Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"
"Pemirsa diharap bijak"
"My Lawyer, Mr. Joe 2 Crime and Punishment"
"Episode 3"
Sub by VIU Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF
Follow My IG @sultan_khilaf_sub
"Kantor Kesehatan"
Lama tidak berjumpa.
Siapa kamu?
Siapa kamu,
sehingga kamu membawaku ke sini?
Kamu tidak ingat aku?
Sayang sekali.
Minumlah.
Kenapa kamu memeriksa tempat ini?
Ada sesuatu
yang harus kuselesaikan sebelum aku pensiun.
Sesuatu yang harus kamu selesaikan?
Apa itu?
Apa yang kamu pikirkan,
menculik penyidik dari Kantor Kejaksaan?
Kamu pikir kamu bisa lolos dengan melakukan
kejahatan seberat ini?
Pasti ada banyak hal menyenangkan untuk dilakukan dalam hidup.
Kenapa kamu
menyelidiki tempat ini dari sekian banyak tempat?
Apa yang kamu lakukan padaku? Apa yang terjadi padaku?
Ada seorang pria yang dikurung
selama lima hari
yang berjuang untuk tetap hidup
karena kelaparan dan dehidrasi.
Melihatnya menderita kesakitan,
aku memberinya
air untuk minum.
Namun,
setelah minum air yang kuberikan kepadanya,
pria itu mati.
Aku sangat terkejut.
Yang kulakukan
hanya menunjukkan kebaikan kepadanya
tanpa apa-apa selain niat baik.
Aku tidak berniat membunuh dia.
Izinkan aku bertanya.
Jika kejahatan tidak disengaja,
apakah itu kejahatan
atau bukan?
Jangan bunuh aku... Kumohon
jangan bunuh aku.
Sudah kubilang aku tidak berniat membunuhmu.
Aku punya seorang putri yang membutuhkanku.
Aku
satu-satunya keluarganya.
Aku memohon padamu.
Kumohon.
Katakan saja kamu ingin hidup
dan ingin dibiarkan hidup.
Jangan mengeluh tentang putrimu.
Jangan mati dahulu. Itu membosankan.
Semua ini salahku.
Ini salahku. Aku pelakunya.
Jadi, kumohon,
aku akan menuruti perkataanmu.
Aku akan menuruti perkataanmu, jadi, kumohon...
Kumohon biarkan aku hidup.
Bukan itu yang ingin kudengar!
Ini penawar racunnya.
Kamu harus meminumnya dalam dua menit.
Kumohon...
Halo.
Halo.
Halo.
Terima kasih sudah mengundangku ke acara seindah ini.
Kehadiranmu membuatnya
jauh lebih baik, Anggota Majelis Baek.
Kamu terlalu baik.
Sekali lagi karena putraku,
tampaknya aku selalu berutang budi padamu.
Jangan konyol. Baiklah.
Pak.
Kamu pasti terlambat karena kamu
mempercantik dirimu.
Ada masalah darurat yang harus kuurus.
Kamu terdengar seakan-akan hanya kamu yang bekerja.
Pak Dirut...
Kenapa kamu mencari masalah?
Kamu tidak pernah menang.
Omong-omong, di mana Jong Bok berandal ini?
Dia absen lagi hari ini.
Siapa yang peduli dengan berandal pengguna narkoba itu?
Kamu hanya bertambah tua, tidak makin dewasa.
"Mari Kita Balas Budi Rakyat Lewat Kemerdekaan"
Bikin kaget saja!
Apa?
- Apa yang terjadi? - Siapa itu?
- Permisi. - Astaga.
- Permisi. - Astaga.
Anda tidak boleh lewat.
- Lepaskan! Aku mengenal dia! - Anda tidak bisa lewat.
- Hei! - Berhenti.
- Hei, Pak! - Tunggu!
- Berhenti! - Jangan lakukan ini!
- Lepaskan aku! Lepaskan! - Apa yang dilakukan pria ini?
Lepaskan!
- Lepaskan aku! - Anda tidak boleh ada di sini!
