All language subtitles for (360) Hospital Ship - Ep 27

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

"Episode 27"

- Halo. - Halo.

Apa kabar?

Bagaimana kondisi Bu Mo?

Kamu siapa?

Anda tidak ingat aku?

Aku dokter dari rumah sakit kapal.

Kamu mengenalku?

- Bu. - Lepaskan.

Dokter.

Apa yang terjadi?

Geun Ja.

Astaga. Apa yang terjadi?

Hei. Geun Ja...

Bu. Kamu siapa?

Bagaimana kamu bisa tahu namaku?

Astaga. Kamu sakit Alzheimer?

Ibumu sakit. Apa yang terjadi?

Astaga.

- Bu. - Geun Ja.

- Bu? - Geun Ja.

Ganti pakaiannya.

Dia dehidrasi berat, beri dia infus dahulu.

Ya, Dokter.

Dia pasien darurat?

Ya, suhu tubuhnya meningkat hingga 40 derajat Celsius.

Organ vitalnya tidak stabil.

Tingkahnya juga tidak biasa.

Gejalanya belum lama dia idap. Kurasa itu delirium.

Tolong pantau dia dahulu

dan periksa kondisi organ vitalnya lagi.

Baiklah.

Dokter Kwak.

Mungkin kita perlu segera memindahkannya ke UGD.

Tolong konfirmasi dengan Penjaga Pantai.

- Aku sudah menghubungi mereka. - Lalu?

Tampaknya ada kecelakaan besar,

tabrakan antara kapal penumpang dan kapal memancing.

Semuanya berada di lokasi kejadian, tidak bisa lekas kemari.

Kapten bilang kita bisa berangkat sekarang,

jadi, jika dia bisa bertahan selama empat jam...

Baiklah. Akan kucoba menstabilkan kondisi pasien secepatnya.

Baik.

"Pusat Rehabilitasi Jaae"

Dokter.

Ayahku? Lagi?

Aku berada di pulau, jadi, tidak bisa ke sana sekarang.

Ya.

Mohon bantuannya. Baik.

Tolong temukan dia dan hubungi aku lagi.

- Tolong hentikan. - Tenanglah.

- Astaga. - Dokter Kwak.

Dokternya datang. Ayo berdiri.

Ayo. Tenanglah.

Apa yang terjadi?

Apa yang akan terjadi kepadanya?

Aku akan menyampaikan detailnya setelah kami memeriksanya.

Itu tidak akan membantunya!

Tidak ada obat untuk demensia.

"Pusat Rehabilitasi Jaae"

"Pusat Rehabilitasi Jaae"

Dia tidak sakit...

Hampir dipastikan dia tidak sakit demensia.

Apa?

Dia tidak dapat mengenali kita,

berbicara melantur,

bahkan mengompol.

Tapi dia tidak sakit demensia?

Dia baik-baik saja sepekan lalu.

Demensia berkembang secara perlahan.

Tidak terjadi secara tiba-tiba seperti ini.

Lalu sakit apa?

Ada apa dengannya? Kenapa dia lupa begitu?

Karena dia menunjukkan beberapa gejala mendadak,

mungkin itu delirium, bukan demensia.

De... Apa?

Delirium. Tolong jelaskan kepadanya.

Baik, Dokter.

Dia akan menjelaskan penyakitnya.

Tenang saja,

beristirahatlah di ruang tunggu.

Kami akan merawat teman Anda.

Maksud Dokter, dia bisa kembali normal?

Dokter bisa memulihkannya?

Akan kuusahakan yang terbaik.

Bukan berusaha yang terbaik.

Aku ingin Dokter berjanji.

Berjanjilah Dokter akan menyembuhkan temanku.

Ada

sesuatu yang ingin kukatakan...

Tidak. Ada yang harus kukatakan kepadanya.

Aku harus memberitahunya.

Jadi, apa pun yang terjadi,

tolong bantu sembuhkan temanku.

Baik. Akan kulakukan semua yang kubisa.

- Astaga. - Silakan kemari.

- Mari kujelaskan. - Ayo.

