All language subtitles for Risky Romance E03-04.NEXT

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish Download
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Synced by @SULTAN KHILAF

Dia juga ikut?

Mereka memintaku membawa dokter pengobatan dalam.

Mereka sangat merekomendasikannya.

Halo!

Halo, dr. Joo dengan cinta dan kepercayaan,...

...aku ahli bedah saraf, Cha Jae–hwan.

Senang bertemu denganmu.

Ayo pergi, jika tidak, kita akan ketinggalan pesawat.

Baik.

– Apa yang kau lakukan di sini? – Aku hanya...

Kuharap kau tak salah paham.

Aku menolak, tapi bos menginginkanku pergi.

Ini hanya pekerjaan, dr. Han...

Kemarilah.

Dokter Joo, intinya adalah bidet.

Jika kau berhasil, dr. Jang menjanjikan bidet untuk kita.

Ada apa dengan tes dr. Han dan bidet?

Bidet itu..

Itu bukan sekadar bidet.

Departemen kita diabaikan selama ini, tapi bidet adalah...

...simbol yang menunjukkan kita setara dengan bagian bedah saraf.

Dokter Cha berusaha menyembunyikannya,...

...tapi kita tahu dia menderita wasir.

– Tentu. – Apa kau tak kasihan kepadanya?

Astaga...

Akan lebih baik jika kita punya bidet...

Bidet.

Mari lakukan ini.

Bidet!

Semua karena hormon Itu semua karena pria

Semua karena hormon

Cha Jae–hwan. Buatlah dia diam.

Dia membuatku kesal.

Semua karena bidet Itu semua karena hormon

Han–sung! Berhenti!

Berhenti, Berengsek!

Seung–joo, ayo.

Dokter Han?

Dokter Han!

Ada apa? Kau tak apa–apa?

Tolong panggil ambulans.

Semua akan baik–baik saja.

Kau akan baik–baik saja.

Kau baik–baik saja?

Apa yang kau lakukan?

Apa?

Apa yang kau lakukan kepadaku?

Apa ini?

Sudah berapa lama kau minum obat penghilang sakit ini?

Sejak kecelakaan?

Ada apa?

Bukan apa–apa.

Tak perlu dikhawatirkan.

Itu tak terlihat, tapi bagaimanapun...

Tolong jaga dia, demi kedamaian Krabi.

Tentu.

Siapa lagi yang akan menjaganya?

Bidet!

Nyamuk sialan.

Sabar...

– Halo. – Halo.

Senang bertemu denganmu, dr. Cha. Aku menyadari kerja baikmu...

...dan kehormatan bagiku untuk menyambutmu secara langsung.

Aku yang merasa terhormat.

Biar kuperkenalkan kau kepada dr. Han Seung–joo...

...dan dr. Joo In–a dari rumah sakit kami.

Senang bertemu dengan kalian.

Silakan masuk.

"Selamat Datang Di Pusat Medis Darin"

Hai, aku dr. Puing, dokter spesialis tetap Pat.

Aku banyak mendengar tentangmu. Kau lancar berbahasa Korea.

Aku belajar Bahasa Korea saat belajar di sana.

Dokter Han, apa kau yang melakukan operasi terhadap Pat?

Aku banyak mendengar tentangmu dari Pat.

Sebuah kehormatan bisa bertemu langsung denganmu.

Bagaimana Pat?

Akan kuberi tahu sambil berjalan ke sana.

– Uruslah yang lainnya. – Tentu.

Dokter Joo, kau harus ikut dengannya.

– Sampai jumpa. – Baik.

Tunggu aku!

Halo, senang bertemu denganmu.

Abaikan saja dia.

Aku dr. Joo, ahli endokrinologi dari RS Darin.

– Senang bertemu denganmu. – Senang bertemu denganmu.

Dia kembali ke rumah sakit untuk dites, tapi disarankan...

