All language subtitles for Last Samurai Standing e03 idcp

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali Download
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English Download
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian Download
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil) Download
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese Download
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish Download
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

SEKOLAH KYOHACHI-RYU

ASAL-USUL ILMU PEDANG

LEGENDA ITU DIYAKINI TELAH LAMA BERAKHIR

NAMUN, DELAPAN PENERUSNYA MASIH HIDUP

MEREKA BERLATIH MENEMPA DIRI DENGAN TEKUN

Jangan meremehkanku!

Ada apa, Iroha? Hanya itu kemampuanmu?

Diam, Sansuke!

Kau menang, Shikura.

Jika kau serius, ceritanya akan berbeda.

Aku mau tambah lagi.

Kau masih mau tambah, Jinroku?

Kau sudah makan sepuluh mangkuk, bukan?

Itu luar biasa.

Omong-omong, aku mendengar Satsuma dan Choshu bergabung.

Siapa yang akan menang antara syogun Edo atau anti-syogun, ya?

Jelas sisi yang mampu memanfaatkan kita, bukan?

- Bukan begitu, Kak Shu? - Itu benar.

Apa kita juga bisa ikut perang?

Master yang akan memutuskan.

Aku tak sabar untuk bertarung. Kita sudah berlatih keras.

Ayolah. Sisi yang memilih Sansuke akan kalah.

Ayolah, Iroha. Kau yang menangis saat aku mengalahkanmu waktu latihan.

Apa?

Lihat siapa yang bicara.

- Kau sempat tersandung, ingat? - Aku tak tersandung.

Aku tahu.

Aku tak punya banyak waktu.

Besok.

Aku harus menyampaikan sesuatu kepada kalian semua.

Kalian telah berlatih keras bersama selama hampir sepuluh tahun.

Tapi…

Itu berakhir hari ini.

Sekolah Kyohachi-ryu

akan dikelola oleh penerus tunggal.

Hanya satu orang yang bisa mewarisinya.

Kalian harus saling membunuh.

Kalian akan mulai besok saat matahari mencapai ufuk selatan.

Kalian harus melupakan bahwa kalian bersaudara.

Tidak ada yang boleh kabur.

Ini takdir kita.

Kita semua tahu ini akan terjadi.

Dengar,

mari tinggalkan gunung besama.

Kita bisa mencari tempat terpencil yang tak bisa ditemukan Master.

- Selama kita bersama… - Tidak. Gentosai akan mengejar kita.

Master hanya mencoba menakuti kita.

Tidak, Gentosai itu nyata.

Aku pernah

melihatnya berbicara dengan Master.

Pria itu

adalah monster.

Sejak kita menguasai seni sekolah Kyohachi-ryu,

kita tahu hari ini akan datang.

Ini…

Adalah takdir kita.

Benar.

Tidak ada pilihan.

Kak Shu…

Kita harus bagaimana?

Coba lihat ini…

Berapa banyak korban dari pihak kita?

Lima belas orang.

Kokushu si Pembunuh Manusia memang gila.

Apa kata penyelenggara?

Tidak ada larangan membunuh pasukan kita, jadi, permainan akan berlanjut.

Sungguh tak terduga.

Shujiro Saga sudah diberi tahu.

Sebanyak 192 peserta telah tereliminasi.

Nomor 19, Ukyo Kikuomi, yang pertama meninggalkan Kuil Tenryuji,

telah tereliminasi.

Sayang sekali.

Kabarnya, dia kalah dalam duel melawan Bukotsu Kanjiya.

Bukotsu si Pembantai Liar. Tampaknya, dia peserta yang menjanjikan.

Tuan-Tuan, jika kalian sudah siap, mari kita mulai.

Tentu saja. Itu alasan kita semua berada di sini, bukan?

Sekarang, izinkan aku menjelaskan proses taruhan sekali lagi.

Kalian akan memprediksi

siapa peserta pertama yang akan melewati pos berikutnya.

Taruhan pembuka kita adalah siapa yang pertama melewati Seki-juku,

setelah melewati Jalur Suzuka.

Silakan pasang taruhan kalian.

Taruhanku pada nomor 66, Bukotsu Kanjiya.

Jalur Suzuka bukanlah jalan yang mudah.

Mustahil melalui pertarungan sengit tanpa keahlian setingkat itu.

Nomor 200, Naoto Yoshida. Nomor 201, Shoji Yoshida.

Ya…

Si Kembar Tombak.

Sakakibara tak suka hal biasa.

