Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Czech
Danish
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Translated By NVM Shaman.NVM@gmail.com
A Film Workshop Co Ltd Production
Iklankan produk atau merek dagang Anda di sini dengan menghubungi www.OpenSubtitles.org sekarang
Iklankan produk atau merek dagang Anda di sini dengan menghubungi www.OpenSubtitles.org sekarang
Apa itu salju longsor?
Bukan.
Itu derap kaki kawanan kuda.
Sebuah Film Garapan Tsui Hark
Diadaptasi dari
Seven Swordsmen from Mountain Tian
Karya Liang I Sheng
Translated By NVM Shaman.NVM@gmail.com
Seven Swords [Tujuh Pedang]
Maklumat Kerajaan telah ditetapkan
Berlatih Bela Diri dinyatakan melanggar hukum
Barang siapa yang melanggarnya
Akan dihukum pancung
Kita tidak saling mengenal.
Mengapa kamu ingin membunuh kami semua?
Alasannya sederhana.
Kaisar memerintahkan membunuh semua para pesilat. Setiap kepala bernilai.
Diam!
Perintah itu juga menyebutkan, jika kami menyerahkan senjata...
...hukuman akan jadi lebih ringan.
Kaisar harus memberantas segala hal yang berpotensi pemberontakan.
Kematian adalah hukuman paling ringan.
Bagaimana dengan para lanjut usia...
...dan anak-anak?
300 keping perak tiap kepala.
Kamu bahkan bernilai lebih.
Berapa banyak yang bisa kita hasilkan dari kesepakatan ini?
Hingga saat ini, sudah 173.
33 senilai dengan 1,000 keping perak. Sisanya masing-masing bernilai 300.
Totalnya 66,000 keping perak.
Aku harus memperbesar hadiahku.
Targetnya semakin berkurang. Aku berencana berhenti dari pekerjaan ini.
Target berikutnya adalah...
Seperti biasa.
Jika kamu tahu nama mereka, tandai mereka dengan plakat.
Jika tidak, tandai sembarang.
Ada apa?
Di mana plakatnya?
Aku sudah memasangnya.
Plakat kematiannya telah dicuri!
Tangkap dia!
Dia lagi?
Kamu ingin dia hidup atau mati?
Menarik!
Tidakkah kamu lihat?
Apa maksudmu?
Orang ini hebat.
Tapi dia tak ingin melukai siapapun.
Lihatlah.
Nona, apa kamu melihat pria yang terluka?
Tampaknya kamu sudah terlatih dalam pertarungan.
Itukah pria yang mengejarmu?
Cepat! Pergilah.
Dia kejam. Dia tak akan membiarkan kita pergi.
Bukankah itu Yuanying?
Apa yang kamu lakukan?
Air! Pembalut!
Ini pembalutnya.
Kota Yi diserang. Mereka semakin dekat.
Apa yang dia katakan?
Apa ini?
Plakat kematian yang terpasang di tubuh mayat,...
...dengan nama tawanan dan pelanggarannya.
Tak hanya para pesilat, tapi orang yang tak bersalah juga dieksekusi.
Minggir!
Ayah.
Mereka prajurit Fire-Wind. [Angin-Api]
Hanya berjarak 300 mil dari sini. Mereka akan segera tiba di sini.
Kalian harus pergi demi keselamatan kalian, atau kalian hanya tinggal nama dalam plakat.
Seseorang dari desa kita ada dalam plakat ini.
Zhang Lang
Ini adalah Ayahnya Hua!
Hua, hentikan!
Berdiri.
Dongluo.
Keparat.
Kamu salah datang kemari.
Kamu tak ingat aku? Tapi aku ingat kamu!
20 tahun yang lalu,...
...kamu menyiksaku di Departemen Hukum.
Ingat apa yang telah kamu perbuat?
Tentu saja kamu tak mengingatku.
Namaku Qiu Dungluo.
Yuanyin?
Dia telah menyelamatkanku. Aku tak tahu apa yang telah dia lakukan sebelumnya.
Orang ini adalah algojo [pengeksekusi] dari Dinasti sebelumnya.
Khusus membunuh kaum revolusioner.
Fire-Wind adalah bawahannya.
Lihat ini!
Mereka meninggalkan bekas luka ini padaku.
Mereka menyiksaku di Departemen Hukum. Dia menyebarkan informasi palsu.
Jangan termakan omongannya.
- Bunuh dia. - Departemen Hukum...
...sesuatu dari Dinasti sebelumnya.
Saat aku masih muda.
Banyak yang telah kubunuh.
Kini aku ingin menebus dosaku dengan menyelamatkan nyawa...
Kamu obati lukanya.
Buang dia dari sini!
Tidak!
Kita tak bisa mengembalikannya...
...pada Fire-Wind.
Kalau begitu apa rencanamu?
Kita akhiri saja dengan membunuhnya!
Cara dia menyiksa Dunglo, kita lakukan hal yang sama padanya.
Gantung saja dia selama 3 hari di bawah terik matahari.
Dia pasti mengaku!
Kita harus temukan kebenarannya sebelum kita mengeksekusinya.
Ikat dia!
Han.
Kurung dia di kandang kuda, dan awasi dia!
Han.
Kembalilah dan jaga pria itu. Introgasi dia saat malam.
Dia datang dengan maksud buruk.
Kemungkinan tentang Maklumat Kerajaan.
Maklumat apa?
Untuk membunuh para pesilat?
Pemerintahan ini lebih kejam daripada para bandit.
Jangan percaya rumornya.
Kebajikan ada di Surga dan Dunia.
Menyatu ke dalam semua bentuk kehidupan.
Guru sudah pergi.
Kamu harus ambil keputusan.
Masalah ini terjadi karenamu.
Aku harus bilang apa? Ini di luar kendaliku.
Apa yang bisa kulakukan?
Talinya telah siap dan seseorang akan di gantung.
Tak ada yang menolongnya! Mintalah bantuan pada Han.
Dia akan mendengarkanmu.
Kita tumbuh besar bersama.
Kamu tak suka melihat pembunuhan, bukan?
Aku diperintahkan menjaganya.
Kamu memintaku melepaskannya?
Apa kamu sadar besarnya masalah yang akan menimpaku?
Perbuatan jahat patut mendapat hukuman.
Perbuatan baik juga patut mendapat balasan.
Tepat sekali!
Tepat sekali!
Aku berusaha menunjukkan balas budi yang sepantasnya.
Inikah balas budi yang kamu maksud? Maka lupakan perkataanku.
Kamu yang menyelamatkannya dan aku yang disalahkan?
Menurutmu itu adil bagiku?
