Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
"Episode 29"
Dokter Song.
Dia masih hidup.
Dokter Song!
Bagaimana jika dia yang berikutnya?
Haruskah aku menembak kepalanya juga?
Jangan.
Bawa mereka.
Bos.
Kamu kembali.
Aku sudah membawa dokter.
Anda akan segera membaik.
Lekas.
Kamu baik-baik saja?
Aku harus baik-baik saja.
Ada dua luka tembakan di perut.
Tidak ada tembakan pada paru-paru atau jantung,
tapi napasnya sangat tidak stabil.
Ayo miringkan dia.
Hanya ada satu luka tembus.
Berdasarkan letaknya,
tampaknya peluru yang tembus melukai ginjal kanannya.
Bagaimana tekanan darahnya?
Turun di bawah 70.
Kemungkinan besar pelurunya
merusak pembuluh darah utama karena telah tembus atau memantul.
Kita harus masukkan kateter, memberinya infus,
dan segera memindahkannya ke rumah sakit kapal.
Memindahkannya?
Dia bisa tewas jika tidak dioperasi.
Lakukan di sini.
Apa katamu?
Kataku lakukan operasinya di sini.
Aku harus membiusnya dan membedahnya.
Tempat ini tidak steril dan kami tidak punya anestesi.
Aku tidak bisa mengoperasinya di sini.
Cepat keluarkan pisau bedahmu!
Kamu mau aku membunuh pasien ini?
Lakukan operasinya.
Jika kuoperasi, dia akan meninggal.
Kami menggunakan pisau bedah untuk menyelamatkan pasien.
Aku tidak bisa gegabah memakainya dan menjadikannya senjata.
Mulai operasinya sekarang.
Sebelumnya,
tolong turunkan pistol itu.
Kamu pikir bisa menipuku?
Kalian ingin membawa kami semua ke rumah sakit kapal
dan mencari jalan keluar, bukan?
Kamu tahu jika mengulur operasinya sampai pagi,
kami tidak akan bisa kabur.
Itu tidak benar.
Operasi perut adalah operasi besar.
Kami membutuhkan banyak peralatan.
Tapi kondisi pasien terlalu kritis.
Bahkan kami ragu dapat menolongnya di rumah sakit kapal.
Lalu kenapa kalian ingin memindahkannya ke sana?
Kalian bisa memindahkannya ke rumah sakit besar?
Tidak bisa, bukan?
Seandainya bisa,
kalian tidak akan menyusup ke kapal kami.
Kita harus kembali ke rumah sakit kapal.
Walau peralatan kami tidak lengkap,
ada orang-orang yang telah bekerja sama dengan kami.
Kami telah bekerja sama menyelamatkan pasien. Mereka...
Napasnya berhenti. Intubasi.
Kami mohon.
Biarkan kami memindahkannya ke rumah sakit kapal.
Hanya itu cara menyelamatkannya.
Sebaiknya kita turuti mereka.
Baiklah.
Mari kembali ke kapal.
Tapi
dengan satu syarat.
- Syarat apa?/- Tiga jam.
Selesaikan operasinya dalam tiga jam.
Apa?
Jika lebih lama semenit pun,
akan kami bunuh semua orang di kapal kalian.
Bagaimana?
Dokter Song.
Kamu sanggup?
- Aneh./- Apa?
Rumah sakit kapal menghilang.
Apa maksudmu?
Kapalnya berlabuh di Dermaga Kukdo lima menit lalu.
Sekarang tidak ada?
Aneh. Apa terjadi sesuatu pada kapalnya?
Menurutmu bagaimana nasib Dokter Song dan Hyun?
Tampaknya memang ada solusi dalam setiap situasi.
Apa maksudmu?
Itu...
Benar. Itu ponsel di kapal untuk penggunaan darurat.
Bagaimana cara kita menggapainya?
Ya, Pak.
Kalian kembali kemari?
Ya. Baiklah.
Siapa Pyo Go Eun dan Yoo Ah Rim?
- Aku./- Aku.
Berdiri. Ikut kami.
- Cepat!/- Jangan!
- Perawat Pyo!/- Perawat Yoo!
- Perawat Pyo!/- Cepat berdiri!
Kenapa kalian membutuhkan mereka? Mau dibawa ke mana?
"Geoje 505"
"Geoje 505"
Masuk.
Menyusahkan saja.
Lepaskan ikatannya dan bersiaplah untuk operasi.
Operasi?
Operasi apa?
Menjahit orang yang tertembak di perut.
Ayo cepat.
