All language subtitles for [SubtitleTools.com] [Memori Plastik] 13. Kuharap Suatu Hari Nanti, Kau Akan Dipertemukan Kembali

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Begitu, ya.

Kalau gadis yang ini?

Dia Chelsea.

Dia teman terbaikku.

Kau kenal di mana?

Di taman dekat sini, aku sering lihat dia jalan-jalan sambil bawa anjing.

Apa kau suka anjing?

Tapi, setiap kali aku tiba-tiba gugup saat mau elus bulunya, aku malah digonggong.

Isla banget, ya!

Aduh, duh!

Maaf!

\h\hMenarik Chelsea\h\h

Jadi, kau sendiri yang tarik Chelsea, ya?

Ya.

Ternyata masih banyak kenanganmu yang belum kuketahui, ya.

Hari ini, hari terakhir kita bersama, ya?

kumpulkan cahaya

hikari wo atsumete

tinggalkan kenangan

sayonara no omoide wo

seseorang yang mengagumkan menatap mimpi yang jauh

hitomi ni tataete mitsumeru yume tooku

gelembung ingatan yang jadi rusak

kowarete shimau utakata no Memory

kelembutan air mata yang kesepian

samishisa no namida sotto fukou

ulurkan tangan layaknya kincir yang rebut kebaikan

nobashita te ha kanransha yasashiku toraete

bangkitkan kepingan ingatan

mezamesou na kioku no kakera

menunduk berharap 'tuk menghilang

utsumuite kiete hoshii to inoru kedo

namun kautemukan suaraku

kimi ga mitsukete kureta kono koe wo

jarum jam mulai berdetak

ugokidashita tokei no hari

dunia pun jadi penuh warna

sekai ha yagate irodzuite

hati plastik yang bersinar

Plastic no kokoro ga kagayakidasu yo

takkan kulupakan dan ingatlah

wasurenai de oboete ite

hingga suatu hari kita kan bertemu

itsuka mata meguriaeru hi made

Kuharap Suatu Hari Nanti, Kau Akan Dipertemukan Kembali

Bagianmu bagaimana? Mau kugantikan?

Tenang saja. Serahkan padaku-

Isla!

Tsukasa, pipimu banyak debunya.

Kau juga.

Kalau begitu...

Alasan kau ajak mandi bareng,

karena kau mau lakukan itu, ya?

Mau kusiram sekali lagi?

Enggak.

Sekarang giliranku!

Isla, kau jahil banget, sih!

Hentikan!

Semuanya sudah siap?

Ya, sudah.

Kalau begitu, ayo berangkat.

Kalian...

Pagi, Kazuki.

Selamat pagi!

Dasar.

Mbak Kazuki tumben datang pagi banget.

Padahal biasanya selalu telat.

Aku punya firasat enggak enak, makanya datang lebih awal, dan ternyata betul.

Kenapa kalian hari ini malah ke kantor?

Kazuki, meski sekarang hari terakhirku, aku masih tetap karyawan Terminal Service.

Oh, begitu, ya?

Kau tanpa ini,

hanyalah Giftia, 'kan?

Kembalikan!

Enggak mau!

Kazuki curang. Dari dulu enggak pernah berubah.

Sudah sifat bawaan lahir, sih!

Enggak dikembalikan?

Ya.

Betulan?

Ya.

Baiklah.

Kazuki, aku betul-betul senang bisa bekerja di sini.

Ke-Kenapa jadi formal begitu?

Meski ada saat-saat jatuh bangun,

tapi ada juga banyak hal yang menyenangkan.

Kau ini,

padahal biangnya bikin masalah.

Mbak Kazuki?

Kuserahkan dia padamu, Tsukasa.

Sana! Pergi!

Cepat pergi dari sini!

Kalau mau bertemu mereka, aku sudah mengusirnya.

Sudah pergi, ya?

Mereka sudah pergi, ya.

Kalian repot-repot datang pagi begini cuma buat lihat mereka?

Kalian pada kurang kerjaan, ya.

Betul. Kau juga salah satunya.

Kenapa kita harus sembunyi segala, sih?

Padahal aku berharap seenggaknya bisa ucapkan selamat tinggal sama dia.

