All language subtitles for My Lawyer, Mr. Joe 2 ep 39 - 40.END

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"

"Pemirsa diharap bijak"

"My Lawyer, Mr. Joe 2: Crime and Punishment"

Sub by VIU Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF

Follow My IG @sultan_khilaf_sub

Pak Joe?

Hei. Keluarkan dia.

Kenapa dia? Dia tidak menjawab.

Dia tampak mabuk. Mungkin dia kembali ke kantor.

Dia tidak mungkin melakukan itu. Serta, aku pergi ke kamar mandi,

tapi dia tidak ada di sana.

Dia sudah cukup lama pergi.

Astaga.

Haruskah kita memeriksa kantor?

Haruskah? Permisi.

Tolong bonnya.

Dia masih tidak menjawab. Sungguh.

Seharusnya dia bilang jika tidak ingin membayar.

Man Soo...

Apa itu?

Bukankah ini...

Bukankah ini milik Pak Deul Ho?

Benar. Ini kacamatanya. Apa yang terjadi?

Apa yang terjadi di sini?

Cukup!

Kepalaku...

Halo,

pengacara yang terhormat, Pak Joe Deul Ho.

Sudah kuduga.

Sudah kuduga.

Kalian tidak mengecewakan.

Firasatku mengatakan kalian pelakunya. Kepalaku...

Omong kosong.

Begitukah?

Apakah itu tong tempat kalian akan memasukkanku?

Hei, apa itu digunakan untuk udang asin?

Aku benci bau udang asin.

Jangan mencoba mengulur waktu,

berharap seseorang akan datang dan menyelamatkanmu.

Kami sudah mengurus kameranya.

Orang-orang ini cukup hebat.

Sisanya berasal dari Asia Tenggara,

jadi, mereka meninggalkan Korea besok, dan semuanya berakhir.

Halo?

Begitulah caranya menciptakan kasus lama yang tidak selesai.

Setidaknya aku tidak pergi sendirian. Aku merasa senang.

Aku menyingkirkan Googil.

- Bunuh bedebah ini... - Diam!

Sebaiknya kamu diam.

Hei. Joe Deul Ho.

Aku sudah memberitahumu sebelumnya, bukan?

Aku menyuruhmu menyingkirkan Ja Gyeong

dan bahwa kita bisa berteman.

Berteman?

Kenapa aku harus berteman dengan kalian?

Aku sudah berulang kali memberitahumu

bahwa Ja Gyeong bukan targetku.

Aku bilang tujuanku adalah mengekspos Daesan

dan menghancurkan Googil.

Aku selalu penasaran. Kenapa kamu melakukan ini?

Apa yang kamu inginkan?

Coba kulihat. Apa yang kuinginkan?

Mengungkap kebenaran di balik Daesan

dan membiarkan orang-orang tahu tentang mereka,

serta menghancurkan Googil sepenuhnya.

Aku sudah mencapai tujuanku.

Dasar orang gila.

Kamu hampir mati. Kebodohan apa itu?

Diam.

Aku memang tampak agak gila.

Baik, Pak Joe.

Aku akan memberimu kesempatan terakhir.

"Ja Gyeong melakukan ini dari awal sampai akhir."

Jebak dia dengan itu.

Mudah, bukan?

Apa maksudmu? Itu kebenarannya.

Dan jangan menyentuh Googil.

Ini masih belum terlambat.

Jika kamu melakukan itu, aku akan memperlihatkan kepadamu

apa artinya hidup

di atas segalanya.

Manusia...

Aku ragu apakah berandal seperti kalian bisa memahami

sesuatu sesulit ini, tapi...

Dengan manusia, yang terpenting bukanlah

bagaimana kita mati, tapi bagaimana kita hidup.

Mengerti?

Tapi berpikir aku akan mati di dalam tong itu

sungguh membuatku kesal.

- Buang dia. - Buang dia

ke dalam dengan cumi-cumi asin dan segala jenis hal

yang menjijikkan.

- Baik, Pak. - Hei.

Aku benci sesuatu yang amis.

Hei!

Lautan sedang dingin sekarang!

Aku hampir gila.

Apa... Berani-beraninya kamu datang ke sini!

Aku tahu kamu ingin meludahi wajahku.

Tapi kudengar Deul Ho menghilang.

Astaga.

Bagaimana kamu bisa tahu?

Kamu melaporkan dia menghilang ke polisi.

Seorang reporter di sana memberitahuku.

Lalu? Kenapa kamu memedulikan itu?

Itu bukan urusanmu. Keluar!

- Berhenti. - Ayolah.

Kami tidak membutuhkan orang berengsek sepertimu. Keluar.

Hentikan. Pak Deul Ho bilang

dia mungkin tidak punya pilihan,

dan bahwa dia memahaminya.

