Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
THE FIRST RESPONDERS
SEMUA KARAKTER, LOKASI, ORGANISASI, INSIDEN, KELOMPOK,
DAN LATAR BELAKANG YANG DIGAMBARKAN DALAM DRAMA INI HANYALAH FIKSI
JIN HOGAE
RUANG REKAMAN INTEROGASI 2
Kami sudah dapat semua rekaman CCTV saat Choi Seokdoo dan Ma Taehwa berjalan.
- Lihatlah. - Lupakan saja.
Mari minta surat penangkapan dengan semua rekaman yang kita punya.
Kalian tahu orang tak bisa ditangkap hanya karena menghalangi hukum.
Apa maksudmu?
Ini percobaan pembunuhan terhadap polisi, bukan menghalangi hukum.
Jangan bilang kau percaya omong kosongnya.
Astaga, para bedebah itu.
Kurasa mereka sudah bersiap, Pak Baek.
DATA PRIBADI NAMA: KIM DOHYUNG
KODE YANG MENANDAKAN AKHIR KEADAAN DARURAT
Kau tidak pulang?
Kau ingin aku pulang hidup-hidup. Kau senang sekarang?
Pukul berapa ini?
Ya, sekarang...
Hampir pukul 15.00.
- Hati-hati! - Ada apa denganku?
Kau belum boleh bergerak!
Aku tidak punya waktu untuk ini.
Ini berbahaya. Jangan bergerak.
Aku harus pergi sekarang.
Aku tidak akan mengizinkannya. Operasi ini berbeda dari yang sebelumnya.
Dokter, begini saja...
Suntikkan antibiotik langsung ke pembuluh darahnya.
Ini koyok senta vyl.
Tempelkan ke lukanya saat dia sangat kesakitan.
Kau tahu, ini bisa membuat ketergantungan. Hati-hati akan dosisnya.
Baik. Aku akan menemaninya karena tidak ada sif sampai besok.
Aku memberi izin karena ini kau.
JIN HOGAE WALI, HUBUNGAN DENGAN PASIEN
Ayo cepat pergi. Kita tidak punya waktu.
Kalian masih di kantor.
- Letnan Jin! - Kau baik-baik saja?
Aku tidak baik-baik saja.
Bukankah kita kehabisan waktu?
Benar.
Kita sudah dapat semua video CCTV yang merekam Ma Taehwa dan Choi Seokdoo.
Sulit mengetahui sesuatu hanya dengan ini, tapi mari kita tonton dahulu.
Dia keluar di sini.
Lalu ini Choi Seokdoo.
Kau tidak pergi?
Aku di sini sebagai wali medis Detektif Jin.
Kondisinya sangat tidak stabil sekarang.
Karakternya juga tidak stabil.
Rekamannya sangat tidak jelas dan wajah orang-orangnya buram.
Tak banyak informasi yang bisa didapat.
Boleh kuperiksa sesuatu?
Seol, ini rapat polisi.
Kalian ingin mencari tahu siapa orangnya, bukan?
Kau punya saran?
- Lepaskan. - Apa?
Lepaskan itu darinya.
- Jangan. Apa... - Apa yang kau pikirkan?
- Ini untuk investigasi. - Apa ini? Lepaskan!
Lihat? Aku benar.
Lumayan, Minnow.
Aku punya nama.
Kalian selalu memanggilku Anjing Jindo atau anjing kampung.
Nona Yun, bisa lakukan sesuatu untukku?
Ini kesempatan terakhir kita untuk menangkap pembunuh Seok Mijung.
Kau tidak akan membunuh siapa pun, bukan?
Aku tidak menerima reservasi autopsi.
Baiklah. Sudah 48 jam.
Surat perintahnya belum keluar, bukan?
Tolong bebaskan klienku.
RUANG REKAMAN INTEROGASI 2
Pesawatnya sudah siap? Aku takkan pernah naik helikopter lagi.
Ma Taehwa!
Detektif itu.
Halo, Detektif Jin Hogae!
Kukira kau hampir mati,
tapi sepertinya baik-baik saja.
Bukankah kau agak kesulitan berjalan?
Kau tampak sangat tidak sehat.
Kau keluar untuk mengantarnya pergi?
Kurasa kau belum dengar. Berikan borgolnya.
Tangkapan bagus!
Agak berat, bukan?
Karena itu borgol komersial.
SURAT PENANGKAPAN DARURAT NAMA: MA TAEHWA
- Baiklah. - Apa yang kau lakukan?
Aku dapat surat penangkapanmu, Ma Taehwa.
Silakan sewa pengacara yang lebih andal darinya.
Kau berhak untuk tetap diam dan bisa membuat alasan.
Ajukan tinjauan keabsahan penangkapan jika kau mau. Tapi takkan ada bedanya.
MEMINTA PEMBEBASAN ATAS PENANGKAPAN TIDAK ADIL
Hei.
Mungkin agak sempit.
Dia cukup tinggi.
Tunggu sebentar. Permisi, kau ini...
Aku Yun Hong, bertugas melakukan autopsi di Badan Forensik Nasional.
Mau masuk sekarang? Semuanya sudah siap.
Hei. Siap untuk apa?
Apa katamu?
Sudah lama aku tak melakukannya pada orang yang masih hidup.
Mari.
ANALISIS GAYA BERJALAN 3D PRO
Kau tampak keren.
Seharusnya ini cukup.
Sensor sudah dipasang, kamera sudah siap.
Kita bisa mulai.
