Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Alih bahasa: mrxavier
Mematahkan sayapmu membuatmu mengalah pada hujan
Dan sekarang matahari bersinar
Dari gelap menjadi terang... gelap menjadi terang
Kegelapan, gelap, gelap...
Ini dia... aku melihatnya... aku melewatinya...
Menuju terang.
Ada apa, kawan kecil?
Tidak.
- Kau mau bir? - Ya.
Kemudian dengan pasti siang mengikuti malam.
Seperti kuda memakan benteng.
Kawan lamaku, sudah lama.
Sudah lama. Aku merindukanmu.
Aku merindukanmu.
Aku merindukanmu, kawanku.
Yang itu bagus, ya kan?
Bagus, bagus. Ya, memang.
Semua kesatria. Mereka semua kesatria disini, kau lihat?
Paman Jim yang membuatnya
ketika dia terkunci.
Itu adalah permainan peperangan, pakanga.
Mereka semua adalah kesatria.
- Boleh aku main denganmu? - Kau tidak tahu cara bermainnya.
Kau bisa mengajariku?
Brengsek, dasar kau pelacur kecil berisik, benar tidak?
Apa ada orang yang kau ingin aku untuk telpon?
Tidak, kau tidak bisa. Kau tidak bisa melakukannya. Maksudku...
Berputar, eh?
Itu dia, disana. Di B5, bukan C4.
- Maaf? - Dan kau menginginkan Pertahanan Sisilia?
Tidak mungkin. C5, disitulah harusnya.
Bentengmu, dia di G7.
Seharusnya dia disana, tapi itu tidak terjadi.
Yang terjadi disini adalah permainan Scotch.
Benteng ke G4.
Mainkan langkah awalnya, mempermudah permainan.
Mudah dan tenang. Ini dia.
Perlihatkan caranya. Tunjukkan mereka... Tenang.
Lihatkan? Tidak apa-apa kawan-kawan. Kalian akan baik-baik saja.
- Kau lihat ini kawan? - Ya.
Dia adalah pion.
Dia adalah yang terlemah di papan.
- Seperti kau. - Diam.
Nona ini?
Ratunya.
Dia seperti Papatuanuku.
Ibu bumi.
Dia bisa bergerak kemanapun semaunya,
tapi dia selalu kembali lagi karena dia cinta...
Sang raja, dimana pion akan tumbuh menjadi dia.
Seperti Maui, pemimpin rakyatnya.
Dia kalah, permainan kalah.
Jadi kau jaga dia tetap aman.
Temanku yang marah... Maafkan aku.
Hanya bisa satu kali.
Genesis?
Gen, kau ingin ikut denganku sekarang?
- Dia tidak... - tidak apa-apa.
Biasanya aku harus mengerjakan catatanku.
Gen? ya?
Kau ingin memeinkannya denganku?
- Maaf? - Mengajariku?
- Mengajarimu? Apa aku sudah janji? - Ya.
Aku berjanji mengajarimu. Aku berjanji mengajarimu.
Aku tidak tahu bagaimana untuk... Aku tidak tahu bagaimana untuk...
Kami akan kembali lagi.
Kita bisa kembali. Kita bisa kembali. Tidak apa-apa kan?
- Ya. - Tentu.
- Oke, Kita akan kembali. - Kau akan ajarkan aku dirumah.
Bagus sekali. Aku telah mengidamkan...
Aku telah keluar bermain. Aku hanya ingin bermain.
Kesana?
- Ya? - Bagus.
kesini...
Dan masuk ke van ya? Dan masuk dengan...
- Itu lebih baik. - Ikut denganku ke van.
Tidak, tidak. Terima kasih.
- Tidak, Genesis, kemarilah. - Aku tadi cuma bermain.
- Kemari naik... Lihat aku. - Tidak, kupikir aku akan kembali kesana...
- Tidak, tidak. - Hei.
Tidak apa-apa. Gen, kau belum sembuh sekarang.
Gen. Dengarkan aku, Gen.
Aku tadi bermain catur.
- Gen? - Aku cuma ingin kembali!
- Gen, kau akan baik-baik saja. Gen. - Tidak, ayolah.
Genesis! Kau akan baik-baik saja, paham? Kau harus masuk ke van.
Kau akan baik-baik saja. Kita mulai.
- Di dalam sana. Masuk ke van. - Tidak!
Ayolah, Genesis.
Hai, Gen.
Aku telah bicara dengan Dr Andrews.
Dia rasa kami tidak bisa melepasmu saat ini
tanpa ada seseorang yang menjagamu.
Sanak saudara, orang yang membantu, dan sebagainya.
Apa ada orang yang kau ingin kami telpon?
Bagaimana kabarmu?
Jangan, bro.
Jangan berpikir aku bisa membantumu.
Sebaiknya pergilah dengan orang lain.
Bro...
Tidak ada orang yang lain.
Lagipula kau akan berakhir disini lagi kan?
Ya kan?
Kumohon.
Jangan melewatkan dosisnya.
Jangan buat tidurmu selama 8 jam terganggu.
Kau dapat resep darurat untuk lithium, Zopiclone, dan benzodiazepine.
Dan cobalah untuk menghindari sesuatu yang bisa membuatmu stres.
Stres adalah pemicu nomer satu.
Apa kau mendengarkan?
Saudaramu bisa melakukan pengakuan ulang padamu. Cobalah untuk menemukan sesuatu yang postif.
Akan ada panggilan pengawasan dua kali seminggu.
Hindari sesuatu yang bisa membuatmu stres.
Stres adalah pemicu utama...
...untuk lithium, Zopiclone, dan benzodiazepine.
Ini adalah kamar anakku.
Dia bisa menempati sofa di depan.
Aku akan keluar.
Apa yang kau lakukan di kasurku?
Kau bangun?
Mana, ini pamanmu.
Dia akan tidur di tempatmu.
Kau tidur di sofa.
Kita kehabisan minuman.
- Bisa kau belikan? - Ya. Ya.
Ajak dia.
Jika ada kembalian, beli sesuatu untuk kalian.
Ya, akan kuambilkan. Aku tahu yang mereka mau.
Kupikir cuma ada kembalian untuk salah satu dari kita.
Ambillah.
Jadi kau saudara ayahku?
Kau bahkan tidak mirip dengannya.
Menurutku aku lebih mirip dengannya dibanding kau.
Menurutku kau mesti tidur di sofa dan aku mendapatkan kembali kasurku.
Bagaimana menurutmu?
Ya, menurutku itu ide terbaik untuk kita.
Lalu kemana saja kau bersembunyi selama ini?
Aku?
Aku mengembara.
Mengembara?
Kemana?
Jangan dipikrkan.
Aku menelusuri pendakian sang Pencipta ketika dia naik ke 12 surga
pada benang suci sarang laba-laba.
Dia tercerahkan kan?
