Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Harapanku adalah
bisa bertemu Hong Ye lagi.
Kamu datang sejak kapan?
Cuma kebetulan lewat.
Lalu melihatmu sendiri berdiri di sini.
Lukaku sudah sembuh.
Datang untuk mengucapkan terima kasih.
Hadiahnya mana?
Ucapan terima kasih baru tulus kalau ada hadiahnya.
Ini...
Ini Mutiara Duyung.
Kaya akan kekuatan kehidupan.
Di saat-saat berbahaya,
bisa menyelamatkan nyawamu.
Aku tahu kekuatan spiritualmu tinggi,
tapi untuk berjaga-jaga saja.
Kalau begitu,
kamu kebetulan datang ke sini,
hari ini kebetulan ulang tahunku,
dan kamu kebetulan membawa hadiah,
dan ukuran gelang ini
kebetulan cocok untukku, ya?
Mungkin ini memang
takdir.
Bangsa Duyung terkenal temperamennya buruk.
Pasti Mutiara Duyung ini
sulit didapat.
Kita tidak begitu akrab.
Mana mungkin aku sengaja
mempersiapkan hadiah ulang tahun untukmu?
Aku, Ao Hen, pasti membalas budi,
dan pasti membalas dendam.
Jangan berpikir macam-macam.
Terima kasih atas hadiahmu.
Xiao Yao!
Hari ini ulang tahunku.
Aku tidak menerima tantangan,
dan tidak berkelahi.
Aku tentu tahu ini ulang tahunmu.
Aku sengaja datang untuk memberi hadiah ulang tahun.
Pantasan saja tidak bisa mengejar Penguasa Naga.
Lihat, Palu Pemecah Langit ini
terbuat dari batu meteor.
Satu pukulan saja,
bisa meratakan sebuah bukit kecil.
Yang ini,
Perisai Vajra,
terbuat dari kristal Gunung Que.
Bisa untuk menyerang,
bisa untuk bertahan.
Bisa menyerang, bisa bertahan.
Bisa... bisa...
Bisa...
Ini kan cuma wajan!
Yang ini pasti kamu suka.
Ini Tombak Gema Emas.
Juga salah satu favoritku.
Tusukan ke depan seperti suara feniks,
sapuan menyamping
juga seperti raungan naga.
Suara yang buruk sekali!
Masa dikatakan seperti raungan naga?
Terima kasih, ya.
Tapi menurutmu, apa aku
masih butuh senjata?
Senjata-senjata ini
tentu untuk suku-suku yang lemah.
Siluman besar seperti kita tidak perlu.
Anggap saja sebagai aksesori.
Kekuatan spiritualmu memang hebat,
tapi posturmu kecil.
Kamu membawanya
lebih gagah daripada tangan kosong.
Bisa juga membuat orang lain segan.
Aku hargai niatmu.
Dan...
Busur ini
Konon ditinggalkan oleh Houyi.
Cukup suntikkan kekuatan spiritual ke tali busur.
Tanpa anak panah, bisa tembus zirah tebal.
Benar.
Suntikkan kekuatan spiritual ke tali busur.
Bayangkan sebuah target di pikiran.
Kak.
Bubar.
Kamu baik-baik saja?
Kakak.
Di ulang tahunmu ini,
mau bunuh siluman besar buat meriahin?
Dendam sekali ya.
Kan kamu tidak terluka.
Yang kukirim terakhir belum habis diminum.
Sekarang kuberi yang baru lagi.
Bukankah kita sudah berjanji?
Selamanya makan enak minum enak bersama.
Kalau begitu, jika kutemukan barang bagus,
pasti langsung kuberikan padamu.
Hmm.
Selamanya.
Tentu saja.
Ini janjiku dengan kakak.
Long Zhi.
Siapkan mejanya.
Aku akan minum nektar bersama kalian berdua.
Terima kasih sudah datang merayakan ulang tahunku.
Xiao Yao, bersulang untuk kalian berdua.
Kakak.
Dia bukan orang yang kau sukai, kan?
Dia cuma seorang kasar,
sama sekali tak pantas untukmu.
Apa yang kau pikirkan?
Xiao Yao.
Meski kau punya siluman idaman,
harus pertimbangkan statusmu sebagai naga.
Kalau bicara kecocokan status,
klanku, Klan Ular Rambat,
masih satu leluhur dengan bangsa naga.
Tapi kalian Klan Qiongqi,
itu...
jauh sekali perbedaannya.
Kau!
