Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Namaku Ed Warren,
bersama istriku, Lorraine, dan Victoria Grainger.
Ini tanggal 20 April 1964.
Victoria... kapan pertama kali kamu sadar
ada kejadian gaib ini?
Maaf, aku tidak tahu harus bagaimana.
Kenapa tidak kamu ceritakan dari awal saja?
KUNO DAN OTENTIK
Ayahku merasa ada sesuatu mengikutinya.
Sesuatu yang tak bisa ia lihat.
Ia mengunci pintu tiap malam, dan besok paginya...
...pintunya terbuka.
Lalu ia mulai mendengar...
...suara.
Aku tidak percaya padanya.
Kupikir ia mulai tua, kamu tahu?
Tapi suatu hari aku masuk, dan...
aku menemukannya.
Ayah!
Tempat ini begitu sepi setelah ia pergi.
Tapi lalu sesuatu berubah.
Aku bisa merasakannya.
Perasaan yang sangat kuat, seperti...
...seperti aku sedang diawasi.
Ada sesuatu di sana.
Dan saat aku sendirian di sini...
dan suasana sangat sepi...
...itu memanggilku.
GUDANG
1964
Sayang...
Aku tidak tahu. Aku merasa tidak enak tentang ini.
Ed, aku bisa melakukannya.
Lorraine...
Namaku Lorraine Warren.
Aku di sini untuk membantu.
Aku bisa... merasakan jiwamu.
Ketakutanmu.
Ada sesuatu lagi.
Apa kamu?
Ed!
-Lorraine! Lorraine? -Ed!
Lorraine, apa yang terjadi?
Bayinya!
Rumah sakit sepuluh menit lagi!
Apa tadi itu?
Aku tidak tahu!
-Ada sesuatu... -di dalam kamar.
Di cermin.
Aku tidak tahu.
-Kapan bayinya lahir? -Mei. Dia lebih cepat!
Baik, beri tahu ruang bersalin.
Kami datang dengan kemungkinan abrupsi!
-Dia abrupsi. -Semua akan baik-baik saja.
Ed! Ada yang salah, aku bisa merasakannya!
Tidak apa-apa. Semua akan baik.
Tuan? Tuan, kamu harus tetap di sini.
-Tidak, Lorraine! Lorraine! -Tuan! Tuan!
Lorraine! Lorraine!
Kita harus keluarkan bayinya.
Kamu harus mendorong.
Dia kehilangan darah.
-Darah sudah disiapkan? -Ya.
Di mana Ed?
Bagaimana bayinya?
-Bagaimana vitalnya? -Di mana Ed?
Nadi, 130. Tekanan, 80 per 40.
Sial!
Ambilkan senter.
Ada sesuatu di sini!
Listrik padam! Lorraine!
-Tidak, tidak! Lorraine? -Ed!
Tolong-- Tidak, tolong, aku harus bicara dengan istriku.
Jangan menghalangi.
Ed... Jangan biarkan itu melukai bayi.
Jangan biarkan apa melukai bayi?
Tolong.
Baik, kepalanya sudah di sini.
Kamu harus mendorong, Ny. Warren.
Berhenti mendorong! Kepalanya keluar.
Tali pusar melilit leher.
Aku butuh dua klem dan gunting.
Apa? Apa katanya?
Ada apa?
Satu dorongan lagi.
Kita harus keluarkan bayi ini.
Baik. Tidak apa-apa.
Dia keluar. Dia keluar.
Aku butuh cahaya itu. Dia masih berdarah.
Ada yang salah.
Ada apa dengannya?
-Ada yang salah! -Butuh bantuan?
Tolong.
Dokter, ada apa?
Dokter, apa yang terjadi? Ada apa?
Berikan bayiku.
Berikan bayiku!
Aku sangat menyesal.
Oh.
Oh.
Tuhan.
Oh, kumohon, Bapa di Surga.
Tolong, kembalikan dia.
Oh, Tuhan.
Tolong, kembalikan dia.
Oh, Tuhan.
Bapa di Surga, tolong...
Tolong, kembalikan dia.
Tolong, kembalikan dia.
Tolong, kembalikan dia.
Oh, Tuhan, kumohon.
Tolong. Tolong...
Oh, Tuhanku! Oh!
Oh... oh!
Oh.
Siapa namanya?
Namanya Judy.
Judy Warren.
W A R R E N
Ayo. Ke sini.
Ayo, sayang.
Bagus.
Bagus!
Judy!
Apa? Sayang.
Sayang.
Aku terus melihat hal-hal mengerikan! Dan itu tidak hilang!
Oh, sayang!
Baik, baik.
Singkirkan saja, seperti yang sudah kuajarkan, ya?
Seperti yang sudah kuajarkan.
♪ Lucy Locket kehilangan sakunya ♪
-♪ Kitty Fisher menemukannya ♪ -♪ Kitty Fisher menemukannya ♪
♪ Tak ada uang sepeser pun di dalamnya ♪
♪ Tak ada uang sepeser pun di dalamnya ♪
-♪ Hanya pita melilitnya ♪ -♪ Hanya pita melilitnya ♪
-♪ Kamu tidak ada di sana ♪ -♪ Kamu tidak ada di sana ♪
Hal-hal itu, bagaimana kalau aku tidak bisa membuatnya hilang?
Kamu bisa.
Mm-hmm.
Kamu bisa. Itu pilihanmu.
Itu pilihanmu, sayang.
Ke sini.
Aku mencintaimu.
Aku juga mencintaimu.
Sayangku...
1 9 8 6
WEST PITTSTON, PENNSYLVANIA
Ayo, Nak.
Anak baik.
Ibu menyuruhku ambil hiasan dari loteng.
Cepatlah. Ayo, semuanya!
Misa tidak menunggu hanya untuk kita!
Ayo, Ayah. Matikan TV.
Terima kasih, Sayang.
-Sial! -Bahasa, Heather!
Carin, turun dari situ.
-Jangan lupa kameranya. -Sudah terisi?
Terima kasih.
Bu!
-Heather, apa? -Bencana!
Dawn menguasai kamar mandi sepanjang pagi.
-Tidak! -Oh, iya!
Air panasnya habis.
Dan saat aku coba mengeringkan rambut, stopkontaknya meledak!
Bu, beri aku sebentar.
Sayang, masih ada waktu untuk merapikan rambutmu, kan?
Dan kamu tampak cantik sekali dengan gaun ini!
Ya, jangan bohongi dia, Nenek.
Aku akan bunuh kamu!
Kamu tidak boleh membunuhnya saat penguatanmu.
Milo Evans Roberts.
Milo Evans Roberts,
dimeteraikan dengan karunia Roh Kudus.
-Amin. -Aku tidak tahu.
-Sayang, kamu masuk kamera. -Ini dia datang.
Minggir. Maaf, terima kasih.
Oh, bukankah dia cantik?
...Roh Kudus. Damai besertamu.
Heather Elizabeth Smurl.
Heather Elizabeth Smurl,
dimeteraikan dengan karunia Roh Kudus.
Amin.
Damai besertamu.
Itu dia.
Dia sudah diteguhkan.
Kamu berhasil, Sayang.
-Hey, anak-anak! Siapa mau makan? -Kami!
-Ayo! Masuklah! -Aku sangat lapar!
Cepat, cepat! Ayo, ayo, ayo! Sudah dingin!
...untuk menelepon. Ya, upacaranya indah sekali.
-John, berhenti! -Oh, Sayang!
Kamu tahu betapa aku suka cocolanmu!
-Ah! Aku suka! -Ugh...
-Tunggu... -Di mana taruh salad?
Mm-hmm.
Nenek? Di mana taruh salad?
Kalian berdua pikir lucu sekali!
Hei, apa ribut ini?
-Maaf, itu anak-anak. -Hey, jangan lari
di dalam rumah, anak-anak.
Baik. Berkumpul, berkumpul. Apa yang kita punya di sini?
Ini lebih tinggi dariku!
Astaga!
Aku tidak dapat apa-apa untuk penguatanku.
-Dawn... -Kukira kami memberimu
bros cantik itu?
-Ya. -Oh, ya...
Ya, ada itu.
-Ayo, buka. -Baik.
Ini cermin.
Ada retaknya.
-Oh, Heather... -Oh, Sayang,
Kakek bisa memperbaiki kacanya.
Kami menemukannya di pasar loak, di Bucks County.
-Simon, diam! -Serius?
Hei...
Aku menyukainya.
Terima kasih, Kakek.
-Oh, Sayang, sama-sama. -Terima kasih, Nek.
Oh, Sayangku!
-Bu, semoga tidak terlalu mahal. -Oh, jangan khawatir.
