Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
.
Poker Online Aman Dan Terpercaya
Selamat Menikmati
Amerika.
Kau sabar dan menanggapi dengan proporsisi.
Kau membawa ketentangan dan kebaikan kepada dunia.
Apa yang kau lakukan saat perang yang kau perjuangkan...
...kemungkinan tak bisa dimenangkan dalam setiap arti sebenarnya?
Jelas kau akan menyingkirkan orang yang tak bisa memenangkannya,
Kemudian kau akan bawa penggantinya.
Tahun 2009, saat perang Afghanistan.
Orang itu adalah Glen.
Iklankan produk atau merek dagang Anda di sini dengan menghubungi www.OpenSubtitles.org sekarang
Kalian siap?
Mari kita menangkan ini.
Baiklah.
Ini yang yang aku pelajari tentang Jenderal Bintang Empat Glen McMahon.
Dia lahir dari keluargar militer di Fort Leavenworth.
Lulusan West Point tahun 1976.
Sekolah Ranger tahun '79.
Dia punya gelar sarjana untuk Urusan Politik dan Sejarah Militer dari Yale.
Dia adalah mahasiswa yang cerdas, namun biang onar.
Dia pernah secara terang-terangan memasukkan petasan...
...ke bokon sersan pelatihnya saat ia sedang tidur.
Dia dicintai pria dan wanita yang bertugas dibawahnya.
Tiga, dua, satu, ayo.
Tak pernah takut membuat tangannya kotor.
Ya, waktunya memakai lampu kilat.
Tak pernah mau mengirim pasukkannya ke mana pun tanpa dia ikuti.
Dia dikenal dengan banyak hal, seperti Lion King,
G-Man, Big Glen.
Dan yang paling umum, Glenimal.
Dia seperti kembali mundur ke era lainnya.
Tangannya menekuk secara permanen menjadi cakar,
Seolah itu masih mencengkeram cerutu Perang Dunia II...
...sementara kecintaannya menjaga kebugaran untuk tidak merokok.
Setelah berhasil melaksanakan misi khusus Mesin Pembunuh di Irak,
Glen ditunjuk pemimpin AS dan menyatukan kekuatan di Afghanistan.
Sebuah perang yang menurutnya,
Belum dimenangkan karena itu belum dimulai.
Jenderal.
Kami sangat senang menyambutmu di sini. Sebuah kehormatan bertemu anda.
Aku juga senang berada di sini. Bukan begitu, Greg?
Benar, Pak. Kau sangat senang.
Entah kenapa, selama ia di Irak,
Glen punya waktu untuk menulis buku tentang kepemimpinan,
Berjudul, Perlahan-lahan, Sama Seperti Orang Lainnya.
Didalamnya dia menulis, "Pria adalah makhluk tak sempurna."
"Pergi dengan perangkatnya sendiri,"
"Yang mereka inginkan adalah bercinta dan makan ayam."
Untuk semua pecanapaiannya memimpin misi khusus di Irak,
Kurasa banyak dari kita di sini tahu Jenderal McMahon...
...sebagai orang yang menghabisi al-Zarwaqi dan menghajar al-Qaeda.
Sama-sama.
Kita kedatangan pejuang di sini, dan senang kau berada di sini, Pak.
Glen dikenal sebagai orang yang rendah hati.
Tapi rendah hati yang mengatakan,
"Kerendahan hatiku menjadikan aku lebih baik darimu."
Dia terkenal karena rezim Spartan-nya akan rutinitas dan kedisiplinan.
Dia makan satu kali sehari. Dia tidur empat jam per malam.
Dia lari 11 km setiap pagi.
Dia Irak, dia mengubah misi khusus dengan apa yang dia sebut...
...Sistem Negosiasi Repetitif Prosedur Pelatihan.
Atau istilah militernya, SNORPP.
Italia di sebelah sini. Di sana Belanda.
Juga ada Polandia, Macedonia, Ukraina.
Ada Australia di sebelah sana, Kroasia, Belgia...
Baik, cukup. Ini kelompok yang besar. Mari kita temui mereka.
Baiklah.
Pada dasarnya, dia ahlinya dalam sisten terorganisir.
Dan itu yang harus dia lakukan,
Jika dia ingin membentuk koalisi dengan 43 Negara yang berpartisipasi.
Ada yang bisa aku bantu?/ Tidak, selesaikan teleponmu.
Perang bisa menunggu.
Apa yang bisa aku bantu, Jenderal?
Aku mau menarik semua orang dari kantor mereka.
Aku mau tempat ini terbuka.
Aku ke sini untuk bicarakan soal itu kepadamu.
Aku hanya punya 10 orang untuk di pimpin di Afghanistan.
Jadi itu tak masuk akal bagiku untuk duduk diluar sana bersama yang lainnya.
Aku paham.
Tapi semua orang punya alasan untuk tak berkumpul di luar bersama yang lain.
Austria hanya punya 2 orang di sini. Islandia punya 7 orang.
Negara ini takkan bertempur saat malam. Negara itu tak mau bertempur saat salju.
Negara ini mau melakukan kontra-narkotika.
Negara itu tak mau mengerjakan kontra-narkotika.
Tapi jika kita berada di ruangan yang sama...
Cory Staggart adalah Petugas Rksekutif Glen.
Dia mengurus permasalahan umum.
Dia juga seorang Ranger.
Meski aku tak tahu bagaimana dia bisa lulus sekolah Ranger.
Itu bagus. Terima kasih.
Hanya itu yang kami butuhkan. Ayo, kita pergi.
Greg Pulver.
Jeneral Greg Pulver lulusan West Point di kelas yang sama seperti Glen.
Itu menarik.
Apa dia punya izin keamanan?
Dan tak pernah meninggalkan sisinya sejak saat itu.
Kalau begitu biarkan dia masuk seperti kau biarkan orang lainnya...
...yang memiliki izin keamanan!
Jabatan resminya adalah Direktur Intelijen,
Tapi yang aku lihat hanyalah orang dengan permasalahan emosi...
...yang hidupnya tak berarti tanpa Glen.
Andy Moon adalah Spesialis Teknisi Glen,
Dia mengurus semua bentuk dukungan IT secara umum.
Andy./Ya, Pak?/ Yang selalu Glen butuhkan.
Bagaimana kabarmu?/Baik, pak. Bagaimana kabarmu?
Bagus. Bisa kau kemari sebentar?
Alat cukur listrikku rusak./ Ya, Pak.
Pete Duckman adalah Navy SEAL.
Seperti Pulver, jabatannya ada kata "Intelijen" didalamnya.
Apa yang terjadi?/ Bos mengunjungi Presiden Karzai.
Bagus. Tapi kenapa begitu rapi?
Dia pemimpin negara.
Bagus. Apa aku ikut?
Ya, kau ikut. Itu tugasmu.
Astaga, Pete. Kenapa kau gendut?
Aku tidak gendut./ Aku hingga hari ini...
...masih tidak tahu apa yang Duckman kerjakan secara umum.
Itu pemeriksaan penyatuan lintas penyerbukan...
Laksamana Simon Ball adalah Petugas Humas Glen.
Korporasional... Korporatif.../ Selama tiga tahun setengah...
...dia berusaha menjelaskan soal SNORPP ke galeri media Washington.
Dengan perintah terpusat,
Struktur sentralisasidan hal-hal semacamnya.
Matt Little adalah Konsultan Humas Sipil baru Glen.
Entahlah. Apa ini bagus?
Dia agen pemasaran handal DC.../ Kartu sempurna. Halo?
Dan terkadang pelobi...
...berpikir perang di Afghanistan sama sekali tak ada gunanya.
Apa kau bercanda? Aku tak mau pergi ke sana.
Hingga dia ditawarkan uang yang banyak untuk menjualnya.
Berapa?
Dan Willy Dunne./ Sebelah sini, Pak. Ya.
Willy adalah anak buah Glen.
Aku letakkan barangmu di sini. Aku sebarkan seperti yang kau suka.
Kenapa kamar ini?
Ini dulunya kamar Jenderal Whelan. Di sini ada kamar mandi dalamnya.
Willy mencuci pakaian Glen. Dia juga menyetrikanya.
Ya. Pak?
Dia menyemir sepatu Glen.
Dia selalu terlihat seolah mau pingsan...
...karena terlalu banyak membawa tas Glen yang berat.
Willy!/ Ya, Pak?
Letakkan barang-barangku di kamar ini./Baik.
Kita di sini untuk berperang, bukan menonton televisi.
Willy adalah orang pertama yang dia lihat setiap pagi...
...dan orang terakhir yang dia lihat setiap malam.
Glen menyayangi orang-orang ini...
...dan mereka juga menyayanginya.
Entahlah bagaimana itu kelihatannya untukmu, Cory,
Tapi bagiku, semua orang lupa kita sedang beperang di sini.
Kita punya Pizza Kings dan Burger Huts.
Seluruh markas dipenuhi dengan Eurosexuals...
...yang begitu mabuk hingga tak bisa berdiri lagi.
Jenderal McMahon kemari untuk bertemu Duta Besar MacKinnon.
Glen./Pat.
Senang bertemu kau.
Kau tahu Dick Waddle, tentunya/ Dick./Glen.
Ray Canucci./Ray./Glen.
Duduklah, anak-anak.
Aku sekarang lebih suka dipanggil Richard, Pat, jika kau tak keberatan.
Oke, baiklah.
Itu adil. Maaf.
Kau sudah merasa nyaan, Glen?/ Tidak, Pat, belum.
Bagiku untuk terlalu merasa nyaman...
...mungkin bukan tujuan kita sebenarnya di sini.
Basa-basi.
Seharusnya cukup membicarakan cuaca.
Glen, Presiden mau kau untuk tidak bertindak di sini.
Perang ini sudah berlangsung selama 8 tahun sekarang.
Seperti yang kau tahu, Presiden Obama menarik pasukan di Irak...
...untuk kembali fokuskan perhatian kita kepada Afghanistan.
Henry Whelan orang yang baik dan punya niatan baik,
Tapi dia tidak melakukan tugasnya.
Sekarang, berdasarkan reputasi dan hasratmu yang besar,
Kami berharap kau orang yang tepat untuk selesaikan pekerjaan ini.
Petama, kami mau kau membuat penilaian situasi di sini.
Pergilah berkeliling. Bicara dengan penduduk.
Di akhir penilaian, kau katakan pada kami apa yang harus dilakukan,
Bagaimana kau akan menyelesaikannya, dan apa yang dibutuhkan untuk itu.
Jadi, sekarang.../ Untuk penutupnya...
Maaf./ Kau duluan.
Kupikir kau sudah selesai./ Kau duluan.
Yakin?/Kau duluan. Kupikir kau sudah selesai./Belum.
Untuk penutupnya...
Sekarang mungkin waktu yang tepat untuk mengatakan padamu...
...apa harapan yang Presiden ingin dapatkan dari penilaian ini.
Jelas tujuan akhirnya adalah untuk menyelesaikan urusan ini.
Jadi, bagaimana kita melakukan itu?
Apa dengan mengurangi jejak kita di sini?
Eksekutif sipil.
Merea adalah orang yang di mata Glen tak memiliki kuasa seperti yang dia punya,
Melalui kerja keras dan kedispilinan.
