Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Punjabi
Quechua
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
SITUS TERBAIK DAN TERGACOR HANYA DI PASUKAN88 UANG KEMBALI 100% JIKA RUNGKAD
Daftar Sekarang di https://pasukannyepin.vip/
DAFTAR AKUN BARU DI PASUKAN88 & NIKMATIN KEGACORANNYA. KETIK DI GOOGLE, PASUKAN88
Kami harap Anda menikmati pelayaran peringatan...
...tapak tilas kapal era Perang Dunia II.
Kapten Schaeffer dan awak kapal mengundangmu...
...ke acara makan malam hari ini.
Acara dimulai pukul 18.00 di ruang makan utama,
Dimana Anda bisa menikmati menu yang khusus disiapkan oleh...
Ayo, Ibu.
Oke, ibu tinggal pakai kalung.
Oke. Siap untuk makan malamnya kapten?
Ibu tak mau terlambat dan membuat kesan yang buruk.
Tenanglah.
Ibu tidak mencoba untuk kembali bergabung, bukan?
Tidak. Ibu sudah cukup banyak habiskan waktu di kapal,
Khususnya kapal ini.
Ayo. Ibu punya kejutan.
Sesuatu yang ibu ingin bicarakan denganmu.
Hei, Brian. Aku kehabisan cairan pembersih.
Bisa kau pergi ambilkan lagi untukku?
Tidak.
Ayolah. Kau berutang denganku.
Aku tidak berutang denganmu. Aku buat kau mendapatkan pekerjaan ini.
Hei, aku akan beritahu Ibu kau bersikap kejam denganku.
Kau harus turun satu tingkat.
Kau tahu, wanita tadi terlihat cukup kaya, bukan?
Mungkin ada perhiasan ekstra di ruangannya.
Entahlah. Mereka tidak terlihat penuh perhiasan.
Kau pikir mereka akan pakai semua perhiasan...
...yang dibawa dalam perjalanannya?
Kau tak tahu apa-apa soal wanita.
Seperti kau paham wanita?
Terserah.
Hei, kau yakin Cyrus bisa dipercaya untuk mematikan CCTV?
Untuk bagian dari semua yang kita temukan?
Semua CCTV di bagian ini sudah dimatikan.
Semoga saudaramu yang pengadu tidak muncul dan adukan kita.
- Hei, dia takkan jadi masalah. - Sebaiknya begitu.
Asalkan kita cepat. Masuk dan keluar?
Ayo.
- Apa yang ibu mau beritahu padaku? - Tidak, nanti setelah makan malam.
Beritahu aku sekarang karena aku akan terus tanyakan itu padamu.
Ibu menjual rumah.
Ibu serius?
Ibu bilang takkan pernah menjual rumah.
Itu sebelum ayahmu meninggal.
Ibu, aku besar di sana.
Rumah itu spesial.
Lalu di mana semua barangku?
Semuanya di gudang penyimpanan.
Oke. Bagus.
Jadi masa kecilku dikemas dan disimpan di kontainer besi?
Sayang, keluarga yang membelinya harus pindah secepatnya. Jadi Ibu...
Kau bisa cuti kuliah untuk kembali dan periksa semuanya.
- Tidak ada yang ibu buang. - Ibu harusnya beritahu aku.
Ibu tak mau mengacaukan semester terakhirmu, sayang.
Kau harus fokus untuk wisuda.
Ini bahkan belum setahun sejak ayah meninggal.
Dan ibu putuskan menjual kenangan kita dengan dia.
Selamat bersenang-senang bersama kapten.
Sayang, Ibu juga...
Kapten dan ayahmu...
Temukan sesuatu di sana?
Tidak, tapi maksudku...
Tak banyak tempat yang bisa diperiksa di sini.
Baiklah, ayo kembali ke...
Ayolah. Perhiasannya pasti ada di sekitar sini.
Oscar, dasar bodoh!
Saudaraku akan segera kembali.
Astaga.
Tidak, Oscar, aku dapatkan pekerjaan ini untukmu...
...agar kau bisa kembali ke jalur!
Kau tak bisa mencuri dari orang. Kau tak boleh melakukan ini.
Hei, ayolah. Hanya ini saja, benar?
Kita bisa hasilkan sedikit uang.
Tidak, tak ada "Kita."
Kau menunggu hingga aku pergi karena kau tahu akan sangat marah
Oke, tak perlu marah.
Kau tahu, persetan ini. Aku selesai bicara denganmu.
Inti dari pekerjaan di kapal ini yaitu untuk hasilkan uang.
Kau tak boleh mencuri dari uang!
Kau tahu betapa sulitnya untuk buat kau diterima kerja di kapal ini?
Aku harus banyak meminta tolong.
Persetan ini.
Siapa...
Siapa...
- Tunggu, George! Tidak, tidak, tidak! - Berhenti!
- Berhenti. Kembali. - Kembali ke sini.
- Sialan. - Hei, berhenti! Kembali.
Hei, berhenti!
Kau takkan pergi ke mana-mana.
- Tolong! Tolong! - George!
- Berhenti! George! - Berhenti! Ayolah.
Tidak, tidak, tidak, tidak!
Hei, kau sudah menangkap dia. Sekarang bicara baik-baik dengan dia.
Tak ada saksi.
Bung, apa yang kau lakukan!
- Bung, apa yang kau lakukan? - Lepas!
- Lepaskan dia! - Ayo!
Kita bisa selesaikan ini baik-baik.
Tidak!
Tidak!
Tolong aku! Siapa saja!
Sial... Sial!
Tolong aku, siapa saja!
Brian, kau harus tolong aku.
Aku tak bisa bergerak.
Tolong!
Cyrus!
Hei, kau dan temanmu George mendapat apa yang kau butuhkan?
Aku sebaiknya mendapat bagian.
Aku mau kau hapus semuanya dari lantai itu.
- Oke? Tak ada alarm. - Tenanglah.
Aku senyapkan semuanya dari bagian kapal yang itu, oke?
Ini bukan rodeo pertamaku.
Kenapa, apa terjadi kesalahan? Di mana George?
Di mana George?
Tolong! Siapa saja!
Tolong!
Tolong!
Tolong!
Tidak, tidak, tidak tidak! Tolong, siapa saja!
Ny. Evans.
Atau aku harus memanggilmu Kapten Evans?
Kapten Schaeffer.
