Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Tuan kecil bermimpi lagi.
- Kita kedatangan tamu. - Aku tak ingin bertemu siapa pun.
Benarkah?
Jika aku dikurung sepanjang hari hanya ditemani wanita tua ini...
Aku bisa jadi gila.
Kau tak punya pilihan. Robb menunggu.
- Aku tak mau pergi. - Begitu juga aku.
Tapi Robb adalah Tuan dari Winterfell.
Artinya, kujalankan perintahnya dan kau turuti perintahku.
Hodor.
Hodor.
- Bantu Bran ke bawah. - Hodor.
Harus kuakui, sambutannya lebih hangat di kunjunganku kemarin.
Siapa pun dari Night's Watch disambut di Winterfell.
Siapa pun dari Night's Watch kecuali aku, 'kan, Nak?
Aku bukan anakmu, Lannister.
Aku jadi pengawal raja dari Winterfell saat ayahku sedang pergi.
Maka kau perlu belajar aturan pengawal raja.
Ternyata ini benar.
Halo, Bran.
- Kau ingat apa yang terjadi? - Dia tak ingat hari itu.
- Aku penasaran. - Kenapa kau kemari?
Bisakah pengawalmu yang besar ini berlutut?
- Leherku mulai sakit. - Berlututlah, Hodor.
- Kau senang naik kuda, Bran? - Ya.
Maksudku, dulu aku senang.
Anak ini kehilangan fungsi kakinya.
Kenapa? Jika kuda dan pelananya tepat, orang lumpuh bisa naik.
- Aku bukan orang lumpuh. - Maka aku bukan orang kerdil.
Ayahku akan senang mendengarnya.
Aku punya hadiah untukmu.
Pasang di pelanamu dan tunggu hasilnya.
Kau harus cocokkan kuda dengan penunggangnya.
Cari kuda usia 1 tahun.
Dan latih untuk merespon tali kekang dan suara anak.
- Aku akan bisa menungganginya? - Kau akan bisa.
Di atas kuda, kau akan jadi setinggi mereka.
Ini tipuan? Mengapa kau mau membantunya?
Aku berhati baik untuk orang lumpuh, anak haram, dan orang terluka.
Kau sudah baik pada adikku.
Nikmatilah keramahan Winterfell.
Tak usah berpura-pura sopan, Lord Stark.
Ada rumah bordil di luar bentengmu.
Aku akan menginap di sana, agar kita bisa tidur nyaman.
Rindu pada wanita dari Utara?
Jika suka yang berambut merah, cari Ros.
Kau mau melihatku pergi, Greyjoy?
Kau baik sekali. Tuanmu sepertinya tak suka pada Lannister.
- Dia bukan tuanku. - Bukan. Tentu saja bukan.
Apa yang terjadi? Mana Lady Stark? Kenapa dia tak menemuiku?
Dia sedang tak sehat.
Dia tak berada di Winterfell, 'kan? Dia pergi ke mana?
- Keberadaan Lady... - Lady?
Kesetiaan pada penangkapmu sangat menyentuh.
Katakan padaku. Bagaimana perasaan Balon Greyjoy...
Jika tahu anak satu-satunya yang selamat menjadi pesuruh?
Aku masih ingat armada ayahku terbakar di Lannisport.
- Aku yakin pamanmu penyebabnya. - Pasti pemandangannya indah.
Tak ada yang lebih indah daripada melihat pelaut terbakar hidup-hidup.
Kemenangan hebat untuk rakyatmu. Sayang berubah seperti ini.
- Kami kalah jumlah 1 banding 10. - Maka itu pemberontakan yang bodoh.
Kuduga ayahmu sadar akan hal itu saat kakakmu gugur dalam perang.
Kini kau di sini. Menjadi pelayan musuhmu.
- Hati-hati, Imp kerdil. - Aku membuatmu tersinggung.
Maafkan aku. Ini pagi hari yang berat.
Tapi, jangan putus asa.
Aku selalu kecewa dengan ayahku dan aku belajar menjalaninya.
Kutraktir kencanmu berikutnya dengan Ros.
Aku akan coba tak membuatnya kelelahan.
Kaki, bahu, kaki.
Kaki kiri maju. Bagus.
Kini berputar saat mulai menyerang. Berikan semua tenagamu.
Demi tujuh neraka, apa itu?
Perlu delapan neraka agar pakaiannya bisa muat.
Sebutkan namamu.
Samwell Tarly dari Horn Hill.
Maksudku, dulu asalku dari Horn Hill, tapi...
Aku kemari untuk membunuh.
Datang untuk mengambil puding hitam.
Kau tak lebih buruk dari penampilanmu.
Rast, lihat apa yang bisa dia lakukan.
Aku menyerah. Jangan pukul lagi.
Bangun. Ambil pedangmu.
Pukul dia sampai dia bangun.
