Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bihari
Bosnian
Breton
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Zulu
Tidak memuaskan.
Tidak memuaskan!
Kokushu si Pembunuh Manusia.
Aku belum cukup bersenang-senang.
Ayo bertarung sampai mati.
Pertarungan sudah usai.
Tapi kita adalah samurai.
Kita terus bertarung.
Ini berakhir terlalu cepat, ya?
Para bajingan dengan senapan dan meriam mereka ini.
Lihat itu.
Begitu saja sudah selesai.
Bahkan tak terasa seperti membunuh.
Sungguh senjata yang beradab.
Era pedang akan segera berakhir.
Pembunuh seperti kita tak lagi dibutuhkan.
Itu tak mengubah diri kita.
Kita akan selalu menjadi pembunuh.
Aku suka dengan caramu membunuh tadi.
Perlihatkan caramu melakukannya.
Kau sudah ingin melawanku?
Bunuh aku.
Jika kau tak membunuhku sekarang,
aku akan memburumu selama sisa hidupku.
Ini sudah berakhir.
Kita akan bertemu lagi. Kau dengar aku?
Kokushu si Pembunuh Manusia!
Era samurai sudah berakhir. Tetaplah di sini sampai kau mati.
Aku ingin bertarung…
Sungguh pemandangan yang menyedihkan, Bukotsu Kanjiya.
Kau menghilang sepuluh tahun lalu,
tiba-tiba muncul kembali untuk Pemberontakan Satsuma,
dan bahkan membunuh sekutumu sendiri.
Bagaimana kau menjalani hidup sejak saat itu?
Bagaimana aku menjalani hidup?
Aku sudah mati
selama ini.
Aku akan memberimu
satu kesempatan lagi untuk hidup sebagai samurai.
Apa?
SURAT KABAR HOKOKU DICARI PESERTA
Hei! Apa yang terjadi?
KEPADA TOSHIYOSHI KAWAJI
KITA HARUS MEMBAHAS MASA DEPAN KEPOLISIAN. AKU MENUNGGUMU DI TOKYO.
Tuan Okubo!
Tuan Okubo, aku mohon.
Jika kita tak memusnahkan shizoku dalam perang ini,
mereka pasti akan memberontak melawan zaman baru!
Tolong beri izin petugas polisi untuk membawa senapan.
- Tidak akan. - Kenapa?
Bagaimana kami bisa melindungimu dari risiko upaya pembunuhan?
Singkirkan pedang mereka.
- Tidak lebih dari itu. - Pak Okubo!
Penindasan tangan besi hanya menghasilkan lebih banyak pemberontakan.
Ingatlah peristiwa di Kyoto pada akhir zaman Edo.
Betapa banyak rekan kita yang gugur akibat pedang shizoku!
Jika samurai andal merencanakan sebuah pembunuhan,
kita tak akan bisa menghentikannya!
Kita butuh senapan untuk melindungi Jepang di era mendatang!
Apa gunanya menggunakan kekuatan melawan kekuatan?
Menurutmu, apa yang dibutuhkan Jepang untuk tumbuh kuat sebagai bangsa?
- Rakyatnya! - Rakyat itu yang ingin kulindungi!
Kau tak bisa merebut hati publik secara paksa! Apa kau tak mengerti?
Kawaji.
Shizoku sudah tak dibutuhkan.
Namun,
kecuali kita menemukan cara untuk hidup berdampingan…
Negara ini tak punya masa depan.
Aku…
Tak akan menyerah.
PROYEK KODOKU
Pak Kawaji.
Masuk.
Permisi, Pak.
Telegram dari Okubo untukmu.
Kepada Toshiyoshi Kawaji.
Kita harus membahas
masa depan kepolisian.
Aku menunggumu di Tokyo.
- Futaba. - Ya?
Pergilah.
- Tidak apa-apa? - Ya.
Terima kasih.
Apa kau yakin?
Pertemuan kita masih dua hari lagi.
Selain itu,
ini mungkin hari terakhir kita bersama dengannya.
Jadi, seperti itu rupamu sekarang.
Seperti apa?
Seperti seorang ayah yang mengawasi anaknya.
Apa punya keluarga membuatmu bahagia?
Tentu.
Apa rasanya punya keluarga sungguhan?
Aku akan mengorbankan segalanya demi melindungi mereka.
Itu mengajarkanku cara hidup selain untuk membunuh orang.