- Bagaimana kau tahu... - Bagaimana aku tahu namamu?
Itu tugasku untuk tahu nama-nama dari semua orang di kapal ini,
Dan yang kumaksud bukan hanya awak kapal.
Aku suka kapal ini. Ini kapal yang indah.
Dan itu sesuatu kehormatan dan keistimewaan...
...untuk berpartisipasi dalam pelayaran terakhirnya.
Aku rasa kita kekurangan seseorang.
Bukankah putrimu akan ikut bergabung?
Benar.
Dia merasa sedikit tak enak badan.
Itu sangat disayangkan.
Aku bisa minta seseorang dari bagian kesehatan...
- ...periksa dia jika kau mau. - Tidak, tak apa.
Aku punya hal penting yang ingin kubagikan denganmu.
Apa?
Tapi aku menginginkan dia berada di sini untuk itu.
Aku akan pergi periksa dia. Memastikan dia baik saja.
Tentu.
Terima kasih, Kapten.
Kendall, sayang, Ibu minta maaf...
Kendall? Kendall?
Kendall?
Kendall!
Kendall!
Kendall?
Permisi, pak?
Pak, kau mendengarku?
Pak?
Hai, kau bisa bantu aku temukan putriku?
Dia harusnya temui aku di kamar,
Tapi ada yang tidak beres di sana dan aku tak bisa temukan dia.
Ya.
Ya aku dengan senang hati membantumu mencari anakmu.
Bagus. Dia 21 tahun, tingginya hampir sama denganku.
Aku punya fotonya.
Apa, kau melihat dia?
Tidak, maaf.
Ayo temukan dia. Dia tak mungkin pergi jauh.
Ya. Baiklah. Oke.
Hei!
Hei! Hei!
Berhenti bergerak!
Aku akan menarik perhatiannya kepadaku!
Hei!
Kau tidak menginginkan dia!
Kau tidak menginginkan dia, kau menginginkan aku!
Di sini!
Berenang ke pulau itu! Oke?
Bagaimana dengan hiu itu?
Jangan khawatirkan itu. Berenang saja ke pulau sana.
Ayo.
Berenang!
Awas di belakangmu!
Itu menggigit kakiku! Aku tak bisa menendang dengan kuat!
Cepat!
Tolong aku! Aku tidak sanggup lagi!
Hiunya sudah pergi! Ayo!
Tidak, tidak! Kemari!
Ayo!
Ya Tuhan!
Berikan bajumu.
Cepat. Cepat, cepat.
Maaf.
Terima kasih.
Tidak masalah.
SITUS TERBAIK DAN TERGACOR HANYA DI PASUKAN88 UANG KEMBALI 100% JIKA RUNGKAD
Daftar Sekarang di https://pasukannyepin.vip/
DAFTAR AKUN BARU DI PASUKAN88 & NIKMATIN KEGACORANNYA. KETIK DI GOOGLE, PASUKAN88
Dia tak ada.
Kita sudah cari ke mana-mana.
Di mana yang belum kita cari?
Kita bisa cari di lantai bawah.
Maksudku, ini kapal yang besar. Dia pasti ketemu, benar?
Aku rasa ini waktunya untuk memanggil kapten.
Kita sebaiknya melakukan pencarian dan periksa setiap sudut.
Ya. Oke. Aku bisa segera urus itu.
Kau tunggu sini dan aku akan beritahu apa yang terjadi.
Baiklah.
- Tunggu, aku ikut. - Ya Tuhan.
Tidak, serius, tak apa.
Kau antara kembali ke kamarmu atau terus mencari, oke?
Aku segera kembali.
Kau punya nomor identitas pelanggan?
Apa?
Itu harusnya berada di bawah akun tamumu.
Oke...
Kami butuh itu untuk membuat permintaan resmi...
...untuk pencarian seperti ini.
Itu mungkin di kamarmu jika kau ingin mencarinya.
Kami sertakan itu di paket sambutan...
...yang diberikan padamu untuk menaiki kapal.
Kau mungkin mendapatkan itu dan lupa, begitu yang sering kami temui.
Tapi itu sangat penting.
Baiklah, aku segera kembali.
Apa itu?
Aku tidak tahu.
Pintunya tak mau dibuka.
Kenapa kau tak mau aku temukan anakku?
Aku tak tahu apa maksudmu.
Kau tak mau aku bicara dengan kapten...
- ...atau mencari kapal ini. - Tidak.
Kau berusaha semampunya agar tidak membuat ini berkembang.
Aku baru saja bilang pintunya menyangkut!
Kau bahkan tidak mencoba memutar gagangnya.
Karena kau membuatnya agar tak bisa dibuka.
Tidak. Gagangnya menyangkut!
Di mana anakku?!
Ya Tuhan!
Aku akan membuatnya jauh lebih menyakitkan...
...jika kau tidak beritahu aku sekarang.
Dia jatuh dari kapal!
Dia jatuh dari kapal?
Dia, saudaraku, dan temanku, oke? Aku minta maaf.
- Kenapa kau tidak beritahu orang lain? - Aku tidak tahu!
Aku dikeluarkan dari militer!
Saudaraku berikan aku pekerjaan ini! Ini hanya...!
Kita harus beritahu kapten.
Ikut denganku sekarang.
Mataharinya semakin hangat.
Kau mencoba membunuhku.
Apa?
Di kapal? Kau berada di kamarku!
Tidak, bukan itu yang terjadi!
Kalau begitu aku mau kau jelaskan kepadaku,
Karena aku aku cukup yakin dengan apa yang aku lihat.
Saudaraku dan temannya yang bodoh mencoba merampokmu.
Aku coba hentikan dia sesaat setelah aku tahu.
Aku tak tahu bagaimana aku harus percaya denganmu.
Ada apa?
Kakiku.
Aku tak bisa jadikan itu tumpuan.
Kemari.
Hei.
Biar aku coba benarkan posisi kakimu.
Apa kau dokter?
Bukan, aku hanya...
Aku memiliki latihan dasar-dasar penanganan pertama.
Kemari. Biar aku coba.
- Berhenti, berhenti, berhenti! - Maaf. Maaf.
Oke.
Mungkin kita bisa coba lagi nanti.
Itu jelas patah.
Sialan!
Apa? Di mana itu?
Hiunya berputar-putar.
Air pasang akan datang.
Waktu kita tidak banyak.
Dan kita harus cari bantuan.
