Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia]
[Queen & I]
[Kim Boong Do]
[Choi Hee Jin]
[Han Dong Min]
[Jo Soo Kyung]
[Queen & I]
[Seoul, 2012]
[April 1694]
[Pukul 16.02]
[Tahun 1690-an]
[Pukul 16.42]
[Tahun 1700-an]
[Tahun 1710-an]
[Pukul 17.31]
[Tahun 1730-an]
[Pukul 19.26]
[Tahun 1790-an]
- Tangkap dia! - Berhenti!
[Tahun 1800-an]
[Pukul 20.02]
[Tahun 1810-an]
[Pukul 21.42]
[Tahun 1830-an]
[Tahun 1840-an]
[Tahun 1852-an]
[Pukul 22.51]
[Tahun 1970-an]
[Tahun 1980-an]
[Tahun 1990-an]
[Pukul 22.59, Tahun 1990-an]
[Pukul 23.00, Tahun 2000-an]
[18 April 2012, Pukul 23.00]
[Tahun 1694, tahun ke-20 masa pemerintahan Raja Sukjong dari Joseon]
[Lima tahun lalu, Raja melengserkan Ratu Inhyun,]
[dan menyingkirkan mereka yang menentang keputusannya.]
[Ratu Jang pun naik takhta.]
[Tapi setelah lima tahun, Ratu Jang dan anteknya menyalahgunakan kekuasaan.]
[Ini membuat Raja berubah pikiran.]
[Beberapa orang diam-diam mengatur]
[untuk mengembalikan Ratu sebelumnya ke takhtanya.]
[Menyadari hal ini, Wakil Perdana Menteri berencana menyingkirkan mantan Ratu.]
[Tahun 1694, tahun ke-20 masa pemerintahan Raja Sukjong dari Joseon]
[Ratu Inhyun Sebelumnya]
[Aku sudah berpikir untuk memulai kembali hubungan kita.]
[Situasinya tak semudah itu, meski aku menginginkannya.]
[Tolong mengertilah hatiku yang frustrasi dengan situasi yang rumit ini.]
[Yang Mulia,]
[aku pantas mati, tapi hidupku diampuni berkat kemurahan hatimu.]
[Kau menitahkan kebebasanku dan bahkan menanyakan kabarku.]
[Ini membuatku sungguh terharu.]
Siapa di luar?
Sam Wol?
[Namun, aku belum bisa berterima kasih atas semua yang perbuatanmu.]
[Dosaku tak tergambarkan.]
[Kuharap tiada lagi pertumpahan darah, sehingga perdamaian di istana...]
Kau baik-baik saja?
Maafkan aku, Yang Mulia.
[Wakil Perdana Menteri Min Am]
[Tuanku, aku akan masuk.]
Bagaimana hasilnya?
Ada masalah.
Masalah?
[Ratu Jang yang bertakhta]
Bagaimana bisa gagal?
Kim Boong Do mengajak pasukan keamanan dan melawan penyusup.
Bagaimana dia tahu?
Mereka mencuri informasi dari sumber Tuan Min Am.
Apa?
Ini menakutkan, Ratu. Jika Yang Mulia sampai tahu sumber itu...
Bagaimana masalah ini bisa ditangani dengan gegabah?
Mungkin kau harus panggil Yang Mulia untuk membahas...
Apa kau sudah gila?
Dia akan segera menjadi pengkhianat dan kau ingin aku bicara dengannya?
Panggil kakakku!
Kenapa kau bisa ke sini?
Aku mengawasi istana karena ketegangan belakangan ini.
Serangan malam ini adalah kerja sama antara Ratu dan Tuan Min Am.
Jangan berasumsi Ratu terlibat.
Kau tak bisa membicarakannya dengan sepele!
Apa ini?
Ini perintah untuk menyingkirkanmu, ditulis oleh Tuan Min Am.
Mereka tahu aku memiliki surat ini, jadi, mereka akan mengejar kita.
Masalah ini mendesak.
Sebelum mereka melakukan sesuatu, aku harus memberi tahu Raja
dan melengserkan Ratu.