Bagiku…
Jika aku tahu setiap hari akan seperti ini…
Iebih baik aku mati dalam pertarungan penerus.
Aku terus berpikir begitu.
Iroha.
Kau salah. Aku…
Aku tahu.
Aku tahu.
Aku akan berkeliling.
Apa maksudmu saudara kami dalam masalah?
Beri tahu kami.
Shujiro Saga dan Iroha Kinugasa
akan terbunuh kecuali kalian melakukan sesuatu.
Maksudmu…
Gentosai?
Hei! Kerja bagus. Kau benar.
Ada festival di kuil di depan.
Mereka berdua ada di sana.
Begitu juga dengan Gentosai.
Kau…
Siapa kau?
Pertanyaan bagus.
Akhir-akhir ini, aku ragu aku tahu jawabannya.
Sebaiknya kalian bergegas.
Kyojin.
- Apa maksudmu? Siapa Gentosai? - Shinnosuke.
Ada beberapa hal yang sebaiknya tak kau ketahui.
Tapi…
Karena sudah bermain, sebaiknya kita nikmati
permainan yang mereka sebut Kodoku ini.
Penerus kedelapan Kyohachi-ryu, Iroha Kinugasa.
Aku menemukanmu.
Tidak mungkin…
Baiklah. Mari kita mulai.
Baik!
Mari kita mulai!
Aku menemukanmu.
Kokushu!
Sudah waktunya kita selesaikan ini!
Mundur!
Sudah kuduga.
Melawanmu sampai mati adalah yang terbaik.
Kau membunuh semata-mata untuk kesenangan.
Lihat siapa yang bicara.
Menyedihkan.
Semuanya sangat menyedihkan!
Aku akan menghancurkan semuanya!
Cukup!
Ada apa, Gadis Kecil?
Kenapa kau membunuh orang tak bersalah?
Kau bukan samurai!
Mundur, Futaba!
Lalu, apa itu samurai?
Jawab aku,
Gadis Kecil.
Jangan, Bukotsu. Lepaskan dia.
Jika aku membunuh gadis ini,
tampaknya, kau akan melawanku.
Tidak. Jangan lakukan itu.
Jangan lakukan itu!
Menyingkir!
Rasakan!
Pergi! Menyingkir!
Kau tak punya kesempatan dengan lengan itu. Menyerahlah.
Kau menyuruhku menyerah?
Menyerah membuat kita berakhir seperti ini.
Bagaimana rasanya pedangmu direnggut?
Apa kau selama ini bahagia?
- Aku bahagia. - Lalu, kenapa kau di sini?
Lagi pula, kau hanya bisa membuktikan diri dengan membunuh orang.
Kau bahkan harus membunuh untuk menyelamatkan satu orang, bukan?
Era samurai sudah berakhir?
Aku tidak peduli.
Kita hanya perlu
membangunnya kembali!
Menyingkir!
Aku menemukanmu.
Kokushu!
Berhenti menghindar!
Rasakan ini!
Lari!
Itu serangan yang bagus.
Tapi riwayatmu sudah tamat.
Kau punya pesan terakhir?
Jika hanya itu kemampuanmu…
Kau tak akan bisa mengalahkan saudara-saudaraku.
Tidak perlu cemas.
Semuanya akan segera binasa.
Penerus keempat Kyohachi-ryu,
Shikura Adashino.
Dia masih bisa mengelak, rupanya.
Dan sekarang penerus ketiga,
Sansuke Gion.
Dasar monster!
Sansuke.
Ikuti aku.
Baik.
Dia terlalu kuat.
Lari!
Iroha! Ayo lari!
Menyingkir!
Menyingkir!
Kokushu si Pembunuh Manusia…
Aku…
Bahagia.
Pak Shujiro!
Pak Shujiro!
Peserta pertama yang tiba di Chiryu-juku adalah…
Nomor 277, Kamuykocha.
Bagus! Luar biasa!
Perjalanan panjangnya dari Ezo tak percuma.
Dan nomor 66, Bukotsu Kanjiya, telah tereliminasi.
- Apa katamu? - Dibunuh oleh nomor 108, Shujiro Saga.
Lihat itu. Kokushu si Pembunuh Manusia memang hebat.
Sayang sekali Bukotsu si Pembantai Liar kalah.
Itu hanya berarti satu hantu lagi lenyap.
Bagi kita, ini sesuatu untuk dirayakan.