Tak pernah serius berlatih kultivasi,
hanya tahu bersenang-senang.
Berani bilang satu leluhur?
Kultivasi setinggi apa pun,
kalau tak ada keselarasan batin,
akhirnya hanya akan berpisah jalan.
Dia adalah Naga Langit,
bersamamu,
hanya akan jadi penghambat.
Kau siapa?
Kau yang menentukan?
Sudah, kalian berdua.
Dia selalu meludahi wajahku.
Dia ludahi wajahmu kenapa?
Kau malah ludahi masakannya.
Siapa suruh ludah? Duduk!
Duduk.
Hari ini ulang tahunku.
Kalian datang buat mengacau?
Jika kalian sungguh ingin memberi hadiah,
carilah sesuatu yang belum pernah kulihat,
sesuatu yang baru.
Kita semua sudah hidup ribuan tahun.
Mana ada lagi yang belum dilihat?
Itu tergantung kemampuanmu.
Kakak.
Kalau yang dulu itu,
tanaman lentera, itu dihitung kan?
Dihitung.
Tapi kali ini harus yang lebih baru.
Tak masalah.
Tunggu aku.
Dah, Kak.
Dah.
Xiao Yao.
Tenang saja.
Sebelum ulang tahunmu berakhir,
pasti kutemukan untukmu.
Ya ampun.
Selamat ulang tahun, Penguasa Naga.
Persiapan berhari-hari,
semoga Penguasa Naga suka.
Masuklah.
Apa ini?
Penguasa Naga sebelumnya bilang ingin manusia.
Kami...
...mengatur sebuah pertunjukan kecil.
Ini ujian terakhir.
Yang tersisa masih berdiri,
ujian selesai.
Mulai.
Long Zhi.
Ketiga manusia ini
adalah yang bertahan dari seratus orang.
Bisa dibilang punya kemampuan di antara manusia.
Bertahan?
Kami tangkap seratus manusia.
Kami beri tahu hanya satu yang hidup.
Hidup, bisa melayani Penguasa Naga.
Bisa hidup melayani Penguasa Naga
adalah keberuntungan besar mereka.
Hong Ye.
Tak tahu diri.
Cepat, baringkan di tempat tidur.
Baringkan!
Penguasa Naga.
Manusia lemah fisiknya.
Memaksakan suntikan kekuatan spiritual,
dengan kondisinya sekarang,
pasti tak akan tahan.
Lalu harus bagaimana?
Aku tak sangka dia tak tahan pukulan.
Penguasa Naga.
Apa istimewanya manusia ini?
Kau begitu peduli padanya.
Kuhajar karena lihat dia menghina Penguasa Naga.
Mohon Penguasa Naga memaafkan.
Penguasa Naga.
Manusia lemah, umurnya pendek.
Meski kau selamatkan,
dia tak akan hidup lama.
Dia hidup atau tidak,
itu ditentukan langit.
Bukan kau atau aku.
Tapi,
kalian bilang akan melindungi semua makhluk,
tapi tak pernah anggap manusia bagian darinya.
Bangsa siluman perlakukan manusia seperti ini.
Pernahkah kalian pikirkan hukum karma?
Kelak suatu hari,
manusia akan perlakukan siluman sama.
Manusia hina dan tak berdaya,
mana mungkin di atas bangsa siluman?
Penguasa Naga sendiri bilang ingin seorang manusia.
Kami hanya menjalankan perintah.
Apakah itu salah?
Keluar.
Tapi ini kamarmu.
Bagaimana bisa tinggalkan dia di sini?
Ayo pergi.
Kenapa?
Dia cuma manusia biasa.
Kalau Penguasa Naga suka, biarkan saja.
Tapi ujian kultivasi ini sangat berbahaya.
Bahkan Penguasa Naga pun jadi tidak waras.
Kalau begitu, saat giliranku nanti,
apa aku bisa selamat?
Tenang saja.
Menunggu giliranmu?
Mungkin baru seribu tahun lagi.
Menurut Penguasa Naga,
pada saat itu,
umat manusia pasti lebih kuat darimu.
Kamu pasti sudah ditangkap jadi pelayan.
Kau selalu melindungiku.
Sekarang, aku juga bisa
melindungimu seperti kau melindungiku.
Sekarang aku adalah Naga Langit,
siluman terkuat.
Cepatlah bangun.
Lihatlah betapa hebatnya Xiao Yao-mu sekarang.
Hong Ye.
Air.
Air.
Air.