Melengserkan Ratu? Beraninya kau mengucap aksi pengkhianatan?
Ini bukan kehendakku. Ini kehendak Raja.
Juga kehendak rakyat.
Jangan khawatir. Kami akan melindungimu sampai akhir.
Pastikan ini dirahasiakan.
Ya, Tuanku.
Kita harus mempertaruhkan nyawa untuk melindungi Yang Mulia.
Ini masalah negara.
Jangan khawatir.
Ayo pergi.
Apa yang terjadi?
Kenapa kau merusak suasana?
Sayang sekali...
Maaf, Tuan-tuan. Aku akan segera siapkan yang baru.
- Tuanku. - Tidak apa-apa.
Baiklah. Mari bersenang-senang.
Tuanku, kenapa datang ke sini?
Aku ingin bertemu denganmu.
Apa kau terluka?
Tidak.
Tapi darah itu...
Simpan ini untukku.
Apa ini?
Surat penting yang akan mengguncang istana.
Terlalu banyak orang yang mencarinya hingga belum bisa kuberikan ke Raja.
Aku akan ambil beberapa hari lagi. Tolong simpan baik-baik.
Tapi, kau terlibat apa?
Kita harus memperbaiki yang melenceng.
Sudah terlalu lama begini.
Tuanku!
Bawa ini bersamamu.
Apa ini?
Jimat perlindungan yang ditulis oleh biksu di Kuil Hyunam.
Ini akan melindungimu.
Aku tak bodoh untuk mempertaruhkan nyawaku pada jimat.
Tapi tak bodoh untuk mengandalkan nyawamu kepada seorang geisha?
Kau benar.
Jalan.
Duluan saja.
Berhenti! Siapa itu?
Kim Boong Do dari Hongmungwan. Buka pintunya.
Tapi kau tak memakai pakaian yang pantas.
Aku sehabis melaksanakan perintah Raja. Tak ada waktu untuk ganti baju.
Cepat.
Serahkan pedangmu dulu.
Buka pintunya.
Aku perlu segera bicara dengan Raja tentang masalah genting.
Secara rahasia.
Selarut ini?
Yang Mulia sudah beristirahat untuk malam ini.
Ini mendesak. Beri tahu Raja kalau aku di sini.
Dia akan tahu tentang apa ini.
Baik.
Karena ini belum pernah terjadi, aku khawatir orang akan menyebar rumor.
Bagaimana kalau kau tunggu di perpustakaan Hongmungwan?
Baiklah.
Aku bertanya-tanya siapa pengkhianat di istana...
[Queen & I]
[318 Tahun Kemudian, Tahun 2012, Seoul]
[Stasiun Siaran CMS Yang Mencintai Alam]
Audisi!
Di mana audisi untuk Ratu Inhyun?
Kau di sini untuk ikut audisi? Di lantai tiga.
Aku mencari ke mana-mana di lantai tiga.
Di gedung sebelah.
Apa?
Bukan gedung ini, tapi gedung sebelah. Di lantai tiga.
Kau bisa lewat tangga turun ke lobi.
Halo?
Sudah sampai? Apa kau pergi?
Aku sudah sampai, tapi...
Aku gagal.
Apa? Kenapa? Kau sudah mengikuti audisi?
Tidak, aku bahkan tak sampai ke audisi.
Aku terlambat.
Pemotretannya tak mengizinkanku selesai tepat waktu.
Aku sudah bilang berkali-kali kalau audisinya pukul tiga sore.
Aku masih berusaha untuk berhasil.
Tapi tali sepatuku putus, dan sekarang aku menyerah.
Terlambat satu jam itu terlalu lama.
Kau bilang apa? Sekarang baru pukul tiga.
- Apa? - Sekarang pukul tiga. Kau tak terlambat.
Ini pukul 16.05.
Ini pukul 15.05...
- Astaga. Kau memakai jam tanganku? - Ya.
Jam itu lebih cepat satu jam!
Benarkah?
Kau benar.
Kalau begitu, aku tak bisa menyerah seperti ini!
