Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Terima kasih sudah mau menemuiku selarut ini.
Aku bahkan tak bisa membuka tirai di siang hari,
apalagi pergi ke luar.
Kulitku terasa merayap dan terbakar.
Jadi bukan hanya mata, Pak Wali Kota?
Bukan.
Tapi sekarang,
setiap kali aku menyalakan ponsel atau mencoba menonton TV...
tekanan darahku melonjak drastis.
Dadaku sakit.
Mungkin tetangga Amish kita
benar soal gaya hidup mereka, ya?
Begini, Pak Wali Kota,
sebaiknya kita fokus pada sensitivitas cahaya,
sisanya mungkin hanya masalah psikis.
Jika ini hanya ada di kepalaku, katakan,
bagaimana mungkin aku bisa melihat segalanya dalam kegelapan?
Baris atas: E. Baris bawah: A-Z-L-V-A-N.
Aku bisa membaca seluruh catatanmu.
Rasanya seperti ada cahaya
yang memancar dari mataku, menerangi kegelapan.
Ini benar-benar hal yang indah.
Oke, coba kulihat.
Baik. Jangan bergerak.
Wah.
Apa? Katakan padaku, Dok.
Apa yang kau lihat?
♪ Bernyanyi fa diddle-a, diddle-a ♪ ♪ Fa diddle-a, diddle-a day ♪
♪ Kini kau lihat apa ♪ ♪ yang bisa wanita lakukan ♪
♪ Ia bisa mengalahkan iblis ♪ ♪ dan juga pria tua itu ♪
♪ Bernyanyi fa diddle-a, diddle-a ♪ ♪ Fa diddle-a, diddle-a day ♪
Inilah Wali Kota Joshua, menutup malam indah yang penuh kedamaian
dan keharmonisan di Ashland, Ohio.
Prakiraan cuaca hari ini,
langit cerah dan matahari terik.
Jadi, tetaplah aman dan berhati-hatilah semaksimal mungkin.
Seperti biasa, apresiasi untuk para petugas bertopi lebar kita
atas segala pelayanan mereka.
- Gratis untukmu. - Terima kasih banyak.
Mari kita jaga para peternak kita,
seperti mereka menjaga kita.
Dan saat malam berakhir, mari kita berdoa bagi tetangga kita
yang masih berjalan di bawah sinar matahari yang menyilaukan.
Agar kita bisa menunjukkan cahaya sejati kepada mereka.
Kalian adalah cahaya dunia.
Kota yang terletak di atas bukit tidak mungkin tersembunyi.
Tuhan punya rencana bagi kita semua.
- Demi kebaikan bersama. - Demi kebaikan bersama.
Dan ingatlah, sebelum kalian meragukan iman kalian,
- ragukanlah keraguan kalian. - Ragukanlah keraguan kalian.
Tidak, aku tidak bisa.
Kau tahu benda itu harus pergi.
Kau tahu itu. Kau sangat tahu.
Kita akan aman sekarang. Kita akan aman.
Jadi, selamat pagi, dan tidur nyenyaklah Ashland.
Markas besar dunia bagi orang-orang baik.
Wali Kota Joshua, pamit.
Aku akan kembali lima menit lagi.
Sebaiknya kau sudah siap tidur, Nak.
Tommy, bangun!
Tommy, ayo bangun!
Tommy?
Tommy! Masuk ke dalam!
- Cepat! Kumohon! - Tommy! Bangun!
- Ayo, cepat! - Tommy, bangun!
Ibu!
Sial! Sial!
Ibu!
Ibu!
Tommy!
Ibu!
Ya Tuhan!
Tidak, kumohon.
Ibu!
Tommy!
Tidak!
Tommy!
Selamat pagi.
Ya.
Greg? Ini aku. Hanya ingin memastikannya.
Greg?
Kurasa tidak baik jika kau terus
terobsesi pada masa lalu seperti itu.
Kelak kau juga akan menemukan seseorang. Kau...
Ya Tuhan, Rose. Diamlah.
Kau bukan terapis sialanku.
♥ᴹʸᴹᵃᵈ♥
Bagus juga.
Rose, kau akan menyukai ini.
Maaf, ya.
Baiklah.
Oke.
Jadi, kau bisa melihat isi rongga dada di sini.
Sepertinya konsentrasi mereka
lebih tinggi di sini daripada di anggota tubuh.
Sial!
Rose!
Kuharap kau bisa melihatnya. Ternyata kau benar.
Mengerut di seluruh bagian jantung.
Tapi ini terlalu kencang.
Jantungnya pecah di beberapa bagian.
Ini reaksi terhadap matahari.
Hei!
Dasar binatang sialan, jangan ganggu dia!
Sial!
Itu putraku!
Hei, Kara.
Kara!
Apa?
Kau mau melihat sinyal 2,5 gigahertz pada spesimennya?
Ada Bluetooth di cacingnya.
Oke. Pesan diterima.
Jess?
Di mana? Di mana?
Ini buruk.
Di leher, wajah, mungkin lebih banyak lagi.
Ini bukan darahku.
Pejamkan matamu.
Maaf, jangan bergerak.
Mari kita periksa apakah ada "penumpang gelap" di tubuhmu.
Aku melihatnya hari ini. Cacing jantung itu. Kau benar.
Ia memakan pasokan darah.
Yang satu ini mati karena matahari,
tapi cacing jantung itulah yang membunuhnya.
Aku membawakanmu beberapa sampel bagus.