Pria itu tidak bisa memasukkannya kembali ke truk,
jadi dia memberi kami harga murah.
Kupikir itu memang menunggu kami.
Kami tahu kamar mandi sering penuh.
Kamu bisa taruh di kamarmu,
dan tidak perlu berbagi dengan siapa pun.
-Itu ide bagus. -Itu tidak akan
-masuk kamar kita. -Yah, aku...
-Serius? -...pikir itu indah...
...dan sangat perhatian.
Tidak ada antrean lagi.
Bukankah yang di atas itu
mirip sekali denganmu saat bayi?
Oh, ya, benar.
Aku bisa lihat itu.
Aduh!
-Heather! -Kakiku terpeleset.
Tidak. Aku melihatnya.
-Serius, deh. -Kaki Dawn yang menghalangi.
Jangan sekarang. Baik...
Kemiripannya gila sekali.
Kamu punya poni
-dan semuanya. -Siapa mau kue?
Aku! Aku! Aku!
Baik!
-Ayo. Ini dia! -Ini dia!
Kelihatan enak sekali.
Kue penguatan!
Selamat, Sayangku.
Terima kasih.
Aku jelas tidak dapat kue.
Jangan lupa berdoa.
Simon, diam!
Simon juga mau kue.
Ayo!
Siap?
Hei, apa? Dia meniup lilinku.
-Siapa? -Dawn!
-Bukan aku! -Kamu!
-Bukan aku! -Nyalakan lampu.
Tidak apa-apa.
Sebenarnya bukan aku yang meniupnya.
Tidak apa-apa, ayo, tenang sebentar.
Dia yang melakukannya.
Ya Tuhan!
Heather! Ya Tuhan!
Heather! Kamu baik-baik saja?
Tidak apa-apa. Ada apa?
Ya Tuhan. Ayah? Itu banyak darah.
Kena kamu?
Ya Tuhan, kamu terluka?
Hei, tidak apa-apa, tidak apa-apa.
Genggam tanganku. Tidak apa-apa. Tidak apa-apa.
Aku ambil kotak P3K!
SETELAH PULUHAN TAHUN MENYELIDIKI KEGAIBAN PARANORMAL TERKENAL ED & LORRAINE WARREN TELAH MENYAKSIKAN BERBAGAI KASUS
NAMUN 1986, DIPINGGIR KOTA PENNSYLVANIA MEREKA DIHADAPKAN PADA KEJAHATAN YANG TAK PERNAH DITEMUI SEBELUMNYA
KASUS YANG MENGGUNCANG KELUARGA MEREKA DAN MENGAHKIRI PERJALANAN KARIER MEREKA BERDASARKAN KISAH NYATA
THE CONJURING UPACARA TERAKHIR
Para penghuni muda apartemen itu
mengira mereka berbicara dengan roh
seorang gadis kecil bernama Annabelle Mullins.
Tapi sebenarnya,
mereka berhubungan dengan roh bukan manusia.
Iblis.
Ia memanfaatkan simpati mereka.
Ia memanfaatkan belas kasih mereka.
Lalu ia meminta izin untuk masuk ke boneka itu sebagai wadah,
saluran ke dunia kita.
Kami telah menemukan ratusan benda seperti Annabelle.
Benda terkutuk, totem...
...dan selama bertahun-tahun, kami mendapati
cara terbaik adalah mengumpulkannya.
Seperti mengambil senjata dari jalanan.
Tunggu, maaf.
Kamu tahu?
Bisa tolong nyalakan lampu?
Baik.
Oke. Ada pertanyaan?
Ya?
Jadi, kalian seperti Ghostbusters?
Tidak. Kami tidak... menangkap hantu.
Tapi kami menonton filmnya.
Tunggu! Jadi, kalian tidak pernah dilumuri lendir?
Tolong...
Ada pertanyaan serius?
Ya?
Kenapa kalian berhenti?
Kami belum berhenti.
Kami bepergian, kami memberi kuliah.
Kami mungkin juga menulis buku.
Tapi kalian tidak ambil kasus lagi.
Yah, kami memutuskan untuk, ehm,
fokus pada bagian lain dari hidup kami.
Mm.
Ayo kita pergi.
"Siapa yang akan kamu panggil?"
Baiklah... terima kasih.
Seluruh karya hidup kami...
Seperti semacam sketsa Saturday Night Live.
Apa-- Itu tidak lucu!
Ayah, itu tidak seburuk itu!
Sayang, kupikir kamu tidak melihat hutan karena pepohonan.
Atau hantu karena kuburan.
Oh, bagus.
Tapi orang-orang bahkan tidak mendengarkan.
Mereka bahkan tidak tertarik lagi.
Seperti mereka hanya menunggu lelucon terakhir.
Mereka hanya bersenang-senang.
Kurasa begitu.
Saat mereka bertanya kenapa kalian berhenti,
kenapa tidak kamu bilang saja, karena jantungmu?
Karena itu jawaban seorang lelaki tua.
Selain itu, ini lebih seperti jeda daripada pensiun.
Ini... hanya sampai dokter mengizinkan lagi.
Benar, Sayang?
Sementara itu, ulang tahunmu sebentar lagi.
-Mm-hmm. -Dan aku berpikir
membawa Tony ke pesta.
Siapa Tony?
Ayah! Kami sudah pacaran enam bulan.
Oh, Tony itu.
Kamu tidak lucu.
Tentu, Sayang. Kami menyukainya.
-Sungguh? -Ed.
-Tentu. -Kalian siap?
-Ya. -Ya.
Aku pesan linguine dengan kerang.
-Ya, pilihan bagus. -Oke.
Siapa berikutnya?
Ya, aku bisa.
Ehm...
Wah, banyak sekali yang enak di sini. Ehm...
Aku sedang diet sehat jantung...
♪ ...menemukannya Tak ada uang sepeser pun di dalamnya ♪
♪ Hanya pita melilitnya ♪
♪ Tak ada uang sepeser pun di dalamnya Hanya pita melilitnya ♪
♪ Lucy Locket kehilangan sakunya Kitty Fisher menemukannya ♪
♪ Tak ada uang sepeser pun di dalamnya Hanya pita melilitnya ♪
♪ Lucy Locket kehilangan sakunya Kitty Fisher menemukannya ♪
♪ Lucy Locket kehilangan sakunya Kitty Fisher menemukannya ♪
♪ Tak ada uang sepeser pun di dalamnya Hanya pita melilitnya ♪
♪ Kamu tidak ada di sana ♪
♪ Lucy Locket kehilangan sakunya-- ♪
Irisan steak panggang...
...di atas sayuran campur. Itu saja.
Boleh diganti ayam?
Tentu.
Sausnya dipisah?
Lorraine?
Nyonya? Kamu baik-baik saja?
Ya.
Ya, aku...aku...
Aku baik-baik saja. Kupikir-- kupikir aku melihat sesuatu.
Aku baik-baik saja.
Sudah pilih?
-Maaf. Apa? -Lasagna.
Dia suka lasagna.
Benar, Sayang?
Ya, pilihan bagus. Terima kasih.
Terima kasih.
Baik. Segera datang.
Kalian baik-baik saja?
Ya.
Andai aku bisa makan lasagna.
Mama, Mama!
Mama, Mama!
Apa yang kamu lakukan di sini?
Ma--
Janet
Tidak.
Tidak, itu yang Margie katakan.
Tunggu! Kita akan terlambat
ke pesta ulang tahun Tuan Pinky Pop.
Aku tahu mereka punya masalah,
aku hanya tidak tahu seburuk itu.
Cepat, Shannon!
Dia akan
-sangat marah kalau kamu terlambat. -Sayang sekali.
Ayo!
Tidak.
Nak, hentikan!
Tidak.
Aku tidak yakin itu benar.
Alice tidak akan mau itu.
Aku mengenalnya sejak SMA.
Tidak.
Dia tidak bilang begitu, tidak.
Anak-anak!
Nak, keluar dari situ, sekarang juga!
Janet, kamu di sana?
Aku kehilanganmu?
Janet?
Halo?
Ini dia.
Kamu mau sup?
Baik, Susie, aku akan buatkan sup untukmu,
dan aku segera kembali padamu.
Oke!
Kamu bisa.
Di sini tertulis selamat datang. Oh.
Ini jagung.
Bisa buat sup wortel yang kita suka?
Tentu!
-Dan kapan kamu mau ini? -Oke, sempurna!
Baik, supmu sudah jadi, Susie.
Di mana Susie?
Mama, Mama!
Mama, Mama!
Mama, Mama!
Bagaimana kamu bisa masuk sini, Susie?