Dan aku melihat Maui menangkap matahari,
merebut hari dengan jaring ajaib anyaman rami,
bahkan menyaksikan api pesona Maui
dari ujung jari dari dewa api
dan dia membalas dengan hembusan nafas api seperti naga dalam pengejaran.
Sibuk sepertinya?
Ya.
Dan aku menyadari orang ini diseberang jalan,
dan dia mewakili warnanya dan semacamnya. Kupikir, "Benar.“
kulihat dia, dan dia menatapku,
seperti dia tidak bisa berhenti menatap tajam padaku.
Dan aku kemudian, "Benar."
Lalu aku langsung menerobos padanya, lompat dari sepedaku,
mendatanginya...
Kau ngapain, bro?
Ayolah, bro. Ceritakan pada kami.
- Tidak ada. - Ya.
Hei, mau kemana, kawan?
Kemari dan duduklah, bro. Minum bir bersama kami. Ayolah.
Hei, kau juga, bro.
Duduklah, kawan.
Dimana ayahnya?
Mana kutahu, bro.
Emang gue pikirin, eh?
Isi juga pipanya, bro.
Diluar panas terik, bro?
Jangan, pakai saja, bro. Terlihat bagus.
- Seperti gangster beneran, eh? - Gangster beneran, eh, boy?
Tidak apa-apa.
Apa, kau takut atau gimana, boy?
Takut sama Mutt yang menakutkan, eh?
Tidak.
Sebaiknya kau lihat orang yang kau ajak bicara, eh, boy?
Tunjukkan jika kau tidak takut.
Sialan.
Ayolah, boy. Beri kami bir, bro.
Kau disitu baik-baik saja, bro?
Tetaplah menatap, karena kau akan kehilangan matamu dalam sedetik.
Lebih baik aku daripada bocah kecil, eh, bro?
Aku bukan bocah!
Aku tidak butuh bantuanmu! Aku tidak memintanya, ya kan?
- Ya. - Sampai jumpa, man.
Pergilah.
Kau masih disini, bro?
Dia pergi, bro.
Nobes.
Ya.
Apa-apaan?
- Nobes. - Genesis.
Bagaimana kabarmu, bro?
Ssst, bung! Bagaimana kabarku? Tentangga akan terganggu, bung.
Apa yang kau lakukan disini? Kau tahu jam berapa ini?
Kita harus bicara. Aku punya ide.
Dengar, disini saja.
Aku tidak ingin membuat orang marah.
- Baiklah? Apa yang kau inginkan? - Ya. Ini.
Aku ingin mengikuti ini. Aku ingin menjadi bagian dari ini.
Eastern Knights.
Itu untuk anak-anak, Gen!
Tidak apa-apa.
- Tidak apa-apa? - Ya.
Bagaimana keadaanmu saat ini, kawan?
Baik. Benar-benar baik.
- Aku lebih baik. - Kau lebih baik?
Kau menggedor jendela kamarku jam 4 dini hari
karena kau ingin mengikui lomba catur anak-anak
dan itu lebih baik?
Anak-anak ini cukup kacau seperti keadaan saat ini.
Aku tidak bisa mengacaukan mereka.
Maaf, Gen.
Syukurlah jika kau merasa lebih baik.
Hei, dengar, aku bisa bantu. Aku bisa bantu.
Ini bahkan bukan klub catur sebenarnya, Gen.
Ini cuma suatu tempat yang anak-anak ini ingin pergi.
Stabilitas. Lihat aku. Stabilitas.
Sekarang aku akan kembali tidur
karena aku harus bekerja dua jam lagi, bro.
Baiklah, aku paham. Kau bahkan tidak akan tahu aku disana.
Stabilitas. Aku paham.
Gen, tidak! Tidak!
Aku akan membantu organisasi, membuatkan hidangan, membuatkan teh.
Kita tidak melakukan itu.
Aku tidak peduli. Aku...
Tidak mengacau. Aku tidak akan mengacau.
Jika aku menyetujui ini, maukah kau menjauh dari tangga pintuku?
Jam 6:00 sore besok.
Baiklah, bro.
Selamat malam, Gen.
Eastern Knights!
Gen! Diamlah!
Ariki?
Ariki?
Apa yang kau lakukan?
Aku harus
Kau pernah sekali juara catur, eh? Sang kuda hitam?
Kau tahu kau tidak seharusnya mengambil barang orang lain.
Ya, kau seharusnya tidak meninggalkannya di ruangan orang lain.
Bagaimana bisa kau berhenti bermain?
Ayah pulang.
Darimana kau?
Berkendara ke Hamilton atau apa?
Maaf. Kutinggalkan kuncimu disini, oke?
Tidak, tidak, kau tunggu disana.
Aku ingin bicara denganmu.
Mana, kebelakang. Blood disini.
Kau ikut?
Hei, Boss.
Terima kasih sudah datang, saudaraku.
Kau tahu anakku.
Ulang tahunnya sebentar lagi.
15.
Aku sudah memikirkannya.
Dia siap.
Aku ingin dia bergabung.
Sesuatu berjalan tidak benar, eh?
Ya.
Inikah yang kau mau, boy?
Ya.
seperti jaman dulu, saudaraku?
Seperti jaman dulu.
Kau ingin dia gabung saat ulang tahunnya?
Benar.
- Mutt. - Ya?
Anak ini milikmu sekarang. Buat dia tangguh.
Kami tidak menampung anak-anak.
Siap, bro.
Saat yang ditunggu-tunggu, boy?
Mantap.
Kita akan segera bertemu, eh, boy?
Ariki?
Kau ingin bicara denganku?
Murray!
Rusty! Rusty! Murray?
- Hei, bro, boleh sekarang giliranku? - Tidak.
- Tidak! Tidak! Kau tidak bisa! - Kubilang kumohon.
Jangan merusak meja, paham? Kau melakukannya setiap minggu.
Jangan kau rusak itu. Akan kurusak wajamu!
Terima kasih sudah melakukan apa yang kularang.
Tenanglah. Tenanglah! Rusty.
Ayolah, kawan, tenang. Diam!
Terima kasih, Nathan!
Baik semuanya, duduklah, tolong.
Akan kubawa kau ke... - Murray, Murray!
Anak-anak sudah kubilang, duduk.
Oke, bagi kalian yang belum makan, ada susu disana untukmu.
Dan kita kedatangan anggota baru hari ini.
Genesis Potini.
Atau, dulu dia pernah dijuluki, Si kuda hitam.
- poni hitam! - Rambut yang bagus, bro!
Terima kasih banyak, Rip. Terimakasih banyak.
Kita akan lakukan perkenalan dengan cepat,
dan ketika kubilag cepat, maksudku cepat.
Jadi, Jedi, kau ingin memulainya, bro?
Kia ora, bro
Aku Jedi.
- Si kuda jantan. - Yang dikebiri.
Aku DJ klub disini,
jadi jika kau punya permintaan, taruh sana.
Bahkan jika aku 40 tahun, aku tidak mau mendengarkan musikmu.
Hentikan.
Dan kekuatan spesialku...
- Tidak usah. - ...wanita bung.