Sepatuku bukan masalah. Aku punya kesempatan!
Dah.
Permisi! Apa kau punya waktu?
Siapa yang bisa disalahkan, Yang Mulia?
Aku tak tahu diri dan menyebabkan bencana ini padaku.
Bisakah kau menghadap ke samping dan mengulanginya?
Ya.
Ke arah sebaliknya.
- Dari awal. - Ya.
Dia tampak berbeda dari samping.
Aku tak tahu diri dan menyebabkan bencana ini padaku.
Aku sangat bodoh sehingga tak bisa tepat waktu,
jadi, salahkanlah kebodohanku.
- Choi Hee Jin? - Ya.
Kita terlambat, tapi giliranmu 30 menit lagi.
- Naik ke panggung setelah dia. - Baik.
Di mana aku bisa ganti baju?
[Audisi untuk Ratu Inhyun]
Ya?
Aku sampai dan punya waktu 30 menit untuk bersiap. Sepatu?
Aku meminjamnya.
Wanita itu kebetulan penggemarku.
Ya. Dia meminjamkannya tanpa masalah!
Kau kalah jika menyerah. Itu yang aku pelajari.
Firasatku bagus tentang hari ini.
- Apa itu? [- Apa maksudmu?]
- Tunggu, apa itu? [- Ada apa lagi?]
Astaga. Gawat!
Sial.
[Apa? Apa yang terjadi?]
[Hei, apa kau dengar?]
Turunkan.
Turunkan.
- Turunkan. [- Turunkan apa?]
Turunkan.
Turunkan. Ya.
Kubilang turunkan.
- Tidak! Jangan panggil mereka. - Hei.
- Jangan lakukan. [- Jangan lakukan apa? Ada apa?]
Lihat!
Hei!
Apa?
Cepat ganti baju. Kita harus pergi.
Orang gila macam apa...
Hai, Hee Jin.
Rokmu melipat.
Ada apa dengan rok ini?
Lama tak bertemu. Apa kabarmu?
Kulihat kau masih seperti biasa, suka membuat orang kesal.
Tirainya tak mau turun.
Tapi kebetulan ini agak mencurigakan, ya?
Jadi, ada apa datang ke sini?
Urusan bisnis.
Apa kau sengaja menungguku tanpa memakai baju?
Menunggumu? Kulihat ketenaranmu sudah memengaruhi otakmu, Dong Min.
Aku hanya berusaha memahami situasinya. Lalu kau sedang apa?
Apa kau di sana dengan seseorang?
Aku ke sini untuk audisi!
Tak ada waktu atau tempat untuk berganti baju,
aku ke sana untuk ganti baju, tapi aku menyesal.
Semua produksi Korea mungkin memperebutkan aktor top sepertimu,
tapi pemula seperti aku harus terus mengikuti audisi agar dikenal.
Kau mengikuti audisi untuk Ratu Inhyun?
- Sekarang kau mengerti? - Ya.
Tapi kudengar kau keluar dari agensi. Kenapa?
Bagaimana kau...
Aku menelepon mereka untuk meminta nomor telepon barumu
- dan mereka memberitahuku. - Kenapa kau butuh nomorku?
Hanya penasaran.
Aku penasaran dengan kabarmu. Kau tidak penasaran?
Tak ada waktu untuk penasaran.
Kau selalu ada di kanal berita selebritas sepanjang waktu, sepanjang tahun,
dan selalu saja mengenai skandal dengan setiap tipe aktris.
Aku dengar kau juga suka penyanyi sekarang.
Bagus untukmu.
Kau pasti masih sangat marah.
Bukankah kita sepakat putus? Kenapa kau marah?
Ya, itu keputusan bersama.
Kau bilang itu kesempatanmu dan kau tak ingin aku menahanmu.
Jadi, aku setuju. Berpura-puralah kau tak mengenalku lagi.
Mau mengulangi itu lagi?
Sebaiknya kau bergaul dengan bintang yang selevel denganmu,
bintang Korea, Dong Min.
