All language subtitles for The.Autopsy.of.Jane.Doe.2016.ALL.BluRay

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
tg Tajik
tt Tatar
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Ini sudah larut, opsir.

Sheriff, kau harus ke bawah melihat ini.

Apa kita mengetahui identitasnya?

Tidak, pak.

Tidak ada hubungan darah antara dengan Paul dan Carol.

Lalu siapa dia?

Untuk saat ini, dia seorang Jane Doe.

Kau menemukan sesuatu?

Tidak ada yang dicuri.

Bahkan tidak ada kerusakan sedikitpun baik diluar rumah.

Tidak terlihat seperti ada yang masuk ke sini secara paksa.

Menurutku, malah mereka yang ingin mencoba keluar.

Penyebab kematian?

Bagaimana kalau kita tidak usah melakukannya malam ini?

Ayolah, yang ini gampang.

Terlalu banyak menghirup asap.

Kau pikir yang menyebabkan Tn. Howard tewas adalah asap?

Yah, kerusakan pada rongga hidung

kerusakan pada tenggorokan, kerusakan pada paru-paru...

Kerusakan pada paru-paru, ya.

Tapi ini semua bertentangan dengan hidupnya.

Jadi, maksudmu ini bukan penyebab kematiannya?

Maksudku lihatlah baik-baik sebelum kau mengambil kesimpulan.

Di mana Polisi menemukan tubuhnya?

Di dapur.

Rumahnya kebakaran.

Jarak dari pintu depan sekitar 30 kaki.

Namun, sepertinya dia tidak mencoba keluar dari sana.

Kerusakannya pada paru-paru

tetapi saluran udara kelihatannya baik-baik saja.

Jadi, dia berhenti bernapas sebelum kebakaran itu terjadi?

Coba buka dia.

Sekarang...

Kau lihat ini?

Dibawah tengkuk ini. Ada retakan.

Yang menjelaskan terdapat pembengkakan pada otaknya.

Subdural hematoma.

Itulah yang menyebabkannya. Bukan karena asapnya.

Semua orang memiliki rahasia.

Beberapa menyembunyikan rahasianya lebih baik dari yang lainnya.

Ada saja orang yang bisa menemukan rahasia tersebut.

Bagus sekali. Nanti kau paham sendiri.

Belum ada yang mengklaim jenazah ini.

Dia sendirian, itulah sebabnya dia meninggal.

Dia meninggal karena dia terjatuh dan kepalanya terbentur.

Kau ada acara malam ini?

Emma ingin menonton film di strand.

Aku kira tempat itu sudah tidak ada.

Bukan, kapan terakhir kali kau pergi menonton film, Ayah?

Perempuannya menderita penyakit Alzheimer

dan dia sedang membangun rumahnya.

Film The Notebook?

Ya, ibumu menyuruhku pergi dan menonton dengannya

di hari ulang tahunnya.

Aku ketiduran sekitar 5 menit.

Ya.

Tidak apa-apa kau yang menyelesaikannya?

Ya.

Bagaimana kabarmu, Tilden?

Lebam sedikit.

Stanley.

Hai, Ayah!

Stanley mendapatkannya lagi.

Ayah?

Ya Tuhan!

Gampang sekali!

Bagaimana kau bisa ke sini?

- Kuncinya ada di lift. - Ya Tuhan.

Aku harus bilang, ini bukan seperti apa yang ku harapkan.

Kau bilang tempat ini sudah tua tapi waw.

Aku kira kita akan bertemu di depan.

Aku bosan menunggu.

Mau ke mana kau?

Aku mau lihat-lihat sebentar.

Kembalilah.

Ya Tuhan, tempat ini besar sekali.

Sudah ada tiga generasi keluarga Tildens yang terus melakukan semua ini

hingga saat ini. Fasilitas kesenian.

Ayolah.

Kenapa buru-buru?

Aku sudah di sini seharian.

Kau menemuiku saat aku sedang kerja,

mengapa bukan aku saja yang menemuimu di tempatmu?

Kau bekerja di toko buku.

Apa ini orang-orangnya?

Cuma tiga malam ini.

Apa aku bisa melihatnya satu saja?

Tidak, tidak. Kau tidak boleh melihatnya.

