All language subtitles for EP05__Mr._Bad_[WeTV_Subindo]

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic Download
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

[Mr. BAD]

[Episode 5]

Nan Xing.

Nan...

Kak Jiao.

Nan Xing, maaf.

Sungguh maaf.

Aku terlalu sibuk hari ini.

Aku hampir melupakanmu.

Tidak masalah.

Astaga.

Ya ampun, kamu...

Kamu merapikan ini semua sendirian?

Kamu hebat sekali.

Aku hanya sedikit bertenaga.

Tidak bisa hal lain.

Tidak.

Bisa dirapikan menjadi seperti ini,

sungguh sangat hebat.

Begini saja,

jika Bos tidak menginginkanmu,

aku menginginkanmu.

Oh iya.

Ada yang mencarimu di depan.

Siapa?

Sangat tampan.

Menurutku lebih tampan dari Bos.

Katanya tetanggamu.

Nan Xing.

Kenapa kamu tidak pernah bilang kalau kamu...

Kak Jiao, aku pamit dulu.

memiliki tetangga yang begitu...

Aku pergi dulu, permisi.

tampan...

Kenapa kamu datang ke perusahaanku?

Ayo, aku bawa kamu pergi makan.

Makan?

Kamu mau membawaku makan apa?

Aku ingin makan sosis bakar.

Cukup makanan dingin dengan sosis bakar.

Kemudian ditambah Pizza Margherita.

Xiao Wudi,

bukankah kita mau pergi makan?

Untuk apa kemari?

Kamu berpakaian seperti ini,

bagaimana bisa makan bersamaku?

Masuk.

Halo, Tuan Xiao.

Orangnya sudah tiba,

kuserahkan pada kalian.

Nona cantik, silakan.

♫ Memutar beberapa belokan ♫

Xiao Wudi, ♫ Memutar beberapa belokan ♫

♫ Memutar beberapa belokan ♫

sebaiknya kita pergi makan saja. ♫ Memutar beberapa belokan ♫

♫ Sinar mentari mendatangkan hari yang baru ♫ sebaiknya kita pergi makan saja.

♫ Sinar mentari mendatangkan hari yang baru ♫

Nona cantik, ♫ Sinar mentari mendatangkan hari yang baru ♫

♫ Sinar mentari mendatangkan hari yang baru ♫

tenang saja, pokoknya Anda ikuti kami saja. ♫ Sinar mentari mendatangkan hari yang baru ♫

♫ Sinar mentari mendatangkan hari yang baru ♫

Sungguh tidak perlu seperti ini.

♫ Berlari bersamamu ♫ Sungguh tidak perlu seperti ini.

♫ Berlari bersamamu ♫

Biarkan aku mendandanimu.

♫ Kamu adalah hadiah dari Tuhan ♫ Biarkan aku mendandanimu.

♫ Kamu adalah hadiah dari Tuhan ♫

♫ Melewati jembatan yang aku lewati sendiri ♫

Nona cantik, apa sudah selesai ganti baju? ♫ Melewati jembatan yang aku lewati sendiri ♫

♫ Melewati jembatan yang aku lewati sendiri ♫

Aku... masih belum.

♫ Menemaniku bercanda ♫ Aku... masih belum.

Aku... masih belum.

♫ Sesekali kehilangan akal ♫

♫ Dalam senyumanmu yang indah ♫

♫ Mungkin saja suasana yang tepat ♫

Apakah Anda perlu bantuan? ♫ Mungkin saja suasana yang tepat ♫

♫ Mungkin saja suasana yang tepat ♫

Tidak perlu. ♫ Mungkin saja suasana yang tepat ♫

♫ Mungkin saja suasana yang tepat ♫

Tidak perlu.

♫ Pahlawanku ♫

♫ Selalu saja datang tepat waktu mengusirku ♫

♫ Segala kerisauanku ♫

Kamu kemari sebentar.

♫ Setiap sudut ♫ Kamu kemari sebentar.

♫ Setiap sudut ♫

♫ Menjadi tanah cinta ♫

♫ Sangat peduli, sedikit trik ♫

Sudah selesai? ♫ Sangat peduli, sedikit trik ♫

♫ Sangat peduli, sedikit trik ♫

♫ Mungkin saja mewakili isi hatiku ♫

Sebenarnya sudah siap. ♫ Mungkin saja mewakili isi hatiku ♫

♫ Mungkin saja mewakili isi hatiku ♫

Bagaimana kalau kita lupakan saja? ♫ Mungkin saja mewakili isi hatiku ♫

Bagaimana kalau kita lupakan saja?