- Jangan lakukan ini! - Lepaskan!
Aku bilang lepaskan!
- Pak Yoon! - Tangkap dia!
- Tangkap dia! - Anda tidak boleh datang ke sini!
- Lepaskan aku! Lepaskan! - Berdiri!
Lepaskan!
Jung Gun!
- Pak Yoon! - Astaga!
Pak Yoon!
Jung Gun!
- Lewat sini. - Baik.
- Mari kita periksa birnya. - Baik.
Di mana harus kuletakkan bunganya?
Tolong letakkan di belakang sana.
- Baik. - Terima kasih.
"Yoon Jung Gun"
"2004"
Halo, Teman-teman.
Berhenti!
Berhenti!
Apa...
- Di sana! - Baik.
Panas.
Ramen instan yang terbaik setelah bekerja keras.
Benar sekali.
Kenapa kamu melakukan itu?
Jika aku tidak melihatnya, tentu, tapi aku melihatnya.
Lain kali, berpura-puralah tidak melihat apa pun.
Aku hanya kehilangan kesabaran, dan...
Kamu bisa mati. Jika kamu mati,
dengan pemakaman dan bergadang...
Tidak, tidak. Itu melelahkan.
Sebelum kusadari, aku...
Kenapa jika kamu harus mengadakan pemakaman?
Kenapa itu sangat melelahkan?
Sebentar lagi Soon Mi akan menafkahi kita. Bukan begitu?
Apa maksudmu? Kamu makan ramen setiap hari.
Dasar pelit.
Baik. Berikan hidupmu untuk ramen instan.
Sehari setelah... Setelah kehilangan darah,
kamu harus makan daging, bukan?
Ini. Ini dagingmu.
- Daging kuning. - Tentu saja.
Daging kuning.
Bagaimana penampilanku?
Apa aku tampak cantik?
Aku akan segera kembali.
"Beristirahat dalam damai"
Aku akan menyelidikinya.
- Pak Pimpinan. - Hei.
Hai, Ja Gyeong.
Anggota Majelis Baek mengirim hadiah ucapan terima kasih
sebagai hadiah hari raya Anda.
Hadiah terima kasih?
Lebih sebagai tanda terima kalau dia menerima uangnya
tanpa masalah.
Apa kamu tidak tahu?
Ja Gyeong.
Kamu tidak kedinginan?
Dingin. Mari masuk.
Kamu juga mengurus orang-orang berengsek itu,
selain Baek Do Hyun, bukan?
Aku mengurus mereka semua,
tanpa meninggalkan apa pun.
Perhatikan para jaksa...
Yoo dan Park.
Mereka cemburu pada satu sama lain,
jadi, permainkan mereka dengan benar.
Menurutku Jong Bok
tidak akan bisa lolos kali ini.
Kurasa dia akan berakhir di penjara.
Apa yang Anda khawatirkan tidak akan terjadi.
Sungguh?
Ja Gyeong sayang, aku menyukaimu.
Aku sudah makan tadi,
jadi, kalian berdua juga harus makan.
Ini.
Makan ini.
Deul Ho, kamu juga.
Deul Ho, kamu juga harus makan.
Makanlah.
Ini tempatnya.
"Pemakaman untuk Yoo Jung Gun."
- Ini tempatnya. - Pelan-pelan.
- Pelan-pelan. - Permisi.
- Siapa pemimpin pemakaman? - Baik.
- Diam. - Hei!
Apa yang kamu lakukan?
- Maaf, tapi... - Hei.
Siapa pemimpin pemakaman?
Apa mereka ada di sini?
- Hei. - Hentikan.
- Biar kutangani. - Hei, kalian.
Apa yang kalian lakukan di pemakaman?
- Diamlah. - Baik.
- Astaga. - Pelan-pelan.
Kamu pasti pemimpin pemakaman.
Ya. Ada apa?
Begini,
aku bekerja 365 hari per tahun,
- 18 jam sehari - Ya.
- untuk menabung. - Ya.
Dan pria ini
meminjam 50.000 dolar dari Pak Yoon.