Mama! Mama!
Mama!
Hei, hei, hei...
-Kemari, kemari! -Dia mencuri bonekaku.
-Hari ini menyenangkan? -Dia mencuri Susie!
Kamu anak baik?
Anak baik.
Hai, Ayah.
-Apa yang kamu tonton? -Halo, Nak.
-Tidak bagus. -Mama! Bu, dia mencuri bonekaku!
-Halo, semua! -Dia mencuri Susie!
Hai, Sayang.
-Baik. -Bisa ambilkan
alat makan di sana?
Ayah, tidak ada yang percaya aku!
-Apa? -Maaf, Bu.
Dia bicara ngawur!
-Percaya apa? -Bukan!
Aku percaya kamu. Katakan saja apa maksudnya.
-Aku main di kamar Dawn... -Terima kasih lampunya.
-...dengan Susie, lalu-- -Shannon! Dia pikir dia melihat...
-Tidak ada yang percaya aku, Kakek! -...seorang wanita tua di kamar Dawn.
-Ya, aku percaya kamu! -Baik.
-Itu saja. Duduklah. -Seorang wanita tua mengambil Susie.
-Aku di toko. -Simon percaya kamu.
Simon percaya...
-Nenek, jangan menakuti Carin. -Ayo, duduk.
Baiklah, semua. Aku lapar. Mari makan.
-Kenapa tidak ada yang percaya aku? -Aku percaya kamu.
Kamu bisa ceritakan semuanya setelah makan malam.
Duduklah, Sayang.
-Baik. -Dempet sedikit, Carin.
-Ayo, duduk. -Mungkin itu Nenek.
Baik!
Oke.
Atas apa yang akan kami terima,
semoga Tuhan membuat kami sungguh bersyukur.
-Amin. -Amin.
-Amin. -Amin.
Baik, mari makan.
-Ini kelihatan enak! -Aku mau bakso!
Bakso favoritku.
-Aneh sekali. -Aku tahu kamu.
Tunggu, apa yang aneh?
Cermin itu.
Ugh, aku tahu.
Seperti bayi-bayi seram itu selalu menatapku.
Yah, bayi itu mesum. Bayi itu menjijikkan.
Serius.
Yang di tengah mirip sekali denganmu, Heather.
Itu lucu sekali, tapi bohong.
Kamu bayi yang jauh lebih jelek.
Astaga, terima kasih.
Kamu tahu, kamu harus lihat kartu
yang Ibu dan Ayah dapat di rumah sakit.
Janet, kami sangat menyesal putrimu lahir
mirip pria bernama Sloth dari Goonies.
Kamu brengsek!
Kamu tahu,
besok hari buang sampah.
Aduh.
Ayo buang ke tikungan.
Ya Tuhan, berat sekali!
Bagaimana kalau Nenek tanya?
Itu kembar. Mereka yang melakukannya.
Mereka yang memecahkannya. Kami hanya membuangnya.
Ide bagus.
Aku tahu. Aku jenius.
Pagi, semua. Carin!
Turun dari situ. Apa yang dia lakukan?
-Diam. Simon, diam. Simon, pergi! -Carin, turunlah.
Carin, ayo sekarang. Duduk.
-Buatkan aku sandwich? -Sayang,
Aku sedang buatkan sandwich untuk anak-anak.
-Lalu makan siangku? -Aku sudah siapkan.
"Menangkan liburan keluarga ke Florida."
-Ya Tuhan! -Keren sekali kalau bisa.
Lumayan keren.
-Kamu bau sekali, Simon. -Dia kentut terus sekarang.
Itu karena bacon.
-Aku tidak benar-benar... -Jangan!
Jangan tampar aku pakai keju. Kamu tahu apa yang terjadi,
terakhir kali kamu menamparku pakai keju?
-Apa? -Aku sampai berlutut. Mm-mm!
Aku dapat.
-Pegang ujung satunya? -Ya.
-Siap? -Akan muat.
Ya, aku tidak punya celengan.
Aku tidak punya dua dolar.
Aku tidak punya satu pun. Itu hanya lelucon.
Ya, mungkin kita punya dua dolar.
Empat dolar!
Ya, itu bagus.
Yah, sebentar lagi ulang tahunmu.
Kamu baik-baik saja?
-Dawn? -Sayang?
Kamu baik-baik saja?
-Sayang? -Ayo.
-Kamu baik-baik saja, Dawn? -Dawn?
Mm! Mm...
Dawn, kamu bisa bernapas?
-Kamu tersedak? -Kamu tersedak, Sayang?
Ya Tuhan! Oh, Dawn!
Sayang. Ya Tuhan.
Ya Tuhan, jangan!
-Kamu akan baik-baik saja. -Ya Tuhan.
-Oh, Dawn! -Oh, Dawny!
Ya Tuhan!
Dawn!
Tidak apa-apa.
Apa itu?
Itu kaca? Kamu menelan kaca?
Kita harus ke rumah sakit.
-Ya. -Cepat!
Bawa dia ke rumah sakit!
Ya Tuhan, Jack!
Akan baik-baik saja.
Ya, ya, akan.
-Akan baik-baik saja. -Sayang,
duduklah, Sayang.
Heather, Sayang.
Ayo.
Seburuk itu?
Lebih tinggi dari yang kuinginkan.
Pernah terpikir menambah ikan dalam dietmu?
Aku bukan orang yang suka ikan, Dok.
Bagaimana dengan putih telur?
Telur apa?
Ed...
Aku sudah lama mengenalmu. Jangan omong kosong.
Maaf?
Kamu tidak boleh kena serangan jantung lagi.
Ya.
📫 W A R R E N
Hannah... Keluar, keluar!
Keluar, keluar, keluar!
-Hai, senang bertemu. -Apa kabar?
Lorraine, senang bertemu.
Silakan ambil makanan pembuka.
Aku segera keluar.
Baik.
Baik...
-Untuk apa itu? -Hanya...
...untuk berterima kasih atas pesta indah ini.
Semua orang favoritku ada tepat...
...di sini.
Selamat ulang tahun, Ed.
Uh-- Dia datang.
Baik.
Tony, kamu terlihat gugup sekali!
Apa? Aku tidak gugup.
Aku hanya benar-benar ingin mereka menerima.
Menerima apa?
Aku tidak tahu. Kamu tahu, aku, kita.
Kamu tidak perlu khawatir.
Ibuku menyukaimu.
Bagaimana dengan ayahmu?
Ayahmu tidak suka aku?
-Berhenti! -Serius?
-Kamu bilang sekarang? -Aku tidak bilang begitu! Ayo.
Kenapa pakai dasi? Ini bukan pemakaman.
Jadi sekarang aku bahkan salah pakaian.
Ya Tuhan.
Baiklah. Kita di mana?
Dia sudah datang?
-Oh! Ah... -Selamat ulang tahun, Ayah!
-Terima kasih, Sayang. -Hai, Bu.
-Tommy? -Ayah, ini Tony!
-Itu yang aku bilang. -Selamat ulang tahun, Tn. Warren.
-Terima kasih. -Tony, kamu tampan sekali.
Oh, silakan masuk.
Hei, kenapa pakai dasi? Ini bukan pemakaman.
Apa?
Judy?
-Pastor Gordon. Hai! -Ya Tuhan!
Senang sekali bertemu.
-Sayang? -Kamu makin tinggi.
Dia selalu bilang begitu.
Ehm, ini pacarku, Tony.
Tony, ini Pastor Gordon.
Dulu beliau bekerja dengan ayah dan ibuku.
-Senang bertemu, Tony. -Sama-sama.
Jadi, apa pekerjaanmu?
Oh, eh... Sebenarnya aku sedang tidak bekerja.
Oh, baiklah.
Tony dulu polisi.
Sebut saja pensiun dini.
Kamu masih muda untuk pensiun, Nak.
Hah?
Ya, itu, eh...
Ceritanya panjang.
Baik. Hati-hati jangan sentuh apa pun.
Jadi, semua yang kamu lihat di sana entah berhantu, terkutuk,
atau pernah dipakai dalam semacam...
ritual.
Apa yang ada di sana?
Semua kerangka.
Apa? Serius?
Sayang, ambilkan birku.
Terima kasih.
Terima kasih?
Hei.
Harumnya enak.
-Maaf, eh, aku Tony.
Aku tahu siapa kamu.
Kamu pacar Judy.
Ya.
Brad Hamilton. Aku dulu bekerja dengan keluarga Warren.
Oh...
Apa, maksudnya, di penyelidikan mereka?
Kadang-kadang, ya.
Kadang sebagai konsultan, kadang... keamanan.