Sepertinya semakin sedikit pemburu dan pencuri di Selatan.
Kini mereka kirimkan kita babi sialan yang menjerit.
- Jangan. - Lebih keras lagi.
Cukup!
Dia sudah menyerah.
Sepertinya anak haram ini jatuh cinta.
Baiklah, Lord Snow. Kau ingin pertahankan kekasihmu?
Mari kita latihan. Kalian berdua.
Kalian bertiga cukup untuk membuat ratu babi itu menjerit.
Yang kalian lakukan hanya lewati anak haram itu.
- Yakin mau lakukan ini? - Tidak.
Menyerah! Aku menyerah.
Latihan hari ini sudah cukup. Bersihkan senjatamu.
Hanya itu yang kalian kuasai.
- Pertarungan yang bagus. - Pergilah.
Mereka menyakitimu?
Aku pernah alami yang lebih buruk.
Kau bisa panggil aku Sam, jika mau.
- Ibuku memanggilku Sam. - Itu tak mempermudah.
Kau harus pertahankan dirimu.
Kenapa kau tak berdiri lagi dan bertarung?
Aku ingin seperti itu.
- Tapi aku tak bisa. - Kenapa tidak?
Aku pengecut.
Ayahku selalu katakan hal itu.
- Wall bukan tempat pengecut. - Aku tahu. Maaf.
Aku ingin berterima kasih.
Dia pengecut sekali.
Semua melihat kita bicara padanya. Kini kita juga disangka pengecut.
Kau terlalu bodoh untuk jadi pengecut.
- Kau terlalu bodoh untuk jadi... - Cepatlah.
Sebelum musim panas berakhir.
Kemari!
Vaes Dothrak. Kota penunggang kuda.
Hanya timbunan lumpur.
Lumpur, kotoran dan ranting. Hanya itu milik orang biadab.
Kini mereka rakyatku. Jangan menyebut mereka orang biadab.
Kusebut yang kusuka, karena mereka rakyatku.
Ini pasukanku.
Khal Drogo bergerak ke arah yang salah dengan pasukanku.
Jika kakakku diberi pasukan Dothraki...
Bisakah kau taklukkan Tujuh Kerajaan?
Pasukan Dothraki tak pernah menyeberangi laut Narrow.
Mereka takut kudanya tak bisa minum air.
Bagaimana jika mereka berhasil?
Raja Robert cukup bodoh untuk hadang mereka di pertempuran terbuka.
Tapi penasihatnya berbeda pikiran.
- Dan kau kenal orang-orang itu? - Aku pernah perang bersama mereka.
Itu sudah lama sekali.
Kini Ned Stark inginkan kepalaku. Dia mengusirku dari negaraku.
Kau menjual budak.
Ya.
Kenapa?
Aku tak punya uang dan istriku mahal.
- Kini dia di mana? - Di tempat lain.
Bersama pria lain.
- Yang Mulia. - Ya, Sayangku.
- Kau disebut Naga Terakhir. - Ya.
Kau punya darah naga di urat nadimu?
Kemungkinan besar.
Apa yang terjadi dengan naga?
Kudengar orang-orang pemberani membunuhnya.
Orang-orang pemberani tak membunuh naga.
Mereka menungganginya.
Menunggangi dari Valyria...
Untuk membangun kebudayaan terhebat di dunia ini.
Napas naga terhebat menempa Iron Throne...
Dan perebut kekuasaan sedang menghangatkan tahta untukku.
Pedang-pedang orang yang ditaklukkan.
Ribuan pedang itu dilelehkan bersamaan...
Seperti lilin yang banyak.
Aku selalu ingin melihat naga.
Tak ada hal lain di dunia ini yang ingin kulihat.
Benarkah? Kenapa naga?
Mereka bisa terbang.
Di mana pun mereka berada, hanya dengan mengepak sayap...
Dan mereka sudah ada di tempat lain.
Tempat yang jauh sekali.
Dan mereka bisa membunuh siapa pun atau apa pun...
Yang mencoba menyakiti mereka.
Mereka bakar sampai habis.
Mencair seperti lilin yang banyak.
Ya. Melihat naga akan membuatku senang sekali.
Setelah 15 tahun berada di rumah bordil...
Kupikir kau akan senang melihat langit.
Aku tak dikurung. Aku melihat banyak hal.
- Apa yang kau lihat? - Aku lihat pria dari Asshai...
dengan belati dari kaca naga.
Aku lihat pria yang bisa mengubah wajahnya...
semudah orang lain berganti pakaian.
Dan aku lihat bajak laut yang memakai baju kebesarannya.
Dan layar kapalnya berwarna sutra.
Kau sudah pernah lihat itu?
- Kapal bajak laut? - Dan naga.
Belum.
Naga terakhir sudah lama mati sebelum aku dilahirkan.
Kuberitahu yang sudah kulihat.
Tengkorak naga.
