All language subtitles for Last Samurai Standing e06 idcp

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali Download
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian Download
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian Download
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English Download
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian Download
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil) Download
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese Download
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese Download
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba Download
zu Zulu

Original subtitles

Tidak memuaskan.

Tidak memuaskan!

Kokushu si Pembunuh Manusia.

Aku belum cukup bersenang-senang.

Ayo bertarung sampai mati.

Pertarungan sudah usai.

Tapi kita adalah samurai.

Kita terus bertarung.

Ini berakhir terlalu cepat, ya?

Para bajingan dengan senapan dan meriam mereka ini.

Lihat itu.

Begitu saja sudah selesai.

Bahkan tak terasa seperti membunuh.

Sungguh senjata yang beradab.

Era pedang akan segera berakhir.

Pembunuh seperti kita tak lagi dibutuhkan.

Itu tak mengubah diri kita.

Kita akan selalu menjadi pembunuh.

Aku suka dengan caramu membunuh tadi.

Perlihatkan caramu melakukannya.

Kau sudah ingin melawanku?

Bunuh aku.

Jika kau tak membunuhku sekarang,

aku akan memburumu selama sisa hidupku.

Ini sudah berakhir.

Kita akan bertemu lagi. Kau dengar aku?

Kokushu si Pembunuh Manusia!

Era samurai sudah berakhir. Tetaplah di sini sampai kau mati.

Aku ingin bertarung…

Sungguh pemandangan yang menyedihkan, Bukotsu Kanjiya.

Kau menghilang sepuluh tahun lalu,

tiba-tiba muncul kembali untuk Pemberontakan Satsuma,

dan bahkan membunuh sekutumu sendiri.

Bagaimana kau menjalani hidup sejak saat itu?

Bagaimana aku menjalani hidup?

Aku sudah mati

selama ini.

Aku akan memberimu

satu kesempatan lagi untuk hidup sebagai samurai.

Apa?

SURAT KABAR HOKOKU DICARI PESERTA

Hei! Apa yang terjadi?

KEPADA TOSHIYOSHI KAWAJI

KITA HARUS MEMBAHAS MASA DEPAN KEPOLISIAN. AKU MENUNGGUMU DI TOKYO.

Tuan Okubo!

Tuan Okubo, aku mohon.

Jika kita tak memusnahkan shizoku dalam perang ini,

mereka pasti akan memberontak melawan zaman baru!

Tolong beri izin petugas polisi untuk membawa senapan.

- Tidak akan. - Kenapa?

Bagaimana kami bisa melindungimu dari risiko upaya pembunuhan?

Singkirkan pedang mereka.

- Tidak lebih dari itu. - Pak Okubo!

Penindasan tangan besi hanya menghasilkan lebih banyak pemberontakan.

Ingatlah peristiwa di Kyoto pada akhir zaman Edo.

Betapa banyak rekan kita yang gugur akibat pedang shizoku!

Jika samurai andal merencanakan sebuah pembunuhan,

kita tak akan bisa menghentikannya!

Kita butuh senapan untuk melindungi Jepang di era mendatang!

Apa gunanya menggunakan kekuatan melawan kekuatan?

Menurutmu, apa yang dibutuhkan Jepang untuk tumbuh kuat sebagai bangsa?

- Rakyatnya! - Rakyat itu yang ingin kulindungi!

Kau tak bisa merebut hati publik secara paksa! Apa kau tak mengerti?

Kawaji.

Shizoku sudah tak dibutuhkan.

Namun,

kecuali kita menemukan cara untuk hidup berdampingan…

Negara ini tak punya masa depan.

Aku…

Tak akan menyerah.

PROYEK KODOKU

Pak Kawaji.

Masuk.

Permisi, Pak.

Telegram dari Okubo untukmu.

Kepada Toshiyoshi Kawaji.

Kita harus membahas

masa depan kepolisian.

Aku menunggumu di Tokyo.

- Futaba. - Ya?

Pergilah.

- Tidak apa-apa? - Ya.

Terima kasih.

Apa kau yakin?

Pertemuan kita masih dua hari lagi.

Selain itu,

ini mungkin hari terakhir kita bersama dengannya.

Jadi, seperti itu rupamu sekarang.

Seperti apa?

Seperti seorang ayah yang mengawasi anaknya.

Apa punya keluarga membuatmu bahagia?

Tentu.

Apa rasanya punya keluarga sungguhan?