Lihat ke depan dan berjalan perlahan ke depan.
Tunggu.
Pak Ma.
Kau boleh menolak. Kau tidak perlu melakukan ini.
Sudahlah.
Tidak ada gunanya mendengarkanmu.
Pak.
Aku akan menuruti mereka.
Tidak ada yang kusembunyikan.
Dengarkan aku.
- Dia tidak akan melakukan ini. - Hei!
Bagaimana kalau kau saja yang melakukannya?
- Kau bahkan tak bisa jalan sendiri, 'kan? - Apa?
Seumur hidupmu, orang lain melakukan semuanya untukmu.
Adakah satu hal saja yang bisa kau lakukan sendiri, Pecundang?
Akan kulakukan ini.
Itu bukan urusanmu.
Keluar.
Baiklah. Bisa mulai berjalan sekarang?
Itu heel contact.
SAAT TUMIT MENYENTUH TANAH KETIKA MULAI BERJALAN
Foot flat.
SAAT SELURUH KAKI MENYENTUH TANAH, TAHAP PERTAMA LANGKAH
Toe off.
SAAT UJUNG KAKI TERANGKAT DARI TANAH
Swing stance dimulai.
CARA MENGAYUNKAN LENGAN
Aku akan mengukur jarak dan sudut benturan tumit berikutnya.
Mari buat rendering 3D-nya sekaligus.
Kita tidak punya waktu untuk langsung membandingkannya.
Pak Ma Taehwa, berjalanlah lebih cepat.
Lebih cepat.
- Berputarlah sekali. - Berputar.
Seperti biasa saja.
Mari melompat.
Lompat tinggi.
Bagus sekali.
Kalian ingin aku melakukan apa lagi?
- Kami membawanya! - Bagus.
Langkah seseorang berubah saat membawa sesuatu.
Baiklah. Mari mulai dengan ransel.
Baiklah.
Angkat lengan kirimu juga.
Seperti biasa saja, bagus.
KHUSUS PETUGAS BERWENANG KARENA RISIKO INFEKSI
Jangan lakukan ini. Kau tidak boleh masuk tanpa izin!
PARTAI KEBAHAGIAAN DAN MASA DEPAN
Jaksa Kepala, tolong bantu aku.
Kenapa?
Koneksimu ternyata sudah tak berguna?
Kau yang menghasut putraku?
Jaksa Yeom Sanggu.
Anggota Majelis Ma Joongdo...
Analisis gaya berjalan forensik adalah cara menentukan tersangka
dengan mempelajari gaya berjalan seseorang.
Sering disebut sebagai komposit tubuh bagian bawah.
Berasal dari fakta bahwa gaya berjalan tiap orang berbeda.
Analisis gaya berjalan atau pelatihan anjing. Masa bodoh.
Baiklah. Pak Choi Seokdoo sudah siap.
Baiklah.
Astaga. Dia juga harus melakukan ini?
Tentu, seperti itulah perbandingan. Kau tidak seistimewa itu, tahu?
Silakan mulai berjalan.
Menurut data, gaya berjalan Pak Choi memiliki karakteristik tertentu.
Saat dia berjalan, ujung kaki kanannya miring ke dalam.
Sol sepatu kanannya pasti lebih aus daripada yang kiri.
Karena tulang kering kanannya terpelintir ke dalam.
Ini contoh gaya jalan dengan kaki ke dalam.
Gaya berjalannya terhuyung karena tubuh atasnya berayun ke kiri dan kanan.
Karena keseimbangannya terganggu.
Jadi, itu efek samping dari kelumpuhan otak
atau kecanduan narkoba?
Jawabannya ada di warna kulitnya. Dia pencandu narkoba.
Lalu Pak Ma Taehwa adalah contoh tipikal kaki pengkar.
Jari kakinya menghadap ke luar.
Singkatnya, itu gaya jalan dengan kaki keluar.
JARI KAKI KE LUAR SESEORANG BERJALAN
Hei.
Tadi kau bilang apa tentang gaya berjalanku?
Artinya kalian berdua mungkin mirip, tapi gaya berjalan kalian sangat berbeda.
Mari kita lihat siapa pengedar narkobanya sekarang.
Kita akan membandingkan data rata-rata gaya berjalan mereka
dengan gaya berjalan penyelundup narkoba yang terekam kamera CCTV
pada tanggal 31 Oktober.
Kurasa kita berdua
sama-sama gagal membesarkan anak.
Senakal apa pun putra kita,
kita tidak akan mau dia diborgol.
Seharusnya aku mendengarkanmu...
dan mengirimnya ke luar negeri sejak lama.
Kau akan membiarkan ini menandai akhir kariermu sebagai politikus?
Tidak ada warga yang mau memilih politikus
yang tidak bisa mengendalikan anak mereka.
PAK BAEK CHAM
Halo?
Jadi, begitu hasilnya.
Baiklah.
Sebuah foto
mungkin tampak berbeda tergantung cara membingkainya.
Apa pun yang dilakukan polisi, kasus ini baru akan dialihkan
ke kejaksaan setelah sepuluh hari.
Maksudku, kita bisa membingkainya sesuai keinginan kita.
PENGACARA YANG
Tapi kau harus membuat keputusan untuk mengakhiri ini.
Bukan sebagai seorang ayah, tapi politikus
yang bersiap untuk pemilihan presiden.
Jaksa Kepala Jin.
Jika di posisiku, bisakah kau membuat keputusan semacam itu?