- Tidak ada kekuatan pesial. - Aku ingin kekuatan spesial.
Baiklah, kau bisa pilih satu. Semuanya boleh pilih satu kekuatan spesial.
Kia ora, bro!
Aku Rusty,
dan kekuatan spesialku adalah lompat ke bulan dan menjajahnya.
- Kia ora. - Kia ora, Rusty
Aku Piripi.
Aku tidak benar-benar punya kekuatan spesial.
- Ayolah. - Aku Rangimarie.
Aku dari Awapuni,
dan jika aku punya kekuatan super, itu adalah terbang ke Amerika,
bertemu Usher, mengembalikannya ke Gizzy, dan membuatnya memiliki bayiku.
Hei
- Kau akan punya bayinya. - Jangan diteruskan.
Namaku Murray. Jika aku punya kekuatan super, itu adalah menjadi tidak terlihat dan super kuat.
- Hanya bisa satu. - Tidak, cuma satu.
Baik, aku pilih super kuat.
Aku Nathan. Kekuatan superku adalah memainkan musik.
Kia ora, bro.
- Namaku Rip. - Rip!
Dan jika aku punya kekuatan super,
Aku ingin menjadi seperti Tumatauenga, dewa perang,
jadi aku bisa, mengalahkan kalian semua, memukul kalian semua.
Ya. Kia ora. Terima kasih. Terima kasih, sekarang.
- Aku sedang bicara, bro. - Kau tidak bisa memukulku, Aku akan memukulmu.
- Duduk. Duduk. - Kia ora, Gen.
Kia ora.
Aku Sandy,
dan aku akan mengambil kekuatan tak terlihat yang tidak dipilih Murray
jadi aku bisa bersembunyi dari kalian jika kalian berbicara terlalu banyak.
Terutama kau!
- Teserah! Kau mencintai kami! - Aku punya kekuatan spesial.
Kekuatan superku adalah, aku tukang susu.
Baiklah! Baiklah.
Dan terakhir...
Hai, semuanya. Aku adalah klan Te Aitanga-a-Hauiti.
Namaku Genesis Potini.
Dan...
Kekuatan superku, ya.
Ya, ya, ya.
Aku kan mengawal kalian semua
ke kejuaraan catur nasional di Auckland
dalam enam minggu!
Kita keluar.
Nobes...
Gen, apa yan kau lakukan?
Sesuatu yang positif. Tunggu, tunggu!
Aku mencoba memberi mereka sesuatu yang positif.
- Mereka sudah punya sesuatu yang positif. - Tidak, itu bukan...
Mereka bahkan tidak punya papan catur yang layak.
Gen, dengarkan aku.
Aku sudah memikirkan ini, dan aku tahu ini akan berhasil.
- Kau memikirkannya? - Ya.
- Memikirkan mereka? - Ya, ya.
Yang baru kau temui malam ini?
Yang bahkan belum kau kenal atau bisa main!
Ya.
Gen!
Aku bisa membantu mereka.
Mereka punya tujuan.
Mereka butuh tujuan, fokus.
Siapa yang tahu apa yang akan terjadi?
Aku tahu apa yang akan terjadi.
Kau akan memutarkan mereka dengan hal baru dan ide menarik,
kemudian kau akan pergi menghilang, dan kita tidak akan melihatmu lagi.
Mereka tidak butuh turnamen hayalan besar.
Mereka bahkan tidak memiliki orang tua.
Hanya preman dan dipenjara. Bahkan mereka tidak disekitar mereka.
Mereka butuh seseorang yang selalu ada, Gen.
Stabilitas!
- Cuz... - Ayo!
Semuanya diam!
Jangan mengacau.
Tidak seharusnya... jangan mengacau!
Mana?
Darimana saja dia malam ini?
Kau pikir kau ibunya sekarang, eh?
Dasar bodoh.
Dasar banci, eh?
Berlebihan!
Kau mau selempang, bung?
Kau mau minum, dasar lemah lembut?
Ayo, sis.
Ariki?
Bir, bro?
Tidak, tidak, tidak.
Aku tahu sesuatunya terasa berat bagimu, saudaraku.
Terasa berat juga bagiku.
Kau paham?
Mutt...
Dia bilang kau mengajak Mana malam kemarin.
Tidak, dia yang mengikutiku bro.
Aku tidak mau itu terjadi lagi.
Dia harus menjadi lelaki sekarang, harus jadi kuat.
Aku tidak bisa membiarkanmu macam-macam dengannya.
Tidak, aku tidak akan pernah melakukannya bro.
Itu hal terakhir yang kumau.
Itu 1,000 dollar, bro.
Pergi dan dapatkan tempatmu sendiri.
Tidak. Bagaimana dengan petugas rumah sakit, bro?
Aku akan katakan pada mereka yang kau ingin mereka tahu.
Selama kau menghormati apa yang kuminta, bro.
Terimalah.
Mulailah kehidupanmu sendiri.
Aku tidak bisa melakukan apa-apa lagi untukmu sekarang, saudaraku.
Ketika aku benar-benar sakit...
Aku akan menemuimu.
Seperti saat kita kecil.
Kau akan memegang pundakku, dan mengakatakan,
“Kita akan baik-baik saja, bro.
“Semua akan baik-baik saja."
Kau akan baik-baik saja, eh?
Kau akan mengusirku begitu saja, eh?
Begitulah seharusnya, bung.
Kau pikir itu bagus?
Begitukah kau ingin melakukannya? Begitukah kau ingin meninggalkannya?
Aku hanya harus menemukan tujuan.
Michael!
Kau ingin kedalam, bro? Kita akan segera mulai.
Dia memenangkan kompetisi lokal sekolah.
Mengalahkan mereka semua.
Kemudian ingin membakar sekolahnya.
Aku berkata kepada petugas pembebasan bersyaratnya bahwa kita akan melakukan ini...
Turnamen ini.
Menjadi seperti pelayanan masyarakat baginya.
Mereka mengijinkannya.
Gen, kau mungkin berpikir aku menjadi seorang bajingan.
Namun kau berbicara tentang impian pada anak-anak itu, kau sebaiknya serius.
Minum obatmu, tidur cukup, terserah.
Hanya saja berjanjilah padaku bahwa kau bisa mengurus dirimu sendiri.
Berjanjilah padaku kau tidak akan membiarkan mereka kecewa.
Janji.
Jadi, kawan... Aku sadar jika...
Apa itu?
Hati-hati dengannya, tolong. Kita baru saja mendapatkannya!
Ayolah, paling tidak pertahankan hingga nanti malam.
Itu bagus, bro.
Michael, kau bisa bantu Piripi, tolong?
Terima kasih.
Berhati-hatilah dengannya, eh?
Tidak ingin menjadi seperti Noble dan berakhir di tempat tak berpenghuni.
Seseorang mencuri pion kita!
Pasti Usher itu.
Tidak lucu, Jedi.
Hentikan musik lawasnya!
