Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"
"Pemirsa diharap bijak"
"My Lawyer, Mr. Joe 2: Crime and Punishment"
Sub by VIU Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF
Follow My IG @sultan_khilaf_sub
Pak Joe?
Hei. Keluarkan dia.
Kenapa dia? Dia tidak menjawab.
Dia tampak mabuk. Mungkin dia kembali ke kantor.
Dia tidak mungkin melakukan itu. Serta, aku pergi ke kamar mandi,
tapi dia tidak ada di sana.
Dia sudah cukup lama pergi.
Astaga.
Haruskah kita memeriksa kantor?
Haruskah? Permisi.
Tolong bonnya.
Dia masih tidak menjawab. Sungguh.
Seharusnya dia bilang jika tidak ingin membayar.
Man Soo...
Apa itu?
Bukankah ini...
Bukankah ini milik Pak Deul Ho?
Benar. Ini kacamatanya. Apa yang terjadi?
Apa yang terjadi di sini?
Cukup!
Kepalaku...
Halo,
pengacara yang terhormat, Pak Joe Deul Ho.
Sudah kuduga.
Sudah kuduga.
Kalian tidak mengecewakan.
Firasatku mengatakan kalian pelakunya. Kepalaku...
Omong kosong.
Begitukah?
Apakah itu tong tempat kalian akan memasukkanku?
Hei, apa itu digunakan untuk udang asin?
Aku benci bau udang asin.
Jangan mencoba mengulur waktu,
berharap seseorang akan datang dan menyelamatkanmu.
Kami sudah mengurus kameranya.
Orang-orang ini cukup hebat.
Sisanya berasal dari Asia Tenggara,
jadi, mereka meninggalkan Korea besok, dan semuanya berakhir.
Halo?
Begitulah caranya menciptakan kasus lama yang tidak selesai.
Setidaknya aku tidak pergi sendirian. Aku merasa senang.
Aku menyingkirkan Googil.
- Bunuh bedebah ini... - Diam!
Sebaiknya kamu diam.
Hei. Joe Deul Ho.
Aku sudah memberitahumu sebelumnya, bukan?
Aku menyuruhmu menyingkirkan Ja Gyeong
dan bahwa kita bisa berteman.
Berteman?
Kenapa aku harus berteman dengan kalian?
Aku sudah berulang kali memberitahumu
bahwa Ja Gyeong bukan targetku.
Aku bilang tujuanku adalah mengekspos Daesan
dan menghancurkan Googil.
Aku selalu penasaran. Kenapa kamu melakukan ini?
Apa yang kamu inginkan?
Coba kulihat. Apa yang kuinginkan?
Mengungkap kebenaran di balik Daesan
dan membiarkan orang-orang tahu tentang mereka,
serta menghancurkan Googil sepenuhnya.
Aku sudah mencapai tujuanku.
Dasar orang gila.
Kamu hampir mati. Kebodohan apa itu?
Diam.
Aku memang tampak agak gila.
Baik, Pak Joe.
Aku akan memberimu kesempatan terakhir.
"Ja Gyeong melakukan ini dari awal sampai akhir."
Jebak dia dengan itu.
Mudah, bukan?
Apa maksudmu? Itu kebenarannya.
Dan jangan menyentuh Googil.
Ini masih belum terlambat.
Jika kamu melakukan itu, aku akan memperlihatkan kepadamu
apa artinya hidup
di atas segalanya.
Manusia...
Aku ragu apakah berandal seperti kalian bisa memahami
sesuatu sesulit ini, tapi...
Dengan manusia, yang terpenting bukanlah
bagaimana kita mati, tapi bagaimana kita hidup.
Mengerti?
Tapi berpikir aku akan mati di dalam tong itu
sungguh membuatku kesal.
- Buang dia. - Buang dia
ke dalam dengan cumi-cumi asin dan segala jenis hal
yang menjijikkan.
- Baik, Pak. - Hei.
Aku benci sesuatu yang amis.
Hei!
Lautan sedang dingin sekarang!
Aku hampir gila.
Apa... Berani-beraninya kamu datang ke sini!
Aku tahu kamu ingin meludahi wajahku.
Tapi kudengar Deul Ho menghilang.
Astaga.
Bagaimana kamu bisa tahu?
Kamu melaporkan dia menghilang ke polisi.
Seorang reporter di sana memberitahuku.
Lalu? Kenapa kamu memedulikan itu?
Itu bukan urusanmu. Keluar!
- Berhenti. - Ayolah.
Kami tidak membutuhkan orang berengsek sepertimu. Keluar.
Hentikan. Pak Deul Ho bilang
dia mungkin tidak punya pilihan,
dan bahwa dia memahaminya.
Kita membutuhkan semua bantuan yang ada.
