Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Subtitle translated by Oeink 2015
Original Sin
"Kita tak bisa menghindar dari Cinta"
Ada sebuah iklan di surat kabar Baltimore.
Begitulah pria itu bertemu dengan wanitanya.
Seorang wanita muda yang mencari suami.
Dan seorang pria yang mencari istri.
Terlambat baginya untuk menyuruh dia memakai akal sehatnya.
Jangan kau nikahi dia, Luis. Bahkan kau belum bertemu dia.
Kami akan bertemu hari ini. Kapal dari Amerika datang jam 6,
Kami akan menikah jam 9, Jam 10 aku kembali kerja.
Konyol, ini benar-benar konyol.
Seorang pria harus punya istri, bukankah itu nasihatmu?
- Well, aku cari. - Dari Amerika.
Seperti apa wanita itu?
Akan datang dalam kehidupan pria saat musik dimainkan dan hanya dia yg bisa mendengarnya.
Hari ini milikmu.
Aku cinta wanita,
Dia tidak cantik.
Tidak perlu cantik...
yang penting baik, jujur dan cukup muda untuk punya anak.
Ayo. Teruskan. Matahari semakin tinggi. Kapal itu sudah merapat.
Tapi bagaimana dengan cinta, Luis? Bukankah cinta harus ada di sini?
Cinta bukan untukku, Alan.
Cinta hanya untuk orang yang mempercayainya.
Ayo kita pergi.
Kenapa kau mentertawakan aku? Kau terus tertawa sejak pagi tadi.
Biar saja. Teruskan! biar saja!
Tidak, ini bukan kisah cinta.
Tapi ini kisah tentang cinta, Dan kekuatan yang mendatangi hidup kita.
Kekuatan yang membangkitkan atau menghancurkan.
Dan di sinilah ceritanya dimulai.
Mr. Vargas?
Luis Vargas?
Ya.
Kau tidak mengenali aku, bukan?
Nona Russell?
Ya.
Julia Russell?
Tapi, foto ini...
Aku membohongi anda. Maaf. Seharusnya tidak aku lakukan, aku...
Aku tidak yakin....
Dengar... aku...
Aku tidak mau orang tertarik padaku hanya karena wajahku. Jadi...
Jadi aku kirimkan foto orang lain, bukan fotoku.
Aku mengerti.
Aku harap kau mau memaafkan aku. Lama ingin aku tuliskan di surat, aku berusaha.
tapi aku tak punya keberanian. Jadi kau...
Lalu...
Well...
Sekarang aku ada di depanmu, apa adanya. dengan segala keburukanku.
Tidak, tidak.
Tidak lebih buruk juga.
Hanya, tidak seperti yang aku harapkan.
Jika kebohonganku membuat ketertarikamu hilang...
- Jika itu membuatmu kecewa... - Tidak, tidak bukan begitu.
Aku memutuskan untuk kembali pulang ke rumahku di Delaware.
- Jika itu yang kau inginkan, akan aku lakukan. - Nona Russell...
Nona Russell...
Kau sudah jujur padaku.
Aku akan jujur juga padamu.
Aku akan mengakui kebohonganku padamu.
Kau sama persis dengan foto yg kau kirim.
Ya, ya itu benar.
Aku bilang aku seorang pegawai gudang ekspor kopi, itu bohong.
Aku...
Aku pemiliknya.
Aku pemilik perusahaan itu.
Kau tak ingin wanita tertarik padamu...
...hanya karena rekening bank-mu.
- Ya. - Ya.
Well...
Kalau begitu kita sama.
Kita berdua pembohong.
Tentu saja, Jika... kebohonganku membuat ketertarikamu hilang......
Jika kau tidak tertarik menikah dengan pria kaya...
Tidak, semua bisa aku atasi.
Jika kau mau memperistri wanita yang lebih cantik.
Bisa aku usahakan.
Nona Russell.
Mr. Vargas.
Sekarang kita punya banyak waktu untuk lebih saling mengenal.
Well...
Tidak, tidak banyak waktu.
Tidak?
Tidak, kita akan menikah tepat jam 9.
- Kalau begitu kita harus segera. - Ya.
"Ambil cincinnya...
Sebagai tanda cintaku...
dan kesetiaanku...
...untukmu."
Musik!
Musik!
Musik!
Hadirin semua, Toast!
Untuk kedua mempelai...
Pengantin yg mempesona!
Mau berdansa denganku?
Dansa?
Aku... aku tidak bisa dansa.
kau bisa.
Semoga kehidupan mereka seperti dansa. harmonis dan lembut...
- Dansa untuk kehidupan abadi dan... - Alan, cukup sudah cukup.
Aku hampir selesai.
Sudah selesai. Duduk.
- Selamat untukmu. - Terima kasih.
Kau mau lihat-lihat rumahnya?
- Oh, Tidak. besok saja. - Yes
Kau berikan sedikit moment itu. Aku malu karenanya.
Akan aku berikan semuanya. Siang-malam, sebanyak yang kau inginkan..
Kalau kau menginginkannya aku yang datang padamu...
Pasti.
Tidak sebelumnya.
Kau melakukannya untukku?
Jika kau minta, Iya.
Baiklah...
..aku ingin mengucapkan selamat malam.
- Selamat Malam. - Selamat Malam.
Kamarnya di sana, sebelah kanan.
Ya. aku rasa aku tahu.
Akhirnya bangun juga.
Hari sudah siang.
Maaf, aku belum berpakaian.
Bisa saja aku tunggu di luar. Tapi kopi ini keburu dingin...
Tidak, tidak apa-apa.
Seandainya setiap pagi ada yang membawakan kopi sebelum aku berpakaian...
..aku sangat bahagia.
Penyemangat harimu.
Tapi...
...Bukannya kau hanya minum teh saat pagi.
Benarkah? Tidak juga.
Saat aku aku bilang aku bekerja di gudang kopi, kau balas bahwa...
Kakakku...
Dia percaya kalau kopi adalah kenikmatan berdosa jadi aku pura-pura setuju..
Dan dia ikut membaca suratku untukmu, jadi tidak bisa aku tuliskan begitu...
Banyak alsan untuk dilupakan. Semua ada dibelakangmu sekarang.
Bagaimana menurutmu?
Tentang apa?
Kau percaya seperti juga kakakku...
bahwa kenikmatan penuh dengan dosa?
Kenapa kau mencari Istri dari Amerika?
Well...
Di sini, masa lalu kita.
Di sana, Kau dalah masa depan.
Kenapa kau tinggalkan itu semua?
untuk mengejar masa depan.
Well, menjadi seseorang yang lain, aku rasa.
