Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
"Materi berikut mungkin tidak sesuai untuk pemirsa di bawah 15 tahun"
"Diharapkan pemirsa bijak"
Sub by VIU Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF
Follow My IG @sultan_khilaf_sub
Apa yang terjadi?
Ada apa dengan mobil itu?
Ja Gyeong.
Aku pikir kamu wanita
yang terbuat dari baja dan batu dingin.
Seseorang yang tidak pernah jatuh.
Aku mengerti
kenapa kamu tidak punya pilihan selain menjadi seperti ini.
Bukan kamu
yang menjadikanmu monster.
Kamu tidak punya apa-apa
selama hidupmu sejak lahir,
dan kamu kehilangan adikmu, satu-satunya milikmu.
Dan kamu menunggu 30 tahun untuk membalas dendam,
dan untuk pertama kalinya kamu punya sebuah perusahaan,
Googil, yang hampir menjadi milikmu sepenuhnya.
Tapi itu tidak bisa menjadi milikmu.
Aku harus memberitahumu itu.
Kamu bilang
kamu menginginkan pertarungan besar.
Kalau begitu, kamu tidak boleh berbaring di sini seperti ini.
Aku yakin terlalu sulit bagimu untuk meletakkan
semua kebencianmu terhadap dunia.
Dan karena itu pertarunganmu denganku
tidak akan pernah berakhir.
"My Lawyer, Mr. Joe 2: Crime and Punishment"
Kamu baru dari rumah sakit?
Sejujurnya,
aku tidak ingin mengatakan ini kepadamu,
tapi apa kamu sudah gila?
Hentikanlah. Apa yang hendak kamu katakan?
Keluarlah. Ada tiga masalah yang harus kuputuskan
dengan asosiasi pimpinan perusahaan medium.
Bersiaplah untuk rapat.
Baik, Bu Pimpinan.
Kamu memberinya darah? Kepada Ja Gyeong?
Sudah kubilang berhenti!
Mau ke mana kamu? Kita belum selesai.
Lalu? Ada apa dengannya?
Darahnya RH negatif. Mereka tidak punya darahnya.
Dia akan mati jika kamu tidak melakukan apa pun!
Tapi kamu pergi sendiri dan menyelamatkannya?
Apa hubunganmu dengannya?
Apa kamu berutang budi padanya karena sesuatu?
Benar.
Ada sesuatu di antara kalian berdua
ketika Ayah meninggal, bukan?
Tidak ada sesuatu seperti itu.
Lalu kenapa kamu melakukan itu?
Han Min menemuiku.
Kumohon.
Mereka tidak bisa menemukan darah untuknya.
Lalu?
Darahmu juga O RH negatif.
Kamu memintaku untuk memberikan darahku?
Kamu tahu jantung siapa
yang ada di dalam dadamu.
Adik Nona Lee dipilih
karena golongan darahnya O RH negatif.
Dia dikorbankan
untuk menyelamatkanmu.
Dan kini, giliranmulah
untuk menyelamatkan Nona Lee.
Jadi, kamu ingin aku pergi ke rumah sakit?
Kamu harus.
Kamu harus melakukannya.
Aku tahu kamu membenciku.
Aku tahu terkadang kamu ingin membunuhku. Tapi
kamu merebut satu nyawa demi meraih hidup untuk dirimu sendiri.
Kamu bisa menyelamatkan nyawa lain
dengan hidup baru yang diberikan kepadamu.
Tolong sisihkan kebencianmu untuk nanti. Kini...
Maaf.
Jaga dia baik-baik.
Aku harus menghadiri rapat.
Jong Hee.
Apa yang kamu lakukan?
Kamu pikir aku akan membiarkanmu
jika Nona Lee meninggal?
Kamu turut berperan serta dalam kematian Pimpinan Guk.
Kamu pikir
kamu akan aman jika Nona Lee meninggal?
Kamu tahu bagaimana aku menghadapi semua orang
yang menghalanginya, bukan?
Kamu pikir kamu bisa melakukan sesuatu padaku?
Jika dia meninggal,
aku juga akan membunuhmu.
Kami mencari bank darah
dan menyiarkan permintaan untuk darah.
Kami memberinya infus dan mencoba mengulur waktu,
tapi dia tidak akan bertahan lebih lama.
Bagaimana dengan AS?
Kudengar mereka punya banyak darah RH negatif.
Tentu kami juga mengirim permintaan ke sana.
Untungnya, ada donor.
Jadi, mereka menawarkan untuk mengirim helikopter,
tapi masalahnya adalah apakah dia bisa bertahan selama itu.
Maksud Anda dia bahkan tidak bisa bertahan selama itu?
Ya. Menurutku dia tidak punya
lebih dari 10 menit.
Jika kita tidak bisa menemukan darah dalam jangka waktu itu,
keadaannya akan berat.
Apa Anda mencari darah RH negatif?
Ya, benar.
- Ini darurat. Cepat. - Baik.
Hubungi pangkalan AS juga. Cepatlah.
- Kami juga meminta ke sana. - Astaga.
Golongan darahku O RH negatif.
Apa? Benarkah itu?
Ya. Golongan darahku O RH negatif.
Astaga. Terima kasih.
Silakan lewat sini.
Cepat. Lekas.
Kita sudah seri sekarang.
Pastikan kamu memberitahunya.
Jangan mengatakan apa pun lagi.
Aku tidak menyelamatkannya karena ingin.
Aku melakukannya karena terpaksa.
- Kenapa kamu... - Jangan mengatakan apa pun!
Mereka berdua benar-benar bekerja sama.
Ada apa?
Ada apa denganmu? Apa kamu sudah gila?
Astaga. Aku tidak bisa...
- Ada apa? - Astaga!
Kamu merasa baik?
Aku memang dilahirkan untuk menjadi jurnalis.
Jurnalis investigasi.
Aku tidak mengerti kenapa CNN tidak memilihku.
Untuk apa CNN memilihmu?
Karena aku berbakat.
Ada apa? Kamu menemukan sesuatu?
Benar.
Apa? Benar?
Minumlah kopi.
