All language subtitles for The.Accountant.of.Auschwitz.2018.NF.WEB-DL

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic Download
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian Download
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian Download
cs Czech
da Danish
en English Download
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew Download
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian Download
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian Download
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish Download
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

"Kamp utama di Auschwitz,

seperti kota kecil.

dengan gosip dan percakapan.

BULAN MEI 1942

Terdapat kantin.

Terdapat bioskop.

Terdapat klub olahraga, yang mana aku anggota.

Terasa menyenangkan di sana,

seperti layaknya kota kecil.

Situasi spesial di Auschwitz

membawa persahabatan, dan aku bisa bilang sekarang

aku mengenangnya dengan gembira.

Kami meyakini pandangan kami tentang dunia,

bahwa kami telah ditipu oleh dunia,

dan bahwa orang Yahudi bersekongkol menipu kami.

Tapi, berkaitan dengan anak-anak,

kau pasti sadar mereka tidak bersalah."

"Anak-anak,

mereka bukan musuh pada saat itu.

Musuhnya adalah darah di dalam diri mereka."

Mantan penjaga di kamp konsentrasi Auschwitz

telah diadili di Jerman.

Oskar Gröning dituduh atas lebih dari 300.000 kasus

membantu pembunuhan.

Usia Gröning sekarang 93 tahun.

AUSCHWITZ, POLANDIA

Anak-anakku tumbuh besar mengetahui keluarga kami punya rahasia.

Sebuah beban.

Mereka tanya kenapa mereka tak punya kakek nenek,

tante, paman.

Jika aku memikirkan pengalaman Holocaust-ku,

beberapa menit di jalan di Auschwitz

sungguh merupakan momen penentu dalam hidupku.

Cobalah membayangkan

besok ada orang yang memberitahukan bahwa kau

harus meninggalkan rumah,

orang tuamu dibawa pergi,

Dan kau tak tahu apa kau akan melihatnya lagi, dan kapan.

Dan...

lalu semuanya berakhir dan kau masih hidup.

Lalu kau mengetahui kau sendirian.

Tak ada orang tua.

Tak ada keluarga.

Apakah ini akan berakhir?

Aku pertama mendengar tentang Oskar Gröning saat Thomas Walther

seorang mantan hakim, dan seorang advokat atau pengacara di Jerman,

datang padaku dan bilang

bahwa dia ingin bicara

tentang pengalamanku di Auschwitz

sehubungan dengan pengadilan yang digelar untuk Oskar Gröning.

Aku pikir, "Apa urusanku dengan orang ini?"

Aku sudah pasti tak mengenalnya.

Aku berpikir cukup lama.

Pertama, aku harus memutuskan pertanyaan ini

apakah pria berusia 94 tahun ini,

yang melakukan kekejaman 70 tahun silam,

masih bersalah atas tindakannya.

Aku mendengar tentang Oskar Gröning untuk pertama kali dari Thomas.

Dia mencoba meyakinkan aku untuk datang ke Jerman sebagai saksi.

Awalnya, reaksiku adalah,

"Ke Jerman? Tidak mungkin."

Kenapa aku mau pergi dan mengingat pengalaman pahit

dan perasaan mengerikan

saat menjadi budak berusia 16 tahun lagi.

Tapi Thomas bersikeras.

Dia bilang, "Ini bukan hanya soal kau dan Oskar Gröning di masa lalu,

ini tentang membangun preseden untuk masa depan."

Gröning sangat tua,

tapi tak ada yang terlalu tua untuk dibunuh di Auschwitz.

Jika kau ambil bagian dalam membunuh saat berusia 20 tahun,

kau tetap bisa dihukum saat berusia 50 tahun

atau pun 90 tahun.

Sejak lama aku merasa

aku punya tanggung jawab sebagai korban hidup

untuk memastikan peristiwa mengerikan ini, Holocaust, tidak akan dilupakan.

Pengadilan ini adalah momen penting

di sejarah Holocaust.

Faktanya adalah banyak anggota Nazi yang tidak dihukum setelah perang.

Tapi Thomas bilang bahwa ini bukan hanya soal diriku dan masa lalu,

tapi juga tentang menciptakan preseden untuk masa depan.

Jadi aku merasa harus hadir sebagai saksi di pengadilan.

LUNEBURG, JERMAN

Luneburg adalah kota kecil di Jerman utara.

Kadang ada pembunuhan

dan ada pengadilan biasa,

tapi pengadilan ini skalanya beda.

Luneburg tak pernah mengadakan yang semacam itu,

dan kota-kota lainnya di Jerman juga tidak.

Diadakan di Luneburg

karena di sinilah Gröning tinggal.

Dan menurut hukum Jerman,

kau harus diadili di tempat kau tinggal.

Mereka menyiapkan gedung pusat,

yang cukup untuk menampung orang.

Di mana ada cukup tempat untuk para penggugat

dan pengacara dan pers

dan kursi cukup untuk massa,

karena rakyat diharapkan datang dan melihat

dan mengikuti prosesnya.

Mereka harus bertanggung jawab.

Mereka semua sadar.

Atas kejahatan yang mereka perbuat

dan yang mereka perbuat pada kaum Yahudi,

mereka harus dihukum.

Yang kecil digantung dan yang kakap dilepas.

Itulah yang terjadi.

Menghukum orang berusia 93 tahun,

itu tak masuk akal.

Menurutku dia hidup dalam ketakutan akan ditangkap

selama 50 tahun terakhir,

ketakutan bahwa dia akhirnya akan dihukum.

Dia dipaksa berbuat jahat. Dia itu hanya pengikut.

Bagaimana dengan ayah kita?

Tak ada yang bahas lagi. Mereka juga pengikut saja.

Kalau begitu hakim-hakim yang tua juga terlibat.

Banyak yang berseru "Heil!"

Dan tak ada yang tahu apa-apa.

Saat aku kanak-kanak,

tak ada yang berdiskusi tentang perang.

Di sekolah kami tak pernah mendengar tentang perang.

Aku baru tahu saat usiaku 16 atau 17 tahun

lewat berbagai film dan buku-buku

bahwa ada perang yang dimulai di negaraku.

Ada yang suka bicara tentang perang,

tapi hanya tentang penderitaan perang yang mereka alami

atau tentang kepahlawanan mereka saat perang.

Tak ada yang membahas korban perang,

dan itu sangat sulit untuk kami pahami

bahwa kami punya banyak penjahat di negara kami,

jutaan jumlahnya,

dan tak ada jelaskan pada kami apa yang sebenarnya terjadi.

Kedua orang tuaku mendukung Nazi.

Ibuku hanya mengikuti suaminya.

Ayahku bergabung dengan Nazi sejak awal.

Dia meninggal saat usia 53. Dia bunuh diri.

Dia masih terikat pada sistem lama Nazi.

Ada fasisme baru dan lama.

Organisasi yang membantu dalam persidangan Gröning

adalah Organisasi Anti Fasisme.

Sesuai namanya, mereka berjuang melawan fasisme.

Dan itu terjadi 70 tahun silam,

dan juga sekarang.

Terdapat gangguan dari kaum sayap kanan.

Jadi, pengacara Thomas Walther,

menelepon enam minggu sebelum persidangan Gröning digelar

supaya kami bisa bersiap-siap

dan membuat sistem spanduk

untuk menjauhkan kaum penyangkal Holocaust

dari korban hidup dan keluarga mereka.

Apa teksnya siap?

Ya, sudah siap.

Spanduknya sedang dibuat sekarang.

Aku anggota Anti Fasisme.

Intinya tentang, "Masyarakat seperti apa yang aku inginkan?"

Dan ada banyak rasisme di Jerman,

dan banyak rumah terbakar

karena orang-orang fasis dan rasis

menyerang para pengungsi,

dan banyak yang terbunuh.

Dan jika kita tahu sejarah,

dia tak bisa berbuat apa-apa sekarang.

Jadi, kita harus bertindak juga.

Salah satu persidangan Holocaust besar terakhir

dibuka di Jerman hari ini

Di bawah teori legal baru

bahwa pekerja kamp kematian bertanggung jawab atas Holocaust

meski mereka tak membunuh siapa pun dengan tangan mereka.

Pria yang diadili mengakui dia bekerja di Auschwitz,

tapi berkata dia tak membunuh siapa pun.

Dia hanya mengambil uang korban.

Pengadilan ini akan memutuskan apakah "Akuntan Auschwitz"

juga bertanggung jawab karena membantu pembunuhan massal.

Hari pertama, 11 penyangkal Holocaust datang.

Mereka berteriak keras dan bahkan membagikan kertas.