Aku setuju.
Tentu saja.
Pak Penyelenggara. Waktunya hampir tiba.
Aku juga punya tugas untuk diselesaikan, jadi, aku harus pamit sementara.
Tentu. Inspektur Jenderal adalah orang yang sibuk.
Pak Penyelenggara,
waktunya telah tiba.
Semoga kalian terus menikmati Kodoku ini, Tuan-Tuan.
Aku sudah mengirimkan tempat pertemuannya.
Kerja bagus. Buat para bajingan kaya itu terhibur.
Tentu, Pak.
Masuk.
Permisi, Pak.
Tampaknya, Pak Kawaji sudah kembali dari perjalanan bisnisnya.
Aku akan segera menemuinya. Siapkan kereta.
Baik, Pak.
Kau masih tak bisa menghubungi Shinpei?
Belum. Aku mengirim orang ke rumahnya, tapi sepertinya dia belum kembali.
Apa kita perlu meminta polisi untuk mencarinya?
Jangan. Minta anggota staf kita untuk menemukannya.
Baik, Pak.
Apa yang kau…
Lama tak berjumpa, Tuan Okubo.
Hanjiro! Kau…
Masih hidup?
Maaf mengecewakanmu,
tapi Pak Kawaji tidak menuju ke sini.
Apa maksudmu?
Sebagai gantinya, aku membawa pesan darinya.
"Selamat tinggal."
Apa…
Apa yang sebenarnya terjadi?
OKAZAKI-JUKU
Menurutmu, ke mana Iroha pergi?
Dia pasti akan baik-baik saja.
Edisi khusus!
Edisi khusus!
Edisi khusus!
Edisi khusus!
Pak Shujiro, ini…
Tuan Okubo dibunuh?
Kenapa dia dibunuh?
Ini bukan kebetulan.
Apa?
Ada keterlibatan Kodoku.
Apa kau Pak Saga?
Benar. Siapa kau?
Pesan dari Pak Maejima.
"Aku kembali ke Tokyo karena situasi darurat.
Lanjutkan menuju Tokyo."
Itu isi pesannya.
Baiklah.
Aku permisi.
Futaba.
Kita akan bergegas ke Tokyo.
Baik.
Awas! Ada kereta datang!
Jangan terlalu banyak bergerak. Lukamu akan terbuka.
Terima kasih.
Hei, dengar.
Aku baru saja bermimpi.
Tentang saat kita hidup bersama.
Aku dan Sansuke bertengkar seperti yang selalu kami lakukan.
Kak Shikura kuat.
Kita selalu tersenyum saat itu.
Ya.
Itu benar.
Jika saat itu kita melakukan pertarungan penerus…
Aku akan mati.
Karena Kak Shu melarikan diri…
Aku masih hidup sekarang.
Tapi sampai kita mengalahkan Gentosai…
Kita tak bisa melangkah maju.
Dengan kekuatan kita semua,
mari kita kalahkan Gentosai.
Bajingan itu…
Kita hanya bisa mengalahkannya jika kita bersatu.
Kau benar.
Kita harus melakukannya.
Ya.
Mari mulai dengan menemukan saudara-saudara kita.
TOSHIMICHI OKUBO DIBUNUH
Di Shimizudani di Kioi-cho…
Dia sungguh melakukannya!
Pak Penyelenggara memang pria tangguh.
Dengan begini, kita bisa fokus pada Kodoku.
Ya, benar.
Kita masih punya banyak peserta luar biasa yang tersisa.
Para peserta yang lemah sudah gugur.
Hanya peserta kuat yang tersisa sekarang.
CHIRYU, OKAZAKI, HAMAMATSU, SHIMADA
Baiklah, Tuan-Tuan.
Silakan terus menikmati Kodoku.
Mari bersulang.
- Tunggu aku. - Lari!
Dia di belakang!
Ayo bermain lagi.
Aku beruntung.
Aku kekurangan tanda kayu.
Bagus.
Itu seharusnya cukup.
Kau ingin bertarung juga, Pak?
Ayolah.
Ini menyenangkan.
Yang benar saja. Kau tak bisa membunuh mereka?
Padahal, aku memberi tahu lokasi mereka.
Teruslah saling membunuh sampai hanya satu yang tersisa.
LAST SAMURAI STANDING
AKHIR BAB SATU
Terjemahan subtitle oleh Nola Mardiana
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.