Hei, apa kamu pernah melihat eksorsisme?
Aku pernah melihat eksorsisme?
Aku pernah melihat eksorsisme?
Barisan depan, Sayang. Tepat di sana.
Itu bekas luka pertempuran.
Dia hampir menggigit seluruh pipiku.
Dia yang lakukan itu?
Ya. Dan mereka bilang Rhode Island membosankan.
Aku tidak tahu. Kenapa kamu tidak ambil roti, Tony?
♪ Lucy Locket kehilangan sakunya ♪
♪ Kitty Fisher menemukannya ♪
♪ Tak ada uang sepeser pun di dalamnya ♪
♪ Hanya pita melilitnya ♪
♪ Kamu... ♪
♪ Tidak... ♪
♪ ...Ada ♪
Maaf.
Kamu baik-baik saja?
Ya.
Apa kamu... melihat sesuatu?
Tidak ada.
Hei.
Maaf. Ini aneh. Aku... aku jadi aneh.
Aku...
Aku suka yang aneh.
Maksudku, aku mencintaimu. Aku cinta... kamu.
Hei, apa yang kamu bilang saat aku masuk?
Ehm...
Hanya trik yang diajarkan ibuku.
Trik apa?
Ehm...
Begitulah aku belajar menghadapi...
...indra-indraku.
Cara menutupinya.
Baik. Ehm, bagaimana caranya?
Tidak, serius. Ajari aku.
Malu.
Aku ingin tahu.
Kamu tidak boleh malu di depanku.
Tolong?
Baik, tapi kamu jangan tertawa.
Aku tidak akan tertawa.
Lucy Locket...
Lucy Locket...
...kehilangan sakunya
Kasihan Lucy.
Tidak... Tunggu.
Aku masuk. Matamu terpejam.
Itu pasti bagian darinya, kan?
Baiklah.
Lucy Locket...
Lucy Locket...
...kehilangan sakunya
...kehilangan sakunya
Kitty Fisher menemukannya
-Kitty Fisher... -Tak...
Hei.
Apa?
Curang.
Maaf.
Oh! Maaf sekali.
-Bu! -Ny. Warren!
Ehm...
Tony, Ed mencarimu.
Dia mengajak beberapa orang ke garasi.
Oh, jadi... termasuk aku?
Ya, kalau... kalau kamu mau.
Uh, ya. Tentu.
Aku sebaiknya...
Judy, tunggu.
Ada apa?
Tidak ada. Aku baik-baik saja.
Malam itu, di restoran?
Itu bukan apa-apa.
Kamu makin sering melihat sesuatu, kan?
Tidak.
Kamu ingat apa yang kita latih?
Aku bisa mengatasinya.
Tidak bisa. Judy, kamu tidak bisa. Kamu harus menutupnya.
Percayalah, setelah seumur hidup mengalami ini, aku janji padamu,
kamu tidak menginginkannya.
Aku mengerti.
Aku mencintaimu.
Aku juga mencintaimu, Bu.
Haruskah kita selamatkan Tony dari ayahmu?
Tolong.
Terima kasih atas semangatnya.
Pantulannya bagus!
Ayo, Drew, kamu bisa.
Hajar dia. Hajar.
Oh!
Tony! Giliranmu.
Baik.
-Semua siap? -Ya.
Semoga beruntung, Teman.
-Baiklah. -Lepas jaket!
-Jaketnya. Aku pegang. -Oke!
-Siap? -Ya.
Perlu pemanasan dulu?
-Tidak, aku siap, Pak. Aku siap. -Baik. Ayo. Siap?
Whoa!
-Sekali lagi. -Baik.
Oh!
Dua puluh satu, delapan belas!
Permainan bagus.
Sayang sekali, Tony. Kamu hampir menang.
-Selamat. -Oh, astaga.
-Itu bagus sekali. -Kerja bagus.
-Kita punya pemenang. -Kenapa aku pukul?
Maaf.
Kamu baik-baik saja?
Ya.
Masih tak terkalahkan.
Aku mau ambil minuman lagi.
Oh, aku ikut. Eh, Bu, Ayah, mau sesuatu?
-Tidak, terima kasih, Sayang. -Kamu baik-baik saja?
Ya, aku baik, aku baik.
Ada bir?
-Ada. -Whoo.
Jangan kira aku tidak sadar.
-Bersih sekali. -Aku berusaha.
-Ya. -Ini, eh...
Maaf mengganggu. Ehm...
Sebenarnya, aku... aku ingin mengatakan sesuatu?
Tentu. Apa yang kamu pikirkan?
Ya, jadi, ehm...
Bagus Judy tidak ada, karena
yang ingin kukatakan adalah, ehm...
Aku hanya akan...
Eh...
Jadi...
Aku membeli ini seminggu setelah bertemu dengannya.
Memang cepat, aku tahu,
dan aku tahu kami baru enam bulan berpacaran,
tapi...
Kamu tahu, kalau sudah yakin, ya yakin.
Dan aku... aku tidak bisa bayangkan hidupku tanpanya.
Jadi...
yang ingin kukatakan adalah, aku...
Aku ingin sekali mendapat restu kalian.
Itu indah, Tony.
Kamu tahu...
...keluarga kami tidak seperti keluarga lain.
Dan Judy, ehm...
...dia putri kecil kami.
Dan, ya, kamu benar, ini memang waktu yang singkat.
Tapi kami juga hampir tidak saling kenal saat bertunangan.
-Yah-- -Ed akan berangkat tugas.
Tapi kupikir... entahlah,
kupikir kami hanya tahu.
Mm-hmm.
Tentu, kamu punya restu kami.
Tn. Warren?
Ya, ehm...
Tony, ehm... Kamu anak baik...
Ed...
Dan... Yah, mereka baru enam bulan saling kenal.
Jangan konyol.
Tapi dia baru bilang kalian juga--
-Ya, tapi itu... -Ya...
...itu masa yang berbeda.
Baik, ehm...
Mungkin ini terlalu cepat?
-Ya, itu dia. -Tidak.
Jadi, aku akan kembali sebulan lagi dan--
Sebulan?
Ed...
Apa itu?
-Sh... -Oh.
Itu untukku?
Ya.
-Judy, aku bertanya-- -Ya!
Ya! Tentu saja, ya!
Ya!
Indah sekali.
Ini alasanmu gugup di mobil?
Benar.
-Ibu lihat? -Aku lihat! Aku lihat.
Cantik sekali.
-Oh, Sayang. -Terima kasih, Pak.
-Terima kasih. -Selamat.
Cantik sekali.
-Kamu bahagia? -Ya.
-Selamat, Tony. -Terima kasih.
Kamu tahu, Tony, dia terlihat anak baik.
Ya, ya...
Judy punya insting bagus.
Kamu hanya harus melepaskannya, biarkan dia jalani jalannya sendiri.
Ya.
Oh, ngomong-ngomong...
kami dapat beberapa telepon.
Beberapa keluarga menghubungi. Mereka butuh...
bantuan khusus kalian.
Jadi, maksudnya apa? Mereka di sekitar sini, atau--
Ed.
Ya.
Maaf, Pastor. Hari-hari itu sudah lewat.
Aku tahu. Kupikir hanya--
Aku hanya harus mencoba.
-Demi masa lalu. -Tentu.
-Selamat ulang tahun. -Terima kasih.
Kamu tampak bagus untuk orang tua.
Kita akan pura-pura tidak ada apa-apa?
Pastor Jensen sudah ajukan kasus kita ke keuskupan agung.
Lalu kenapa?
Ayah akan biarkan kami tinggal di rumah berhantu?
Jangan bicara begitu pada ayahmu!
Tidak apa, Bu, biar aku.
Tolong, hentikan bertengkar!
Oh, Sayang...
Tidak apa, Sayang.
Ayah, bisakah kita pindah ke motel?
Kita delapan orang, Sayang. Kita tidak mampu.
Seperti yang kukatakan, Pastor Jensen bilang--
Pastor Jensen bilang.
-Tuhan, aku sering dengar itu. -Gereja punya proses.
Mereka bekerja dengan orang yang datang dan mencatat...
hal-hal ini.
Hal-hal ini?
Untuk membuktikan semuanya nyata!
Untuk membuktikan semuanya nyata?
Itu nyata!
-Itu ingin membunuh kita! -Tidak, tidak.
Tidak, memang begitu!
Kamu-- Kamu tidak percaya kami, ya?
-Tidak, tidak. Dawn, -Percaya?
-bukan itu maksudku. -Tidak, kamu tidak percaya kami.
-Bukan itu maksudku! -Kamu tidak percaya kami,
hanya karena itu tidak terjadi padamu.