Biasanya digunakan sebagai hiasan ruang singgasana Red Keep.
Saat masih kecil, 3 atau 4 tahun...
Ayahku biasanya mengajakku menyusuri jajaran hiasan.
Lalu aku membacakan nama-namanya.
Jika aku membaca benar, Ayah memberiku manisan.
Hiasan yang terdekat dengan pintu adalah yang terakhir menetas.
Bentuk tengkoraknya cacat dan tidak berkembang baik.
Ukurannya tak lebih besar dari tengkorak anjing.
Tapi semakin mendekati Iron Throne...
Tengkorak itu jadi besar dan semakin besar.
Dan besar sekali.
Ada Ghiscar dan Valryon,...
Vermithrax, Essovlus, Archonel,...
Meraxes, Vhagar,...
dan Balerion Yang Mengerikan.
Api Naga itu menempa tujuh kerajaan menjadi satu.
Apa yang terjadi dengan tengkorak-tengkorak itu?
Aku tak tahu.
Mungkin perebut tahta menghancurkannya jadi abu.
Ditaburkan bersama angin.
Itu menyedihkan sekali.
Ya, memang.
Buat apa aku membelimu? Untuk membuatku sedih?
Tidak, Yang Mulia.
Untuk mengajari adikmu.
Untuk mengajari adikku menjadi kekasih yang lebih baik?
Kau pikir aku membelimu untuk membuat Khal Drogo senang?
Kau gadis cantik tapi bodoh sekali.
Lanjutkan saja.
Suatu hari, suamimu akan duduk di sana...
Dan kau akan duduk di sebelahnya.
Dan suatu hari, tak lama lagi...
Kau akan perlihatkan anakmu di depan kaum bangsawan.
Semua Lord di Westeros berkumpul di sini melihat pangeran kecil.
Bagaimana jika anakku perempuan?
Demi Dewa, semoga kau punya banyak anak laki dan perempuan.
- Bagaimana jika hanya perempuan? - Aku tak akan khawatir.
Ibu Jeyne Poole punya 5 anak...
- semuanya perempuan. - Ya.
- Tapi itu sangat jarang. - Tapi bagaimana jika begitu?
Jika anakmu semua hanya perempuan...
tahta akan diberikan pada adik Pangeran Joffrey.
Dan semua orang akan membenciku.
Tak ada yang bisa membencimu.
- Joffrey membenciku. - Tak mungkin.
Kenapa kau bisa katakan hal seperti itu?
Bisnis dengan serigala itu. Sansa, sudah kukatakan ratusan kali...
- seekor direwolf... - Kumohon, diamlah!
Ingat pelajaranmu?
- Siapa yang membangun Iron Throne? - Aegon Sang Penakluk.
- Siapa yang membangun Red Keep? - Maegor yang kejam.
Dan butuh berapa tahun untuk membangun...
kakek dan pamanku dibunuh di sini, 'kan?
Mereka dibunuh atas perintah Raja Aerys. Ya.
- Raja gila. - Dikenal sebagai Raja gila.
Kenapa mereka dibunuh?
Kau harus bicara pada ayahmu tentang masalah ini.
Aku tak mau bicara dengan ayahku selamanya.
Sansa, kau akan temukan dalam hatimu untuk memaafkan ayahmu.
Tak akan bisa.
Turnamen Hand yang membuat banyak masalah.
Pertandingan Raja.
Kuyakinkan, Hand tak ikut campur dalam masalah ini.
Sebutkan sesukamu, Lord Stark.
Kota ini penuh orang dan semakin banyak yang datang tiap hari.
Semalam ada keributan di kedai, rumah bordil terbakar...
Tiga penusukan dan balap kuda di jalan Sister.
- Mengerikan. - Jika tak bisa membuat Raja damai...
mungkin Pengawas Kota harus diperintah oleh orang yang mampu.
- Aku perlu pasukan lagi. - Kau akan dapat 50 orang.
- Lord Baelish akan membayarnya. - Aku?
Kau bisa sediakan uang untuk pemenang turnamen.
Pasti bisa juga cari uang untuk menjaga kedamaian.
Kuberi juga 20 anak buahku sampai orang-orang pergi.
Terima kasih, Lord Hand. Mereka akan berguna.
Lebih cepat masalah ini selesai, lebih baik.
Kerajaan bisa jadi makmur karena adanya acara ini, Tuanku.
Ini memberi kesempatan orang untuk berjaya...
dan orang miskin melupakan derita mereka.
Dan semua penginapan di kota ini penuh.
Dan para pelacur lelah karena banyak pelanggan.
Aku yakin pertandingan ini akan menghasilkan banyak uang.
Kini jika tak ada hal lain lagi...
Panasnya.
Di hari seperti ini, aku iri dengan salju musim panas di Utara.
- Sampai besok Tuanku. - Kuharap kita bahas Jon Arryn.