Aku tahu kau ingin sampel mata,
tapi yang ini sudah terlalu rusak.
Jess, apa yang kau lakukan?
Aku mengacau.
Aku terpeleset.
Tapi aku membawakan kue pastri kesukaanmu.
Hanya melebih-lebihkan. Rasanya cukup kering.
Oh, kau marah.
Tidak apa-apa, 'kan?
Aku masih butuh kau diam.
Tumpukan badanmu ke meja.
Aku akan memotong dan mengeluarkannya.
Oh, apakah alat itu bersih?
Sekarang! Sebelum ia masuk lebih dalam.
Ah!
Oh, sial, sial, sial.
Tolong diamlah! Diam!
Lima. Empat. Tiga.
Aduh, sial! Kau selalu memulainya di hitungan ketiga!
Berhenti bergerak! Diam! Diam!
Tekan lukanya.
Sama-sama.
Dan selamat datang kembali, semuanya,
di malam yang damai dan tenang lainnya.
Damai dan tenang.
Keduanya tak terpisahkan, bukan begitu?
Jadi, semuanya, tolong ingat
untuk menyimpan senjata api kalian dengan aman.
Suara tembakan dan kebisingan lain membuat tamu kita panik.
Tubuh kita adalah kuil suci.
Bukan tempat yang cocok untuk ajang penghancuran.
Ingat, tarik pelatuknya, hancurlah jantungmu.
Yeremia memperingatkan, "Hatiku."
"Hatiku. Aku meronta kesakitan."
"Jantungku berdebar kencang."
"Aku tak bisa tenang karena telah mendengar deru peperangan."
Berapa lama lagi kita akan hidup seperti rakun begini?
Aku butuh udara segar.
Kara, ayolah. Hari hampir gelap.
Dan para perayap malam itu sedang merencanakan sesuatu.
Kami menyayangimu.
Ya, aku juga menyayangi kalian.
Aku akan segera kembali.
Yesaya memperingatkan: Di malam hari
dunia luluh lantak dan
dibungkam dalam kesunyian.
Semua kepala akan menjadi botak
dan semua orang akan melolong dalam tangisan yang hebat.
Kehancuran, duka, dan kesedihan yang mendalam.
Kedengarannya buruk sekali.
Tapi Ashland, kita sambut malam dengan senyuman.
Ragukan keraguanmu. Ragukan keraguanmu. Ragukan keraguanmu.
Aku juga menyayangi kalian. Sangat sayang.
Brengsek.
Dasar pemulung sampah sialan.
Bisa kulihat tanda pengenalmu?
Aku bingung. Kalian ini polisi?
Penugasan darurat langsung dari wali kota, Nyonya.
Baru saja terjadi pelanggaran berat.
Masalah buruk terkait jasad seorang anak
saat seluruh kota sedang tertidur.
Yah...
mungkin tidak semuanya.
Lalu?
Yah, kau cocok dengan deskripsinya.
Kita biarkan saksi yang menjelaskannya,
tidak akan lama.
Naiklah. Mobil ini sangat nyaman.
Maksudmu di kursi belakang?
Kursi belakang untuk kriminal. Kau seorang kriminal?
- Bukan. - Tentu saja bukan.
Dan kami pun bukan polisi.
Jadi, rawatlah taman kalian
dan percayakan pada para peternak untuk melindungi tanah kita.
Berkat mereka, para penjarah, perampok,
kelompok tak taat hukum yang berkeliaran di dunia
tetap berada di luar perbatasan kita.
Yesus mengajarkan kita harus sabar menanti panen
untuk memisahkan gandum dari lalang.
Elroy?
Buatkan dirimu secangkir teh. Aku baru saja menyeduhnya.
Biarkan keduanya tumbuh bersama sampai waktu panen tiba.
Bagaimana menurutmu, Nyonya?
Bukan dia orangnya.
Sudah kubilang.
- Kau yakin? - Ya.
Tapi usianya mirip. Sama-sama kurang gizi juga.
Dia tahu sesuatu.
Aku turut prihatin.
Di mana sopan santunku? Elroy?
Nyalakan lampu di belakangmu itu.
Gadis malang ini. Dia tidak bisa melihat apa pun.
Orang benar akan bercahaya seperti matahari
dalam Kerajaan Allah.
Siapa yang bertelinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar.
Kenapa kau menyiksa diri dengan cahaya palsu yang menyakitkan ini?
Orang-orang butuh hal sederhana.
Makanan.
Tidur.
Kasih sayang.
Terkadang mereka butuh sesuatu yang bahkan tak mereka sadari,
sampai hal itu terpampang nyata di depan mata.
Kita butuh Tuhan
dalam cahaya sejati yang Dia berikan.
Tanyalah pada dirimu sendiri:
"Apakah aku bahagia?"
Ayo, silakan. Cicipi sedikit.
Hanya sedikit contoh dari apa yang bisa kau miliki
jika kau melepaskan belenggumu.
Terima kasih kepada Wali Kota Joshua,
saat semua TV, radio, dan internet semuanya mati,
suaranya mengisi kegelapan.
Dan dia menunjukkan bahwa ini bukanlah kutukan. Tidak.
Aku tak mau menjadi seperti...
Ya, awalnya aku juga ragu.
Tapi Tuhan
merancang mereka
untuk benar-benar menyatu dengan hati kita.
Kau akan mencintai mereka seperti anakmu sendiri.
Apa maumu dariku?
Temanmu menodai jasad putraku.
Aku tak bilang dia...