Aku orang lain untukmu.
Seseorang yang seperti...
diriku sendiri.
Dan ini, Dalam genggamannya...
Dia menjadi wanita lain.
Seseorang yang lebih seperti dirinya.
Aku katakan, belum pernah aku sebahagia ini.
Tidak ada yang lebih membahagiakan kecuali sebuah pernikahan, Luis.
Seperti kiasan "Bahagia sampai mati".
Menurutku perlahan kau akan menemukan jalan kembali jadi pelacur sekarang.
- Mencari sedikit selingan. - Tidak lagi.
Lagi pula kau sudah punya sampai sepuasnya.
Kapan kita bisa bertemu dengan dia lagi?
Well, Minggu depan kami akan ke Theater. Dia ingin nonton konser Amerika.
Kau boleh ikut kami.
� Soon comes the morning when the knell is rung... �
� to take my living breath. �
� Come, come, the night is almost done. �
� Satan is near! �
� The shrieking, grim and... �
� hideous brim of hell to uncover. �
� Come, or you will share her wretched end. �
� Hellhound! Abominable monster! �
� Would that I had never been born! �
Bagus sekali. Indahnya.
Menjijikan.
Drama murahan.
� Was it we who forced our way to you? �
� Who was it sent her to her ruin? �
� I... �
� or you? �
� What evil thing has risen from the ground? �
� Father, let angels now have charge of me... �
� encamped around heavenly company. �
� She is condemned to die. �
� No, She is redeemed on high! �
� Hither, to me! �
Julia, sayang, kau pipimu merona.
- Kau tidak apa-apa? - Ya, ya, pertunjukannya.
Aku suka itu...
..padahal hanya drama murahan.
Bisa permisi sebentar?
Apa dia demam?
Tidak hanya sedikit merona.
Bohong. Dia tidak memakai perona.
Tidak, Tidak begitu.
Dan seorang wanita tak akan berkeliaran di theater seorang diri.
Permisi.
Aku harap penampilan kedua lebih menarik.
- Maaf, pak! Penonton dilarang masuk. - Tidak... Lepaskan tanganmu.
Dia istriku, bangsat!
Luis, kau datang menyelamatkan aku...
Julia!
Seperti permainannya...
Sedang apa di sini?
Bukankah ini menarik? Lihat semua benda misterius ini.
- Siapa lelaki itu? - Lelaki apa? aku salah jalan, itu saja.
Kau membuat jantungku berhenti.
Rasakan jantungku. berdebar sangat keras?
Astaga.
Kau bisa membunuhku.
Mungkin saja.
Sihakan kembali ke tempat.
Hadirin, Peanmpilan kedua dimulai.
Kita pulang sekarang.
Adikku tersayang.
Aku tak mengerti kenapa kau begini. Sudah berminggu-minggu kau pergi.
selama itu pula tak ada kabar darimu, katakan kau sampai dengan selamat...
Apa kau sudah bertemu Mr. Vargas, Apakah kalian sudah menikah atau belum.
Aku harus bagaimana?
Sudah aku hubungi kedutaaan di Havana...
Juga aparat di Santiago.
Aku tahu perasaanmu pada dia, tapi...
kau harus menulis surat padanya.
Harus kau balas, sebelum dia lapor polisi.
Ya, kau benar. Aku tidak berbuat baik padanya.
Meskipun dia juga tak pernah berbuat baik padaku.
Coba lakukan itu.
Balas, dan selesai.
Tidak, jangan, Tidaak!
Tidak, jangan, Tidaak!
- Tidak, jangan, Tidaak! - Ada apa. tidak apa-apa. Ini aku, Luis.
Kau hanya bermimpi.
kau tidak apa-apa?
Itu saja. itu saja.
kau hanya mimpi, cuma mimpi.
Tidak ada apa-apa.
Hanya mimpi.
hanya mimpi buruk.
itu saja.
Cuma mimpi.
kau tidak apa-apa? mau sesuatu?
kau...
Maaf.
Kau aman bersamaku.
kau tidak apa-apa.
Kau mau menjagaku?
Tentu saja.
tentu saja.
Tidak ada apa-apa.
Luis, Jangan pergi.
Apa kabar ratuku pagi ini?
Lihat. lihat? sudah aku lakukan.
Bagus, terima kasih.
- Akan aku minta Sara mengirimnya. - Tidak perlu. Biar aku saja.
- Alamatnya belum aku tulis. - Biar aku saja.
Aku punya alamatnya di kantor. Begitu jauh lebih cepat.
- Ayo. - Ya.
Apa akan kau lakukan hari ini?
Aku mau ke toko pakaian di Plaza Vieja.
Kau perlu uang.
Tanda tangan di sini, Se�ora.
Kau mau di catat dalam rekening pribadi atau bisnis?
Ya, terima kasih.
Istriku boleh memakai dari semua rekeningku.
Ini dia.
Tanda tangan apa yg perlu ? Apa aku harus memakai nama baptis?
Tidak bukan, namamu setelah menikah.
Harus kau ingat dan diulang dengan sama ...
setiap kali kau buka chek.
Aku coba.
Oh, bung!
Luis, apakah itu cinta atau hanya syahwat?
Apa bedanya?
Oh, ya.
Untuk mencintai akan kau berikan dan terus berikan lebih lagi.
Kalau syahwat?
Kalau syahwat apa, Alan?
Syahwat itu ambil dan ambil lebih banyak lagi.
Sikat bersih, habiskan. tanpa logika, tanpa alasan.
Jadi... memberi dan mengambil.
Yang mana?
Keduanya.
Ingin aku serahkan segalanya.
Dan aku ambil semua yang dimilikinya.
Oh, Luis. kau orang sesat.
Tidak, tidak.
Aku rasa wanita itu yang tersesat.
bagimana, kenapa, Aku tak tahu. tapi itu akan berubah.
Aku bisa mengubahnya.
Mr. Vargas, bukan?
Ya.
Walter Downs. Aku tidak mau membuatmu terkejut.
- Tidak apa-apa. - Katanya kau ada di atas.
- Ada yang bisa aku bantu? - sedikit urusan.
Bukan masalah besar. Aku diminta oleh Nona Russell.
Maksud anda, Julia?
Bukan, Emily. Kakaknya Julia.
Di Delaware.
Aku detektif pribadi.
Baru datang dari Wilmington.
Aku mengerti. Maksudku, Aku tahu nona Russell sedikit gelisah.
Tapi kami sudah membals suratnya minggu lalu.
Aku percaya kalau dia sudah membacanya dia akan lega.
jadi Nona Julia baik-baik saja?