...melakukan latihan terapeutik untuk otot lemah.

– Apa ituhypothyroidism? – Bagaimana kau tahu?

Itulah pekerjaanku.

Pat merindukanmu, dr. Han

– Apa kau akan menemuinya? – Tidak.

– Akan kulihat dulu datanya. – Tunggu.

Pat bilang dia merindukanmu.

– Kau harus menemuinya dulu. – Aku datang bukan untuk bermain.

Hypothyroidism, migrain intermiten dan vertigo.

– Ada efek samping lainnya? – Untungnya tidak.

Kami masih menunggu hasil tes.

Apa dia tahu soal operasi ulang?

Aku bilang kepadanya. Tapi aku tak sepakat.

Tingkat kesuksesan terlalu rendah dan bisa ada efek lainnya.

Itu lebih baik daripada sakit parah.

Bernyanyilah mengikutiku.

Cantik dari depan Cantik dari belakang

Cantik dari kepala Hingga ujung jari

Intinya adalah...

Mereka sudah akrab.

–Itu semua karena hormon –Itu semua karena hormon

Cobalah mengikuti iramanya.

– Dia ceria dan bersahabat. – Menurutmu begitu?

Cantik dari kepala Hingga ujung jari

–Itu semua karena hormon –Itu semua karena hormon

–Semua karena aku –Semua karena kau

– Menurutmu aku pintar bernyanyi? – Tentu.

Kapan dr. Han akan datang?

Dia memeriksa hasil tes dulu.

Agar dokter bisa bersikap hebat di depan pasien.

Bukankah kau juga dokter?

Aku tak sehebat dr. Han.

Dulu dr. Han juga seperti kau. Kalian punya banyak persamaan.

– Benarkah? – Ya.

Dulu dia ceria dan bersahabat.

Aku bisa membayangkannya.

Apa ini? Apa dia pacarmu?

– Bagaimana bisa kau tahu? – Aku bisa melihat segalanya,...

...terutama hormon yang meledak dalam tubuhmu!

Benar. Dunia tampak bersinar saat aku bersamanya.

– Ada apa? – Ini akan hilang sebentar lagi.

Sejak kapan? Apa ada gejala lain?

– Di mana dr. Joo? – Kenapa kau bertanya kepadaku?

– Kau seharusnya mengurusnya. – Aku bukan pengasuhnya.

Kenapa aku harus mengurusnya?

Kenapa dia datang sejauh ini dan berpura–pura baik?

Dia bisa datang sendiri. Hei, berangkat!

Pak, jangan!

Apa memang ada yang salah dengan hormonmu?

Kenapa kau harus sangat marah soal dia mengikutimu untuk tes?

– Kau aneh. – Dia yang aneh!

Dokter lain pasti sudah menyerah, tapi kenapa dia masih mengikutiku?

Aku yakin dia punya motif.

Tidakkah kau merasa ada yang mencurigakan?

– Siapa yang psikopat... – Apa kau membicarakanku?

Aku tetap tak menyerah.

– Abaikan saja dia. – Tentu, aku tak memikirkannya.

– Dokter Joo, semangat. – Semangat!

Baik, ayo.

Bidet!

Jalannya macet.

Lihatlah semua orang di luar.

– Ada apa? – Aku tak tahu.

Dokter Joo, lihatlah.

Kudengar ada festival hari ini.

Itu tampak menyenangkan.

– Kau mau melihat festivalnya? – Apa bisa?

Kita bisa pergi?

Hei, hentikan!

– Kau akan ke mana? – Dokter Joo, ayo.

Mati kau.

Di mana dia?

Cha Jae–hwan...

Kau!

Bukan aku!

– Kau tak apa–apa? – Ya.

Kita hanya menikmati festival.

Apa ini? Hanya mereka yang menikmati.

Baik, kau benar–benar ingin melakukan ini?

Tunggu, apa tak masalah jika dia seperti ini?

