Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Karena semua sudah berkumpul, biarkan aku konfirmasi sekali lagi.
Apakah gereja suci mengakui Van sebagai pahlawan?
Ya. Kardinal Ljubo menjadi walinya,
penilaian untuk anugerahnya juga dilakukan olehnya.
Kali ini dia bergerak sebagai pahlawan gereja.
Pahlawan gereja, ya.
Red?
Jika diakui oleh gereja, berarti dia adalah pahlawan tulen.
Namun, kenapa sampai sekarang tidak ada pergerakan? Itu cukup aneh.
Benar juga.
Gereja itu, yang dulu pergi ke benteng suci Last Wall, 'kan?
Saat itu juga kita bertemu dengan Theodora.
Sudah lama, ya.
Ini cerita sebelum aku bergabung ke party, ya?
Sejak saat itu, apakah mereka sudah mengetahui eksistensi dari Van atau belum, ya?
Jika mereka tahu kalau terdapat hal tak wajar seperti ada dua pahlawan,
seharusnya mereka akan bereaksi.
Tapi ini tidak.
Jika mereka tidak tahu mungkin terdengar wajar, tapi...
Yah, percuma saja hal itu dipikirkan.
Masalahnya adalah si Van ini akan datang ke Zoltan, 'kan?
Mengenai Ruti,
"LIBURAN PANJANG" seberapa jauh gereja mengetahuinya?
Sejauh yang kudengar, tidak ada.
Karena kisah pertarungan pahlawan, hampir tidak tersampaikan sama sekali.
Ya, karena memang itu yang kuharapkan.
Namun, berkat Ruti mengalahkan dua dari Empat Raja Langit dan Theodora satu,
pertarungan melawan raja iblis dalam kondisi yang tenang.
Bisa dibilang semua benua sudah memulihkan kestabilannya.
Seharusnya tanpa ada Ruti pun, tidak akan ada masalah yang besar.
Beda cerita jika sekarang ada pahlawan baru yang bergerak.
Jika sampai tahu ada Ruti yang sudah berhenti bertarung sebagai pahlawan,
pasti mereka tidak akan tinggal diam.
Apakah ada cara supaya mereka tidak bertemu?
Apakah mau menyamar?
Tentu akan langsung ketahuan dari gerak-geriknya.
Karena Nona Ruti itu mencolok.
Tujuan Van adalah untuk mengambil pesawat raja iblis sebelumnya, 'kan?
Kalau begitu, bagaimana jika kalian menjauh dari Zoltan sementara sampai mereka selesai?
Bagaimana kalau pergi ke tempat wisata untuk sementara waktu?
Urusan kebun tanaman obat, serahkan padaku.
Urusan toko serahkan padaku.
Kalian bersantailah.
Kalau begitu, minta tolong, ya.
Ya.
Urusan komunikasi, aku yang akan melakukannya.
Untuk jaga-jaga, aku juga akan tinggal di Zoltan.
Apa tidak bahaya jika bertemu dengan kardinal?
Tentu saja aku tidak berencana menemuinya.
Namun, perasaanku tidak enak.
Meskipun bertemu,
aku tinggal bilang saja kalau sudah dikeluarkan dari party pahlawan dan...
karena itulah aku di sini.
Danan yang sekarang lebih kuat daripada saat masih ada tangan kanan.
Benar.
Begitukah?
Sepertinya iya.
Begitukah?
Tempat yang damai, ya.
Desa Saint Durant.
Durant adalah nama pahlawan yang menyelamatkan desa ini.
Apakah ada pahlawan di sini yang aktif dalam perang?
Tidak, dia adalah seorang penebang pohon.
Yang bangga dengan kekuatannya.
Penebang pohon?
Saat serangan oleh Hill Giant,
dia dikisahkan membangun rumah
dan menyelamatkan orang-orang yang kehilangan segalanya dalam satu malam.
Apa benar?
Orang ini adalah Pahlawan Durant, ya.
Saat banyak pahlawan yang terbunuh dalam satu malam,
hanya ada satu pahlawan yang membangun seratus rumah.
Merobohkan satu pohon besar dan mengangkutnya.