Ini sangat...
Maaf.
Sungguh.
Silakan duduk.
Tentu.
Karena barang-barangnya ditemukan di jalan,
maka kesimpulan kami kemungkinan ini adalah
kasus penculikan.
Kasus-kasus ini sering kali mengarah ke kejahatan yang berat,
jadi, kami akan menugaskan sebanyak mungkin petugas.
Bukankah seharusnya kita memeriksa CCTV lebih dahulu?
Benar.
Tapi yang membuatku berpikir mereka adalah bagian
dari lingkaran kejahatan terorganisasi adalah
di lokasi penculikan dan ketiga jalan
yang mengarah ke sana, semua CCTV rusak.
Mereka memastikan kita tidak bisa melihat mereka menculiknya.
Benar.
Para bedebah itu penuh perhitungan.
Jadi, maksudmu,
tidak ada petunjuk saat ini.
Ya...
Sayangnya, seperti itulah situasinya saat ini.
Dia menjatuhkan ponselnya, jadi, kami tidak bisa melacaknya.
Begini...
Aku sudah menjadi jurnalis investigasi selama 15 tahun.
Setelah sidang berakhir, aku mulai mencemaskan
keselamatan Deul Ho.
Aku tahu Guk bersaudara tidak akan membiarkannya begitu saja.
Jadi, aku memasang pelacak pada mereka untuk berjaga-jaga.
Bukankah itu ilegal?
Ya, aku tahu.
Aku akan menanggung kesalahanku.
Tidak. Bukan itu masalahnya.
Lalu? Apakah mobilnya bergerak?
Ya. Pada pukul 19.43 ini,
- mobil meninggalkan rumah mereka - Catat itu.
dan mengarah ke Incheon.
Terima kasih banyak. Kerjamu bagus.
Kita hanya perlu mengikuti mobil itu.
- Ada masalah. - Masalah apa?
Ketika mencapai Pelabuhan Incheon,
mobilnya berhenti bergerak.
Apa? Mobilnya... Mobilnya berhenti? Kenapa?
Mereka pandai.
Mereka pasti berpikir mereka telah dilacak.
Mereka masuk ke garasi rubanah di suatu tempat,
tapi semua CCTV di area itu juga mati.
Hanya kamera yang menghadap pintu masuk yang berfungsi.
Mobil keluarga Guk memasuki garasi pukul 20.51.
Dan dalam empat menit setelahnya,
12 mobil keluar dari garasi itu
dan berjalan ke arah yang berbeda.
Kita tidak bisa melacak ke-12 mobil itu.
Walaupun kita melakukannya,
itu sudah terlambat.
Aku hampir gila. Sungguh.
Detektif, menurutku
mereka pasti membawanya ke Incheon,
jadi, bukankah kita sebaiknya meminta pos pemeriksaan di sana
dan melihat apa yang memungkinkan
dan mulai mencari?
Itu ide yang bagus.
- Terima kasih. - Baik.
Polisi mungkin memburu kita, bukan?
Mereka mungkin menyiapkan satu tim besar
dan melacak kita dengan teliti.
Tapi mungkin butuh waktu bagi mereka
untuk menemukan kita di sini.
Ini.
Aku benar.
Ya. Mereka menggunakan otak mereka
dan menyingkirkan orang yang mengikuti mereka
dan menculik Deul Ho.
Menurutku mereka akan segera membunuhnya.
Deul Ho...
Tugas kitalah mengekspos semua hal
yang dilakukan Daesan.
Bagaimanapun,
kita berutang kepadanya, bukan?
Haruskah kita melakukan kebaikan?
Baik. Aku mengerti.
Aku akan menuju ke sana.
Telepon aku saat kamu tiba di sana.
Aku akan segera kembali.
Berhati-hatilah.
Baik.
Dia ada di gudang di Ogudo.
Dia memang akan mati. Kenapa kamu menunda-nunda?
Di sini dingin.
Pelacaknya menyala.
Pelacak ponsel Guk Jong Sup menyala.
- Belok kanan. - Baik.
Detektif.
Mereka mengarah ke laut,
jadi, menurutku mereka berencana membuangnya ke laut.
Ya. Aku akan mengirim lokasinya.
Kirim orang-orang itu ke luar negeri
dan kalian harus bersembunyi juga.
Jangan menelepon untuk sementara waktu.
Seharusnya kita membunuh dia sebelum membuangnya.
Tidak.
Dia harus menyadari dia mencari masalah dengan siapa
dan menderita selagi dia mati perlahan.
Dia tidak bisa keluar.
Sekalipun keluar, dia tidak bisa bertahan
lebih dari 30 menit di air yang dingin.
Seharusnya dia
sudah mati sekarang.
Ayo minum untuk merayakannya.