Entahlah. Tapi apapun itu, kami mau kau membawanya pulang, Glen.
Tapi, apapun yang kau lakukan,
Tolong jangan minta pasukan lagi kepada Presiden.
Tak ada lagi pasukan, Glen.
Mereka adalah orang yang mendapatkan kekuasaan melalui pesona dan rayuan,
Dan tak punya urusan selain mementingkan kebesarannya.
Astaga, ini benar-benar panas!
Sial!
Penilaian lainnya.
Berapa banyak penilaian yang mereka butuhkan?
Satu penilian setelah yang lainnya.
Semuanya menuju ke arah yang sama.
Dengarkan Jenderal Glen McMahon ini, dan lakukan apa yang dia katakan!
Tenanglah, Greg. Mereka hanya ingin merasa terlihat, itu saja.
Perang bukanlah pertempuran oleh bangsa atau oleh tentara.
Perang diperjuangkan oleh orang.
Ada dua tipe umum dalam militer Amerika.
Ada mereka yang yakin bisa menang...
...meskipun semua bukti berkata sebaliknya.
Dan ada orang yang tahu mereka tak bisa menang.
Sayangnya, di dunia,
Mereka yang yakin lah yang bisa berada di puncak tangga.
Yaitu orang seperti Glen yang mendapatkan kunci menuju istana.
Presiden Karzai sudah tak sabar untuk bertemu denganmu.
Kurasa kalian akan saling menyukai. Tak perlu merasa gugup.
Aku tidak gugup.
Sial!
Persetan.
Jenderal, maaf.
Kami mencoba membuat pemutar Blu-ray bekerja.
Kau tahu bagaimana membuatnya menyala?
Biasanya, ada tiga kabel dengan warna merah, kuning dan putih.
Tapi mesin ini tampaknya hanya punya satu kabel ini.
Aku tak tahu bagaimana mencolokkan ini ke televisi.
Maaf, Pak Presiden.
Aku tidak terlalu paham soal teknologi.
Aku akan minta seseorang untuk ke sini...
...dan mengurus itu untukmu./ Tidak perlu. Lupakanlah.
Kurasa aku butuh televisi baru.
Maaf, Jenderal.
Silakan duduk.
Selamat datang.
Terima kasih, Pak Presiden./ Panggil aku Hamid.
Permisi.
Silakan.
Pendahulumu, Jenderal Whelan, aku menyukai dia.
Aku tak yakin dia menyukai aku.
Dia tak sering berkunjung.
Kenapa dia dibebastugaskan?
Seolah suatu saat dia di sini...
...dan saat berikutnya, tidak di sini.
Pak Presiden,
Menurutku pemerintah kami merasa...
...ini waktunya untuk berusaha ke arah yang baru.
Ke mana arah baru ini?
Yang terpenting bagiku, jika kita membangun Afghanistan.
Bersama, kita bangun build Afghanistan menjadi bangsa bebas dan sejahtera.
Bebas dari rasa takut dan konflik.
Aku paham./ Ya.
Sangat mirip dengan tujuan yang lama.
Tidak./Tapi mungkin bagaimu itu arah yang baru.
Kepribadian baru yang kuat.
Energi baru. Komitmen baru.
Jenderal, aku doakan kau yang terbaik.
Pak, aku dan pasukanku akan memulai tur di negeri iniy
Agar kami bisa membuat penilaian...
...agar bisa benar-benar mengerti apa yang kita butuhkan di sini.
Itu akan menjadi suatu kehormatan jika anda bisa ikut tur denganku,
Agar proyek kita bisa menjadi usaha terpadu.
Berbagi tujuan kita...
Dari berbagi tujuan.
Terima kasih udangannya, Jenderal.
Itu sangat bagus.
Tapi...
...aku sudah pernah melihat negara ini.
Untuk memahami pikiran Glen McMahon,
Kau terlebih dulu harus bisa tangani kegilaan perang moderen Amerika.
Letnan Kolonel Frank Groom. Selamat datang di Kandahar, Pak.
Senang bertemu kau, Frank. Aku kemari untuk melihat situasi.
Kontra-pemberontakan.
Dulu, kita berjuang dalam perang melawan tentara dari negara lain.
Orang-orang dengan seragam seperti Nazi dan sebagainya.
Saat kau pergi dan menyerang sebuah tempat...
...yang seharusnya tidak kau lakukan,
Kau berakhir bertempur melawan orang biasa dengan pakaian pada umumnya.
Merekalah yang disebut dengan pemberontak.
Intinya, mereka hanya orang yang mengangkat senjata karena...
Itu yang kau lakukan jika seseorang menyerang negaramu.
Lucunya...
Pemberontakan nyaris mustahil untuk dikalahkan.
Jadi jika kau ingin berpura-pura bisa menang,
Kau tak punya pilihan lain...
...selain berusaha menyakinkan negera yang kau serang...
...bahwa kau sebenarnya kau datang untuk membantu.
Dia melihat orang Amerika kencing di jalanan,
Dan memanggil kami pencumbu ibu setiap hari.
Selalu saja "Pencumbu Ibu." (Brengsek)
Dalam kebudayaan kami, itu sangat bejat untuk mencumbu ibumu sendiri.
Begitu juga kami.
Ini adalah kontra-pemberontakan. Ini kontes popularitas.
Salam sejahtera.
Kau berusaha menyakinkan orang...
...bahwa mereka lebih baik bersamamu dari pada bersama para pemberontak.
Intinya, itu bekerja seperti ini. Kau mengukuhkan pemerintahan lokal.
Kau berikan keamanan kepada warga sehingga demokrasi bisa ditegakkan.
Kita sudah melatih mereka, mengajarkan mereka bermanuver.
Kau latih pasukan setempat...
...agar mereka bisa berikan keamanan pada diri mereka sendiri.
Mereka anak-anak yang baik.
Memiliki bakat alami. Berintegrasi.
Mereka sangat integratif sebagai orang.
Maksudku, mereka berkomitmen untuk...
Tapi.../Atau setidaknya kau sudah berusaha.
Entahlah, Pak. Mereka juga pemalas.
Mereka tampak seperti tak ingin berada di sini.
Mereka mencuri barang-barang kita, intinya, mereka selalu dalam pengaruh obat.
Mereka teler sepanjang watu.
Maaf atas ucapanku, Pak.
Kau berusaha semampunya untuk menstimulasi perkonomian setempat.
Heroin adalah satu-satunya hal yang menghasilkan uang di sini.
Tak perlu memikirkan kemana uangnya menuju,
Tapi uang itu menjaga kebahagiaan warga, jadi kami mempertahankannya.
Tak bisakah mereka menanam yang lainnya?
Mereka bisa menanam kapas. Kapas bisa berkembang di sini.
Lalu kenapa tidak tanam kapas?
Karena Kongres Amerika Serikat tidak mengizinkan...
...Amerika Serikat membantu dan mengembangkan pendanaan...
...untuk diarahkan langsung pada budi daya hasil panen...
...yang berakhir di pasar dunia dan menyaingi para petani AS.
Itu sebabnya kapas tak menjadi pilihan./Tentu.
Jadi kami menanam heroin./ Benar.
Kurasa kita melakukan pekerjaan yang baik di sini, pak.
Kau membangun infrastruktur. Jalanan, sekolah, dan sebagainya.
Seberapa sering Taliban datang ke sini?
Siapa?/ Taliban.
Singkatnya, kau meninggalkan markas dan bertemu dengan warga.
Membunuh para pemberontak dalam prosesnya, tentu saja.
Pembangunan bangsa. Hati dan pikiran.
Halo! Halo, semua.
Biar aku jelaskan seperti ini, General.
Kita sudah berada di Propinsi Helmand selama 5 tahun,
Dan selama itu, kami hanya bisa mengamankan markas ini.
Jika kau mau ke sana, kau harus melalui Marjah,
Melalui Lashkar yang semuanya Pashtun, seperti yang kau ketahui.
Ini Taliban.
Kita tidak menangkan hati dan pikiran di sana,
Aku bisa katakan itu padamu.
Aku tak yakin itu bisa terjadi. Begitu juga dengan Kandahar.
Boleh aku bicara jujur denganmu, Pak?
Jika aku menjadi kau, aku akan lepaskan Helmand.
Aku akan konsentrasi pada bagian negara...
...yang setidaknya bersimpati terhadap misi ini,
Lalu aku akan melepaskannya.
Itu demi kebaikan.
Seluruh propinsi ini hanya 4% populasi dari negara ini.
Itu secara strategi tak berarti.
Aku akan melepaskan Helmand, Pak.
Masalahnya soal kontra-pemberontak yaitu itu tak sepenuhnya bekerja.
Kita mencobanya di Vietnam. Itu berjalan lancar.
Inggris dan Prancis mencobanya,
Dengan mencoba berpegangan dengan reruntuhan kerajaan.
Itu tidak bekerja.
Bagiku, itu terlihat seperti alasan sederhana.
Kau tak bisa menangkan kepercayaan negara dengan menyerangnya.
Kau tak bisa membangun bangsa dengan todongan senjata.
Untuk orang seperti Glen, bagaimana pun,
Konta-pemberontak tak bekerja untuk satu alasan sederhana.
Kau siap, Pak?
Tak ada yang pernah melakukannya dengan benar.
Aku siap, Pete. Aku sangat siap.
Andy?/ Ya, Pak.
Kerja bagus./ Terima kasih.
Matikan Fox News itu.
Mereka hanya kumpulan orang cabul pemarah yang memaki kita setiap hari.
Baik, Pak./ Jadi...
Kita mungkin sebaiknya kembali mengerjakan penilaian ini.
Aku sudah menulisnya./ Kapan?
Aku sudah menulisnya. Aku kerjakan itu semalam.
Itu masih harus disempurnakam, tapi, intinya itu sudah ditulis.
Baiklah, apa isinya?
Greg...
Aku mau mendapatkan Provinsi Helmand.
Aku mau dapatkan Provinsi Helmand...
...secara tepat, karena orang lain berpikir kita tak mau mendapatkannya.
Jika kita mau memenangkan kepercayaan negeri ini,
Kita tak boleh terlihat menerima masalah yang tak bisa kita hadapi.
Kita di sini untuk memberikan keamanan.
Menurutku hal pertama yang harus dilakukan adlah mengamakan penjara negeri itu...
...dimana yang orang lain berpikir tak bisa kita kendalikan.
Baiklah.
Aku tidak datang ke sini untuk mengelola perang,
Dan aku pastinya bukan ke sini untuk menutupinya.
Aku kemari untuk menang.
Aku akan dapatkan Helmand... Kemudian aku dapatkan Kandahar.
Bagaimana menurutmu?
Baiklah, satu hal lagi.
Berusaha membangun bangsa ini dan semuanya,
Bagiku itu tanggung jawab kita yang berada di ruangan ini....
...yang sebenarnya dari bangsa yang kita bangun. Bukan begitu?
Dimengerti.
Kita di sini untuk membangun dan melindungi.
Kita di sini bukan untuk memperdaya atau mengintimidasi.
Kita disini bukan untuk menembak duluan dan bertanya nanti.
Kita tak boleh dikendalikan oleh ketakutan dan kecurigaan.
Yang terpenting, kita di sini...
...untuk mendukung populasi warga sipil.