Itu terjadi pada kita semua!
Tidak sama seperti yang kualami, Ayah!
Aku tidak bisa hidup begini lagi. Kita semua tidak bisa!
Entah tidak percaya kami,
atau tidak bisa berbuat apa-apa. Mana yang benar?
-Ya Tuhan... -Dawn...
-Hey!
-Aku tidak akan tunggu. Jangan. -Biarkan saja. Tidak, Sayang...
Oh, tidak. Dawn. Ayo...
📼 Hari konfirmasi Heather
...membelikanmu bros cantik itu?
-Ya. -Oh... ya.
-Ayo, buka. -Baik.
-Ayo! -Aku penasaran isinya.
Oh, tegangnya!
Ya Tuhan!
Agak aneh.
Terima kasih, Kakek.
Sama-sama, Sayang.
Terima kasih, Nek.
...kue!
Kamu senang dengan kuemu, Heather?
Simon juga mau kue.
-Ayo! -Ya!
Siap?
Hei, dia meniup lilinku.
-Siapa? -Dawn!
-Oh. -Bukan aku!
Kamu!
Ayo!
Siap?
Hei, dia meniup--
Apa itu?
Simon juga mau kue.
-Ayo! -Ya!
Siap?
-Ayo! -Ya!
Siap?
-Ayo! -Ya!
Siap?
Hei, dia meniup lilinku.
Simon juga mau kue.
-Ayo! -Ya!
Siap?
Ayah.
Jack! Jack!
Jack. Jack. Jack.
Anak-anak!
Tuhan!
Ya Tuhan. Heather.
Sayang, apa yang terjadi? Apa yang terjadi?
Ada seseorang di sini! Ada seseorang!
Tidak ada siapa-siapa, Sayang. Tidak ada siapa-siapa!
-Dia ada di sini! -Heather! Kasihan, Sayang.
Kita tidak bisa hidup begini, Jack!
Kita harus lakukan sesuatu!
Oh, kasihan Heather!
Iblis telah datang ke Pennsylvania.
Keluarga setempat mengaku diganggu hantu
Di perbukitan tambang batu bara West Pittston,
keluarga ini dikepung oleh hal gaib.
Hantu pengacau dari Pittston
Ini orang tuaku dan, ehm...
Kami mengalami banyak gangguan
-dari dapur sana... -Jack dan Janet Smurl...
-...dari langit-langit. -...mengaku ada kehadiran jahat
yang masuk ke rumah mereka.
Orang penasaran, yang percaya,
dan yang tidak, memenuhi Chase Street,
Rabu, untuk melihat rumah berhantu itu.
Kita siaran langsung dalam tiga, dua...
Selamat datang di Larry King Live!
Selamat malam, di Senin malam ini.
Usirlah, hai setan jahat!
Tamu kita malam ini, Janet dan Jack Smurl.
Kalian menebak, dihantui oleh apa?
Kami tidak menebak apa pun, Larry.
Kami tidak berpikir dalam hal supranatural,
maksudku, siapa yang begitu.
Jack Smurl bilang bahwa iblis
menyerangnya tengah malam,
-melumpuhkan tubuhnya. -Itu membangunkan istriku,
lalu terdengar teriakan.
Apakah ini benar-benar gangguan, atau hanya rekayasa?
Delapan orang tinggal di rumah ini,
delapan orang mengalaminya.
Delapan orang tidak gila.
Kami memohon... bantuan.
-Seseorang, siapa pun, tolong kami. -Maureen.
Ya Tuhan!
-Itu Judy Warren kecil! -Hai, Brenda.
Kamu bawa ibumu juga.
-Selebriti lokal kita. -Terima kasih.
Oh, Brenda... Bagaimana keluargamu?
Oh, baik, baik, baik.
Mungkin nanti setelah selesai, kamu bisa ramalkan masa depanku?
Aku bercanda, aku tahu itu bukan bidangmu!
Kamu punya penyelidikanmu sendiri.
-Sudah tidak lagi. -Oke. Jadi, Ny. Warren,
Maureen akan ambilkan kopi atau apa.
Dan Sayang, aku antar kamu ke belakang.
Kita coba gaun cantik itu!
Andai aku bisa bertemu pria seperti Tony.
-Bagaimana dengan Dom? -Ugh.
Kami putus. __________Lagi.
Aku ikut sedih. Masih banyak ikan di laut.
Kamu manis sekali.
Kamu terlalu cantik untuk dia.
Berhenti!
-Aduh! -Oh, maaf sekali!
Sepertinya aku melukaimu sedikit.
Ya.
Maureen?
Kamu tidak angkat itu?
Anak itu bodoh. Aku segera kembali.
Aku mulai merasa sangat sesak.
Brenda?
Kamu baik-baik saja di bawah sana, Brenda?
Aduh.
Brenda?
♪ Lucy Locket kehilangan sakunya Kitty Fisher menemukannya ♪
♪ Tak ada uang sepeser pun di dalamnya Hanya pita melilitnya ♪
Bu!
♪ Lucy Locket kehilangan sakunya Kitty Fisher menemukannya ♪
♪ Tak ada uang sepeser pun di dalamnya Hanya pita melilitnya ♪
♪ Kamu tidak ada! ♪
Judy!
Ada apa? Hei.
Apa yang terjadi?
Tidak apa-apa.
Tn. Smurl. Tn. Smurl.
-Hati-hati. -Jack.
Bisa mundur sedikit?
Apa yang terjadi di rumahmu?
-Tolong beri ruang. -Mundur!
Tolong, hormati!
-Demi ibuku. -Tolong, mundur!
-Beri kami ruang, tolong! -Apakah dia baik-baik saja?
Demi Tuhan, jangan di wajahku!
Hati-hati.
-Pergi! -Ibu akan baik-baik saja.
Anak-anak, Nenek akan baik-baik saja, jangan khawatir.
Dawn, jaga ibumu.
Bisa minggir dari aku--
-Jack, kita ketemu di sana, ya? -Sampai di rumah sakit.
Aku ikut dengan Ibu.
-Kami akan hubungi, Sayang. -Ya.
Kenapa ini tidak berhenti?
Bu, lihat.
Ya.
-Itu Simon. -Oh, hai, Simon.
Aku dulu punya anjing seperti ini.
-Oh, begitu? -Ya.
A-Ambulans di luar itu...
...siapa?
Mertuaku.
Ada...
Sesuatu mendorongnya jatuh dari tangga.
Ini makin parah.
Dan kami tidak mampu pindah.
Aku senang sekali kalian datang.
Kami benar-benar pikir
gereja sudah melupakan kami.
Ny. Smurl, eh...
Gereja tidak tahu aku di sini.
Sebenarnya aku dari Connecticut.
Tapi aku pernah menangani kasus serupa,
dan aku mengikuti ceritamu
sangat dekat di berita.
Kupikir aku bisa membantu.
Dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus.
Dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus.
Dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus.
Dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus.
Dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus.
Dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus.
Apa yang terjadi di bawah?
Ada sesuatu di sini.
Kamu pergi?
Kami akan menolongmu.
Gereja akan mendengarkanku.
Aku janji, mereka akan mendengar.
Bisa saya bantu?
Uskup McKenna, tolong.
Tentu. Dan Anda?
Pastor Gordon.
Sebentar.
Aku ada janji dengan Pastor Gordon.
-Terkait apa? -Keluarga Smurl.
Mereka keluarga dari West Pittston.
Ini mendesak.
Dia datang soal keluarga dari West Pittston.
Katanya mendesak.
Baiklah.
Beliau sebentar lagi.
Pastor? Anda baik-baik saja?
Ya, aku...
Maaf.
Ha— Halo?
Pastor Gordon?
-Judy? -Kamu boleh pergi sekarang.
Aku dilindungi oleh Allah Yang Mahakuasa,
pencipta langit dan bumi, segala yang kelihatan dan tak kelihatan.
Imanku adalah perisaiku.
Cahaya Tuhan...
Tuhan lindungi aku!
Nah, itu dia!
Lihat, kamu harus selalu cek apakah ada percikan.
Ah.
Kupikir masalahnya karburator.
Harusnya cek busi dulu.
Kerja bagus.
Yah, kamu tahu, aku...
Aku tidak mampu bayar montir saat kuliah,
jadi aku harus belajar sendiri.
Hei, seberapa banyak Judy cerita tentang apa yang kami lakukan?
Cukup untuk tidak banyak bertanya.
Masuklah. Aku mau tunjukkan sesuatu.
Jangan sentuh apa pun.
Semua yang kamu lihat di sini entah berhantu, terkutuk,
atau pernah dipakai dalam ritual.