Untuk operasi semacam itu,
butuh orang lebih dari dua.
Panggil Cha Joon Young, dokter gigi itu.
Diam dan turuti saja perintahku.
Cepat.
Aku sudah mengatakannya.
Jika pasienmu meninggal,
semua itu
salahmu.
Bos kita.
Bagaimana kondisinya?
Mereka akan mengoperasinya.
Kita lihat saja.
Bukankah sebaiknya kita pergi dari sini?
Masa bodoh dengan kesetiaan.
Jika ini perkara kesetiaan, aku sudah pergi sejak tadi.
Uang yang kita kirim ke luar negeri.
Hanya Bos yang tahu keberadaannya.
Hanya dia yang tahu kepada siapa simpanan hari ini dijual.
Kita gagal membunuh mereka kemarin.
Cepat atau lambat, gengnya tahu mereka mati.
Mereka akan mengejar kita dengan anak buah yang lebih kuat.
Pukul 4.00 besok pagi,
perahu yang mengangkut kita ke luar negeri tiba di Biryeon.
Mungkin ini peluang terakhir kita.
Aku sudah memerintahkan mereka
mengakhiri operasi pukul 2.30.
- Jika gagal?/- Kita bunuh semuanya, lalu pergi.
- Bos kita juga?/- Dia juga.
Rumah sakit kapal.
Rumah sakit kapal, jawab.
Jawab, rumah sakit kapal.
Rumah sakit kapal.
Jawablah.
Tidak ada tanggapan?
Hubungi kaptennya.
Nomor yang Anda tuju sedang tidak aktif.
Ponselnya tidak aktif.
Radionya tidak ditanggapi
dan ponselnya tidak aktif?
Dokter Song.
Ingat.
Waktumu tiga jam.
Selesaikan operasinya tepat pukul 2.30.
Setelah pukul 2.30,
akan kubunuh
satu per satu staf kapal
untuk setiap menit keterlambatan.
Paham?
Dokter Song.
Bagaimana ini?
Kenapa kita
menyarankan agar dia dipindahkan ke kapal?
Pelurunya mungkin sudah merobek pembuluh darah dan organ.
Kita pun tidak bisa menyiapkan darah untuk transfusi.
Tatap aku.
Bagaimana jika kita gagal?
- Staf kapal.../- Tatap aku.
Mereka akan mati.
Seperti pria yang tadi kita lihat.
Jangan pikirkan apa pun.
Jangan pikirkan tenggat yang mereka tentukan
atau nasib staf kapal jika kita melewati tenggatnya.
Kamu tidak perlu memikirkan apa pun.
Pikirkan saja
pasien yang ada di hadapanmu.
Kamu hanya perlu
berusaha sebaik mungkin untuk menyelamatkannya.
Apa pun yang terjadi setelahnya
bukan salahmu.
Bisakah kita
tetap seperti ini untuk sementara?
Kalau begitu,
mari kita mulai.
Pisau bedah.
"Nomor Darurat"
Atas.
"Penjaga Pantai, 122"
"Pemadam Kebakaran, 119"
Peluru yang menembus perutnya
merusak ginjal kanan sesuai dugaan kita.
Peluru yang bersarang di dalam...
Ini dia.
Ini peluru lainnya.
Peluru memantul dari tulang belakangnya
dan merobek pembuluh vena.
Kalau begitu...
Kita hilangkan gumpalan darahnya, mengangkat ginjal kanan,
dan memperbaiki pembuluh darah.
"Angkat/- Mencabut"
Jika tidak ada komplikasi,
seharusnya kita bisa selesai dalam 2,5 jam.
Kedengarannya hebat.
Kamu andal sesuai kabar yang kudengar.
Jangan sentuh apa pun.
Ini ruang operasi.
Semuanya harus tetap steril
demi menyelamatkan pasien.
Baiklah.
Aku akan lebih berhati-hati.
Kembalilah mengoperasi.
Waktu terus berjalan.
Jangan terlalu khawatir. Santai saja.
Tetap tenang.
Kondisi pasien stabil.
Sedikit lagi.
Atas.
Ke atas sedikit lagi.
Benar.
Kurang ajar.
Tamatlah riwayatmu. synced and ripped by anyHOW
Kamu pantas ditendang. Sialan.
- Hentikan./- Pak Chu.
Berani sekali kamu!
Sialan.
Kemari.
- Sialan./- Hentikan.
Apa yang terjadi?
Apa yang kamu lakukan kepada rekan kami?
Mungkin mereka yang mencari masalah.
Tenggatnya masih dua jam lagi.