Lord Arryn?
Kematiannya membuat kita semua sedih.
Aku sudah menjaganya tapi tak bisa menyelamatkannya.
Penyakitnya menyerang dengan kronis dan cepat.
Aku melihatnya di ruanganku di malam sebelum dia meninggal.
Lord Jon sering mendatangiku untuk berkonsultasi.
Kenapa?
Aku sudah menjadi Grand Maester bertahun-tahun.
Raja-raja dan para Hand datang minta saran sejak...
Apa yang Jon inginkan di malam sebelum dia meninggal?
- Dia menanyakan tentang buku. - Buku?
- Ya. - Buku apa?
Kurasa kau tak akan tertarik.
- Sebuah buku tebal. - Tidak. Aku mau baca.
Sejarah dan Silsilah Keluarga Besar Tujuh Kerajaan.
Dengan penjelasan tentang banyak kaum bangsawan...
Dan istri-istri beserta anak-anak mereka.
Harkon Umber, nama pertamanya.
Lahir dari Lord Hother Umber dan Lady Amarylis Umber...
183 tahun setelah pendaratan Aegon di Last Hearth.
Mata biru, rambut cokelat dan kulit terang.
Meninggal umur 14 tahun karena terluka setelah berburu beruang.
Seperti yang kukatakan. Ini bacaan yang berat.
Apa Jon Arryn katakan apa yang dia inginkan dari buku ini?
Tidak. Dan aku tak berpikir untuk menanyakannya.
- Dan kematian Jon... - Suatu tragedi.
Dia katakan sesuatu padamu di saat-saat terakhirnya?
Tak ada yang berarti.
Ada satu kalimat yang selalu diucapkannya.
"Benih yang kuat." Kurasa itu.
Benih yang kuat? Apa artinya?
Pikiran orang sekarat seringkali kacau, Lord Stark.
Dari bobotnya, kata terakhir sama pentingnya seperti kata pertama.
Dan kau cukup yakin dia meninggal karena penyakit alami?
Apa lagi sebab lainnya?
Diracun.
Itu pemikiran yang mengganggu. Tidak, kupikir bukan itu.
Hand Arryn dicintai semua orang. Siapa yang tega?
Kudengar, racun adalah senjata wanita.
Ya. Wanita, para pengecut.
Dan kasim.
Kau tahu Lord Varys adalah seorang kasim?
- Semua orang tahu itu. - Ya. Tentu saja.
Bagaimana orang seperti itu bisa terpilih di Dewan Kerajaan?
Aku tak pernah tahu.
- Aku sudah cukup mengganggumu. - Tak masalah, Tuanku.
- Ini suatu kehormatan. - Terima kasih.
Aku cari jalan keluar sendiri.
Syrio berkata penari air bisa berdiri dengan satu jari kakinya...
selama berjam-jam.
Jatuh dari tangga ini akan sakit.
Syrio bilang, setiap kesakitan itu pelajaran.
Dan setiap pelajaran membuatmu lebih baik.
- Besok aku mau mengejar kucing. - Kucing? Kata Syrio.
Katanya setiap ahli pedang harus pelajari kucing.
Mereka sesunyi bayangan dan seringan bulu.
Kau harus cepat untuk menangkapnya.
Dia benar tentang hal itu.
Kini Bran bangun, akankah dia tinggal dengan kita?
Dia perlu memulihkan tenaga dulu.
Dia ingin jadi kesatria pengawal raja.
Kini dia tak bisa, 'kan?
Tidak.
Tapi suatu hari, dia bisa jadi Lord di kastil kecil...
Atau dapat posisi di Dewan Kerajaan.
Atau dia bisa membuat kastil seperti Brandon si pembangun.
Bisakah aku jadi Lord kastil kecil?
Kau akan menikahi Lord agung dan memerintah kastil besarnya.
Dan anak-anakmu akan jadi kesatria dan putri dan lord.
Tidak.
Itu bukan diriku.
Halo.
Ser Allister bilang aku jadi rekan pengawas buatmu.
Harus kuberi tahu. Penglihatanku kurang baik.
Kemarilah ke dekat api.
- Di sini hangat. - Tak apa-apa.
Tidak. Kau kedinginan.
Aku tak suka tempat yang tinggi.
Kau tak bisa bertarung, tak bisa melihat.
Kau takut ketinggian dan mungkin takut semua hal.
Apa yang kau lakukan di sini, Sam?
Di pagi hari saat ulang tahunku ke-18, ayahku menghampiriku.
"Kau sudah hampir dewasa," katanya.
"Tapi kau tak layak dapatkan tanah dan gelarku."
"Besok kau akan membunuh."
"Tinggalkan tuntutan warisanmu dan jalanlah ke Utara."
"Jika tak mau," katanya...
"Kita akan pergi berburu."
"Dan di hutan ini kudamu tersandung dan kau terlempar sampai mati."