Guk Jong Sup dan Guk Jong Bok,
kalian ditahan atas penculikan
Joe Deul Ho.
Itu tidak masuk akal.
Apa yang kalian lakukan?
Terserah. Serahkanlah ponsel kalian.
Kami harus melihat Anda pergi ke mana saja.
Jika terlihat bersih, kami akan membiarkan kalian pergi.
Serahkan ponsel kalian sekarang!
Permisi. Apakah Anda melihat pria berjas...
Ada sesuatu?
Lihat ini.
Di sini. Di sini hangat.
Ini hangat, jadi, itu berarti
mereka belum lama pergi.
Sekalipun belum terlalu lama,
jika mereka melemparnya ke laut,
dia tidak akan bertahan selama ini.
Dalam cuaca ini, meskipun dia mencebur secara normal,
dia tidak akan bertahan lebih dari beberapa menit.
Penjaga pantai mengatakan mereka mengirim helikopter.
Para penyelamat juga sudah berangkat.
Deul Ho.
Apa yang mereka lakukan kepadamu?
Apa yang mereka lakukan kepadamu di sini?
Apa yang terjadi?
Deul Ho.
Di mana dia?
Tekanan darahnya tidak diketahui dan denyutnya tidak ada.
Dia tidak sadarkan diri!
Ambil defibrilator!
- 150 J. - 150 J!
- Isi daya. - Aman!
- Lagi. 200 J! - 200 J. Isi daya!
Aman!
Apa...
Apa yang terjadi?
Hei. Jae Hyuk.
Apa penjaga pantai sudah menelepon?
Belum.
Apa yang terjadi?
Apa yang terjadi?
Man Soo.
Lihat.
Bukankah itu Deul Ho?
Dia ada di Rumah Sakit Saewoong Incheon.
- Apa? - Ayo pergi.
- Cepat! - Baik.
Permisi. Di mana korban yang tenggelam?
Dia di sana.
- Deul Ho. - Deul Ho.
Deul Ho.
Deul Ho.
Aku akan pergi sekarang.
Kondisinya tidak baik saat aku menemukan dia,
tapi mereka akan merawatnya di IGD.
Bagus.
Dan barang itu?
Aku memasukkannya ke wadah kedap air
dan meletakkannya di saku dalamnya.
Akhirnya itu kembali ke pemiliknya yang tepat.
Hal-hal seperti itu membutuhkan pemilik yang tepat.
Baik. Kalian berdua dibebaskan.
Keluarlah.
Tapi
begitu korban penculikan bangun,
kami akan menggugat dan menyelidikinya.
Apa?
Saat siapa bangun?
Joe Deul Ho.
Apa? Apakah kalian terkejut dia selamat?
Tidak. Untuk apa kami terkejut?
Di mana dia sekarang?
Kami akan menunjuk kantor kalian sebagai tempat tinggal kalian.
Kami akan mencatat pernyataan korban
dan mungkin menjemput kalian setelahnya.
Paham?
Silakan pergi.
Matikan itu.
Aku bilang matikan musiknya.
Bukankah kita harus melarikan diri?
Ke mana?
Filipina.
Aku tahu orang-orang yang pandai melakukan hal itu.
Kita akan aman di sana.
Ada empat detektif yang berjaga di luar.
Bagaimana kita bisa lari?
Kamu mau melompat keluar dari jendela?
Dasar orang bodoh.
- Apa? - Jika kamu memikirkannya,
hanya Ja Gyeong yang berusaha melindungi Googil.
Semua ini berlebihan untuk kita.
Lalu?
Hentikan ocehan bodohmu.
Aku akan menyewa pengacara terbaik,
jadi, jika kalian harus menanggung kejahatan kalian,
terima saja ini sebagai kondisi hidup
dan jalani hukuman dengan tenang.
Ini gila.
Mereka akan
segera menyerbu ke sini dengan surat perintah penggeledahan,
dan kita tidak punya siapa pun untuk melindunginya lagi.
Era Googil sudah berakhir.
Saat kalian bebas,
aku mungkin akan mengelola sebuah toko kecil di suatu tempat.
Setelah keputusan terakhir dibuat,
tidak ada lagi yang tersisa untuk dilindungi
dan akan mustahil untuk melawan.
Polisi datang.
Jangan biarkan mereka masuk.
Haruskah kita menghancurkan diska keras komputer?
Bukankah itu akan menyelesaikan masalah ini?
Menghancurkan diska keras.
Aku bilang hancurkan! Sekarang!
Kenapa kamu hanya berdiri saja? Apa kamu tuli?
Dasar orang bodoh.
Kamu akan... Tidak. Serahkan surat pengunduran dirimu.
Polisi.
Kami tahu kalian ada di dalam.
Buka pintunya!
