Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Portuguese (Brazil)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Kunjungi kalengpoker.com Poker Online Aman dan Terpercaya
Bonus New Member 10%+100%, turnover 0.5% cashback 0,5%
Kau menginginkan aku percaya ini ulah satu orang?
Satu orang?
Satu orang tak bersenjata melakukan semua ini?
Begitu yang dikatakan pada kami.
Oleh siapa, tepatnya?
Apa yang terjadi di sini?
Dia menunggu mereka.
Lalu dia mulai memberikan pertanyaan.
Tentang apa?
Tentangmu.
Ada apa denganku?
Aku tidak tahu, tapi mereka mulai berdebat.
Apa yang terjadi?
Situasi menjadi sangat kacau.
Teruslah bekerja.
Kita harus membangun rel kereta ini.
Aku tahu ini tidak banyak, tapi...
Ini sempurna.
Kau sempurna.
Suatu hari kita akan punya tanah kita sendiri...
Dan rumah untuk semua orang.
Aku bahagia di mana pun kita berada, Jing.
Aku tahu, tapi...
Aku tidak butuh banyak.
Aku hanya membutuhkanmu.
Aku hanya butuh kita.
Selamanya.
Selamanya.
Ambil itu.
Ambil itu.
Kau antara mengambil itu, atau aku menembakmu mati.
Ambillah.
Ambillah.
Maafkan aku.
Kau baru saja menodongkan senjata kepada aparat hukum.
Bangun, Nak.
Kau pasti sudah gila!
Menjauhlah dari penjaraku!
Aku tidak melakukan kesalahan.
Itu tergantung sudut pandang, 'kan?
Setelah marsekal kembali ke kota,
Dia putuskan harus melakukan apa denganmu.
Saat marsekal kembali ke kota,
Dia akan melihat jika aku tak bersalah.
Kau banyak hal, tapi tidak bersalah bukan salah satunya, Nak.
Demi Tuhan, baunya benar-benar seperti binatang.
Kau mungkin sebaiknya siram dia dengan selang, Frank.
Tanyakan aku ke mana aku pergi.
Ke mana kau pergi, Deputi?/ Aku senang kau bertanya,
Kau tahu, aku ada kencan dengan teman wanitaku,
Dan kurasa Tuan Orang China kita tahu siapa orangnya,
Bahkan, aku tahu kau mengenal dia.
Kau pasti benar-benar sudah gila,
Aku akan cat dinding ini dengan otakmu.
Aku yang bermasalah denganmu.
Jangan libatkan dia.
Masalah?
Aku tidak punya masalah denganmu.
Aku tidak menganggapmu apa-apa, kecuali untuk sesuatu...
...yang mungkin ada diantara kotoran dan kecoak,
Tapi tak ada yang penting di duniaku.
Akan tetapi wanitamu... Aku ada masalah dengan dia.
Kau tahu, aku mengidap demam kuning,
Aku berharap jika dia penawarnya.
Aku benar-benar minta maaf mengganggumu selarut ini, Nyonya...
Phang, Ny. Phang.
Apa semuanya baik?
Aku takkan berbohong padamu, ini tentang suamimu.
Aku takut dia dalam masalah besar.
Tapi aku yakinkan padamu, aku di sini untuk membantumu semampunya.
Di mana dia?
Telah terjadi sebuah insiden di kota.
Aku melihatnya, itu bukan salah Jing.
Baiklah, aku tidak ke sini untuk membicarakan hukum,
Atau siapa yang melakukan atau tidak melakukan sesuatu.
Aku di sini untuk membantumu. Kau dan suamimu.
Untuk melakukan ini secara damai.
Hei, Frank.
Nak, aku sudah bersabar, aku sudah bersikap baik,
Tapi kau kesabaranku sudah habis!
Dasar kulit kuning keparat!
Jauhkan tanganmu dari...
Di mana Jing?
Kau bilang dia... Aku harus temukan suamiku.
Aku yakin kau salah paham dengan niatanku.
Maaf membuatmu bingung.
Suamimu jelas tidak di sini.
Aku membawamu ke sini untuk alasan pribadi.
Sekarang, aku bisa membantumu bertemu dengan dia,
Dan aku ingin melakukan itu.
Tapi kau harus melakukan sesuatu untukku.
Untuk mendapatkan sesuatu, kau harus memberikan sesuatu.