Teman-teman kami memasang spanduk

untuk menunjukkan akan ada keadilan bagi para korban hidup.

Ini situasi yang amat sulit

bagi para korban untuk menunggu dua jam.

Terutama saat berhadapan dengan kaum fasis

seperti Ibu Haverbeck dan Bapak Wulff.

Di Auschwitz tidak ada kamar gas.

Auschwitz bukan kamp pembunuhan.

Juga, perintah komandan, perintah Reich...

Kita hentikan pembicaraan.

Aku sudah bilang kau bisa dilaporkan.

Ya, tapi...

Tidak penting.

Kau akan dihukum dan disuruh pergi.

Sudah cukup! Aku akan pergi ke sana untuk prosedur publik.

Dan aku bilang, jangan jadikan kami penjahat dengan bicara pada kami.

Aku ingin pergi ke persidangan!

Para korban hidup dan keluarga mereka selalu punya perlindungan

dari orang-orang sayap kanan.

Dan itu penting bagi kami

dan juga amat penting bagi mereka.

Hari pertama hiruk-pikuk.

Luar biasa.

Semua orang, di mana saja di Eropa, di kota-kota besar.

Kami mulai dikerubungi oleh berbagai kamera TV

dan jurnalis yang menginginkan opini kami

dan pendapat kami tentang isu ini.

Pantas rasanya untuk membawa seseorang, bahkan setelah 70 tahun,

membawanya ke pengadilan.

Tidak ada yang boleh lolos dari melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan,

terhadap kaum Yahudi.

Korban hidup Auschwitz...

duduk di pengadilan Jerman,

dikelilingi oleh hakim Jerman,

dan pengacara Jerman...

dan diperlakukan secara hormat.

EVA MOZES KOR KORBAN HIDUP AUSCHWITZ, PENGGUGAT

pengalaman menarik bagiku.

Pada saat itu, aku berteman baik dengan Rainer Höss

dan dia adalah penentang besar melawan neo-Nazi.

Aku cucu dari Rudolf Höss,

Komandan dari kamp konsentrasi Auschwitz.

Dia bertanggung jawab atas

pembunuhan 1,1 hingga 1,3 juta orang di Auschwitz.

Kebencian senjata yang kuat.

Baik itu saat Perang Dunia Kedua dan juga sekarang ini.

Persidangan Gröning,

penting bagi anak muda kita.

Di masa lalu, kita hanya mendengar para korban hidup,

para korban di sana,

tapi tak ada yang dengar para pelaku kejahatan.

Keluarlah.

Mereka tak akan mulai tanpa aku.

Oskar, apa harapanmu dari pengadilan ini?

Keputusan tidak bersalah. Entahlah.

Apa kau tidak bersalah? Apa pendapatmu?

Bapak Gröning, jangan katakan apa-apa.

Kami duduk di satu bagian di ruang pengadilan

dan di depan kami, pria tua lemah ini,

berjalan dengan alat bantu...

berjalan masuk.

Aku merasa dingin memandang pria ini.

Semuanya terasa seperti

pengalaman yang seperti mimpi.

Hanya begitu aku bisa mendeksripsikannya.

Aku merasakan simpati untuknya.

Dia terlihat seperti pria tua yang menyedihkan.

Tapi semuanya berubah saat dia duduk...

dan dia melihat sekeliling

dan melipat tangannya begini.

Aku berpikir, "Kau orang yang sama.

Aku melihat orang yang sama

yang berpikir kau dewa dan kami hama.

Masih saja."

Jadi semua rasa simpatiku hilang pada saat itu.

Persidangan ini merupakan berita urama,

karena Oskar Gröning adalah satu dari sedikit

atau mungkin tertuduh Auschwitz pertama

yang berkata dia akan berbicara di pengadilan.

Dia mengatakan yang sebenarnya terjadi,

yang dia alami selama dia di Auschwitz.

Sebagian besar berbohong

tentang yang mereka lakukan pada saat itu,

tapi Pak Gröning berkata sejujurnya.

Dia mengatakan yang sebenarnya

dan itu sangat spesial.

Menakjubkan harta dan uang yang dibawa orang Yahudi.

Dia mengakui bahwa dia mengumpulkan barang.

Dia mengumpulkan koper orang-orang yang dibawa ke Auschwitz.

Dia memeriksa koper-koper untuk barang berharga.

Dia salah satu dari sedikit sekali anggota Nazi

yang mengakui di pengadilan bahwa mereka mencuri barang orang

dan tidak mengharapkan untuk mengembalikannya.

Jadi, sebagai konsekuensinya, semua yang bekerja di sana

tahu orang-orang dibawa ke sana untuk mati.

Pernahkah kau memikirkan pemilik harta benda ini?

HAKIM FRANZ KOMPISCH

Semuanya milik negara. Orang Yahudi menyerahkannya pada kami.

Apakah ada alasan untuk itu?

Ya, mereka tidak lagi membutuhkannya.

Menurutku dia simbol,

dan simbol sering ditarget dengat tidak adil.

Kalau dia hidup di masa

di mana pelaku kejahatan dihukum secara efektif,

mungkin dia tidak akan diadili,

mungkin dia ada di bawah di daftar.

Isu sebenarnya adalah apa yang Jerman lakukan

bukan hanya selama perang,

tapi juga setelah perang?

Yang Jerman lakukan setelah perang memalukan.

KABUPATEN PALM BEACH, FLORIDA

Ini. Jangan membungkuk.

Lihat yang aku dapat.

Yang ini "Jangan membungkuk", adalah surat penggemar.

Ada foto di dalam yang harus aku tanda tangan.

Dia ingin aku tanda tangan foto ini.

Yang ini langka.

Aku berdiri di kantor pusat.

Ini juga langka.

Aku mendarat di pantai di Normandy.

Aku anggota pasukan Jendral Patton.

Kami mengusir orang Jerman di seluruh Perancis,

kembali ke Jerman.

Pada saat itu,

aku ditugaskan sebagai penyelidik kejahatan perang.

Aku percaya aku penyelidik kejahatan perang pertama di Tentara Amerika Serikat.

Masalah yang aku hadapi

sebagai Jaksa Ketua di Nuremberg,

adalah apa yang aku minta?

Ini ada 3000 pria

yang tiap hari pergi dan membunuh dengan darah dingin

ribuan orang,

termasuk anak-anak yang ditembak satu demi satu.

Dan aku merasa... bahwa aku...

aku tidak mungkin membawa keadilan

bagi jutaan orang yang sudah dibunuh.

Tapi kalau aku bisa membuat hukum

yang akan melindungi manusia di masa depan,

pengadilan ini akan lebih bermakna

daripada yang aku lakukan pada sekelompok pembunuh ini.

Dokumen ini, yang tidak aku pegang lagi sejak 1948 mungkin,

adalah daftar terdakwa

di Persidangan Einsatzgruppen di Nuremberg,

dan aku sudah menyiapkan daftar berisi nama terdakwa,

posisi mereka,

contohnya, Ohlendorf, Petugas Komandan Einsatzgruppen D,

membunuh 90.000 orang.

KOMANDAN EG D 90 000 TERBUNUH

Semuanya meminta "tidak bersalah".

Tidak ada mereka yang bilang aku melakukan sesuatu.

Ya, Tuhan. Tidak.

Mereka bilang, "Penting untuk melaksanakan perintah Hitler,

dan terjadi perang,

kami bisa berbuat apa?"

Ada 22 terdakwa, yang aku pilih

dari 3000 pembunuh massal yang membunuh lebih dari sejuta orang.

Bisa aku buktikan.

Aku punya semua dokumen rahasia dan serentak mereka.

Faktanya tidak diragukan lagi.

Aku menginginkan orang-orang atas,

perencana,

yang punya posisi tinggi dengan tanggung jawab besar.

Perintah spesifik mereka adalah

untuk membunuh dengan darah dingin

tiap pria, wanita, dan anak-anak Yahudi

yang bisa mereka temukan.

Dan aku tahu bahwa memilih 22 terdakwa dari 3000 pria

adalah sampel yang tidak cukup,

untuk alasan konyol yaitu

kami hanya punya 22 kursi untuk terdakwa.

Apakah kami bertujuan untuk membawa keadilan? Tentu tidak.

Karena kami masih akan terus mengadili Nazi hingga hari ini.

Jadi kami mencoba membuat pernyataan prinsip.

Prinsip "Jangan lakukan ini". Ini kejahatan terhadap kemanusiaan.

Stop melakukannya.

Kalau kau tetap melakukannya,

kau akan ditangkap kalau kau pemimpin,

dan dipenjara agar kau tidak melakukannya lagi,

dan yang lain dihentikan dari melakukannya.