Jangan biarkan mereka masuk.
Apa kamu sudah gila? Apa kamu ingin mati?
Cukup. Ini sudah berakhir.
Kami tidak datang dengan surat perintah penggeledahan.
Menurut pernyataan korban,
kalian ditahan atas penculikan
dan menyewa pembunuh bayaran.
Kalian berhak untuk diam.
Apa pun yang kalian katakan dapat digunakan untuk memberatkan kalian.
Kalian juga berhak mendapatkan pengacara.
Paham?
Bawa mereka.
Sebaiknya kamu menginap beberapa hari lagi.
Untuk apa? Aku baik-baik saja. Untuk apa aku tinggal?
Kamu tahu apa yang dikatakan dokter?
Dia bilang aku memiliki jantung sekuat lembu.
Dan ada sidang yang harus kupersiapkan.
Pak Jae Hyuk memainkan peran besar.
Benarkah?
Apa dia datang ke sini?
Dia datang, tapi pergi
karena tidak bisa menemuimu.
Sikapnya konyol.
Apa yang dia bawa?
Dia datang dengan tangan kosong,
dan minum jus di sini lalu pergi.
Berandal itu. Seharusnya dia membawa sesuatu.
- Di mana pakaianku? - Di sini.
Buang saja. Pakaian itu kotor dan bau.
Kenapa? Jas ini istimewa.
Ini berulang kali menyelamatkan nyawaku.
Ini jas Superman-ku.
Ini...
Apa ini?
Apa ini?
Siapa yang meletakkan ini di sini?
Kamu?
- Bukan. - Bukan.
Ini bukan punyaku.
Apa itu?
"Kim Jung Moon, Han Sung Taek"
Ini daftar penerima beasiswa Googil.
Ini mencakup nama, tanggal, dan nomor rekening mereka.
Omong-omong, siapa yang membawamu ke sini?
Aku tidak ingat.
Tunggu.
Lalu apakah semua ini
diatur oleh Lee Ja Gyeong?
Baik.
Selidiki detailnya
dan segera laporkan kepadaku.
Boleh aku duduk?
Kudengar kamu
mandi air dingin yang lama.
Kamu sudah keluar?
Aku di sana begitu lama sampai sendi-sendiku nyeri.
Kurasa usia muda memberikan perbedaan.
Apakah kamu tahu tentang "perisai"?
Perisai?
Tidak.
Guk Jong Sup ditahan pagi ini.
- Aku sudah dengar. - Dia ingin bertemu,
jadi, aku pergi menemuinya dan memberitahuku tentang itu.
Dia bilang Ja Gyeong telah mencurinya,
tapi bertanya apakah dia bisa mendapatkan pengurangan hukuman
jika dia memasoknya.
Perisai itu mungkin cukup efektif.
Jadi, kamu tahu itu sudah berpindah tangan.
Tidak masalah jika Guk Jong Sup memilikinya,
tapi itu ada di tangan Ja Gyeong. Apa gunanya?
Benda itu menemukan pemilik baru.
Apa?
Jadi, benda itu ada padamu.
Apakah itu hadiah dari Ja Gyeong?
Kurang lebih begitu.
Lalu kenapa kamu datang ke sini?
Aku ingin membuat penawaran.
- Penawaran? - Ya.
Apa kamu ingat apa yang dikatakan jaksa senior
saat kamu mulai bekerja di sini?
"Jaksa
seharusnya tidak hanya adil,
mereka juga harus terlihat adil."
Benar.
Karena itu aku berencana membuatmu terlihat adil
mulai sekarang untuk kali terakhir.
Itu terdengar sulit.
Benarkah? Gelar "jaksa"
mengandung kepercayaan dan kredibilitas tertentu.
Jadi, kamu memilih aku untuk menjadi orang itu?
Benar. Aku memilihmu.
Ini sangat ironis.
Kamu tahu nama siapa
yang ada di puncak perisai itu.
Aku tahu.
Tapi aku tidak bisa melakukannya sendiri, bukan?
Aku hanya ingin melihat semangat
yang pernah kamu miliki saat masih menjadi jaksa muda.
Dengan kata lain,
lakukan penyelidikan berdasarkan perisai itu.
- Benar. - Kamu ingin aku memimpin
penyelidikan untuk memenjarakan diriku.
Ya. Kepala Jaksa sedang keluar sekarang.
Kamu memiliki otoritas.
Silakan mulai penyelidikannya.
Menarik sekali.
Kamu ingin aku memenjarakan diriku.
Tolong perlihatkan kehormatan jaksa
kepada rakyat.
Kehormatan jaksa.
Bagaimana jika aku mengambil ini dan membakarnya?
Aku tahu kamu tidak akan pernah
melakukan itu.