Aku sudah melakukannya.
PENCARIAN DATA GAYA BERJALAN. MOHON TUNGGU...
Hasilnya sudah keluar.
Pria di rekaman yang membeli narkoba
saat fajar pada tanggal 31 Oktober...
Gaya berjalannya bukan kaki keluar,
tapi kaki ke dalam. Kau orangnya, Choi Seokdoo.
Gaya berjalan saja tak bisa menjadi bukti.
Sial! Hentikan omong kosong ini!
Ini bukan omong kosong.
Sudah pernah ada kasus yang mencapai putusan dengan metode ini.
- Myeongpil. - Ya.
Akhirnya kita mematahkan alibinya dalam kasus Seok Mijung.
Tunggu.
Ini akan mengurangi rasa sakitnya.
Sudah berapa lama?
Seorang detektif tidak boleh menunjukkan sisi lemah kepada penjahat.
Seharusnya aku menyadarinya lebih awal. Maafkan aku.
Tidak apa-apa. Jangan dipikirkan.
Rasa nyaman dari sentuhan bisa meredakan rasa sakit.
Bagaimana kau tahu Choi Seokdoo punya gaya berjalan unik?
Gaya berjalannya mirip dengan ibuku.
Kau akan sadar saat sering melihatnya.
Aku akan memberimu antibiotik.
Sakit.
Tidak apa-apa.
Ini memalukan.
Terima kasih.
KANTOR POLISI TAEWON
Kau berpura-pura tak bersalah dengan alibi yang kau miliki.
Kau tidak bisa melakukan itu lagi.
Pria itu sudah menjawab?
Belum.
Lupakan saja. Aku sendiri yang akan meneleponnya.
Dia belum ditangkap secara resmi.
Masih boleh menelepon, bukan?
Silakan.
Nyalakan pengeras suara agar kau tak berbuat curang.
Kita turuti saja.
PRIA TUA
Nomor yang Anda hubungi tidak terdaftar.
Tolong periksa dan coba lagi.
Apa karena dia seorang politikus? Dia menelantarkanmu secepat ini.
"Saya memutuskan mengundurkan diri sebagai anggota majelis
terutama karena...
Karena saya salah membimbing anak saya."
Tidak, jangan bilang begitu.
Mari kita pakai "salah mendidik anak."
Baik, Pak.
"Saya terlalu fokus pada politik
hingga memercayakan pendidikan anak
kepada istri saya sepenuhnya.
Saya merasa sangat bertanggung jawab...
Saya merasa bertanggung jawab sebesar-besarnya."
Baik, Pak.
"Sebagai permintaan maaf kepada korban dan keluarganya,
saya akan menyumbangkan semua keuntungan Masong Foundation...
kepada masyarakat."
Kalau begitu, aku permisi.
Hei.
Apa-apaan kau?
Secara teknis, aku bahkan tidak dipekerjakan.
Aku tidak punya alasan untuk berada di sini.
Dia juga menelantarkanmu.
Kalian akan menjadi pedagang saham andal.
Kalian tahu persis kapan harus bergabung dan pergi.
Hei, Pengacara Yang.
Pengacara Yang, kau sungguh akan pergi?
Benar juga.
Ini.
Hadiah dari Anggota Majelis Ma Joongdo.
Ini bukan suap?
Kau akan tahu apa itu.
Baiklah, Taehwa.
Kini saatnya untuk interaksi tulus, ya?
Kenapa kau tidak bisa memercayaiku?
Aku bersumpah tidak membunuhnya!
Tahap pertama dari lima reaksi terhadap kematian.
Penyangkalan.
Mereka menyangkal apa pun yang terjadi.
Tidak, kau melakukannya.
Aku tahu, dunia tahu,
dan mendiang Seok Mijung yang paling tahu.
Tahap berikutnya adalah kemarahan.
Kau tahu?
Semuanya karena ulah wanita sialan itu sendiri!
Mereka tidak mengerti kenapa hal itu menimpa mereka.
Mereka marah dan melampiaskan semuanya.
Mereka pun berubah agresif.
Benar, akui saja semuanya sekalian.
Lalu apa?
Jika aku memohon maaf sekarang,
akankah itu menjadi pertimbangan?
Sekarang sudah tahap ketiga?
Sepertinya dia mulai menawar.
Itu tidak akan berhasil pada Anjing Jindo.
Enkripsinya cukup rumit. Membuatku penasaran.
Kenapa kau melakukan itu di sini?
Aku tidak mau melewatkan pemandangan menarik.
Beberapa orang dimaafkan setelah introspeksi, bukan?
Bukan begitu?
Kau bilang saja sendiri di depan hakim.
Astaga. Kurasa dia mulai merasa sedih.
Tahap keempat, depresi.
Mereka merasa sangat depresi
seolah-olah sudah terpuruk.
Pengakuan penjahat persis seperti reaksi terhadap kematian.
Di saat seperti ini, mungkin agak menjijikkan,
tapi kita harus menghibur
dan menenangkan perasaan mereka dengan lemah lembut
agar mereka bisa memasuki tahap berikutnya, penerimaan.
Kau sudah berusaha semampumu menyimpan rahasia besar itu sendirian.
Pasti sulit sekali,
merasa sangat gelisah tanpa bisa memberi tahu siapa pun.
Kau juga pasti bermimpi buruk.
Hari itu...
Wanita sialan itu...
Dia...
Ya, aku mengerti.
Pasti ada alasannya.
