All language subtitles for (downloadrooz.in) Mouchette (1967)

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian Download
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Apa jadinya mereka tanpa aku?

Dadaku terasa sakit...

seolah-olah ada batu yang mengganjal.

Mouchette?

Dia lagi.

Pulanglah, Arsene!

Jangan di sini terus.

Kumohon pergilah!

Tapi kembalilah lagi.

Panasnya pas. Aku bisa bernafas dengan lancar.

Nyanyikan!

Mouchette!

Mouchette... Lihat!

Kau sudah berjanji, Louisa

Apa aku salah sangka?

Mungkin aku pernah berjanji...

tapi sekarang aku ragu apa aku suka padamu.

Aku ingin membuatmu senang tapi...

Kau menyukai orang lain?

Jawab aku!

Dia mengolok-olok kamu.

Arsene.

Aku?

Akan aku atasi dia.

Apa Arsene mencintai kamu?

Dan kau mencintainya!

Bukan urusanmu.

Akan kuhajar dia.

Kau tak bisa melukainya. Kau takut padanya.

Lihat saja nanti.

Dia akan berjaga semalaman.

Lebih baik Arsene berhati-hati.

Ambil saja kalau kau mau.

Ambillah!

Tidak mau?

Urusan kita belum selesai.

Sebaiknya kau jangan mendekati Louisa!

Apa kau ini penjaganya, Mr. Mathieu?

Kuperingatkan kau, jangan menghalangi aku.

- Jika itu ancaman... - Coba saja kalau berani!

Apa yang kau lakukan di sini?

Aku tersesat.

Kenapa kau tak berjalan dengan yang lain?

Kau akan dihukum jika sepatumu hilang.

Kita tak akan lama di sini.

Tapi keringkan dirimu dulu.

Jam berapa kau pulang sekolah? Ini akan menghangatkanmu.

Jam enam. Aku pulang lebih dulu.

Sendirian?

Ada yang melihatmu?

Kurasa tidak ada.

Kau berjalan lewat hutan?

Dengarkan baik-baik!

Kau tak lewat hutan... Kau berjalan di Jalan Lignieres.

Kau membeli kelereng di sana.

Kelereng?

Atau permen, terserah kamu.

Membeli... dengan apa?

Ini uangnya. Bilang saja kau menemukannya.

Kau berhenti di perempatan...

dan melihatku keluar dari bar.

Aku bilang padamu, aku pergi untuk memeriksa perangkap.

Apa aku harus menyebutkan perangkapnya?

Bahkan kepada polisi?

Aku akan mencari sepatumu.

Kita tak pernah datang ke sini. Mengerti?

Pegang ini!

Tak akan ada yang tahu.

Tak ada abu di sini.

Arahkan senternya kemari.

Dengarkan... angin topan.

Ayo. Aku punya rencana.

Kita akan mengaturnya tanpa dia.

Kayu dan lilin.

Kita akan menyalakan api yang besar.

Saat pagi akan ada tumpukan abu.

Aku akan berkata, aku menghabiskan sepanjang malam di sini.

Kau mengerti?

Sebagian besar kau sudah tahu.

Akan kuceritakan sisanya.

Tatap mataku.

Aku mungkin mabuk, tapi aku tahu apa yang terjadi.

Kurasa aku telah membunuh seseorang.

Mr. Mathieu.

Bagaimana kau tahu?

Dia membawa selimutnya. Aku tahu dia akan berjaga semalaman.

Dia ingin menangkapmu, katanya.

Akulah yang mendapatkannya.

Kami jatuh ke air saat berkelahi. Tempat minumku terjatuh.

Aku menawarinya minuman dan kami berteman lagi.

Kemudian aku tak tahu apa yang terjadi. Kami berdua mabuk.

Jangan cemas, kadang ini terjadi.

Hilang ingatan.

Aku ingat masih memegang perangkapnya.

Dia terjatuh ke depan dan kakinya menendang-nendang.

Sesaat kemudian dia berhenti bergerak.

Airnya berubah menjadi merah.

Saat aku mencari sepatumu, aku mendengar suara tembakan.

Aku berpikir:

"Dia tidak mati dan sedang meminta bantuan."

Aku mengenali suara senapannya.

Jika dia tak mati...

kenapa aku harus bilang bahwa aku melihatmu?

Kita harus mengarang cerita lain. Dia akan bicara.

Biarkan saja. Akan kubantah semua perkataannya.

Koran menyukai hal itu.

Aku ingin membantumu, Mr. Arsene.

Cobalah untuk mengingatnya! Ingatlah!

Dia ada di sana...

kepalanya masuk ke air... kakinya menendang-nendang.

Aku akan berkata aku ada di sana...

dan aku melihatmu...

dan dia menyerangmu.

Aku akan bilang bahwa dia mabuk.

Kau bisa mempercayai aku.

Aku membencinya, aku akan kukuh dengan ceritaku.

Aku tak bisa mengingatnya.

Kurasa aku mau pingsan.

Kau bernyanyi.

Ayo, kuantar pulang.

Sebenarnya mau kemana kita?

Ke rumahmu.

Dan Mathieu?

Apa kau membunuhnya?

Membunuhnya? Dengan senapanku?

Dengan perangkapmu, Mr. Arsene.

Kau memegang perangkapnya.

Perangkapku?

Biarkan aku pergi!

Mau pergi kemana... saat malam seperti ini?