Kemampuan tombak mereka di Kuil Tenryuji luar biasa.

Menurutku, itu taruhan yang bagus.

Nomor 33, Kyojin Tsuge.

Giliranku,

aku memilih nomor 108, Shujiro Saga.

Semua sudah bertaruh.

Mari kita lanjutkan dengan putaran pertama.

Silakan menikmati sepuasnya.

JALUR SUZUKA, MIE

Jalur gunung dimulai di sini.

Kau tak akan sampai ke Seki-juku tanpa melintasinya.

Akan ada banyak peserta di sini. Jangan terpisah dariku.

Baik.

Ada apa?

Pria yang hanya tahu cara membunuh, "Kokushu si Pembunuh Manusia".

Seperti apa hidupmu, Pak Shujiro?

Aku…

Aku tumbuh di pegunungan bersama saudara-saudaraku.

Saudara-saudara?

Kami semua yatim piatu yang diasuh oleh Master. Kami tak punya ikatan darah.

Di sana,

kami hanya belajar seni untuk membunuh.

Apa kau tinggal di sana seumur hidupmu?

Tidak. Setelah itu, aku membunuh di Kyoto sebagai pengawal wilayah Satsuma.

Aku terus membunuh selama perang,

lalu tanpa kusadari…

Mereka memanggilku Kokushu si Pembunuh Manusia.

Tetap waspada.

Kau benar-benar selamat dari Kuil Tenryuji?

Bersama anak yang bahkan tak bisa menghunus pedang?

Naoto!

Lari, Futaba!

Futaba!

Kau tidak apa-apa?

Ya.

Apa ini…

Ada orang di sini.

Aku sudah lama menunggumu, Shujiro Saga.

Iroha!

Berhenti! Aku tak akan melawan adikku!

Jangan banyak bicara!

Kau tahu apa yang menimpa kami akibat ulahmu?

Bisa bayangkan perasaan kami ditinggalkan saudara kami sendiri?

Sejak meninggalkan gunung,

aku hidup setiap hari seolah-olah aku sudah mati.

Maafkan aku.

Mundur!

Iroha!

Ayo.

Iroha, maju ke depan!

Jaga dirimu. Kecuali kau ingin mati.

Lebih dekat!

Kepung mereka! Lebih dekat!

- Maju! - Lebih dekat!

Hei! Kembali ke sini!

Gojiro!

Tetap di sana! Jaga jarak!

Bidik bocah itu!

Bocah itu! Kejar dia!

Lumpuhkan bocah dan wanita itu!

Siapa dia?

Dia akan membunuhku!

Simpan pedangmu.

Kenapa kau membantu kami?

Dalam masyarakat kami,

merenggut nyawa seorang anak diyakini sebagai kejahatan terbesar.

Kami menghormati para pelindung anak-anak dan tak berniat melawan mereka.

Untuk apa kami percaya ucapanmu?

Tunggu…

Terima kasih banyak.

Boleh aku tahu namamu?

Kamuykocha.

Aku tak akan menyerang selama anak itu bersamamu.

Kamuykocha…

- Dia Ainu. - Ainu?

Penduduk asli Hokkaido.

Aku melihat mereka di Pertempuran Hakodate.

Jadi, memang benar surat kabar itu berhasil sampai ke Hokkaido.

Kita bisa melewati Seki-juku dengan ini.

Lebih banyak peserta akan datang dari belakang.

Kita harus bergegas.

Iroha,

ambil yang ini.

Jika kau benar-benar ingin membunuhku,

lakukan itu di Tokyo.

Tunggu.

Aku ikut denganmu.

Masih ada yang harus kau lakukan.

Kau tak bisa pergi begitu saja.

Baiklah.

Apa satu cukup?

Membawa terlalu banyak berisiko. Ayo.

Baik.

Masuk.

Maaf mengganggu.

Aku di sini untuk melaporkan kemajuan penyelidikan.

Kantor Prefektur Kyoto

telah menemukan noda darah dan potongan tubuh manusia.

Mereka melaporkan banyak saksi mata

menyaksikan duel pedang antara individu yang diyakini sebagai shizoku.

Selain itu, lokasi berdasarkan laporan saksi mata,

secara bertahap, telah bergeser, dari Shiga menuju Mie.

Maksudmu, shizoku bergerak sambil saling bertarung?

Benar.

Selain itu,

mereka tampaknya menuju Tokyo dari Kyoto.

Setidaknya, begitu yang terlihat.

Jadi, mereka bergerak ke arah kita?

Bukan hanya itu.