Ada alasan di balik semuanya.
Begini...
Masalahnya...
Kau tidak perlu melanjutkannya. Aku tanya saja.
Astaga. Kau memakai alat yang unik.
Kau pasti punya alasan sampai menusuknya dengan benda seperti ini.
Terima kasih.
Aku jelas pandai menilai orang.
Baiklah.
Benar juga.
Tunggu sebentar.
Ada apa?
Inikah alasanmu memberiku tempat tinggal?
Berapa banyak yang kau rekam?
Memangnya salah merekam momen indah?
Apa yang kau lakukan?
Kenapa? Aku tidak boleh merekam?
Jangan melewati batas.
Taehwa.
Aku akan mengekspos semua ini.
Dasar mesum!
Kenapa dia tiba-tiba mengganti saluran TV-nya?
Wanita sialan itu...
Sungguh merepotkan.
Dia sendiri yang menyebabkan semua ini.
Hei.
Hogae.
Jika dia pergi begitu saja,
hidupku akan berakhir.
Tamat riwayatmu, Berengsek.
Kemari.
Mijung.
Seok Mijung.
Aku mencintaimu.
DEKODE PERANGKAT
Diska keras eksternal sudah didekripsi.
Ini video TKP yang direkam secara ilegal.
Apa terekam dengan jelas?
Ya, video dan pernyataannya sangat sejalan.
Baiklah.
Sudah selesai?
Lepaskan borgolku.
Sakit sekali.
Kau tahu siapa yang memborgolmu?
Kau yang melakukannya.
Mendiang Seok Mijung yang melakukannya.
Omong kosong apa ini?
Kau bilang sudah mengerti.
Hei, polisi bisa mengatakan apa pun untuk mendapatkan pengakuan.
Aku akan berganti ras jika memahami bajingan sepertimu.
Dari anjing Jindo menjadi anjing kampung.
Masuk!
Hei, Jin Hogae.
Hei...
Lepaskan aku!
Tunggu. Tolong maafkan aku sekali ini saja. Maafkan aku.
Mijung! Maafkan aku, Mijung!
Aku akan membunuh kalian semua!
Dasar hama! Yang benar saja...
- Detektif Jin. - Kau baik-baik saja, Detektif Jin?
Panggil ambulans.
- Kau baik-baik saja? - Astaga.
- Ini. Cepat. - Ya.
Lepaskan itu darinya. Lemaskan tanganmu!
Tunggu sebentar.
PEMADAM KEBAKARAN NASIONAL
Begitu lulus evaluasi,
mereka akan menghubungi kantor damkarmu.
Baik.
Aku sudah membuat salinan laporan EKG. Kau mau aku membuangnya?
Ya.
Tidak, tunggu.
Semoga harimu menyenangkan.
Pembayaran sudah selesai, Pak.
Ini yang tersisa setelah operasi. Kau mau ambil?
Baiklah.
SERTIFIKAT DONOR DARAH NAMA: SONG SEOL
Orang yang mencoba membunuh Choi Seokdoo ingin membalaskan dendam kakaknya.
Mari lihat siapa kakak dari adik tangguh ini.
Ini informasi tentang Gwak Doojun dan Kim Dohyung.
Kim Dohyung punya adik laki-laki. Namanya Kim Chahyung.
Kim Chahyung.
SAUDARA NAMA: KIM CHAHYUNG
Penyerangan, penyerangan khusus, perampokan.
Dia punya tujuh catatan kriminal.
Dia seperti paket kado kejahatan.
Lagi pula, darah lebih kental daripada air.
Fokus dan perhatikan baik-baik. Kim Chahyung akan datang.
Itu dia!
Itu dia, bukan?
Tunggu.
- Bukankah tempat ini... - Kau pernah melihat motor ini, 'kan?
Dasar gila.
Baiklah.
"Yongin 1839." Aku dapat.
Lacak dia dengan WASS.
SISTEM PEMINDAI KENDARAAN BURON
TAEWON-RO
Dia pergi ke barat di Rute 36.
Baiklah. Mari ambil jalan pintas lewat Woosung-ro.
Dia memasuki Woosung-ro 321-gil.
- Berpegangan yang erat. - Kenapa?
Dia datang.
Mantap.
Lepaskan helmmu.
Sial, apa itu tadi?
- Apa-apaan... - Siapa kau?
Aku menghubungi pemiliknya. Namanya Han Manseok, 57 tahun.
Dia mengambil pinjaman pribadi
dan motornya disita karena bunga yang menunggak.
Dia meminjam uang dari Daemoo Group?
Benar.
Mereka semua terhubung.
Kau.
Kau rentenir Daemoo Group?
Mereka bilang itu hanya pekerjaan paruh waktu bergaji tinggi.
Satu-satunya petunjuk kita ternyata tidak berguna.
Para bedebah Daemoo Group ini.
Seharusnya mereka tetap di bisnis peminjaman uang.
Berani-beraninya menyewakan pembunuh bayaran.
Hei.
Ada seseorang yang ingin kau bunuh?
Kau membuatku takut.
- Keraskan suaranya! - Ayo.
Ayo!
Saatnya menari!
Tampan!
Mari bersiap!
Di sinikah aku bisa mengajukan pembunuhan kontrak?
Naiklah.
Setelah ibuku meninggal,
gigolo itu muncul di pemakamannya.
Dia mengaku sebagai suami sahnya...
dan menuntut setengah warisan ibuku.
Astaga.
Sayang sekali.
Asal kau tahu...