Kalau begitu, nanti malah buat mereka jadi beban pikiran.

Kita masih punya banyak waktu, ya?

Baiklah, mumpung masih banyak waktu, kita jalan-jalan yuk!

Apa ada tempat yang mau kaukunjungi?

Kalau Tsukasa?

Ke mana, ya?

Oh!

Kalau begitu, saat aku ucapkan "Tu, wa", terus kita bilang tempatnya sama-sama, ya?

Lalu, kalau tempat yang kita ucapkan sama, berarti kita ke sana.

Siap?

Tu, wa...

Taman hiburan!

Kau mau ke sana juga, Isla?

A-Aku enggak pengin, kok.

Enggak perlu.

Masa? Betulan?

Sini.

Tsukasa?

Ada apa?

Bukan apa-apa, kok.

Ayo, masih banyak yang harus kita jelajahi, lo!

Sebelum kita coba semua wahananya, kita enggak boleh berhenti, ya?

Ah, kita juga harus cicipi semua jajanan di setiap kiosnya!

Ayo kita jelajahi semuanya sampai selesai!

Ayo!

Kau capek?

Enggak, kok.

Hari ini badanku lagi fit banget!

Kalau Isla sendiri bagaimana? Sudah capek, belum?

Belum.

Soalnya aku lagi bareng denganmu.

Kali ini, aku enggak bakal demam terus tiba-tiba pingsan lagi kayak waktu itu, jadi jangan khawatir.

Semua orang tersenyum.

Kau pernah bilang kalau kau suka ke sini karena lihat banyak senyuman orang-orang, 'kan?

Ya.

Pada saat siang dan menjelang sore, senyuman mereka pun berbeda-beda.

Saat siang hari, mereka begitu antusias dan senyumannya terlihat begitu gembira.

Eh?

Dan saat menjelang sore,

mereka mulai terlihat sedikit gelisah.

Terus, kalau malam ini bagaimana?

Sedikit sedih.

Tapi, meski terlihat sedih, masih banyak dari mereka yang tunjukkan senyuman lepasnya.

Karena mereka bisa bawa pulang kenangan indahnya itu.

Isla.

Sebentar lagi tamannya akan ditutup.

Kami nantikan kunjungan Anda berikutnya,

dengan sepenuh hati.

Terima kasih atas kunjungannya hari ini.

Tsukasa, tamannya mau tutup.

Waktu kita sebentar lagi.

Ayo.

Ayo ke mana?

Aku sudah dapat izin.

Izin?

Kita boleh menaikinya.

Meski sebentar lagi tamannya tutup,

tapi petugasnya bilang bakal tunggu kita.

Aku mau naik bersamamu, Tsukasa.

Kayak baru kemarin kita bertemu, ya?

Aku berharap bisa bersenang-senang lebih lama lagi bersamamu.

Ya, aku juga.

Mulai sekarang, kau bakal jalani hidup tanpa aku, ya?

Ya, begitulah.

Aku penasaran sama kau di masa depan nanti.

Kira-kira, kau bakal terus bekerja di Terminal Service enggak, ya?

Ya, mungkin.

Tapi, cabang kita selalu buat masalah, mungkin saja nanti malah dibubarkan.

Betul juga, ya.

Tapi, kau pasti baik-baik saja.

Di mana pun kau bekerja, kau pasti bakal lakukan yang terbaik. Aku percaya itu.

Ya.

Beberapa tahun ke depan, aku yakin kau bakalan dapat pacar baru.

Maaf.

Tadi kayaknya omonganku keterlaluan.

Enggak.

Eh.

Apa yang kausuka dariku, Tsukasa?

Kalau aku, ada banyak hal yang kusuka darimu, lo.

Misalnya...

Saat kau sedang baca buku panduan dengan serius.

Oke, aku sudah ceritakan satu hal yang kusuka darimu.

Sekarang giliranmu.

Ayo, cepat!

Saat kau tersandung, mungkin?

Oke, sekarang giliranku.

Tulisanmu yang rapi.

Gantian.

Sikapmu yang kikuk.

Nasi omelet makanan kesukaanmu.

Tubuhmu yang mungil.

Dari tadi yang jelek melulu.

Tapi, memang itulah yang kusuka darimu.

