Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
= Sub English By Oom St@R Langsa =
( Resync/Edited By Coffee_Prison )
Film ini berdasarkan kisah nyata
Pada 25 Juni 1950
Dengan dukungan Rusia, Korea Utara menyerbu Korea Selatan,
Korea Selatan mundur ke Sungai Nokdong, wilayah paling selatan dalam waktu sebulan,
Untuk mengusir musuh (*Korea Utara) Jenderal McArthur memimpin Operasi Pendaratan Incheon,
dan mengerahkan serangan pengalihan di Wonsan, Jumunjin, Kunsan dan Jangsari.
Tanpa ada orang yang tersisa, sebuah kapal bernama Moonsan,
Membawa sebanyak 772 tentara pelajar menuju ke Jangsari sehari sebelum pendaratan Incheon,
BATTLE OF JANGSARI ( Forgotten Heroes )
= 13 September 1950 = ( Jam 23:00 )
Kau melihat sesuatu?
Aku tidak bisa melihat apa-apa..
Kenapa harus mendapatkan cuaca buruk seperti ini.
Kita harus menunggu sampai badainya berhenti.
Kita harus mendarat sebelum tanggal 15,
tapi kita menghabiskan satu hari di pelabuhan,
Apakah musuh tahu kita akan datang?
Ada banyak mata-mata di Deagu dan Busan,
Aku dengar juga begitu.
Menurut informan kita,
Tentara mereka yang ditempatkan tidak terlalu banyak.
Batalion kita dapat menangani mereka...
Kita?
Tentara yang kita bawa masih ana-anak.
Jika kau merasa mual, masukkan kepalamu ke dalam ember itu.
Jangan muntah di lantai!
Kawan, Itu makananmu! Apakah kau tidak makan?
Tim medis!
Menjijikkan...
Sialan!
Mabuk laut akan membunuh kita sebelum para komunis yang membantai kita.
Aku mendengar orang tuamu adalah pemburu.
Kau pastinya terbiasa menembakkan senjata.
Aku hanya menembak binatang, Tapi tidak pernah menembak manusia.
Apa bedanya? Mereka semua adalah binatang.
Lihatlah...
Seorang cewek di sekolah militer membuatkan ini untukku.
Cewek itu sangat imut dan pemalu.
Wajahnya berubah memerah ketika aku menatapnya...
Muntah lagi?
Sepertinya Anak-anak Daegu tidak pernah naik kapal makanya mereka semua mabuk laut.
Asalmu dari mana?
Aku dari Kota Nampo
- Kota Nampo? - Iya.
- Korea Utara, Pak. - Bicaramu tidak seperti dari sana.
Kita pindah ke Korea Selatan setahun setelah pembebasan.
Aku sudah melupakan gaya bahasaku saat masuk ke sekolah di sini.
Mengapa kau pindah ke Korsel?
Beberapa penjahat bersama Rusia mengambil alih pabrik keluarga kami.
Lalu ayahku membawa kita semua melewati perbatasan pada malam hari.
Bisakah aku bertanya sesuatu?
Apa?
Apakah hanya 1 kompi ini yang mendarat dengan kapal?
Tidak ada kapal lain lagi.
Sepertinya seperti itu.
Jangan khawatir, begitu kita turun dari kapal ...
Aku akan membunuh para komunis.
Tetaplah di sampingku.
Asal kau tahu...
Aku...Sniper terhebat, Gok Man Deuk!
[ Busan, Korea Selatan ]
Bagaimana kau bisa tahu?
(......................................... )
Kapal perang dan pesawat tempur seharusnya menyerang terlebih dahulu,
Lalu kita akan membuang jangkar 200 m dari pantai.
Tapi...
Ombaknya sangat besar.
dan kita hanya punya 4 kapal karet.
Jika tentara ini tewas hanya karena topan
kita hanya punya satu rencana.
Bahkan jika kapal ini diminta mundur.
ingat posisiku adalah kapten kapal.
Aku memohonmu,
Jika matahari terbit sebelum kita mendarat, pertempuran akan berakhir sebelum dimulai.
Bagaimana bisa mereka mengirim anak-anak ini tanpa persiapan matang.
Ikat yang kuat ransum kalian.
dan taruh di bagian atas tasmu.
Jika basah saat turun nanti, kalian tidak bisa memakannya.
Hei,bocah.. tidak usah banyak bicara.
Apa?
Aku akan mencuri ransum Korea Utara,
sehingga kau akan seperti bubuk kacang.
Apa?