Tidak akan pernah kubiarkan bedebah itu merebut uang ibuku.
Aku baru saja mentransfer uang muka.
Lihatlah untuk tahu betapa aku ingin pria itu mati.
TRANSAKSI BITCOIN
Ketahuilah begitu kami bertindak,
tidak akan ada jalan kembali.
Aku
tidak tahan hidup di dunia
tempat bedebah itu masih hidup!
KABARET ROMANSA
Halo!
Kau dari mana saja?
Ada banyak wanita cantik di sini hari ini.
Tentu saja.
- Ayo masuk. - Baiklah, ayo masuk!
Kita dapat koinnya.
PINTU MASUK TEMPAT CUCI MOBIL
Cilukba.
Rasakan ini!
Hei, sialan...
Jangan. Sakit.
Kau menikmati cuci mobilnya?
Sakit.
Kau kenapa?
Teman-Teman, seret dia keluar.
- Baik, Pak. - Baik, Pak.
Sakit.
- Hei, kau baik-baik saja? - Keluarlah.
- Astaga. - Jangan bergerak.
- Hei, keluarlah. - Keluarlah.
- Sekarang. - Sial!
- Tunggu. - Buka borgolnya.
Apa yang terjadi?
Aku tak perlu menjawabmu, Berengsek.
Investigasi membutuhkan sains,
tapi penangkapan membutuhkan berbagai jenis seni.
Kami membuat skenario.
Uang muka sudah ditransfer dengan Bitcoin.
KITA DAPAT KOINNYA
Tentu saja.
- Ayo masuk. - Baiklah, ayo masuk!
Beruang Kutub masuk.
Judulnya adalah,
Hari Pemakaman Sempurna
untuk Mata Duitan yang Mendekati Ibu demi Uangnya.
Aku tidak melihatnya.
Tidak ada tanda-tanda Kim Chahyung. Dia belum sampai.
Astaga.
Dia belum datang.
Apa yang terjadi?
KABARET ROMANSA BAEK TRAVOLTA DATANG!
Ini Tupai. Belum ada yang mendekati Beruang Kutub.
Pindah ke tempat berikutnya.
Astaga!
TOILET PRIA
Astaga.
Kami khusus menyiapkan lokasi mencurigakan,
tapi tokoh utamanya tidak muncul.
Sama seperti obsesi kakakmu dengan menghapus variabel,
kau sangat teliti.
Tersisa tempat memancing, tempat cuci mobil, dan atap.
Bersabarlah. Dia pasti akan bertindak hari ini.
Kita kehilangan Kim Chahyung. Akan kuambil alih dari sini.
Aku saja. Kau di sini.
Kau tidak bisa melakukannya dengan cedera itu.
Aku juga membenci mereka.
Adegan terakhir film ini adalah reuni adik-beradik di penjara.
Sial.
Kemarilah.
Ada apa dengan kalian? Aku sudah membayar penalti tambahan!
Penalti tambahan apanya?
Pembunuhan kontrak sepadan dengan hukuman, bukan denda.
Seharusnya pekerjakan orang yang terampil.
Kau tahu Kim Dohyung dan Kim Chahyung, bukan?
Apa? Siapa?
Aku belum pernah dengar nama itu.
Astaga, kurasa kau tidak tahu Dohyung dan Chahyung
sedang ada reuni adik-beradik mengharukan.
Kim Dohyung.
Aku tahu kau tidak mengadukan kejahatan adikmu.
Mari dengar semuanya sekarang.
Darah lebih kental daripada air.
Kau membantu upaya pembunuhan terhadap Bong Anna
dari Kantor Polisi Taewon,
yang hendak bersaksi di pengadilan.
Serta terhadap Choi Seokdoo, si pengedar narkoba.
Kau akan dituntut atas itu dan kejahatan lainnya.
Minggir.
Telah terungkap bahwa Daemoo Group,
perusahaan pinjaman ilegal, adalah makelar pembunuhan kontrak
dan telah bersekongkol dalam membunuh banyak korban,
termasuk seorang polisi aktif.
Kepolisian Taewon Seoul berkontribusi
dengan menangkap kelompok itu.
Terkait peminjaman uang ilegal, mereka...
Kau bilang akan melucuti seragam polisi putramu,
tapi dia mungkin malah mendapat medali.
Oidipus hanya bisa menjadi raja setelah membunuh ayahnya.
Mari kita tunggu dan lihat setinggi apa pencapaiannya.
Menakutkan sekali.
Kasus ini sangat rumit, investigasinya tidak kunjung selesai.
Jin Hogae!
Ketuk pintu sebelum masuk!
Ini hadiah kepulanganmu.
Apa ini?
Lihat saja sendiri.
DISKA LEPAS
Kepolisian Taewon memberi kami petunjuk
dan kemarin, kami menangkap pencuri minyak pemantik dan sepatu polisimu.
Jejak kaki di samping jendela berasal dari sepatu polisi.
Ya, kenapa ada di sini padahal seharusnya di gudang bukti?
Selain itu, kami hanya menemukan sidik jarimu.
Ada bukti langsung dan kau tidak punya alibi.
Noda darah itu milik Detektif Jin.
Apa maksudmu?
Kau ditangkap atas tuduhan pembunuhan Bang Pilgu.
Berhenti!
- Kau kenal Sunwon, bukan? - Berikan borgolnya.
Dia membawa beberapa barang kepada Ma Taehwa sebagai ganti uang
tanpa tahu betapa serius situasinya.