Dia membedahnya, menghancurkan tengkoraknya.
Dan itu tak bisa dibiarkan. Benar-benar tidak bisa.
Apa kau akan menyakiti mereka?
Kami tidak menyakiti,
kami merehabilitasi.
Semua orang bisa berubah.
Gunakanlah imanmu,
dan aku pastikan kau dapatkan satu hal
yang sangat kau butuhkan.
Apa?
Rumah.
Tempat kau tak perlu bersembunyi.
Mm, aku sangat ingin merayakan Rumspringa kedua sekarang.
Kita bisa mengunjungi keluargamu di daerah Amish.
Sudah bertahun-tahun.
Dan jaraknya tidak jauh.
Ya. Kau tahu?
Mungkin akhirnya suatu hari mereka memutuskan hidup modern.
Dan aku datang membawa pacarku.
Hei, apa kalian pakai meja panjang di tengah ladang,
lalu seluruh kota berkumpul dan makan malam bersama?
- Kami tidak melakukan itu. - Kau yakin?
Aku pernah melihatnya di film.
Aku menuntut makan malam meja panjang.
Mm.
Aku akan ajarkan Biologi AP pada adik perempuanku.
Seharusnya tahun ini ia merayakan Rumspringa.
Ayo pergi. Sekarang juga.
Bisa aku tunggu di sini selagi kau selesaikan urusanmu?
Alice... dia sangat baik pada kami.
Dia orang yang percaya.
Bahkan terlalu mudah percaya.
Aku akan sangat kesal jika kau pergi dan menyakiti
hatinya yang sudah rapuh.
Aku butuh melihat komitmenmu.
Jadikan aku yang terakhir, oke?
Nak, kau sudah bebas.
Gampang sekali.
Apa?
Sudah terlambat untuk mundur sekarang.
Kau tidak perlu melihatnya.
Mm,
Jika hari ini berjalan berbeda?
Kita tak perlu membicarakannya.
Kurasa kita perlu membicarakannya.
Tidak ada yang berubah,
jadi tak ada yang perlu dibahas.
Aku hanya perlu tahu kau akan melanjutkannya.
Kita menolak tubuh dan pikiran kita diambil,
dan kita menolak melayani mereka.
- Waktunya bercinta? - Mm, sangat seksi.
Oh, sudah waktunya.
Lagipula...
Bisakah kita meninggalkannya di lift sampai pagi?
- Hentikan! - Hanya beberapa jam!
Di sana cukup hangat.
Baiklah,
aku pergi. Aku pergi.
Jess?
Mm, dua menit lagi.
Kara!
Apa yang kau lakukan?
Dengarkan.
Dengarkan saja.
- Oke? - Oke, Kara, aku mendengarkan.
Aku benar-benar tidak berpikir sejauh ini.
Mungkin karena cacingnya.
Kara, apa kau terinfeksi?
Ya.
Tapi tidak apa-apa!
Kita bisa menertawakan ini sambil minum bir nanti.
Setelah apa?!
Hentikan!
Tidak!
Dia akan tenggelam!
Tidak!
Tidak!
Tidak! Tidak! Tidak!
Katakan apa yang harus kulakukan.
Apa yang harus kulakukan?
Pasti ada cara lain.
Tidak mungkin berakhir begini.
Sudah berakhir, Jess.
- Tidak! - Jess, sudah berakhir.
Di sini tidak aman lagi.
Mereka akan datang mencari bajingan ini.
Tak ada yang datang sampai malam.
Lagipula, jangan sia-siakan spesimen hidup ini.
Akhirnya dapat sampel matanya.
Apa? Rose? Jangan.
Kau tak membutuhkannya.
Dia pun tidak.
Duduki kakinya.
Makin kita sakiti dia, makin kejam mereka memburu kita.
Akan kubuat cepat.
Apa semua ini sepadan?
Rose.
- Rose! - Ya?
- Ayo. - Oke, mari pergi.
Pelan-pelan saja, oke?
Jika terlalu berat, kita bisa kembali.
Hei.
Menemukan ini di bagasi.
Kau baik-baik saja?
Seluruh kulitku terasa gatal.
Mereka tak pernah memperbaiki pintu itu, ya?
Tak seburuk yang kubayangkan.
Tentu saja buruk.
Ruang kelasmu atau kelasku?
Hanya ini yang bisa kutemukan.
Satu, dua, dan...
♪ Di jantung Ashland ♪ ♪ tempat mimpi bermula ♪
♪ Sekolah Edison ♪ ♪ cahaya penuntun kita ♪
♪ Guru dan teman ♪
♪ Bangkit dan bersinar ♪
♪ Di sekolah Edison ♪
♪ Bintang kita bersatu ♪
Hei.
Terima kasih hadiahnya.
- Hei. - Tak bisa tidur?
Kau bau.
Ya. Aku memang butuh mandi.
Bukan.
Bagiku sekarang kau bau sekali.
Oh.
- Bau apa? - Seperti daging busuk.
Awalnya samar, tapi saat bangun baunya makin menyengat.
Menjijikkan.
Tak apa. Kita bisa cari sesuatu...
Rosie.
Aku bisa merasakan mereka.
Melompat-lompat di dalam sana.
Menggali makin dalam.
Pergilah ke kota.
Mereka akan menerimamu.
Aku akan pergi.
Kau harus pergi.
Pergilah ke kaum Amish.
Cari Susanna.
Dan tunjukkan itu pada mereka.
Jangan beritahu tentang kami, oke?