Aku akan berkata seperti ini :
Kalau aku menipumu dengan mengatakan kalau Fang sangat membutuhkanmu,...
...dan aku menolongnya saat kamu pergi.
Omong kosong.
Siapa yang akan percaya kalau aku begitu mudah ditipu olehmu?
Jika kubilang Fang dalam bahaya, tidakkah kamu akan pergi?
Ayahnya adalah Ketua. Siapa yang akan percaya cerita itu?
Kuberitahu sesuatu.
Menyelamatkan satu nyawa itu lebih penting.
Katakan pada yang lain itu adalah ideku.
Aku mungkin akan dipukuli, tapi tak jadi masalah.
Fang...
Seperti yang kamu katakan, Ayahku adalah Ketua.
Mereka tak akan sekejam itu padaku.
Han, bagaimana kalau begini.
Kita masukkan dia ke dalam kereta.
Lalu, kamu bawa dia pergi.
Ini makanan kesukaanmu.
Kembali sebelum fajar, paham?
Kamu merasa bersalah karena di sini aku yang disalahkan.
Fang, aku akan merindukanmu.
2 hari yang lalu.
Kita berencana...
Di saat seperti ini, hanya itu yang bisa kamu pikirkan!
Kita jadi pergi atau tidak,...
...atau kalian berdua harus menyelesaikan urusan kalian dulu?
Aku akan menunggumu.
Ayah.
Cari bantuan, harus mendapat bantuan.
Jangan khawatir.
Kami baru meninggalkan Desa Silat. Kamu aman.
Tidak.
Bawa semua orang.
Fire-Wind akan datang, orang-orang akan mati.
Musim panen telah tiba. Kami tak bisa pergi sekarang.
Lagipula kita akan mati tanpa makanan.
300 perak per kepala.
Mereka bahkan tak melepaskan anak-anak.
Menurutmu apa yang harus kami lakukan?
Kita harus pergi ke Gunung Surga. Mencari bantuan.
Gunung Surga?
Gunung Surga.
503 pon tepung gandum. [1 pon ~ 0,5 Kg]
80 pon buah kering.
360 pon daging kering.
7 kereta jagung kuning.
9 kereta jagung putih.
3 keledai.
40 domba.
Kualo!
9 wanita.
Tidak, 6!
Jumlahnya 6 atau 9?
Hair-Wolf!
Itu milikku.
Tapi 3 mati di jalan.
Jadi sekarang tinggal 6.
Kamu.
Siapa namamu?
Namanya Green Pearl. [Mutiara Hijau]
Orang Korea dari sisi seberang Sungai Yalu.
Akhirnya kamu kembali.
Kamu seharusnya tak meninggalkanku.
Apa kamu masih mengenali pedang ini?
Kamu ingat?
Kamu dengar itu?
Iblis memberontak dalam perutmu.
Kita semua memiliki Iblis dalam diri kita. Biar aku usir yang satu ini.
Dengar!
Sudah pergi.
Aku ingin yang satu itu.
Kamu bukan Green Pearl.
Kamu milikku.
Ingat?
Pakaian ini milikmu. Aku masih menyimpannya.
Ini baumu.
Jendral!
Jendral! Kami menemukan mayat Dagger-Peak.
Sudah lupakah kalian ini adalah ruangan pribadiku?
Lucuti pakaiannya.
Jadikan dia sebagai penjahat dan dapatkan hadiahnya.
Stone-Beast.
Dagger-Peak terbunuh di sungai kecil di luar Desa Silat.
Desa ini dulu dihuni 99 kepala keluarga.
Demi melindungi diri dari para perampok.
Mereka semua berlatih ilmu bela diri.
Jumlah total mereka 283 orang, termasuk anak-anak.
300 keping perak per kepala.
Kita dapat meminta untuk 85,000 keping perak.
Mereka tak pernah menyukai gagasan kita menghitung anak-anak.
Masih dalam daerah Perbatasan Barat Laut.
Ini tempat terakhir bagi keberuntungan kita.
Bisakah kita...
...menaikkan hadiah kita kali ini?
Black-Spirit. Kirimkan pesan kepada Duke [Adipati/Bupati].
Saat kita telah sepakat, kita akan mulai pembantaian.
Ini semua salahmu!
Karena diam-diam membawanya keluar dari desa.
Sekarang kita harus membawanya ke Gunung Surga.
Tak ada jalan lagi, dan juga makanan.
Kamu ingin menimpakan semua kesahan ini pada Fang seorang?
Berhenti mengatakan aku membawamu dalam masalah.
Jika kamu dalam masalah, aku pun dalam masalah.
Menyelamatkan desa dengan percaya padanya?
Lihat, lihat dia.
Dia bahkan bicara dalam tidurnya!
Seberapa jauh kita dari Gunung Surga?
Kamu mengerti yang dikatakannya?
Ini dimulai dari kemarin sejak kita mendaki.
Kamu kedinginan?
Ketika orang tuaku masih hidup.
Kami sekeluarga dulu berhimpitan seperti ini saat musim dingin agar tetap hangat.
Sudah lama aku tak pernah dengar kamu bercerita seperti ini.
Aku juga rindu kampung halamanku.
Betapa indahnya jika kita berada di rumah sekarang.
Betapa indah jadinya?
Kamu tak akan menyalahkan Fang karena diriku, kan?
Apapun yang terjadi antara aku dan kamu sekarang ini hanyalah kenangan.
Batu api dari langit!
Ikuti batu apinya!
Ikuti batunya.
Tuan!
Han!
Alasan sebenarnya aku kemari untuk mencari bantuan.
Ada Maklumat Kerajaan.
Siapa saja yang mendalami ilmu bela diri akan di eksekusi.
Mereka para prajurit.
Ada banyak dari mereka.
Mereka membunuh semua orang.
Anak-anak dan para lanjut usia.
Tak ada yang selamat.
Ini bukan pertempuran.
Ini bencana.
Perbuatan seseorang pada satu waktu, mungkin akan berpengaruh selamanya pada orang lain.
Pendekar pedang kebanyakan mati di tangan pedanganya sendiri.
Sebab akibat, itulah karma.
Kamu menyelamatkan mereka,...
...dari mana pun mereka berasal, mereka akan kembali ke asalnya.
Hanya Tuhan yang tahu takdir mereka.
Yun-chong.
Aku tahu bagaimana perasaanmu.
Kamu tak harus pergi.
Yun-chong.
Ya, Guru.
Aku tahu.
Karena kamu tahu apa yang mungkin terjadi...
...jika kamu meninggalkan Gunung Surga.
Bisakah kamu tetap memegang janjimu?
Aku ingin melupakan masa laluku.
Tapi jika anda memintaku untuk kembali lagi.