Kau ingin cari masalah denganku.. Kau mau berkelahi.
Simpan saja tenagamu melawan para komunis.
Aku akan menyimpan ini untukmu,
Beritahu kalau kau membutuhkannya.
"Katakan padaku saat kau lapar".
Si idiot itu berbicara seperti bajingan, bajingan bodoh.
Biar kuangkat
Halo...
Apa?
Kapan?
Siap gerak. Hormat gerak..
Tegap gerak.
Kurang lebih dari 1 jam lagi..
Kita akan mendarat di pantai Jangsari!
Kita akan menyerang mereka dan merebut posisi kembali.
Pesawat-pesawat tempur PBB akan menyerang terlebih dahulu sebelum waktu pendaratan kita.
dan kapal perang Amerika akan melepaskan artileri ke daerah musuh.
Kita sepenuhnya di dukung oleh mereka.
dan kita akan mengibarkan kembali bendera di tanah kita sendiri.
9 hari setelah peperangan, kita akan kembali ke Busan!
Kita akan berjuang bersama-sama.
Kalian akan pulang dengan bangga sebagai prajurit Myeong.
Izinkan aku bertanya!
Bisakah kalian hidup tanpa ada negara?
Tidak, pak!
Bisakah keluargamu ada tanpa negara?
Tidak, pak!
Baiklah... kita berjuang untuk negara dan keluarga kita!
Kemenangan yang akan kita raih, dan semua hasrat kita
akan diingat selamanya oleh rakyat kita.
( .......................................... )
George Eds, George Eds, ini dengan Moonsan,
Kita akan tiba kurang lebih 39 menit lagi.
Jika tidak ada dukungan artileri, apa yang bisa kita lakukan?
Moonsan, Moonsan, ini George Eds
Moonsan disini, apakah bantuan serangan sudah siap?
Aku mendengarmu, apakah kalian mendengar kita, ganti!
Moonsan, ini George Eds, bisakah kalian mendengarkan kita? ganti!
Aku tidak percaya ini...
Kita hampir sampai, perlambat laju kapalnya.
Tetap pada rencana kita.
Rencana apa?
Berhenti disini
Kita akan karam.
Seperti itulah kenyataannya
George Eds, ini Moonsan.
Siapkan bantuan secepatnya.
Ayo kita bawa mereka sedekat mungkin ke pantai.
Kau sudah gila?
Perahu karetnya tidak cukup.
Kau mau membuang mereka ke tengah lautan.
Berhenti di sini.
Matikan mesinnya.
Tidak apa-apa.. Jangan panik.
Jangan bergerak!
Duduk! Duduk!
George Eds, ini Moonsan.
1 jam lagi matahari akan terbit
Kita tidak bisa menunggu lebih lama, kita meminta...
George Eds, Kirim bantuan sekarang.
Hati-hati.. Lindungi kepalamu.
Tidak apa-apa, tidak apa-apa!
Buka pintu kapal... Cepat turun semuanya.
Ikat talinya dimana saja
Hanya dengan begitu, orang lain bisa mendarat!
- Mengerti? - Ya pak!
Unit 1, bersiap!
- Angkat! - Jalan!
Unit 2, 3, bergerak.
Matikan apinya sekarang.
Mereka semua akan mati dengan kondisi seperti ini.
Ayo naik!
Pak! Mereka jebak
Kita kehilangan mereka semuanya.
Aku akan pergi sendiri, aku tidak bisa mengandalkanmu sama sekali.
Saat ini aku yang lebih baik dari siapapun.
Kapten!
Ketua pasukan ke-2, Choi Sung Pil!
Aku seorang perenang di sekolah,
biarkan aku pergi bersama mereka!
Ayo pergi.
Ayo..Ayo!
Cepat... Cepat masuk.
Ayo kita pergi!
Apakah kau baik-baik saja?
Aku akan melakukannya!
- Hati-hati ada ranjau. - Ya,pak.
Berhasil, ayo pergi.
Serang.. ...Serang
Serang...
Cepat keluarkan senjata kalian dan tembak mereka.
Mundur.
Berkumpul semuanya!
Semuanya kembali berkumpul! Cepat.
14 September Jam 7 pagi
Park Chan-Nyeon
Kumpulkan tim dan pergi sisi kanan.
Lalu kuasai senjata otomatis yang ada di bukit itu.
Baik, aku mengerti.
Tim 3 & 4..
Kalian bertahan disini dan berikan perlindungan.
Pindah arah jam 10, sejauh 40 meter untuk pengalihan
Sampai tim operasi mengambil dinamit.