Ya, lebih dari itu...
lebih dari sekedar Nona Julia.
Sekarang dia Nyonya Vargas. Dia istriku sekarang.
Kalian sudah menikah?
- Berita bagus. - Kami bahagia.
Oh, ya. Bisa aku lihat.
Misteri sebuah pernikahan.
pipi merona, mata bercahaya.
- Kelihatan, aku rasa. - Oh, ya, benar.
Nona Russell pasti senang mendengarnya.
Aku hargai kalau bisa kau sampaikan padanya.
Tentu saja pasti.
Terima kasih.
Dan aku akan sangat puas membuat laporan jika bisa bertemu dengan istrimu.
Ya, ya.
Kenapa tidak?
Datanglah,
..temui kami hari Minggu sore.
kau bisa datang untuk minum kopi?
Ya, pasti.
Sampaikan salamku pada istrimu bahwa aku tak sabar bertemu dengannya.
Well.
Oh, ya. Tolong di luar teras.
- Terima kasih. - Ayo, ayo.
Lakukan seperti permintaanya.
Luis.
Oh, tepat waktu.
Yang ini untuk piknik minggu, yang ini untuk hari kerja. bagaimana?
Bagus, bagus.
Yang lain?
Yang ini aku suka.
Bagaimana? ada tujuh hari seminggu.
Bagaimana dengan isi kopormu? Apa tidak ada isinya?
Tidak ada, jelek semua. lagi pula kuncinya hilang.
Panggil tukang kunci. pekerjaan gampang. kalau tidak...
..biar aku saja.
Tidak, ada yang ingin aku perlihatkan. kemarilah.
Kalian semua keluar. Aku mau mencium suamiku.
Lalu kami akan mandi bersama.
Bau apa ini?
Parfume.
Bukan.
Bau cerutu.
Aku coba satu.
Cerutu punyaku?
Aku ingin merasakan bau mulutmu.
- Tidak perlu seperti itu. - Tidak.
Tidak, Tidak ada tabu diantara kekasih.
Apa kau mencintai aku? Julia?
Apa kau mencintai aku?
Apa kau bukan orang untuk dicintai?
Aku lupa mengatakannya.
Hari Minggu kita punya tamu.
Benarkah?
Ya...
Seorang detektif pribadi...
Datang dari Delaware.
Jadi, Emily yang mengirim dia..
Yeah. Detektif Downs.
Detektif Downs, katamu?
Jangan takut, dia hanya ingin melihatmu baik-baik saja di sini...
Dan berbahagia menjadi istriku.
- Kemudian urusan ini selesai. - Kapan burung sialan itu berhenti berkicau?
Julia?
Hati-hati, awas, hati-hati.
Ini dia, ini dia...
Oh, Tidak.
Tidak.
Don Luis, lihat. Dia mati.
Baru saja dia berkicau.
Sekarang, dia tak bisa berkicau lagi, bukan?
Tampaknya lehernya patah.
Buang saja. Aku tak ingin Julia melihatnya.
Bagimana orang mati dengan alat ini?
Aku percaya itu...
putaran gigi ini akan mematahkan lehernya.
Dan kalau tidak?
Apa orang itu akan tercekik?
Apa kau takut?
Tidak.
Julia Tidak takut.
Tapi Bonny takut.
Aku tidak mengerti.
Siapa itu Bonny?
Siapa Bonny?
Aku mencari Mr. Vargas.
Itu pertanyaan yang akan diajukan pada Luis.
Mr. Vargas?
Namaku Russell.
Emily Russell.
Aku kakaknya Julia.
Tentunya kau mengerti betapa marahnya aku menerima surat ini.
Marah?
Tapi... Aku rasa seharusnya kau senang menerima surat itu.
Surat ini, tuan...
yang ditulis untuk membalas surat yang aku kirimkan...
dengan ditanda tangan atas namanya...
Ini bukan dari Julia.
Tentu saja dia. tentu saja.
Aku yang mengirimkannya ke kantor Pos.
Surat ini bukan ditulis oleh adikku.
Nona Russell.
Maaf.
Maafkan saya.
- Jangan marah, tolong. aku bersumpah... - sumpahlah sesukamu.
Ini bukan tulisan tangan Julia.
Ini tulisan tangan orang lain.
Orang yang tidak diketahui.
setidaknya olehku.
- Dimana dia? - Senor, akan aku kirimkan untukmu.
Di mana dia?
Pergi. pergi jauh.
- Oh, senor - Keluar!
Kemana dia pergi, Sara?
Entahlah. Dia menyuruh aku ke kantor pos. Dan saat aku pulang...
Dia tidak kembali, benar, Sara?
Dia tak pernah datang ke sini.
Kau menikahi sebuah mimpi.
Mimpi yang sudah mencuri jiwamu.
Luis! Ada apa ini?
Istrimu datang jam 3 kurang 5. saat terakhir waktu pengambilan.
Seperti permintaanmu, aku berikan semua akses padanya.
Sisa saldomu di saat terakhir...
51 dollar, 40 sen di rekening satu...
10 dolar di rekening yang lain.
Aku jelaskan pada istrimu. bahwa untuk menutup semua reking..
Perlu tanda tangan darimu.
Maafkan aku.
Don Luis?
Tuhan murka padamu hari ini...
..dia biarkan kau memandang wajah wanita itu.
Aku mau dia pulang, Sara.
Aku mau dia pulang.
Tidak, tidak, cari�o. Untuk apa?
Untuk apa kau inginkan dia kembali?
Tidak, ini bukan sebuah kisah cinta.
Tapi sebuah kisah tentang Cinta.
Tentang seseorang yang jatuh padanya, Dan harga yang harus dibayarnya.
Dan tentang seseorang yang menghindarinya karena takut...
atau karena mereka tidak percaya bahwa mereka layak mendapatkannya.
Wanita itu kabur.
Lelaki itu takluk.
Mr. Vargas?
Yeah.
Walter Downs.
Kebetulan yang bagus.
Oh, yeah.
Aku ingat kau.
Dan aparat di sini, tidak bisa berbuat apapun?
Oh, tidak, tidak.
Lagi pula...
..itu bukan sebuah kejahatan.
Dia istriku. Dia... hanya mengambil apa yang sudah aku serahkan padanya.
Hartamu.
Juga cintamu.
Dan kau tidak curiga?
Tampaknya begitu, aku tidak tahu banyak tentang wanita dari yang aku kira.
Dan aku tahu terlalu banyak.
Konsekwensinya, Tidak banyak lagi gunanya...
Terlepas dari kepentinganya.