Lihatlah otot besar yang sangat indah itu.
Omong-omong, kita belum pernah datang ke tempat wisata seperti ini, ya.
Aku tidak sabar.
Menarik sekali, ya.
Sepertinya bangsawan dan pedagang sering berkunjung ke sini,
jadi, ada banyak barang yang dijual.
Yang di sana untuk hiasan.
Eng...
mau beli?
- Beli!! - Beli!!
Ini kuncinya.
Terima kasih.
Kalau begitu, silakan istirahat.
Ayo cepat masuk.
Ya!
Wah, lumayan juga, ya!
Suasananya enak.
Nona Ruti,
seharusnya sudah sampai, ya.
Kalau ini sudah selesai, kau mau jalan-jalan juga?
Indah...
Kira-kira dicampur apa, ya?
Menarik.
Ini, nanti pulangnya mau beli untuk dibawa pulang?
Ya, aku ingin Tisse dan Yarandrala juga melihatnya.
Ugeuge juga mungkin akan suka.
Pahlawan Van, ya...
Sepertinya sebentar lagi akan sampai, ya.
Aku harap dia cepat pulang.
Aku mengerti beratnya dorongan hati dari pahlawan.
Meski ingin tinggal lama,
tapi anugerah pahlawan pasti tidak akan membiarkannya.
Aku hanya ingin menikmati saat-saat sekarang.
Iya, ya.
Kalau begitu, aku buatkan susu madu.
Asyik.
Makanannya enak, ya.
Daun yang aneh itu terasa manis yang misterius.
Itu daun ular mabuk.
Biasanya dipakai untuk mengatasi perut tidak enak.
Mungkin banyak tumbuh di sekitar sini, ya.
Aduh...
Gawat!
Kamu tidak apa-apa?
Ya...
Aduh, duh...
Ayo kita bawa ke penginapan.
Ya!
Kate, yang sakit bagian sini, ya?
Ya...
Ada dokter di desa ini?
Tidak ada.
Begitu, ya.
Aku bukan dokter, tapi karena jual obat, jadi lumayan mengerti penyakit dan luka.
Boleh aku tanya sesuatu?
Ya.
Akhir-akhir ini, apakah ada sesuatu yang aneh?
Tidak, tidak ada.
Ah, beberapa hari lalu, kakiku tergores.
Kaki?
Ya, saat bekerja aku sedikit ceroboh.
Sejak kapan kakinya mati rasa?
Kalau itu sejak saat itu.
Apa kamu tahu sesuatu?
Sepertinya saat dia terluka, racun telah menyebar.
Rasa sakitnya bisa diredakan menggunakan sihir,
tapi tidak bisa untuk menghilangkan racun dalam tubuh.
Jadi harus bagaimana?
Red, apa tidak ada obat untuk ini?
Ya. Coba kita racik obat yang kita punya.
Apa itu tidak apa-apa?
Ya! Aku mohon!
Kemampuan peracikanku sedikit membutuhkan waktu.
Ruti.
Untuk sekarang, ada sedikit bahan yang kurang,
bisa minta tolong untuk ambilkan untukku?
Ya. Apa yang harus kuambil?
Daun ular mabuk.
Yang kita makan barusan.
Jika bertanya pada pemilik warung,
seharusnya kita akan tahu di mana bisa mendapatkannya.
Jika ada itu, kita bisa membuat obat yang khasiatnya sama
seperti yang terbuat dari beras asli dengan bahan yang kita punya.
Aku mengerti.
Rit tolong untuk merawat Kate.
Meski sedikit, kurangilah rasa sakitnya dengan sihir.
Ya!
Selamat datang kembali, Ruti.
Ada apa?
Cuma jatuh ke dalam palung sedikit.
Kakak, ini.
Terima kasih, Ruti.
Dengan ini obatnya akan selesai.
Kalau begitu, aku akan panggil orang yang akan menjemput.
Sudah tidak apa-apa, tapi untuk sementara waktu minum obat, ya.
Aku benar-benar ucapkan terima kasih!
Kenapa begitu banyak orang berkumpul?