Ya, pak.
Aku menyerang di bagian kiri
Kau sendiri?
Aku membawa satu dinamit.
Jangan sendirian.
Aku lebih baik sendirian.
Kau..
Ya, pak.
- Lee Gae-Tae - Pak.
Kau ikut denganku.
Ya, Pak.
Aku juga ikut
Aku penembak terbaik dan tercepat saat di kamp.militer
- Oke, ikut denganku, - Ya, Pak.
Tim 1 dan 2, mulai menembak.
Ayo pergi!
Ayo maju.
Lee Gae-Tae..
Bisakah kau menembak tentara yang pakai senjata otomatis itu?
Tentara mereka menghalanginya.
Kita akan mengalihkan mereka.
Ayo maju bersama-sama
Awas bom...
Semuanya serbu...
Mundur!
Pergi!
Wilayah pegunungan telah ambil alih.
Bu...
Ibu.. ini Sang Ho.
Saat aku berada di medan perang
Tentara Korea Utara datang menyerang,
dan memaksa kita mengenakan seragam mereka,
dan membawa kita ke bagian paling depan.
Makanya aku tidak sempat berpamit kepada ibu.
Aku sudah menembak ratusan peluru kepada musuh.
Beberapa diantaranya mati karena peluruku.
Aku menutupi baju sekolahku dengan memakai seragam tentara Korea Selatan
Ketika bertemu dengan musuh.
Lalu aku mengatakan kepada mereka bersekolah di SMA Kyunggi.
Dan mereka akan membiarkanku hidup.
Aku harap perang ini segera berakhir.
Aku sangat merindukan keluargaku.
- Mana yang lainnya? - Semua mati, Pak.
139 orang musuh terbunuh... 14 orang tawanan perang.
dan juga 3 Senjata otomatis hancur, 2 meriam, 1 pelontar di amankan.
Lalu 2 Jeep dan sebuah truk dalam kondisi baik.
Tentara pembawa alat komunikasi semua telah terbunuh.
Tidak bisa menghubungi markas.
Kita juga tidak memiliki makanan.
Bolehkah aku menyuruh beberapa anggota pergi ke desa terdekat mencari makanan?
Baiklah.
Kumpulkan apa yang bisa dimakan.
( ........................................ )
Mengapa kita mengirim Batalyon ke Jangsari?
Mereka sukarela..
Dia mengajak beberapa tahanan perang, dan membentuk sebuah tim.
lalu meminta pergi kesana.
Apakah pelajar telah menyelesaikan latihannya sebelum mereka ikut berperang?
Sebenarnya apa yang dia tulis?
Dia bertanya apakah kita akan memberikan dukungan?
Ada apa dengan wanita ini?
Jika misi Incheon besok gagal, semuanya berakhir.
Aku menyetujui pertemuan ini hanya karena Kol.Steven.
dan aku akan berterima kasih atas simpati kalian terhadap pasukanku.
tetapi kuharap kau harus netral sebagai reporter.
Sepertinya kau tidak memiliki rencana memberi dukungan kepada mereka?
dan tidak mau mengambil resiko terhadap itu semua.
Jika misinya gagal, Kapten Lee Myung-Joon yang akan bertanggung jawab.
Jika misinya gagal, Kapten Lee Myung-Joon yang akan bertanggung jawab.
Suruh pergi dia dari sini.
Dia menyuruh pergi.
Aku sudah banyak ketemu hal-hal seperti ini tentang peperangan.
Baru kali ini melihat seorang Jendral tidak peduli dengan tentaranya.
Kita selesai dengan ini semua.
Apa yang dia katakan?
Apa yang dikatakan reporter itu?
= 15 September = ( Jam 2 pagi )
Aku sudah perbaiki semampuku.
George Eds..
George Eds, tolong respon
Ini adalah Unit Myeong di Jangsari.
George Eds, Jawablah
Aku mendengar panggilan petugas radio mereka sebelum di serang.
2 resimen akan dikerahkan dari Pohang besok pagi.
Termasuk 34 tank.
Itu akan makan waktu berapa lama?
Paling lambat sampai besok sebelum matahari tenggelam.
Ada apa? kau melihat mayat lagi?
- Nak.. - Ya, Pak.
Minumlah.
Terima kasih, Pak.
Jangan dimuntahkan, itu berharga.
Telan saja,
Bodoh.
Kuyakin kau sudah pernah minum soju sebelumnya.
Sepertinya kau anak yang cerdas.
Aku mendapatkan beras dari desa.
