Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
BADAN PERFILMAN, MEDIA PERS, RADIO & TV CINA
DREAM AUTHOR PICTURES
HUAYI BROTHERS FILM DISTRIBUTION
TENCENT PENGUIN PICTURES
terjemahan broth3rmax
DIADAPTASI DARI NOVEL KARYA TIAN XIA BA CHANG "GUI CHUI DENG, ZHI YUN NAN CHONG GU"
Seribu tahun lalu,
Puteri Jingjue membuat sebuah hukuman kejam
untuk menundukkan rakyatnya.
Siapapun yang mencoba menentang ataupun mendekatinya
akan dikutuk dengan tanda ini di punggungnya.
Pada akhirnya, mereka akan mati dalam kengerian.
Dan yang lebih kejam lagi,
kutukan itu diwariskan dari generasi ke generasi selanjutnya.
Maka seribu tahun kemudian,
siapapun yang kena kutukan akan mencari 2 benda ini.
Pahatan Tulang Naga Langit dan Bola Mu Chen.
Menurut legenda, bila kedua benda ini digabungkan,
kutukan itu akan terangkat.
Bagian kedua Pahatan Tulang Naga Langit
menggambarkan cara menemukan Bola Muchen.
"Di bawah kubah langit, Selatan awan warna-warni."
"Suatu puncak tempat naga bersembunyi. Sebuah gunung tempat ular melingkar."
"Sebuah jalan kristal menuju tempat rahasia. Makam yang ada gua airnya."
"Di bawah kubah langit, Selatan awan warna-warni"
artinya Yunnan.
"Suatu puncak tempat naga bersembunyi. Sebuah gunung tempat ular melingkar"
itu menunjuk tempat tertentu.
"Sebuah jalan kristal menuju tempat rahasia. Musim semi tempat semua kehidupan kembali."
Kalian sebaiknya
memastikan gambaran pemandangan ini saat sampai di Yunnan.
Dimana Gold-Tooth dan Fatty?
Mereka
sedang menjajakan barang antik.
Mohon semuanya harap tenang! Dengarkan aku!
Kami pastinya punya Pahatan Tulang Naga Langit.
Ya betul. / Hanya saja tak baik bagi kami
menunjukkannya pada kalian sekarang.
Dengar! Dengar! Kenapa tak baik?
Betul 'kan?
Hey brengsek!
Apa kalian pikir aku tak akan menghajar kalian
jika tak menunjukkannya pada kami?
Coba dan lihat saja nanti.
Persetan kalian!
Brengsek!
Akan kubunuh kau!
Siapa? Minggir!
Hey, Fatty!
Persetan kalian! / Ayo siapa berani?
Jangan ada yang bergerak!
Berhenti! Tn. Zhou datang!
Siapa?
Tn. Zhou.
Tn. Zhou.
Ayah.
Fatty. / Ya?
Gold-Tooth. / Ya?
Tunjukkan punggung kalian pada mereka.
Tanda ini dinamakan Kutukan Mata-Hantu.
Sama seperti kanker.
Siapapun yang punya tanda ini
hidupnya tak lebih dari 40 tahun.
Mereka hanya sekelompok anak muda,
yang tak ada kaitannya dengan apapun,
namun demi menyelamatkan seorang teman
dari penderitaan kutukan itu,
mereka menyatukan keberaniannya
dan pergi ke Punggung Bukit Naga.
Ketika mereka sampai, mereka menghadapi ratusan manusia berwajah laba-laba,
dan ribuan srigala bermata merah.
Bunuh mereka! / Bunuh!
Selain kedua pemuda ini,
Hu Bayi juga bersama mereka saat itu,
Profesor, Shirley Yang
dan putriku, Linglong...
tak ada lagi yang selamat.
Jadi sekarang kalian mengerti?
Pahatan Tulang Naga Langit
bukan untuk dijual.
Itu untuk menyelamatkan banyak nyawa.
Semuanya ada 8 kalimat.
Aku hanya menerjemahkan 5 kalimat awal.
