Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Sebelumnya
Paul, pelan-pelan. Berhenti!
Kalau dia mengemudikan kapal saat menabrak jembatan,
naik kapal di bawah pengaruh alkohol, menyebabkan cedera tubuh.
Dia bisa dipenjara.
Keluarga Alvarez akan datang.
Beri aku pinjaman untuk melunasi utang kartu kredit.
Banyak klienmu menggunakan skema pembayaran seperti ini?
Kebanyakan. Cara terbaik melindungi uang kalian.
Menyuap tak bisa melepasnya dari masalah.
Setelah ini, jangan pernah lagi.
- Ada kabar Mallory? - Mereka menemukannya.
Mayatnya ditemukan sejauh 8 kilometer.
Paul, bajingan! Pergi dari sini!
Dia anak yang baik. Hatinya baik.
Kita sekeluarga akan bahu-membahu melalui ini.
Dalam perkembangan mengejutkan,
juri telah mendakwa Paul Murdaugh, yang berusia 19 tahun,
putra pengacara tenar, Alex Murdaugh, karena kecelakaan kapal bulan Februari
yang menewaskan Mallory Beach, usia 19 tahun.
Murdaugh dijadwalkan hadir di pengadilan hari ini.
Paw-Paw.
Ini Dickie. Dia terbaik dari yang terbaik.
Dengarkan ucapannya. Kau akan baik-baik saja.
- Kuserahkan kepadamu. - Baiklah.
Ini akan kita selesaikan dengan secepat kilat, Nak.
Ikuti saja arahanku. Mengerti?
Hakim akan datang sebentar lagi dan kau tak perlu bicara, oke?
Aku yang akan bicara.
Mereka akan bacakan tuntutan, lalu kita tentukan jaminan.
Seharusnya tak banyak yang dibahas. Ini semua hanya formalitas.
Baik, Hakim datang.
- Semua berdiri. - Paul.
Paul! Berdiri, Nak.
6 Mei 2019
Pagi, Yang Mulia.
Agenda pertama hari ini adalah dakwaan terhadap Paul Terry Murdaugh.
Dia didakwa atas dua tuduhan, yakni naik kapal
mabuk dan mengakibatkan cedera tubuh,
satu lagi naik kapal sambil mabuk yang mengakibatkan kematian.
Dia dianggap tak bersalah.
Dia mengaku tak bersalah.
Dia harus dibebaskan atas pengakuannya sendiri.
Ada kekhawatiran tentang bahaya bagi masyarakat.
Pak Murdaugh adalah anggota keluarga terhormat di komunitas kita.
Keluarganya meyakinkan saya bahwa dia akan terus mereka awasi.
Saya akan tetapkan jaminan pribadi sebesar 50.000 dolar.
Betul, 'kan? Apa kataku? Mudah.
Ini sudah berakhir?
Selamat pagi untuk wanita tercantik di Hampton.
Aku bajingan yang sangat beruntung, bukan?
- Tidak! - Ayolah. Ini lezat.
Itu untuk keluarga Beach.
Aku ikut giliran antar makanan. Aku baru mau antarkan itu ke Renee.
Itu bagus, tapi kau tak bisa bawa makanan belas kasihan.
Kenapa?
Itu terlihat seperti kau harus minta maaf, padahal tidak.
Orang menyalahkan Paul.
Kau mau kami cuma bersembunyi di rumah ini?
- Apa terlihat lebih baik? - Tidak!
Orang-orang di internet bilang Paul bisa dijatuhi hukuman 70 tahun.
Tak ada yang dipenjara 70 tahun.
Dick dan Jim pengacara terbaik di sini.
Mereka akan membatalkan kasus ini. Orang akan melupakannya.
Mags, semua kekhawatiran ini tak ada gunanya.
Ya.
Tapi aku harus bekerja, jadi aku butuh obatku.
Sejauh ini baik-baik saja?
Aku akan tersesat tanpamu, Sayang.
Mengerti? Jadi, jangan khawatir, ya?
Jangan, Go-Go.
Suatu hari nanti, kau akan taruh pakaianmu di keranjang.
- Go-go, aku bisa lakukan itu. - Sudah, aku saja.
Salah satu hal terindah dari Tuhan
adalah kalau kau meminta pengampunan, Dia akan mengampunimu.