- Memangnya kenapa? - Karena di sana...

ada sesuatu yang tidak boleh kau lihat, oke?

Ayolah, aku tidak takut.

Tidak. Tidak. Lagipula Ayahku melarangnya.

Coba saja.

Jadi, bagaimana?

Apa kau serius?

Kau sendiri?

Tentu saja.

Pilih salah satu.

Jangan yang itu.

Yang sebelahnya saja.

Semua sama saja.

Ya, aku pilih yang itu.

Untuk apa itu?

Memastikan kalau dia benar-benar sudah mati.

Ada kalanya sulit untuk membedakan

orang yang koma dengan orang yang sudah mati.

Jadi petugas koroner mengikatkan lonceng

pada semua orang di kamar mayat.

Jadi jika mereka mendengar bunyi 'ting',

mereka tahu di sana terdapat orang yang benar-benar belum mati.

Jadi, kenapa kau punya itu?

Aku orangnya sedikit tradisional.

Mengapa kau menutupi wajahnya?

Sebagian wajahnya sudah hancur terkena tembakan.

Tembakannya benar-benar tepat diwajahnya.

Siapa yang menembaknya?

Ada yang bilang dia yang melakukannya sendiri.

Sampai kami menemukan ada yang bermasalah dalam sistem tubuhnya.

Dan karena kami melihat ada yang bermasalah pada aliran darahnya

dia sudah meninggal sebelum seseorang menembak wajahnya.

Mengapa ada orang yang seperti itu?

Kau seperti pacarmu saja.

Biarkan pertanyaan "mengapa" itu untuk polisi dan psikiater.

Kami di sini hanya ingin mengetahui penyebab kematiannya saja.

Tidak kurang, tidak lebih.

Kau tidak ingin melihat yang itu.

Tidak apa-apa.

Lihat betapa mudahnya itu.

Kau seharusnya melihat tampangmu sendiri tadi.

Aku tidak sabar melihat tampangmu nanti

ketika kita tidak jadi bercinta malam ini.

Tunggu dulu.

Bahkan jika aku membujukmu dengan popcorn dan yang lainnya?

Untung saja kau tampan.

Bagaimana kau terbiasa dengan semua itu?

Ya begitulah.

Sheriff?

- Di mana Ayahmu? - Apa yang terjadi?

Bawa dia ke sini, Sheldon.

Ayah, jika kau ingin aku tetap tinggal...

Jangan khawatir.

Bersenang-senanglah kalian berdua.

Apa kau lihat tampangnya Burke tadi?

Maksudku, dia tidak akan ke sini malam-malam begini

kalau ada yang benar-benar penting.

Ini dia.

- Ayahku... - Ini dia.

Aku tak bisa meninggalkannya begitu saja.

Jadi kau yang meninggalkanku lagi.

Apa yang dia lakukan ketika kau pergi?

Kau belum bilang padanya?

Tidak. Tidak semudah itu.

Sayang.

Aku akan bilang padanya, oke?

Kau pikir aku ingin berada di sini?

Di bawah sana?

Ini bukan hidupku.

Aku tidak ingin seperti Austin Tilden, pengurus kamar mayat.

Hanya saja dia butuh bantuanku sekarang.

Ayolah, ini sudah dua tahun.

Dia bisa mengurus dirinya sendiri.

Kembalilah satu jam lagi.

Kita akan menonton acara tengah malam sambil menikmati minuman di Thorton...

Dua minuman.

Sampai jam 11 saja, lalu aku milikmu. Aku janji.

Kau tahu,

biasanya kalau tersenyum seperti itu artinya "ya".

Aku tahu itu.

Sekarang, kau malah mengacaukan segalanya.

Mungkin saja.

Kau seksi!

Dia ditemukan di bawah basement di rumah keluarga Douglas.

Tidak ada identitas, sidik jarinya tidak terdeteksi di sistem.

Tidak ada yang tahu siapa dirinya.

Aku tidak menduga kau tahu bagaimana dia terluka begitu saja di sana?

Stanley.

Makin menyeramkan saja kelakuannya akhir-akhir ini.

Alvarez bekerja di kediaman Paul dan Carol.

Tebakanku? Dia yang membunuh si Jane Doe.

Mencari tempat untuk membuang mayatnya.