3 kalimat terakhir
harus diterjemahkan oleh orang ahli.
Selain dirimu, aku tak kepikiran orang lain lagi.
Mungkin, ada orang yang bisa membantu kita.
Shirley.
Aku ada berita baik.
Tn. Zhou telah menemukan seseorang.
Namanya Chen Yulou.
Semua orang memanggilnya Si Buta Chen.
30 tahun lalu, di memimpin sekelompok pria
masuk ke Makam Xianwang di Yunnan.
Kami tak tahu penyebabnya,
namun hanya Si Buta Chen yang kembali selamat,
kedua matanya buta, dan benar-benar gila.
Setelah itu, dia dibawa ke rumah sakit jiwa.
Sayang, kau cantik sekali.
Ibu sangat mencintaimu.
Jangan gerak.
Ini dia Chen Yulou.
Kau datang.
Apa dia... benar-benar buta?
Ya.
Halo guru. Kami banyak mendengar tentangmu.
Kami temannya Tn. Zhou.
Kami mengunjungimu hari ini...
Tak perlu formal begitu.
Halo
nona.
Denyut jantungmu terasa lembut.
Kamu anak yang patuh
dan cermat.
Kamu pasti
keturunan Sekte Banshan.
Anak muda.
Bagus sekali.
Kau begitu kuat, terhubung dengan Langit dan Bumi.
Aku suka kepribadianmu.
Kecuali kalau aku keliru,
kau pasti keturunan si Mojin legendaris.
Kau benar. / Oh maaf.
Kedua pria ini, tolong keluar.
Hari ini,
aku hanya ingin bicara dengan gadis ini.
Nona muda,
aku suka memegang tanganmu.
Kuharap kau tak keberatan.
Apa artinya "Selatan awan warna-warni"
"Puncak tempat naga bersembunyi"?
Kamu sudah tahu soal itu.
Lalu artinya "Jalan kristal menuju tempat rahasia"?
Apa kau sudah punya pacar?
Pria yang tadi disini, dia baik.
Kalian berdua nampaknya jiwa yang serasi.
Tapi, karena kepribadian kalian
kalian belum
berjodoh.
Sungguh memalukan!
Guru, tolong jangan ngelantur.
Aku sedang fokus.
Apa artinya "Musim semi tempat semua kehidupan kembali"?
Pria itu
bisa membuat darahmu bergejolak.
Kemudian, membuatmu bagai melayang di udara.
Aku bertanya padamu.
Perasaan itu akan menyebar ke setiap inci tubuhmu.
Dengan begitu, hidupmu akhirnya akan berarti.
Kuingin tahu cara menemukan Bola Mu Chen.
Kau tak pernah bisa menemukan Bola Mu Chen!
Karena kau tak akan bisa melewati gunung itu!
Gunung yang mana?
Kau hanya manusia.
Manusia hanya melihat sebuah gunung.
Tapi gunung sama seperti kita.
Gunung itu hidup.
Usia manusia paling lama cuma 80 tahun.
Tapi gunung
hidup 100.000 tahun.
Tidur semalam membutuhkan 2000 tahun.
Butuh waktu 800 tahun hanya untuk bangun.
Bagaimana manusia biasa seperti kita
bisa melihat dalam ruang dan waktu?
Bagaimanapun juga, kami harus menemukan Bola Mu Chen.
Baiklah.
Aku capek.
Aku harus istirahat.
Tapi sebelum kau pergi,
aku harus katakan satu hal.
Tolong katakan.
Pria itu,
kamu harus bercinta dengannya.
Maka hidupmu bisa lebih menarik.
Itu
hal terakhir yang ingin kukatakan padamu.
Nona, saat darahmu mulai bergejolak,
dan hasratmu memuncak,
kau akan tahu maksudku.
Kau dulu juga berani mencari-cari Bola Mu Chen itu.
Tapi kau sekarang sembunyi di rumah sakit jiwa ini
karena kau takut dan putus asa.
Kau takut pada bola itu 'kan?