Jadi, saat Hakim Utama Michael Musmanno membuka persidangan, dia berkata:

"Kami siap untuk mendengar presentasi jaksa."

Aku lalu mengatakan:

"Balas dendam bukan tujuan kita...

tapi kita juga tidak hanya mencari hukuman setimpal.

Kami meminta pengadilan

mengikuti hukum pidana internasional.

Hak manusia...

untuk hidup damai dan secara bermartabat

terlepas dari apa pun ras dan kepercayaannya.

Kasus yang kami hadirkan

adalah permintaan kemanusiaan pada hukum."

Karena sesungguhnya,

itulah yang ingin aku capai.

PERSIDANGAN NUREMBERG, 1945

Nuremberg adalah persidangan yang menandai

awal dari Hukum Kejahatan Internasional yang kita kenal sekarang.

Kriminal-kriminal Nazi terkenal yang diadili di Nuremberg

termasuk Hermann Goering,

Rudolf Hess,

dan banyak lagi.

Tapi persidangan ini tidak diterima oleh publik Jerman dengan baik.

Mereka menganggapnya keadilan pemenang.

PROTES TERHADAP NUREMBERG

Tidak ada yang suka untuk duduk dan memikirkan kejahatannya.

Mereka ingin melupakan.

dan ada yang pikir ini sah.

Ini negara yang diubah jadi puing-puing.

Dan yang menjadi prioritas adalah membangun kembali.

Jadi, hal terakhir yang orang mau

adalah berbicara tentang kejahatan dan rasa bersalah mereka

dan bahwa mereka menghancurkan Eropa.

21 KETUA NAZI BERSALAH ED HERLIHY

Di Gedung Pengadilan di Nuremberg,

pengadilan terbesar dalam sejarah hampir berakhir.

Hasilnya adalah sebagian besar terdakwa dihukum.

Ada beberapa pembebasan.

Beberapa terdakwa dihukum mati,

dan mereka dieksekusi.

Pemerintah baru Jerman yang baru terbentuk,

melobi secara intensif agar pengadilan selesai

dan melobi agar yang dihukum di Nuremberg,

bahkan yang diberikan hukuman mati di Nuremberg... dibebaskan.

Dan sebagian besar dibebaskan.

Setelah Perang Dunia Kedua, sistem Jerman

tidak gagal dalam menghukum penjahat perang Nazi,

tapi secara sengaja memutuskan untuk tidak menghukum mereka

karena banyak hakim yang merupakan penjahat perang Nazi.

Ada bukti bahwa sebagian besar hakim Jerman,

terutama hakim Jerman Barat,

antara tahun 1945 dan 1967,

adalah Nazi.

Aku tidak bilang mantan Nazi,

aku bilang Nazi, para simpatisan Nazi.

Kementrian Hukum terdiri dari 99% mantan Nazi,

dan merekalah yang

menciptakan dan membentuk sistem hukum yang baru.

Dan mereka juga diadili.

Dan, tentu saja, hasilnya ada ketidakadilan yang mengerikan.

PENGADILAN ULM EINSATZKOMMANDO 1958 10 TERDAKWA

HUKUMAN ANTARA 3 - 15 TAHUN

PERSIDANGAN TREBLINKA 1964 11 TERDAKWA

4 DIHUKUM SEUMUR HIDUP 3 DIBEBASKAN LEBIH AWAL

PERSIDANGAN SOBIBOR 1965 12 TERDAKWA

6 DIBEBASKAN

PERSIDANGAN FRANKFURT AUSCHWITZ 22 TERDAKWA

16 DIBEBASKAN DARI PENJARA DALAM 5 TAHUN

MENUANGKAN ZYKLON B KE DALAM KAMAR GAS

DIBEBASKAN SETELAH 3 TAHUN DI PENJARA

BERPARTISIPASI DALAM PENEMBAKAN, KAMAR GAS, DAN PENYIKSAAN

DIBEBASKAN SETELAH 3 TAHUN DI PENJARA

BERTANGGUNG JAWAB ATAS ZAT KIMIA DALAM PEMBUNUHAN

DIBEBASKAN SETELAH 3 TAHUN DI PENJARA

Jadi, ini catatan mengerikan

bahwa hampir tidak ada yang dihukum.

Dan tak ada keinginan politik.

Sebagian besar orang Jerman

menganggap persidangan ini membebaskan emosi dan sempurna

karena menunjukkan horor di tempat-tempat seperti Auschwitz.

Mereka menghukum sedikit orang jahat

dan sisanya terlihat seperti orang tak bersalah

yang tidak layak dihukum

karena tidak berbahaya di luar kamp.

Dan menurutku, di sinilah terletak bencana dari persidangan ini.

Hampir semua negara

punya bagian sulit di masa lalu...

yang... sulit untuk mereka terima.

Ini masih terjadi di Amerika Serikat.

Sehubungan dengan perbudakan dan konsekuensinya.

Ini benar untuk Jerman,

sehubungan dengan genosida Nazi dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Bayangkan masyarakat dengan persentase besar

dari ayah, kakak, anak...

yang ikut serta dalam kejahatan ini.

Dan selama dekade-dekade berikutnya,

semua kakek di Jerman telah melakukan ini.

Ini amat sulit bagi rakyat Jerman

untuk menerima ide hukuman skala besar ini.

Dan menurutku tidak ada antusiasme dari para jaksa juga.

Pada tahun 1945,

mungkin ada sekitar 800.000 anggota SS

dan itulah yang kita hadapi.

Orang Jerman, antara tahun 1947 dan hingga sekarang,

menyelidiki lebih dari 100.000 orang-orang ini.

Dari situ, mereka membawa sekitar 6.200 ke persidangan.

Dari situ, hukuman untuk melakukan kejahatan hanya 124.

124 hukuman seumur hidup

dari lebih dari 6.000 orang yang disidang.

Aku masih bermimpi buruk tentang

foto terkenal itu yaitu prajurit Jerman

menembak anak dan bayinya,

membayangkan pria ini hidup seumur hidupnya

dan mati dengan cucu dan cicitnya di sekelilingnya,

berpikir bahwa dia pria luar biasa.

Itulah warisan dari Holocaust di Jerman,

bukan jumlah persidangan kejahatan perang.

Menurutku yang terjadi sekarang adalah

para hakim dan jaksa

ingin memperbaiki kesalahan di masa lalu,

seperti di tahun 1960-an dan 1970-an.

Menurutku menerima masa lalu

bisa dilakukan dengan berbagai cara.

Sulit untuk mengatakan apa baiknya

menghukum seseorang

untuk kejahatan yang mereka lakukan 70 tahun lalu.

Pertanyaan berikutnya yang harus ditanyakan

karena ada jeda waktu,

adalah kalau kita menghukum pria 93 tahun

untuk sesuatu yang dilakukannya pada usia 23,

apa kita masih menghukum orang yang sama?

Semuanya tentang dia

yang menjadikannya seorang kriminal telah berubah.

Dia tumbuh di keluarga yang amat nasionalis,

dia menyerap ideologi Nazi

sebagai remaja atau anak muda,

dan bergabung dengan Pemuda Hitler lalu jadi sukarelawan di SS.

Jadi, dengan cara tertentu, kita menghukum seseorang

atas apa yang dilakukan oleh orang dengan kepribadian berbeda,

orang dengan karakteristik berbeda.

Memang agak sedikit terlambat.

Ini seharusnya dilakukan sejak lama sekali.

Amat konyol

bahwa ini dilakukan sekarang saat mereka berusia 90-an tahun.

Selamat sore.

Usiaku 98 tahun.

Kalau aku melakukan tindakan ilegal, aku bisa masuk penjara.

Kalau aku melakukan tindakan ilegal di mana tidak ada jangka waktu gugatan,

seperti kasus kejahatan terhadap kemanusiaan,

aku dipenjara.

Usia bukan alasan,

dan mereka harus tahu bahwa para penjahat

akan dikejar selama memungkinkan

agar dibawa ke pengadilan yang memungkinkan

sesuai keadaan.

Bagaimana ini terjadi

bahwa dia di kota asalnya selama 70 tahun

dan tidak ada yang melakukan apa-apa.

Ini terjadi sekarang karena bisa dilakukan sekarang.

40 tahun lalu, 50 tahun lalu,

ini tidak bisa dilakukan.

Selama bertahun-tahun, sistem peradilan Jerman

menggunakan bingkai hukum yang salah

untuk mencoba memproses kejahatan Holocaust.

Itu untuk membuktikan bahwa tersangka

melakukan kejahatan tertentu pada korban tertentu,

dan melakukannya

karena kebencian rasial.