Hei, hei! Lihat kemari.
Selamat sore, tim.
Rusty!
Sebagai anggota Eastern Knights,
kalian menjadi orang yang sangat spesial,
yang berarti...
- Oh, bung! - Keren!
Masing-masing kalian akan mewakili menjadi
kesatria di papan ini.
Simpan pada diri kalian setiap waktu
sebagai kaitiaki, atau sang penjaga
Pada saat latihan, kau kembalikan kemari,
taruh di papan,
untuk mempersatukan kita sebagai satu keluarga.
Oke?
- Ya. - Ya.
Mengantrilah kalau begitu.
Tunggu. Tunggu.
Sebelum jari lengket dan kotor kalian menyentuh barang cantik ini...
Kupikir ada yang harus mengawalinya, ya kan?
Raja untuk raja, eh?
Bagaimana menurut kalian?
- Ya! - Ya!
Ya, tentu saja.
Baiklah sekarang, pikirkanlah siapa kau, semua hal baik tentangmu.
Pilih satu.
Ayo.
Bagus, Rip.
Makasih, Gen.
Makasih, Gen.
Kupikir aku akan mengambil yang ini karena aku layak untuknya.
Dan... Yah.
Makasih, Gen.
Terima kasih, Genesis, untuk memberi kami barang indah ini...
- Benteng. - ...benteng.
Minggu depan, kalian akan mempelajari catatan catur.
Siapa yang tahu artinya itu?
Kau harus mencatat gerakan bidak kalian?
Itulah artinya.
Kau harus menulis gerakan kalian, dimana bidak kalian tertuju.
Sekarang, aku punya catatan kecil, dan aku membuat catatan catur.
Kalian lihat, lihat kuda disini?
- Ya. - Ya.
Aku buat langkah mendekat ke...
Noble pemarah!
Dan kemana Noble pemarah pergi?
Truk susu miliknya!
Sangat lucu.
Truk susu miliknya. Luar biasa!
Dan truk susu miliknya terparkir di E3. Bagaimana bisa aku tahu itu E3?
A, B, C, D, E.
Satu, dua, tiga... E3.
- Mendatar. - Mendatar dan menurun.
Mudah. Baik sekarang, gerakan apa yang harus hitam harus lanjutkan?
Manihera?
Bro, kita main, eh?
Terserah.
Baik. Bagaimana jika...
Lihat.
Jedi si kuda jantan.
Skakmat lagi.
Maaf, bro.
Permainan bagus, saudaraku.
Sepertinya kita memiliki kuda hitam ditengah kita, eh?
Apa kuda hitam? Dia?
- Kau gila atau gimana? - Michael.
Kau membuat kesalahan.
Apa, memenangkannya?
Kau harusnya bisa skakmat sekitar enam giliran yang lalu.
Orang ini serius, Noble?
Biar kulihat.
Jadi, kau disini.
- Ya. - Kira-kira begini kan?
Dan dia menggerakkan ratunya kesini.
Jadi, ratu makan ratu, C3. Itu adalah gerakan terbaik.
Itulah yang kulakukan.
Coba ini. Lihat?
Lihat, kau kehilangan ratunya, bro.
Tidak heran mereka memanggilmu gila.
Makan ratunya, Noble.
Skakmat.
Lihat? Jadilah gila.
- Bakar sekolahnya. - Jangan bakar sekolahnya.
Bakar sekolahnya!
Jangan bakar sekolahnya!
Bakar sekolahnya!
Baiklah, baiklah, baiklah. Semuanya, kembalilah ke papan kalian.
Kembalikan. Kembalikan, tolong, Murray.
Menyingkirlah, bung!
Tolong jangan bakar sekolahnya.
Dasar cebol gila.
Hanya di papan. Oke, bagus, ayo.
Main lagi?
- Aku bisa memilih apa yang kumau! - Apa yang orang tua kalian ajarkan?
Cepatlah, eh...
- Oke. Aku memata-matai dengan... - Mata besar.
- Mata besar. - ...mata besarku melihat sesuatu yang hijau.
- Apa kau bodoh? - Aku tidak bodoh.
Harusnya sebuah surat, bukan warna!
Aku bisa memilih warna jika aku mau!
- Baik, kalu begitu, rumput. - Kau memiliki anak yang hebat.
- Tidak! tidak! tidak! - Ya! Ya! Diam!
Ya, karena dia adalah tetangga sebelahku.
Makasih.
Bu, bisakah Gen masuk kerumah dulu ketika kita sampai?
Kupikir Gen punya urusan sendiri malam ini, sayang..
- Ya! - Oke.
- Terima kasih, loh. - Diam!
- Kau bilang nomer 10, benar? - Kau diamlah!
- Apakah ini? - Ya, ya, ya.
- Aku bisa menendang pantatmu. - Aku bisa menendangmu!
Bro, kakimu ada dibawah sana, Murray.
Tempat yang bagus.
Sampai jumpa besok, kalau begitu.
Sampai jumpa besok.
Sampai jumpa, Gen!
- Sampai jumpa. - Sampai jumpa, Gen.
Kalian simpan bidak kalian, paham anak-anak?
- Ya. - Terima kasih tumpangannya.
- Sampai jumpa. - Selamat malam.
Sampai jumpa, Gen!
Kita semua tahu siapa Maui, kan?
- Dia adalah salah satu leluhur kita, eh? - Ya.
Dan kemudian suatu hari dia pergi memancing.
Dengan pancing ajaibnya.
Dia lempar ke sisi seberang, dan kemudian sesuatu menggigit pancingnya.
Lali dia merasa, itu adalah gigitan yang berat.
“Tidak bisa ditarik sendirian."
Jadi, karena dia adalah pemimpin rakyatnya, seperti raja ini,
Maui, dia pergi dan mengajak semua keluarganya, seperti kita,
seperti semua bidak di papan ini,
mereka datang bersama-sama,
mereka menarik, menarik dan menarik kemudian, tertarik ke daratan.
Dan daratan itu adalah daratan yang kita huni sekarang, eh?
- Selandia Baru? - Itulah kita.
Dan papan itu disana, kerajaan dari raja ini,
papan itu seperti tanah kita.
Kita harus menjaga tanah kita, eh?
Dan kita lakukan itu dengan cara bekerja bersama raja kita.
Sekarang, jika kita kehilangan Maui raja kita, selesai, tidak ada lagi permainan,
karena dia punya sihirnya, jadi kita harus melindunginya.
Sekarang, hal terakhir dari Maui, raja kita,
adalah dia harus memikul tanggung jawab itu, dan itu sangat berat.
Maka, itu membuatnya lamban, dan dia hanya bisa melangkah
satu kotak sekali jalan.
Mana?
Mana.
Apa yang kau lakukan disini?
Aku punya hadiah untukmu.
Aku menemukannya di rumah.
Kupikir kau mungkin membutuhkan ini.
Kau mengikutiku kesini?
Kau tidak boleh disini, Mana.
Apa ayahmu tahu kau disini?