Pulang, Mr. Arsene... Aku berjanji.

Jangan cemas, aku akan mengingatnya.

Sebentar.

Apa kaitannya denganmu?

Jika kau membocorkannya, akan kucekik kamu.

Lebih baik aku mati daripada menyakitimu.

Kenapa kau tak mau menyakiti aku?

Dari mana saja kamu?

Ayah dan kakakmu sedang keluar.

Hangatkan susu bayinya.

Ganti dengan popok kering.

Dia akan menangis terus semalaman jika popoknya basah.

Ada masalah apa?

Aku membutuhkanmu untuk mematikan lampunya.

Jam berapa ini? Aku tak bisa mendengar jam gereja.

Anginnya berubah arah karena ada topan.

Topan apa? Gadisku yang malang.

Bukankah itu angin topan?

Aku ingin bilang padamu...

Berikan padaku.

Tenangkan dia.

Aku tak bisa bernafas.

Ambil botol gin yang disembunyikan di balik pintu gudang.

Setidaknya aku akan mati tanpa kesakitan.

Kacau sekali!

Jadilah gadis baik... Hati-hati dengan pemabuk.

Ibu, ada yang ingin kukatakan...

Mau kemana?

Mencari susu untuk bayi.

Dia wanita yang tabah.

Berhenti menatapku seperti itu, dasar anak laknat!

Brengsek!

Mau secangkir kopi?

Ibumu yang malang sudah meninggal.

Dengan mendadak.

Jangan takut. Suatu saat kita semua akan mati.

Setidaknya, dia tak menyadarinya...

Kau ini kenapa?

Dasar jalang!

Dasar jelek!

Apa yang mendorongmu datang kemari?

Aku ingin bicara denganmu.

Duduklah.

Arsene dan aku bertengkar semalam.

Dia mabuk. Tapi ini urusan kami.

Ini urusan kami.

Tapi polisi menangkapnya pagi ini.

Dia meledakkan sungai.

Arsene bilang dia bertemu denganmu semalam. Apa itu benar?

Benar!

Sebenarnya dia datang ke rumahmu, kan?

Untuk mengarang alibi.

Aku melihat Mr. Arsene di pondoknya semalam.

Apa yang kau lakukan di sana?

Aku berlindung karena ada topan...

Hujan.

Jadi kau takut pada hujan rintik-rintik?

Mr. Arsene membawaku ke sana.

Dimana kau bertemu dengannya? Jangan berbohong.

- Dalam perjalanan pulang dari sekolah. - Kau sekolah saat malam?

Saat itu belum malam. Aku ada di hutan...

dan dia bilang padaku...

Apa dia dalam keadaan sadar?

Jalannya lurus.

Bodoh! Dia bisa berjalan lurus justru karena dia mabuk.

Dia bilang kalian berkelahi dan kau juga mabuk.

Baik. Jadi kau berteduh di pondoknya.

Hujannya berhenti jam 12.

Kemudian kukira kau pulang!

Aku pulang saat fajar. Aku bermalam di sana.

Kau ada di tempatnya Arsene? Semalaman?

Jangan ganggu dia!

Aku tahu.

Ciumlah sendiri. Nafasnya bau gin.

Arsene membuatnya mabuk, tentunya.

Aku tahu kau tidak tidur di rumah.

Lihat saja rambutmu!

Kau mabuk. Aku bisa melihatnya di matamu.

Kau berkata jujur, tapi tidak menceritakan semuanya.

Tinggalkan kami, Mathieu.

Jangan pergi, Mr. Mathieu!

Biarkan dia pergi, dia akan merasa sedih.

Dasar kau ini.

Kau tak membiarkannya pergi dengan seekor kelinci curian...

tapi kau tak peduli jika dia membuat mabuk gadis kecil ini.

Itu bukan urusanku. Serahkan masalahnya pada polisi.

Ayahnya bisa menuntut.

Kau sebut orang seperti itu ayahnya?

Ibumu sudah meninggal.

Kembalilah besok. Aku akan memberimu 10 francs.

Aku tak akan memaksamu untuk menjawabnya.

Mr. Arsene adalah kekasihku. Tanya saja dia.

Apa kau baik-baik saja?

Aku harus pulang.

Aku yakin kau tak punya...

kain kafan untuk memakamkan dia.

Dulu orang meninggal akan dibalsem dengan wewangian.

Sekarang bahkan tak dimandikan.

Menurut pendeta, orang meninggal itu menuju surga.

Meskipun begitu, dulu mereka memuja orang meninggal.

Orang meninggal adalah dewa. Itulah agama yang sesungguhnya.

Beberapa pakaian untukmu.

Aku sudah lama mengenalmu. Ingat, aku pernah memberimu apel hijau.

Pakaian ini seharusnya pas.

Aku akan menunggui ibumu. Aku akan membawa ini.

Aku suka orang mati. Aku memahami mereka.

Mereka membuatku takut saat aku masih muda.

Sekarang aku berjalan bersama mereka. Mereka menjawab, dengan pelan.

Apa kau pernah memikirkan kematian?

Apa kau tidur?

Hatimu tertidur.

Jangan bangunkan. Masih ada waktu.

Dasar penyihir tua menjijikkan.

Ini demi kebaikanmu. Tapi kelakuanmu buruk.

Kau tak memahaminya. Ada iblis di sorot matamu.

A Irawan kala-ireng.blogspot.com IDFL.us

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.