Kita membutuhkan semua bantuan yang ada.

Ini sangat...

Maaf.

Sungguh.

Silakan duduk.

Tentu.

Karena barang-barangnya ditemukan di jalan,

maka kesimpulan kami kemungkinan ini adalah

kasus penculikan.

Kasus-kasus ini sering kali mengarah ke kejahatan yang berat,

jadi, kami akan menugaskan sebanyak mungkin petugas.

Bukankah seharusnya kita memeriksa CCTV lebih dahulu?

Benar.

Tapi yang membuatku berpikir mereka adalah bagian

dari lingkaran kejahatan terorganisasi adalah

di lokasi penculikan dan ketiga jalan

yang mengarah ke sana, semua CCTV rusak.

Mereka memastikan kita tidak bisa melihat mereka menculiknya.

Benar.

Para bedebah itu penuh perhitungan.

Jadi, maksudmu,

tidak ada petunjuk saat ini.

Ya...

Sayangnya, seperti itulah situasinya saat ini.

Dia menjatuhkan ponselnya, jadi, kami tidak bisa melacaknya.

Begini...

Aku sudah menjadi jurnalis investigasi selama 15 tahun.

Setelah sidang berakhir, aku mulai mencemaskan

keselamatan Deul Ho.

Aku tahu Guk bersaudara tidak akan membiarkannya begitu saja.

Jadi, aku memasang pelacak pada mereka untuk berjaga-jaga.

Bukankah itu ilegal?

Ya, aku tahu.

Aku akan menanggung kesalahanku.

Tidak. Bukan itu masalahnya.

Lalu? Apakah mobilnya bergerak?

Ya. Pada pukul 19.43 ini,

- mobil meninggalkan rumah mereka - Catat itu.

dan mengarah ke Incheon.

Terima kasih banyak. Kerjamu bagus.

Kita hanya perlu mengikuti mobil itu.

- Ada masalah. - Masalah apa?

Ketika mencapai Pelabuhan Incheon,

mobilnya berhenti bergerak.

Apa? Mobilnya... Mobilnya berhenti? Kenapa?

Mereka pandai.

Mereka pasti berpikir mereka telah dilacak.

Mereka masuk ke garasi rubanah di suatu tempat,

tapi semua CCTV di area itu juga mati.

Hanya kamera yang menghadap pintu masuk yang berfungsi.

Mobil keluarga Guk memasuki garasi pukul 20.51.

Dan dalam empat menit setelahnya,

12 mobil keluar dari garasi itu

dan berjalan ke arah yang berbeda.

Kita tidak bisa melacak ke-12 mobil itu.

Walaupun kita melakukannya,

itu sudah terlambat.

Aku hampir gila. Sungguh.

Detektif, menurutku

mereka pasti membawanya ke Incheon,

jadi, bukankah kita sebaiknya meminta pos pemeriksaan di sana

dan melihat apa yang memungkinkan

dan mulai mencari?

Itu ide yang bagus.

- Terima kasih. - Baik.

Polisi mungkin memburu kita, bukan?

Mereka mungkin menyiapkan satu tim besar

dan melacak kita dengan teliti.

Tapi mungkin butuh waktu bagi mereka

untuk menemukan kita di sini.

Ini.

Aku benar.

Ya. Mereka menggunakan otak mereka

dan menyingkirkan orang yang mengikuti mereka

dan menculik Deul Ho.

Menurutku mereka akan segera membunuhnya.

Deul Ho...

Tugas kitalah mengekspos semua hal

yang dilakukan Daesan.

Bagaimanapun,

kita berutang kepadanya, bukan?

Haruskah kita melakukan kebaikan?

Baik. Aku mengerti.

Aku akan menuju ke sana.

Telepon aku saat kamu tiba di sana.

Aku akan segera kembali.

Berhati-hatilah.

Baik.

Dia ada di gudang di Ogudo.

Dia memang akan mati. Kenapa kamu menunda-nunda?

Di sini dingin.

Pelacaknya menyala.

Pelacak ponsel Guk Jong Sup menyala.

- Belok kanan. - Baik.

Detektif.

Mereka mengarah ke laut,

jadi, menurutku mereka berencana membuangnya ke laut.

Ya. Aku akan mengirim lokasinya.

Kirim orang-orang itu ke luar negeri

dan kalian harus bersembunyi juga.

Jangan menelepon untuk sementara waktu.

Seharusnya kita membunuh dia sebelum membuangnya.

Tidak.

Dia harus menyadari dia mencari masalah dengan siapa

dan menderita selagi dia mati perlahan.

Dia tidak bisa keluar.

Sekalipun keluar, dia tidak bisa bertahan

lebih dari 30 menit di air yang dingin.

Seharusnya dia

sudah mati sekarang.