Sekarang juga.
Kau benar. Kita tak boleh menunggu.
Kapten Schaeffer!
Aku menyayangkan kau melewatkan makan malam.
Ini darurat. Putriku jatuh dari kapal.
- Kapan? Di mana? - Sisi kiri, dekat buritan.
Saudaraku juga terjatuh dari kapal, pak.
Berikut dengan awak kapal lainnya.
Ikut aku.
Kapten!
Apa sistem peringatan orang terjatuh kita menyala malam ini?
Oscar, Molly, aku memintamu tunggu di luar...
...hingga aku mendapatkan informasi lagi. Aku mohon!
Pak, dengan hormat, ini mengenai anakku yang hilang.
Aku tak mau menunggu.
Tidak, pak.
Tak ada apapun dari Peringatan Achilles...
...atau yang lainnya. Malam ini cukup sepi.
Aku minta mereka perbarui sistem itu...
...bertahun yang lalu. Terlalu banyak titik butanya.
Kapan kau bilang mereka jatuh ke laut?
Aku tidak tahu.
Kita perlu tahu untuk mentringualisasi...
- ...dan temukan lokasi mereka. - Sekitar 30 menit yang lalu.
Oke, kita melaju di 20 knot.
Itu artinya mereka 10 mil di belakang kita di laut terbuka.
Kamera Inframerah. Sisi kiri.
Menyiapkan, menyiapkan, menyiapkan.
Menyiapkan, menyiapkan...
Itu dia.
Kau bilang tiga orang jatuh dari kapal.
Mereka semua saling berimpitan.
- Terjadi pergelutan. - Kenapa terjadi pergelutan...
...antara awak kapal dengan tamu?
Kapten, dia di luar sana. Aku tahu dia di luar sana.
Kapten Evans, aku...
Anggap itu intuisi seorang ibu,
Atau intuisi mantan Marinir.
Aku tahu dia masih hidup.
Kita sebaiknya hubungi Garda Pesisir dan meminta tim dikirim.
Kapten, protokol operasi pencarian dan penyelamatan standar.
Aku beritahu Garda Pesisir mengenai situasi kita.
Kita beritahu semua kapal di area untuk mengawasi.
Kemudian kita hentikan kapal dan kirim Tim SAR.
Protokol operasi pencarian dan penyelamatan standar.
Kita bisa ke sana lebih cepat.
Kita? Apa maksudmu "Kita"?
Tentu saja kita.
Sekali Marinir, selamanya Marinir.
Dia masih hidup. Aku pergi.
Pasti itu yang diinginkan mendiang suamiku.
Aku turut prihatin atas kehilanganmu, tapi aku tak bisa mengizinkan ini...
- Aku tahu. Kau kirim aku bunga. - Apa?
Itu yang aku coba katakan padamu sebelumnya.
Itu sebabnya aku membeli tiket untuk meja makan malam kapten.
Aku ingin bertemu dengan orang yang selamatkan nyawa suamiku.
Kau istrinya Letnan Satu Frank Marcet.
Maaf. Aku tidak menyadari itu.
Dia mau aku pertahankan nama gadisku agar tidak mengurangi pencapaianku.
Kau bertemu dia di kapal ini, bukan?
Penugasan pertama.
Dia selalu bilang dia jatuh cinta pada hormat pertama.
Dia selalu bilang padaku betapa pemberaninya kau.
Berarti kau tahu aku bisa tangani ini.
Aku akan pergi.
Dan kita harus pergi sekarang. Hari sudah menjelang malam.
Kapten, ini yang akan aku lakukan.
Aku tempatkan dua orang dari petugas SAR-ku di kapal itu.
Itu hanya perahu karet Achilles.
Itu satu-satunya kapal kami yang tersedia.
Seluruh kapal pencarian dan penyelamatan standar...
...sudah diturunkan saat kapal ini dinonaktifkan.
Tapi perahu karet Achilles terbukti kuat di lautan.
Itu cepat dan ringan.
- Aku juga mau ikut. - Tidak.
Hei, saudaraku berada di luar sana!
Aku harus melakukan sesuatu!
Dia tak mau melakukan semua ini.
Aku harus membuat ini benar.
Dan aku paham dengan seluk beluk kapal, oke?
Aku dan Brian tumbuh dengan membantu ayah kami di kapal pemancingannya.
Mereka takkan menolerir warga sipil di kapal Angkatan Laut.
Dengar, aku bisa dipecat dengan tempatkan dia di kapal itu,
Tapi setidaknya dia memenuhi syarat untuk misi pencarian dan penyelamatan!
Kau akan tetap di ruanganmu!
Kau akan istirahat untuk hari ini,
Dan kau akan tunggu kabar terbaru dariku!
Kau takkan menaiki kapal itu! Kau mengerti?
Beritahu Garda Pesisir sekarang juga.
Baik, pak. Segera.
Itu makin memburuk.
Kau bukan dokter.
Aku benci ini.
Aku merasa sangat tak berdaya.
Setidaknya kau selamat.
Kenapa kau tadi di kamarku?
Seperti kubilang, aku...
Aku mencoba hentikan saudaraku dari merampokmu.
Aku bersumpah aku tadi baru ingin pergi.
Aku tahu tak ada jawaban yang mudah untuk itu.
Tapi aku harap bisa kau percaya dengan menjagamu tetap hidup...
...hingga kita mendapat bantuan.
Kau tak kebetulan memiliki korek, 'kan?
Ya, sebenarnya...
Kupikir kau tipe orang yang lebih suka rokok elektrik.
Ibuku mantan Marinir,
Jadi jika dia mendapati aku dengan rokok elektrik,
Aku akan disidang militer.
Sial, itu kemasukan air.
Tapi mungkin.
Bung, hei!
Batu apinya.
Itu bisa membantu membuat percikan,
Lalu bisa membantu menyalakan api.
Meski cairan koreknya kemasukan air.
Masih terlalu basah.
Coba ini.
Mungkin kau bisa gunakan lensanya untuk titik fokus matahari...
...dan menyalakan api.
Ini. Itu sudah rusak. Ambillah.
Terima kasih.
Baiklah...
Tambahkan dedaunan ini...
Oke, ini lensanya. Matahari...
Oke.
Sialan! Juga masih terlalu basah.
Apa yang kau lakukan?
Membuat batu ini tajam.
Itu ide bagus.
Kita akan membutuhkan itu hingga kita mendapat bantuan.