Aku tak yakin Tuhan sedang mendengarkan.
Sayang, Dia selalu mendengarkan.
Kau tahu?
Aku tahu kau tak suka gereja,
tapi aku pergi ke gereja tiap Minggu dengan anak-anak kalau kau mau ikut.
Ya? Pikirkan itu.
Aku tahu Mallory ada di Surga, Sayang.
Jadi, jangan khawatir.
Baik, Bu, akan aku eja.
A-L-V-A-R-E-Z, Alvarez.
Tapi mengatakan ini sedang diproses
tak menjelaskan kapan klienku dapat uang mereka.
Mereka berusaha untuk bertahan hidup.
Mereka membutuhkan 750.000 dolar itu.
Katakanlah aku memutuskan menuntut perusahaan asuransimu
untuk bunga dan denda pembayaran ini.
Bagaimana jadinya jika bosmu tahu kau menunda-nunda urusan ini?
Aku menunggu kabar darimu.
Sialan perusahaan asuransi ini.
Ada masalah?
Tak ada, Bung. Cuma ambil paket, antarkan paket.
Tak ada lagi yang lainnya.
Kau kelihatan tegang. Masalah membuatmu tertekan?
Apa yang tak membuatku tertekan?
- Oke, satu Big Red Special, Pak Alec. - Maksudmu satu Big Daddy Special.
Aku takkan memanggilmu Big Daddy, berapa kali pun kau bilang.
Sepertinya semua omong kosong tentang kecelakaan kapal ini
membuat semua orang kacau.
Maggie punya masalah denganku hampir setiap hari.
Paw-Paw tak keluar dari kamarnya.
Buster tak pulang sejak entah kapan.
Sepertinya semua terjebak dalam kebingungan.
- Tunjukkan keajaibanmu, Bung. - Tunjukkan apa?
Kau adalah Alec Murdaugh.
Tunjukkan saja keajaibanmu, Bung.
Paul Murdaugh Dilindungi Pengaruh Keluarga di Pengadilan SC
Aruba, Jamaika Aku akan membawamu
Kejutan!
Bermuda, Bahama Ayo, Wanita Cantik…
- Apa-apaan? - Kita akan pergi ke Kokomo!
- Tidak. - Betul!
- Apa kau sudah gila? - Ya, Go-Go! Bagikan minumannya!
Kita akan pergi ke Villa Baha!
Tidak. Kau mau pergi ke Bahama?
Ayolah, Sayang. Jetnya sedang mengisi bahan bakar.
Kita berangkat pagi-pagi.
Buster, Brooklynn menunggu di lapangan terbang.
Bagaimana dengan kasus Paul?
Dick akan menunda kasus itu beberapa bulan. Ayo, Go-Go.
Tidak. Aku belum berkemas.
Paul, kita dapat apa terakhir kali memancing di sana?
Hiu.
Benar. Kau ingat itu!
- Ya. - Lengan Buster hampir digigit.
- Sayang, kini Big Red mendatangimu. - Alec.
Tinggalkan semua kekhawatiran itu, Sayang.
Apa aku bilang betapa cantiknya kau pagi ini?
Karena aku terus memikirkanmu.
Pujian tak akan memberimu apa-apa.
- Ayo turun sedikit. - Tidak! Kau…
Paw-Paw, ayo. Kau mau istirahat dan bersantai, 'kan?
Ya, masa bodoh. Aku akan ikut. Ya.
- Kau dengar dia. Ayo. - Aku ikut.
Kereta keluarga Murdaugh akan berangkat!
Ayo, Big Red! Saatnya berangkat!
- Go-Go, terima kasih untuk semuanya. - Kalian bersenang-senanglah.
Aku akan bawakan kerang.
Ayo, Mags. Jetnya menunggu kita.
Dah, Go-Go.
UNTUK GOODWILL
Satu, dua, tiga!
Jadi, Johnny Marvin menyerangku. Dia mabuk berat.
Tidak, aku berpikir bajingan itu akan menjegal kami.
Lalu tiba-tiba, sangat tiba-tiba,
Pete muncul naik ATV, dan bum! Dia menabrak bokongnya.
- Bokongnya juga besar. - Brooklynn tak mau dengar semua ini.