Nyatanya, aku lebih suka berbisnis dengan lelaki.
Dengar aku.
Bisa kau cari dia?
Mungkin.
Tapi saat ini, aku...
ditugaskan untuk mencari Julia yg sebenarnya, orang yang seharusnya kau nikahi.
Apa sudah kau temukan dia?
Apa sudah kau temukan dia?
Belum.
Kalau kau bisa... kalau bisa...
dia akan membawamu pada Julia yang aku nikahi.
Aku harap.
Dan sebaliknya
Berapapun yang kau mau akan aku bayar, asal kau temukan dia untukku.
Itu saja yang aku inginkan.
Dan aku anggap kau sudah memperbaiki semua kerugianmu.
Berapapun yang kau minta, akan aku bayar, itu janjiku.
Akan aku bayar.
Ya, aku percaya.
Dan kalau aku berhasil menemukan Julia-mu?
Kalau aku bawa dia padamu...
atau aku bawa kau padanya...
Mana yang lebih memungkinkan?
Harta tetap hilang.
dan cintanya...
..sudah hancur.
Apa yang kau inginkan dari dia?
Apa yang mungkin kau inginkan darinya?
Aku ingin membunuhnya.
Ya. Ya, aku ingat wanita itu.
Langsing, gelap dan sangat...
Aku ingat, naik di dermaga angin meniup gaunnya.
Dia berjalan kearahku.
Tangannya menahan gaunnya saat melewati aku, dia tersenyum.
Aku yakin dia datang bersama rombongan seniman dari Amerika...
..yang konser di sini.
Oh, ya, Aku ingat.
karena dia menggulung selada dengan sapu tangannya.
Itu hal yang aneh.
Tapi lalu dia jelaskan selada itu untuk makanan burungnya.
perjalannya ditemani oleh burungnya.
Oh, ya. Ya, aku ingat dia.
Wanita dengan sangkar burung...
Tapi dia tidak seperti foto itu.
Dia lebih muda dan sangat cantik.
Oh, ya, itu dia.
Julia yang sebenarnya tak pernah sampai, karena...
..dia sudah mati.
Maksudmu...
- Dibunuh. - Benar.
Atau mungkin dia punya teman..
Wanita seperti itu selalu punya teman.
Seseorang yang dia manfaatkan lalu dibuang.
Seseorang yang mungkin saat ini sedang mencarinya, Seperti kau dan aku.
Di sanalah awalnya terjadi.
Di sana, di Havana.
Lewat sini, Tuan. Selamat Datang di Havana.
Tuan Downs di kamar 37, Tuan Vargasdi bawah aula kamar 42.
Terima kasih.
Aku akan menghubungi aparat setempat...
mancari tahu apakah ada mayat tak dikenal yang ditemukan.
Kau boleh ikut kalau mau.
Tidak, Terima kasih.
Havana kota yang sangat ramah, Terutama saat Carnaval.
Aku sarankan Opera Restaurant. di seberang jalan ini.
Terima ksih.
Sangat popular dikalangan turis Amerika.
Kenapa tidak bergembira malam ini?
Cari makan enak, hisap cerutu, cari wanita.
Aku lebih suka sendiri. Terima kasih.
Baiklah kalau begitu.
Selamat malam.
Ini dia.
Pribadi, dan pemandangannya. Kalau kau melihat sesuatu...
..atau seseorang yang menarikmu, beritahu aku. Mungkin aku bisa mengatur semuanya.
Terima kasih.
Aku sangat bahagia Kalau ada yang menyajikan kopi setiap pagi sebelum aku berpakaian.
Penyemangat harimu.
Aku sangat bahagia.
Penyemangat harimu..
Itulah yang kau dapatkan.
...Saat menikah, Kau dapatkan semua keinginanmu.
Menikah? Istrimu punya sesuatu untuk dikatakan.
Lewat sini, Kolonel, s'il vous pla�t.
S'il vous pla�t tepat, Atasan sialan.
- Bahasa perancismu najis! - Edwin, jaga lidahmu.
Ya, ibu.
Bisa aku bantu, tuan?
Sepertinya aku melihat teman lamaku.
Kolonel...
- Kolonel Worth? - Ya.
Oh, ya. Lewat sini.
Tidak, tidak. aku...
Aku tak ingin mengganggunya saat ini.
Apa dia menginap di hotel?
Tidak, dia punya rumah di Havana. Dia tinggal di avenida Medios.
Aku rasa tunangannya menginap di Hotel.
Tunangannya?
Ya, Nona Castle.
Ya, ya, ya.
Aku mengerti. Terima kasih.
Sayang, Aku tak punya uang sebanyak itu.
Sayang, kau punya.
Uang belanjamu setahun $200,000, kurang lebih.
Berapa...
Dari mana kau tahu?
Karena, di kondisi puncak, kau bisa dapatkan setidaknya 15 ton gula di musim panen.
- 5 sen sekilo... - Tidak, jangan, jangan.
Jangam bicarakan bisnis saat ini.
Aku menunggu kesempatan ini sepanjang hari.
Sekarang, Jangan lihat.
Yang lembut, Merpatiku.
- Lembut pada lelaki tua. - Aku lembut.
Selembut seperti biasanya.
Bisa kau bantu lepaskan gaunku ?
Oh, ya.
Biar aku lakukan kehormatan ini.
Sudah cukup. Terima kasih.
Terima kasih...
..untuk malam yang indah. Selamat malam.
- Tidak. - Ya.
Aku akan patuh. aka hanya akan duduk dan memandangmu.
Kau lihat...
Aku duduk...
dan memandangmu.
- Hanya itu saja? - Kau tahu.
Kau sangat menjengkelkan dan aku sangat lelah.
- Selamat malam. - Jangan.
- Jangan. - Selamat malam.
- Jangan. - Ya, Selamat malam.
Tidak.
Tidak bolehkah? Tolong, biarkan aku di sini.
Merpatiku, aku menangis.
Hatiku bergetar.
Aku pergi.
Tapi hati hancur semuanya.
Selamat malam...
Merpati kecilku.
Selamat malam.
"Berpisah adalah kesedihan yang manis."
Hanya aku, Julia.
Kau belun lupa padaku, Bukan?
Siapa Billy?
Hanya teman.
Pasti ada banyak teman dalam hidupmu.
Billy...
Aku...
Kolonel.
Kau nikahi mereka semua?
- Tidak, hanya kau. - Oh, Bohong.
Bohong.
Bohong.
Lalu, mereka itu apa?
- Apa ? - Ya.
Apa rencanamu untukku?
Rencanaku?
Aku datang untuk membunuhmu.