Astaga. Aku sangat gawat. Kapten, tiga orang jatuh dari kapal?
Aku tahu... Tapi aku harus berada di kapal penyelamat itu.
Aku harus membuat ini benar.
Baiklah, dengar,
Setelah ini, aku tak mau melihatmu lagi, oke?
Aku tak mau dipenjara karena kau, mengerti?
Tunggu, ini apa?
Ini bisa membawamu masuk ke area perlengkapan tim penyelamat.
Pakai setelan dan naiklah ke kapal itu.
Aku tak tahu harus berkata apa.
Jangan berkata apa-apa. Cukup pergilah dari sini,
Lakukan penyamaran dan pergilah selamatkan saudaramu.
Oke, ya. Dan panggil Garda Pesisir.
Ya, ya, akan kulakukan.
Aku tak mau masuk penjara. Aku tak bisa masuk penjara.
Aku takkan sanggup di penjara.
Di mana Garda Pesisir?
- Cyrus. - Hei.
Kenapa kau di sini?
Aku memasukkan tujuan barumu ke sistem navigasi.
Kau ingin tahu arahmu saat di kegelapan, bukan?
Baiklah. Lakukan itu dengan cepat.
Kalian sudah siap. Semoga berhasil.
Hei.
Kau tak apa?
Aku rasa begitu.
Ayo bersiap.
- Siap? - Ya.
SITUS TERBAIK DAN TERGACOR HANYA DI PASUKAN88 UANG KEMBALI 100% JIKA RUNGKAD
Daftar Sekarang di https://pasukannyepin.vip/
DAFTAR AKUN BARU DI PASUKAN88 & NIKMATIN KEGACORANNYA. KETIK DI GOOGLE, PASUKAN88
Tidak, tidak, kakiku!
- Kakiku! - Kendall! Kendall!
Aku melihat kakiku berderak!
Kau tak apa?
Itu terlihat seperti patah di tempat lainnya.
Kau harus lebih hati-hati, khususnya dengan kakimu.
Itu hanya akan makin memburuk.
Itu jelas terinfeksi.
Aku siap untuk pergi. Di mana timnya?
Tim sudah siap di kapalmu di bawah.
Kau harusnya siap berangkat setelah kau berada di sana.
Kau tak harus lakukan ini.
- Aku harus. - Molly, aku mohon.
Aku mengerti kekhawatiranmu, Kapten,
Tapi tak ada yang bisa halangi aku dari temukan anakku.
Oke. Garda Pesisir dalam perjalanan.
Aku mau kau membawa ini.
Biasanya, saat pemberitahuan orang yang jatuh dari kapal,
Kapal akan putar arah dan kembali ke lokasi mereka...
...lalu tembakkan suar sebagai penanda.
Tapi dalam situasi ini,
Kau dan timmu yang akan bertanggung jawab untuk itu.
Baiklah.
Aku sebaiknya bergegas.
Semoga berhasil.
Apa yang terjadi?
Hei, hei.
Kau hampir dimakan hiu.
Aku berhasil menarikmu tepat waktu.
Aku harus meluruskan posisi kakimu.
Aku tak tahu berapa lama itu bisa bertahan...
...tanpa antibiotik atau operasi.
Semua ini takkan terjadi jika saudaramu tidak menjebol masuk ke kabin ku.
Aku tahu... Aku juga berharap itu tidak terjadi. Percayalah.
Tapi aku akan berusaha semampunya untuk menebus itu denganmu,
Dan pastikan kau bisa tinggalkan pulau ini...
...dan kembali dengan selamat, oke?
Tapi itu dimulai dengan membuat kakimu lurus sempurna, oke?
Mereka ajarkan ini padamu untuk pertolongan pertama awak kru?
Tidak terlalu.
Ayahku dulu seorang nelayan.
Oscar dan aku sering ikut dia.
Khususnya aku, dibanding Oscar.
Salah satu awak kapalnya pernah tergelincir.
Itu tidak bagus.
Tapi ayahku menangani itu.
Aku melihat dia melakukannya saat itu.
Semoga itu bisa berguna sekarang.
Oke.
Oke, baiklah, lakukan saja.
- Kau tak apa? - Lakukanlah
Aku harus ikat itu yang keras, oke?
- Lakukan saja. - Oke.
Maaf, maaf.
Aku harus melakukannya lagi, oke?
Lakukan saja. Selesaikan ini!
Oke, oke.
Aku segera kembali.
Oke, aku sudah selesai...
Ya Tuhan.
Aku tahu itu sakit, tapi...
Kau akan jauh lebih baik dalam jangka panjang, oke?
Aku janji.
Aku akan coba mencari sesuatu dari pulau ini.
Pasti ada semacam makanan kemasan yang terbawa arus.
Hei?
Terima kasih...
Untuk menyangga kakiku.
Aku tak tahu seberapa banyak itu bisa membantu, tapi...
Itu takkan lebih sakit dari yang sudah kau rasakan, jadi...
Terima kasih kembali.
Anginnya mulai kencang. Tetap siaga.
- Siap. - Arahnya lurus langsung di depan.
Siap.
Aku akan menemukanmu, Brian.
- Apa kau bilang? - Bukan apa-apa.
Aku hanya berharap kita temukan mereka.
Aku juga berharap begitu.
Lihat ini.
Itu tidak banyak, tapi lebih baik daripada tidak.
Mungkin kau sebaiknya coba gunakan itu sebagai umpan.
Itu sebenarnya ide bagus.
Oke.
Ikat itu seperti ini.
Itu keren, bukan?
Itu mengesankan. Dari mana kau belajar melakukan ini?
Seperti kubilang, aku sering ke laut dengan kapal bersama ayahku,
Dan kami juga kadang berkemah, tapi...
Tak ada yang seperti ini.
Sungguh?
Ayo!
Ya Tuhan!
Kau mungkin tak mau melihat ini.
Brian, awas!
- Terima kasih. - Tidak masalah.
Kau yakin kita menuju ke arah yang benar?
Koper navigasinya!
Sial!
Kalian semuanya baik?
- Peralatanku hilang. - Aku juga.
- Sistem navigasinya hilang. - Apa?
Maaf. Aku pikir sudah memegangnya dengan erat.
Apa kita punya radio? Di mana radionya?
Ya. Kita memiliki radio.
Baiklah. Aku akan coba hubungi kapten.