- Sadarlah. - Hei.
Dari orang-orang Googil yang meninggal,
hanya Jang Moon Shik yang diautopsi.
Jadi, aku bergegas menuju NFS.
Tentu mereka menyimpan sampelnya.
Berikutnya, direktur rumah sakit Kim Se Hoon.
Aku bertemu keluarganya,
dan "secara tidak sengaja",
aku menarik beberapa helai rambut.
- Menarik... - Bagaimana caramu melakukan itu?
Aku memakai velcro di bahuku.
Ini? Ini dia?
Ini menangkap tujuh helai rambut.
Kamu terlihat seperti Michael Jackson.
Harus kuakui, aku lumayan keren.
Tapi itu ilegal.
Siapa yang peduli dengan itu?
Tapi kamu sangat keren.
Benar, bukan?
Kamu keren.
Aku hanya ingin memeriksa.
Sejujurnya,
mengambil puntung rokok juga ilegal.
Hei. Sikapmu sangat arogan.
- Aku diizinkan. - Itu tidak punya batasan.
Ini agak meresahkan,
tapi kalian berdua memiliki tangan yang cepat.
- Ya, benar. - Itu bukan apa-apa.
Itu penting untuk pekerjaan ini.
Kalian berdua keren.
Kamu tidak bisa memenangkan perang
jika terlalu mengkhawatirkan peraturan.
Benar. Kerja bagus.
- Mari kita lanjutkan. - Baik.
Aku mengantar apa yang sudah kukumpulkan sejauh ini.
Kita akan mendapatkan hasilnya dalam sepekan.
Aku akan terus bekerja
- untuk mendapatkan yang lain. - Bagus.
Aku sangat penasaran dengan ini.
Kamu bilang ini meresahkan!
Apa masalahmu? Makanlah.
Sesuatu yang meresahkan membuatmu penasaran.
Kerjamu bagus. Teruskan.
- Sialan. - Astaga.
Kamu membayar pro yang mahal selama bertahun-tahun
seharga ribuan dolar per jam,
tapi posturmu masih buruk.
Seseorang dengan ayunan nelayan
ikut PGA. Ada apa dengan posturku?
Aku kesal sekali.
Hei.
Kamu mendapatkan sesuatu dari Ayah sebelumnya, bukan?
- Apa? - Jangan berbohong padaku.
Mari kita jujur di antara kita.
Ayah meninggalkan jurnalnya untuk kugunakan sebagai perisai.
Karena itukah kamu memberikannya?
Diam.
Dia pasti juga meninggalkan sesuatu untukmu.
Apa itu?
Aku punya beberapa rekening bank di luar negeri.
Baik. Sudah kuduga.
Ayah membukanya selagi mengelola Daesan.
Aku membutuhkan koordinator dana untuk membawa masuk dananya.
Aku berencana melakukannya ketika keadaan sudah tenang.
Tunggu.
Sebelum itu terjadi pada Ja Gyeong,
dia diam-diam memerintahkan para karyawan kita
untuk menyelidiki dan melaporkan semua rekening bank
yang dibuka selama Daesan masih ada.
Bagaimana kamu tahu itu?
- Katakanlah. - Sebenarnya,
wakil pimpinan memanggilku dan...
Jika kamu melancarkan beberapa pukulan,
mereka akan mengungkap semuanya.
Tapi kamu tahu,
Ja Gyeong menempel pada Ayah seperti budak
sejak dia masih kecil.
Dia seorang koordinator?
Aku memeriksa semua catatan keluar dan masuk,
dan dia pergi ke Kepulauan Virgin, Panama,
Swiss, Liechtenstein, Malaysia,
dan tempat-tempat seperti itu lebih dari 20 kali.
Kenapa dia pergi ke sana?
Semua itu adalah perlindungan untuk menyembunyikan uang.
- Benar. - Dia koordinator.
Aku yakin itu hanya sebagian, bukan semuanya.
Karena itu dia meminta mereka
menyerahkan laporan tentang yang lainnya.
Itu jumlah uang kembali yang besar,
jadi, dia tidak mungkin melakukannya seorang diri.
Bagaimanapun, dia salah satu dari mereka.
Menurutku begitu.
Bisakah kita menyingkirkannya untuk itu?
Kita harus menangani ini dengan benar.
Jika tidak,
malah kita yang akan terluka.
Kita butuh otak untuk melakukan ini.
Aku tidak percaya diri.
Kamu lebih baik dariku dalam bidang itu.
- Halo? - Hasilnya sudah keluar.
Silakan ambil laporannya.
Hei.
Siapa orangnya? Beri tahu kami.
Siapa dia?
Ayolah. Katakanlah.
Beri tahu kami.
- Ini sangat menyebalkan. - Tunggu.
- Tunggu. - Ayolah.
Ayolah.
Kenapa? Siapa dia?
Ada dua rute.
Satu mudah dan nyaman,
dan jika kamu memilih yang lain,
orang-orang mungkin akan menyebutmu bodoh.
Yang pertama adalah meminta warisanmu,
dan itu akan berakhir dengan mudah.
Itukah yang kamu rekomendasikan?
Bukan.
Tentu semuanya bergantung pada keputusanmu.
- Apa pilihan lainnya? - Begini,
pilihan lainnya adalah menggunakan hal ini sebagai bukti
untuk memulai pertarungan.
Tentu itu akan lama dan berat.
Itu akan menyakitkan,
dan mungkin sangat memalukan.
Mungkin kamu akan berakhir tidak mendapatkan apa pun.
Begitu kamu masuk, kamu mungkin tidak akan pernah keluar.
Keputusan ada di tanganmu.
Ibuku tidak pernah memberitahuku tentang apa yang terjadi
selama periode itu.
Jika kenangan itu menyerbunya,
dia akan pingsan hanya karena membayangkannya.
Semengerikan itulah keadaannya.
Itu adalah serangan seksual
yang tidak ingin dia ingat lagi.
Apa yang akan dia katakan jika aku menghasilkan uang darinya?
Jika aku bertanya padanya sekarang,
mana yang akan dia minta untuk kupilih?