Ya Tuhan.
Baiklah, lakukan.
Di sini. tepat di jantungku. Jangan ragu.
Hartamu sudah habis. Lakukanlah.
Habis.
Seperti wanita yang kau bunuh?
Apa? Tidak.
Ya.
- Kau ada bersamanya di kapal itu! - Percayalah pada kata-kataku.
Kalian terlihat bersama!
- Aku tidak sendirian. - Dia ceritakan semuanya tentang aku, bukan?
Tidak!
Aku certitakan pada Billy!
Keesokan harinya Billy datang padaku,
katanya wanita itu kecelakaan, dan aku harus menggantikan dia, begitulah.
Pria lain lagi?
Seorang parter?
Teman? Pacar?
Seorang partner...
Kau sudah melihatnya, di belakang panggung theater.
Temanku, mitraku juga...
Ya, ya, Pacarku.
Dia seorang aktor, seperti aku. Aktor pemeran tokoh.
Malam itu aku katakan padanyat, bahwa aku tidak bisa terus begitu.
Aku gtidak bisa lagi hidup begitu.
Kenapa tidak ? Kenapa ?
Karena...
Karena aku...
Keparat. Aku jatuh cinta pada suamiku.
Lagi. ulangi.
Aku harus... aku harus membelinya! Menyingkirkan dia selamanya!
Tapi kau memaksa aku menulis surat kepada kakaknya...semua jadi berakhir!
Pelacur!
Pencuri!
Begitulah hidupku. Hanya itu yang aku tahu.
Aku ambil uangnya, dan aku serahkan padanya.
Tidak...
Lalu aku kabur.
Apa bedanya ?
Apa bedanya ?
Semua berakhir.
Pelacur!
Penipu! Pencuri!
Ya!
- Ya! Ya. - Tidakkah kau lihat...
Tidakkah kau lihat...
Tidak kah kau lihat aku tak bisa hidup tanpamu?
Aku tak bisa hidup tanpamu!
Tidakkah kau lihat? Tidakkah kau lihat betapa aku mencintaimu?
Maafkan aku.
Di mana aku?
Siapa kau?
yang sebenarnya.
Namaku Bonny.
Bonny Castle.
Bonny Castle.
Apa itu nama baptis?
mungkin saja...
..kalau aku seorang kristen.
Tapi aku bukan.
Aku tidak pernah dibaptis.
Aku anak terlantar.
Begitu juga Billy.
Kami dibesarkan di panti asuhan di St. Louis.
Dia yang memberi aku nama.
Dia melihat sebuah kartu pos dari Scotland.
Fotonya berjudul "Bonny Castle".
Saat aku berumur 14, Kami kabur dari panti asuhan.
Seperti kakak, Adik, Bapak, anak, Suami, istri.
- Dia pelindungku. - Tidak.
Jangan.
Aku tidak mau tahu.
Tidak saat ini.
Kau adalah Julia Russell dari Wilmington, Delaware.
Kau terlahir...
..saat melangkah turun dari kapal itu...
..dan jadi istriku.
Tapi lalu...
Aku bukan Julia Russell sama sekali, bukan?
Aku hanya istrimu saja.
- Siapa dia? - Entahlah.
Dui sini Edwin, Sayang.
Apa aku terlalu pagi?
Jangan buru-buru.
Tidak ada yang lebih menyenangkan hatiku selain menunggumu di depan pintu.
Kecuali, tentu saja, kau mengizinkan aku masuk.
- Kolonel Worth. - Astaga!
- Bisa aku bantu, Tuan? - kau tidak berpakaian, tuan.
Tidak, Tidak perlu.
Saat ini aku sedang sibuk dengan urusan pribadi.
Kesibukan dimana pakaian hanya akan mengganggu saja.
Urusan pribadi?
Ya, Tuan.
Bersama Bonny? Urusan pribadi?
Astaga, Bung!
Tapi aku... tidak sopan sekali. Ayo silahkan masuk, masuklah.
Tidak, Tuan. Apa kau Gila?
Gila? Tidak.
Aku hanya penasaran ada urusan apa kau ada didepan kamar istriku.
Istrimu?
Kau bilang, "ISTRI"?
Edwin, Edwin awas.
Dia sangat emosional.
Aku mohon maaf, Tuan. Sungguh.
Aku mohon maaf.
Aku orang tua bodoh.
Aku tidak tahu.
Maafkan aku.
Selamat pagi, Tuan.
Selamat pagi.
- Selamat pagi. - Selamat pagi.
Kau lihat?
Masa lalumu tidak ada.
Pergi. Tamat.
Lenyap.
Kau hanya milikku sekarang.
Selamat pagi.
Ah kau. kau tak ada di kamarmu pagi ini.
Aku punya berita menarik.
Aku juga.
"Mayat perempuan ditemukan."
"Dicurigai korban kejahatan." Bagaimana bhs Spanyolku?
Julia Russell?
Ditikam di leher dgn pisau kecil, di buang di laut.
Pekerjaan pria, Tapi bisa juga oleh wanita.
Mata pisaunya masih menancap di leher.
Dan tentang istrimu...
..secara resmi dia seorang buronan.
Bukan cuma kita yang mengejarnya, Tetap juga pihak kepolisian.
Bergembiralah. ini sebuah berita bagus.
Tidak akan lama lagi dia pasti tertangkap.
Dia...
...Tak melakukanya.
Aku yakin, kau masih mencintainya, bukan?
Tentu saja.
Bagimana kau bisa begitu membencinya semantara kau masih mencintainya?
Percayalah, teman, tidak ada yang melebihi cinta.
atau cuma salah arah perasaan dfan hati
Itu memang pisauku. Dia memakai pisauku.
Ya, ya.
- Bukan aku, Sumpah. - Aku percaya.
Tidak akan ada yang percaya kalau aku tidak bersalah.
Dengar.
Persetan yang lain. Asal jangan aku.
Apa yang kau pikirkan?
Kamu.
Selamat datang di Cardenas.
Jalan sini. Ini pintu masuk. Sangat elegan...
..wilayah terbaik di kota ini.
Terutama turis dari Amerika juga benua lain.
Aku rasa kalian perlu dengan perobotnya sekalian.
Kamar tidur...
Ruang duduk, Dapur yang bagus.
Di Cardenas, dekat saja ke Havana...
Tapi juga jauh.
Kami paham kekuatan air juga kekuatan matahari untuk pengobatan..
Vargas.
Kebetulan sekali.
Ya, ya benar.
Ada apa di Cardenas?
Bukan mau berobat, tentu saja.
Tidak, pasti bukan.