Dan ya, ini tidak mudah dibuktikan.

Jika kau tidak bisa membuktikan bahwa seseorang terlibat

secara langsung dalam, katakanlah, pembunuhan

maka kau tidak bisa menghukumnya,

inilah salah satu alasan kenapa banyak sekali penjaga,

yang kita harap dihukum,

tidak bisa dihukum karena

Jerman gagal menciptakan idiom hukum yang memadai,

teori yang memadai yang memungkinkan penjaga-penjaga ini untuk dihukum.

Ini berubah total dengan Demjanjuk.

Dikarenakan oleh kasus Demjanjuk,

secara tiba-tiba peradilan di Jerman

mengubah peraturan.

Tanpa kasus Demjanjuk,

tidak akan ada kasus Gröning.

John Demjanjuk, aslinya Ivan Demjanjuk,

beremigrasi ke Amerika Serikat sekitar tahun 1950,

mengklaim bahwa dia pengungsi.

KARTU IDENTITAS

Yang menarik, di permohonannya untuk visa AS,

dia menuliskan tempat tinggalnya

dari tahun 1930-an hingga 1943,

"Sobibor, koma, Polandia".

Sobibor adalah kata yang mestinya membuat bulu kuduk merinding

semua orang di planet ini.

POLANDIA

Orang biasanya berpikir ada

enam kamp kematian Nazi, kamp pemusnahan.

Yakni, tempat-tempat yang bertujuan hanya untuk membunuh orang,

yaitu Majdanek, Sobibor, Chelmno,

Belzec, Treblinka, dan Auchwitz-Birkenau.

Sayangnya, orang-orang yang memproses permintaan visa

untuk Amerika Serikat pada tahun 1950-an

belum mendengar tentang Sobibor,

jadi kata ini tidak berarti apa-apa bagi mereka.

Dan Demjanjuk menerima visa.

Dia bekerja sebagai mekanik di Ford.

Dia mempunyai hidup yang terhormat hingga pertengahan tahun 1970-an.

Jaksa Amerika menyadari

bahwa dia berbohong di formulir imigrasinya,

dan ini memulai penyelidikan yang kemudian menjadi

kasus kriminal yang paling rumit dan panjang

yang terjadi akibat Holocaust.

Saat orang Amerika mulai menyelidiki Demjanjuk,

mereka menemukan identitas Demjanjuk

yang dikeluarkan oleh SS,

yang artinya dia pernah ditugaskan untuk bekerja

di kamp kematian Sobibor.

Tapi saat orang Amerika mulai mewaancarai

berbagai korban hidup kamp kematian,

mereka menemukan bahwa sebagian korban

mengidentifikasi Demjanjuk

bukan sebagai penjaga di Sobibor,

tapi di Treblinka.

John Demjanjuk diadili di Yerusalem,

dituduh sebagai penjaga di kamp konsentrasi

dikenal sebagai 'Ivan yang Kejam'.

Ini dikenal sebagai "Kasus Kriminal 373",

negara Israel versus Ivan Demjanjuk,

Pengadilan kejahatan Israel terakhir menghukum Adolph Eichmann,

administrator dari Solusi Terakhir Nazi Jerman.

PERSIDANGAN EICHMANN, 1961

25 tahun kemudian,

pria lain meninggalkan sel yang sama di penjara Ayalon

untuk menempuh 80 km menuju pengadilan Yerusalem,

dan mungkin akan mendapat nasib yang sama di tiang gantungan.

Halo semuanya. Aku bukan 'Ivan yang Kejam'.

John Demjanjuk dipersidangkan atas hidupnya.

Apa kabarmu hari ini?

Baik, terima kasih/

Aku selalu baik.

"Mereka hampir memasukkanku ke sumur penuh darah.

Kalian tidak di sana.

Aku di sana. Tanyakan padanya.

Biarkan dia katakan.

Minta dia bilang yang akan dilakukannya padaku."

Pak Rosenberg...

tolong... duduk.

Publik dimohon untuk tetap duduk.

John Demjanjuk terus mencoba meyakinkan pengadilan

dia bukanlah 'Ivan yang Kejam',

petugas SS yang membantu membunuh 850.000 kaum Yahudi Polandia.

"Aku tidak bersalah. Tidak bersalah".

"Kami menghukumnya untuk kejahatan yang disebutkan sebelumnya,

hukuman mati seperti yang tertulis di Seksi 1

dari hukum atas Nazi dan kolaborator Nazi."

Aku bukan 'Ivan yang Kejam'! Aku pria baik!

Setelah dia dihukum mati,

ada fase banding yang panjang dan bertele-tele

yang kebetulan terjadi bersamaan dengan jatuhnya Uni Soviet.

Pak Gorbachev... hancurkan dinding ini.

Saat Uni Soviet jatuh,

arsip mereka dibuka.

Mereka menemukan bahwa, sebenarnya,

Israel menangkap pria yang salah.

Demjanjuk yang itu bukanlah 'Ivan yang Kejam dari Treblinka'.

Faktanya, 'Ivan yang Kejam' adalah seorang Ukraina yang berbeda

bernama Ivan Marchenko.

Ini benar-benar menunjukkan batasan dan struktur pengadilan ini

berdasarkan kesaksian saksi mata dan korban hidup.

Karena para korban percara

bahwa Demjanjuk adalah penyiksa mereka dulu,

dan mereka salah.

MAHKAMAH AGUNG ISRAEL 29 JULI 1993

Aku kangen istriku.

Aku kangen keluargaku.

Aku kangen cucu-cucuku.

Aku ingin pulang.

Sebagai konsekuensi dari kasus identitas yang salah ini,

dia dibebaskan dari tuduhan.

Tapi identitas yang salah juga menunjukkan

bahwa dia tidak sepenuhnya tak bersalah.

Di negaraku, Demjanjuk bekerja di bagian perakitan

untuk Perusahaan Ford Motor.

Dan aku pikir kalau kau bertanya pada Demjanjuk pada saat itu,

"Apa pekerjaanmu?"

dia akan menjawab, "Aku membuat mobil",

meskipun, aku asumsikan, dia melakukan satu operasi kecil,

mengencangkan sekrup, misalnya,

dia tidak membuat keseluruhan mobil sendirian.

Tapi itulah pekerjaannya. Mereka membuat mobil.

Di tempat-tempat seperti Auschwitz, Sobibor...

pekerjaan anggota SS di sana adalah

membunuh manusia tidak bersalah.

Tidak ada yang lain.

Hari ini pengadilan negara bagian di Cleveland

menarik kewarganegaraan AS dari Demjanjuk,

menemukan bahwa dia melayani Nazi pada Perang Dunia II

sebagai penjaga bersenjata di kamp kematian Sobibor.

Usaha kami diinspirasi oleh keberanian para korban hidup,

yang, dengan menceritakan pengalaman mengerikan mereka

lebih dari 50 tahun lalu,

yang bersedia membuka luka psikis yang tentu saja

tidak pernah sembuh...

Yang tidak diketahui banyak orang adalah bahwa

setelah 10 tahun pengadilan

atas Demjanjuk di Amerika Serikat,

ketika pengadilan memutuskan menarik kembali kewarganegaraannya

dan memerintahkan agar dideportasi,

kami menghubungi pemerintah Jerman dan meminta mereka menerimanya.

Dan Jerman bilang tidak, seperti yang mereka lakukan dan pemerintah lain Eropa

secara rutin dalam kasus-kasus kami.

Sangat membuat frustrasi.

Lalu aku bertemu Thomas Walther dan Kirsten Goetze,

dan kami berembuk apakah ada cara

untuk membuat Demjanjuk dipenjara di Jerman.

Itu sangat penting, hubungan dengan

Penyelidikan Spesial Kantor AS

dengan Eli Rosenbaum di Washington.

Dia selalu berkata bahwa

dia tidak mengerti kenapa kami di Jerman

tidak mengadili penjaga-penjaga

yang melihat bahwa tak ada yang bisa kabur dari tempat pembunuhan itu.

Kamp-kamp itu didirikan untuk melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan,

kejahatan penganiayaan.

Aku berikan contoh padanya.

Aku bilang, "Thomas, dengar,

kita duduk di kantorku.

Kalau kau mengejarku di kantorku

dengan pisau untuk membunuhku,

dan kau punya pasukan di luar kantor menahan pintu tetap tertutup,

agar aku tak bisa kabur,

di bawah kondisi itu,

baik kau dan pasukanmu

bersalah di negaraku

atas pembunuhan tingkat pertama".

Dan aku bilang, "Tak bisa kubayangkan bahwa hukum ini berbeda

di Jerman".