Penguasa Naga malah memberikan kamar tidurnya
untuk pria manusia itu.
Dia sendiri pindah ke sayap istana.
Cuma manusia biasa,
nggak tahu kenapa Penguasa Naga baik sekali padanya.
Menurutku,
Penguasa Naga merasa
memelihara kucing atau anjing terlalu biasa.
Lebih baik pelihara manusia piaraan.
Hong Ye.
Hong Ye.
Sudah sadar.
Demamnya sudah turun.
Kapan kau bangun?
Kenapa tidak bersuara?
Mari.
Minum air sedikit.
Kau baik-baik saja?
Jangan mendekat.
Mengapa kau selalu ingin membunuhku?
Mengapa?
Kau tanya mengapa?
Bangsa Siluman hanya untuk bersenang-senang
memaksa umat manusia saling bunuh.
Ribuan orang mati di tangan kalian.
Bukankah kau pantas mati?
Mari.
Minum dulu.
Aku tidak mau.
Konon katanya,
yang menang dalam pertarungan
mendapat kehormatan melayani Penguasa Naga.
Aku lebih baik mati
daripada mendapat kehormatan seperti itu.
Kalau begitu, matilah.
Aku akan menonton.
Masih ada urusan yang belum selesai,
tidak rela mati sekarang, bukan?
Entah masih ada orang yang kau rindukan,
atau dendam besar belum terbalaskan,
itu semua adalah alasanmu untuk hidup.
Jika tidak, kau tidak akan bertahan
dalam pertarungan seratus orang itu.
Dendamku
adalah dendam seluruh umat manusia.
Kalau begitu, pulihkan dulu tubuhmu,
baru pikirkan soal balas dendam.
Kau adalah Penguasa Naga.
Kau menyuruhku membalas dendam pada Bangsa Siluman.
Apa maumu?
Menurutmu, apa mauku?
Sekarang aku bisa mengerti
perasaan Hong Ye saat pertama masuk Lembah Siluman.
Hong Ye.
Baru saja nyawamu terselamatkan.
Kenapa kau bergerak sembarangan?
Berbaring saja.
Tubuhku yang seperti ini
tidak bisa merawat Penguasa Naga.
Tidak ada gunanya kau menahanku di sini.
Lepaskan aku saja.
Jangan pergi dari sini sebelum sembuh total.
Aku masih punya urusan yang lebih penting.
Aku harus pergi.
Hong Ye.
Aku menyelamatkan nyawamu.
Budi menyelamatkan nyawa harus dibalas, bukan?
Apa sebenarnya yang kau mau?
Sembuhkan lukamu dulu, baru pergi.
Kalau ingin cepat sembuh,
harus keluar jalan-jalan.
Aku bisa jalan sendiri.
Kalau begitu, hati-hatilah.
Kalau sampai terluka lagi,
aku yang repot merawatmu lagi.
Aku tidak perlu kau rawat.
Hong Ye.
Penguasa Naga terlalu baik pada manusia itu.
Untung hanya luka ringan.
Kalau tidak, kau akan menderita lagi.
Mengapa?
Mengapa kau memperlakukan ku seperti ini?
Kau tidak membunuhku,
juga tidak melepaskanku.
Malah merawatku dengan sangat baik.
Aku benar-benar tidak mengerti.
Mungkin di antara kita
jodohnya belum habis.
Umat manusia mungkin suatu hari nanti
akan lebih kuat dari Bangsa Siluman.
Jika benar itu terjadi,
kuharap kau ingat jodoh kita hari ini.
Jangan menusukku lagi saja.
Lebih kuat dari Bangsa Siluman?
Hmm.
Kekuatan sejati bukan terletak pada kekuatan fisik,
tapi pada kekuatan batin.
Umat manusia bisa bertahan di dunia,
pasti mereka punya kelebihan.
Jika tidak,
dengan Bangsa Siluman menindas mereka begitu lama,
umat manusia pasti sudah punah.
Bukan begitu?
Mulai sekarang,
di mana pun kalian berada,
jangan pernah meremehkan umat manusia.
Apalagi melukai nyawa mereka tanpa alasan.
Hong Ye akan tinggal di sini untuk pulih,
sampai sembuh total.
Selama waktu itu,
semua kebutuhannya
harus kalian urus dengan sungguh-sungguh.
Perlakukan dia, seperti memperlakukan aku.
Sudah jelas semua?
Ya.
Ya.
Kudengar kau minta beberapa mutiara
Masih butuh apa lagi?
