All language subtitles for Jacob 1994 720p WEBRip YTS.MX-Indonesian

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic Download
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Subtitle oleh HENDRI KHO P a d a n g - 2020

Esau!

Aku tidak dapat melihat.

Esau, di belakangmu.

jangan. Biar mengikuti arah angin. Jangan sampai lepas.

Apakah Abraham selamat?

Ya, tendanya di geser angin.

Pergilah dulu. Aku mau memastikan sumurnya tertutup.

Kita tidak ingin sumur itu penuh pasir besok pagi.

Sudah cukup lama. Mana anak-anakku?

Yang satu mencoba melindungi sumur. Yang lainnya dengan kakekmu.

Terpujilah Tuhan, Allah kami, Raja Semesta...

... yang memberi kami roti yang berasal dari bumi. Amin.

Esau selalu memburu hewan terbaik. Dia tak pernah memilih mangsa yang mudah.

Lengan yang kuat saja tak cukup untuk memimpin anak2 ​​Abraham.

- Aku tahu sukuku berbeda... - Jangan mulai, perempuan.

- Esau memang anak sulung. - Yakub kedua, tapi dia...

memegang tumit Esau. Dia ingin menjadi yang sulung.

Esau, si pemburu, adalah yang sulung, lalu datanglah Yakub.

- Dia orang yang suka bekerja keras. - Yakub peduli pada sukunya.

Sudah. Cukup.

Abraham selalu mendengar suara Allah saat angin bertiup.

- Allah berbicara kepada kita semua. - Ya, tapi kami tidak mendengar-Nya.

Terpujilah Tuhan, Allah kami, Raja Semesta...

yang memberi kami roti yang berasal dari bumi. Amin.

- Bisakah kau mendengar suara-Nya? - Suara Allah?

Aku selalu merasa ada yang memperhatikanku.

- Kau tahu apa artinya? - Aku tahu, aku merasakannya sepanjang waktu.

Tapi selalu ada perempuan Kanaan yang mengikutiku seperti sapi lagi kasmaran.

Kau yang menggoda mereka. Kau akhirnya akan mengawini perempuan Kanaan.

Aku bisa melakukan yang lebih buruk. Perempuan bangsa kita kurus2.

Minumlah.

Kita harus berteduh.

Pergilah dulu.

Yakub, putra sulungku sedang sekarat.

Jadilah kuat, Elom. Allah Abraham menjagamu.

Allah Abraham, lindungi dan pelihara hamba-Mu ini.

- Bau yang enak! - Dan daging buruan yang baik.

- Aku butuh waktu setengah hari. - Untuk pemburu sepertimu?

Tapi aku sangat menikmatinya.

Kapan2 kau ikutlah denganku. Melihat para wanita Kanaan...

yang menggairahkan. Kau akan menikmatinya.

Mungkin kau suka melihat mereka dan menikmatinya ...

... namun jika pikiranmu tenang kau akan tahu siapa yang kau bohongi.

Kau bicara seperti seorang perempuan tua yang mengaduk bubur kacang.

Bubur kacang ini sangat berguna.

Aku lapar. Berilah aku sediit.

Tidak. Ini untuk anak laki-laki Gaham yang sakit.

Kurang ajar kau.

Aku membawa daging untuk seluruh suku! Bukankah aku pantas mendapatkan bubur itu?

- Sudah kubilang, ini untuk anak Gaham. - Itu cukup untuk kami berdua.

Maka tunggulah... jangan hanya memikirkan diri sendiri.

Kau pikir aku bodoh, bukan?

Tidak, tapi kau sangat ceroboh.

- Kau anak sulung. - Persetan dengan anak sulung.

Itu artinya hanya bahwa aku akan dapat warisan yang lebih besar dari ayah kita.

Kalau warisan kecil arti bagimu, dan rasa laparmu begitu besar, maka berikan padaku.

Kemudian kau bisa makan semuanya, kalau kau mau.

- Setuju. - Tidak. Bersumpahlah.

Aku bersumpah demi Allah Abraham ...

bahwa sebagai imbalan atas bubur itu, aku menyerahkan warisanku.

Warisan sebagai anak sulung jadi milikmu, saudaraku tersayang, Yakub.

Kau berhasil mengawinkan domba2 itu seperti yang kau inginkan?

Ya, ibu. Di musim semi kita akan memiliki banyak domba.

Kau memang laki-laki yang trampil mengurus ternak.

Tidak sulit mengatur ternak.

Lebih sulit mengatur manusia.

Kita jangan bicara menantang Esau.

Dia menikahi orang dari suku lain. Dan membuat rumah batu ...

seperti orang-orang Kanaan.

- Bagaimana ayah? - Penglihatannya memburuk...

... dan aku tahu dia sangat kesakitan.

- Esau? - Tidak, Ayah. Aku Yakub.