- Ya, benar. - Namun,
kini dia meninggal,
- apa yang terjadi sekarang? - Aku...
- Bagaimana caraku mendapatkannya? - Kamu meminjamkan uang?
Bagaimana cara mendapatkan uangku kembali?
Aku...
Bagaimana cara mendapatkan uangku kembali?
- Jangan terlalu kasar. - Dengar. Masalahnya adalah...
- Bagaimana uangku bisa kembali? - Sayang.
Hei.
Dingin.
Semuanya
akan baik-baik saja.
Kamu tahu
betapa terhormatnya Pak Yoon,
dan dia terus memohon.
Jadi, aku meminjamkan ini padanya.
Apa Anda punya izin?
Izin?
Anda punya izin untuk memberikan pinjaman?
Izin...
Jika tidak, ini peminjaman ilegal.
Ilegal...
Pak.
- Ilegal? - Sayang. Pak.
- Lepaskan. - Aku bersikap baik
- dan menolong orang lain... - Lepaskan.
Apa masalahnya?
Bukankah ini palsu?
Memalsukan dokumen legal akan membuat kalian dihukum lima tahun.
Pak.
Apakah Anda tahu utang diwariskan?
Yoon Jung Gun
bunuh diri.
Hati-hati, Bu.
Anda tahu siapa dia?
Dia penyidik di Kantor Kejaksaan.
Dia melakukan itu selama 30 tahun.
Untuk apa dia
meminjam uang ini? Dan apa?
Dia bunuh diri? Kata siapa?
Itu yang dikatakan polisi.
Polisi yang mana?
Kapten Seo!
Kapten Seo, keluar!
- Ada apa? - Panggil dia keluar.
- Ada apa? - Di mana dia?
Ada apa?
- Kapten Seo mana? - Dia tidak ada di sini.
Diam. Suruh dia keluar.
Kapten Seo!
Apa? Bunuh diri? Yang benar saja!
Keluar dari sini!
- Berandal tidak berguna! - Keluar.
Bunuh diri?
Pria menyusahkan itu.
Apa kamu tidak punya rasa malu?
Lepaskan aku!
- Cukup. - Kenapa kalian...
Kalian menganggap pengacara apa?
Apa lagi yang bisa dia katakan?
Dia bersikeras itu bukan bunuh diri.
Dia hanya meracau.
Apa kamu mau mati?
Pergilah!
Sungguh.
- Sialan! - Sungguh.
- Enyah! - Jangan kembali!
Jika kamu kembali, kami akan mengurungmu!
Semua! Lihat para penjahat ini!
Keluar dan bicaralah di depanku.
Bukti apa yang kalian miliki untuk mengatakan itu bunuh diri?
Keluar!
Jangan khawatir.
Itu akan ditangani.
Kerja bagus.
Aku akan mengizinkan Anda mengucapkan salam perpisahan Anda.
Masuk
dan kemasi beberapa barang lalu keluar.
Ya?
Aku akan meminta petugas pindahan memindahkan sisanya,
jadi, jangan khawatir.
Apa maksudmu pindah?
Kamu benar-benar berpikir Pak Yoon dibunuh?
Hei.
Menurutmu kenapa Kapten Seo Tae Yoon
bersembunyi dan tidak mau memperlihatkan wajahnya?
Aku yakin dia merasa bersalah.
Benar, bukan?
So Mi adalah keluarga yang ditinggalkan..
Mereka menutup kasus itu sebagai bunuh diri
tanpa memberi tahu pihak keluarga.
Apa artinya itu?
Sesuatu yang mencurigakan sedang terjadi.
Kamu sangat pandai.
So Mi diberikan
utang 50.000 dolar.
Apa yang akan terjadi jika kita meninggalkan dia di sini?
Kreditur akan menyiksanya.
Kamu pandai sekali.
Namun, kita sudah kesulitan untuk bertahan.
Kita bisa apa dengannya?
Minta dia menyerahkan warisannya
dan bantu dia terbebas dari utang lalu menjauhlah.