- Ayolah, kau ingat ini, 'kan? - Ya, karena kau ceritakan 1.800 kali.
Sedang kesal, ya?
Aku menceritakan sejarah keluarga ke Brooklynn.
- Apa Brooklynn ada di sini? - Diam, Bung.
Apa?
- Kau kencing di kolam? - Aku tak paham maksudmu.
Berengsek! Menjijikkan sekali! Sial.
- Kau sinting. - Tidak. Tunggu.
Ke sana dan bereskan, Sayang.
- Sial. - Kau tahu apa yang dia alami.
Aku tahu. Dia mengencingiku di kolam, Bu.
Buster, awasi saja dia akhir pekan ini, ya?
Ya, baiklah.
- Ini dia. - Asyik!
- Kita mulai! - Itu yang aku mau!
- Terima kasih banyak. - Letakkan saja di sana.
Aku punya sesuatu untukmu, Nona.
Silakan.
- Terima kasih. - Ayo, bersenang-senanglah.
Brooklynn, Scorpion Bowl ini
adalah tradisi keluarga Murdaugh.
Tak ada yang pergi dari sini sampai minuman ini habis.
- Apa isinya? - Habislah aku kalau kita tahu.
- Ayo berkumpul. Wanita dulu. - Baiklah.
Kita coba ini pada hitungan satu, dua, tiga… sedot!
Terus, ayo!
- Otak kita beku! - Otakku juga beku!
Alec juaranya!
Aku selalu menang!
- Baiklah, ini… - Apa?
Tidak, ini rencananya.
Besok pagi, kami, para pria, memancing di laut dalam.
Kalian, para wanita, buat diri cantik di spa.
Urusan pekerjaan, bukan?
Itu bisa menunggu.
Akhir pekan ini untuk keluarga.
Ya, benar.
Kau tahu? Kau secantik hari pertama kita bertemu.
Kau menggodaku, Richard Alexander Murdaugh?
- Kau tahu itu. - Ya…
- Masukkan dan pegang… - Ini dia!
Tidak!
- Sial! - Bum!
Sialan!
Semoga kau suka udang di dalam celanamu.
- Itu untuk ubur-uburnya! - Aku tertipu!
- Dia berhasil! - Ayah kena tipuan udang!
Kau benar-benar wanita yang baik!
- Menurutmu itu lucu? - Cari tahu yang mana udangnya?
Ya, benarkah?
Mau coba udang penis?
Tidak!
Tuhan, terima kasih atas rezeki yang akan kami terima ini.
Semoga Engkau menolong kami untuk makin mencintai-Mu setiap hari.
Tuhan, mohon berkati pasien-pasien Tony di rumah sakit.
Semoga Engkau cepat menyembuhkan mereka.
Mohon berkati Brian
yang akan memulai hari pertamanya bekerja di toko kelontong hari Senin.
Tuhan,
mohon berkati keluarga Murdaugh.
Biarkan mereka lepas dari semua masalah mereka sejenak
dan mohon kirimkan para malaikatmu, terutama untuk menjaga Paul.
Amin.
- Amin. - Amin.
Brooklynn kau pesankan apa? Pijat batu panas?
Ya dan pedikur.
- Astaga. Kau akan nikmati itu nanti. - Kau ikut, Bung?
Tidak kalau kau memakai rompi Clemson berwarna itu.
Diamlah. Hanya itu yang ada di toko.
Lihat. Memancing dengan anak-anakku. Kita seperti Tiga Musketir.
Musketir itu apa?
Itu tiga sahabat yang membawa senapan, yang berjuang habis-habisan.
- Pak Murdaugh, selamat datang. - Selamat datang juga untukmu.
- Tanda tangan surat izin ini. - Tentu akan kutandatangani.
Tapi dengar, kau tahu…
- Anak-Anak, kita siap? - Aku tak jadi ikut.
- Apa? - Ya, kalian bersenang-senanglah.
Ayolah, kita berlayar, minum bir. Pasti seru.
- Paul. - Kalian saja.
- Nanti kita ketemu lagi. - Paul, kembali kemari.
- Ada apa dengannya? - Entahlah.
Tapi aku harus memastikan dia baik-baik saja.
Jangan. Ini hari besar kita.
Dia bisa saja terlibat dalam masalah.