Dan tidak memperkirakan kalau Douglas sedang berada di rumahnya

atau Paul yang memiliki ukuran 38.

Besok aku langsung menginterogasinya.

Tapi untuk saat ini, Jane Doe lah yang menjadi prioritas.

Akan sangat seru jika bisa melihat langsung TKP.

Sudah empat orang yang mati

dan aku sama sekali tidak tahu sama sekali apa ada hubungannya.

Tidak ada yang macam-macam di wilayahmu, shel.

Tapi kita memiliki protokol.

Para wartawan pasti mengajukan

pertanyaannya akan hal ini di pagi hari,

dan aku tidak tahu harus menjawab apa.

Mungkin mereka akan percaya jika aku mengarang kejadiannya.

Aku bisa memberikan cerita kalau si a, b dan e saling terkait.

Tapi yang tidak bisa aku jelaskan adalah dia.

Batas waktunya?

Harus malam ini selesai.

Oke.

Kau tidak perlu kembali lagi.

Aku tahu.

Ini adalah otopsi dari seorang perempuan yang tak dikenal.

Mulai sekarang disebut sebagai "Jane Doe".

Yang akan melakukan otopsi ini adalah aku sendiri

Tommy tilden, petugas koroner.

Aku akan dibantu oleh Austin Tilden

petugas medis yang resmi.

Otopsi ini akan dilakukan dalam empat tahapan

dimulai dengan evaluasi eksternal

diikuti oleh evaluasi internal

pada jantung dan paru-paru, organ pencernaan,

dan yang terakhir, bagian otak.

Cuaca saat ini sedang tidak bersahaba untuk beberapa hari ke depan.

Subjek berusia sekitar 20 tahun-an.

Sepertinya.

Subjek sepertinya berusia sekitar 20 tahun-an.

Kaukasia. Permukaan kulit tampak normal.

Tidak ada tanda-tanda pendarahan maupun memar.

Tidak ada bekas luka dan yang lainnya.

Rambut, cokelat.

Mata...

Abu-abu?

Kau tidak akan melihat matanya seperti ini

kecuali tubuhnya memang sudah mati berhari-hari.

Tidak ada kepucatan.

Maupun kaku pada sendi dan otot-otot.

Menurutmu kapan waktu kematiannya?

Sepertinya, suhu tubuhnya lebih dingin dibanding suhu lingkungan.

Bagaimana dengan kondisi di tempat kejadian?

Bisa jadi faktor pembeda.

Lihatlah seberapa kecil ukuran pinggangnya.

Seperti tidak cocok dengan keseluruhan tubuhnya.

Bisa saja bawaan dari lahir.

Kita tidak tahu pastinya sampai kita membukanya.

Catatlah di papan tulis. Kita akan memeriksanya lagi nanti.

Pergelangan tangan dan kakinya retak.

Bagaimana bisa mematahkan pergelangan tangan dan kaki

tanpa kelihatan jelas?

Aku sudah sering melihatnya. Retak begitu saja.

Begitu saja? Persendiannya hancur.

Apa itu? Apa itu? Tanah?

Bukan, bukan, ini lebih padat.

Lebih berat.

Ini seperti gambut.

Jarang sekali melihat yang seperti ini.

Di bawah kuku kakinya, juga ada.

Ya. Ada bekasnya di sebagian rambutnya.

Tertutup sehingga tidak kelihatan.

Seperti, apa mungkin dia terkubur didalamnya?

Di mana kau bisa menemukan gambut?

Kau bisa membeli bibitnya.

Tapi biasanya terdapat di dalam tanah...

wilayah utara sana.

Bukan di sekitar sini.

Hidungnya, tidak ada tanda-tanda pembengkakan.

Tidak ada cairan dan tidak terdapat zat asing.

Dan saluran telinganya...

bersih.

Aku tidak menduga itu.

Lidahnya telah...

Terputus.

Secara paksa. Bukan pembedahan.

Bisa saja dia mengigitnya tanpa sengaja,

dia kaget akan sesuatu, kemudian dia tanpa sengaja...

Tidak ada bekas gigitan.

Lihatlah, tergores.

Aku pernah melihat sesuatu seperti ini sebelumnya

sekitar 15 tahun yang lalu.