Kamu kejam sekali.
Beri dia 10.000 dolar
dari uang duka untuk bertahan hidup.
Dia pasti punya kerabat jauh di suatu tempat.
Kita bisa memeriksa keadaannya sesekali.
Apa? Uang duka apa? 10.000 dolar?
Ada
cek bank senilai 10.000 dolar dalam amplop tidak bertanda.
Aku tidak bisa menyentuhnya.
Jadi, aku menggunakan tabunganku untuk membayar biaya pemakaman.
Kenapa kamu menyentuh uang itu? Berikan.
Aku menggunakan tabunganku untuk membayar...
Berikan uangnya. Sekarang.
Aku tidak menyentuhnya. Aku...
Aku tidak menyentuh ini.
Aku menggunakan tabunganku untuk membayar biaya pemakaman.
"My Lawyer, Mr. Joe 2 Crime and Punishment"
"Episode 4"
Lama tidak berjumpa. Maaf, tapi aku hanya punya ini.
Kenapa kamu terlihat seperti itu?
Aku pergi mendaki dan tergelincir,
jadi, aku jatuh.
Kamu mendaki memakai itu?
Kamu belum berubah.
Aku tidak datang untuk meminta bantuan terkait sebuah kasus.
Ini karena dia teman dekatku.
Tidak bisakah kamu melakukan sesuatu?
Astaga...
Hei. Ikuti prosedur yang tepat saja.
Aku tahu kamu bersih.
Aku tidak memintamu melanggar hukum.
Tidak bisakah kamu membuka kembali kasusnya secara legal
atau semacamnya? Kamu tahu.
Deul Ho, mari hentikan obrolan membosankan ini.
Sudah lama sekali, jadi, aku akan memanggil teman-teman lainnya.
- Mari kita pergi ke sauna. - Tidak, tidak.
- Lihat dirimu. - Tidak, tidak.
- Ikut aku. - Tidak.
- Berdiri. Lihat dirimu. - Tidak, tidak.
Duduklah. Duduk.
Duduk.
- Astaga. - Duduklah.
Hari ini bukan satu-satunya kesempatan.
Ki Young. Tidak bisakah
kamu melakukannya?
Deul Ho, sejujurnya,
aku mengusut kasus manipulasi
penilaian tanah Resor Kookil,
jadi, aku tidak bisa mempertaruhkannya.
Kamu melihat dokumennya, bukan?
Serta, orang yang kulawan adalah
Lee Ja Gyeong.
Siapa?
Lee Ja Gyeong.
Dia terkenal di institut pelatihan.
Lee Ja Gyeong?
Benar. Lee Ja Gyeong.
Dia kepala perencanaan dan koordinasi.
Aku tidak pernah mengira dia seperti itu.
Astaga.
Seharusnya kamu melihat arogansinya.
Jika dia benar-benar menggantikan dirut
alih-alih anak-anaknya,
keluarga itu akan hancur.
Halo.
Lanjutkan.
Aku akan mengurusnya.
Ada yang bisa kubantu?
Suruh Lee Ja Gyeong
untuk turun.
Apa Anda punya janji temu?
Apa aku terlihat seperti orang yang membuat janji temu?
Panggil dia saja.
Keamanan.
Ada yang bisa kubantu?
Tunggu. Aku mencari Lee Ja Gyeong.
- Silakan pergi. - Jangan melakukan ini di sini.
- Lepaskan aku! - Ya, Pak.
- Kalian tahu siapa aku? - Kamu tidak bisa melakukan ini.
Siapa yang memberikan 10.000 dolar di pemakaman?
Lee Ja Gyeong! Ambil uangmu!
Kamu pikir ini lelucon?
Apa ini? Panggil dia sekarang!
Panggil Lee Ja Gyeong!
- Lepaskan. - Ayo pergi.
- Lee Ja Gyeong! - Hentikan.
Apa yang kalian lakukan?
Keluar!
Kenapa kalian melakukan ini?
Anakku tidak bersalah!
Keluar!
Keluar.
Keluar. Cepat pulang.