Dia tahu kalau kau datang ke tempat latihan kami.
Apa kau akan ikut turnamen?
Bagaimana kau bisa tahu?
Aku tahu kaupikir aku payah dalam hal catur, tapi itu karena tidak ada orang yang mengajariku.
Mungkin aku bisa memainkannya.
Mungkin aku bisa ikut turnamen.
Astaga.
Kau harus pergi.
Mana, maafkan aku.
Persetanlah! Terserah!
Kau cuma takut!
Lagipula itu omong kosong!
Ini jauh lebih baik dari garasi Noble!
Baik anak-anak, dengarkan!
Oke.
Kita butuh penggalangan dana jika kita mau ikut turnamen.
Sekarang, aku tahu kalian memliki talenta spesial,
sesuatu yang kalian mahir.
Inilah yang akan kita lakukan.
Kita akan mempraktekkannya, kita akan membuatnya lebih baik,
dan kita akan memintai orang-orang
untuk datang dan melihat kita!
Pikirkanlah tentang itu.
Apa yang akan kau lakukan?
Kau tidak bisa tidur diatas sana lagi, paham?
Kau ada sesuatu yang bisa dilakukan untuk Mana?
Ya, tentu.
Hei, semuanya, katakan kia ora ke Mana.
- Hai, Mana. - Kia ora, Mana.
Kesanalah.
Kesanalah. Bicaralah pada Sandy.
Kia ora. Aku Piripi.
- Aku Rip. - Salam.
- Hei, Mana, Aku Nobes. - Aku Mana.
Jedi.
Oke, tunjukkan padaku langkah selanjutnya. Itu bagus. Apa langkah selanjutnya?
Seperti berlian. Tapi balikkan.
Menghadaplah ke penonton. Ya.
Ya!
Ya!
Ya, inilah ceritanya. Inilah ceritanya.
Ini tohunga tua yang hidup di atas tebing.
Kau ingin menceritakannya?
Aku tidak tahu.
Apa itu sulit?
Tidak, tidak, kau baca saja kertasnya.
Siapa tohunganya?
- Kau tohunganya. - Ya, bro, akulah yang paling bijak.
Jadi, aku akan jadi bocah Maori.
Tendang saja kembali ketika seluruh desaku dihantam.
Kita harus mengatur permainan kita sekarang.
Pertandingannya tidak lama lagi.
Jadi, 10 peraturan.
- Kuasai tengahnya! - Tepat tengahnya.
- Rip! - Aku tidak ingat.
- Rusty? Rusty? - Sambung bentengnya.
Sambung bentengnya.
Dua benteng bersama lebih kuat dari satu benteng.
Tak ada satupun yang tertinggal.
Semuanya bersama, disitulah kita membangun sarang. Begitulah Maui menangkap matahari.
Oke? Koordinat.
- Rip? - Aku masih tidak ingat.
Ayolah, seperti yang telah kutunjukkan.
- Tidak. - Itulah maksudku.
Rangimarie, berikan aku koordinat kotak Spanyol.
C4.
- C4. - Siapa yang memberitahunya?
- Kotak Italia. - B5.
- Berdirilah ketika kau mengatakannya. - Berdirilah, pemarah.
- Kotak Italia. - B5.
Gokil!
Kau harus tunjukkan padaku bagaimana mengalahkan Michael.
Dia yang sangat hebat adalah Michael.
- Siapa yang mau main catur buta? - Ya!
Tutup mata kalian.
Sekarang, Jedi.
E2 ke E4.
Menteri ke D6.
Ratu ke E4. Skakmat.
Murray, apa kau ketiduran? Murray!
Murray.
Beri kami koordinatnya.
Kuda ke B6.
Kuda ke B6.
Jenius.
Kau tidak bisa menempatkannya disitu kecuali dia terlindungi.
Kita tidak bisa melakukan ini.
Lihat?
Bebas.
Kau tidak mendengarkan.
Aku hanya akan memakan bidakmu.
Apa kau pernah marah pada sesuatu?
Saat itu aku di hadapan mereka semua.
Aku hanya duduk disana. Tidak bisa berbuat apapun.
Mendengar dia tertawa.
Aku cuma ingin membunuhnya.
Kenapa kau tidur disini?
Kenapa kau tidak tidur di rumah seperti orang lain?
Apa ada yang salah denganmu, menyimpan semua kliping tua itu?
Apa kau gila?
Apa itu sebabnya kau meminum obat?
Katakan padaku! Atau kau terlalu takut?
Ketika aku masih kecil...
Aku dibawa ke rumah sakit.
Rumah sakit jiwa,
Karena mereka menganggap ada yang salah denganku.
Dan para dokter, mereka melihatku sejenak
dan berkata pada keluargaku bahwa aku sakit.
Aku harus tinggal di rumah sakit.
Sudah lama aku tidak melihat ayahmu.
Tapi aku tetap bermain.
Bermain setiap hari,
memimpikan hari, aku akan menemuinya dan mengalahkannya.
Aku keluar, memenangi beberapa kompetisi lokal, turnamen,
mengalahkan beberapa orang.
Saat itulah mereka membuat kliping yang kau temukan.
Namun stresnya...
Aku sakit lagi.
Aku harus minum obat untuk menghilangkan sakitku.
Apa kau sudah mengalahkan ayah?
Belum.
Meski begitu kau pernah bermain dengannya, eh?
Ya.
Dia mengajariku.
Mana.
Kau bukanlah dirimu berdasarkan apa yang ingin mereka jadikan.
Ini.
Raja untuk raja.
Beberapa dari kalian datang dan berkata padaku
bahwa kalian tidak berpikir untuk bisa pergi ke Auckland.
Sekarang, jika orang tua kalian
benar-benar tidak mengijinkan kalian, kita tidak bisa berangkat.
Aku benar-benar minta maaf, kita tidak bisa.
Cobalah terus ya?
Hanya itu yang bisa kukatakan, paham?
Turnamennya seminggu lagi.
Kita ingin sebanyak mungkin dari kalian yang ikut.
Seminggu? Hari apa?
Minggu depan.
Oke, kita harus serius disini, ya?
Kuatlah... beranilah... Pergilah dan berjuanglah.
Kuatlah... beranilah... Pergilah dan berjuanglah.
Mana, mau kemana kau?
Kau harusnya memberitahuku.
Apa?
Itu hari ulang tahunku.
Saat itulah aku akan ditempa!
Maafkan aku.
Maafkan aku.
Tidak apa-apa. Teruskan.
Tidak apa-apa.
Oke, mari kita beri dia tepuk tangan.
Gadis pintar. Beri hormat. Duduklah kembali. Gadis pintar.
Siapa selanjutnya?
Ya?
Sudah waktunya kau datang berkunjung, eh?
Aku barusan mimpi.
Ketika kau dan aku bermain di sungai kecil seperti yang biasa kita lakukan.
Kau tenggelam.
Aku menggapaimu.
Kemudian kau lompat,
dan aku tersadar kalau kau mengerjaiku.
