Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
"Episode 28"
Kamu tidak berniat mencintaiku,
atau tidak tertarik dengan cinta?
Keduanya.
Aku tidak peduli dengan cinta,
tapi walau aku peduli, bukan kamu
yang akan kucintai.
Kenapa kamu sangat yakin?
Katakanlah.
Kenapa kamu begitu yakin?
Mau kuberi tahu alasannya?
Karena ada orang yang kamu cintai.
Kamu tahu siapa dia.
Karena itulah kamu yakin tidak akan mencintaiku.
Siapa?
- Hyun? - Bukan.
Bukan dia.
Bagaimana caranya?
Cara apa?
Beri tahu aku cara memosisikan dirimu.
Soal basket?
Bukan, wanita.
Kamu pria sehat berusia 30-an tahun.
Wanita yang kamu cintai hanya ingin menjadi kolega.
Bagaimana kamu setenang itu tanpa cemas?
Kata siapa aku tenang?
Jadi, maksudmu
kamu bertahan karena tidak bisa berbuat apa pun?
Aku tidak bertahan.
Aku membiarkan keadaan mengalir apa adanya.
Setidaknya,
dia tidak merasa sesak di dekatku.
Bagaimana jika tidak ada yang berubah selamanya?
Itu juga bagus.
Jika bukan dia orangnya, nanti akan ada jalan lain.
Jika membiarkan keadaan mengalir apa adanya,
waktu akan mengajarimu segalanya.
Perkataanmu seperti pria tua.
Jangan khawatir.
Waktu akan menyelesaikan semua masalah.
Dahulu saat orang dewasa mengatakan ini kepadaku,
aku merasa itu tidak masuk akal.
Tapi kini,
kurasa mereka benar.
Berhentilah berlagak dewasa.
Bukankah kita orang dewasa?
Kita sama-sama berusia 30 tahun.
Ayo pergi. Yang lain pasti menunggu.
Baik.
Bukankah kita terlalu akur?
Kita bersaing dalam percintaan, bukan?
Itu hanya berlaku
jika Dokter Song menganggap kita lelaki sejati.
Bagaimana jika aku bukan lelaki sejati?
Tanyakan Dokter Song saja.
Apa?
Kilas berita.
Polisi menangkap kelompok yang berusaha menyelundupkan
metamfetamin ke Korea.
Yang mengejutkan,
mereka didapati membawa senjata api.
Kisah berikutnya.
Sesaat setelah seorang anak kecil diserang di Busan,
- di Cheonan... - Sedang apa kamu?
GPS-nya bermasalah.
Menyusahkan saja.
- Karena menyerang seorang teman... - GPS ini.
Dua anak perempuan berusia 14 tahun, salah satunya bermarga Seo,
ditangkap dan didakwa.
Akan menjadi apa dunia ini?
Mereka masih anak-anak. Tega sekali melukai teman mereka?
Kebanyakan dari mereka meniru tindakan orang dewasa.
Benar. Omong-omong,
kita sudah tidur dan makan di kapal selama dua hari.
Apa mereka tampak baik-baik saja?
Mereka sudah beradaptasi.
Bagaimana dengan dokter gigi?
Bagaimana dengan mabuk lautnya?
Mana bisa itu menghilang?
Dia harus belajar cara menghadapinya.
Benar juga.
Rencana makan malam tim malam ini masih berlaku?
Kami sibuk mengatur semuanya.
Itu harus. Makan malam timnya sudah terlalu lama ditunda.
Apa itu? Kamu bermain gim lagi?
Ya. Jangan bicara denganku. Aku bisa mati.
Aku juga harus bermain.
Pukul 4.00 dini hari, dekat pelabuhan Jangseungpo,
polisi menangkap kelompok yang berusaha menyelundupkan
metamfetamin ke Korea.
Nilai metamfetamin yang disita mencapai 31 juta dolar.
Kelompok itu berencana
menjualnya ke Jepang.
- Berikan itu. - Yang mengejutkan,
mereka didapati membawa senjata api.
Lee, pemimpin kelompoknya
dan lima anggota lain masih buron.
