All language subtitles for d71b2d0c2911ddb28093a31a72e31b89 (1)

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English Download
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Downloaded from YTS.MX

Official YIFY movies site: YTS.MX

ALAM SEMESTA ITU BESAR.

LUAS, RUMIT, DAN KONYOL

Peta Hal-Hal Kecil Yang Sempurna

...hujan akan turun sekitar tengah malam nanti,

bergerak dari pantai.

Tidak akan terlalu...

Pagi, Mark.

-Pecundang. -Pecundang.

Daiquiri. Nama desa di Kuba. Ada tiga huruf "I" di dalamnya.

Dan roti panggang.

Mark, bisakah kau...

-Kau tahu itu bukan makanan sungguhan. -Aku tahu.

Makanlah yang sehat.

Jujur, Ayah, kau akan makan sekotak Chubby Hubby

sendirian dalam waktu sekitar delapan jam.

Kau ada kelas matematika hari ini.

Apa? Aku tahu, Ayah,

kecuali ibu kota Burkina Faso adalah Ouagadougou.

Benar?

-O-U-A-G... -Sebentar. O-U...

-Kau pecundang sejati. -Pecundang sejati.

-Bukan aku, kau. -Aku? Kau.

-Ya. -Bukan aku.

-Kau akan datang ke pertandingan Emma? -Maaf, tetapi itu salah.

Astaga!

-Jangan SMS dia. Lepaskan. -Hei!

Kuncinya ada di tasmu.

Tuhan memberkati.

Lurus ke arah sana,

setelah melewati penyeberangan, belokan pertama di kanan.

-Tunggu... -Aku seperti Sherlock.

-Aku suka seri itu. -"Kita punya kasus."

"Kita punya kasus." Kenapa kukatakan itu?

PANDUAN PENEBENG KE GALAKSI DOUGLAS ADAMS

PENGINAPAN DEW DROP

Angkanya 26.

Rangkaian angka undian terakhir hanya satu orang.

Mari kita lihat angka yang menang,

42, 10, 25, 76...

Astaga. Aku menang.

Aku menang!

Astaga!

Maaf.

-Kau baik-baik saja? -Terima kasih.

-Kau fan Sherlock itu. -Kau tadi kutunjukkan jalan?

Ukuran matahari 400 kali lebih besar dari bulan,

tetapi juga 400 kali lebih jauh,

jadi, ukurannya tampak sama besar, padahal tidak.

-Itu sebabnya terjadi gerhana. -Ini rumahku.

Kau mau menongkrong nanti malam?

Aku ada urusan.

Terima kasih...

untuk waktunya.

-Sampai jumpa. -Dah.

-Hei. -Hei.

Mereka berbaju zirah.

-Butuh pelontar. -Senapan. Perhatikan.

-Kau bukan John Wick. -Sedikit senapan runduk.

-Proyektil tumpul akan lebih parah. -Jangan di wajah. Tidak.

-Wajahmu ditembak. -Aku tahu, Mark. Wajahku ditembak.

Sulit menemukan kunci itu.

Bayangkan itu hidupmu.

-Mati lalu hidup kembali? -Ya.

Kau tidur, lalu saat terbangun, mengulangi hari yang sama.

Terus berulang.

Kau akan lakukan apa?

-Selain ini? -Hal lain. Sedikit perubahan.

Seperti film Bill Murray yang stagnan sampai dia meniduri bosnya?

Groundhog Day.

Itu dia. Gadis-gadis.

Kau tak mau mengikat balon ke kursi?

Tidak. Aku lebih memilih gadis.

Baik, lupakan.

-Kau bisa jadi pahlawan super. -Seperti Batman.

Ya, seperti Batman.

Batman versi Dark Knight atau Ben Affleck...

Versi animasi, tentunya.

Tidak, aku tetap memilih gadis. Pasti akan lebih memuaskan.

-Ya! Sekali pukul! -Baiklah.

Mungkin lebih sulit dari dugaanmu.

Pengulangan tak terbatas. Terus-menerus.

Pengujian A/B.

Ya. Jika ada pengulangan tak terbatas,

maka, cepat atau lambat, pasti terjadi, seperti matematika.

Mungkin seperti pi. Terus berputar.

Mungkin banyak cara agar kau tak bercinta.

Ya! Tidak!

Aku punya bakat...

Kau tak akan keluar dari lingkaran.

Benar. Namun, kenapa kau mau?

Kau akan menjadi pusat alam semesta. Bisa melakukan apa saja.

Ya, tetapi bisa membosankan atau kesepian.

Tidak mungkin.

Kau akan menjadi raja diraja.

Hai, Sayang. Sial.

Pastinya.

Tidak.

Anggap saja kau beri tahu aku, aku akan lupa.

-Kau tak akan percayai aku. -Mungkin ini sudah dibahas.

-Ya. -Pengulangan.

Karena ini bukan... Tidak, aku tak bersikap defensif.

-Ini peluang. -Merasa terisolasi.

Seakan menjadi manusia terakhir di bumi.

Tiga, dua, satu.

Pagi, Mark.

-Pecundang. -Pecundang.

Lurus ke arah sana,

setelah melewati penyeberangan, belokan kanan.

-Tunggu... -Cenayang.

Aku suka cenayang.

CARA DASAR MENGGAMBAR PAHLAWAN SUPER

Jadi, seperti apa dia?

Dia agak tinggi.

Rambut keriting, hidung panjang. Maksudku, seperti...

-Bukan yang tercantik. -Ya, tetapi dia manis.

Kau tertarik kepadanya.

Tidak.

-Kau tak tertarik kepadanya? -Bukan tak tertarik.

Lalu, kenapa kau mencari dia?

Baik. Aku sungguh jatuh cinta dengan gadis di kolam renang.

-Apa yang dia pakai? -Sepatu bot.

Siapa memakai bot ke kolam renang? Dia mungkin Gotik.

Dia mungkin ada di Barnes and Nobles di mal membaca manga.

Dia tidak menongkrong di mal.