Borgolku sudah gatal sekali
saat menunggumu pulang.
Detektif harus
menegakkan keadilan bagaimanapun caranya.
Aku suka menegakkan keadilan, tapi perjalanan masih panjang.
KANTOR KEJAKSAAN WILAYAH SEOUL TIMUR
Detektif Jin, jangan marah, ya?
Kau mendengarkanku?
- Tunggu sebentar. - Tidak.
- Dia hanya ingin menemui ayahnya. - Tetap tidak boleh.
Pak.
Seharusnya kau menelepon dahulu.
Polisi tak menelepon dahulu saat menangkap penjahat.
- Detektif Jin, tunggu... - Jangan ikut campur.
Baiklah. Katakan alasanmu kemari.
Kasus perdagangan narkoba Choi Seokdoo.
Mustahil membocorkannya kecuali punya akses ke data kriminal.
Ma Taehwa bilang
kau yang memberi informasi kepadanya, Pak Jin Chuljoong.
Pikirmu bagaimana aku bisa tahu
Choi Seokdoo memperjualbelikan narkoba hari itu?
Menurutmu siapa yang memberitahuku?
Apa kau...
sungguh akan menghalangi ayahmu?
Kau masih saja semudah itu memercayai perkataan orang.
Perjalananmu masih panjang.
Anda mengaku mengakses basis data kriminal secara ilegal
untuk Ma Taehwa dari Masong Group?
Anda juga menyuap seorang polisi untuk memalsukan kasus itu?
Ya. Maafkan saya.
Apa imbalan atas bantuan itu?
Anda tidak memalsukan kasusnya?
Tolong berkomentar lagi!
Jangan kecewa karena aku membiarkan UIR menangkapnya.
Anda masih pandai menghilangkan jejak.
Pergilah ke UIR dan serahkan dirimu besok.
CATATAN PERNYATAAN NAMA: YEOM SANGGU
Kau seharusnya memeriksa bantuanmu berguna atau tidak
sebelum menerimanya.
- KAU MENGAKSES DATA UNTUK MA TAEHWA? - YA
Kau mungkin tidak bisa menjadi jaksa lagi, tapi akan kubantu kau menjadi pengacara.
Jaksa Kepala!
Jangan memikirkan hari esok.
Pikirkan setahun ke depan.
Saat kau hanya memikirkan hari esok,
aku sudah berpikir untuk setahun ke depan.
Biar kutanyakan satu hal.
Ma Taehwa tidak mungkin melakukannya sendirian.
Termasuk investigasi kebakaran, kedokteran forensik, dan ilmu forensik.
Semuanya tindakan profesional.
Sumber daya mereka...
melebihi bayanganmu.
Kau mengerti sekarang?
Mari makan bersama kapan-kapan.
Aku tak pernah mau makan bersama penjahat. Ayo.
Dia mungkin tak bermaksud...
- Keluarlah. - Baik.
Aku tak tidur.
Jangan terus-menerus menempati area publik ini.
Ada yang ingin kukembalikan kepadamu. Ini.
RUMAH SAKIT UMUM TAEWON
Sepertinya kau sudah lama mengumpulkannya.
Jangan disia-siakan.
- Kyungjun. - Ya?
Ambil ini.
Semua ini?
Gunakan ini jika dia butuh transfusi darah.
Baiklah.
Selain itu,
kudengar mereka memakai enam kartu.
Ini, kuganti tujuh termasuk bunganya.
SERTIFIKAT DONOR DARAH NAMA: JIN HOGAE
Tidak perlu. Aku tidak meminjamimu uang.
Hei. Ambil saja.
Jadi, kita berbagi darah sekarang?
HUBUNGAN ISTIMEWA
Kurasa kita memang punya hubungan istimewa.
Mau pergi?
Aku tidak perlu tinggal di sini lagi.
Ini hadiah untukmu.
Apa menaruhnya di sini melanggar UU Pemadam Kebakaran?
Kenapa kau meninggalkannya di sini?
Kita punya hubungan istimewa.
Lalu kenapa?
Kukira hubungan kita istimewa.
Bangun jika kau ingin hidupmu tidak sia-sia!
Aku bersyukur...
jantungmu tidak berhenti berdetak.
PEMADAM KEBAKARAN TAEWON
Ya, ini Bong Dojin dari Damkar Taewon.
Petugas Song Seol? Dia sedang pergi.
Ada apa ini?
Benarkah?
Ya, terima kasih.
Aku kembali.
Hei, Seol!
Ya?
Kau sudah bekerja keras.
Masuk dan beristirahatlah.
Tidurlah sebentar. Sana cepat.
Kau hebat!
Kenapa dia?
- Kau sudah menemukan tempat? - Ya, Pak!
- Propertinya sudah siap? - Ya, Pak.
Bagaimana dengan jadwal tim medis?
Kami sudah mengatur semuanya.
Tapi, Dojin,
apa kita harus melakukan ini?
Bisakah kau diam?
Intinya, kalian sudah bekerja keras.
Jangan sampai orang lain tahu, ya?
- Baik, Pak. - Baik, Pak.
Hogae, ayo kita minum-minum.
Kita sudah menggunakan borgol kita.
Jadi, kini saatnya merayakan dengan alkohol.
Kita bahkan menangkap lebih dari dua sekaligus.
Jadi, kita pantas mendapatkan bom soju.
Tidak, ikan besarnya lolos.
Aki tidak mau. Minumlah tanpa aku.
