Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Hey, Do Hana mencoba meniru Kim Hana.
- Dia mencoba bersikap seperti Kim Hana. - Kenapa?
Aku tidak tahu. Beberapa perempuan melakukan itu.
Apa yang dia lakukan?
Dia menggunakan lip tint yang sama.
Juga, dompet yang sama.
Juga! Ha Min menggoda Kim Hana belakangan ini.
- Do Hana terus mengikuti mereka. - Apa?
Apa dia sudah gila?
Do Hana siapa? Aku?
- Oh? - Kau ingin mencoba lip tint ini?
Sangat bagus.
- Tidak, terima kasih. - Ayo pergi.
[Papan Buletin SMA Seoyeon ] [Lee Jihye, apa menyenangkan mempermainkanku dengan Kim Hana?]
[EP.02 Setiap orang memiliki dua sisi] Hei, mythomania!
Oh baiklah. Karena kau bersikeras.
- Aku sudah mengkonfirmasinya. - Kenapa kau begitu yakin itu aku?
Aku melihat history facebook mu Dan menemukan bulletin board itu.
Jadi aku menebaknya.
Woh.. kapan kau mengecek historyku?
Itu pelanggaran hak privasi.
- Itu... - Apa yang kau pikirkan?
Hanya..
Kau terlihat tidak nafsu makan hari ini. Ada apa?
Tidak ada apa-apa.
Seseorang yang harus mengurangi nafsu makannya bukan kamu, tapi dia.
Iya kan?
Sakit tau!
Ada dua Hana di kelas dua.
Yang berambut cokelat itu cantik.
Bukan Hana tapi Hana itu.
Aku suka yang berambut hitam. Rambut pendek itu style ku.
Hana yang itu terlihat galak.
Bukan gayaku.
Guys.
Jangan bergosip
- Maaf. - Hei!
Kenapa kau tidak meminta maaf padanya?
Kau mengatakannya untukku.
Dan aku bukan seseorang yang berambut hitam. AKu Do Hana.
Bisa kah kau menambahkan nama marga ku? Itu membingungkan.
Dan kau pun bukan gayaku.
Mereka gila. Membanding-bandingkan perempuan? Mereka pikir siapa mereka?
Mereka sangat kurus seperti ikan teri
- Ini dia! - Wow!
- Cantik sekali - Apa ini?
- Lucunya! - Saat aku membeli satu untukku...
Apa kau membelikannya untuk kami?
- Terima kasih. - Aku ingin yang ini.
Terima kasih! Ah benar
Aku menggunakan lip tint yang kamu rekomendasikan.
Yang ini sangat bagus.
- Apa yang dia ikuti? - Dia menggunakan lip tint yang sama.
Dan juga dompet yang sama.
Kapan kau membelinya?
Ini populer karena ini membuat warna kulit menjadi lebih terang
Stoknya terbatas. Sulit mendapatkannya.
- Tidak mudah mendapatkannya. - Kau juga menggunakan ini? - Ya.
Dia yang merekomendasikan.
- Bagus kan? - Ya.
Aku harap kita bisa ke universitas yang sama.
Kita pasti bisa! Mari terus bersama.
Hei, apa kau mengatakannya untuk menenangkanku?
Seorang siswa top mengatakan kita bisa masuk di universitas yang sama.
- Oh, ya ampun. - Kau ingin menjadi seorang gamer profesional
Lalu bagaimana kalau kita tinggal bersam di usia 20 tahun?
Aku tidak tahu. Aku butuh izin ibuku.
Tentang pindah rumah dan menjadi seorang gamer profesional.
Kita akn memiliki konseling karir besok
Setidaknya, kita memiliki sesuatu untuk dilakukan.
Meskipun aku ingin, aku mungkin tidak bisa melakukannya.
Mana yang lebih menjengkelkan? Antara tidak melakukan apa yang kita inginkan,
atau ingin melakukan apa yang tidak bisa kita lakukan?
