All language subtitles for The.First.Responders.2022.S01E04.KOREAN.DSNP.WEB-DL.AAC2.0.H.264-MARK.id

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

SEMUA KARAKTER, LOKASI, ORGANISASI, INSIDEN, KELOMPOK,

DAN LATAR BELAKANG YANG DIGAMBARKAN DALAM DRAMA INI HANYALAH FIKSI

Terima kasih.

Enak?

Ya.

Jika ada lagi, Ibu juga harus coba.

CHOI YESEUL

KODE PENYAKIT YANG DIKELUARKAN SAAT PEJALAN KAKI TERLUKA DALAM KECELAKAAN

Semua kendaraan, nyalakan lampu.

Pandangan tidak jelas karena kabut.

Semua kendaraan, nyalakan lampu. Pandangan tidak jelas karena kabut.

Pastikan sirenenya tetap menyala dan menyetir dengan aman, tapi cepat.

TIBA DI TKP DENGAN AMAN, TAPI CEPAT

Hei, apa yang terjadi? Kenapa tidak ada apa-apa?

- Kau di sini. - Di mana korbannya?

- Di mana? - Di sana.

Tolong bantu Yeseul-ku!

Astaga.

Apa?

Tolong selamatkan putriku!

Astaga!

Bagaimana ini bisa terjadi?

Sepertinya dia tertabrak mobil dan terpental ke atas sana.

- Namanya Yeseul? - Ya.

Yeseul, kau baik-baik saja?

Kau bisa mendengarku?

Apa yang kalian lakukan? Ambil tangganya!

- Baik, Pak. - Siapa bedebah

yang berani menabrak anak kecil dan kabur?

Bedebah keji itu.

Jangan macam-macam dengan Pak Baek. Dia kalut jika ada kasus tabrak lari.

Ada alasan di balik itu.

- Tangganya sudah siap. - Sudah siap?

Aku akan naik dahulu.

Kita harus memeriksa kondisinya dahulu.

Baik.

Pegang yang erat.

Yeseul.

- Bagaimana keadaannya? - Napasnya lemah.

Dongwoo! Ambilkan alat intubasi.

MEMASUKKAN SELANG KE TRAKEA

Tersumbat dengan darah dan edema. Dia harus dibawa ke RS sekarang.

Berikan tandu kecil.

Satu, dua, tiga.

Hati-hati.

Hati-hati.

Perlahan. Satu, dua, tiga.

Kita turunkan dia.

Perlahan.

Topang dari belakang.

Permisi, Bu.

Aku dari kepolisian.

Kau harus memberitahuku bagaimana kecelakaan itu terjadi.

Kami dalam perjalanan pulang setelah sifku di restoran.

- Ayo. - Ibu!

Dia menjatuhkan bonekanya.

Dia berlari ke jalanan untuk mengambilnya dan tertabrak mobil.

Beraninya mereka melakukan tabrak lari di distrikku.

Kau lihat mobil apa itu?

Aku tidak tahu.

Kurasa mobilnya sedan putih.

Baik, itu saja cukup.

Pastikan kau kumpulkan semua hal yang tertinggal di dekat jejak mobil.

- Baik, Pak. - Periksa semua rekaman CCTV di area ini.

- Cepat bertindak. - Baik. Ayo!

- Ayo. - Baik.

Dojin, kau harus menyetir. Kita harus pergi secepat mungkin.

- Baiklah. Dongwoo. - Ya.

- Bereskan dan ikuti kami. - Aku juga ikut.

- Bu. - Ya?

- Ayo naik mobil polisi. - Motor ini bagaimana?

Izinkan aku meminjamnya.

Napasnya tidak stabil.

Bagaimana saturasinya?

Saturasi 53, tidak ada denyut nadi. Bagaimana ini?

Saluran pernapasannya terhalang.

Butuh setidaknya 15 menit ke rumah sakit.

- Siapkan untuk krikotiroidotomi jarum. - Apa?

Tunggu. Biar kuhubungi UGD dahulu.

Mengagetkan saja.

Kalian di belakang tak apa?

Dojin! Kau harus stabilkan kecepatannya!

Waktunya tepat sekali.

Sial. Kenapa mereka tidak menjawab?

Ayo ke rumah sakit saja.

Jika organnya berhenti berfungsi, dia akan mati otak.

Tapi kita dalam mobil yang bergerak! Bagaimana jika ada masalah?

Lantas, kau mau memindahkan jenazah?

Ini ambulans, bukan mobil pemakaman!

Tidak.

Sial.

Berhasil.

Sudah.

Berikan selangnya.

Remas kantong Ambu-nya.

ALAT PERNAPASAN BUATAN

Bagaimana saturasinya sekarang?

Naik menjadi 68.

Bagus. Kita mengulur waktu.

Apnea dengan pendarahan dan saluran napas yang membengkak.

- Jadi, kami melakukan krikotiroidotomi. - Bagus. Dia akan selamat.

Apa? Krikotiroidotomi jarum?

Kalian sudah gila?

Situasinya sangat mendesak, tapi kalian tidak menjawab.

Kami terpaksa melakukannya.

Cedera tulang leher bisa menyebabkan kegagalan pernapasan.

Tapi kalian tetap melakukannya?

Dia mengalami sianosis, saturasinya di bawah 53,

dan saluran pernapasannya tertutup.

Sudah seharusnya dilakukan, bukan?

Berapa saturasinya?

Saat ini 89, Dok.

Kalau begitu, tak apa.

Tetap saja...

Kau bisa melakukan krikotiroidotomi

dalam mobil berkecepatan 100 km per jam?

Apa? Itu...

Biarkan paramedis menangani yang terjadi di ambulans.

Lakukan serangkaian rontgen, siapkan pindai CT seluruh tubuh juga.