"Atau akan kukatakan pada ibumu."
"Hal itu sangat memuaskanku."
Ser Alliser akan memaksaku bertarung lagi besok, 'kan?
Ya.
Aku tak akan bisa lebih baik.
Kau juga tak bisa bertambah buruk.
Kudengar kau membaca buku yang membosankan.
- Pycelle banyak bicara. - Dia tak pernah berhenti bicara.
Kau tahu Ser Hugh dari Vale?
Tak terlalu mengejutkan.
Belum lama dia masih jadi pelayan kesatria.
Pelayan Jon Arryn.
Dia langsung dijadikan kesatria setelah kematian tuannya.
Dijadikan kesatria karena apa?
Kenapa kau ceritakan ini padaku?
Aku janji pada Cat untuk membantumu.
Di mana Ser Hugh? Aku akan bicara padanya.
Itu ide buruk. Lihat anak laki-laki itu?
Salah satu mata-mata Varys.
Dia menaruh perhatian pada kedatangan dan kepergianmu.
Lihatlah di sana.
Itu salah satu mata-mata Ratu.
Dan kau juga lihat pegawai kerajaan pura-pura membaca.
- Milik Varys atau Ratu? - Tidak, dia salah satu milikku.
Ada anak buahmu yang sangat kau percayai?
- Ya. - Jawaban yang bijaksana...
adalah "tidak", Tuanku.
Beri pesan ini pada kepercayaanmu itu secara diam-diam.
Suruh dia untuk bertanya pada Ser Hugh.
Setelah itu, kau suruh dia kunjungi pembuat senjata di kota.
Dia tinggal di rumah besar di jalan Steel.
- Kenapa? - Aku punya mata-mata.
Mereka yakin melihat Lord Arryn mengunjunginya beberapa kali...
berminggu-minggu sebelum dia mati.
Lord Baelish, mungkin aku salah tak percaya padamu.
Tak percaya padaku adalah hal paling bijak yang kaulakukan...
sejak kau tiba di sini.
22, 23, 24, 25, 26...
27, 28, 29...
- Ser Hugh. - 31, 32.
- Ser Hugh. - Kau bisa lihat aku sibuk?
Aku kemari sebagai wakil Lord Eddard Stark...
Hand Raja.
Aku Kapten Pengawalnya.
- Maaf, aku tak tahu namamu, Ser... - Tidak memakai "Ser".
- Aku bukan Kesatria. - Aku mengerti.
Tapi kebetulan aku Kesatria.
Dia akan senang untuk bicara langsung dengan Hand.
- Dia Kesatria. - Kesatria?
Mereka angkuh seperti ayam jago.
Walaupun ada yang belum pernah ditembak anak panah.
Kau seharusnya tak kemari, Lord.
Pasti banyak mata-mata suruhan orang.
Biarkan mereka melihat.
Mantan Hand memanggilku beberapa kali.
Sayangnya, dia tak hormati aku dengan kunjungannya.
Apa yang diinginkan Lord Arryn?
Dia selalu datang bertemu anak laki-laki itu.
Aku juga ingin menemuinya.
Silakan, Tuanku.
Gendry.
Ini dia. Kuat walau masih muda, bekerja keras.
Perlihatkan helm yang kau buat, Nak.
- Ini helm yang bagus. - Tak untuk dijual.
Nak, dia Hand Raja.
- Jika dia ingin helm itu... - Aku membuatnya untukku.
- Maafkan dia, Tuanku. - Tak ada yang perlu dimaafkan.
Saat Lord Arryn mengunjungimu, apa yang dia bicarakan?
- Dia hanya bertanya padaku. - Pertanyaan apa?
Pada mulanya tentang pekerjaanku.
Apakah aku diperlakukan dengan baik dan betah di sini.
Lalu dia mulai bertanya tentang ibuku.
Ibumu?
Siapa ibuku dan seperti apa rupanya.
Apa yang kau katakan padanya?
Ibu meninggal saat aku masih kecil.
Rambutnya kuning, kadang bernyanyi untukku.
Lihat aku.
Kembalilah bekerja, Nak.
Jika dia sudah bisa berperang, bukan hanya membuat pedang...
Bawa dia padaku.
Menemukan sesuatu?
Anak haram Raja Robert.
Ada pesan untuk Raja dari Lord Stark.
Haruskah kutinggal...
Dengar.
Kau dengar mereka?
Menurutmu berapa wanita yang bersamanya di dalam?
Tebaklah.
Tiga? Empat?
Dia suka lakukan ini saat aku sedang bertugas.
Membuatku mendengarkan saat dia menggoda adikku.
- Maaf, Lord... - Kenapa aku harus memaafkanmu?
Kau berbuat salah padaku?
- Kita sudah pernah bertemu. - Benarkah?
Aneh, aku lupa.
Di pengepungan Pyke. Kita saling membantu di suatu sore.