Mungkin akan berbahaya jika ini berlanjut!

Aku menyerah! Gencatan senjata!

Aku menyerah!

Aku menyerah!

Dia sengaja melakukan ini.

Ini hanya karena hormon. Dia bukan sengaja melakukannya.

Itu bukan migrain biasa.

Akan aneh jika sangat normal setelah kecelakaan seperti itu.

Aku paham.

Tapi ini berlebihan. Dia sengaja melakukannya!

Kenapa dia sangat kejam kepadaku?

Alasan? Itu hanya seni perang.

Memilih sasaran untuk memusatkan serangan. Itu caramu menang.

Meski kau tak bisa menang, lawan takkan menyerang balik.

Selamat atas kemenanganmu dari wanita yang lemah.

Lemah? Siapa? Dokter Joo? Dia berpura–pura lemah.

Kau melihatnya melawan balik.

– Kurasa dia manis. – Manis? Cha Jae–won!

Jangan memercayai yang kau lihat. Kau harus berhati–hati.

Tapi menyenangkan melihatmu bahagia.

Dulu kau sering tersenyum, tapi kini kau selalu berkernyit...

...dan berbicara serius. Aku merasa kecewa.

Kau memang banyak berubah setelah kecelakaan.

Itu ekspresi yang kubicarakan.

Kau juga banyak berubah.

Benarkah? Sejujurnya, aku juga terkejut soal diriku.

Bagaimana bisa pria menjadi setampan ini...

Dulu kau tak pernah bercanda dan selalu serius.

Saat kau tiba–tiba memutuskan untuk belajar ke luar negeri,...

...aku merasa ada yang aneh. Apa yang terjadi dulu?

Tak ada yang terjadi. Perasaanku untukmu tetap sama.

– Aku serius seperti biasanya. – Menyingkirlah dariku!

– Hentikan, apa yang kau lakukan? – Apa?

Mari tidur bersama seperti dulu.

Keluar.

Kenapa? Dulu kita biasa berbagi tempat tidur.

– Tidak. – Kemarilah.

Apa yang kau lakukan?

Dokter Cha.

Kau tak seharusnya berada di sini. Sawadee kap.

Dokter Cha masih baik di sana.

Aku berbicara dengan direktur rumah sakit...

...di sana dan dia sangat memujinya

– Benarkah? – Ya.

Dulu dia pemalu, tapi dia tumbuh dengan baik.

Aku sebenarnya mengkhawtirkannya. Ini antara kau dan aku saja.

Tapi dia menderita gangguan panik sebelum belajar ke luar negeri.

Menyenangkan melihatnya bersaing dengan percaya diri...

...dengan dr. Han Seung–joo,...

...yang merupakan putra dari sainganmu, dr. Han Sang–do.

Kapan kau akan berhenti membicarakan dr. Han Sang–do?

– Maaf. Itu keluar begitu saja. – Apa kau tak ada pekerjaan lain?

– Kau bisa pergi sekarang. – Ya, Pak.

Follow My IG @sultan_khilaf_sub

Ayolah!

Bukankah ini terlalu merah?

– Benar–benar... – Selamat pagi!

Astaga...

Selamat pagi!

– Berhentilah tertawa! – Sudah kuduga kau akan khawatir.

Beri ini untuk memarnya.

Terima kasih.

Di mana orang yang memberiku memar itu?

Dia akan dipenuhi endorfin saat melihat wajahku.

Dia ingin makan sendirian. Dulu dia tak seperti ini.

– Kalian tampaknya dekat. – Ayah kami berteman.

Mereka masuk sekolah kedokteran yang sama...

...dan bekerja bersama di rumah sakit kita.

Aku belajar di luar negeri setelah SMP,...

...jadi, kami seperti saudara sebelum itu.

Kami tetap berhubungan selama itu.

Kalian memang seperti saudara.

Kau pasti tahu banyak soal dr. Han.

