Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"
"Pemirsa diharap bijak"
"Episode 51"
Aku sudah menyuruhmu menyerahkan diri.
Kamu menyia-nyiakan kesempatan yang kuberikan kepadamu.
Sekarang sudah berakhir. Menyerahlah.
Apakah sudah berakhir untukmu?
Aku baru mulai.
Mulai apa?
Apa yang ingin kamu lakukan?
Memperbaiki semuanya agar tidak ada
yang merasakan ketidakadilan karenamu.
Aku tahu alasanmu menembak Myung Hwan.
Polisi akan melihatnya sebagai motif.
Kenapa kamu di sini?
Aku sudah menyuruhmu tetap di Tiongkok dan menunggu perintahku.
Aku kehilangan Hyo Jung di Tiongkok.
- Kamu kehilangan dia? /- Dia di Korea.
Nona, kurasa Anda harus bersiap untuk diinvestgasi.
Ibuku bukan orang
yang menembak Jang Myung Hwan.
Pelakunya istrinya,
Eun Gyung Hye.
Aku menyaksikannya sendiri.
Saat tiba di vila untuk menemui Gyung Hye,
aku mendengar suara tembakan.
Saat aku masuk, Jang Myung Hwan terbaring di lantai
dan Gyung Hye gemetar sambil masih memegang senapan.
Ibuku tiba terakhir di sana.
Anda tidak melihat Gyung Hye menembakkan senapannya,
tapi melihatnya memegangnya, bukan?
Ya, tapi...
Aku yakin Gyung Hye menembaknya.
Apa kamu meragukan pernyataanku
karena aku tersangka utama?
Ini. Ada keterangan orang lain.
Ini keterangan dokter Gyung Hye,
Kim Hyo Jung, yang bilang Gyung Hye menembak Myung Hwan.
Bahwa dai tidak punya pilihan selain menembak Myung Hwan.
Dia menuntut sesuatu dari Gyung Hye.
Sesuatu yang tidak bisa dia setujui.
Itu motif Gyung Hye
menembaknya.
Maksudmu, surat kuasa?
Surat yang menyebutkan Eun Gyung Hye berjanji menyerahkan
kursi pimpinan Winners ke Jang Myung Hwan.
Bagaimana kamu bisa tahu?
Kim Hyo Jung ada di sini.
Eun Gyung Hye
membujuk Myung Hwan ke vila dengan bilang akan memberikannya
surat kuasa serta Winners untuknya.
Tapi alih-alih memberikannya surat kuasa,
Gyung Hye menembaknya.
Dia tidak bisa menyerahkan
semua yang sudah dia nikmati.
Apa Anda punya bukti bahwa surat kuasa itu memang ada?
Aku tahu nama pengacara yang mengesahkannya.
Aku mau pernyataan mendetail dan bukti.
Tentu. Akan kuberikan kepadamu.
Bukan itu saja.
Ini bukan kali pertama Gyung Hye.
Apa maksud Anda?
Dia pernah membunuh seseorang.
Aku punya buktinya juga.
Jika aku berhasil memenjarakanmu atas kecelakaan tabrak lari,
kamu tidak akan bisa lepas dari ini.
Beri tahu aku.
Maaf,
tapi bolehkah aku minum kopi
sebelum kita membahasnya? Tolong kopi hitam.
"Eun Gyung Hye"
Lihat siapa yang menelepon.
Apa kabar, Gyung Hye?
Kamu seharusnya bersenang-senang selagi aku pergi
karena kamu tidak akan mendapatkan peluang lagi.
Aku pasti akan memenjarakanmu.
Kami akan memulai investigasi
berdasarkan keterangan Kim Hyo Jung.
Jangan khawatir.
Jika ibu Anda benar-benar tidak bersalah,
dia akan segera keluar.
Terima kasih.
Terima kasih banyak.
Aku menemukan ini selagi membenahi barang-barang tikus itu.
Ini bukan milikku.
Kurasa ini milikmu.
Indah, bukan?
Semua gaun pernikahan indah, bukan?
Aku mau mencoba mengenakannya.
Mau kubelikan?
Tidak apa-apa. Tidak bisa kukenakan juga.
Tunggu saja. Akan kubiarkan kamu mengenakannya.
Terima kasih sudah berniat.
Bagaimana jika kita minum anggur?
Aku mau anggur merah.
- Sebentar. /- Baik.
Itu menjijikkan,
tapi cinta kalian pasti nyata.
Setelah mereka mengoperasi guna mengeluarkan peluru dari otak,
Myung Hwan akan tewas.
Jika aku menyutujui operasinya,
jantungnya akan berhenti berdetak.