Jangan ragu untuk bilang
Sudah cukup
Ini hanya hal kecil yang kulakukan
Sebagai tanda terima kasih
Untukku?
Hmm
Aku menggiling mutiara menjadi bubuk
Lalu menambahkan air hangat
Gunakan untuk merendam tangan
Bisa menutrisi kulit
Mau coba?
Kalau aku melakukan ini
Apakah Penguasa Naga akan senang?
Panggil saja aku Xiao Yao
Asal kau tidak merengek ingin pergi
Apa pun yang kau lakukan akan membuatku senang
Xiao Yao
Berani!
Long Yu!
Masih berani membunuh Penguasa Naga?
Aku bunuh kau!
Penguasa Naga!
Dia dua kali mencoba membunuhmu
Mengapa malah kau lindungi dia?
Sudah kukatakan jangan lukai dia sedikit pun
Kau anggap ucapanku angin lalu?
Minta maaf
Dia itu umat manusia
Oh iya
Permintaan maaf lisan mana ada ketulusannya
Kau harus merasakan sakit yang sama baru namanya minta maaf
Penguasa Naga...
Karena dia
kau tidak sayang lagi pada Jiao kecil?
Biasanya aku bisa tersenyum dan menasihatimu
Tapi di saat yang sama, aku juga bisa
berubah sikap dan tunjukkan apa itu aturan
Sekarang kau bisa beritahu aku
mengapa berkali-kali ingin membunuhku?
Awalnya kukira
kau mengurungku di istana
hanya untuk menghinaku
Tapi tak kusangka
kau malah demi aku
menyerang sesama bangsamu
Xiao Yao...
Aku salah
Antara kita berdua
tidak perlu saling berhadap-hadapan
Jika kau mau
mari kita mulai dari jadi teman
Bagaimana?
Aku juga bisa berjanji padamu
Selama aku ada
Bangsa Naga tidak akan melukai nyawa umat manusia
Lain kali hati-hati
Kalau keluar dari air lagi
bisa jadi lauk di piring
Untung dia bertemu naga jiao yang baik hati
sehingga bisa selamat dari bahaya
Kau bisa memperlakukan makhluk air seperti ini
mengapa tidak bisa memperlakukan umat manusia sama?
Mereka tidak pantas
Mengapa?
Umat manusia adalah makhluk paling hina di dunia
Tidak punya sedikit pun kekuatan spiritual
Tidak punya kekuatan spiritual berarti hina?
Karena hari ulang tahunku
banyak orang mati sia-sia
Dosa pembunuhan seberat ini
mungkin Naga Langit pun
tidak akan tahan akibat hukum karma ini
Jika tidak lagi menghormati nyawa makhluk hidup
bagaimana Bangsa Naga bisa memimpin rakyat?
Sebagai Naga Langit
makhluk hidup mana yang kulindungi?
Semua makhluk hidup
bukan hanya Bangsa Naga
Jika kau tidak paham hal ini
kau hanya akan tetap menjadi seekor jiao kecil
selamanya tidak akan menjadi Long Yu yang sejati
Terima kasih atas bimbingan Penguasa Naga
Aku akan segera berlatih
Apa yang kau katakan padanya
semuanya benar?
Tentu
Kondisi tubuhku sudah jauh membaik
Ingin jalan-jalan keluar
Perlu aku temani?
Hmm
Sedang mendengar apa?
Suara laut
Benar-benar terdengar
Cangkang kerang laut ini
hanya memiliki sedikit kekuatan spiritual yang lemah
tapi tetap bisa membuatmu merasakan kehadiran laut
Tapi kekuatannya terlalu kecil
Sama seperti umat manusia
Hukum alam pada dasarnya adalah yang kuat memangsa yang lemah
Tapi umat manusia tidak rela
Kami pasti akan temukan cara untuk memperkuat diri
Pernahkah kau dengar tentang Mata Air Nektar Giok?
Awalnya aku adalah pangeran umat manusia
Saat upacara persembahan, aku menyentuh hati dewa
Untuk membebaskan umat manusia dari kehidupan singkat
dan tidak lagi diinjak-injak bangsa siluman
Dewa membuka sebuah mata air suci
di gunung dewa di tengah laut
bernama Nektar Giok
Jika meminum airnya
umat manusia bisa hidup abadi
Sayangnya
kami umat manusia harus
menemukan sendiri lokasi gunung dewanya
Ternyata sepuluh ribu tahun lalu
semua orang sudah berusaha mencari Mata Air Nektar Giok
dan menghabiskan tenaga
Lalu, apakah kau sudah mengumpulkan Cermin Kunlun?