Dan untuk itu, kita harus handri pembunuhan bagaimana pun caranya.
Korban sipil tak boleh terlihat sebagai hasil tak kesengajaan dari konflik.
Mereka harus diperlakukan sebagai masalah dari tujuan yang lebih besar.
Ini adalah perang yang kita perjuangkan.
Ini perang yang rumit, tapi ini adalah perang.
Biar aku tekankan poin utamanya.
Ini adalah perang!
Tapi ini perang yang tak bisa dimenangkan...
...dengan niat baik tulus dan kekuatan militer saja.
Perang ini akan dimenangkan secara utuh...
...dengan kemungkinan dan kekuatan idealisme kita.
Ya.
Ya.
40,000?/ Aku takutkan begitu.
Astaga. Bukankah sudah kubilang? Tak ada lagi pasukan.
Jangan minta pasukan lagi. Apa yang kau lakukan?
Kau meminta 40,000 pasukan lagi.
Dick, provinsi Helmand tak bisa mengamankan dirinya sendiri.
Kami seharusnya meminta lebih banyak.
Tapi kupikir 40,000 terdengar seperti jumlah yang masuk akal.
Tak ada jumlah yang masuk akal selain nol, Glen.
Itu jumlah yang masuk akal. Nol. Kupikir kau paham itu.
Baik, soal "tak ada lagi pasukan ini" ini,
Ini berasal dari Presdien, atau berasal darimu?
Tentu saja ini berasal dari Presiden. Dari mana lagi jika bukan dari Presiden?
Kenapa itu bisa berasal dariku?
Apa peduliku jika kita mengirimkan pasukan lagi ke sana atau tidak?
Entahlah, Dick. Aku hanya berusaha mengusahakan ini.
Presiden memberiku tugas untuk dikerjakan.
Ini yang harus aku lakukan./ Astaga.
Aku akan ke sana besok lusa bersama menteri luar negeri.
Kita akan bicarakan soal ini lagi.
Baiklah./ Astaga.
Sialan!
Itu dia.
Apa kubilang? Dia sudah seharusnya pensiun.
Pikirannya sudah berada di lapangan golf, setengah jalan dari fairway.
Dia sudah tak lagi punya konstitusi untuk urusan berat.
Dia berada di pekerjaan yang salah!
Sambungannya sudah putus, 'kan?
Aku minta maaf harus katakan ini kepadamu, Jenderal,
Tapi kami harus tahan laporanmu hingga setelah pemilu Afghanistan.
Dengan segala hormat, Ibu Menteri, pemilunya masih satu bulan lagi.
Aku tahu. Aku yakin kau juga tahu pemilu di sini hal yang rawan.
Itu permasalahan yang harus,
Tak ada yang mau kelancaran prosesnya rusak karena serangan tentara Amerika.
Aku sudah bilang padamu tak ada lagi pasukan, Glen.
Kita harus pikirkan kembali rencana permainan.
Dick, dengan segala hormat,
Kau bilang kau tak peduli jika aku mendapat pasukan lagi atau tidak,
Aku hanya berusaha mengusahakan untuk menyelesaikan pekerjaan.
Aku tidak bilang tak peduli.
Aku yakin kau mengatakan itu./ Aku tak mengatakan itu.
Aku yakin kau mengatakannya./ Itu tidak benar.
Kau mengatakannya, Dick./ Siapapun yang mengatakan apa,
Pengiriman pasukan dan pemilu tak bisa berjalan selaras,
Jadi ini yang harus dilakukan. Maaf.
Aku tak tahu harus melakukan apa sementara menunggu.
Aku punya strategi dan aku siap melaksanakannya.
Saran ini tampaknya membuatku ingin menghisap jempolku.
Dengan segala hormat, Ibu Menteri...
Jenderal, tolong hentikan bilang "dengan segala hormat."
Itu benar-benar membuatku merinding.
Kurasa kami semua paham dengan kekecawaanmu, Glen,
Tapi pemilu ini harus berlangsung dengan lancar.
Kita butuh rekan yang sah yang memiliki kuasa di sini.
Kau butuh rekan yang sah di sini.
Jadi kita hanya perlu menunggu.
Kenapa kau tak melakukan SNORPP seperti yang kau lakukan di Irak?
Memperbaiki sistemmu, membuat semua orang saling mengobrol.
Waktu akan berlalu. Buat semua orang senang.
Kau yang terbaik dalam urusan seperti ini.
Kami beroperasi dalam misi optempo sangat tinggi.
Minggu lali, kami melakukan enam serangan udara...
...ke wilayah yang sebelumnya di larang.
Kami juga dalam koordinasi tahap akhir dengan RC South...
...untuk mengembangkan kotak operasi...
...di pesisir sepanjang perbatasan propinsi.
Kadi jadi membeli Lexus?
Tidak, kami membeli Prius. Istriku yang dapat Prius./Bagus.
Ya, istriku juga. Dia juga punya.
Kami berdua punya. Kami menyukai itu.
Mobil pertamaku Taurus. Ayahku yang membelikannya.
Pak.
Kalian mau ke mana?
Kembali ke markas patroli, Pak. Sasquatch.
Kau dari mana?
Tempat asal kami di Amerika, atau tempat kami baru ditugaskan?
Tempat kalian ditugaskan./ Italia, Pak, untuk R & R.
R & R di Italy.
Benar, Pak.
Siap grak!
Kenapa kalian terlihat murung? Kau baru saja kembali dari Italia.
Kurasa kau memakan makanan sensasional,
Melihat barang-barang antik.
Aku yakin kalian bersenang-senang, mabuk, dan bertemu para gadis cantik.
Seperti apa di sana?
Di mana, Pak?
Sasquatch, Nak.
Itu tida bagus, Pak. Maksudku, terserahlah.
Itu lumayan./ Tidak, itu kacau, Pak.
Entahlah. Kita lihat ke mana kita diberangkatkan.
Cory, jam berapa pesawatnya datang?
Sekitar 20 menit lagi./ Batalkan.
Kenapa, Pak?
Aku akan pergi ke Sasquatch bersama mereka.
Jenderal, mereka akan diberangkatkan ke penjuru konflik dunia lainnya.
Aku seorang Ranger, Frank.
Anak-anak itu, mereka membutuhkan aku.
Aku habiskan minggu lalu...
...bicara dengan orang-orang yang aku sebut manajemen pertengahan.
Tapi kalian berada di didalam tekanan.
Setelah semua basa-basi,
Kalian baru saja menyaksikannya sendiri.
Bisa kukatakan sejauh ini kalian satu-satunya hal yang penting.
Jika itu tak terjadi di sini, itu tak terjadi. Akhir cerita.
Ya, Nak?/Jika apa yang terjadi terjadi, Pak?
Itu, Nak.
Baiklah, terima kasih, Pak.
Ada yang tahu apa "Itu"?
Siapa saja?
Ada yang tahu?
Untuk mengamankan wilayah, Pak?
Untuk melindungi warga dari musuh agar mereka bisa membangun hidupnya.
Baiklah. Terima kasih, Sersan.
Oke, aku tak bisa katakan perbedaan antara warga dan musuh.
Mereka semua terlihat sama bagiku.
Aku cukup yakin mereka orang yang sama, Pak.
Aku paham itu bisa menjadi sulit, Nak. Tapi itu adalah tugas.
Aku punya pertanyaan lain.
Aku dengar mereka berikan medali untuk Tindakan Heroik.
Apa itu benar?/ Tindakan Pemberani.
Dan itu benar.
Aku tak bermaksud tidak sopan, Pak,
Tapi aku tidak mengerti apa maksudnya itu.
Itu artinya jika terkadang saat kau berurusan dengan pemberontakan,
Kau takkan bisa 100% yakin siapa musuh sebenarnya.
Itu artinya kau akan berada dalam situasi...
...dimana dan kapan kau ketakutan atau tidak,
Kau harus membuat keputusan penting.
Karena seperti yang Sersan Ortega katakan tadi,
Misi kalian adalah untuk melindungi, bukan untuk membunuh.
Kita tak bisa membantu dan membunuh mereka di waktu bersamaan.
Itu tidak manusiawi. Kau paham?
Tidak terlalu, Pak.
Bagian apa yang sulit kau pahami, Nak?
Entahlah. Bagiku kita yang datang ke sini dengan senjata...
...dan mencoba menyakinkan mereka bahwa kita sebenarnya orang baik.
Aku tak tahu bagaimana melakukan itu, Pak,
Aku tak tahu cara melakukan itu sementara dua dari mereka...
...atau tiga dari mereka, bahkan sepuluh dari mereka...
...berusaha untuk membunuhku, Pak.
Karena aku seorang Marinir. Karena kita seorang Marinir.
Tapi sekarang mereka justru menyerahkan medali...
...untuk tindakan heroik dengan tidak menjadi seorang marinir, Pak.
Aku bingung, itu maksudku, Pak.
Kalau begitu kau harus buat dirimu agar tidak bingung, Nak.
Pada hari pemilu Afghanistan,
Yang telah Glen tunggu dengan sabar,
Badi Bassim bergabung dengan timnya.
Cory tak mau beritahu aku dimana dia temukan maskot Afghanistan-nya Glen.
Tidak, aku melakukan tugasmu!
Dia bilang menemukannya di buku telepon.
Letakkan tas itu.
Aku anggap itu lelucon.
Namaku Kapten Badi Bassim.
Aku di sini untuk mulai bekerja dengan Jenderal McMahon.
Siapa?/ McMahon.
McMahon?/ Ya.
Kenapa kau tak memakai seragam?/ Seragamku ada di dalam tas.
Terlalu berbahaya jika aku pakai seragam sementara aku jalan ke sini dari rumahku.
Buka tasnya.
Seragamku.
Kenapa kau jalan kaki ke sini?/ Kenapa aku bekerja di sini?
Jalan! Jalan ke sini?
Jalan.
Aku suka berjalan.
Badi! Masuklah.
Salam sejahtera./ Salam sejahtera untukmu.
Semuanya, ini ajudan baruku, Badi Bassim.
Dia prajurit dan seorang sarjana.
Ini adlah wajah baru Afghanistan.
Greg, kau tahu. Itu Cory. Kau tahu Cory. Pete Duckman.
Dan...
...disini ada orang dari Spanyol dan Italia, lalu...
Tempat-tempat seperti itu./ Baiklah.
Kau sudah memilih?/Aku mau melapor kepadamu terlebih dulu.
Kau belum memilih?/ Belum.
Bagus. Kau bisa memilih dari sini.
Kami punya bilik suara di sebelah sana, di dekat sudut.
Baiklah./ Hari pemilu.
Ini menyenangkan./ Ya.
Ini penting, Badi.
Antrian panjang itu adalah perubahan perlahan di sana,
Itu perubahan perlahan menuju kebebasan.
Langkah yang kecil. Tapi itu sangat penting...
Itu seperti seperti mendarat di bulan.
Langkah kecil, lompatan besar.
Kau tahu dengan pendaratan di bulan?
Ya, Pak./ Ini seperti mendarat di bulan.
Ya, Pak, aku setuju. Ini sangat penting.
Itu benar./ Ya.
Apa?/Kita akan lakukan pemilu ulang.
Kita tak bisa abaikan tuduhan pembunuhan ini.