Tapi kini dia tampaknya adalah oang yang berbeda.

Selain perubahan kepribadian,...

...dia tampaknya punya kemampuan berbeda.

Dia tiba–tiba terobsesi dengan hasil.

Menurutmu itu karena hormon?

Testosteron melambangkan sifat kompetitif,...

...dominasi, dan kekuasaan.

Itu tak masalah di tangan yang baik. Tapi orang bisa...

...kehilangan penilaian baiknya dan berakhir mendorong dirinya.

Lalu hanya akan ada rasa kosong.

Apa kau mengkhawatirkannya?

– Apa kau tak marah kepadanya? – Tentu aku marah.

Tapi aku tetap khawatir kepadanya. Ini tanda darinya untuk meminta...

...bantuan, untuk menunjukkan dia kesakitan.

Kau unik seperti dia.

Benarkah?

Kau terluka!

– Pergelangan tanganmu memar. – Tak apa–apa.

Kau seharusnya memakai ini.

– Jangan bergerak. – Aku...

Apakah tak sakit?

– Astaga! – Aku merusak suasana?

Ya, memang.

– Apa hobimu merayu orang? – Apa?

Setelah aku, kali ini dr. Cha?

Kau bisa mendapatkan lebih darinya daripada dari aku.

Apa? Kau bilang aku merayu kalian berdua?

Untuk mendapat sesuatu dari kalian?

Apa yang mungkin kuinginkan?

Kenapa kau menanyakan itu kepadaku?

Seharusnya kau tahu,...

...kuperingatkan kau, berhenti merayu dr. Cha.

– Apa... – Aku akan mengawasimu.

– Astaga. – Bangunlah!

Lupakan soal itu! Aku terbiasa menyarap sendirian!

Lebih nyaman seperti ini.

Pria macam apa...

Aku bisa menyembuhkan wasir dan sembelit jika aku bertahan.

Tak ada lagi diskriminasi dan penganiayaan.

Kumohon, bidet...

Tuhan, tolonglah aku.

Dia hanya pasien. Dia hanya sakit.

Pat.

Pat!

– Ini... – Benar.

Kasus yang sama dengan dr. Han.

Kepribadiannya tak berubah seperti dr. Han,...

...tapi dia menderita gangguan hormon...

...sepertihypothyroidism.

Hasil CT menunjukkan bagian ini bukan masalah besar,...

...tapi tak mungkin untuk operasi ulang.

Jika kau jatuh cinta, semua hormon meledak.

Dopamin, adrenalin, phenylethylamine,...

...oksitoksin, danvasopressin.

Semua hormon ini diproduksi untuk memengaruhi aliran darah.

Dia dalam bahaya.

Dokter Joo?

Dokter!

Hai.

– Bagaimana perasaanmu? – Kini aku merasa baik–baik saja.

Aku pasti kehilangan keseimbangan dan jatuh.

– Seandainya seperti itu. – Apa?

Pat, ada yang ingin kukatakan...

Kita perlu melakukan tes horomon lengkap lagi.

– Mari berbicara setelah tes itu. – Apa ada masalah?

Tidak, tak ada yang perlu dikhawatirkan.

– Ini untuk pencegahan... – Lupakan saja!

Apa kini kau mengincar Pat? Dia pasienku.

Dia tak memerlukan bantuanmu.

Keluar.

– Apa operasi ulang itu perlu? – Itu pilihanmu.

Akan kulakukan yang terbaik jika kau memilihnya.

Bagaimana jika tidak?

Kau akan sakit parah sepanjang sisa hidupmu.

Kau mungkin merasa hidup adalah berkah, tapi akan ada...

...saat yang tak tertahankan untuk dilalui.

Satu hari kau akan baik–baik saja...

...dan tiba–tiba, kau mau menyerah.

Bisakah kau menghadapi itu?

Aku sangat ingin melihat Han–sung...

...tampil di panggung.