Pokoknya,
kami akan mencarinya. Meski kami mati terbakar
atau jadi buta sepertimu.
Kau mau lihat mataku?
Lihat!
Jangan pernah menatap matanya.
Jangan pernah menatap matanya.
MOJIN: LEMBAH CACING
Biar kulihat.
10 kilometer dari sini
Gunung Naga Sembunyi.
Linglong, fotokan kami.
Baik.
Lihat aku.
1, 2, 3.
Dasar bloon.
Semua tak apa-apa?
Apa yang terjadi?
Hanya setengah meter jaraknya.
Ini ilmu sihir di Yunnan yang disebut "Chungshu".
Sihir ini memakai mayat manusia dan binatang yang makankan pada serangga.
Menjijikkan!
Ada medan magnet kuat disini.
Kita pasti sudah dekat dengan makam Xianwang.
Bayi.
Caiyun.
Apa ini?
Aku beberapa tahun berada di Yunnan saat ikut militer.
Dan aku berteman dengan Caiyun.
Jadi saat itu kau masih kecil.
Bayi,
munimlah teh.
Terima kasih. / Silahkan.
Silahkan minum tehnya. / Terima kasih.
Aku menanam ini sendiri. Cobalah.
Anggap saja rumah sendiri.
Caiyun,
apa ada jalan lewat air menuju Gunung Naga Sembunyi?
Hanya satu jalan tersembunyi dekat sini
yang sudah lama tak terpakai.
Kau tahu jalannya?
Kongque bisa mengantar kalian ke sana.
Tapi sangat berbahaya di Gunung Naga Sembunyi.
Kalian harus berhati-hati.
Jangan khawatir. / Bayi!
Kau membohongiku. Kamu lama sekali kembalinya.
Kongque, tak sopan begitu.
Kau harus jadi pemandu mereka besok.
Bagaimanapun, jangan sampai tersesat.
Tak masalah.
Biar kuperkenalkan semuanya.
Ini Kongque, putrinya Caiyun.
Dia ini ...anuku... / Bayi!
Pohon kecil yang kita tanam sudah tumbuh.
Ayo kutunjukkan!
Ayo.
"Pohon kecil yang kita tanam sudah tumbuh."
"Ayo kutunjukkan!"
Siapa? / Aku, Bayi.
Kau mau apa? / Kubawakan pengusir nyamuk.
Banyak nyamuknya disini.
Pakai ini, kau pasti tidur nyenyak.
Terima kasih.
Sebenarnya...
Cepatlah, Fatty!
Tunggu aku!
Indahnya! / Linglong! Pelan-pelan!
Pelan-pelan!
Kongque!
Linglong! Biar kutangkapkan untukmu.
Kamu bisa?
Ya Tuhan!
Profesor, coba lihat ini!
Hati-hati!
Ini bukanlah kunang-kunang biasa (firefly). Tapi "kunang api" (Flamefly).
Siapapun yang menyentuhnya, manusia ataupun hewan,
bisa langsung mati terbakar.
Apa itu? / Ini raja Kunang-api.
Pemimpin semua Kunang-api.
Tak peduli kapanpun,
setelah mereka mencium aroma rajanya
mereka akan segera mendekatinya.
Fatty, lihat!
Kunang-api-nya tak punya mata, cuma mencium aroma.
Jika botol ini ditutup, mereka tak tahu rajanya dimana.
Shirley.
Jika suatu saat rajanya terbakar,
setiap Kunang-api lainnya akan datang mendekatinya dan terbakar bersamanya.
Mereka lebih setia dari anjing.
Nih.
Linglong, lari.
Terima kasih!
Tunggu aku!
Lebih kencang, Fatty! / Pelan-pelan.
Tunggu aku, Linglong!
Fatty, ayo lewat situ.
Indah sekali!
Shirley!
Fatty, kau cobalah!
Pelan-pelan, tunggu aku!
Fatty!
Berikan padaku! Sekarang giliranku!
Nih. / Luar biasa.
Bagus sekali! / Kau mau kemana?