Baik.

KCSI KEPOLISIAN

Sudah memeriksa rekamannya? Nomor polisinya?

Hanya ada pabrik terbengkalai di dekat sini,

jadi, tak ada rekaman yang membantu.

Jadi, kami mengidentifikasi model mobil dengan bekas selipnya.

Kau tahu itu tidak cukup untuk menentukan model!

Pak Baek. Sungguh tak ada apa-apa di jalanan ini.

Anak itu terpental dari mobil. Pasti ada sesuatu yang tertinggal!

Tunggu apa lagi? Cepat cari!

Baik, Pak.

Aku menemukan materialnya.

Baiklah.

Astaga. Mataku sakit.

Anna, kau menemukan sesuatu?

COCOK

Model bannya SB780.

Dipakai oleh kendaraan dari H Motors.

Tapi hanya ini yang bisa ditemukan dengan bekas selip.

Apa kau menemukan hal lain?

Ketemu.

Ketemu!

Kami menemukan pecahan dari lampu depan.

Kini kita bisa menentukan model mobilnya, bukan?

Carilah secepat mungkin. Kita tidak punya waktu.

Mobil putih dengan pola sisir dan radial.

Tolong periksa dengan teliti.

- Baik, Bu. - Baik, Bu.

PEMADAM KEBAKARAN TAEWON

Halo, ini Pemadam Kebakaran Taewon.

Bagaimana kondisi Choi Yeseul, pasien tadi pagi?

Kami menemukan pendarahan subdural dari pindai CT otaknya

dan memutuskan untuk melakukan operasi otak darurat padanya.

Operasi otak?

Ya.

Kami menemukan modelnya.

Apa modelnya LF Sonata 2014?

Bagaimana kau tahu?

Aku menebak. Sampai jumpa.

Model LF Sonata 2014!

- Mari kita lacak. - Baik.

Baiklah. Beri tahu ruang kendali.

Dari semua LF Sonata putih

yang melewati lokasi kecelakaan sekitar pukul 04.00 hari ini,

cari yang bumpernya penyok dan lampu depannya pecah.

- Baik. - Ayo tangkap dia.

Mari kita lakukan itu.

Permintaan untuk pencarian langsung.

LF Sonata putih.

Lampu depan kirinya pecah

dan kemungkinan bumpernya penyok karena tabrakan dengan pejalan kaki.

Mari kita mulai.

Ya, aku siap.

DOKTER UGD CHA JAEHEE

Ini rontgen seluruh tubuh pasien Choi Yeseul.

Terima kasih.

Dok, kau sedang apa? Kita sudah siap untuk operasi.

Aku sedang memeriksa sesuatu.

Tolong periksa mobil ini.

Kami menemukannya.

Di Woosung-ro 398-gil.

Benarkah? Kalau begitu, kami akan segera memburunya.

Woosung-ro...

Lampu lalu lintasnya.

Dia baru saja memasuki tempat parkir Swalayan Woosung.

Anjing Jindo dan Beruang Kutub akan membunuhmu sekarang.

Mungkin akan butuh waktu. Ada tujuh lantai basemen.

Dahulu julukanku Beruang Kutub. Tidak ada yang tidak bisa kutemukan.

LANTAI BASEMEN KETUJUH

LF Sonata.

LF, tunggu.

Tidak, bukan itu. Terus jalan.

Ada terlalu banyak sedan putih.

LANTAI BASEMEN KETUJUH

PEMADAM KEBAKARAN TAEWON KANTOR POLISI TAEWON

Kirim kru damkar.

Laporan alarm kebakaran otomatis di tempat parkir Swalayan Woosung.

Kirim tim pemadam kebakaran, medis, dan penyelamat.

Di sini juga tidak ada.

Ini belokan terakhir.

Apa itu?

Berhenti.

Ini mobilnya.

Apa ada orang di dalam?

Jangan sentuh!

Kalian mau mati sesak napas?

Hei.

Seol, tunggu.

Bersiap.

- Periksa bagian dalam dahulu! - Baik, Pak!

Pengemudinya di sini!

- Kisoo, kemarilah. - Baik, Pak.

Pegang tubuh bagian atasnya. Ayo angkat dia.

Satu, dua, tiga.

- Perlahan. - Ya.

Ini layanan medis darurat. Kau baik-baik saja?

Dia menyalakan briket arang.

Apinya mati, kita hanya perlu mengedarkan udara ke luar.

- Lihat apakah ada yang butuh bantuan lagi. - Baik, Pak.

- Bagaimana denyutnya? - Stabil,

tapi dia butuh pengoksigenan.

Bedebah ini pelaku tabrak lari tadi pagi.

Buang-buang oksigen saja.

Dia harus hidup untuk menebusnya.

Bagaimana kalian bisa datang secepat ini?

Ada alarm kebakaran.

Apa...

yang terjadi kepadaku?

Kenapa kau bertanya? Habislah riwayatmu.

Sampah sepertimu tak boleh menyetir lagi. Kau mengerti?

Kau bahkan coba menyalakan api. Memangnya tabrak lari saja tidak cukup?

Aku merasa sangat kasihan kepada anak itu...

Aku merasa sangat bersalah sampai ingin bunuh diri.

Maafkan aku.

Bagaimana dengan anak itu?

Bagaimana kondisinya?

Aku sudah menghentikan pendarahannya,

tapi masih belum yakin otaknya rusak atau tidak.

Apa maksudmu?

Jangan bilang dia tidak akan selamat.

Kita harus melihat pemulihannya di ICU.

Dokter, ada pasien keracunan CO yang dipindahkan ke UGD.

Permisi.

Dia mencoba bunuh diri dengan nyalakan briket arang di mobilnya.