Apa yang membuatmu terlihat sangat serius?
Tidak ada.
Petugas rumah sakit menelpon.
Aku berkata padanya bahwa kau sangat sehat,
mereka sudah pasti mendapati orang yang salah di tempat yang teratas.
Mereka menyukainya.
Terima kasih saudaraku.
Apa aku salah?
Tidak.
Tidak.
Aku harus mengataan sesuatu padamu, Ariki.
Kau dalam masalah?
Tidak.
Ketika aku dilepas petugas rumah sakit,
mereka berkata padaku bahwa aku harus menemukan sesuatu yang positif untuk difokuskan,
dan, yah aku menemukan sesuatu.
Itu adalah sebuah klub. Sebuah klub catur.
Untuk anak-anak. Dan...
Aku memimpin mereka untuk turnamen di Auckland.
Mereka mungkin akan kalah,
namun paling tidak aku bisa melakukan sesuatu untuk mereka, eh?
Sesuatu yang berbeda, positif.
Aku berpikir jika...
Mungkin mana juga bisa ikut.
Mungkin dia bisa menyukainya.
Sulit jika dia tidak tahu cara bermainnya, eh?
Dia tahu.
Aku tidak akan bilang jika dia akan menang atau bagaimana, tapi...
Waktunya minggu depan.
Turnamennya, waktunya minggu depan.
Keluar.
Tunggu. Tunggu sebentar.
Dibelakangku, kalian berdua, setelah kuminta kau.
Tidak, tidak seperti itu, bro. Aku ingin mengatakan hal itu padamu.
- Aku ingin mengatakan padamu... - Tentang apa?
Tentang kau sudah tahu apa yang terbaik untuk anakku?
Karena kau memiliki sebuah klub catur?
Menghancurkan kesempatannya dari para anggota?
Tidak, tidak seperti itu.
Kau pikir permainan anak-anak bisa menyelesaikan masalahnya?
Pergi ke turnamen akhir pekan.
Dan apa, akhir yang indah?
Lalu apa?
Kau akan membesarkannya, memberinya makan,
Bisa bertahan di tempat bodohmu itu cukup lama?
Kau tidak akan sanggup.
Bawa dia kembali kesini, dan pergilah ke tempat darimana kau berasal.
Tunggu, tunggu. Hentikan, kumohon. Sebentar saja.
Aku tidak mau mengambilnya darimu. Oke?
Aku hanya ingin memberinya kesempatan untuk melihat dunia luar.
Tidak ada sesuatu diluar sana untuknya!
Dunia tidak menginginkannya.
Tidak menginginkanku, tentu demikian juga dengan dirimu, ya kan?
Dia hidup di duniaku, dunia sebenarnya.
Dengar, aku tidak ingin hal ini. Maafkan aku. Aku tidak ingin menjadi seperti ini.
Datang kemari dan bercerita seperti itu.
Ingat saat tanganku di pundakmu?
Mengatakan padamu bahwa semua akan baik-baik saja?
Tidak ada orang yang menepuk pundakku, bro.
Tidak ada orang yang mengatakan semua akan baik-baik saja.
Aku sudah sendirian tanpa siapapun.
Tapi aku tetap berdiri tegak.
Ketika kau pergi, aku tetap berdiri tegak,
begitu juga dengannya.
Dan aku tidak akan membiarkanmu mengacaukan hal itu.
Aku tidak ingin mengacaukan apapun, bro.
Tapi dia sudah merasa marah. Marah dan dihajar oleh Mutt.
Dan kau adalah ayahnya. Kau harusnya melindunginya.
Tentu saja aku ayahnya! Kau kira aku tidak tahu itu?
Kau kira aku tidak akan melakukan hal yang sama?
Itulah hidup sesungguhnya.
Itulah yang harus kita semua hadapi
ketika hanya minum obat-obat itu.
Ariki, tolong.
- Keluar. - Tolong, dengarkan aku. Hanya...
Kau punya 10 detik.
Tidak, tolong, dengarkan aku. Hanya...
Tidak, dengarkan... Aku cuma memintamu satu minggu.
- Lima! - Tidak, itu tidak masuk akal, bung.
Tak bisakah kau memberinya waktu seminggu, eh?
- Dua! - Cuma seminggu waktu yang kubutuhkan.
Seminggu!
Aku hanya bertanya, tak bisakah kau memberinya waktu yang cuma seminggu?
Karena aku tidak punya waktu seminggu!
Apa kau buta, bro?
Apa yang kau bicarakan?
Sudah keluar saja.
Tidak ada apapun baginya diluar sana. Mereka tidak punya apapun untuknya diluar sana.
Dunia tidak menginginkanmu. Dunia tidak menginginkanku
Kau akan membesarkannya? Kau akan memberinya makan?
Apa itu yang akan kau lakukan?
Karena aku tidak punya waktu seminggu.
Tak bisakah kau memberinya waktu seminggu? Aku tidak punya waktu seminggu.
Tak bisakah kau memberinya waktu seminggu?
Kita membicarakan waktu hanya seminggu.
Ya, keluar. Keluar. Sudah kubilang keluar saja. Keluar.
Harus tetap positif. Harus tetap positif.
Minum sekaligus.
Katakan sesuatu.
Katakan sesuatu yang positif.
Tidak ada yang positif.
Cuma yang positif.
Minum sekaligus, boy.
Positif.
Ayo sekarang. Ayo.
Kau bisa melakukannya. Kau bisa.
Kau bisa. Kau bisa.
Kau bisa melakukannya.
Kau bisa.
Pikirkan sesuatu yang positif.
Memasuki kegelapan. Ini hanya kegelapan.
Ketika kegelapan mendekati terang, lalu ada yang lain.
Ada hari yang lain. Ada hari yang lain setiap harinya.
Setiap hari adalah hari pelajaran, boy.
Setiap hari adalah hari untuk tim.
Dimana anak-anak?
Selama ini dimana kau tidur, Gen?
Rip dipulangkan.
Ibu Rip bilang kau tidur diatas monumen.
Gen!
Kia ora. Apa kau ibunya Rip?
Hai, namaku Genesis Potini. Aku pelatih caturnya.
Dan aku mohon padamu untuk mengijinkannya tetap di klub.
Jangan membuatnya meninggalkan klub.
- Biarkan dia... - Aku telah melihatmu selama ini.
Kau tidur di atas bukit Kaiti.
Kau baru saja keluar dari rumah sakit jiwa, benar kan?
Ya, tolong jangan lakukan ini padanya.
Kau seharusnya tidak berada dekat-dekat dengan anak-anak itu.
Ayolah. "Kau seharusnya tidak berada dekat-dekat dengan anak-anak itu.“
“Kau seharusnya tidak berada dekat-dekat dengan anak-anak itu," eh?
Kau tidak seharusnya.
“Kau seharusnya tidak berada dekat-dekat dengan anak-anak itu."
Tidak, kau tidak seharusnya...