Apakah Esau sekarang sibuk?

Untukmu dia selalu ada waktu.

Aku akan memanggilnya.

Esau! Ayah memanggilmu.

Jadi ...

Bagaimana menurutmu?

- Aku bisa membuatnya untukmu. - Rumah batu? Tidak, Esau.

Aku bukan orang Kanaan.

Berambut. Seperti hewan2 yang takut padamu.

Aku sudah tua, Esau, dan saat kematianku sudah dekat.

- Tidak, Ayah. - Dengarkan sekarang, dengarkan aku.

Ambil panah, temukan buruan yang terbaik dari kawanannya.

Masak dan berikan padaku.

Ketika aku kenyang, aku akan memberikan berkatku.

- Tidak, Ayah. - Waktunya telah tiba, jangan membantah.

Lakukan seperti yang kukatakan, atau kau akan kehilangan berkatmu.

Cepat, panggil Yakub. Suruh dia datang sekarang juga.

Allah ingin kaulah yang meneruskan garis keturunan Abraham, bukan Esau.

Benarkah Allah bersabda demikian?

Saat aku mengandung ...

... aku sangat kesakitan, maka aku mencari pertolongan Allah ...

Ada dua bangsa di dalam rahimmu, kata-Nya.

Dua bangsa akan memancar dari rahimmu.

Yang satu akan lebih kuat dari yang lain. Yang lebih tua akan melayani yang lebih muda.

Allah berkenan kepadamu.

- Kau harus mengerti itu. - Tidak.

- Yakub - Aku tak bisa melakukannya.

Aku sudah mengambil hak kesulungannya. Itu cukup.

Benarkah? Tidakkah itu pertanda bagimu ?

Apakah kau tidak merasakan suatu beban?

Ambillah dua ekor kambing. Bawa padaku ...

Aku akan menyiapkan makanan ayahmu. Kau akan membawanya, dia hampir buta.

Dan dia akan memberkatimu.

Tidak!

Tidakkah kau ingin diberkati sebagai anak sulung?

Tidakkah kau ingin terus menjaga garis yang dimulai dari Abraham?

- Tidak dengan cara menipu. - Semuanya tergantung padamu.

Esau akan menjadikan kita bagian dari Kanaan.

Lakukan seperti yang aku katakan...

Itulah kehendak Allah.

Bu, apakah ini akan berhasil?

Itu kehendak Allah, atau kau akan jadi pemburu...

dan Esau yang menjadi pengurusnya.

Ini tak akan berhasil. Lenganku halus sedangkan lengan Esau berbulu.

Diamlah! Ini pasti akan berhasil.

Ayah?

Aku di sini.

Yakub atau Esau?

Aku anak sulungku. Aku sudah melakukan apa yang kau minta...

Aku membawa makananmu.

Datangkah kemari.

Mendekatlah, anakku, supaya aku bisa menyentuhmu.

Ambillah makanan yang aku siapkan untukmu.

Dan kemudian kau bisa memberi aku berkatmu.

Lengannya lengan Esau.

Tapi suaranya suara Yakub.

Apakah kau benar-benar anakku Esau?

Ya, aku Esau.

Anakmu.

Mendekatlah, anakku, dan cium aku.

Ya, kau memang Esau...

Allah memberimu embun dari Surga...

berlimpah dalam kesuburan tanah, benih dan anggur baru.

Orang-orangku akan melayanimu dan bangsa-bangsa akan sujud kepadamu.

kau akan menjadi tuan dari semua saudara...

dan semoga ibu serta saudara laki-lakimu tunduk kepadamu.

Terkutuklah mereka yang mengutukmu.

Dan diberkatilah mereka yang memberkatimu.

Siapa di sana?

Ini aku, Esau.

Ayo, duduklah dan makanlah.

Kemudian kau bisa memberi aku berkatmu.

Mengapa kau memberi aku makan lagi? Aku sudah memberkatimu

Siapa yang tadi membawakanku makanan?

Yakub.

Aku sudah selesai dengannya!

Dulu hak kesulunganku, sekarang berkatku.

Esau, anakku, apa yang telah aku lakukan?

- Tidak adakah berkat lain untukku? - Aku telah berikan segalanya...

- Aku menjadikannya tuanmu. - Kau harus memberkatiku...

Tapi, aku sudah memberkatinya.

Dan dia akan tetap terberkati. Allah melihatku memberkati Yakub.

Dan aku tidak bisa menariknya, aku tidak bisa.

Maka, berkati aku juga.

Berkati aku juga.

Kau akan memiliki kekayaan bumi, dan embun dari Surga...

... tapi kau akan hidup dengan pedangmu.

Kau telah membodohiku! Akan kukeluarkan jantungmu sebelum malam.

Kau tidak peduli tentang kami, tidak peduli dengan nasib kami.

Aku pantas mendapatkan berkat anak sulung.