Aku tak ingin kau sendirian.
Hentikan.
Kita sudah berjanji!
Kau sudah berjanji! Ini lebih baik daripada itu!
Hentikan!
Aku pergi sekarang, oke?
Kau tetap di sini.
Rosie, kumohon.
Lima. Empat. Tiga!
Rose!
Oh!
Maaf.
Oh, tidak apa-apa.
Harusnya aku berterima kasih. Aku bisa tidur lagi.
Saat ada cinta di rumah.
Tulang rusukku.
Ada yang salah.
Benar-benar ada yang salah.
Tak ada masalah yang abadi.
Tubuh kita adalah taman yang indah. Mereka beradaptasi.
Kau menipuku.
Kau menginfeksiku.
Pikiranku.
Aku takkan pernah melakukan hal itu pada teman-temanku.
Sayangku.
Cacing otakmu belum menetas. Itu murni perbuatanmu sendiri.
Tapi sekarang,
kau seharusnya mulai merasakan insting keibuan.
Keinginan menjaga mereka. Merawat taman itu.
Rasanya memang luar biasa.
Ini...
Jangan melawannya.
Melawan hanya akan merusak kimiawi otakmu.
Spiral kematian.
Itulah sebabnya dunia hancur lebur.
Selagi pikiranmu rapuh,
kau harus menemukan kedamaian batin.
Karena itulah malam ini,
kita mengadakan upacara.
Bagaimana serangan peternak bisa membawa kedamaian batin?
Itu selalu jadi pilihan terakhir.
Kami berjuang keras memenangkan hati dan pikiran warga,
mengetuk pintu alih-alih mendobraknya paksa.
Siapa pun bisa berubah.
Kecuali kaum Amish.
Mereka takkan pernah berubah.
Kita membiarkan mereka.
Dari mana menurutmu aku mendapatkan semua bahan pangan?
Wali Kota Joshua menetapkan batasan yang tak boleh kita langgar.
Persetan denganmu! Brengsek!
Brengsek kau!
Hai.
Salam. Sahabat yang luar biasa.
Apa ini pertanian Yoder?
Ah, ya.
Aku Susanna Yoder, pengacara.
Jess. Senang bertemu denganmu, Susanna.
Tak banyak orang sepertimu di sini.
Hari ini sungguh tidak biasa.
Apa orang tuamu... ada?
Moses dan...?
Mereka sudah tiada.
Aku turut berdukacita.
Peralatan pertanian.
Alat-alat. Tapal kuda.
Kami punya semuanya, atau bisa kami buat di sini.
Kecelakaan kereta kuda.
Truk besar orang Inggris.
Terlalu banyak alkohol.
Saudaraku, Hans, yang menjalankan bengkel sekarang.
Rasanya seperti sekolah militer.
Dari mana kau dapatkan ini?
Aku minta maaf.
Siapa dia bagimu?
Hmm?
Kami berteman.
Apa yang terjadi pada Rose?
Bagi kami, dia sudah lama mati.
Bagi dia, kau sangatlah berarti.
Dia selalu merasa paling aman di sini,
dia memintaku berjanji menemui keluarga Yoder
untuk meminta bantuan
karena aku butuh tempat yang aman.
Aku bisa bekerja dan memasak.
Kami kaum Amish. Kau orang Inggris.
Kau harus pergi. Susanna, masuklah.
Ikut aku, Nona Jess.
Maaf. Datang ke sini adalah kesalahan.
Mobilku ada di sebelah sana.
Kau menginap di gudang, Teman.
Tidak. Dia benar-benar tak ingin aku...
Jangan, kumohon menginaplah malam ini.
Kau tak seperti dugaanku berdasarkan ceritanya.
Sama sekali tidak mirip.
Dia menceritakanku padamu?
Tentu saja.
Luar biasa.
Kau hanya perlu berdiri di sini, pejamkan mata,
dan temukan kedamaian batin.
Oh, ini cuma lumpur.
Bukan darah atau hal aneh lainnya.
Cacing suci.
Aku mengurapi raga ini sebagai taman hidup bagi-Mu.
Agar kau bisa berlari
dan tidak merayap,
bermandi dalam darah kehidupan,
berbuah dan berlipat ganda.
Untuk menanamkan pikiran yang mulia,
untuk merasa dan memahami.
Dan menerima cahaya sejati.
Amin.
Aku bisa melihat!
Oh, sudah lama sekali tidak ada yang mendapatkan penglihatannya kembali
saat pengurapan.
Seluruh kota akan bersukacita mendengar kabar ini.
Hei, tersenyumlah.
Persik?
Kau serius?
Aku belum pernah melihat persik sejak...
Oh, aku rindu buah persik.
Terima kasih.
Jadi,
bagaimana bisa gadis Amish terdengar seperti Bill dan Ted?
Kawan! Kau tahu Bill dan Ted!
Oh, waktunya bercerita.
Oke.
Saat aku tujuh tahun, Rose sedang menjalani Rumspringa.
Dan suatu malam
aku mendengar ketukan di jendela.
Aku membuka tirai dan hampir berteriak.
Rose memakai jaket kulit ini,
dengan hiasan logam yang runcing.
Ceritakanlah!
Aku sedang bercerita, 'kan.
- Oh, bukan, itu cuma ungkapan— - Oh, oke.
Tidak apa-apa. Lanjutkan.
Rambutnya juga sangat mirip milikmu.
Hanya saja, rambutnya hanya ada di tengah.