Kita hanya perlu menuju barat.
Ini tidak semudah itu. Ada jalur pastinya.
Kebocoran! Kita kemasukan air!
- Siapa saja segera tambal itu. - Oke.
Baiklah. Hei, ini takkan bertahan lama.
Tapi itu harusnya cukup memberikan kita waktu.
Hanya itu yang kita butuhkan.
Kapten Schaeffer. Ini Molly, ganti.
Molly, apa yang terjadi?
Hiu menghantam kami dan kami mengalami kebocoran.
Marcus mencoba perbaiki lambung kapal,
Tapi kami kehilangan sistem navigasi.
Kau bisa temukan kami?
Kau bisa tunjukkan kami ke arah yang tepat?
Biar aku lihat.
Kapten Schaeffer?
Kapten Schaeffer, ganti.
- Molly, aku tak bisa menemukanmu. - Apa maksudmu?
Maksudku, aku tak bisa temukan koordinatmu.
Aku tidak mendapat sinyal dari kapalmu.
Sistem navigasinya tenggelam ke dasar lautan.
Mungkin itu sebabnya kau tidak mendapat sinyal.
Setidaknya lambung kapal sudah ditambal.
Itu bisa memberi kita cukup waktu untuk kembali ke kapal.
- Jangan dilepas! - Jangan dilepas!
Jangan dilepas!
Jangan dilepas! Jangan dilepas!
Apa yang baru saja terjadi?
Apa itu tadi?
Molly, kembali.
Molly, kembali.
Molly! Molly!
Kenapa kau tidak membantu kami?
Jawab aku!
Kau siapa?
Kau.
Tidak. Jangan kau.
Maaf. Maaf. Aku minta maaf.
Aku hanya ingin bantu selamatkan Brian. Aku benar-benar minta maaf.
Aku memberimu kesempatan. Aku biarkan kau untuk pergi.
Kau sebaiknya temukan cara untuk membuat dirimu berguna,
Atau aku akan membuat hidupmu seperti di neraka.
- Kau kenal dia? - Dia alasan kita di sini.
Kapten, kami kehilangan Marcus.
Kami tidak memiliki sistem navigasi.
Aku mau kau cari tahu ke mana kami pergi,
Secepatnya!
Tn. Parker, kau jaga anjungan. Beritahu Cyrus aku meluncur.
- Penyangganya terlepas. - Oke. Akan aku ikat lagi.
Tapi aku harus membuat api ini menyala dahulu.
Matahari terbenam dengan cepat.
Hei, kau tak apa?
Kendall? Kendall! Kendall! Kendall!
Bangun!
Entahlah. Kau pingsan atau sesuatu.
Aku rasa aku hanya dehidrasi.
Kau sangat membutuhkan bantuan untuk datang secepatnya.
Kita hanya punya delapan kaki yang tersisa dari pulau ini,
Dan air pasang mulai datang.
Hiu sialan! Kenapa kau tak bisa tinggalkan kami sendiri?
Brian, duduk.
Pergilah!
Tinggalkan kami sendiri!
Apa yang terjadi?
Aku membuat luka di kakiku kembali terbuka!
Aku memang bodoh!
Itu tidak bagus. Tenanglah. Cobalah tenang.
Dengar, aku tahu kita berdua ketakutan,
Tapi kita harus menghemat tenaga...
...seandainya seluruh tempat ini tenggelam.
Dan juga kau sebaiknya menyalakan apinya.
Itu benar.
Kapten.
Aku baru bicara dengan Garda Pesisir.
Mereka bilang mereka membuat perkembangan,
Namun butuh waktu untuk helikopter mencapai ke posisi kita.
- Berapa lama? - Sekitar satu jam.
Nyawa sedang dipertaruhkan, Cyrus.
Aku mau kau terus berkomunikasi dengan Garda Pesisir...
...dan beritahu aku setiap 15 menit...
...agar aku bisa fokus membantu mereka selama sistem navigasi mereka mati.
- Kau mengerti? - Ya, pak. Segera.
Sangat mustahil.
Apa yang akan kita lakukan?
Kita tersesat! Kita tidak tahu berada di mana!
Tenanglah, Oscar.
Kau sudah cukup membuat kerusakan.
Dengar, dia tidak salah.
Kita perlu tahu harus pergi ke mana.
Kita bahkan tak bisa kembali kapal jika kita tak tahu di mana utara.
Kita takkan kembali ke kapal.
Putriku di luar sana, dan kita akan temukan dia.
Baiklah.
Kapten, ini Molly.
Molly, apa yang terjadi?
Kami tak memiliki sistem navigasi. Tak ada kompas.
Kami tak punya cara untuk tahu kami harus menuju ke mana.
Kau punya ide?
Molly, ini sedikit konvensional,
Tapi kau sudah coba gunakan bintang?
Kau harus temukan Polaris.
Bagaimana kita melakukan itu?
Polaris satu-satunya bintang yang tetap di langit.
Bukan, maksudku, bagaimana kita bisa melakukan itu...
...dengan semua awan tebal menutupi langit?
Ada terlalu banyak awan di langit.
Sama sekali tak ada bintang yang terlihat.
Molly, kau harus menunggu hingga awannya bersih.
Saudaraku masih di luar sana!
Dan juga putriku!
Aku juga tidak menyukai ini sama seperti kalian,
Tapi kita tak punya pilihan.
Kita tak bisa menuju ke arah tertentu,
Hingga kita tahu harus ke mana.
Kita menuju arah yang salah,
Kita justru akan melakukan kesalahan daripada kebaikan.
Satu-satunya pilihan kita adalah tetap mengawasi langit,
Dan menunggu hingga itu bersih.
Benar.
Ayo.
Aku hanya butuh sedikit percikan.
Hei! Hei, hei, hei. Ayolah. Hei, ayolah.
Hei, bangun, ayolah. Jangan seperti ini.
Ayolah, Kendall, jangan seperti ini...
Aku mohon...
Baiklah...
Kita tak melihat satu pun bintang, apa lagi Polaris.
Saranku kita tentukan satu arah lalu pergi ke sana.
Ya, tapi seperti yang Molly bilang, jika kita ke arah yang salah,
Itu membuat masalah kita makin buruk.
Apa ada yang tahu tahapan bulan saat ini?
Ya. Bulan sabit.
Itu belumnya di sisi kanan.
- Apa kau yakin? - Ya.