Cermin Kunlun?
Belum pernah dengar
Lalu bagaimana kalian mencari gunung dewa?
Kami berusaha keras membangun sebuah kapal
Awalnya ingin berlayar mencoba peruntungan
Tapi tak disangka
tak lama kemudian bertemu tsunami
Jadi...
Kita pun bertemu
di pantai
Hmm
Kita pasti akan temukan lokasi gunung dewa itu
Umat manusia benar-benar mengkhayal.
Lautan ini memang milik bangsa Naga kami.
Sudah bertahun-tahun aku menjelajahi lautan,
tak pernah melihat gunung dewa apa pun.
Hanya pulau-pulau yang berserakan.
Lagipula,
kapal yang dibangun umat manusia
sangat sederhana.
Diterpa angin laut langsung hancur.
Bahkan ke perairan dalam saja tak bisa sampai,
apalagi mencari gunung dewa.
Makanya aku bilang,
bangsa Naga bantu mencarilah.
Urusan umat manusia
apa hubungannya dengan bangsa Naga kita?
Long Yu menerima perintah.
Akan segera mencari.
Dia belakangan kultivasinya menyimpang, ya?
Jiao kecil akan mencari sendiri.
Jika bertemu siluman besar yang menyulitkan,
mungkin...
Baik.
Long Zhi menerima perintah.
Kapal ini
adalah kapal bangsa Nagamu?
Bangsa Naga tak butuh perahu.
Yang bisa ditemukan hanya ini.
Cobalah perhatikan aku.
Wajah secantik ini,
diam seribu bahasa.
Mirip sekali sedang menjaga arwahku.
Aku juga pernah mendapat wahyu ilahi.
Kau ingin tahu
apa yang kulihat?
Aku melihat wujud suamiku di masa depan.
Kau
adalah suami takdirku.
Dewa-dewi
maha agung dan tak tertandingi.
Mana mungkin memberi firasat percintaan seperti ini?
Apakah kalian
sekarang tak ada adat meminta jodoh,
atau Dewi Kwan Im pemberi anak?
Tidak ada.
Kita belum menikah.
Apa maksudmu 'anak'?
Begitu rupanya.
Tapi faktanya, kaulah yang jadi suamiku.
Umat manusia masih dalam kesengsaraan.
Aku tak berani memikirkan percintaan.
Jangan takut.
Duduklah teguh, ada aku di sini.
Pegang aku.
Pegang erat.
Hong Ye pernah mengalami tsunami.
Saat ini,
seharusnya dia takut.
Tapi yang pertama dipikirkannya
adalah keselamatanku.
Sudah aman.
Hmm.
Mereka semua menganggapku
Naga Langit yang serba bisa.
Hanya kau
yang melindungiku seperti wanita biasa.
Terima kasih.
Aku ini pria.
Dayungnya hilang.
Dayungnya hilang.
Kalau begitu biarkan kapal ini
mengikuti arus saja.
Tak akan ada bahaya lagi.
Hmm.
Hong Ye sekarang tanpa kekuatan spiritual,
tertekan oleh bangsa Siluman,
tapi tetap bisa di saat bahaya
melindungiku dengan nyawanya.
Dia yang seperti ini,
mana mungkin sepuluh ribu tahun kemudian
menjadi orang jahat dalam cerita Qiongqi?
Sudah bangun.
Terima kasih.
Bagaimana denganmu?
Tidak tidur?
Lihat,
di depan ada desa nelayan.
Kau lapar tidak?
Aku cari satu rumah,
buatkanmu makanan enak.
Hmm.
Lapar.
Konon katanya,
pemilik rumah ini
pergi melaut lalu hilang kabarnya.
Kita beristirahat di sini saja.
Tak kusangka kau bisa memasak.
Tentu saja.
Aku ini pria.
Kondisi di sini sederhana,
tak seperti istana Naga.
Kau maklumlah.
Tempatku dulu belum tentu sebaik ini.
Wah, harum sekali.
Aroma ini
rasanya tak akan bosan kucium setiap hari.
Pelan-pelan minumnya.
Hmm.
Hati-hati panas.
Lezat.
Tapi cuma minum kuah ini takkan mengenyangkan.
Buatkan aku semangkuk mi.
Apa itu mi?
Oh iya,
sekarang belum ada mi.
Itu enak sekali.
Aku ajari kau membuatnya.
Cari tepung terigu.
Baik.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.