Sekarang kau ingin bertemu suamimu?
Pegang tanganku.
Tempat ini membawa kembali kenangan lama.
Kau tahu, saat aku masih kecil,
Tempat ini dulunya rumah jagal.
Kau sebenarnya masih bisa melihat noda darah binatang.
Tidak.
Ini akan segera berakhir, oke?
Kemudian kau akan bertemu suamimu.
Kau akan segera bertemu dia, cukup...
Tak apa.
Tidak apa.
Tidak apa.
Hei.
Bajingan.
Bajingan.
Bajingan.
Tidak, tidak, tidak.
Tidak.
Tidak.
Tidak.
Hei!
Aku butuh bantuan!
Hei!
Hei!
Hei!
Hei!
Hei.
Jangan berpaling dariku.
Aku hanya menginginkan nama.
Orang China.
Kau sebaiknya kembali ke tempat asalmu.
Aku hanya menginginkan namanya.
Aku hanya menginginkan namanya./ Kau bisa bunuh aku.
Menurutmu apa yang akan aku lakukan?
Ia memberinya apa yang dia inginkan.
Apa maksudmu?
Berkata kau akan mencari dia.
Berkata untuk berikan ini kepada Marsekal Walker.
Kumpulkan beberapa orang.
Dan carikan aku pelacak.
Ada apa, Danny?
Jake Sanders.
Ada apa dengan dia?
Jake adalah pelacak kita.
Kalau begitu carikan aku pelacak lain!
Cepat!
Pastikan mereka mendapat pemakaman yang layak.
Benar-benar kekacauan.
Demi Tuhan.
Dia belum bayar.
Masukkan itu ke tagihannya, dia takkan keberatan.
Bangun!
Kalian menemuiku saat kondisiku sedang tidak baik.
Kau tampaknya tahu siapa aku, tapi aku tak tahu siapa kau.
Ada pekerjaan untukmu.
Aku pensiun./ Tidak hari ini.
Jadi kurasa aku punya sedikit pilihan.
Kau tidak punya pilihan.
Siapa yang memberikan pekerjaan?
Marsekal Walker.
Apa pekerjaannya?
Ini pekerjaan mudah.
Kau hanya perlu melacak satu orang.
Itu mudah, ya?
Lalu kenapa kau membutuhkan aku?
Kita harus selesaikan ini secepatnya.
Satu hal yang aku pelajari tentang melacak orang.
Itu tak pernah mudah dan kau tak bisa mempercepat prosesnya.
Itu dua hal.
Dia perlu dipertahankan.
Di mana celanaku?
Sial.
Kami akan tunggu di luar.
Ayo, Danny.
Orang lainnya akan menemuimu besok pagi.
Marsekal.
Oriel.
Itu seharusnya cukup.
Aku akan mengurus mereka dengan baik.
Cukup singkirkan mereka dari jalanan.
Orang-orang tidak perlu melihat ini.
Benar, benar.
Kau tetap bersama anakku...
...seperti lalat menempel di kotoran hingga ini selesai.
Dia buang air kecil, kau akan membantunya,
Dia buang air besar, kau akan menyekanya.
tapi kau jaga dia tetap aman.
Meski Frank pasti akan sangat menikmati itu,
Aku sangat mampu menjaga diriku sendiri.
Dan itu menyisakan pertanyaan,
Kenapa aku tidak pergi bersama mereka?
Tinggalkan kami berdua, Frank.
Karena sebagai ayahmu, itu tugasku...
...untuk melindungimu, James.
Baca ini.
Ini berhenti saat Jamie Walker mati.
Sekarang kau tahu kenapa kau tak bisa pergi dan kenapa ini harus diselesaikan,
Disudahi.
Biar aku membereskan kekacauanku sendiri.
Kau sebaiknya ingat siapa yang membuat kekacauan ini pertama kali.
Itu membuatku muak memikirkan tentang apa yang kau lakukan.
Jangan palingkan pandanganmu dariku, Nak.
Kita sebaiknya selesaikan ini dengan cepat dan biarkan orang lupa...
...tentang orang China itu beserta istrinya.
Mereka tak akan.../ Hei.
Kau anakku dan aku menyayangimu, James,
Tapi ini terakhir kalinya... Benar-benar terakhir kalinya.