Jika kamu mau menyelamatkannya,
tarik kembali ucapanmu kepada polisi.
Katakan bahwa kamu berbohong
soal surat kuasa karena mau menjebakku.
Serta
jangan pernah bilang apa pun
soal kecelakaan tabrak lariku.
Akankah kamu membiarkan Myung Hwan tewas?
Dia sungguh mencintai orang sepertimu.
Kamu seharusnya membalasnya.
Jika kamu memaksa
berpegangan pada keteranganmu soal surat kuasa,
akan kusuruh mereka mengoperasinya dan memasukkannya ke peti mati,
lalu kamu yang berikutnya.
Aku punya syarat.
Jangan meminta terlalu banyak.
Aku tidak berencana memberikanmu apa pun yang kamu mau.
Bedebah seperti kalian meminta lebih
jika keinginan kalian dikabulkan.
Biarkan aku tinggal di Korea
dan mengurusnya.
Aku memikirkanmu
setiap harinya.
Tapi betapa bagusnya ini?
Selama tidak dioperasi,
kamu bisa hidup.
Hanya kamu
di dunia ini
yang kucintai
dan mencintaiku.
Mari pikirkan yang terjadi nanti.
Mari berusaha menyintas saja untuk saat ini.
Memangnya ini di Jepang?
Jika mau menyelamatkanku,
seharusnya Ibu memberi tahu bahwa Gyung Hye pelakunya.
Kenapa Ibu bilang bahwa Ibu pelakunya?
Apa pun yang ibu bilang sekarang,
itu akan menjadi alasan
dan kebohongan.
Ibu akan memberitahumu alasan ibu melakukan ini
setelah masalahnya selesai.
Beri tahu sekarang juga.
- Maaf. /- Apa minta maaf menuntaskan semua?
Lupakan saja. Mari bicara di rumah.
Ibu akan segera bebas.
Apa maksudmu?
Kim Hyo Jung memberi tahu semuanya kepada polisi.
Dia menjelaskan alasan Gyung Hye harus menembak Myung Hwan.
- Tidak. /- Ibu.
Kenapa Ibu melukai keluarga kita,
aku, dan diri sendiri demi Gyung Hye?
Kenapa dia amat penting?
Ibu itu ibuku, bukan pembantu Gyung Hye!
Sampai jumpa di rumah.
Jangan menyakitiku lagi.
Aku tidak bisa menghadapinya.
Aku merasa seperti mau mati.
Se Yun.
Tidak pernah kubayangkan Kim Hyo Jung melapor ke polisi.
Saat melihatnya di Tiongkok,
aku menciptakan situasi agar dia bisa melarikan diri.
Aku menebak dia pasti pergi ke polisi
dan memberikan polisi bukti
jika dia kembali ke Korea.
Aku takut kamu akan terlibat masalah karena ini.
Gyung Hye tidak akan melepaskanmu
jika mengetahuinya.
Aku berjanji
melindungi keluargamu.
Terima kasih.
Hei, apa kabar?
Baik.
Ada apa?
Kim Hyo Jung menarik ucapannya
dan bilang dia berbohong.
Alih-alih, dia bilang Bu Geum
dan Jang Myung Hwan tidak akrab.
Apa? Lantas, kini apa yang terjadi?
Bagaimana nasib ibuku?
Kakek mau menemuiku?
Gyung Hye.
Ada sesuatu yang ingin kakek sampaikan.
Kamu harus tegar dan mendengarkan kakek.
Penyakit kakek
amat parah.
Suilt bagi kakek untuk pulih
dan beranjak dari ranjang ini.
Kakek bilang tidak parah.
Kakek menderita
hepatitis kronis untuk waktu yang lama.
Kakek berada di tahap akhir
sirosis lever.
Kakek lega
itu tidak menjadi kanker.
Tapi kakek tidak menduga akan kolaps
secepat ini.
Bagaimana...
Lantas, kita harus bagaimana?
Kakek harus dioperasi?
Tidak ada jalan lain.
Kamu harus bersiap melepaskan kakek.
Tidak.
Tidak, Kakek.
Kakek
ingin meminta bantuanmu.
Kakekmu
tidak pernah punya waktu untuk beristirahat
karena membangun perusahaan.
Setelah ayahmu meninggal,
kakek
menahan tangis diam-diam.
Kakek tidak bisa menangis
dan tidak bisa beristirahat sama sekali.
Itu
hidup yang melelahkan dan menyedihkan.
Kakek mau
setidaknya meninggal dengan tenang.
Kakek.
Aku...
Aku...
Jangan menangis.
Kakek mohon
bantu kakek menikmati hari-hari terakhir kakek.