Aku sungguh tidak tahu, Guru.
Yuanyin! Jangan lari terlalu cepat.
Kamu akan pingsan.
Tolonglah kami.
Tolong para penduduk desa yang tidak bersalah.
Ada ratusan nyawa di desa itu.
- Dewasa dan anak-anak! - Yuanyin.
- Kumohon padamu. - Jangan memohon padanya!
Ini bukan masalah besar.
Kamu tak mengerti.
Aku lebih baik bertarung sampai mati,...
...daripada berlutut padamu meminta bantuan.
Apa kamu ikut?
Han.
Tunggu aku.
Kami pergi.
Mulang.
Ambil Celestial Beam-mu.
Xin.
Ambil Star Chaser-mu.
Apa kita akan menyelamatkan mereka?
Mengapa kamu begitu terburu-buru?
Aku masih merasa ini tidaklah mudah.
Yun-chong.
Ini adalah waktunya Chu mengakhiri pertapaannya.
Temui dia.
Baik, Guru.
Lihat.
Jangan lihat!
Apa itu batu Api?
Ini bukan urusan kita!
Cabut pedangnya.
Itu adalah pedang pertama yang kubuat setelah datang ke Gunung ini.
Pedang itu mampu menebas batu.
Dan pedangnya membangkitkanku.
Pedang itu disebut Deity.
Tuan, pedang itu...
Pedangnya mengalir seperti air...
...yang tak berawal dan tak berakhir.
Ini milikmu. Ambillah.
Itu adalah pedang Heaven Fall.
Kakak Chu.
Guru memanggilmu.
Yun-chong, maaf.
Kamu bawalah orang dan pedangnya.
Ini saatnya membawa mereka kembali.
Itu adalah pedangmu.
Aku memanggilnya kembali.
Lupakan masa lalumu.
Dan jangan menyesali kehidupan ini.
Hua, apa kamu melihat Fang membantu pelarian tahanan itu?
Yang menyebabkan nyawa Han dan Yuanyin berada dalam bahaya?
Hua!
Hua!
Ya atau tidak?
Hua.
Katakanlah yang sebenarnya.
Ya...
Tidak.
Ya atau tidak?
Guan! Kamu mengganggu proses pengadilan ini.
Kamu tak dapat bicara seenaknya.
Sepatah kata lagi, aku akan mengeluarkanmu.
Kita semua mempunyai hak untuk bicara!
Lepaskan aku.
Apa yang kamu lakukan!
Diam!
Fang membantu pelarian tahanan...
...dan membuat desa dalam keadaan bahaya.
Berdasarkan peraturan kita.
Kita harus memberi contoh padanya.
Guru.
Desa Silat menegakkan peraturan secara serius.
Fang, terdakwa, mengaku bersalah. Ini adalah keputusannya.
Guan!
Bawa dia keluar...
...dan gantung dia.
Ketua!
- Mereka di sini! - Apa?
- Fire-Wind... - Ada apa?
Pasukan Fire-Wind ada di luar lembah.
Pertahankan masing-masing pos kalian!
Semuanya ambil senjata kalian!
Ayo.
Mengapa kamu tak bunyikan tanda bahayanya?
Dunglo! Bawa prajuritmu dan periksa keadaan.
Sisanya ikut aku! Bersiap untuk pertempuran!
Hua, pergi sana!
Menara di sebelah kanan kosong. Ayo.
Cepat!
Masuk ke dalam, cepat!
Tetap di dalam.
Ayo bawa bibitnya!
Tinggalkan pintunya dan kemarilah!
Ini adalah harapan kita!
Guru, ini ada karung lebih kecil.
Bagus! Gunakan karung kecil.
Masing-masing sebuah, cepat!
Sedang apa kamu?
Hua yang tertua.
Kalian semua harus mematuhinya.
Kepala yang bagus.
Kita bisa keluar lewat sini.
Mereka berhasil masuk!
Kita akan kalah! Mundur!
Cepat sembunyi!
Cari tempat untuk sembunyi!
Minggir! Jangan sentuh aku.
Cepat.
Maafkan aku.
Para Leluhur Desa Silat.
Karena kesalahanku...
...aku tak dapat melindungi desa lagi.
Semoga arwah kalian bersamaku,...
...yang bisa kulakukan hanyalah bertarung hingga mati!
Ayah.
Fang.
Mengapa kamu masih di sini?
Siapa yang mengira, ada wanita manis di desa kumuh ini?
Aku melihatnya lebih dulu.
Dia milikku.
Fang.
Sudah tiba saatnya, apa kamu siap untuk mati?
Stone-Beast.
Tangkap dia!
Beruntung sekali!
Dua orang ini pasti sangat berharga.
Hei, katakan siapa namamu.
Aku ingin tahu kepala siapa yang akan membuatku kaya.
Aku harus mengajukan harga yang mahal.
Aku adalah leluhurmu!
Merunduk.
Jangan ke sana.
Kamu lagi? Orang yang tak mau membunuh.
Kesempatan yang bagus sekali!
Ingatlah namaku Fu.
Kembalilah dan katakan pada Fire-Wind,...
...kami akan menunggunya.
Kalian semua di sini.
Guru benar.
Kalian semua orang baik.
Ingatlah berbuat baik dengan ikhlas dan jangan mengharap pujian.
Kita tumbuh besar bersama.
Kamu sangat membenci pertarungan dan pembunuhan.
Fang.
Fang.
Fang.
Fang! Kamu baik-baik saja?
Han.
Mengapa lama sekali?
Kami mencari bantuan. Kami membawa Tujuh Pedang dari Gunung Surga.
Lihat.
Aku juga dapat satu.
Di mana anak itu?
Di mana anak itu?
Fang. Tetaplah di sini.
Biar aku yang mencarinya.
Minum darah musuhmu,...
...jadi kamu tak akan takut lagi pada mereka.
Minumlah!
Adik kecil...
Tumbuh dewasa itu berat.
Kamu akan melihat sisi buruk dari dunia ini.
Saat kamu beranjak dewasa.
Semuanya akan menjadi jelas bagimu.
Aku tahu.
Semuanya buruk.
Tapi dalam semua keburukan,...
...pasti kamu akan menemukan sesuatu yang indah.
Dan akan menjadi tugasmu untuk melindunginya.
Apa kamu cukup berani untuk itu?
Ya.
Tapi aku tak tahu apapun.
Kamu harus belajar.
Mari kuajarkan.
Kamu ingin menjadi Guruku?
Tidak.
Panggil aku kakak.
Kita adalah saudara.
Setuju?
Lagi!
Jangan bermain-main.
Sebagai ketua Perkumpulan Surga dan Dunia...
...aku mewakili semua anggota...