Kamp-kamp ini tidak punya tujuan lain

selain membunuh orang.

Sudahlah jelas

bahwa orang ini bertanggung jawab

dan ikut serta dalam seluruh proses pembunuhan.

Para penjaga di kamp-kamp kematian seperti Auschwitz-Birkenau, Sobibor,

mereka tahu yang terjadi di sana,

dan mereka memastikan agar korban tidak kabur.

Pada akhirnya, Thomas dan Kirsten melakukan riset legal

dan meyakinkan bahwa ada dasar hukum kasus

dan membawa kasus Demjanjuk.

14 APRIL, 2009 VIDEO RUMAH DEMJANJUK

Ini hari yang...

luar biasa bagi keadilan hari ini.

Fakta bahwa orang ini,

yang merupakan partisipan aktif

dalam pembunuhan massal 29.000 orang Yahudi

di kamp kematian Sobibor

akhirnya akan diadili untuk kejahatan itu,

sangatlah penting.

Kami sangat senang

dan berpikir bahwa pihak berwenang Amerika dan Jerman

layak mendapatkan pujian besar

atas kegigihan mereka dalam kasus ini.

VIDEO PENGAWASAN DEPARTEMEN KEADILAN AS

SEMINGGU SEBELUMNYA

Target. Aku di sisi mobil yang salah.

- Dia berjalan. - Ya.

Kelihatannya biasa saja,

seorang pria tua berjalan dan berbicara

tapi pria itu adalah John Demjanjuk,

penjaga kamp kematian Nazi

yang mengklaim terlalu sakit dan lemah

untuk dideportasi ke Eropa untuk disidangkan.

Jaksa federal mengirimkan video ini

pada Sirkuit Mahkamah Banding AS.

Video ini direkam beberapa hari sebelum dia ditangkap.

9 MEI 2009 MUNICH, JERMAN

Satu hal yang Demjanjuk coba lakukan di Munich

adalah dia mencoba menciptakan impresi

bahwa dia inkompeten.

Dia melakukan penampilan teater yang cukup dramatis

untuk meyakinkan orang

bahwa dia dekat dengan kematian.

Pertama-tama, masalahnya adalah Demjanjuk sendiri

berpura-pura hari ini,

dan dia akan melakukan sebisanya

untuk menciptakan impresi

bahwa dia tidak sanggup mengikuti persidangan.

Kalau kau lihat cuplikan persidangan Demjanjuk,

dia terlihat seperti zombie,

seakan dia tidak tahu apa yang terjadi.

Yang orang tidak tahu,

adalah begitu sesi persidangan usai tiap hari,

dia berkeliling dan berjalan, bercanda dengan orang-orang.

Ini adalah tipuan umum dalam kasus Nazi,

selama beberapa dekade, untuk mengklaim antara ketidakmampuan medis

atau ketidakmampuan kesehatan mental

untuk melanjutkan persidangan.

RUDOLF HESS WAKIL FUHRER UNTUK ADOLF HITLER

Beberapa pengadilan tertipu, tetapi yang lain tidak.

AMNESIAKU PALSU HESS MENGAKUI

Tapi ini taktik yang amat sangat umum.

Aku selalu bilang kalau ada Oscar diberikan

untuk penampil terbaik oleh kriminal perang Nazi,

Demjanjuk mendapatkannya untuk 2010.

Kini kita tahu bahwa dia sehat pada saat itu

dan dia tetap hidup selama persidangan.

Dalam keputusan yang mengambil waktu beberapa dekade,

persidangan di Jerman menemukan bahwa John Demjanjuk yang berusia 91 tahun

bersalah karena membantu pembunuhan

lebih dari 28.000 orang Yahudi di Polandia di bawah kekuasaan Nazi.

John Demjanjuk adalah kambing hitam

bagi orang Jerman.

Dia harus membayar kesalahan mereka semua di masa lalu

dan itu tidak adil.

Yang sangat penting tentang persidangan di Jerman

adalah itu adalah kebalikan

dari persidangan Ivan yang Kejam.

Persidangan Ivan yang Kejam berfokus pada patologi tertentu

dari seorang penjaga yang amat brutal.

Persidangan di Munich, yakni yang pertama yang berkata,

"Kami tidak peduli kau kejam atau tidak.

Pekerjaanmu pada dasarnya

menfasilitasi tindakan pemusnahan.

Dan itu sebabnya kau bersalah di hadapan hukum".

Kau membantu pembunuhan, karena, berdasarkan definisinya,

itulah pekerjaanmu.

Tahun berikutnya, Demjanjuk meninggal di Jerman

saat kasusnya dalam banding.

Tapi preseden persidangan setuju

bahwa orang yang bertugas sebagai penjaga di kamp pembunuhan

turut terlibat dalam pembunuhan yang terjadi di sana,

ini menginspirasi para jaksa Jerman

untuk mengadili penjaga-penjaga lain.

Para Jaksa di Jerman membuka kembali ratusan penyelidikan

atas mantan Nazi.

Jadi kenapa sangat lama untuk membawa mereka ke pengadilan?

Inilah keunikan dan pentingnya hukuman Demjanjuk.

Pada dasarnya, persidangan di Munich di bulan Mei adalah

jika kau bertuga sebagai penjaga SS di kamp pembunhuhan,

kau secara otomatis bersalah karena membantu pembunuhan.

Ini memberikan awal baru bagi kejaksaan Jerman.

Pertanyaannya adalah

seberapa banyak yang masih hidup?

LUDWIGSBURG, JERMAN

KANTOR PUSAT PENYELIDIKAN KEJAHATAN SOSIALIS NASIONAL

Setelah hukuman Demjanjuk, di kantor pusat ini

mulai melihat kembali keenam kamp kematian.

JENS ROMMEL DIREKTUR

Kami menyusun puzzle ini

untuk mendapatkan gambar

siapa saja yang terlibat dalam kejahatan.

Ini dia.

Jerman mencoba memperbaiki kesalahan dengan segala usaha.

Ada sedikit pilihan belakangan ini untuk kriminal perang Nazi.

Banyak yang sudah mati.

Dan banyak korban yang sudah mati.

Pemerintah Jerman tidak punya banyak pilihan

pemain untuk dikejar.

Aku dapat tip dari Simon Wiesenthal awal tahun 1980-an.

Pak Wiesenthal berkata bahwa ada Nazi

bernama Haralds Puntulis, yang tinggal di Kanada,

tapi keberadaannya tidak diketahui.

Dan puntulis ikut serta dalam pembantaian

lebih dari 5.000 orang Yahudi dan Romania

di sebuah desa di Latvia.

Dia tidak sulit ditemukan.

TORONTO, KANADA

Aku menemukannya

berkebun di Willowdale,

dan ironisnya, ada banyak orang Yahudi yang tinggal di sana.

Tapi sebelum pihak berwenang bisa bertindak

dan sebelum artikelku yang mengeksposnya keluar, Puntulis meninggal.

Ada ketergesaan untuk menemukan orang, siapa saja.

Tapi, tentu saja,

mereka sangat tua.

Penjaga Nazi: Aushwitz, Bergen-Belsen Memukul tahanan hingga tewas

Sedikit sekali yang masih sehat untuk menghadiri persidangan.

Jadi, ada perasaan bahwa sekarang,

sebelum terlambat,

kita harus berusaha sebisa mungkin

untuk mengadili tiap Nazi terakhir.

MANTAN NAZI YANG DISELIDIKI

Karena daftar panjang orang

yang diyakini sebagai penjahat perang Nazi mengecil,

seorang akuntan dari Auschwitz ditemukan.

Dia disorot

karena wawancara yang dia lakukan untuk BBC,

karena dia mengakui secara terbuka dan menjelaskan secara detail

kejahatan yang dilakukan di Auschwitz.

GRÖNING Oskar Penjaga Kamp Uscharf.

Kau ambil bagian dalam pabrik pembunuhan terbesar dalam sejarah.

Kau bekerja di sana.

Kau secara pribadi berkontribusi dalam membunuh sekitar sejuta orang.

Tidakkah menurutmu kau seharusnya diadili?

Tidak, aku tak pikir begitu.

OSKAR GRÖNING MANTAN ANGGOTA PENGAWAL SS, AUSHCWITZ

Pertanyaanmu menyiratkan

bahwa hanya dengan menjadi bagian dari satu grup

yang tinggal di asrama di mana terjadi pemusnahan orang Yahudi

sudah cukup untuk menjadikanmu kriminal.

Dia kaki tangan. Dia tahu yang dia lakukan.

Tapi yang tidak dia tahu,

wawancara itu dengan BBC

akan memicu penyelidikan pada akhirnya.