Ayo minum untuk merayakannya.

Guk Jong Sup dan Guk Jong Bok,

kalian ditahan atas penculikan

Joe Deul Ho.

Itu tidak masuk akal.

Apa yang kalian lakukan?

Terserah. Serahkanlah ponsel kalian.

Kami harus melihat Anda pergi ke mana saja.

Jika terlihat bersih, kami akan membiarkan kalian pergi.

Serahkan ponsel kalian sekarang!

Permisi. Apakah Anda melihat pria berjas...

Ada sesuatu?

Lihat ini.

Di sini. Di sini hangat.

Ini hangat, jadi, itu berarti

mereka belum lama pergi.

Sekalipun belum terlalu lama,

jika mereka melemparnya ke laut,

dia tidak akan bertahan selama ini.

Dalam cuaca ini, meskipun dia mencebur secara normal,

dia tidak akan bertahan lebih dari beberapa menit.

Penjaga pantai mengatakan mereka mengirim helikopter.

Para penyelamat juga sudah berangkat.

Deul Ho.

Apa yang mereka lakukan kepadamu?

Apa yang mereka lakukan kepadamu di sini?

Apa yang terjadi?

Deul Ho.

Di mana dia?

Tekanan darahnya tidak diketahui dan denyutnya tidak ada.

Dia tidak sadarkan diri!

Ambil defibrilator!

- 150 J. - 150 J!

- Isi daya. - Aman!

- Lagi. 200 J! - 200 J. Isi daya!

Aman!

Apa...

Apa yang terjadi?

Hei. Jae Hyuk.

Apa penjaga pantai sudah menelepon?

Belum.

Apa yang terjadi?

Apa yang terjadi?

Man Soo.

Lihat.

Bukankah itu Deul Ho?

Dia ada di Rumah Sakit Saewoong Incheon.

- Apa? - Ayo pergi.

- Cepat! - Baik.

Permisi. Di mana korban yang tenggelam?

Dia di sana.

- Deul Ho. - Deul Ho.

Deul Ho.

Deul Ho.

Aku akan pergi sekarang.

Kondisinya tidak baik saat aku menemukan dia,

tapi mereka akan merawatnya di IGD.

Bagus.

Dan barang itu?

Aku memasukkannya ke wadah kedap air

dan meletakkannya di saku dalamnya.

Akhirnya itu kembali ke pemiliknya yang tepat.

Hal-hal seperti itu membutuhkan pemilik yang tepat.

Baik. Kalian berdua dibebaskan.

Keluarlah.

Tapi

begitu korban penculikan bangun,

kami akan menggugat dan menyelidikinya.

Apa?

Saat siapa bangun?

Joe Deul Ho.

Apa? Apakah kalian terkejut dia selamat?

Tidak. Untuk apa kami terkejut?

Di mana dia sekarang?

Kami akan menunjuk kantor kalian sebagai tempat tinggal kalian.

Kami akan mencatat pernyataan korban

dan mungkin menjemput kalian setelahnya.

Paham?

Silakan pergi.

Matikan itu.

Aku bilang matikan musiknya.

Bukankah kita harus melarikan diri?

Ke mana?

Filipina.

Aku tahu orang-orang yang pandai melakukan hal itu.

Kita akan aman di sana.

Ada empat detektif yang berjaga di luar.

Bagaimana kita bisa lari?

Kamu mau melompat keluar dari jendela?

Dasar orang bodoh.

- Apa? - Jika kamu memikirkannya,

hanya Ja Gyeong yang berusaha melindungi Googil.

Semua ini berlebihan untuk kita.

Lalu?

Hentikan ocehan bodohmu.

Aku akan menyewa pengacara terbaik,

jadi, jika kalian harus menanggung kejahatan kalian,

terima saja ini sebagai kondisi hidup

dan jalani hukuman dengan tenang.

Ini gila.

Mereka akan

segera menyerbu ke sini dengan surat perintah penggeledahan,

dan kita tidak punya siapa pun untuk melindunginya lagi.

Era Googil sudah berakhir.

Saat kalian bebas,

aku mungkin akan mengelola sebuah toko kecil di suatu tempat.

Setelah keputusan terakhir dibuat,

tidak ada lagi yang tersisa untuk dilindungi

dan akan mustahil untuk melawan.

Polisi datang.

Jangan biarkan mereka masuk.

Haruskah kita menghancurkan diska keras komputer?

Bukankah itu akan menyelesaikan masalah ini?

Menghancurkan diska keras.

Aku bilang hancurkan! Sekarang!

Kenapa kamu hanya berdiri saja? Apa kamu tuli?

Dasar orang bodoh.

Kamu akan... Tidak. Serahkan surat pengunduran dirimu.

Polisi.