Aku akan mengorbankan segalanya demi melindungi mereka.

Itu mengajarkanku cara hidup selain untuk membunuh orang.

Bagiku…

Jika aku tahu setiap hari akan seperti ini…

Iebih baik aku mati dalam pertarungan penerus.

Aku terus berpikir begitu.

Iroha.

Kau salah. Aku…

Aku tahu.

Aku tahu.

Aku akan berkeliling.

Apa maksudmu saudara kami dalam masalah?

Beri tahu kami.

Shujiro Saga dan Iroha Kinugasa

akan terbunuh kecuali kalian melakukan sesuatu.

Maksudmu…

Gentosai?

Hei! Kerja bagus. Kau benar.

Ada festival di kuil di depan.

Mereka berdua ada di sana.

Begitu juga dengan Gentosai.

Kau…

Siapa kau?

Pertanyaan bagus.

Akhir-akhir ini, aku ragu aku tahu jawabannya.

Sebaiknya kalian bergegas.

Kyojin.

- Apa maksudmu? Siapa Gentosai? - Shinnosuke.

Ada beberapa hal yang sebaiknya tak kau ketahui.

Tapi…

Karena sudah bermain, sebaiknya kita nikmati

permainan yang mereka sebut Kodoku ini.

Penerus kedelapan Kyohachi-ryu, Iroha Kinugasa.

Aku menemukanmu.

Tidak mungkin…

Baiklah. Mari kita mulai.

Baik!

Mari kita mulai!

Aku menemukanmu.

Kokushu!

Sudah waktunya kita selesaikan ini!

Mundur!

Sudah kuduga.

Melawanmu sampai mati adalah yang terbaik.

Kau membunuh semata-mata untuk kesenangan.

Lihat siapa yang bicara.

Menyedihkan.

Semuanya sangat menyedihkan!

Aku akan menghancurkan semuanya!

Cukup!

Ada apa, Gadis Kecil?

Kenapa kau membunuh orang tak bersalah?

Kau bukan samurai!

Mundur, Futaba!

Lalu, apa itu samurai?

Jawab aku,

Gadis Kecil.

Jangan, Bukotsu. Lepaskan dia.

Jika aku membunuh gadis ini,

tampaknya, kau akan melawanku.

Tidak. Jangan lakukan itu.

Jangan lakukan itu!

Menyingkir!

Rasakan!

Pergi! Menyingkir!

Kau tak punya kesempatan dengan lengan itu. Menyerahlah.

Kau menyuruhku menyerah?

Menyerah membuat kita berakhir seperti ini.

Bagaimana rasanya pedangmu direnggut?

Apa kau selama ini bahagia?

- Aku bahagia. - Lalu, kenapa kau di sini?

Lagi pula, kau hanya bisa membuktikan diri dengan membunuh orang.

Kau bahkan harus membunuh untuk menyelamatkan satu orang, bukan?

Era samurai sudah berakhir?

Aku tidak peduli.

Kita hanya perlu

membangunnya kembali!

Menyingkir!

Aku menemukanmu.

Kokushu!

Berhenti menghindar!

Rasakan ini!

Lari!

Itu serangan yang bagus.

Tapi riwayatmu sudah tamat.

Kau punya pesan terakhir?

Jika hanya itu kemampuanmu…

Kau tak akan bisa mengalahkan saudara-saudaraku.

Tidak perlu cemas.

Semuanya akan segera binasa.

Penerus keempat Kyohachi-ryu,

Shikura Adashino.

Dia masih bisa mengelak, rupanya.

Dan sekarang penerus ketiga,

Sansuke Gion.

Dasar monster!

Sansuke.

Ikuti aku.

Baik.

Dia terlalu kuat.

Lari!

Iroha! Ayo lari!

Menyingkir!

Menyingkir!

Kokushu si Pembunuh Manusia…

Aku…

Bahagia.

Pak Shujiro!

Pak Shujiro!

Peserta pertama yang tiba di Chiryu-juku adalah…

Nomor 277, Kamuykocha.

Bagus! Luar biasa!

Perjalanan panjangnya dari Ezo tak percuma.

Dan nomor 66, Bukotsu Kanjiya, telah tereliminasi.

- Apa katamu? - Dibunuh oleh nomor 108, Shujiro Saga.

Lihat itu. Kokushu si Pembunuh Manusia memang hebat.

Sayang sekali Bukotsu si Pembantai Liar kalah.

Itu hanya berarti satu hantu lagi lenyap.