Di Gunung Ular Melingkar,
Dewa tingginya ribuan kaki,
melindungi mahkota raja.
Kekasihku masuk ke gunung untuk mengusir iblis.
Aku menemani kekasihku ke tepian sungai.
Dia pergi dari sana.
Tak pernah kembali.
Sulit bertemu kembali.
Kuingin membuatkan sepatu untuk kekasihku,
agar dia bisa berjalan ribuan mil.
Rintik hujan yang hangat.
Cahaya bulan yang dingin.
Namun aku tak pernah melihat lagi
baju putih kekasihku.
Di bawah gunung tempat ular melingkar,
aku terus menatap kembalinya kekasihku.
Air sungai bergemericik,
bagai tahun-tahun yang berlalu.
Bayi dan Shirley berdiri di lapangan.
Ciuman!
broth3rmax
Arah situ.
Lebih keras lagi!
Rakit bambu ini sudah disini beberapa tahun.
Aku tak tahu apa masih bisa mengapung.
Tak usah cemas. Cuma perlu dikencangkan saja.
Bayi, hati-hati ya.
Jangan khawatir, segeralah pulang.
Ingat,
ada gas beracun di tebing nanti malam.
Kalian harus ke tempat lebih tinggi agar bisa bermalam.
Kudengar di kedalaman tebing,
ada pulau mengambang tinggi di udara.
Jika kalian beruntung menemukannya disitu paling aman untuk bermalam.
Ya aku paham. Kamu lebih cerewet dari ibumu.
Aku sungguh sedih meninggalkan hotel. Kunang-api-nya itu menyenangkan.
Tak bisa kupercaya kau mencurinya!
Aku tak mencuri.
Cuma meminjam beberapa hari. Nanti kukembalikan padanya
saat kita kembali ke hotel.
Selain itu, aku membawanya agar kamu bahagia.
Berikan padaku.
Sini berikan!
Dengar, aku akan bawakan buatmu. Saat kamu mau main sama ini,
nanti akan kuberikan.
Hey, apa batu-batu bercahaya ini sangat berharga?
Itu bukan batu, tapi "lumut cahaya".
Sejenis bunga kadal-kecil
yang hidup di bawah sungai.
Profesor, medan magnetnya sungguh kuat.
Kita tak tahu ke arah mana kita berjalan.
Maju lurus saja.
Ikan kecil.
Wow.
Hati-hati.
Itu ikan viper gigi-tajam.
Sejenis ikan pemakan manusia.
Mereka bisa ganas saat mencium darah.
Kau tak apa-apa? / Ya, semuanya hati-hati.
Kamu yang hati-hati!
Merunduk!
Linglong!
Fatty!
Fatty! / Fatty!
Cepat!
Cepat!
Kau ini bodoh ya?
Ikannya banyak sekali!
Bayi, lakukan sesuatu!
Profesor! / Gold Tooth!
Bayi! Kita hampir kehabisan minyak.
Linglong! Berikan bomnya!
Fatty!
Semuanya berlindung!
Pegangan!
Pegangan!
Linglong! Pegangan erat!
Gold Tooth, ayo!
Kecebur dimana kita ini?
Jangan takut, Linglong.
Hati-hati. / Mereka bertiga apa baik-baik saja?
Kurasa ya.
Kita harus segera cari mereka.
Kurasa mereka ini para pekerja yang membangun Makam Xianwang.
Awalnya mereka pakai rantai ini untuk meloloskan diri
namun mereka tak bisa lolos dari bahayanya makam Xianwang.
Bukankah ini bahasa Guidong?
Sepertinya Xianwang itu muridnya Puteri Jingjue.
Para pekerja memohon diampuni nyawanya,
tapi malah masuk ke lubang neraka.
Ini tak berfungsi.
Siapkan aba-aba tembakan!
Jika mereka sudah meninggalkan goa itu
mereka pasti bisa melihatnya.
Linglong!
Linglong! / Fatty!
Lari!
Ayo bangun!
Bayi!
Tembakkan aba-aba sinyal!
Nona Shirley.
Bayi!