Mereka datang dari setiap penjuru negeri...
...dan semuanya mengarah untuk kemenangan konyol Karzai.
Semuanya sangat mencurigakan./ Tentu.
Tentu, ketidakteraturan akan terulang kembali.
Tapi hasilnya adalah hasil kemungkinan terbaik. Benar?
TPS yang berada tak jauh dari tempatmu...
367 pemilih yang terdaftar, suara yang masuk 1,200.
Itu lelucon. Kita akan lakukan pemilu ulang.
Katakan pada mereka yang kau katakan padaku!
Soal apa, Pak?/ Soal pemilu.
Soal konsep pemilu di negeri ini.
Ini hanya pengamatan, Pak,
Para warga masih tidak paham dengan pemilu.
Mereka melihat Presiden masih hidup, semua baik-baik saja.
Lalu apa masalahnya? Kenapa pemilu diadakan?
Akan tetapi kau tetap mengadakan pemilu,
Dan warga memilik siapapun pemimpin lokal yang minta untuk mereka pilih.
Karena mereka tak mau kepalanya dipenggal.
Paham maksudku?
Terima kasih untuk itu.
Maaf, Glen. Kami akan tetap lakukan pemilu ulang.
Astaga...
Aku masih harus melapor kepada Gedung Putih setelah pemilu berakhir.
Aku tak bisa lakukan itu hingga Presiden setuju rekomendasiku.
Dan sekarang kau bilang itu baru akan terjadi setelah pemilu berikutnya?!
Kau harus mengesahkan rekan di sini, Glen. Karzai bukan orangnya.
Kau harus mengerti...
...apa yang kita lakukan di sini seperti membesarkan seorang anak.
Dan seorang anak butuh kedua orang tuanya.
Orang tua yang menyayanginya dan juga saling mencintai.
Itu yang sangat dibutuhkan.
Kalau begitu istrimu, Ny. Karzai...
Dan kuanggap kau ayahnya dalam hubungan metafora ini...
Kami menduga istrimu, Karzai, mungkin kecanduan obat.
Dia menyingkirkan lawan utamanya dalam pemilu ini...
...dengan menyebarkan kabar kejam soal homoseksual,
Sementara kami yakin saudaranya adalah panglima kejahatan yang lurus.
Ayolah, Pat!
Kau merasa terancam.
Kau tak menyukainya untuk suatu alasan. Apapun alasannya. Dan serius...
Intinya, aku mau tahu, bagaimana perbedaan di Washington?
Serius, katakan padaku!
Ya.
Kau tak bisa.
Di halaman 74 dari Perlahan-lahan Seperti Orang Lainnya,
Glen menulis, dan aku mengutip,
"Pemimpin yang baik hidup dengan menetapkan aturan."
"Pemimpin yang lebih baik tahu kapan untuk melanggarnya."
Pagi.
Pagi, semua./ Pak.
Pagi./Pagi, Pak./ Pagi, semua.
Pagi, Pak./ Pak.
Pagi, Matt. Kau bangun lebih pagi.
Ya, Pak. Kita ada masalah.
Ada yang membocorkan laporanmu. Washington Post punya salinannya.
Tidak.
Ada yang berikan itu pada to Bob Woodward./Woodward? Tidak.
Ya, Tuhan. Kau tahu sumbernya?
Pak, sumber?
Ini buruk. Ini berita buruk.
Kau dengar itu? Ada yang membocorkan penilaian.
Sangat buruk./ Sangat buruk. Mengejutkan.
Mengejutkan./ Mengejutkan.
Sangat buruk./ Mengejutkan.
Baiklah..
Kurasa itu tak penting siapa yang membocorkan penilaian.
Pertanyaannya adalah, apa yang kita lakukan soal itu?
Aku mau melakukan wawancara "60 Minutes."
Pak, sebagai PAO senior, aku sangat menolak itu.
Ini benar-benar konyol.
Kurasa ini bukan saat untuk menentukan perhatian media.
Saat ini, tuduhan sudah dibuat...
...jika kau sendiri yang membocorkannya./ Aku memilih menerima kebocoran ini, Simon.
Sepertinya aku tak mendapat daya tarik apapun.
Paham maksudku? Daya tarik?
Kita punya Presiden yang tampaknya tak peduli dengan faktanya...
...jika Amerika Serikat sedang berperang sekarang,
Dan dia adalah Panglima Perang.
Aku butuh mendapatkan daya tarik./ Kau harus jalan keluar.
Tepat sekali. Jalan keluar. Kau harus carikan aku jalan keluar.
Aku bisa urus itu untukmu, Pak.
Maaf, jangan tersinggung, Simon, bagaimana kau akan lakukan itu?
Aku akan tenangkan seluruh permasalahan ini.
Sekali lagi, maaf, aku tak mau memulai pertengkaran.
Dan tolong maafkan aku karena bicara denganmu, Pak.
Jenderal tidak menyewaku untuk membuat keadaan tenang, oke?
Dengar, kau sangat baik dalam pekerjaanmu,
Tapi pekerjaan itu pada dasarnya menulis berita surat kabar.
Ini masalahnya soal berita surat kabar.
Tak ada yang membawanya.
Itu membosankan. Dan itu omong kosong.
Semua orang tahu itu omong kosong.
Koreksi aku jika salah, kau menyewaku untuk membuat keributan.
Keributan yang benar. Keributan kita.
Pete.
Pak./Pindahkan kendaraan itu ke kanan.
Aku mau memastikan M-ATV terlihat jelas di belakang.
Dimengerti.
Itu menghalanginya.
Yang ini?/ Dua-duanya.
Bawa pergi dari sana.
Hei. Bagaimana keadaan di sini? Aman?
Bagus./ Kau baik? Bagus. Baiklah.
Kurasa tinggal sebentar lagi./ Itu bagus.
Aku tak mau mengganggu.
Aku tahu kau sudah punya banyak pertanyaan.
Tapi kau mungkin kau bisa pertimbangkan tanyakan Jenderal...
...seberapa sering dia bertemu dengan Presiden...
...sejak mengambil alih posisi ini.
Baiklah.
Kau tahu, jika kau kehabisan bahan bicara dan lainnya.
Sama-sama.
Benar, kebocoran itu sangat disayangkan. Tidak diragukan lagi.
Itu sangat disayangkan.
Seseorang akan menganggap masalah ini...
...dengan secara tenang dan sebaik mungkin.
Tapi perang itu sulit.
Dan Presiden telah membuat keputusan sulit.
Berapa kali anda bicara dengan Presiden sejak anda berada di sini?
Sejak aku di Afghanistan memimpin ISAF?
Benar.
Seali. Aku satu kali bicara dengan Presiden melalui telekonferensi video.
Anda hanya bicara sekali dengan Presiden setelah 70 hari?
Itu benar.
Anda adalah Pimpinan Pasukan AS di Afghanistan,
Dan anda baru satu kali bicara dengan Presiden dalam 70 hari?
Benar, Bu./ Kenapa?
Aku tidak tahu.
Kurasa belia sangat sibuk.
Mungkin.
Ada apa denganmu, Glen? Apa kau sudah gila?
Kita sedang berurusan dengan kebocoran ini,
Kemudian kau justru tampil di televisi...
...merendahkan presiden dengan cara terburuk yang pernah aku lihat.
Aku yakin kau jadikan ini misi pribadimu untuk menghancurkan aku.
Dick, aku menjawab pertanyaan yang kau berikan padaku.
Kupikir aku bersikap adil./ Itu bukan soal keadilan, Glen.
Ini soal apa yang kau lakukan di televisi?
Kenapa aku melihatmu di televisi?
Sekarang kita harus perbaiki ini.
Kita harus cari cara untuk keluar dari masalah yang ada.
Tapi kau justru menambah besar api yang sudah ada! Kau paham?!
Aku mengerti./ Ini langkah pertamanya.
Kau harus menghubungi Bob Gates lalu...
Sebentar, Dick. Kau putus-putus. Aku tak bisa mendengarmu.
Kau mendengarku?/ Aku bisa mendengarmu.
Dan tolong berhenti panggil aku Dick!
Sial. Ada yang tidak beres. Aku tak bisa mendengarmu.
Biar aku... Biar aku coba ini.
Kau bisa dengar aku sekarang?/ Ya, aku bisa mendengarmu.
Baiklah, ada yang tidak beres disini. Tunggu sebentar, Dick.
Ya, Tuhan./ Andy, cepat kemari!
Ya, Pak./ Ada masalah.
Aku tak bisa mendengar apa yang Dick katakan.
Dia bisa mendengarku, tapi aku tak bisa mendengarnya.
Baik, kau bisa dengar aku sekarang?/ Ya, aku bisa dengar.
Bagaimana sekarang, Tn. Dick?/ Aku bisa mendengarmu!
Maaf.
Maaf, Dick./ Astaga!
Aku tak bisa mendengarmu.
Andy akan memperbaikinya, dan secepatnya!
Baik, Pak./ Ini tak bisa diterima.
Tidak, kita harus bicara.
Kita bicara lagi nanti, Dick.
Kita harus selesaikan urusan ini.
Kerja bagus.
Terima kasih, Pak./ Kerja bagus.
Para hadirin sekalian, Presiden Amerika Serikat.
Terima kasih.
Saya mau bicara dengamu malam ini soal usaha kita di Afghanistan.
Suatu kehormatan bagiku bisa berada di West Point,
Dimana begitu banyak pria dan wanita yang bersiap membela keamanan kita...
...dan mewakili apa yang terbaik untuk negaramu.
Sebagai Panglima Tertinggi,
Saya berhutang sebuah misi yang menjelaskan...
Itu benar./ Dan nilai dari jasa kalian.
Itu sebabnya saya bersikeras mengulas strategi kita.
Dan sebagai Panglima Tertinggi, saya sudah putuskan...
...bahwa demi kepentingan nasional kita...
...untuk mengirimkan tambahan 30,000 tentara AS ke Afghanistan.
Setelah 18 bulan, pasukan kita akan pulang ke rumah.
Saya tidak membuat keputusan ini tanpa pertimbangan.
Kita sudah berperang selama 8 tahun,
Dengan pertaruhan nyawa dan sumber daya yang besar.
Bertahun-tahun berdebat mengenai Irak dan terorisme...
...telah menyisakan kesatuan pada masalah keamanan nasional kita.
Kemudian haus mengalami krisis ekonomi yang buruk...
...sejak "Great Depression,"
Warga Amerika pastinya sangat fokus terhadap...
...pembangunan ulang ekonomi kita dan membuat orang bekerja di tanah air.
Pak.
Kau mendapatkan pasukanmu.
Teman kita baru saja mengumumkan...
...kepda seluruh warga Afghanistan jika kita akan diabaikan!
Itu seperti bilang pada penjahat...
...yang harus mereka lakukan adalah menunggu hingga 18 bulan lagi!
Kemudian kita akan pergi!
Ia baru saja mengatakan di auditorium yang dipenuhi prajurit muda Amerika...
...perang yang ingin mereka perjuangkan selama 8 tahun ini...
...tak lebih dari sekedar...
...kesia-siaan besar yang menyita waktu semua orang.
Itu adalah pidato yang benar-benar bodoh!
Terima kasih, Greg.
Kau mendengarnya.