Kondisi organ vitalnya sangat tidak stabil.

Aku sudah memberinya penurun demam,

tapi suhu tubuhnya tidak turun dari 40 derajat.

Kita harus menemukan penyebab demam tingginya dahulu.

Kira-kira apa?

Dia mengalami pengaburan kesadaran dan demam tinggi.

Kita harus mencurigai terjadinya meningitis dahulu.

Bukankah kita harus memeriksa cairan serebrospinalnya dahulu?

Mari lakukan pemeriksaan sederhana dahulu.

Bu.

Aku ingin pulang.

Ibuku menungguku.

Aku akan mengangkat kepala Anda.

Akan kulakukan lagi.

Tidak ada tanda Brudzinski.

"Seharusnya lutut menekuk"

Jika meningitis,

tengkuknya seharusnya kaku, tapi ini empuk.

Maksudmu, kita harus mencoret kemungkinan terjadinya meningitis?

Lalu apa penyebab demamnya?

"Pusat Rehabilitasi Jaae"

Dokter Kwak, ponselmu.

Henti jantung.

Satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh.

Periksa ritmenya.

- 150 joule. - Sudah.

Tiga, dua, satu, shoot.

Satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh, delapan, sembilan, sepuluh.

Satu, dua, tiga, empat, lima, enam.

Satu, dua, tiga.

200 joule.

Sudah.

Tiga, dua, satu, shoot.

Satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh, delapan, sembilan, sepuluh.

"Pusat Rehabilitasi Jaae"

- Sudah. - Tiga, dua, satu, shoot.

Sudah kembali stabil.

Ponselmu berdering.

Aku tahu.

Dari pusat rehabilitasi.

"Pusat Rehabilitasi Jaae"

"Pusat Rehabilitasi Jaae"

Terimalah.

Kondisinya sudah stabil.

Bagaimana jika itu panggilan penting?

Aku akan tetap di sini, jadi...

Kalau begitu,

aku permisi sebentar.

Halo?

Kami tidak dapat menemukan ayahmu.

Kami menemukan salah satu sepatunya di tepi laut.

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan.

Kami ingin melaporkannya hilang,

tapi membutuhkan kehadiran anggota keluarga.

Laporkan dahulu.

Aku akan ke sana secepatnya.

"Putra"

Halo, ini ibu.

Ayah hilang.

Sudah ibu katakan, ibu tidak mengenal ayahmu.

Kumohon, Ibu.

Aku belum bisa pergi ke sana.

Jarak rumah sakit kapal dan Geoje adalah tiga jam.

Kami sedang kedatangan pasien darurat.

Pasien?

Jika aku tidak fokus mendiagnosis dan pengobatannya,

pasiennya bisa meninggal.

Jadi...

Baiklah.

Ibu mengerti. Jangan cemas dan fokus saja kepada pasien.

Biar Ibu saja. Ibu akan mengurus semuanya.

Rawatlah pasienmu.

Jangan cemaskan apa pun. Lakukan saja tugasmu.

Ya, Hyun?

Ya.

Tolong jaga

Ayah.

Pergi ke mana kamu?

Kenapa kamu tidak bisa berhenti mengganggu putramu?

"Titik keberangkatan kapal pesiar"

Geun Hee tampak seperti

ketus dan dingin,

tapi di dalam, dia sangat lembut.

Bukan hanya itu,

dia pandai memasak.

Dia bisa memetik herba aneh dari kebun

dan memasak

hidangan yang terasa istimewa.

Dia menjaga ibunya yang sakit selama ini.

Sejak pindah kemari,

dia pergi ke kebun

dan gunung setiap hari untuk mengumpulkan herba.

Herba?

Ya.

Dia memetik herba di gunung?

Ya.

Kenapa Dokter menanyakan itu?

Ada apa?

Entahlah.

Aku tahu.

Kurasa aku tahu penyebab demamnya.

- Apa itu? - Selama dua pekan ini,

dia mengumpulkan herba di gunung.

Orientia tsutsugamushi cenderung menyebabkan demam saat musim gugur.

- Jangan-jangan... - Tsutsugamushi?