Shirley! Cepat cari Profesor!
Cepat!
Profesor!
Bayi! / Profesor! Kau tak apa-apa?
Aku baik-baik saja. Apa tadi itu kadal?
Aku tak pernah melihatnya.
Aku tahu binatang itu pendengarannya tajam
tapi tak bisa melihat apapun lebih dari 3 meter.
Kau mengagetkan saja! / Kau dari mana saja?
Sudahlah!
Kau tak apa-apa? / Ya.
Lari!
Lompat!
Linglong! Sini!
Maafkan aku.
Menyingkir!
Mereka takut suara petir! Ikuti aku!
Bayi!
Gold Tooth! Lihat itu.
Pulau mengambang itu memang ada!
Ayo!
Bagaimana cara kita melewatinya?
Kita akan manfaatkan petir untuk bisa melewati kadal.
Profesor, bagaimana caranya?
Kecepatan rata-rata suara 340 meter per detik.
Berdasarkan ketinggian awan,
dan perkiraan jarak serta kelembaban udara,
waktunya kira-kira 3-7 detik
antara kilat dan petir.
Dan petir paling lama kira-kira 5-12 detik.
Kenapa kau banyak sekali ngomong "kira-kira"?
Profesor, ini situasi yang mengancam nyawa! Apa kau tak bisa lebih pasti?
Perkiraan tak membantu kita!
Baik, tenanglah.
Berapa lama sebelum matahari terbenam?
40 menit. / Waktu kita mepet.
Dalam 40 menit, gas beracun akan memenuhi tebing ini.
Hanya inilah kesempatan kita. Jarak penglihatan kadal hanya 3 meter.
Kita pasti aman
jika tak bersuara. Bersiaplah jika kau melihat kilat,
lalu lari saat mendengar suara petir.
Kita harus bisa berlindung sebelum suara petir berhenti.
Ingat, kita tak sedang melawan gas beracun ataupun kadal,
tapi melawan waktu.
Lari!
Cepat! / Ayo!
Shirley, ikut aku!
Lari! / Diam!
Cepat lari!
Shirley, sekarang kesempatanmu.
Shirley,
berhati-hatilah!
Cepat!
Lari! Naik ke pulau apung!
Cepat!
Lari!
Lari!
Ayo lari!
Nona Shirley! / Ayo!
Bayi!
Pergilah!
Shirley!
Cepat! / Shirley!
Ayo cepetan!
Cepat, Bayi!
Bayi!
Bayi!
Cepat, Bayi!
Cepat, Bayi!
Cepat!
Bayi!
Bayi!
Bayi!
broth3rmax
Wow, indahnya!
Pemandangan yang indah, bukan? / Kenapa bisa begini pulau ini?
Bebatuan magnetik di tebing menciptakan siklus medan magnet.
Gunung ini sendiri suatu magnet besar.
Luar biasa!
Temperatur turun saat matahari terbenam,
disebabkan oleh air di awan mau berubah jadi hujan.
Maka pulau ini muncul.
Kawan-kawan! Inilah pulau mengambang yang diceritakan Kongque.
Keempat musim terjadi sehari disini.
Pagi hari, angin musim semi berhembus.
Siang hari, matahari musim panas naik.
Saat matahari terbenam, kalian akan rasakan udara kering musim gugur.
Lalu tengah malam, dingin dan bersalju.
Kita harus ke sini saat bulan madu.
Dasar bodoh.
โช Teman-temanku,
โช menyapa dari segala penjuru kota
โช Tak mematuhi dewa,
โช mendaki gunung pedang dan mencebur โช ke dalam lautan api
โช Rintangan dan bahaya, ayo sini
โช Kau tak bisa padamkan โช jiwa pemberani dalam hati kami
โช Iblis dan hantu, ayo sini
โช Kalian cuma hidangan yang dimakan โช bersama anggur
โช Tak akan berpisah,
โช teman-temanku,
โช Ajak jalan anjing-anjing kita โช saat kita menua sama-sama
โช Tak akan berpisah,
โช teman-temanku
โช Berpegangan tangan dari generasi ke generasi
Bayi, kita sudah lalui hari yang gila.