-Dia terlalu baik untuk mal? -Dia tidak terlalu baik untuk mal.

Yang satu ini, kau suka.

Itu Darth Vader atau Yoda?

Pilih salah satu. Tak bisa keduanya.

-Ada tato? -Aku tak sedang mengautopsi.

Namun, ada brosur anjing hilang yang jatuh.

Mark, ada nomor teleponnya di brosur itu.

Benar, kutelepon, dan dijawab seorang pria.

Punya seorang putri, usia delapan.

Dia sepertinya marah kemalangannya kumanfaatkan untuk bertemu gadis.

-Yang mana... -Adil. Itu adil.

Dia mencari seekor anjing yang bukan miliknya.

Mungkin ada imbalannya?

Sudah coba penampungan anjing?

Bisa kubantu?

Ya. Aku mencari seorang gadis.

Kami hanya punya binatang.

-Ya. -Dokter hewan?

Gang belakang restoran?

Aku ragu dia mencari Tramp sungguhan

dari Lady and the Tramp, terima kasih.

Mungkin lebih baik begini.

Mungkin itu ditakdirkan menjadi asmara yang beracun.

Mungkin kau lolos dari maut.

ZOMBI TOKYO YUSAKU HANAKUMA

Hei, tidak! Tunggu! Ayolah.

Hei!

-Hai. -Hai, aku Mark.

Aku ingin bertanya sedikit.

-Silakan. -Apakah...

Ini akan terdengar sangat aneh dan ganjil,

apakah kau mengalami gejala anomali waktu

dalam hidupmu?

-Maksudku... -Aku tahu apa itu anomali waktu.

Baik, bagus. Secara spesifik, apakah...

Hari yang sama terus berulang?

Wow. Baiklah.

Kupikir hanya aku yang merasakan.

-Ternyata orang lain juga. -Ya.

Aku pernah melihatmu di kolam renang.

Kau menangkap bola, itu belum pernah terjadi.

Mungkin kau punya kehendak bebas.

Aku mencarimu ke mana-mana.

-Sungguh? -Ya.

Brosur anjing hilangmu jatuh. Nomor teleponnya bukan milikmu.

Memang bukan.

Apa yang kau lakukan dengan waktu yang tak terbatas?

Menyelidiki kejahatan dan mencari cinta sejati.

Sungguh?

Tidak.

Aku belajar menyetir.

Kupikir tidak masalah jika menabrak, karena waktu berputar, jadi...

Aku ingin menyembuhkan kanker,

mungkin ini tujuannya.

Saat ada solusi, waktu akan mengulang,

-dan aku bisa selamatkan dunia. -Ada kemajuan?

Tidak bagus. Belum ada kemajuan.

Mungkin targetmu terlalu tinggi.

Mungkin aku seharusnya mencoba menyembuhkan cantengan.

-Mata merah. -Gangguan pencernaan.

-Baiklah... -Mark.

Mark. Seru, tetapi aku harus pergi.

-Sungguh? -Ya.

Karena...

Kau tahu hal yang sama akan terulang lagi besok, bukan?

Ya, aku tahu itu.

Maaf.

Itu bagus, menjadi satu-satunya orang yang tahu apa yang terjadi nanti.

Namun, juga...

aneh.

Semua kejadian telah terjadi ribuan kali.

Semua orang berjalan dalam tidur.

Mereka pikir ini nyata.

Orang lain bermimpi, tetapi hanya kita yang terjaga.

Benar.

Aku tahu kau harus pergi, tetapi lihatlah ini dahulu.

Kau harus sembunyi.

Ini dia.

-Di mana ponselku? -Sammy! Tidak! Sammy, kembali!

-Anjingmu mengambil ponselku! -Ayolah, Sammy!

Aku sudah melihatnya 10 kali.

Kurasa itu metafora untuk sesuatu.

Ayo. Ada yang lebih baik.

Ayo.

Dia menjelaskan bagaimana feminis menguasai dunia.

Itu sebabnya tak ada yang membaca puisinya, saat...

Koin 25 sen. Jatuh.

Kini dia mengambilnya.

Rantai dompet gaya Linkin Park-nya terinjak

dan akibatnya bagai bencana.

Memang salah mentertawakan kemalangan orang.

Namun, kemalangan itu memang lucu.

Aku benar-benar harus pergi.

Boleh minta nomormu?

Maaf. Aku tahu itu agak...

Kupikir, karena kita terjebak di hari yang sama selamanya,

-akan bagus untuk berhubungan. -Ya.

Tidak, belum.

Aku tak bersikap defensif.

MARGARET RUMAH (859) -170-7118

Margaret Aku mirip Elvis Presley

Untuk: Margaret Kini aku menjadi magneto!!!!!!!

Untuk: Margaret Kau bicara kepadaku?

Untuk: Margaret Mulai bosan...

mau bertemu?

Baik. Tangga perpustakaan 20 menit? Sepertinya kau tak butuh taksi

Mungkin besok saja

Hai.

Aku seharusnya ikut semester pendek.

Namun, aku hanya datang dua kali.

Aku ingin kuliah seni.

Orang tuaku terobsesi memasukkanku ke Matematika Lanjut.

-Kau ikut kelas itu, bukan? -Tidak.

Aku di Kelas Akselerasi.

-Menurutmu kenapa ini terus terjadi? -Entahlah.

Jujur, aku tidak tahu sampai Doctor Who berhenti tayang.

Apa? Kenapa kau bertanya?

Entahlah. Syukurlah Stephen Hawking tidak melihat ini

karena mementahkan ilmu pengetahuan.

Hal tergila apa yang pernah kau lakukan?

Contohnya?

-Aku naik kereta barang. -Hasilnya?

Kini aku lebih menghormati gelandangan.

Bahkan, aku naik sepeda di dalam sekolah.

Mengesankan. Usiamu lima tahun?

Kurasa penerapan praktisnya terbatas.

Bagaimana jika kau kendarai Lamborghini ke toko permen,

lalu waktu berhenti berputar, dan kau telanjang?