Karena pada saat itu, sebelum Demjanjuk,

penjaga tidak dianggap terlibat.

Dan selama beberapa dekade, dia hidup damai

di kota kecil di luar Luneburg.

Mereka mendapatkan Gröning, mereka mengejarnya.

Tidak.

Carlotta menyiapkan makan siangku.

Jadi ayo kita biarkan dia menyiapkannya saat dia siap menyajikannya.

Oke.

- Hai, Benji. - Kau akan makan?

- Selamat pagi. - Hai, Benji.

Da banyak persidangan dilakukan sekarang, dan ini luar biasa.

Orang-orang tua yang berhasil kabur dari keadilan bertahun-tahun...

Bukan masalah besar

apakah mereka dipenjara atau tidak.

Tapi secara prinsip, hal ini sangat penting.

Mereka harus tahu bahwa mereka tak akan lolos...

kami akan kejar mereka di mana pun berada

selama mungkin

dan mencoba agar mereka menjelaskan tindakan mereka.

Kalau kau tahu dia penjaga di kamp

yang membunuh ayahmu, ibumu, kakekmu,

bukankah kau punya simpati untuk korban

daripada untuk pelaku kejahatan?

Argumen kami tentang kasus ini

adalah apa yang dilakukan Bapak Gröning di Auschwitz

sebenarnya bukanlah dukungan atas pembunuhan orang

yang dibawa ke Auschwitz pada saat itu.

Tentu saja, dia mendukung sistem itu tapi tidak pembunuhan itu sendiri.

Banyak anggota SS di sini di Jerman

dalam persidangan sebelumnya berkata,

"Aku tidak membunuh mereka, mereka dibunuh oleh mesin".

Posisinya sebagai bawahan cukup jelas.

Dia bukan prajurit tingkat atas.

Dia tidak bisa memberi perintah.

Inilah pertanyaannya: Siapa yang bertanggung jawab?

Gröning adalah sebuah gigi roda,

tapi roda itu tak akan bisa berputar

tanpa gigi itu.

Pembunuhan individual bukan sebuah syarat.

Tidak ada bukti bahwa Hitler

secara pribadi membunuh orang di Auschwitz, atau orang Yahudi mana pun.

Siapa pun yang mengetahui apa yang terjadi di Auschwitz

bersalah secara moral dan hukum.

Koki kurang bersalah dari orang

yang menyalurkan gas ke dalam kamar gas.

Akuntan kurang dari penjaga,

tapi dia membuat berbagai pilihan,

dan dia bertanggung jawab atas itu.

Gröning bukan hanya akuntan,

dia dikenal sebagai "Ahli Pembukuan Auschwitz".

Dan "Ahli Pembukuan Auschwitz"

menciptakan gambaran yang menipu.

Karena ini menyiratkan dia bisa saja dipisahkan

di sebuah gubuk kecil untuk menulis angka-angka.

Dia datang ke Auschwitz secara spesifik sebagai ahli pembukuan.

Tapi dia melakukan lebih dari pembukuan.

Dia juga harus mengawasi sistem.

Dan dia terlihat di jalan.

Inilah jalan yang menyerupai imajinasi umum atau populer,

dari film-film seperti Schindler's List.

Inilah saat SS memilah-milah orang,

berkata orang-orang ini akan dimusnahkan segera.

Dan grup kecil ini sebenarnya

memasuki populasi penjara di kamp.

Kalau kita lihat sesuatu seperti Auschwitz,

kenapa tidak ada lebih banyak penjaga yang diadili?

Auschwitz adalah kamp campuran.

Merupakan kamp kerja paksa

dan juga kamp kematian.

Jika penjaga-penjaga ini hanya terlibat dalam aspek kerja paksa

maka kita tidak bisa tahu

apakah mereka terlibat dalam pembunuhan

dan kalau ini tidak diketahui secara pasti,

mereka tidak bisa dihukum menurut hukum Jerman.

Dalam kasus Gröning,

kami mengetahui bahwa Gröning

ada di Auschwitz untuk waktu yang lama.

Dia di sana dua tahun.

Tapi kalau kita amati surat dakwaan,

dakwaan hanya berfokus pada periode tiga bulan.

Selama tiga bulan itu,

itulah saat kereta mulai berdatangan

dengan ratusan ribu orang Yahudi dari Hungaria.

Dalam kasus ini,

"Aksi Pembunuhan Hungaria" adalah kejahatannya.

Dari tanggal 16 Mei hingga 11 Juli,

300.000 orang Yahudi dibunuh

Kalau kita bisa membuktikan bahwa Gröning menghabiskan

bahkan satu hari saja di periode ini di jalan itu,

maka dia bersalah atas kejahatan itu.

Para saksi datang pada hari dan jam tertentu

selama "Aksi Pembunuhan Hungaria".

Penting bagi para saksi untuk berbicara tentang yang terjadi pada keluarga mereka,

bahwa mereka berbicara tentang kesedihan mereka,

bahwa mereka berbicara tentang duka mereka.

Besok, Bill, kau harus bersaksi.

Berbicaralah secara perlahan tapi jelas,

dan jangan pikirkan tentang wajah para hakim.

Ini hal yang spesial.

Bagiku, ini adalah hal yang sangat penting.

Departemen Kriminal di Peradilan

telah melakukan banyak kesalahan,

kesalahan amat berat.

Dan aku mengundang sistem peradilan Jerman

untuk kembali dengan cara yang lebih baik.

Saatnya tiba bagi kami untuk bersaksi di persidangan.

Aku maju ke hadapan hakim ketua,

Thomas Walther duduk di sampingku,

lalu hakim memintaku untuk menggambarkan

apa yang terjadi saat aku tiba di Auschwitz-Birkenau.

Kereta berhenti.

Setelah beberapa saat, tiba-tiba pintu terbuka.

Semuanya keluar.

Keluar dari gerbong!

Tinggalkan bungkusan kalian. Akan kalian dapat nanti.

Itu sebuah tempat penuh dengan orang yang berlarian,

sebagian mengenakan piyama garis-garis dan banyak prajurit dengan senjata laras.

Anjing-anjing dirantai yang menarik rantainya

dan mengonggongi kami.

Orang-orang berkeluaran dari gerbong,

ribuan orang,

bayi-bayi menangis,

di pelukan ibu mereka...

Mereka mulai berteriak, "Pria dan anak laki-laki dalam satu kolom.

Lima orang tiap baris. Cepat".

Aku memegang tangan ayahku dan berdiri di sana.

Ibuku dan kakakku, bibiku,

nenekku, semua ada di kolom lain dengan para wanita.

Mereka berteriak.

Orang sangat...

trauma, sangat takut.

Lalu ada Nazi yang berteriak dalam bahasa Jerman, "Kembar".

Ibuku ragu dan bertanya, "Apa itu bagus?"

Dan Nazi mengangguk, "Ya."

Jadi ibuku setuju.

Saat itu Nazi lain datang

menarik ibuku ke kanan,

kami ditarik ke kiri...

Kami menangis, dia menangis.

Aku tidak benar-benar mengerti...

bahwa inilah terakhir kalinya kami melihat dia.

Ibuku dengan saudara-saudaraku,

kakek nenekku, dan bibiku.

Mereka disuruh pergi ke kiri.

Aku tahu mereka dibawa ke kamar gas di Krematoria II

Ayahku, pamanku, dan aku dipilih untuk kerja paksa.

Kami diproses,

pakaian kami diambil,

rambut kami dicukur.

Dan keesokan paginya, kami diberikan nomor yang ditato

dan pakaian garis-garis.

Dan aku menjadi budak yang bekerja untuk Reich Jerman.

Mengele menggunakan 1.500 pasang kembar

dalam berbagai eksperimennya.

Ambil sepasang kembar, suntik yang satu dengan penyakit

saat dia meninggal, bunuh yang satu lagi,

dan kau dapat hasil bagaimana penyakit itu bekerja.

Setelah satu suntikan,

aku jatuh sakit dengan demam tinggi.

Keesokan paginya,

Mengele masuk dengan empat dokter lain.

Dia melihat catatan demamku,

dan lalu dia mendeklarasikan, tertawa dengan sarkasme,

dia bilang, "Sayang sekali.

Dia sangat muda. Dia akan mati dua minggu lagi".

Tapi setelah dua minggu, demamku turun. Aku selamat.

Dan aku dilepaskan dan bersatu kembali dengan saudari kembarku

dan kembar-kembar lain.

EVA DAN MIRIAM - 1945

Saat aku melihat sekeliling,

mencoba mengetahui apa yang aku lihat,

aku tiba-tiba sadar,

bahwa aku sendirian dan ibuku beberapa baris di depanku.