Rosie punya rambut mohawk?
Ya. Dan dia membawaku keluar diam-diam.
Kami pergi ke bioskop.
Itu adalah...
momen paling keren.
Kami menonton dua film berturut-turut.
"Excellent Adventure" dan "Bogus Journey".
- Dan itu menjadi— - Kenangan yang sangat berharga.
Lalu minggu depannya, dia datang
dan membawa benda ini, um,
si DD!
Seperti... oh, apa namanya?
Lingkaran logam..
..yang ada film di dalamnya.
- Oh, DVD? - Ya! DVD!
Dia pergi ke rumah temannya
dan kami menontonnya di sana.
Oh, tontonan kedua biasanya tak seseru itu.
Oh tidak, tetap seru.
Bahkan terasa lebih seru setiap kalinya.
Ya, tiap minggu dia datang menjemputku.
Mungkin sudah seratus kali atau semacamnya.
Dia tak pernah menunjukkan film lainnya padamu?
Dia tak ingin membuatku kecewa.
Itu sangat mirip dengannya.
Setelah itu, Rose tak pernah kembali.
Jadi di masa Rumspringa-ku,
aku berniat mencarinya.
Dan kami akan berkendara mobil
ke bioskop terbesar yang pernah ada.
Tapi aku sudah 16 tahun.
Dan Rose sudah tiada.
Dan tak ada Rumspringa.
Aku merasa...
sangat terjebak.
Siapa dia bagimu?
Kami rekan kerja, sesama guru.
Aku guru Bahasa Inggris, dia Sains.
Wah.
Dia seorang ilmuwan?
Tapi siapa dia bagimu?
Kami berteman.
Seperti Bill dan Ted.
Sahabat baik.
Sahabat baik.
Kuharap masalahnya bukan ini.
Ini?
Apa maksudnya?
Larva pertama yang mencapai jantung
tumbuh lebih besar dari yang lain.
Satu tubuh, satu ratu,
dan keturunannya memberi makan seluruh tubuh.
Tapi...
terkadang
larva kedua salah mengira tujuannya
dan tumbuh terlalu besar.
Lalu akan ada dua kerajaan berbeda
yang bersaing dalam satu tubuh.
Lalu apa yang terjadi?
Tidak apa-apa!
Ada prosedurnya.
Aku akan membantumu bersiap-siap.
Sekarang?
Apa itu menyakiti mereka?
Ini manusiawi.
Apa itu akan menyakitiku?
Yah, aku takkan membohongimu.
Ini tidak sempurna,
tapi ini berhasil.
Bisakah kau menemaniku di sana?
Tentu, Sayang.
Andai saja aku bisa.
Bagaimana Rose meninggal?
Dia mati saat melindungiku.
Aku juga ingin jadi ilmuwan.
Saat aku menjalani Rumspringa nanti,
- aku akan— - Tidak, Susanna.
Tak ada yang namanya Rumspringa.
Tak ada tempat yang aman.
Ilmu pengetahuan sudah musnah. Yang tersisa hanya mereka.
Mereka hanya ingin kau menjadi seperti mereka.
Dan sekali kau jadi seperti mereka, takkan bisa kembali lagi.
Kau terdengar persis abangku.
Kau aman di sini.
Kau sehat.
Kau punya masa depan.
Kami gunakan sebagian spektrum sinar matahari
untuk memicu reaksi.
Ayo, biar kubantu kau bersiap.
Agak dingin.
Sebenarnya ini lumayan nyaman.
- Apa yang kau—? - Demi keamanan semua orang.
Sudah siap.
Simpulnya kuat sekali.
Bisa robek secara alami di sana.
Bisa beritahu aku apa yang terjadi?
Tidak juga.
Atur ke tingkat satu.
- Satu. - Denyut jantung?
Masih di tingkat satu.
Kau merasakannya?
Ya. Tidak apa-apa.
Seperti rasa hangat yang halus.
Menunggu reaksi pemicu.
Tunggu, tunggu. Berhenti!
Kita tak bisa berhenti sekarang.
Seluruh tubuhku terbakar. Berhenti!
- Reaksi. Naik ke tingkat tiga. - Siap.
Tiga!
Naikkan satu klik tiap 30 detik hingga tingkat lima.
Ada tanda dari inangnya?
Inang utama tenang, denyut tinggi tapi stabil.
Terus guncang dia.
Lima.
Matikan.
Bisa panggil Alice ke sini?
Sudah selesai?
Yah, dia bereaksi, tapi...
Benda itu terjepit kuat di dalam.
Cepat selesaikan saja!
Selesaikan sekarang.
Naik ke tingkat enam. Kecepatan ganda.
Dua-enam-dua.
Aku menariknya.
Daya delapan.
Dua-delapan-dua.
Butuh bantuan?
Dia melilit di tulangnya.
Jangan lepaskan. Pegang terus.
Ekornya sudah kupegang.
Kita perlu bius lokal.
Kejar dia.
Ketuk.
Ketuk.
Ketuk.
Ada pergerakan!
Potong!
Bawa gadis itu masuk ke sini.
Agar dia bisa sarapan layak
yang rasanya bukan seperti debu.
Tidak.
Kawan!
Ini tidak lucu!
Aku takkan mendapatkan Rumspringa.
Jadi Jess adalah Rumspringa-ku.
Bukan begitu aturannya.
Bagaimana aku bisa dibaptis tanpa memahami pilihanku sendiri?
Kau punya pilihan. Ayah dan Ibu pun punya.