Kumohon padamu,

tolong pikirkan harga diriku.

♫ Setiap terbenamnya matahari ♫

Ayo cepat keluar dan lihat.

♫ Pernah berjanji akan terbit lagi esok ♫

♫ Tidak mudah didekati, foto bersama yang kompak ♫

♫ Suka, sehingga menjadi pahlawanmu/pahlawanku ♫

Ini... ♫ Suka, sehingga menjadi pahlawanmu/pahlawanku ♫

♫ Suka, sehingga menjadi pahlawanmu/pahlawanku ♫

♫ Sekarang berangkat ♫

Ganti sepatunya.

Tidak perlu lagi.

Pakai.

Bukankah terlihat bagus?

Dari mana bagusnya?

Rasanya masih kurang sesuatu hal.

Mau apa kamu?

Itu...

Kiri atau kanan?

Masuk.

Halo.

Halo.

Halo.

Halo.

Halo.

Nona cantik.

Jangan lari, nona cantik.

Nona cantik.

Ke mana kamu?

Xiao Wudi, apa sebenarnya maumu?

Aku sedang membantumu kencan buta.

Kencan buta?

Di mana kamu mencari begitu banyak orang?

Aku membantumu register

di setiap akun

aplikasi kencan.

Lihat.

[Nan Xing]

Ini aku?

Tentu saja.

Dengan bentuk tubuh dan penampilan kamu sebenarnya

tentu tidak akan bisa menarik perhatian orang banyak.

Jadi aku menyewa orang

untuk mempercantik fotomu.

Bahkan Ibuku sendiri tidak bisa

mengenali foto yang diedit ini.

Tampangmu setelah diedit

cukup menarik perhatian orang.

[Nan Xing] cukup menarik perhatian orang.

[Nan Xing]

[Pria, 29, gaji 4,000yuan/bulan, berharap pasangan merupakan pramugrari dan berpendidikan tinggi]

Kamu lihat, [Pria, 29, gaji 4,000yuan/bulan, berharap pasangan merupakan pramugrari dan berpendidikan tinggi]

[Pria, 29, gaji 4,000yuan/bulan, berharap pasangan merupakan pramugrari dan berpendidikan tinggi]

[Aku akan menyayangimu dan memanjakanmu]

Ke mana kamu?

Pulang.

Baik.

Kalau begitu aku akan membongkar

identitasku yang sebenarnya pada Ibumu.

Kenapa kamu kemari?

Kamu bilang akan lembur setelah rapat,

aku pun datang kemari.

Sudah kuduga kamu belum makan malam.

Makanlah.

Masih belum selesai?

Sebentar lagi.

Seberapa sibuk pun kamu juga harus makan.

Sudah, ayo jalan.

- Tidak akan lama. - Sebentar lagi...

Ayo jalan, makan dulu.

Selagi masih panas.

Aku tahun ini berumur 29 tahun.

Shioku monyet.

Shioku itu, naga.

Ayo panggilan video dengan Ibuku.

Ha... halo, Bibi.

Maaf, aku

alergi pada bunga.

Bagaimana kalau kita makan dulu?

Aku memesan cukup banyak.

Silakan makan.

Sungguh?

Kalau begitu aku makan dulu.

Apakah kamu suka dengan rambut ini?

Lumayan mirip dengan model rambutku

yang dulu.

Aku bisa kungfu,

maukah aku mengajarimu?

Terima kasih.

Kriteriamu ini

tidak begitu baik.

Akan tetapi tidak masalah.

Bertemu dengan pria sehebat diriku,

kamu bisa dibilang beruntung.

Aku tidak suka

wanita yang matre.

Untunglah kita memiliki

tujuan yang sama.

Tujuan apa, Tuan?

Sama sepertimu,

ingin melahirkan 3 anak.

Aku ingin menjadi Ibu yang tidak merasakan sakit.

Kita tidak perlu

membangun hubungan yang baik.

Kamu cukup mendirikan hubungan yang baik

dengan Ayah dan Ibuku di rumah.

Meskipun sekarang aku ini pengangguran,

tetapi aku merasa

potensiku sangatlah besar,

seorang prediksi saham.

Tidak masalah,

hanya selisih 34 tahun.

Kita pasti akan sangat bahagia.