Laporan mengatakan banyak suara tembakan terdengar di Kuil Tenryuji.

Tuan Okubo,

sejumlah besar shizoku dengan senapan dan pedang mendekati Tokyo.

Itu berarti bahwa shizoku yang kecewa merencanakan pemberontakan sipil…

Jika mereka merencanakan pemberontakan sipil,

mereka tak perlu saling membunuh.

Tapi, Pak…

Aku mengerti.

Ini berpotensi menjadi krisis nasional jika diabaikan.

Kawaji, segera lacak sumber senapan tersebut.

Maejima, periksa semua telegram dari bulan lalu.

Mungkin ada jejak yang tertinggal.

Siap, Pak.

KUIL TENRYUJI

SEKI

SEKI-JUKU TARGET POIN: 3

Kita hampir tiba di pintu keluar.

Seharusnya, ada yang akan memeriksa tanda kayu kita.

Tidak perlu waspada.

Aku Tsurubami, yang bertugas mengawasi perjalanan kalian.

Senang berkenalan dengan kalian.

Tunjukkan tanda kayu kalian.

Shujiro Saga, tiga poin.

Futaba Katsuki, tiga poin.

Iroha Kinugasa, lima poin.

Kalian semua diizinkan lewat.

Ini untukmu, Kinugasa.

Tanda kayu merah ini bernilai tiga poin.

Sebagai gantinya, berikan tiga tanda kayu selain yang ada di lehermu.

Tsurubami, bukan?

- Ya. - Apa tujuan permainan ini?

Tidak bisa kujawab.

Aku akan mengubah pertanyaanku.

Siapa kalian sebenarnya?

Aku juga tak bisa menjawabnya.

Singkatnya…

Aku yakin kau dan Kinugasa

tak asing dengan "Kodoku".

Apa maksudmu?

Tiga serangga.

Kalau begitu, semoga perjalanan kalian lancar.

Tuan-Tuan,

kami telah mengonfirmasi semua peserta yang melewati Seki-juku.

Lalu hasilnya?

Peserta pertama yang tiba di Seki-juku…

Nomor 33, Kyojin Tsuge.

Ya!

Sepertinya, aku memenangkan babak ini.

Sial!

Astaga, ini gawat.

Mantan ninja dari Iga memang hebat.

Morosawa, mungkin kita terlalu berani dalam mengambil risiko, ya?

Ini baru babak satu.

Masih ada banyak kesempatan untuk menang.

Begitu rupanya.

Selain itu, ada nomor 277, Kamuykocha.

Aku tak menduga Ainu akan turut serta.

Sekarang, ini semakin tak terduga.

Aku sungguh sangat berterima kasih kepada penyelenggara

karena memberi kita hiburan berharga.

Terima kasih.

Sekarang, mari kita lanjutkan dengan taruhan kedua.

Taruhan kedua adalah peserta pertama

yang melewati pos pemeriksaan berikutnya, Chiryu-juku.

YOKKAICHI-JUKU

Kau pasti Tuan Saga.

Kami sudah menunggumu. Silakan masuk.

Sudah kuduga kau akan muncul.

Prajurit berpengalaman sepertimu

punya naluri bertahan hidup yang sangat tinggi.

Kenapa kau memilih Yokkaichi?

Aku sudah bilang aku ahli strategi, bukan?

Jalur Suzuka bukanlah jalan yang mudah.

Pasti repot membawa seorang gadis yang bukan petarung, bukan?

Menurutku, kau pasti akan setuju untuk membentuk sekutu.

Apa ini?

Bukan hanya gadis kecil, ya? Kau juga membawa wanita cantik.

- Diam. - Jangan terlalu berharap. Aku Kyojin.

Senang bertemu denganmu, Iroha Kinugasa.

Bagaimana kau tahu namaku?

Seperti kataku, aku ahli strategi.

Kyojin.

Aku tak percaya kepadamu.

Tapi…

Aku ke sini untuk meningkatkan kesempatanku untuk hidup.

Apa kau tahu arti Kodoku?

Tiga serangga, bukan?

Ya.

Ini adalah cara menulis Kodoku.

Seratus serangga disegel dalam guci dan bertarung sampai mati.

Hanya serangga terakhir yang masih hidup akan menjadi dewa

dan mendapat kekuatan untuk membantai semuanya.

Kau memang bukan sembarang orang.

Aku dan Iroha…

Pernah menjadi serangga dalam guci itu.

Jadi, ini kali kedua bagi kalian? Hidup kalian ternyata mengesankan.