Aku merasa mabuk setelah sebotol bir.

Lupakan tentang dia. Joo In–ah, lupakan dia!

Patah hati bukan hal untuk ditangisi.

Ada orang lain yang tak bisa jatuh cinta.

Saat mereka jatuh cinta,...

...mereka mati.

Kuharap itu tak benar.

Maukah kau membeli ini?

Apa kau yang membuatnya? Ini sangat cantik!

Kau juga cantik! Berapa harganya?

Halo! Ini juga?

Bagaimana penampilanku?

Dia sangat menyebalkan.

Apa?

Apa yang dilakukannya di sini?

Dia memang sulit dipercaya.

Aku mendengar dari Pat.

Soal kecelakaan itu.

Pat, bertahanlah! Akan kulakukan segalanya untuk menyelamatkanmu.

Akan kuselamatkan kau!

Ucapan seriusmu...

...yang membuat Pat sadar.

Itu juga alasannya masih hidup hari ini.

Akan menyenangkan jika ada seseorang...

...yang bisa mengucapkan itu kepadamu.

Kau akan bisa menjalani setiap hari dalam hidupmu.

Tidakkah kau pikir begitu?

Nyonya, kenapa kau berpanas–panasan di luar?

Lihatlah kau berkeringat.

Apa kau menunggu seseorang? Mari kita menunggu di dalam?

Tunggu, kau akan pilek karena AC.

Terima kasih!

Ada apa? Kau masih berpikir dia palsu?

– Kapan upacara kesepakatannya? – Besok.

Direktur rumah sakit ini membuka pesta perayaan hari ini.

Ini undangannya.

Aku akan pergi bersama rumah sakit,...

...jadi, pergilah bersama dr. Joo. Mereka mengirim perahu untukmu.

Kenapa aku harus pergi bersama dr. Joo?

Baik, kalau begitu aku saja.

Aku akan tiba tepat waktu.

Berhenti mengganggu dr. Joo dan berhentilah memelototinya.

Ini aku.

Pacar Han–sung, apa dia mengatakan nama atau pekerjaannya?

Benarkah? Bukan apa–apa.

Cuacanya bagus.

Hei.

– Biar kutanya sesuatu kepadamu. – Tentu, apa itu?

Apa kau mengenal Choi Han...

Ya, ini dia.

– Akan kubayar dengan kartu ini. – Terima kasih.

Misi selesai, Han–sung.

Ini edisi terbatas.

Jangan khawatir, akan kubagi itu menjadi 50 bulan.

Kapan kau akan memperkenalkanku kepadanya?

Aku sangat ingin bertemu dengannya.

– Ada apa? – Tas itu...

Ini hadiah. Cantik, 'kan? Ini sangat mahal.

– Dokter? – Kau memang sulit dipercaya.

Bagaimana bisa kau...

Aku tak memercayainya sejak awal.

Kau baik–baik saja?

Dokter Han!

Bagaimana bisa dia melakukan ini kepadaku?

Kupikir kau tak datang.

– Halo. – Halo.

Aku baru akan menemuimu, kupikir kau tak bisa datang.

– Maaf. – Tak masalah,...

...tapi Menteri menunggumu.

– Halo. Senang bertemu denganmu. – Terima kasih.

Di mana dr. Joo?

Terima kasih atas undangannya. Kami sangat menikmatinya.

Aku tak bisa masuk ke sana.

Aku juga tak bisa pergi!

Permisi.

Dokter Joo, kenapa kau di sini?

Sesuatu terjadi.

Kurasa aku tak bisa tinggal di sini.

– Ikuti aku. – Apa? Tunggu...

Bagaimana dengan itu?

Apa?

Tapi itu...

Apa yang kau lakukan sendirian di sini?

Kau tampak tampan memakai setelan!

Terima kasih.

Aku berdandan hari ini untuk membuatmu kagum.

Baik.