Itulah maksudku.

Kau pasti pernah lakukan satu hal keren.

-Main catur dengan kesulitan maksimum. -Lalu?

-Aku kalah. -Pasti ada yang lain.

Baik, akan kutunjukkan.

Hei, hati-hati!

Kau pernah berharap ini terjadi di hari berbeda,

seperti Natal atau ulang tahunmu?

Andai kucat kukuku kemarin.

Sungguh? Aku suka. Bagus. Warnanya indah. Hijau.

Selalu terkelupas.

Menurutku keren.

Terima kasih.

Aku berharap ini bukan harinya

ayahku putuskan untuk bicara tentang masa depanku.

Siapa yang tahu akan jadi apa di usia 17?

-Aku tahu. -Sungguh?

Insinyur dirgantara, khususnya spesialis misi NASA.

Tunggu, astronaut?

Itu keren. Seperti...

Itu cita-cita yang tinggi.

Penglihatanku sempurna, jadi...

Kita tak tahu buruknya selera musik teman kita sampai kita curi mobilnya.

-Ini mobil curian? -Aku lebih butuh dari Marissa.

Aku mulai suka lagu ini.

Akhirnya!

BAYANGAN DI CERMIN HILANG

Tenang. Aku cukup yakin

jika kita mati dalam kecelakaan, kita hidup kembali.

Ya.

Pasti banyak orang yang mati hari ini.

Kau baru terpikirkan itu? Seratus lima puluh ribu.

Apa?

Jumlah orang mati setiap hari, 150.000.

Astaga.

Orang terus mengulanginya seperti Sisyphus.

Lebih buruk. Dia hanya mendorong batu besar. Perhatikan jalanmu!

Maaf, itu menyedihkan.

Ya.

Mungkin juga banyak yang ulang tahun hari ini.

Ya.

Ayo.

ANJING HILANG

Ayolah. Kita akan terlambat.

Baik.

Aku tidak mengerti.

Tidak. Terima kasih.

Lihat.

Bagaimana kau menemukan itu?

Aku sedang mencari anjing itu.

Kau tahu, yang ada di brosur?

Entah apa alasannya.

Hanya waktu yang kumiliki.

Kurasa aku hanya ingin coba perbaiki sesuatu.

Aku tahu itu tidak masuk akal. Lagi pula, tidak bisa ditemukan.

Kurasa aku seperti ikan itu.

Baik, Jared, aku datang.

Kita akan bertemu lagi?

-Sembilan belas juta. -Apa?

Jumlah orang yang ulang tahun hari ini.

Dah, Mark.

Kau menghitungnya di kepalamu?

Tiga, dua...

Contohnya?

Mark, aku benci menghakimi, kenapa kita menonton peseluncur?

Lihat saja. Mirip yang kau alami dengan elang itu.

Sepertinya tidak terlalu mirip.

Margaret, sebutkan satu anggapan universal untuk semua peseluncur.

Ironisnya, meskipun berseluncur adalah jati diri mereka,

mereka sangat payah.

Tepat sekali.

-Katamu pukul 14.00. -Kupikir kau akan terlambat.

Anjingnya ketemu?

Mungkin sudah saatnya merelakan anjing itu.

Aku berbohong. Aku suka menghakimi.

Dia datang.

Apa ini lelucon?

Ibumu tahu kau di sini?

Mustahil melompati ini.

Cukup keren, bukan?

Ya.

Hanya ingin dengar kau mengatakannya.

Keren!

Siapa Jared?

Dia mahasiswa kedokteran.

Berapa usianya?

Dua puluh satu. Lulus Harvard di usia 19.

Awas!

-Aku punya teori. -Ya?

Katanya dimensi keempat adalah waktu?

Bagaimana jika makhluk empat dimensi sedang mempermainkan kita.

Mereka buat waktu melingkar agar kita mengulang hari yang sama.

Seperti roda hamster. Untuk hiburan.

-Waktu bukan dimensi keempat. -Masa?

Bukan, menurut paham Euklides.

-Tentu saja bukan. -Minggir.

Minggir!

Menurutku itulah inti dari semua ini.

Makan semua es krim di dunia tanpa takut gemuk?

Kau tunjukkan ini saat tunjukkan elang itu.

Coba pikir.

Sebagian besar kehidupan hanya sampah. Tak bermakna.

Lalu ada momen-momen tertentu...

ketika keacakan berubah menjadi sesuatu yang sempurna.

Ibarat kehidupan mementahkan sesaat semua omong kosong

untuk menunjukkan betapa luar biasanya hidup jika ingin.

Entahlah.

Kurasa mungkin kita seharusnya menjadi orang yang lebih baik.

Meskipun tidak tahu bagaimana hal itu bisa terjadi.

Pasti banyak yang kita lewatkan.

Semua hal kecil yang sempurna hilang begitu saja, selamanya.

Namun, hari ini tidak.

Itu ide inspirasional yang mengganggu, Mark,

tetapi... Aku harus pergi.

Kenapa aku merasa, meski kita terjebak di hari yang sama,

tidak akan pernah bertemu kau lagi?

Karena kau keseringan menonton Doctor Who.

Tunggu. Jika kita temukan semuanya?

Apa maksudmu?

Semua hal sempurna di kota ini,

dalam satu hari ini,

kita bisa kumpulkan.

Seperti Pokémon?

Semacam itu.

Kita menjadi partner.

Partner yang menguasai hari.

Hari ini telah dikuasai.

Di sini. Menunggu kita.

Mark, kau tidak mengerti.

Aku tidak sepertimu, tidak ingin menguasai hari ini.

Aku hanya tidak ingin hari ini menguasaiku.

Paham?

Aku hanya berusaha menjalaninya.

Begitu juga aku.

Kita tidak berbeda, Margaret.

Tidak seperti orang lain.

Semua orang bertemu hari baru.

Kita tidak. Hanya ini hari yang kita punya.

Kadang aku merasa...

jika itu tidak cukup?

Aku hanya ingin itu berarti.