Saat semua orang terjatuh dari kapal,
Semuanya seperti membeku.
Matahari terbenam, tapi bulannya...
Ya, ya, ya. Bulan sabit.
Oke.
Bulan berada di selatan.
Berarti itu barat.
Kau yakin?
Jika Oscar bisa dipercaya,
Itu kesempatan terbaik kita menuju arah yang tepat.
Kapten, kami temukan arah.
Kami menuju ke barat.
Aku harap kau benar, Molly.
Aku harap dia benar.
Kita masih 20 mil dari tempat mereka jatuh.
Jika kita beruntung.
Aku hanya ingin bertemu saudaraku lagi.
Dengan selamat.
Kelihatannya kau sangat sayang dia.
Aku hanya berharap bisa berbuat yang lebih baik dari selama ini.
Dengan semua ini,
Dia orang yang jauh lebih baik dibanding aku.
Meski jika kita temukan dia lagi,
Aku takkan pernah bisa melupakan hal ini.
Saat kita temukan mereka selamat,
Mereka akan bersyukur kau datang untuk selamatkan mereka.
Mereka akan memaafkanmu untuk apapun.
Itu akan membuatmu lebih dekat.
Atau dia takkan pernah bicara denganku lagi.
Saat dia melihatmu datang dengan kapal ini,
Dia pasti akan sangat bahagia,
Dia akan memaafkanmu untuk semuanya.
Molly!
Abby!
Molly!
Molly!
Abby!
- Oke, oke. - Apa yang menghantam kita?
Aku tidak tahu, tapi itu besar.
Itu pasti besar karena bisa membuat Achilles terbalik.
Di mana Molly?
Hei, hei! Kita harus balikkan kapal ini, oke?
- Bagaimana dengan Molly? - Hei!
Kita tak bisa membantu dia hingga kita balikkan kapalnya.
Ayo.
Oke. Tiga, dua, satu.
Abby! Oscar!
Kau selamat!
Ayo, kau harus bantu kami balikkan kapal ini.
Dengar, Oscar, kita perlu mendorong.
Abby, pergilah memutar dan dorong sekuat yang kau bisa.
- Oke. - Beritahu saat kau di posisi.
Oke?
Siap.
Oscar! Hei!
Ini akan baik saja.
Tenanglah.
Hitungan ketiga.
Beritahu aku saat kau siap.
Baik.
Satu, dua, tiga!
Kita hampir berhasil. Ayo coba lagi.
Sekali lagi.
Oke. Hitungan ketiga.
Satu, dua, tiga.
Abby?
Abby!
Oscar, jangan bergerak.
- Pak? - Cyrus.
Garda Pesisir beritahu aku mereka sudah berada di area...
...dari para penumpang itu seperti yang kita perkirakan.
Semoga kita mendapat informasi lebih saat laporan berikutnya.
Itu kabar bagus.
Mungkin mimpi buruk ini akan segera berakhir.
Aku tak bisa melakukan ini tanpamu.
Tolong, tolong, tidak.
Kau harus selamat. Kau harus kuat.
Aku mohon.
Ayo. Air pasangnya membuat hiu-hiu makin dekat.
Kita kehabisan daratan.
Ayolah.
Kumohon, kumohon, kumohon... Jangan mati, aku mohon.
Aku tak bisa melakukan ini tanpamu.
Mereka masih berkeliaran. Jangan bergerak.
Setiap percikan akan membawa mereka kembali.
Oscar...
Kau harus tenang.
Bagaimana bisa? Abby tewas! Marcus tewas!
Mereka semua tewas.
Kita yang berikutnya.
Jika kau memilih bersikap seperti itu,
Kau yang akan berikutnya mati.
Aku akan mati. Aku harusnya cukup kerja di kapal.
Aku tak bisa melakukan ini! Aku tak bisa melakukan ini!
Kau alasan Kendall dan saudaramu di luar sini. Benar?
Kau orang baik.
Kau ikut ke sini untuk menebus kesalahanmu, benar?
Kau ikut untuk selamatkan mereka?
Maka kita harus balikkan kapal ini.
Bagaimana? Kita tak bisa melakukan itu saat Abby masih ada.
Sekarang itu hanya kita.
Hei, apa isi tasmu?
- Pistol suar. - Apa yang kau tunggu
Jika Garda Pesisir melihat itu, kita selamat.
Mereka harus fokus dengan Kendall dan saudaramu.
Setiap detiknya berharga.
Kita akan gunakan itu saat temukan mereka.
Apa yang akan kita lakukan?
Aku punya ide.
Kita tunggu hingga mereka menjauh duluan.
Apa yang terjadi?
Hei. Aku pikir aku kehilanganmu.
- Berapa lama aku pingsan? - Cukup lama.
Air pasangnya datang dengan cepat.
Aku harus membawamu ke titik tertinggi, oke?
Aku akan memberimu waktu sebanyak yang aku bisa.
Kakimu tak boleh terlalu lama basah,
Atau itu akan terinfeksi, mengerti?
Maaf, maaf.
- Aku akan pelan-pelan. - Tak apa. Itu hanya...
Aku tak suka menjadi sangat tak berdaya.
Kau bukannya tidak berdaya, oke?
Kau sudah berbuat banyak.
Kau bisa membuat kita bertahan,
Meski kondisimu tidak baik, kau tahu?
Plus, batu yang kau asah...
...akan sangat berharga untuk kita saat kita mulai kehabisan daratan.
Oke?
Oke?
Hiu itu makin mendekati kita,
Dan mereka mulai berputar.
Mereka menunggu kita.
Kau tidak tahu itu.
Aku mau kau membawa batu ini.
Jika mereka terlalu dekat, kau pukul matanya. Oke?
Sekeras yang kau bisa.
Oke?
Oke.
Aku akan coba menyalakan batu apinya.
Mendapatkan cahaya meski hanya sebentar.
Kau tak pernah tahu kapan bantuan akan datang.
Ya, tapi sebaiknya sebentar lagi.
Hiu-hiu ini akan semakin mendekat.
Dan aku...
Aku hanya ingin melihat ibuku lagi.
Lalu meminta maaf dan membuat semuanya benar.
Jadi kita akan pergi dari sini.
Bagaimana pun caranya.
Itu yang aku ingin dengar.
Berkemas yang cepat dan hening.
Tak ada Garda Pesisir, tak ada jejak.