Aku kira dua-duanya sama.
Apa ada sesuatu yang ingin kau lakukan di masa depan?
Tidak ada.
Orang memiliki dua sisi.
Tidak berarti kita mengatakan satu hal dan menyangkut hal lain.
Lebih terlihat seperti sebuah perbedaan antara menjadi biasa saja atau serius.
Kau ingin ke sekolah seni?
Tidak.
Kau mendapat bimbingan?
- Ya. - Jadi...
Aku bilang aku akan pergi ke universitas yang sesuai dengan hasil ujianku.
- Kenapa? - Tidak apa-apa.
Hey! Doha!
Bu Guru, Hana sedang menunggu anda.
Dia boleh masuk.
- Semoga berhasil. - terima kasih.
- Apa ada sesuatu lain yang ingin kamu pelajari? - Tidak.
- Sesuatu yang ingin kamu lakukan? - Tidak ada.
- Sesuatu yang kamu suka? - Tidak ada yang spesial...
Aku ingin menggambar sesuatu.
Kau ingin ke sekolah seni seperti Hana
Seperti...
[A-Teen]
Oh? Hana!
Takdir mempertemukan kita
- Seseorang yang sangat menyukai susu. - Ya.
Bukan aku, tapi seseorang.
- Kau sudah menyelesaikan konseling karirmu? - Ya
- Kau berbicara tentang apa? - Tidak ada yang spesial.
Tentang apa yang aku inginkan dan apa yang ingin ku pelajari..
Jadi?
Apa yang ingin kau lakukan dimasa depan?
Aku? Aku hanya..
- Baiklah, sebenarnya.. - Doha!
Kau ingin memamerkan kalau kau pergi ke sekolah seni
Kau membawa kotak alat lukis
Jaga mulutmu
Itu akan terdengar menjengkelkan bagi siswa lain.
- Kau mau kemana? - Ke Institut khusus.
Aku memiliki tugas kelompok. Kau mengerjakan PR mu?
Tidak. Hei, ayo lakukan bersama.
- Kapan? - Aku ingin lewat sini.
- Sampai jumpa - Sampai jumpa besok!
Berapa harga untuk konsultasi hubungan?
Tteokbokki!
Orang-orang itu ironis.
Kenapa kau ingin mendapat konsultasi dariku?
[Han Min dan Kim Hana, apa mereka sungguh berkencan? Aku sangat menyukainya] Anak-anak memposting ini.
Kenapa kau ingin mendapat konsultasi dariku?
Aku tidak begitu peduli. Karena kita tidak sedang berkencan.
Itu benar tapi...
Kau harusnya menjaga jarak.
Ayo pergi. Aku hampir terlambat.
Orang-orang berteriak dengan tenang.
dan merasakan kesedihan yang berseri-seri
Semua orang seperti itu.
Orang-orang itu ironis, dan memiliki dua sisi
Seperti ku. Seperti...
Aku ingin mengatakannya.
Tapi juga tidak ingin mengatakannya.
Kita bertemu lagi.
Ini pasti takdir.
Karena kelas kita bersebelahan!
Oh Benar. Kau tidak memberitahuku kemarin.
- Tentang apa? - Tentang apa yang akan kau lakukan dimasa depan.
Aku ingin mengatakan sejujurnya
Tapi aku tidak bisa.
- Bukan Hana yang ini, tapi Hana yang itu? - Kau ingin kesekolah seni seperti Hana?
Do Hana meniru segala sesuatu dari Kim Hana.
Kalau aku mengatakannya dengan mudah... Tidak ada yang spesial.
Aku tahu kata-kata itu kembali..
menjadi sangat berat.
Bagaimana denganku?
Apa aku tidak berarti apa-apa bagimu?
Kau...
- Jadi... - Hana!
Mengapa kita tidak...
[A-TEEN]
Diterjemahkan oleh Sweet_Edelweis Follow my ig : sarii_sarr
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.