Kakek harap hari-hari terakhir kakek
akan hangat dan nyaman berkat kamu.
Bisakah kamu memastikan
kakek bisa memejamkan mata dengan damai
walaupun meninggalkanmu?
Kakek mohon
tunjukkan betapa kuatnya kamu.
Maaf
kakek tidak bisa
tinggal denganmu lebih lama.
Kakek.
Ya.
Ada satu orang yang bisa menghentikan Gyung Hye.
Kakek mohon
bantu kakek menikmati hari-hari terakhir kakek.
Kakek harap hari-hari terakhir kakek
akan hangat dan nyaman berkat kamu.
Tolong tunjukkan betapa kuatnya kamu.
Gyung Hye.
- Soal ibumu... /- Aku
akan memberi tahu dunia
tentang perbuatanmu kepada ibuku.
Tapi pertama, aku akan memberi tahu Pimpinan.
- Apa? /- Hanya dia orang
yang bisa menghentikan dan menghukummu.
Aku tidak akan memaafkanmu jika kamu melakukan itu.
Walaupun Pimpinan menolak memperbaiki keadaan,
aku akan datang kemari setiap hari,
berdiri di depan, dan berteriak soal ketidakadilan.
Aku akan memberi tahu semua perusahaan media
dan berjuang sampai titik darah penghabisan
sampai ibuku dibebaskan.
Aku akan membentuk tim pengacara terbaik untuk Bu Geum.
Aku akan berusaha semampuku untuk memastikan dia bebas.
Aku berencana mengompensasinya dengan baik juga.
Kamu kira itu yang kumau?
Haruskah kamu melakukan ini?
Aku akan melakukannya.
Untuk ibuku.
Untukmu.
Untukku?
Ini kesempatan terakhirmu untuk membatalkan ini.
Jangan membuatku bertindak sejauh itu, Gyung Hye.
Aku akan menyerahkan diri.
Gyung Hye, terima kasih.
Berikan aku waktu.
Aku butuh waktu untuk mengurus beberapa hal
dengan Kakek dan perusahaan.
Sehari cukup.
Jangan beri tahu siapa pun
sampai aku menyerahkan diri.
Bahkan Pak Lee.
Se Yun.
Kenapa kita
menjadi seperti ini?
Hubungan kita
sungguh berakhir.
Se Yun.
Kamu akhirnya
memojokkanku sampai jalan buntu.
Selamat datang.
Kamu tidak enak badan?
Ini untuk perutku.
Anda mabuk-mabukan lagi semalam?
Bukan begitu.
Aku sudah lama tidak mabuk karena sibuk mengurus toko.
Aku tidak makan malam dan sarapan lebih pagi,
jadi, perutku sakit.
Kenapa kamu tidak makan malam?
Aku benci makan sendirian di lantai selagi menonton televisi,
jadi, aku kelaparan sendiri.
Belakangan aku merasa lebih tidak kesepian
karena tidak punya pacar daripada hidup sendiri.
Aku amat kesepian.
Terima kasih. Sampai jumpa pekan depan.
- Baik, selamat menikmati. /- Terima kasih.
Haruskah kutunjukkan keahlianku hari ini?
Tunggu, dengan ini,
setelah aku menikah,
alih-alih menjadi budak di dapur,
Kkot Nim bisa menonton film denganku
dan menikmati waktu bersama.
Siapa ini? Siapa yang merusak imajinasiku yang indah?
Dasar Gang Hee.
Hei, ada apa?
Apa? Bosmu mau mampir untuk makan malam?
Baik, ini dia.
- Selamat menikmati. /- Tampak enak.
- Apa aku makan terlalu banyak? /- Tidak.
Kamu memasaknya sendiri?
Ini enak.
Tentu, makanlah yang banyak.
Kita harus punya keluarga yang sebesar ini
agar nasi dan air pun terasa enak.
Aku makan sendirian setiap hari,
jadi, tidak ada yang terasa enak.
Anda punya sepupu yang kaya.
Pindahlah ke rumahnya.
Lantas, setiap hari Anda akan makan makanan rumah selayaknya jamuan.
Jangan membuatku mulai bicara. Karena dua wanita menyeramkan,
walaupun mereka membuatkanku jamuan,
aku tidak bisa menikmati sesuap pun.
Sook, siapa dua wanita yang menyeramkan itu?
Salah satunya keponakanku dan yang satunya kepala pembantu.
Pembantu?
- Yang tampak seperti ibuku? /- Ya.
Dia mirip ibumu?
- Ya. /- Lantas,
dia pasti cantik.
Saat aku melihat fotonya di ponselmu,
aku awalnya tidak yakin,
tapi melihat foto itu membuatku yakin itu dia.
