku.

Selamat tinggal.

-=- 415 -=-

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.