Yakub!

Berhenti!

Berhenti!

Esau, jangan permalukan ayahmu pada hari-hari terakhirnya dengan membunuh saudaramu.

Kuberi kau peringatan...

Hari-hari ayah kita sudah bisa dihitung.

Maka, begitu ada waktu yang tepat...

Aku akan membunuhmu dan aku tidak akan meratapimu.

Kau akan mati sehari setelah dia meninggal.

- Kau harus pergi dari sini, Yakub, pergi. - Aku tidak takut pada Esau.

Pergilah atau dia akan membunuhmu, kemudian dia akan dibunuh.

Aku tidak ingin kehilangan dua anak pada hari yang sama.

Ayahmu memanggilmu, cepat.

Lakukan apa yang dia inginkan!

Dia ingin aku pergi.

Apakah karena dia memberkatiku?

Saatnya menikah, Yakub...

tapi tidak dengan seorang perempuan Kanaan.

Kau harus pergi ke Padan Aram, mencari istrimu di sana ...

... salah satu putri Laban, saudara laki-laki ibumu.

Sekarang, Yakub, semoga Allah memberkatimu.

Semoga Allah membuatmu subur dan memperbanyak keturunanmu...

... sehingga mereka menjadi bangsa yang besar.

Semoga berkat yang Dia berikan kepada Abraham Dia berikan kepadamu dan keturunanmu...

... sehingga kau dapat memiliki tanah yang kau tinggali sekarang.

Tanah yang Allah janjikan kepada Abraham.

Hadiah untuk pengantin perempuanmu.

Dia membawa mahar yang bagus.

Kau akan membiarkan dia pergi?

Ini adalah hari-hari terakhir ayahku.

Aku tidak bisa menyakiti Yakub.

Siapa yang menyakitimu, menyakitiku...

Kau adalah saudara iparku.

Aku tidak bisa menganggap bahwa ayahku sudah mati.

Tentu saja tidak.

Esau!

Akulah Tuhan, Allah Abraham dan Ishak, ayahmu.

Aku akan memberikan tanah ini kepadamu... dan keturunanmu...

akan tak terhitung banyaknya, bagaikan butiran pasir di pantai.

Dan kau akan berkembang jauh dari sini.

Dari barat ke timur. Dari utara ke selatan.

Semua kaum di bumi akan dapat berkat ..

karena engkau dan keturunanmu.

Aku akan menyertai dan melindungimu kemanapun kau pergi.

Tapi aku akan membawa kau kembali ke negeri ini.

Aku tidak akan meninggalkanmu sampai aku mewujudkan janjiku padamu.

Jika Engkau bersamaku...

dan melindungiku selama perjalananku ..

dan jika aku kembali dengan selamat ke rumah ayahku ...

maka Engkau akan menjadi Allahku...

dan dari semua yang Kau berikan padaku...

akan kupersembahkan ...

per-sepuluhnya untuk-Mu.

Seandainya aku sampai di sana...

... aku tidak punya mahar lagi.

Tak ada kesempatan untuk memiliki istri.

Aku harus bagaimana ?

Ya.

Ya, akan kulanjutkan perjalananku, aku telah beriman kepada Dia ...

... yang menunjukkan gerbang surga.

Subtitle oleh HENDRI KHO P a d a n g - 2020

Kawan kawan ... ! Kawan kawan ... !

- Kalian berasal dari mana? - Kami dari Haran.

Jadi, aku sudah sampai. Allah telah menuntunku ke sini.

Tahukah kalian ...

tahukah kalian pada Laban putra Nahor?

Siapapun yang tidak mengenalnya pasti datang dari jauh.

Maukah kau membawaku kepadanya?

Dia bisa membawamu padanya.

Apakah dia istrinya?

Putrinya.

Orang ini mencari ayahmu.

Aku akan membawamu kepadanya, setelah domba-domba itu minum.

Kau telah bermurah hati dalam membantuku.

Terima kasih.

Maafkan aku.

Maafkan aku.

Aku Yakub...

Putra Ribka...

... saudara perempuan ayahmu.

Laban!

Laban!

Laban!

Laban.

Laban...

Laban, aku harus bertemu denganmu.

Mengapa peramal berkata begitu?

Kau sudah tahu apa yang akan terjadi, bukan?

Saat aku melempat batu tadi pagi, aku menerima pesan.

Seseorang akan hadir di antara kita, dia akan membuat kita kaya.

Dimulai dengan dirimu, kukira, karena kau ingin bayaran untuk pesan itu.

Tidak, Laban, aku bersumpah.

Bersumpahlah di hadapan para dewa di rumah ini.

Aku bersumpah. Aku bersumpah.

Seseorang yang luar biasa akan segera hadir di antara kita.

Ayah!

Ada seorang pria di sumur. Yakub!

Dia mengaku sebagai putra Ribka, saudara perempuanmu.