Lagi pula, hanya kita berdua.

Semua orang sedang tidur.

Ingat katamu tentang dimensi keempat?

-Yang bukan waktu? -Ya, masih bukan waktu.

Aku memikirkan tentang apa itu sebenarnya dan...

Kau tahu kita punya tiga dimensi, bukan?

-Benar? -Lanjutkan.

Pikirkan bayanganmu.

Bayanganmu dua dimensi. Datar.

Sesuatu yang memiliki bayangan tiga dimensi

adalah dimensi keempat. Secara teknis,

kita hanya bayangan orang empat dimensi.

-Wah. -Ya.

Ada orang yang tahu wujud kubus empat dimensi.

Aku belajar sendiri cara menggambarnya.

Sewaktu kecil, aku mencarinya ke mana-mana.

Secara teori, itu ada di sekitar kita.

Kita mencari di tempat yang salah.

Kita bisa melihat segalanya dari dalamnya.

Kita bisa melihat isi segala hal, tanpa takut tersesat.

Ibarat seisi dunia adalah peta itu sendiri.

Aku tidak pernah menemukannya.

Kurasa hanya ini yang ada.

Kau menyerah?

Jika dimensi keempat ingin berhenti sembunyi seperti jalang kecil,

dia tahu aku di mana.

Bagaimana kita melakukannya?

-Melakukan apa? -Mencari hal-hal sempurna.

-Butuh metode, bukan? -Semacam...

Sistem?

Agar akurat, kita bisa pakai peta survei kota,

buat kisi-kisi di atasnya, kotak-kotakkan, tiap kotak berisi jurnal 24 jam...

Atau, kita cukup berjalan-jalan mencari hal-hal keren.

-Seperti partner? -Sekutu.

-Seperti AS dan Kanada. Aku... -Aku Kanada.

-Kau tak bisa... -Terlalu lambat. Pak?

-Tidak. -Ya.

Itu kebiasaanku. Kebiasaanku!

-Kuambil kebiasaanmu. -Kutunjukkan itu.

Aku mengambilnya.

JASA PINDAHAN EAGLE

Apa?

Maafkan aku.

ALJABAR II EDISI BARU

Bukankah kau seharusnya belajar matematika?

-Mungkin. -Aku akan ajari kau.

Tidak.

Aku ingin temanku menguasai fungsi algoritma dasar.

-Tidak. -Lihat dirimu.

Kau kutu buku yang payah matematika.

Bagaimana?

Pertama, kau harus tahu bahwa matematika selalu sempurna.

Jika nanti ini sia-sia, aku akan menemukanmu saat krisis paruh baya.

Lihat.

Wah.

Boleh kuceritakan rahasia?

Tentu saja.

Kadang aku tidak ingin hari ini berakhir.

Aku ingin waktu rusak selamanya.

Kau pernah menonton Time Bandits?

Apa itu?

OMG, kau tak pernah dengar Time Bandits?

-Jangan lakukan itu. -Apa?

Jangan katakan OMG seolah itu biasa.

Baiklah, ini sebabnya waktu berhenti.

-Agar kau bisa menonton film terhebat... -Aku harus pergi.

Abaikan dia sekali ini saja.

Jared akan memaafkanmu.

-Aku sungguh harus pergi. -Kau tidak...

Aku mengerti.

Kembalikan petanya.

Kembalikan yang kau curi dariku.

Kau menonton Time Bandits lagi?

Ya. Tak pernah bosan.

Kau ada kemajuan.

Terima kasih.

Mark, Ayah tahu ini sudah larut,

tetapi Ayah berharap kita bisa bicara.

Soal masa depanmu.

Aku senang Ayah membahasnya

karena aku ingin menjadi pendeta.

-Atau... -Baik.

Angkatan Ruang Angkasa.

Lebih baik lagi, pendeta ruang angkasa.

Pendeta ruang angkasa? Baik. Apakah...

Kau harus sekolah seminari dan aeronautika?

Baik. Benar.

-Pikirkanlah baik-baik. -Omong-omong...

Astaga!

Siapa Jared?

Jared mahasiswa kedokteran

Jared Cruz - Mahasiswa Kedokteran Rumah Sakit Kota Harvard

dr. Jared Cruz Mahasiswa Kedokteran - Kota Harvard

Sedikit senapan runduk.

-Aku bertemu seorang gadis, Margaret. -Tunggu. Seorang gadis?

Ya.

-Kapan? -Beberapa hari lalu.

Kita bertemu tadi malam. Kau tidak cerita.

-Aku tidak ingin membesar-besarkan. -Ini besar.

Intinya, aku tidak pernah membicarakan ini,

tetapi kurasa kami punya kesamaan.

Maaf, ini tidak berkesinambungan.

Setiap malam, pukul 18.00,

kami jalan bareng, lalu tiba-tiba dia menghilang.

Seperti vampir.

Lebih mirip kebalikan vampir,

-artinya hanya manusia biasa... -Baik!

Jika dia tidak ingin kencan denganmu...

-habiskan satu hari dengannya. -Sudah.

Kalau begitu, kencan sepihak saja.

Kalian jalan bareng, tak ada yang istimewa,

lalu sedikit demi sedikit dengan sendirinya,

semua menjadi makin romantis.

Lalu, dor!

Kau menciumnya.

Aku tidak suka efek suara itu.

Kau harus cium dia.

Aku tahu.

Ajak dia ke tempat yang menunjukkan kau mengerti dia.

Kau mengerti dia, bukan?

Agar jelas, ini bukan hal sempurna?

Tidak, kupikir menyenangkan untuk rehat.

Aku sedikit curiga.

Bisa menyenangkan.

Kita hanya hidup sekali.

Aku paham leluconnya.

Kau berlatih itu?

Ya, jutaan kali.

Hubunganku dengan sasana ini buruk,

dan akan makin memburuk jika penjaga memergoki kita.

-Akan kukatakan ini ideku. -Memang idemu.

Kita harus kenakan ini.

-Sungguh? -Ya.

Apa?