...mengucapkan terima kasih...
...pada kalian berlima.
Kami tidak berlima.
Dia yang ke-enam.
Han yang ke-lima.
Kami semua bertujuh.
Kupikir kita telah membuat Fire-Wind terkejut.
Dan kita tak boleh memberinya waktu untuk berpikir.
Dia tak akan punya kesempatan bernafas.
Pikirkan sendiri.
Bagaimana rencananya?
Lihatlah ke langit. Cerah dan penuh bintang.
Jadi?
Pernahkah kamu melihat bintang-bintang di malam seperti ini?
Matahari akan terbit dalam beberapa jam.
Kita bertujuh harus melihat matahari terbit.
Sudah lama kita tak melihat matahari terbit sejak di Gunung Surga.
Ini sungguh berharga.
Jendral.
Dia berusaha melarikan diri. Kami menangkapnya di sungai.
Fu telah kembali!
Dan dia membawa bantuan.
Berapa banyak?
Tiga... Tidak, empat... Tidak, tidak. Enam.
Tiga atau empat atau enam? Yang mana?
Ditambah dengan Fu sendiri, totalnya 7 orang.
Satu pesilat tangguh sebanding dengan 20 kepala biasa.
Ini berarti lebih dari 100 kepala.
Ini bisnis besar. Senilai lebih dari 200 ribu.
Tujuh orang?
Dan mereka mengalahkanmu dan 300 prajuritmu.
Mereka membunuh Hair-Wolf, Stone-Beast dan Mud-Trot!
Mereka bertujuh?
Senjata apa yang mereka gunakan?
Pedang.
Tujuh pedang?
Mereka semua menggunakan pedang.
Terutama yang terakhir.
Pedangnya menimbulkan suara aneh.
Pedangnya dapat menembus tiang dan membunuh Mud-Trod.
Ada anak muda yang lain, dia tidak menggunakan pedangnya.
Aku tak tahu sehebat apa dia.
Serangan mereka sangat hebat!
Tujuh pedang sungguh hebat?
Ya.
Jendral!
Kualo.
Kumpulkan 100 orang.
Siapkan kuda-kudanya. Bersiap untuk berangkat.
Aku akan pergi denganmu.
Dan balas kekalahan kita.
Ya!
Apa sebaiknya tak menunggu hingga malam?
Ini hanya desa kecil.
Mengapa aku harus menunggu hingga malam?
Jendral.
Fu di luar gerbang.
Pertunjukan yang bagus, Fu!
Kehormatanmu telah kembali.
Aku turut bahagia untukmu.
- Jangan gegabah. - Karena kamu begitu menyukai uang.
Aku ada penawaran yang besar.
Betapa baiknya kamu. Seberapa besar?
Tiga ribu kepala.
Tiga ribu?
Itu banyak sekali. Di mana mereka?
Di sana.
Apa kamu salah satu dari Tujuh Pedang?
Kamu terlihat cantik.
Seperti gadis.
Tenang, Fu.
Kamu beruntung di satu pertempuran. Jangan kira hal itu membuatku takut.
Kamu pikir dapat mengalahkanku? Kamu?
Takutlah, sebelum terlambat.
Oh ya? Akan kutunggu. Tunjukkan padaku apa yang kamu dapat.
Sebelum siang ini.
Jika kamu tidak menyerah.
Kamu harus menerima konsekuensinya.
Fu,...
...dulu kamu sangat serius.
Hari ini perkataanmu penuh candaan!
Kuberikan balasannya sekarang.
Setelah siang ini.
Tujung pedangmu ini. Akan musnah dari muka bumi,...
...dan desanya akan musnah.
Sungguh?
Aku takkan memberimu kesempatan.
Bukankah katamu tak akan menggunakan pedang dan membunuh lagi?
Fire-Wind, dengarkan baik-baik...
...jika prajuritmu tidak mundur dari posnya sebelum siang...
...aku akan membunuhmu.
Baik.
Lupakan kita pernah berteman.
Kita tunggu dan lihat seberapa kuat Tujuh Pedang itu.
Kita tak pernah benar-benar berteman.
Bagi Tujuh Pedang, tak perlu menunggu.
Ini sudah dimulai.
Pengawal! Kotanya terbakar!
Ini serius.
Tetap bersikeras melawanku?
Yuanyin.
Jangan bergerak.
Lumbungnya terbakar.
Fire-Wind adalah musuh yang kuat.
Mundur. Jangan pernah meremehkannya.
Pemanah, di atas sana!
Jadi inilah anggur yang membuat para prajurit jadi gila.
Keluar dari sini. Semuanya!
Apa kamu wanitanya Fire-Wind?
[Korean] Singkirkan tangan kotormu!
Kamu orang Korea?
Kamu juga?
Budak
Apa kamu tawanan Fire-Wind?
Kamu bebas sekarang. Ikut denganku.
Kalian semua mau mengendalikan takdirku! Semua laki-laki seperti kalian!
Jika kamu sungguh ingin menyelamatkanku, lepaskan aku!
Kamu senang menjadi budak?
Siapa kamu? Ke mana kamu membawaku?
Aku akan menjagamu mulai sekarang. Kemanapun aku pergi, kamu ikut.
Jadi aku budakmu sekarang.
Berpikirlah sesukamu.
Green Pearl.
Green Pearl.
Perampok!
Beraninya menculik wanitaku!
Biadab.
Berapa banyak jumlah mereka?
Bald-Lion sedang memeriksanya.
Periksa apa di sana?
Ambilkan kudaku! Kita harus mengejar mereka!
Mereka meracuni kudanya, kini mereka sakit. Tak satupun yang dapat berlari.
Dasar tak berguna! Apa saja yang kalian lakukan?
Han, jangan. Hentikan.
Hentikan.
Aku belum siap!
Mengapa? Tidak apa-apa. Kita akan menikah cepat atau lambat.
Han, tidak.
Kumohon lepaskan aku.
Aku tak bisa mencintai 2 pria sekaligus.
Kapan itu terjadi? Saat aku pergi?
Tidak.
Bukan selagi kamu pergi, tapi setelah kamu kembali.
Siapa dia? Siapa itu? Aku akan membunuhnya!
Jangan lakukan.
Kamu tidak sebanding dengannya.
Sudah kuperiksa kandangnya.
Lumbung dan sumurnya.
Bagaimana di sini?
Belum.
Yun-chong itu, dari mana dia berasal?
Dia dari Kweichow.
Aku dari Lanchow.
Bagaimana denganmu?
Sama dengan dia, dari Kweichow.
Mungkin kalian saling kenal?
Mungkin kalian saling kenal?
Mungkin kalian saling kenal?