"Baik"? Itu...

Itu saja?

Kau setidaknya bisa memberi pujian basa–basi.

Kenapa semua orang menatapku?

Sudah kubilang aku tak mau memakai ini.

– Aku akan pulang. – Kau tak boleh pergi.

Berdirilah dengan tegak dan berjalan dengan percaya diri.

Kau wanita paling cantik di sini.

Terima kasih sudah melengkapi pesta ini...

...dengan penghargaanmu memakai pakaian nasional kami.

Kudengar Pat menerima banyak bantuan darimu.

– Terima kasih banyak. – Dengan senang hati.

Dia sangat menikmati ini.

– Apa? – Bukan apa–apa.

Nikmatilah pestanya.

Hei, ikutlah bersama kami.

Ayo.

Kau tak apa–apa?

Ya.

Dokter Han itu seperti apa? Apa dia punya pacar?

Ayo.

Dia tak seharusnya melakukan itu.

Apa kau serius?

Kuharap tidak.

Bagaimana bisa mereka sudah berkencan?

Itu akan berbahaya baginya!

Kenapa kau melakukan ini kepadaku?

Benar. Sebelum terlambat...

Lepaskan aku!

Siapa kau? Apa yang kau lakukan?

Itu...

Aku melihat kalian berdua masuk ke kapal layar...

Apa urusannya denganmu?

Aku tak mengira kalian akan masuk bersama.

Bagaimana bisa kau melakukan hal itu kepada wanita...

...di kapal layar di tengah pesta?

Itu kapal layar ayahnya.

Dia menumpahkan anggur di kemejaku.

Apa yang kau pikirkan?

Aku tak mau datang ke sini sejak awal.

Dokter Puing menyukaimu. Aku khawatir...

Kenapa kau peduli?

Kenapa kau peduli siapa yang kutemui?

Jangan membicarakan soal cinta dengan dr. Han.

– Apa kau menyukaiku? – Tidak.

Lalu apa aku tampak terlalu murahan?

Apa kau berusaha melangkahiku?

– Ini tak seperti yang kau pikir. – Lalu apa ini?

Ini berbahaya! Kau bisa mati karena itu!

Bagian di hipotalamusmu. Kau mengerti...

...bahwa peningkatan aliran darah tiba–tiba bisa mematikan, 'kan?

Peningkatan aliran darah bisa terjadi dengan berbagai cara.

Perubahan emosi yang tiba–tiba bukan pengecualian.

Misalnya...

Jika kau jatuh cinta.

Terutama saat berciuman dan berhubungan seksual,...

...ledakan hormon emosional bisa terjadi...

...dan itu bisa mematikan...

Aku tahu ini terdengar konyol. Tapi tetap ada kemungkinannya.

Pat mungkin pingsan karena berciuman.

Aku melihatnya pingsan saat berciuman.

Tak ada studi medis atau studi kasus...

...untuk mendukung ini...

Apa itu?

Aku tak merasakan apa pun.

Cinta bisa membunuhku?

Berciuman itu berbahaya? Kau pikir aku akan memercayainya?

Bukankah itu ciuman?

Kau manusia terburuk yang pernah kutemui.

Aku tak mau melihat lagi wajahmu yang menyedihkan.

Pergilah.

Apa? Kau tetap tak mau menyerah? Apa kau butuh sesuatu yang lebih?

– Hei! – Apa?

Kau pikir aku murahan? Aku muak dengan perangaimu!

Baiklah, aku pasti salah paham.

Kupikir aku bisa menyembuhkanmu.

Ya, kau bisa hidup semaumu.

Kau takkan jatuh cinta seperti itu!

Hei, kau!

Apa yang kulakukan kepadamu?

Aku hanya ingin kau menjalani tes. Apa yang kulakukan salah?

Aku tak mau tahu lagi.

Aku menyerah sekarang.

Jadi, jangan berbicara lagi denganku.