Xiao Wudi, kamu sungguh keterlaluan.

Meskipun aku jomblo sejak dulu,

bukan berarti aku bisa menerima siapa pun.

[Nan Xing] bukan berarti aku bisa menerima siapa pun.

[Nan Xing]

Tunggu setelah makan nanti,

aku akan mengantarmu pulang dulu.

Aku mau menyelesaikan kontrak sebentar lagi,

besok pagi sudah mau dipakai.

Sebenarnya kamu tidak perlu sengaja datang kemari.

Aku bisa makan seadanya.

Bagaimana boleh seperti itu?

Seberapa lelah pun,

nutrisi tetap harus dijaga.

[Lu Zichen]

[Lu Zichen]

Naskah seri ini sudah selesai, [Lu Zichen]

datang dan ambillah. [Lu Zichen]

datang dan ambillah.

Tidak apa-apa, kamu kembali saja dulu.

[Lu Zichen]

[Nan Xing]

[CEO Ye]

Aku pergi mengangkat telepon.

Halo, CEO Ye?

Halo, Nan Xing.

Kamu pergilah ke rumah Direktur Lu

untuk mengambil naskah yang sudah selesai.

Kemudian aku akan

segera mengirimkan alamatnya untukmu.

Mengambil naskah?

Dulu aku yang ke sana,

tapi sekarang sudah seharusnya

menyerahkannya padamu.

Baik, baik.

Aku segera pergi.

Segera pergi.

Bantu aku membuka pintunya.

Terima kasih.

Taksi.

Ke mana kamu?

Aku mau ke rumah Bos untuk mengambil naskah.

Kapan kembali?

Kembali?

Kamu bahkan tidak melihat

orang seperti apa

yang kamu carikan untukku.

Kamu yang terlalu pemilih.

Aku pemilih?

Jika aku tidak pemilih,

siapa yang akan bertanggung jawab

pada kehidupanku selanjutnya?

Kamu yang bertanggung jawab?

Untuk apa aku bertanggung jawab pada kehidupanmu?

Permintaanmu cukup tinggi.

Menyambung.

[Ye Qing]

Jika tidak ada yang membuka pintu, [Ye Qing]

[Ye Qing]

kata sandinya [Ye Qing]

[Ye Qing]

8825252. [Ye Qing]

8825252.

Bos.

Aku Nan Xing.

Aku datang mengambil naskah.

Apakah kamu di rumah?

Kalau begitu aku masuk.

Bos.

Bos.

Ternyata Bos biasanya

menulis dengan seperti ini.

Serius sekali.

Aku orang pertama di dunia ini

yang melihat

naskah ini.

Jika saja para penggemar

yang di forum itu mengetahuinya,

pasti akan iri denganku.

Tolong, Xiao Wudi, tolong!

Tolong, Xiao Wudi, tolong!

Tolong!

Xiao Wudi.

Kamu lihatlah ke arah sana.

Kamu jangan panik dulu.

Aku akan pergi melihatnya.

Bagaimana?

Sudah mati atau masih hidup?

Sayang sekali.

Sayang apanya? Apakah dia sudah mati?

Sayangnya dia masih hidup.

Apa-apaan ini?

Ternyata garam mandi mawar.

Memangnya tidak bisa menggantinya dengan warna lain?

Seolah seperti bunuh diri saja.

Sudah.

Jadi dia adalah Bosmu?

Dia sungguh hanya pingsan saja?

Jika dilihat dari nadinya,

dia sering sekali kelelahan.

Ditambah dua hari ini kekurangan darah.

Akan tetapi bukanlah masalah serius.

Cukup suntik dua kali saja.

Jika kekurangan darah,

apakah aku harus memasakkan

sup ayam rebus untuknya,

atau mungkin membeli sedikit ginseng,

atau mengantarnya ke rumah sakit?

Siapa kamu?

Siapa dia?

Tidak disangka, bukan? Ini aku.

Kamu?

Kenapa kalian ada di rumahku?

Aku datang mengambil naskah.

Ye Qing yang menyuruhmu kemari?

Tentu saja.

Lihat betapa lemahnya kamu,

hanya mandi saja juga bisa pingsan.

Ada apa denganmu?

Kekurangan darah,

penyakit lama.

Ada makanan di dalam kulkas,

bantu aku membawanya kemari.

Kamu pergi sana.

Kakiku kebas,

tidak bisa bergerak.