Kemungkinan besar itu penyebabnya.

Pasti ada di tubuhnya.

Tempat gigitannya pasti bengkak dan merah.

Aku menemukannya.

Ini benar-benar tifus semak.

- Mari lakukan tes darah. - Baik, Dokter.

Kita tidak punya reagen.

Punya.

Tsutsugamushi adalah penyakit musim gugur yang populer.

Aku sudah pesan reagen untuk berjaga-jaga.

Dokter, hasil tes darahnya.

Bagaimana?

Itu penyakit tsutsugamushi.

Jika memesan reagen,

pasti kamu juga memesan obatnya.

Dia sangat beruntung.

Kamu dokter yang hebat.

Perawat Yoo, beri dia obat minum doxycycline 200 mg.

Baik, Dokter.

"Doxycycline adalah antibiotik"

Penyakit tsutsugamushi?

Ya, aku memberinya antibiotik untuk saat ini,

tapi dia harus dirawat inap di rumah sakit.

Dia akan kembali sehat dan bahagia.

Dia akan mengenali Anda dan...

Dia akan bisa mendengarkan kisah Anda.

Aku harus bagaimana?

Aku sangat bersyukur.

Bagaimana caraku membalas jasa Dokter?

Dia akan baik-baik saja. Jangan khawatir.

"Dokter Tanpa Batasan, Kwak Sung"

Dia sudah berkelana seumur hidupnya.

Lagi-lagi,

dia pergi tanpa pamit.

Anda menemukan sesuatu?

Ada pun yang bisa menjadi petunjuk?

Aku tidak tahu. Belum tahu.

Entah apakah ini bisa membantu.

Beberapa hari lalu, dia terus memintaku untuk mencarikan sesuatu.

Katanya dia harus pergi ke suatu tempat.

Apa? Apa yang dia inginkan?

Namanya terdengar seperti "Kkok Ji" atau "Kkak Ji".

Itu seperti nama anjing atau semacamnya.

Dia mengigau beberapa hari lalu.

"Kemarilah, Kkak Ji. Kkak Ji-ku yang cantik."

- "Kali ini..." - "Saat aku kembali,

aku akan menepati janjiku."

"Kita akan pergi ke pulau kesukaanmu."

"Mari bermain gelembung sabun sepuasnya."

Ji Eun.

Kwak Ji, bukan Kkak Ji.

Itu Kwak Ji, Ibu.

Tidak.

Tidak, aku tidak mau menjadi Ji Eun.

Berhentilah menangis.

Namaku bukan Ji Eun.

Ji Eun.

Tidak, itu bukan namaku.

Hei.

Nama Ayah Kwak Sung.

Nama Kakak Kwak Hyun.

Kenapa namaku tiga suku kata?

Cukup.

Itu tidak perlu dikeluhkan.

Aku tidak mau menjadi Ji Eun.

Aku tidak menyukai nama itu.

Kamu tidak perlu menjadi Ji Eun.

Ayah.

Tidak perlu menjadi Ji Eun.

- Pakai saja Kwak Ji. - Kwak Ji?

Benar.

Ayah Kwak Sung. Kakakmu Kwak Hyun.

Kamu bisa memakai nama Kwak Ji.

Kamu pasti senang.

- Namamu berubah menjadi Kwak Ji. - Kwak Ji.

Astaga.

Kwak Ji.

Ayah pergi ke sana, Bu?

Untuk menepati janji kami?

Pergilah.

- Pasiennya masih... - Biar kutangani.

Kamu sudah menyelamatkan pasien itu,

jadi, aku akan menjaganya.

Pergilah ke tempat ayahmu.

Pergilah.

Sedang apa di sini?

Aku menunggu putriku.

Berapa usia

putrimu?

Enam tahun.

Siapa

nama putrimu?

Kwak Ji.

"Kwak Ji".

Nama aslinya Kwak Ji Eun,

tapi dia lebih suka dipanggil Kwak Ji.

Apa ini?

Ini pistol gelembung sabun. Aku membelinya di jalan.

Putriku senang bermain gelembung sabun.