Jangan begini. Ayolah.
- Dia sudah dewasa. - Maaf.
- Tak butuh pengasuh. - Tangkap ikan yang besar.
Apa yang terjadi?
- Bersulang. - Bersulang.
Syukurlah. Akhirnya ada wanita yang bisa kuajak bicara.
Tapi aku tak tahu apa-apa tentang dirimu. Beri tahu aku.
Aku bersemangat untuk masuk sekolah hukum tahun ini.
Masih coba menentukan mau fokus studi apa.
Kau pernah memikirkan karier?
Aku pernah punya toko khusus wanita bernama Branches di kota,
tapi waktuku dengan anak-anak jadi sangat sedikit.
Aku harus mengorbankan banyak hal
agar mereka bisa tumbuh jadi pria seperti yang kuyakini.
Tapi melihat mereka bersinar,
pengorbanan untuk membawa mereka sampai ke situ, semuanya sepadan.
Bagaimana hubunganmu dan Buster secara fisik?
Ya, dia pria yang baik.
Bagus. Dia selalu jadi anak yang baik.
Aku khawatir mungkin eksimnya akan kumat.
Tidak. Sepertinya baik-baik saja.
Baiklah.
Boleh kuberi saran?
Senang menerimanya.
Para pria Murdaugh ini tangguh. Jadi, kau harus tangguh juga.
Margaret.
- Margaret. Bu Murdaugh? - Ya, maaf, itu aku.
Pasti waktunya untuk Rikshi-ku atau Rikshi-see-ku?
Entahlah, apa pun namanya.
Itu bagian dari "Paket Transformasi Penyembuhan"-ku.
- Baik. - Bagus sekali.
Baik, sampai jumpa di sisi lain. Makanlah kukisnya.
Bagus!
Ceritakanlah. Kalian sedang berdansa, lalu tiba-tiba kalian menghilang.
- Ya. - Enyahlah.
Tidak. Orang-orang berhak tahu. Kau diberi seks oral di kamar mandi?
- Ya. - Kau punya nomor teleponnya?
Giliranmu, Bung.
Kenapa pakai panggilan "bung" seperti itu?
Entahlah, itu cuma cara kami memanggil satu sama lain di tempat asalku.
Seperti "kawan" atau apalah.
Ya, tapi itu tak berarti apa pun.
- Aku akan pesan lagi untuk kita. - Ya, baik, Bung.
Hei. Pak.
Pak.
- Kau mau membicarakannya? - Tentang apa?
Kau sangat suka memancing.
Tak ada apa-apa.
Ya, tiga bir. Boleh ditagihkan ke kamarku.
Terima kasih, Pak.
Menyebalkan harus selalu mengkhawatirkanmu.
Aku mencoba membantu, jadi…
Sana colok-colok pacarmu. Kenapa kau masih di sini?
Aku menjagamu karena kau tak bisa menjaga dirimu sendiri.
Kita ke sini untuk bersenang-senang. Lakukan itu. Aku tak apa-apa.
Pergilah.
Menjadi saudaramu sangat membuat stres, Bung.
Terima kasih.
Hei!
TAK ADA TRANSFER MASUK
Kenapa lama sekali?
Kenapa, Nak?
Kau mau mencebur?
Takut?
Tak ada yang perlu ditakuti.
Kau hanya perlu memberanikan diri.
Coba saja dan rasakan sendiri.
Begini saja.
Bagaimana kalau aku berdiri di sini?
Itu membuatmu tenang?
Kau pasti bisa.
- Menurutmu begitu? - Aku yakin begitu.
Aku di sini. Aku akan menangkapmu.
Aku tak akan biarkan apa pun terjadi kepadamu. Aku janji.
Kau siap?
Baiklah, ayo lakukan.
Baik, satu,
dua,
tiga! Ayo, ya!
Bagus. Aku memegangmu.
- Aku berhasil! - Kau berhasil. Betul.
Ayah! Aku berhasil.
- Siapa ayahmu? - Brady!
Kau mencebur?
Anak itu sangat berani.
Anakmu berbakat alami.
Kau punya rencana untuk hari ini, Margaret?
Panggil saja Maggie.
Terima kasih sudah beri tahu.
Apa kau punya rencana, Maggie?