Dia tak berikan kita utuh 40,000. Mereka beri kita 30.
Aku baru menerima telepon dari MenHan.
Kita harus mendapatkan sisa dari rekanan koalisi.
Sepertinya kita harus pergi ke Eropa. Jadi kemasi barang kalian...
Entahlah, terserah! Kemas apa saja yang mereka pakai di Eropa.
Speedo dan sebagainya! Willy.
Panggung dunia.
Itu selalu terlihat lucu bagiku bagaimana orang yang dari melihat peta...
Entahlah, katakan saja Provinsi Helmand,
Hingga bisa berada di Eropa untuk merayu para teman dan sekutu...
...dimana mimpi tergila mereka merupakan mimpi gila mereka juga.
Selamat pagi, Jenderal./ Terima kasih.
Selamat pagi, Tuan./ Halo.
Baik, besok sore,
Kau harus presentasi untuk I'École Militaire.
Malamnya makan malam dengan menteri pertahanan.
Itu acara makan malam, omong-omong.
Sedikit pemberitahuan agar kau bisa persiapkan diri secara mental.
Ini acara yang besar.
Pertemuan di hari berikutnya. Lalu kita punya waktu malam bebas.
Kemudian ke Berlin./ Ya.
Ini dia. Obama berada di Copenhagen malam ini.
Mereka mau tahu jika kau bisa luangkan waktu untuk bertemu...
...di Air Force One besok pagi.
Presiden mau bertemu.
Sekarang dia mau bertemu. Dasar berengsek.
Kau bisa lakukan itu, Pak?
Kemudian kita bisa naik jet menuju Copenhagen jam 06:00.
Preisden akan berada di landasan pacu jam 8:30.
Kau yang urus jadwalku, Cory. Katakan padaku apa aku sempat.
Baiklah, ya, kita bisa membawamu kembali ke Paris sebelum sore,
Tergantung berapa lama pertemua kalian. Dan aku bisa ubah rapat pagi harimu.
Kau lihat di luar sana? Aku sebut itu senja.
Itu menyudahi bisnis.
Pak, kau tak keberatan dengan ini?
Tentu, Pete. Kita bukan di teater. Kalian layak untuk itu.
Pak, apa kau sempat menyapa istrimu?
Dia mendaftar masuk pagi ini.
Kurasa dia menunggumu di kamar kalian.
Sial. Benar, aku sebaiknya lakukan itu.
Aku di kamar berapa?
517./ Apa?
571./ 517.
Hentikan. Bicaralah./ 517.
517.
Hai, Pak./ Hei, Willy.
Hai. Hai, sayang./ Hai.
Maaf, aku terlambat.
Presiden mau bertemu denganku besok,
Dan kami mau memastikan apakah...
...kami bisa mewujudkan permintaan ini atau tidak.
Aku akan tinggalkan kalian berdua.
Aku berada di kamar sebelah./ Baiklah, terima kasih, Willy.
Kita berada di Paris.
Ya... Semoga saja kita sempat berkeliling.
Ya, aku akan minta Cory untuk mengatur jadwalnya.
Baiklah, lakukan apa yang harus dilakukan, karena aku di sini untukmu.
Benarkah?
Bagaimana Tim?/ Dia baik.
Dia mengirim salam./ Oke.
Dia punya pacar baru sekarang.
Aku menyukai pacarnya.
Ayahnya instruktur ILE di Leavenworth.
Dia anak yang manis. Kau pasti menyukai dia.
Kurasa itu bagus kau bisa bertemu Presiden, Sayang.
Kau pasti sudah tak sabar.
Hei, Glen.
Kuharap kau tak keberatan aku menumpang. Aku buru-buru untuk bertemu Presiden.
Mereka bilang padaku kau menuju ke sana pagi ini.
Tak masalah, Pat. Pesawatku pesawatmu.
Buat dirimu nyaman./ Terima kasih, Glen.
Harapanku tergantung berapa lama pertemuanmu dengan Presiden,
Kita bisa kembali ke paris jam 14:00,
Kemudian langsung menuju ke École Militaire jam 15:00.
Seragamku akan kusut setelah perjalanan ini.
Aku harus mandi dan bercukur.
Aku sarankan kau habiskan waktu empat jam bersama Presiden.
Jika kurang dari itu, kita harus bermalam di hotel.
Aku merencanakan kemungkinan...
...jika kita akan berangkat sesuai jadwal.
Bisa kita jadikan École Militaire untuk yang terakhir?/Tidak terlalu.
Di sana akan ada banyak orang.
Kita ada acara makan malam setelahnya. Tak ada waktu untuk bersantai.
Kau harus tahan rasa lelahmu sore ini.
Jenderal, langsung dari medan perang.
Tak perlu mandi saat kau turun dari pesawat.
Itu bagus./Ya./ Itu sangat bagus./Aku suka itu.
Pastikan agar Willy bersiap untuk mengatasi rasa lelahku.
Titik pembicaraan dengan Presiden.
Bagaimana kabarmu, Glen?
Ini hal yang buruk, bukan?
Tak ada perang yang mudah, Pat.
Itu benar.
Meski menurutku jauh di lubuh hatimu, kau lebih bahagia di Irak.
Tentara yang menuntun tentara.
Tentara diatasmu, tentara dibawahmu. Sekumpulan para tentara.
Begitu tertata. Benar? Karena itu harus.
Perang adalah kekacauan, jadi tentara harus menjadi kebalikan dari kekacauan.
Tapi sekarang kau temukan dirimu di dunia nyata.
Sekarang kau berurusan dengan warga sipil, dan warga sipil sulit dipahami.
Tak ada hal yang tak bisa aku pahami.
Hidup tergantung dengan itu.
Tidak, tentu saja./ Ya.
Tentu saja.
Kau tak bisa hidup didalam gelembung selamanya.
Kau harus bangkit saat bakatmu menuntunmu.
Apa yang kau inginkan, Pat?
Menurutmu bagaimana ini berakhir?
Sederhana. Antara kami menang atau kalah.
Entahlah.
Aku akan menyebut itu omong kosong, Glen.
Semua kemenangan yang pernah kita dapatkan, itu selama 6 bulan pertama.
Dan sejak itu, kita hanya membuat kekacauan.
Hanya itu yang akan terjadi.
Kau tidak di sini untuk menang.
Kau di sini untuk memberskan kekacauan.
Kau akan mendapatkan 40,000 pasukanmu.
Bawa mereka ke sana dan siapkan presentasi PowerPoint-mu.
Cukup pindahkan jarumnya sedikit.
Tunjukkan semuanya bagaimana grafik mengarah ke arah yang benar.
Hanya itu yang harus kau lakukan.
Itu cara terbaik ini berakhir untukmu.
Omong-omong, grafik itu terlihat bagus.
Atau rangkaian grafik yang lebih bagus dari pada yang terakhir.
Antara itu atau membuat dirimu sendiri di pecat.
Lalu kau bilang, "sudah kubilang" saat semua berantakan...
...atau justru gagal... Meski begitu, ini akan berakhir.
Tak ada pawai jalanan setelah ini berakhir.
Ini pembicaraan yang bagus.
Semuanya. Bagaimana kabarmu?
Pagi. Senang melihatmu lagi.
Apa kabar? Senang melihatmu. Dasi yang bagus./Terima kasih.
Baiklah. Apa kabar?
Pagi, Pak. Senang melihatmu lagi./ Baiklah. Jaga dirimu.
Senang melihatmu, Pak Presiden.
Baiklah, sampai bertemu.
Pak President./Senang bertemu denganmu, Jenderal.
Maaf, tapi kami sudah terlambat.
Aku tak sabar untuk bertemu langsung denganmu,
Tapi aku harus segera berangkat.
Jadi... Baiklah.
Senyum ke kamera, Glen.
Baiklah.
Jaga dirimu.
Pat./Pak Presiden./ Kita berangkat./Siap, Pak.
Baiklah, Magnus, nanti kita bicara lagi. Oke?
Kau bisa mendebat alasan utamanya...
...hal-hal umum termasuk perang yaitu...
Karena itu satu-satunya perang yang terasa sangat relevan.
Hanya saat perang mereka merasa dekat dengan pusat kekuasaan.
Hanya di perang mereka merasa kehangan dari perhatian orang lain.
Selamat malam, Pak.
Perhatian dari orang sepertiku.
Baiklah, kau tahu? Kalian berdua terlihat cantik.
Serius.
Pak, sebelum kau menyeretku ke dalam sana,
Aku mau kenalkan kau dengan Sean Cullen.
Sean penulis dari "Rolling Stone." Dia membuat artikel tentangmu.
Dia akan ikut serta dalam beberapa hari ini.
Terima kasih sudah mengundangku, Pak. Ini suatu kehormatan.
"Rolling Stone"?/ Benar, Pak.
Pastikan aku berada di sampulnya.
Itu antara kau dan Lady Gaga, Pak.
Tempatkan aku di bak mandi berbentuk hati dengannya.
Kelopak mawar. Aku senang untuk berbagi.
Glen, berhenti bercanda.
Aku serius, Nak. Jadikan aku sampul majalahnya.
Baik, kita sudah sampai. Bos di sini. Ny. Bos di sana.
Aku di sana. Kau di sana.
Aku di mana?
Kurasa kau di meja berbeda. Teruslah mencari.
Serius?
Maaf./ Ya?
Permisi. Kurasa kau duduk di kursiku, Pak.
Halo. Maaf. Senang bertemu denganmu.
Sayang.
Terima kasih. Hai.
Jenderal. Tom Howard, Pak.
Aku Atase Pertahanan Amerika Serikat di Paris.
Senang bertemu denganmu. Ini istriku, Jeanie.
Senang bertemu denganmu, Jeanie. Kau menikmati berada di Paris?
Sangat menikmati. Ini menawan.
Bukan begitu? Kau sudah datang ke museum atau pameran?
Kau sempat berkunjung ke Louvre?
Kurasa kami terlalu sibuk untuk melihat Louvre.
Tapi aku sudah keliling sendirian saat Glen sedang rapat, dan...
Astaga, itu sangat indah.
General, kurasa itu berjalan lancar di École Militaire hari ini.
Aku tak sempat perkenalkan diriku tadi di sana.
Tapi ada beberapa orang yang sangat menarik di sana hari ini.
Jika mau, aku dengan senang hati berikan kau daftar orangnya...
...jika kau ada waktu didalam jadwalmu selama...
Aku hargai itu. Jadwalku sangat ketat.
Tentu saja. Bisa dimengerti.
Jenderal, aku bisa kenalkan kau dengan orang di sini jika mau.
Tidak, kurasa timku dan aku bisa lakukan itu sendiri. Terima kasih.
Cory, di mana Badi?
Aku tidak tahu, Pak. Dia tadi di sini.
Kupikir dia seharusnya duduk di samping kau dan Jeanie.
Jenderal, kupikir kita harus luangkan waktu untuk bicara, jadi...
Jadi aku bertukar tempat dengan rekanmu di sebelah sana, aku...
Seperti yang kau bilang, jadwalmu sangat padat.
Siapa tadi kau bilang namamu?
Tom Howard, Pak.
Menurutmu untuk apa makan malam ini, Tom Howard?
Jenderal, makan malam ini untuk menghormati anda, Pak.