Baiklah, jika ini memang Kodoku semacam itu,

itu berarti hanya satu orang yang akan bertahan sampai akhir.

Apa kau siap untuk membunuh

mereka yang pernah bertarung bersamamu?

Ada nyawa yang harus kuselamatkan.

Tapi…

Bukan berarti aku akan bermain sesuai keinginan mereka.

Sepertinya, firasatku untuk berbicara denganmu itu benar.

Kita sekutu sekarang,

Kokushu Saga.

Apa yang kau lakukan?

Ini disebut jabat tangan. Kita saling berpegangan tangan.

Ini salam bangsa asing.

Ini berarti, "Tanganku kosong dan aku percaya kepadamu."

Kau juga, Nona.

Aku Futaba Katsuki.

Senang mengenalmu.

Ada apa?

Membuat kita saling membunuh seperti ini…

Apa niat penyelenggara yang sebenarnya?

Bahkan menawarkan sejumlah besar uang.

Tepat. Itu masalah sebenarnya.

Jika kita tak tahu apa niat mereka yang sebenarnya,

pada akhirnya, kita akan berada dalam genggaman mereka.

Jadi, kau punya rencana?

Itu adalah alasanku ingin membentuk sekutu.

Apa sebenarnya yang kau rencanakan?

Kita akan mencari tahu maksud sebenarnya permainan ini.

Aku ingin bereksperimen untuk mengetahui itu.

Eksperimen?

Aku akan menjelaskan detailnya besok. Kalian bisa menantikannya.

Istirahat yang cukup hari ini.

KODOKU

Kalian harus saling membunuh.

Kak Shu.

Kau mau ke mana?

Kamar mandi.

Celaka…

Gentosai?

Kenapa kau membawa anak itu?

Kami bertemu di Kuil Tenryuji dan tetap bersama sejak itu.

Hanya itu.

Kau pikir dia bisa selamat dari ini?

Setelah meninggalkan kami,

apa ini semacam penebusan dosa?

Iroha…

Apa yang terjadi setelah aku pergi?

Tolong beri tahu aku.

Master…

Takut teknik sekolah Kyohachi-ryu akan bocor.

Jadi, dia mencoba membunuh kami semua.

Kak Ikkan

melawan Master agar kami bisa kabur.

Berkat dia, kami bisa turun gunung.

Kami terpencar.

Hanya karena aku wanita, aku dilarang memegang pedang.

Aku menjalani hidup…

Iari dari Gentosai.

Semua yang terjadi…

Semua karena kau kabur saat itu.

Tolong maafkan aku.

Apa alasanmu ikut serta dalam Kodoku?

Istriku menderita kolera.

Putriku meninggal.

Hanya masalah waktu hingga putraku tertular.

Tapi aku tak punya uang untuk obat.

Begitu rupanya.

Kau kini seorang ayah.

Kau sendiri?

Apa alasanmu ikut serta dalam Kodoku?

Kau bilang masih ada yang harus aku lakukan.

Aku tak yakin ingin melibatkanmu.

Aku masih harus memikirkannya.

Iroha.

Aku kabur saat itu.

Tapi…

Aku tak berniat lari dari penderitaan

yang telah kusebabkan kepada kalian.

Jadi,

bisa bertemu lagi denganmu dalam keadaan hidup…

Membuatku bahagia.

Kita butuh dua lagi untuk melewati Chiryu.

Menurutku, ini waktu yang tepat untuk mengumpulkan poin.

Ada kapal di Miya-juku.

Para peserta pasti akan…

Wajahmu.

Apa?

Sepertinya bukan.

Bicara apa pria ini?

Di sini juga tak ada…

Gentosai.

Ada informasi?

Ya.

Masuk.

- Kami tahu dari mana asal senapan itu. - Dari mana?

Saat memeriksa catatan dari penyelundup yang kami tangkap baru-baru ini,

kami mengonfirmasi bahwa pengiriman besar dibawa dari Inggris ke Yokohama.

Kiriman berisi lebih dari seratus senapan Snider.

Mustahil. Satu penyelundup tak mungkin membawa senapan sebanyak itu.

Ya. Sepertinya, dia punya beberapa klien.

Siapa?

Mitsui.

Sumitomo.

Yasuda.

Mitsubishi.

Dalang di balik kejadian ini adalah…

Pendukung pemerintahan Meiji,

Empat Besar Zaibatsu.

95 PESERTA TERSISA

Terjemahan subtitle oleh Nola Mardiana

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.