Siapkan ruang hiperbarik dan ambilkan alat penyampelan

- untuk darah arteri. - Baik.

- Apa ini? - Dia pelaku tabrak lari.

Ingat pasien Choi Yeseul tadi pagi?

- Pak Baek, ibunya ada di sini. - Apa?

- Hei. Myeongpil! - Bu!

- Tunggu. - Gara-gara kau!

- Tunggu, Bu! - Gara-gara kau, Yeseul-ku...

- Bawa dia! - Lepaskan aku!

Aku sudah kesulitan membesarkannya tanpa ayah...

- Tenanglah. - Cukup!

Dasar berengsek!

Akan kutuntut semua yang membuat keributan di UGD-ku atas penghalangan pekerjaan.

- Mari pindahkan pasiennya. - Baik, Dok.

Apa yang kau lakukan? Kenapa tak bisa melihat kami masuk?

Kau punya waktu sebentar? Ada yang ingin kukatakan.

Aku juga tak bisa pergi tanpa borgolku.

Petugas Song, ikut kami. Kau juga ada di TKP.

Baik.

- Myeongpil. - Ya.

Dia sudah ditangkap, kembalilah ke kantor.

Kenapa kau menyuruhku kembali?

Kembalilah. Menjadi beruang sudah tidak cocok untukmu.

Cepat. Ayo pergi, jangan protes.

Beberapa patah tulang di tumit,

serta jari tangan dan kakinya.

Aku melihat tanda-tanda kalus tulang dan osteogenesis subperiosteal.

Karena patahannya sejajar dengan lempeng pertumbuhan,

penyebabnya antara gaya geser atau benda tumpul.

- Beberapa cedera bisa sembuh, - Katakan

- kau juga tak mengerti. - Tapi ada juga yang tidak.

Berpura-puralah mengerti.

Di seluruh tubuhnya, ada 16 patah tulang

yang tidak berkaitan dengan kecelakaan mobil.

Pemulihan semua patah tulangnya berbeda.

Artinya, ini sudah lama terjadi.

Kalian tahu apa julukan tulang anak-anak?

Saksi penyiksaan.

Jadi, penyebab patah tulang ini karena penyiksaan anak,

bukan kecelakaan mobil?

Aku juga melihat luka yang tidak biasa.

Kalian lihat tanda unik di sini?

Mungkin itu jejak alat yang digunakan untuk menyiksanya, tapi entah apa.

Singkatnya,

ini menjadi kasus penyiksaan anak begitu pelaku tabrak larinya tertangkap.

TK EUNJANDI

RUANG GURU

Yeseul mulai bersekolah di TK kami sekitar 1,5 tahun lalu.

Seperti yang terlihat, dia ceria seperti anak lainnya.

Kau benar. Sepertinya dia tidak terluka.

Dia tidak tampak terintimidasi

atau gelisah?

Kami pasti langsung menyadarinya.

Kudengar dia bersekolah di rumah sebelum masuk TK.

Mungkin karena didikan ibunya baik, dia gadis yang sopan dan manis.

Bagaimana hubungannya dengan ibunya?

Kalian ingin melihatnya sendiri?

Dia sangat menyayangi ibunya.

Aku tidak mencium bau apa pun.

Setahuku, Yeseul tidak punya ayah.

Kudengar itu pamannya.

CHOI YESEUL

Aku menyuruh Yeseul memanggilnya Paman.

Dahulu dia pelanggan tetap di restoran tempatku bekerja,

dan kami sempat berkencan sebentar.

- Tapi... - Tidak perlu sungkan.

Dia bilang

kami butuh kamar untuk Yeseul saat nanti tinggal bersama.

Dia ingin aku menarik tabunganku untuk dapatkan sewa murah,

lalu dia menghilang dengan uang itu.

Kemudian, aku mendapati dia memakai nama palsu

dan ponselnya tidak aktif.

Ternyata

dia hanya penipu.

Pernahkah dia berdua saja dengan Yeseul?

Dahulu dia biasa menjaganya saat aku sibuk bekerja.

Kenapa kau bertanya?

Masalahnya...

Sebenarnya, Yeseul...

Hei.

Begini...

Kami akan menangkap penipu itu juga.

Ajukanlah keluhan sebelum pergi.

Baik.

CHOI YESEUL, JOO YOUNGSOON

Nama palsunya Kim Chulho. Usianya pertengahan 40-an.

Dia mulai mengencani ibu Yeseul tiga tahun lalu.

Dia menghilang tujuh bulan lalu.

Ponselnya bagaimana?

Dia memakai ponsel prabayar atas nama orang asing

dan layanan penjualan ulang telekomunikasi.

Aku mencium sesuatu yang sangat busuk.

Tapi tidak ada foto atau rekaman mereka bersama.

Ponsel prabayar itu satu-satunya jejak.

Layanan penjualan ulang telekomunikasi hanya menyimpan data selama tiga bulan.

Jadi, tidak bisa dilacak.

Aku bisa menciumnya,

tapi kita belum yakin dia pelaku penyiksaan anak atau bukan.

Jika dia bukan pelaku penyiksaan anak, kita akan menahannya atas penipuan.

Dia pasti sudah sering melakukan ini.

Aku khawatir dia sulit ditemukan.

Ponsel prabayar atas nama orang asing.

TIDAK DIKENAL NAMA PALSU: KIM CHULHO

Tidak banyak layanan telekomunikasi yang menyediakannya.

Benar sekali.

Kau mau menelepon siapa?

Biar kupakai kesempatan ini untuk membeli ponsel baru.

Kau memanggilku?

Pak Ma. Kau harus berhati-hati untuk saat ini.

Jangan berlebihan.

Masuklah.

Bawakan ponsel yang sulit dilacak.

PEMADAM KEBAKARAN TAEWON

Apa?