Dia pasti ingin bertarung.
Aku mungkin bekerja di sebuah spa,
tapi penghasilanku di sini cukup.
Ini akan sulit dan melelahkan.
- Ya. - Terima kasih.
Terima kasih sudah membuat keputusan yang sulit ini.
Kami akan menggunakan ini untuk menguatkan kami untuk bertarung.
Kamu luar biasa.
Aku yakin ibumu akan bangga dengan keputusanmu.
- Ya. - Dan kami sangat berterima kasih.
Tapi apakah kamu yakin ayahku
adalah Pimpinan Guk Hyun Il?
Ya.
Menurut tes DNA, 99,7 persen cocok.
Itu berarti sudah pasti.
Begitu rupanya.
Sejujurnya, aku terkejut dengan hasilnya.
Memikirkan bahwa Guk Hyun Il adalah ayah biologisnya.
Itu berarti mereka adalah saudara tirinya.
Itu juga berarti ibunya diperkosa.
Min Jung luar biasa.
Bagaimanapun, kita harus memastikan dia tetap kuat
dan tidak berubah pikiran.
Min, kamu di sana?
Kamu sudah bangun?
Kamu juga terluka.
Tidak, cederaku tidak parah.
Syukurlah. Duduk.
Panggil Pak Kang.
Kita harus mulai bertindak
seperti mereka.
Baik, Bu.
Serta, pasti sulit
untuk memberiku darah. Jadi, bagaimana...
Pimpinan Guk Jong Hee memberikan darahnya.
Begitu rupanya.
- Bagaimana dengan ini? - Maaf?
Apa Deul Ho berkunjung?
Bagaimana kamu tahu?
Dahulu aku memberi tahu dia
bahwa aku menyukai bunga ini.
Dia ingat.
Deul Ho! Mari kita mulai!
Kamu menginginkan rapat ini. Kenapa kamu tidak fokus?
Tunggu sebentar.
Sekarang sudah pukul 23.00.
Sebentar lagi sudah pagi.
Jadi, kita punya rencana umum, bukan?
Kita akan menggugat Daesan
dan memulai gugatan paternitas melawan Googil.
Kita akan membuka kapsul waktu yang Pak Yoon tinggalkan untuk kita.
Jika kita secara resmi mengonfirmasi paternitas,
itu akan membuktikan kemungkinan bahwa serangan seksual
sering terjadi di luar kehendaknya.
Kita bisa menuntut pemerintah atas pelanggaran mereka.
- Benar. - Bagaimana dengan Googil?
Haruskah sebuah perusahaan jahat dan tidak etis
dibebaskan dari tanggung jawab?
Kita harus membuktikan bahwa mereka bertanggung jawab.
- Benar. - Serta,
walau mereka layak mati,
kita harus menyebutkan pembunuhan mereka.
Aku orang sibuk. Kenapa kamu memanggilku?
Aku memanggilmu untuk makan mi gelas.
- Aku punya tugas untukmu. - Apa?
Kamu harus menulis sebuah artikel spesial.
- Tentang apa? - Pusat Kesejahteraan Daesan.
Tentang Pusat Kesejahteraan Daesan?
Orang-orang mudah lupa.
Begitu mereka berbalik, mereka lupa.
Mereka seperti ikan mas.
Masalahnya adalah mereka melupakan apa yang seharusnya tidak boleh.
Baik. Kita memainkan permainan yang mungkin tidak bisa kita menangkan.
Jadi, jika orang-orang tidak mendukung kita,
jika sentimen publik tidak mendukung kita,
akan sulit untuk menang.
Jadi, kamu harus makan dua mi gelas.
Baik, baik. Akan kubuat sangat persuasif.
Baik.
Omong-omong, Lee Ja Gyeong sudah sadar.
- Apa? - Menurutku
itu layak diberitakan.
Sejujurnya, itu bukan kecelakaan.
Mereka bahkan mematikan semua CCTV di area itu.
Itu berarti ini direncanakan dengan hati-hati.
Siapa pelakunya?
Tunggu, tunggu. Berdasarkan kemampuanku berasumsi,
ada daftar orang-orang yang harus menghilang
dari hati Lee Ja Gyeong.
So Mi menyatakan itu sebelumnya.
Kamu benar.
Kenapa kamu mengatakan itu?
Dia melakukannya.
Tapi aku mengatakan itu karena aku baru saja memikirkannya.
Sungguh.
Aku yakin pasti seseorang dari daftar itu.
Asumsi yang paling masuk akal
adalah menganggap salah satu dari mereka bertindak.
Man Soo, sebaiknya kamu diam saja.
Aku tidak pandai menggunakan kepalaku.
Tidak bisakah aku menggunakan tubuhku? Itu keahlianku.
Kenapa sikapmu tiba-tiba berubah?
Apa kamu tidak ingat
pria sebesar gorila yang menemani Wakil Menteri?
Aku melawan dia.
Aku berkelahi dengannya dan dihajar dengan parah
sehingga bagian sampingku bisa tahu kapan akan hujan.
Tapi Lee Ja Gyeong tidak akan diam saja.
Rencananya untuk menyingkirkan orang-orang
yang ada di dalam daftar itu akan dipercepat.
- Dengar itu? - Kamu benar.
Dengar itu?
Mereka akan jatuh seperti domino.
Ini makin menarik. Kita harus waspada.
Aku sudah menempatkan penyidik dalam hal ini.
Kami akan menangkap mereka.
Tidak perlu. Untuk saat ini,
aku lebih suka kasus ini ditutup sebagai kecelakaan sederhana.
Kuulangi.
Ini bukan kasus, tapi kecelakaan.
Baik, Bu. Aku mengerti.
Tapi aku membutuhkanmu untuk melakukan sesuatu untukku.
Apa yang harus kulakukan?
Beri dia daftarnya.
Ada dua nama yang tertulis di sana.
Aku tidak peduli gugatan apa yang kamu berikan untuk mereka.
Tolong larang mereka meninggalkan Korea.
Pastikan mereka tidak bisa dengan mudah kabur dari Korea.
Baik, Bu. Akan kulakukan.