Ada laporan yang menyebutkan wanita yang sangat mirip...
...terlihat naik kereta api menuju ke Timur.
Kau melihat atau mendengar sesuatu?
Aku kehilangan minat pada wanita seperti itu.
Senang mendengarnya.
Dengar...
Boleh aku tawarkan pi�ales?
Apa itu?
Minuman.
Minuman.
Ada sebuah cafe di ujung sana.
Mataharinya hangat.
Wajahmu, dalam sekejap, langsung basah.
Mayat itu terkonfirmasi oleh kakaknya.
Menyedihkan, tapi bisa dipastikan.
Dua tahi lalat di atas paha...
..juga gigi palsu emasnya.
Dan ditangan kirinya, kecil, bekas luka.
Sangat menarik.
Bisa permisi sebentar? Aku ada urusan pribadi.
Silahkan.
Lakukan apa yang harus.
Julia?
Ke sini.
Naik ke atas. Kami...
Ah, Luis.
Aku sangat kecewa.
Tapi juga sangat kagum..
Di mana dia?
Siapa? Tidak.
- Dia tak ada di sini. - Kau panggil namanya.
Tunggu, Tunggu. Apa urusnmu di sini.
Turun, Tolong. pintarlah dan pergilah. Pergilah selagi kau masih bisa.
Dia milikku, Luis.
Serahkan dia, Sebelum terlambat.
Kau membantu kejahatan!
Dan kau hampir saja menjadi seorang penjahat juga.
Pakai akal sehatmu, bung.
Kau lihat itu. Dia tak ada di sini. Sekarang, tolonglah...
Aku mohon.
Jangan berbohong, Tuan Vargas.
Aku bisa mencium baunya.
Wangi parfumnya, dalam pakaianmu.
Kau baru meninggalkannya, bukan?
Itu dia. Menyingkir.
Apa dia melingkarkan lengannya padamu? Memelukmu, seperti ini?
Apa dia mengeluskan pipinya ? seperti ini?
Apa dia menciumu di bibir?
Kalau aku cium kau, masih aku rasakan bekasnya di bibirmu?
Kau mau lakukan demi dia?
Luis!
Tunggu! Tunggu.
Tunggu.
Berbicara setan dan dia muncul.
Ya tuhan. Apa yang kau lakukan?
- Apa yang kau lakukan? - Dia...
Dia itu...
Detektif itu.
Dia datang mencarimu.
Apa yang kau lakukan? Jangan sentuh dia.
Jangan sentuh dia!
- Dia datang sendirian? - Ya.
Tidak ada yang melihat dia datang?
Aku..aku..aku
Aku tak tahu.
Ya Tuhan, Julia.
Aku membunuhnya.
Kau harus pergi, Pergilah ke stasiun kereta.
Beli dua karcis kereta ke Timur. Tidak peduli ke kota manapun..
Dan...
Akan aku hubungi agen rumah ini dan bilang kalau kita berubah pikiran...
Dan ada kedaaan darurat.
Julia.
Ya, apa?
Aku baru membunuh orang.
Dan aku baru membeli topi.
Tapi aku tidak memikirkannya. Aku tidak berjalan sambil berkata dalam kepalaku "Aku baru beli topi"
"Aku baru beli topi." Apapun itu.
Tidak apa-apa.
semua sudah terjadi. Bantu aku.
Ya Tuhan.
- Itu yang harus aku lakukan. - Aku bawa dia turun.
Tidak.
Tidak, Kau pergi ke stasiun sebelum loketnya tutup.
- Ke sini. letakan di sini. - Ya,ya.
Ya, aku kejar waktu.
Tidak. jangan buru-buru.
Pergi dengan santai, seperti jalan-jalan. Tidak ada yang akan memperhatikanmu
- Mengerti? - Ya.
Bagus.
Billy.
Akhirnya kau dapatkan apa yang layak untukmu.
- Astaga! - Bukankah kau gembira bertemu aku?
Bukankah kau gembira bisa bertemu Detektif Downs lagi?
Haruskah begitu?
Aku sangat hapal adegan yg kita mainkan di Chicago.
Kau tidak ingat?
Pergi dariku, Billy.
Kau pikir aku...
..benar-benar mati...
Bukan begitu?
Menurutmu pistol itu berpeluru, huh?
Menurutmu malam itu dia akan benar-benar membunuhmu?
Aku tidak bisa ambil resiko dia akan membunuhmu, Tidak sebelum aku bisa bersamamu.
- Pergi dariku, Billy. - Tidak akan.
- Tidak sampai kau kembali ke permainan. - Permainan apa?
Judi, sayangku, berjudi.
Tidak ada permainan.
Oh, ya. Aku melihatnya dengan jelas.
Tidak, tidak.
Apa yang kau lihat, huh?
Aku lihat dia kehabisan uang. Aku lihat kau yang mengaturnya.
Aku ingin dia lakukan apa yang masih bisa dia lakukan.
Aku ingin dia pergi ke Santiago, Menjual semua sahamnya.
dan kembali membawa uang.
Aku lihat kita...
..selesaikan apa yang kita mulai.
Aku dan kau, bersama.
Membuat kau jadi janda kaya raya.
Tidak.
Dia sudah takluk dari pertama kali kau bertemu, sayang
Dia mudah ditaklukan, dia sangat memujamu.
Disatukan bersama kau oleh kejahatan dan beragam...
..Pelanggaran ringan.
- Pergilah dariku, Aku mohon. - Memohonlah.
Aku mohon.
- Aku mohon, Pergilah! - Mengiba lah.
Membuat burungku bangun melihatmu iba.
Di bilang dia mencintai aku.
Tidak ada yang mencintaimu, Bonny.
Tidak ada yang bisa.
Kecuali aku.
Dia bisa.
Aku rasa dia bisa.
Tidak cukup untuk hidup sebagai seorang buronan.
Gang sempit, hotel murahan....
Tidak mungkin bisa
Oh, lalu bagaimana? Bahagia selamanya?
Pasangan serasi dan terhormat yang tinggal di jalan utama..
Makan malam Minggu, main di taman bersama anak-anak?
Astaga, Apa yang dia lakukan padamu?
Kau pikir kau siapa?
Dia pikir kau ini siapa?
Kau pelacur, Bonny.
Letakan tangan di tubuhmu, dan anumu langsung basah.
Benar, tidak?
Kau terlahir dan kau mati kemudian.
Cepat atau lambat polisi akan menangkapmu.
Kau tak akan membiarkan itu terjadi padaku.
Aku yang pertama, Bonny. yang pertama untukmu.
Dan akan tetap...
..jadi yang terkahir juga.