Saat aku berkeliling bertanya rumah Kate, mereka malah datang semua.
Kalian sudah merawat Kate, ya.
Ini, resep legendaris desa ini.
Kalau mau silakan coba.
Ini juga.
Terima ini!
Sudah, sudah, jangan sungkan.
Terima kasih.
Lelahnya.
Kondisi Red bagaimana...
Sudah jadi!
Hore!
Jadi, ini apa?
Katanya namanya kare.
Sepertinya hidangan lokal yang diturunkan di Durant.
Resep yang baru saja diterima?
Warnanya luar biasa.
Aromanya juga merangsang.
Jadi...
Kenapa pakai itu?
Eh? Kan ini liburan.
Lalu, lantai ini sangat hangat.
Di sekitar sini, kudengar ada panas bumi, mungkin pengaruh dari itu.
Jadi...
Ruti di mana?
Aku lupa bawa baju renang.
Aneh dong, pakai itu!
Ya sudahlah.
Ayo makan.
- Ya! - Ya!
Pedasnya sangat merangsang, tapi enak!
Sangat cocok dengan roti hangat.
Terbaik.
Meski begitu,
tidak ada berita apa pun, ya.
Apa boleh sesantai ini?
Jika kita pergi, keadaannya hanya akan bertambah buruk.
Ayo kita tunggu dan percayakan pada mereka.
Tambah.
Hai.
Tuan Danan.
Bagaimana kondisinya?
Dari sini masih belum datang.
Begitu, ya.
Ini. Hadiah.
Terima kasih!
Kelihatannya enak.
Aku yang membuatnya.
Tuan Danan?
Tidak dimakan?
Yah...
Tidak kusangka ini enak.
Hah?
Ah, maaf, tidak bermaksud!
Albert!
Aku tidak mengatakan dengan jelas padamu...
Kamu adalah penyelamat nyawaku!
Terima kasih!
Tuan Danan!
Mohon bantuannya mulai sekarang!
Baik!
Makan yang banyak!
Iya!
Jadi, ini Zoltan, ya.
Akhirnya, ya, Van!
Ya!
Tak kusangka kapal sebesar itu tidak bisa masuk...
Ini pelabuhan yang kumuh...
Ada apa?
Tidak, aku ingat pada teman yang dahulu mengatakan hal yang sama.
Apakah orang itu juga pahlawan?
Aku ingin bertemu dengannya!
Itu, tentu tidak bisa.
Iya, ya.
Tujuan kita adalah menyelamatkan dunia.
Kita tidak bisa melakukan hal tidak bermanfaat, ya.
Benar.
Itu pahlawan Van?
Berbeda dengan Nona Ruti.
Pemandunya belum datang?
Mungkin dia ketahuan dan mati entah di mana.
Yang paham tempatnya hanya pemandu itu, 'kan?
Kalau begitu, bagaimana kalau kita saja yang mencari?
Sebentar lagi mau magrib.
Lebih baik kita menuju penginapan dan bicarakan langkah selanjutnya.
Dengan ini selesai.
Hebat!
Master Wyvern memang hebat!
Teman datang.
Teman?
Tak kusangka Ugeuge yang datang.
Laba-laba yang hebat, ya.
Ugeuge memang hebat.
Sepertinya pahlawan Van sudah tiba.
Untuk sekarang belum ada masalah.
Begitu, ya.
Ugeuge juga mau bermain Wyvern Race?
Benar-benar laba-laba yang hebat, ya.
Aku adalah Tisse.
Member dari guild pembunuh senyap.
Hari ini aku sedang menjadi pembunuh senyap yang menyamar menjadi pelayan.
Terima kasih sudah datang.
Aku wali kota, Tornado.
Aku merasa terhormat bisa bertemu Anda.
Anu...
Maaf, Tuan Pahlawan sedang kelelahan karena perjalanan menggunakan kapal.
Oh, begitu, ya.
Aku permisi.
Aku akan datang lagi.
Van, kamu tidak tertarik pada kelakuan yang barusan, ya.
Masalah pesawat, aku punya usul.
Perbaiki suasana hatimu.