- Itu saat kau dapatkan lukamu. - Ya.
Salah satu anak buah Greyjoy hampir membutakan mataku.
- Mereka jahanam bengis. - Mereka suka pertumpahan darah.
Akhirnya mereka tak menyukai hal itu lagi.
Itu pertempuran yang pantas.
Ingat Thoros dan Myr menerobos penghadang?
Dengan pedang apinya. Aku akan ingat itu sampai mati.
Aku lihat anak Greyjoy termuda di Winterfell.
Seperti melihat hiu di puncak gunung.
- Theon. Dia anak yang baik. - Aku meragukan hal itu.
Pasti aromamu seperti selai bluberi.
Biar kuhirup. Kemari.
Bisa kutinggalkan pesan dari Lord Stark ini?
Aku tak melayani Lord Stark.
- Kau dari mana? - Berjaga-jaga dengan Sam.
Pangeran Daging Babi.
- Di mana dia? - Dia tak lapar.
Itu tak mungkin.
Cukup.
Sam tak berbeda dari kita.
Tak ada tempat untuknya, maka dia kemari.
Jangan menyakitinya lagi saat latihan.
Jangan pernah, tak peduli apa pun yang dikatakan Thorne.
Kini dia saudara kita dan kita akan melindunginya.
Kau sedang jatuh cinta, Lord Snow.
Kalian, para gadis, bisa lakukan semau kalian.
Tapi jika Thorne menyuruhku melawan ratu babi itu...
aku akan membuatnya jadi daging cincang.
Jangan ada yang menyentuh Sam.
Apa lagi yang kau tunggu?
Serang dia!
Kau lawan dia.
Pukul aku.
Ayo, pukul aku.
Aku menyerah!
Aku menyerah.
Kau pikir hal ini lucu?
Jika kau di luar Wall saat matahari terbenam...
Kau mau yang membantumu pria atau anak kecil yang merengek?
Kau memberiku jalang ini untuk memberiku perintah.
Seharusnya kuberikan kepalanya padamu.
Maafkan aku, Khaleesi. Kulakukan yang kau minta.
Tenang, tak apa-apa.
- Irri, bawa dia, tinggalkan kami. - Ya, Khaleesi.
- Kenapa kau memukulnya? - Berapa kali kukatakan...
- jangan memberiku perintah. - Aku tak memerintahmu.
- Aku ingin mengundangmu makan. - Apa ini?
- Itu hadiah yang kubuat untukmu. - Kain usang Dothraki.
- Kau mau aku pakai ini? - Kumohon.
Apa pupuk bau ini? Semua ini?
- Hentikan. - Kau ingin aku seperti mereka?
Lalu kau akan mengepang rambutku.
Rambutmu tak pantas dikepang, kau belum punya kemenangan!
Jangan membalas perkataanku!
Kau jalang Lord kuda dan kini membangunkan sang naga!
Aku seorang Khaleesi di Dothraki.
Aku istri Khal yang Agung dan sedang mengandung anaknya.
Jika kau memukuliku lagi dengan tanganmu...
Itu saat terakhir kau punya tangan.
Aku tahu beberapa penjaga pergi ke rumah bordil di kota Mole.
Aku tak ragukan hal itu.
Menurutmu ini sedikit tak adil?
Memaksa kita bekerja saat mereka diam-diam pergi bercinta?
- Bercinta? - Bodoh, 'kan?
Kita tak bisa pertahankan Wall kecuali tak bercinta?
Itu tak masuk akal.
Aku tak menyangka kau marah tentang hal itu.
Kenapa tidak?
- Karena aku gemuk? - Bukan.
Tapi aku suka pada gadis, sama sepertimu juga.
Mungkin mereka tak terlalu suka padaku.
Aku tak pernah bersama seorang gadis.
Mungkin kau sudah bercinta ratusan kali.
Tidak.
Pada kenyataannya, aku sama sepertimu.
Aku tak percaya hal itu.
Dulu pernah ada yang dekat denganku.
Aku sendirian di kamar dengan gadis yang telanjang, tapi...
- Tapi kau tak tahu caranya? - Aku tahu caranya.
Apakah dia tua dan jelek?
Dia muda dan cantik sekali.
Seorang pelacur bernama Ros.
- Apa warna rambutnya? - Merah.
Aku suka rambut merah.
Dan...
- Kau tak ingin tahu. - Baguskah?
- Lebih baik. - Astaga.
Lalu kenapa kau tak bercinta dengan Ros yang sempurna itu?
- Siapa namaku? - Jon Snow.
Kenapa nama belakangku "Snow"?
Karena kau anak haram dari Utara.
Aku tak pernah bertemu ibuku.
Bahkan ayahku tak memberitahu nama ibuku.
Aku tak tahu ibu masih hidup atau sudah meninggal.
Aku tak tahu apakah dia bangsawan atau istri nelayan.