Satu atau lain cara.
Tidak ada masa depan bersamanya, Sayang.
Lihat kenyataan.
Kau tak bisa hidup di dunianya.
Dan dia tentu saja...
tak bisa hidup di duniamu.
Tinggalkan dia.
Tidak.
Tinggalkan dia.
Tidak.
Tinggalkan dia.
Ya.
Julia?
Julia?
Aku lapar.
Bagaimana dia?
- Kita harus membuang mayatnya. - Tidak, sudah dilakukan.
Sudah dilakukan?
Maksudmu kau lakukan sendirian?
Aku kemasi semua barang kita juga. Aku siapkan satu stel untuk dipakai di kereta.
Jadi kau sudah punya tiket?
- Tiketnya? Ya, ya. - Bagus.
Kita pergi besok pagi.
Kembali ke Havana. Jam 7.
Sebuah petualangan.
Tidurlah.
Kau pasti kecapaian.
Aku tahu diriku.
- Tunggu, tunggu. - Ya?
Apa kau tak punya hati nurani sama sekali?
Maksudku...
Ya, tentu saja aku punya.
Tapi coba kau lihat, Tidak akan aku biarkan dia mengambil bagian terbaiku.
Itu sesuatu yang sudah terjadi. Sesuatu yang harus dibereskan.
Dan kalau ada sesuatu yang harus dibereskan, harus kau lakukan, benar?
Jadi, begitulah. hidup hanya sebentar, tapi harus dinikmati.
Selamat Malam.
Dengarkan dia bicara.
Dengarkan kata-kata yang keluar dari mulutnya.
Maksudmu Bonny?
Ya, Bonny.
Apa kau bisa mengendalikan dia?
Tidak ada yang bisa mengendalikan dia.
Tidak ada yang bisa.
Tidak ada, Kecuali Billy.
Dan dia mau semua sisa uangnya.
Mereka menemukan sebuah rumah di kawasan kumuh di kota.
Bonny bilang mereka tak mungkin dikenali di sana, Memang dia benar.
Banyak hal yang tidak diperhatikan di rumah itu.
Yang perlu dia lakukan adalah menyuruh Luis ke Santiago...
Lalu semuanya selesai.
Tidak, tidak, Kau tidak mengerti.
- Kita kehabisan uang? - Ya, Besok aku akan pergi ke Santiago.
Memakai kereta pagi pertama.
Apa yang akan kau lakukan di sana?
Kita perlu uang, bukan?
Apapun katamu.
Julia?
Aku tak ingin kau pergi ke Santiago.
Tapi, tapi...
Aku harus pergi.
Aku tak ingin kau pergi.
Aku tak punya pilihan.
Ya, ada. pilihan lain.
Sekali lagi.
- Saat tanganku meraba dadaku... - Hati.
- Anting kiriku. - Wajik.
- Anting kananku. - Keriting.
- Tenggorokan. - Skop.
- Kelingking kiri. - Satu.
- Kelingking kanan. - sepuluh.
- Kalau begini, artinya nihil. - Benar.
- Raja, ratu, Jack. - Ya.
Ya.
Oh, kau biasa saja.
- Tapi, dengarkan aku... - Begini caranya.
Ini satu-satunya cara. Cara kami.
Kau dan aku, bersama-sama.
Aku mohon.
Sekarang...
..katakan apa yang aku pegang.
Mau mau tambah whiski?
Terlalu banyak untukku.
Ya. Kenapa tidak?
Kenapa tidak, Tepat? Baiklah.
Dia menang lagi.
Maaf tuan-tuan.
Tambah sampanye.
Apa nyonya keberatan jika aku lepaskan mantel?
Tidak, silahkan lakukan sesukamu.
Anggap aku tak ada di sini.
Lebih mudah bilang dari pada melakukan.
Bisa aku ambilkan minumanya lagi?
Bisa suruh nyonyamu untuk duduk, tuan?
Apa maksudmu?
Apa harus terus terang?
Lepaskan tanganmu dari istriku, tuan.
Dengan senang hati.
Kalau ada orang yang lebih hina dari penjudi licik...
Dia adalah penjudi licik yang memakai wanita untuk membantu aksinya.
Julia?
Well, sayangku...
Kita lihat trik apa lagi yang kau bisa.
Kau tidak apa-apa?
Ya.
Haruskah aku...
Haruskah aku panggil seseorang?
Kau baik sekali.
Kau masih muda, tak berdosa dan baik.
Tidak.
Tidak ada yang tak berdosa.
Kau punya masa lalu juga.
Mau kau ceritakan padaku...
,..kalau ada waktu?
Aku tak punya cerita.
Tidak seperti kamu.
Well, cerita tentang Bonny.
kita lihat apa yang sudah diperbuatnya.
Dia tidak bisa hidup di dunianya.
Dan dia tidak cocok untuk bersamanya.
Alan sayang:
Selamat.
Kau baru saja membeli sahamku di eksportir kopi Vargas-Jordan.
Harga yang aku setujui untuk semuanya ada di dalam lemari besi...
Yang aku yakin kau yang memegangnya. Maaf.
Luis! Tunggu!
Maaf aku tak bisa menunggu untuk berbicara denganmu, tetapi...
...Seperti yang kau tahu, aku seorang buronan.
Lebih dari itu, tak bisa aku katakan.
Apa maksudmu?
- Apa yang sudah kau... - Pembunuhan.
Aku melakukan pembunuhan.
- Tidak. - Ya.
Aku lakukan demi dia.
Faktanya adalah...
...Akan aku lakukan lagi.
Semoga beruntung.
Dan terima kasih sudah mau menjadi temanku.
Naiklah, Lanjutkan.
Tuhan bersamamu.
Bisa nyalakan cerutuku?
Ya.
Aku buatkan kopi.
Sialan!
- Ada apa? - Ada tikus.
- Tikus? - Itu tikus. lari di antara kakiku.
Kau lihat itu?
Tidak.
- Aku tak lihat apa-apa. - Tidak?
Mau kemana kau?
Aku ke apotek dulu.
- Malam begini? - Ya.
- Sudah jam 9.00. sudah tutup. - Tidak, ada satu yang buka sampai jam 10.
- Tunggu sebentar, tunggu, tunggu. - Aku tak akan lama.
Kau bisa menyelamatkanya, sayang. Jika itu yang kau pikirkan.
Kenapa tidak? Kenapa tidak kita tinggalkan saja dia?
Aku punya dua tiket Kereta untuk pergi.
Malam ini, Tengah malam. Kita dapatkan uangnya.
Tinggalkan dia.