Perdagangan manusia di sekitar wilayah Norfolk.

Dua wanita

kedua tangan dan kakinya

terikat ketat

untuk mencegah mereka agar tidak kabur.

Memotong lidah mereka

agar mereka tidak bersuara...

Kau pikir ini berkaitan dengan semacam prostitusi?

Bisa saja.

Lihat ini, dia kehilangan gigi grahamnya di sisi kiri bawah.

Lihat baik-baik.

Ini jelas seperti untaian kain.

Bungkuslah. Kirim ke laboratorium.

Tidak ada air mani.

Berikan aku kain penyeka.

Dia robek di dalam.

Terdapat kerutan, di dalam jaringannya.

Luka lecet?

Bukan. Luka sayatan.

Disengaja.

Lidah yang terputus, persendian yang hancur,

luka pada vagina...

Cuma teori saja.

Kami hampir selesai dengan pemeriksaan eksternal.

Masih banyak yang harus diperiksa.

Sekarang kita akan melanjutkan dengan pemeriksaan internal.

Dimulai dengan hati dan paru-paru.

Bantu aku dengan bloknya.

Seharusnya tidak berdarah seperti itu, kan?

Aku pernah melihatnya.

Tapi hanya pada mayat yang segar.

Yang telah mati selama satu jam, mungkin dua jam.

Ini disebabkan oleh tekanan.

Apa itu?

Apa mungkin Melomena?

Dari dalam?

Kemungkinan.

Kita lihat saja hasil labnya.

Bisa bantu aku dengan pemotong tulang rusuknya?

Hari ini?

Sialan.

Apa yang telah kau lakukan?

Aku sedang menanganinya.

Aku ingin kau fokus.

Aku mengerti.

Kau benar.

Pinggangnya tidak cocok dengan ukuran tubuhnya.

Ini bukanlah bawaan.

Lalu apa itu?

Jika kau terlalu lama memakai corset...

Bukannya sudah tidak ada lagi yang memakainya?

Paru-parunya...

menghitam.

Apa mungkin dia perokok.

Mungkin saja

sepuluh bungkus selama 30 tahun.

Tidak akan menjelaskan penyebabnya.

Tapi itulah yang membunuhnya, kan?

Bukan, meskipun dengan kerusakan paru-paru separah ini,

aku menduga tubuhnya bakal terkena luka bakar yang cukup parah.

Ini seperti mencari... peluru di dalam otak.

Tapi tanpa ada luka tembak.

Hatinya telah ditandai.

Hampir seperti dipotong.

Bukan hatinya saja.

Menurutmu kenapa? Cacat genetik?

Kemungkinan jaringan bekas luka.

Jaringan bekas luka?

Dari apa?

Bayangkan semua ini trauma internal yang tergambar

sesuai dengan kondisi fisiknya sekarang.

Pergelangan kaki dan tangan yang hancur,

paru-paru yang terbakar, organ yang terluka.

Apa yang bakal dia rasakan?

Dia akan hancur.

Kelihatan seperti cacat diluar

tapi bukan seperti itu.

Maksudku, bagaimana bisa orang melakukan seperti ini?

Jika kau ingin membunuh seseorang kau tembak saja,

atau racuni mereka atau kau tenggelamkan saja mereka.

Banyak cara yang lebih mudah.

Kau tidak melakukan separah ini

kecuali memang kau ingin membuatnya mati menderita.

Apa-apaan...

Biar aku saja.

Bersih sekali.

Apa yang terjadi padamu?

Apa yang terjadi?

Kau baik-baik saja?

Ada sesuatu didalam ventilasi.

Terima kasih.

Sialan.

Beri aku waktu sejenak.

Apa yang kau lakukan?

Lacinya...

Pasti belum tertutup dengan rapat.

Stanley memang menyebalkan.

Tapi dia pemberian ibumu.

Salah satu hal yang aku ingat darinya.

Aku juga merindukannya.

Benar. Ayo lanjutkan.

Ini adalah tahapan ketiga otopsi dari Jane Doe.

Dimulai dengan perut dan sistem pencernaan.

Ayah, kau bisa bicara denganku.

Aku tidak menyembunyikan apapun darimu.

Kau hanya...

Kau selalu bertingkah seperti ini pada orang...