Oke, ini kesempatan kita.
Hei, hei, kau mau ke mana?
Hiunya kembali!
SITUS TERBAIK DAN TERGACOR HANYA DI PASUKAN88 UANG KEMBALI 100% JIKA RUNGKAD
Daftar Sekarang di https://pasukannyepin.vip/
DAFTAR AKUN BARU DI PASUKAN88 & NIKMATIN KEGACORANNYA. KETIK DI GOOGLE, PASUKAN88
Aku mau kau pegang ini.
Dan aku mau kau menendang sekuat yang kau bisa.
Hitungan ketiga, oke?
Satu, dua...
Tiga.
Molly...
Molly, aku tidak cukup kuat.
Oscar, kau harus gunakan itu.
Jika kau ingin melihat saudaramu selamat,
Kau harus pergi.
- Oke. - Oke.
Oke, hitungan ketiga.
Siap?
Satu, dua...
Bagus!
- Ayo! - Naik, Oscar!
Baiklah. Kerja bagus, Oscar.
Naiklah ke kapal.
Ya, tolong.
Seandainya Abby juga selamat.
Kepahlawanan dia takkan sia-sia atau dilupakan.
Kau tahu, aku tahu kalian mencoba merampok kami.
Kenapa kau tidak beritahu kapten?
Kau pernah mencoba menjadi marinir, dan itu tidak berhasil.
Tapi sekali Marinir, selamanya Marinir.
Aku ingin memberimu kesempatan kedua.
Kau sangat murah hati.
Bodoh, sebenarnya.
Tapi aku senang.
Karena kau sudah sangat membantu.
Aku harap saat kita selamat,
Kau dan saudaramu bisa memperbaiki hidupmu.
Aku harap juga begitu.
Aku akan nyalakan mesinnya.
Kita tetap harus tunggu langit cerah untuk bisa temukan arah.
Oscar! Hei! Oscar!
Ini! Pegang ini, cepat! Oscar!
Pegang ini, Oscar!
Pegang itu, Oscar!
Pegang itu!
Bergegaslah!
Raih dayungnya!
Hanya...
Sial.
Cyrus, ini kapten.
Aku mau kabar terbaru untuk Garda Pesisir.
Cyrus, angkat.
Aku mau kabar terbaru untuk Garda Pesisir.
Apa yang kau lakukan, Cyrus?
Cyrus?
Mayday, Mayday, Mayday!
Mayday, mayday.
Ini Kepala Rollins dari Garda Pesisir.
Ini Kapten Schaeffer dari SS Campbell.
Apa kau menerima pemberitahuan orang jatuh dari kapalku?
Tidak, pak.
Tak ada yang menghubungi tentang situasi mengenai kapalmu. Ganti.
Ada tiga penumpangku yang jatuh ke laut.
Aku mau visual di langit sekarang.
Berapa lama mereka terjatuh dari kapal?
Sekitar lima jam dan tanpa pelampung.
Aku butuh Tim SAR di lokasiku secepatnya.
Kapten, itu keterlambatan pemberitahuan yang cukup lama.
Aku tak bisa janjikan apapun dalam waktu dekat.
Itu tidak cukup bagus.
Kirim mereka sekarang juga!
Akan aku coba usahakan. Ganti dan keluar.
Ayo!
Ayo! Ayo!
Sialan!
- Brian... - Hei, hei...
Kita akan segera tenggelam.
Kendall, tak banyak waktu yang tersisa.
Aku mau kau coba berdiri.
Kakiku patah.
Aku tahu, tapi kakimu tak boleh basah lebih lama lagi...
...atau itu akan makin memburuk, oke?
Aku mau kau untuk coba berdiri, oke?
Kau juga terluka.
Aku tahu. Tapi kita kuat jika bersama.
- Oke. - Hitungan ketiga.
Satu,
Dua,
Tiga.
Kau terlepas. Aku tak bisa menahannya!
Tidak, tidak, tidak, tidak!
Kau tak bisa lakukan ini kepadaku sekarang! Tidak!
Kau tak boleh pingsan lagi! Ayo, tolong buka matamu!
Hei, hei...
Hei, hei!
Hei, di sini!
Semoga mesinnya tidak banjir.
Berikan aku sesuatu!
Bintang Utara.
Tolong! Tolong! Di sini! Hei!
Hei, di sini!
Tolong! Tolong, di sini!
Tolong!
Kendall!
Tidak, tidak, tidak, tidak!
Jangan lakukan ini sekarang! Ayolah!
Hei! Hei, di sini!
Tidak, ayolah, tidak! Tolong!
Cyrus, angkat.
Cyrus, aku tahu kau di sana. Angkat!
Halo?
Kau benar-benar berpikir kau bisa terbebas dengan ini?
Apa yang kau bicarakan?
Pembunuhan. Tiga hingga enam dakwaan.
Tergantung bagaimana malam ini berakhir.
- Tapi aku tidak melakukan itu. - Aku menghubungi Garda Pesisir.
Pihak berwajib di seluruh pulau setempat tahu kau siapa.
Kau tak bisa kabur dari ini, Cyrus.
Itu tak seharusnya berjalan seperti ini.
Bukan ini yang harusnya terjadi!
Kembalilah ke kapal,
Serahkan dirimu, dan hadapi sidang militer.
Kau tak punya pilihan lain.
Aku bisa pikirkan pilihan yang lebih baik.
Cepat, dan semoga tidak sakit. Aku pantas untuk itu.
Selamat tinggal, Kapten.
Cyrus, dengarkan aku! Cyrus!
Cyrus, jangan!
Sial.
Kendall!
Kendall!
Tidak, tidak, tidak, tidak.
Tolong jangan. Bilang padaku kau tidak banjir.
Oke, ayo. Ayo.
Ayolah!
Kendall!
Kendall!
Tidak, tidak!
Kendall, kau harus bangun!
Ayolah! Kita hampir berhasil! Kita hampir berhasil.
Ayolah! Tolong! Tolong!
Siapa saja, tolong!
Tidak...
Kendall!
Kendall! Kendall...
Kendall!
Kakiku terasa seperti terbakar!
Aku tahu... Itu akan terus memburuk.
Kau harus coba tetap tenang, oke?
- Tetap tenang. - Tenang?
Kau mau aku tetap tenang!
- Kita dikelilingi hiu! - Aku tahu!
Kau tak apa? Kita harus hentikan pendarahannya.