Betulkah?

Bawalah dia ke sini, Rahel.

Pasti ada sesuatu di balik semua ini.

Kekayaan besar dari seorang pengembara?

Paman?

Aku Yakub...

putra Ishak dan Ribka...

adikmu.

Kekayaan besar apa yang kau maksudkan?

Mungkin kau harus coba meramal sekali lagi.

Itu benar. Aku bersumpah di hadapan para dewa, Laban.

Duduklah, keponakanku.

Nikmatilah makanan sederhana ini.

Kundengar kau diserang oleh pencuri.

Ya paman. Mereka menyerangku di dalam perjalanan.

Oh, aku tahu, aku tahu...

... kita hidup di zaman tanpa hukum.

Banyakkah yang mereka ambil darimu?

Mahar untuk pengantin.

Tinggallah bersama kami sampai kekuatanmu pulih. Banyak yang akan kita bicarakan.

- Semua orang akan bicara. - Ini Morash, putra sulungku.

Semoga dia tidak menghilangkan selera makanmu.

Apa domba2 sudah hitung, Beor? Dia putra keduaku.

- Belum, Ayah. - Domba2 harus lebih diurus.

Mungkin keponakanku bisa membantu.

- Itu suatu kehormatan bagiku, paman. - Bagus!

Lea akan memandumu.

... menunjukkan rumah kami, desa dan ladang kami.

Dia adalah putri tertuaku.

Aku senang dengan bantuan itu.

Inilah yang dilakukan Yakub...

... semua yang disentuhnya berkembang subur.

- Bagaimana dia melakukannya ? - Dia selalu ...

... berdoa kepada dewanya setiap malam.

Padahal doaku sama saja dengan doanya.

Dewanya bukanlah dewa yang kenal kenal.

Kita harus menahan Yakub bersama kita.

- Dia menyukai Rahel. - Dan Rahel menyukainya.

Rahel!

- Kau mau kemana ? - Aku harus membawa makan siang...

Lea sedang tidak sehat. Kau bekerja terlalu keras.

- Ini sebuah kecelakaan. - Kau terlalu memaksa diri.

Mengapa dewamu yang kaya mengharuskanmu bekerja keras?

Supaya aku pantas mendapatkannya.

Terpujilah Tuhan, Allah kami, Raja Semesta Alam...

yang memberi kita roti yang berasal dari bumi. Amin.

- Satu hari lagi... - Apa?

- Dia akan membayarku. - Dengan ?

Dengan cintamu.

Jika dia benar-benar peduli padaku.

Semoga saudara-saudaraku tidak mendengarmu bicara seperti itu.

Mereka tidak akan mendengar. Tidak sampai waktunya tiba.

Tidak akan tiba waktunya, sampai Lea menikah.

Aku bisa menunggu.

- Jangan takut. - Jika kita terlihat, kita akan dilempari batu.

Jangan pergi dariku, Rahel. Kumohon.

Tidak, aku tidak akan pergi. Aku tidak bisa.

Tapi kita harus berhati-hati.

- Kau dengar itu? - Ya.

Ini tanda di antara kita bahwa yang satu ingin bicara dengan yang lain.

Jika ada balasam, itu berarti tidak ada orang di sekitar.

Sekarang bukan waktu yang tepat.

Morash tahu aku akan membawa makan siang.

Yakub...

tidak baik kau bekerja tanpa bayaran.

Katakan, bayaran seperti apa yang kau inginkan?

Aku tidak mengharapkan bayaran apa pun, paman.

Jadi, apa yang membuatmu datang kesini?

Ibuku Ribka, saudara perempuanmu ...

dia ingin aku memperistri salah satu putrimu.

Mengapa aku harus memberikan sesuatu yang sangat berharga...

untuk laki2 yang tak punya apa-apa?

Aku tahu aku datang dengan tangan kosong. Tapi aku pekerja yang baik.

Aku akan bekerja untukmu lima tahun untuk mendapatkan Rahel.

Menikahkan Rahel sebelum Lea melanggar tradisi kami.

Tapi, aku darah dari darahmu.

Ini bukan pernikahan di luar keluarga.

Ya, itu benar.

Dan kau tahu aku pekerja yang baik. Artinya aku layak ...

- Semua yang kau sentuh, tumbuh subur. - Maka biarkan aku bekerja untukmu.

- Untuk lima tahun. - Sepuluh.

- Tujuh. - Setuju.

Tinggalah di sini dan bekerja untukku.

Aku berjanji, kau tak akan menyesalinya.

Mengapa kau tidak memberi tahu pada Rahel ?

Ah, mungkin dia sudah tahu.

- Kau mencurangi Lea. - Tujuh tahun itu waktu yang lama.

Kita akan pikirkan nanti.

Aku kasihan pada Lea.

Yang membuatnya sedih adalah bahwa aku sangat bergembira.