Aku tidak apa-apa.

Baiklah kalau begitu.

Apa itu?

Bunga?

Jimson Weed. Bunga yang bisa membuat lumpuh.

Agaknya menjelaskan mengapa peradangan pada organ tubuhnya.

Ini yang anehnya.

Itu sudah memastikannya. Dia berasal dari wilayah utara.

Ya, tapi kenapa dia bisa berada di sini?

Satu persatu.

Aku hanya berusaha untuk memahami semua ini.

Angin kencang dilaporkan sampai dengan 60 mil per jam.

Hujan diperkirakan akan segera turun dalam waktu satu jam.

Kemungkinan hujan yang akan turun diperkirakan cukup deras.

Ayah, bagaimana kalau kita menyelesaikannya nanti pagi saja?

Burke menginginkan penyebab kematiannya malam ini juga.

Kita bahkan baru mulai.

Ketika kita memulai sesuatu, kita harus menyelesaikannya.

Kalau kau ingin pergi...

pergilah.

Kelihatannya ini seperti kain pembungkusnya.

Sudah cukup tua.

Asam lambung harusnya menjelaskan semua ini.

Maksudku, jika memang itu masih utuh benar-benar menakjubkan.

Sekarang lihat, apa itu?

Angka romawi?

Oke.

Angka ini.

Urutannya. T dan...

Dan ini S. Ini tidak sesuai.

Apa yang kau lakukan?

Seseorang mencabut giginya

membungkusnya dengan kain dan memaksanya untuk menelannya.

Lalu bagaimana dengan gambarnya?

Aku tidak tahu. Berbau agama? Mungkin berbau ritual?

Coba kita bahas itu.

Setiap ritual pasti mempunyai tujuan.

Sejauh ini apa yang sudah kita lihat?

Pertama mereka mengikatnya,

kemudian mereka merobek lidahnya, meracuninya

sehingga membuat ia lumpuh, memaksanya untuk menelan kain.

Kemudian luka potongannya, mutilasi internal, luka tusukan.

Kemudian mereka membakarnya.

Hampir seperti ritual persembahan manusia.

Aku harus memberitahu kalian kalau terdapat laporan cuaca yang serius

yang disiarkan seluruh stasiun pemantauan cuaca diseluruh wilayah.

Kita mendapatkan peringatan banjir bandang akan datang

di seluruh wilayah Grantham.

Mereka khawatir tentang...

Kau tidak bisa membunuh seseorang seperti ini

tanpa meninggalkan jejak sama sekali.

Bahkan kukunya saja tidak ada yang rusak.

Jika kita bisa mencari tahu mengapa dia disiksa seperti ini...

Di bawah sini, kalau kau tidak bisa melihatnya

sentuhlah, tidak masalah.

Sekarang, tubuh ini bukan sekedar kulit saja, Ayah.

Pasti ada alasan ini semua terjadi terhadapnya.

Percaya padaku ketika aku mengatakan ini,

kalian tidak ingin macam-macam dengan badai ini, kawan.

Jika kau sedang berada di rumah, tetaplah berada di sana.

Yang jelas,

kau tidak usah pergi ke mana-mana.

Hai, Ayah?

Aku rasa kita harus pergi dari sini.

Bantu aku dengan ini.

Sialan.

Apa-apaan ini?

Ayah? Ayah?

Di sini!

Ayo kita keluar dari sini.

Ayolah.

Generatornya.

Tenaganya tidak cukup kuat.

Ini tersangkut.

Bantu aku dengan ini. Bantu aku dengan ini!

Pohon tua itu tumbang.

Brengsek!

Di dalam kantor.

- Apa-apaan itu? - Aku tidak tahu.

Untung saja.

Kepolisian Harding county Departemen Sheriff.

Di sini Tommy Tilden.

Ini keadaan darurat. Kami butuh bantuan.

Maaf, aku tidak bisa mendengar...

Sambungkan ke Burke.

Di sini dengan Burke.

Sheldon, ini Tommy. Sebaiknya kau cepat ke sini.

Tommy, aku tidak bisa mendengar suaramu. Suaramu putus-putus.

Sheldon! Sheldon, kami terjebak di sini, sialan...

- Sheldon, tolong... - Tommy.