Kami tahu kalian ada di dalam.

Buka pintunya!

Jangan biarkan mereka masuk.

Apa kamu sudah gila? Apa kamu ingin mati?

Cukup. Ini sudah berakhir.

Kami tidak datang dengan surat perintah penggeledahan.

Menurut pernyataan korban,

kalian ditahan atas penculikan

dan menyewa pembunuh bayaran.

Kalian berhak untuk diam.

Apa pun yang kalian katakan dapat digunakan untuk memberatkan kalian.

Kalian juga berhak mendapatkan pengacara.

Paham?

Bawa mereka.

Sebaiknya kamu menginap beberapa hari lagi.

Untuk apa? Aku baik-baik saja. Untuk apa aku tinggal?

Kamu tahu apa yang dikatakan dokter?

Dia bilang aku memiliki jantung sekuat lembu.

Dan ada sidang yang harus kupersiapkan.

Pak Jae Hyuk memainkan peran besar.

Benarkah?

Apa dia datang ke sini?

Dia datang, tapi pergi

karena tidak bisa menemuimu.

Sikapnya konyol.

Apa yang dia bawa?

Dia datang dengan tangan kosong,

dan minum jus di sini lalu pergi.

Berandal itu. Seharusnya dia membawa sesuatu.

- Di mana pakaianku? - Di sini.

Buang saja. Pakaian itu kotor dan bau.

Kenapa? Jas ini istimewa.

Ini berulang kali menyelamatkan nyawaku.

Ini jas Superman-ku.

Ini...

Apa ini?

Apa ini?

Siapa yang meletakkan ini di sini?

Kamu?

- Bukan. - Bukan.

Ini bukan punyaku.

Apa itu?

"Kim Jung Moon, Han Sung Taek"

Ini daftar penerima beasiswa Googil.

Ini mencakup nama, tanggal, dan nomor rekening mereka.

Omong-omong, siapa yang membawamu ke sini?

Aku tidak ingat.

Tunggu.

Lalu apakah semua ini

diatur oleh Lee Ja Gyeong?

Baik.

Selidiki detailnya

dan segera laporkan kepadaku.

Boleh aku duduk?

Kudengar kamu

mandi air dingin yang lama.

Kamu sudah keluar?

Aku di sana begitu lama sampai sendi-sendiku nyeri.

Kurasa usia muda memberikan perbedaan.

Apakah kamu tahu tentang "perisai"?

Perisai?

Tidak.

Guk Jong Sup ditahan pagi ini.

- Aku sudah dengar. - Dia ingin bertemu,

jadi, aku pergi menemuinya dan memberitahuku tentang itu.

Dia bilang Ja Gyeong telah mencurinya,

tapi bertanya apakah dia bisa mendapatkan pengurangan hukuman

jika dia memasoknya.

Perisai itu mungkin cukup efektif.

Jadi, kamu tahu itu sudah berpindah tangan.

Tidak masalah jika Guk Jong Sup memilikinya,

tapi itu ada di tangan Ja Gyeong. Apa gunanya?

Benda itu menemukan pemilik baru.

Apa?

Jadi, benda itu ada padamu.

Apakah itu hadiah dari Ja Gyeong?

Kurang lebih begitu.

Lalu kenapa kamu datang ke sini?

Aku ingin membuat penawaran.

- Penawaran? - Ya.

Apa kamu ingat apa yang dikatakan jaksa senior

saat kamu mulai bekerja di sini?

"Jaksa

seharusnya tidak hanya adil,

mereka juga harus terlihat adil."

Benar.

Karena itu aku berencana membuatmu terlihat adil

mulai sekarang untuk kali terakhir.

Itu terdengar sulit.

Benarkah? Gelar "jaksa"

mengandung kepercayaan dan kredibilitas tertentu.

Jadi, kamu memilih aku untuk menjadi orang itu?

Benar. Aku memilihmu.

Ini sangat ironis.

Kamu tahu nama siapa

yang ada di puncak perisai itu.

Aku tahu.

Tapi aku tidak bisa melakukannya sendiri, bukan?

Aku hanya ingin melihat semangat

yang pernah kamu miliki saat masih menjadi jaksa muda.

Dengan kata lain,

lakukan penyelidikan berdasarkan perisai itu.

- Benar. - Kamu ingin aku memimpin

penyelidikan untuk memenjarakan diriku.

Ya. Kepala Jaksa sedang keluar sekarang.

Kamu memiliki otoritas.

Silakan mulai penyelidikannya.

Menarik sekali.

Kamu ingin aku memenjarakan diriku.

Tolong perlihatkan kehormatan jaksa

kepada rakyat.

Kehormatan jaksa.

Bagaimana jika aku mengambil ini dan membakarnya?