Aku juga.

Setiap hari aku takut kau akan pergi.

Memang aku akan pergi pada dini hari.

Tujuh tahun lagi, mulai hari ini.

Tapi aku tidak akan pergi tanpamu.

TUJUH TAHUN KEMUDIAN. Semua yang disentuh Yakub, berkembang.

Hujan tiba tepat waktu.

Rerumputan tumbuh subur.

- Itu karena dewanya Yakub - Jika Yakub pergi...

dewanya yang begitu kuat dan murah hati, akan pergi bersamanya.

Dia bukanlah orang yang bisa dipaksa.

Kita harus berlaku cerdik.

Kita harus buat di bertahan dengan pilihan bebasnya.

Laban!

Laban!

Yakub.

Aku sudah bekerja tujuh tahun.

- Aku datang untuk Rahel. - Tenanglah, aku tidak lupa.

kau akan menepati janjimu, bukan?

Oh ya, tentu.

Kita perlu merencanakan pernikahan.

Kita harus mengundang seseorang dari keluargamu...

- Kakakmu, misalnya. - Jangan.

Aku akan menemuimu saat aku mengambil pengantinku ...

dan kembali ke negeriku.

Oh, semuanya ada waktunya, masuklah dulu.

Kita harus menyiapkan pesta nikah, bukan?

Aku berharap aku mati.

Aku berharap ayah mati.. begitupun dewa2 yang dia sembah.

Setidaknya dewanya Yakub tahu kehormatan dan kesopanan.

Tapi mengapa dewanya membiarkan semua ini terjadi?

Mengapa dewa itu meninggalkan Yakub sekarang?

Apa yang berarti bagiku, berarti juga bagi Yakub, dan juga...

.... bagimu.

Semua ini akan berakhir. Aku percaya itu.

Ya, ayo, lewat sini.

Ayo, semua sudah siap.

Semuanya baik-baik saja, kan?

Di mana Lea?

Lea ada di kamarnya. Dia sangat bersedih...

... tapi itu bisa dimengerti.

Pengantin wanita menunggu tuannya...

- Tapi kamarnya gelap. - Tradisi kami menghormati kesopanan.

Kamar harus gelap pada malam pernikahan.

Rahel?

Kau.

Kau.

Sepanjang malam aku memanggilmu Rahel.

Dan kau menjawab aku.

Bagaimana kau bisa mengetahui tandanya?

Rahel tak punya pilihan, Yakub.

- Apa lagi yang bisa dia lakukan? - Satu kata darimu akan mencegah ini.

Pernahkah kau sangat menginginkan sesuatu...

sehingga kau bersedia menipu orang yang kau kasihi?

Ya Tuhan.

Ya Tuhan.

Apakah hutang dosaku tak akan pernah terbayar?

Bagaimana aku harus menebus dosaku?

Dimana Laban?

Laban!

- Jangan melakukan hal bodoh. - Kau membodohiku.

- Beri aku alasan untuk tidak membunuhmu. - Aku bisa jelaskan. Tolong..

Apakah dewamu menginginkan darahku di tanganmu?

Keluar ! Keluar dari sini.

Beri aku alasan untuk tidak membunuhmu.

Aku bisa jelaskan. Tahan. Tolong aku!

Aku tidak menipumu.

Rahel adalah milikmu.

- Kau dapat memiliki Rahel. - Dengan mengabaikan penderitaanku ...

- dan penipuan yang kau lakukan? - Tidak, tidak.

Kami hanya sedikit menipu.

Lea sekarang milikmu.

Dan setelah pesta perkawinan berakhir...

akan kuberikan Rachel untukmu.

Aku ingin satu istri, bodoh.

Tapi dua istri lebih baik untuk seorang pria.

Dua anugerah.

Punya dua istri menunjukkan betapa kayanya kau

Kaya apa? Aku tidak memiliki apa pun selama tujuh tahun!

Itu tidak masalah.

Kau bisa tinggal di sini bersama putriku...

dan bekerja padaku... tujuh tahun lagi...

untuk istri keduamu, Rahel.

Kau menerima bayaran di muka.

Sepertinya sulit...

tapi sepertinya itulah cara para dewa menolongmu.

Tidak ada jalan lain.

Selimut, mana selimut.

Kau akan diberkati dengan seorang anak. Sekarang dorong lagi.

Cepat, mana selimutnya?

Kita akan menanggilnya Yehuda, yang artinya pujian.

Dan itulah yang harus kita persembahkan kepada Allah ...

... yaitu pujian atas kemurahan hati-Nya.

Sudah 4 anak, suamiku.

Apakah kau mencintaiku sekarang?

Dia sangat bahagia saat istrinya memberinya anak.

Lea adalah wanita yang baik.

Tidak adil menghukumnya atas apa yang dilakukan ayahnya.

Kau juga istriku.