- Bagi rata untuk semua - Kerja yang bagus.
Di mana mangkukku?
Tenang, tenang!
Jangan tumpah, brengsek!
Air?
Mereka tidak memberikan air...
Kau mau memakannya begitu saja?
Pakai air laut saja.
Pasti akan menjadi asin.
Tak peduli.. Kita sudah tidak punya apa-apa.
Aku akan mengambilnya.
Asin sekali... aku tak sanggup memakannya.
Ini hanya akan membunuh kita.
Sialan...
Kau bisa memakannya?
Perahu sudah siap.
Semoga beruntung.
Hanya kalian yang bisa kuharapkan memberitahu keadaan kita disini.
Kita akan melakukannya, Kapten!
Hormat.
4 buah tank..
Jika kita tertembak..
Berapa banyak lagi yang akan meninggal?
Kita mengirim mereka ke Jangsari..
Apa?
Lebih dari 700 orang, kan?
Ya, tapi...
Mereka hanya Tentara pelajar, mereka belum siap sama sekali.
Seorang komandan baru akan menggantikanmu,
Aku telah membuat keputusan ini.
Lebih baik aku yang membawa mereka.
Kau tidak punya pengalaman di medan perang.
Jika misi gagal, apakah kau bisa mempertanggung jawabkan?
Ayo serang mereka.
Apa?
Daripada menunggu mereka datang menyerang kemari.
Lebih baik kita duluan yang akan menyerang mereka.
Biar bagaiamana pun,kita adalah tim penyerangan.
Kita tidak bisa hanya duduk dan diam saja.
Mereka tahu kita tidak punya alat transportasi,
mereka akan berpikir bahwa kita menggali di sini sebagai posisi bertahan.
Kita hanya punya 2 truk dan jip.
Tim paling depan akan menggunakannya, dan akan menjaga daerah ini.
Serangan mendadak.
Jika kita berhasil menutup terowongan ini,
kita bisa mengulur waktu sampai kapal evakuasi datang menjemput.
Berapa waktu kita mengerjakan terowongan ini?
Mereka meninggalkan Pohang pagi ini,
Butuh sekitar 5-6 jam bagi mereka untuk mencapai terowongan.
Berarti waktu yang kita miliki hanya sekitar 2-3 jam.
Kita punya bahan peledak yang ditinggalkan oleh mereka?
- Ya, 2 kotak buatan Rusia. - Bagus.
Sebagian tim menyamar dengan memakai seragam mereka.
kumpulkan bahan peledak dan ikut denganku,
Park Chan-Nyeon, Pilih beberapa orang yang kuat.
= 15 September = ( Jam 8 pagi )
Letnan Lee, Ada telegram masuk.
Ada telegram masuk.
Tentara Amerika menduduki Daerah Wolmido Jam 8 ini.
17 tentara terluka...
108 musuh terbunuh, 137 terluka,
Tampaknya pendaratan Incheon berhasil!
Sukses luar biasa!
Kita berhasil!
Permisi! permisi... ada telegram masuk
Sebanyak 2 resimen dari pasukan Divisi 5 Korea Utara sedang menuju Jangsari.
Apakah kau sudah menghubungi Kapten Lee yang ada di sana?
Belum sama sekali.
Akan banyak tentara akan meninggal disana dan membutuhkan pertolongan,Tapi...
Kita tidak bisa menyelamatkan mereka dan apa yang bisa kita lakukan?
Baiklah, Maggie...
Kau pegang janjiku, aku akan membantu sepenuhnya tidak akan ada yang meninggal di sana.
Hanya itu.... Yang bisa kulakukan saat ini.
Apakah kau menginjak ranjau?
Kupikir dia menginjak ranjau!
Tetap disitu, jangan bergerak
Sepetinya bergeser karena longsor.
Semuanya, berlindung.
Dengarkan aku, lepaskan kakimu lalu aku akan menaruh kakiku.
Tapi, pak...
Meledak atau tidak.
- Sersan bintang 1. - Itu adalah perintah!
1...
2...
Bajingan itu.
Aku bilang tunggu sampai hitungan ke 3,
Pengecut.
Lihat! ranjau ini tidak akan meledak walaupun di injak 10 orang.
- Ki Ha Ryun. - Pak?
Bagus, kau yang menemukannya, kau yang membawanya.
Ayo bergerak!
Kita akan pergi kemana dengan seragam komunis ini?
Sebagian tidak ikut dengan kita.
Ini semua berkatmu, kawan
Apa?