Polisi berfokus melacak keberadaan mereka.
- Panas sekali. - Sisakan tempat.
Malam ini sekitar pukul 21.00...
Aromanya sedap sekali.
Kalian bertugas mengurus makan malam?
- Ya. - Ya.
- Kamu yang traktir, Dokter Song? - Ya.
Kenapa boros sekali?
Kamu menjual separuh rumahmu atau bagaimana?
Hanya separuh?
Kue. Aku lupa membeli kue.
Kue? Untuk apa?
Hari ini ulang tahun Pak Yang.
- Benarkah? - Kamu membuatku malu.
Kalau begitu, dia harus membuat harapan.
Bagaimana jika kita pergi ke toko swalayan di dermaga?
- Membeli bahan-bahan kue. - Ayo.
Tidak perlu pergi.
Kamu sudah mengetahui
hari ini ulang tahunnya?
Bagaimana bisa?
Kebetulan aku tahu.
Kebetulan?
Ada yang aneh.
Jangan berkata begitu.
Tidak ada apa-apa.
Untuk para dokter dan perawat di rumah sakit kapal
yang merawat pasien siang dan malam...
Sebelum memulai, mari kuperlihatkan yang kubawa.
- Lagi? - Aku menyukainya.
Masing-masing ambil satu.
- Semuanya sudah meminumnya? - Ya.
Dokter Song, silakan berdiri.
Hari ini, dia memakai pendapatannya
untuk membeli daging guna menutrisi para staf
dan awak rumah sakit kapal.
Dokter Song kita tersayang berhak
menerima cinta dan penghormatan kita.
- Bersulang. - Bersulang.
Habiskan minuman pertama kalian dengan perut kosong.
Terima kasih, Dokter Song.
- Terima kasih. - Terima kasih.
- Baiklah. - Ayo pergi.
- Maju! - Ayo!
Mati kamu!
Selamat ulang tahun, Choon Ho.
Terima kasih.
Kalian serasi.
Mungkin itu karena kuenya.
- Apa? - Aku bercanda.
Oleskan krim di wajah Choon Ho.
Kalian berdua sebaiknya...
Dia benar-benar melakukannya.
Dia benar-benar menurutinya.
Nyalakan lampunya. Nyalakan!
Bos kita.
- Di mana bos kita? - Bos.
- Bos! - Bos!
Bagaimana ini? Kita harus membawanya ke rumah sakit, bukan?
Kepalamu tertembak?
Kamu pikir
dokter akan menerima kita jika penampilan kita seperti ini?
Mereka akan menghubungi polisi sebelum membantu Bos.
Lalu bagaimana? Kita akan membiarkannya mati?
Tidak boleh.
Dia tahu sesuatu yang bernilai tinggi.
- Kita harus bagaimana? - Diamlah sebentar.
Coba kupikirkan.
- Bos. - Kamu tidak mendengarku? Diamlah.
Aku punya ide.
Jika bukan ide bagus,
akan kutembak kepalamu.
Lihatlah.
- Rumah sakit kapal? - Ya, rumah sakit kapal.
Ada dokter hebat
yang mengangkat usus buntu
dan menjahit tangan yang putus.
Siapa orangnya?
"Dokter Bedah Song Eun Jae"
Song Eun Jae?
Gadis cantik ini dokter bedah andal?
Ya, menurut berita. synced and ripped by anyHOW
- Bukan hanya itu... - Ada lagi?
Kapalnya berlabuh sangat dekat dari sini.
Sudah lama aku tidak kekenyangan begini.
- Itu tadi lezat. - Lezat, bukan?
Kamu minum banyak, Perawat Yoo?
Kamu setuju dengan ucapanku?
Memangnya ada yang perlu tidak disetujui?
Kita selesai lebih awal.
Kita bertugas besok. Lalu aku harus pergi ke UGD.
- Kamu tidak turun? - Aku ada pekerjaan.
Kenapa kamu tidak memberitahunya bahwa Nona Choi tidak sakit?
Seharusnya adukan jika dia temanmu. Kenapa?
Kamu tidak akan mau temanmu dikelabui.