Satu langkah kecil untuk Margaret...

Tidak, jangan merusaknya.

Kau tahu bendera yang asli jatuh?

Terjatuh saat mereka lepas landas untuk kembali ke Bumi.

Mungkin bisa kau tegakkan lagi.

Makanan luar angkasa?

Jawablah, Mark.

Kenapa kau lakukan ini?

Waktu luangku banyak.

Tidak, tak terlalu.

Bagaimana caranya?

Aku banyak berlatih,

itu satu, lalu aku...

mungkin menyuap teman-teman di jurusan seni.

Aku hanya ingin...

Kau tahu.

Apa?

Ada satu hal lagi.

Apa?

Kita harus kembali ke Bumi.

Bagaimana?

Dengan pesawat ulang-alik.

Pesawat ulang-alik tidak ke bulan, tetapi di bawah orbit.

Aku berjanji, kau tidak akan menyesali ini.

Tidak.

-Aku sudah menyesalinya. -Aku belum siap. Baik.

Baik.

Baik.

Tidak!

Planet Bumi!

...12, 11, 10, 9...

-Urutan pengaktifan dimulai. -Pegangan!

...enam, lima, empat,

tiga, dua, satu, nol.

Semua mesin normal.

Lepas landas. Pesawat lepas landas.

Kita bangun di jam yang sama setiap pagi

kecuali jika kita bergadang, akan kacau.

-Sistem akan rusak. -Itu dugaannya.

-Ternyata tidak! -Tidak.

Sesuatu membuat kita tidur setiap tengah malam, seolah-olah...

Seolah-olah pengasuh kosmis menculik kita.

Sangat menyeramkan.

Apa ada orang di rumah?

Tidak, adikku sedang latihan biola,

dan ayahku sedang Pilates untuk manula.

Kau mau...

Kenapa tidak?

Ini orang tuamu?

Ya. Ibuku lembur malam ini, aku tidak pernah bertemu dia,

jadi ini bagian tersulit dalam kehidupanku.

Ayahku berhenti kerja untuk menulis

cerita yang tidak menarik tentang Perang Saudara.

Bagaimana denganmu?

Apa?

Orang tuamu.

Orang tua yang mirip denganmu?

Ya. Apa rencanamu?

Itu jahat! Jangan sentuh!

Di bagian akhir, kenapa Sean Connery berkostum damkar?

Bagian dari misteri.

Aku harus pipis.

Karena bir.

-Lakukanlah di kamar mandi. -Ya.

Tak ada harapan. Baiklah.

Jangan. Aku...

-Apa ini? -Tidak.

Belum selesai.

Kau membuat peta. Segala hal.

-Sepanjang hari. -Semua hal sempurna.

Kau pasti baru membuatnya tadi pagi!

Aku menggambar hampir setiap hari.

Anak laki-laki sangat aneh.

Ini bagus sekali.

Mungkin kau harus kuliah seni.

Ini akan terdengar konyol, tetapi...

Kadang aku merasa jika kupandangi cukup lama,

aku akan temukan sesuatu, sebuah pola.

Tak pernah kutemukan.

-Memang terdengar konyol. -Baiklah.

Lalu "rumah pohon"? Dua kata.

Kau membuat peta kita.

-Sayangnya, akan dihapus. -Ya. Sayang sekali.

Aku tidak bisa.

-Baiklah. -Maaf.

-Tidak apa. -Aku harus pergi.

-Margaret, kau baik saja? -Kenapa tidak?

-Apa ini tentang Jared? -Tidak.

Dia baru akan menelepon empat menit lagi.

Lupakan itu.

Aku merasa kau menutupi sesuatu, ceritakanlah.

Kau salah. Sayang sekali!

Dengar, Mark.

Kita terdampar.

Bukan di pulau, tetapi di satu hari.

Kita terjebak di sini bersama,

jadi, kupikir kita harus berhati-hati

untuk tidak mengacaukannya.

Peta hal-hal sempurna ini bagus,

mungkin itu sudah cukup.

Kurasa sebaiknya kita berteman saja

dan menikmatinya.

Aku tidak mau.

Hanya itu yang bisa kuberi.

Terima atau tinggalkan.

Ya, aku bisa terima.

Aku akan meneleponmu besok. Hari ini.

Besok.

Hujan akan turun sekitar tengah malam nanti,

bergerak dari pantai.

Tidak akan terlalu lebat karena arah angin...

Pagi, Mark.

Bagaimana kabar Ibu?

Dia... baik-baik saja.

Bagus.

Pecundang.

Tampaknya dia membuka diri, bahagia.

Maksudku, bahagia menurut ukurannya.

Ini sulit, Kawan.

Sepertinya dia luar biasa.

Bercanda. Aku tak mengerti yang kau bicarakan.

Tidak. Senapan.

Apa yang kulakukan?

Jangan di wajah!

Mereka pasukan elite kerajaan. Lengannya empat.

Ibarat membawa senapan ke pertempuran maser.

Mungkin lebih baik begini.

Mungkin ditakdirkan menjadi asmara beracun.

Mungkin kau lolos.

Yang satu ini, kau suka.

Ya.

-Aku jatuh cinta dengan gadis misterius. -Baik, cukup.

-Apa yang... -Ini masalahnya.

Mungkin jika sering kuulangi, akan berhasil, ternyata tidak.

Mungkin itu seperti pi.

Bangun, ditolak, ulangi.

Itu dari film Edge of Tomorrow?

Ya.

Bagus.

Mark? Kaukah itu?

Hai.

Akhirnya kita bisa bicara.

Ayah hanya...

Ayah berharap kita bisa bicara tentang masa depanmu. Chubby Hubby?

Begini, Ayah.

Aku tidak punya masa depan.

Ayah pernah dengar itu dari orang seusiamu. Kau pesimis,

dan Ayah rasa agak dangkal.

Aku sedikit lelah menjadi satu-satunya orang

yang tahu apa yang terjadi.

Dengar, Ayah tahu tentang iklim.

Ayah peduli.

Jangan anggap Ayah kolot.