Tidak ada yang mainan.
Bahkan yang terlihat mainan.
Kalau semua benda ini jahat,
kenapa kalian menyimpannya?
Kenapa tidak dihancurkan saja?
Itu rumit. Kadang malah membuatnya lebih buruk.
Kadang... mereka tidak mengizinkanmu.
Kami merasa lebih aman menyimpan jin di dalam botol.
Lebih baik di sini daripada di luar sana.
Berapa banyak kasus yang kalian tangani?
Kasus? Oh.
Mungkin seribu?
Seribu?
Ya...
Ya, kami mulai muda, sekitar seumuranmu.
Hmm. Lucu. Ruangan ini,
setiap benda kecil di dalamnya...
...adalah kisah kami.
Itu karya hidup kami.
Dengar, waktu itu?
Aku mengerti.
Ya, aku hanya... gugup, dan kamu agak menakutkan.
Kami hampir kehilangan Judy.
Dia lahir mati.
Mungkin selama satu menit.
Itu menit terpanjang dalam hidup kami.
Dan sebagai orang tua, itu hal yang tak pernah terlupakan.
Jadi, meski aku tahu dia tunanganmu,
bagi kami,
dia akan selalu jadi bayi kecil yang berjuang untuk hidupnya.
Aku mengerti, Pak.
Benarkah?
Ada apa?
Apa?
Pastor Gordon, dia orang baik.
Seorang hamba Tuhan.
Dan dia menolong banyak orang.
Aku tidak mengenalnya sebagai orang putus asa.
Tidak, Pastor Gordon adalah cahaya.
Dan dia membawa cahaya itu untukku dan keluargaku,
saat kami paling membutuhkannya.
Aku hanya berharap...
...kami bisa melakukan hal yang sama untuknya.
Tn. Warren? Ny. Warren?
Ya?
Maaf, kita belum pernah bertemu. Namaku Pastor Ziegler.
Kalian berdua sebenarnya cukup terkenal
di kalangan tertentu dalam gereja.
Ya, kami tahu.
Tapi Gordon selalu berkata baik tentang kalian.
Dia percaya pada misi. Dan hal-hal yang kalian lakukan bersama.
Dia menganggap kalian sahabat.
Terima kasih, Pastor.
Permisi, Pastor.
Ya?
Mm.
Di mana?
Di mana dia meninggal?
Pennsylvania.
Hanya Tuhan yang tahu kenapa dia ada di sana.
Apa?
♪ Lucy Locket kehilangan sakunya ♪
♪ Kitty Fisher menemukannya ♪
Lorraine. Apa? Ada apa?
Itu Judy.
Ada yang tidak beres dengan Judy.
Di mana dia?
Aduh.
Nyonya, boleh saya tanya beberapa hal?
Hei, jangan mendekat ke sini, ya?
Apa pun yang terjadi di rumah itu,
kami akan menjemput Judy, dan membawanya pulang.
Baik. Permisi.
Maaf. Permisi.
Itu Ed dan Lorraine Warren.
Ny. Warren, apa yang Anda lakukan di sini?
Ny. Warren, apakah Anda dipanggil sebagai bantuan tambahan?
Apa yang ada di rumah itu?
Tn. Warren, apakah Anda akan melakukan eksorsisme hari ini?
Permisi.
Apakah keluarga Smurl menyembunyikan sesuatu?
-Kalian kenal keluarga Smurl? -Ed dan Lorraine!
Apakah kalian keluar dari pensiun?
Pak?
-Pak, bisa sebutkan nama Anda? -Hei, mundur.
Apa hubungan Anda dengan keluarga Warren, Pak?
Ed dan Lorraine...
Kamu baik-baik saja?
Tn. Smurl?
Ed Warren.
Eh, ya. Ini istriku.
Lorraine. Ya, ya! Silakan masuk. Silakan.
Oh, terima kasih banyak sudah datang.
Kami dengar kalian ahlinya.
Orang bilang kalian sudah pensiun.
Yah.
Maaf sekali. Kami mencari putri kami.
Bu?
Bu?
Judy!
Itu Janet dan Jack Smurl.
Syukurlah kamu selamat.
Apa yang kamu lakukan di sini? Ini bukan dirimu.
Pastor Gordon ada di sini.
Dia datang tepat sebelum meninggal.
Aku hubungkan semuanya, dan kutemukan mereka.
-Ini sudah berlangsung berbulan-bulan. -Kita harus pergi.
Apa? Tidak. Bu. Bu.
Maaf sekali. Ed, kita harus pergi.
-Kalian pergi? -Ya, kami pergi.
Tunggu, apa?
Maaf jika kami lancang.
-Kami tidak bisa pergi! -Kami tidak bisa tinggal.
-Kita bicarakan di luar. -Bu!
Perjalanan ini panjang.
Sekali lagi, maafkan kami. Ayo, Judy.
-Katakan sesuatu. -Berhenti!
Kita tidak lari dari pertarungan, kan?
Maksudku, itu yang selalu kalian katakan satu sama lain,
saat ada keluarga yang butuh kalian.
Waktu kecil, aku tidak mengerti kenapa kalian harus pergi.
Kenapa kalian memberi begitu banyak
untuk orang yang bahkan tidak kalian kenal.
Dan bahkan sekarang, aku tidak tahu.
Aku tidak tahu kenapa aku di sini, sungguh tidak tahu.
Tapi kita semua ada di sini sekarang.
Dan mereka butuh kita.
Mereka butuh kalian.
Ada komentar untuk kami?
Tn. Warren, apakah Anda pikir ini benar-benar gangguan?
Seharusnya kami tidak pernah bicara ke pers.
Sekarang tetangga kami tidak tahan dengan kami.
Mereka pikir kami menginginkan ini.
Aku tidak tahu ini akan jadi seperti sirkus.
Kami ingin seseorang seperti kalian, para ahli.
Orang yang pernah menghadapi ini sebelumnya.
-Mari...
kembali ke awal. Kapan ini mulai?
-Eh, saat konfirmasi Heather. -Ya.
Apa maksudmu, kamu melihat dia mati?
Maksudku, kamu ada di sini?
Tidak, di rumah. Dalam sebuah penglihatan.
Tapi... rasanya berbeda.
Kamu bilang ke ibumu?
Tidak
Tidak. Aku tidak bisa bicara padanya lagi. Dia selalu begitu...
-Khawatir. -Ya.
Ada hal lain.
Aku tidak tahu bagaimana mengatakannya, tapi rasanya...
...ada sesuatu yang ingin aku ada di sini.
Jadi orang tuamu tinggal di sini?
Yang mana? Orang tua siapa?
Ya, mereka selalu bersama kami,
sejak kami pindah, dan ehm...
🚧 Polisi Pattston Barat 🚧
Dia mulai membuat panekuk.
Jadi, ini kasus normal?
Tidak ada yang normal.
Tidak, maksudku, apakah kalian selalu masak panekuk?
Apakah itu bagian dari proses?
Kadang wafel.
Tidak, setiap kasus berbeda.
Setiap keluarga berbeda.
Satu hal yang selalu sama adalah rasa takut.
Kamu bisa lihat di mata mereka.
Dan iblis akan memangsa itu.
Ia akan mencoba mengisolasi mereka, menggunakan ketakutan mereka.
Jadi bagian dari tugas ini hanyalah...
meyakinkan mereka bahwa mereka tidak sendirian.
Benar.
Judy bilang kamu dulu polisi.
Apa yang terjadi? Kenapa berhenti?
Bukan apa-apa.
Baik, jadi...
Aku bertugas di Bloomfield.
Kamu tahu, kota kecil. Tidak pernah ada apa-apa.
Aku dan rekanku dapat panggilan KDRT.
Kami sampai di rumah, dan terdengar pertengkaran di dalam.
Jadi, aku ketuk pintu.
Dan langsung,
pintu terbuka keras,
dan pria ini menodongkan senapan dua belas
tepat ke wajahku.
Dan kudengar... klik.
Aku...
Aku tersadar, dan kami melumpuhkan pria itu.
Menangkapnya.
Belakangan, rekanku mendatangiku,
dan dia bilang, “Kamu orang mati.�
Dia tunjukkan senapannya.
Itu terisi.
Pelatuknya sudah memukul peluru.
Gagal tembak.
Kupikir, ada dunia di mana aku mati.
Di mana aku tidak pernah tua.
Aku tidak pernah punya anak.
Aku tidak pernah menikahi putrimu.
Jadi besoknya, aku berhenti,
dan aku pergi membeli cincin itu untuk Judy.
Ini tempat sampahku, Bert.
Tentu, itu tempat sampahmu!