Anak-anak adalah anugerah dari Tuhan.

Sebuah berkah bagi kita semua.

Aku ingin menjadi seperti dia, Yakub.

Tolong beri aku anak atau aku akan mati menderita.

Aku bukan Allah.

Anak-anak bukanlah milikku.

Tapi kau orang yang terpilih.

Mengapa Dia lebih memilih Lea?

Katakan padaku apa yang harus kulakukan.

Apa yang bisa kulakukan ?

Tidurlah dengan pelayanku...

... tidurlah dengannya agar kau bisa memiliki anakku.

Supaya aku punya anak sendiri. Tolong lakukan ini untukku, Yakub.

Bilha.

Subtitle oleh HENDRI KHO P a d a n g - 2020

Semua terjadi persis seperti yang kuramalkan.

Selama Yakub tinggal di sini, Allahnya akan memperkaya kita.

Dan semua orang harus tahu siapa yang menahan Yakub.

- Bagaimana kami bisa lupa, ayah? - Tapi 7 tahun kedua ...

- hambir berakhir. - Dia tidak punya alasan untuk pergi.

Dia memiliki 7 anak dengan Lia, 2 dengan Bilha, 1 dengan Zilpa, budaknya Lea.

Dan untuk mengimbanginya, Lia memberinya seorang perempuan, Dina.

Kedatangan kalian menyenangkan orang tua ini.

- Tuhan memberkatiku, ayah. - Apa yang kau bicarakan?

Ayah, aku mengandung seorang anak.

Rahel sudah mendapatkan tanda. Ketika anak kami lahir...

... kami akan pergi.

Aku tentu tidak bisa melarangmu ...

Tapi kau akan menyesal meninggalkan tempat ini.

Kalau kau memang mau pergi.

Kat datang ke sini dengan tangan kosong. Maka kau akan pergi dengan tangan kosong.

Akan sulit bagimu merawat anak-anakmu...

... tanpa air dan tanpa makanan dalam perjalanan yang begitu jauh.

- Kau ingin menahanku sebagai tahanan? - Tidak. Kau sudah memberi mahar...

untuk putri2ku. Aku akan membayarmu. Berapa upahmu?

Aku tidak ingin perakmu, aku tidak ingin emasmu.

Aku ingin bagian dari dombamu. Aku pantas mendapatkannya.

Pergilah ke kawananmu dan keluarkan semua domba hitam ...

dan kelak semua domba berbintik akan menjadi upahku.

Tapi domba itu biasanya putih atau hitam. Jarang ada domba berbintik.

Aku akan memiliki semua yang kubutuhkan.

Allah yang memperlihatkan Gerbang Surga akan menolongku.

Ceritakanlah lagi kepadaku.

Kuminta Laban mengambil semua domba hitam, dan semua...

domba berbintik akan menjadi upahku. Tapi Laban dan anak-anaknya...

... berlaku curang dengan mengambil domba berbintik.

Kemudian seorang malaikat menampakkan diri kepadaku dalam mimpi.

Aku mengambil dahan hijau pohon hawar dan mengupasnya...

sampai kelihatan bagian putihnya. Kuletakkan dahan itu di bawah air ...

dan sebagian di atasnya, agar terlihat oleh domba saat berkelamin.

Tapi semua dahan kusingkirkan saat domba yang lemah datang.

- Kenapa? - Kita hanya menghasilkan domba yang kuat.

Mereka akan berkelamin dekat dahan2 itu dan melahirkan anak domba...

yang belang, berbintik-bintik.

Sekarang kau mengerti mengapa Aku percaya pada Allah?

Itu sihir.

Itu perampokan. Dan ketika Rahel melahirkan anaknya...

Dan domba betina akan melahirkan domba hitam.

Kekayaan kita bertambah.

Anakmu...

Yosef.

Kita akan memanggilnya Yosef.

Dia akan membawa perubahan bagi bangsa kita.

Yosef.

Yosef.

Tadi malam Allah menampakkan diri lagi kepadaku.

Sebentar lagi akan tiba waktunya untuk pergi.

Aku harus melakukan perintah Allah.

Tapi aku tidak bisa memaksamu meninggalkan ayahmu.

Kita semua harus melakukan apa yang Allah-mu inginkan.

Ayah kami menjual kami untuk mendapat untung...

dan dia mengambil maharnya.

Kami tidak berharga lagi baginya sekarang.

Kita akan menunggu kesempatan.

Bawa domba2 ke tempat pemangkasan. Ini sudah musimnya.

- Tidak. Aku akan melakukan apa yang Allah minta. - Kau dan Allah-mu.

Kawanan dombamu akan binasa karena salju musim dingin. Mereka akan mati.

Kau akan berdoa kepada dewaku ... Jadi, terserah kau lah.

Kami akan memangkas kawanan kami dan kembali enam hari lagi.

kita akan tiga hari lagi...