Keluar.
Hei!
Hei, kalian! Lepaskan!
Lihat pria-pria ini.
Lepaskan. Kenapa kalian...
- Apa kalian sudah gila? - Ini bukan urusanmu.
Jaga sopan santunmu.
Siapa kamu?
Aku? Aku pengacara yang sedang lewat.
Dari sudut pandang pengacara,
tindakan kalian bermasalah.
Kalian sangat bermasalah.
Berdirilah. Kalian ini...
Hati-hati.
Ingat siapa aku, paham?
Para berandal itu. Orang-orang berengsek.
Terima kasih.
Terima kasih banyak.
Kenapa putriku ada di lembaga pemasyarakatan?
Aku tidak mengerti.
Ji Yoon...
Yoo Ji Yoon.
- Putriku - Yoo Ji Yoon.
bekerja dalam bidang akunting di Kookil Produce.
Tapi tiba-tiba, mereka mengatakan
dia menggelapkan uang dan dikurung.
Ji Yoon.
Ji Yoon.
Ji Yoon.
Apa yang terjadi?
Jadi...
Apakah kamu terluka?
Aku pergi ke lembaga pemasyarakatan.
Kamu sudah makan?
Dan melihat dia.
Anda dilaporkan menggelapkan uang dari Kookil.
Anakku bahkan tidak mau mengatakan sepatah kata pun
pada pengacara.
Karena tersangka tutup mulut,
kami akan mengakhiri persidangan di sini.
Tanggal persidangan berikutnya
dijadwalkan tanggal 16 Januari 2019,
pukul 11.00.
Semua berdiri.
Namun,
Anda tampak familier.
Bukankah Anda Pak Joe Deul Ho?
Benar.
Kumohon, kumohon tolong putriku.
Kapan lagi seseorang seperti kami
bisa bertemu seseorang seperti Anda?
Begini...
Aku mengerti...
Tolong aku. Tolong selamatkan anakku.
Ya, ini...
Kumohon, Pak.
Tunggu.
Angkat dia. Bawa dia ke kamar mandi.
Hentikan!
Hentikan. Dingin.
Apa kamu sudah gila?
Hentikan!
Hentikan!
Hei, kamu.
Hentikan. Dingin.
Hentikan.
Hentikan.
Perbaiki sikapmu.
Perbaiki sikapmu.
Perbaiki sikapmu.
Baik.
Katakan saja.
Buka matamu lebar-lebar.
Kamu akan terbang besok pagi.
Tinggal di sana diam-diam
sampai situasinya teratasi.
Jika kebetulan aku mendengar keributan sedikit saja,
kamu tidak akan menjadi
putra dirut lagi.
Paham?
Kamu pikir kamu siapa?
Ja Gyeong.
Kamu pikir kamu siapa?
Kamu hanya anak yatim piatu.
Berani sekali kamu melawanku?
Lakukan apa pun,
kamu tetap orang asing. Kamu bukan keluarga.
Benar.
Itu karena kamu keluarga. Karena keluarga!
Itu sebabnya kami
berbaik hati padamu, Berengsek.
Hei, kamu!
Apa kamu tidak mengerti?
Aku paham. Aku mengerti. Aku paham.
Sungguh? Perbaiki sikapmu,
paham?
Aku akan memperbaiki sikapku. Baik.
Bagus.
Kamu harus belajar.
Kamu hanya perlu diam saja.
Tetap diam, Keparat.
Jangan sentuh itu!
Ambil itu.
- Ambil semuanya... - Apa yang kalian lakukan?
Hei. Lepaskan.
Lepaskan!
- Keluar! - Lepaskan.
Jangan sentuh itu!
- Lepaskan! - Sialan!
- Lepaskan! - Bagus!
- Bunuh aku saja. - Apa yang kalian lakukan?
Apa kalian membersihkan?
Sudah kubilang akan kulunasi.
Aku bertanya bagaimana kamu akan melunasinya.
Entah bagaimana aku akan melunasinya.
Benar. Jadi,
apa yang akan kamu lakukan untuk melunasinya?