Seluruh pulau sudah tenggelam.
Kau harus coba berdiri dengan satu kaki dari apapun yang tersisa.
Brian, tidak ada pulau.
Aku tahu. Bertahanlah.
Mereka tak bisa berenang di perairan sedangkal itu. Oke?
Aku rasa itu harusnya di sekitar sini.
Aku mendapat pijakan di titik tertinggi! Percaya aku!
Tunggu, tunggu, tunggu.
Sekarang kita harus apa?
Kita harus selamat.
Kita harus tetap hidup hingga seseorang datang.
Ada helikopter yang lewat saat kau pingsan tadi.
Apa?
Ya.
Aku coba beri mereka sinyal, tapi mereka tidak melihatku.
Semoga mereka akan kembali.
Ya.
Ya, semoga.
Sialan.
Jangan coba-coba.
Semua kapal yang ada di area ini, aku butuh semua visual yang ada.
Diulangi, aku butuh semua visual yang ada.
Kapten Schaeffer, masuk, ganti.
Kapten Schaeffer, kau bisa dengar aku? Ganti.
Ini Schaeffer. Ganti.
Kapten, setelah berdiskusi dengan pimpinan,
Kami putuskan untuk melanjutkan pengisian bahan bakar SS Campbell,
Kemudian melanjutkan setelahnya, ganti.
Rollins, itu kabar bagus. Terima kasih. Ganti.
Tolong pastikan SS Campbell siap untuk pengisian bahan bakar,
Dan amankan helipad.
- Ganti. - Tentu. Ganti.
Semua tenaga yang ada,
Amankan helipad untuk pendaratan secepatnya.
Garda Pesisir akan datang mengisi ulang bahan bakar.
- Tetap denganku, Kendall. - Aku tahu. Kita hanya...
Mereka sudah datang.
Aku tak tahu jika mereka akan kembali.
Ibumu tahu, oke?
Bagaimana kau tahu?
Karena saudaraku akan beritahu seseorang.
Dia bodoh, tapi aku tahu dia akan beritahu orang.
Jadi Ibumu pasti tahu, oke?
Dia akan melakukan sesuatu.
- Apa maksudmu? - Dia mantan Marinir.
Jadi itu mungkin artinya dia sedang berenang ke sini sekarang.
Ya, benar.
Hei, beritahu aku tentang ibumu.
Beritahu aku sesuatu tentang dia.
- Dia pasukan cadangan. - Ya?
Dan...
Dia seorang pejuang.
Dia sudah melewati berbagai hal berat.
Dan dia berusaha semampunya untuk selamatkan ayahku.
Oke.
Aku hanya berharap situasinya berbeda.
Aku berharap...
Kendall!
Kendall! Kendall! Kendall!
Kendall!
Kendall, Kendall...
Kendall!
Kendall...
Kendall!
- Di mana dia? - Kendall...
Aku tidak tahu. Dia menghilang.
Ibu!
Ibu!
SITUS TERBAIK DAN TERGACOR HANYA DI PASUKAN88 UANG KEMBALI 100% JIKA RUNGKAD
Daftar Sekarang di https://pasukannyepin.vip/
DAFTAR AKUN BARU DI PASUKAN88 & NIKMATIN KEGACORANNYA. KETIK DI GOOGLE, PASUKAN88
Kemari!
Bernapaslah, sayang.
Naiklah.
Bernapas, sayang. Bernapas.
Bernapas. Bernapas, sayang.
Kau, jangan bergerak!
Hei, hei, hiunya kembali.
- Jangan bergerak. - Sial.
Aku...
Kau yang menyebabkan ini. Ini salahmu.
Tidak, Ibu, dia menolongku.
Kendall, sayang.
Sayang?
Kakinya patah dan terinfeksi cukup lama.
Aku mencoba amankan itu, tapi hiu menggigitnya.
Dia banyak kehilangan darah.
Beri itu tekanan.
- Kita harus hentikan pendarahannya. - Oke.
Tolong! Tolong!
Bertahanlah, sayang.
Oke, bawa dia ke ruang perawatan.
Dia banyak kehilangan darah.
Mereka membawa dia ke ruang perawatan, Molly.
Kau tak bisa ikut dengan mereka.
Aku baru mendapatkan dia kembali.
Setelah semua...
Aku tak mau melepaskan dia.
Ayo. Aku akan ambilkan kau kopi.
Dapur kapal berada di sini. Ayo, Mol.
Ini untukmu.
Molly, kau sebaiknya diperiksa.
Aku tak apa.
Hingga aku tahu Kendall baik-baik saja,
Yang lainnya tidak penting.
Aku hanya bisa membayangkan apa yang kau rasakan.
Tapi ada sesuatu yang aku mau untuk kau ketahui.
Suamimu, Frank, dia adalah pahlawannya.
Dia selamatkan nyawaku.
- Apa? - Ya.
Frank mendaratkan kapal itu di pantai.
Aku saat itu tak sadarkan diri.
Aku hanya mau kau tahu itu.
Dan aku harap Kendall juga mengetahui itu.
Aku akan biarkan kalian bicara.
Bu, aku hanya ingin bilang aku sangat meminta maaf.
Aku turut menyesal soal Oscar.
Pekerjaan ini harusnya bagus untuk kami.
Dia akan mengubah hidupnya.
Kau tak punya kendali terhadap perbuatan dia.
Dia berani saat dia ingin ikut untuk selamatkan kau.
Dia sangat berani.
Dan aku takkan berpura-pura mengenal dia lebih baik darimu,
Tapi aku tahu dia pasti sangat senang...
...karena kau di sini dan selamat.
Dan aku juga ingin berterima kasih.
Jika bukan karena aku dan saudaraku,
Kau dan Kendall takkan berada dalam situasi ini.
Jika bukan karena kau dan saudaramu,
Semuanya bisa saja jadi lebih buruk.
Molly?
Kendall sudah selesai dioperasi.
Sayang.
Aku benar-benar minta maaf.
Aku tak peduli soal rumah. Aku senang bisa melihat ibu.
Ibu akan batalkan kesepakatannya.
Kita belum selesai membuat kenangan.
Aku suka mendengar itu.
Kendall, aku ingin bilang,
Aku sangat menyesal untuk semuanya.
Brian, aku takkan selamat tanpamu.
Aku bersyukur kau disana.
Aku rasa dia sudah banyak meminta maaf.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.