Astaga, saat sedang pengar, kau minum untuk menghilangkannya.
Saat kehilangan seseorang, kau minum untuk membuang kutukan.
Aku pernah membacanya. Kau cobalah membaca buku.
Hubungi Anna. Mari minum dan makan daging perut panggang.
- Ayo. - Aku tidak mau!
- Sepatu! Aku harus mengganti sepatuku! - Ayolah.
Daging perutnya tampak sangat menggugah selera.
Kenapa tiba-tiba makan bersama? Di mana Dojin?
Seol, cobalah ini dahulu.
- Tumben sekali. - Buatlah ssam.
Astaga, dingin. Kalian ini kenapa?
- Mau bersulang? - Mari bersulang.
- Bersulang. - Mari bersulang.
- Bersulang. - Bersulang.
Tolong empat porsi daging perut lagi.
Dua bir dan satu soju juga.
Kru damkar juga di sini. Kenapa kau membawa kue?
SELAMAT! HEARTSAVER PERTAMA
"Heartsaver"?
SERTIFIKAT YANG DIBERIKAN KEPADA SESEORANG YANG MENYELAMATKAN NYAWA MELALUI CPR
Astaga.
Kenapa?
Kantor pusat menelepon tadi siang.
Kau lulus evaluasi!
Satu, dua, tiga!
Selamat.
Petugas Song, ini lencana Heartsaver pertamamu.
Selamat.
Selamat.
Selamat, Seol!
- Kau sangat menginginkan lencana itu. - Benar.
Kami juga ingin merayakan prestasi kami, jadi, datang untuk mabuk...
Maksudku, makan malam bersama.
Ini hari bahagia untuk dua pos di Taewon.
- Tepuk tangan. - Tepuk tangan.
Ayo duduk.
- Kita semua sudah bekerja keras. - Bersulang.
- Bersulang. - Bersulang.
Selamat.
Jadi, siapakah
pasien beruntung yang kau selamatkan?
Seseorang dengan jantung yang berlemak.
Kalian tidak tahu? Orangnya ada di sini.
- Kau... - Anjing Jindo ini...
Maksudku, Detektif Anjing Jindo mengalami gagal jantung di ambulans.
Petugas Song melakukan CPR untuk menyelamatkan nyawanya.
Aku?
Apa ini?
Artinya Seol penyelamat Detektif Jin!
Seharusnya beri tahu kami lebih awal!
Tidak bisa dipastikan tanpa laporan EKG.
Bisakah kau duduk saja?
Bagaimana kau akan membalasnya? Kau harus selalu bersikap baik kepadanya.
Dia menyelamatkan nyawanya!
Minumlah. Soju bagus untuk jantung.
Kudengar banyak orang minum di sini untuk merayakan penangkapan.
- Nona Yun! - Halo.
Kontributor terbesar kita untuk menangkap Ma Taehwa.
Tidak, meja itu untuk kru damkar. Kemarilah.
Tidak apa-apa. Aku lebih suka meja ini.
Kau sehat walafiat?
Ya, halo.
Caramu menyapa agak aneh.
Beginilah jika kau bicara dengan orang mati setiap hari.
- Mau soju? - Ya.
Mereka pasti akan berhubungan singkat.
Hei, berhentilah menjodohkan orang.
Astaga.
Seberapa bau kakimu
sampai harus mengganti kaus kaki di sini?
Karena aku mudah berkeringat.
Menjijikkan sekali.
Cobalah lebih sering mandi.
Ini efek samping dari luka bakar tingkat tiga.
Sol sepatuku terbakar saat kebakaran sepuluh tahun lalu.
Sepatu damkar kami jelek saat itu.
Aku menginjak api, itu mematikan semua pori-pori.
Aku tidak tahu soal itu.
Maafkan aku.
Tidak apa-apa. Kau tidak tahu.
Kau sudah menjadi petugas damkar selama 30 tahun.
Aku yakin ada bekas luka di seluruh tubuhmu.
Lagi pula, kita memang mirip.
Aku masih merasakan sakit dari luka-luka tusuk
yang kudapat dari para penjahat.
Halo, ini Dokgo Soon.
Ya.
Dia mantan suamiku.
Kau tak bisa menghubunginya sama sekali?
Begitu, ya. Baiklah, biar kubayar.
Ya, sampai jumpa.
Jangan sampai perutmu sakit.
Kenapa kau...
Ini, minum ini saja.
Baiklah.
Bagaimana rumah barumu?
Apa di sana tidak berhantu?
Jantungku benar-benar berhenti berdetak?
Kau gagal jantung, hanya berhenti beberapa menit.
Jika seseorang memiliki kehidupan rata-rata,
jantungnya berdetak sekitar dua miliar kali.
Dari dua miliar kali itu,
sekitar 1.000 kali adalah kontribusiku.
Pergelangan tanganku masih sakit.
Maka itu, bersikap baiklah kepadaku.
Maka itu, jangan bersikap baik kepadaku.
Sudah kubilang. Aku benci berutang.
Aku tidak bersikap baik kepadamu.
Aku hanya melakukan tugasku.
Jika kau tidak mau berutang, jangan sampai terluka.
Aku akan membalas budimu.
Kita punya hubungan istimewa.
Ini gratis.
Kau tidak perlu repot.
Pemiliknya sudah pulang, silakan nikmati waktu kalian.
- Terima kasih banyak. - Terima kasih.
- Ini untukmu juga. - Bu.