Ayo renang sama kami. / Kita sudah lalui hari yang melelahkan.
Apa kalian memang ingin berenang,
atau cuma ingin lihat cewek-cewek cantik? / Terserahlah, Bayi.
Kalau begitu tak usah ikut. / Yeah, tak usah ikut.
Ayo. / Ya.
Ayo, Profesor. / Aduh, tajam sekali.
Tempat ini luar biasa.
Andai aku bisa hidup lebih lama,
pasti terasa lebih baik.
Mengapa Profesor bilang begitu?
Seperti yang kau tahu,
Fatty, sangat mencintai Linglong.
Dan Linglong, perlahan menerima Fatty.
Nampaknya biasa saja antara dirimu dan Shirley.
Tapi sebenarnya,
kalian saling mengagumi.
Profesor berniat ngomong apa?
Mengenai diriku,
aku tak mau teruskan.
Mengapa tidak?
Setiap langkah itu berbahaya.
Kita bisa mati tiap detik kapan saja.
Orang tua kayak diriku dan Gold Tooth, kami tak peduli.
Namun kalian kaum muda.
Kalian harus hargai hidup.
Aku memang hargai hidup.
Itu sebabnya aku ingin hidup lebih lama.
Aku harus berusaha semampuku
untuk mendapatkan kembali hak hidup kami.
Tapi itu cuma angan-angan.
Setidaknya ada harapan.
Apakah tak ada kesempatan,
ataupun ada kesempatan 100%.
Bayi.
Bayi! Kemarilah!
Profesor, ayo gabung!
Profesor, ayo gabung!
Cepat!
Rasanya enak sekali. / Ya sebentar.
Ayo Bayi! / Ayolah!
Bersulang,
Profesor, aku sungguh yakin
bila besok kita akan beruntung.
Ayo Bayi!
Kuharap juga begitu.
Dingin sekali airnya. / Pasti mau musim dingin
setelah tengah malam.
Cepat, ayo kita keluar dari air.
Indah sekali!
Lautan bunga.
Ini tumbuh lusinan kilometer.
Bagaimana cara kita bisa turun?
Turun saja pakai ranting.
Jenis bunga apa ini?
Fatty, lihat! Bunganya mengkristal.
Jangan pegang. / Mengapa?
Itu "bunga tengkorak".
Bunganya transparan saat mekar,
lalu akan kehilangan warna saat mengering.
Tn. Liu.
Tn. Zhou.
Aku mau menemui seseorang.
Lari!
Ini Kepiting Maut dari Klan Huo.
Dia tak bisa merasakan sakit karena sistem syarafnya sudah dilepas dari tubuhnya.
Air danau menyembuhkannya. Bagaimanapun rasa sakitnya,
jika kepiting ini kembali ke danau,
dengan cepat akan sembuh.
Ada yang punya ide? / Biar aku mikir.
Tetap membentuk 5-bintang! Tetap waspada.
Berpencar!
Kelemahannya di perut, serang perutnya!
Gold Tooth!
Biar kuatasi!
Fatty!
Sekarang, Bayi!
Bayi!
Fatty!
Lari!
Linglong!
Kau tak apa-apa, Linglong?
Linglong.
Aku tak apa, cepat bantu mereka.
Tunggulah aku.
Gold Tooth!
Bawa ini!
Jangan biarkan dia mendekati danau!
Bayi!
Bayi!
Tarik lebih kuat lagi!
Linglong!
Linglong!
Linglong!
Ayo jawab, Linglong!
Linglong!
Bangun, Linglong!
Linglong!
Bangun, Linglong!
Kau tak apa-apa?
Linglong.
Sejak aku kecil,
aku selalu ingin menikah
dengan pria tinggi
dan ganteng.
Namun setelah menghabiskan waktu bersamamu,
Aku baru tahu bahwa
pria gendut yang bisa membuatku ketawa
juga sempurna bagiku.