Atau pelacur.
Maka aku duduk di rumah bordil itu...
Dan Ros melepas bajunya.
Tapi aku tak bisa melakukannya.
Karena yang kupikirkan hanya bagaimana jika dia hamil.
Jika dia punya anak...
ada anak haram lain bernama Snow.
Itu bukan hidup yang baik bagi seorang anak kecil.
Jadi, kau tak tahu cara melakukannya?
Kalian bersenang-senang?
Kalian berdua terlihat kedinginan.
- Kami sedikit kedinginan. - Sedikit kedinginan. Ya.
Kau dekat dengan api dan dalam ruangan.
Ini masih musim panas.
Mungkinkah kalian ingat musim dingin terakhir?
Sudah berapa lama? Sepuluh tahun?
Aku ingat.
Tak nyamankah berada di Winterfell?
Ada hari yang tak bisa membuatmu hangat...
tak peduli berapa besar perapian yang dibuatkan pelayanmu?
- Aku membuat perapian sendiri. - Itu patut dihargai.
Aku 6 bulan di luar Wall selama musim dingin.
Seharusnya itu misi selama 2 minggu.
Ada rumor Mance Rayder berencana menyerang Eastwatch.
Maka kami pergi mencari beberapa anak buahnya.
Kami menangkap mereka, mengumpulkan informasi.
Orang-orang yang berperang untuk Mance Rayder adalah orang kuat.
Lebih kuat daripada dirimu.
Mereka lebih paham negara mereka daripada kami.
Mereka tahu sebentar lagi badai datang.
Maka mereka bersembunyi di gua-gua dan menunggu badai berlalu.
Dan kami terjebak badai di luar.
Anginnya kuat sekali.
Badai mencabut pohon tinggi tercabut dari akarnya.
Jika kau lepas sarung tanganmu, jarimu akan putus karena membeku.
Dan keadaan sangatlah gelap.
Kau belum tahu rasanya dingin.
Kalian berdua tak tahu itu.
Pertama, kuda dulu yang mati.
Kami tak bisa memberinya makan agar badan mereka tetap hangat.
Makan kuda itu mudah.
Tapi, saat kami mulai kelelahan, itu tak mudah.
Kita seharusnya punya beberapa pria sepertimu, 'kan?
Anak gemuk lembek sepertimu.
Jika kami punya makanan sepertimu selama 2 minggu...
Pasti masih tersisa tengkorak untuk sup.
Sebentar lagi, kami akan ambil anggota baru.
Kalian akan diserahkan ke Komandan untuk suatu tugas.
Dan kalian akan dipanggil anak buah Night's Watch.
Tapi bodoh jika mempercayainya.
Kalian masih muda...
dan di musim dingin, kalian akan mati...
Seperti lalat.
Aku memukulnya.
Aku memukul sang naga.
Kakakmu Rhaegar adalah naga terakhir.
Viserys hanyalah bayangan ular.
Dia masih raja sejati.
Jujur saja sekarang.
Kau masih ingin lihat kakakmu duduk di Iron Throne?
Tidak.
Tapi rakyat banyak menantinya.
Illyrio berkata mereka menjahit simbol naga...
dan berdoa untuk kedatangannya kembali.
Rakyat berdoa untuk hujan, kesehatan dan musim panas yang abadi.
Mereka tak peduli intrik politik para Lord.
Apa yang kau doakan, Ser Jorah?
Rumahku.
Aku juga berdoa untuk rumah.
Kakakku tak akan pernah bisa meraih kembali Tujuh Kerajaan.
Dia tak bisa memimpin pasukan, meskipun diberikan oleh suamiku.
Dia tak akan pernah membawa kita pulang.
Perselisihan antar kekasih?
Maaf, apakah aku...
Sansa , ini Lord Baelish.
- Dia dikenal sebagai... - Kawan lama keluarga ini.
- Aku kenal ibumu sudah lama. - Kenapa dipanggil "Littlefinger"?
- Arya! - Jangan kasar.
Tak apa-apa.
Saat aku masih kecil, badanku sangat kecil.
Aku dari pulau kecil bernama Fingers.
Kau bisa lihat, itu nama panggilan yang cerdas.
Aku sudah lama duduk di sini!
Mulailah pertandingan ini sebelum aku buang air.
Siapa itu?
Lord Gregor Clegane. Panggilannya Mountain.
Dia kakak Hound.
- Dan lawannya? - Ser Hugh dari Vale.
Dulu dia pelayan Jon Arryn. Dia datang dari jauh.
Ya, cukup pamernya. Bertandinglah!
Ini bukan yang kau perkirakan.
Ada yang pernah cerita tentang Mountain dan Hound?
Ini kisah bagus tentang hubungan kakak adik.
Hound masih kecil, mungkin 6 tahun.
Gregor beberapa tahun lebih tua.