-Bukan itu maksudku. -Intinya...

Sekolah seni itu mahal, setelah kau lulus, apa yang terjadi?

Aku tidak akan lulus, Ayah.

Tidak ada yang lulus karena waktu telah rusak.

Itu ungkapan?

Ayah tidak tahu rasanya masa depan dibatalkan tanpa sebab.

Jangan ceramahi aku soal sekolah seni

jika kau berhenti kerja untuk menulis buku iseng krisis paruh baya.

Ayah rasa itu tidak adil, Mark.

Kenapa tidak mewarnai rambut Ayah saja?

Atau ikut kursus keterampilan pisau?

Atau belilah Tesla, Ayah.

Belilah Tesla, Ayah.

Bisa berhenti sebentar?

Sebentar saja? Emma, bisa berhenti...

-Kumohon. -Baiklah.

Terima kasih.

-Kau sudah bicara ke Ayah? -Apa?

Ayah menguntitmu seharian.

Aku mungkin membentak Ayah.

Kau membentak Ayah?

Tanpa sengaja, aku mungkin menyuruh Ayah membeli Tesla.

Apa itu eufemisme?

Tidak.

Saat dia berhenti kerja, kupikir,

"Aku mengerti.

"Ayah melakukan yang dia mau. Mengikuti hasratnya."

Ketika mencoba melakukannya, aku dianggap malas dan tak acuh.

Ayah bukan berhenti.

Kau tahu Ayah dipecat, bukan?

Bukan karena Ayah melakukan kesalahan.

Ayah tidak dibutuhkan lagi.

Ayah tidak ingin mengakuinya karena masih terpukul

dan Ibu marah atas kejadian itu, tetapi tidak ingin mengakuinya

karena itu akan tampak terlalu jahat.

Saat ini, mereka terjebak.

Terjebak.

Kurasa Ayah bisa terima kau ingin sekolah seni.

Hanya saja, kita tidak mampu sekarang.

Bagaimana kau tahu semua ini?

Kekuatan cenayang.

Sungguh?

Bukan!

Karena aku memedulikan orang lain.

Cobalah sesekali.

Hei, Em?

Bagaimana pertandinganmu?

Kami kalah, 3-0.

Aku prihatin.

Ya.

Teruslah berusaha!

-Hai. -Bisa kubantu?

Aku ikut kelas aljabarmu.

Ingin bertanya sedikit.

Aku tidak pernah melihatmu.

Ya. Aku sering sakit.

Sangat sering.

Anggap, secara teori, terjadi sesuatu terhadap waktu,

alur waktu.

Bukannya berjalan di garis lurus, malah terjebak dalam lingkaran

yang terus berulang.

-Itu film, bukan? -Ya.

Aku ingin tahu penyebabnya.

Aku telah melakukan riset.

Mungkinkah Bumi masuk ke lubang cacing?

Apa?

Kurasa tidak.

Bisakah waktu berjalan melebihi kecepatan cahaya?

Tidak.

Apakah kenyataan hanya simulasi?

Tidak, tetapi mungkin.

-Kutukan kuno? -Tidak.

-Pengasuh kosmis? -Entah apa itu.

Apakah waktu hanya "lingkaran besar ketidakjelasan"?

Kau mengutip Doctor Who.

Aku tidak ingat melihatmu di kelasku.

Apakah kita di Neraka?

Kita melakukan dosa besar, lalu hidup di satu hari ini sebagai hukuman?

Percakapan ini adalah yang kubayangkan akan terjadi di Neraka.

Mungkin penasihat spiritualmu lebih tepat...

Kalau singularitas?

Lubang hitam tempat fisika menjadi aneh?

Aku tahu singularitas.

Ya, secara teori,

singularitas dapat menghasilkan anomali waktu lokal.

Jadi, kita hanya perlu keluar dari sana.

Naik pesawat dan terbang keluar dari sana.

Kenapa tidak? Maaf,

aku harus melakukan hal yang sama seperti kemarin lalu melupakannya.

Peringatan hal sempurna.

-Ibu! -Keliru.

Kurasa kita sudah temukan semuanya.

Teoriku, saat kita temukan yang terakhir, waktu akan mulai dari awal.

Kurasa tidak.

Jujur, aku mulai bosan dengan urusan hal sempurna ini.

Kau sadar tidak akan ada hari Natal?

Keren. Kau benci Natal.

Ya, tetapi aku masih ingin mengalaminya.

Aku ingin beri tahu semua orang,

"Ini tidak nyata. Ini mimpi. Bangunlah."

Astaga, mereka seperti zombi.

-Kau zombi. -Serius, Margaret. Sudah waktunya.

Tidak. Percayalah, Jason, itu bukan untukmu.

-Siapa kau? -Kenapa?

Seperti katamu, kita terjebak di sini.

Bukan maksud sebenarnya.

Orang lain yang terjebak. Kita bebas.

Bebas dari usia menua.

Bebas dari sekolah, perubahan iklim...

-Bagus. Aku berhasil. -...kanker, mata merah.

-Yang tidak kita lakukan? -Instagram. Contohnya?

Dewasa atau menjadi astronaut.

-Spesialis misi. -Terserah.

Cita-citaku?

Kita tidak punya kehidupan.

Kita tak bisa lakukan apa pun yang lebih dari 16 jam.

-Banyak yang kurampungkan dalam 16 jam. -Halo!

Aku merasa hidup di Etch A Sketch.

Pekerjaanku tak rampung, yang kuperbaiki rusak,

dan semua yang kubuat hilang begitu saja.

-Hei. -Pikiran kita terlalu sempit.

Kita belum ke kebun binatang, naik Zamboni,

atau bergaya di samping mobil keren.

-Telanjang di tempat umum juga belum. -Margaret, hentikan.

-Memang. Tak ada maksud. Terima kasih. -Kau tidak mendengarkan.

-Apa? -Margaret, hentikan.

Ini tidak berhasil.

Karena aku tak balas ciumanmu?

Cium saja salah satu dari mereka.