Aku sudah berjanji pada Ibumu. Semoga jiwanya istirahat dengan tenang.
Bahwa aku akan menjauhkanmu dari masalah.
Masalahnya tampaknya justru menemukanmu, bukan begitu?
Dan sekarang aku akan berdoa untuk pengampunanmu,
Dan kau sebaiknya ikut denganku.
Tuhan memalingkan punggungnya dari kita sejak lama.
Dasar pak tua bodoh.
Tuhan,
Meski anak ini sudah keterlaluan...
Aku berusaha keras untuk memaafkan dia.
Tapi tak ada kebaikan di dirinya.
Tak pernah ada.
Tapi masalahnya aku berjanji pada Ibunya sebelum ia meninggal...
...bahwa aku akan pastikan takkan ada bahaya yang akan terjadi padanya,
Meskipun aku tahu itu yang seharusnya aku lakukan.
Ampuni aku untuk itu.
Tolong ampuni aku untuk itu.
Kau melihat sesuatu?/ Ya.
Kota.
Kau tahu, Tuan, kami mulai muak dengan leluconmu.
Aku baru saja menguburkan empat orangku.
Kami membayar untuk hasil.
Membayar.
Pertama, tak ada yang bicara padaku soal uang apapun.
Kedua, orang ini membunuh keempat orangmu.
Itu benar./ Mungkin.
Tapi aku melihat lencana yang ada padamu dan teman-temanmu.
Kami tidak berencana untuk membawanya hidup-hidup, Tuan.
Aku pelacak, bukan pemburu.
Apa kita punya masalah, Tuan?/ Tidak ada.
Tapi mungkin saja, jika kau tak kembalikan senjata itu ke tempatnya.
Sekarang tentang bayaranku.
Tuan.
Saat kita temukan orang China itu, maka kami tak membutuhkanmu lagi,
Kita akan kembali melakukan percakapan ini.
Aku tak sabar untuk itu.
Dan perlu diingat, aku suka wanita.
Dia juga bilang orang itu beruntung dalam permainan kartu.
Hei, sayang./ Hai, manis.
Berdiri.
Permisi, tuan-tuan.
Tidakkah kau cukup marah untuk melawan beruang dengan cambuk?
Ada empat orang terbaring di peti mati...
...di jalanan luar sana karena apa yang kau lakukan.
Ada darah di tanganmu, Nak.
Aku sudah meminta maaf.
Kau meminta maaf.
Maaf saja tidak cukup.
Aku kemari dan mendapatimu tertawa dan minum-minum.
Kenapa tak sekalian mengencingi mayat mereka.
Apa yang harus aku lakukan?
Aku tak boleh memburu bajingan itu, aku tak boleh minum,
Apa yang boleh aku lakukan, Ayah?
Kau akan pulang...
...dan kau akan tetap di sana hingga ini selesai.
Mungkin jika kita beruntung,
Kita bisa menyelesaikan ini secepatnya dengan kau yang masih hidup,
Tapi aku bersumpah padamu,
Aku mendapatimu minum dan menyewa pelacur lagi...
...sebelum orang ini tertangkap, kau harus berurusan denganku.
Kau sebaiknya bersiap untuk mengerahkan semuanya.
Kau tak layak untuk satu peluru, pak tua.
Itu kuda yang dia curi dari kita.
Dia berjalan kaki sekarang.
Kurasa itu menjelaskan kita sesuatu tentang orang yang kau buru, bukan?
Orang yang kita buru.
Ya. Ya, itu maksudku.
Dan dia bukan orang.
Kuda ini payah.
Kurasa itu sebabnya dia tidak ingin menungganginya ke tanah.
Kuda itu terlihat payah.
Kau tahu banyak tentang kuda, ya?
Aku tahu kuda itu milik kami.
Kalau begitu kenapa kau tak pergi mengejarnya?
Kau tahu, orang asing,
Kau menjadi penyakit di pantat. (sangat menyebalkan)
Kau sebaiknya periksakan itu dengan Dr. Wade...
...saat kau kembali ke sana.
Itu mungkin sesuatu yang serius.
Ini akan menjadi serius saat kita temukan orang China itu.
Untukmu.
Kurasa itu sebabnya kau masih belum bicarakan soal bayaranku.
Sekarang terlalu gelap.
Mari kita dirikan tenda./ Tenda?