-Oh, ya. -Kamu taruh di kepalaku!
-Terima kasih, Bert. -“Terima kasih?�
Itu tempat sampahku
untuk buang sesuatu saat aku salah.
Bagus. Oke, sekarang, Ernie, Ernie...
Haruskah kita buat wajah lucu? Ya?
Maaf, seharusnya lampu kilat mati.
Kupikir aku bisa...
...mendokumentasikan semuanya.
Semuanya baik-baik saja?
Ya.
Aku baru sadar, aku belum pernah melihat kalian bekerja.
Aku juga merasakannya.
Tetap di sini.
-Bu, aku bisa bantu. -Judy, kamu sudah janji.
Mama! Mama!
Mama! Mama!
Mama! Mama!
Mama--
Hai, Carin.
Maaf.
Tidak apa-apa.
Eh, siapa namanya?
Ini Susie.
Hai, Susie.
Kamu suka boneka?
Eh...
Tidak terlalu.
Jauhi dia!
Aku tahu apa yang kamu lakukan.
Dasar gadis kotor!
Gadis menjijikkan!
Tidak!
Roh-roh itu, ada tiga.
Mereka tidak pernah tinggal di rumah ini, tapi di tanah ini.
Ini dulunya lahan pertanian.
Eh...
Ada seorang wanita.
Dia liar. Dia...
Sangat tersiksa.
Dia berselingkuh, dan...
...suaminya jadi gila.
Dia ambil kapak, dan mengejarnya.
Dia bersembunyi di ruang bawah tanah, tapi tidak sendirian.
Dia bersama ibunya yang sudah tua.
-Dan dia membunuh keduanya. -Lihat, kami pernah melihat
manifestasi kekerasan seperti itu sebelumnya.
Lalu kenapa ini berbeda?
Tiga roh itu hanya kedok.
Ada sesuatu yang menghalangi penglihatanku.
Bersembunyi di balik mereka.
Iblis?
Itu mengendalikan roh-roh itu.
Itu menggunakannya melawan keluarga Smurl.
Tapi apa yang diinginkannya?
Maksudku, ini sudah berlangsung berbulan-bulan.
Apa yang ditunggunya?
Judy!
Bu?
Bisa ke sini, Bu?
Bu?
Oh.
Kangen Aku?
Annabelle?
Judy?
Kamu di sana?
Carin?
-Judy! -Judy!
Kepalamu!
Apa yang terjadi?
Ada sesuatu di loteng.
Tidak mungkin.
Itu... menemukan kita.
Lorraine?
Tidak, Lorraine. Jangan.
Ed, ada yang berubah.
Ada yang berbeda.
Lalu, setelah sekitar seminggu, Judy pulih.
Dokter bilang mereka belum pernah melihat yang seperti itu.
Dia sebuah keajaiban.
Tapi soal cermin itu, kami tak pernah melihatnya lagi...
...sampai hari ini.
Tapi aku tidak mengerti.
Aku dan Heather sudah membuang benda itu.
Dengan benda-benda seperti ini, tidak pernah sesederhana itu.
Itu belum selesai denganmu, dan belum selesai dengan kami.
Baik, lalu apa yang terjadi dengan wanita
dari toko barang antik itu?
Kami tidak tahu.
Eh...
Kami tidak pernah kembali.
Benda di lotengmu itu iblis.
Itu yang pertama kali kami temui.
Kami masih muda, dan kami ketakutan,
dan kami hampir kehilangan putri kami.
Jadi, kami bilang pada diri sendiri risikonya terlalu besar,
kami tidak bisa ambil risiko untuk kembali.
Jadi, ya.
Kami lari.
Aku akan...
...anggap itu pertanda baik kamu masih di sini.
Mm.
Kami tidak akan meninggalkanmu.
Mau air?
Maaf.
Jadi, sekarang bagaimana?
Bagaimana cara menyingkirkannya?
Ed! Kamu benar-benar mau bawa benda itu pulang?
Kita tidak bisa meninggalkannya di sini.
Ruang artefak satu-satunya tempat yang bisa menahannya.
Baik, West Pittston, kembali ke Monroe. Lewat 80.
Lorraine dan Judy bisa tinggal.
Tunggu, 84 lebih cepat.
Jalur 80 lebih cepat malam begini.
Dengar aku, apa pun yang terjadi malam ini,
kamu harus lakukan apa yang kukatakan, ya?
Mengerti.
Apa? Ada apa?
Tidak ada.
Semuanya baik-baik saja?
I-Itu hanya sesuatu yang Lorraine katakan.
Ada yang terasa berbeda.
Bu, aku... aku minta maaf.
Tidak, aku yang minta maaf.
Seharusnya aku tidak pernah membiarkanmu tinggal.
Sekali kita mulai, tidak ada jalan kembali.
Jangan menatapnya.
Dan jangan menyentuhnya langsung.
Tetap pakai sarung tanganmu.
Apa pun bisa terjadi.
Dan kemungkinan besar, akan terjadi.
“Santo Mikael Malaikat Agung,
lindungilah kami di hari pertempuran.
Jadilah perisai kami melawan kejahatan
dan jerat iblis.�
“Semoga Allah menghardiknya.
Dan dengan kuasa Allah, campakkanlah ke neraka, Setan,
dan semua roh jahat lainnya yang berkeliaran di dunia,
mencari kehancuran jiwa.�
“Amin.�
-Aku siapkan mobil. -Ya.
-Kami segera turun. -Baik.
-Siap? -Ya.
Dua, tiga... Ya.
-Ayo, Simon! -Ayo, Simon!
Ayo, Simon!
-Ayo! Anak baik. -Ayo!
Anak-anak, bawa dia keluar.
Kami sedang berusaha!
Jadi, ini hanya papan gipsum di bawah insulasi?
Ya.
Jadi, kalau kita melangkah keluar papan ini,
-kita akan-- -Tembus langit-langit.
Jangan sampai terlalu mudah.
Hanya aku atau...
rasanya makin berat?
Ya. Kadang benda-benda ini bisa...
...bandel.
Oh!
Kamu baik-baik saja?
-Ya, aku baik. -Oke.
Ed...
Lihat.
Terus jalan.
Ayo!
Judy... Judy, ada apa?
Bu.
Aku tidak enak badan.
Kita hampir sampai.
Jangan lihat!
Jangan-- jangan lihat!
Dia bersama kita!
Jack, ini hanya kita.
Dia di sini! Aku melihatnya, Ed.
-Aku melihatnya. -Tidak, ini hanya kita.
-Dia ada di sini. -Jack.
-Fokus pada yang kamu lakukan. -Aku melihatnya. Dia ada di sini.
Jack, hati-hati jalanmu.
Oh!
Jack, minggir! Jangan!
Ayah!
Tetap di sini.
Mama!
Ed? Ada apa?
Jack! Apa yang terjadi?
Mundur!
Tidak, mundur!
Jauhkan semua orang.
-Biar aku panggil Tony. -Tidak, aku bisa lakukan ini.
Bantu aku berdiri.
Lorraine, tetap di bawah! Jaga semua tetap di bawah.
Ayo. Ayo.
Ya!
Apa--
Astaga. Ya Tuhan.
Ya Tuhan.
Apa?
Tidak.
♪ Lucy Locket ♪
♪ Kehilangan sakunya ♪
♪ Kitty Fisher menemukannya ♪
♪ Tak ada uang sepeser pun di dalamnya ♪
♪ Hanya pita melilitnya ♪
Mama?
Aku tidak enak badan.
Judy?
Kami sudah menunggu dengan sabar
agar Judy kecil kembali pada kami.
-Tidak apa-apa. -Maaf, Ed.
Baik. Tidak apa-apa.
Pelan, pelan.
Simon, mundur.
Judy?
Simon, kembali.
Ada apa?
Anak-anak, sini.
Tarik dia, Heather!
Mama?
Tidak! Jangan!
-Mama! -Hei!
-Tidak apa-apa. -Simon!
-Oh, tidak! -Biarkan aku masuk!
-Berhenti! Jangan! -Tidak!
-Simon! -Tidak! Jauhi mereka!
Jauhi mereka!
Judy.
Tidak. Jangan!
Tidak, Judy, lihat aku. Lihat mataku.
Ayah?
Ya.
Ayo, ayo.
Itu... Judy--
-Buka pintunya! Buka pintunya! -Buka pintunya!
-Buka pintunya! -Tidak bisa terbuka!
-♪ Lucy Locket... ♪ -Judy, dengar suaraku.
Aku tahu kamu di dalam.
-Ini Ayah! -♪ ...kehilangan sakunya ♪
♪ Kitty Fisher menemukannya ♪
Aku tahu kamu bisa dengar aku. Judy, Judy!