Kita berperang dengan baik.
jadi kita mendapatkan misi khusus.
Mungkin kita akan mendapatkan medali.
Kau tampak seperti sampah saat di tambang.
Sialan, itu berbeda!
Bukankah kalian semua lapar?
Aku sangat lapar.
Kau baik-baik saja?
Kenapa kau tidak pernah berbicara kepada kita?
Tidak mungkin, dia dan aku berbicara sepanjang malam.
Kau mendengkur seperti sepanjang malam!
Sepertinya dia kehilangan berat badan...
= 15 September = ( Jam 2 siang )
Jika mereka lewat dari sana tank tidak bisa bergerak.
Apakah ada rencana lain?
Jika kita ledakan torowongan sisi bagian selatan
Kita bisa menghalangi sejauh 10 meter terowongan ini.
Baiklah.
Bantu sersan dengan membuat blokade,
dan tempatkan berjaga di pintu masuk terowongan sisi selatan.
- Ya pak. - Ya pak.
Kumpulkan bahan peledak dan bawa ke terowongan selatan!
Sini kau.
Tentara pelajar, Lee Gae tae!
Cari tempat untuk menembak dan awasi musuh yang mendekat.
- Jika ada yang mencurigakan, laporkan segera. - Ya, pak!
Bagaimana dengan ini?
Ikuti aku
Hati-hati.
Mereka disini.
Tinggalkan semuanya!
Cepat pindah... Semuanya keluar
Kalian pergi saja.
Keluar dari sini, bawa truknya!
Bungkus di sini.
mereka sangat banyak ada membawa tank juga.
Kira-kira berapa waktunya mereka disini?
Sekitar 10 menit? 5 menit?
- Cepatlah, Keluar sekarang! - Kita harus pergi, Pak!
Sersan, kita harus pergi!
Mereka datang!
Kita harus keluar!
- Cepat! - Pergi!
- Apa yang sedang kau lakukan! - Detenatornya terlepas!
Tahan!
Keluar!
Pergilah, brengsek!
Cepatlah.....
Apa itu?
- Cepat periksa. - Ya, pak.
Apa yang terjadi?
Kamerad, Kau dari unit mana?
Ikuti aku!
Tembak.
Tembak mereka!
Turun semuanya.
Tiarap!
Serbu...
Aku melamar ke markas bahwa lagi membutuhkan tim serang,
tetapi semua ditolak.
Lalu Ryu Tae-Seok dan aku membangun tim serang dengan tentara pelajar.
Tapi kita tidak mengetahui akan secepat ini.
Kita sudah kehabisan amunisi,
kita tidak bisa bertempur lagi.
Apakah kau pikir pesan itu telah sampai?
Aku tentu berharap demikian.
Biarku lihat.
Kenapa?
Aku akan melakukannya.
Pecahan peluru, desinfektan dan kain kasa, kan?
Periksa cedera yang lebih serius.
Pergi lakukan.
Nama aslinya adalah Moon Jong-Nyeo
Kembarkah?
Jong sik adalah putra satu-satunya dari generasi ke-7 keluarga mereka.
Mereka berganti pakaian di kamp pelatihan malam sebelumnya.
Ayah mereka menyuruhnya pergi berperang, bukan kakaknya.
Tidak!
Aku memohon untuk pergi, bukan dia.
Aku bisa bertempur lebih baik daripada siapa pun!
Kumohon jangan laporkan aku.
Kakakku harus mengurus seluruh keluargaku.
Aku mohon, Choi Sung-Pil
Choi Sung-Pil
Kau dapat berbicara pakai logat Korea Utara,kan?
Benar, Pak.
Menjelang malam hari
carilah makanan di desa terdekat lalu bergabung kembali di pantai Jangsari.
- Semua orang kelaparan. - Baik,aku mengerti
Ketua regu, aku mengandalkanmu.
Ya,pak.
Andalkan dia untuk apa?
Ayo terus..
Apakah rumahnya ada orang?
Terdengar seperti ada yang sedang membunuh seekor anjing.
Apakah sup anjing sudah siap?
Sedikit lagi belum matang.
Ada apa?
Saudara..
Apakah kau membunuh anjing itu?
Iya
Bisakah kau berbagi?
Dari divisi mana kau?
Apa pangkatmu?
Kenapa kalian berdua ada di sini?
Kapten menyuruh kita mencari makanan sendiri.
Kakak..?
Jae....Choi Jae-Pil?
Benarkah kau itu? Choi Sung-Pil
Benar sekali.