... saat dia sudah jauh. Tapi kita harus hati-hati.

Jangan ada yang mengetahui rencana kita.

Kita harus berjalan dengan cepat. Gilead masih lima hari lagi dari sini.

Apakah Esau akan menerima kita?

Ketika dia mengetahui kedatangan kita, dia pasti akan menunggu kita.

Ada masalah apa?

Dia adalah saudaraku. Seperti kau dan Yosef.

Jangan ada perselisihan dalam keluarga.

Tapi rasanya kakekmu, Laban, tidak setuju.

Bodoh, kenapa kau tidak memberi kabar?

Kami sudah memesan, tapi kamu kembali sebelum dia menemukanmu.

Ayo kita kejar dia, ayah. Kita akan membunuhnya dan merebut kawanannya.

- Tidak. - Tapi kawanan itu milik kita.

Yakub telah mencurinya.

Kau tidak akan mengalahkan Yakub dengan kekerasan.

Kita harus menenangkan diri.

Aku akan mengejarmu sampai ke tenda ayahmu.

Aku akan membunuhmu.

Tinggal satu hari lagi.

Ayo berkemah di sini malam ini.

Besok aku akan berada di tanah saudaraku.

Aku akan pergi ke depan dan melihat jalan untuk besok pagi.

Aku hampir sampai di rumah.

Hampir sampai.

Karena Tuhan Allahku memberi kemenangan kepadaku, hambanya.

Bukan pedang yang menyelamatkanku. Tapi bimbingan dan cinta-Nya.

Dengarkan baik-baik, Laban.

Jangan melakukan kekerasan kepada orang yang kuberkati.

Jangan menyakiti Yakub.

Allah tak akan menyerahkanku kepada musuh-musuhku.

Allah telah membuat musuhku bingung.

Simeon.

Simeon!

Itu Laban, dia datang.

Lihat. Mudahkan. Yang kau butuhkan hanya ...

Esau!

Esau!

Saudara laki-lakimu.

Saudara laki-lakiku?

Dua hari lagi dari sini.

Apakah dia sendirian?

- Ada seratus orang bersamanya. - Kumpulkan orang2..

... dan persenjatai. Kerjakan sekarang.

Apa yang kau tunggu?

Kau tidak akan melakukan apa pun sampai aku perintahkan.

Yakub, Yakub, anakku.

Apa yang kau lakukan?

Kita bisa bicara baik-baik.

Kau sangat pintar, Laban.

Tapi berbicara denganmu akan membuat saya kembali ke perbudakan.

Tapi kenapa kau mencuri dewa2ku?

- Bagaimana bisa kuabaikan penghinaan ini? - Dewa2mu?

- Aku tidak mencuri dewa2mu. - jangan membodohiku?

Aku tidak pernah melakukan hal itu. Geledahlah semua milikku.

Siapapun yang mencuri dewa2mu akan mati.

Aku bersumpah demi semua hal yang suci.

Mengapa kau menggendong Yosef ?

Rahel sakit.

Maaf aku tidak bisa berdiri.

Aku sedang datang bulan.

Sayangku.

Maaf.

- Apakah kau menemukan sesuatu? - Tidak.

Maka kami akan pergi.

Kau mengampil putri2ku, cucu2ku, hewan2ku.

- Semua yang kamu lihat adalah milikku. - Tapi aku tidak akan kembali padamu.

Aku harus pergi ke tanah yang dijanjikan Allah kepada Abraham dan Ishak.

Aku telah bekerja padamu ...

untuk memperoleh semua ini.

Jadi di sinilah kita terpisah.

Aku bersumpah, aku tidak akan melewati gundukan ini, demi Allah.

Aku juga tidak akan melewati gundukan ini.

kalau kau menganiaya putri2ku atau berselingkuh dengan perempuan lain...

Allah Abraham harus menjadi hakimnya.

Kita harus mempersembahkan kurban untuk mematerai perjanjian kita.

Dia ada di depan.

Ayo.

Kita akan tiba besok.

- Ayo berkemah di sini. - Tapi matahari masih tinggi.

Kita masih bisa berjalan.

Kita berada di tanah Esau. Kita akan kembali berjalan setelah kami berdamai.

Kau siapkan hadiah2 untuknya. Pilihlah...

... domba dan kambing terbaik. Yang terbaik.

Kain2 terbaik kita. Bawa juga lembu dan domba.

Zerin.

Aku ingin kau pergi ke Seir, dan menjumpai saudaraku...

... berikan dia semua hadiah ini.

Katakan padanya di mana aku selama ini.

Katakan padanya...

bahwa dia adalah tuanku.

Bahwa semua pemberianku menunjukkan rasa hormatku...

... dan ketaatanku.

- Berapa lama kita di sini? - Sampai hadiah dikirim...

dan Zerin kembali. Dua hari pergi, dua hari kembali. Itu dia.