Dia ini...

Aku tetangganya.

Tadi aku yang mengantarnya kemari.

Maaf,

membuatmu melihat lelucon.

Jika tidak ada urusan lain,

kami pergi dulu.

Baik.

Barusan.

aku sungguh berinisiatif

bicara seperti itu padanya.

Bagaimana kalau aku

mengundurkan diri saja besok?

Sikapmu padanya

sedikit spesial.

Bukankah itu sangat jelas?

Dia itu atasanku.

Kamu suka padanya?

Benar.

Aku menjadi pembacanya selama bertahun-tahun.

Tentu saja aku menyukainya.

Yang kumaksud bukan suka seperti itu.

Kalau begitu suka yang seperti apa?

Semacam

kamu menginginkan hubungan cinta

yang sulit dilupakan bersamanya,

rasa suka semacam itu.

Apa katamu?

Aku hanya merasa kagum padanya.

Kamu seharusnya memberitahuku lebih awal.

Aku bisa membantumu

mendorong dan mendekatkan kalian berdua.

Dengan begitu masalah ini selesai.

Pola pemikiranmu ini

sungguh terlalu picik.

Jika berpacaran

semudah yang kamu katakan,

aku juga tidak perlu

melajang terus sampai saat ini,

mengerti tidak?

Hal ini pada dasarnya memang mudah.

Kamu sendiri yang tidak berani.

Aku tidak berani?

Jadi maksudmu

jika aku sekarang menggodamu dengan asal,

kamu juga akan jatuh cinta?

♫ Sedang menunggu, menunggu siapa yang sedang menantikan ♫

♫ Kutebak, hatimu juga tergerak saat ini ♫

♫ Sudah mendekat namun masih sedikit tidak tenang ♫

♫ Alur cerita berada di luar dugaan ♫

Bagaimana? ♫ Alur cerita berada di luar dugaan ♫

♫ Alur cerita berada di luar dugaan ♫

Tuan Muda Xiao. ♫ Alur cerita berada di luar dugaan ♫

Tuan Muda Xiao.

♫ Sedang menunggu, membuat permohonan dan menantikan ♫

Apakah hatimu sudah tergerak? ♫ Sedang menunggu, membuat permohonan dan menantikan ♫

♫ Sedang menunggu, membuat permohonan dan menantikan ♫

♫ Kutebak, kamu juga bersedia saat ini ♫

Memangnya berguna? ♫ Kutebak, kamu juga bersedia saat ini ♫

♫ Kutebak, kamu juga bersedia saat ini ♫

Yang benar saja.

♫ Menambah kebiasaan dan ketergantungan setiap harinya ♫ Yang benar saja.

♫ Menambah kebiasaan dan ketergantungan setiap harinya ♫

♫ Detak jantung yang bertambah cepat terdengar ♫

♫ Beri tahu padaku, kenapa ♫

♫ Kamu selalu di sisiku ♫

♫ Mungkin ini adalah takdir ♫

Apa yang terjadi barusan? ♫ Mungkin ini adalah takdir ♫

♫ Mungkin ini adalah takdir ♫

Kenapa rasanya ♫ Mungkin ini adalah takdir ♫

♫ Mungkin ini adalah takdir ♫

jantung ini berdetak dengan kencang? ♫ Mungkin ini adalah takdir ♫

jantung ini berdetak dengan kencang?

♫ Saat aku menatap matamu ♫ jantung ini berdetak dengan kencang?

♫ Saat aku menatap matamu ♫

♫ Cahaya yang melewati ruang dan waktu itu ♫

Ada apa? ♫ Cahaya yang melewati ruang dan waktu itu ♫

♫ Cahaya yang melewati ruang dan waktu itu ♫

Aku mengagetkanmu? ♫ Cahaya yang melewati ruang dan waktu itu ♫

♫ Cahaya yang melewati ruang dan waktu itu ♫

Apakah aku sebegitu menakutkan? ♫ Cahaya yang melewati ruang dan waktu itu ♫

Apakah aku sebegitu menakutkan?

♫ Adalah cinta ♫

Kalau tidak? ♫ Adalah cinta ♫

♫ Adalah cinta ♫

Apakah mungkin terbutakan olehmu?

Orang sepertimu?

Apa yang kamu tertawakan?

Bercanda ya bercanda.

Kelak kamu jangan membawaku

pergi kencan buta lagi.

Untuk sekarang juga tidak perlu dulu.