Salah. Makan malam ini untuk Afghanistan.
Kami di sini malam ini karena kami berperang di Afghanistan.
Tapi kau punya keberanian mengusir satu-satunya orang Afghanistan di sini...
...dari mejaku?/ Aku minta maaf...
Ini yang harus kau lakukan, Tom Howard.
Aku mau kau duduk...
...di tempat yang seharusnya kau berada,
Dan aku mau kau beritahu Badi untuk segera duduk di sini!
Bagaimana kedengarannya, Tom Howard?
Aku minta maaf, Pak.
Bu.
Aku minta maaf atas perkataanku.
Semua baik-baik saja, Sayang./ Bos?
Aku cukup yakin Dubes Afghanistan ini berasal dari Afghanistan.
Jenderal.
Pak.
Bagus.
Aku tak mau makan malam ini menjadi canggung untukmu, Jenderal,
Jadi aku akan katakan padamu jika kami ingin memberimu...
...bagian pasukan kami sesuai yang kau minta.
Kupikir Jerman tidak akan semudah itu.
Menurutku mereka cenderung untuk mundur bersama-sama.
Dan harus aku tambahkan...
...aku tak mau kau berpikir jika prancis juga begitu mudah.
Ini momen terakhir, bukan? Kita tak bisa berada selamanya di Afghistan.
Itu benar.
Itu sebabnya aku akan memenangkannya.
Terima kasih.
Itu aneh.
Apa kau terbuka untuk menulis biografi, atau...?
Tentu, ya. Aku selalu terbuka untuk...
Ini subyek yang sangat menarik.
Jangan tersinggung, buku bisa menulis dengan sendirinya.
Kita mungkin ada masalah terbang ke Berlin besok.
Gunung berapi di Islandia.
Itu membuat penerbangan dibatalkan karena awan debu.
Kita punya pesawat sendiri./ Ini awan yang sangat besar.
Tak ada yang penerbangan di Eropa. Mereka melarang lalu lintas udara.
Kita tak ada jadwal malam ini, 'kan?
Lalu apa rencananya? Kita minum. Bilang padaku kita akan minum.
Ini hari peringatan pernikahan ke-30 aku dan Jeanie, jadi...
Aku akan mengajak dia makan malam.
Hanya kalian berdua?
Benar.
Tak masalah, sayang. Aku bersenang-senang.
Bagus.
Kita akan kembali lagi...
...saat semuanya normal dan kita bisa pergi bersama-sama./Tentu.
Kita bersama-sama.
Ya.
Ini begitu istimewa.
Kapan hari, aku menghitung...
Kita hanya sedikit habiskan waktu bersama setelah 30 tahun bersama...
...selama 8 tahun terakhir.
Dan, menurutku itu sangat menarik,
Mengingat apa yang terjadi.
Jika aku tidak pergi berperang,
Jika 11 September tidak terjadi,
Jika Amerika tidak di serang dan kami tidak pergi berperang,
Aku mungkin sedang barbekyu di halaman belakang sekarang.
Tapi 9/11 terjadi, bukan?
Aku tahu. Dan aku... Aku minta maaf.
Aku tak mengatakan itu...
...untuk membuatmu merasa buruk./ Kenapa kau bicarakan soal itu?
Tidak, bukan... Aku tidak memikirkannya, aku janji.
Kau memikirkannya. Kau menghitung hari.
Kau baru bilang padaku, suatu hari kau duduk sendirian dengan kalender...
...lalu kau menghitung hari.
Aku tahu. Tapi aku melakukan itu karena...
Aku melakukan itu karena aku bangga denganmu, sayang.
Aku juga bangga pada diriku. Kau tahu?
Aku juga bangga pada diriku.
Kau tahu?
Sayang.
Tidak, sayang, lihat aku.
Semua akan baik-baik saja.
Aku tahu.
Ya, semua...
Semua baik-baik saja.
Ya.
Obama bukan seorang pemimpin. Dia seorang orator.
Dia menghujanji dunia dengan, "Ya, kita bisa..."
Tapi yang sebenarnya "Tidak, kita tidak bisa."
Ya.
Kita tidak bisa di Irak.
Dia juga mengatakan secara lantang kita tak bisa di Afghanistan.
Kita tak bisa di Gitmo.
Di mana lagi kita akan tempatkan semua para bajingan ini?
Itu orator yang bagus. Di bagian itu.
Dia menjual kami seolah kami dobel negatif.
Benar, kita tak bisa melakukan sesuatu.
Kau tahu? Atau itu negatif ganda?
Tidak terlalu, tapi aku paham maksudmu.
Lihat siapa ini!
Hai./ Halo, Ny. Bos.
Bos dan Ny. Boss, sebelah sana.
Kau, minum!/ Tidak.
Kau, minum!/ Tutup palkanya.
Pak, aku mau bilang sekali lagi, ini suatu kehormatan.
Kau pasti sangat bangga.
Kau pasti sangat bangga padanya./ Tentu saja.
Ini dia!/ Ya!
Ayo, Pete!
Ayo! Aku mendukungmu.
Aku selalu suka bajingan ini!
Kita tak berangkat ke Berlin besok./ Apa?
Tak bisa berangkat ke Berlin besok./ Apa?
Mereka tak beri kita izin untuk terbang ke Berlin besok.
USA! Semuanya!
USA! USA!
Ini omong kosong. Cukup satu panggilan telepon.
"Halo, mereka tak biarkan kami lepas landas. Bisa kau urus?"
"Tidak, Tuan. Gunung berapi. Tak bisa berangkat."
"Ini Jenderal Glen McMahon yang kita bicarakan."
"Jenderal Glen McMahon."
"Aku tidak tahu. Kenapa kau tidak bilang?"
"Maaf, Tuan, kau boleh lepas landas."
Selesai! Apa sulitnya itu?/ Aku sudah hubungi mereka. Percayalah.
Dengar, kita adalah Tentara AS!
Kami secara tak langsung menciptakan semuanya!
Dan sekarang ada orang gendut di Brussels...
...yang bilang kita tak bisa terbang dengan pesawat kita sendiri...
...karena gunung berapi di Greenland.
Apa yang harus kita lakukan?
Tetap di Paris dan menunggu gunungnya "berhenti erupsi"?
Entahlah, Greg. Aku belum pernah dalam situasi ini sebelumnya.
Baiklah, percaya denganku kali ini.
Kurasa aku baru saja selesaikan masalah kita.
Aku tak bisa jelaskan kenapa mereka begitu tenang dihadapanku.
Atau kenapa Glen biarkan mereka begitu tenang.
Aku tak merasakan adanya keangkuhan.
Mereka adalah orang yang paling penting di dunia...
...dengan pekerjaan terpenting di dunia.
Mungkin mereka beranggapan aku menganggap mereka luar biasa...
...seperti yang mereka pikirkan.
Apa yang kau tulis?
Apa yang kau tulis? Kau selalu menulis. Aku tak suka itu.
Mungkin mereka berpikir bisa lakukan apa yang mereka inginkan.
Aku seorang penulis.
Aku menulis.
Aku sebaiknya suka apa yang kau tulis.
Katakanlah ada 10 pemberontak.
Sekarang, katakanlah kau bunuh dua antaranya.
Berapa banyak pemberontak yang tersisa?
Kau akan bilang 8 tentunya.
8. Benar?
Benar?
Salah!
Dalam skenario ini, 10 kurang 8 sama dengan 20.
Katakanlah 2 pemberontak baru saja dibunuh...
...dan masing2 orang itu punya teman atau saudara,
Yang kemudian sempat berpikir untuk bergabung pemberontak.
Mereka memikirkan soal pemberontakan.
"Terlihat menarik, tapi apapun alasannya, asal jangan aku."
Kemudian kau pergi dan membunuh teman mereka.
Kau baru saja membuat pikiran mereka bulat.
Teman-temannya itu saat ini sepenuhnya yakin menjadi anggota musuh.
Ya.
Sehingga, dalam perhitungan konta-pemberontak,
10 kurang 2...
...sama dengan 20.
Ya, Bu?
Jenderal, AS menyerang Afghanistan...
...karena serangan al-Qaeda pada 11 September.
Itu benar, 'kan?/ Ya.
Kau telah berbicara kepada kami selama 45 menit...
Dimana... Terima kasih.
Terima kasih.
Kau telah berbicara dengan kami selama 45 menit,
Namun selama itu kau hanya menyebut al-Qaeda satu kali.
Wakil presiden sendiri telah menganjurkan...
...pendekatan kontra0terorisme yang jauh lebih kecil dan sederhana...
...untuk melumpuhkan apa yang diperkirakan menjadi...
...lebih sedikit 100 pejuang al-Qaeda yang masih berada di Afghanistan...
...agar kembali fokus pada apa yang memulai perang ini pada awalnya.
Analisismu tentang pemberontakan di sana...
...membuatku berpikir bahwa tidak ada Taliban monolitik.
Kau ditugaskan ke berbagai negara.
Kau berjuang di 1.000 pertempuran terpisah dengan bersama setempat...
...Yang posisi ideologis utamanya...
...tampaknya hanya karena mereka tidak ingin tentara asing di desa mereka.
Jadi, Jenderal, kau harus tahu, itu adalah perang yang tidak bisa kau menangkan.
Dengan segala hormat, Bu.
Aku berharap sebaliknya.
Aku sangat percaya,
Setelah melakukan perjalanan ke seluruh pelosok negeri,
Setelah berbicara dengan banyak orang dari banyak lapisan kehidupan...
Bahwa yang mereka inginkan itu sama seperti yang kita inginkan.
Kebebasan, keamanan, stabilitas, pekerjaan.
Perkembangan sedang dibuat. Perjembangan nyata.
Tapi tantangan tetap ada.
Ya, aku paham Jenderal.
Dan, tolong, izinkan saya mengatakan dengan tulus...
...bahwa aku tak pertanyakan niat baik anda.
Aku telah mendengarkanmu dari pagi di sini,
Saya aku percaya kau orang baik. Aku bersungguh-sungguh.
Pertanyaanku sebenarnya adalah...
Kau yakin dengan kekuatanmu untuk mewujudkan yang kau jelaskan,
Aku pertanyakan keyakinanmu terhadap kekuatan idealismu.
Kurasa yang ingin aku katakan,
Aku minta maaf, Jenderal, jika ini terdengar tidak sopan,
Tapi aku sendiri pertanyakan kemampuanmu.
Tidak, tak apa.
Aku hargai komentarmu.
Aku serius.
Tapi ada pekerjaan yang harus aku kerjakan.
Aku paham. Begitu juga denganku.
Dan aku berusaha melakukan tugasku.
Sebagai wakil terpilih dari warga Jerman,
Itu tugasku untuk memastikan jika ambisi pribadi...
...dari mereka yang mengabdikan dirinya untuk terus melapor.
Kau sudah korbankan seluruh hidupmu untuk bertempur dalam perang, Jenderal.
Dan situasi di Afghanistan ini, bagimu,
Ini adalah puncaknya dari selama masa pelatihanmu,
Ambisimu selama bertahun-tahun.
Ini momen terbesar dalam hidupmu.
Yang aku pahami, itu yang harus kau miliki, oleh karena itu,
Cara terbaik untuk penyelesaianmu agar membuat momen kejayaan.