Rose juga punya pilihan.
Sekarang giliranku, Hans.
Ini tradisi kita.
Para tetua mungkin melarangnya,
tapi aku tidak.
Kau harus tetap bekerja di bengkel.
Ya, tentu saja, tentu saja!
- Dan dia juga akan belajar. - Ya. Aku akan mengajarinya!
Aku akan mengajarinya menggunakan arit dan juga memanggang.
Aku akan bekerja keras. Janji.
Dengan berat hati kami kabarkan
pembunuhan tragis Elroy Martin,
peternak tercinta kita, di tangan
tetangga yang tidak tercerahkan.
Ini tidak akan dibiarkan begitu saja.
Kami sedang mencari kandidat untuk peternak baru.
Agar kita semua bisa fokus membuat Ashland jaya.
Kembali ke musik!
Halo, Sayang.
Kenapa tidak duduk dulu?
Begitu, ya.
Sudah kubilang, duduklah.
Alice sangat memujimu.
Katanya kau bisa jadi pengganti yang hebat bagi Elroy kita tercinta.
Kenapa kau ingin menjadi peternak?
Peternak adalah penjaga cahaya sejati.
Yah, kurasa aku tak bisa menyalahkanmu karena mendengarkan siaranku.
Bukan begitu?
Peternak adalah pendongeng,
pemeran di atas panggung.
Cerita seperti apa itu?
Bahwa hanya ini yang kita punya.
Di luar sana tak ada apa pun selain bahaya,
kehancuran, dan kematian.
Tapi di sini, di Ashland, kita memiliki cahaya.
Sekali lagi, kenapa kau ingin menjadi peternak?
Kita mengubah nista menjadi wadah.
Dan segala macamnya!
Asal kau tahu, aku sudah tak terhitung mendengar orang-orang berkata,
"Jika aku tak punya cahaya,
lebih baik aku mati saja."
Situasinya sudah lama memburuk?
Terkadang kenyataan itu lebih menyakitkan daripada kebohongan.
Apa maksudmu?
Di luar sana,
mereka tidak merawat cacing jantung.
Tidak. Mereka membiarkan tirai terbuka.
Mereka memakai Bluetooth,
mereka menembakkan senjata sialan yang berisik,
dan hal itu membuat cacing jantung panik.
Lalu orang-orang itu mati.
Setiap hari, makin banyak dari kita
yang mati sia-sia di jalanan seperti putra Alice.
Kenapa kau...
ingin... menjadi...
Peternak?
Untuk menegakkan hukum!
Kau tahu bagaimana demam...
bisa membunuhmu?
Demam bukanlah penyakitnya,
itu hanyalah reaksi tubuh terhadap penyakit.
Tapi tubuh tak tahu kapan harus berhenti.
Kau akhirnya membunuh diri sendiri saat mencoba menyelamatkan diri.
Semua orang akan berakhir seperti ini.
Dan kemudian,
seperti Tommy yang malang.
Prosedur kilatmu dengan dokter gadungan itu
hanyalah solusi sementara menuju hal yang pasti.
Kita hanyalah makanan.
Pada akhirnya, akan ada lebih banyak dari mereka di dalam dirimu,
daripada dirimu sendiri.
Dan kisah tentang cahaya itu,
hanyalah sebuah obat penenang
agar bisa melewati penderitaan.
Jadi, kenapa kau ingin menjadi peternak?
Aku ingin penderitaanku
memiliki sebuah arti
dan...
Oh, kau hampir sampai di sana, Nak.
Ambillah langkah terakhir itu menuju kekuasaan sejati.
Dan jika aku harus menderita,
maka semua orang juga harus merasakannya.
Nah, barulah kita sepaham. Peternak.
Pergilah dan berlipat gandalah.
Paling jaya.
Oke.
Mari kita mulai. Kau siap?
- Siap? - Ya.
Oke. Oke. Ayo jalan.
Nah, begitu.
Kita berkendara!
- Oke! - Bagaimana menurutmu?
Oke. Itu agak terlalu cepat.
Wuhu!
Rasanya sampai ke perut.
Oh, luar biasa.
Saat kau angkat kakimu dari rem,
mobilnya akan bergerak.
Pelan-pelan, lembut, dan ringan.
- Kita jalan. - Ya. Kita jalan.
Perlahan.
Bagus sekali.
Itu hebat!
Itu luar biasa!
Sedikit menakutkan.
Ya ampun, kau sangat berani dan melakukannya dengan baik.
Oke, kau bisa melaju sedikit lebih cepat.
Aku menyetir!
Kalian para sukarelawan?
Itu kami.
Bisa kubantu membawanya masuk.
Apa pun yang kalian butuhkan.
Tahan dulu, si Semangat.
Aku hanya butuh beberapa saksi untuk mengenali pelakunya.
Bukan seorang peternak.
Belum.
Hanya peternak yang boleh bepergian di wilayah Amish.
Ini luar biasa.
Kenapa semua orang tidak memakai ini setiap saat?
Ini hanya untuk urusan resmi.
Andai saja stoknya lebih banyak.
Aku ragu soal ini.
Apa yang kita katakan soal keraguan kita?
Mari kita mulai.
Bantu aku membawanya kembali ke dalam.
Akan baik-baik saja. Tunggu saja.
Lakukan lain hari saja.
Tidak, harus hari ini.
Tidak ada bahaya.
Lihat?
Gunakan imanmu lagi.
Kita akan mengubahnya saat menemukannya, 'kan?