Sudah remaja dan punya reputasi.
Beberapa anak beruntung lahir dengan bakat kekerasan.
Suatu sore...
Gregor melihat adiknya bermain dekat api.
Itu mainan milik Gregor. Kesatria kecil dari kayu.
Gregor tak bicara.
Dia memegang leher adiknya dan memasukkan wajahnya ke perapian.
Dia menahannya dan adiknya menjerit.
Wajahnya terkelupas.
Tak banyak orang tahu cerita ini.
Aku tak akan ceritakan pada orang lain. Aku janji.
Kumohon, jangan.
Jika Hound mendengar kau cerita...
Kurasa semua kesatria di King's Landing tak bisa menyelamatkanmu.
Tuanku.
Ada Yang Mulia Ratu.
- Yang Mulia. - Kau tak ikut pertandingan.
Mendaftar bukan berarti ikut.
Kupikir kita perlu melupakan kejadian di Kingsroad.
Keadaan di antara serigala.
Dan memaksamu membunuh binatang buas itu ekstrim.
Walaupun kadang kita jadi ekstrim saat khawatir dengan anak-anak.
Sansa bagaimana?
Dia suka di sini.
Dia satu-satunya anggota keluarga Stark yang suka.
Itu berkat ibunya, tak banyak sifat Utara dalam dirinya.
Apa yang kau lakukan di sini?
Aku juga akan tanya hal yang sama denganmu.
Apa harapanmu yang ingin kau capai?
Raja memanggilku untuk melayaninya dan Kerajaan.
Itu yang akan kulakukan sampai dia menyuruhku berhenti.
Kau tak bisa mengubah dan menolongnya.
Dia akan lakukan semau dia, selama ini selalu begitu.
Kau berusaha semampumu untuk membereskan masalahnya.
Jika begitu pekerjaanku, biar saja.
Kau hanya prajurit, 'kan?
Kau menerima perintah dan menjalankannya.
Kurasa itu masuk akal.
Kakakmu dilatih untuk memimpin dan kau dilatih untuk mengikuti.
Aku juga dilatih untuk membunuh musuh-musuhku, Yang Mulia.
Begitu juga aku.
Tujuh berkat untukmu, Kawan.
- Dan bagimu juga. - Pelayan!
Ambilkan roti, daging dan bir. Cepat!
Ide bagus, Kakek. Aku kelaparan.
Mau mendengar lagu saat kita menunggu?
Lebih baik aku masuk ke sumur.
Kakek, mungkin ini kesempatan terakhirmu jika kau ke arah Utara.
Satu-satunya musik yang orang Utara tahu adalah lolongan serigala.
Maaf, Tuanku. Semua kamar penuh.
Anak buahku bisa tidur di kandang kuda dan aku tak perlu tempat besar.
Benar, Tuanku. Kami tak punya kamar lagi.
Tak ada yang bisa kuperbuat untuk menggantinya?
- Kau bisa pakai kamarku. - Kau pintar sekali.
Kau bisa membuat makanan? Yoren, makanlah bersamaku.
- Baik, Tuanku. - Lord Lannister.
Bolehkah aku menghiburmu saat kau makan?
Aku bisa menyanyikan lagu kemenangan ayahmu di King's Landing.
Itu sudah pasti merusak suasana makanku.
Lady Stark.
Ini sungguh tak terduga.
Aku sempat menyesal tak bertemu denganmu di Winterfell.
Lady Stark.
Namaku masih Catelyn Tully, saat terakhir kali aku tinggal di sini.
Kau, Tuan.
Apakah itu kelelawar hitam dari Harrenhal yang disulam di mantelmu?
Ya, Lady.
Dan apakah Lady Whent teman ayahku yang sejati dan jujur...
Lord Hoster Tully dari River Run?
Ya.
Kuda merah selalu jadi pemandangan selamat datang di Riverrun.
Ayahku mengandalkan Jonas Bracken...
Dari antara pembawa benderanya yang tertua dan paling setia.
Lord kami merasa terhormat dengan kepercayaannya.
Aku iri dengan ayahmu, dan semua teman baiknya.
Tapi aku tak bisa mengerti maksud hal ini.
Aku mengenal baik lambang kalian.
Menara kembar di Frey.
Bagaimana kabar Lord-mu?
Lord Walder sehat, Lady.
Dia sudah minta ayahmu sebagai tamu kehormatan...
di ulang tahunnya yang ke-90.
Dia berencana mengambil istri lagi.
Orang ini datang ke rumahku sebagai tamu.
Di sana dia berkonspirasi untuk membunuh anak laki-lakiku.
Anak kecil berumur 10 tahun.
Atas nama Raja Robert dan Lord baik yang kalian layani...
Aku memerintah kalian untuk menangkapnya...
dan membantuku mengembalikannya ke Winterfell...
untuk menunggu pengadilan oleh Raja.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.