Aku akan melakukan apa pun untuk melunasinya.
- Hei! - Apa?
Kalian tidak lihat izin praktik hukum itu?
Dia akan melakukan itu untuk melunasi kalian!
Atau pergi jual ini.
Baik. Tapi kalian tahu,
kami juga menyelidikinya.
Izinmu dicabut!
Dia membela seseorang yang salah,
dan wanita itu berakhir mati.
- Benar. - Maksudku, pengacara
bukan pembersih kotoran untuk orang kaya.
Kami tahu kamu pengacara.
Kami tahu, tapi
siapa yang memercayai pengacara sepertimu?
Aku akan melunasimu.
Pernahkah kita tidak melunasi utang?
Tidak.
Astaga!
Ada apa?
Astaga. Ada apa?
Kamu tidak bisa tidur?
Duduklah di sini.
Hei.
Ada apa?
Aku akan pulang.
- Kamu kedinginan? - Keadaan Anda berat
karena aku.
Apa maksudmu?
Ini berat karena dia.
Tidurlah kembali.
Maaf. Aku akan pulang.
Jangan bodoh,
dan tidurlah kembali.
Tidurlah.
Kamu menakutiku.
Masuklah kembali.
Bus lewat
setiap empat sampai sepuluh menit pada hari kerja,
dan setiap enam sampai 12 menit pada hari Sabtu.
Sesuai dugaan, ada masa tunggu yang lebih lama
pada akhir pekan.
Kenapa kamu duduk di tengah cuaca dingin ini?
Apakah tidak nyaman?
Tidak nyaman, bukan?
Begitulah cara orang-orang hidup.
Kamu selalu bertengkar.
Kamu kecil. Kamu tidak banyak makan.
Mengenai tidur,
kamu bisa membersihkan dan menemukan
sudut untuk tidur.
Aku banyak makan.
Sungguh?
Ambillah. Tanganku dingin.
Jika kamu kembali,
ada warnet.
Pergilah ke sana
dan mainkan gim.
Jika kamu berjalan 20 meter lagi,
ada sebuah toko kelontong.
Pergi ke sana
dan makan ramen instan dan otak-otak.
Hal-hal seperti itu.
Jika kamu menambahkan keju ke dalam ramen,
rasanya enak.
Mengerti?
Ini kartu poin.
Ini berat, jadi, aku akan membawanya kembali.
Berputar-putarlah, paham?
Berat sekali.
Apa ada bubur?
Bubur? Yang benar saja.
Makan apa yang ada!
Apa kamu anak kecil yang mengeluh soal makanan?
Omong-omong, So Mi ke mana pagi-pagi?
Kamu sudah kembali.
Aku sudah kembali.
Kamu pergi ke mana?
Masuklah.
Masuklah.
Makanlah.
Apa itu?
Kamu tidak menggunakannya?
Aku menyuruhmu makan ramen.
Aku lapar.
Duduk. Makanlah.
Duduk.
Makan.
Makanlah.
Aku akan menyikat gigiku.
Hei.
Apa berandal itu memberimu
kartu poin warnet?
Ya.
Itu punyaku.
Aku punya 13.500 poin.
Aku tidak tahu.
Sungguh. Dia mengajarimu kebiasaan yang bagus.
Makanlah.
"Pengacara, Joe Deul Ho"
Entah bantu atau menyingkir.
Apa ini? Park Hee Sook?
Itu nama seorang wanita. Apa pekerjaannya?
Siapa dia? Apa dia cantik?
Dia seorang klien.
Apa kamu bekerja lagi?
Apa itu berarti kita bisa makan lagi?
Aku akan menelepon dia.
Bisakah aku melakukan itu?
Apa maksudmu?
Itu yang seharusnya dikerjakan pengacara!
Kamu ingin membantu dia.
Apakah ada cara lain?
Kamu harus membela dia,
membuktikan dia tidak bersalah, dan memberikan buktinya.
Kata siapa itu akan semudah itu?
Kamu pikir aku bisa melakukannya?
