Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Terlalu dekat.
- Hei. - Hatimu berdebar?
[Papan buletin anonim SMA Seoyeon] [Aku menyukaimu, Hana at Kelas 2-3]
[EP 01. Tidak biasa. Tidak ingin seperti itu] Hana!
Doha! Do Hana, Hai!
- Dimana Kimha? - Kimha?
Dia disana.
- Aku akan memakan yang ini. - Hana.
Kau sudah membaca ini?
Apa itu?
- Hp ku rusak kemarin - Sungguh?
Kau ditandai di facebook.
Aku berusia 18 tahun.
Orang bilang itu usia yang membahagiakan.
- Kau tidak memiliki kegiatan setelah sekolah kan? huh? - Orang-orang berkata demikian.
- Kau ingin keluar denganku? - Maaf?
Kau terus meminta orang lain keluar.
- Perbaiki kebiasaanmu itu. - Abaikan dia. Dia melakukan itu sepanjang waktu.
Beri dia pelajaran! Itu akan menjadi masalah jika kau berkencan dengannya.
Apa maksudmu aku berkencan dengannya?
Aku tidak menyukainya. Dia hanya seorang teman wanita.
- Teman wanita. - Apa? Kalian menonton bioskop minggu lalu.
Kalau begitu aku dan pacarku juga seorang teman.
Tidak ada pertemanan antara laki-laki dan perempuan.
Kau yakin bukan kau yang menulisnya?
- Dia sedang menaksir seseorang. - Sungguh?
Ini ungkapan biasa
- Kamu? - Bukan.
tidak terdengar biasa bagiku.
Itu kau, kan? Orang yang menulis ini.
Baiklah... Sebenarnya,
- Itu akan berlanjut setelah komersial ini. - Apa?
Apa sih? Aku akan terus menanyaimu sampai kau memberitahuku.
Jangan tidur selama pelajaran berlangsung.
Hana, kemarilah.
*Subber benar-benar gk suka ngetranslate bahasa matematika, ga ngerti soalnya. Maaf yah klu saya skip.
- Tanyakan padanya. - Tentang apa?
Kalau mereka berkencan.
Ditengah-tengah pelajaran?
Aku tahu kau tidak benar-benar mendengarnya. Hana, belajarlah dengan giat.
Aku juga Hana. Aku juga belajar dengan giat.
Tanyakan kedia apa mereka itu berkencan.
Lakukan sendiri.
Kau duduk disampingnya. Tanya sekarang juga.
- Hei. - Pada poin ini, minus dua...
Apa kau sungguh berkencan dengan Ha Min?
Tidak.
Kenapa kau memanggil Min Ha Min?
Tidak ada alasan khusus.
Bagaimana dengan Post Anonym itu? Apa Ha Min yang menulisnya?
Aku tidak tahu.
Apa kau berpikir itu Hamin?
Tapi...
Nama di post itu Hana.
Itu bisa saja kamu.
ahh.....
Kalian, dua Hana! Berhenti mengobrol.
- Ya. - Do Hana, jawab saya.
Kalian berdua memiliki nama yang sama tapi ada perbedaan di kelas.
Jangan mengobrol saat pelajaran berlangsung.
Ya. Kalimat itu melekat dihatiku
Ayo fokus.
Anak-anak, kelas belum berakhir. Tenanglah.
Ini tidak sulit, tidak sesulit yang kau pikirkan.
Lihat ini
- Hubungan antar orang lain... - Hei.
- Kapan kau akan mengjaknya keluar? - Siapa?
Hana.
Kim Hana atau Do Hana?
- Diamlah. - Jangan berpura-pura. - Aku juga sedang menaksir orang lain.
Bohong. Kau menyukai Kim Hana.
Tidak. Aku tidak menyukainya.
Mereka dihukum oleh guru Matematika
[Doha and Kimha dihukum]
- Apa kau dihukumi? - Ah bikin kaget saja.
Kim Hana mendapat hukuman.
Apa? Tidak kok.
- Lalu apa ini? - Kau sedang mengerjakan PR mu?
- PR? - Ya.
- Matematika... - Kita tidak sedang di hukum.
Dia memintaku untuk meminjam bukumu. Dia tidak pernah mengakhiri kalimatnya.
Bukan begitu...
- Nanti... - Kenapa?
Tidak.
Ayo makan siang bersama.
Terlalu dekat.
Kenapa?
Hatimu berdegup?
Lihat dia!
Itu sebuah kebiasaan.
- Aku lapar, ayo ke kantin. - Ayo.
- Nama ku Hana. - Hana, ayo pergi.
17 tahun di tambah satu.
Aku Hana berusia 18 tahun.
[A-TEEN]
- Kau ingin ke sekolah seni nanti? - Iya.
Tapi hp ku sedang rusak. Aku harus pergi ke toko servis.
Layarnya terus saja berkedip-kedip.
Aku tidak bisa berhubungan dengan orang lain. Membuat frustasi saja.
- Dengan Hamin? - Kita tidak sering saling berhubungan.
- Dia sedang menaksir seseorang. - Ku kira itu kamu.
Tidak akan ada orang yang memberitahu siapa orang yang disukainya.
Hp ku on nih.
Sudah rusak.
Kau dimana? Kau tidak datang kerja kelompok?
Kau dimana? oh benar, ponselmu kan rusak.
[Kau dimana?]
Mati lagi nih.
Hari ini adalah hari yang penting untuk belajar kelompok.
Tapi aku tidak bisa hadir karena ini.
Sangat tidak mudah menjalani hidup.
Ada banyak hal yang harus di urus.
Bukan kah orang dewasa akan menertawakan apa yang barusan kau katakan?
Mereka pikir seorang siswa selalu riang.
Orang dewasa selalu bekerja keras dan menghawatirkan banyak hal.
Kalau kau ingin pergi belajar kelompok, ayo kita hangout.
- Okay! Boleh aku memanggil Boram? - Tentu.
Apa yang kau inginkan?
Mereka terlihat sama.
- Aku memberitahumu - Apa?
Kau ingin mengakuinya tidak? Aku bilang kau seperti menyukainya.
- Anjing besar itu! anjing itu! - Anjing?
Anjing besar itu.
- Aku mendapatkannya. - Tentang apa?
Tentang siapa yang mengaku padamu.
Tidak begitu jelas ini aku atau kah Do Ha
Bagaimana kau mengetahuinya?
- Diantara hari-hari biasa... - Aku tahu.
Itu Min.
Tidak ada apa-apa
Biasa saja. Tidak semuanya.
Bagaimana kau mengetahuinya? Apa kau hanya menebak-nebaknya?
Kau ingin aku menembakmu dengan KAR99k?
Tidak...
Kita baru 18, seharusnya tidak perlu khawatir
Apa itu kau?
Khawatir?
Tapi kita sangat serius di setiap moment.
Diterjemahkan oleh Sweet_Edelweis Follow my ig : sarii_sarr
[A-TEEN]
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.