Aku Choi Sung-Pil
Sudah lama!
Kau masih hidup!
Apa yang sedang terjadi?
Kalian berdua saling kenal?
Dia sepupuku!
Tapi bukankah keluargamu pindah ke Korea Selatan?
Ya, memang, tapi kembali ke Haejoo.
Benarkah? Mengapa kau tidak menghubungi kita?
Yah, kita juga akan...
Hei, sepupumu sepertinya...
Jangan bergerak!
Bergerak sedikitpun aku akan menembak kalian.
Tidak, jangan tembak.
Kita jangan bikin keributan.
Jangan bergerak.
Kakak...
Apakah keluargamu baik-baik saja?
Bukankah ini aneh?
Apa?
Menurutmu, mengapa Choi Sung-Pil melakukan hal ini setelah pindah ke Korea Selatan?
Dia lahir di Korea Utara, tetapi sekolah di Seoul.
Memangnya salah?
Tentara Korea Utara membunuh banyak tentara kita.
Kenapa dia bersikeras menjadikan mereka sebagai tahanan.
Karena salah satunya sepupunya.
Apakah kau akan membunuhnya jika kau jadi dirinya?
Tentu saja!
Bahkan jika itu saudaraku, aku akan menembaknya mati!
Kita sudah cukup jauh.
Kita ikat mereka disini dan pergi.
Sial, aku tahu ini akan terjadi.
Aku sudah mencurigaimu sejak kau mencari muka di depan kapten.
Kau seorang mata-mata, kan?
Berhenti bicara omong kosong,
Membawa tahanan hanya menambah beban kita.
Dengarkan aku.. ikat mereka di sini.
Tidak akan, Bajingan
Jika kau meninggalkan rumah untuk mencari perlindungan, kau harus hidup dengan tenang,
Tapi kenapa kau mengikuti tentara pelajar?
Dengar!
Ketika dia menawarkan untuk berenang dengan tali,
dia tahu dia tidak akan tertembak karena mereka berada di pihak musuh.
Katakan padaku, mengapa kau ikut pelatihan?
Katakan padaku yang sebenarnya,
atau aku akan menembak sepupumu!
Apakah salah membunuh seorang komunis?
Turunkan senjatamu!
Jangan memerintahku, dasar bajingan!
Apa yang...
- Tembak dia... - Dia kabur.
- Berhenti! - Tembak dia.
Jangan tembak!
Jangan bergerak!
Aku akan membunuhnya.
Choi Jae-Pil... ...Choi Jae-Pil
Choi Jae-Pil...
Choi Jae-Pil...
Dasar bajingan!
Apa, brengsek?
Hei, Hentikan
- Hentikan - Hentikan, kita dipihak yang sama.
Dasar seorang mata-mata, Bajingan
Aku akan membunuhmu juga!
Mereka semua dibunuh.
Ayah, ibu...
Adik perempuanku...
Mereka semua dibunuh.
Kita dibom dalam perjalanan ke Korea Selatan.
Aku selamat karena pergi mengambil air.
Jadi aku ingin balas dendam...
Makanya aku mendaftar jadi tentara.
Aku ingin keadilan untuk keluargaku.
Dan sekarang, Choi Jae-Pil...
Aku minta maaf...
Mereka telah datang.
Apakah kau menemukan makanan?
Maafkan aku! kita gagal..
Dimengerti.
Pergilah.
Ibu...
Bagaimana kabar saudaraku?
Hong Tae!
Joong Tae!
Kakak... Kakak...
Ambil kentang ini. Makan ini selama perjalananmu.
Terima kasih.
Jaga dirimu.
Sampaikan salamku pada ayahmu.
Dia mengatakan hidup sewaktu-waktu bisa berubah.
Kita akan segera bertemu lagi.
Aku pergi...
Gae Tae bercerita tentang sepupumu.
Apa yang bisa kita lakukan?
Kita berada di tengah perang.
Sudah tenang kau disana?
Apakah sekutu...?
Mereka pergi begitu saja.
Mungkin pada misi pengintaian.
Mungkin mereka melihat kita?
Kau seharusnya tidak melakukan itu.
Lihat disana.
Hei! Bubar Menyingkir cepat.
= 17 September = ( Jam 11 siang )
Mereka ingin menjemputmu, kau harus pergi!
Aku akan kembali secepatnya.
Baiklah.
Kapten tidak akan membiarkan meninggal disini, kan?
Kapten akan pergi meminta bantuan.
Aku hanya berharap kapten datang dengan membawa 1 ton makanan
Kita harus segera menghentikan penderitaan mereka disana,mengerti?