Dan aku mulai berlari menembus keramaian untuk menyusulnya.

Dan tiba-tiba, aku dihentikan.

Senjata di depanku...

dan prajurit Jerman muda berkata, "Nein".

Ke sana, ke kanan.

Aku bilang, "Tidak, ibuku di sana.

Aku ingin ikut dengannya".

Dan dia tetap mengacungkan senjatanya dan bilang, "Tidak.

Kau ke sana".

Lalu aku berteriak memanggil ibuku

dan dia berbalik...

dan aku tak tahu apa yang aku harapkan,

tapi dia hanya memandangku

dan tidak berkata apa-apa

dan berbalik dan terus berjalan.

Aku tak pernah melihat dia lagi.

Menurutku, itu adalah hal terberat...

yang pernah terjadi padaku.

Bahkan sekarang, aku masih kesulitan membicarakannya,

dan selama lebih dari setengah abad, aku tidak sanggup.

Apa yang terjadi pada ibu dan adikku?

Aku tidak tahu.

Aku tak pernah melihat mereka lagi,

tidak pernah ucapkan selamat tinggal.

Mereka menghilang begitu saja dari hidupku saat itu.

MEMORIAL KORBAN HOLOCAUST AUSCHWITZ, POLANDIA

Di sini.

Ini ayahku.

Glied, Alexander, 1899,

Petrovac, Yugoslavia.

Dibunuh di Kaufering, Jerman.

Ini adikku. Glied, Aniko, 1936.

Subotica, Yugoslavia.

Dibunuh di Auschwitz, Polandia.

Ini ibuku.

Glied, Miriam, 1907. Jaszkarajeno, Hungaria.

Dibunuh di Aushcwitz, Polandia.

Ya, Tuhan.

Semua Glied ini adalah...

kerabatku... paman dan bibiku.

Aku diberitahu bahwa orang-orang yang tidak bisa bekerja dibuang.

Apa pendapatmu tentang orang-orang yang 'dibuang'?

Bangsa Yahudi dianggap musuh Jerman.

Mereka harus dimusnahkan.

Itu adalah bagian dari perang.

Dia berbicara tentang situasi ini

seolah-olah ada serangga di tanah,

dan dia menginjaknya.

Melihat wajah para korban hidup

setelah Gröning berbicara...

Itu adalah situasi mengerikan

saat dia menceritakan tentang pekerjaannya,

seperti koper yang menangis.

Bulan November 1942, pertama kalinya aku di jalan,

ada insiden mengejutkan.

Seorang wanita Yahudi datang dan menyembunyikan bayinya di koper.

Bayi itu mulai menangis.

Seorang Kopral SS membuka koper itu,

mengangkat bayi itu dengan kakinya dan menghantamkannya

di pintu besi sebuah truk...

dan tangisannya berhenti.

Dia berkata, "Tangisannya berhenti".

Itu...

Kurasa itu hampir membunuhku.

Aku tidak bisa percaya.

Dia bilang, "Itu tidak baik".

Dan lalu, mereka bertanya padanya,

"Apa yang bisa kau lakukan?"

"Mungkin, tembak dia."

Itu hal yang baik, untuknya.

Aku menerima fakta bahwa mereka dicuci otak,

tapi ada sebuah titik di mana, sejauh apa pun kau dicuci otak,

saat kau lihat bayi diangkat dan dihantamkan ke pintu...

dan kau berkata, ini tidak apa-apa? Ini oke? Ini bisa diterima?

Kau tak bisa menerima itu.

Dia memberikan informasi ini

dengan suka rela, dia...

Dia ditanyai, "Apakah seorang Yahudi punya kesempatan keluar hidup-hidup?"

Dia bilang, "Sama sekali tidak."

Dan itu sangat mengguncangku.

Jadi...

Dia seorang dewasa.

Dia bertanggung jawab atas perbuatannya.

Tidak semua yang bergabung dalam Pemuda Hitler

bergabung dalam SS.

Tidak semua yang bergabung dalam SS

menjadi penjaga di Auschwitz,

menggiring orang ke kematian.

Mengenai mengikuti perintah,

yang sering kita dengar adalah, "Aku harus turut serta dalam kejahatan ini,

karena kalau tidak kulakukan,

orang Jerman akan mengeksekusi aku,

atau mengirimku ke kamp."

Salah satu statistik paling luar biasa

yang keluar dari Holocaust

adalah jumlah petugas SS

atau petugas senior Jerman

yang menderita konsekuensi serius dan mengancam hidup

karena memilih keluar.

Angka itu tepatnya nol.

Tidak satu kali pun ditemukan

yang mengonfirmasikan bahwa orang yang tidak menuruti perintah kejahatan

dihukum dengan berat,

apalagi dieksekusi.

Dia mengikuti perintah,

tapi dia pasti tahu di satu level kesadaran

bahwa tidak mungkin legal untuk membunuh

anak-anak, bayi-bayi, orang-orang tua...

membunuh orang seusia dirinya sekarang.

Dia pasti tahu bahwa melakukan itu bukan hanya salah tapi,

dalam arti yang sesungguhnya, ilegal.

Saat mendengarkan Gröning aku menjadi amat marah,

karena semua yang dia ceritakan... secara suka rela.

Dia banyak omong.

Satu-satunya yang aku ingin dikatakannya adalah, "Maafkan aku".

Itu saha, kupikir, akan...

di usia 94 tahun, akan bermakna segalanya

menurutku.

Hanya dua kata itu.

Seseorang akan membuat keputusan

dan menurutku kesaksian kami akan masuk sebagai pertimbangan.

Kita lihat yang akan terjadi.

Aku tidak tahu akan bagaimana interaksi dengannya jadinya.

Aku tidak tahu

bagaimana dia akan menjawab pertanyaanku,

tapi bagaimana pun...

Aku bersaksi dan aku mengatakan di pengadilan Jerman dengan lantang,

bahwa aku memaafkannya.

Karena aku memaafkan semua Nazi,

dan semua yang menyakiti aku.

Aku memaafkanmu sebagaimana semua Nazi.

Rezim Nazi tidak bekerja.

Bagikan itu dengan anak muda, Pak Gröning!

Yang dia katakan memalukan, sungguh.

Aku merasa seperti lantai terbelah dan aku jatuh ke bawah tanah.

Dia terus mengulangi fakta bahwa orang-orang ini temannya.

Dan aku bilang, "Ya Tuhan. Wanita ini pasti gila!"

Memaafkan orang yang menyiksa dia...

dan membunuh banyak orang secara kejam.

Dia bisa memaafkan.

Mungkin dia butuh memaafkan agar bisa melanjutkan hidup,

agar tetap normal secara mental.

Dan yang lebih mengejutkan,

orang-orang yang menyaksikan,

siapa pun mereka, mereka tepuk tangan pada...

maaf ini.

Dan hakim berkata, "Tidak di pengadilanku."

Eva Mozes, kau kenal ceritanya.

Kau tahu dia kembar.

Dia...

dalam tiap arti kata ini,

adalah korban seperti korban lain, dan dia harus diperlakukan sebagai korban.

Hari Sabtu sebelum kembali ke Amerika Serikat.

Sesi persidangan sudah usai,

dan dia masih duduk di kursinya.

Jadi, aku mendatangi Oskar Gröning.

CUPLIKAN KAMERA EVA

Mintalah pada teman-temanmu yang Nazi

untuk membuat pernyataan karena

kami para korban, mereka tidak percaya kami.

Mereka bilang, "Oh, mereka Yahudi, mereka ingin mencapai sesuatu."

Tapi kau, ini tugas baikmu

agar tugas burukmu dimaafkan.

Kau baik-baik saja?

Pelukan di antara dua orang

menyentuh hati orang di seluruh dunia.

Malam ini kita mulai dengan kisah luar biasa.

Seorang wanita dari Terre Haute ada di pusat perhatian internasional.

Ini setelah tindakan kebaikan yang berani

yang mengguncang media sosial.

Pertemuanku dengan Oskar Gröning, mantan penjaga Nazi.

Dia orang paling terkenal di Luneburg

karena pres di dunia memberitakannya.

Semua orang terpana atas pemberian maaf ini.

Tindakan terbesar yang bisa kau bayangkan.

Kau memeluk monster,

bagian dari mesin yang membunuh keluargamu,

yang hampir membunuhmu?

Jadi ini adalah tindakan pemberian maaf,

tapi ada berita-berita besar di media,

dan pertanyaan apakah dia seharusnya melakukannya,

jika ini berlebihan, apakah orang bisa memaafkan...

bagian dari mesin Nazi

atau seharusnya tidak dimaafkan.