Semoga berhasil dengan audisimu.
Terima kasih.
Kenapa dia tertawa? Dasar...
Nona Choi. Hee Jin.
Ya.
Lupakan dia. Dia adalah rintangan. Kau kalah jika menyerah.
Ayo masuk.
Masuklah.
Silakan berdiri di sana.
Silakan perkenalkan diri.
Halo, aku Choi Hee Jin.
Kau menang ajang kecantikan Jeolla Selatan?
Ya, aku finalis di tahun 2007.
Kenapa kau tak memiliki banyak pengalaman setelah itu?
Kau hanya melakukan pemotretan setelah itu?
Ya, aku ingin belajar akting,
jadi, aku bergabung dengan teater dan membangun pengalaman aktingku.
Drama apa yang kau mainkan? Ada yang kami tahu?
Tahun lalu dalam Our Twisted Hero...
Halo, Bos.
Beri salam kepada Han Dong Min.
- Halo. - Halo!
- Terima kasih sudah bergabung. - Aku akan berusaha sebaik mungkin.
- Halo, lama tak bertemu. - Hai.
Halo, Sutradara.
Kalian sedang mencari lawan mainku.
Apa kau mau menonton? Kau harus menyukai aktrisnya juga.
- Kalian keberatan? - Tidak. Duduk di sini.
Dia akan memainkan peran utama pria.
Apa?
Dia berteriak gembira!
Sutradara, bagaimana pendapatmu tentang ide ini sebagai ratu?
Karena ini versi ratu yang baru, bagaimana dengan pendekatan baru?
Bukan mantan ratu yang selalu menjadi korban dari ratu baru,
tapi wanita kuat yang mengamuk, bahkan kepada raja, dan mengumpat.
Ide bagus.
Itu akan menarik penonton muda.
Sutradara, pikirkan baik-baik.
Ya, akan kupikirkan. Itu ide bagus.
Sial.
Lelah sekali.
Di mana dia?
Audisinya seharusnya sudah selesai.
[An]
Halo?
Aku makan ramen karena sedang sedih.
Seharusnya kau makan denganku.
Bagaimana audisinya?
Aku tak tahu.
Apa?
Apa? Kenapa? Kau banyak berlatih. Kau bilang kau percaya diri...
Apa? Kau bertemu Dong Min?
Melepas pakaian? Dalam audisimu?
Apa? Dia pemeran utama prianya?
Aku mengacaukannya.
Setiap aku berusaha mengucapkan dialogku, dia terus cekikikan dan menggangguku!
Maaf mengecewakanmu, tapi jangan terlalu berharap.
Si berengsek itu tak pernah membantu!
Hei.
Itu bagus. Apa gunanya memerankan Inhyun kalau dia yang jadi Raja Suk Jong!
Bagaimana bisa kau melihat wajahnya dan pura-pura mencintainya?
Lupakan saja! Jangan mau!
Aku harus melakukannya demi mendapatkan perannya.
Tidak, jangan. Aku tak suka.
Sebagai manajermu, aku bersikeras kau pulang sekarang.
Kenapa kau sendirian seperti itu?
Aku akan pesankan makanan.
Naik taksi.
Baiklah. Kedengarannya bagus.
Semuanya sudah lancar sampai aku meminjam sepatu itu.
Halo?
[Di mana kau?]
Siapa ini?
Sudah lupa suara mantan pacarmu?
- Aku baru selesai. Di mana kau? - Dari mana kau dapat nomor ini?
Kau menginginkan perannya, 'kan?
Apa?
Jika kau mau, temui aku di Paper Sun, tempat yang kita biasa datangi.
[Aku punya nasihat untukmu.]
Halo?
Kau benar-benar sudah gila, ya?
Ketenaran benar-benar merusak otaknya!
Coba lagi kalau berani dan kau akan tahu akibatnya.
Apa dia serius?
[Sutradara Yang]
Berhenti! Pak, berhenti!
Hei! Itu berbahaya. Kau mau ke mana?
Kau harus bayar! Apa kau gila?