Kenapa mencucinya dengan tangan? Masukkan saja ke mesin cuci.

Kita harus mencuci darahnya dengan tangan.

Ada apa?

Yeseul belum siuman setelah operasi.

Begitu rupanya.

Minggir.

Kau harus melakukan ini saat mencuci dengan tangan.

Tidak usah, biar aku saja.

Seol.

Dia akan siuman. Jangan khawatir.

Baiklah.

Seol.

Mungkin ini terdengar kuno,

tapi penanggap pertama harus melupakannya begitu meninggalkan pasien di UGD.

Dengan begitu, mereka bisa terus bekerja, 'kan?

Aku tahu.

Mungkin kebiasaanku saat bekerja di rumah sakit belum hilang.

Aku terus memikirkannya. Terutama jika anak-anak.

Benar. Memang tidak mudah.

Kau menyesal berganti pekerjaan dari perawat menjadi paramedis?

Terkadang, aku merindukan ruang operasi aseptik

yang tidak bergoyang.

Tapi sekarang, aku sudah terbiasa dengan gaya lapangan.

Benar, bekerja di lapangan cocok untukmu.

Terima kasih atas makanannya.

Bisa-bisanya kalian makan kudapan tengah malam,

sementara aku bekerja keras menangkap penyiksa anak.

Jangan berani meminta dari kami, pergi saja.

- Aku memang akan pergi. - Duduklah.

Setelah makan satu.

Dasar tidak peka.

Rasanya tidak sama.

Pekerja paruh waktunya baru.

Itu tidak penting sekarang.

Dengar, Detektif.

Kau sudah tahu siapa yang menyiksa Yeseul?

Kau bertanya seolah-olah aku wajib melapor.

Dia disiksa

sampai mengalami patah tulang di sebagian besar ujung tubuhnya.

Aneh sekali.

- Memangnya kenapa? - Kenapa kau sama sekali tidak peka?

Lihat?

Saat diserang, orang meringkuk seperti yang baru saja kau lakukan.

Jadi, anak-anak kecil cenderung mengalami patahan

pada tulang besar, seperti tulang rusuk atau tulang punggung saat disiksa.

Tapi Yeseul sebaliknya.

Kau bisa saja menjelaskannya dengan tenang dan terpelajar,

alih-alih seperti yang kau lakukan tadi.

Investigasilah dengan benar, atau aku sungguh akan menyiksamu.

Aku tidak percaya seorang paramedis memberiku perintah investigasi.

Tempo hari kau memohon kepada kami untuk bekerja sama.

Baiklah. Jadi, kau mencium sesuatu.

Lihat?

Setelah mencium sesuatu, kau harus mengejarnya.

Nona Minnow, kau juga punya jiwa anjing kampung.

- Hei. - Apa-apaan...

Jangan sebut dia anjing kampung.

Menyebalkan sekali.

- Buldoser! - Apa?

Jangan gigit minya. Nanti alur kasusnya terputus.

Kau bercanda?

Jangan silangkan kakimu. Nanti kasusnya berbelit-belit.

Sial.

Bagus. Aku suka kalian sangat patuh.

Baiklah. Mulai saat ini,

kalian akan kesulitan tidur di malam hari sampai kasus ini selesai.

Kalian pun akan bermimpi buruk. Kujamin.

Aku pamit.

Haruskah dia mengatakan itu?

Anjing Kampung sial.

Anjing Jindo sial...

Bukan, Anjing Kampung.

Kenapa wajahmu begitu? Tak bisa tidur? Aku bahkan menangkap hantu.

Boneka beruang itu.

- Apa? - Saat itu,

kita tidak bisa menemukan boneka beruangnya di TKP.

- Lalu? - "Lalu?"

Itu tugas detektif untuk memecahkannya.

Bayar cucian dengan uang tunai, setuju?

BAYAR CUCIAN DENGAN UANG TUNAI, SETUJU?

Bagus. Aku akan membeli ponsel baru.

Aku akan naik tangga.

Apa itu tadi?

Sial.

Aku datang untuk mengambil ponsel.

Akan butuh waktu lama untuk memungut semua bola bisbol ini.

Bayar tunai. Akan kuperiksa jumlahnya dan kuberikan barangnya di tempat.

Bayar lebih dahulu.

Sampai jumpa.

Ayo.

Mau bawa mobil?

Tak butuh mobil untuk mengikuti pria tua.

- Dia naik sepeda. - Hei, siapkan mobilnya.

- Tidak, kita lari saja. - Astaga.

- Sial. - Hati-hati.

Jaga jarak.

Kita tidak menangkapnya, hanya mengikuti.

- Dia lambat sekali. - Ambil ini.

Kenapa kau memberiku ini?

BENGKEL MOBIL

Kerja bagus, Pak.

Sampai jumpa.

Mundur.

- Siapa kau? - Polisi, Berengsek.

Apa-apaan...

Kami tahu semuanya, Berandal.

Jangan bergerak.

Lihat siapa ini.

Kau merencanakan hal mencurigakan lagi?

Aku cukup populer di kalangan wanita...

Kenapa? Kini kau bahkan coba mencampuri kehidupan pribadiku?

Lihatlah dirimu di cermin. Penampilanmu mengatakan sebaliknya.

Kuharap kita tidak akan bertemu lagi.

Aku mengawasimu. Mengerti?

Jangan lakukan hal buruk, Berandal.

PENGECATAN PANAS KHUSUS

Myeongpil, berapa empat digit terakhirnya?

Nomorku?

Yang benar saja.

- Nomor penipu itu. - Nomornya 3452.

Ini dia, atas nama asing juga.

Hei, siapa yang membeli ini?

Aku tidak tahu.

Kalian tahu kami tak melakukan transaksi dengan nama asli.