Saat kau bilang tehku enak.

Itu karena kaunya yang pandai buat teh.

Tanganmu yang besar.

Sifatmu yang penakut.

Kau yang suka tahan air mata terus tetap tegar,

dan berusaha menutupinya dengan senyuman.

Senyumanmu yang begitu manis,

tapi aku sedikit khawatir.

Isla.

Aku bahagia.

Eh, Tsukasa.

Aku betul-betul bahagia.

Sudah waktunya mimpi ini berakhir.

Aku mau mengakhirinya di sini.

Sebelum bianglala ini berhenti berputar,

ya?

Isla.

Aku...

Ini pertama kalinya kau menangis di depanku, ya?

Kau pasti sudah menahannya sejak lama, ya?

Karena memang begitulah sifatmu.

Terima kasih.

Terima kasih sudah menangis untukku.

Kuharap suatu hari nanti, kau bisa bertemu kembali dengan orang yang kaucintai.

Wajah dia terlihat bahagia, ya.

Ya.

Kau sudah berusaha keras sampai saat terakhir.

Saat kalian baca ini,

kurasa aku sudah tidur terlelap.

Aku selalu mengira kalau Terminal Service hanyalah sekadar pekerjaan hapus kenangan seseorang,

dan enggak bakal pernah dapatkan imbalan apa pun.

Bahkan enggak layak buat dapatkan ucapan terima kasih.

Tapi anehnya, ternyata banyak yang ucapkan terima kasih sama aku.

Dan di saat waktu hidupku dekati akhir,

aku pun akhirnya mengerti.

Karena orang-orang di Terminal Service No. 1 begitu baik sampai-sampai buatku terharu.

Mereka adalah orang-orang yang luar biasa.

Mereka senantiasa menerimaku apa adanya.

Sudah sewajarnya aku berterima kasih sama mereka.

Aku sangat senang bisa bekerja dengan kalian semua.

Aku bangga bisa bekerja di Terminal Service.

Kazuki.

Enam tahun jadi mitramu, bagiku juga merupakan kenangan yang indah, lo.

Tsukasa.

Aku sangat senang bisa bersamamu sampai akhir.

Terima kasih.

Untuk semuanya juga.

Terima kasih.

hagureta kimi wo sagashiteta yo\h\h\h\h\h\h\h ku mencarimu yang telah kehilangan arah

yobikaketa koe kakikesarete\h\h\h\h\h\h\h tenggelamkan suara yang memanggilku

boku ga nigirishimeta sono te ha tangan yang kugenggam erat itu

furueteita ne\h telah tergetar

futari no omoi ga modosenai jikan\h\h\h\h\h\h\h\h\h\h\h\h\h\h\h\h yang terpikirkan hanya waktu yang takkan pernah kembali

dakishime takaku tondeku yo\h\h\h\h\h\h kan kita rangkul dan terbangkan tinggi

mangekyou sora ni kirameite\h\h\h\h\h kaleidoskop yang berkelip di angkasa

kimi nanikochinaku hohoendete dan kau tersenyum tanpa ragu\h

itoshisa afureteyuku\h\h\h\h\h\h\h\h\h\h\h\h kupenuh dengan cinta dan kasih sayang

hikari ga toketeku sono mae ni\h sebelum cahaya ini kian meredup

kokoro kara negaunda\h\h\h\h\h\h\h\h\h\h\h ku kan mohon dari lubuk hati terdalam

kono shunkan wo towa ni wasurenai you ni to\h\h\h\h\h\h\h\h tuk jangan pernah lupakan momen ini sampai kapan pun

Seandainya rentang usia hidupku

sudah ditentukan dari awal, aku bakal bereaksi kayak apa, ya?

Aku bakal manfaatkan waktu hidupku yang terbatas ini

dengan jalani hidup sepenuhnya.

Bagaimana dengan program pelatihannya?

Sangat bermanfaat. Banyak hal yang kupelajari.

Sembilan bulan, ya?

Terasa begitu cepat, ya.

Mulai hari ini, aku bakal kembali kerja di sini. Mohon kerja samanya.

Oh, kebetulan sekali. Biar aku perkenalkan.

Tsukasa, dia adalah mitra barumu.

Salam kenal.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.