Aku sudah punya

rencana lain untuk persoalan ini.

Apa lagi yang kamu lakukan?

Jangan-jangan kamu hendak membawaku

operasi wajah?

Tiba saatnya nanti aku akan melihat

apakah kamu membutuhkannya atau tidak.

Bosmu itu

seorang penulis?

Benar.

Bawakan beberapa bukunya padaku.

Kamu pasti punya, 'kan?

Ada memang ada.

Bawakan untukku.

Begini,

berjanjilah padaku

untuk tidak membawaku kencan,

operasi wajah semacamnya,

maka akan aku pinjamkan padamu.

Baik.

Masih berani tawar-menawar denganku.

Lalu bagaimana dengan pakaian ini?

Aku pergi mengembalikannya?

Terserah kamu.

Lalu uang pengembaliannya?

Terserah kamu.

Baik sekali.

Baju ini sangat mahal.

Sungguh sangat mahal.

Memakai rok,

lalu pulang bersama?

Apakah mungkin hal yang aku nantikan

akan segera terwujud?

[Xiao Wudi]

Xiao Wudi, kamu!

Sudah selesai mencukur?

Mencukur apa?

Mencukur bulu hidung, memangnya apalagi?

Cepat bawakan bukunya kemari.

Aku tidak punya bulu hidung.

Semuanya ada di sini.

Setiap karyanya dari baru debut

sampai sekarang,

semuanya ada di sini.

Pelan sedikit saat mengambilnya.

Aku takut kamu menumpahkan air di atasnya.

Kamu minum dulu.

Tidak minum jauh lebih baik.

Sudah kubilang pelan sedikit saat membukanya.

Buku ini...

Lihat, sudah ada bekas lipatan.

Ini versi tanda tangan,

sangatlah berharga.

Bagus, 'kan?

Kalau bagus,

masuk ke Douban dan berikan bintang lima.

Kamu masih tidak pergi,

apakah kamu hendak bermalam di sini?

Tidak perlu.

Aku akan pergi sekarang.

Bacalah baik-baik, hati-hati.

Masih bilang tidak suka.

[Undangan Misteri Pelabuhan] Masih bilang tidak suka.

[Undangan Misteri Pelabuhan]

Biarkan aku yang menggantikanmu [Undangan Misteri Pelabuhan]

Biarkan aku yang menggantikanmu

memahami sosok ini.

Ibu, kamu mengagetkanku saja.

Apa yang kamu tertawakan?

Begitu senang.

Apakah memenangkan lotre?

Penghargaan spesial.

Aku kira aku tidak akan

memenangkan hadiah semacam ini seumur hidupku.

Berapa banyak uang yang kamu dapatkan?

Uang apa?

Dasar lemah.

Asalkan ada orang yang menikahimu,

aku mengeluarkan uang juga ikhlas.

Sudah kuduga tidak ada hal baik.

Ke mana kamu dan

Xiong hari ini?

Aku dan dia

pulang kerja lalu makan bersama.

Hanya makan saja?

Hanya makan saja,

untuk apa membeli baju baru?

Ibu,

kamu jangan menjodohkanku dengan dirinya lagi.

Aku dan dia selamanya

tidak akan mungkin bisa berjodoh.

Paling hanyalah

sebatas hancur bersama.

Kamu jangan bermulut keras lagi.

Buku yang ditulis idolamu itu,

aku bahkan tak boleh menyentuh

dan juga membacanya.

Sementara Xiong, kamu langsung meminjamkannya begitu saja.

Awalnya aku juga ingin

memberontak sesaat.

Akan tetapi begitu memikirkannya,

pada akhirnya aku harus meminjamkannya.

Untuk apa menyiksa diriku sendiri?

Menyiksa apa?

Apa maksudnya?

Bu, sudah selarut ini

kamu masih belum tidur?

Aku masih belum mengantuk.

Aku sudah mengantuk.

Aku harus bangun pagi besok.

Selamat malam.

Baik, besok kamu tidurlah dengan pulas.

Istirahatlah.

Aku pulang.

Sudah pulang, Bu?

Siang nanti kita makan

salad yang enak dan tidak membuat gemuk.

Aku tidak di rumah siang nanti.

Kamu mau keluar?

Ke mana?

Aku pergi mengembalikan baju.

Betapa cantiknya dirimu memakai baju ini.

Jangan dikembalikan lagi.

Ini tidak cocok denganku.