Aku tahu kamu tidak akan pernah

melakukan itu.

Aku hanya ingin melihat semangat

yang pernah kamu miliki saat masih menjadi jaksa muda.

Tolong perlihatkan kehormatan jaksa

kepada rakyat.

Ini aku. Panggil semua jaksa

yang kita miliki di distrik kita secepatnya.

Pastikan semua penyidik dan asisten

bersiaga.

Semuanya.

"Episode Terakhir"

Harap berdiri.

Silakan duduk.

Saya ingin membuat pengumuman

sebelum memulai sidang.

Dugaan kegiatan kriminal yang dilakukan Googil

sedang diselidiki, dan pengadilan ini

tidak akan membahas masalah tersebut.

Kita akan memulai sidang terakhir

atas klaim ganti rugi yang diajukan oleh korban

Pusat Kesejahteraan Daesan terhadap Grup Googil.

Penggugat, silakan berikan pernyataan penutup Anda.

Keadilan adalah mengungkap kebenaran.

Keadilan adalah nurani kita,

yang menentang hal-hal yang salah

dan tidak adil.

Dunia yang adil cerah dan hangat.

Dunia yang tidak adil dan kotor

gelap dan basah.

Buah-buahan tumbuh di bawah sinar matahari,

tapi kehidupan layu dan mati di tengah kegelapan.

Keadilan adalah insting kita

untuk bertahan dan hidup.

Daesan didirikan dengan keinginan adil negara kita

untuk menciptakan dunia yang bersih

sebelum Olimpiade pertama diadakan di sini.

Namun, untuk sebagian orang, hal itu diubah

menjadi cara untuk menghasilkan uang.

Dan dengan uang tersebut,

mereka mengisi kantong orang-orang yang memiliki otoritas,

serta mereka menciptakan kartel di kalangan mereka sendiri.

Ayah.

Kabar Ayah baik di sana?

Menilik kembali ke belakang, aku menyadari aku salah.

Seharusnya aku tidak melakukan itu kepada Ayah.

Maaf.

Maafkan aku, Ayah.

Dengan hati yang penuh penyesalan, aku akan menanggung

semua dosa yang telah dilakukan keluarga kita.

Ayah. Menurutku itu satu-satunya cara

aku bisa menunaikan tugas-tugasku.

Karena mereka, beberapa orang menjalani

kehidupan yang lebih buruk daripada budak,

dan beberapa orang kehilangan nyawa mereka

dan dikorbankan.

Dengan uang yang dihasilkan Daesan dengan cara ini,

didirikanlah Googil, salah satu perusahaan top

di negara ini.

Dan semua itu tanggung jawab kita

karena tidak menyadari aib negara kita.

Menciptakan masyarakat yang adil tidak boleh hanya dengan

mengangkat senjata dan maju berperang.

Kita harus menggagalkan semua godaan kotor

dan keserakahan duniawi, dan melindungi nurani kita,

melindungi keluarga kita,

dan menciptakan keadilan serta melindunginya.

Itu satu-satunya cara kita bisa bertahan.

Saya tidak bisa lebih menekankan hal itu.

Yang Mulia,

harap pastikan

tragedi seperti ini tidak terulang kembali.

Berikanlah keputusan yang adil.

Sekian.

Melindungi keluarga

dan nurani saya dari semua godaan

dan kontaminasi dunia

untuk mengutip perkataan pembela penggugat,

menciptakan keadilan

dengan cara itu adalah satu-satunya jalan agar kita bisa bertahan.

Sebagai masyarakat negara ini alih-alih sebagai hakim,

saya menyadari hal itu dengan menyakitkan

selama perjalanan sidang ini.

Saya akan membacakan putusan kasus ini

atas ganti rugi yang diajukan oleh korban Daesan.

Pusat Kesejahteraan Daesan dan Googil, alter egonya,

akan membayar pada Asosiasi

Korban Pusat Kesejahteraan Daesan

sebesar 320 juta dolar.

Jumlah ini mencakup kompensasi

atas penyiksaan yang diderita selama tujuh tahun

selama berada di Pusat Kesejahteraan Daesan,

pelanggaran hak asasi manusia,

dan tekanan emosional yang diderita selama 30 tahun

sebagai dampak dari kejadian tersebut.

Selain itu, pengadilan ini mendesak agar mereka

yang turut serta menyembunyikan dana Googil di luar negeri

dan menutupi tindakan kotor Googil

untuk diselidiki secara menyeluruh.

Dan pengadilan mendesak mereka digugat

dalam pengadilan pidana.

- Ya! - Ya!

- Ya! - Joe Deul Ho!

- Joe Deul Ho! - Joe Deul Ho!

- Joe Deul Ho! - Joe Deul Ho!

- Joe Deul Ho! - Joe Deul Ho!