Dia berhasil

membuat marah

semua korba hidup yang ada.

Dan dengan alasan bagus.

Dengan memaafkan...

aku menghilangkan... semua yang terjadi padaku.

Dia sering berkata padaku

"Kau harus maafkan kakekmu".

Aku bilang, "Tidak, aku tidak bisa memaafkannya,

dengan semua yang dia letakkan di bahu kami".

Tapi dia harus menanganinya.

Dia harus mengalaminya...

jadi itu terserah dia.

Jika itu caranya...

agar Eva bisa hidup,

aku menerimanya.

Cara terbaik mengalahkan seorang musuh,

adalah menjadikannya teman.

Aku percaya...

bahwa aku mengalahkan Oskar Gröning...

dengan menjadikannya seorang teman.

Gröning, setelah perang usai,

memutuskan menikasi janda kakaknya.

Dia punya dua anak

dan tentu saja, hidup damai dan menikmati hidup.

Hal yang penting dari Pak Gröning

terjadi pertengahan tahun 80-an.

Dia bertemu seseorang yang mengumpulkan prangko seperti dirinya.

Mereka membicarakan kejahatan Nazi,

dan orang itu menyangkal Holocaust.

Dia tidak sanggup menahankan

bahwa orang ini berkata bahwa Holocaust tidak terjadi.

Dia di Auschwitz, bisa bilang itu terjadi.

Dia ingin melanjutkan

dan berkata, "Aku di sana.

Aku tahu kejahatan ini dilakukan".

Dia mengadakan beberapa wawancara dengan majalah berita Jerman Spiegel

dan dengan BBC.

Sebelum wawancara ini, tidak ada yang kenal Gröning.

Wawancara BBC, 2005

Aku anggap ini sebagai tugas, di usiaku,

untuk mengadapi hal-hal yang aku lihat, dan menentang penyangkal Holocaust

yang mengklaim Auschwitz tak pernah terjadi.

Aku ingin katakan pada mereka,

"Aku sudah lihat pembakaran.

Aku sudah lihat sumur pembakaran.

Dan aku mau kau percaya

bahwa kejahatan ini terjadi...

Aku ada di sana".

Dia mengekspos dirinya,

dan itu sesuatu yang positif untuk dilakukan, tentu saja.

Hal yang berani.

Jadi, menurutku, ada situasi penting yang meringankan.

Dan, bagiku...

itu alasan yang cukup untuk tidak menghukum.

Pak Gröning, apa yang ingin kau katakan untuk penyangkal Holocaust?

Tidak ada. Mereka benar-benar tersesat.

Bagiku, sudah jelas aku bersalah secara moral.

Aku memohon maaf.

Apakah aku bertanggung jawab secara kriminal,

kalian yang putuskan.

Bapak Gröning membuat pernyataan panjang tentang apa yang dia lakukan di Auschwitz,

dan dia mengakui bahwa dia bersalah secara moral

dalam Holocaust.

Pada akhirnya... keputusan apakah dia bersalah atau tidak

harus diambil oleh pengadilan,

dan tidak bisa dilakukan oleh Pak Gröning.

Gröning bersaksi,

dia tidak pura-pura sakit.

Usianya sama dengan Demjanjuk,

tapi dia tidak pakai topi bisbol atau berbaring di tempat tidur...

Menurutku kesaksian Oskar Gröning amat sangat penting.

Dia pengamat partisipan langsung

yang menghentikan semua penyangkal Holocaust

HOLOCAUST CERITA PALSU!

tidak ada krematorium, tidak ada zyklon.

PEMBOHONG HARI PERINGATAN HOLOCAUST

Dia melihat dengan mata kepala sendiri.

Tapi, penyangkal Holocaust tidak bisa menerima kenyataan

dari apa yang dia katakan.

Dan dia layak dipuji karena telah bersaksi

sesuai kenyataan yang dia lihat.

Kebenarannya adalah, tahun 1945,

pada akhir perang,

dan kamp-kamp ditemukan,

dan horor kejahatan Nazi,

kalimat "Jangan pernah lagi" diciptakan.

Masalahnya adalah ini tidak ada artinya.

Dalam kata lain,

telah terjadi banyak tragedi

yang serupa tapi tidak sama dengan Holocaust

hingga kalimat "Jangan pernah lagi" tidak berarti apa-apa.

Terlalu bahaya sekarang ini.

Dunia sudah berbeda, terus berubah.

Kemampuan kita untuk membunuh sudah di luar kendali.

Kita lihat perang yang terjadi sekarang di Suriah.

Kita membicarakan ISIS.

Ini bukan hal baru.

Bagian dari kenapa kita punya kasus seperti Rwanda dan Kamboja,

dan Biafra, dan Darfur, Dan Bosnia, dan semuanya,

adalah bahwa tidak jelas

bahwa jika kau berpartisipasi dalam kejahatan ini

kau akan membayarnya.

Lagi, dan lagi, dan lagi, dan lagi

orang-orang dibebaskan.

Itu mengerikan, amat mengerikan.

Tanpa sejarah, tidak ada ingatan, tanpa ingatan.

Tanpa ingatan, tidak ada masa depan.

Kalau kita tak belajar dari masa lalu,

kita akan mengulangi kesalahan yang sama.

Yahudi tak akan menggantikan kita!

Yahudi tak akan menggantikan kita!

CHARLOTTESVILLE, VIRGINIA

ATENA, YUNANI

Kalau kita bisa mengirimkan pesan kuat

bahwa tidak ada jangka waktu gugatan untuk genosida,

ini akan bisa mencegah

orang dari mengambil risiko

dihukum, bahkan di akhir hidup mereka.

KEPUTUSAN DI PERSIDANGAN JERMAN 'AHLI PEMBUKUAN AUSCHWITZ'

15 JULI, 2015

Aku sangat ingin Gröning

dihukum atas tindakan mengerikan ini,

tapi aku menyimpulkan

bahwa aku tidak ingin melihat dia masuk penjara.

Aku merasa bahwa yang penting adalah dia harus dihukum

dan dikembalikan ke kota di mana dia tinggal selama 70 tahun

di mana semua orang mengetahui apa yang dia lakukan dan di mana dia.

Dan orang seharusnya melihat dia berjalan di jalan

dan berkata, "Itu dia Oskar Gröning,

orang yang dihukum atas pembunuhan 300.000 orang".

Hanya dia yang kita miliki,

dan kalau kita ingin membangun preseden,

hukum baru di masa depan tak akan mengizinkan

yang bersalah untuk lolos karena alasan teknis,

kita melakukannya melalui dia.

Momen luar biasa di Jerman

saat dosa di Perang Dunia II

akhirnya menyusul pria yang dikenal dengan "Akuntan Auschwitz".

Dia dihukum empat tahun di penjara,

dalam salah satu persidangan Nazi terakhir yang

akan kita saksikan.

Tentu saja keputusannya tidak mengejutkan.

Tapi kami akan meneliti ulang detail kasus ini.

Itu... emosional.

Fakta bahwa dia hanya dihukum empat tahun,

menurutku dengan usaha yang sama bisa menghasilkan seratus tahun untuknya.

Aku tidak menduga bahwa

dia akan dipenjara.

Ini untuk generasi masa depan kita,

untuk mereka yang masih membunuh orang lain

karena mereka punya warna kulit, suku, agama yang berbeda.

Ini agar mereka mengetahui bahwa

hukuman, tak peduli betapa lama datangnya,

akan tetap datang.

Oskar Gröning meminta naik banding.

Aku menjadi saksi...

seperti meletakkan bunga

di kuburan orang tuaku yang tidak ada.

Aku merasa bahwa keluargaku yang dibunuh,

akhirnya mendapat keadilan,

bahwa ayah dan ibuku yang dibunuh...

kini... mungkin...

bisa beristirahat dalam damai.

Pengadilan Federal mempertahankan keputusan bersalah.

Gröning kalah berkali-kali untuk mengubah hukumannya.

Aku merasa amat gembira

atas fakta bahwa aku duduk

di pengadilan Jerman

dengan putriku

dengan cucu perempuanku,

yang membuktikan bahwa

kami seperti burung phoenix abadi,

bangkit kembali dari debu Holocaust...

bahwa kami bisa selamat.

Oskar Gröning meninggal bulan Maret 2018

tanpa pernah melalui satu hari di penjara.

Sejak persidangan Gröning

8 mantan anggota SS didakwa

dan lebih dari 19 diselidiki.

Yang termuda berusia 92 tahun.

MENGENANG BILL GLIED 1930 - 2018

Diterjemahkan oleh: Serina Rajagukguk

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.