"Kau seharusnya tidak berada dekat-dekat dengan anak-anak itu."
Hei, kau ingin main?
Ingin main? Ayo. Ayo, kita main.
Yah. Kita main. Ayo.
Kau ingin... Jangan takut padaku. Ayo.
Kau bisa main. Kalian semua bisa main. Semua orang boleh main.
Tidak peduli apa kata orang-orang terhadapmu.
Kalian semua silahkan. Semua dipersilahkan kesini.
Ya, itu bagus.
Ya, tidak peduli kalian pion atau raja atau ratu atau kuda atau menteri.
Kalian semua dipersilahkan bermain di papan ini.
Ayo, aku bisa mengajari kalian satu atau dua hal.
Jangan takut padaku. Aku tidak akan menggigit kalian.
Lihat, ini adalah hari yang indah. Ini adalah hari pelajaran yang indah.
Kita semua bisa belajar, ya kan?
Setiap hari adalah hari pelajaran.
Ayo. Kemarilah.
Ayo, kemari. Kau ingin main?
Siapa namamu? Kau ingin main?
Kau kawan, kau juga, ayo.
Tidak peduli berapa usia kalian, seberapa mudanya kalian,
siapa kalian, asal kalian. Tidak masalah apa yang orang katakan padamu.
Ya Tuhan!
Astaga!
Maaf, Gen.
Temanku, yang juga orang yang paling menjijikkan di bumi tinggal disini.
Dia bekerja di gereja Chris untuk tiga bulan kedepan,
jadi kau bisa tinggal setelahnya.
Ini lebih baik dari bukit, kan?
Ada kunci kontak untuk vannya dibelakang.
Tidak ada aturan resmi,
tapi dia berkata bahwa kau bisa menggunakannya selama kau tidak kena tilang.
Nomorku.
Ada susu, telur, roti.
Ini adalah hal terbaik yang pernah terjadi pada anak-anak tersebut.
Kau sebaiknya membuatmu membersihkan diri untuk penggalangan dana besok, ya?
Kia ora semuanya!.
Namaku Michael Manihera.
Ini adalah keluargaku, Eastern Knights.
Kami melakukan penggalangan dana hari ini untuk klub catur kami
jadi kami bisa pergi ke Auckland dan berkompetisi di kejuaraan nasional.
Kami membawa ember disini, maka taruhlah sejumlah uang jika kalian mau.
Dan jika tidak mau, pergilah saja.
Hei, Michael!
Tidak, cuma bercanda.
Apa Mana akan datang?
Aku tidak tahu.
Kia ora.
Ini adalah sesuatu yang aku pelajari bersama, Rip dan Mana.
Mana yang memilihnya dia Genesis, pelatih catur kami.
Mereka seharusnya datang, tapi mereka tidak bisa.
Judulnya “Si tohunga dan si bocah."
“Suatu hari ada seorang tohunga, imam tua,
"yang hidup diatas tebing.
"Pada saat yang lalu, dia kehilangan desanya untuk dibimbing.
"Tapi dia pikir sekarang dia sudah tua dan gila.
Suatu malam, dia bermimpi sebuah taniwha besar datang
“dan menghancurkan segalanya
“dan hanya ada seorang bocah yang mampu tetap tegak.
"Dia sudah mencoba untuk memperingatkan orang-orang, tapi mereka tidak mau mendengarkan.
“Kemudian dia melihat si bocah yang ada dalam mimpinya.
"Dia memintanya supaya berani untuk berbicara kepada mereka semua.
"Malam itu, si bocah gugup berdiri didepan seluruh penduduk desa,
"mengatakan pada mereka bahwa tohunga adalah orang yang pernah di hormati,
"dan mereka harus mendengarkannya sekarang.
“Merasa kasihan,
“penduduk memutuskan untuk memberi tohunga beberapa makanan
“di atas tebing tempatnya tinggal.
“Seperti dahulu kala, dia merasa gembira kembali.
“Lalu gempa bumi datang.
"Seperti yang mereka lihat, seluruh desa rata dengan tanah,
“semua rumah mereka hancur.
"Namun karena mereka semua berada ditebing tohunga,
“tidak satupun yang terluka.
“Mereka mengelu-elukan si bocah dan tohunga karena telah menyelamatkan mereka.
"Si bocah menjadi pemimpin mereka, membantu mereka membangun kembali desanya.
"Dan ketika tohunga akhirnya kembali ke dunia spiritual,
"kebijaksanaan dan keajaibannya masih hidup dalam diri si bocah
"untuk diteruskan ke masa depan untuk desa."
Terima kasih.
Persetan dengan orang itu, bro.
Mencoba menghalangi jalanku keluar.
“Tenanglah kau, dasar sial."
Kita adalah keturunan
dari Maui Tikitiki seorang Taranga
Keturunan Porourangi
Porouariki
Kano Maui
Pantai timur
Tempat terbitnya matahari
Kita akan pergi ke Auckland!
Setir kiri. Keren!
Kau baik-baik saja?
Dasar kalian kerdil berisik!
Kita pergi ke Auckland!
Sampai jumpa, Gisborne.
Kita akan kembali secepatnya!
- Sampai jumpa, Rachel! - Sampai jumpa, Brendan!
- Sampai jumpa, Dave! - Lihat, Rachel disana!
- Sampai jumpa! - Aku lihat Jenny, juga!
- Sampai jumpa! - Sampai jumpa bu!
Sampai jumpa, yah!
Nobes, kita harus berhenti.
Apa? Gen, apa?
Kita harus berhenti.
Mana?
Mana?
Aku mencoba berpikir apa yang akan dilakukan Maui jika dia adalah aku.
Tapi aku tidak ingat.
Tidak ingat lagi apa yang kau katakan padaku.
Tidak apa-apa. Tidak apa-apa.
Aku sudah bicara pada Ariki.
Dia ingin kau ikut kami.
Ayo.
Kita butuh raja kita.
Ayo.
- Kemana saja kau, Gen? - Kemana saja kau?
- Ayo, masuklah, boy. - Hai, Mana.
- Apa kabar, Mana? - Hei, Mana.
Kita jalan!
Ya?
Ya.
Bangun!
Kita hampir sampai. Lihat!
Ayo. Rangimarie, ayo.
- Apa itu? - Rusty, Rusty, ayo. Cepat, cepat!
Lihat, lihat! Disana.
Lihat semua lampu itu. Ayo, Piripi.
Ayo.
Yang didepan Jedi itu. Itulah jalannya.
Kita sampai.
Ayo, ayo!
Kedalam, kedalam. Kita terlambat.
Murray! Murray!
Halo. Kami Eastern Knights.
- Eastern Knights. - Ya.
Mereka harus memakai ini ketika kompetsi berlangsung.
- Baik. - Mana.
Ya, Murray, itu milikmu.
Kau juga mendapatkannya?
Mana punya Piripi?
Ada disini.
Terima kasih.
Aku akan mengeceknya. Bawa anak-anak.