- Joe Deul Ho! - Joe Deul Ho!

- Joe Deul Ho! - Joe Deul Ho!

- Joe Deul Ho! - Joe Deul Ho!

- Joe Deul Ho! - Joe Deul Ho!

"Penerima Beasiswa Googil Teridentifikasi"

"Penerima Beasiswa Googil Teridentifikasi"

"Politik, Hukum, Bisnis, Semua Industri Terpengaruh"

"Beasiswa Googil"

"Diprediksi Dampaknya Akan Luas"

"Daftar Beasiswa Googil telah diungkap"

Kalian sudah hampir selesai mengurusi penahanan?

Ya. Semua orang yang bersalah, dari politikus,

eksekutif media, polisi, jaksa,

91 orang telah ditahan.

Kalau begitu, sudah saatnya menyelesaikan ini.

Aku hampir selesai. Beri aku beberapa menit.

Silakan.

Silakan periksa ini

dan kirim apa yang layak dipulangkan,

serta bakar apa yang harus dibakar.

- Baik, Pak. - Baik, Pak.

Baik, sudah beres.

Ayo pergi.

Tidak perlu.

Itu perlakuan khusus. Beri aku perlakuan yang sama.

- Apa yang kamu lakukan? - Begini...

Kenapa tiba-tiba pakaian...

Apa kita akan pergi?

Ini terlalu besar.

Apa warna favoritmu?

Kamu ingin aku membantumu menangkap Ja Gyeong?

Ya. Aku yakin

dia akan meneleponmu.

Kami sudah menyadap semua orang yang mungkin dia telepon.

Pak Joe. Jika dia menelepon,

pastikan dia bicara selama 40 detik,

barulah kami bisa menemukan lokasinya.

Baik. Tentu.

Dia akan menelepon, bukan?

Dia akan menelepon.

Dia pasti menelepon.

Dan dia akan tahu bahwa aku disadap.

Ya, mungkin. Tapi tolonglah kami.

Tentu.

Aku akan menunggu di van di depan.

- Tentu. - Terima kasih.

- Terima kasih. - Tentu.

Apakah menurutmu dia akan benar-benar menelepon?

Jika aku harus memilih

satu orang yang akan dia telepon di akhir,

itu adalah dirimu.

Itu berarti dia tidak punya siapa pun

yang bisa dia percayai.

Ini ponsel sekali pakai yang kamu minta aku siapkan.

Baik.

Tapi panggilan akan dilacak

begitu kamu menelepon.

Aku tahu.

"Nomor Rahasia"

Ja Gyeong?

Jangan bicara. Biarkan aku bicara dahulu.

Serahkan dirimu.

Jantung adikmu

berdetak di dalam dadaku.

Jadi, aku mengatakan

ini bukan Jong Hee yang bicara,

tapi anggaplah seakan-akan

adikmu, Hae Gyeong, sedang bicara sekarang.

Apa pun yang kamu rencanakan,

jangan lakukan itu.

Kumohon.

Walaupun kita bertengkar,

aku membutuhkanmu.

Tolong temani aku.

Aku tidak punya apa-apa dan tidak ada siapa pun.

Wanita berengsek.

Kamu bilang kamu akan melindungiku.

Aku tahu.

Dengarkan aku.

Aku sudah menyisihkan uang untukmu.

Itu tidak ilegal.

Itu bersih. Aku sudah membayar pajaknya.

Kamu tahu kode brankasku, bukan?

Pergilah ke sana dan ambillah.

Jumlahnya tidak banyak,

tapi itu cukup untuk mengelola sebuah perusahaan kecil.

Jong Hee. Aku...

Aku selalu menganggapmu sebagai keluarga.

Ada apa denganmu?

Kita hanya membutuhkan dua detik lagi.

Rupanya Jong Hee mau memperlihatkan kesetiaannya kepadaku.

Jika kamu menelepon lebih lama,

kita pasti akan ketahuan.

Aku tahu.

Aku harus melakukan satu panggilan lagi.

Kamu harus mematikannya dalam 15 detik sekarang.

"Nomor Rahasia"

Ini panggilan video.

Tunggu.

Sudah siap?

Jawablah.

Apa itu?

Apa artinya itu?

Entahlah. Aku juga tidak tahu.

Apa itu? Dia menggunakan tangannya...

Tiga orang? Tiga ronde?

Aku yakin dia akan menelepon lagi.

Ya. Aku yakin dia akan menelepon lagi.

Kita harus menunggu.

Mari kita tunggu.

Apakah menurutmu dia mengerti?

Kamu melihat raut wajahnya.

Aku yakin dia mengerti.

Kita bisa memercayainya, bukan?

Dia mungkin tampak bodoh,

tapi dia sangat tekun.