Aku tak tahu apa yang akan kulakukan kepadamu.

Kau paham?

Kau pikir aku murahan?

Aku muak dengan perangaimu!

Kau?

Ini semua karena testosteron.

Dokter Han adalah pasien, dia adalah pasien.

Jangan berbicara lagi denganku.

Aku tak tahu apa yang akan kulakukan kepadamu.

Kepadaku?

Bibirku! Dasar berengsek!

Akan kutuntut dia atas pelecehan seksual!

Cinta itu berbahaya? Ciuman bisa membunuhku?

Omong kosong apa itu?

Apa ini semua bagian dari rencananya?

Aku ditipu olehnya?

Ada apa dengan wajahmu?

Semua riasan dan lingkaran mata yang gelap itu.

Apa kau tak tidur lelap? Kenapa?

Sudah kubilang jangan berbicara denganku.

Karena itulah aku melakukannya.

Aku penasaran apa yang akan kau lakukan kepadaku.

Tunjukkan saja! Jangan mengecewakanku.

Dokter Joo! Seung–joo! Kalian ke mana semalam?

Apa kalian bersama?

– Tidak! – Tidak!

– Dokter Joo? – Maaf, sesuatu terjadi.

Apa aku harus melaporkan segalanya?

Aku tak tahu apa yang terjadi, tapi ini hari terakhir!

Ini penting!

Bisakah kalian mendekat?

Senyum!

Fotonya seharusnya lebih besar. Itu tak menonjol!

Apa pentingnya? Masa depanlah yang lebih penting.

Tapi kita punya dr. Cha.

Dia punya kemampuan bedah yang menonjol dan juga diplomatis.

Kau hebat, dr. Cha. Karena itu kau menjadi terkenal!

Itu benar, tapi itu agak memalukan.

Mungkin kau bisa menyampaikannya secara tak langsung?

Aku mengerti. Aku minta maaf karena aku ketinggalan zaman.

Ada satu lagi orang gila.

– Bagaimana operasi di Thailand? – Itu bukan keputusan mudah.

Dia akan menghubungiku jika berubah pikiran.

Kerja bagus, semuanya.

Kudengar dr. Joo bekerja dengan baik di sana.

Tentu, dia sangat membantu.

Adalah keputusan bagus untuk mengajaknya.

Aku tak berbuat banyak.

Itu jujur.

Kurasa "rendah hati" kata yang lebih cocok, 'kan?

– Aku tak bisa berbohong. – Kau tak perlu khawatir soal itu.

– Ada apa dengan mereka? – Aku tak tahu.

Dokter Lee!

Aku membutuhkan banyak oksitosin sekarang!

Hentikan! Menyingkir dariku!

Menyingkir dariku!

Aku penuh kortisol sekarang. Aku tak tahan.

Siapa yang melakukan ini kepadamu? Apa kau kesulitan?

Ya.

Dokter Yoo!

Menyingkirlah dariku! Ada apa? Katakan kepadaku.

Aku tak mau bekerja lagi dengan dr. Han.

– Aku tak tahan dengannya. – Apa yang terjadi di sana?

Kenapa kau berpikir aku yang salah?

Tidak, aku korban di sini. Aku ditipu!

Ceritakan kepadaku apa yang terjadi!

Jelaskan kepadaku!

Apa kau takkan bilang kepadaku?

– Aku tak bisa! – Aku tak bisa!

– Dokter Joo! – Seung–joo!

Synced by @SULTAN KHILAF

Aku butuh bukti yang kuat.

– Pelukan gratis! – Apa yang kau lakukan?

Lihatlah dia!

Apa kau memang menyerah untuk Seung–joo?

Dia sangat peduli kepadamu.

– Apa? – Hasilnya benar.

Kau memang hebat!

Apa? Permintaan ilegal?

Apa kau melakukannya?

Pemerasan dan penyerangan?

Aku akan berhenti.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.