Aku ingin ini segera berakhir.
Tak ada seorang pun di kota ini
yang ingin melihat pembunuh berkeliaran.
Jika dia tega membunuh
pasangan sesama jenisnya sendiri,
dia akan membunuh siapa saja.
Rose mati?
Wanita bernama Jess itu gila.
Tidak, dia tak mungkin melakukannya. Itu tidak benar.
Kara sayang,
kata-kata adalah kekuatan kita.
Saat kita merangkai kata yang tepat,
dengan urutan yang tepat pada orang yang tepat,
pintu akan terbuka bagi kita.
Kita dapat izin, sumber daya, dan bantuan.
Semua demi kebaikan.
Kau mengerti maksudku?
Tapi jika pintu tak terbuka, kita dobrak saja, 'kan?
Kita sudah mengetuk cukup lama.
Mungkin Cleveland bisa terlihat saat cuaca cerah.
Aku belum pernah ke sana.
Pasti tempat itu seperti neraka.
Sejujurnya, memang selalu begitu.
Kota gagal di tepi danau.
Ayo pergi!
Mari kita buktikan sendiri.
Tak ada yang pergi sejauh itu dan kembali.
Jika tempatnya bagus, pasti ada yang kembali, 'kan?
Mungkin lebih banyak orang cacing,
atau sesuatu yang lebih buruk.
Apa yang lebih buruk dari orang cacing?
Orang normal yang putus asa.
Aku akui keunggulan perayap malam.
Setidaknya mereka beradab satu sama lain.
Mereka berbagi makanan, tempat tinggal,
saling menyemangati di radio?
Bawang bombai juga masuk daftar belanjaan.
- Apa? - Ada apa ini?
Semua yang mereka butuhkan.
Untuk panen yang baik, seseorang harus menanam benih yang baik.
Dan lihatlah cuaca hari ini, kita akan kembali dalam...
Suara apa itu?
Itu siaran bisbol.
Menara radio di Ashland menyiarkan semua frekuensi.
Satu-satunya hal yang kau dengar
hanyalah Wali Kota Joshua yang menyebarkan propaganda.
Orang-orang di kota
sedang berada di luar sekarang,
bermain bisbol di bawah matahari!
Mereka membuatnya seolah dunia luar seperti film Mad Max sialan.
Sial!
Sialan!
Rosie dan aku sudah sangat dekat!
Jess.
Ayo pergi.
Rumspringa yang sesungguhnya.
Kau harus memberitahu abangmu.
Beritahu. Jangan minta izin.
Kenapa kita tidak melihat orang lain?
Bagaimana dengan mobil-mobilnya?
Tidak ada pesawat terbang?
Mungkin mereka sedang melakukan eksperimen pada kita?
Kemungkinan besar mereka cuma tidak peduli pada kita.
Jika orang-orang di kota tahu pemimpin mereka berbohong,
maka dia takkan punya kuasa lagi.
Banyak yang harus kau pelajari soal politik Amerika.
Lagipula, tak ada cara membuang cacingnya.
Begitu sampai di jantung, kau akan mati tanpanya.
Tapi orang-orang masih bisa berubah.
Tidak, orang-orang sudah jadi bajingan bahkan sebelum ada cacing.
Mereka takkan tiba-tiba menjadi suci karena apa?
Karena Disney World masih ada?
Tapi mereka harus diberi kesempatan untuk memilih sendiri, Kawan.
Sial.
Itu pasti salah satu dari kita.
Itu dia?
Kurasa begitu.
Ya, benar.
Ini bukan tugasmu.
Tetap di sini. Nyalakan mesinnya.
Tetaplah tenang.
Aku ikut denganmu.
Tidak, kau tidak ikut.
Siapa itu?
Aku tidak tahu.
Kabar buruk.
♪ Ayo lari. ♪ Jangan,
jika kita lari, mereka akan mengejar kita.
Tidak!
♪ Tapi ini membela diri. ♪ Kaum Amish itu pasifis.
Ini Rumspringa!
Tiarap di lantai.
Ada yang bisa kubantu?
Tolong matikan mesinnya.
Dari mana kau dapat mobil ini?
Dan siapa teman Amish-mu ini?
Ada masalah? Aku tak melihat lencana.
Aku bukan peternak.
Aku seorang ibu yang berduka.
Oh, sial.
Aduh!
Sialan.
Pergi bantu dia!
Kita saksi di sini, bukan mayatnya.
Dasar pelacur sialan!
Kara?
Bersihkan darahnya. Rentangkan tanganmu di bawah matahari.
Sialan.
Kau berdarah. Kau juga kena darah!
Ayo pergi. Cepat pergi.
Tidak. Taruh selimutnya di kursi belakang.
♪ Apa? Tinggalkan dia! ♪ Tidak!
Tolong, keraskan suaranya.
Kita sedang membangun taman Eden.
Agar nantinya...
Mari kita periksa. Langsung ke kamar mandi.
Anak Manusia akan mengutus malaikat-Nya
dan mereka akan mengumpulkan segalanya dari kerajaan-Nya
hal-hal yang menista...
Ampuni aku, Bapa, karena aku telah berdosa.
Akan ada ratapan dan kertakan gigi.
Lalu orang-orang benar akan bercahaya
seperti matahari dalam kerajaan Bapa.
Siapa yang bertelinga, hendaklah ia mendengar.
Kau di sini.
Biar kutebak. Kau bisa menciumku datang.
Kau bau seperti babi yang berguling di kotoran.