♪ Kamu tidak ada ♪
Judy.
♪ Lucy Locket... ♪
Mama!
Tidak!
Tunggu di sana! Aku lewat belakang, ya?
Ssssttttttt......
Ya Tuhan.
Lorraine?
Hei, kamu baik-baik saja?
Tony.
-Tetap di sini! Tetap di sini! -Tidak!
Tidak, Bu, jangan tinggalkan kami!
Kamu baik-baik saja?
Apa yang harus kulakukan?
Haruskah aku telepon polisi? Ambulans?
-Tidak ada waktu. -Mama!
Bawa Jack dan anak-anak, keluarlah dari sini.
Jack?
Dia naik ke loteng.
Cepat!
Ayo cepat, anak-anak! Keluar!
-Biar aku bantu! -Tidak apa-apa. Tidak apa-apa.
Ed!
Itu menginginkan Judy.
Selalu Judy.
Ambil bukunya!
Tidak apa-apa.
Judy!
Tidak! Judy!
Ed! Pisau itu! Ed.
Oh...
Tidak!
Ed!
Turunkan dia!
-Tony! Angkat dia! -Turunkan dia! Turunkan!
-Ya Tuhan! Judy! Judy! -Ya Tuhan!
Ya Tuhan! Judy!
Ayo!
Judy!
Bertahan. Oke. Oke.
-Nadi hilang. -Tidak.
Minggir. Minggir semua!
-Ed, aku bisa bantu! -Aku bisa!
-Aku bisa! -Judy...
-Ya Tuhan! -Ayo, Sayang.
-Tidak! -Ayo, Sayang, kumohon.
-Ayo, Judy. -Tolong, tolong.
-Tidak! Oh, sayangku! Bayiku! -Ayo, Sayang.
Ayo, Sayang.
-Kamu bisa. -Tuhan, kumohon!
Jangan ambil dia. Tolong, Tuhan.
Tolong.
Tidak...
-Ed? -Aku tidak bisa-- Teruskan.
Oke.
Oh, Tuhan!
Satu, dua.
Ayo!
Ayo.
Ya Tuhan!
Terima kasih! Terima kasih, Tuhan. Terima kasih.
Judy.
Bu?
Ayah?
Ed.
Hentikan!
Dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus.
In nomine Patris, et Filii, et Spiritus Sancti. (Dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus.)
Kami usir kau. Setiap roh najis!
Setiap kuasa setan!
Setiap legiun!
Dan dengan kuasa Tuhan kita Yesus Kristus!
Ed!
Omnem potentiam satanicam! (Segala kuasa setan, enyahlah!)
Incursionem adversarii infernalis! (Serangan musuh dari neraka, enyahlah!)
♪ Lucy Locket... ♪
Omnem legionem et sectam diabolicam! (Setiap legiun dan sekte iblis, enyahlah!)
In nomine et virtute! (Dalam nama dan kuasa-Nya!)
Tutup mulutmu!
Tidak!
-Ed! -Kamu akan melihatnya mati.
Aku perintahkan kau dengan firman Tuhan!
Kamu tidak ada.
Kamu tidak ada. Kamu tidak ada.
Mereka tidak mau pergi.
♪ Lucy Locket kehilangan sakunya ♪
♪ Lucy Locket kehilangan sakunya ♪
-♪ Kitty Fisher menemukannya ♪ -♪ Kitty Fisher menemukannya ♪
♪ Tak ada uang sepeser pun di dalamnya ♪
♪ Tak ada uang sepeser pun di dalamnya ♪
-♪ Hanya pita melilitnya ♪ -♪ Hanya pita melilitnya ♪
Kamu bisa menutupnya. Tutup saja.
Bawa dia keluar!
Tidak.
Jangan alihkan pandangan.
Jangan menutupnya.
Bu.
Jangan lari!
Kamu...
tidak...
...ada.
Keluarga Smurl tetap tinggal di rumah mereka di Chase Street selama tiga tahun lagi
Meski pengalaman berhantu itu meninggalkan jejak, hingga kini mereka tetap dekat meyakini pengalaman ghaib itu justru membuat mereka semakin kuat
Selamat tinggal, Judy.
-Bagus? -Bagus.
Baiklah.
⚠� PERINGATAN ! ⚠� JANGAN DIBUKA DALAM KONDISI APAPUN"
Hei.
Selamat datang di keluarga.
Indah sekali.
Kamu boleh mencium pengantin.
Tadi malam aku mendapat visi.
Ya?
-Mm. -Apa itu?
Masa depan kita.
Aku bermimpi kita menjadi kakek-nenek.
Oh.
Dan bayi itu pasti akan dimanja.
Akhirnya kita sempat menulis buku kita...
...dan ternyata buruk.
Tapi itu membagikan kisah keluarga kita...
dan semua orang yang kita temui di sepanjang jalan.
3 TAHAP KERASUKAN SETAN 1. GANGGUAN__2. PENINDASAN___3. KERASUKAN
Dan kita tetap mewariskan
apa yang kita pelajari kepada generasi baru.
Dan kita tidak pernah berhenti berpetualang.
Dan kita tidak pernah berhenti menolong orang...
...bahkan saat satu-satunya hal yang bisa kita lakukan
hanyalah bicara dengan mereka lewat telepon.
Lalu kita sudah tua.
Dan Judy serta Tony datang menjenguk bersama anak-anak mereka.
Dan mereka membawa anak-anak mereka.
Dan aku merasakan kehangatan...
dan cinta...
...dan penghiburan sepanjang hidupku.
Itu terdengar...
...sangat tepat.
Ed dan Lorraine Warren terikat dalam pernikahan yang langgeng lebih dari enam dekade.
Pada usia 74 tahun, Ed terserang stroke berat. Ia berhasil diselamatkan, namun tidak pernah kembali pulih.
Sejak itu, Lorraine merawat dan mendampinginya dengan penuh kesetiaan, hingga Ed menghembuskan napas terakhir lima tahun kemudian.
Lorraine memilih untuk tidak menikah kembali, dan akhirnya berpulang dengan tenang dirumahnya pada usia 92 tahun.
Ed dan Lorraine Warren dikenal berani mengangkat isu paranormal dimasa ketika hal itu sering dipandang sebelah mata.
Meski menuai kontroversi, mereka dianggap berrjasa membawa penelitian ghaib ke arus utama dan dipandang banyak pihak sebagai pelopor dibidang tersebut.
MONROE Didirikan pada tahun 1823 PERBATASAN KOTA
JALAN BUNTU Knollwood
PENCARI SUPERNATURAL BERSAMA KELUARGA WARREN
...dikenal secara nasional sebagai pemburu iblis.
...pemburu hantu Ed dan Lorraine Warren.
Kami berada di rumah Janet dan Jack Smurl.
...keluarga mengalami ketukan-ketukan,
sampai ke ujung lorong.
RUMAH BERISI IBLIS MENGGUNCAANG PARA PEMBURU HANTU
NEW ENGLAND PUSAT STUDI PARANORMAL
Ada roh yang bisa melukai manusia secara fisik.
Dalam nama Yesus Kristus
dan segala yang kudus,
kami perintahkan kau pergi sekarang juga.
Dia merasa seperti dicekik.
Kamu akan melihat anak itu
TERDAKWA PEMBUNUHAN MENJADIKAN IBLIS SEBAGAI TERDAKWA DALAM PERSIDANGAN
menarik tangan tak kasatmata dari lehernya.
Saat seseorang merasa takut,
mereka melepaskan energi psikis ke udara,
TUHAN DAN HANTU : MEREKA PERCAYA KEDUANYA
yang bisa digunakan roh jahat
ILMU IBLIS BERSAMA ED WARREN
sebagai bahan bakar untuk menampakkan fenomena lebih banyak.
Saat kamu menantang iblis,
ia menunggu sampai kamu paling lemah,
lalu menyerang.
Roh jahat bisa muncul
kepada siapa pun dalam wujud apa pun yang diinginkannya.
...nama Yesus Kristus,
aku perintahkan kau menyatakan identitasmu.
Pintu depan akan terbuka, membanting,
dan suara itu akan berkata, "Janet?"
Dan, ya, begitulah mereka berayun,
bolak-balik,
saat infestasi terjadi.
Aku tidak peduli kau ingin menyebutnya
iblis, hantu, atau setan,
ada sesuatu di rumah ini yang cukup cerdas untuk menimbulkan
luka fisik dan psikologis pada keluarga ini.
Sub : SubSource.net >> rawe OpenSubtitles.org >> FreePalestina Subdl.com >> rawe
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.