Memangnya itu bisa dibanggakan?

Diam saja, Berengsek.

Apa? Berandal ini punya dua ponsel.

Apa?

Kesepakatan terbaru dibuat tiga pekan lalu.

- Lokasinya sama? - Ya, sama.

YANGDEUK-GU 35-GIL, 12, 3452, PAKISTAN, WAJID

Kuharap dengan merindukanmu

Akan membantu kita bertemu suatu hari nanti

Kau harus berhenti merindukan penjahat.

Kita hanya bisa menemui mereka saat sudah putus asa.

Itu dia.

Sial, itu punggungnya.

Berbaliklah. Ayo.

Berbaliklah sebelum aku bertemu...

Berhenti bernyanyi. Berisik.

Tunggu. Pria ini...

Korban menerima uang jaminan.

Berkat itu, pembebasan telah diputuskan.

Tentu saja. Aku menyetor banyak uang damai.

Di mana kau?

Kenapa pelaku tabrak lari itu ada di sana?

Ibu anak itu dan pelaku sudah saling mengenal.

Mereka mencoba membodohi polisi.

Halo?

Ya. Kami akan segera ke BFN.

Aku meregangkan tanda tiga dimensi ini menjadi dua dimensi.

Kalian lihat sekarang?

Bukankah itu bekas ban?

Tandanya sama seperti yang ada di stoking korban

dalam tangkapan kamera inframerah milik Divisi Lalu Lintas.

Saat mobil menabrak korban,

bekas ban itu menempel di kulitnya.

Dia terlindas roda.

Apa dia tertabrak dari samping?

Tidak, dia tertabrak dari depan. Dia juga tak terlindas.

Benar, tidak mungkin salah karena itu pernyataan ibunya.

Jejak tidak berbohong.

Tapi orang-orang berbohong.

Lihat. Korban terpental ke arah sini.

Mobil pelaku berputar balik di sini.

Lalu dia kabur ke arah sana. Korban tidak mungkin terlindas.

Benar sekali. Aku tidak mengerti.

24 JAM PESAN ANTAR TIBA

- Tangkap pria itu. Hei! - Apa? Kenapa?

- Hei! - Hei!

- Tunggu. - Hei, kau!

Aku hanya sedikit melewati garis tengah saat berbelok.

Tolong jangan tilang aku.

Bagaimana bisnismu belakangan ini?

Bisnis kami sangat laku di lingkungan ini.

Bagaimana dengan hari Minggu? Kau mengantar di hari Minggu?

Astaga. Kurir harus bekerja di akhir pekan.

Izinkan kami meminjam ini.

PALING CEPAT DAN TEPAT PESAN ANTAR TIBA

Kami memasangnya alih-alih kamera dasbor.

Pukul 04.30 kemarin...

Jalan nomor berapa?

- Jalan 38. - Kau melewati Jalan 38 atau tidak?

Kami harus melewati jalan itu untuk pergi ke Apartemen Onjo.

Tunggu sebentar. Biar kuperiksa daftar pesan antar kemarin.

Benar. Ada satu.

Bukan pukul 04.30, tapi pukul 04.00 untuk pengiriman terakhir daging kaki.

Andai mereka memesan 30 menit kemudian.

Sayang sekali.

Mari kita saksikan.

Kenapa repot-repot? Waktunya berbeda.

- Dasar kau... - Bisa cepat mainkan videonya?

Baik.

Pelaku yang sengaja berbuat jahat selalu memeriksa TKP di awal.

Berhenti. Putar ulang.

Tapi tidak ada apa-apa.

Berhenti. Mainkan dari sana.

Tunggu. Mobil itu...

Apa-apaan itu?

Sial kau.

Kau diam saja di sana.

Tekan yang ini?

Astaga. Jangan lakukan itu.

Astaga. Yang benar saja.

Baiklah.

Kita butuh imajinasi mulai sekarang.

Aku pernah bilang investigasi itu seperti teka-teki.

Kali ini Tetris.

Teka-tekinya sangat acak.

Mereka kehilangan kontak tujuh bulan lalu.

Mereka bertemu lagi sebagai pelaku dan korban tabrak lari.

Dia menggila setelah kecelakaan itu.

Tapi langsung setuju untuk berdamai setelahnya.

Orang-orang ini sulit dipercaya.

Ada apa? Kau sudah tahu?

Minnow benar soal boneka beruang yang hilang.

Siapa Minnow? Maksudmu Petugas Song Seol?

Ayo. Kita sudah dapat satu potongan teka-teki terakhir.

Hei, suruh Beruang Kutub datang.

Kau juga, terima kasih.

- Tidak masalah. - Sampai jumpa.

Dasar kau...

Semuanya sudah siap.

Kita hanya perlu memanggil dan menangkap mereka.

Tidak, kita tidak boleh meremehkan mereka.

Mari lakukan secara artistik.

Kita akan melebih-lebihkan sedikit.

Mari kita lihat Beruang Kutub menunjukkan kemampuannya.

Gagal jantung!

- Dokter Han, bersiaplah untuk intubasi. - Baik.

Di mana ibu pasien?

Mari kita mulai.

RUANG REKAMAN INTEROGASI 1 RUANG PENGAMATAN

Pemadam kebakaran menelepon terkait Yeseul.

Ya?

Baiklah.

Ada apa?

Pak Um Dongchul. Kau siap membayar 150 juta won?

Kurasa sebanyak itu.

Apa maksudmu?

Aku punya asuransi.

Mereka belum memberitahumu?

Korban baru saja dinyatakan mati otak.

Mati otak?

Secara hukum, kematian otak sama dengan kematian.

Ceritanya telah berubah.

Kasusnya menjadi tabrak lari sampai mati, bukan tabrak lari biasa.