Ya, pak
Rapat selesai
Apalagi urusanmu kemari?
Kudengar armada laut Amerika sedang menuju ke Jangsari.
Lalu...
Aku ingin pergi kesana, Pak
Tidak.
Kau tidak di izinkan.
Aku tidak mau mengambil resiko, saat kau disana, Maggie
( ......................................... )
Apa itu?
Apakah kau sudah gila?
Kau ini bodoh.
Bodoh sekali!
Siapa yang sengaja menembak tadi?
Kita sedang kekurangan amunisi.
Siapa?
Berdiri cepat.
Berdiri.
Aku minta maaf, Pak.
Aku tak sengaja menembakkannya
Terima hukumannya.
Aku tahu itu bukan kau.
Tapi itu tanggung jawabmu.
Jika ini terjadi lagi, aku menghukum kalian semua.
Dasar bodoh..
Seharusnya kau mengunci senapanmu, bodoh!
Berikan aku senjatamu.
Bodoh!
Aku akan memberikan kembali setelah misi selesai.
Tetap di belakangku, Bodoh
Ini gara-gara kau.
Apa katamu?
Kau membuat aku dan Jong sik mengikuti latihan militer.
Jika bukan karenamu, aku masih di rumah bersama keluargaku.
Dasar bajingan...
Kenapa kau tidak pulang saat ada kesempatanmu.
Setelah 1 minggu pelatihan?
- Kau melarangku melakukannya. - Aku tidak seperti itu.
Apakah kau mau mati jika kusuruh, Dasar anak pelacur?
Berhenti berkata seperti itu.
Ibuku tidak pernah begitu, jangan katakan dia seperti itu.
Maafkan aku... semua gara-gara aku.
Apa yang sedang kau lakukan?
Kupikir mungkin aku bisa menemukan ular.
Kau lapar?
Tidak, aku ingin memasak untukmu.
Apakah kau juga berpikir aku bodoh?
Tidak.
Kupikir kau seperti batu.
Batu yang kuat makan.
Tidak ada yang salah dengan makan banyak.
Seorang pria harus kuat untuk bekerja keras.
Begitulah caramu menyelamatkan aku terakhir kali.
Alasan mengapa aku perpaksa makan nasi asin itu adalah...
...untuk melindungimu sekuat tenagaku.
Oh begitu.
Choi Sung pil!
Itu dari komandan kompi.
Aku akan pergi ke Amerika setelah perang ini.
Aku mahir bahasa Inggris agar bisa mendekati cewek-cewek Amerika.
Seperti Pilot-pilot cewek helikopter.
Sangat keren memakai helm dan kacamata.
Mengapa kau di sini?
Aku tahu komandan kompi tidak menyuruhmu kesini.
Aku anak ke 5 dari 11 bersaudara,
Bahkan sebelum aku berusia 1 tahun, ibuku hamil lagi.
Jadi aku di besarkan oleh keluarga yang tidak bisa punya anak.
Setiap hari pulang jam 7 malam,
Keluargaku tidak pernah menyukaiku.
Aku tidak dibesarkan dengan saudara kandungku,
dan ibu aku tidak menyusuiku, jadi ibuku tidak pernah memperhatikanku.
Mereka akan makan enak walaupun tanpa aku.
dan pergi bersenang-senang tanpa membawaku.
Setiap hari saudaraku terus menggangguku
Aku melawannya.
Ibuku...
Selalu memakai cincin berlapis emas.
Dan ketika dia memukul kepalaku dengan cincin itu.
Aku langsung pusing.
Sialan, kenapa mereka mengambilku kembali?
Kadang kuberpikir..
Semuanya seperti aneh.
Aku tidak ingin kembali ke keluargaku.
Mana ada yang tahu..
Ketika aku pulang sebagai pahlawan,
mungkin keluargaku akan menyukaiku.
Aku cemburu denganmu.. kau tumbuh dengan baik bersama keluarga.
Aku minta maaf...
Sungguh-sungguh
Ki Ha Ryun.
Bertahanlah hidup
Agar bisa pergi ke Amerika
Jangan berikan kepada siapa pun, Makan sepuasmu.
Mereka datang..
Enak sekali, kau percaya kita makan ini?
Duduklah.
Besok...Kapal evakuasi akan tiba jam 6 pagi.
Namun tentara Divisi ke-5 Korea Utara sedang dalam perjalanan untuk menyerang kita lagi.