Kita temukan jejaknya! Kita harusnya ikuti dia sekarang!
Mungkin kau melewatkan bagian soal hari yang sudah gelap.
Aku tak bisa melacak apa yang tak bisa aku lihat.
Tenda.
Pergilah.
Malam.
Kelihatannya kita tertinggal dari jadwal.
Apa yang kau harapkan?
Ini semua ulah orang China itu.
Aku ingin saat aku membayar sejumlah uang yang banyak,
Itu aritnya harus selesai saat aku ingin itu selesai.
Bicara soal bayaran.
Kau harus membayarku atas jasaku.
Aku juga punya orang yang harus diberi makan.
Kau beruntung aku butuh lintasan itu.
Senang berbisnis denganmu.
Kau dengar itu?
Di mana?
Menyebar, menyebar, sialan!
Kunjungi kalengpoker.com Poker Online Aman dan Terpercaya
Bonus New Member 10%+100%, turnover 0.5% cashback 0,5%
Kau lapar?
Tidak.
Apa rencanamu, Nak?
Siapa yang bilang aku punya rencana?
Kau akan terus membunuh orang hingga mendapat orang yang kau cari?
Aku berharap orang yang aku cari bersama denganmu.
Kau tahu anaknya Walker... Dia babi pemalas.
Kau benar-benar berpikir dia akan datang ke sini mencarimu?
Tapi ayahnya? Dia orang berpengaruh.
Itu senjata yang sangat banyak untuk dilawan oleh satu orang.
Orang yang mengejarmu jenis orang yang sembunyi dibalik orang lain.
Mereka takkan berhenti hingga kau mati.
Aku sudah mati.
Apa yang akan kau lakukan dengan itu?
Aku masih belum putuskan.
Tapi aku memintamu untuk mundur.
Lakukanlah.
Kirim aku pada keluargaku.
Kenapa kau tidak menjauh dari ini, Nak?
Itu tak ada pelurunya.
Bajingan! Tak pernah di tempat yang tepat saat aku membutuhkannya.
Kenapa kau tidak bantu aku?
Apa yang kau ingin untukku lakukan, Nak?
Kirim dia pesan.
Aku bisa melakukan itu.
Apa yang terjadi di sini?
Menurutmu apa yang terjadi?
Di mana marsekal?
Seharusnya berada di rumahnya di puncak bukit.
Sial.
Kau tetap di sini.
Berikan senapan itu padaku, Ben.
Apa kau tak pernah bisa mendengarkanku, James?
Orang China itu...
Dia menaklukkan kami seperti pisau panas di mentega, bukan begitu?
Apa kau kehilangan satu orang?
Aku tak bisa temukan mayatnya saat matahari terbit.
Kurasa dibawa serigala.
Kau seorang pelacak, itu serigala atau bukan?
Setelah melihat apa yang aku lihat,
Aku tak ingin tetap berada di sana untuk mencari tahu.
Kenapa kau masih hidup?
Dia mau aku menyampaikan pesan.
Apa pesannya?
Kurasa kau sudah melihatnya.
Jika kau mendengarkanku...
...dan biarkan aku membawa Danny dan Frank memburu orang ini...
Kita takkan melakukan percakapan ini bersama pelacak tak berguna.
Kau sangat benar soal itu, Nak.
Kau takkan melakukan percakapan ini,
Karena kau akan mati.
Apa kau bicara dengan dia?
Lebih tepatnya, dia bicara padaku,
Dan dia bilang ini diakhiri dengan dia.
Maka aku yakin jasamu sudah tak lagi dibutuhkan.
Simpan senjatamu.
Sekarang.
Kau akan bergabung kami untuk makan malam.
Kita harus bicarakan tentang rincian yang kau lihat.
Semakin banyak aku tahu tentang orang ini, semakin baik.
Aku hargai itu, Pak.
Tapi kau tahu, aku sudah melakukan tugasku.
Aku sebaiknya pergi./ Tidak. Aku memaksa.
Aku tahu kau akan melakukan itu.
Untuk kesehatanmu.
Kau tampak sedikit gugup, pelacak.
Aku tidak merasa gugup.
Kurasa sedikit lelah.
Apa yang bisa kau beritahukan kami tentang orang ini?
Kau mau aku memulai dari mana?