Aku hanya ingin melihat semangat
yang pernah kamu miliki saat masih menjadi jaksa muda.
Tolong perlihatkan kehormatan jaksa
kepada rakyat.
Ini aku. Panggil semua jaksa
yang kita miliki di distrik kita secepatnya.
Pastikan semua penyidik dan asisten
bersiaga.
Semuanya.
"Episode Terakhir"
Harap berdiri.
Silakan duduk.
Saya ingin membuat pengumuman
sebelum memulai sidang.
Dugaan kegiatan kriminal yang dilakukan Googil
sedang diselidiki, dan pengadilan ini
tidak akan membahas masalah tersebut.
Kita akan memulai sidang terakhir
atas klaim ganti rugi yang diajukan oleh korban
Pusat Kesejahteraan Daesan terhadap Grup Googil.
Penggugat, silakan berikan pernyataan penutup Anda.
Keadilan adalah mengungkap kebenaran.
Keadilan adalah nurani kita,
yang menentang hal-hal yang salah
dan tidak adil.
Dunia yang adil cerah dan hangat.
Dunia yang tidak adil dan kotor
gelap dan basah.
Buah-buahan tumbuh di bawah sinar matahari,
tapi kehidupan layu dan mati di tengah kegelapan.
Keadilan adalah insting kita
untuk bertahan dan hidup.
Daesan didirikan dengan keinginan adil negara kita
untuk menciptakan dunia yang bersih
sebelum Olimpiade pertama diadakan di sini.
Namun, untuk sebagian orang, hal itu diubah
menjadi cara untuk menghasilkan uang.
Dan dengan uang tersebut,
mereka mengisi kantong orang-orang yang memiliki otoritas,
serta mereka menciptakan kartel di kalangan mereka sendiri.
Ayah.
Kabar Ayah baik di sana?
Menilik kembali ke belakang, aku menyadari aku salah.
Seharusnya aku tidak melakukan itu kepada Ayah.
Maaf.
Maafkan aku, Ayah.
Dengan hati yang penuh penyesalan, aku akan menanggung
semua dosa yang telah dilakukan keluarga kita.
Ayah. Menurutku itu satu-satunya cara
aku bisa menunaikan tugas-tugasku.
Karena mereka, beberapa orang menjalani
kehidupan yang lebih buruk daripada budak,
dan beberapa orang kehilangan nyawa mereka
dan dikorbankan.
Dengan uang yang dihasilkan Daesan dengan cara ini,
didirikanlah Googil, salah satu perusahaan top
di negara ini.
Dan semua itu tanggung jawab kita
karena tidak menyadari aib negara kita.
Menciptakan masyarakat yang adil tidak boleh hanya dengan
mengangkat senjata dan maju berperang.
Kita harus menggagalkan semua godaan kotor
dan keserakahan duniawi, dan melindungi nurani kita,
melindungi keluarga kita,
dan menciptakan keadilan serta melindunginya.
Itu satu-satunya cara kita bisa bertahan.
Saya tidak bisa lebih menekankan hal itu.
Yang Mulia,
harap pastikan
tragedi seperti ini tidak terulang kembali.
Berikanlah keputusan yang adil.
Sekian.
Melindungi keluarga
dan nurani saya dari semua godaan
dan kontaminasi dunia
untuk mengutip perkataan pembela penggugat,
menciptakan keadilan
dengan cara itu adalah satu-satunya jalan agar kita bisa bertahan.
Sebagai masyarakat negara ini alih-alih sebagai hakim,
saya menyadari hal itu dengan menyakitkan
selama perjalanan sidang ini.
Saya akan membacakan putusan kasus ini
atas ganti rugi yang diajukan oleh korban Daesan.
Pusat Kesejahteraan Daesan dan Googil, alter egonya,
akan membayar pada Asosiasi
Korban Pusat Kesejahteraan Daesan
sebesar 320 juta dolar.
Jumlah ini mencakup kompensasi
atas penyiksaan yang diderita selama tujuh tahun
selama berada di Pusat Kesejahteraan Daesan,
pelanggaran hak asasi manusia,
dan tekanan emosional yang diderita selama 30 tahun
sebagai dampak dari kejadian tersebut.
Selain itu, pengadilan ini mendesak agar mereka
yang turut serta menyembunyikan dana Googil di luar negeri
dan menutupi tindakan kotor Googil
untuk diselidiki secara menyeluruh.
Dan pengadilan mendesak mereka digugat
dalam pengadilan pidana.
- Ya! - Ya!
- Ya! - Joe Deul Ho!
- Joe Deul Ho! - Joe Deul Ho!
- Joe Deul Ho! - Joe Deul Ho!
- Joe Deul Ho! - Joe Deul Ho!