Tapi, mengapa kita menunggu?

Mengapa kau berikan hasil kerja kerasmu kepada saudara yang sudah lama tak kaujumpai?

Dia bersamaku selama ber-tahun2. Aku tak bisa membawa kalian ke tanah perjanjian...

- sebelum berdamai dengan Esau - Kenapa tidak?

Aku dulu pernah menipu Esau.

Kutanggung penderitaan ini untuk membuktikan kepada Allah ...

bahwa aku ingin berdamai, bahwa aku menerima pelajaran yang Dia berikan.

Kau mengerti itu, tapi bagaimana dengan Esau?

Yakub.

Yakub.

- Yakub! - Zerin.

- Yakub - Apa yang terjadi?

Mengapa kau kembali begitu cepat?

Saudaramu, Esau, dia tahu kau akan datang.

Dia akan berada di sini saat fajar menyingsing dengan semua orang bersenjatanya.

Bagilah menjadi dua kelompok.

Bagilah barang dan ternak secara merata. Inilah perintahku ...

satu kelompok akan mengikuti Rahel, dan separuh anak2ku.

sedangkan yang lain, akan mengikuti Lea dan separuh anak2ku.

Pergilah.

Allah Abraham dan Ishak...

kumohon, selamatkan aku, dari saudaraku, Esau.

Aku takut dia akan membunuhku karena dendam masa lalu.

Selamatkanlah aku.

Dengan begitu Engkau dapat memenuhi janji-Mu bahwa...

keturunanku akan banyak seperti pasir di laut...

sehingga yang tak terhitung jumlahnya.

Siapa disana?

Esau?

Esau!

Siapa kau?

Mengapa kau mau membunuhku?

Kalau kau suruhan saudaraku, maka katakan kepadanya...

bahwa kau tidak bisa mengalahkanku.

Allah Abraham bersamaku. Hanya Dia yang bisa mengalahkanku.

Ya Tuhan!

Allah bersamamu?

Apakah Dia meninggalkanku?

Siapakah kau...

Biarkan aku pergi! Aku bisa membunuhmu, jika aku mau.

Aku tak akan melepaskanmu sebelum kau memberkatiku.

Aku datang bukan untuk memberkati, tapi untukmelihat apakah kau tidak akan melarikan diri. Lepaskan aku.

Berkati aku dulu. Untuk itu Allah mengutusmu.Berikan berkatmu.

- Siapa namamu? - Yakub.

Namamu bukan lagi Yakub, melainkan Israel, karena kau telah bergumul dengan ...

Allah dan manusia dan kau menang.

Esau?

- Ayah, apa yang terjadi? - Tetap dibelakangku.

Dia hendak menjumpaiku.

Saudara!

Kau masih anggap aku saudara?

Mengapa selama ini kau melarikan diri dariku?

Aku telah menipumu...

Aku takut kau akan balas dendam.

- Itu memang adil. - Kau mengakuinya.

Mengakui dengan rendah hati.

Kumohon, ampuni aku.

Kurang ajar kau.

Aku datang ke sini untuk bertarung denganmu.

Aku ingin mengambil milikmu dan tidak menyisakan apapun.

Aku ingin mengambil orang2mu, meninggalkanmu sendiri, tanpa cinta.

Aku telah menunggu bertahun-tahun untuk hari ini.

Tapi sekarang aku di sini...

dan aku merasakan tangan Abraham dan Ishak.

Aku tidak bisa menyakitimu.

- Anak-anak ini? - Mereka adalah berkat Allah untukku.

Allah sungguh memberkatimu.

Sekarang, ikutlah aku ke Seir...

dan hidup bersamaku dengan damai.

Aku sudah menyarungkan pedangku.

Kami perlu istirahat untuk memulihan tenaga kami.

Pergilah lebih dulu, kami akan segera menyusul.

Baguslah.

Kau harus cari tempat berlindung ...

... karena badai akan datang.

- Bersiaplah untuk pergi. - Pergi sekarang?

Mengapa kita tidak pergi dengan Esau?

Mengapa kita tidak pergi ke Seir.

Kita tidak akan bergabung dengan Esau.

Kami harus menempuh jalan yang berbeda.

Kami masing-masing akan menjadi bangsa yang besar.

Lihat Yosef.

Dia menunjukkan jalan pada kita.

Lewat sini!

Subtitle oleh HENDRI KHO P a d a n g - 2020

Dan Yakub tiba dengan selamat di kota Sikhem, di Kanaan.

Dia mendirikan kemah di timur, di sebidang tanah yang dia beli...

dari Hamor, pangeran Sikhem dengan seratus domba.

Dia membangun sebuah mezbah dan menamainya EL, Elohei Yisrael...

artinya EL, Allah Israel. Nama yang telah diberikan kepadanya.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.