Apa yang sebenarnya terjadi?

Ini ulah dia.

Semua baik-baik saja sampai Burke membawanya ke sini.

- Anakku... - Hingga kita membukanya.

Kau berbicara tentang mayat.

Apa saja yang sudah kita temukan di dalam dirinya

luka-lukanya, tanda yang ada pada dirinya.

Kau tidak bisa begitu saja mengatakan kalau itu cuma mayat.

Kita harusnya pergi.

Aku ingin pergi.

Ayah!

Tidak!

Ayah! Ayah!

Ayah?

Sialan.

Ya Tuhan.

Ya Tuhan.

Pelan-pelan.

Oh, Tuhan!

Bantu aku berdiri.

Aku baik-baik saja.

Warnanya abu-abu.

Matanya.

Makhluk itu dengan matanya.

Itulah yang aku coba beritahu tadi.

Itu dia.

Tidak, itu tidak mungkin.

Bukan, tubuhnya...

sesuatu yang kita temukan di dalam tubuhnya,

itu hal yang tidak mungkin.

Apapun yang sudah terjadi di sini...

benar-benar sudah lewat dari sesuatu yang tidak mungkin.

Itu ulah dia.

Jadi, apa yang harus kita lakukan?

Penguraian secara cepat.

Segala sesuatu yang kita ambil darinya.

Itu membuat tubuhnya seperti diawetkan.

Kita kremasi saja dia.

Persetan.

Ya Tuhan!

Dibelakangmu, tabung pemadam.

Tarik gagangnya.

Tidak.

Liftnya.

Ayolah.

Tidak! Brengsek!

Ayolah. Ayolah.

Ayolah!

Ayo, Ayah. Cepat.

Ayolah.

Emma.

Oh, tidak!

Oh, tidak!

Ya Tuhan!

Oh, Tidak!

Tidak!

Ya Tuhan.

Tidak!

- Tidak, Tidak! - Austin...

Austin, liftnya.

Ayolah. Cepat.

Cepat, Anakku.

Sial!

Sial!

Aku yang menyuruhnya agar kembali lagi ke sini.

Aku yang menyuruhnya kembali.

Tidak, bukan kau yang melakukan ini.

Kau harusnya tidak berada di sini.

Semua ini salahku.

- Kau tidak tahu akan hal ini. - Ya.

Itu yang semua orang katakan padaku...

tentang Ibumu.

Kau tahu mengapa aku memanggilnya dengan sebutan Ray?

Sinar matahariku.

Dia pikir sebutan itu norak.

Tapi itu sudah melekat padanya.

Jika saja aku tahu, aku akan menolongnya.

Kau tahu itu, kan?

Maksudku, dia selalu baik.

Selalu gembira.

Mengetahui kalau ternyata dia menghadapi semuanya sendirian,

rasa sakitnya, semua kesengsaraan yang dia alami selama ini.

Aku seharusnya tahu.

Tapi aku tidak tahu.

Dia menghadapi semuanya sendiri.

Semua kesalahan ini...

kesalahanku...

dan malah kau yang menanggungnya.

Mengapa dia belum membunuh kita?

Bukannya dia tidak berusaha melakukannya.

Lihat saja apa yang bisa dia lakukan...

jika memang dia menginginkan kita mati.

Ketika kita membuka dirinya...

dia mencoba menghentikan kita setiap kali.

Seperti ada sesuatu padanya yang tidak ingin kita temukan.

Kau ingin kembali ke sana?

Jika kita tetap di sini, kita yang mati.

Jika saja kita tahu bagaimana dia meninggal...

mungkin kita bisa mencari cara menghentikannya.

- Ayah? - Di belakangmu.

Terus bergerak.

Austin?

Ayah?

Tidak!

Ayah?

Ayah.

Ayolah.

Ayolah.

Oke.

Otaknya...

normal.

Pasti ada sesuatu.

Organ yang lain semuanya terluka.

Apa-apaan?

Ada apa?

Itulah mengapa kita tidak bisa menemukan penyebab kematiannya.

Dia masih hidup.

Masih hidup?

Kita telah membakarnya.

Kita telah mengambil hatinya.

Pasti ada sesuatu, suatu energi.

Apapun itu, ada sesuatu yang bisa membuatnya tetap hidup.