Dalam kasus ini, kau harus membayar 150 juta won

dan hukuman penjaranya sekitar 15 tahun.

Aku sudah berintrospeksi diri dan sangat menyesalinya.

Aku bahkan mencoba bunuh diri. Kau tahu itu.

Kau melihatnya sendiri.

Ya, tapi hakim tidak.

Tapi...

Kau bilang tidak akan lama. Kenapa aku belum dibebaskan?

Saat ini,

Pak Um Dongchul, pelaku tabrak lari, ada di ruangan sebelah.

Begitukah?

- Ada apa? - Bu Joo Youngsoon, kau dalam masalah.

Apa? Kenapa?

Pak Um Dongchul mengatakan hal aneh, dan itu bisa merugikanmu.

- Apa... - Permisi.

Ya, Detektif Jin.

Dia akan mengaku?

Baiklah. Aku akan segera ke sana.

Tunggu sebentar.

Astaga.

Kau bisa tebak apa julukan Detektif Jin di kantor polisi?

Anjing Jindo berengsek.

Begitu mengejar seseorang, dia memastikan mereka hancur.

Pak Um Dongchul sangat sial hari ini.

Dia mungkin memohon detektif itu untuk membunuhnya.

Begitu rupanya.

RUANG REKAMAN INTEROGASI 2

RUANG REKAMAN INTEROGASI 1

Jadi, cerita dari kedua pihak harus sesuai.

Jika tidak, kasus ini tidak valid.

Astaga.

Sulit dipercaya.

Ibu anak itu mengatakan sesuatu yang aneh.

Dia bilang semua ini rencanamu.

Apa? Kalian saling mengenal?

Tidak.

Apa maksudmu?

Dari ruangan sebelah.

Ya.

Apa?

Kau menemukan itu?

Kurasa kita harus makan ayam rebus untuk makan malam.

Aku segera ke sana. Dah.

Mereka menemukan sesuatu?

Tiga, dua, satu.

Wanita itu yang menyuruhku!

Bingo.

Wanita itu yang menyuruhku!

Dasar sampah berengsek.

Detektif, ini bohong.

Masuklah.

Kau salah ruangan.

Kita salah ruangan. Keluarlah.

Hei! Kau mencoba menyalahkanku?

Lihat siapa yang bicara.

Kau menyarankan kita lakukan habis-habisan!

Semua ini terjadi karena kau terlalu mengebut!

Seharusnya kau tidak mendorongnya. Kau membunuhnya!

Aku tidak mendorongnya! Dia...

Cut. Hentikan aktingnya sekarang.

"Sekutu kemarin menjadi musuh hari ini."

Kurasa kasus kalian seperti itu.

Karena nasi sudah menjadi bubur, mari lakukan wawancara gabungan.

Duduklah.

Ada apa ini?

Kau sangat pandai berakting

hingga kami hampir tertipu. Duduklah di sini.

Ayolah. Akting mereka payah.

Karena itu mereka ketahuan.

Dengar.

Jangan memancing kami seperti ini.

Benar, kalian bahkan tidak punya bukti.

Bicara apa kalian?

Buktinya Yeseul, anak itu sendiri.

Aku tidak mengerti.

Ada kesamaan pada 16 patah tulangnya.

Semuanya bernilai puluhan juta won.

Jika cedera bisa menyebabkan kerusakan permanen pada tubuh,

orang bisa terima uang asuransi kecelakaan sesuai tingkat pembayaran.

Semua patah tulang ini kasusnya.

Mereka menerima lima juta won

karena patah tulang tumit diterima sebagai cacat sebanyak tiga persen.

Lalu pergelangan tangan.

Putaran pergelangan normal seharusnya 210 derajat, tapi ini tidak.

Jadi, diterima sebagai tiga persen lagi, dan kompensasinya sembilan juta.

Dengan dua asuransi, totalnya 15 juta.

Yang ini efek samping dari patah jari kelingking kirinya.

Mereka menuntut total 30 juta won.

"Pilihan khusus untuk gips 100.000 won per satu sentimeter luka?"

Bahkan ada hal seperti itu?

Kami punya segalanya.

Kau punya tujuh asuransi kecelakaan atas nama Yeseul

dan menerima total 85.470.000 won.

Dia seperti angsa yang bertelur emas...

Bukan, jimat keberuntungan yang memberimu uang asuransi.

Apa itu investasi jenis baru?

Detektif, kurasa kalian salah paham.

Yeseul adalah anak yang aktif

dengan tulang yang rapuh, dia mudah tersandung dan patah tulang.

Tidak salah mengambil uang asuransi untuk cederanya, bukan?

Kau aktor yang buruk, tapi terus mencoba berakting.

Asuransi Yeseul menjamin sampai 800 juta won.

Kau pasti ingin untung sebanyak mungkin.

Tapi tingkat pembayarannya tak akan mencapai 100 persen

kecuali seseorang menjadi buta atau semacamnya.

Pembayaran untuk patah tulang hanya sekitar tiga persen.

Karena itu kalian melakukan trik.

Target berikutnya adalah memotong kakinya untuk 240 juta dengan 30 persen.

Dengan pilihan akhir pekan, jumlahnya digandakan menjadi 480 juta.

Jadi, kalian sengaja pergi ke jalanan

tanpa kamera CCTV saat fajar di hari Minggu.

Kalian sudah keterlaluan.

Maksud kalian, kami memotong kakinya?

Aku juga tidak percaya

sampai aku melihatnya sendiri.

Tiga puluh menit sebelum kecelakaan,

adegan ini terekam di kamera tubuh kurir.

Mungkin tidak terlalu jelas,

tapi aku akan memperbesar dan membuatnya lebih terang.

Sebenarnya ada dua kecelakaan hari itu.

Coba kulihat.