Memang dia. Dia pembantu Gi Tae.
Tapi katamu dia kombinasi Malaikat Maut dan penyihir.
Kejam, diam,
dan sedingin es.
Astaga. Lantas, dia orang yang benar-benar berbeda.
Kepribadian istriku amat baik
dan kehangatannya adalah karismanya.
Mungkinkah ibunya Nona Hong punya kembaran?
Tidak.
Lantas, memang dia. Itu Bu Geum.
Bu Geum? Nama belakang ibuku juga Geum.
Jika wajah dan nama belakangnya sama,
pasti itu orang yang sama. Geum bukan nama yang umum.
Maksud Anda, ibu kami berbohong kepada kami
selama berpuluh tahun?
Dia selama ini kepala pembantu, bukan hanya asisten?
Tidak mungkin! Itu konyol! Mustahil.
Kamu yakin nama belakangnya Geum? Siapa nama depannya?
Aku tidak tahu nama depannya.
Apakah Bu Geum? Atau Bu Koo?
- Apa Bu Ko? /- Tidak.
Jika ibu kami kepala pembantu
untuk pimpinan Grup Winners, Kak Se Yun pasti sudah memberi tahu.
Benar. Tidak mungkin Ibu.
Omong-omong, mereka semirip apa?
Tepat sekali. Tidak mudah menemukan orang secantik
ibumu.
- Benar, bukan? /- Aku setuju.
Tapi memang dia.
Aku akan menunjukkannya kepada kalian suatu hari nanti.
Atau kita bisa pergi ke rumah Gi Tae.
Itu cara terbaik.
Baik, undang kami.
Nanti setelah keadaan keluarga lebih baik.
- Aku tidak sabar. /- Hai, Se Yun.
- Kamu sudah pulang. /- Duduk dan makanlah.
Aku sudah makan.
Kak Se Yun, bos kami kemari.
Halo, Bu Eun.
Halo. Kamu tampak tidak enak badan.
Ada yang tidak beres?
Tidak, semuanya baik-baik saja. Aku mau ke kamar.
- Baik, istirahatlah. /- Istirahatlah.
Ibu kami pergi ke Jepang.
Kakakku pasti merindukannya. Aku paham.
Aku juga sedih saat pulang.
Tapi kenapa Ibu belum menelepon? Katanya mau menelepon usai tiba.
- Haruskah kita telepon dia? /- Ya.
Jangan.
Dia sedang berlibur.
Biarkan dia menikmati harinya tanpa mengkhawatirkan keluarga.
Aku merindukan Ibu.
- Aku juga. /- Aku juga.
- Aku juga. /- Kakek juga.
Aku juga.
Sungguh? Kenapa?
Tidak, aku hanya...
Aku hanya penasaran.
- Anda mengejutkanku. /- Yang benar saja.
- Silakan makan. /- Ya.
- Woong, makan. /- Makan.
- Terima kasih, Chul Soo. /- Makanlah.
Enak.
Jika Gyung Hye menyerahkan diri besok,
Ibu bisa pulang.
- Gyung Hye. /- Datanglah ke kantor polisi
saat aku menyerahkan diri besok.
Aku akan melakukan itu.
Kakek.
Maaf.
Aku tidak punya pilihan lagi.
- Hai. /- Temui aku dua jam lagi
di depan kantor polisi.
Baik. Gyung Hye.
Terima kasih sudah memutuskan mau menyerahkan diri.
Tentu. Sampai jumpa.
Kamu
lebih jahat dariku, Gyung Hye.
Aku menjadikanmu pasien RSJ karena kamu musuhku,
tapi kamu menjadikan temanmu pasien RSJ.
Temanmu satu-satunya, yang sudah menghargaimu
- dan melindungimu. /- Diam.
Teken saja.
"Laporan Pemeriksaan Medis"
"Dokter, Kim Hyo Jung"
Jika pihak rumah sakit tidak curiga
sampai memasukkan dia karena satu pemeriksaanku,
bukankah kamu terlalu kejam terhadap Se Yun?
Masuk!
Tetaplah di sini!
Apa? Di mana ini?
Keluarkan aku!
Permisi!
Buka pintunya! Keluarkan aku!
Sub by VIU Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF
"Mysterious Personal Shopper"
Dia belajar menjadi monster karena perbuatan kita
kepadanya.
Se Yun menghilang.
Di mana Se Yun? Di mana putriku?
Kak Se Yun menghilang?
Kamu pasti bahagia hidup sebagai diriku.
ini saatnya kamu terluka dan sengsara.
Bertahanlah, Se Yun.
Aku pasti akan menyelamatkanmu.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.