Jika kamu butuh sesuatu untuk melarang mereka pergi,
aku bisa memberimu beberapa dokumen.
- Dokumen? - Tapi kamu harus bergerak cepat.
Baik, Bu.
Lee Ja Gyeong sempat koma,
tapi dia tidak mati. Dia sudah sadar.
Apa?
Kalau begitu, jika kita berasumsi
Han Min belum melakukan apa pun
karena Lee Ja Gyeong dalam kondisi koma,
berarti
menurutku lebih baik kita tidak tinggal di Korea lagi.
Maksudmu kita harus kabur dari Korea?
Ya.
Pesawat adalah pilihan tercepat, bukan?
Aku
tidak bisa terbang di kelas ekonomi. Tempatkan aku di kelas bisnis.
Mari pergi ke Dubai.
Jantungku berdebar dengan kencang.
Ada apa dengan jantungmu?
Jangan takut. Dalam beberapa jam, kita akan bebas.
Baik, Pak. Mari kita segera masuk
dan makan semangkuk udon dengan tenang.
Kamu buruk sekali. Ini bukan stasiun kereta.
Astaga. Setiap kali aku tiba di bandara,
aku merasa mual.
Benarkah kamu malaikat maut pusat kesejahteraan?
Jangan gemetar ketakutan. Kamu harus berdiri tegak.
Ikuti aku.
Ayo.
Baik, Pak.
Sialan!
Kita dilarang meninggalkan Korea.
Apa yang terjadi?
Entahlah.
Hei. Apa kamu melewatkan wajib militer?
Kamu bergurau, bukan?
Aku menyelesaikan wajib militerku 15 tahun yang lalu.
Jika jaksa memburumu,
kamu harus ditahan di bandara.
Tapi mereka tidak menahan kita.
Kita hanya dilarang pergi?
Ini tidak masuk akal.
Haruskah aku masuk kembali dan menanyakan detailnya?
Apa kamu bodoh? Bagaimana jika kamu ditahan?
Kita harus pergi dari sini.
Aku hanya sangat penasaran.
Kenapa kita dilarang meninggalkan Korea?
Apakah menurutmu...
Benar.
Ini perbuatan Lee Ja Gyeong.
Apakah dia cukup berkuasa untuk melarang kita
meninggalkan Korea?
Dia wakil pimpinan Grup Googil.
Aku meremehkan dia.
Ular beracun itu.
Tapi omong-omong,
kita harus pergi ke mana sekarang?
Jika tidak bisa memilih jalur udara,
kita harus memilih jalur laut.
Apa?
Laut?
Astaga.
Bagus.
"Mereka menculik orang seperti pedagang manusia..."
Apa yang terjadi? Ini materi yang bagus.
Aku terkesan?
Apakah karena rambutnya?
Hentikan itu.
Ini ciri khasku.
- Itu ciri khasmu? - Istriku
mengatakan ini seksi.
Apa? Seksi?
Setelah kupikirkan, perkataanmu juga seksi.
Kerjamu bagus.
Lumayan, bukan?
- Hei. - Ya?
Kamu mirip seseorang.
- Siapa? Bae Yong Joon? - Dia.
Beethoven.
Nama kami berdua dimulai dengan B.
Hanya rambutnya saja.
Aku menyukainya.
Unggah ini. Jangan ada belas kasihan.
Baik.
Aku akan bertengkar hebat dengan kepala redaksiku,
tapi aku siapa?
Aku akan menerbitkan ini menjadi serial
- mulai pekan depan. - Kedengarannya bagus.
Pusat Kesejahteraan Daesan, tamatlah riwayat kalian.
Tampaknya mereka akan mati.
Aku sudah memberitahumu.
Aku akan menjadi orang pertama yang menghunuskan pedangku
dan berlari keluar.
Beethoven datang.
"Tiga Artikel Seputar Pusat Kesejahteraan Daesan"
"Kehilangan yang Misterius"
Ini ditulis dengan baik.
Maaf?
Ya. Aku akan melakukan segala cara
untuk menghentikannya.
Dia jurnalis yang berbakat.
Aku tidak tahu kenapa dia tertarik dengan hal ini.
Jangan khawatir.
Tidak. Jangan hentikan cerita ini.
Itu tidak akan terlihat bagus.
Pertama, terbitkan saja.
Terbitkan?
Ya. Namun,
dia tidak akan bisa melanjutkannya sebagai serial.
Tidak akan ada orang yang bisa menuliskannya.
Apa maksudmu tidak ada orang yang bisa
menuliskannya?
Bukalah.
Dia mendekati keluarga
Dokter Kim Se Hoon yang meninggal secara tragis,
dan secara tidak ilegal mendapatkan DNA-nya.
Dia menggunakan itu untuk melakukan tes DNA.
Dia melanggar
etika dasar seorang jurnalis
dengan cara yang sangat buruk.
Ya, Bu. Dia melakukan itu.
Aku tahu sulit untuk memotong tungkaimu,
tapi ini
alasan yang lebih dari cukup
untuk memecatnya, bukan?
Ya,
benar.
"Surat perintah"
Kamu tahu,
aku sangat menyukaimu.
Kamu menyukaiku?
Benar.
Aku menyukai sikapmu yang tidak kenal menyerah,
dan kamu pandai menulis.
Tapi kamu kelewatan kali ini.
Jika keluarga memutuskan untuk menempuh jalur hukum,
itu akan membunuh koran ini.
Jadi, apa yang harus kulakukan?
Pilih.
Entah mengundurkan diri
atau mengikuti protokol yang benar dan dipecat.
Satu mengizinkan mendapatkan uang pesangon,
tapi yang lainnya tidak.
Apa kamu memberiku pilihan
karena kamu sangat
menyukaiku?
Kamu boleh bersikap sinis, tapi itu benar.
Aku bisa saja memecatmu.
Lalu kamu tidak bisa mendapatkan pekerjaan di tempat lain.
Pikirkanlah baik-baik dan putuskan.
Lihat? Aku sudah melarangmu bersikap terlalu agresif,
atau kamu akan dibunuh lebih dahulu.