Bagaimana gadis itu?
Dia baik-baik saja. Kurasa.
Ada yang bisa kubantu?
Tetaplah di sini.
Aku minta maaf,
tentang putramu.
Dia memang sudah tiada.
Aku terpaku pada sesuatu yang takkan mungkin bisa kembali lagi.
Namun aku kehilangan penglihatanku,
agar akhirnya aku bisa mendengar.
Aku turut berdukacita soal... um,
aku tak tahu harus menyebutnya apa.
Rose.
Namanya Rose.
Stasiun radionya ada di Jalur 20.
Matikan siarannya.
Itu takkan mengubah apa pun.
Bagiku, itu sangat berpengaruh.
Gunakan imanmu.
Wah.
Mari kita beraksi.
Rosie akan membunuhku jika aku membuatmu dalam bahaya.
Rose melanggar semua aturan,
dan dia takkan pernah membiarkanmu pergi sendiri.
Kita adalah keluarga.
Bukan begitu?
Gadis itu menceritakan apa yang terjadi.
Dia melarikan diri.
Kau takkan lari juga?
Tidak.
Kau pikir kau bisa jadi peternak yang lebih baik, 'kan?
Tentu saja.
Baiklah, anak baru.
Ayo jalan.
Kejar aku.
Sial.
Apa-apaan ini?
Apa yang dia lakukan?
Masuk ke sana! Kau bodoh sekali!
Hentikan! Ya Tuhan!
Cukup!
Apa? Masuk ke sana!
Apa-apaan yang kau lakukan?
Lepaskan dia, jalang!
Ada apa dengan kalian semua?
Lepaskan aku.
Lepaskan aku, sialan!
♪ Lepaskan aku, jalang! ♪ Tenanglah.
Apa-apaan?
Apa yang dia lakukan padanya?
Wali Kota Joshua takkan senang soal ini.
Itu akan jadi masalahnya.
Mungkin saja.
Kita harus hidup rukun dengan tetangga kita.
Kita tetap nyalakan cahaya palsu untuk mereka
sampai mereka datang ke cahaya sejati.
Tubuh kita hidup selaras dengan taman kita,
saling memberi dan menerima. Sempurna.
Sayangnya,
rumor itu benar adanya.
Seorang peternak yang baru saja bergabung
menggunakan kekerasan
saat mengunjungi rumah warga yang belum tercerahkan.
Percayalah,
ini tidak akan dibiarkan begitu saja.
Harmoni dan keseimbangan adalah pelajaran kita malam ini.
Kau sibuk sekali rupanya.
Berubah pikiran?
Alice akan malu melihatmu.
Bagaimana perasaannya padamu setelah apa yang terjadi hari ini?
Hati-hati, Nak.
Jaga sopan santunmu.
Jangan buat peternakku marah.
Hei, Sobat?
Ya?
Boleh aku...
bertukar ide soal kota ini
dengan pak wali kota kita tercinta?
Aku mau buang air kecil dulu.
Peternakmu?
Ide?
Oh, aku mendengarkan.
Satu tubuh,
satu ratu.
♪ Kursi goyang merah ♪
♪ Kini aku tak punya kekasih ♪
Warga Ashland.
Ini Kara.
Aku akan menggantikan Wali Kota Joshua hari ini.
Siapa itu?
Aku senang mengabarkan dimulainya
era baru di bawah cahaya.
Dia membunuh Rosie.
Menyatukan para tetangga.
Kami mulai membawa pesan kami kepada kaum Amish,
dan menyambut mereka ke dalam keluarga kita.
Siapa pun bisa berubah.
Apa maksudnya itu?
Mereka takkan pernah berhenti.
Ada dua penjaga. Kupikir hanya itu.
Dasar kuno brengsek.
Susanna!
Remaja!
Tangkap dia!
Ah!
Pengamatan cuaca pesisir otomatis
yang dikeluarkan pukul 14.00 di Point Conception...
Dengarkan! Dengarkan saja!
Dengar?
Seandainya kau tidak terlalu mementingkan dirimu sendiri,
maka Rose dan Alice masih akan tetap hidup.
Dengarkan radio sialan itu!
Ini agak puitis.
Akhirnya kau bisa bertemu wali kota.
Menerima kartu kredit utama.
Tapi segalanya telah berubah.
Bukankah baru saja berubah?
Katanya ada masalah internasional.
Yah, aku tak merasakannya sehebat
masalah buruk yang ada di sini.
Tepat di rumah kita sendiri.
Maksudku, aku merasa seolah ada hal lain yang ikut hilang.
Sesuatu yang sangat penting.
Sesuatu yang dulu milik kita, Amerika.
Kau mengerti maksudku?
Oke. Oke, Jess, ke belakang.
Masuk ke belakang, menjauh dari matahari.
Jess!
Jess, Jess, tatap aku.
Kau harus masuk ke belakang.
Tolong masuk ke belakang mobil.
Ayo, Jess!
Kau harus sembunyi di belakang, oke?
Oke. Kau harus sembunyi di belakang mobil ini. Oke?
Masuk saja ke belakang.
Sembunyilah di dalam mobil.
Tidak ada lagi persembunyian.
Jess, mungkin ada obat di Cleveland.
Kumohon. Kau harus pergi ke belakang mobil.
Kumohon. Kumohon Jess. Jess.
Tidak, tidak, tidak, tidak!
Jangan lakukan ini!
Tidak, tidak, tidak!
Kunjungi Subsource.net "mamad1987"
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.