Baik, aku baru saja mengalirkan cahaya putih keemasan
melalui cakra mahkotamu, menyusuri tulang belakangmu,
untuk mengetahui bagaimana aliran energi dalam tubuhmu.
Aku tak merasakan energimu tertambat.
Aku tak merasakan kau ada di dalam tubuhmu.
Kau tahu semua itu dari menyentuh kepalaku.
Yang kudengar di sini
adalah kekecewaan.
Energi di sini,
rasanya seperti…
seperti kemarahan.
Kenapa aku marah?
Aku diminta untuk memintamu melihat secara menyeluruh.
- Melihat secara menyeluruh apa? - Bahwa kita semua sangat luas.
Kau sangat luas, Maggie.
Benarkah?
Ini hadiah untukmu.
Biduri Surya.
Batu ini menyalurkan kekuatan pribadi
dan memperluas kesadaran.
Aku merasa membuka sebuah kandang,
seolah kau pernah di dalamnya.
Itu seperti kandang untuk membawa hewan,
tapi pintunya tak pernah terkunci.
Kau selalu bisa bebas.
Kau mau cicip?
Tidak, terima kasih.
Kau mau yang lain?
- Tidak. - Ayolah.
Istriku boleh minta apa saja.
- Tensi Ibu terlalu tinggi. - Udaranya panas hari ini, Sayang.
Ibu sudah buat janji temu dengan dokter jantung di Charleston itu?
Tarifnya sangat mahal. Sepertinya tak sepadan.
Kukira Bu Maggie bilang dia yang akan membayar.
Mereka punya banyak masalah.
Lagi pula, kau tahu mereka seperti apa.
Bu, penyakit ini tak bisa sembuh sendiri.
Ya?
Hei, Ibu bisa mengurus diri Ibu sendiri.
Mengerti?
Bersulang.
- Makan malam kalian menyenangkan? - Sangat menyenangkan.
Ya.
Kau…
Ajak Brooklynn ke… Apa namanya?
- Katsuya. - Katsuya.
Ya, dia suka susyi.
Ayah tak pernah mengerti orang bisa makan ikan mentah.
- Ya. - Lihat di sana, Bung.
Ayah ingin tahu masalah apa yang akan mereka buat malam ini.
- Abaikan gadis berbaju biru itu. - Kita berdua harus abaikan.
Paul ikut makan malam?
Tidak, dia pergi.
- Benarkah? - Ya, entah dia di mana.
Ayah selalu gagal dengan anak itu.
Ayolah, Ayah sudah melakukan banyak hal, bukan?
Paul…
- Begitulah Paul. - Ya.
Tetap saja Ayah berharap…
Entahlah.
Kau bersenang-senang?
- Liburan kita menyenangkan. - Bagus.
Aku beruntung kalau kelak bisa begini untuk keluargaku.
Ayolah, kau layak mendapatkannya. Sungguh.
Masuk sekolah hukum seperti itu, meneruskan tradisi keluarga.
Ayah bangga kepadamu, Buster.
Makasih.
Ayo.
Ayo.
Naiklah ke kamarmu dan buat kekasihmu senang.
- Aku masih mau minum. - Pergilah. Dia menunggumu.
Baiklah. Aku sayang Ayah.
Ayah juga sayang kau, Nak.
- Sampai jumpa besok pagi. - Ya, pasti.
- Hai. - Hai.
Aku pesan reposado pakai es, dengan irisan jeruk, kalau ada.
- Baik, Bu. - Terima kasih.
Setidaknya ada tequila yang enak di sini.
- Terima kasih. - Sama-sama.
Aku benci tempat seperti ini.
Aku juga.
Beberapa teman wanitaku ingin liburan akhir pekan.
Kurasa tempat ini tenang,
tapi aku berharap kami bisa lebih banyak bertualang.
Kau sering bepergian?
Ya, dulu, untuk kerja.
Aku merindukannya.
- Apa pekerjaanmu? - Dokter jantung anak di Chicago.
Saat usia 30-an, bekerja untuk Doctors Without Borders.
Membawaku ke seluruh dunia.
Itu pasti berat bagi keluargamu.
Kubawa putriku ke mana pun aku pergi.
Bagaimana perasaan suamimu soal itu?
Aku belum pernah menikah.
Aku mengadopsi Sophie saat dia masih bayi.