Tuan Pahlawan, ini adalah hidangan spe...
Seorang pahlawan tidak perlu makan!
Aku mohon maaf!
Ayo kita bicara di luar.
Boleh!
Aku juga merasa ingin pergi keluar!
Aku tidak menyuruhmu untuk ramah.
Tapi setidaknya bisakah kau menyembunyikan ketidaksukaanmu?
Hal yang seperti biasa, ya.
Apakah kau menikmati diomeli olehku?
Tentu saja.
Untuk seorang pahlawan amatir sepertiku,
berbicara dengan orang yang level anugerahnya lebih tinggi, aku bisa belajar.
Tapi apakah kau pernah berubah pikiran sekali saja?
Tolong lebih menghargai perasaan orang lain.
Mereka mengadakan pesta untuk menyambut kedatanganmu.
Kenapa mereka melakukan itu?
Kenapa?
Untuk menunjukkan betapa kagum dan terima kasih, apakah menurutmu aneh?
Karena pahlawan menyelamatkan orang-orang itu aturan dari dewa.
Kagum dan terima kasih itu tidak diperlukan.
Meski menurutmu begitu, menurut orang lain tidak begitu.
Selain itu, pahlawan memberi orang keberanian untuk melawan kejahatan.
Ada waktunya kau harus bisa memimpin orang untuk bertarung,
memahami hati orang, dan juga menghormatinya itu penting.
Tentu saja, memberi orang keberanian adalah salah satu peran pahlawan.
Jika pahlawan muncul, orang-orang mengeluarkan keberanian dan bertarung,
harus mati.
Hah?
Karena itu yang dituntut oleh dewa, mengeluarkan keberanian lalu bertarung,
dan tentu hasilnya akan mati.
Tidak ada kekaguman dan terima kasih, itu adalah bentuk kepercayaan pada Dewa Demis.
Kau...
Kau ingin orang-orang yang bertarung bersamamu... untuk mati?
Kau tidak punya perasaan empati?
Ya. Kesyahidan adalah bentuk iman. Tidak perlu empati.
Seperti yang diharapkan dari Van! Keren!
Besok, kita akan melakukan perjalanan.
Biarkan pesawatnya dicari oleh orang Zoltan.
Sementara itu, lebih baik kita melakukan hal lain yang bisa kita lakukan.
Yang bisa kita lakukan itu apa?
Mungkin kita harus kembali sebentar, ada pulau yang ditinggali oleh Salt Dragon.
Kita harus membasminya.
Salt dragon?
Naga yang mengatur stagnasi dan kehancuran.
Dengan kata lain, dia adalah musuh pahlawan, ya.
Jika kita tidak mendekati Salt Dragon, dia tidak akan menyerang orang.
Seharusnya tidak terlalu menimbulkan pengaruh apa-apa.
Apakah musuh seperti itu perlu dibasmi?
Untuk menaikkan level anugerah Van, itu adalah musuh yang cocok.
Selain itu, bukankah ada info yang mengatakan bahwa ada harta raja peri yang dicuri olehnya?
Tidak ada salahnya untuk mendapatkannya.
Tapi...
Tidak apa-apa!
Mengalahkan monster dan mendapatkan hartanya itu adalah hal yang benar.
Di kitab gereja pun tertulis begitu.
Jika kau membuat musuh dengan sembarangan, nanti akan menyesal.
Karena yang harus menghancurkan semua kejahatan adalah pahlawan.
Aku ini sudah menjadi musuh dari semua kejahatan di dunia ini.
Oke, ayo kembali sebelum makanannya dingin.
Masakan ikan itu cocok dengan wine Zoltan.
Aku akan kembali ke penginapan.
Tuhan jugalah yang membuat wine,
dengan menikmatinya itu pun bentuk kepercayaan pada Tuhan.
Ah, biar saja, lah.
Apa kalian datang untuk mencuri harta kami?
Sungguh memalukan, dasar pencuri!
Kurang ajar!
Pergilah, para manusia!
Aku sang pahlawan Van!
Akan membasmi kejahatan!
Kau berhasil, Van!
Ya!
Itu...
Perisai Raja Peri!
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.