Bolehkan aku

mencobanya?

Tapi gunakan dengan hati-hati.

Dia cukup sensitif.

Jika kamu merusaknya,

dia akan mencoba menyerangmu.

Aku akan berhati-hati.

Pistolnya menembakkan gelembung sabun.

Mainan yang menarik.

- Benar, bukan? - Ya.

Seandainya semua pistol di dunia ini

menembakkan gelembung sabun, itu pasti bagus.

Ayah pun tidak perlu pergi ke medan perang.

Ayahmu

pergi ke medan perang?

Ya.

Kamu merindukannya?

Sudah siuman?

Di mana aku? Follow @ v k a t c h u

Di rumah sakit.

Kamu tidak ingat?

Dokter menemukanmu.

Dia menggendongmu sampai ke rumah sakit.

Benar juga, aku mengingatnya.

Kurasa aku ingat.

Kamu ingat?

Kamu ingat semuanya dengan jelas?

Mengejutkan sekali.

Kukira dia sakit Alzheimer.

Bagaimana dia bisa kembali normal?

Lalu kenapa? Kamu tidak senang?

Apa maksudmu?

- Kamu baik-baik saja? - Tentu saja tidak.

Mengurus dirinya saja tidak bisa.

Lihat dia. Dia tidak baik-baik saja.

Becerminlah.

Kamu pikir kondisimu tampak lebih baik dariku?

Maaf.

- Maafkan aku, Choon Soo. - Soal apa?

Kamu sakit,

tapi aku tidak pernah mengunjungimu.

Lupakan saja.

Biar kujelaskan, Choon Soon.

Aku takut.

Aku takut

menjadi sepertimu.

Sejujurnya,

aku...

Aku tidak tinggal di Seoul.

Aku tidak tinggal di Seoul.

Aku seorang penyelam

sepertimu di Laut Timur.

Sudah 20 tahun

sejak aku berpisah dari suamiku.

Entah harus bagaimana dengan anakku satu-satunya.

Setelah bercerai,

aku mulai menyelam lagi.

Mungkin aku bermaksud menjadi penyelam.

Menjadi penyelam lagi

tidaklah sulit.

Aku mulai menabung sedikit demi sedikit,

tapi putraku menghamburkan semuanya.

Kini,

dia pikir ibuku hampir meninggal.

Dia ingin memasukkannya ke sanatorium

dan menjual rumah Ibu.

Aku harus bekerja keras

untuk mencegahnya berbuat demikian.

Aku khawatir bisa sakit sepertimu.

Geun Ja...

Bukan. Geun Hee.

Aku Geun Ja.

Panggil aku Geun Ja saja.

Nama baru tidak dapat mengubah fakta bahwa aku orang desa.

Maafkan aku.

Baiklah. Bagaimana jika kita menyelam bersama? Sudah lama sekali.

Sudah berapa lama tidak menyelam bersama?

Sudah 30 tahun.

Aku siap. Ayo.

- Kamu siap? - Ya.

Ayo terjun. Mari.

Aku memberi tahu

Seung Won, ini tentang Ayah.

Apa katanya?

Dia kecewa aku tidak mengatakannya lebih cepat

dan meminta maaf karena gagal meraih kepercayaanku.

Baguslah.

Tampaknya

Ayah tidak bisa mengiringiku saat menuju altar, ya?

Mengecewakan sekali. Aku ingin

menggenggam tangannya dan berjalan menuju altar.

Kamu bisa

menggenggam tanganku.

Aku akan meminta izin ayahmu hari ini.

Jadi, bagaimana jika kita

saling berpegangan tangan dan berjalan menuju altar bersama?

Senang bisa berjumpa dengan Anda, Pak Kwak.

Namaku Han Seung Won.

Aku datang untuk meminta restu Anda.

Tolong izinkan aku menikahi Ji Eun.

Aku akan mencintainya dan menjaganya

baik dalam suka maupun duka.

Maukah Anda memberikan restu?

Kwak Ji.

Kamu menyukai pria ini?

Ayah.

Ayah tidak menyukainya.

Ayah.

Dasar pencuri.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.