Kamu berjanji melepaskan kami
jika operasinya berhasil. Tapi...
Apa yang terjadi?
Apa yang kamu lakukan kepada rekan kami?
Astaga, merepotkan saja.
Ada apa?
Kami menemukan ponsel.
Ponsel?
Sudah periksa daftar panggilannya?
Mereka melaporkan kita?
Kamu baik-baik saja?
Tidak, mereka belum melaporkan kita.
Kalau begitu, hentikan.
Dokter Song yang sensitif ini bilang
tidak bisa mengoperasi karena terlalu berisik!
Sedang apa kamu?
Operasinya tidak diteruskan?
Waktunya masih berjalan.
"Penjaga Pantai"
Ya, Pak.
Apa? Rumah sakit kapal menghilang?
- Apa maksudnya?/- Tidak terlacak di GPS.
Rumah sakit kapal berlabuh dengan selamat. Ya.
Mungkin ada masalah dengan sistem identifikasi otomatisnya.
Coba hubungi kaptennya.
Sudah kucoba.
Pak Chu tidak dapat dihubungi.
Tidak ada tanggapan di saluran daruratnya.
Begitukah?
Aneh sekali.
Baiklah, kami akan memeriksanya.
Baik.
Dokter Song. Tekanan darahnya menurun terlalu cepat.
Ada apa?
Apa yang kalian lakukan kepadanya?
Kalian akan membunuhnya?
Cepat jawab aku!
Hentikan. Singkirkan pistolnya.
Jika ingin pasien bertahan hidup,
lekas singkirkan pistolnya.
Tenanglah. Jangan dengarkan dia.
Jangan cemaskan hal lain kecuali pasien.
Apa yang barusan terjadi kepada pasien?
Kurasa peluru di perutnya
merobek vena cava inferior.
Tadi aku tidak menyadarinya karena ada hematoma.
Apa tindakan kita sekarang?
Pikirkanlah.
Jangan cemaskan apa pun. Tetap tenang dan pikirkanlah.
Aku menahan pendarahannya.
Tetap tenang dan pikirkanlah.
Jika kamu berpikir,
kamu bisa
menemukan solusinya.
Tahun 2013. Kami dalam situasi buruk.
Perang sipil berlanjut.
Ada puluhan pasien dengan luka tembak setiap hari.
Ada banyak tentara berusia di bawah 12 tahun yang terluka
Tapi kami tidak punya pasokan darah yang cukup.
Karena itu, saat operasi,
sebagai upaya terakhir kami...
Transfusi dengan darah sendiri.
Perawat Yoo.
Siapkan selang silikon dan kosongkan kantong infusnya.
- Untuk apa?/- Cepatlah.
Cepat.
- Bertahanlah./- Apa yang akan kamu lakukan?
Suriah.
Suriah?
Kamu akan pergi ke medan perang?
Tidak. Tempat kerjaku terkadang
sama berbahayanya seperti medan perang.
Di Korea pada abad ke-21 ini?
Ya.
Saat operasi, sebagai upaya terakhir,
kami melakukan transfusi dengan darah pasien sendiri.
Walau sangat berisiko,
kami memilih metode ini
karena tidak ada cara lain untuk menyelamatkan pasien.
Jika kantungnya sudah penuh, transfusikan kepada pasien.
- Teruslah mengganti kantungnya./- Baik.
Ini akan membuatnya bertahan untuk sementara.
Tapi itu hanya sementara.
Jika vena cava inferior robek, butuh minimal sepuluh kantong.
Pasien sudah kehilangan terlalu banyak darah.
Transfusi darah dengan darah sendiri tidak akan cukup.
Kita harus bagaimana?
Kita butuh darah semua orang yang ada di kapal.
Akan kumulai.
Golongan darah pasien B.
Golongan darahku O, jadi, darahku bisa kudonorkan kepada siapa pun.
- Perawat Pyo, kemarilah./- Baik.
Pegang pembuluh darah yang kupegang.
Baik.
Kini Perawat Pyo akan membantumu.
Aku segera kembali.
Perawat Yoo, kembalilah setelah steril.
Kamu sudah banyak berlatih.
Ini tempatmu sekarang.
Bisakah kamu melakukannya?
Tentu saja, Dokter.
Dokter Cha.
Ini.
Joon Young, tugasmu perawat sirkuler dan pantau kondisi pasien.
"Perawat sirkuler membantu dan memantau jalannya operasi"
- Bawalah dan ikuti aku./- Apa maksudmu?
Ikuti aku sekarang jika kamu ingin menyelamatkannya.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.