Pria terkadang memang

tidak cukup hati-hati.

Akan tetapi saat jalan-jalan nanti,

kamu beri tahu saja dia

aku suka ini, ini, ini,

aku tidak suka ini, ini, ini.

Setelah berkali-kali maka dia akan tahu

apa yang kamu sukai.

Siapa yang kamu bicarakan?

Memangnya siapa lagi?

Xiong.

Aku jalan-jalan dengan Sisi,

bukan dengannya.

Bukan Xiong ya?

Benar.

Ada apa?

Sekarang juga kamu kemari.

Sekarang?

Aku mau pergi mengembalikan baju.

Nanti saja perginya,

kemari dulu.

Masih bilang bukan dia.

Aku sungguh bukan pergi dengannya.

Sudah, sudah.

Kamu tidak perlu menjelaskannya padaku.

Cepat pergilah.

Kalau begitu aku pergi dulu.

Sampai jumpa.

[Informasi mengenai Lu Zichen]

[Lu Zichen, Media Wujie Culture]

Ini semua [Lu Zichen, Media Wujie Culture]

[Tipe ideal] Ini semua

[Tipe ideal]

kamu yang buat? [Tipe ideal]

[Tipe ideal]

Hasil dari semalaman.

Untuk apa kamu membuat semua ini?

[Tipe ideal] Untuk apa kamu membuat semua ini?

[Tipe ideal]

Saling memahami, [Tipe ideal]

[Tipe ideal]

maka tujuanmu akan tercapai. [Tipe ideal]

maka tujuanmu akan tercapai.

Memahami buruanmu

merupakan langkah pertama untuk bisa menangkapnya.

Kamu ingin menangkap Bos kami?

Bukan aku,

tapi kamu.

Lu Zichen, sosok ini,

masih ada banyak sekali hal

yang bisa digali darinya.

Ayahnya,

Lu Zhenliang,

penguasa dunia bisnis,

[Lokasi acara peresmian sangat ramai, suasana begitu membara]

si jutawan dari keluarga insinyur, [Lokasi acara peresmian sangat ramai, suasana begitu membara]

[Lokasi acara peresmian sangat ramai, suasana begitu membara]

seorang dermawan, [Lokasi acara peresmian sangat ramai, suasana begitu membara]

[Lokasi acara peresmian sangat ramai, suasana begitu membara]

Dewan Direksi dari Grup Perusahaan Lu. [Lokasi acara peresmian sangat ramai, suasana begitu membara]

[Lokasi acara peresmian sangat ramai, suasana begitu membara]

Aku sudah tahu dari awal.

Meskipun keluarganya sangat kaya raya,

akan tetapi Bos kami

memulai usahanya dari nol.

Memulai usaha dari nol?

[Perusahaan Media Wujie Culture] Lalu kenapa

[Perusahaan Media Wujie Culture]

di daftar nama pemegang saham perusahaan kalian [Perusahaan Media Wujie Culture]

[Perusahaan Media Wujie Culture]

terdapat nama Lu Zhenliang? [Perusahaan Media Wujie Culture]

terdapat nama Lu Zhenliang?

Lu Zhenliang saat itu pasti mendanai

modal awal untuk dia merintis usaha.

Mungkin

Ayahnya memang mendanainya sedikit.

Tapi tulisan Bos berdasarkan bakatnya sendiri.

Berbakat atau tidak, itu tidak penting.

Aku juga tidak memedulikannya.

Yang terpenting adalah

kita bisa menebak seleranya

dari latar belakang keluarganya.

Selera apa?

Seleranya terhadap seorang wanita.

Awalnya saat baru mulai,

aku juga merasa sedikit ragu.

Akan tetapi tadi malam,

setelah membaca semua novelnya,

aku bisa memutuskan

wanita yang disukai Lu Zichen,

merupakan tokoh utama wanitanya

di dalam novel.

[Su Yu] di dalam novel.

[Su Yu]

Su Yu?

Wanita ini

memiliki tingkat IQ yang jauh lebih tinggi darinya.

Latar belakang pendidikan

yang sama baik dengannya.

Tenang, lugas,

berambut sedang, langsing,

tinggi badan di kisaran 170 cm.

Perawakannya

kira-kira seperti ini.

Mengerti?

Mengerti apa?

Wanita ini

tidak ada hubungannya sama sekali

denganmu.

Dari tingkat IQ,

kamu sudah kalah telak.