Dia baik-baik saja. Coba putar pergelangan kakimu.

Seharusnya kau lakukan dengan benar.

Tulang anak-anak elastis,

jadi, tidak mudah patah.

Selain itu, tekanan roda tidak akan terlalu berat

tanpa kecepatan tinggi.

Tentu saja, itu meninggalkan bekas.

Jadi, kau lebih mengebut untuk kecelakaan kedua.

Untuk mengurangi hukumanmu atas tabrak lari,

kau bahkan melakukan pertunjukan bunuh diri.

Aku...

hampir mati di sana.

Jika memang mau mati, kenapa tidak mengunci pintu

dan malah memarkir mobilmu tepat di bawah alarm kebakaran?

LANTAI BASEMEN KETUJUH

Sepanjang pertunjukan brutal ini, kalian tulus tentang satu hal.

Saat memohon kepada kami untuk menyelamatkan Yeseul.

Tolong selamatkan putriku!

Astaga!

Bagaimana dengan anak itu?

Bagaimana kondisinya?

Tapi itu pun bukan demi Yeseul.

Bagaimana kau bisa bilang begitu?

Ini keterlaluan.

Karena jika dia meninggal, uangnya akan raib.

Anak-anak di bawah 13 tahun tidak bisa ikut asuransi kematian,

kalau-kalau sampah seperti kalian akan membunuh mereka.

CHOI YESEUL

CHOI YESEUL

Ada empat lilin di atas kue.

Ini ulang tahunnya yang keempat tiga tahun lalu, bukan?

Ada yang aneh dengan gambar ini.

Kaki kanannya berwarna oranye, tapi kaki kirinya berwarna putih.

Tebak kenapa.

Mungkin dia memakai kaus kaki berbeda.

Gips.

Pada ulang tahun Yeseul, tanggal 9 Mei tiga tahun lalu,

kau menerima lima juta won untuk patah tulang tumit kirinya.

LIMA JUTA WON

Bukankah ini awalnya?

Dia kebetulan mengalami kecelakaan,

dan kau tiba-tiba mendapat lima juta won sebagai uang asuransi.

- Selamat ulang tahun, Yeseul - Selamat ulang tahun, Yeseul

- Selamat ulang tahun - Selamat ulang tahun

Tiup lilinnya.

Bagus.

Ini hadiah untukmu, Yeseul.

- Seluruh keluarga pasti berpesta. - Boneka beruang!

Yeseul pasti juga senang.

- Kau menyukainya? - Ya.

- Mau kubukakan? - Ya.

Setelah itu,

kau mendaftar untuk delapan asuransi lagi atas namanya.

Yeseul mungkin tidak keberatan terluka.

Dengan begitu, uang akan disetorkan dan kalian berdua akan bahagia.

Dia sangat menyayangi ibunya.

Dia pasti akan menuruti apa pun yang diinginkan ibunya.

Kecelakaan mobil sekalipun.

Seharusnya kau lakukan dengan benar.

Kalau begitu, menyetirlah sendiri.

Aku akan menjadi penjahat. Sial.

Ibu, maafkan aku. Tolong jangan marah.

Bisa ulangi lagi?

Ibu, aku akan berusaha lebih baik.

Dia menyesal karena tidak terluka parah.

Dia bahkan memutuskan untuk...

- Yeseul! - Apa-apaan...

Astaga! Yeseul!

Hei!

Buka jendelanya. Kau menabraknya terlalu keras!

Dia berlari ke arahku. Aku bisa apa?

Apa yang harus kita lakukan?

Terserah. Aku pergi.

Hei! Sial.

Sial.

Ibu.

Ibu di mana?

Ibu.

Ibu...

Apa kita akan berpesta lagi besok?

Belikan aku kue cokelat...

Hanya dengan begitu, ibunya akan tersenyum.

Namanya "Yeseul" berarti...

cantik dan bijak.

Dia terlalu cantik dan bijak.

Karena...

Karena itulah...

Apa yang telah kulakukan?

Apa yang telah...

Hei.

Soal Yeseul...

Dia sudah siuman dan baru saja dipindahkan ke bangsal umum.

Aku mencegah pihak RS menghubungi ibunya.

Boneka beruang yang dia jatuhkan tidak ada di lokasi kecelakaan.

Ibunya berbohong.

Pembengkakan otaknya berkurang dan kerusakannya juga diminimalkan.

Mereka bilang itu keajaiban.

Ganti rugi cedera permanennya pasti cukup besar.

Sulit dipercaya.

Kalian masih belum sadar juga!

Hei. Akan kubuat kalian membayar semua uang yang kalian ambil

dan membusuk di penjara seumur hidup, dasar sampah.

Andai kau tidak melakukan krikotiroidotomi jarum

pada pasien Choi Yeseul saat memindahkannya,

apa dia akan mati?

Kami tidak tahu.

Benar. Hanya dewa yang akan tahu.

Karena itulah ada batasan dalam tugas kru damkar.

Krikotiroidotomi jarum bukan bagian dari tugas kita. Kau tahu itu.

Dia tidak punya pilihan dalam situasi itu.

Untungnya, ibu anak itu tidak ingin mempermasalahkannya,

jadi, kau hanya akan dihukum dengan pemotongan gaji sebulan.

Pemotongan gaji? Tapi dia hanya berusaha menyelamatkan anak itu.

Baik, Bu. Aku mengerti.

Astaga. Suasana macam apa ini?

Hei. Ini bukan kali pertama rekan kerja kita menerima hukuman.

Jangan murung begitu,

atau Bu Kepala tidak punya pilihan selain mentraktir kita makan malam.

Apa?

Aku memang akan melakukan itu.

Benarkah?

Dia membuat keputusan yang sulit dalam situasi mendesak itu.

Jika aku dewa, aku akan memuji Seol.