Aku hanya bergurau.
Ja Gyeong menyerang dengan kekuatan penuh
begitu dia sadar.
Egoku menyuruhku
untuk bertarung sampai akhir
dan membiarkan mereka memecatku!
Tapi
aku tidak bisa mengabaikan uang pesangon.
Aku ingin memberikan
setidaknya sebanyak itu untuk istriku.
Jadi, aku menunduk ketakutan dan mengakui semuanya,
lalu mengundurkan diri.
Hentikan, So Mi.
Kamu bahkan tidak kuat minum miras!
Itu tidak masuk akal.
Itu terlalu kejam.
So Mi, aku baik-baik saja.
Aku menerima pekerjaan menerjemahkan,
jadi, aku tidak akan kelaparan.
Astaga.
Keinginanmu adalah hidup panjang
dengan sederhana begitu anak keduamu lahir.
Aku menghalangi.
Kenapa kamu mengungkit-ungkit itu?
Memalukan sekali!
Itu...
Omong-omong,
saat anak keduaku sudah dewasa,
aku bisa memberi tahu dia
hal hebat apa yang berusaha diraih
oleh ayahnya.
Dan aku akan melebih-lebihkannya sedikit
dan mengatakan aku melakukannya seorang diri.
Kamu melakukannya seorang diri.
Benar. Seorang diri.
Sialan.
Hei.
Hei.
Tapi Deul Ho...
Kamu tidak akan berhenti di sini, bukan?
Tidak akan berakhir di sini, bukan?
Kamu tidak akan mundur dari sini, bukan?
Tidak akan. Tentu tidak.
Bagus.
Hei.
Hei.
Tapi Deul Ho...
Kamu tidak akan berhenti di sini, bukan?
Tidak akan berakhir di sini, bukan?
Kamu tidak akan mundur dari sini, bukan?
Tidak akan. Tentu tidak.
Aku tidak akan pernah menyerah.
Itu yang ingin kudengar.
Terima kasih,
dan maafkan aku.
Hei.
Justru aku yang berterima kasih dan harus minta maaf.
- Hei. Choi. - Apa?
Kamu seorang jurnalis.
Kamu bukan jurnalis sembarangan.
Kamu layak menerima Pulitzer.
Bukan begitu? Pulitzer. Pulitzer Choi.
Mari kita panggil dia Pulitzer Choi.
Itu terdengar keren.
Tapi rambutmu seperti Beethoven.
Menurutku dia benar-benar akan
memenangkan Pulitzer.
Aku akan memukulmu.
Untuk apa kamu memukul dia? Kamu akan memenangkan Pulitzer.
- Ya. Pulitzer. - Kamu tahu
- Daud dan Goliat? - Ya.
Anggap saja mereka Goliat.
Ya. Kita Daud yang hanya bisa membeli soju.
Tapi Daud mengalahkan Goliat.
- Jadi, kita juga harus menang. - Benar.
- Bukan begitu? - Ya.
Kamu tahu, dalam drama-drama Amerika,
ada orang-orang yang membantu pengacara.
Tidak bisakah kita mendapatkan itu?
Ide yang bagus. Tapi siapa yang akan membayar mereka?
Semuanya bagus sampai tadi.
Tapi kita harus kembali ke realitas.
- Benar. - Realitas adalah realitas.
Baik. Mari kita minum
- untuk Pulitzer. - Pulitzer!
- Daud! - Daud!
- Baik. Pulitzer. - Pulitzer Choi.
Pulitzer.
Pulitzer.
Apa yang kamu lakukan?
Setelah dipecat, aku merasa harus bekerja.
Ini bukan satu-satunya hari.
Apa yang dilakukan semua orang di sini alih-alih di rumah?
Ini seperti pemerintah dalam pengasingan.
Ini situasi perang.
Kita membutuhkan seseorang untuk berlari di luar sana.
Ini benar-benar perang.
Tapi menurutku kita tidak boleh kalah begitu saja.
Benar. Dan kita tidak bisa.
Menurutku sebenarnya ini adalah berkat.
Mulai sekarang, aku pekerja lepas.
Lagi pula aku selalu tidak bisa dikendalikan,
tapi kini, aku bisa menyusup masuk ke rumah untuk kasus ini.
Kamu akan segera menerima Pulitzer.
Jangan melupakanku saat kamu menang, ya?
Berapa uang yang kamu terima jika menang?
Apa kamu mendapat uang?
Bantu aku agar tidak dipenjara saja.
Kamu bisa melakukan itu, bukan?
Aku mungkin hanya seorang pengacara lingkungan,
tapi rekorku bagus.
Akan kulakukan.
Janji.
Bukankah kamu punya pacar?
Tidak ada wanita yang bisa menghadapi
wanita liar sepertiku.
Tidak ada?
Jika aku masih lajang, aku akan mendekatimu, tapi...
Baik. Bagus.
Memiliki impian yang besar itu bagus.
- Itu bagus? - Kamu tipeku.
Astaga. Aku tidak bisa menahan kegembiraanku.
Sekarang, hentikan omong kosong ini.
Ada apa kali ini?
Aku dipaksa cuti karenamu.
Kang Ki Young.
Perusahaan yang mengirim uang itu.
Bisakah kamu mencari tahu itu perusahaan apa?
Aku menggeledah kantor Wakil Kepala untuk itu.
Kamu ingin aku melakukan itu lagi?
Tidak. Sekarang berbeda.
Kita ingin menemukan identitas
perusahaan yang melakukan transfer ilegal.
Dengar. Aku sedang cuti sekarang.
Lalu? Apa kamu mengundurkan diri?
Kamu hanya cuti.
Itu akan segera berakhir.
Aku memang melihat nama perusahaan yang mengirim
uang dalam dokumen yang kusita.
Lihat itu.
Baik.
Aku hendak menyelidiki perusahaan itu.
Tapi seperti yang bisa kamu lihat, mereka berhasil membalasku.
Apa?
Membalasmu?
Kamu terlalu sering menangani gangster.
Kamu mulai terdengar seperti gangster.
Bos.