- Joe Deul Ho! - Joe Deul Ho!
- Joe Deul Ho! - Joe Deul Ho!
- Joe Deul Ho! - Joe Deul Ho!
- Joe Deul Ho! - Joe Deul Ho!
"Penerima Beasiswa Googil Teridentifikasi"
"Penerima Beasiswa Googil Teridentifikasi"
"Politik, Hukum, Bisnis, Semua Industri Terpengaruh"
"Beasiswa Googil"
"Diprediksi Dampaknya Akan Luas"
"Daftar Beasiswa Googil telah diungkap"
Kalian sudah hampir selesai mengurusi penahanan?
Ya. Semua orang yang bersalah, dari politikus,
eksekutif media, polisi, jaksa,
91 orang telah ditahan.
Kalau begitu, sudah saatnya menyelesaikan ini.
Aku hampir selesai. Beri aku beberapa menit.
Silakan.
Silakan periksa ini
dan kirim apa yang layak dipulangkan,
serta bakar apa yang harus dibakar.
- Baik, Pak. - Baik, Pak.
Baik, sudah beres.
Ayo pergi.
Tidak perlu.
Itu perlakuan khusus. Beri aku perlakuan yang sama.
- Apa yang kamu lakukan? - Begini...
Kenapa tiba-tiba pakaian...
Apa kita akan pergi?
Ini terlalu besar.
Apa warna favoritmu?
Kamu ingin aku membantumu menangkap Ja Gyeong?
Ya. Aku yakin
dia akan meneleponmu.
Kami sudah menyadap semua orang yang mungkin dia telepon.
Pak Joe. Jika dia menelepon,
pastikan dia bicara selama 40 detik,
barulah kami bisa menemukan lokasinya.
Baik. Tentu.
Dia akan menelepon, bukan?
Dia akan menelepon.
Dia pasti menelepon.
Dan dia akan tahu bahwa aku disadap.
Ya, mungkin. Tapi tolonglah kami.
Tentu.
Aku akan menunggu di van di depan.
- Tentu. - Terima kasih.
- Terima kasih. - Tentu.
Apakah menurutmu dia akan benar-benar menelepon?
Jika aku harus memilih
satu orang yang akan dia telepon di akhir,
itu adalah dirimu.
Itu berarti dia tidak punya siapa pun
yang bisa dia percayai.
Ini ponsel sekali pakai yang kamu minta aku siapkan.
Baik.
Tapi panggilan akan dilacak
begitu kamu menelepon.
Aku tahu.
"Nomor Rahasia"
Ja Gyeong?
Jangan bicara. Biarkan aku bicara dahulu.
Serahkan dirimu.
Jantung adikmu
berdetak di dalam dadaku.
Jadi, aku mengatakan
ini bukan Jong Hee yang bicara,
tapi anggaplah seakan-akan
adikmu, Hae Gyeong, sedang bicara sekarang.
Apa pun yang kamu rencanakan,
jangan lakukan itu.
Kumohon.
Walaupun kita bertengkar,
aku membutuhkanmu.
Tolong temani aku.
Aku tidak punya apa-apa dan tidak ada siapa pun.
Wanita berengsek.
Kamu bilang kamu akan melindungiku.
Aku tahu.
Dengarkan aku.
Aku sudah menyisihkan uang untukmu.
Itu tidak ilegal.
Itu bersih. Aku sudah membayar pajaknya.
Kamu tahu kode brankasku, bukan?
Pergilah ke sana dan ambillah.
Jumlahnya tidak banyak,
tapi itu cukup untuk mengelola sebuah perusahaan kecil.
Jong Hee. Aku...
Aku selalu menganggapmu sebagai keluarga.
Ada apa denganmu?
Kita hanya membutuhkan dua detik lagi.
Rupanya Jong Hee mau memperlihatkan kesetiaannya kepadaku.
Jika kamu menelepon lebih lama,
kita pasti akan ketahuan.
Aku tahu.
Aku harus melakukan satu panggilan lagi.
Kamu harus mematikannya dalam 15 detik sekarang.
"Nomor Rahasia"
Ini panggilan video.
Tunggu.
Sudah siap?
Jawablah.
Apa itu?
Apa artinya itu?
Entahlah. Aku juga tidak tahu.
Apa itu? Dia menggunakan tangannya...
Tiga orang? Tiga ronde?
Aku yakin dia akan menelepon lagi.
Ya. Aku yakin dia akan menelepon lagi.
Kita harus menunggu.
Mari kita tunggu.
Apakah menurutmu dia mengerti?
Kamu melihat raut wajahnya.
Aku yakin dia mengerti.
Kita bisa memercayainya, bukan?
Dia mungkin tampak bodoh,
tapi dia sangat tekun.
Dan ya, kita bisa memercayainya.