Mulai dengan sesuatu yang bisa membantu kami temukan dia dan membunuh dia.
Aku bisa memberitahumu dari apa yang aku lihat,
Itu tidak akan mudah.
Tapi kurasa kau sudah tahu itu.
Itu sebabnya aku di sini.
Apa menurutmu dia akan berhenti?
Saat dia mati.
Duduk.
Duduk.
Kita akan dengarkan dia.
Apa kau akan berhenti, Nak?
Apa kau akan berhenti?
Apa kau berhenti, jika mereka berusaha memperkosa istrimu yang hamil?
Apa kau berhenti?
Bagaimana dengan mereka memukulinya hingga mati dengan tangan kosong, Nak?
Bagaimana dengan mereka yang merenggut masa depanmu?!
Apa kau akan berhenti?
Seseorang berusaha memperkosa istrimu yang hamil...
Apa kau akan berhenti?
Kami permisi.
Dasar pengecut.
Masuk ke sana.
Aku tidak tahu!
Apa maksudmu, kau tidak tahu?
Apa bedanya jika kau tahu?
Aku sudah bilang padamu sebelumnya.
Kau sebaiknya menyerahkan semuanya.
Kau tak punya keberanian.
Juga ada darah di tanganku.
Ampuni aku.
Kau masih berpegang pada Tuhanmu!
Menurutmu Ia bisa selamatkan aku?
Kau tak bisa diselamatkan.
Tapi itu kegagalanku, bukan Ia.
Aku selesai denganmu.
Anak itu selalu menjadi biang masalah.
Dia butuh Tuhan di hidupnya.
Dia menolak.
Setelah hari ini, dan mengingat faktanya aku tidak memercayaimu,
Kurasa kau sebaiknya pergi keluar kota.
Malam ini.
Kalau begitu aku sebaiknya pergi sekarang juga.
Aku akan pergi bersamamu, agar kau tidak berubah pikiran.
Tampaknya kau tidak membawa cukup orang.
Jangan khawatir soal itu.
Aku bisa mencari orang lagi.
Aku mendapatkanmu sekarang, orang China.
Kau harusnya mengambil pistol itu di jalan pada hari itu.
Sayang kau sudah berbuat banyak, tapi hanya mencapai sedikit.
Ayo, kita pergi dari sini!
Cepat, cepat, cepat, cepat!
Di sini tidak aman, Nak.
Mereka akan kembali.
Lebih banyak senjata.
Dan mereka akan terus kembali.
Aku akan siap untuk itu.
Kau bisa pergi.
Aku bisa, bukan?
Tampaknya aku sudah terlalu sering melakukan itu.
Dan meski aku menghargai itu, aku tak tahu harus ke mana lagi.
Aku bahkan tidak tahu namamu.
Ayahku memberiku nama Christopher King.
Tapi teman-temanku memanggilku Chris.
Kau tahu, itu biasanya kau menyebutkan namamu kembali.
Jing Phang.
Senang bertemu denganmu, Jing Phang.
Astaga, Nak.
Mari kita mengobatimu.
Ayo.
Kurasa aku akan menyukai tempat seperti ini.
Wanitamu secantik tempat ini?
Biar aku pertegas sesuatu kepada kalian.
Ini adalah kotaku.
Selama di kotaku, kau akan perlakukan wargaku dengan rasa hormat,
Atau kau akan berakhir di penjara, atau di ujung tiang gantungan.
Siap Pak Marsekal.
Apa aku akan menyesal menyewamu?
Kami akan menyelesaikan pekerjaan ini.
Baiklah.
Kau melihat sesuatu?
Kenapa hanya satu?
Ya.
Hanya itu yang kau butuhkan...
...jika hanya ada satu orang yang ingin kau bunuh.
Siapa yang kau coba bunuh?
Kau banyak bertanya, bukan begitu?
Maaf soal itu, Nak.
Bagaimana denganmu, kau punya keluarga di China?
Saudara laki-laki, perempuan?
Tidak.
Kau?
Adik bernama Porter.
Ibu dan ayahku meninggal muda, jadi dia sudah seperti anakku,
Tapi anak itu istimewa.
Di mana dia sekarang?
Di lubang, di samping Ayah dan Ibunya.
Colt ini adalah peninggalan terakhir darinya yang kupunya.
Dan kuberitahu padamu,
Jika bajingan ini menembak seperti yang seharusnya...