Apa yang terjadi pada wanita cantik yang pemalu itu?
Ini jati diriku yang sebenarnya.
Itu hanya akting.
Aku ingin menikah.
- Apa kamu sudah menyerah? - Ya, sudah.
Tidak ada yang bersedia.
Dan aku juga tidak menyukai siapa pun.
Ji Hye.
Tolong selidiki lebih dalam.
Baik, tapi carikan pria untukku.
Ada seorang pria bernama Man Soo di kantorku.
Hari yang indah.
- Apa? - Sampai jumpa.
Apa?
Dia baik!
Hei.
Kamu mendapatkannya?
Aku mengambil sebanyak mungkin.
Aku bahkan mengambil
dari rekening nama pinjman para anggota Mansaeng.
Bagus.
Ini cukup untuk mengeluarkan kita dari sini.
Jika kita berniat kabur, kita harus bergegas.
Bukan begitu?
Orang-orang yang mereka kirim
pasti luar biasa.
Kamu sudah menyelidikinya?
Mereka perampok jalan.
Tapi kita tidak punya pilihan.
- Kubilang kita akan membayar. - Bisakah mereka melakukannya?
Ya, ya. Jumat ini.
Kapalnya akan berlayar dari Taean.
Begitu kita mencapai perairan internasional,
sebuah kapal Tiongkok akan menunggu kita.
Jika kita berpindah ke kapal itu, kita bisa
mencapai Qingdao hari itu.
Ahn Sung Geun,
Jang Moon Shik, Guk Hyun Il.
Mereka semua cukup berkuasa,
tapi mereka takluk dengan mudah.
Akhirnya aku bisa mengerti. Sungguh.
Astaga.
Ini sangat mengesalkan.
Anda pulih dengan kecepatan tinggi.
Dengan kecepatan ini,
Anda akan bisa pulang pekan depan.
Terima kasih.
Jika Anda tidak keberatan, aku ingin pulang
secepatnya.
Aku mengerti.
Kami akan melakukan beberapa tes lagi,
dan jika tidak ada masalah besar,
kami akan mencoba memulangkan Anda lebih cepat.
Aku akan membiarkan Anda beristirahat.
Seharusnya mereka sudah tahu sekarang
bahwa mereka tidak bisa meninggalkan Korea.
Apa yang akan mereka lakukan berikutnya?
Mereka tahu mereka tidak akan bisa tinggal di Korea.
Berapa organisasi yang menyelundupkan orang ke luar negeri?
Mereka harus berhubungan dengan organisasi Tiongkok,
jadi, tidak banyak.
Sudah jelas.
Kita akan mendengar kabar begitu mereka menghubungi seseorang.
Tangkap mereka.
Dan bunuh mereka di tempat.
Baik, Bu.
Kenapa kamu mengetuk? Jangan konyol.
Masuklah, Ji Hye!
Jika kamu akan mengatakan tempat ini buruk
dan bertanya apa yang kami lakukan di tempat seperti ini,
keluarlah.
Kenapa? Kurasa kamu sudah terlalu sering mendengarnya?
Lebih dari yang bisa kutahan.
Dia Seo Ji Hye yang terkenal. Karyawan kami.
Halo.
Halo.
- Terima kasih. - Silakan duduk.
Kamu datang dengan tangan kosong?
Tentu tidak.
Tapi aku yakin apa yang hendak kukatakan
lebih baik dari sekeranjang buah.
Sudah pasti.
Pertama, perusahaan yang mengirim uang
ke rekening Ki Young
adalah Ja Ae, yang aku yakin sudah kalian kenal.
Tapi yang menarik adalah
apa yang terhubung dengan rekening Ja Ae.
Dirut Ja Ae adalah
ayahnya Anggota Majelis Kim Sook Hee,
dan kami tahu dia hanya dirut boneka.
Sebenarnya, dia memang boneka
yang tidak tahu apa yang digunakan
dengan rekening itu.
Anggota Majelis Kim Sook Hee memikul tanggung jawab itu
dan sedang menerima hukuman saat ini.
Semua itu direncanakan oleh Ja Gyeong.
Akhirnya aku mulai mengerti,
tapi ada sesuatu
yang menarik di antara rekening yang terkait itu.
Kamu bilang kamu menemukan rekening
yang disita sebelumnya, bukan?
Ya. Untuk manajemen peralatan Daesan.
Itu terkait dengan Gusan,
sebuah perusahaan kertas yang dibangun
di negara lain.
Dan perusahaan itu berhubungan
dengan rekening Ja Ae.
Jaring laba-laba yang rumit.
Perusahaan kertas?
Kalau begitu, itu pasti digunakan untuk mencuci uang.
Ya. Pencucian uang biasanya
mengikuti tiga langkah.
Deposit, sembunyikan, dan satukan.
Uang itu dibagi dan dikirim ke negara-negara
yang mudah untuk melakukan deposit.
Itu langkah pertama.
Kamu bergerak di antara berbagai bank
dan orang berulang kali
agar sulit dilacak,
jadi, menyembunyikannya.
Kemudian,
kamu bawa kembali ke dalam negeri
dan kamu samarkan sebagai investasi legal.
Itu langkah penyatuan terakhir.
Dan uang yang masuk lewat saluran itu
menjadi modal untuk membangun Googil?
Benar. Intinya adalah membuktikan itu. Namun,
masalahnya adalah,
itu mustahil.
Tentu akan sulit.
Tidak sulit.
Menurutku mustahil.
Menemukan sebanyak ini
adalah limitku.
Apa maksudmu?
Apa kamu datang untuk membuat kami kecewa
alih-alih menyemangati kami?
Sejujurnya, ya.
Firasatku mengatakan kalian menghadapi
pertarungan yang mustahil.
Kamu masuk seakan-akan memiliki hadiah besar untuk kami.
Kenapa kamu mematahkan semangat kami?
Menyerah dengan cepat saat tidak ada harapan
juga sebuah strategi.
Aku sudah berulang kali menghadapi kejahatan korporat,
dan ini hampir mustahil.
Ini sama seperti meruntuhkan Tembok Besar.