Bagi kita, ini sesuatu untuk dirayakan.

Aku setuju.

Tentu saja.

Pak Penyelenggara. Waktunya hampir tiba.

Aku juga punya tugas untuk diselesaikan, jadi, aku harus pamit sementara.

Tentu. Inspektur Jenderal adalah orang yang sibuk.

Pak Penyelenggara,

waktunya telah tiba.

Semoga kalian terus menikmati Kodoku ini, Tuan-Tuan.

Aku sudah mengirimkan tempat pertemuannya.

Kerja bagus. Buat para bajingan kaya itu terhibur.

Tentu, Pak.

Masuk.

Permisi, Pak.

Tampaknya, Pak Kawaji sudah kembali dari perjalanan bisnisnya.

Aku akan segera menemuinya. Siapkan kereta.

Baik, Pak.

Kau masih tak bisa menghubungi Shinpei?

Belum. Aku mengirim orang ke rumahnya, tapi sepertinya dia belum kembali.

Apa kita perlu meminta polisi untuk mencarinya?

Jangan. Minta anggota staf kita untuk menemukannya.

Baik, Pak.

Apa yang kau…

Lama tak berjumpa, Tuan Okubo.

Hanjiro! Kau…

Masih hidup?

Maaf mengecewakanmu,

tapi Pak Kawaji tidak menuju ke sini.

Apa maksudmu?

Sebagai gantinya, aku membawa pesan darinya.

"Selamat tinggal."

Apa…

Apa yang sebenarnya terjadi?

OKAZAKI-JUKU

Menurutmu, ke mana Iroha pergi?

Dia pasti akan baik-baik saja.

Edisi khusus!

Edisi khusus!

Edisi khusus!

Edisi khusus!

Pak Shujiro, ini…

Tuan Okubo dibunuh?

Kenapa dia dibunuh?

Ini bukan kebetulan.

Apa?

Ada keterlibatan Kodoku.

Apa kau Pak Saga?

Benar. Siapa kau?

Pesan dari Pak Maejima.

"Aku kembali ke Tokyo karena situasi darurat.

Lanjutkan menuju Tokyo."

Itu isi pesannya.

Baiklah.

Aku permisi.

Futaba.

Kita akan bergegas ke Tokyo.

Baik.

Awas! Ada kereta datang!

Jangan terlalu banyak bergerak. Lukamu akan terbuka.

Terima kasih.

Hei, dengar.

Aku baru saja bermimpi.

Tentang saat kita hidup bersama.

Aku dan Sansuke bertengkar seperti yang selalu kami lakukan.

Kak Shikura kuat.

Kita selalu tersenyum saat itu.

Ya.

Itu benar.

Jika saat itu kita melakukan pertarungan penerus…

Aku akan mati.

Karena Kak Shu melarikan diri…

Aku masih hidup sekarang.

Tapi sampai kita mengalahkan Gentosai…

Kita tak bisa melangkah maju.

Dengan kekuatan kita semua,

mari kita kalahkan Gentosai.

Bajingan itu…

Kita hanya bisa mengalahkannya jika kita bersatu.

Kau benar.

Kita harus melakukannya.

Ya.

Mari mulai dengan menemukan saudara-saudara kita.

TOSHIMICHI OKUBO DIBUNUH

Di Shimizudani di Kioi-cho…

Dia sungguh melakukannya!

Pak Penyelenggara memang pria tangguh.

Dengan begini, kita bisa fokus pada Kodoku.

Ya, benar.

Kita masih punya banyak peserta luar biasa yang tersisa.

Para peserta yang lemah sudah gugur.

Hanya peserta kuat yang tersisa sekarang.

CHIRYU, OKAZAKI, HAMAMATSU, SHIMADA

Baiklah, Tuan-Tuan.

Silakan terus menikmati Kodoku.

Mari bersulang.

- Tunggu aku. - Lari!

Dia di belakang!

Ayo bermain lagi.

Aku beruntung.

Aku kekurangan tanda kayu.

Bagus.

Itu seharusnya cukup.

Kau ingin bertarung juga, Pak?

Ayolah.

Ini menyenangkan.

Yang benar saja. Kau tak bisa membunuh mereka?

Padahal, aku memberi tahu lokasi mereka.

Teruslah saling membunuh sampai hanya satu yang tersisa.

LAST SAMURAI STANDING

AKHIR BAB SATU

Terjemahan subtitle oleh Nola Mardiana

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.