Sejak saat itu, hanya kami berdua.
- Maaf, aku berasumsi. - Tenang saja. Tak apa-apa.
Jadi, kenapa kau tak pernah menikah?
Belum ada orang yang membuatku ingin menghabiskan waktu itu bersamanya.
Bagaimana denganmu? Kau sudah menikah?
Tidak, aku sudah bercerai.
Selamat.
Punya anak?
Tak ada anak.
Apa pekerjaanmu?
Aku arsitek lanskap.
Tahun lalu aku setahun penuh di Atlanta, ada pekerjaan besar.
Saudariku bilang, "Kau butuh rehat."
Jadi, dia memberiku kejutan akhir pekan ini.
- Dia baik sekali. - Ya.
Tapi sejujurnya, aku lebih suka berada di rumah pantaiku dengan anjingku.
Itu satu-satunya tempat aku bisa merasa santai.
Menjadi diriku sendiri.
Kedengarannya menyenangkan.
Hidup tidak sempurna,
tapi menyenangkan.
Itu membuatku bahagia.
Aneh bagaimana semua itu bisa terjadi, bukan?
Tak ada yang sesuai dengan dugaan saat kita masih muda.
Jelas tidak.
Oh, ya. Aku Sara.
Aku Margaret.
- Bersulang. - Bersulang.
- Australia berengsek. - Ayo.
Bersulang.
Hei, Nona-Nona, orang ini yang traktir.
Hei, rekam video.
- Bersama teman baru kami. - Orang ini jagoan.
Sudah minum banyak tequila, tapi dia masih berdiri.
Lucu sekali.
- Kau tahu apa yang lucu? - Apa itu?
- Pukul wajahku. - Kau membuatku tertawa.
Serius. Lakukanlah. Pukul wajahku.
- Kami tak mau melukaimu. - Ayo, Pengecut.
- Pukul wajahku! - Hei, tenang.
- Kau orang Australia pengecut. - Hentikan.
Berengsek.
Hanya itu kemampuanmu, Pengecut? Ayo.
Kumohon.
Ayo pergi dari sini.
Terima kasih, Bung.
Terima kasih.
- Boleh kutraktir minum? - Apa?
Aku bilang, aku mau mentraktirmu sampanye.
- Tak usah, terima kasih. - Ya?
- Kuambilkan sebotol. - Tak perlu.
- Menginap di sini? - Maaf, aku tak bisa dengar.
Kubilang, kau buka kamar di sini? Kau menginap di hotel ini?
Kurasa kau salah tempat.
- Ayo, mari kita… - Tidak.
- Tidak mau? - Tidak usah.
Aku tahu kau belum tidur, Sayang.
Aku tahu kau belum tidur, Sayang.
Kau mau bermain sebentar?
- Ya. - Ya.
Ayo. Aku mau kau…
- Aku mau… Kau merasakan itu? - Ya.
Semuanya milikmu, Sayang. Semuanya milikmu.
- Aku… Kau mau bercinta denganku? - Ya.
- Kau mau? Yakin? - Ya.
- Aku mau bercinta sepuasnya. - Ya.
- Aku mau bercinta sepuasnya. - Ya.
- Ya, begitu. - Seperti ini, Bu.
Ya.
Sial.
Sial. Ya. Luar biasa.
Kita masih hebat, Sayang. Kita masih hebat.
Ya, luar biasa.
Aku mencintaimu, Sayang.
- Halo? - Go-Go.
Paul?
Kau baik-baik saja, Sayang?
Go-Go, seperti apa rasanya di neraka?
Sayang, ini sudah larut malam.
Menurutmu di sana sangat menyakitkan?
Aku…
Tuhan mengampunimu.
Sungguh.
Tidak.
Dia tidak mengampuniku.
Kau terima kasih-Nya dalam hatimu, Dia akan menjagamu.
Kurasa aku tak punya hati.
Kau menyayangiku, Sayang. Aku tahu kau menyayangiku.
Tuhan juga melihatnya. Dia melihatmu setiap hari.
Mengerti?
Jadi, kau harus membiarkan-Nya masuk, jadi Dia akan menjagamu.
Sungguh?
Sungguh.
Baiklah.
Baiklah.
Ibu mau kau tersenyum lebar kepada para pelanggan.