Itu menyedihkan tapi benar.
Aku mencapai sejauh Gusan,
tapi aku tidak bisa melampaui itu.
Sekian.
Astaga. Sialan.
Apa...
Jadi... Terima kasih atas kerja kerasmu
karena sudah mencapai sejauh ini, jadi,
makanlah mi gelas.
Man Soo, ambilkan satu untuknya.
Kamu suka yang pedas atau biasa?
Apa saja.
Aku mau yang pedas.
- Ya, pedas. - Pedas.
Kenapa suasananya seperti ini?
Terasa sangat dingin,
mungkin akan membeku.
Apa yang dikatakan Nona Seo...
Aku tidak bisa menyangkal itu.
Kenapa tidak? Karena itu benar. Tapi
bukankah kita mewujudkan apa yang mustahil?
Benar. Wujudkan apa yang mustahil.
Kita tahu mereka akan memotong
semua kaitan yang akan menghubungkan mereka.
Kita mencapai sejauh ini dengan membenturkan
kepala kita ke tembok.
Pencapaian kita sudah banyak.
Benar. Tengkorak kita terbelah,
berdarah, penuh luka,
dan kita makan.
Tapi kita membuka kapsul waktu,
memeriksa anak haram Guk Hyun Il,
dan mengumpulkan bukti tindakan yang tidak etis
dan penyalahgunaan kekuasaan oleh Pusat Kesejahteraan Daesan.
Ada apa denganmu?
Kamu banyak bicara sekarang.
Benar! Mari kita berusaha sejauh mungkin!
Hei. Kita seperti Avengers!
Avengers?
Baik! Aku Hulk.
Lalu aku Spiderman?
- Bagaimana denganmu? - Dan kamu?
- Aku Wonder Woman. - Aku tentu Superman.
Tunggu. Apakah Avengers
juga mencakup Superman dan Wonder Woman?
Superman, ya, tapi Wonder Woman tidak.
Tidak, tidak, tidak. Mereka memilikinya.
Avengers meliputi Hulk, Spiderman,
Superman, dan Wonder Woman.
Tidak.
Hulk, Spiderman, Superman,
dan Lee Young Ja.
Lihat semangat itu,
langsung bekerja begitu kamu dipulangkan.
Itu sudah pasti hanya akting.
Terkadang akting adalah senjata penting dalam perang.
Kamu juga harus mempelajari itu.
Omong-omong,
selamat sudah dipulangkan.
Jangan mempertanyakan tentang ketulusanku.
Semuanya tidak berarti.
Terima kasih. Aku bersungguh-sungguh.
Menurutmu kenapa aku menyelamatkanmu?
Karena kamu berpikir kamu juga berutang budi padaku.
Tentu. Sejujurnya, aku berpikir begitu.
Aku ingin mengakhiri
hubungan menjijikkan ini.
Apa hanya aku saja?
Mungkin.
Darahmu mengalir di dalam tubuhku.
Aku merasa ikatan kita makin kuat.
Kamu menakjubkan.
Mereka menghubungi.
- Di mana? - Taean.
Namanya Kapten Koo.
Dia berhasil menyelundupkan orang 27 kali.
Dia veteran,
karena itu dia mahal.
Aku yakin begitu. Akan sulit menyelundup ke Jepang.
Sekalipun mereka ingin pergi ke Asia Selatan,
mereka harus melewati Tiongkok.
Mereka memilih orang termahal.
Ini hari-hari terakhir mereka. Biarkan mereka menghabiskan uang.
Baik, Bu. Aku akan membuat persiapan.
Kapal?
Mereka tidak tahu itu akan membawa mereka
langsung ke kematian mereka.
"Joe Deul Ho"
Hei.
- Apa? - Halo.
- Apa? - Nona Seo menggila.
Dia bilang dia tidak bisa menghubungimu.
Benarkah?
Ponselku mati.
Bawalah power bank. Harganya murah sekarang.
Kalau begitu, belikanlah untukku.
- Apa yang dia inginkan? - Entahlah.
Dia datang karena dia tidak bisa menghubungimu.
Sungguh?
Itu bukan masalah besar.
Aku sudah memberitahumu untuk terus mengisi daya ponselmu.
Satu-satunya orang yang tidak bisa dihubungi
adalah penipu dan kamu!
Apa kamu akan memukulku karena ponselku mati?
- Duduklah. - Duduk.
Duduk.
Duduk. Duduklah. Cepatlah.
Astaga. Baik. Kami sudah duduk.
Wakil Kepala melarang dua orang
meninggalkan Korea.
- Sungguh? - Ya.
Ini bukan kasusnya, dan tidak ada permintaan
kerja sama dari yurisdiksi lain.
Dia melakukannya sendiri?
Benar. Jika kita mengatakan mereka dicurigai melakukan kejahatan
atau sedang diselidiki,
Kementerian Keadilan jarang menolak.
Pasti ada alasan kenapa
kamu bergegas ke sini.
Tentu ada.
Beri tahu mereka. Apakah biasanya aku berlari?
Tidak, tidak. Sudah pasti tidak.
Dia tidak akan lari walaupun ada perang.
Lalu kenapa aku berlari?
Mereka berdua entah bagaimana terkait
dengan Pusat Kesejahteraan Daesan.
Kalau begitu, kamu punya alasan untuk berlari hari ini.
Tapi Wakil Kepala menyelidiki
kasus ini sendiri?
Ini bertepatan dengan serangan Lee Ja Gyeong.
- Dengan kata lain... - Lee Ja Gyeong memintanya.
Kedengarannya begitu.
Untuk apa dia melakukan itu? Menurutku mereka.
Orang-orang yang menyerang Lee Ja Gyeong.
Baik. Lee Ja Gyeong mengidentifikasi orang yang menyerangnya,
dan dia memulai pemburuan ini.
Itu berarti orang-orang itu adalah magnsanya.
Masalahnya adalah kapan mereka akan tertangkap.
Aku membuat permintaan untuk melacak ponsel mereka,
tapi ketiga ponsel yang mereka gunakan
dimatikan.
Kartu mereka pun dipindahkan.