Sungguh?
Cuacanya indah,
bukan?
- Benar. - Jika kamu ingin,
kamu masih bisa
meninggalkan Korea dan pergi ke tempat yang jauh.
Ganti nama
dan kewarganegaraanmu,
dan kamu bisa mulai dari awal
serta pura-pura tidak mengingat apa pun.
Aku sudah mengatur semuanya.
Bu.
Ini piknik pertama kita.
Hidupku tidak berarti
tanpamu di dalamnya.
Itu bahasa isyarat.
Apa?
Tiga, enam, lima.
Tapi itu bukan nomor telepon
atau koordinat.
Itu tidak ada artinya.
Mungkin itu berarti 365 hari atau semacamnya.
Hei. 36,5 derajat.
36,5 derajat?
Mungkin benar.
Atau mungkin 365 lembah, sesuatu seperti itu.
- Apa... - Berikan ponselmu.
- Punyaku? - Ya.
Apakah para detektif masih di luar?
Mereka memarkir van tepat di pintu masuk.
Aku akan pergi lewat jendela aula,
jadi, ulur waktu untukku.
Jendela?
- Sekarang? - Ya.
- Kamu mau ke mana? - Tapi kenapa...
Kamu ingat.
Saat kita melakukan studi kasus kita...
Kasus nomor 365.
Kita salah memahami hukum
dan diomeli oleh profesor.
Aku ingat.
Benar.
Ja Gyeong.
Aku akan memberimu peringatan lama.
Jangan pergi.
Ayo maju ke pengadilan. Aku akan membelamu.
Untuk apa kamu melakukan itu?
Mari kita membahas hal lain.
Aku tahu tidak ada gunanya menanyakan orang yang sakit
separah apa penyakit mereka.
Tapi
kamu melakukan tindakan yang salah.
Aku menelepon karena ada sesuatu yang ingin kukatakan.
Kamu melewati perjuangan yang sulit
dan kamu menutupnya dengan baik.
Kamu juga menggunakan perisai dengan bijaksana.
- Ja Gyeong. - Kamu pernah memberitahuku
bahwa kamu membutuhkan kesimpulan
untuk menyelesaikan laporan.
Karena itu aku berencana mengisi kesimpulan itu.
Pada pukul 5.00 besok,
kamu akan menerima pesan teks.
Ja Gyeong.
Jangan sampai terluka
dan jaga dirimu baik-baik.
Terima kasih untuk semuanya.
Ini menyenangkan.
Haruskah kita ke luar negeri?
Aku setuju. Mari berenang.
Itu yang paling aman.
Aku ingin keong.
Aku alergi keong.
Benarkah?
Bagaimana dengan abalone?
Aku bisa makan abalone.
Seleramu tinggi.
Min,
kamu cantik.
Seharusnya kamu bersekolah,
berkumpul dengan teman-teman,
atau pergi berkencan berkelompok,
berkencan dengan pacar,
makan jajanan jalanan, dan hal-hal seperti itu.
Maaf.
Ini. Setidaknya pakai ini. Maaf.
Apa yang paling kamu ingat
tentang Daesan?
Bagiku,
waktu yang kuhabiskan bersamamu
adalah masa yang paling bahagia.
Ruangan hukuman yang kamu sebutkan sebelumnya?
Di mana saja.
Kamu tahu, kita bisa menghindari dipukuli
dan semacamnya karena ruangan hukuman itu.
Aku tidak pernah menduga
langit, laut, dan matahari
seindah ini.
Maaf, Min. Maafkan aku.
Aku membuatmu melakukan apa?
Setelah semua itu,
aku tidak tahu kamu alergi terhadap keong.
Setidaknya, kamu tahu sekarang.
Aku butuh air. Aku sangat haus.
Aku tidak bisa minum air itu.
- Ini. - Baik.
- Aku akan segera kembali. - Baik.
"Kartu Identifikasi"
"Untuk Min"
"Min tersayang"
Min tersayang.
Sejak aku bertemu denganmu di pusat kesejahteraan,
kamu adalah adikku.
Tapi kita menangis bersama
lebih dari kita tertawa bersama.
Ini sudah terlambat, tapi aku mengembalikan namamu.
Sekarang, jalanilah hidupmu sebagai Han Min.
Maaf dan terima kasih.
Aku menyayangimu, Min.
"Maaf dan terima kasih. Datanglah ke kantorku"
"Kesedihan dan kebahagiaan berlalu"
"Dan tersebar bagaikan angin"
"Karena itu, aku berdoa kamu tidak akan mengingat apa pun"
"Deul Ho, kumohon jangan lakukan autopsi"
"Dan tebarkan abuku di laut"
"Lee Ja Gyeong"
Pada akhirnya, kesedihan dan kebahagiaan
tersebar bagaikan angin.