Meskipun

semua ini

aku bisa membantumu menutupinya,

tapi perawakan dan juga bentuk tubuh,

kamu hanya bisa melalui operasi.

Operasi apa?

Bukankah kita sudah sepakat

tidak akan menjalani operasi?

Demi mengejar Lu Zichen,

kamu tidak perlu berkorban apa pun?

Bukankah kamu menyukainya?

Jika kalian berdua bersatu,

maka aku akan bebas.

Kenapa masalah ini tetap saja

masih kamu persoalkan?

Sudah kubilang, dia ini atasanku,

seorang idola.

Memang harus berpacaran dengan Bos.

Di dalam serial drama idola

bukankah semuanya seperti itu?

Intinya tidak boleh berkata apa pun.

Aku peringatkan kamu,

jika kamu seperti ini lagi,

aku akan musnah dan lenyap bersamamu

agar kamu tidak perlu kembali lagi selamanya.

Tiba saatnya nanti,

bukan kamu lagi yang memutuskan.

Uang kembalian Anda.

Baik, terima kasih.

Bagus sekali.

Coba aku lihat harganya.

Mahal sekali.

Jangan melihatnya lagi.

Kamu juga tidak sanggup membelinya.

Tapi aku menyukainya.

Ayo jalan.

Kak senior,

apakah kamu sungguh dicampakkan olehnya?

Baju yang begitu feminin,

pasti bukan kamu yang membelinya.

Pasti Xiao Wudi yang membelinya.

Kenapa?

Sudah putus,

dia masih meminta uangnya kembali?

Minta uang apa?

Aku ini membantunya mengembalikan baju.

Tidak putus?

Siapa yang putus dengannya?

Bukan,

aku dan dia

sama sekali tidak bersama, oke?

Benarkah?

Apa gunanya aku membohongimu,

Xiong Sisi?

Aku sekarang terus memikirkan

pekerjaanku ini,

mana ada waktu untuk berpacaran.

Aku bilang apa yang perlu

dipikirkan dari pekerjaan itu?

Apa yang kamu khawatirkan?

Tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Kamu tidak mengerti.

Bos kami itu,

dia sepertinya tidak suka

orang lain menjadi asistennya.

Aku merasa

aku sebentar lagi akan dipecat olehnya.

Mana sikap dominanmu

saat di arena pertandingan?

Kamu keluarkan,

taklukkan dia!

Ini bukan masalah

dominan atau tidak.

Coba kamu pikirkan.

Aku seorang atlet yang pensiun.

Kerjaan tidak cocok dengan keahlianku,

juga tidak ada pengalaman kerja sama sekali.

Bukankah aku harus

patuh ikut belajar dengan baik?

Dominan apalagi?

Meskipun gagal dalam profesi,

tetapi dalam hubungan cinta pasti akan berhasil.

Selain itu aku punya firasat.

Kak Senior, jodoh asmaramu akan segera tiba.

Tidak lama lagi akan muncul.

Sungguh?

Baik, kalau begitu aku traktir kamu.

Makan besar.

Harus makan besar.

Sup mala.

Lagi-lagi sup mala?

Bukankah kamu baru mendapat uang?

Ini uang Xiao Wudi,

apa hubungannya denganku?

Masalahnya adalah...

Aku ingin makan sup mala.

Harus dari mana kita memulainya?

Xiong, apakah kamu di rumah?

Bibi, tunggu sebentar.

Xiong.

Halo, Bibi.

Itu, kamu masih belum makan, 'kan?

Aku membuat lebih

dan membawakannya untukmu,

jadi kamu tidak perlu pesan makan lagi.

Enak.

Xiong.

Sebelumnya kamu bilang

kamu ini konsultan kencan buta, bukan?

Benar, Bibi.

Akhir-akhir ini, aku sedang melakukan pekerjaan itu.

Lalu menurutmu,

bagaimana Nan Xing?

Bibi, kamu tenang saja.

Akhir-akhir ini aku terus membantunya mencari.

Pasti bisa menemukan satu

yang cocok dan membuatmu puas.

Mereka berdua sungguh tidak ada apa-apa.

Ini terlalu sulit dijepit.

Akan lebih mudah jika mengambilnya dengan sendok.

Dulu putraku juga seperti ini

membantuku mengambil telur puyuh.

Kamu dengan Xiaojun kami

sungguh sangat mirip.