Oh, Bonny, bukan sifatmu, bersimpati seperti itu.
Bagaimana aku bisa percaya padamu? Selalu ada orang lain diantara kita.
Kenapa? Kenapa harus menyakiti dia?
Dia bagian dari dirimu yang harus dimusnahkan.
Kau harus membunuhnya, seperti kataku, atau itu yang akan membunuhmu.
Apa yang kau lakukan? Billy?
Kembali bersamamu, menyelesaikan pekerjaan sampai tuntas.
- Polisi akan mulai mengejar kita. - Maka lakukan apa yang aku katakan.
Lakukan sekarang juga.
- Katakan. - Billy...
- Katakan hanya kau miliku. kau miliku. Katakan. - Billy, Aku tidak bisa.
- Ya, Apa? - Ya, Apa?
Ya, Aku milikmu.
Kau mengagetkan aku.
Kau lama sekali.
Sedang apa gelap-gelapan?
Berpikir.
Apa yang kau pikirkan?
Memikirkan seandainya aku kehilangan dirimu, Hidupku akan berakhir.
Tidak ada yang tersisa dalam diriku.
Kecuali untuk mati.
Jangan katakan apapun.
Dapat apa yang kau cari?
Ya, dapat.
Aku harus mencarinya ke mana-mana.
Aku ganti baju dulu.
Cuci tangan dan tidurlah. Biar aku buatkan kopi dulu.
Ini dia.
Bagaimana mereka akan mati, menurutmu?
- Diracun ? - Ya.
Entahlah.
Perlu waktu yang lama?
Aku rasa tergantung berapa banyak racunnya.
Benar.
Sangat menyakitkan?
Aku tidak mau memikirkannya.
Tidak, tidak tentu saja tidak perlu.
Kita tak ingin hati nurani kita mendapatkan yang terbaik, bukan?
Itu adalah sesuatu yang harus dilakukan.
Dan ketika sesuatu harus dilakukan...
Maka lakukanlah.
Apa kopinya terlalu panas?
Aku melihatnya.
Siapa?
Aku membuntuti kamu.
Kau lihat siapa? Di mana?
Julia.
Haruskah kita... haruskah kita lanjutkan permainannya...
atau cukup bicara kebenaran?
Tidak.
Kebenaran yang utama.
Baiklah kalau begitu.
Dia ada di sini?
Ya.
Di mana?
Di luar, menunggu. Saat aku mematikan lampu.
Kalau aku sudah mati?
Ya.
Aku... membawanya padamu di Havana, benar?
Ya.
Bagaimana dia tahu aku tak akan membununmu?
Dia masukan peluru kosong di pistolmu.
Seperti permainan.
Semuanya.
Kebohong.
...dari awal kita bertemu.
Tidak semuanya, Tidak.
Kau tertawa dibelakang punggungku, kalian berdua?
Kalian mentertawakan betapa bodohnya aku? Bagaimana...
Bagaimana butanya aku?
Tidak.
Tertawalah sekarang saat aku katakan.
Aku cinta kau, Julia.
Julia tidak ada di sini. Julia sudah mati.
Tertawalah pada saat aku bilang aku tetap mencintaimu.
Tidak.
Tidak, bukan aku.
Kau tidak mencintai aku.
Oh, ya.
Oh, Iya, kau.
Bukan Julia Russell. Bukan...
...Bonny Castle.
Tapi Kau.
Aku cinta kamu seperti yang aku tahu.
...Karena aku tahu diriumu....
...seperti apa adanya.
Baik atau buruk.
Bagus atau jelek.
Sudah aku katakan, tapi kau tak percaya padaku.
Malam ini kau baru percaya.
Untuk kita.
Hidup yang singkat. Hidup yang menyenangkan.
Jangan lakukan.
Tidak ada yang lain.
Tidak ada cinta yang lain kecuali kau.
...dari pertama sampai akhir.
...dari mulai sampai selesai.
Jangan berubah, Julia. Jangan pernah berubah.
Tidak, Jangan.
Jangan!
Ayo pergi. kau bertahan dulu.
Ayo pergi.
Kau mengecewakan aku, Bonny.
Kenapa ?
Kau pikir itu peluru sungguhan?
Kau bisa bahasa Inggris?
- Kau bisa bahasa Inggris? - Ya!
Dia perlu pertolongan doktor.
Bagaimana dengan dia?
Dia sudah mati. Dia perlu doktor.
Baiklah. Aku panggil polisi.
Bertahan, bertahanlah.
Aku cinta padamu.
Aku cinta padamu. Aku cinta padamu.. Kau dengar kataku?
- Katakan. katakan sekali lagi. - Aku cinta padamu. Aku cinta padamu..
Aku cinta padamu. Aku cinta padamu..
Aku cinta padamu., Luis.
Tdak, tidak, tidak.
Tidak. Tunggu! tahan!
Tidak, tidak, tidak.
Jangan pergi! bertahanlah!
Aku mohon bertahanlah. Aku mohon bertahanlah..
Di sanalah kisah ini berakhir, Setidaknya untuk aku.
Meskipun dia bisa bertahan hidup saat ini...
Bagaimana aku bisa menemukannya?
Kau percaya pada pengampunan?
Ya.
Juga penebusan dosa?
Ya.
Meskipun untuk orang seperti aku?
Ya.
Aku percaya itu.
Baiklah,
Aku akan bertemu dengannya di surga, bukan?
Ya.
Bisa tolong berikan selendangku?
Ya, Tentu saja.
Berdoalah bersamaku.
Ya.
Aku memakainya di hari pernikahan aku.
Tapi hatiku tidak ada di sana.
Maaf nyonya. sudah waktunya.
Boleh aku?
Apa-apaan ini!
- Pendetanya. - Dia keluar sajam yang lalu.
Aku melihatnya.
Penjaga!
Well, harus aku katakan, menyenangkan sekali punya teman cantik sebagai gantinya.
Oh, kehormatan untukku.
Terima kasih, tuan-tuan, sudah mengijinkan aku ikut.
Dan anda, Tuan, boleh aku katakan, Beruntung sekali punya istri seperti dia.
Ya, Benar.
Dan mungkin, suatu saat nanti...
bisa aku ceritakan bagaimana kami bisa sampai di sini.
Itu pasti...
..kisah yang menarik.
Bahkan itu adalah kisah nyata.
Tapi untuk saat ini, yang bisa aku katakan...
..dari pertama aku melihatnya...
Aku sudah jatuh cinta padanya.
Apapun taruhannya...
Kau tidak bisa menghindar dari cinta.
Empat.
T A M A T Subtitle translated by Oeink 2015
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.