Akan tetapi, itu tugasku untuk pastikan ambisi pribadimu...
...tidak sepenuhnya khayalan...l
...dan itu jangan dilanjutkan dengan mengorbankan orang lainnya.
Sayang, kau tak apa?/ Aku tak apa.
Tolong jangan diam.
Ini hari terakhir kita bersama.
Tetaplah di sini denganku.
Tunggu sebentar. Terima kasih.
Aku baru mendapat email dari Gates. Kabar baik dan kabar buruk.
Aku bicara dengan MenHan Jerman, kita mendapatkan pasukan kita.
Ternyata wanita gila tadi...
...hanya bentuk kesedihan dan suara kesepian.
Kabar buruknya, mereka takkan biarkan orangnya meninggalkan markas.
Apapun artinya itu.
Tapi mereka sudah setuju. Jadi tugas kita di sini selesai.
Pak?
Aku sering berpikir jika pria menjadi saru karena pekerjaan berat mereka...
...yang mengharuskan membuat keputusan yang membuat stres.
Sekarang, kurasa saat seseorang mulai merasakan di tulang mereka...
...jika saat-saat indah dalam hidup mereka...
...Mungkin tidak menjadi bagus seperti yang selalu mereka harapkan.
Saat dunia nyata mulai merayap masuk.
Apa yang memisahkan orang percaya seperti Glen dari orang lain adalah...
Kemampuan mereka untuk menghalangi dunia nyata dari luar.
Beberapa orang menyebut ini ketidakwarasan.
Selamat datang di Operasi Moshtarak.
Kami mengambil provinsi Helmand, tuan-tuan, untuk selamanya.
Moshtarak akan menjadi operasi terbesar yang terjadi sejak perang ini dimulai.
Jadi, tak perlu dikatakan lagi, ini hal penting.
Seluruh provinsi ini telah sangat merepotkan kita sejak hari pertama.
Jadi ini akan menjadi ujian definitif yang harus kita selesaikan.
Dan itu dimulai di Marjah.
Jika kita tempatkani tim di sini dan di sini malam ini,
Kita bisa mengatur posisi pemblokiran kita,
Semoga menarik cukup ruang gerak untuk marinir besok.
Bagus/Ramalan mengatakan ini adalah malamnya.
Jika kita tak masuk malam ini, mungkin harus menunggu seminggu lagi.
Aku mau Karzai tandatangani kontrak ini. Cory, bisa kau hubungi dia?
Dimengerti.
Dan di titik-titik ini?
ISR yang beritahu kita lokasi ini...
...dimana tampaknya masih menjadi pusat pergerakan.
Jelas, kita hanya bisa beranggapan...
...bahwa siapa pun yang bukan orang jahat telah pindah atau setidaknya sembunyi.
Kita sudah menjelaskan ke seluruh kota itu hal yang harus dilakukan.
Jika aku boleh pertanya, Jenderal./ Tanyakanlah!
Aku tahu ini Marjah, tapi aku masih belum jelas...
...kenapa kau mengirim pasukan ke Nawzad dan Musa Qala.
Maksudku, tidak ada apa-apa di sana.
Aku hanya tak mengerti apa yang kau inign kendalikan di sana.
Selain kesia-siaan.
Kau lihat peta ini, Frank? Yang ini?
Ini adalah kekacauan yang harus aku bereskan.
Sekarang, kami cukup berbaik hati merencanakan operasi ini...
...agar tidak terlihat seolah orang Amerika...
...menyelesaikan apa yang tak bisa kau lakukan.
Tapi itulah yang terjadi.
Jadi, Frank,
Meski masukanmu sangat dihargai...
Aku tidak ingin kau berpikir itu tak dihargai.
Aku juga menghargai jika kau satu langkah besar untuk mundur...
...dan biarkan aku melakukan ini.
Ya. Ya?
Apa? /Aku tidak bisa menghubunginya. Mereka bilang dia terkena flu.
Kau bilang ini soal apa?
Aku tak katakan soal yang sebenarnya terjadi.
Aku bilang bilang ini sangat penting./ Astaga.
Hubungi dia lagi. Biar aku yang bicara./ Baik. Dimengerti.
Terima kasih, Bernie. Anggap ini terjadi.
Aku akan memberi kau lampu hijau segera setelah saya mendapatkannya.
Ya pak./ Jenderal McMahon mau bicara.
Halo, dengan siapa aku bicara? Ini Jenderal McMahon.
Aku mau berbicara langsung dengan Presiden Karzai.
Aku paham dia tidak enak badan, tapi aku harus bicara dengannya.
Apa dia masih bangun?
Baik. Sambungkan teleponnyaa
Apa maksudmu, dia tidak memilikinya?
Pemimpin dunia apa yang tidak punya telepon di kamar tidurnya?
Apa dia punya ponsel di sana?
Kau sudha coba hubungi ponselnya?/ Langsung ke pesan suara./Apa?
Bilang padanya untuk dinyalakan! Tolong!
Ini... Aku tidak bisa...
Terserahlah! Aku akan ke sana.
Itu yang sedang kulakukan. Aku membuat janji sekarang.
Ya?
Jenderal, silakan masuk/ Pak Presiden.
Silakan duduk.
Silakan duduk. Duduklah.
Bagaimana kabarmu?
Aku baik, pak AKu mencoba menghubungimu.
Aku minta maaf. Aku tidak enak badan.
Aku mengerti, pak
Tapi apa mereka tak bilang ini mendesak?
Kau tahu bagaimana semuanya berada di puncak gunung, Jenderal.
Semua orang selalu mendesak setiap waktu.
Semuanya penting. Tidak ada yang tak penting.
Tidak ada yang tidak bisa menunggu sampai pagi.
Ini penting, pak.
Kami berharap bisa meluncurkan Operation Moshtarak malam ini,
Dan aku butuh persetujuan resmi darimu sebelum melakukannya.
Benarkah?/Ya, Pak./Kenapa?/ Karena itu adalah misimu.
Benarkah?/ Ya, pak.
Tidak ada yang pernah meminta saya untuk menyetujui sebuah misi sebelumnya.
Itu perlu diubah. Misi ini membutuhkan persetujuan Anda.
Jika kita ingin memenangkan kepercayaan Provinsi Helmand,
Ini harus terlihat seolah misi yang kau rancang.
Aku...
Saya tak bermaksud kasar, Pak Presiden,
Tapi itu penting jika kau mulai mengambil peran kepemimpinan di sini.
Kami tidak bisa menangkan ini sendirian.
Tanpa keterlibatan aktif Anda,
Kehadiran kami di sini tidak akan pernah lebih dari sekedar pendudukan asing.
Ini adalah perangmu Untuk negaramu. Untuk wargamuu
Sekali lagi, aku minta maaf, pak...
Tapi kau harus berperilaku layaknya seorang pemimpin.
Aku sudah bertingkah seperti seorang pemimpin.
Aku tidak tersedia
Aku tidak tersedia untukmu seperti presidenmu sendiri.
Kau mendapatkan persetujuanku, Jenderal.
Kita berdua tahu ini takkan pernah menjadi milikku. Tapi...
Aku berterima kasih telah kau mengundang saya...
...untuk berpartisipasi dalam teater ini semua.
Dan semoga beruntung.
Kuharap kau berhasil.
Semoga berhasil malam ini, Glen.
Siapa yang beritahu kau soal malam ini?
Maksudku...
...apapun yang terjadi pada usahamu malam ini,
Semoga berhasil.
Uruslah dirimu sendiri, Pat.
Glen? Glen.
Apa?
Aku mau meminta maaf.
Kau tahu, kapan hari...
...aku bilang takkan ada pawai saat ini semua berakhir?
Aku salah. Itu tak masuk akal.
AKu hanya berpikir itu cara yan buruk untuk mengakhiri percakapan,
Tapi aku salah.
Akan ada ribuan pawai.
Ribuan dari seluruh warga Amerika.
Hanya saja mereka di sana bukan untukmu.
Itu juga disayangkan, tapi itu benar.
Persetan denganmu!
Dimengerti.
Apa itu tadi, kawan?
Bukan apa-apa. Kita berangkat ke Kandahar. Kita harus memenangkan ini.
Baik, dengarkan.
Ini akan menjadi sulit.
Aku takkan gunakan kata-kata halus.
Ini akan menjadi sulit.
Ini akan menjadi misi tersulit yang pernah kalian rasakan.
Ini adalah yang sebenarnya.
Marjah adalah pusat aktivitas Taliban.
Akan ada IED dimana-mana.
Orang terbaik mereka pasti berada di sana.
Dan mereka akan bersiap.
Mereka tahu kita akan datang.
Mereka tahu kita akan datang sejak lama. Jadi tetaplah fokus.
Ini akan menjadi buruk.
Kita akan kehilangan orang.
Aku takkan berbohong soal itu. Akan ada korban jiwa.
Tapi jika kau memiliki tekad yang besar,
Jika kau yakin dengan kemampuanmu,
Jika kau yakin dengan kemampuan orang disampingmu,
Kau akan selamat dari ini!
Aku yakin denganmu!
Aku tahu siapa kau!
Kau adalah anggota tertinggi dari pasukan bertempur...
...yang pernah diketahui dunia. Ingatlah itu selamanya!
Ingatlah itu dengan bangga! Kalian paham?
Apa kalian paham?
Itu benar.
Agar kalian tenang, aku akan minta pendeta berdoa untuk kita.
Terima kasih, Kapten.
Mari kita berdoa!
Tuhan Yang Maha Besar, seiring mereka yang siap bertempur,
Kami berdua agar Roh Kudus-Mu akan memandu mereka.
Seperti saat Kau merobohkan tembok Jericho,
Seperti kau mengatasi amarahmu terhadap Palestina,
Semoga kau menghancurkan Hittites...
...dan memberikan pembalasan terhadap musuh yang seharusnya,
Semoga kebesaran-Mu menyertai dan menjamin kemenangan mereka.
Tetaplah bersama mereka, Tuhan Yang Maha Besar...
Kita bergerak.
Apa yang kau bicarakan?
Kita lihat bagaimana hasilnya.
Orang tertangguh.
Jika ada yang bisa selesaikan ini, kau adalah orangnya.
Kau akan hancurkan ini seperti monyet dengan batu.
Ya.
Kau mesin pembunuh, Glen.
Kau pemburu teroris.
Ingat?
Kau adalah Big Glen.
Kau adalah Glenimal.
Terima kasih, Jenderal.
Aku lapar. Aku mau makan keparat itu.
Astaga.
Farrenberg.
Cepat.
Kontak didepan!
Cepat! Berlindung!
Farrenberg./Jangan terlalu dekat. Berlindung di tembok! Sekarang!
Sial!/ Sebelah sana, arah jam 12!
Cole!
Aku mau melihat senjata. Dia bukan pejuang hingga aku melihat senjata weapon.
Astaga, kau pikir dia sedang lari pagi?
Baiklah.
Kita akan menuju ke rumah sana arah jam 2.
Mengerti? Kita akan cari tahu.
Cutter, kau ikut aku, Song, Carroll dan Trey,
Pergi ke sana dan bawa kami masuk, mengerti?
Kami akan bergerak untuk melindungimu.
Aku mau pasukan ANA pergi duluan.