Tidak peduli seberapa

tidak enaknya masakanku ini,

mereka tetap makan dengan lahap.

Bibi,

putra yang Anda maksud

berarti Nan Xing masih punya kakak laki-laki?

Nan Xing tidak menceritakan padamu

soal keluarga kami?

Dia pernah cerita

sebelumnya terjadi sesuatu.

Kemudian dia kehilangan

orang yang sangat penting.

Saat aku masih SMP,

terjadi kebakaran.

Sejak saat itulah

menyisakan sedikit trauma untukku.

Akan tetapi orang yang bisa membuka masalah di hatiku,

mereka sudah tiada.

Sebenarnya,

aku bukan Ibu kandungnya.

Saat itu,

kami berdua

merupakan tetangga selama puluhan tahun.

Aku sendiri menghidupi putraku,

tinggal di seberang sana.

Nan Xing dengan Ayahnya

tinggal di rumah ini.

Hubungan kedua keluarga kami sangat baik.

Kemudian,

aku dan Ayah Nan Xing...

Akan tetapi, kami masih belum menetapkan hubungan kami,

mereka bertiga sudah mengalami

kecelakaan dalam kebakaran itu.

Sejak saat itu,

aku menjadi Ibunya.

Bisa dibilang

sebuah keberuntungan dalam bencana.

Tuhan menyisakan

seorang putri untukku.

Juga sejak saat itu,

rumah ini kosong terus.

Nan Xing tidak membiarkan siapa pun

tinggal di sini.

Orang yang bisa tinggal di rumah ini,

pasti orang yang sangat penting baginya.

Lihatlah,

aku membuat suasana di sini terasa berat.

Ini sudah kejadian bertahun-tahun yang lalu.

Kita tidak perlu membicarakannya lagi.

Oh ya.

Aku juga memotong buah untukmu.

Aku ingat sebelumnya kamu bilang

tidak makan jeruk, bukan?

Bibi, kamu bahkan masih ingat?

Terima kasih.

Enak.

Nan Xing tidak membiarkan siapa pun

tinggal di sini.

Jadi,

orang yang bisa tinggal di rumah ini,

pasti orang yang sangat penting baginya.

Bagaimana?

Tuan Xiao.

Apakah hatimu sudah tergerak?

Kenapa wanita ini merepotkan sekali?

Aku sudah mengembalikan gaunnya.

Ini uang pengembalian gaun sejumlah 2000 yuan.

Untuk apa aku merasa takut seperti ini?

Bukankah aku cukup bersikap wajar saja?

Aku sudah mengembalikan gaunnya.

Ini uang pengembalian gaun sejumlah 2000 yuan.

Ambillah.

Bukankah aku harus sedikit sopan?

Aku sudah mengembalikan gaunnya.

Ini uang pengembalian gaun

sejumlah 2000 yuan.

Terima kasih.

Untuk apa aku berterima kasih padanya?

Aku seharusnya melempar uang ini ke wajahnya.

Ambillah uang busukmu ini,

kembalilah ke zaman kuno,

aku baru...

Aku...

Cepat sekali mengembalikannya?

Latihan begitu lama.

Apakah aku

orang yang penting baginya?

Apakah dia masih berpikir

agar aku pergi mengejar atasanku?

Bagaimana agar dia bisa menyerah?

Jangan-jangan kamu masih

memikirkan soal aku dan atasanku?

Meskipun kamu memukulku,

aku tidak akan pernah mengejar atasanku.

Kenapa?

Jangan-jangan

kamu sudah menyukai orang lain?

Sepertinya ini ide bagus.

Memang sudah ada.

Ada seseorang yang aku sukai.

Siapa?

Kamu...

Bagaimana bisa aku berterus terang

mengatakannya padamu?

Intinya,

kelak kamu jangan

memasangkan aku lagi.

Ternyata dia sungguh menyukaiku.

Kalau begitu, aku harus memikirkannya dengan baik.

Nan Xing.

Apa kamu mau minum kopi?

Siapa yang minum kopi tengah malam?

Aku.

Kenapa minum apa pun aku selalu bisa tertidur?

Kamu...

Aku pergi membuka pintu.

Aku datang.

Siapa?

Siapa?

Kemari, ikut aku.

Ibu, aku keluar sebentar.

Apa lagi yang kamu lakukan?

Aku setuju.

Setuju apa?

Bukankah kamu menyukaiku?

Aku setuju berpacaran denganmu.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.