Untuk Seol, aku akan mentraktir kalian makan malam.

- Baik! - Ya!

- Makan malam menyenangkan! - Mari bersiap.

Anjing Jindo.

Kau seharusnya memberi tahu kami anak itu sudah siuman.

Kau seharusnya memberitahuku anakmu terluka saat itu.

Kau tahu?

Tentu saja, dia tiba-tiba pergi di tengah kuliahnya.

Sudah delapan tahun lalu, bukan?

Astaga. Sudah tidak apa-apa.

Bukankah kita bekerja sama dengan baik kali ini?

Ya. Tapi kemampuan aktingmu tidak cukup bagus.

- Kau tidak tampak tulus. - Benar.

Dasar anjing kampung berengsek...

Itu hanya akting. Aku berakting.

Kau bercanda?

Makanlah ini. Ini sangat lezat.

Benar-benar sangat lezat.

Aku akan pulang sekarang. Aku harus segera bersaksi di persidangan.

Kau sudah mau pulang?

Tinggallah lebih lama dan makan lagi.

Lalu kenapa dia datang?

- Kenapa? - Duduk saja.

- Seharusnya pesan yang lebih kecil. - Halo.

Hei, kru damkar!

Apa?

Di sini agak berisik. Ayo pergi ke tempat lain.

Baiklah.

Kenapa? Ada masalah dengan kami?

Kau pasti akan melewatkan waktu emas tanpa bantuan Detektif Jin.

Anak itu tiba tepat waktu dan selamat berkat dia.

Kau tidak tahu atau hanya berpura-pura bodoh?

Jika paramedis kami tidak menemukan hal mencurigakan

dari patah tulang korban,

kau tidak akan tahu soal penipuan asuransi.

- Bu, ayo pergi ke tempat lain. - Benar, ayo.

Tidak, kenapa kita harus pergi? Makanan di sini lezat.

Sudah datang.

Bu, biar kutuangkan minum.

Baiklah.

- Mari bersulang. - Ini.

- Bersulang untuk kru damkar. - Bersulang.

Bersulang untuk kru damkar...

Kau mau bom soju?

Tidak, aku hanya minum soju. Biar kutuangkan.

Tuangkan juga untukku.

Baiklah.

Aku menelepon rumah sakit dan mendengar hal aneh.

Katanya seorang polisi membayari biaya rumah sakit Yeseul.

Kenapa itu aneh?

Aku mengirim ibunya ke penjara.

Aku menuntutnya atas 23 tindakan kriminal lagi,

jadi, dia akan dipenjara lumayan lama.

Omong-omong, aku bisa tidur sekarang, berkat kau.

Lihat?

Kau menyebutku anjing gila dan anjing kampung,

tapi sebenarnya kau cukup gigih, Nona Minnow.

Kau gigih dan terampil.

Apa kesalahanmu yang membuatmu

didemosi ke pinggiran kota ini?

Aku tidak didemosi.

Aku mengajukan diri bekerja di sini.

Enak.

Kau pasti sibuk belakangan ini.

Ayahmu sangat khawatir.

Bukankah kau sibuk, Jaksa Kepala?

Putramu sepertinya baik-baik saja.

Bagus aku bisa beristirahat berkatmu...

tapi aku tahu kau melakukan ini karena suatu alasan.

Apa ayahku bilang akan menjadikanmu

Menteri Kehakiman atau semacamnya jika dia menjadi presiden?

Tangan kita berdua kotor.

Artinya kita di pihak yang sama.

Bukan begitu, Jaksa Kepala Jin Chuljoong?

Aku akan menyampaikan pesan dari Anggota Majelis Ma Joongdo.

"Untuk saat ini...

tetaplah mati."

Aku tidak akan mati sendirian.

Dari semua orang, kau bertemu dengan Anjing Jindo?

Maaf, Pak.

Begini...

aku menjadi sangat tidak senang saat rencanaku tidak berjalan lancar.

Kau mengerti?

Kenapa tidak mempekerjakan seseorang untuk menghabisinya diam-diam?

Hei.

Kau ingin menjatuhkanku, ya?

Kau ingin aku

membusuk di penjara karena bersekongkol dalam pembunuhan.

Tentu saja tidak.

Seperti yang kau tahu, dia tak mudah dihadapi.

Benar.

Kita butuh rencana lebih besar untuk bedebah itu.

Apa rencanamu?

Sesuatu...

yang cocok untuk anjing gila.

- Yang benar saja. - Apa?

Soda? Sungguh?

TUGAS DENGAN BARANG LENGKAP

MENCARI SEORANG PEKERJA KERAS

AKU PUNYA BANYAK PONSEL SEKALI PAKAI, HUBUNGI AKU

Kau sedang apa?

AKU PUNYA BANYAK PONSEL SEKALI PAKAI, HUBUNGI AKU

Apa?

PNS tidak boleh punya dua pekerjaan.

Ini untuk operasi jebakan.

Aku menyediakan layanan penangkapan di luar jangkauan untuk penjahat.

Terdengar dermawan.

Ini dia.

Mari segera lakukan wawancara.

Dia memakan umpannya.

THE FIRST RESPONDERS

Aku tampak seperti preman?

Kau sudah mirip preman sejak awal.

Nama perusahaannya berubah.

Dari setahun menjadi lima tahun.

- Apa maksudnya lima tahun? - Pembunuhan.

Jika ini dipalsukan, pasti ada jejak.

Jaket bertudung itu target kita?

Tidak ada luka. Kau tidak berpengalaman, ya?

Lumpur di lorong meledak saat bertemu air.

Artinya jika pemancar air diaktifkan dari jauh,

itu bisa meledak kapan saja.

Jangan tanya kenapa, cepat keluar saja dari sana!

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.