Meski dia bukan pria yang paling ganteng,
dia selalu menyayangiku.
Sayangnya,
aku tak bisa hidup sampai hari itu tiba.
Tidak, kau pasti selamat! Kau bisa!
Fatty,
andai ada kehidupan selanjutnya,
kuharap kau tetap mengejarku juga di sana.
Bagaimana?
Linglong!
Linglong!
Linglong!
Linglong!
Linglong!
Tn. Chen,
bagaimana kabarmu?
Bagaimana kabar mereka?
Akan kuberitahu artinya kalimat ketujuh itu.
"Mereka yang tunduk akan selamat."
"Menyerah dan kau akan hidup."
Jadi mereka bisa kembali?
Apa mereka bersedia kembali?
Aliran air ini bersirkulasi.
Peti ini
akan membawa dia kembali ke pintu depan goa ini.
Mungkin dia bukanlah satu-satunya.
Aku sudah menjabarkan kalimat ketujuh.
"Mereka yang tunduk akan selamat."
"Menyerahlah kau akan hidup."
Apa berarti kita harus kembali?
Kau sudah berhasil sampai sejauh ini.
Namun kita berada di ujung tali kita.
Selangkah lagi maka kita akan terjatuh ke lubang neraka.
Kita manusia tak bisa mengalahkan dewa.
Menyerah sajalah.
Peti-peti itu adalah kesempatan terakhir kita yang diberi dewa.
Jika kita kembali,
apa kutukan ini akan terangkat?
Kita semua memiliki orangtua,
keluarga,
saudara dan saudari.
Mengapa kita tak kembali saja, minum bersama keluarga kita,
dan beristirahat?
Memang benar.
Hidup kita akan singkat.
Tapi di dunia ini
tak ada yang bisa lolos dari kematian.
Paling tidak kita bisa menikmati tahun-tahun yang tersisa.
Sebagai contoh, Linglong
andai dia bisa kembali lebih awal,
setidaknya dia bisa menikah.
Akulah yang menuntun kalian semua kemari.
Maaf.
Mari kita ambil suara.
Siapapun yang ingin berhenti,
boleh pergi sekarang.
Aku berhenti.
Burung tak bisa terbang melintasi lautan.
Bukan karena kurang keberanian.
Tapi karena burung tak bisa mencapai sisi lainnya.
Semuanya,
kuingin membawa pulang Linglong.
Bagaimana kalau kita kembali saja.
Bukan malah mati tanpa pemakaman
paling tidak di rumah
kita bisa dimakamkan di pemakaman besar.
Aku tak tahu mengapa aku ingin tetap lanjut.
Satu hal yang kutahu hanyalah
jika aku berhenti sekarang
aku masih bisa kembali suatu saat nanti.
Ini bukan kesalahan kita.
kita semua kena kutukan ini.
Ini seperti virus,
atau bencana.
Tapi mengapa kita tak bisa melawannya?
Aku hanya ingin menemui orang yang menciptakan kutukan ini.
Aku ingin bicara dengannya. Memintanya menghapus kutukan ini.
Itu saja.
Dia benar.
Kita semua punya orangtua yang membesarkan kita.
Jadi kita punya hak untuk hidup bebas,
dan keberanian untuk melindungi hidup kita sendiri.
Aku mengerti.
Jika aku lanjut,
aku bisa mati tiap detik kapanpun.
Namun aku lebih suka berakhir seperti ini.
Kuingin wanita yang mengutuk kita melihat
bila masih ada orang di Bumi ini yang bisa berdiri di hadapannya!
Semuanya,
semenjak memulai pencarian ini,
kita bagai menjadi saudara kandung.
Aku bisa mati tanpa penyesalan
mengetahui aku punya teman seperti kalian.
Bilang sama Si Buta Chen saat kalian kembali
tak ada istimewanya soal Gunung Naga Sembunyi.
Persetan dengan Gunung Naga Sembunyi.
Bayi!
Jaga diri kalian.
Aku berubah pikiran.
Aku ingin masuk gunung itu bersama kekasihku.