Jangan isi kantongnya terlalu berat sampai sulit dibawa orang.
Ibu buatkan kau bologna dan keju, ekstra acar, seperti yang kau suka.
Terima kasih, Ibu.
Hari pertamamu akan hebat, Sayang.
Ibu tahu itu.
Sayang, kau yakin tak mau Ibu ambilkan es?
Memar itu tak membaik.
- Aku tak apa. - Aku harus menelepon Bruce.
Kau yakin itu tak apa-apa? Ibu bisa ambilkan es.
Kubilang aku baik-baik saja.
SEDANG DIPROSES $750.000.
BANK PALMETTO TRANSFER BARU $792.000
Kau sudah periksa rekeningnya?
Kau ambil untuk membayar kartu kredit.
Tinggalkan sisanya untuk rekening Forge.
Baik, kau tahu itu.
Kita hanya harus memercayai keajaiban Big Red, Bung.
Pasti. Sampai jumpa segera.
Ting, ting, ting.
Ayah ingin bersulang.
Ini makanan terakhir liburan keluarga Murdaugh untuk tahun 2019.
Semoga kalian semua menikmatinya.
Brooklynn, senang bisa mengenalmu, Sayang.
Semoga kau tahu kami semua menyayangimu.
Buster, Ayah tahu kau akan terus membuat kami bangga.
Dia mungkin jadi siswa terbaik di kelasnya.
Kuharap begitu.
Untuk istriku, Maggie-ku. Aku mencintaimu, Sayang.
Kau adalah wanita tercantik
dan impian pria tua sepertiku.
Untuk Paw-Paw, kami menyayangimu, Nak.
Sungguh.
Semoga kita bisa melewati badai ini.
- Bersulang. - Bersulang.
- Ayo, kemari. - Setuju.
Bung, ini untukmu.
Menyingkir dariku!
Astaga. Tenang.
- Kau baik-baik saja? - Ya.
Apa masalahmu sekarang?
Ini terlalu menyenangkan untukmu, Bung?
Kau tak bisa bersenang-senang, kecuali kau menghancurkan orang lain?
Persetan denganmu.
- Persetan denganmu! - Hei.
Tidak. Kau tahu berapa biaya untuk semua ini?
Seberapa keras Ayah bekerja agar kau bisa bepergian?
Aku tak minta ke sini!
Kau tinggal duduk, bersantai, dan menikmatinya, tapi tidak.
Kau harus jadi pengecut. Andai sebentar saja
kami semua lupa kalau kau manusia yang sangat rusak.
Kalau aku sangat rusak, kenapa Ayah memberiku kunci kapal?
Maksudmu ini salah Ayah, Berengsek?
- Alec, itu kecelakaan. - Tidak, kemari, Pengecut.
Katakan langsung.
- Kemarilah. - Ini bukan salah siapa-siapa.
- Itu kecelakaan. - Ibu sama buruknya dengan Ayah.
Apa maksudmu?
Ibu mau berlagak tak terjadi apa-apa.
Sayang, kami semua di pihakmu. Kami berusaha mengerti.
- Ibu tak mau mengerti. - Ibu cemas semalaman.
Ibu hanya memedulikan pendapat teman-teman Ibu.
Sudahlah. Kau mempermalukan kami.
Sungguh? Apa aku mempermalukanmu? Siapa yang menunjukmu jadi presiden?
Bukan hanya kau di keluarga ini.
Jangan bicara tentang keluarga. Kau tak pernah ada.
Kau tahu bagaimana rasanya bersama mereka berdua
saat kau tak ada? Sekacau apa itu?
Kau benar. Aku tak peduli denganmu karena kau tak peduli denganku.
Sayang, kau sudah melalui banyak hal.
Ayah dan Ibu akan memastikan kesalahpahaman ini berakhir.
- Tapi itu butuh waktu. - Astaga. Apa kesalahpahamannya, Bu?
Akulah penyebab Mallory meninggal.
Mengerti?
Mengerti?
Itu tak akan bisa dihapus karena itulah yang terjadi.
Itulah aku sekarang.
Semoga keluargamu senang selama menginap di sini.
Kami sangat senang.
Tagihkan ke sini.
Gabriel Alvarez ponsel
Sebentar.