Mungkin juga.
Aku juga ingin lebih mengetahui tentang masa lalunya.
Aku akan pergi dan bicara dengannya.
Tak perlu terburu-buru. Kita masih bertugas menjaga.
Aku akan melakukannya.
Dia masih sibuk menyusun rencana melawan Fire-Wind.
Benar juga.
Mereka meracuni kudaku dan merusak anggurku.
Mereka tidak berencana menyerang,...
...tapi mencegahku untuk menyerang.
Fu, aku tahu kamu butuh lebih banyak waktu.
Kita lihat siapa yang akan membuat gerakan selanjutnya.
Minumlah anggur ini. Ini akan membuatmu tenang.
Kita mungkin tak bisa menyelesaikan panen hari ini.
- Apa kita harus pergi hari ini? - Harus.
Meskipun kali ini kita mengalahkan Fire-Wind.
Kita masih belum menemukan tempat dia menyembunyikan hasil jarahannya.
Kita gagal menyerang titik lemahnya.
Kita tak bisa bertarung secara frontal dengannya.
Jika tidak, banyak yang akan terbunuh.
Apa mereka segera tiba?
Secepatnya. Mereka bisa datang kapan saja.
Tekan lubang pada pedangnya,...
...jadi pedangnya tak akan selip lagi.
Semudah itu?
Aku tidak ahli menggunakannya.
Pedang ini untuk orang yang lebih terlatih dariku.
Mungkin Ketua Liu.
Tak sembarang orang menggunakan pedang dari Gunung Surga.
Meski Liu sekalipun!
Guru adalah orang bijak.
Pasti ada alasan mengapa Dia memberimu pedang ini.
Kamu harus mencobanya.
Bukalah pikiranmu.
Pedangnya akan mengikuti.
Apa kamu ingin kembali dan hidup seperti anjing lagi?
Aku memiliki tanda budak di tubuhku.
Keluargaku berasal dari seberang Sungai Yalu.
Hidupku seperti anjing kesasar.
Sama sepertimu.
Jangan biarkan tanda di tubuhmu menjadi beban jiwamu.
Hidupmu tak ditentukan oleh sebuah tanda.
Jangan lupakan namamu.
Dan rumahmu.
Rumah?
Berhenti.
Pergilah ke neraka
Buang-buang waktu!
Fire-Wind, akhirnya kamu datang.
Lindungilah uang yang kamu sembunyikan dari orang-orangmu.
Suatu hari mereka akan menemukannya.
Lalu...
Lalu hanya kematian yang menantimu.
Menyingkir!
Seisi desa telah kosong.
Mereka semua melarikan diri!
Apa yang kamu pikirkan?
Maukah kamu mengajariku menggunakan pedang?
Tapi aku tak punya pedang.
Apa yang kamu pegang itu?
Seutas tali.
Pikirkan cara memanfaatkan talinya. Lalu datanglah padaku.
Ingat, tali dapat menjadi pedang.
Yun-chong,...
...ikut aku!
Seseorang dengan sengaja meninggalkan itu di sini.
Seseorang meninggalkan jejak.
Ada pengkhianat di antara kita.
Ini bukan berasal dari kereta perbekalan.
Mengapa?
Liu yang menjaga kereta perbekalannya.
Tak mungkin dia yang meninggalkannya.
Jika kita tak bisa temukan pengkhianatnya.
Seberapa pun jauhnya kita pergi, musuh kita akan tahu.
Orang ini tak akan berhenti sampai di sini.
Dia akan terus berusaha mengabari Tuannya.
Kita harus menemukan pengkhianatnya.
Kita saling mengenal satu sama lain.
Hanya ada satu yang mencurigakan di sini.
Wanita Korea itu. Mungkin dialah pengkhianatnya.
Jangan menebak-nebak.
Siapa yang kamu curigai?
Mengapa kita tidak mengulur waktu?
Mundur perlahan.
Membuat bingung pengkhianatnya.
Ide bagus.
Mengulur waktu.
Kita bawa mereka semua ke gunung dan sembunyi.
Kita akan melanjutkan perjalanan setelah menangkap pengkhianatnya.
Kamu juga mencurigainya?
Kuharap dialah pengkhianatnya.
Aku mengenal semuanya kecuali dia.
Bagaimana keadaan Joy Luck?
Dia sudah tua dan tak bisa berlari.
Ada apa?
Dia bahkan tak bisa menelan.
Jangan meninggalkannya.
Semoga kita bisa membawanya.
Kamu pasti lapar.
Kita berasal dari tempat yang sama. Sangat mirip.
Itu miliknya Chu, bukan?
Chu Zhaonan.
Chu Zhaonan?
Ya, dia.
Pria dengan penutup kepala yang keahlian pedangnya sangat hebat.
Chu Zhaonan.
Apa kamu sedang berdansa?
Kurasa dia menyukaimu.
Kamu menyukainya?
Itu miliknya Chu. Pria yang memberimu sapu tangan...
Pria yang memberimu ini.
Aku tak mau sapu tanganmu.
Aku hanya bertanya.
Aku hanya ingin tahu apa kamu menyukainya.
Kamu juga menyukainya?
Apa?
Suka.
Mengerti?
Suka. Mengerti?
Cinta.
Kamu mencintainya?
Cinta.
Kamu mencintainya?
Kamu kenapa?
Yufang!
Kamu kenapa?
Yufang!
Minggir!
Airnya beracun!
Menjauh!
Airnya beracun!
Kamu meminum airnya! Benarkan?
Kamu tidak apa-apa?
Kamu basah kuyup. Segera keringkan tubuhmu.
Sialan, dia terkena racun.
Yufang.
Dia duduk di sungai sepanjang hari. Kulihat dia memasukkan sesuatu ke airnya.
Fang... Apa yang harus kita lakukan padanya?
Bagaimana kamu bisa begitu yakin?
Apa yang kamu lakukan di sungai?
Mencuci sapu tanganmu.
Apa mereka menuduhku? Kalau aku meracuni airnya?
Jangan khawatirkan mereka. Apa kamu meminum airnya?
Tidak.
Yufang.
Apa yang mereka katakan? Sesuatu yang mereka tak ingin kita tahu?
Jangan panik.
Dia tak mengerti bahasa kita.
Chu hanya ingin bertanya apa yang terjadi.
Menanyakan apa?
Tak diragukan lagi dialah pelakunya!
Bisanya kamu bersikap tidak sopan pada orang yang telah menyelamatkan kita.
Kita adalah Perkumpulan Surga dan Dunia.
Tindakan kita selalu berdasarkan alasan.
Dan kita selalu bersikap adil.
Orang bijak juga ikut menyimpulkan. Melakukan kesalahan juga.