Tunggu.
Tn. Bayi, aku tak percaya yang kau katakan.
Tapi
aku sudah mempercayaimu sejak kecil.
Profesor,
semua yang kau katakan masuk akal.
Tapi bagi orang tak beradab seperti kami,
kami tak selalu percayai yang masuk diakal.
Kami mempercayai persaudaraan.
Jaga dirimu, Profesor.
Yang kuinginkan untuk semua orang hanyalah bisa hidup lebih lama.
Namun aku malah menjauhkan diriku sendiri.
Aku tak bisa pergi bersama kalian.
Aku akan menunggu kalian di pintu masuk.
Kita adalah teman.
Aku tak mau menyaksikan kalian mati.
Aku ada di pintu masuk
untuk membawa jenasah kalian pulang.
Pergilah!
instagram: @broth3rmax
Tangga tulang menuju Istana Emas.
Angin menggetarkan menara dewa
sembilan langit hitam.
Keajaiban istana langit ini
lebih dari yang orang bayangkan.
Namun sebenarnya
itu sebuah pintu masuk ke neraka!
Melintasi Jembatan Tiga Abad,
yang melambangkan 3 abad penderitaan Xiangwang.
Lalu terbuka Gerbang Dewa.
Pada saat kau menyentuh Batu Mu Chen itu,
tak ada lagi jalan kembali.
Bayi, ayo!
Mereka tak boleh menyentuhnya!
Manusia hanya melihat sebuah gunung.
Namun gunung itu sama seperti kita.
Gunung itu hidup.
Usia manusia paling lama 80 tahun.
Tapi gunung
hidup 100.000 tahun.
Tidur semalaman
butuh waktu 2000 tahun.
Butuh waktu 800 tahun
untuk bangun kembali.
Bagaimana manusia biasa seperti kita
bisa melihat ke dalam ruang dan waktu?
Lari!
Jangan menatap matanya.
Jangan pernah menatap matanya!
Jangan pernah menatap matanya.
Sekarang mereka hanya punya satu cara.
Mereka yang tunduk akan selamat.
Mereka yang tunduk akan selamat.
Mereka yang tunduk akan selamat.
Mereka yang tunduk akan selamat.
Mereka yang tunduk akan selamat.
Aku tak akan tunduk!
Kita hanya manusia,
namun sampai kita mati, kita hanya berlutut pada orangtua kita.
Kau jelek sekali.
Dan napasmu bau sekali.
Fatty!
Mana botol Kunang-api itu?
Di situ!
Jika suatu saat rajanya terbakar,
tiap kunang-api lainnya akan mendekati dan terbakar bersamanya.
Mereka lebih setia dari anjing.
Sejuta semut bisa menelan seekor gajah.
Bayi!
Profesor! / Profesor!
Profesor!
Profesor! Jatuhkan, nanti kau bisa terbakar!
Lebih baik aku yang terbakar, dari pada kalian.
Profesor!
Raja ular!
Aku datang!
Profesor!
Profesor!
Profesor!
Ayo kita pergi.
Fatty, ayo pergi!
Bayi, lari! / Ayo pergi! Cepat!
Ayo!
Cepat! / Lebih cepat lagi!
Ayo!
facebook.com/broth3rmax
Di Gunung Ular Melingkar,
Dewa tinggi ribuan kaki melindungi mahkota raja
Kekasihku memasuki gunung untuk mengusir iblis
Aku menemani kekasihku di tepian sungai
Jangan menoleh. Jangan lupakan aku
Dia pergi dari sana, sulit untuk bertemu kembali
Kuingin membuatkan sepatu untuk kekasihku,
agar dia bisa berjalan ribuan mil
Profesor,
Linglong,
jagalah diri kalian.
Baiklah kawan-kawan.
Besok pagi, mari kita beraksi!
broth3rmax, 25 Pebruari 2019
no resync/re-upload/delete-credit broth3rmax, 25 Pebruari 2019
IG: @broth3rmax
facebook.com/broth3rmax
TAMAT
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.