Karena itu, aku berdoa kamu tidak akan
mengingat apa pun.
Kudengar kamu memintaku mewakilimu.
Kenapa? Apa kamu bahkan tidak mau melihatku
karena kamu membenciku?
Tidak, bukan itu.
Nilaiku sudah naik.
Kamu ini...
Kamu tidak bisa melakukan itu. Kamu akan merusak citramu.
Apa citraku?
Haruskah aku selalu miskin dan makan ramen instan?
Benar. Itu Joe Deul Ho.
Pengacara lingkungan, Joe Deul Ho.
Sialan. Akan sulit menyingkirkan citra itu.
Astaga.
- Astaga. - Astaga.
Astaga. Mari kita lihat. Lihatlah.
Kita tidak bisa mengatakan kamu tidak melakukan beberapa hal.
Kamu harus mengatakan aku tidak melakukannya! Itu pengacara hebat!
Aku tidak bisa mengatakan tidak jika kamu melakukannya.
Kenapa kamu membentakku? Cari orang lain saja.
Aku memilih pengacara yang salah.
Kalau begitu, carilah orang lain. Permisi!
Permisi! Masuklah! Bawa dia pergi.
Bawa dia pergi.
Bu.
Kurasa anakku
disiksa di TK,
jadi, aku ingin menuntut.
Tapi aku tidak mampu membayar.
Bisakah aku membayar Anda nanti jika kita mendapatkan ganti rugi
dan memulai gugatan?
Itu... Tidak apa-apa.
Biasanya kami dibayar setelah kasus berakhir.
Begini...
Jangan menangis. Tenanglah.
Berdasarkan dokumen ini,
menurutku kita bisa melaporkan mereka ke polisi
begitu kita mendapatkan video kamera pengawas mereka.
- Aku datang dahulu! - Berhenti mendorong!
- Dasar. Aku datang pertama! - Permisi.
Apa? Bagaimana aku tahu itu?
- Tunggu. - Hei, kamu.
- Harap tenang. - Hei!
- Aku yang pertama! - Tidak!
Aku tidak bisa menangani ini!
Aku tidak bisa!
- Aku datang lebih dahulu. - Aku datang dahulu.
"Joe Deul Ho"
Deul Ho!
Kamu menakutiku!
Apa kamu tidak melihat Nona Yoon dan aku sibuk di sini?
Aku sedang membaca sebuah kasus.
Kamu membaca komik!
Apa masalahmu? Ada So Mi.
Ada satu klien yang sangat penting.
- Kamu harus menerima kasus itu. - So Mi bisa menanganinya.
Aku memberitahumu karena kamu harus menanganinya.
Siapa itu?
Hanya untuk berjaga-jaga.
Baiklah, akan kutangani. Siapa dia?
Kamu sudah berjanji.
Tunggu. Diam di sini.
Apa yang bisa aku...
Begini...
Ini agak...
Masalahnya adalah
Detektif Park baru-baru ini menangkap seorang pencopet, dan...
Dia pasti sudah menonton banyak film.
Dia melukai dirinya dan mengeklaim Detektif Park memukul dia.
Karena itu aku mengatakan dia harus memintamu
menyelesaikan situasi ini untuknya.
Kamu ahli hal-hal seperti ini.
- Tolong aku. - Jadi,
di mana kamera pengawasnya?
Jika tidak, dia harus dipenjara.
Yang benar saja.
Atau bawakan sesuatu yang setara dengan uang untukku.
Di antara kita? Yang benar saja. Siapa kita?
- Pikirkanlah masa lalu kita... - Ini? Mengambil dan menerima?
- Lakukanlah untuk dia. - Seperti ini?
Baik. Arah luka yang dibuat sendiri
berbeda dengan luka yang diakibatkan oleh orang lain.
Paham? Jadi,
beri tahu dia sebagai pakar dan dia akan tersudut.
Jadilah seperti dia. Kamu harus bisa menggertak.
Benar.
- Baik, Pak. Aku mengerti! - "Baik, Pak!"
Terima kash, Pak!
- Semoga beruntung. - Terima kasih!
Aku akan meneleponmu! Mari kita minum!
"Dae Soo"
Halo? Dae Soo?
Kamu di mana?
Busan?
Bagus! Aku akan segera ke sana!
So Mi! Man Soo! Mari kita pergi ke Busan.
- Apa? Busan? - Bagaimana denganku?
Ikut kami. Aku akan membunuhmu jika kamu mengkhianati kami.
- Ayo pergi ke Busan! - Kenapa kita pergi...
Sub by VIU Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF
Follow My IG @sultan_khilaf_sub
"My Lawyer, Mr. Joe 2: Crime and Punishment"
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.