Apa-apaan?

Leviticus.

Coba aku lihat.

Leviticus.

27.

Jika ini memang angka romawi maka ini berasal dari...

tahun 1693.

"Setiap pria atau wanita

yang mencari arwah-arwah orang mati

haruslah dihukum mati.

Karena mereka..."

Ayah.

Abad ke-17.

Timur laut.

New England.

"Mereka adalah penyihir

dan darah mereka berada di kepala mereka sendiri."

Ini sesuai.

Penyihir merupakan cerita mitos.

Kau tidak bisa terus menyangkalnya.

Tidak ada satupun penyihir di Salem.

Mereka cuma anak-anak. Gadis-gadis muda.

Sebuah tuduhan palsu, yang dicampur oleh rasa histeris

yang saling menunjuk, satu dengan yang lainnya

tapi mereka semua, tidak bersalah.

Hanya saja, mereka tidak menggantungnya...

atau membakarnya diatas tiang.

Mereka menyiksanya...

tanpa ampun.

Ritualnya.

Tidak berhasil.

Bagaimana bila...

Bagaimana bila...

ritual itu, dilakukan kepada orang yang tidak bersalah

secara tidak sengaja menggambarkan apa yang sebenarnya terjadi di sini.

Semua yang mereka lakukan padanya.

Semua yang telah kita lakukan terhadapnya.

Dia bisa merasakannya.

Dia ingin kita...

untuk merasakannya juga.

Itulah mengapa dia membiarkan kita tetap hidup.

Ini pembalasannya.

Ini ritualnya.

Tapi mengapa kita?

Mengapa keluarga Douglas?

Mengapa?

Kebetulan saja kita menghalangi jalannya.

Kita hanya berhenti di sepanjang jalan.

Mereka yang selama berhasil menyingkirkannya

dan menguburnya sejauh mungkin.

Cara itu tidak berhasil.

Karena tidak ada yang cukup dekat.

Tidak ada yang bisa melihat apa yang telah kita lihat.

Dia masih menderita...

dan tidak akan berhenti begitu saja.

Ini tidak akan berhenti hingga...

Hingga apa?

Ayah, hingga apa?

Aku tidak akan melawanmu.

Tapi aku mohon...

Jangan sakiti dia.

Biarkan aku membantumu.

Ayah!

Ayah?

Tidak!

Ayah!

Ayah.

Ayah.

Aku mohon.

Aku mohon.

Aku mohon.

Tommy!

Austin! Apa kau berada di sana?

Burke?

Apa ada orang di sana?

Burke.

Austin!

Austin! Apa kau di sana?

Kami akan menggergaji pohon yang menghalangi pintu ini.

Kami akan ke sana sekarang juga.

Austin!

Aku di sini!

Hampir selesai.

Kau akan baik-baik saja.

Buka pintunya sekarang.

- Masih tersangkut. - Coba lagi, nak.

Aku tidak bisa. Tidak bisa terbuka.

Sekarang harusnya bisa.

- Masih tidak bisa. - Sekarang harusnya bisa.

Aku sedang mencobanya. Masih tersangkut.

Ayo buka.

- Aku tidak bisa. - Bukalah!

Aku tidak bisa.

Tidak ada tanda-tanda masuk secara paksa.

Mengerikan sekali apa yang terjadi...

Aku mengenal keluarganya selama hampir 20 tahun.

Apapun yang terjadi, benar-benar mengerikan.

Kali ini cuaca pada hari ini cukup cerah.

Sudah empat hari berturut-turut cuaca cukup cerah.

Benar-benar cerah cuaca diluar sana

jangan lupa untuk menggunakan sunblock anda.

Apa yang terjadi di sini?

Apa yang kau lakukan dengannya?

Bawa dia keluar dari sini.

Sudah ada mobil yang akan membawanya.

Di sana ada pemakaman di daerah ruxton.

Bawa dia pergi dari wilayahku.

Bawa dia ke VCU.

Biar Ward Lamon yang menanganinya.

Sekarang, sayang dengarlah. Itu cuma sekali saja.

Tentu saja, aku berjanji.

Dan apa kau tahu apa yang terdapat pada ayat keempat yang berkata

"Firman Tuhan sangatlah kuat."

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.