Aku tidak yakin.
Deul Ho.
Kamu Joe Deul Ho.
Kamu orang terbaik!
Ya, kamu melewati masa-masa buruk
karena Baek Seung Hoon.
Tapi kamu bisa melupakan semua itu sekarang.
Kamu harus membantu wanita ini.
Aku tidak tahu bisa melakukannya atau tidak.
Sungguh! Ada apa denganmu?
Jangan lakukan saja!
Biarkan orang-orang yang teraniaya mati saja! Jangan lakukan!
Tapi kamu tahu sesuatu?
Kamu tidak bisa diam saja melihat itu terjadi pada orang-orang.
Jangan lakukan! Tutup tempat ini jika tidak ingin menjadi pengacara!
Aku akan pergi ke perdesaan dan bertani.
Lupakan semuanya!
Sialan.
"Kamus Hukum"
Aku akan menelepon orang ini.
Aku merasa bersalah. Kamu harus menghabiskan waktu
dengan keluargamu saat akhir pekan.
Aku yakin sepenting inilah masalah ini.
Jika tidak, kamu tidak akan datang ke sini
sendiri.
Kamu bisa menelepon kami.
Silakan duduk.
Baik.
Pak Pimpinan sangat mencemaskan
Pak Kook Jong Bok.
Astaga.
Pak Park ini mengurus
kasus itu dengan baik.
Ya. Aku sudah menangani manajemen awal.
Selama tidak ada variabel, tidak akan ada masalah.
Itu masalahnya. Variabel.
Itu yang paling kubenci.
Begitu rupanya.
Baik, Bu. Jangan khawatir.
Kami sudah siap.
Bisakah aku menyerahkannya ke tangan kalian?
Makanlah.
Kejadiannya sangat mendadak.
Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan dengan barang-barangnya.
Itu sebabnya aku menelepon.
"Penyidik Yoon Jung Gun"
Dia selalu tertarik dengan korban-korban dalam kasus itu.
Di antara mereka, terutama korban wanita,
dan wanita yang menghilang.
"Kejaksaan"
"Catatan Persidangan"
Hei.
Kenapa mereka memukulnya seperti ini?
Tenanglah.
Ini bukan hanya tamparan sederhana.
Mereka menghajarnya dengan niat untuk membunuhnya!
- Sudah jelas mereka dibayar. - Diam.
Mereka menahan dia dan menghajarnya!
Mereka monster.
Kenapa mereka tega melakukan ini?
Sungguh...
- Jangan melakukan itu. - Siapa kamu?
Astaga.
Apa yang dia lakukan?
Kemari.
Berengsek.
"Formulir Penunjukan Pengacara"
Permisi.
Pak Joe pasti datang.
Suruh dia masuk.
Lama tidak berjumpa, Ja Gyeong.
Sudah 15 tahun sejak kita menyelesaikan pelatihan.
Memang sudah lama.
Benarkah?
Gula.
Mana yang kamu inginkan?
Aku tidak mau.
Apa kamu melakukannya?
Apa?
Aku dengar kamu membela Yoo Ji Yoon.
Kamu pasti datang untuk menyelidiki.
Pak Yoon Jung Gun.
Apa kamu membunuh dia?
Kenapa jika aku melakukan itu?
Aku harus membunuhmu.
Namun,
kamu tidak mungkin melakukan itu.
Bukan begitu?
Aku tidak tahu kenapa ini terus menempel padaku.
Ini akan menyenangkan, Deul Ho.
Sub by VIU Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF
Follow My IG @sultan_khilaf_sub
"My Lawyer, Mr. Joe 2 Crime and Punishment"
Aku menghabiskan
waktu terbanyak menyelidiki dia.
Tentu saja Lee Ja Gyeong.
Jika aku mengatakan sesuatu,
apakah keadaannya akan berbeda?
Tentu saja.
Aku akan menjadikannya berbeda.
Kita akan memulai persidangan kedua
untuk kasus 14S2019
mengenai dugaan penggelapan uang
oleh Yoo Ji Yoon.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.