Gabriel, apa kabar?
Maaf tak menghubungimu lebih cepat. Aku sedang ada bisnis di luar kota.
Belum. Pembayarannya belum masuk rekening.
Aku tahu. Perusahaan asuransi ini sangat lamban.
Jangan khawatir, ya? Aku akan terus memantaunya.
Baik, tapi dengarkan.
Aku tahu kau sangat butuh uang itu.
d/b/a PT Forge - 68.588.,00 Saldo 0,00
Aku selalu memikirkanmu dan Bu Luna. Ingat itu, ya?
Ya.
Pasti. Aku akan mengabarimu begitu uangnya masuk.
- Selamat pagi. - Selamat pagi. Lihat sepatu baruku.
- Bagaimana menurutmu? - Aku suka sepatu itu.
Kubeli pagi ini di toko suvenir. Aku mau coba hal baru.
Kalian siap? Muat semua barang ke mobil.
Kalian sudah berfoto?
- Kita pergi saja, Alec. - Tidak.
Ibu suka buat foto keluarga di akhir setiap liburan.
- Ayo, Paw-Paw. Berdiri. - Ayo.
Ayo, Brooklynn. Kita berfoto.
- Ayo, Semuanya. - Ayo, Bung.
- Bisa foto kami semua? - Satu foto saja. Ayo.
Hei, Kawan. Bisa ambil foto untuk kami?
Ayo, Paw-Paw, kemari dan berfoto dengan ibumu.
- Ayo. - Brooklynn, ayolah.
- Kemari. - Kau yakin?
Tentu, kami mau kau ikut berfoto.
Baiklah. Kita siap sekarang?
Semuanya bilang, "Kokomo."
Kokomo!
Hei, Go-Go.
Pak Alec, bagaimana liburannya?
Kami bersenang-senang, Go. Sungguh.
Itu…
Kalau aku memang harus bilang…
Kami mungkin terlalu bersenang-senang,
kalau kau mengerti maksudku.
- Kurasa aku tahu seperti apa. - Ya, pasti.
Ya.
Dengar, Go, kami sampai rumah larut malam.
Aku terlalu lelah untuk mengangkat koper.
Kau tak keberatan menurunkannya dari trukku?
- Bantu aku berangkat lebih cepat. - Tentu.
Baik, aku pergi.
Hei, Go. Kurasa Maggie punya sesuatu untukmu.
Sebaiknya lihat ada apa di meja.
AYAT HARI INI
Jika kau setia kepada-Ku, patuhilah perintah-Ku.
"Tuntunlah anak di jalan yang benar agar ketika dewasa
dia tidak menyimpang ke jalan yang salah."
Itu benar.
- Hei. - Hei.
- Rupanya Mark, si pemburu hebat. - Bagaimana kabarmu?
- Apa kabar, Bung? - Baik.
Kau mau tako wafel?
- Tidak. - Ayolah, aku memaksa.
Aku berusaha menjaga kesehatanku.
Sayang sekali.
- Bawa saus ekstra? - Ya.
Ingat saat kita berburu dengan anak-anak Lambert?
Adiknya menembak kaki kakaknya dengan senapan 10/22 ayahku.
- Aku masih berpikir jalannya aneh. - Tiap ketemu kutawari menggendongnya.
- Tidak benar! - Benar.
Untungnya dia menolak. Badannya besar.
Kenapa kau kemari, Mark?
Kau dengar aku mewakili Renee dan Phillip Beach.
Ya, aku dengar itu.
Kuberi tahu, aku sangat senang mendengar
mereka diwakili oleh pengacara yang baik sepertimu.
Terima kasih.
Keluarga Beach merasa Mallory punya masa depan yang panjang.
Memang betul.
Maaf, tapi mereka memutuskan menggugat.
Ada petugas panggilan menunggu di luar.
Kupikir kau mau menyelesaikan sarapanmu.
- Kau baik sekali. - Aku bisa itu saja.
Kuhargai itu. Tapi tak perlu minta maaf.
- Kita akan selesaikan semua ini. - Bagus.
Aku akan menunggu untuk membahas penyelesaian begitu kau siap.
Silakan menikmati tako itu.
Ibu!
Go-Go jatuh!
Diterjemahkan oleh Wienda Sari Wihanda
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.