Mungkin dia yang akan duduk di tangga ini...
...dan melakukan percakapan ini.
Peluru itu... Itu ditujukan untukmu, 'kan?
Aku berusaha meyakinkan itu selama ini,
Tapi tampaknya peluru itu punya rencana lain.
Tapi itu tidak penting.
Tak bisa sembunyi dari itu selamanya.
Itu akan pulang saat siap.
Mereka semua mati.
Dia mendatangi kami seperti kucing hutan liar.
Membunuh tiga orang kami.
Aku tidak setuju untuk ini.
Kau bilang mau menghabisi satu orang.
Kau dibayar untuk melakukan tugasmu.
Kau tidak membayar kami cukup untuk ini.
Kita sudah sepakat.
Kecuali kau ingin bersikap bodoh, Marsekal,
Kau sebaiknya turunkan senjatamu dan tangani masalahmu sendiri.
Tunggu dulu, tuan-tuan, aku gandakan bayaranmu.
Nak.
Aku sedang bermurah hati. Aku beri tiga kali lipat.
Sekarang kita saling mengerti.
Ayo, semuanya.
Kau mau ke mana?
James?
Aku akan selesaikan apa yang tak bisa kau akhiri.
Kau takkan pergi.
Kau akan kembali ke kota bersamaku,
Dan kau akan ke gereja di mana kau akan aman,
Di mana kau bisa meminta pengampunan atas perbuatanmu.
Pengampunan?
Dari siapa, Tuhan?
Aku seharusnya menghentikanmu sendiri sejak lama.
Lepaskan tanganmu dariku, pak tua.
Menurutmu apa yang Ibumu pikirkan melihatmu sekarang?
Jangan lancang dengan menyebutkan dia.
Aku tahu apa yang kau lakukan...
Saat aku masih kecil, aku melihatmu memukuli Ibu.
Kau tak pernah mengira aku melihat itu, bukan?
Setiap malam setelah kau mabuk...
Darahnya akan bernoda di tanganmu.
Sekarang kau bicara tentang aku menjadi seperti apa sekarang.
Apel jatuh tak jauh dari pohonnya, bukan begitu?
Aku dulu begitu memandangmu.
Itu yang aku lakukan, seumur hidupku.
Aku ingin menjadi kau, aku ingin pegang kendali sepertimu.
Tapi kau menemukan Tuhan...
Dan menjadi orang yang berbanding terbalik dari yang pernah aku puja.
Kau menjadi lemah.
"Ia akan menyeka setiap air mata dari mata mereka."
"Takkan ada lagi kematian,"
"Berduka, tangisan atau rasa sakit..."
"Karena ketertiban lama telah berlalu."
Wahyu 21:4.
Pergilah bersama Tuhanmu.
Kau selalu menyayangi Dia melebihi aku.
Ayo.
Tak ada siapa-siapa di sini./ Di mana mereka?
Ayo, Nak!
Ini sempurna.
Kau sempurna.
Selamanya.
Selamanya.
Bangun!
Benar begitu, buat dia tetap terjaga.
Aku mau dia melihat semua yang akan terjadi.
Senang kau bergabung dengan kami.
Saat aku bilang aku meminta maaf...
Tentang apa yang terjadi kepada istrimu,
Ketahuilah itu berasal dari lubuk hatiku yang paling dalam.
Itu sedih memikirkan seluruh kesenangan yang kami lakukan setiap malam,
Seandainya dia tidak selemah itu.
Ayahku pasti menyetujui ini,
Sayang dia tak ada lagi untuk melihatnya.
Dia pasti suka karena aku selesaikan seluruh permasalahan kecil kita sendirian.
Tapi aku mau kau melihat temanmu mati...
Sebelum kau kembali menjadi debu.
Jadi...
Jadi mari melakukan itu.
Halo, teman lama.
Aku yakin kau meleset.
Selalu pelawak.
Aku kagumi itu, pelacak.
Lakukanlah.
Tembak dia!
Demi Tuhan!
Kembalikan senjata itu pada tempatnya.
Lakukanlah.
Bangun!
Bangun!
Bangun!
Selamanya.
Kunjungi kalengpoker.com Poker Online Aman dan Terpercaya
Bonus New Member 10%+100%, turnover 0.5% cashback 0,5%
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.