Mereka pakarnya melarikan diri dan berhati-hati.
Dia sudah pantas mendapatkan mi hari ini.
- Makanlah satu. - Baik.
Namun, mereka pasti tahu bahwa mereka dalam bahaya
dan akan mencari jalur pelarian.
Tidak akan mudah mendapatkan ponsel sekali pakai dalam waktu cepat,
jadi, mereka akan menyalakan salah satu ponsel mereka
setidaknya sekali selagi dalam pelarian.
Ya. Aku mengandalkanmu, Kapten Koo.
Datang ke dermaga pukul 2.00, bukan?
Ya, baik.
Jangan berpikir untuk menyalakan ponselmu,
dan jangan melangkahkan kakimu keluar dari ruangan ini.
Gunakan waktu ini untuk menghafal Kitab Mansaeng.
Bagaimana mungkin kamu lupa apa isinya?
Kita menghabiskan 30.000 dolar untuk membuatnya.
Berandal itu memberi harga terlalu tinggi, bukan?
Tapi dia menulis kalimat yang meyakinkan
dan kerjanya bagus.
Benar.
Intinya, benarkah kita memercayai Kapten Koo?
Dia yang terbaik dalam industri ini.
Dia sangat bisa diandalkan.
- Apa kamu yakin? - Ya.
Kita akan pergi dengan kecepatan penuh,
dan mencapai perairan internasional dalam dua jam.
Lalu kapal Tiongkok akan menunggu kita.
Yang harus kita lakukan hanyalah naik kapal itu.
Lalu keesokan paginya, kita akan tiba di Tiongkok,
menikmati makanan dan anggur yang lezat.
Kita akan bebas.
Wanita menyeramkan itu.
Omong-omong, mari kita keluar secepatnya.
Ini akan terjadi dalam dua hari lagi.
Pastikan kamu membayar Kapten Koo dengan melimpah.
Akan kulakukan. Dia terus memberiku kabar.
Menurutku mereka tidak tahu apa-apa.
Akan lebih bersih jika membunuh mereka di laut, bukan?
Mungkin itu lebih baik.
Kita akan menyiapkan lima orang di kapal itu.
Aku akan pergi sekarang.
Hei. Bukankah lebih baik naik taksi?
Lagi pula kita akan meninggalkan Korea.
Kita tinggalkan saja mobil sewaan di sana. Masuklah.
Nyalakan ponselnya.
Apa?
Baik.
Baik. Beres.
"Seok Ji Hye"
- Hai. - Ponselnya baru saja menyala.
Mereka bergerak?
Mereka bergerak cepat di Jalan Tol Seoul.
Menurutku itu akan menuju Jalan Tol Seohaean.
- Jadi, Taean? - Aku akan pergi sekarang
dengan beberapa penyidikku.
Aku akan meminta bantuan dari polisi setempat.
Mereka akan berputar saat mereka hampir sampai,
jadi, beri tahu aku di mana mereka.
- Baik. - Man Soo, masuklah ke mobil.
Baik! Jangan khawatir. Mobil balapmu sudah datang.
- Apa kamu membeli ban baru? - Baik.
Pakai sabuk pengaman. Jangan lupa, ya?
Kita bisa memakai sabuk pengaman begitu naik mobil.
Hei, di mana mereka memiliki komunitas Korea yang besar?
Yanbian, bukan?
Mereka keturunan Korea Tionghoa.
Omong-omong, aku benci udara dingin.
Kita bisa pergi ke Filipina.
Itu ide yang bagus. Ya. Di sana.
Mari kita pergi ke Filipina.
Kita sudah bertahun-tahun bekerja keras.
Benar.
Kita membimbing banyak orang menuju dewa
Mansaeng.
Mari pergi ke tempat yang hangat
dan beristirahat selama beberapa tahun.
Kenapa kamu sangat menyukai hal-hal yang hangat?
Kita juga bisa dipijat.
Seperti apa orang-orang itu?
Mereka menyusun serangan pada Ja Gyeong.
Mereka saksi kunci terhadap Daesan.
Kita harus menangkap mereka.
Kenapa kita lambat sekali? Benarkah kamu pembalap?
- Kita agak lambat. - Bukan begitu?
Kamu akan membayar tilangnya? Kalau ya, aku akan mengebut.
Bailk, akan kubayar. Mengebutlah.
Baik!
Hei.
Kamu tidak mengunci mobilnya?
Itu bukan mobil kita. Kita tidak akan menggunakannya lagi.
Siapa yang peduli jika seseorang mengambilnya?
Jalanlah dengan tenang.
Kamu harus tenang.
Itu dia. Ayo.
Benarkah kita bisa pergi?
Jika dia menyalakan lampunya sekali, itu berarti menunggu.
Jika dia menyalakannya tiga kali, itu berarti berbaliklah.
- Dan dua berarti baik? - Ya.
Ayo pergi.
Halo.
Kapten.
Ini perjalanan panjang. Apa kamu mabuk laut?
Aku belum pernah naik kapal.
Apa kamu punya koyok?
Perjalanannya berat. Aku akan berjalan dengan kecepatan penuh.
Tolong bawa kami ke sana secepat mungkin.
Ayo cepat jalan.
Ya, kamu harus segera jalan.
Apa yang terjadi?
Dasar bedebah!
Tangkap mereka.
Kenapa kamu memukulku?
Ayo pergi dengan tenang.
Mansaeng, tolong selamatkan kami.
- Mansaeng... - Ayo pergi.
Kenapa kalian melakukan ini?
Kita akan ke mana?
Hei.
Hei, Min.
Berhentilah menculik orang.
Jika kamu terus merundung orang seperti itu,
kamu akan dihukum.
Jangan bergerak.
Sialan. Baik.
Kamu ini...
Kamu ini...
Berengsek!
Jahanam...
Kamu ini...
Tunggu. Sebentar.
Baik. Berhenti.
Tenanglah.
Berandal.
Sub by VIU Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF
Follow My IG @sultan_khilaf_sub
Min!
So Mi.
Kamu baik-baik saja?
Ya.
Bagus.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.