Karena aku tidak ingin.

Kalian akan melupakan ini besok.

-Margaret. -Ayo.

Aku punya sesuatu agar kau lebih baik.

Aku menyimpannya.

Ada yang tinggal di sini?

Ini rumah contoh.

Digunakan untuk menarik orang agar membelinya.

Mark.

Ini sempurna.

Baik. Siap?

Kau tahu, bahkan sebelum ini,

aku selalu berpikir ada sesuatu yang salah dengan dunia.

Benar-benar rusak, tidak bisa diperbaiki.

Orang lain tak melihatnya,

jadi, aku berkeliaran, berpura-pura semua baik-baik saja.

Lalu apa yang terjadi?

Tidak ada, masih kurasakan itu.

Namun, denganmu, aku tak perlu pura-pura.

Aku bicara dengan guru matematikaku.

Katanya kita mungkin berada di singularitas.

Jika kita pergi cukup jauh,

mungkin naik pesawat,

kita bisa keluar dari sana.

Kau sungguh terburu-buru?

Hore, itulah masa depan.

Konseling pernikahan,

pemanasan global,

kolonoskopi, dan pinjaman kuliah.

Tiba-tiba, usia kita 80 tahun,

menunggu resep Zoloft di Rite Aid bercelana olahraga

bertanya-tanya dari mana rasa kegagalan itu muncul?

Karena semuanya berjalan begitu cepat.

Kita tidak pernah menulis buku itu,

mencium gadis itu, atau pergi ke Paris.

Semua berakhir,

dan itu bahkan bukan keinginan kita.

Tidak akan sempurna.

Omong kosong bodoh yang sama,

terus-menerus. Seperti di sini.

Ya, tetapi kau tidak sungguh berpikir ini kehidupan, bukan?

Kita mencuri kehidupan orang.

Ayahku tidak akan merampungkan novel Perang Saudara yang bodoh.

Henry tidak akan merampungkan War Fight, dan...

Tim sepak bola adikku selalu kalah 3-0

setiap hari.

Kita punya sangat banyak waktu.

Tidak. Ini bukan waktu.

Jika waktu habis, tidak akan kembali.

Baiklah.

Baiklah?

Baik, ada pesawat ke Tokyo, pukul 10.00 pagi.

Mari kita pergi.

Jika ini berhasil, orang tua kita akan panik.

Kenapa Tokyo?

Kurasa itu tidak penting,

selama kita menyeberangi Garis Tanggal Internasional.

Secara otomatis besok.

Ada mesin otomatis di bandara yang menjual anak anjing, jadi...

Aku tidak mampu membeli anak anjing.

Harga tiket ini setara uang sakuku 30 tahun.

Kau gugup?

Aku sudah periksa, penerbangan ini aman.

Bisa saja sial.

Jika ini berhasil, kita akan selamatkan seluruh dunia.

Kata adikku aku harus lebih memedulikan orang lain,

jadi aku ingin selamatkan seisi planet.

Itu awal yang baik.

Namun, tak menyembuhkan kanker.

Tidak.

Sewaktu kecil, ini kusebut sumbat mata.

Jika dibayangkan, asteroid bisa menabrak planet ini besok.

Mungkin itu sebabnya waktu mulai berulang.

Hari terakhir sebelum kiamat,

bukannya selamatkan dunia, kita malah menghancurkannya,

yang akan...

Margaret, kau baik-baik saja?

Pramugari, siapkan pintu untuk keberangkatan dan periksa ulang.

Margaret Maaf. Dah, Mark. Semoga berhasil.

Pak, duduklah dan kencangkan sabuk pengaman Anda.

Duduklah, Pak.

Pak, tolong, duduklah dan kencangkan sabuk pengaman Anda.

GARIS TANGGAL INTERNASIONAL

Hujan akan turun sekitar tengah malam nanti,

bergerak dari pantai.

Tidak akan...

Pagi, Mark.

Apa?

Kupikir kau akan memanggilku pecundang.

Tidak.

Namun, kau berniat.

Ya.

Ayah, bagaimana bukunya?

Bagus.

Lingkup Perang Saudara luas,

tidak bisa kita pahami saat ini.

Lebih banyak orang Amerika mati di Spotsylvania dari Pantai Omaha.

Aku tahu sekarang.

Tidak termasuk karena cacar, tuberkulosis, difteri.

Korbannya terlalu banyak.

Perang bisa berakhir lebih awal

jika McClellan menyerang lewat Antietam.

-Ayo. -Semangat, Emma!

-Ayo, Emma, kau bisa! -Dia tidak akan berhasil.

Gol!

...42, 10, 25...

Aku menang!

Aku menang!

-Lagi-lagi Mark. -Tujuh puluh dua.

Benar. Ada apa denganmu? Kau bersemangat.

Seperti film Bill Murray yang terjebak di hari yang sama?

Groundhog Day.

Astaga!

Kau akan baik-baik saja. Ini sering terjadi.

Tony Hawk, seperti nama burung itu?

Tinggal telepon saja.

Ibu.

Sedikit senapan runduk.

-Dia di sebelah kiri? -Ya.

Kita terjebak di lingkaran waktu. Semua orang.

Hari yang sama berulang,

seperti di Groundhog Day dan Edge of Tomorrow,

hanya aku dan Margaret yang tahu.

Kami hampir jadian, tetapi berpisah.

Kau tidak akan ingat karena ingatanmu selalu dihapus.

-Tunggu. Kau punya pacar? -Tidak juga.

Seperti apa dia?

Dia luar biasa.

Dia cerita kisah hidupnya semasa kecil,

selalu mencari dimensi keempat.

Terkesan mengada-ada, tetapi saat bertemu dia, aku seperti menemukannya.

Segala sesuatu menjadi lebih, melebihi yang pernah kulihat.

Aku juga menjadi lebih baik,

sejak dahulu begitu, hanya saja aku tak...

menyadari sampai Margaret menunjukkannya.

Tidak, Kawan, dia terdengar luar biasa.

Tidak!