Bukan kami! Aku tidak menuduh.
Tidak menuduh?
Tidak pernah! Apa, kamu tak percaya pada kami?
Dunglo, jangan kelewatan!
Tenanglah. Sungainya mungkin terkontaminasi secara alami.
Gunungnya penuh dengan tanaman beracun. Kita harus memeriksanya.
Perintahkan seseorang untuk membuang semua airnya.
Semakin cepat semakin bagus.
Cepatlah. Segera periksa.
Hati-hati.
Jika semuanya terkendali, segera berkemas dan pergi. Ayo lekas pergi.
Cepat.
Dia memiliki sesuatu untuk melawan kita.
Hati-hati padanya.
Kita tak bisa selalu mengharapkan bantuan.
Kita harus menolong diri kita sendiri.
Kamu benar. Kita tak bisa berharap bantuan selamanya.
Tapi kamu juga harus menjaga ucapanmu.
Jangan memancing keributan.
Ketua...
Baiklah, aku akan mendengarmu.
Aku akan diam saja jika kamu bertanya padaku.
Kamu percaya padaku.
Di sebelah sana,...
...jauh ke Timur adalah Sungai Yalu.
Tempat yang kita tuju.
Rumah kita.
Rumah.
Rumah!
Aku akan pulang!
Aku akan pulang!
Aku akan pulang!
Black-Spirit.
Jendral.
Kirim pesan ke Adipati.
Kita harus membunuh Tujuh Pedang dengan meriam.
Baik.
Ayo!
Dia sepertinya mencari tahu apa yang sedang kita lakukan.
Dia tidak menyerang sekarang.
Tapi dia akan membawa lebih banyak pasukan dan menyerang kembali.
Dan ada pengkhianat di antara kita.
Sehebat apapun Tujuh Pedang,...
...kita tak akan bisa melindungi seluruh desa.
Kita ganti rute!
Terlalu banyak orang bersama kita.
Tak mudah untuk mengganti rute.
Kita tak punya pilihan lain selain mengambil resiko.
Lepaskan kuda-kudanya untuk mengalihkan perhatian Fire-Wind.
Kita akan sembunyi di gua.
Tuan.
Haruskah kita melepas semua kudanya?
Aku tahu kamu tak tega melepaskan semuanya.
Tapi ada ratusan nyawa di sini.
Kita hanya bisa tetap membawa kuda-kuda yang cepat.
Lepaskan sisanya.
Han.
Mari kita cari tempat yang tepat untuk melepaskan kuda-kudanya.
Han.
Sudah waktunya.
Joy Luck sudah tua dan tak kunjung membaik.
Biar aku sendiri yang melepasnya.
Lari.
Lari.
Translated By NVM Shaman.NVM@gmail.com
Ayo! Joy Luck menyusul kita!
Joy Luck.
Jaga dirimu.
Joy Luck!
Selamat Yang Mulia.
Pedang kuno berharga telah ditemukan di pemakaman Lo-Lan.
Pedang tua berusia ribuan tahun yang tak ternilai. Penakluk segalanya.
Tuanku, sudikah andah mencobanya?
Fire-Wind datang menghadap.
Aku butuh jumlah anggur 2 kali lipat dari biasanya.
Dan aku butuh meriam-meriam anda.
Aku juga punya sesuatu yang kamu cari.
Sebuah informasi.
Tuanku.
Apa informasi itu berguna bagiku?
Jika tidak, aku tak akan berani meminjam meriam-meriamnya.
Aku juga punya informasi.
Anda ingin membayarnya?
Berapa harganya?
Dua kali harga informasi anda.
Mahalkah?
Beberapa bulan yang lalu...
...kami mengirimkan mata-mata ke Desa Batu Sungai.
Tunggu!
Tuanku.
Berapa biaya yang kukeluarkan untuk informasi ini?
13.
Tuanku.
Pengintai anda ingin di temukan.
Ini isyarat yang dia tinggalkan.
Ini adalah informasiku,...
...dan ini juga seharga 13.
Lanjutkan.
13 lagi?
Tujuh Pedang mengetahui dia meninggalkan sesuatu.
Mereka harus mengubah rute mereka.
Jika anda mengirim pasukan anda mengikuti rute ini...
...dalam pekatnya kabut...
...seluruh pasukan anda akan jatuh ke dalam jurang.
Mereka belum pergi?
Ya, Tuan.
Panggil mereka sekarang.
Baik, Tuan.
Aku punya cukup uang untuk menutupi biaya anggurku dan meriamnya.
Kamu tak tertarik dengan pengintaianku?
Masalah ini sudah diketahui oleh Tujuh Pedang.
Tolong berikan perintah.
Izinkan aku membawa anggur dan meriamnya.
Perhatian seluruh prajurit.
Siap bergerak.
Kita berangkat.
Mengapa kita harus sembunyi di gua ini?
Aku tahu kamu pasti punya rencana.
Aku tak punya rencana apapun.
Ada pengkhianat dia antara kita.
Itulah sebabnya kita harus menemukan tempat persembunyian.
Dengan begitu kita punya waktu untuk menemukannya.
Tapi mereka semua sangat resah dan takut.
Tidak masalah,...
...katakan saja pada mereka ada rute pelarian rahasia.
Dan kita akan keluar pada saat yang tepat.
Dan ingat...
...kamu harus menjaga pintu masuk gua.
Jaga semua pintu keluar.
Jangan biarkan siapapun masuk dan keluar.
Bunuh jika ada yang melanggar!
Tuan.
- Mengapa kita harus melakukan itu? - Itu harus!
Pengkhianat ada di antara kita.
Kita berusaha menemukan siapa orangnya.
Itulah yang kita ingin lakukan.
Saat pengkhianatnya ditemukan.
Kita akan aman.
Ini pastilah jalan yang menuntun kita keluar.
Kamu dari Perkumpulan Surga dan Dunia.
Apa kamu tak bermoral?
Guan, apa yang kamu cari?
Apa yang kamu lakukan?
Tanyalah pada anggotamu, mengapa dia menggeledah barangku?
Bicaralah.
Ketua, aku...
Kelihatannya dia sangat membenci kita.
Jadi, apa yang akan kamu lakukan?
Ketua.
Aku yang melakukannya, jadi aku akan bertanggung jawab.
Kamu pikir bisa menanggungnya!
Kamu membuat kita semua berada dalam masalah.
Mengapa kalian berkelahi?
Berhenti.
Dongluo.
- Apa yang kamu lakukan? - Aku mengecewakanmu Ketua.
Lakukanlah yang sepatutnya.
Tidak.
Ini salahku.
Aku mencuri dari Yun-chong.
Apa?