Kenapa dia harus menelepon di saat genting seperti itu?
[Halo?]
Halo? Sutradara?
[Kenapa suaramu terdengar sangat jauh?]
Aku sedang di terowongan.
Bisakah kau mendengarku? Aku bisa mendengarmu.
[Kau bisa bicara sekarang?]
Ya, silakan. Aku mendengarkan.
Apa?
Apa?
Kalau begitu...
[Ayo kita lakukan.]
[Kami memutuskan untuk memilihmu. Ayo buat drama sukses bersama!]
[Halo?]
[Apa kau dengar?]
[Nona Choi?]
- Terima kasih, Sutradara! [- Halo?]
Aku akan bekerja sangat keras.
Aku bisa bekerja dengan baik. Terima kasih banyak!
Aku akan menjadi Ratu Inhyun terbaik.
Terima kasih, Sutradara.
Aku bisa menjadi Ratu Inhyun terbaik. Terima kasih.
Terima kasih, Sutradara.
Kau dengar sesuatu?
Apa?
Seperti ada yang pecah...
Mungkin ada orang di dalam.
Semua orang sudah pergi. Ayo periksa.
Kalian sedang apa?
- Halo. - Halo.
Kenapa kalian berkeliaran selarut malam ini?
Kami mendengar suara aneh, jadi...
Tak ada orang di sini. Jangan alasan!
Apa kalian merencanakan sesuatu?
Tidak. Dia pasti keliru.
- Pergi. - Ya.
Bagaimana?
Di mana Kim Boong Do?
Apa dia sudah mati?
Dia...
Di mana dia?
Ini tak masuk akal.
Ke mana perginya semua orang?
Hei, bukan di sana. Letakkan di sebelah sana.
Di sini?
Sisi satunya.
[Hongmungwan]
Permisi.
Peran apa yang kau mainkan?
Peran apa yang kau mainkan?
Aku juga bagian dari produksi ini! Aku mantan ratu.
Aku mantan Ratu Inhyun!
Aku tahu, ini juga berita baru bagiku! Aku baru tahu 30 menit lalu!
Mereka belum mengumumkannya, aku tak seharusnya memberitahumu.
Tapi aku sangat gembira, aku tak bisa menahannya.
Jangan beri tahu siapa pun.
Ini, makanlah. Aku membawakan camilan untuk para kru.
Kau tak suka donat?
Permisi.
Apa kau bukan bagian dari pemeran drama ini?
Permisi.
Kau baik-baik saja?
Tunggu.
- Apa kau tahu... - Apa?
apakah aku mati atau bermimpi?
Apa?
Kau serius bertanya karena ingin tahu?
Aku sungguh...
ingin tahu.
Inilah pertemuan pertama kami.
Bukan tiga atau 30, tapi 300 tahun.
Tanpa menyadari lompatan waktu 300 tahunnya.
Aku menjawab pertanyaannya dengan jujur.
Kalau begitu, jangan marah. Aku menjawab karena kau bertanya.
Kurasa kau bukan mati atau bermimpi...
tapi agak gila!
- Bersulang. - Bersulang.
Kau tak pernah terpilih bahkan untuk peran pendukung.
Aku tak percaya kau terpilih untuk peran utama dalam sekali percobaan.
Apa kau kenal Kim Boong Do?
[Untuk menangkap Kim Boong Do, aku harus menangkapmu terlebih dulu.]
Kenapa kau melakukan ini?
[Mereka menangkapnya! Apa yang kita harus lakukan?]
Halo, aku Choi Hee Jin.
Beruntung kau mendapatkan peran dengan mudahnya.
Apa kau yang memberiku peran itu?
[Kupikir itu mimpi, tapi bukan.]
[Semuanya tampak aneh dan asing,]
[jadi, aku tidak bisa melupakannya.]
Ada apa dengannya?
Mungkin dia aktor yang tak waras karena sudah gagal.
Apa? Jangan mendekat.
Apa kau mau kita berpacaran lagi?
[Kata pencarian untuk "Queen & I"? Tubuh indah Yoo In Na?]
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.