Atau jika hidupnya hancur karena seorang wanita jahat.
Tapi tetap saja,
kamu tidak berniat memberitahunya.
- Itu... - Karena
kamu tidak ingin dia malu?
Bukan.
Kamu tidak mau tampak seperti wanita yang cemburu.
Kamu tidak ingin pria yang kamu sukai
berpikiran buruk tentangmu.
Tidak.
Bukan begitu.
Rumah Sakit Sewoon?
Tolong sambungkan aku dengan Choi Young Eun
di Departemen Hemato-onkologi.
Bisa ulangi nama pasiennya?
Choi Young Eun.
Dia keponakan Kepala Choi Hyun Shik.
Maaf, tapi
tidak ada catatan tentang pasien dengan nama itu.
Dia tidak terdaftar?
"Hyun"
Kenapa kamu tidak menjawabnya?
Mana bisa aku menjawab jika aku terdengar mabuk?
Apa alasanmu nanti?
Akan kukatakan aku sedang diobati.
Sungguh kamar rumah sakit yang luar biasa.
Apa-apaan kamu?
Apa yang kamu lakukan dengan putraku?
Salah satu talinya terlepas?
Serahkan jurnal tugas.
Siapa kamu?
Jurnal tugas.
Kamu tahu apa itu?
Jawab.
Di sana.
Ini?
- Kuenya lezat. - Benarkah?
Kapten Bang Sung Woo dan 17 staf lainnya.
Berarti totalnya ada 18 orang di kapal.
Dasar licik.
Apa?
Kamu mau memberi sinyal bantuan?
Ruang kemudi sudah kuambil alih.
- Masuklah. - Baik, Bos.
Baik, Bos.
Ikat dia.
Ikat dia kataku.
Ikat dia. Cepat.
Dasar bedebah.
Angkat tangan!
Hei!
Tetap diam!
Jalan. Cepat masuk ke sana!
- Cepat. - Ayo lekas.
Cepat!
Cepat jalan!
Song Eun Jae.
Siapa itu Song Eun Jae?
Ini orangnya.
Perawat Pyo.
Perawat Pyo. Kamu baik-baik saja?
Dokter Song.
Kamu lebih cantik aslinya.
Kamu dokter bedah yang hebat itu?
Aku ingin kamu mengoperasi seseorang.
- Bawa dia. - Baik, Bos.
Bawa dia.
- Dokter! - Jangan!
Tunggu.
- Kamu tidak mendengar sesuatu? - Dengar apa?
"Penjaga Pantai"
Kurasa suaranya berasal dari rumah sakit kapal.
Hei.
Siapa kamu?
Kamu bilang ada orang
- yang perlu dioperasi. - Lantas?
Operasi paling sederhana pun tidak bisa dikerjakan sendirian.
- Lalu? - Aku juga ikut.
Siapa kamu? Memangnya kamu dokter?
- Periksa. - Baik.
"Bagan Organisasi"
Dia dokter. Penyakit Dalam, Kwak Hyun.
Bawa dia juga.
Ikut.
- Tidak, Dokter Song! - Dokter Song.
Dokter Song!
Dokter Song.
Diam!
Apa?
Rumah sakit kapal, tolong jawab.
Rumah sakit kapal, jawab.
Ini Penjaga Pantai.
Rumah sakit kapal, tolong jawab.
Jawablah.
Jika ingin menyelamatkan orang-orang di rumah sakit kapal,
jawablah.
Sekarang.
Kapten, suara apa itu?
Ada masalah?
Kapten.
Kapten?
Ini aku.
Tidak, tidak ada masalah.
Pasti ada masalah dengan panel distribusinya.
Cepat.
Lekas.
Kenapa kamu melakukannya? Ini tidak perlu.
Aku tidak mau kamu pergi sendirian.
Keluar.
Cepat keluar.
"Penjaga Pantai berusaha yang terbaik"
Kapten, kenapa ada kapal yang berlayar?
Ada pasien darurat?
Ya.
Ada pasien darurat.
Begitu rupanya. Terima kasih.
Terima kasih.
Bagus. Letakkan.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.