Trey! Kau bawa dua orang itu denganmu. Mengerti?
Kalian berdua, cepat! Cepat bergerak!
Cepat.
Ayo! Cepat!
Aman.
Angkat senjatamu.
Kita bersiap untuk bergerak sekarang.
Ayo!
Ayo. Cepat, maju!
Cepatlah, berengsek!
Dasar gendut sialan!
Cepat bergerak!
Cepat!
Ke kanan!
Aman!/ Baiklah!
Aman!
Baiklah. Farrenberg, ayo!
Cepat, masuk.
Baiklah, dengarkan.
Kita akan awasi dari atap tempat ini dan pikirkan langkah berikutnya.
Cutter, Cole, kau ikut denganku.
Sisanya tunggu di sini. Mengerti?
Mengerti.
Bergerak!
Ada pergerakan arah jam 12.
Sekitar 300 meter, dua orang di atap.
Mereka bersenjata?/ Entahlah.
Itu pertanyaan sederhana, Trey. Apa kau melihat senjata?/Negatif.
Bukan itu yang kau tanyakan. Kau tanya jika mereka bersenjata.
Jawaban untuk pertanyaan itu, aku tidak tahu.
Itu jelas mereka bersenjata, Ortega.
Kenapa lagi mereka berlarian diatas sana?
Aku tidak tahu.
Aku tak paham dengan mereka.
Yang aku tahu adalah kita harus melihat senjata.
Apa kau tertembak?/ Sialan!
Aku tertembak!/ Kau tertembak di mana?
Di mataku.
Kau bisa buka matamu?/ Ada apa? Dia tertembak?
Kami tak apa. Matanya hanya kemasukan sesuatu.
Hei, semuanya!
Cutter, cepat pergi dari sana!/ Sialan!
Ini hanya air.
Berikan aku 203.
Trey, jangan bergerak!/ Berikan aku senjatamu!
Ortega! Apa yang terjadi? Apa yang terjadi di sana?
Berlindung!
Sial.
Terlalu rendah!
Sialan.
Lagi!
Cepat!
Kerendahan!/ Aku tahu.
Sekali lagi!
Ya!
Kerja bagus, Cole.
Tembakan bagus.
Farrenberg, kau tertembak?/ Tidak.
Apa kau tertembak?/ Tidak, aku tak apa.
Sial.
Persetan dengan ini!/ Cole, kau mau ke mana?
Bung, kau mau ke mana?/ Enyahlah!
Kopral, apa yang terjadi?/ Tunggu, kau mau ke mana?
Diamlah!/ Tunggu, Cole!
Cole! Kembali ke sini, Cole!/ Cole!
Cole, apa-apaan, kawan? Kau mau ke mana?
Kau mau ke mana?
Astaga, Cole!/ Kembali, Cole!
Cole!
Mereka bergerak maju. Mereka di tengah sabuk IED.
Dan peleton pertama dan kedua, mereka tertekan,
Peleton kedua berada dekat dan meminta QRF.
Katakan padaku sesuatu yang bagus, Cory.
Sedang kuusahakan. Aku sulit mendapatkan informasi.
Aku mau mendengar kabar bagus, sialan.
Aku tak mau kata "kekacauan" masuk ke berita besok.
Jangan kuatir soal tajuk berita, kawan.
Kita temukan korban jiwa warga sipil.
Ada korban jiwa sipil di sudut selatan kota, peleton ketiga.
Itu anak-anak dari Sasquatch.
Cutter, cari tahu siapa orang-orang ini.
Jika mereka tetap di sana, aku mau tahu siapa mereka.
Bagaimana?
Minta salah satu ANA bicara dengan mereka.
Mereka hanya bicara Pashto. ANA tak bisa bahasa Pashto.
Entahlah. Pikirkanlah.
Apa-apaan...
Cutter benar-benar terguncang.
Baik. Apa masalahnya di sini?/ Dia bilang tak tahu orang jahatnya.
Mereka hanya menjaga rumah ini, dan tak ada yang bisa mereka perbuat.
Omong kosong. Kita sudah sebarkan selebaran.
Dia tak seharusnya berada di sini.
Kenapa kau masih di sini? Apa alasanmu tetap di sini?
Dia bilang tak tahu harus ke mana lagi. Dia tak punya istri.
Dia kuatir meninggalkan kambingnya. Dia bilang dia berkata jujur.
Kau bisa geledah rumahnya. Kau takkan temukan senjata.
Tunggu.
Farrenberg? Farrenberg!
Ya, aku di sini!/ Kemari!
Kita akan berikan dia uang, mengerti?
Kau serius?/ Ya, aku serius.
Berikan aku... Buka tas itu.
Apa itu, 2.5?/ Ya.
Baiklah, berikan aku satu.
Namaku Jenderal Glen McMahon. Mewakili koalisi kesatuan,
Aku ingin minta maaf atas kehilangan yang kau alami di sini alami.
Aku tahu uang yang diberikan Sersan Ortega tak bisa hidupkan kembali keluargamu.
Tapi semoga itu bisa membantumu membangun kembali,
Kerena kami hanya menginginkan pembangunan kembali.
Dan memberikanmu perlindungan yang kau butuhkan...
...untuk kehidupan panjang dan sejahtera.
Jalanan, sekolahan dan pekerjaan, jadi...
Kau bisa besarkan keluargamu, dan bekerja agar bisa mencari makan.
Taliban takkan berikan kau pekerjaan.
Taliban disini bukan untuk membantumu. Hanya kami yang bisa membantumu.
Ada pepatah di Amerika...
"Kau tak bisa membuat omelet tanpa membuka beberapa telur."
Aku paham jika teradang sulit untuk melihat tangan yang membantu,
Dengan semua senjata dan orang-orang asing...
...serta kekacauan yang kalian hadapi.
Tapi aku janjikan kepadamu, tangan ini siap membantu.
Ini adalah bantuan tangan.
Ya.
Dia bilang dia suka jalanan dan sekolahan, tapi setelah kau pergi,
Semua akan sia-sia dan mereka akan kembali dalam kekacauan.
Semakin kau habiskan berhari-hari di sini,
Maka akan semakin buruk untuk mereka saat kau pergi.
Jadi tolong, pergilah sekarang.
Tolong.
Aku paham kekhawatiranmu. Aku mengerti. Itu...
Itu sebabnya kami berusaha semampunya untuk membawa kedamaian,
Dan melatih pasukan Afghanistan kalian sendiri.
Agar mereka bisa mengurus keamanan kalian...
...menuju ke masa depan.
Tolong, pergilah sekarang.
Dragonfly, ini Spartan Two. Kurasa kami siap untuk bergerak.
Habisi mereka!
Bunuh para bajingan itu! Hancurkan mereka!
KEUNGGULAN. Mitos dan Magis Dari Manajemen Moderen.
Astaga, Willy. Jam berapa ini?
Ini aku, Pak. Maaf membangunkanmu.
Kita ada masalah.
Artikel "Rolling Stone" sudah keluar, dan itu tidak bagus.
Pak, disitu dikatakan kita menjelek-jelekkan Presiden.
Dan juga Wakil Presiden kita.
Jika kita tak pernah mendukung rekanan koalisi kita.
Jika kita hanya mabuk di seluruh Eropa.
Pada dasarnya, itu hanya tur minum di seluruh Eropa.
Aku tak tahu apa legalitasnya dari berita seperti ini
Semua yang dikatakan di sini tidak benar.
Aku akan hubungi editornya besok pagi...
...dan lihat jika ada yang bisa mereka lakukan.
Tapi aku tak yakin ada yang bisa dilakukan
Intinya, ini akan menjadi buruk. Mengerti?
Ini akan jadi sangat buruk. Kita harus tangani kerusakan sekarang.
Teman-teman... Apa ini seburuk itu?
Maksudku, ya, itu penuh warna. Tapi...
Ini "Rolling Stone," oke? Itu bagus.
Dan kalian adalah operatornya.
Kau tahu, di luar sana,
Kau bisa benar-benar tamat.
Hanya sedikit, dasar bodoh, apa seburuk itu?
Ini selalu ide yang buruk.
Kenapa penilaian tidak penting seperti ini...
Simon, bisakah kau diam?/ Aku tidak akan diam!
Ini kekacauanmu. Kau yang membuatnya.
Kau yang mengundang Cullen ini, dan kau tak konsutasi denganku!
Apa yang kau bicarakan? Aku tak berkonsultasi denganmu?
Apa kau bercanda? Kita sudah bicara.
Berikan aku nomor teleponnya./ Apa? Nomor telepon siapa?
Cullen keparat ini. Berikan aku nomornya!
Aku takkan berikan nomornya padamu./Kenapa tidak?
Karena kau bertingkah gila!
Kau bertingkah seperti orang gila sekarang!
Kau pikir ini gila, ya?
Kau pikir aku bersikap gila?/ Peter! Tenanglah!
Kau yang tenang!/ Duckman!
Aku akan menghajarmu jika kau tidak tenang!
Kau boleh mencobanya, Pak Tua. Lakukanlah!
Tenanglah, semuanya.
Aku yakin aku sudah tamat.
Jadi aku minta tolong...
Baik-baiklah satu dengan yang lain.
Pak./ Ya, Pak.
Dick.
Glen.
Presiden mau bertemu denganmu di DC.
Kau harus berangkat dengan pesawat sore ini.
Baiklah./ Baik.
Andy.
Badi.
Baiklah. Ayo, Willy.
Bubar barisan.
Kau butuh sesuatu, Pak?/ Tidak, terima kasih, Willy.
Kau yakin aku tak perlu ikut denganmu?
Aku tak apa, Willy.
Terima kasih./ Ya.
Kunjungi Seksipoker88.net
Bonus New Member 100%
Bonus TO 0.5% Referral 15%
Bonus Turnover Harian
Akhirnya Glen berhasil bertemu dengan Presiden.
Dipecat mungkin bukan pertemuan yang dia inginkan,
Tapi kurasa kau bisa mengatakan itu semacam halaman dalam buku sejarah.
Itu cukup membuatku senang
Tapi sayangnya, sementara aku berpikir...
...jika ceritaku membuat perbedaan, ternyata tidak.
Itu hanya menjadi kisah kehancuran selebiriti lainnya dari masa kejayaannya.
Itu akan menjadi lebih baik jika percakapan setelahnya...
...adalah tentang kegagalan kontra-pemberontakan,
Atau kenapa kita begitu berhasrat untuk selalu berperang,
Atau mungkin bagaimana apa yang kita lakukan hanya menghasilkan musuh agi...
...dengan mengatasnamakan menjaga keselamatan Amerika.
Itu mungkin bagus seandainya bertanya pada orang penting...
...apa yang dikatakan dari semua ini terhadap kita.
Tapi satu-satunya pertanyaan yang ingin ditanyakan semua orang adalah,
"Kenapa sebenarnya Glen McMahon bicara dengan jurnalis Rolling Stone?"
Dan harus diakui, itu pertanyaan yang bagus.
Jadi, dengan kekosongan orang yang memimpin pencarian jiwa,
Apa yang kita lakukan?
Itu jelas, kita singkirkan Glen lalu kita bawa orang lainnya.
Dan orang lain itu adalah Bob.
OpenSubtitles.org require your login in mx player for uploading subtitles, please login now
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.