Dan ya, kita bisa memercayainya.

Sungguh?

Cuacanya indah,

bukan?

- Benar. - Jika kamu ingin,

kamu masih bisa

meninggalkan Korea dan pergi ke tempat yang jauh.

Ganti nama

dan kewarganegaraanmu,

dan kamu bisa mulai dari awal

serta pura-pura tidak mengingat apa pun.

Aku sudah mengatur semuanya.

Bu.

Ini piknik pertama kita.

Hidupku tidak berarti

tanpamu di dalamnya.

Itu bahasa isyarat.

Apa?

Tiga, enam, lima.

Tapi itu bukan nomor telepon

atau koordinat.

Itu tidak ada artinya.

Mungkin itu berarti 365 hari atau semacamnya.

Hei. 36,5 derajat.

36,5 derajat?

Mungkin benar.

Atau mungkin 365 lembah, sesuatu seperti itu.

- Apa... - Berikan ponselmu.

- Punyaku? - Ya.

Apakah para detektif masih di luar?

Mereka memarkir van tepat di pintu masuk.

Aku akan pergi lewat jendela aula,

jadi, ulur waktu untukku.

Jendela?

- Sekarang? - Ya.

- Kamu mau ke mana? - Tapi kenapa...

Kamu ingat.

Saat kita melakukan studi kasus kita...

Kasus nomor 365.

Kita salah memahami hukum

dan diomeli oleh profesor.

Aku ingat.

Benar.

Ja Gyeong.

Aku akan memberimu peringatan lama.

Jangan pergi.

Ayo maju ke pengadilan. Aku akan membelamu.

Untuk apa kamu melakukan itu?

Mari kita membahas hal lain.

Aku tahu tidak ada gunanya menanyakan orang yang sakit

separah apa penyakit mereka.

Tapi

kamu melakukan tindakan yang salah.

Aku menelepon karena ada sesuatu yang ingin kukatakan.

Kamu melewati perjuangan yang sulit

dan kamu menutupnya dengan baik.

Kamu juga menggunakan perisai dengan bijaksana.

- Ja Gyeong. - Kamu pernah memberitahuku

bahwa kamu membutuhkan kesimpulan

untuk menyelesaikan laporan.

Karena itu aku berencana mengisi kesimpulan itu.

Pada pukul 5.00 besok,

kamu akan menerima pesan teks.

Ja Gyeong.

Jangan sampai terluka

dan jaga dirimu baik-baik.

Terima kasih untuk semuanya.

Ini menyenangkan.

Haruskah kita ke luar negeri?

Aku setuju. Mari berenang.

Itu yang paling aman.

Aku ingin keong.

Aku alergi keong.

Benarkah?

Bagaimana dengan abalone?

Aku bisa makan abalone.

Seleramu tinggi.

Min,

kamu cantik.

Seharusnya kamu bersekolah,

berkumpul dengan teman-teman,

atau pergi berkencan berkelompok,

berkencan dengan pacar,

makan jajanan jalanan, dan hal-hal seperti itu.

Maaf.

Ini. Setidaknya pakai ini. Maaf.

Apa yang paling kamu ingat

tentang Daesan?

Bagiku,

waktu yang kuhabiskan bersamamu

adalah masa yang paling bahagia.

Ruangan hukuman yang kamu sebutkan sebelumnya?

Di mana saja.

Kamu tahu, kita bisa menghindari dipukuli

dan semacamnya karena ruangan hukuman itu.

Aku tidak pernah menduga

langit, laut, dan matahari

seindah ini.

Maaf, Min. Maafkan aku.

Aku membuatmu melakukan apa?

Setelah semua itu,

aku tidak tahu kamu alergi terhadap keong.

Setidaknya, kamu tahu sekarang.

Aku butuh air. Aku sangat haus.

Aku tidak bisa minum air itu.

- Ini. - Baik.

- Aku akan segera kembali. - Baik.

"Kartu Identifikasi"

"Untuk Min"

"Min tersayang"

Min tersayang.

Sejak aku bertemu denganmu di pusat kesejahteraan,

kamu adalah adikku.

Tapi kita menangis bersama

lebih dari kita tertawa bersama.

Ini sudah terlambat, tapi aku mengembalikan namamu.

Sekarang, jalanilah hidupmu sebagai Han Min.

Maaf dan terima kasih.

Aku menyayangimu, Min.

"Maaf dan terima kasih. Datanglah ke kantorku"

"Kesedihan dan kebahagiaan berlalu"

"Dan tersebar bagaikan angin"

"Karena itu, aku berdoa kamu tidak akan mengingat apa pun"

"Deul Ho, kumohon jangan lakukan autopsi"

"Dan tebarkan abuku di laut"

"Lee Ja Gyeong"

Pada akhirnya, kesedihan dan kebahagiaan

tersebar bagaikan angin.