Baik, Piripi, di meja sana.
Mana, meja 10.
Michael Manihera, 13. Rangimarie, 19.
Murray, 21.
Semua masuk.
Jayalah Eastern Knights.
Jayalah sang raja!
Pergilah. Ayo.
Pergi, sana!
Bukan kau. Kau bisa tetap disini.
Kau tetap disini.
Semangat, Eastern Knights!
Skak.
Mat.
Permainan bagus.
Sial!
Rangi.
Mereka bertumbangan seperti lalat, Gen.
Ya, kita belum kalah.
Ya. Yo!
Yo! yo!
Ya!
Diam, Gen.
Masih ada pertandingan yang berjalan, paham? Terima kasih.
Skak.
Mana, Ayolah. Menangi satu saja.
Satu pertandingan saja, satu pertandingan.
Skak.
Skak...
Mat. Skakmat. Itu skakmat.
- Ya. - Benarkah?
Aku menang.
Gen, aku menang!
Oke, kita akan istirahat hari ini dan kita lanjutkan besok.
Baik, sekarang
selamat untuk seluruh pemain yang lolos.
Sampai jumpa besok.
Ini.
Akan kuberi lagi besok, eh?
Mereka anak-anak yang baik.
Kau hebat hari ini, Mana.
Aku mengalahkan orang itu, eh?
Tidak.
Kau menghancurkan orang itu.
Tidak ada yang mengira aku bisa melakukannya.
Gen...
Aku tahu ayah tidak mengijinkanku ikut.
Aku tahu kau berbohong.
Ketika kita kembali,
jangan melakukan apapun, oke?
Janji?
Bagaimana jika kau tidak kembali?
Disanalah tempatku.
Dia sedang sakit.
Kau tahu itu?
Bernjanjilah kau tidak akan melakukan apapun.
Aku melihatmu mencuri poster itu.
Kau melihat segalanya?
Kau harus melakukannya.
Kau bisa menang.
Menjadi si kuda hitam lagi.
Teman-teman, kemarilah! Ada sesuatu yang ingin kutunjukkan!
Oke, apa semua sudah disini?
Semuanya disini?
Mana.
Apa yang kau lakukan disana?
Aku punya ini untuk kalian
karena aku ingin kalian kelihatan keren besok.
- Kau siap? - Ya.
- Siap? - Ya.
Hei, jangan berebut.
Ada namanya disitu.
- Hei, itu milikku! - Rusty, itu milikmu.
Ayo, Rusty.
Selamat pagi, semuanya. Selamat datang kembali.
Sebelum kita mulai, kuingatkan lagi.
Bisa kita minta tolong kalian untuk tenang selama permainan?
Baik. Tolong tunggu hingga bel.
Apa yang dia lakukan, Sisilia?
Ya.
Ya!
Tolong, Mana. Tolong, Mana.
Tidak!
Itu adalah langkah awalnya.
- Permainan bagus. - Permainan bagus.
Tidak apa-apa, Gen. Tidak apa-apa.
Tidak apa-apa.
Sekarang pindahkan ke kiri. Tetapkan di kiri.
Kuasai tengahnya.
Kuasai tengahnya!
- Mohon tenang, pak. - Eh?
Mohon jangan berteriak kepada pemain selama permainan.
Maaf, maaf, maaf
Selamat datang kembali di tahun ini
Final kejuaraan nasional catur junior Selandia Baru.
Michael Manihera, Tom Davis, tolong duduk.
Yo, Gen, apa yang kau lakukan ketika kau benar-benar gugup?
Michael Manihera.
Yang aku ingat hanya tetap tenang kita semua sama.
Michael Manihera.
Orang disana itu, dia sama takutnya denganmu.
Michael Manihera, ini adalah panggilan terakhir.
- Semoga berhasil. - Kau juga, bro.
Tidak.
Ayo, Michael.
Koordinat, koordinat.
Koordinasikan permainannya, ayo.
Ambil. Ambil, ambil.
Buat pertukaran.
Buat pertukaran!
Maafkan aku. Maafkan aku, ya.
Ini peringatan terakhirmu, kemudian aku akan menyuruhmu keluar gedung.
Aku mengerti, ya. Maafkan aku. Maafkan aku.
Tolong.
Jangan biarkan. Jangan biarkan.
Jangan biarkan. Jangan biaran itu!
Gen, tolong diamlah!
Bakar sekolahnya, Manihera!
Cukup, pak. Kumohon, kau harus meninggalkan gedung.
Maafkan aku, aku pergi.
Maafkan aku, aku pergi.
Kau rajanya, oke? Beri dia kekuatanmu.
Maafkan aku.
Kembangkan, koordinasi. Koordinasikan semua bidakmu.
Cari kombinasinya. Kombinasi, kombinasi.
Itu bagus, biarkan mengalir, mengalir secara aktif.
Jangan tinggalkan seorangpun dibelakang. Kau butuh semuanya.
Sebuah jaring. Kau ambil matahari. Begitulah caranya kau mengambil matahari.
Bangun jaring. Dan kau...
Tetap positif, positif, positif.
- Gen! - Apa? Apa? apa.
Apa?
Dia menang! Dia menang!
Eastern Knights! Eastern Knights!
- Jayalah Eastern Knights! - Jayalah sang raja!
- Gen! - Bakar sekolahnya...
Masuk ke mobil.
Cepat, boy!
- Pergi kemana Gen? - Kemasi barangmu, eh?
Ambil tasmu, jaketmu, dan kita akan bertemu di mobil.
- Bawa pialamu. - Ya.
Ketemu di mobil.
Kenapa tidak istirahat ditempatku saja malam ini?
Tidak, aku tidak apa-apa.
Tapi aku akan menghampiri besok pagi kalau begitu, saudaraku.
Tidak apa-apa.
Terima kasih.
Aku bangga padamu. Bangga.
Hei, Gen.
Stabilitas, eh?
Mana bangun.
Mana, waktunya pergi.
Ayo, bangun. Bangun, bangun.
Bocah itu sudah digembleng sekarang.
Sudah terlambat, eh?
Lepas rompimu. Lepaskan.
Apa, apa kau bercanda?
Hentikan, Mutt!
Tenanglah, bung.
Apa, ada yang ingin kau katakan, bro?
Berapa kali kau dibuat marah?
Berapa kali sebelum kau berhenti menangis?
Persetan denganmu!
Persetan denganmu!
Pesetan denganmu, bangsat.
Mana.
Ayo.
Tidak apa-apa.
Apa yang kau lakukan?
Anakmu telah diserahkan padaku.
Kau tidak ada apa-apanya disini.
Diam, Mutt!
Diam. Diamlah!
Kembali kesini, kau dengar aku?
Tetap berjalan.
Kau pikir kau bisa menjauh dariku seperti itu, boy?
Kau menjadi milikku sekarang, boy.
- Kau milikku. - Hei!
Jangan menoleh.
Alih bahasa: mrxavier Surabaya, 15 Oktober 2015
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.