Entah siapa yang tiba terlebih dahulu kita harus bersiap dengan kondisi terburuk.
Kompi 2 akan bertugas paling depan dan mencoba mengulur waktu.
dan sisanya menolong tentara yang sudah terluka.
Ya, pak.
= 19 September = ( Jam 6 pagi )
Matikan mesinnya.
Sudah sampai.
Kita tidak bisa mendekati pantai.
Jangan hiraukan apa yang dikatakan.
Tetap mendekati pantainya.
( Intinya menulis fakta sebenarnya tentang apa yang terjadi di Jangsari )
Mereka datang lebih cepat dari yang diduga.
Siapkan flare gun, bikin benteng di bibir pantai.
Nyalakan Radio dan bersiap-siap menghadang tank.
Ya, pak.
- Koordinat? - Sedang mengirim.
Sekarang!
Tembak!
Bersiap untuk menembak!
Tembak saat kau melihat mereka.
Mengapa mereka tidak mendekat?
Berikan aku radionya.
Jochiwon, Jochiwon, ini adalah Unit Myeong.
Tolong lebih mendekat lagi.
kita sedang menyiapkan kapal penjemput.
Dahulukan tentara yang terluka, ganti.
Tidak mungkin
Sebagian tidak bisa berenang.. Usahakan kapal bisa mendekat,ganti
Ini adalah batasnya, siapkan evakuasi sekarang
Mundur bersama-sama,ganti!
Selamatkan diri masing-masing, Ayo cepat!
Tembak ke pinggir pantai.
Lari! cepat naik ke kapal.
Mundur!
Cepat mundur ke pinggir pantai.
Jangan lakukan...Bajingan
- Hentikan! Jangan tutup...brengsek - Jika tidak di tutup kita semua akan mati.
Moon Jong-Nyeo
Mengapa kau tidak pergi dengan tentara yang lain.
Aku menunggumu!
Ayo cepat!
Mengapa kau menutup pintunya. Buka sekarang juga!
Kita akan segera tenggelam!
Kita tidak punya banyak waktu.
Aku tidak punya pilihan, Maafkan aku.
Berkumpul di benteng... Cepat.
Disini! Lewat sini!
Kemarilah!
Kemari!
Jangan lepaskan! Jika kau jatuh, kau akan mati!
Komandan kompi tetap disini, kalian mundur dulu! Cepat..
Ayo!
Cepat! Berikan senjatanya padaku. Pergi sekarang!
Pergi! Pergi!
Cepat!
Choi Sung-Pil..
Ini...
Berikan pada keluargaku!
Kau mau kemana!
Jangan sampai hilang.
Ini, berikan ini pada keluarga Ha Ryun!
Kenapa kau kembali!
Kawan...
Kenapa kau kembali!
Kita harus pulang bersama.
Sialan...
Bertahanlah...
Ayo kita pulang...
"Guk Man-Deuk"
Sersan!
Kau pikir kita bisa pulang?
Kita tidak bisa..
Selamat tinggal...
Temanku.
Choi Sung-Pil....
Ibu....
Oh Tuhan.
Terdakwa, Berikan kesaksianmu.
Aku memilih tentara kita berdasarkan dedikasi tinggi dan fisik yang baik.
Seandainya mereka tidak mati di pantai Jangsari,
mereka akan menjalani kehidupan yang baik.
Tolong angkat mereka sebagai tentara militer.
sehingga orang-orang bisa mengingatnya di masa depan.
Dengan menukar sisa hidupku
Aku mohon pada kalian.
( Maggie kecewa misi penyelamatannya.. Dan akan mempublikasikan apa yang telah terjadi)
Aku punya banyak anak!
Kau tidak akan bisa membesarkan anak-anakku.
Moon Jong-Nyeo..
Ki Ha-Ryun..
Choi Sung-Pil..
Kalian baik-baik saja?
Lee Gae-Tae... Ingatlah padaku.
Aku akan segera bersamamu.
Jangan sampai kau tidak mengenaliku karena aku sudah tua sekarang!
Kehidupan nyata Letnan Lee Myung-Joon Lee Myung-Joon mendapatkan kehormatan...
dan mengabdikan hidupnya untuk mendapatkan nomor seri militer anak buahnya yang tewas.
Dan juga berterima kasih kepada wartawan wanita asal Amerika yang menginspirasi karakter Maggie.
Film ini di dedikasikan kepada para tentara yang telah mengorbankan hidupnya untuk negara.
= Sub English By Oom St@R Langsa = ( Resync/Edited By Coffee_Prison )
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.