Karena itu, aku berdoa kamu tidak akan

mengingat apa pun.

Kudengar kamu memintaku mewakilimu.

Kenapa? Apa kamu bahkan tidak mau melihatku

karena kamu membenciku?

Tidak, bukan itu.

Nilaiku sudah naik.

Kamu ini...

Kamu tidak bisa melakukan itu. Kamu akan merusak citramu.

Apa citraku?

Haruskah aku selalu miskin dan makan ramen instan?

Benar. Itu Joe Deul Ho.

Pengacara lingkungan, Joe Deul Ho.

Sialan. Akan sulit menyingkirkan citra itu.

Astaga.

- Astaga. - Astaga.

Astaga. Mari kita lihat. Lihatlah.

Kita tidak bisa mengatakan kamu tidak melakukan beberapa hal.

Kamu harus mengatakan aku tidak melakukannya! Itu pengacara hebat!

Aku tidak bisa mengatakan tidak jika kamu melakukannya.

Kenapa kamu membentakku? Cari orang lain saja.

Aku memilih pengacara yang salah.

Kalau begitu, carilah orang lain. Permisi!

Permisi! Masuklah! Bawa dia pergi.

Bawa dia pergi.

Bu.

Kurasa anakku

disiksa di TK,

jadi, aku ingin menuntut.

Tapi aku tidak mampu membayar.

Bisakah aku membayar Anda nanti jika kita mendapatkan ganti rugi

dan memulai gugatan?

Itu... Tidak apa-apa.

Biasanya kami dibayar setelah kasus berakhir.

Begini...

Jangan menangis. Tenanglah.

Berdasarkan dokumen ini,

menurutku kita bisa melaporkan mereka ke polisi

begitu kita mendapatkan video kamera pengawas mereka.

- Aku datang dahulu! - Berhenti mendorong!

- Dasar. Aku datang pertama! - Permisi.

Apa? Bagaimana aku tahu itu?

- Tunggu. - Hei, kamu.

- Harap tenang. - Hei!

- Aku yang pertama! - Tidak!

Aku tidak bisa menangani ini!

Aku tidak bisa!

- Aku datang lebih dahulu. - Aku datang dahulu.

"Joe Deul Ho"

Deul Ho!

Kamu menakutiku!

Apa kamu tidak melihat Nona Yoon dan aku sibuk di sini?

Aku sedang membaca sebuah kasus.

Kamu membaca komik!

Apa masalahmu? Ada So Mi.

Ada satu klien yang sangat penting.

- Kamu harus menerima kasus itu. - So Mi bisa menanganinya.

Aku memberitahumu karena kamu harus menanganinya.

Siapa itu?

Hanya untuk berjaga-jaga.

Baiklah, akan kutangani. Siapa dia?

Kamu sudah berjanji.

Tunggu. Diam di sini.

Apa yang bisa aku...

Begini...

Ini agak...

Masalahnya adalah

Detektif Park baru-baru ini menangkap seorang pencopet, dan...

Dia pasti sudah menonton banyak film.

Dia melukai dirinya dan mengeklaim Detektif Park memukul dia.

Karena itu aku mengatakan dia harus memintamu

menyelesaikan situasi ini untuknya.

Kamu ahli hal-hal seperti ini.

- Tolong aku. - Jadi,

di mana kamera pengawasnya?

Jika tidak, dia harus dipenjara.

Yang benar saja.

Atau bawakan sesuatu yang setara dengan uang untukku.

Di antara kita? Yang benar saja. Siapa kita?

- Pikirkanlah masa lalu kita... - Ini? Mengambil dan menerima?

- Lakukanlah untuk dia. - Seperti ini?

Baik. Arah luka yang dibuat sendiri

berbeda dengan luka yang diakibatkan oleh orang lain.

Paham? Jadi,

beri tahu dia sebagai pakar dan dia akan tersudut.

Jadilah seperti dia. Kamu harus bisa menggertak.

Benar.

- Baik, Pak. Aku mengerti! - "Baik, Pak!"

Terima kash, Pak!

- Semoga beruntung. - Terima kasih!

Aku akan meneleponmu! Mari kita minum!

"Dae Soo"

Halo? Dae Soo?

Kamu di mana?

Busan?

Bagus! Aku akan segera ke sana!

So Mi! Man Soo! Mari kita pergi ke Busan.

- Apa? Busan? - Bagaimana denganku?

Ikut kami. Aku akan membunuhmu jika kamu mengkhianati kami.

- Ayo pergi ke Busan! - Kenapa kita pergi...

Sub by VIU Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF

Follow My IG @sultan_khilaf_sub

"My Lawyer, Mr. Joe 2: Crime and Punishment"

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.