Kamu mencuri dari Yun-chong?
Aku...
Katakan!
Aku hanya ingin tahu.
Mengapa dia begitu membenci kita?
Dan melawan kita.
Tuan Yun-chong.
Jika ada diantara kami yang berbuat salah padamu...
...kumohon maafkan kami.
Ketua Liu.
Tujuanku kemari hanya satu, untuk membantu kalian semua.
Jika aku menyebabkan masalah, maafkan aku.
Kami bertiga akan lebih saling mengenal.
Seperti yang dikatakan:
Butuh waktu untuk mengenal satu dengan yang lainnya.
Ketua Liu.
Kuyakinkan,...
...jika ada perasaan yang mengganjal terhadap Perkumpulanmu...
Aku berjanji...
...akan langsung membicakannya padamu...
...dan tak akan menyimpannya.
Bersiap!
Tembak!
Tembak!
Artilerinya sudah siap.
Apa kita akan menyerang?
Meriam pada posisi.
Bersiap!
Tembak!
Bookie...
...kamu sudah lama mendengarkanku menyanyikan lagu ini.
Apa kamu tahu arti dari liriknya?
Kedengarnya seperti...
...syair singkat dari daerah Sungai Yalu.
Ungkapkan.
Bayi yang manis, cepatlah tumbuh besar
Langit emas
Bunga emas
Tanah emas berada di bawah kakimu
Bayi yang manis, cepatlah tumbuh besar
Mata hitammu akan melihat
Masa depan akan jadi milikmu
Lihatlah mereka.
Kemarin mereka anak-anak yang lucu.
Hari ini mereka menjadi monster.
Kita semua berubah menjadi kanibal.
Di dunia ini...
...hal paling berharga adalah hidupmu.
Jika kamu dapat bertahan hidup.
Itulah hal paling berharga.
Ini aku.
Bisakah aku tinggal denganmu mulai dari sekarang?
Bisakah?
Aku tahu apa yang terjadi antara kamu dan Liu.
Kamu tidak akan mengerti.
Ini masalah dari generasi sebelumnya.
Masalah apa?
Pembunuhan Ayahku.
Siapa yang membunuh Ayahmu?
Pemimpinmu.
Ketua Liu.
Dalam Perkumpulan Surga dan Dunia...
...Ayahku menjabat Wakil Ketua.
Beberapa tahun yang lalu, mereka disergap di Hutan Dan setelah melarikan diri.
Mereka mencurigai ada pengkhianat diantara mereka.
Dan mereka menuduh Ayahku sebagai pengkhianatnya,...
...yang mengkhianati mereka.
Liu lalu menggantungnya tanpa bukti yang kuat.
Di depan umum.
Karena latar belakang ini...
...aku tak ingin lagi menjadi bagian dari Perkumpulan.
Tapi Perkumpulan tidak melepaskanku begitu saja.
Kita baru bertemu.
Apa kamu benar-benar memahamiku?
Jika kita bersama, menurutmu aku akan cemas?
Masalah keluarga.
Masalah perkumpulan.
Aku tak ingin kamu ikut terlibat.
Denganmu ada di sisiku.
Ada 1 hal lagi yang aku cemaskan.
Dan lebih sulit melepaskannya.
Kamu mengerti sekarang?
Apa yang terjadi denganmu?
Aku tidak takut mati.
Tapi aku tidak yakin sekarang.
Mati.
Aku takut mati.
Aku tak tahu mengapa.
Kamu takut karena mereka mencurigaimu.
Tidak.
Tak ada yang kumiliki di masa lalu.
Jadi tak akan ada rasa kehilangan.
Tapi kini aku merasa berbeda.
Aku merasa memiliki segalanya.
Aku tak ingin kehilangan apapun.
Kamu selamat dari kematian.
Itulah mengapa kamu tak bereaksi.
Kini, aku memilikimu.
Aku sungguh takut jika suatu hari nanti kamu tak akan percaya lagi padaku.
Jangan takut.
Kurasa aku mengerti. Rahasia Fire-Wind.
Setiap kali dia mendapatkan jarahan.
Fire-Wind selalu meninggalkan penjaga di gudang emas.
Dan menempatkan jarahannya ke dalam patung menggunakan tali.
Mau ke mana?
Pearly Gate Outpost. [Pos Gerbang Permata]
Hanya kita berdua?
Pasukan Fire-Wind berada di Gunung.
Pearly Gate Outpost akan kosong.
Ambil hasil jarahannya sehingga mereka jadi kocar-kacir.
Dengan Pedang Naga, kita tak memerlukan kuncinya.
Green Pearl!
Tolong selamatkan Green Pearl!
Apa?
Green Pearl!
Dia terluka karena sabetan pedang. Apa yang terjadi?
Dia terluka parah.
Aku...
Di mana dia terluka?
Apa yang kamu katakan?
Dia terlalu banyak mengucurkan darah. Hentikan pendarahannya!
Di mana Chu?
Aku tak melihatnya. Xin pergi mencarinya dan belum menemukannya.
Katakan, di mana Chu?
Chu Zhaonan.
Chu telah ditangkap oleh Fire-Wind.
Aku seharusnya tak memberitahu Chu tentang rahasia itu.
Selamatkan dia.
Selamatkan dia.
Apa yang kamu katakan?
Segera selamatkan dia.
Aku melakukan kesalahan... Kumohon maafkan aku.
Kalian harus menyelamatkannya.
Apa yang kamu katakan?
Di mana Chu?
Pergilah ke...
Apa yang dikatakannya sebelum mati?
Ini peta Pearly Gate Outpost.
Dia ada di sana.
Tak ada pilihan lain.
Kita harus berpencar.
6 orang dari kita pergi menyelamatkan Chu Zhaonan.
Ini mungkin akan menjadi perjalanan...
...tanpa pernah kembali.
Aku tak akan membuatmu kecewa!
Kondisimu belum pulih sepenuhnya.
Bawalah obatnya untuk keadaan genting.
Ayo.
Han,...
...kalian semua harus kembali.
Dengarkan.
Aku tak bisa menjamin apa yang akan terjadi pada kita.
Tak peduli seberapa bahayanya...
...kita Seven Sword...
...akan hidup dan mati bersama-sama.
Api!
Api!
Ada api di pintu masuk.
Pintu masuknya terbakar!
Fu benar.
Si pengkhianat, akhirnya.
Fang.
Mana resep yang Fu berikan padamu?
Resep itu adalah map asli dari rute pelarian rahasia.
Ini ternyata peta!
Bawalah anak-anak pergi denganmu.
Bagaimana dengan Ayah?
Mengapa Ayah tidak ikut dengan kami?