- Hei. - Kau di sini.
- Aku juga. - Telur dadar tebal
terasa seperti daging sapi.
- Terima kasih. - Tentu saja.
Biar kutuangkan minuman.
Biarkan aku...
Beraninya kau...
Beraninya kau datang ke sini!
Kau membunuh Hyunseo-ku! Beraninya kau kembali ke sini!
Bu, kau salah orang.
Dia opsir polisi.
Aku benci ini. Ambil semua ini!
Kau menghancurkan keluargaku!
Bisa-bisanya kau setebal muka ini?
Jangan sampai aku melihatmu lagi atau kau akan mati di tanganku!
- Tenanglah. - Jika aku melihatmu lagi,
- takkan kubiarkan kau hidup! - Bu.
- Bu. - Keluar!
Detektif Jin. Bu.
- Astaga. - Cepat keluar!
- Kenapa... - Tenanglah.
Ada apa, Bu?
Bagaimana ini?
Halo, Detektif.
Hai.
Apa itu?
Telur?
Buat ini menjadi telur dadar tebal
dengan lada dan garam. Jika memakannya dengan mata terpejam,
rasanya seperti daging sapi. Nenekku bilang begitu.
Apa-apaan? Kau tampak sangat sedih.
Kau bukan orang baru di sini, ya?
Pantas saja kau tahu banyak tentang arah di sini.
Gang-gangnya dan bahkan kapan lampu lalu lintas berganti.
Kau baru saja ditugaskan di sini.
Tidak masuk akal jika kalian saling mengenal.
Ada apa? Nenek itu sepertinya salah paham tentangmu.
Dia tidak salah paham.
Ucapan nenek Hyunseo benar.
Semuanya salahku.
Apa ini soal kejadian...
tujuh tahun lalu?
Aku tak bisa memborgolmu tujuh tahun lalu
karena kurangnya bukti langsung.
Tapi kali ini berbeda.
Ini milik Hyunseo? Apa itu bukti?
Namanya sama, tapi orangnya berbeda.
Sebenarnya apa yang terjadi?
Kau harus berhenti menghancurkan hidupmu karena merasa bersalah tentang gadis itu.
Apa dunia berubah begitu kau menangkap Ma Taehwa?
Bukankah sudah saatnya kau berhenti memberontak seperti anak kecil?
LAYANAN JAKSA
Perusahaan macam apa
yang memberi insentif satu miliar won kepada pemagang?
Jangan gegabah soal itu.
Ma Taehwa, generasi ketiga Masong.
Dia baru-baru ini ditangkap atas tuduhan penyerangan.
Pemagang ini mendapat insentif 24 jam setelah penangguhan dakwaannya.
Apa Masong menawarkan diri menjadi sponsor Ayah?
Mengingat reputasi Anggota Majelis Ma, satu miliar jumlah kecil.
Kau tahu hanya jaksa yang punya kuasa untuk menuntut.
Jadi, jangan mengeluh.
Ayah mengakui mencuci uang suap atas nama putra Ayah?
Kau merekamnya dengan baik?
Seperti katamu, menjadi pemagang di tim hukum
perusahaan besar seperti Masong akan sangat membantu
mahasiswa hukum biasa.
Hak istimewa bukan kebetulan.
Hak istimewa adalah takdir yang dirancang dengan rumit.
Yang pernah kau miliki dan nikmati.
Menurutmu itu kebetulan?
Lagi pula...
Kau bukan tandinganku.
Ma Joongdo...
telah menjadi politikus berbudi,
yang bahkan memenjarakan putranya.
Ayah berencana masuk ke Gedung Biru dan mendukungnya?
Aku malah membantu, alih-alih menghentikan Ayah.
Aku tidak mau menjadi putra berbakti, tapi malah jadi.
Aku tidak pernah ingin kau menjadi putra berbakti.
Aku juga tidak berniat begitu.
SERTIFIKAT PENERIMAAN DIVISI: OPSIR POLISI
Aku menyewakanmu kamar untuk belajar ujian advokat.
Tapi kau malah mendaftar menjadi polisi.
Aku tidak mau menjadi seperti Ayah.
Kau tahu alsan aku bisa sampai di titik ini.
Teganya kau berkata begitu?
Karena hanya aku yang bisa menghentikan Ayah.
Kau akan menyesali...
keputusan ini.
Tinggalkan Taewon sekarang.
Kau tidak punya urusan lagi...
di lingkungan ini.
Tidak.
Aku belum bisa pergi.
Masih ada yang harus kulakukan.
THE FIRST RESPONDERS
Apa itu orang?
Pasien Song Haeun harus menemui psikiater.
Kemungkinan besar, dia akan mengulanginya.
Apa? Ini bayi baru lahir.
Tampaknya tas tangan ini hanya bisa dibeli oleh VIP yang menghabiskan banyak uang.
Mari kita ambil DNA-nya.
Nona Bang Jakyung. Ini tas tanganmu?
Haruskah kubalikkan keadaannya?
Dia penjahat
- yang membunuh bayinya sendiri. - Penjahat?
- Dasar psikopat! - Lepaskan!
Sial, ini menyulitkan kasusnya.
Suruh Seol pergi sekarang.
Jangan biarkan dia terlibat dalam kasus ini lagi.
Apa yang terjadi?
Pasti sakit sekali.
Bisa tolong kirim pesan kepada ibuku?
Sudah puas? Dasar bedebah egois.
Diterjemahkan oleh Annisa Dhea
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.