Jika kini kau menjadi empat dimensi, kenapa dia mencampakkanmu?

Kupikir segalanya sempurna, tetapi...

banyak yang belum terjawab.

Kupikir itu kisah cinta, aku pahlawannya, tetapi...

bukan tentang aku.

Itu bukan kisahku.

Itu kisah Margaret.

Apa yang kau pikirkan?

Seorang anak lelaki.

Aku mengacaukannya.

Tidak pernah terlambat.

Kecuali kau sekarat karena kanker, belum terlambat.

Kau tahu, bahkan sebelum ini,

aku selalu berpikir ada sesuatu yang salah dengan dunia.

Benar-benar rusak.

Tidak bisa diperbaiki.

Orang lain tak melihatnya,

jadi, aku berkeliaran, berpura-pura semua baik-baik saja.

SEKAKMAT

Kau Henry?

Kurasa aku bisa membantumu.

Kau teman Mark?

Ya.

Dia tidak pernah cerita.

-Di mana kalian bertemu? -Anomali waktu.

Keren.

Jika kita berada di anomali waktu,

berapa kali kita mengobrol begini?

Pertama kali.

Ya. Baik, apa yang kau lakukan di sini?

Menyelamatkanmu. Itu jelas.

-Lalu anjingnya? -Bukan milikku. Namanya Chewbarka.

Posternya terpampang di seluruh kota.

Kurasa dia lompat dari van saat ke dokter hewan.

Aku mencari-cari dia, lalu tiba-tiba, dia muncul.

Begitu saja.

Tidak penting, karena besok, dia akan hilang lagi.

Mark benar. Semua yang kita perbaiki rusak lagi.

Baik, aku tidak mengerti maksudmu...

Kau memakai senapan?

Kau butuh pelontar granat.

-Ada pelontar granat? -Ya.

Melontarkan granat.

Aku sering mati melakukan itu.

Ya. Itu masalahnya.

Kematian sangat mengerikan.

Apa lagi kehilangan seseorang.

Jika tidak kita hadapi dan atasi, maka...

kita akan kehilangan diri juga.

Apa kita masih bicara tentang War Fight?

Ya.

Ya, kau bisa ambil alih dari sini.

Astaga. Itu kuncinya!

Itu petanya!

Aku tidak tahu sama sekali.

Kini semua masuk akal.

Astaga!

Apa?

Ini adalah...

Yang Mark katakan.

Kurasa Mark benar tentang sesuatu.

-Mark tidak seperti itu. -Tidak!

Maaf. Aku harus pergi.

-Harus memeriksa sesuatu. -Apa?

Jaga Chewbarka.

Aku mencintaimu.

Apa?

Kadang aku merasa jika kupandangi cukup lama,

sesuatu akan terjadi. Aku akan temukan sebuah pola.

KURA-KURA MELINTAS - SOLITAIRE SEMPURNA ANAK-ANAK PESELUNCUR...

APA POLANYA? ADA YANG TERLEWAT?

Ada yang terlewat.

Sudah saatnya.

ELANG MENANGKAP IKAN PUKUL 18.00 WADUK

Waktu.

Tidak mungkin.

Satu yang terlewat.

Tujuh.

Pukul 07.00, di kolam renang.

Kolam renang.

Kau bangun.

Kau baik-baik saja?

Baik itu relatif.

Kupikir kita punya begitu banyak waktu.

Ibu tahu, tetapi kau akan baik-baik saja.

Entahlah.

Entah apa aku bisa melakukan ini.

Dengar, karena Ibu sudah tua dan tahu banyak hal.

Benar, kita kehilangan waktu setiap hari, setiap saat,

sampai suatu hari, semua hilang.

Namun, itu juga kita dapatkan.

Setiap detik, momen sempurna,

mulai bermunculan hingga akhirnya kita mendapatkan seluruh hidup.

Kita punya segalanya.

Dengan pengorbanan.

Namun, itu sepadan.

Ibu berjanji itu sepadan.

Kau masih di sini.

Naik pesawat tidak berhasil.

Namun, kau benar tentang petanya.

Ada pola.

Hanya belum selesai.

Ada satu lagi momen sempurna.

Baiklah.

Aku akan terus mencari.

Serius, kurasa masih ada satu lagi, dan itu kuncinya.

Jika kita temukan, selesai. Semua berakhir.

Margaret, aku...

Aku melihatmu ke rumah sakit.

Aku tidak akan merebutmu dari dia.

Aku tidak bisa melakukan itu.

Sebelum ini terjadi, aku pergi menemuinya, kata mereka sudah saatnya.

Dia akan pergi.

Malam itu, aku hanya ingin

hari esok ditunda, aku belum siap.

Belum siap tidak punya ibu.

Aku hanya ingin waktu berhenti.

Ternyata... itu berhasil.

Ya.

Aku senang.

Aku hanya ingin berada di momen itu.

Anehnya, kau muncul.

Entah dari mana asalmu dan entah kenapa kaulah orangnya.

Kurasa kini aku tahu alasannya.

Kurasa karena jika saatnya tiba, aku tidak perlu pergi sendiri.

Baiklah.

Sudah saatnya.

Itu tidak akan sempurna.

Kita tidak akan temukan dimensi keempat,

mengobati kanker, atau perbaiki dunia.

Intinya, aku salah.

Kitalah yang tidur.

Orang lain terjaga, hanya kita yang bermimpi.

Aku tahu itu akan sangat menyakitkan.

Kurasa aku harus bangun sekarang.

Kurasa inilah momen itu.

Sekarang. Aku tidak ingin melewatkannya.

Cukup sempurna.

Ada rambut di mulutku.

Cium aku lagi.

Selamat jalan, Ibu.

PRAKIRAAN CUACA 3 - 12 JAM HUJAN RINGAN SEPANJANG MALAM

Kau siap?

Entahlah.

PETA HAL-HAL KECIL YANG SEMPURNA

Terjemahan subtitle oleh Ardi Prananta

Supervisor Kreasi Christa Sihombing

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.