Aku harus tinggal hingga menemukan kebenarannya.
Kebenaran?
Fu mengatakan,...
...saat tempat persembunyian kita di temukan...
...si pengkhianat akan keluar dari rute rahasia palsu.
Jika aku tak tahu siapa dia...
...aku tak akan pernah tenang. Hingga hari kematianku.
Kalian semua pergilah.
Genggamlah tangan Hua.
Berbalik.
Biar kulihat wajahmu.
Dunglo?
Seluruh gunung kini telah dikepung.
Adipati akan menyerang saat dia melihat apinya.
Kamu akan mati jika tidak menyerah.
Ayah.
Sampaikan pada semua orang.
Dunglo adalah pengkhianatnya!
Apa?
Dialah pengkhianatnya!
Dunglo.
Dia pengkhianat!
Mengapa kamu tertawa?
Dunglo...
Jangan membunuh lagi!
Jangan membunuh lagi!
Harga suatu kebenaran meminta korban nyawa.
Berhenti!
Tenang, Fire-Wind. Kita di sini untuk bicarakan bisnis.
Baiklah.
Kembalikan Green Pearl padaku, lalu kita bisa bicara.
Di mana dia?
Dia telah mati.
Duan Yuzhu...
Akhirnya pedang ini di tanganku.
Green Pearl.
Kamu memanggilnya apa?
Wanitaku dipanggil Duan Yuzhu.
Dulu dia adalah mata-mataku.
Dia juga orang Korea.
Sama seperti Green Pearl.
Aku menyaksikan dia dibunuh.
Green Pearl bukan mata-matamu.
Dia sama sekali bukan mata-matamu.
Bicaralah.
Lalu aku akan melepaskanmu.
Pergilah.
Kamu tak akan bohong padaku.
Aku percaya padamu.
Mengapa...
Mengapa kamu bicara padaku dalam bahasa Cina?
Kamu mengujiku.
Kamu mencurigaiku?
Tidak.
Pacu kudanya!
Tunggu!
Berhenti!
Berhenti!
Bagaimana dengan kesepakatan kita jika kamu membunuhnya?
Letakkan itu di sana.
Kamu ingin Chu kembali?
Tanggalkan pedang kalian semua.
Aku ingin mencoba kekuatan Pedang Naga...
...untuk melihat apakah aku dapat menghancurkan 6 pedang lainnya.
Kamu besar di mana?
Dengan serigala.
Apa? Dengan serigala?
Di mana orang tuamu?
Aku tidak tahu.
Segalanya berubah sejak kita meninggalkan Gunung Surga.
Bukankah begitu?
Apanya yang berubah?
Kupikir sebaiknya aku tidak menggembalakan kuda lagi.
Aku seharusnya menjadi ahli pedang.
Apa yang Ayahmu katakan sebelum kematiannya?
Jangan membalaskan dendamnya.
Kamu mengasingkan diri untuk melupakan balas dendam?
Kamu tak ingin balas dendam.
Tapi kebencian masih menyelimutimu.
Tetap menyimpan perasaan itu akan membawa pengaruh buruk.
Ini juga karmamu.
Transeince tak akan pernah hancur. Masalah duniawi selalu berakhir.
Pergilah!
Mengapa kamu selalu bahagia?
Apa yang kamu senyumkan?
Dan... mengapa tidak?
Kudengar Liu adalah anggota Perkumpulan Surga dan Dunia?
Ya.
Setelah dia datang ke desa kami.
Dia mengajari kami bela diri.
Kami menerapkannya untuk menangkap para perampok.
Hari-hari kami jadi lebih baik sejak kedatangan mereka.
Dengar.
Ini adalah suara kematian.
Semakin tajam pedangnya, semakin dekat dengan kematian.
Apa kamu takut mati?
Mulang!
Pedang Naga masih harus disempurnakan.
Sebagai gantinya, bawalah ini dan cepat selamatkan mereka.
Pedang Transience.
Pedang yang tangguh. Kulakukan yang terbaik.
Pedang ini masih setengah jadi.
Aku berencana menyelesaikannya.
Tapi sekarang, tak ada waktu lagi. Bawalah pedangnya bersamamu.
Yun-chong.
Tolong mundur.
Aku harus mengambil apa yang jadi milikku.
Kamu tipe orang yang sama denganku.
Omong kosong!
Kamu tak bisa pergi kemana-mana.
Suatu hari...
...kamu akan mati sepertiku.
Terduduk. [Jongkok]
Awas.
Hati-hati.
Guru.
Yufang!
Ini aku, Han.
Berikan pedangnya.
Fang!
Fang!
Turunkan pedangnya.
Nak, bagaimana kamu bisa melalui ini?
Turunkan.
Letakkan pedangnya!
Ini aku.
Fang!
Han.
Fire-Wind telah mati.
Tapi Maklumat Kerajaan masih berpengaruh.
Kaisar akan mengirimkan lebih banyak pembunuh.
Perjuangan belum berakhir.
Ke mana dia menunjuk?
Tempat Maklumat itu berasal.
Menuju Istana.
- Tak ada salahnya kita mencoba. - Mencoba apa?
Mencoba menemukan Sang Kaisar. Dan pastikan Dia menghapus Maklumatnya.
Han, aku telah memutuskan untuk ikut mereka.
Aku tidak ikut.
Aku ingin tetap tinggal dan melindungi mereka.
Keputusan ada di tanganmu.
Fang, Hua, jaga diri kalian.
Tidak.
Han, pedangmu tak dapat meninggalkan mereka.
Ikuti mereka.
Setelah kamu belajar cara menggunakan pedang ini, kemudian kembalilah.
Aku tak dapat meninggalkanmu di sini.
Aku tak ingin melihatmu tetap tinggal...
...dan menjadi seperti salah satu penduduk desa.
Tidak, aku tidak bisa.
Sebenarnya.
Tanpamu, kami akan tetap kuat.
Jangan meremehkan kami. Dan jangan remehkan dirimu sendiri.
Berjanjilah padaku. Jika tidak...
...aku akan menyesalinya selama sisa hidupku.
Pergilah!
Han!
Aku pergi!
Translated By NVM Shaman.NVM@gmail.com
Kebajikan ada di Surga dan Dunia.
Menyatu ke dalam segala bentuk kehidupan.
Di Dunia, kebajikan bersemayam di sungai-sungai dan gunung-gunung.
Di Surga, kebajikan bersemayam di Matahari dan Bintang-bintang.
Dukung kami dan jadilah anggota VIP supaya semua iklan tidak ditampilkan di www.OpenSubtitles.org
Dukung kami dan jadilah anggota VIP supaya semua iklan tidak ditampilkan di www.OpenSubtitles.org
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.